Hubungan Hormon Stres dan COVID-19
Hubungan Hormon Stres dan COVID-19
Oleh :
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Semarang, Tahun 2021
HALAMAN PENGESAHAN
USUL RISET PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN
Menyetujui,
Dekan
ii
iii
iv
v
vi
vii
viii
Identitas Penelitian
ix
ABSTRAK
Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi target adalah
pasien COVID-19 derajad sedang dan berat yang dirawat di RSND, Semarang.
Pemeriksaan kadar kortisol, prolaktin dan kadar antibodi menggunakan prinsip
ELFA, pemeriksaan kadar CRP dan prokalsitonin menggunakan prinsip
imunofluorometry. Uji hubungan antar variabel bivariat maupun multivariat.
x
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL.............................................................................……….. i
HALAMAN PENGESAHAN...............................................................……….. ii
IDENTITAS PENELITIAN ………………………………………………….. iii
ABSTRAK ……………………………………………………………………. x
DAFTAR ISI..........................................................................................………. xi
DAFTAR TABEL ….…........................................................................………. xiii
DAFTAR GAMBAR ............................................................................………. xiv
BAB I PENDAHULUAN......................................................................………. 1
1.1 Latar Belakang ...............................................................………… 1
1.2 Perumusan masalah .......................................................………… 5
1.2.1 Perumusan masalah umum ....................................……... 5
1.2.2 Perumusan masalah khusus ...................................……... 5
1.3 Tujuan penelitian ..........................................................…………. 6
1.3.1 Tujuan umum .......................................................………. 6
1.3.2. Tujuan khusus .......................................................……… 6
1.4 Manfaat penelitian .........................................................………… 6
1.5 Keaslian penelitian ........................................................………… 7
1.6 Luaran penelitian ……………………………………………….. 8
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ...........................................................………. 9
2.1 Coronavirus disease -19 (COVID-19)…..............................……. 9
2.1.1 Definisi .................................................................……… 11
2.1.2 Patofisiologi dan diagnosis....…...….................………. 11
2.2 Hormon kortisol…….……………………………………………. 12
2.3 Hormon prolaktin……… ................…………………….………. 14
2.4 C-reactive protein (CRP)…..…………………......……………… 16
2.5 Prokalsitonin …………………………………………………….. 18
2.6 Antibodi SARS Cov-2 ………………………………………….. 19
2.7 Hubungan antara kadar hormon stress dengan petanda inflamasi
dan antibodI pada pasien COVID-19…………………………. 22
2.8 Kerangka teori …………………………………………………... 23
xi
2.9 Kerangka konsep ………………………………………………... 23
2.10 Hipotesis ………………………………………………….……... 24
2.10.1 Hipotesis mayor ……………………………………… 24
2.10.2 Hipotesis minor ………………………………………. 24
BAB III METODE PENELITIAN ...........................................................…….. 25
3.1 Desain penelitian .............................................………….……… 25
3.2 Ruang lingkup penelitian ..........................................…....……… 25
3.3 Tempat dan waktu penelitian …………………………………… 25
3.4 Populasi dan sampel penelitian.....................................…………. 25
3.4.1 Populasi target …........................................................….. 25
3.4.2 Populasi terjangkau .....................................................….. 25
3.4.3 Sampel penelitian ………………………………………. 26
[Link] Kriteria inklusi ……………………………….. 26
[Link] Kriteria eksklusi ..….....................................…. 26
3.4.4 Besar sampel penelitian.....….......................................…. 26
3.5 Variabel penelitian dan definisi operasional .................………… 27
3.5.1 Variabel penelitian ......................................................….. 27
3.5.2 Definisi operasional .....................................................…. 27
3.6 Alur penelitian...............................................................…………. 28
3.7 Cara pengumpulan data ….. .........................................………… 28
3.8 Analisis data ……….. ....................................................………... 29
3.9 Etika penelitian …………………………………………………. 30
3.10 Road Map Penelitian ……………………………………………. 30
BAB IV. PELAKSANAAN ………………………………………………….. 31
4.1 Rencana pelaksanaan…………………………………………….. 31
4.2 Personalia ……………………………………………………….. 32
4.3 Rekapitulasi Anggaran Belanja …………………………………. 33
DAFTAR PUSTAKA ……............................................................................… 34
xii
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. Keaslian penelitian ………………………………………… 7
Tabel 3. Definisi operasional ………………………………………... 27
DAFTAR GAMBAR
xiii
Halaman
Gambar 1. Aksis hipotalamus-hipofisis-adrenal dan efek nya pada sel 13
tubuh.………………………………………………………..
Gambar 2. Efek prolaktin pada infeksi……………..………………… 16
Gambar 3. Proses pembentukan CRP pada inflamasi …………………. 17
Gambar 4. Waktu terdeteksinya tes diagnostik terhadap virus SARS
Cov-2………………………………………………………. 21
Gambar 5. Kerangka teori ……………………………………………… 23
Gambar 6. Kerangka konsep …………………………………………… 23
Gambar 7. Alur penelitian……………………………………………….. 28
Gambar 8. Diagram fishbone roadmap penelitian…………………… 30
xiv
BAB I
PENDAHULUAN
dari 101 juta kasus dan lebih dari 2 juta kematian di seluruh dunia (World
seluruh dunia, karena penyebarannya cepat dan angka kematian yang tinggi
memiliki manifestasi klinis yang luas, penyakit ini dapat bergejala ringan
yang terjadi diduga melalui beberapa interaksi antara sistem saraf otonom
dan sistem kekebalan tubuh. Pada awal infeksi aktivasi aksis HPA
1
meningkatnya pelepasan hormon kortikotropin (cortiocotropin realeasing
pasien COVID-19 (T. Tan et al., 2020). Penelitian lain menyatakan kadar
kortisol serum pada pasien COVID-19 lebih tinggi pada bukan penyintas
hubungkan dengan lebih dari tiga ratus fungsi biologis yang berbeda.
diproduksi tidak hanya dari kelenjar hipofisis anterior tetapi juga dari
berbagai sel seperti sel imun, neuron, prostat, desidua, dan kulit. Selain
bawaan dengan cara merangsang Sel NK, makrofag, neutrofil, dan sel
pembawa pesan antara sistem kekebalan bawaan dan adaptif (Sen, 2020).
2
Penelitian hubungan antara prolaktin dan sistem imun pada sepsis telah
adalah protein sebagai respon fase akut, muncul dalam darah dalam 6-10
jam dari adanya kerusakan jaringan dan memiliki waktu paruh 19 jam.
Zhang et al, melaporkan pada 140 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah
sakit, kadar CRP bervariasi dari 28,7 μg/mL pada infeksi ringan hingga
kadar PCT yang rendah yaitu kurang dari 1 ng ml, sebaliknya kadar PCT
penyakit menjadi derajat berat. Secara umum, level PCT tinggi setelah
3
oleh bakterial yang akan memperberat kondisi pasien (Lippi and Plebani,
2020).
diproduksi dan disekresikan dari sel yang terinfeksi setelah infeksi virus.
