0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan4 halaman

Pupuk Organik Cair dari Limbah Organik

Artikel ini membahas tentang pembuatan pupuk organik cair dari limbah organik melalui proses fermentasi. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair kepada 10 petugas kebersihan rumah sakit. Hasilnya adalah pupuk cair berwarna coklat yang mengandung unsur hara setelah difermentasi selama seminggu serta peningkatan pengetahuan peserta sebesar 31,5% dari hasil pre-test dan post-test.

Diunggah oleh

Dhini Aprilia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan4 halaman

Pupuk Organik Cair dari Limbah Organik

Artikel ini membahas tentang pembuatan pupuk organik cair dari limbah organik melalui proses fermentasi. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair kepada 10 petugas kebersihan rumah sakit. Hasilnya adalah pupuk cair berwarna coklat yang mengandung unsur hara setelah difermentasi selama seminggu serta peningkatan pengetahuan peserta sebesar 31,5% dari hasil pre-test dan post-test.

Diunggah oleh

Dhini Aprilia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, e-ISSN: 2775-2437

Vol. 2 No.2 Edisi Desember 2022


[Link]
===============================================================================================
Received: 28 December 2022 :: Accepted: 29 December 2022 :: Published: 31 December 2022
PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR
Utilization of Organic Waste as Liquid Organic Fertilizer

1* 2
Jhon Patar Sinurat , Reh Malem br Karo

1
Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
2
Universitas Prima Indonesia, Medan

Jln. Sudirman No.38 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang,


Sumatera Utara – Indonesia
*email korespondensi author: jhonpatar12@[Link]

DOI 10.35451/jpk.v2i2.1480

Abstrak
Penumpukan sampah masih menjadi permasalahan yang mencemari lingkungan. Masih
banyak sampak atau limbah organik yang belum dikelola dengan baik, karena
masyarakat menganggap sampah organik dapat terurai secara alamiah. Jika terus
dibiarkan, maka ini akan dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan menggnaggu
lingkungan. Salah satu cara pengolahan limbah organik adalah menjadikannya sebagai
Pupuk Organik Cair (POC). POC berupa cairan hasil fermentasi limbah organik. POC
mengandung unsur hara seperti fosfor, nitrogen, kalium dan lainnya yang bermanfaat
bagi tanaman maupun tanah.. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan PkM
ini melalui metode ceramah dan demonstrasi. Materi disajikan melalui ceramah
menggunakan LCD dan demonstrasi langsung pembuatan POC dari limbah organik.
Peningkatan pemahaman peserta akan diukur melalui pre test dan post test. Kegiatan
PkM ini dilaksanakan di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam terhadap peserta yang
berperan sebagai petugas kebersihan sebanyak 10 orang. Hasil yang diperoleh adalah
Pupuk organik Cair (POC) yang berwarna kuning kecoklatan dan menimbulkan aroma
busuk setelah difermentasi selama 1 minggu. Selain itu, seluruh peserta PkM sebanyak
10 orang mengalami peningkatan nilai post test dibandingkan nilai pre test setelah
mengikuti kegiatan PkM ini, dimana nilai rata-rata kenaikan sebesar 31.5. Nilai ini dapat
diartikan bahwa peserta seminar telah mengalami peningkatan pemahaman dan mampu
mengikuti kegiatan PkM ini dengan baik.

Kata Kunci: Limbah Organik; POC; Fermentasi

Abstract
Garbage accumulation is still a problem that pollutes the environment. There is still a
lot of waste or organic waste that has not been managed properly because people think
that organic waste can decompose naturally. If left unchecked, this will cause an
unpleasant odor and disturb the environment. One way of processing organic waste is
to make it into Liquid Organic Fertilizers (LOF). LOF is a liquid resulting from the
fermentation of organic waste. LOF contains nutrients such as phosphorus, nitrogen,
potassium, and others that are beneficial to plants and soil. The method used in
carrying out community service activities is through lecture and demonstration
methods. The material was presented through lectures using an LCD and direct
demonstrations of making LOF from organic waste. Increased understanding of
participants will be measured through pre-test and post-test. This community Service
activity was carried out at the Grandmed Lubuk Pakam Hospital for 10 participants who
acted as cleaners. The result obtained is Liquid Organic Fertilizer (LOF) which is
brownish-yellow in color and gives off a rotten aroma after being fermented for 1 week.
In addition, all 10 participants experienced an increase in post-test scores compared to
264
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, e-ISSN: 2775-2437
Vol. 2 No.2 Edisi Desember 2022
[Link]
===============================================================================================
Received: 28 December 2022 :: Accepted: 29 December 2022 :: Published: 31 December 2022
pre-test scores after participating in this activity, where the average score increased by
31.5. This value can be interpreted as participants having experienced increased
understanding and being able to participate in this community service activity properly.

