0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
64 tayangan182 halaman

Untitled

Diunggah oleh

Excellent Nokiyanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
64 tayangan182 halaman

Untitled

Diunggah oleh

Excellent Nokiyanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (selanjutnya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (hereinafter

disebut “ITM” atau “Perusahaan”) melanjutkan referred to as “ITM” or the “Company”) continues
transisi menuju Perusahaan berbasis teknologi dan its transition to greener, smarter energy company
mengedepankan aspek lingkungan, sosial, dan tata and focus on environmental, social, and governance
kelola (LST), serta memperkuat nilai keberlanjutan (ESG) aspects, and reinforces the sustainability value
melalui Banpu Heart. Langkah ini meneruskan through Banpu Heart. This is the continuation of
inisiatif kami sebelumnya dan kami ingin mengajak our previous initiative, and we invite all stakeholders
seluruh pemangku kepentingan untuk berjalan to walk together to shape our future. It is also the
bersama merenda masa depan. Keinginan inilah reason that prompt us to choose the theme: ‘Shaping
yang menjadikan kami memilih tema: ‘Mengukir Masa our Shared Future’, because we are aware that we
Depan Bersama’, karena kami sadar bahwa bumi have one earth, and we have the shared responsibility
kita satu dan kita mempunyai tanggung jawab yang to preserve it.
sama untuk melestarikannya.

Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab

Laporan ini berisi pernyataan-pernyataan yang dapat dianggap sebagai pandangan masa depan (forward
looking statements) sehingga hasil-hasil nyata Perusahaan, pelaksanaan atau pencapaiannya dapat berbeda
dari hasil yang diperoleh melalui pandangan masa depan; yang antara lain merupakan hasil dari perubahan-
perubahan ekonomi dan politik baik nasional maupun regional, perubahan nilai tukar valuta asing, perubahan
harga dan permintaan dan penawaran pasar komoditas, perubahan kompetisi perusahaan, perubahan
undang-undang atau peraturan dan prinsip-prinsip akuntansi, kebijakan-kebijakan dan pedoman-pedoman
serta perubahan-perubahan asumsi-asumsi yang digunakan dalam membuat pandangan masa depan.

Disclaimer and Limitation of Liability

This report contains statements that may be considered forward-looking, thus the Company’s actual results,
performance or achievements may differ from those obtained through forward-looking statements; which,
among other things, are results from national and regional economic and political changes, changes in foreign
exchange rates, prices, demand and supply of commodity markets, changes in corporate competition, changes
in laws or regulations and accounting principles, policies and guidelines, as well as changes in assumptions
used in making the forward looking statements.
Daftar Isi
Table of Contents

Tema Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan


1
Theme 88 Pascatambang
Biodiversity Protection and Post-Mining Management
Daftar Isi
2
Table of Contents Pengelolaan Limbah
100
Waste Management
Menjaga Pencapaian yang Berkelanjutan
4
Maintaining Sustainable Achievement Efisiensi Air dan Pengendalian Efluen
104
Water Efficiency and Effluent Control
Strategi Keberlanjutan
10
Sustainability Strategy
Sambutan Direktur Utama
14
Message from President Director
Tentang ITM dan Laporan Keberlanjutan
20
About ITM and Sustainability Report
Sekilas ITM
21
ITM at a Glance
Pengelolaan Tambang yang Andal dan Berkelanjutan
28
Sustainable and Reliable Mine Management
Tentang Laporan
41
About the Report MELINDUNGI PEKERJA,
MENJAGA MASYARAKAT
Protecting Employees, Safeguarding Community

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)


112
Occupational Health and Safety (OHS)
Pengelolaan Sumber Daya Manusia
123
Human Resources Management
Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat
132
Community Involvement and Empowerment

TATA KELOLA DAN BISNIS


YANG BERKELANJUTAN LAMPIRAN
Governance and Sustainable Business Appendix
Tata Kelola Berkelanjutan Referensi POJK No. 51/POJK.03/2017 dan
58
Sustainability Governance Indeks Isi Standar GRI
162
POJK No.51/POJK.03/2017 Reference and GRI
Bisnis yang Beretika dan Berintegritas
69 Standards Content Index
Ethical Business and Integrity
Pernyataan Penjaminan Independen
Kinerja Ekonomi yang Berkelanjutan 174
73 Independent Assurance Statement
Sustainable Economic Performance
Lembar Umpan Balik
177
Feedback Form

MEMBERI NILAI MELALUI


PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Providing Value through Environmental Management

Sistem Manajemen Lingkungan


80
Environmental Management System
Efisiensi Energi dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca
81
Energy Efficiency and Greenhouse Gas Emissions Control

2
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

3
Menjaga Pencapaian yang Berkelanjutan
Maintaining Sustainable Achievement

KINERJA KEBERLANJUTAN EKONOMI


Economic Sustainability Performance

Produksi Batubara Dalam Juta Ton


In Million Tons
Cadangan Batubara Dalam Juta Ton
In Million Tons
Coal Production Coal Reserves
50 350 330.9
311.2
293.0

25 23.4

18.2 18.4

0 0

2021 2020 2019 2021 2020 2019

Pendapatan Bersih Dalam Juta USD


In Million USD
Laba Bersih Dalam Juta USD
In Million USD
Net Revenue Net Income
2,500 1,500

2,076

1,716
1,000

1,185

475.4
500

126.5
37.8
0 0

2021 2020 2019 2021 2020 2019

4
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

KINERJA PENGELOLAAN LINGKUNGAN


Environmental Management Performance

Intensitas Emisi (Intensitas


Intensitas Energi Karbon) GRK Intensitas Air
Tahun Energy Intensity GHG Emission Intensity Water Intensity
Year (Carbon Intensity)
GJ/Ton ∆% TonCO2Eq/Ton ∆% GJ/Ton ∆%
2021 0.53 2% 0.09 13% 0.15 -38%
2020 0.52 1.9% 0.08 0% 0.24 0%
2019 0.51 0.08 0.24

Penanaman Pohon di
Pengelolaan Limbah Secara 3R Luas Lahan Revegetasi
Tahun Area Terganggu
Waste Management by 3Rs Revegetation Area
Year Trees Planted in Disturbed Area
% ∆% Pohon ∆% Ha ∆%
2021 24 -59% 818,618 25% 812 9%
2020 58 -13.4% 656,105 -37.3% 748 -9.4%
2019 67 1,046,050 826

Rehabilitasi DAS Restorasi Pesisir


Tahun DAS Rehabilitation Coastal Restoration
Year Akumulasi Luasan (Ha) Bibit Mangrove dan Terumbu Karang yang Ditanam
∆%
Accumulate Area (Ha) Planted Mangrove and Coral Reef Seeds
2021 32,424 40,000 981%
2020 28,581 3,700 -32.7%
2019 20,099 5,500

Sejak tahun 2021, ITM melengkapi perhitungan energi dan emisi


(termasuk lingkup 3: batu bara terjual) secara operational of control.
Since 2021, ITM has completed energy and emission calculations (include
scope 3: coal sold) by operational of control.