IFN-α (alpha) dan IFN-β (beta) bertindak sebagai molekul pensinyalan dan
menjadi tahan terhadap infeksi. Beberapa jam setelah infeksi virus, IFN α
dan β cepat dan diproduksi secara efisien oleh makrofag. Infeksi virus
respon imun adaptif spesifik terjadi pada hari ke-4 sampai ke-7 setelah
Respon adaptif limfosit B yaitu diproduksinya antibodi IgM pada hari ke-5
Stress yang terjadi pada tubuh baik fisik maupun psikologis akan
jumlah sel limfosit B matur oleh karena apoptosel sel B (Mcgregor et al.,
4
produksi antibodi yang berperan pada infeksi COVID-19 belum banyak
pasien COVID-19
5
1.3. TUJUAN PENELITIAN
pasien COVID-19
berikut :
6
3. Memberikan informasi yang dapat digunakan sebagai landasan untuk
penelitian berikutnya.
Nama, judul
No Metodologi penelitian Hasil penelitian
penelitian/Jurnal
1 Ramezani et al. The Desain: uji belah lintang Kadar kortisol serum pada
Role of Anxiety and pada pasien COVID-19 pasien bukan penyintas
Cortisol in Jumlah subyek 30 lebih tinggi (p<0,017)
Outcomes of Patients pasien dewasa dengan dibandingkan pada
With Covid-19 gejala sedang dan berat. penyintas
Basic and clinical
Neuroscience. Vol.11
no. 2 (2020)
7
1.6. Luaran penelitian
terindeks scopus
dan Ddimer dengan derajat penyakit pada pasien COVID-19 yang dapat
8
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1.1. Definisi
lalu dengan merinci dasar penamaan virus yang dapat menyebabkan Acute
yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang yang kontak erat
9
dengan pasien COVID-19 termasuk yang merawat pasien COVID-19.
cuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan air bersih, menerapkan
etika batuk dan bersin, menghindari kontak secara langsung dengan ternak
dan hewan liar serta menghindari kontak dekat dengan siapapun yang
2020).
envelope spike virus akan berikatan dengan reseptor selular berupa ACE2
Pada SARS- CoV-2 diduga setelah virus masuk ke dalam sel, genom RNA
10
endoplasma dan badan golgi. Pada tahap akhir, vesikel yang mengandung
dengan sebagian besar kasus terjadi sekitar empat hingga lima hari setelah
paparan. Penelitian menurut Guan tahun 2020 terhadap 1099 pasien dengan
inkubasi rata-rata adalah empat hari (Guan et al., 2020). Gejala-gejala yang
orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apapun dan tetap merasa
sehat. Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, rasa lelah, dan
batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit,
diare, hilang penciuman dan pembauan atau ruam kulit. Menurut data dari
gagal multi-organ, termasuk gagal ginjal atau gagal jantung akut hingga
berakibat kematian. Orang lanjut usia (lansia) dan orang dengan kondisi
medis yang sudah ada sebelumnya seperti tekanan darah tinggi, gangguan
11
jantung dan paru, diabetes dan kanker berisiko lebih besar mengalami
ini beredar dalam kadar bervariasi dengan kadar puncak antara onset
periode aktif, yaitu dalam siklus sirkardian dan utama nya diregulasi oleh
yang bekerja pada hampir semua sel tubuh dan memiliki efek fisiologis,
tipe IV) pada kondisi stress akut dan berhubungan dengan konsentrasi GC
(Chung, Son and Kim, 2011; Timmermans, Souffriau and Libert, 2019).
12
Gambar 1. Aksis hipotalamus-hipofisis-adrenal dan efek nya pada sel tubuh
Efek COVID-19 pada kortisol masih belum diketahui saat ini, namun
respon stres kortisol pada pasien dengan penyakit kritis. Kadar kortisol
13
pasien COVID-19 lebih tinggi pada bukan penyintas dibandingkan
asam amino yang disintesis dan disekresi oleh sel laktotrof pada hipofise
anterior. Gen yang mengkode hormon prolaktin pada manusia adalah gen
prehormon yang disebut preprolaktin, yang tersusun dari 227 asam amino.
prolaktin tersusun sebagai rantai tunggal asam amino dengan tiga ikatan
dihasilkan oleh sel sistem imun, seperti makrofag, sel NK, limfosit T dan
14
limfosit B. Selain itu, hampir semua sel hematopoietik memiliki reseptor
arthritis, dan systemic sclerosis. Efek hormon prolaktin pada sel beta
seperti IRF dan NF-κB yang berperan dalam fungsi imunitas. Efek prolaktin
15
Gambar 2. Efek prolaktin pada infeksi
C-Reactive Protein pertama kali ditemukan pada tahun 1930 oleh Tillet dan
Francis, disebut CRP karena kemampuan untuk presipitasi dan interaksi dengan
presipitasi dengan ion kalsium. CRP merupakan protein fase akut yang diproduksi
oleh hepar pada keadaan inflamasi. Nama C-reactive protein berasal dari
CRP, sebagai tambahan IL-6 dibantu dengan Interleukin-1(IL-1) dan TNF α juga
meningkatkan transkripsi CRP. Kadar CRP mulai meningkat pada 6-8 jam setelah
16
stimulasi awal, dan mencapai puncak pada 24-48 jam, dengan waktu paruh kurang
Sitokin proinflamasi seperti IL-6 dan IL-1 yang meningkat selama inflamasi
fiksasi komplemen. CRP merupakan bagian dari respon fase akut nonspesifik
yang dihasilkan oleh karena adanya inflamasi, infeksi atau kerusakan jaringan.
