0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
195 tayangan39 halaman

Juknis PISEW 2025 untuk Pengembangan Kawasan

Dokumen tersebut membahas tentang pedoman pelaksanaan kegiatan PISEW tahun 2023, mencakup penjelasan mengenai tujuan, lokasi, alokasi dana, peran berbagai pihak terkait pelaksanaan, ketentuan penggunaan dana, dan tahapan pelaksanaan kegiatan PISEW dari tingkat pusat hingga desa.

Diunggah oleh

Muhammad jufri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
195 tayangan39 halaman

Juknis PISEW 2025 untuk Pengembangan Kawasan

Dokumen tersebut membahas tentang pedoman pelaksanaan kegiatan PISEW tahun 2023, mencakup penjelasan mengenai tujuan, lokasi, alokasi dana, peran berbagai pihak terkait pelaksanaan, ketentuan penggunaan dana, dan tahapan pelaksanaan kegiatan PISEW dari tingkat pusat hingga desa.

Diunggah oleh

Muhammad jufri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PISEW | 2023

DIREKTORAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN


OUTLINE

01 Pengantar

02 Hal-hal yang perlu diperhatikan

03 Penyesuaian Petunjuk
Teknis Pelaksanaan Kegiatan
PISEW TA. 2023

04 Penutup
PISEW | 2023
• Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 13 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
• Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 16 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat;
• Keputusan Menteri PUPR Nomor: 91/KPTS/M/2023 tentang
Penetapan Lokasi Kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat
Direktorat Jenderal Cipta Karya Tahun Anggaran 2023;
• Surat Edaran Dirjen Cipta Karya Nomor: 05/SE/DC/2023 Tentang
Pedoman Teknis Pelaksanaan Kegiatan Infratsruktur Berbasis
Masyarakat Direktorat Jenderal Cipta Karya.

PISEW | 2023
• Meningkatnya kapasitas dan partisipasi
masyarakat dalam pembentukan
kelembagaan, proses perencanaan, dan
pelaksanaan konstruksi;
• Masyarakat di lokasikegiatan memperoleh
pendapatan pada saat proses kontruksi
dan berpotensi meningkatnya
penghasilan masyakarat dalam jangka
panjang;
• Terbangunnya infrastruktur dasar dalam
skala kawasan perdesaan guna
mendukung peningkatan akses terhadap
Tujuan kegiatan PISEW adalah melakukan
pelayanan sosial, dan pengembangan
peningkatan kualitas dan/atau pembangunan
ekonomi lokal;
infrastruktur baru berskala kawasan dengan melalui
• .Terselenggaranya seluruh tahapan
pendekatan pasrtisipasi masyarakat untuk
kegiatan dalam satu tahun anggaran.
meningkatkan sosial ekonomi wilayah

PISEW | 2023
a. Lokasi kegiatan PISEW berada di 1 (satu)
kawasan perdesaan dalam satu
kecamatan;
b. Dalam 1 (satu) kawasan perdesaan terdiri
dari 2 (dua) desa yang secara administratif
berada dalam wilayah kecamatan yang
sama, berbatasan langsung dan
membentuk Kawasan;
c. Status desa-desa yang diusulkan
merupakan desa definitif dan tercantum
dalam basis data Badan Pusat Statistik
(BPS) yang ditetapkan dalam Peraturan
Badan Pusat Statistik tentang kode dan
nama wilayah kerja statistik setiap
tahunnya; dan
d. Dalam 1 (satu) kecamatan hanya
dilakukan 1 (satu) kegiatan PISEW dalam
1 (satu) tahun anggaran.