5
Kinerja Sosial
Social Performance

PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA


Manpower Development

Rasio Tenaga Kerja Jumlah Kecelakaan Kerja ITM


Lokal (Kalimantan) Jam Pelatihan Setiap Pekerja dan Kontraktor
Tahun Local Manpower Ratio Training Hours per Employee Number of ITM and Contractor
Year (Kalimantan) Work Accidents
Jam/Pekerja Jumlah
% ∆% ∆%
Hours/Employee Total
2021 73 23 188% 4 0
2020 72 8 -50% 4 63.6%
2019 74 16 11

PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PPM)


Community Development & Empowerment

Jumlah Desa Dampingan Penyerapan Dana PPM Jumlah Kegiatan PPM


Tahun Total Fostered Vilages PPM Budget Utilization Number of PPM Activities
Year Desa IDR Miliar Kegiatan
∆% ∆% ∆%
Village IDR Billion Activities
2021 43 0% 42,8 110% 200 16%
2020 43 0% 20.4 -17% 173 -38.4%
2019 43 24.7 281

6
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Kinerja Tata Kelola Keberlanjutan


Sustainability Governance Performance

KEPATUHAN DAN ANTIKORUPSI


Compliance and Anti-Corruption

Denda Pelanggaran Hukum Kasus Dugaan Korupsi Hasil Penilaian GCG*


Tahun Legal Penalties Alleged Corruption Case GCG Assessment Results*
Year Jumlah Skor
IDR ∆% ∆%
Total Score
Tidak ada Tidak ada
2021 0% 0% 101.76
None None
Tidak ada Tidak ada
2020 0% 0% 100.96
None None
Tidak ada Tidak ada
2019 98.60
None None

Keterangan: Notes:
* Penialain GCG dilakukan oleh lembaga independen, yaitu * GCG assessment is conducted by an independent institution,
Indonesian Institute for Corporate Directorship namely the Indonesian Institute for Corporate Directorship

7
MILESTONE
Jejak Langkah Pembentukan Sustainability • ITM memperbarui nilai inti ‘Banpu
and Risk Management (S&RM), Spirit’ menjadi ‘Banpu Heart’ yang
fungsi yang berfokus menangani disertai pembaharuan Corporate
risiko dan pengelolaan kinerja Identity.
keberlanjutan. • Mengawali investasi digitalisasi
tahap 2018-2023.
2017
2018
Establishment of Sustainability • ITM updated its core value of
and Risk Management (S&RM), ‘Banpu Spirit’ to ‘Banpu Heart’
a function that focuses on which was followed by a renewal
managing risk and managing of Corporate Identity.
sustainability performance. • Initiating the digitalization
investment phase 2018-2023.

8
Pembangunan Solar Hybrid Plant • Pembaruan visi dan misi • IBP sedang menyiapkan diri
di PT Indominco Mandiri (IMM), Perusahaan sesuai dengan untuk memasuki bisnis listrik
Bontang, dengan kapasitas 3 MW. strategi bisnis terkait tenaga surya atap dengan mulai
keberlanjutan dan solusi energi melangkah untuk mendirikan
masa depan. perusahaan modal ventura yang
• Pengkinian Kebijakan GCG dan saat ini sedang dalam proses.
Aturan Perilaku. • Pembangunan Solar Hybrid Plant
• Melak Digital Center (MDC) mulai di Melak, dengan kapasitas 2
beroperasi 100%. MW.
• Beroperasinya 3 MegaWatt (MW) • Inisiasi program “Cermat
Solar Hybrid Plant di Bontang Hemat” untuk mendukung
untuk mendukung pasokan listrik energi manajemen dan inisiatif
2019
2020
Construction of a Solar Hybrid
Plant at PT Indominco Mandiri
(IMM), Bontang, with a capacity
2021
PT Indominco Mandiri.

• Renewal of the Company’s vision


and mission aligned with the
business strategy related to
dekarbonisasi.

• IBP is preparing to enter rooftop


solar power business with the
establishment of new joint-
of 3 MW. sustainability and future energy venture company. The set-up
solutions. process is on-going.
• Updated GCG Policy and Code of • Construction of a Solar Hybrid
Conduct. Plant at Melak, with a capacity of
• Melak Digital Center (MDC) 2 MW.
started operating 100%. • Initiation of the “Cermat
• Operation of 3 MegaWatt (MW) Hemat” program to support
Solar Hybrid Plant in Bontang to energy management and
support PT Indominco Mandiri’s decarbonization initiatives
electricity supply.

9
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy

ITM menjalankan strategi bisnis yang mengintegrasikan ITM carries out its business strategy that integrates
aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata Kelola economic, environmental, social, and governance
untuk memberikan nilai jangka panjang bagi pemangku aspects to provide long-term value for stakeholders. The
kepentingan. Komitmen Perusahaan untuk mendukung Company’s commitment to supporting the Sustainable
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) terintegrasi Development Goals (SDGs) is integrated into the vision,
dalam visi, misi, rencana strategis, serta implementasi mission, strategic plan, and implementation of each
setiap tahapan pertambangan. Implementasi stage of mining. ITM’s programs that are conducted to
program-program ITM yang mendukung TPB support SDGs are based on the four strategic pillars
berlandaskan pada empat pilar strategis Tanggung of Corporate Social Responsibility (CSR).
Jawab Sosial Perusahaan (CSR).