Sintesis protein fase akut ini dilakukan oleh hepar di bawah kontrol dari sitokin
17
CRP dapat diperiksa menggunakan immunoassay. Salah satunya
monoklonal. Reaksi yang terjadi adalah CRP dengan adanya antihuman CRP
CRP tidak dipengaruhi oleh adanya anemia, kadar protein, dan bentuk sel darah
merah.(WHO, 2014) Nilai rujukan CRP pada dewasa adalah ≤ 5 mg/L (0,5
C reactive protein dapat menjadi nilai prognostik yang baik pada keparahan
bahwa CRP akan meningkat lebih tinggi pada kasus pasien COVID 19 yang parah
dibandingkan kasus yang ringan. CRP memiliki korelasi kuat dengan Laju endap
darah (LED), NLR, dan skor Ct-Thorax, serta memiliki korelasi negatif dengan
2.5. Prokalsitonin
Prokalsitonin (PCT) adalah adalah suatu protein fungsional yang terdiri dari
114- 116 asam amino, merupakan protein yang secara imunologis berbeda dengan
molekul inflamasi lainnya seperti sitokin dan protein fase akut. PCT memiliki
fungsi khusus dan diatur secara ketat oleh tubuh, merupakan prekusor hormon
kalsitonin disintesis secara fisiologis oleh sel C kelenjar tiroid. Jika tidak terdapat
infeksi transkripsi gen CALC-I dihambat dan ekspresinya hanya ditemukan di sel
ekstra tiroid dengan adanya berbagai inflamasi diantaranya sel paru, hati dan
18
Mengindikasikan mekanisme pertahanan tubuh yang berasal dari jaringan, seperti
menetapkan sepsis dengan nilai normal <0,5 ng/ml dan kadar PCT>2ng/ml
memiliki risiko tinggi untuk sepsis. Penelitian yang dilakukan oleh Lippi et al
factor (TNF) -α dan IL-6 . Namun desintesis dari PCT akan dihambat oleh
interferon (INF) -γ, yang konsentrasinya meningkat selama infeksi virus. Oleh
karena itu tidak mengherankan bahwa nilai prokalsitonin akan tetap di dalam
rentang referensi pada beberapa pasien SARS CoV-2 yang tidak berat atau belum
setelah adanya antigen virus yang masuk ke dalam tubuh. Saat virus memasuki
antigen (HLA) pada manusia) dan kemudian dikenali oleh limfosit T sitotoksik
19
(CTL) virus tertentu. Presentasi antigen selanjutnya merangsang humoral tubuh
dan kekebalan seluler, yang dimediasi oleh Sel B dan T virus tertentu. Mirip
dengan infeksi virus akut yang umum, Profil antibodi terhadap virus SARS-CoV
memiliki pola khas IgM dan IgG. Antibodi IgM spesifik SARS menghilang pada
akhirnya minggu ke 12, sedangkan antibodi IgG bisa bertahan lama, yang mana
menunjukkan antibodi IgG mungkin memainkan peran protektif dan antibodi IgG
spesifik SARS terutama antibodi spesifik S dan spesifik N(Li et al., 2020).
Seperti pada infeksi mikroorganisme yang lain IgM akan muncul terlebih
dahulu dan diikuti oleh munculnya IgG. Antibodi yang dihasilkan oleh tubuh
sebagai respon imunitas adaptif yang berfungsi terutama dalam netralisasi virus.
Respon adaptif limfosit B yaitu diproduksinya antibodi IgM pada hari ke-5
sampai hari-7, yang dilanjutkan diproduksinya antibody IgG (Rao et al., 2020).
Diagnosis serologis khususnya penting bagi pasien dengan penyakit ringan hingga
Diagnosis serologis juga menjadi alat penting untuk memahami luasnya COVID-
Tes antibodi IgM dan IgG berbasis ELISA memiliki spesifisitas 95% untuk
virus, yang merupakan nukleokapsid (NC). Karena itu, tes yang mendeteksi
antibodi terhadap nukleokapsid (NC) akan menjadi yang paling sensitif. Namun,
20
receptor binding domain of S (RBD-S) adalah protein tempat melekatnya virus
dalam sel tubuh manusia, dan antibodi terhadap RBD-S akan lebih spesifik dan
diharapkan untuk menetralkan virus. Oleh karena itu, penggunaan salah satu atau
kedua antigen untuk mendeteksi IgG dan IgM akan menghasilkan sensitivitas
diagnostit termasuk IgM dan IgG disajikan pada gambar 4 (Sethuraman et al.,
2020).
21
2.7. Hubungan antara kadar hormon stress dengan petanda inflamasi dan
Pada seseorang yang terinfeksi COVID-19 terjadi keadaan stress baik secara
adrenal (HPA) terkait inflamasi. Hormon yang terpengaruh pada keadaan stress
yaitu hormon kortisol dan prolaktin. Pada beberapa penelitian sebelumnya telah
keadaan inflamasi dan sepsis. Selain berfungsi dalam fungsi endokrin, hormon
tersebut berhubungan dengan respon imun tubuh, terutama ketika terjadi infeksi.
berpengaruh pada sistem imun tubuh, sehingga kedua hormone tersebut dapat
mempengaruhi produksi protein fase akut sebagai petanda inflamasi pada keadaan
infeksi virus.
Stress yang terjadi pada tubuh baik fisik maupun psikologis akan
sel limfosit B matur oleh karena apoptosel sel B (Mcgregor et al., 2015). Selain
pengaruh hormon stress terhadap respon inflamasi tubuh, respon hormon yang
22
2.8. Kerangka teori
Kadar antibodi
CRP Prokalsitonin
Antibodi IgG
23
2.10. Hipotesis
1. Terdapat hubungan positif antara kadar cortisol serum dengan CRP pada
pasien COVID-19
2. Terdapat hubungan positif kadar prolaktin serum dengan CRP pada pasien
COVID-19
5. Terdapat hubungan negatif antara kadar cortisol serum dengan kadar antibodi
24
BAB III
METODE PENELITIAN
Bidang yang diteliti meliputi Ilmu Patologi Klinik, Ilmu Penyakit Dalam dan
Mikrobiologi
lengkap, kadar kortisol serum, kadar prolaktin serum, CRP, prokalsitonin dan
Diponegoro.
25
3.4.3. Sampel penelitian
Sampel penelitian adalah pasien COVID-19 derajat sedang dan berat yang
Z + Zβ 2
+3
n=
0,5 ln[(1+r)/(1-r)
2
1,64 + 1,28 +3
n=
0,5 ln [(1+0,39)/(1-0,39)]
n= 47
Keterangan :
26
Zα = deviat baku alpha (tingkat kesalahan tipe I)
a. Variabel bebas:
b. Variabel tergantung:
27
3.6. Alur penelitian
Pengumpulan data
Gambar 6. Alur
Analisis kerja
data dan
penyusunan laporan
28
3. Darah dalam tabung dengan antikoagulan EDTA diperiksa parameter
(-20º C).