PISEW | 2023
Total Jumlah lokasi PISEW TA. 2023 sebanyak 1340 Besaran BPM untuk Kegiatan PISEW sebesar 500
lokasi, namun baru ditetapkan sebanyak 1295 lokasi juta dan terdapat ketentuan terkait rincian alokasi
dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan penggunaan dana bantuan dan ketentuan tersebut
Perumahan Rakyat Nomor 91/KPTS/M/2023 tentang telah ditetapkan dalam SE Dirjen Cipta Karya
Penetapan Lokasi Kegiatan Infrastruktur Berbasis Nomor 05/SE/DC/2023 Tentang Pedoman Teknis
Masyarakat DJCK TA. 2023. Selisih lokasi yang Pelaksanaan Kegiatan Infratsruktur Berbasis
belum masuk akan ditetapkan pada Kepmen di Masyarakat Direktorat Jenderal Cipta Karya.
tahap selanjutnya.
Semua usulan berasal dari Anggota Komisi V DPRRI
Jumlah Lokasi dan
Alokasi Dana PISEW pada
Provinsi Sulawesi Selatan
Sebanyak…
107 Kecamatan, 19 Kabupaten
- Sulsel 1 50 Kec., 8 Kabupaten
- Sulsel 2 57 Kec., 11 Kabupaten

ALOKASI DANA
Rp. 500 Juta per Kecamatan
PISEW | 2023
Tim Pelaksana bertugas diantaranya menyusun kebijakan penyelenggaraan kegiatan
IBM, melakukan verifikasi dan penetapan lokasi kegiatan, menyiapkan kebutuhan tenaga
pendamping dan instrumen pengendalian pelaksanaan, dan Menyusun laporan secara
berkala kepada Dirjen Cipta Karya

Balai Prasarana Permukiman Wilayah bertugas diantaranya menyelenggarakan


kegiatan PISEW sesuai dengan pedoman teknis, melakukan rekruitmen tenaga
pendamping dan penyiapan kelembagaan, melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan
Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota melalui POKJA PKP Provinsi dan POKJA PKP
Kabupaten/Kota serta Camat dan Pemerintah Desa terkait penyelenggaraan Kegiatan
PISEW, melakukan penguatan kapasitas tenaga pendamping, pengawasan dan
pengendalian teknis pelaksanaan Kegiatan, melakukan proses penyelesaian tindak lanjut
pengaduan dan Temuan Hasil Audit di wilayahnya serta melaporkan ke Tim Pelaksana,
melaporkan progres pelaksanaan kegiatan secara berkala melalui media sistem
pelaporan dan pemantauan yang ditentukan.

Camat dalam penyelenggaraan kegiatan PISEW merupakan penanggung jawab


pelaksanaan kegiatan di tingkat kecamatan.
Kepala Desa berperan sebagai penanggung jawab pelaksanaan kegiatan PISEW di
tingkat desa.

Kelompok Masyarakat (PISEW-KKAD) bertindak sebagai penyelenggara swakelola


Kegiatan PISEW. Susunan pengurus ditetapkan oleh penanggungjawab/Ketua
Penyelenggara Swakelola. Keanggotaan KKAD berasal dari wakil masing-masing desa
dengan melihat keterwakilan dari unsur pengurus LPM, RT, RW, PKK dan Karang Taruna
yang terbentuk berdasarkan Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 tentang 2018 tentang
Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.

Tenaga Pendamping tingkat Pusat (Konsultan Individual) akan bertugas membantu TP3,
sedangkan tenaga pendamping tingkat Prov., tingkat kab/kota, dan FM bertugas
membantu BPPW di Provinsi.
• Minimal 75% untuk bahan/material
dan peralatan kerja;
• Maksimal 20% untuk upah tenaga
kerja;
• Maksimal 5% untuk operasional Tim
Pelaksana Swakelola.

PISEW | 2023
TINGKAT KECAMATAN
• Tumpang tindih dengan kegiatan dari sumber pendanaan lainnya
• Memperkerjakan tenaga kerja dibawah usia 18 tahun
• Pelaksanaan kegiatan dialihkan kepada pihak ketiga
• Menggunakan material yang menimbulkan dampak negatif
• Wilayah dengan fungsi kawasan lindung
• Berhubungan dengan pengelolaan sumber daya air
• Pengolahan tambang dan/atau penggunaan terumbu karang
• Aset Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi dan/atau Pemerintah
Kabupaten
• Rehabilitasi kantor pemerintahan dan tempat ibadah
• Kontur ekstrim dan/atau kawasan rawan bencana
• Tidak sesuai dengan petunjuk teknis kegiatan PISEW TA. 2023
JALAN DAN JEMBATAN
a. Jalan
b. Jembatan
c. Bangunan pelengkap jalan