LESTARI BELAJAR
BERSAMA ITM BERSAMA ITM
ITM For Environment ITM For Education

ITM terus meningkatkan peran aktifnya ITM menyadari pendidikan merupakan


dalam menjaga dan meningkatkan kualitas faktor utama dalam meningkatkan
lingkungan hidup. Keanekaragaman hayati, kualitas hidup. ITM telah dan akan terus
manajemen air dan pengelolaan sampah berkontribusi dalam pendidikan formal dan
merupakan aspek utama yang akan terus non-formal, dalam bentuk peningkatan skill
dikembangkan bersama para pemangku juga literasi para pemangku kepentingan.
kepentingan.
ITM realizes that education is the key factor
ITM improves its contribution to conserve to elevate people’s quality of life. ITM has
and enhance the state of the environment. been contributing both formal and non-
Biodiversity, waste and water management formal education to improve stakeholders
are the main aspects to be developed along literacy and skills.
with its stakeholders.

10
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Selain itu, ITM menjalankan payung program ITM also carries out sustainability program umbrella
keberlanjutan yang mengacu pada dokumen terkait that refers to documents on synergies in business
sinergi dalam proses bisnis dan berisikan sejumlah processes and contains a number of annual
target kinerja tahunan berdasarkan aspek Lingkungan, performance targets based on Environmental, Social,
Sosial, dan Tata Kelola (LST). Dalam payung program and Governance (ESG) aspects. The program umbrella
tersebut juga telah dipetakan program kerja yang has also mapped out work programs that create
menciptakan shared value dan added value, sekaligus shared value and added value, as well as enhance ITM’s
menguatkan corporate branding ITM. corporate branding.

BERDAYA PATUH
BERSAMA ITM BERSAMA ITM
ITM For Empowerment ITM For Compliance

ITM terus berupaya melakukan ITM berkomitmen untuk senantiasa


pemberdayaan kepada para pemangku menaati dan memenuhi peraturan
kepentingan, terutama dalam peningkatan dan aktif mengajak para pemangku
kualitas modal insani, termasuk bidang kepentingan untuk berjalan seiring.
ekonomi dan kewirausahaan, kesehatan, Peraturan yang dimaksud bukan hanya
infrastruktur serta sosial budaya. peraturan yang diterbitkan pemerintah,
tetapi juga penghargaan terhadap norma,
ITM consistently manages empowerment adat istiadat serta hukum tidak tertulis
initiatives for all stakeholders especially yang berlaku.
on human capital quality improvement,
including economy and entrepreneurship, ITM persists in its commitment to
health, infrastructure and socioculture complying with regulations and actively
aspects. encourages each stakeholder to move
ahead towards the same direction. The
regulations not only cover official ones but
also include the norms, customs as well as
unwritten laws that must be respected.

11
Bertumbuh di Masa Pandemi COVID-19
Grow During the COVID-19 Pandemic

Sepanjang tahun 2021, ITM masih menghadapi During 2021, ITM had to deal with challenges and
tantangan dan ketidakpastian di tengah kondisi uncertainties amid the pandemic. Through the
pandemi. Melalui Emergency Management Team (EMT) Corporate Emergency Management Team (EMT)
Corporate dan EMT Site, ITM terus meningkatkan and EMT Site, ITM continued to improve the health
kesehatan pekerja dan masyarakat sekitar of employees and the surrounding community, as well
(community), serta keamanan usaha (business). Fokus as business security. The focus on health was also
atas kesehatan juga diintegrasikan dalam strategi integrated into business strategies and CSR programs
bisnis dan program-program CSR untuk mendukung to support emergency prevention and response
tindakan pencegahan dan tanggap darurat di masa measures in the new normal era.
kenormalan baru.

Untuk melindungi keselamatan dan kesehatan To maintain the safety and health of employees,
karyawan, mitra, dan komunitas lokal yang ada di partners and local communities around the operational
sekitar wilayah operasional, ITM menerapkan kebijakan areas, ITM has implemented a work from home (WFH)
bekerja dari rumah (WFH) bagi pekerja back office. policy for back-office employees. The Company also
Selain itu, Perusahaan juga menerapkan sistem carried out a rotation system followed by strict
rotasi disertai penerapan protokol kesehatan secara health protocols and restrictions on mobility for
ketat dan pembatasan mobilitas bagi pekerja di site operations, production and support employees at the
yang terkait operasi, produksi, dan pendukungnya. site. The company has applied a comprehensive set
Perusahaan menerapkan serangkaian pengaturan of standardized arrangements for operations and
yang komprehensif dan terstandar untuk kegiatan production activities.
operasi dan produksi.

Kerjasama antar pemangku kepentingan dalam Cooperation between stakeholders in implementing


menjalankan kebijakan kesehatan terkait pandemi health policies related to the pandemic has optimized
telah membuahkan kinerja operasi yang optimal. operating performance. The optimal performance

12
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Kinerja yang optimal juga memampukan ITM also enabled ITM to fulfill its commitment not to
dalam memenuhi komitmen untuk tidak melakukan terminate employees. Supported by the momentum
pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada pekerja. of rising coal prices and disciplined implementation of
Didukung oleh adanya momentum kenaikan harga cost efficiency in 2021, ITM managed to maximize its
batu bara dan penerapan efisiensi biaya secara disiplin financial performance.
di tahun 2021, ITM mampu memaksimalkan kinerja
keuangannya.

RESPON PENTING ITM TERHADAP PANDEMI COVID-19


ITM’s Critical Response to the COVID-19 Pandemic

KESEHATAN DAN KESELAMATAN PEKERJA


Employee Health and Safety

ITM menerapkan gerakan ‘We Stand Together’, mengelola ITM implements the ‘We Stand Together’ movement,
seluruh sumber daya guna mencari solusi-solusi, saling manages all resources to find solutions, strengthens each
menguatkan dan membantu sesama. other and helps others.
• Memantau kesehatan karyawan dan keluarga. • Monitoring the employees’ and family health condition.
• Menetapkan protokol kesehatan yang diperlukan. • Establishing required health protocols.
• Melaksanakan program moral karyawan untuk menjaga • Implementing employee morale programs to maintain
hubungan di antara karyawan. relationships among employees.

ITM melakukan penilaian mandiri menggunakan tools ITM conducts a self-assessment using the Human Rights
Human Rights Due Dilligence and COVID-19: A Rapid Self- Due Diligence and COVID-19 tools: A Rapid Self-Assessment
Assessment for Business untuk memastikan respon sesuai for Business to ensure the response is in accordance with
dengan prinsip-prinsip Bisnis dan Hak Asasi Manusia. principles Business and Human Rights.