Uji korelasi antar variabel mengunakan uji Pearson jika distribusi data
normal, sedangkan uji korelasi Spearman Rank, jika distribusi data tidak
29
3.9. Etika penelitian
Akan Dilakukan
(Tahun Pertama)
Publikasi di jurnal
internasional bereputasi
atau proseding
Telah Dilaksanakan Akan Dilakukan
internasional (terindex
(Tahun Kedua)
Scopus / Thompson)
Penelitian tentang CRP dan
platelet lymphocyte ratio Penelitian mengenai kadar
pada COVID-19 telah submit antibodi neutralisasi, status
di jurnal nasional inflamasi terhadap luaran
terakreditasi klinis pasien COVID-19
30
BAB IV
PELAKSANAAN
Bulan
Bulan Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5
6-8
Kegiatan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Persiapan
Pengajuan √ √ √ √
etical clearance
Pelaksanaan
Penapisan data √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
responden
Pengambilan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
darah
responden
Pemeriksaan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
darah
responden
Tabulasi hasil
pemeriksaan √
Penyusunan
laporan
Konsultasi dan √ √
diskusi
√
Analisis data
Pembuatan
laporan
Publikasi √ √ √
laporan
31
4.2. Personalia
1. Ketua Peneliti
Nama Lengkap : dr. Dwi Retnoningrum, SpPK
NIP/NIDN : 198405172009122005/ 0017058401
Pangkat/ Gol./Jabatan Fungsional : IIID/Asisten ahli
Fakultas/ Jurusan/Lab. : Kedokteran/ Kedokteran Umum
Bidang Keahlian : Patologi Klinik
Waktu yang disediakan : 2 jam/ minggu
2. Anggota Peneliti
Nama Lengkap : dr. Meita Hendrianingtyas, dr, SpPK(K),
[Link]
NIP/NIDN : 19790531 200812 2002/ 0631057901
Pangkat/ Gol./Jabatan Fungsional : IIIc/ Lektor
Fakultas/ Jurusan/Lab. : Kedokteran/ Kedokteran Umum
Bidang Keahlian : Patologi Klinik
Waktu yang disediakan : 2 jam/ minggu
3. Anggota Peneliti
Nama Lengkap : Dr. dr. I. Edward KSL, MM, MHKes, SpPK,
[Link]
NIP/NIDN : 19840905 201504 1001/ 0005098404
Pangkat/ Gol./Jabatan Fungsional : IIIB/ Asisten Ahli
Fakultas/ Jurusan/Lab. : Kedokteran/ Kedokteran Umum
Bidang Keahlian : Patologi Klinik
Waktu yang disediakan : 2 jam/ minggu
4. Anggota Peneliti
Nama Lengkap : dr. Ariosta, SpPK
NIP/NIDN : 198503242010121004/ '0024038501
Pangkat/ Gol./Jabatan Fungsional : IIIB/Asisten ahli
Fakultas/ Jurusan/Lab. : Kedokteran/ Kedokteran Umum
Bidang Keahlian : Patologi Klinik
Waktu yang disediakan : 2 jam/ minggu
5. Anggota Peneliti
Nama Lengkap : dr. Rebriarina Hapsari, MSc, SpMK
NIP/NIDN : 1955 0426 198211 1 001/ 0001108302
Pangkat/ Gol./Jabatan Fungsional : IIIB/Asisten ahli
Fakultas/ Jurusan/Lab. : Kedokteran/ Kedokteran Umum
Bidang Keahlian : Mikrobiologi
Waktu yang disediakan : 2 jam/ minggu
6. Anggota Peneliti
Nama Lengkap : dr. Setyo Gundi Pramudo, SpPD
NIP/NIDN : 197812052010121005/0005127807
Pangkat/ Gol./Jabatan Fungsional : IIIB/ Asisten Ahli
Fakultas/ Jurusan/Lab. : Kedokteran/ Kedokteran Umum
Bidang Keahlian : Ilmu Penyakit Dalam
Waktu yang disediakan : 2 jam/ minggu
32
4.3 Rekapitulasi Anggaran Belanja
1. Belanja Jasa dan habis pakai (Minimal 70%) Biaya (rupiah)
a. Pembelian Reagen Cortisol Rp 9.000.000,00
Pembelian Reagen Prolaktin Rp. 9.000.000,00
Pembelian Reagen CRP Rp. 10.500.000,00
Pembelian Reagen Prokalsitonin Rp. 16.400.000,00
Pembelian IgM anti SARS Cov-2 kuantitatif Rp. 7.000.000,00
Pembelian IgG anti SARS Cov-2 kuantitatif Rp. 8.200.000,00
Pemeriksaan Hematologi rutin Rp 5.500.000,00
(55 x Rp 100.000,00)
Spuit 5 cc (1 box) Rp. 140.000,00
Tabung EDTA ( 1 box) Rp. 200.000,00
Tabung Serum (1 box) Rp. 200.000,00
Tabung microtube (1 box) Rp. 500.000,00
Kertas HVS (5 rim) Rp. 200.000,00
Tinta printer (4 buah) Rp. 400.000,00
Biaya sewa alat VIDAS Rp. 2.500.000,00
(5 x Rp. 500.000,00)
Fotokopi, cetak dan memperbanyak makalah Rp 260.000,00
Subtotal Rp 70.000.000,00
3. Lain-lain (Maksimal 20%)
- -
TOTAL Rp 70.000.000,00
33
DAFTAR PUSTAKA
34
Pal, R. (2020) „COVID-19, hypothalamo-pituitary-adrenal axis and clinical
implications‟, Endocrine. Springer US, 68(2), pp. 251–252. doi:
10.1007/s12020-020-02325-1.
Pepys, M. B. and Hirschfield, G. M. (2003) „C-reactive protein : a critical update‟,
The Journal of Clinical, 111(12), pp. 1805–1812. doi:
10.1172/[Link].
Ramezani, M. et al. (2020) „The Role Anxiety and Cortisol in Outcomes of
Patients With Covid-19‟, Basic and Clinical Neuroscience Journal,
Covid(April), pp. 179–184. doi: 10.32598/bcn.11.covid19.1168.2.
Rao, V. U. S. et al. (2020) „COVID-19: Loss of bridging between innate and
adaptive immunity?‟, Medical Hypotheses. Elsevier, 144(May), p. 109861.
doi: 10.1016/[Link].2020.109861.
Salazar, J. et al. (2014) „C-Reactive Protein: An In-Depth Look into Structure,
Function, and Regulation‟, International Scholarly Research Notices,
2014. doi: [Link]
Sen, A. (2020) „Repurposing prolactin as a promising immunomodulator for the
treatment of COVID-19: Are common Antiemetics the wonder drug to
fight coronavirus?‟, Medical Hypothesis, 144(January).
Sethuraman, N. et al. (2020) „Interpreting Diagnostic Tests for SARS-CoV-2‟,
JAMA, 323, pp. 2020–2022.
Shen, L. et al. (2020) „Delayed specific IgM antibody responses observed among
COVID-19 patients with severe progression‟, Emerging Microbes and
Infection, 9. doi: 10.1080/22221751.2020.1766382.
Tan, C. et al. (2020) „C ‐ reactive protein correlates with computed tomographic
findings and predicts severe COVID ‐ 19 early‟, Journal of Medical
Virology, (April), pp. 1–7. doi: 10.1002/jmv.25871.
Tan, T. et al. (2020) „Association between high serum total cortisol concentrations
and mortality from COVID-19‟, The Lancet Diabetes and Endocrinology.
Elsevier Ltd, 8(8), pp. 659–660. doi: 10.1016/S2213-8587(20)30216-3.
