RESUME KULIAH UMUM
TANTANGAN PENERAPAN TEKNOLOGI KERETA HYBRID DALAM MENDUKUNG
TRANSPORTASI BERKELANJUTAN
NAMA : BUNGA ASHYA FATIKAH
NIT : 2120102
PROGRAM STUDI
D-III TEKNOLOGI ELEKTRO PERKERETAAPIAN
POLITEKNIK PERKERETAAPIAN INDONESIA MADIUN
2023
1. Company overview [Link] (PERSERO)
[Link] merupakan Badan Usaha Milik Negara yang didirikan pada tanggal 18
Mei 1981 dengan jumlah karyawan 1.688 orang.
INKA
REKA INKA
Multi solusi
IMST
IMSS
IMSC
2. Negara Supply [Link] (PERSERO)
a. Singapura (2011-2012)
b. Bangladesh (2005, 2016, dan 2017)
c. Malaysia pada (1991, 2002, 2010, dan 2012)
d. Thailand (1998 dan 2000)
e. Philiphina (1996 dan 2018)
f. Australia (2004-2005)
g. New Zeland (2022)
3. Fokus Arah Pengembangan Masa Depan
Dimana symbol A pada gambar sebagai sumber energi alternatif, symbol B
sebagai perencanaan perjalanan yang seamless dari titik berangkat sampai dengan lokasi
tujuan, symbol C sebagai kereta otomatis tanpa masinis.
Kereta cerdas, kereta green dan berbasis digital merupakan pemanfaatan energi
baru terbarukan menjadi focus arah pengembangan teknologi dunia dimana peningkatan
potensi optimalisasi sata pengguna yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan
pelanggan serta peningkatan dan pengembangan system transportasi saling terintegrasi
supaya dapat mewujudkan layanan transportasi seamless dan berkelanjutan.
4. Pada Conference of the Parties (COP26) di Glasgow tanggal 31 Oktober-13 November
2021 menghasilkan beberapa tujuan diantaranya :
a. Seluruh negara di dunia diminta untuk mencapai Nol Emisi Karbon pada tahun
2050 dan tetap menjaga suhu global yaitu dibawah 1,5˚C
b. Sebagai mobilisasi keuangan
c. Melindungi ekosistem dan habitat
Menteri ESDM dan International Energy Agency (IEA) telah mengindentifikasi beberapa
aksi mitigasi pada peluncuran Roadmap NZE Indonesia, antara lain :
[Link] massif terhadap energi terbarukan dengan focus pada energi solar,
hydro, dan geothermal
b. Penuruna
n bertahap terhadap pembangkit listrik tenaga batu bara
[Link] teknologi rendah emisi
d. Konversi
kendaraan menuju kendaraan listrik
[Link] peralatan yang efisien pada sector industry, transportasi, dan bangunan
f. Penggunaan energi baru
5. Tinjauan Pasar Kereta Hybrid
Dengan meningkatnya kebutuhan kereta hybrid secara global khususnya di Asia,
menuntut INKA untuk mengembangkan teknologi kereta hybrid sehingga dapat
memenuhi kebutuhan pasar untuk kedepannya.
6. Pengembangan yang telah dilakukan INKA yaitu lokomotif, passenger coach, EMU,
DEMU, railbus, wagon, special vehicle, lrt dan battery tram.
7. Penelitian INKA terkait pengembangan smart and green product diantaranya:
a. Kereta Trainer Hybrid PNM dengan system hybrid pada kereta tersebut telah
digunakan sebagai media penelitian kereta di PNM
b. Kereta Hybrid Makassar-Parepare dengan peruntukan jalur Makassar-Parepare
telah dilakukan uji coba pada tahun 2023
c. Kereta TMC PPI dengan pengembangan system hybrid yang sedang dalam tahap
design dan engineering
8. Tantangan Pengembangan Kereta Hybrid
a. Diperlukan baterai dengan energy density tinggi untuk dapat mereduksi berat dan
dimensi sehingga memudahkan proses integrasi pada kereta
b. Diperlukan baterai dengan kemampuan charging yang cepat untuk menaikkan
penyerapan energi pengereman sehingga lebih hemat BBM
c. Diperlukan baterai dengan harga yang rendah supaya kereta lebih feasible untuk
diterapkan diberbagai daerah
9. Kolaborasi Pemerintah, Industri dan Institusi Pendidikan
a. Pemerintah sebagai regulasi yang mengatur penggunaan produksi local,
pemberian insentif untuk penggunaan energi baru terbarukan, penyediaan dan
pemerataan infrastruktur pengisian ulang serta sebagai standar nasional untuk
produksi baterai
b. Industri sebagai ekosistem industry baterai serta sertifikasi dan komersialisasi
hasil penelitian institusi Pendidikan
c. Institusi Pendidikan sebagai peneliti yang focus dan berkelanjutan di bidang
teknologi baterai