DUKUNGAN PADA MASYARAKAT SEKITAR


Support our Community

ITM hadir dan tetap melanjutkan dukungannya kepada ITM is here and continues its support to the community.
masyarakat.
• Mendistribusikan peralatan medis • Distributing medical equipment.
• Mendukung percepatan vaksinasi melalui Vaksinasi • Supporting the acceleration of vaccination through
Gotong Royong. Gotong Royong Vaccination.
• Mempertahankan keterlibatan pengembangan • Maintaining long-term community development
masyarakat jangka panjang. engagement.

KEAMANAN USAHA
Securing Our Business Security

ITM mempertahankan operasi bisnis yang tidak ITM maintains uninterrupted business operations.
terinterupsi.
• Mengoptimalkan aktivitas pertambangan. • Optimizing mining activities.
• Mengevaluasi mitra bisnis secara ketat disertai • Strictly evaluate business partners along with setting
pengaturan opsi rantai pasokan alternatif. up alternative supply chain options.
• Menyiapkan evaluasi untuk setiap rencana tambang dan • Prepare evaluations for each mine plan and continue
melanjutkan inisiatif pengurangan biaya. the cost reduction initiatives.

13
Sambutan Direktur Utama
Message from President Director

MULIANTO
Direktur Utama
President Director

Pemangku kepentingan yang terhormat, Dear stakeholders,

Pertama-tama, atas nama Direksi, saya menyampaikan On behalf of the Board of Directors, I would like to
penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh express my highest appreciation to all stakeholders
pemangku kepentingan atas dukungannya kepada ITM for their support to ITM in 2021. The year 2021 was
dalam menghadapi tahun 2021. Tahun 2021 merupakan our second year of challenges and uncertainties due
tahun kedua Perusahaan menghadapi tantangan dan to the COVID-19 pandemic. On the other hand, the
ketidakpastian akibat pandemi COVID-19. Namun di sisi adaptations we have made in the face of challenges
lain, Perusahaan berhasil beradaptasi dalam menghadapi lead us to opportunities through the new normal.
tantangan dan membawa kita pada peluang melalui
kenormalan yang baru.

Melalui Laporan Keberlanjutan 2021, kami Through the 2021 Sustainability Report, we are
m e ny a m p a i ka n k i n e r j a ke b e r l a n j u t a n d a n sharing our performance and sustainability challenges
tantangannya kepada para pemangku kepentingan. comprehensively to stakeholders, especially to local
Sejalan dengan tema ‘Mengukir Masa Depan Bersama’, communities, employees and shareholders. In line with
kami mengajak segenap pemangku kepentingan the theme Shaping Our Shared Future we continue
untuk bersama mewujudkan kegiatan pertambangan to deliver sustainable and responsible mining, as the
yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, sebagai basis for our transformation into the energy solutions
bentuk transformasi menuju perusahaan solusi energi company of the future.
di masa depan.

MEMPERKUAT STRATEGI UNTUK STRENGTHENING STRATEGIES TO FACE


MENGHADAPI TANTANGAN CHALLENGES

Di tahun 2021, dunia masih menghadapi pandemi In 2021, the world was still faced with the COVID-19
COVID-19. Di sisi lain, risiko dampak perubahan pandemic. While the risk of the climate change impact
iklim masih menjadi faktor utama yang dipersepsi remained to be the main factor that was perceived to
dapat mempengaruhi kondisi ekonomi dunia. Kami affect the world’s economic conditions. We recognize

14
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

menyadari hal ini dan memperhatikan komitmen global this and pay attention to global commitments conveyed
yang disampaikan dalam forum internasional, salah in international forums, including COP26, the largest
satunya adalah COP26 yang merupakan konferensi and most important climate conference in the world.
iklim terbesar dan terpenting di dunia. Bagi kami, cuaca For us, extreme bad weather can also be a risk factor
buruk yang ekstrim juga dapat menjadi faktor risiko in operational performance. We responded to all these
dalam kinerja operasional. Untuk merespon semua risks by implementing the 4plus Goals, namely protecting
risiko ini, maka kami menerapkan Empat Plus Sasaran employee health and continuing to support communities
Utama (4plus Goals), yaitu melindungi kesehatan around the mine, optimizing profit, continuing digital
karyawan serta terus mendukung masyarakat di transformation, and realizing Environmental, Social,
sekitar tambang, mengoptimalisasi keuntungan, and Governance (ESG) initiatives, as well as reiterated
melanjutkan transformasi digital, dan mewujudkan Banpu Heart as the Company’s Core Value and business
inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG), transformation beyond coal mining, i.e. greener, smarter
meneguhkan Banpu Heart sebagai Nilai Inti Perusahaan, energy business.
serta transformasi bisnis di luar penambangan
batubara, yaitu bisnis energi hijau dan terbarukan.

Kesehatan dan keselamatan pekerja masih menjadi The employees’ health and safety remained the biggest
prioritas bagi kami, khususnya dalam kondisi pandemi challenge for us, especially in the current pandemic
seperti saat ini. Kami secara konsisten menerapkan conditions. We are still consistently implementing strict
protokol kesehatan ketat di wilayah operasi kami. health protocols in our area of ​​operation. We also
Kami juga menerapkan berbagai kebijakan, mulai implement various policies, from daily self-examination
dari pemeriksaan harian secara mandiri (daily health (daily health monitoring), work from home policy, to
monitoring), menerapkan kebijakan work from being one of the companies that participate in the
home, hingga menjadi salah satu perusahaan yang Gotong Royong vaccination program. In addition,
berpartisipasi dalam program vaksinasi gotong production in the mining area always prioritizes worker
royong. Selain itu, produksi di area tambang juga selalu safety, especially in the face of extreme weather.
mengedepankan keamananan pekerja terutama dalam
menghadapi cuaca yang ekstrim.

Sejalan dengan kesadaran dalam mendukung In line with global trends regarding sustainable
tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, development, we also continue to prioritize
kami berupaya mengedepankan kegiatan bisnis yang sustainability in business and create value that refers
dapat menciptakan nilai pada aspek lingkungan, to ESG principles, which is both a challenge and an
sosial, dan tata kelola (LST). Hal ini tentunya menjadi opportunity for ITM. We continue to transform from a
tantangan sekaligus peluang bagi ITM. Untuk itu, kami coal company to an integrated energy business, which
bertransformasi dari perusahaan batubara menuju includes other mineral commodities and renewable
bisnis energi terintegrasi, yang mencakup komoditas energy. This effort is one of our responses to the
mineral lain dan energi terbarukan. Upaya ini menjadi demands and developments, as well as the attention
salah satu respon kami terhadap perubahan dan of stakeholders. At the same time, we are working
perhatian dari pemangku kepentingan. Di saat yang hand in hand with the government in realizing its
sama, kami berjalan beriringan dengan Pemerintah environmental goals, one of which is reducing emissions
dalam mewujudkan tujuan di bidang lingkungan, salah related to mitigating the impacts of climate change.
satunya pengurangan emisi yang berkaitan dengan
mitigasi dampak perubahan iklim.