Timmermans, S., Souffriau, J. and Libert, C. (2019) „A general introduction to
glucocorticoid biology‟, Frontiers in Immunology, 10(JULY). doi:
10.3389/fimmu.2019.01545.
Vardas, K. et al. (2014) „Early Response Roles for Prolactin Cortisol and
Circulating and Cellular Levels of Heat Shock Proteins 72 and 90?? in
Severe Sepsis and SIRS‟, BioMed Research International, 2014. doi:
10.1155/2014/803561.
World Health Organization (2021) „COVID-19 Weekly Epidemiological Update
22‟, World Health Organization, (January), pp. 1–3. Available at:
[Link]
reports/weekly_epidemiological_update_22.pdf.
Yang, L. et al. (2020) „COVID-19: immunopathogenesis and
Immunotherapeutics‟, Signal Transduction and Targeted Therapy.
Springer US, 5(1), pp. 1–8. doi: 10.1038/s41392-020-00243-2.
Zhang, J. jin et al. (2020) „Clinical characteristics of 140 patients infected with
SARS-CoV-2 in Wuhan, China‟, Allergy: European Journal of Allergy
and Clinical Immunology, 75(7), pp. 1730–1741. doi: 10.1111/all.14238.
35
BIODATA KETUA PENELITI
I. Identitas Diri
1. Nama Lengkap (gelar) : dr. Dwi Retnoningrum, SpPK
2. Jabatan fungsional : Asisten ahli
3. NIP/NIDN : 198405172009122005/ 0017058401
4. Tempat tanggal lahir : Semarang, 17 Mei 1984
5. Alamat rumah : Jl. Durian I No. 2 B Srondol Wetan Banyumanik
Smg
6. Telp/Fax :-
7. Nomor HP : 085225379937
8. Alamat kantor : Jl. Prof. Soedarto SH, Tembalang Semarang
9. Telepon/Fax : 024-76928010
10. Email : dwiretnodr@[Link]
11. Mata Kuliah yang diampu:
- Patologi Klinik 1, Patologi klinik 2
- Modul 3,1. Modul 3.2. Modul 3.3, Modul 5.1, Modul 6.1
- Kelainan Imunologi, Instrumentasi (PPDS I Patologi Klinik)
36
III. Pengalaman Penelitian (5 tahun terakhir)
No Tahun Judul penelitian Ketua Sumber Dana
/anggota
1 2014 Perbedaan Monocyte Lymphocyte Ketua Mandiri
Ratio (Mlr) Pada Dengue Jumlah dana:
Haemorrhagic Fever (DHF) Rp. 2.000.000,-
Derajat Ringan Dan Berat
(oral presentation Joglosemar
Patologi Klnik 2014)
2 2015 Hubungan Antara Ketua Mandiri
Neutrophil/Lymphocyte Ratio Jumlah dana:
(NLR) Dan High Density Rp. 2000.000,-
Lipoprotein (HDL) Pada Sindrom
Koroner Akut
3 2015 Analisis preanalytical laboratory Anggota Hibah Penelitian
error paska akreditasi JCI RSUP dr. Kariadi
Di RSUP dr. Kariadi semarang Jumlah dana:
Rp. 5.000.000,-
4 2015 Hubungan antara kadar CRP serum Anggota Hibah Penelitian
dengan kadar T3 serum pada pasien FK UNDIP
dengan HD Jumlah dana:
Rp. 15.000.000
5 2016 Hubungan antara Kadar Prolaktin Ketua Hibah Penelitian
Serum dengan neutrophil FK UNDIP
lymphocyte ratio pada Systemic Jumlah dana:
Inflammatory Response Syndrome Rp. 14.000.000
37
Sepsis Jumlah dana:
Rp. 59.000.000,-
38
V. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah dalam Jurnal
No Tahun Judul Artikel Penulit Nama Jurnal, Terakreditasi
utama/ Vol, No. Halm / belum
anggota
1 2017 Monocyte Penulis Indonesian Terakreditasi
Lymphocyte Ratio in Utama Journal Of
Dengue Hemorrhagic Clinical
Fever Pathology And
Medical
Laboratory
Vol. 23, No. 2,
March 2017‟
2 2017 Perbedaan kadar Anggota Jurnal Belum
glukosa serum dan Kedokteran terakreditasi
plasma natrium Diponegoro
flourida (NaF) Volume 6,
dengan penundaan Nomor 2, April
pemeriksaan 2017
3 2017 Pengaruh Pemberian Anggota Jurnal Belum
Ekstrak Kayu Manis Kedokteran terakreditasi
(Cinnamomum Diponegoro
burmani) Terhadap Volume 6,
Aktivitas dan Nomor 2, April
Kapasitas Fagositosis 2017
Studi Eksperimental
Pada Tikus Wistar
yang Dipapar
Staphylococcus
aureus
4 2017 Serum zinc and C- Penulis Indonesian Terakreditasi
reactive protein as utama Journal Of
risk factor of Clinical
mortality in systemic Pathology And
inflammatory Medical
response syndrome Laboratory
Vol. 24, No. 1,
November
2017
5 2018 Perbedaan Jumlah Anggota Jurnal Belum
Leukosit, Neutrofil Kedokteran terakreditasi
39
Dan Limfosit Diponegoro,
Absolut Pada Vol. 7, No, 2
Penderita Dm Tipe 2 Hal. 854-852
Terkontrol Dan
Tidak Terkontrol
6 2018 The Effect of Green Anggota Proceeding -
Tea Leaf Extract on Book
Caspase-3 Protein International
Level in D-Galactose Conference on
Induced Balb/C Mice Translational
Medicine and
Health Sciences
(ICTMHS)
7 2019 Hubungan kadar Anggota Intisari Sains Terakreditasi
leptin terhadap Medis 2019,
parameter trombosit Volume 10,
pada pasien dengan Number 1
obesitas
8 2019 Hubungan petanda Anggota Intisari Sains Terakreditasi
inflamasi dan Medis 2019,
hemoglobin pada Volume 10,
obesitas di Fakultas Number 1
Kedokteran
Universitas
Diponegoro
9 2019 A rare of Hb H Anggota Bali Medical Terakreditasi
disease caused by Journal 2019
compound volume 8
heterozygous for α number 2
thalassemia and Hb
Quong Sze in
Chinese Indonesian
10 2020 The Anggota Sains Medika, Terakreditasi
Immunomodulator vol 11 no 1.
