Sejarah Indonesia
Kelompok 4 Jokowi
Kelas XII MIA 3
1. Fhadillah Gautami Putri
2. Nandia Rezkyana
3. Indri Adhani
4. Zahra Salsabila
Profil Presiden Joko Widodo
Lahir : Mulyono, 21 Juni 1961. Surakarta,Jawa Tengah
Kebangsaan : Indonesia
Partai Politik : PDI-Perjuangan
Pasangan : Iriana
Anak : Gibran Rakabuming Raka
Kahiyang Ayu
Kaesang Pangarep
Pekerjaan : Pengusaha, Politik
Profil Wakil Presiden
Dr.(H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla (lahir di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942; umur 78 tahun),
sering ditulis sebagai Jusuf Kalla atau JK adalah pengusaha dan politisi Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Presiden
Indonesia (Wapres) ke-10 dan ke-12. Dalam masa jabatannya yang pertama, periode 2004-2009, ia merangkap sebagai Ketua
Umum Partai Golongan Karya.
Lahir : 15 Mei 1942, Watampone, Sulawesi Selatan
Kebangsaan : Indonesia
Partai Politik : Partai Golongan Karya
Pasangan : Mufidah Miad Saad
Pekerjaan : Pengusaha
Profil Wakil Presiden Periode 2
Nama : Ma'ruf al-Karkhi
Lahir : 11 Maret 1943, Tangerang
Kebangsaan : Indonesia
Pasangan : Wury Estu Handayani
Pendidikan : Universitas Ibnu Chaldun
Perjalanan menjadi presiden
1. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2014 (disingkat Pilpres 2014) dilaksanakan pada
tanggal 9 Juli 2014 untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Indonesia untuk masa bakti 2014-2019. Pemilihan ini
menjadi pemilihan presiden langsung ketiga di Indonesia
2. Sebelumnya ia adalah Wali Kota Surakarta (Solo), sejak 28 Juli 2005 hingga 1 Oktober 2012 Lalu kemudian ia menjabat
Gubernur DKI Jakarta sejak 15 Oktober 2012 hingga 16 Oktober 2014 didampingi Basuki Tjahaja Purnama sebagai wakil
gubernur
3. Lalu pada tanggal 14 Maret 2014, Jokowi menerima mandat dari Megawati untuk maju sebagai calon presiden, tiga
minggu sebelum pemilihan umum legislatif dan dua hari sebelum kampanye.
4. Pada tanggal 31 Mei 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 2 pasang calon Presiden dan Wakil Presiiden,yaitu
Prabowo Subianto, mantan Panglima Kostrad yang berpasangan dengan Hatta Rajasa, mantan Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian 2009-2014, serta Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Jusuf Kalla,
mantan wakil Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009 dan melakukan pengundian nomor urut pada 1 Juni 2014.
5. Pemilihan umum ini akhirnya dimenangi oleh pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan memperoleh suara sebesar
53,15%, mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang memperoleh suara sebesar 46,85% sesuai dengan
keputusan KPU RI pada 22 Juli 2014. Presiden dan Wakil Presiden terpilih dilantik pada tanggal 20 Oktober 2014,
menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono
Kebijakan pada pemerintahan Jokowi JK
1. Perbaikan Pelayanan
● Kartu Indonesia Sehat
● Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera
2. Kebijakan Ekonomi
● Menghapus subsidi BBM
● Memperkuat ekonomi dengan beberapa negara
3. Kebijakan Kelautan
● Menenggelamkan kapal asing yang melakukan illegal fishing
● Menangkap kapal asing yang masuk wilayah perairan Indonesia
4. Kebijakan Pembangunan
● Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra,
● Pembangunan Tol Solo-Kertosono,
● Pembangunan pelabuhan Makassar
5. Kebijakan Politik
● PILKADA SERENTAK 2018 pemilihan kepala daerah secara serentak, di 171 daerah. Pilkada 2018 digelar di 17 provinsi, 115
kabupaten dan 39 kota
Kejadian Penting
1. Kocok ulang alias 'reshuffle' cabinet
Belum setahun memimpin negeri, Jokowi sudah melakukan kocok ulang kabinetnya. Beda dengan janji saat kampanye.