Keywords: Organic Waste; LOF; Fermentation

1. Pendahuluan dapat berlangsung melalui proses


Penumpukan sampah di banyak fermentasi (Kurniawan et al., 2017).
tempat masih menjadi permasalahan Kelebihan dari POC ini antara lain
yang sangat mencemari lingkungan. mampu mengatasi defesiensi hara
Masih banyak sampak organik yang dengan cepat, tidak bermasalah dalam
belum dimanfaatkan dengan baik. Hal ini pencucian hara, dan mampu
dikarenakan asumsi masyarakat bahwa menyediakan hara secara cepat. POC
sampah organik dapat terurai secara juga umumnya ramah terhadap tanah
alamiah. Namun perlu diketahui bahwa dan tanaman, sehingga ketika
sampah organik dapat menimbulkan digunakan rutin maka tidak akan
permasalahan baru seperti munculnya merusak tanah maupun tanaman (Nur
bau yang tidak sedap di sekitar et al., 2018).
lingkungan. Hal ini akan mengganggu Beberapa riset yang berkaitan
manusia dalam melaksanakan dengan pembuatan pupuk organik
aktivitasnya (Nur et al., 2016). diantaranya adalah Nur et al (2016)
Sampah atau limbah organik dapat yang membuat POC dari bahan baku
berasal dari dedaunan, sisa makanan, sampah berupa sayuran dan diketahui
sayuran dan sebagainya. Limbah organik mengandung Nitrogen (0.19%), Posfor
selalu muncul setiap harinya. Maka (0.28%), dan Carbon (0,38 %) setelah
daripada itu, diperlukan penanganan difermentasi selama 17 hari.
yang tepat mengolah limbah organik Suwardiyono et al (2019) juga meneliti
tersebut sehingga dapat terhindar dari POC dari bahan air rebusan olahan
penyakit (Lestari et al., 2021). kedelai. Diketahui kadar N sebesar
Salah satu caranya adalah dengan 0,30% dan P sebesar 0,01% dimana
mengolah limbah organik untuk proses fermentasi berlangsung selama
dijadikan sebagai pupuk organik. Salah 10 hari. Berdasarkan paparan di atas,
satu produk pupuk organik yang sudah maka pengabdi tertarik untuk
umum dan mudah dibuat adalah Pupuk memanfaatkan limbah organik agar
Organik Cair (POC). Beberapa contoh menjadi pupuk organik cair sehingga
POC antara lain pupuk cair dari limbah dapat mengatasi permasalahan
organik dan pupuk kandang cair (Haroh pencemaran di lingkungan rumah sakit
et al., 2021). POC merupakan cairan grandmed lubuk pakam.
dari fermentasi bahan-bahan organik
yang dapat berasal dari sisa tanaman, 2. Metode
kotoran hewan, dan manusia yang Metode yang digunakan dalam
kandungan unsur haranya banyak ( et pelaksanaan kegiatan PkM ini melalui
al., 2021). POC umumnya mengandung metode ceramah dan demonstrasi.
unsur hara makro seperti fosfor, Materi disajikan melalui ceramah
menggunakan perangkat laptop dan
nitrogen, kalium dan unsur hara mikro
LCD. Kegiatan dilanjutkan melalui
lainnya yang dapat digunakan bagi demonstrasi dalam pembuatan pupuk
pertumbuhan tanaman maupun organik cair dari limbah organik.
perbaikan unsur hara dalam tanah. Peningkatan pemahaman peserta akan
Pengolahan limbah organik menjadi POC diukur sebelumnya menggunakan pre
265
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, e-ISSN: 2775-2437
Vol. 2 No.2 Edisi Desember 2022
[Link]
===============================================================================================
Received: 28 December 2022 :: Accepted: 29 December 2022 :: Published: 31 December 2022
test dan diakhir kegiatan akan diberikan terbatas; tidak dapat bertahan lama;
post test. Kegiatan PkM ini dilaksanakan dan seringkali bau tidak sedap (Putra &
di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Ratnawati, 2019).
Pakam terhadap peserta yang berperan
Hasil pelaksanaan kegiatan PkM
sebagai petugas kebersihan sebanyak
terhadap peserta kegiatan dapat
10 orang. Proses pembuatan pupuk
ditinjau berdasarkan kenaikan nilai post
meliputi 2 tahap:
test yang dibandingkan dengan nilai pre
1. Pengumpulan limbah organik test. Berikut ditampilkan hasil
Limbah organik di sekitar rumah pelaksanaan PkM pada tabel 1.
sakit dikumpulkan dan dibuat menjadi
berukuran kecil. Kemudian ditimbang Tabel 1. Hasil Pelaksanaan PkM
berat limbah organik hingga terkumpul
No Nama PreTest PostTest Kenaikan
menjadi 5 kg.
1 AS 50 75 25
2. Pembuatan Pupuk Organik Cair
Limbah organik yang sudah 2 AN 40 75 35
berukuran kecil-kecil ditambahkan EM4 3 DK 40 70 30
(500 ml) dan Molases (500 ml) dan 4 EP 60 85 25
ditambahkan air hingga 5 liter yang
5 JS 55 80 25
dilanjutkan dengan pengadukan. Tutup
wadah dan buat lubang udara. 6 MA 50 80 30
Keluarkan campuran setelah 1 minggu 7 NA 60 90 30
proses fementasi yang ditandai 8 RS 60 95 35
munculnya bau alkohol. Kemudian
9 SW 50 85 35
dilakukan penyaringan untuk
memisahkan filtrat pupuk organik cair 10 ZA 30 75 45
dengan residunya. Rata-rata Kenaikan 31.5