Effect of Cinnamon 2020
bark extract on the C-
Reactive protein
(CRP ) level ,
leukocyte count and
leukocyte type count
40
of wistar rats expose
to Staphylococcus
aureus
11 2020 Effectiveness of Correspondi Food Research Internasional
Graptophyllum ng author 4 supp 3. 2020
pictum Griff extract
on blood glucose
level in alloxan
induced wistar rat
41
Laboratorium ISBN 978-
Klinik Seri VII 602-5560-73-
Improving the 6
Quality of
Laboratory
Management in
Daily Practice
8 2019 Buku Manlab Seri Anggota FK UNDIP 160
IX Smart ISBN
Laboratory And 978-602-
Quality 5560-91-0
Improvement in
Universal Health
Coverage
Biodata sebagai salah satu syarat dalam pengajuan proposal Riset Penerapan dan
Pengembangan FK UNDIP dan apabila dikemudian hari ternyata dijumpai
ketidak sesuaian, saya sanggup menerima sanksinya.
Pengusul,
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
BIODATA ANGGOTA
PENELITI
A. Data Diri
B. Riwayat Pendidikan
57
Pengaruh
Perlindungan
Diri,
Penanganan
Jumlah
Bahan
Trombosit, Pt
Infeksius, Dan Perbedaan Rekonstruksi
Prevalensi Pemenuhan Hak dan aPTT
Kesehatan Kadar Regulasi Pendirian
Staphylococcus Kesehatan dan sebagai
Karyawan D-Dimer dan
aureuspada Hak Prediktor
Judul Terhadap pada Penyelenggaraan
Jajanan Anak Kesejahteraan Perdarahan
Skripsi/Tesis/Desertasi Produktivitas Hepatitis Laboratorium
Sekolah Dasar di Anak Jalanan di pada
Kerja Kronis dan Klinik dalam
Purwokerto Utara Kota Semarang Hepatitis
Karyawan Di Sirosis Klinik Berbasis
Kronis dan
Laboratorium Hepatis Nilai Keadilan
Sirosis
RSUD Prof.
Hepastis
Dr. Margono
Soekardjo
Purwokerto
Dr. Prof. Dr. A. Prof. dr.
Dra. IDSAP dr. Imam Prof. Dr. Teguh
Suliyanto.,SE, Widanti S, SH. Lisyani BS,
Peramiarti, Budiwiyono, Prasetyo, SH, [Link]
Pembimbing / Promotor MM CN SpPK(K)
[Link] SpPK(K) Dr. Jawade Hafidz,
Wiwiek B. Resti dr. Imam
dr. Agung SDL, dr. Herniah SH, MH
[Link]., Nurhayati, SH., Budiwiyono,
MSc Ph AW, SpPK
MSc [Link] SpPK(K)
58
C. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir
Pendanaan
No Tahun Judul Penelitian Status
Sumber Dana Jumlah
Uji Sensitivitas Dan Spesifisitas Mentzer
Index, Red Distribution Width Index Dan
1 2018 Green And King Index Terhadap Diagnosis Anggota Internal Fakultas Rp. 0,00
Talasemia Beta Minor Dan Anemia Defisiensi
Besi
Mutation spectrum of alpha and beta
Internal
2 2018 globin genes in thalassemia Anggota Rp. 75.000.000,00
Universitas
hemoglobinopathy in Central Java
Perbandingan Kadar Substansi P Serum pada
Pasien Pre dan Post Operasi Tiroid yang
Internal
3 2017 Diberi Analgetik Bupivakain 25% dengan Anggota Rp. 14.000.000,00
Universitas
Teknik Bilateral Superficial Cervical Plexus
Blok (BSCPB)
Kadar Homocysteindan Profil Lipid pada
4 2016 Individu Non DM, Penderita DM dengan dan Anggota Internal Fakultas Rp. 47.400.000,00
Tanpa Komplikasi Kardiovaskuler
Pendanaan
No Tahun Judul Penelitian Status
Sumber Dana Jumlah
Penyuluhan Kesehatan Dengan Tema
.{aernia Defisiensi Besi, Pemeriksaan
Sederhana Mendeteksi Anernia, Katarak Dan
1 2018 Anggota Lainnya Rp. 500.000,00
Penanganan Awal Penyakit Sumbatan Jantung
Pada Usia Lanjut Di Posyandu Lansia
59
Pendanaan
No Tahun Judul Penelitian Status
Sumber Dana Jumlah
Memberikan pelayanan kepada masyarakat
sebagai tim medis dalam kegiatan pengabdian
kepada masyarakat FK UNDIP di Klinik
7 2017 Anggota Internal Fakultas Rp. 500.000,00
Diponegoro dan Laboratorium Kebencanaan
UNDIP, Desa Gulon, Kec. Salam, Kab.
Magelang
Penyuluhan kesehatan cara cuci tangan yang
8 2017 benar siswa kelas 2 SD Gulon 4, Desa Gulon, Anggota Internal Fakultas Rp. 500.000,00
Kecamatan Salam
.'PELAYANAN KESEHATAN'' di Klinik
Diponegoro dan Laboratorium Kebencanaan
9 2017 Undip Desa Gulon, Kecamatan Salam, Ketua Internal Fakultas Rp. 500.000,00
Kabupaten Magelang Kamis, l9 April 2017
60
E. Publikasi Jurnal Dalam 5 Tahun Terakhir
Status
No Tahun Judul Publikasi Jurnal Status Identitas Jurnal
Jurnal
Jurnal
International Medical Journal ISSN Internasional
Transformation of CML Blast Crisis into ALL:
1341-2051 Terindeks
1 2020 Case Finding in Patient‟s First Visit to Penulis ke 1
Vol. 25 / No. 2 Scopus,
Healthcare
[Link] Thomson (SCI,
SSCI)
Jurnal
International Medical Journal ISSN Internasional
Relationship between Inflammation Markers and
1341-2051 Terindeks
2 2020 Stenosis Degrees in Stable Coronary Heart Penulis ke 1
Vol. 25 / No. 2 Scopus,
Disease
[Link] Thomson (SCI,
SSCI)
DIPONEGORO MEDICAL
THE LEVEL OF UNDERSTANDING OF
JOURNAL Jurnal Nasional
GENERAL DOCTORS AND SPECIALIST
3 2020 Penulis ke 4 ISSN 2540-8844 Terakreditasi
DOCTORS IN THE MAKING OF VISUM ET
Vol. 9 / No. 1
REPERTUM IN SEMARANG CITY
[Link]
Jurnal
Pakistan Journal of Medical and
Internasional
Correlation Between AIP, SAA, MPV and Health Sciences
Terindeks
4 2019 Stenosis Degree in Coronary Artery Disease Penulis ke 3 ISSN 1996-7195
Scopus,
Vol. 13 / No. 4
Thomson (SCI,
[Link]
SSCI)
JURNAL KEDOKTERAN
Hubungan Antara Body Mass Index Dengan Q
DIPONEGORO Jurnal Nasional
Angle : Studi Pada Mahasiswa Fakultas
5 2019 Penulis ke 3 ISSN 2540-8844 Terakreditasi
Kedokteran Universitas Diponegoro
Vol. 8 / No. 1
[Link]
Pakistan Journal of Medical and
Correlation Between Fasting Blood Glucose Health Sciences Jurnal
6 2019 and Hba1c with Vitamin D in Diabetes Penulis ke 2 ISSN 1996-7195 Internasional
Mellitus Vol. 13 / No. 4 Lainnya
[Link]
Correlation between Leucocyte Count,
Bali Medical Journal ISSN
Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR), C- Jurnal Nasional
2089-1180
7 2019 reactive Protein (CRP) and Coronary Artery Penulis ke 1 Terakreditasi
Vol. 8 / No. 1
Stenosis Degree on Stable Coronary Artery
[Link]...