TAMBATAN PERAHU
a. Satu lantai
b. Dua lantai

BANGUNAN PASAR
[Link]/kios
[Link]/lapak pasar
[Link]/dasaran/jongko
PERSIAPAN PERENCANAAN PELAKSANAAN PASCA PELAKSANAAN

PUSAT

Penyusunan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian


dan Penyediaan Instrumen Pengendalian
(SIM dan SILK-A PISEW)

Workshop Penguatan
Sosialisasi Nasional Kapasitas Pelaku Tk.
Provinsi

PROVINSI
Pengadaan Konsultan Proses Pencairan Dana BPM
Tk Provinsi Tahap 1 (70%)
Proses Pencairan Dana BPM
Reviu dan Tahap 2 (30%)
Pengesahan Penandatanganan Pemeriksaan Serah Terima 2 (dari KPA
Rapat Koordinasi Awal Verifikasi
Koordinasi Tk. Provinsi Dokumen Kontrak Swakelola Pemeriksaan kesesuaian laporan kemajuan Hasil Pekerjaan ke Pemerintah Desa)
Provinsi Kelembagaan pekerjaan fisik serta LPJ Administrasi dan
Perencanaan Keuangan dengan kemajuan fisik di lapangan.
KKAD PISEW
Penguatan Kapasitas Penerbitan rekomendasi pencairan
Pelaku Tk. Kecamatan dari bank oleh PPK PKP

KABUPATEN

Sinkronisasi Kegiatan
Koordinasi Tk.
PISEW dengan
Kabupaten
Pembangunan Daerah

KECAMATAN Pelaksanaan Konstruksi


Rapat Pra Pelaksanaan
Pertemuan Survei Teknis dan
Serah Terima 1
Koordinasi Tk. Pembentukan KKAD Kecamatan 1 Penyusunan Pertemuan
Pencairan Tahap 1 (70%) (dari KKAD ke
Kecamatan oleh Pihak Kecamatan Proposal Rencana Kecamatan 2
Penarikan 40% dari bank PPK)
Infrastruktur
Penarikan 30% dari bank

Pencairan Tahap 2 (30%)


Penarikan 30% dari bank

Penyusunan laporan kemajuan


pekerjaan fisik dan LPJ
administrasi dan keuangan

PISEW | 2023
dalam setiap termin
TINGKAT KECAMATAN

TARGET WAKTU
21 Mar – 14 Apr 26 Mar – 21 Apr 11 Apr – 15 Mei 3 Jul – 31 Agt 24 Jul – 6 Okt

24 Mar – 18 Apr 10 Apr – 5 Mei 11 Apr – 18 Agt 10 Jul – 6 Sept

(Maksimal 15 Hari)
01 1.1 Latar Belakang 04
1.2 Lokasi Sasaran Pisew
1.3 Tujuan

05
02 2.1 Kondisi Geografis, Kependudukan, Sosial
Ekonomi dan Infrastruktur Kawasan Kegiatan PISEW
2.2 Potensi Kawasan Kegiatan PISEW
2.3 Isu dan Permasalahan kws Kegiatan PISEW
Lampiran:
a. Surat Kesanggupan Bersedia Menerima Hibah Aset
Serta Memanfaatkan Dan Memelihara Infrastruktur
Terbangun Kegiatan PISEW oleh Pemerintah Desa
06 b. Gambaran Umum Kawasan Kegiatan PISEW
c. Berita Acara Kebutuhan Lahan
03 3.1 Urgensi Pembangunan Infrastruktur d. Berita Acara Survei Lokasi Rencana Infrastruktur
3.2 Potensi pembiayaan lainnya dalam pembangunan e. Berita Acara Sinkronisasi
infrastruktur f. Dokumen Pendukung Survei (Identifikasi kawasan dan
Rencana Infrastruktur)
3.3 Manfaat Pembangunan untuk Kawasan
g. Dokumentasi Kegiatan
perdesaaan
Berdasarkan Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan
Aset Desa, pengelolaan aset Desa merupakan wewenang dari
Pemerintah Desa sehingga persyaratan adanya Kelompok Pemanfaat
dan Pemelihara (KPP) ditiadakan.
Pemerintah Desa bertanggungjawab untuk:
1. Mencatatkan infrastruktur terbangun sebagai aset desa;
2. Memanfaatkan hasil pembangunan untuk kepentingan masyarakat
desa secara luas; dan
3. Melakukan pengelolaan untuk kegiatan pemeliharaan dan
pengembangan hasil pelaksanaan pembangunan.
• Pengaturan hal-hal khusus terkait permasalahan
yang memiliki indikasi tidak terpenuhinya
Perjanjian Kontrak Swakelola (PKS);
• Addedum;
• Keadaan kahar;
• Kepala desa dalam struktur organisasi pelaksanan
dan penambahan penjelasan terkait peran Kepala
Desa;
• Mekanisme Pemeriksaan Kesesuaian Laporan
Kemajuan Pekerjaan Fisik serta LPJ Administrasi
dan Keuangan dengan Kemajuan Fisik Di Lapangan;
dan
• Penerbitan rekomendasi pencairan dari bank oleh
PPK PKP.
1. Kelompok Masyarakat/KKAD menyusun laporan progres
pelaksanaan dan menyampaikan kepada Satker Pelaksanaan
Prasarana Permukiman Wilayah dan Pada saat PK 2 KKAD
memaparkan hasil pelaksanaan kegiatan PISEW kepada Masyarakat,
kemudian menyerahkan laporan hasil pelaksanaan kegiatan PISEW
oleh KKAD kepada Kepala Desa dengan tembusan Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) dan Bupati melalui Camat

