0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan2 halaman

Latihan Imagery untuk Atlet Olahraga

Dokumen ini berisi tentang latihan konsentrasi imagery yang dilakukan oleh Muhammad Rifky Dwisatya (NIM 200701502094) untuk cabang olahraga tenis. Latihan imagery bertujuan untuk meningkatkan kinerja atlet melalui membayangkan berbagai teknik dan skenario pertandingan secara visual dan sensorik. Contoh latihan imagery untuk tenis meliputi membayangkan servis, pukulan, dan rangkaian teknik selama pertandingan.

Diunggah oleh

Rifky Satya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan2 halaman

Latihan Imagery untuk Atlet Olahraga

Dokumen ini berisi tentang latihan konsentrasi imagery yang dilakukan oleh Muhammad Rifky Dwisatya (NIM 200701502094) untuk cabang olahraga tenis. Latihan imagery bertujuan untuk meningkatkan kinerja atlet melalui membayangkan berbagai teknik dan skenario pertandingan secara visual dan sensorik. Contoh latihan imagery untuk tenis meliputi membayangkan servis, pukulan, dan rangkaian teknik selama pertandingan.

Diunggah oleh

Rifky Satya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : MUHAMMAD RIFKY DWISATYA

NIM : 200701502094

KELAS : C

Silahkan buat sebuah latihan konsentrasi untuk cabang olahraga yang anda sukai, sebutkan nama
latihan dan jelaskan mengapa memilih latihan tersebut

Latihan imagery

Latihan imagery adalah salah satu bentuk latihan mental yang menyertakan berbagai indera
pada saat membentuk suatu gambar dalam pikiran sehingga semua indera secara intens mengalami
kejadian, pada proses imagery ini seperti menngunakannya secara nyata. Dimana latihan ini
bertujuan untuk meningkatkan kinerja atlet dalam olahraga baik dalam proses berlatih maupun
pada saat tampil dalam sebuah pertandingan atau kompetisi.

Imagery membantu atlet untuk menciptakan gambaran yang riil berkaitan dengan kesulitan
dan masalah-masalah yang mungkin akan dihadapi oleh para atlet selama pertandingan. Seperti
diketahui, atlet sering kali membuat gambaran yang tidak nyata baik tentang dirinya maupun
tentang lawan yang akan dihadapi. Menganggap lawan lebih superior, kemampuan teknisnya
masih rendah atau lingkungan pertandingan yang menekan sering kali muncul di benak para atlet
ketika menyiapkan diri untuk sebuah pertandingan.

Efeknya, sering kali atlet merasa rendah diri dan akhirnya merasa cemas yang berlebihan.
Jika berlanjut terus menerus, maka kecemasan tersebut akan mengganggu performa atlet tersebut.
Kecemasan yang muncul sebelum bertanding akan mengurangi konsentrasi dan membuat
penampilannya menurun.

Selain itu, Imagery juga dapat membantu atlet untuk meningkatkan motivasinya. Dengan
gambaran diri yang jelas, maka atlet akan menyadari kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan
dapat dia gunakan sebagai senjata untuk mengalahkan lawan, sedangkan kelemahan bisa 45
menjadi evaluasi agar kekurangan-kekurangannya bisa ditutupi dengan teknik yang lain.
Imagery juga digunakan untuk membayangkan hasil akhir yang diharapkan. Dalam bahasa
yang lain, atlet diajak untuk mempunyai pikiran yang positif mengenai dirinya dalam rangka
menjalani kompetisi atau pertandingan yang akan dihadapi. Dengan pikiran yang positif,
ketenangan, konsentrasi dan motivasi akan berada dalam posisi yang optimal.

Imagery bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Meningkatkan performa, konsentrasi


hingga proses penyembuhan cedera bisa menggunakan proses imagery. Imagery merupakan
bagian dari proses latihan yang diberikan secara rutin dan berkala

Contoh seorang pemain olahraga tenis melakukan latihan imagery:

1. Duduk di tempat yang nyaman; kaki dan tangan jangan disilangkan. Setelah mendapatkan
posisi yang santai, tutup mata anda dan cobalah mengingat suatu penampilan permainan
olahraga yang ketat 51 dan bagus dan anda unggul. Bayangkan kejadian itu segamblang
mungkin. Dimana waktu pertandingannya, jam berapa, cuaca di waktu itu, apa yang dilihat
dan didengar.
2. Bayangkan anda melakukan servis; dimulai dengan posisi kaki, mengayunkan raket,
memikirkan sasaran, jenis pukulan, saat perkenaan dan masuk sesuai sasaran. Frekuensi 15
kali.
3. Bayangkan anda melakukan pukulan spin atau flat dimulai dengan posisi kaki yang baik,
mengayunkan raket, memikirkan sasaran, saat perkenaan dan masuk sesuai sasaran.
Frekuensi 15 kali.
4. Bayangkan anda melakukan pukulan smash dimulai dengan posisi kaki, mengayunkan
raket, memikirkan sasaran, saat perkenaan dengan keras dan masuk sesuai sasaran.
Frekuensi 15 kali.
5. Bayangkan anda melakukan pukulan drive di tengah lapangan dimulai dengan posisi kaki,
mengayunkan raket, memikirkan sasaran, saat perkenaan dengan keras dan masuk sesuai
sasaran. Frekuensi 15 kali.
6. Pada saat terakhir dilakukan latihan imagery rangkaian keseluruhan teknik-teknik yang
ada, misalnya bayangkan anda melakukan servis pendek dengan baik, kemudian bergerak
maju, melakukan serobotan dengan tajam sehingga lawan mati. Frekuensi 15.

Anda mungkin juga menyukai