PANDUAN SIMULASI PENGELOLAAN SPESIMEN CAMPAK
(PENGEPAKAN DAN PENGIRIMAN SPESIMEN - IHB 3)
Tujuan:
Setelah melakukan simulasi, peserta mampu melakukan pengepakan dan pengiriman
spesimen Campak
Bahan dan alat:
1. Panduan Simulasi
2. Lembar penugasan
3. Alat Tulis
4. Form/Tabel jenis penyakit PD3I dan spesimen yang digunakan untuk pemeriksaan
Laboratorium.
5. Bahan dan peralatan untuk pengambilan spesimen difteri yaitu Kotak pendingin (cool
box) dan Ice pack, label pengiriman dan Gunting
6. Fom penilaian /Observasi (SOP pengambilan spesimen dan pengiriman spesimen)
Langkah-langkah:
1. Fasilitator membagi dalam 3 kelompok (masing-masing kelompok 10 peserta)
2. Masing - masing anggota kelompok bergantian mensimulasikan:
a. Bagaimana pengepakan spesimen (30 menit)
b. Bagaimana pengiriman spesimen (30 menit)
3. Di setiap kelompok ada fasilitator pendamping untuk memastikan langkah-langkah
simulasi sudah sesuai dengan SOP yang ada.
4. Pemutaran ulang video (10 menit)
5. Fasilitator memberikan komentar/klarifikasi hasil observasinya (10 menit)
6. Fasilitator merangkum dan menyimpulkan hasil simulasi (10 menit)
Waktu: 2 jpl (90 menit)
Lembar penugasan (MPI5 -IHB 3) :
2. Pengelolaan Spesimen:
a. Dari kasus diatas (Lembar kasus skenario 1 -IHB 5.2) ,sebutkan spesimen apa
saja yang akan diambil untuk membuktikan adanya kasus Campak.
b. Sebutkan spesimen dan pembuktian nya
c. Simulasikan cara pengepakan dan pengiriman: Serum, usap Tenggorok dan
Urine.
Masing -masing anggota kelompok bergantian mensimulasikan:
1) Bagaimana pengepakan spesimen Serum, usap Tenggorok dan Urine. (35
menit)
2) Bagaimana pengiriman spesimen Serum, usap Tenggorok dan Urine. (35
menit)
Lembar Penilaian Pengepakan dan Pengiriman
Penilaian Keterangan
No. Uraian Tahapan Kegiatan Sesuai Tidak
Sesuai
1. - Bungkus masing-masing sampel dengan
plastik klip yang sudah dengan tisu bersih.
- Jika tidak tersedia plastik klip, dapat
digunakan plastik biasa tetapi pastikan tertutup
rapat.
2. - Memasukkan seluruh spesimen (sesuai no.1)
- dimasukkan ke dalam cool box yang berisi Ice
pack yang terlebih dahulu dibekukan. Ice
packs sebaiknya ditempatkan pada sisi kiri-
kanan (ditambahkan juga bagian atas-bawah
jika memungkinkan).
- Memastikan bahwa spesimen tetap terjaga
kondisi suhunya tetap dingin saat diterima di
laboratorium.
3. Memasukkan formulir MR-01 dan MR-04 yang
telah diisi dan diberi label kedalam cool box
dengan terlebih dahulu dimasukkan dalam
wadah plastik.
4. - Ke dalam cool box juga bisa dimasukkan
kertas pengganjal (bisa berupa kertas koran
yang diremas remas)
- Kemudian ditutup
5. - Tutup cool box dengan selotip dan beri label
pada sisi kanan dan atau kiri cool box, yang
ditujukan ke laboratorium rujukan.
Kurikulum Pelatihan Surveilans PD3I Bagi Petugas 4
Surveilans di Puskesmas