2. Balai PPW menyampaikan laporan kemajuan pelaksanaan


kegiatan secara elektronik melalui iE-Mon Kementerian PUPR
secara berkala dan media pelaporan lainnya sesuai ketentuan
yang berlaku (SIM IBM PKP).

3. Dalam hal terdapat pengaduan masyarakat pada lokasi


kegiatan IBM maka BPPW wajib menyampaikan laporan
penanganan laporan pengaduan masyarakat kepada Tim
Pelaksana.

4. TimTP3 menyusun laporan pelaksanaan Kegiatan IBM dan


disampaikan kepada Direktur Pengembangan Kawasan
Permukiman.
• Surat Edaran (SE)
• Jadwal Nasional
• Petunjuk Teknis
• Buku Saku

• SIM
SIM PISEW merupakan sistem basis data (online
database) yang berfungsi untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menyebarluaskan data informasi dasar,
produk, dan progres pekerjaan.

• SILK-A
sistem basis data dan perangkat lunak (software)
komputer untuk menyederhanakan pelaporan
pertanggungjawaban keuangan KKAD, melakukan
inventarisasi aset dan infrastruktur serta status serah
terimanya.
Memastikan semua laporan pelaksanaan kegiatan terdokumentasi dengan baik, benar dan tersedia lengkap, serta kelengkapan
data/dokumen ter-upload ke dalam SIM IBM dan SILK A Dit. PKP. Selain diaudit oleh BPKP setiap Tahunnya, Kegiatan IBM Juga
diperiksa oleh BPK dan terdapat permintaan data oleh KPK.
REKAPITULASI SALDO TEMUAN PEMERIKSAAN YANG BELUM DITINDAKLANJUTI (SALDO TPB) PER 5 JANUARI 2023

NO PROVINSI Jumlah Saldo per 31 Desember '22


Keterangan
Lap Kej Rp
TUNTAS saat acara Exit Meeting di Kemang
1 ACEH 0 0 0,00
Jakarta
2 SUMATERA UTARA 6 17 163.339.573,38
3 SUMATERA BARAT 1 14 38.225.000,00
4 JAMBI 2 2 21.878.400,00
5 BENGKULU 9 27 465.939.511,40
6 RIAU 1 4 131.582.500,00
TUNTAS saat acara Exit Meeting di Kemang
7 KEPULAUAN RIAU 0 0 0,00
Jakarta
8 SUMATERA SELATAN 1 2 143.508.923,92
9 BANGKA BELITUNG 0 0 0,00 TUNTAS sesuai surat Kepala Perwakilan
BPKP Provinsi Bangka Belitung No.
PE.02.04/S-2706/PW29/2/2022 tanggal 3
November 2022
TUNTAS saat acara Exit Meeting di Kemang
10 LAMPUNG 0 0 0,00
Jakarta
11 BANTEN 2 13 271.932.071,00
12 JAWA BARAT 22 83 628.584.383,52
13 JAWA TENGAH 2 10 190.290.340,46
TUNTAS saat acara Exit Meeting di Kemang
14 DI YOGYAKARTA 0 0 0,00
Jakarta
15 JAWA TIMUR 8 25 910.415.628,53
TUNTAS saat acara Exit Meeting di Kemang
16 BALI 0 0 0,00
Jakarta

