Perlu ada pemahaman dan mungkin jam terbang agar membantu
Terkadang kegiatan seseorang sering merasa tidak nyaman atau takut seperti pada contohnya lingkup
perkuliahan yaitu saat public speaking, saat perlombaan, ataupun saat lainnya. Ketakutan tersebut biasa
disebut dengan sebutan insecure. Contoh yang berkaitan dengan hal tersebut adalah pada saat public
speaking, dimana orang akan merasa ketakutan saat akan memiliki saat atau giliran untuk masuk ke
panggung dan sedang berbicara sewaktu di atas panggung. Ketakutan tersebut disebabkan oleh banyak
hal yang dimana salah satunya adalah takut melakukan kesalahan.
Pada public speaking faktor faktor yang memperngaruhi seperti takut salah, merasa menjadi pusat
perhatian, masih belum pengalaman, dan sebagainya. Dan juga pada perlombaan yang mungkin akan
melihat lawan yang memiliki kemampuan hebat, pengalaman yang memadai, dan sebagainya. Hal ini
dapat diselesaikan dengan sebuah pemahaman dan gerakan dari diri sendiri akan penyebab insecure.
Pemahaman tersebut bisa dibantu oleh orang lain yang diberikan sebuah sesi diskusi yang dimana saling
bertukar pikiran, evaluasi, dan juga bisa dibantu dengan sebuah jam terbang. Pada suatu Seseorang
yang mungkin memiliki sebuah acara yang mengharuskan berbicara di depan umum yang mungkin pada
penampilan pertamanya masih merasa takut maka lama - lama dia akan terus berevaluasi dan mungkin
akan ada pemahaman yang didapat dari orang lain maupun diri sendiri. Sebuah pelajaran akan tidak
perlu terlalu takut akan berbicara di depan umum akan ia ketahui seiring perjalanan waktu. Dimana
sebuah pelajaran akan terus diasah atau dibantu dengan jam terbang yang terus memberikan pelajaran
dengan evaluasi akan kekurangannya
Pada waktu saya duduk di bangku SMA, saya mengkuti beberapa kegiatan. Kegiatan - kegiatan tersebut
ada yang memerlukan sebuah kerja yang dilakukan oleh sebuah tim karena perlunya beberapa alasan
seperti persiapan yang membutuhkan beberapa bidang, dan sebagainya. Salah satu dari kegiatan
tersebut adalah pemroduksian sebuah film dalam sebuah event sekolah yang disebut FFS. Event
tersebut dikerjakan dengan kerja tim oleh setiap kelas yang dimana dibagi sebuah struktur keanggotaan.
Beberapa hal seperti melihat pengambilan sudut kamera, perlunya lighting atau tidak, dan juga secara
tidak langsung berbicara di depan umum, bekerja dalam tim, dan sebagainya bisa meningkatkan sebuah
potensi diri dan value. Pengalaman yang dapat menjadi pembelajaran untuk kedepannya seperti
pembuatan naskah, pengambilan angle, dan sebagainya dapat meningkatkan value dan potensi akan diri
sendiri. Hal ini juga dapat membantu persoalan insecure. Dengan pengalaman maka akan berpotensi
untuk menyerap pelajaran yang didapat untuk persoalan tersebut. Mendapatkan pelajaran seperti
bagaimana agar lebih tidak membosankan dan sebagainya baik secara langsung maupun tidak langsung.
Potensi - potensi diri dan value tersebut dengan terus berlatih dan belajar agar lebih terasah.