Bahkan pergantian kabinet terjadi sampai 4 kali pergantian. Sehingga mulai menghilangkan kepercayaan masyarakat
karena tidak sesuai janji saat kampanye.
2. Asean Games 2018
Dalam bidang Sosial, Asian Games merupakan event yang paling besar menyedot perhatian media tahun 2018. Ada tiga
isu utama yang mendapat perhatian media, yakni pembangunan infrastruktur untuk pelaksanaan Asian Games,
meriahnya penyelenggaraan Asian Games, hingga raihan medali Indonesia di Asian Games
Tindakan Kontroversi
Revisi UU KPK dan pelemahan KPK
terjadi demonstrasi yang menuntut untuk menolak revisi UU KPK di sah kan karena di anggap
melemahkan KPK untuk memberantas korupsi. Berikut beberapa persoalan dalam UU KPK hasil
revisi yang dinilai berisiko oleh KPK dapat melemahkan lembaga antirasuah tersebut:
Dewan Pengawas lebih berkuasa daripada Pimpinan KPK, namun syarat menjadi Pimpinan KPK
lebih berat dibanding Dewan Pengawas Kewenangan Dewan Pengawas masuk pada teknis
penanganan perkara, yaitu: memberikan atau tidak memberikan izin Penyadapan,
penggeledahan dan penyitaan.
Lengsernya Jabatan
Masa jabatan Joko Widodo dan Yusuf Kalla sampai tahun 2019,
tetapi pemilihan umum presiden 2019 Joko Widodo
menyalonkan kembali menjadi calon presiden dan wakilnya
ma'ruf amin. Saat pemilihan presiden di tahun 2019 Joko Widodo
terpilih kembali menjadi Presiden Indonesia masa jabatan
2019-2024
PEMERINTAHAN JOKOWI
Ir. H. Joko Widodo adalah Presiden ke-7 Republik Indonesia yang mulai menjabat sejak 20
Oktober 2014. Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 21 Juni 1961, Joko Widodo pertama
kali terjun ke pemerintahan sebagai Wali Kota Surakarta (Solo) pada 28 Juli 2005 hingga 1
Oktober 2012.
Selepas itu, Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 15 Oktober 2012
sebelum terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Presiden (Pilpres)
2014. Saat Pilpres tersebut Joko Widodo terpilih bersama pasangannya, Jusuf Kalla.
Dalam Pilpres 2019, Joko Widodo kembali terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia
untuk masa jabatannya yang kedua. Kali ini, Joko Widodo didampingi oleh Wakil Presiden
K.H. Ma’ruf Amin dan dilantik pada 20 Oktober 2019 untuk masa jabatan 2019 hingga 2024
mendatang.
Susunan Kabinet Jokowi Ma’ruf Amin
Berikut susunan kementerian dan menteri Kabinet Indonesia Maju setelah reshuffle jilid kedua:
1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Mahfud MD
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
4. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy
5. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
6. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
7. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
8. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
9. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly
10. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
11. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrief
12. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
13. Menteri Perdagangan: Muhammad Lutfi
14. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo
15. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar
16. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
17. Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
18. Menteri Tenaga Kerja: Ida Fauziyah
20. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
21. Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin
22. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi: Nadiem Makarim
23. Menteri Investasi: Bahlil Lahadalia
24. Menteri Sosial: Tri Rismaharini
25. Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas
26. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sandiaga Uno
27. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G Plate
28. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki
29. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelrindungan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati
30. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo
31. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
32. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Sofyan Djalil
33. Menteri BUMN: Erick Thohir
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali
Program Jokowi Periode 1
1 2 3
Mempersejahterakan desa dengan
Meningkatkan mengalokasikan dana desa dimana
Layanan kesehatan gratis
profesionalisme,menaikan gaji dan setiap desa 1,4 M dalam bentuk rawat jalan/ rawat inap dengan
kesejahteraan PNS. program bantuan khusus. kartu indonesia sehat.