PISEW | 2023
REKAPITULASI SALDO TEMUAN PEMERIKSAAN YANG BELUM DITINDAKLANJUTI (SALDO TPB) PER 5 JANUARI 2023

NO PROVINSI Jumlah Saldo per 31 Desember '22


Keterangan
Lap Kej Rp
17 NUSA TENGGARA BARAT 9 28 325.327.225,61
18 NUSA TENGGARA TIMUR 31 73 728.657.148,79
TUNTAS sesuai Surat BPKP Nomor
19 KALIMANTAN UTARA 0 0 0,00 PE.02.03/S-1070/PW34/2/2022 tgl 30 Des
2022
20 KALIMANTAN TENGAH 1 1 14.190.200,00
21 KALIMANTAN BARAT 11 24 18.722.444,00
22 KALIMANTAN TIMUR 12 40 990.977.853,88
TUNTAS sesuai Surat BPKP Nomor
23 KALIMANTAN SELATAN 0 0 0,00
PE.02.04/S-1412/PW16/2/202 tgl 8 Des 2022
24 SULAWESI UTARA 19 59 80.461.153,50
25 GORONTALO 14 34 82.421.978,02
26 SULAWESI TENGAH 24 66 16.595.360,00
27 SULAWESI SELATAN 23 48 [Link],01
28 SULAWESI BARAT 7 18 24.721.227,88
29 SULAWESI TENGGARA 14 32 571.436.520,92
30 MALUKU 26 72 [Link],00
31 MALUKU UTARA 2 10 0,00
32 PAPUA 14 41 578.275.519,04
33 PAPUA BARAT 2 4 88.210.664,00
TOTAL 263 747 [Link],86

PISEW | 2023
01 02 03
Kegiatan PISEW Kecamatan Pekerjaan Jalan di Kecamatan Aere, Infrastruktur PISEW Kecamatan
Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sikur,
Provinsi Jawa Barat Tidak Dapat Sulawesi Tenggara dihentikan karena Kabupaten Lombok Timur,
Dilaksanakan karena Konflik Pemilihan Pembangunan dilakukan pada lahan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Infrastruktur Taman Nasional Terkena Banjir

Terdapat konflik sosial di level masyarakat Pembangunan akses jalan didalam Terjadi banjir pada lokasi pembangunan dan
yang sebelumnya sudah sepakat dan kawasan Taman Nasional (TN) Rawa Aopa mengakibatkan infrastruktur yang sudah
menandatangani PKS serta terbit SP2D Watomohai. BPPW Sulawesi Tenggara telah terbangun mengalami longsor dan
berupa kegiatan pembangunan jalan ditolak melakukan pemeriksaan akhir dan
terputusnya jembatan (box culvert)
karena masyarakat menginginkan pembangunan infrastruktur terhenti dengan
pembangunan jembatan. Melalui rapat progres akhir 70% dan dana yang tersisa penghubung antar desa. Pemda Lombok
koordinasi disepakati pengembalian dana dilakukan pengembalian ke negara. Timur akan bersinergi dan kolaborasi dalam
BPM kepada kas negara. penanganan kerusakan fisik akibat banjir
Pembelajaran: menggunakan Biaya Tidak Terduga (BTT)
Pembelajaran: yang bersumber dari APBD Kab. Lombok
- Memastikan proses sinkronisasi bersama
- Memastikan masyarakat sudah sepakat Timur.
Pokja PKP atau pihak-pihak terkait
dengan seluruh isi PKS dilakukan secara komprehensif
- Ketika PKS sudah ditandatangani dan
- Setiap proses koordinasi dan sinkronisasi Pembelajaran:
SP2D sudah diterbitkan jenis infrastruktur
dalam pelaksanaan kegiatan PISEW Memastikan proses survei dan penggunaan
tidak dapat diganti
dibuktikan dengan Berita Acara material memperhatikan kondisi eksisting