3. Hasil dan Pembahasan Seluruh peserta sebanyak 10


3.1. Hasil Kegiatan PkM orang mengalami peningkatan nilai post
Pupuk organik Cair (POC) yang test setelah mengikuti kegiatan PkM ini.
dihasilkan secara visual berwarna Itu artinya peserta telah mengalami
kuning kecoklatan dan menimbulkan peningkatan pengetahuan tentang
aroma busuk setelah difermentasi pembuatan POC dari limbah organik
dengan nilai rata-rata kenaikan sebesar
selama 1 minggu. POC ditampilkan pada
31.5. Beberapa aspek penting yang
gambar 1. diperoleh dari kegiatan PkM ini antara
lain:
1. Aspek Tujuan: PkM ini bertujuan
untuk mengedukasi peserta agar
lebih peduli dengan lingkungan kerja.
Sehingga dapat mengelola limbah
organik dengan baik. Limbah organik
dapat diolah menjadi POC. Tujuan ini
telah tercapai dengan baik karena
peserta PkM telah paham dan
Gambar 1. Pupuk Organik Cair mampu membuat POC.
2. Aspek Materi: Proses pemberian
Kelebihan pupuk organik cair materi mengenai pengolahan limbah
adalah penerapannya yang mudah; menjadi POC ini dirasa sudah tepat.
unsur hara mudah terserap; tidak Karena dalam pemaparannya sudah
merusak tanah dan tanaman; dan dilakukan menggunakan metode
ceramah dibantu dengan media LCD
meningkatkan ketersediaan unsur hara.
dan juga melalui metode
Sedangkan kelemahannya yaitu respon demonstrasi.
pupuk terhadap tanaman butuh waktu 3. Aspek Pemberdayaan: Pengabdi telah
lebih lama; jumlah nutrisi yang berhasil memberdayakan petugas
266
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, e-ISSN: 2775-2437
Vol. 2 No.2 Edisi Desember 2022
[Link]
===============================================================================================
Received: 28 December 2022 :: Accepted: 29 December 2022 :: Published: 31 December 2022
kebersihan di RS. Grandmed Lubuk Alam.
Pakam sehingga paham dan mampu Kurniawan, E., Ginting, Z., & Nurjannah,
membuat POC dari limbah organik. P. (2017). Pemanfaatan Urine
4. Aspek Keberhasilan: Sebanyak 100% Kambing Pada Pembuatan Pupuk
atau 10 peserta telah berhasil Organik Cair Terhadap Kualitas
meningkatkan pemahaman mengenai Unsur Hara Makro (npk). Eddy
limbah organik, POC dan Kurniawan Zainuddin Ginting Putri
pengolahannya. Hal ini dapat dilihat Nurjannah, 1(2407 – 1846), Hlm. 1-
berdasarkan nilai post test masing- 10. Fakultas Teknik. Universitas
masing peserta yang mengalami Muhammadiy.
peningkatan. [Link]/[Link]/semnast
ek
4. Kesimpulan Lestari, A., Robbia, A. Z., & Patech, L. R.