4 5
Meningkatkan tingkat
Perbaikan 5.000 pasar pengganguran dengan menciptakan
tradisional seluruh Indonesia dan 10 juta lapangan kerja baru selama
membangun pusat pelelangan. lima tahun
Program Jokowi Periode 2
1 2 3
Pembangunan sumber daya
Pembangunan insfrastruktur Transformasi ekonomi
manusia
4 5
Penyederhanaan segala bentuk
Penyederhanaan birokrasi
kendala regulasi
Peristiwa besar pada pemerintahan jokowi Ma’ruf Amin
1. Jokowi Dianugerahi 'Asian of the Year 2019'
Dalam beberapa bulan kepemimpinannya di periode kedua, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianugerahi
Asian of The Year dari media Straits Times Singapura. Ketika mendapatkan penghargaan tersebut Wajah
Jokowi terpampang di headline koran tersebut tertanggal 05 Oktober 2020.
Sejumlah pencapaian dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo di tingkat internasional adalah memimpin
disahkannya ASEAN Outlook on Indo-Pacific (Pandangan ASEAN terhadap Indo-Pasifik) sebagai strategi
ASEAN dalam menghadapi dinamika geo-politik kawasan. Hal itu menjadikan Jokowi diakui sebagai sosok
yang cekatan dalam menangani isu domestik dan global.
[Link] Pandemi COVID-19
Baru empat bulan memimpin di periode keduanya, Presiden Jokowi harus menghadapi ancaman virus yang
muncul dari Wuhan China. Virus tersebut mulai merebak di China pada akhir tahun 2019 dan mulai masuk
ke Indonesia pada tahun 2020.
[Link] Ancam Reshuffle Kabinet
Presiden Jokowi sempat marah karena kinerja sejumlah menterinya yang dianggap kurang maksimal dalam
menangani Pandemi COVID-19. Setelah itu, teguran Jokowi kepada sejumlah Menternya, isu reshuffle
mengemuka.
Jokowi mengatakan akan melakukan langkah extraordinary untuk keselamatan ratusan juta masyarakat
Indonesia. Dia menekankan, kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah hal yang paling utama untuk
dilakukan.
4. RUU HIP dan Jokowi Putuskan Tunda Bahas
Munculnya RUU Haluan Ideologi Pancasila banyak dikritik sejumlah masyarakat. Banyak yang
mengkaitkan munculnya RUU HIP ini dengan kemunculan ideologi Komunisme yang berusaha
mengubah Pancasila.
Atas dasar itu, banyak yang melakukan penolakan terhadap RUU HIP ini, aksi penolakan tak
hanya terjadi di jakarta tetapi juga daerah lain seperti Surabaya, Jawa Timur. Ribuan orang yang
merupakan gabungan dari ormas Islam dan ormas lainnya turun ke jalan melakukan penolakan
RUU HIP
5. Omnibus Law Tuai Demo Besar
Terkini yang menghebohkan masyarakat adalah ketika DPR RI bersama pemerintah
mengesahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja. UU tersebut merupakan gabungan dari banyak UU
terkait kemudahan berinvestasi dan ketenagakerjaan
Banyak yang menentang karena UU ini dianggap lebih membela pengusaha ketimbang rakyat.
Selain itu, UU ini juga dianggap akan berdampak negatif bagi lingkungan dan kelestarian alam di
Indonesia. Sampai saat ini aksi Penolakan UU Cipta Kerja masih terus terjadi. (ren)
Kebijakan Politik Masa Jokowi Ma’ruf Amin
1. Membuat PP Pengupahan yang bertentangan dengan UU (2015)
2. Memperlemah (Kemungkinan Adanya) Oposisi dengan Mengacakngacak Parpol melalui Melawan Hukum Putusan MA: Golkar
(2015).
3. Memperlemah (Kemungkinan Adanya) Oposisi dengan Mengacakngacak Parpol melalui Melawan Hukum Putusan MA: PPP
(2016)
4. Membiarkan Pembantunya Membangkang terhadap Putusan MK (2016)
5. Membatasi Penyampaian Pendapat Di Muka Umum Melalui PP 60/2017 yang Bertentangan dengan UU 9/1998 (2017)
6. Perppu Ormas Membubarkan Ormas Tanpa Pengadilan (2017)
7. UU 5/2018 tentang Perubahan atas UU 15/2003 tentang Penetapan Perpu 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana
Terorisme Menjadi UndangUndang mengkaburkan batasan peran TNI dalam urusan pertahanan
Thank God it’s
Wednesday!