Disease
JURNAL KEDOKTERAN
DIPONEGORO Jurnal Nasional
Perbedaan Kadar Magnesium Dan Klorida Pre
8 2019 Penulis ke 3 ISSN 2540-8844 Terakreditasi
Dan Post Hemodialisis
Vol. 8 / No. 1
[Link]
A rare case of Hb H disease caused by compound Bali Medical Journal ISSN
Jurnal Nasional
heterozygous for ? thalasemia and Hb Quong Sze 2302-2914
9 2019 Penulis ke 3 Terakreditasi
in Chinese Indonesian proband: A case report Vol. 8 / No. 2
[Link]
61
Status
No Tahun Judul Publikasi Jurnal Status Identitas Jurnal
Jurnal
Protection of Human Right for Pregnant SOEPRA Jurnal Hukum Kesehatan
Women in Implementing HIV/AIDS Screening ISSN 2548-818x Jurnal Nasional
11 2019 for Prevention of HIV/AIDS transmission from Penulis ke 3 Vol. 5 / No. 1 Terakreditasi
mother to Child in Bantul District Health [Link]
Center
Hubungan Profil Lipid Dan C-Reactive Protein Intisari Sains Medis ISSN
Jurnal Nasional
(CRP) Dengan Derajat Stenosis Koroner Pada 2089-9084
12 2019 Penulis ke 2 Terakreditasi
Penyakit Jantung Koroner Stabil Vol. 10 / No. 1
[Link]
International journal of Jurnal
Engineering Business and Internasional
Determinants of Work Productivity in Laboratory Management (IJEBM) ISSN Terindeks
13 2019 Penulis ke 1
of Regional Public Hospital 2456-7817 Scopus,
Vol. 3 / No. 6 Thomson (SCI,
[Link] SSCI)
Media Medika Muda ISSN
Hubungan Masa Simpan Packed Red Cell Jurnal Nasional
1858-3318
14 2018 dengan Kejadian Febrile Non Haemolytic Penulis ke 3 Terakreditasi
Vol. 3 / No. 1
Transfusion Reaction (FNHTRs)
[Link]
Jurnal
Pakistan Journal of Medical and
Internasional
The Difference of D-Dimer Levels between Health Sciences
Terindeks
15 2018 Chronic Hepatitis and Cirrhotic Hepatic Penulis ke 1 ISSN 1996-7195
Scopus,
Vol. 12 / No. 3
Thomson (SCI,
[Link]
SSCI)
Media Medika Muda ISSN
Jurnal Nasional
Hubungan Antara Jumlah CD4 Dan Kadar 1858-3318
16 2018 Penulis ke 2 Terakreditasi
Hemoglobin Pasien HIV Vol. 3 / No. 1
[Link]
Uji Sensitivitas Dan Spesifisitas Mentzer JURNAL KEDOKTERAN
Index, Red Distribution Width Index Dan DIPONEGORO Jurnal Nasional
17 2018 Green And King Index Terhadap Diagnosis Penulis ke 2 ISSN 2540-8844 Terakreditasi
Talasemia Beta Minor Dan Anemia Defisiensi Vol. 7 / No. 2
Besi [Link]
JURNAL KEDOKTERAN
Perbedaan Profil Lipid Pada Pasien DIPONEGORO Jurnal Nasional
18 2018 Dengan Angina Pektoris Stabil Dan Penulis ke 5 ISSN 2540-8844 Terakreditasi
Sindroma Koroner Akut Vol. 7 / No. 2
[Link]
International Journal of
Construction On Regulations For Setting Up &
Advanced Research ISSN Jurnal
Running An Integrated Clinic Laboratory: (A
19 2017 Penulis ke 1 2320-5407 Internasional
Dignified Justice Perspective)
Vol. 5 / No. 7 Lainnya
[Link]
Universa Medicina ISSN
Prothrombine and activated partial thromboplatin 1907-3062 Jurnal
20 2016 time are prolonged in hepatic cirrhosis Penulis ke 1 Vol. 35 / No. 1 Internasional
Lainnya
10.18051/UnivMed.2016.v35...
62
F. Penulisan Buku Dalam 5 Tahun Terakhir
Jml.
No Tahun Judul Status ISBN Penerbit
Hal.
Panduan ketrampilan klinik dokter profesional :
Undip Press
1 2018 pengembangan kepribadian profesional, informed consent, Penulis ke 3 978-979-097-565-1 80
universal precautions
Fakultas
Kedokteran
2 2017 Update in Urinalysis Diagnostic Penulis ke 1 978-602-1679-67-8 88
Universitas
Diponegoro
Tingkat
No Tahun Judul Forum Status
Forum
International Conference on
Correlation between HbA1c Level Translational Medicine and Health Invited /
Tingkat
1 2018 and Monocyte Percentage in Sciences (ICTMHS) 2018 Keynote
Internasional
Obesity Fakultas Kedokteran Undip Semarang Speaker
International Conference on
Correlation Between Visceral Fat
Translational Medicine and Health Invited /
and Hepcidin, Hemoglobin, Iron Tingkat
2 2018 Sciences (ICTMHS) 2018 Keynote
Serum, HBA1C in Overweight and Internasional
Fakultas Kedokteran Undip Semarang Speaker
Obesity
International Conference on
Atypical Mononuclear Cell in
Translational Medicine and Health Invited /
Immune Thrombocytopenia Tingkat
3 2018 Sciences (ICTMHS) 2018 Keynote
Purpura (ITP) with Massive Internasional
Fakultas Kedokteran Undip Semarang Speaker
Bleeding
Hubungan kadar HbA1c dengan Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) XVI PDS
Pemakalah Biasa Tingkat Nasional
4 2017 presentase monosit pada obesitas PatKLin
Palembang
Comparison of serum p substance
levels in pre and post thyroid International Conference on
surgery patients given 0.25% Translational Medicine and Health
Pemakalah Biasa Tingkat
5 2017 bupivacaine analgesic by bilateral Science
Internasional
superficial cervical plexus block FK Undip Semarang
(BSCPB)
Hubungan antara jumlah CD4 Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) XVI PDS
Pemakalah Biasa Tingkat Nasional
6 2017 Dan kadar hemoglobin pasien PatKLin
HIV Palembang
International Conference on
Homocysteine Levels and Lipid
Translational Medicine and Health
Profile On Non DM and DM Pemakalah Biasa Tingkat
7 2017 Science
Individuals with and without Internasional
FK Undip Semarang
Cardiovascular Complications
63
Tingkat
No Tahun Judul Forum Status
Forum
International Conferences on
The Difference of D-Dimer Levels
Translational Medicine and Health
between Chronic Hepatitis and Pemakalah Biasa Tingkat
8 2017 Science
Cirrhotic Hepatic Internasional
FK Undip Semarang
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Riset Pengembangan dan Penerapan (RPP) tahun
anggaran 2021.