Fungsi Sustainable Development (SD) kami terus bekerja Our Sustainable Development (SD) function
untuk memastikan ITM tetap dapat memberikan nilai continues to work to ensure ITM can deliver
keberlanjutan dalam menjalankan operasionalnya. sustainable value in its operations. We prepare
Kami mempersiapkan kerangka kerja, strategi, dan frameworks, strategies, and implementations to
implementasi untuk menciptakan peluang bagi usaha- create opportunities for sustainable efforts by

15
usaha keberlanjutan dengan melibatkan pemangku involving stakeholders. One of them is to conduct
kepentingan. Salah satu pelibatannya adalah dengan a Focus Group Discussion (FGD) to get evaluation
melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk and input from stakeholders through a materiality
mendapatkan evaluasi dan masukkan dari pemangku survey. After conducting FGDs for four years, we
kepentingan melalui survei materialitas. Setelah have a depiction that supported the mapping of risks
melakukan FGD selama empat tahun, kami sudah and opportunities, in line with our business strategy.
mendapatkan gambaran yang mendukung pemetaan All input and expectations from stakeholders will be
risiko dan peluang, sejalan dengan strategi usaha considered and followed up as a form of evaluation
kami. Semua masukan dan harapan dari pemangku on the sustainable development performance for the
kepentingan akan kami cermati dan ditindaklanjuti following year. This is one of our efforts in working
sebagai bentuk evaluasi pada kinerja pembangunan with stakeholders in shaping the future.
keberlanjutan tahun berikutnya. Inilah salah satu upaya
kami dalam berjalan bersama pemangku kepentingan
untuk mengukir masa depan.

PRODUKSI DAN TRANSFORMASI SUSTAINABLE ECONOMIC PERFORMANCE

Kinerja produksi tahun 2021 dipengaruhi secara Production performance in 2021 was affected by
signifikan oleh faktor cuaca yang cukup ekstrim. extreme weather. The increase in coal prices and the
Adapun kinerja ITM dipicu oleh kenaikan harga dynamics of demand and supply in the domestic and
batubara serta dinamika permintaan dan penawaran world coal markets also affected ITM’s performance.
di pasar batubara domestik dan dunia. Sepanjang During 2021, ITM managed to produce 18.2 million tons,
tahun 2021, ITM berhasil mengoptimalkan produksi a decrease of 1.09% from previous year’s production
hingga mencapai 18,2 juta ton, menurun 1,09% dari despite facing the obstacles of high rainfall throughout
produksi tahun lalu disebabkan oleh curah hujan yang most of the year.
tinggi hampir di sepanjang tahun.

Dari kinerja produksi tersebut, kami membukukan From this production performance, we managed to
kenaikan laba sebesar 1.157% menjadi USD 475,4 book a profit increase of 1,157% to USD 475.4 million.
juta. Capaian ini didukung oleh kenaikan pendapatan This achievement was supported by an increase in net
bersih sebesar 75% menjadi USD 2.076,8 juta. Kinerja income of 75% to USD 2,076.8 million. This positive

16
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

positif ini tidak lepas dari harga batubara global yang performance was mainly due to global coal prices
terus mengalami kenaikan sejak Q4 2020. Selain itu, which have continued to increase since Q4 2020. In
ITM terus memastikan pelayanan yang prima bagi addition, ITM continued to ensure excellent service for
pelanggan dengan penjaminan kualitas (quality customers with quality assurance and ensure that the
assurance) dan memastikan batubara yang dikirim coal delivered meets quality standards and conform
memenuhi standar mutu. to the required specifications.

Untuk mendukung kinerja keberlanjutan, Perseroan The Company continued the digital transformation
melanjutkan transformasi digital dengan target andalan with the main target of accelerating the digital
mempercepat transisi pertumbuhan dan rasionalisasi growth transition, and price rationalization. Digital
harga. Transformasi digital diharapkan dapat membangun transformation is expected to be able to build a very
platform yang cepat dan memberikan layanan dengan fast platform and provide value-added services. It
nilai tambah. Di samping itu, transformasi digital is also expected to shape human resources with a
diharapkan dapat membentuk sumber daya manusia digital, agile and resilient culture, and focus on good
dengan budaya digital, agile dan resilient, serta fokus corporate governance.
pada Tata Kelola Perusahaan yang baik.

MENJAGA LINGKUNGAN YANG LESTARI MAINTAINING A SUSTAINABLE


ENVIRONMENT

Kami menyadari pentingnya untuk ikut serta dalam We are aware of the importance of participating in
memitigasi dampak perubahan iklim. Adanya climate change impact mitigation. The development
perkembangan kebutuhan menuju energi terbarukan of needs in the current era towards renewable
menjadi faktor pendukung ITM untuk terus energy is a supporting factor for ITM to continue the
mengupayakan proses transformasinya berjalan sesuai transformation process according to the company’s
dengan visi yang ditetapkan. Sejalan dengan visi dan vision. In line with our new vision and mission in 2021,
misi baru kami di tahun 2021, kami bertransformasi we are transforming into an Indonesian company in the
menjadi perusahaan Indonesia di bidang energi yang energy sector with the core of innovation, technology,
berintikan inovasi, teknologi, inklusi dan keberlanjutan. inclusion, and sustainability.

Banyak inisiatif telah kami jalankan, di antaranya telah We have implemented several initiatives, including
beroperasinya solar PV powerplant sebesar 3 MW the operation of a 3-MW solar PV powerplant for
untuk operasional di Bontang. Dengan beroperasinya operations in Bontang. With the operation of this
solar PV powerplant ini, maka kegiatan operasional solar PV powerplant, it is projected to reduce CO2
dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar by 2,402.09 tons CO 2-eq. We are also currently
2.402,09 ton CO2-eq. Kami juga tengah memasuki constructing a 2 MW solar PV powerplant in Melak. In
tahap pembangunan solar PV powerplant di Melak addition, we are encouraging energy conservation in all
sebesar 2 MW. Tidak hanya itu, kami juga mendorong operational lines, which has recorded energy efficiency
konservasi energi di semua lini operasional, yang telah achievements 2.37% compared to energy use in 2020.
mencatat pencapaian efisiensi energi sebesar 2,37%
dibandingkan penggunaan energi di tahun 2020.