Kegiatan PkM mengenai (2021). Optimalisasi Pemanfaatan
pemanfaatan limbah organik untuk Limbah Rumah Tangga sebagai
Bahan Pupuk Organik Cair untuk
diolah menjadi POC ini telah berjalan
Menumbuhkan Sikap dan Perilaku
dengan sangat baik. Hal ini dapat dilihat Peduli Lingkungan pada Siswa MTs.
dengan berhasilnya dibuat POC dan Haudhul Ulum Gegutu Telaga. Jurnal
pemahaman peserta seminar yang Pengabdian Magister Pendidikan
mengalami peningkatan setelah diawali IPA, 4(2), 0–5.
dengan pre test, pemberian materi [Link]
melalui metode dengan ceramah dan .656
Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2016).
demostrasi serta pemberian post test di
Tangga Dengan Penambahan
akhir. Nilai kenaikan rata-rata yang BIioaktivator EM 4 ( Effective
diperoleh dari seluruh peserta adalah Microorganisms ). Konversi, 5(2),
sebesar 31.5. Nilai ini sudah 5–12.
menyimpulkan bahwa peserta seminar Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2018).
telah mengalami peningkatan Pembuatan Pupuk Organik Cair
pemahaman dan mampu mengikuti Menggunakan Biokatalisator Biosca
dan EM4. Konversi, 5(2), 5.
kegiatan PkM ini dengan baik.
Putra, B. W. R. I. H., & Ratnawati, R.
(2019). PEMBUATAN PUPUK
5. Ucapan Terima Kasih ORGANIK CAIR DARI LIMBAH BUAH
Pengabdi berterima kasih kepada DENGAN PENAMBAHAN
Lembaga Penelitian dan Pengabdian BIOAKTIVATOR EM4 Bangun Wahyu
Kepada Masyarakat (LPPM) Institut R I H P dan Rhenny R. Jurnal Sains
Kesehatan Medistra Lubuk Pakam yang Dan Teknologi Lingkungan, 11(261),
memfasilitasi dalam perizinan PkM dan 44–56.
Rumah Sakit Granmed Lubuk Pakam Widyabudiningsih, D., Troskialina, L.,
yang telah bersedia sebagai wadah atau Fauziah, S., Shalihatunnisa, S.,
mitra dalam kegiatan PkM ini. Riniati, R., Siti Djenar, N., Hulupi,
M., Indrawati, L., Fauzan, A., &
6. Daftar Pustaka Abdilah, F. (2021). Pembuatan dan
Haroh, I., Matematika Fakultas MIPA Pengujian Pupuk Organik Cair dari
Universitas Mulawarman Kalimantan Limbah Kulit Buah-buahan dengan
Timur, J., Biologi Fakultas MIPA Penambahan Bioaktivator EM4 dan
Universitas Mulawarman Kalimantan Variasi Waktu Fermentasi. IJCA
Timur, J., & Studi Kehutanan (Indonesian Journal of Chemical
Fakultas Kehutanan Universitas Analysis), 4(1), 30–39.
Mulawarman Kalimantan Timur, P. [Link]
(2021). Edukasi Pembuatan Pupuk ss1.art4
Organik Cair (Poc) Dengan Metode
Fermentasi Anaerob Di Desa Gas

267

Anda mungkin juga menyukai