64
BIODATA ANGGOTA PENELITI
I. Identitas Diri
65
III. Pengalaman Penelitian
No Tahun Judul Penelitian Sumber Jumlah (Rp)
(Ketua/Anggota) Dana
(Anggota)
66
6 2018 Pelayanan Kesehatan Di Klinik DIPA Rp. 500.000,00
Diponegoro dan Kebencanaan FK
Undip Desa Gulon, Kecamatan UNDIP
Salam, Kabupaten Magelang,
Biodata sebagai salah satu syarat dalam pengajuan usul Riset Penerapan dan
Pengembangan dan apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian,
saya sanggup menerima sanksinya.
67
BIODATA ANGGOTA PENELITI
I. Identitas Diri
1. Nama Lengkap (dengan gelar) : dr. Rebriarina Hapsari, [Link]., [Link]
2. Jabatan Fungsional : Asisten Ahli
3. NIP/NIDN : 198310012008122005/ 0001108302
4. Tempat dan Tanggal Lahir : Kab. Semarang/ 1 Oktober 1983
5. Alamat Rumah : Jl. Letjen Suprapto No. 20 Ungaran 50514
6. Telp./Fax : 024-6921791
7. Nomor HP : 08122810078
8. Alamat Kantor : Jl. Prof Soedharto Tembalang Semarang
9. Telp. / Fax :
10. Email : rebriarina@[Link]
11. Mata Kuliah yang diampu : Mikrobiologi
II. Riwayat Pendidikan
Program S1 S2
Nama Perguruan Tinggi Universitas Diponegoro Universitas Diponegoro
Bidang Ilmu Kedokteran Umum Infection and Immunity
Tahun Masuk 2001 2013
Tahun Lulus 2007 2015
Judul Skripsi/ Tesis/ Uji banding efektivitas selenium Hepatitis B in Indonesia
sulfida 2% dengan ketokonazol blood donors:
1% terhadap pertumbuhan seroprevalence and the role
Malassezia furfur pada of molecular detection
Pytiriasis versicolor
Nama Pembimbing dr. Subakir, [Link], [Link] (K) Bart L. Haagmans
Prof. David H. Muljono,
[Link]
68
3 2020 Analisis keberagaman genetic receptor Anggota Hibah penelitian
binding domain SARS-CoV-2 pada FK Undip
pasien COVID-19 di Jawa Tengah
4 2019 Protectivity and Safety Following Anggota PT Biofarma
Recombinant Hepatitis B Vaccine with
Different source of Hepatitis B bulk
compared to Hepatitis B (Bio Farma)
vaccine in Indonesian Population
5 2017 Seroprevalensi toxoplasmosis pada Anggota Hibah penelitian
wanita usia subur di Kota Semarang FK UNDIP
6 2016 Resistensi antimikroba di RS Nasional Anggota Hibah penelitian
Diponegoro Semarang: Prevalensi dan FK UNDIP
Pengendalian
69
V. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah dalam Jurnal (5 tahun terakhir)
No. Tahun Judul Artikel Penulis Nama Jurnal, Terakreditasi
Utama/ Vol., No, / Belum
Anggota Hlm Terakreditasi
1 2021 Effect of Curcuma xanthorriza Anggota Natural Internasional
Gel on Methicillin-Resistant Product bereputasi
Staphylococcus aureus-Infected Sciences (Q3)
Second-Degree Burn Wound in (accepted)
Rats
Biodata sebagai salah satu syarat dalam pengajuan usul Riset Penerapan dan
Pengembangan dan apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak sesuaian,
saya sanggup menerima sanksinya.
Semarang, 7 Februari 2021
Pengusul,
70
BIODATA ANGGOTA PENELITI
I. Identitas Diri
1. Nama Lengkap (dengan gelar) : dr. Setyo Gundi Pramudo, SpPD
2. Jabatan Fungsional : Asisten Ahli
3. NIP/NIDN : 197812052010121005/
4. Tempat dan Tanggal Lahir : Yogyakarta, 5 Desember 1978
5. Alamat Rumah : Iksa Grand Green Villas C-14 Sumurejo
Gunungpati Semarang
6. Telp./Fax :
7. Nomor HP : 082324141191
8. Alamat Kantor : Jl. Prof Soedharto Tembalang Semarang
9. Telp. / Fax :
10. Email : dr.pramudo2012@[Link]
11. Mata Kuliah yang diampu : Ilmu Penyakit Dalam
II. Riwayat Pendidikan
Program S1 S2
Nama Perguruan Tinggi Universitas Diponegoro Universitas Diponegoro
Bidang Ilmu Kedokteran Umum Ilmu Penyakit Dalam
Tahun Masuk 1997 2009
Tahun Lulus 2003 2014
Judul Skripsi/ Tesis/ Fragilitas eritrosit mencit Nilai diagnostik tes IgM
yang diberi pemaparan asap antileptospira pada leptospirosis
tembakau
Nama Pembimbing [Link]. Andrew Johan, [Link] Prof. Dr. M. Hussein Gasem,
SpPD,Ph.D, K-PTI
71
controlled, multicenter trial
4 2019 Parameter Terkait Hormon Paratiroid Anggota Hibah penelitian
dan Resistensi Insulin pada Diabetes FK UNDIP
Melitus Terkontrol dan Tak Terkontrol
72
Dr Kariadi Semarang)
5 2017 Hubungan status gizi dengan Anggota Jurnal Belum
kualitas hidup orang dengan Kedokteran terakreditasi
HIV/AIDS di Semarang Diponegoro
No 6 Vol 2
6 2018 Gambaran klinis pasien Lupus Anggota Jurnal Belum
Eritematosus Sistemik di RSUP Kedokteran terakreditasi
Dr Kariadi 2016 Diponegoro
No 7 Vol 2
7 2020 Socio-Demografic Anggota 5th Akreditasi
Characteristics Associated with International
Loss to Follow Up of Seminar of
Antiretroviral Therapy Among Public Health
HIV and AIDS Patients in and
Semarang City, Central Java Education
Biodata sebagai salah satu syarat dalam pengajuan usul Riset Pengembangan
dan penerapan dan apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak sesuaian,
saya sanggup menerima sanksinya.
73