Melalui berbagai inisiatif dan kebijakan, kami berhasil Through various initiatives and policies, we managed
mengurangi volume emisi GRK sebesar 1.634.175 Ton to reduce the volume of GHG emissions by 1,634,175
CO2-eq lebih rendah 1,93% dibanding tahun 2020 yang Ton CO2-eq lower 1.93% from 1,666,284 Ton CO2-eq. in
mencapai 1.666.284 Ton CO2-eq. Dukungan serapan 2020. Carbon sequestration support is also contributed
karbon juga didapatkan dari kegiatan revegetasi di by revegetation activities on post-mining land, which
lahan pascatambang, yaitu sebesar 58.362,47 ton CO2. was 58,362.47 ton CO2.

17
Di sisi lain, ITM juga kembali menyerahkan hasil ITM also handed over 14,433 hectares of planted
penanaman seluas 14.433 Ha area rehabilitas DAS area for the watershed rehabilitation program to the
kepada pemerintah. Hingga akhir 2021 telah dilaksanakan government. Until the end of 2021, an area of 32,424
penanaman sebesar 32.424 Ha dari total 48.010 Ha hectares has been planted, from a total of 48,010
luas penetapan. Kami berkomitmen untuk menjadikan hectares of designated area. We are committed to
rehabilitasi DAS tidak hanya sebagai kepatuhan terhadap making watershed rehabilitation not only as compliance
perundang-undangan, namun juga sebagai nilai tambah with laws and regulations, but also as an added value for
bagi pelestarian lingkungan, termasuk keanekaragaman environmental conservation, including the biodiversity
hayati yang terkandung di dalamnya. Capaian komitmen in it. The achievement of this commitment has led ITM
ini mengantarkan ITM melalui anak usahanya, yaitu through subsidiary BEK, to be selected as one of five
BEK, terpilih sebagai salah satu dari lima perusahaan companies to be part of a major national project in
untuk menjadi bagian dari kerja besar nasional dalam rehabilitating a 250-ha watershed in t Menoreh hills,
melakukan rehabilitasi DAS seluas 250 Ha di perbukitan Yogyakarta Special Region and Central Java Province.
Menoreh, DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Menghadapi curah hujan yang tinggi, kami menjaga In dealing with heavy rainfall, we applied several
fasilitas drainase masuk dan keluar yang lebih optimal, plans and initiatives to anticipate it from disrupting
termasuk menambah pompa air untuk memompa air operations. We optimized the maintenance of inlet
keluar dari lubang tambang (pit) lebih cepat. Namun and outlet drainage facilities, including adding water
demikian, kami memastikan dampak pembuangan pumps to pump water out of the pit more quickly.
air tersebut tidak menggangu masyarakat sekitar, We made sure that the impact of the water disposal
serta tidak mencemari lingkungan dengan melakukan did not disturb the surrounding community, and did
pemantauan di sungai-sungai sekitar WIUP anak not pollute the environment by monitoring the rivers
perusahaan yang merupakan badan air tujuan around the subsidiary’s WIUP which is the water body
pelepasan efluen. for effluent release.

U p a ya ka m i d a l a m m e n g e l o l a l i n g k u n g a n Our efforts in managing the environment have resulted


membuahkan pencapaian berupa perolehan PROPER in the achievement of Green PROPER for PT Trubaindo
Hijau untuk PT Trubaindo Coal Mining dan PT Jorong Coal Mining and PT Jorong Barutama Greston.
Barutama Greston.

MELINDUNGI PEKERJA DAN KOMUNITAS PROTECTING EMPLOYEES AND


COMMUNITIES

Tidak hanya melindungi pekerja dari dampak pandemi Not only protecting employees from the impact of the
COVID-19, kami berkomitmen menciptakan lingkungan COVID-19 pandemic, we were committed to creating
kerja yang layak dan aman secara keseluruhan bagi a decent and safe work environment for employees,
pekerja, meski di tahun 2021 dengan menyesal kami although in 2021 we regret to announce that there
menyampaikan terjadi satu insiden Fatal pada anak was 1 Fatal incident in IMM’s subsidiary involving
usaha IMM yang melibatkan karyawan kontraktor. contractor employee. Therefore, we re-diisseminate
Oleh karenanya, kami melakukan sosialisasi ulang the implementation of operating safety procedures,
dengan penerapan prosedur keselamatan operasi, improve work mechanisms and take other corrective
memperbaiki mekanisme kerja, dan mengambil langkah steps to avoid recurrence of incidents.
perbaikan lain untuk menghindari terjadinya insiden.

Kami tetap memperhatikan masyarakat, komunitas, We continue to pay attention to the people, communities
dan berbagai pemangku kepentingan yang hidup and various stakeholders who live side by side with us,
berdampingan dengan kami, sekaligus menjadi mitra as well as being our partners in running a responsible
kami dalam menjalankan bisnis yang bertanggung business. We realized Rp19,987 million in various aids to

18
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

jawab. Kami merealisasikan sebesar Rp19.987 juta improve the health level of the community and society.
dalam berbagai bantuan untuk meningkatkan taraf These initiatives include donating various medical
kesehatan komunitas dan masyarakat. Inisiatif devices to health facilities in South Kalimantan, East
tersebut termasuk menyumbangkan berbagai alat Kalimantan and Central Kalimantan in response to the
kesehatan ke wilayah Kalimantan dalam menghadapi impact of the COVID-19 pandemic. We also contributed
dampak pandemi COVID-19. Selain itu, kami juga the relief for communities affected by the earthquake
melanjutkan program pengembangan komunitas in West Sulawesi and the flood in South Kalimantan,
sesuai 8 jenis program PPM yang juga sejalan dengan and continued to carry out community development
tujuan pembangunan berkelanjutan. programs according to 8 types of PPM programs which
were also in line with sustainable development goals.