PISEW | 2023
04 05

Pembangunan Jembatan di Laporan Pertanggung Jawaban


Kecamatan Pakis, Kabupaten (LPJ) Tidak Terselesaikan 4
Malang, Provinsi Jawa Timur Lokasi Kegiatan PISEW Sumatera
Dikerjakan Hingga Maret 2023 Utara Tidak Tuntas 100%

Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan banjir SP2D Tahap II sudah diterbitkan pada saat LPJ 70%
pada lokasi pembangunan dan menyebabkan kisdam belum terselesaikan oleh 4 Kecamatan. Hingga 23
yang telah di buat hanyut terbawa arus banjir. Telah Desember LPJ 4 BKAD tersebut belum juga terpenuhi
dilakukan berbagai upaya penanganan banjir, dalam
sehingga tidak dapat dilakukan verifikasi dan dana
hal ini pembuatan berbagai jenis kisdam mulai dari
pasir hingga bondek. Status 31 Desember 2022 belum dapat dilakukan penarikan. Status 31
progres fisik di Kec. Pakis Kab. Malang 56.98% dan Desember 2022 4 lokasi tersebut belum melaporkan
telah disampaikan BASPK (Berita Acara Status LPJ yang dimaksud sedangkan progres fisik yang
Pelaksanaan Kegiatan) untuk penyelesaian pekerjaan dilaporkan sudah mencapai 90%.
hingga Maret 2022.
Pembelajaran:
Pembelajaran:
Sebelum dilakukan proses penerbitan SP2D
Pembangunan harus memperhatikan kondisi eksisting
lingkungan serta strategi untuk mengatasi hal tersebut persyaratan sesuai dengan Juknis harus terpenuhi
dalam hal ini SP2D Tahap 2 memerlukan LPJ 70%,
Laporan Konstruksi 50% dan RPD (30% terakhir)
PISEW | 2023
PISEW | 2023
Hal. i Hal. 28 Hal. 28

Kata Pengantar …Salah satu Penguatan Kapasitas tingkat 4. Detail Engineering Design
kegiatan IBM tersebut adalah provinsi diikuti oleh Asisten (DED), Rencana Anggaran
Pengembangan Infrastruktur TAPr, Kepala Desa dan Biaya (RAB) serta Rencana
Sosial Ekonomi dan Wilayah Fasilitator Masyarakat (FM) Kerja dan Syarat (RKS)
SEMULA (PISEW) yang dilaksanakan dari seluruh kecamatan yang Penyusunan DED dan RAB
oleh Direktorat menerima bantuan kegiatan serta RKS Infrastruktur
Pengembangan Kawasan PISEW. dilaksanakan oleh KKAD
Permukiman… didampingi oleh FM.

Kata Pengantar …Salah satu Penguatan Kapasitas tingkat 4. Detail Engineering Design
kegiatan IBM tersebut adalah provinsi diikuti oleh Asisten TAPr, (DED), Rencana Anggaran
Pengembangan Infrastruktur Kepala Desa dan Fasilitator Biaya (RAB), Jadwal
Sosial Ekonomi Wilayah Masyarakat (FM) dari seluruh Pelaksanaan (Kurva S)
MENJADI (PISEW) yang dilaksanakan kecamatan yang menerima Rencana serta Rencana Kerja
oleh Direktorat bantuan kegiatan PISEW. Dalam dan Syarat (RKS) Penyusunan
Pengembangan Kawasan hal ini KKAD pada kecamatan DED, RAB, Kurva S serta RKS
Permukiman… lokasi kegiatan PISEW sudah Infrastruktur dilaksanakan oleh
terbentuk maka penguatan KKAD didampingi oleh FM.
kapasitas dapat dihadiri sendiri
oleh Kepala Desa dan/atau
menugaskan KKAD sebagai
perwakilan Kepala Desa
(dilampiri surat penugasan).
Hal. 51 Hal. 58