ITM secara aktif mendukung budaya masyarakat adat, ITM also actively supports the culture of indigenous
dengan menyerahkan rumah Lamin yang dibangun peoples, by handing over the Lamin house built since
sejak tahun 2012 kepada Bupati Kutai Barat untuk 2012 to the Regent of West Kutai to become an icon of
menjadi ikon Kutai Barat dan suku Dayak Bentian. West Kutai and the Bentian Dayak tribe. The 50x25 m2
Rumah berukuran 50x25 m2 juga merupakan salah house is also one of our best practices in post-mining,
satu praktik terbaik kami dalam pacatambang, yang which we contributed to its construction amounting
kami kontribusikan untuk pembangunannya sebesar to IDR6.9 billion.
6,9 miliar rupiah.

MENGHADAPI TANTANGAN DAN PELUANG OUR MEASURE IN FACING THE CHALLENGES


AND OPPORTUNITIES AHEAD

Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada We give high appreciation to all stakeholders for
seluruh pemangku kepentingan atas dukungan the support and trust, so that we can achieve good
dan kepercayaannya selama ini, sehingga kami performance and corporate social responsibility. We
dapat mencapai kinerja dan tanggung jawab sosial recognize that change will always happen quickly and
perusahaan yang baik. Kami menyadari, perubahan we must always adapt accordingly. We are committed
akan selalu terjadi dengan cepat dan kami harus mampu to continuing to run a responsible value chain, including
beradaptasi dengan tepat. Kami akan terus beradaptasi for our partners.
dan menjalankan rantai nilai yang bertanggung jawab,
termasuk bagi mitra-mitra kerja kami.

Melalui pembaruan visi dan misi Perusahaan, serta Through the renewal of the Company’s vision and
penyusunan rencana strategis jangka panjang tahun mission, as well as the preparation of a long-term
2021-2025, kami semakin menguatkan diri untuk strategic plan for 2021-2025, we consolidated ourselves
menuju menjadi perusahaan di bidang energi yang to become an environmentally friendly energy company.
ramah lingkungan. Untuk itu mari kita berjalan Therefore, let us walk together and synergize to build
bersama dan bersinergi untuk membangun masa a sustainable future.
depan yang berkelanjutan.

Jakarta, Februari 2022


Jakarta, February 2022

MULIANTO
Direktur Utama
President Director

19
Tentang ITM dan Laporan Keberlanjutan
About ITM and Sustainability Report

ITM memperbarui visi dan misi Perusahaan sesuai


dengan strategi bisnis terkait keberlanjutan dan solusi
energi masa depan. ITM berkomitmen untuk mendukung
praktik keberlanjutan dengan menanamkan kesadaran
ESG bagi seluruh pekerja maupun pemasok untuk
menjaga rantai nilai yang bertanggung jawab bagi
penciptaan nilai jangka panjang.

ITM updated the Company’s vision and mission in line with business strategies
related to sustainability and future energy solutions. ITM is committed to
supporting sustainable practices by instilling ESG awareness into all employees and
suppliers to maintain a responsible value chain for long-term value creation.

20
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Profil ITM
ITM Profile

SEKILAS ITM
ITM at a Glance

Nama Perusahaan [2-1] PT Indo Tambangraya Megah Tbk


Company Name
Tahun Berdiri 1987
Establishment
Bidang Usaha Pertambangan batubara dan penjualan batubara melalui anak usaha
Line of Business Coal mining and sales through subsidiaries
Kantor Pusat [2-1] Pondok Indah Office Tower III, 3rd floor
Head Office Jl. Sultan Iskandar Muda Kav V-TA, Pondok Indah
Jakarta 12310, Indonesia
Bentuk Legal [2-1] Perusahaan Terbuka
Legal Form Publicly Listed Company
Landasan Hukum [2-1] Akta Pendirian No. 13 tanggal 2 September 1987 oleh Notaris Benny Kristianto S.H., dengan
Legal Basis persetujuan [Link].01.01. TH’89 oleh Kementerian Kehakiman Republik Indonesia pada 20
Januari 1989.
Deed of Establishment No. 13 dated 2 September 1987 by Notary Benny Kristianto S.H., with approval
No. [Link]’89 by Ministry of Justice of Republic of Indonesia dated 20 January 1989.
Kepemilikan Saham [2-1] Tidak ada perubahan kepemilikan saham
Shareholding There is no change in share ownership
Banpu Minerals (Singapura) Pte. Ltd. 65.14%
Saham Treasuri 2.95%
Treasury Shares
Publik 31.79%
Public
Tahun Pencatatan Saham 2007, pada Bursa Efek Indonesia
Listing Year 2007, at Indonesia Stock Exchange
Kode Saham ITMG
Stock Code

21
Visi dan Misi [2-23] [2-24]
Vision and Mission

VISI | VISION

Menjadi perusahaan
Indonesia di bidang energi
yang berintikan inovasi,
teknologi, inklusi, dan
keberlanjutan.
Becoming an Indonesian energy
company at the heart of
innovation, technology, inclusion,
and sustainability.

MISI | MISSION

» Menjadi bagian dari pengembangan energi » To become part of the nation’s energy
bangsa. development.
» Menciptakan nilai berkelanjutan » To create sustainable value for all
bagi pemangku kepentingan melalui stakeholders by developing synergy in
pengembangan portofolio usaha yang business portfolio aligned with future
sejalan dengan kebutuhan energi masa energy needs.
depan.
» Mengembangkan nilai-nilai Perusahaan dan » To foster corporate values and
kemampuan organisasi guna mendorong organizational capabilities to drive
transformasi usaha dan penciptaan business transformation and competitive
keunggulan kompetitif. advantages creation.
» Menjadi Perusahaan terpercaya dan » To be a trusted and leading company that
terkemuka yang menerapkan cara-cara practices sustainable ways in managing
berkelanjutan dalam mengelola aspek Environmental, Social, and Governance
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola. aspects.

22
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

NILAI-NILAI INTI PERUSAHAAN THE COMPANY’S CORE VALUES

Banpu Heart sebagai nilai-nilai inti yang digali dari perjalanan Banpu Heart, as the core values forged from the Company’s
Perusahaan, menjadi landasan Tata Kelola dan kebijakan journey in the business, serves as the foundation for ITM’s
ITM. Dalam proses transformasi Perusahaan saat ini, Banpu governance and policymaking. In the Company’s current
Heart memiliki relevansi yang tinggi dengan strategi ITM transformation, Banpu Heart is highly relevant to ITM’s future-
ke depan yang ditopang oleh inovasi, teknologi, inklusi, dan oriented strategy, which is underpinned by innovation, technology,
pembangunan berkelanjutan. inclusion, and sustainable development.