c) Bestek dan Gambar Bestek

SEMULA d) Harga Satuan Pekerjaan


g) Menyusun Rencana Kerja
dan Syarat (RKS)
e) Tata Cara Perhitungan RAB

Poin c) Bestek dan Gambar Bestek dan


seluruh substansi pada poin tersebut
Poin g) berubah menjadi poin d)
dihapuskan
Menyusun Rencana Kerja dan Syarat
MENJADI Poin d) berubah menjadi poin A. Harga
atau dalam hal ini menjadi poin
tersendiri dan bukan merupakan bagian
Satuan Pekerjaan, pindah ke halaman 50
dari poin B. Tata Cara Perhitungan RAB,
pindah ke halaman 51
Poin e) berubah menjadi poin B. Tata
Cara Perhitungan RAB, pindah ke
halaman 50
Hal. 152 Hal. 163
Format 2.32. RAB-Biaya Admin. & Ops
Format 2. 1 Perjanjian Kontrak Swakelola (PKS)

Pasal 7 JANGKA WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN

SEMULA 2. Pelaksanaan kegiatan ini dinyatakan selesai hingga


diserahkannya dan diterima hasil pelaksanaan
pembangunan dan laporan pertanggungjawaban oleh
PIHAK PERTAMA, yang selanjutnya akan dilakukan serah
Honor diperhitungkan mulai dari terima aset kepada pemerintah desa oleh Satker
pembentukan KKAD sampai dengan Pelaksanaan PPW.
kontrak swakelola habis.

Format 2. 2 Perjanjian Kontrak Swakelola (PKS)


Format 2.32. RAB-Biaya Admin. & Ops
Pasal 7 JANGKA WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN

MENJADI 2. Pelaksanaan kegiatan ini dinyatakan selesai hingga


diserahkannya dan diterima hasil pelaksanaan
pembangunan dan laporan pertanggungjawaban oleh
PIHAK PERTAMA, yang selanjutnya akan dilakukan serah
terima infrastruktur terbangun kepada pemerintah desa
oleh Satker Pelaksanaan PPW.
Honor diperhitungkan mulai setelah
tandatangan perjanjian kontrak swakelola
sampai dengan kontrak swakelola selesai.
PISEW | 2023
PISEW | 2023
PISEW | 2023
• Dalam hal ditemukan kondisi tertentu yang terjadi di
lapangan dan belum diatur dalam petunjuk teknis ini
dapat dilakukan koordinasi dan konsultasi dengan Tim
Pengawasan dan Pengendalian Pusat IBM PKP untuk
mendapatkan saran atau rekomendasi tindak lanjut.
• Adanya tuntutan percepatan dilakukan tanpa
melupakan penting administrasi
• Kelengkapan data dan ketapatan waktu dalam
melakukan input data dalam SIM dan SILK A
• Mempelajari dan memahami substansi Pedoman dan
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kegiatan PISEW

PISEW | 2023
Menjalankan tahapan kegiatan dan pelaporan sesuai Pedoman dan Petunjuk Teknis tersebut untuk
menghindari kesalahan baru dan/atau kesalahan berulang yang berakibat terjadinya temuan pada
saat dilakukan audit.

Optimalisasi peran Pokja PKP Kabupatendalam mendukung pengawasan kegiatan PISEW, sehingga
kendala dan permasalahan yang terjadi di lapangan bisa secara cepat ditangani.

Penguatan peran Camat sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2018 Tentang
Kecamatan Pasal 10.

Pelaksanaan Kegiatan PISEW harus memiliki rencana kerja dan target penyelesaian yang jelas dan
mengikuti timeline yang sudah ditentukan dalam Jadwal Nasional. Perlu memperhatikan waktu
pelaksanaan kegiatan harus selesai dalam 1 tahun anggaran.

Memastikan perencanaan dan pelaksanaan fisik sesuai dengan standar teknis (Khusus untuk
Kegiatan PISEW terdapat Buku Saku sebagai pelengkap panduan penyelenggaraan kegiatan).

Masing-masing Pelaksana kegiatan memahami tugas dan fungsinya sesuai pada petunjuk teknis
kegiatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan PISEW perlu mempertimbangkan TKDN pada barang dan jasa yang
digunakan.
PISEW | 2023
untuk info terupdate,
bisa dilihat di...
pisewpedia

pisewpedia

[Link]

PISEW | 2023
PUNGLI!!!

STOP
PUNGLI!
STOP

Anda mungkin juga menyukai