Penguatan pelaksanaan nilai-nilai inti tersebut terus dilakukan These core values are constantly reinforced in their
oleh Perusahaan, untuk menjadikan Banpu Heart sebagai implementation, ensuring that Banpu Heart becomes a
budaya perusahaan. Banpu Heart diperkuat dengan berbagai culture in the Company. Banpu Heart is reinforced by various
cara, mulai dari pengembangan sistem, komunikasi dan means, from systems development, communications and
aktivitas, hingga pembentukan kelompok agen perubahan activities, to establishment of change agent groups in all
di semua lokasi. locations of the Company.

Uraian tentang Banpu Heart disampaikan dalam bahasan Description on Banpu Heart is provided in the Corporate
Budaya Perusahaan pada Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Culture section in the Corporate Governance chapter in this
Laporan Tahunan ini. Annual Report.

Berjuang Demi Masa Depan Ide-ide Baru, Sukses (Keberhasilan) adalah


Striving for the Future Solusi-solusi Baru Satu-satunya Pilihan
New Ideas, New Solutions Success is the Only Option

Mengejar Teguh
Kesuksesan Mendahului Tren Memegang
Pursue for Transcend Integritas dan Etika
Success the Trend Adhere to iIntegrity
and Ethics
Mampu
Berbuat Lebih
Menciptakan
Can Do More Ide dan Bersinergi dan
Mewujudkannya Membina Jejaring
Ideate and Synergize and
Gesit dan Siap Get Real Network
Berubah
Be Agile and
Change Berpartisipasi
Belajar Cepat, dalam Pembangunan
Peduli dan Bertindak Berkelanjutan
Berbagi Learn Fast and Engage to
Express Care Sustainability
Do First Development
and Share

23
Skala Organisasi [2-6]
Scale of Organization

Uraian Satuan
2021 2020 2019
Description Unit
Jumlah Pekerja Orang
2,440 2,438 2,912
Total Employees People
Jumlah Penjualan Batubara Juta Ton
20.1 21.2 25.2
Total Sales of Coal Million Ton
Jumlah Lingkup Operasi
Total Scope of Operations
Konsesi Pertambangan
9 9 8
Mining Concession
Fasilitas Pelabuhan
Area 4 4 4
Port Facility
Logistik Bahan Bakar
N/A2 1 1
Fuel Logistics
Produksi dan Cadangan Batubara
Coal Production and Reserves
Cadangan Batubara1
293.0 311.2 330.9
Coal Reserves1
Produksi Batubara
Coal Production Juta Ton
Produksi Tambang Million Ton
18.2 18.4 23.4
Run of Mine
Produksi Siap Dipasarkan
18.6 19.3 23.4
Finish Coal
Neraca
Balance Sheet
Jumlah Aset
1,666,239 1,158,629 1,209,041
Total Assets
Jumlah Kewajiban Ribu USD
464,680 312,339 324,576
Total Liabilities Thousand USD
Jumlah Ekuitas
1,201,559 846,290 884,465
Total Equity

Keterangan: Notes:
1
Estimasi Cadangan berdasarkan Standar Pelaporan 1
Estimated Reserves based on International Coal Reporting
Batubara Internasional (JORC Code). Standards (JORC Code).
2
PT GasEmas berhenti beroperasi pada Februari 2021. 2
PT GasEmas stopped operating in February 2021.

24
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Wilayah Kerja
Working Area

ITM memiliki kantor pusat di Jakarta dan kantor ITM has a head office in Jakarta and a branch office
cabang di Balikpapan, serta lokasi kegiatan operasi in Balikpapan, as well as a mining operation site
penambangan di Kalimantan, Indonesia. ITM tidak in Kalimantan, Indonesia. ITM does not have work
memiliki wilayah kerja di negara lain. Kegiatan areas in other countries. Coal mining and distribution
penambangan batubara serta distribusi dilaksanakan activities are carried out in an integrated manner by
secara terintegrasi oleh entitas anak. ITM memiliki the subsidiaries. ITM has nine Mining Business Permit
sembilan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Areas (WIUP) covering an area of 85,729 hectares. More
seluas 85.729 hektar. Informasi lebih lengkap mengenai detailed information about subsidiaries can be seen at
entitas anak dapat dilihat di [Link] dan [Link] and ITM Annual Report 2021. [2-1, 2-2]
Laporan Tahunan ITM 2021. [2-1, 2-2]

ITM Mining Sites


Lokasi Tambang ITM

PT Kitadin (Embalut)

Kalimantan Utara
PT Graha Panca Karsa North Kalimantan
PT Kitadin (Tandung Mayang)

Kalimantan Timur PT Indominco Mandiri


PT Trubaindo Coal Mining
East Kalimantan
Pascatambang
Mine Closure 3MW Solar
PV Power Plant
Pembangkit Listrik
tenaga Surya 3MW
Kalimantan Bontang Coal Terminal
Barat
West Kalimantan
Embalut
Port
Bunyut
Port
SAMARINDA Muara Berau Anchorage
Balikpapan

Kalimantan Tengah
Central Kalimantan

PALANGKARAYA
Kalimantan Selatan
South Kalimantan
BANJARMASIN

PT Nusa Persada Resources Jorong PT Tepian Indah Sukses


Port

PT Bharinto Ekatama

PT Jorong Barutama Greston

25
Inisiatif Eksternal dan Sertifikasi
External Initiatives and Certification

Sertifikasi
Anak Perusahaan Certification
Entities Manajemen Mutu Manajemen Lingkungan Manajemen Keselamatan
Quality Management Environmental Management Safety Management
ISO 9001:2015 - SGS Indonesia, ISO 14001:2015 - SGS Indonesia, ISO 45001:2018 - SGS Indonesia,
PT Indominco Mandiri hingga Oktober 2024 hingga November 2022 hingga Oktober 2022
(IMM) ISO 9001:2015 - SGS Indonesia, ISO 14001:2015 - SGS Indonesia, ISO 45001:2018 - SGS
until October 2024 until November 2022 Indonesia, until October 2022
ISO 9001:2015 - BSI Indonesia, ISO 14001:2015 - BSI Indonesia, OHSAS 18001:2007 - BSI
PT Trubaindo Coal hingga Juli 2022 hingga April 2024 Indonesia, hingga Maret 2022
Mining (TCM) ISO 9001:2015 - BSI Indonesia, ISO 14001:2015 - BSI Indonesia, OHSAS 18001:2007 - BSI
until July 2022 until April 2024 Indonesia, until March 2022
ISO 9001:2015 - BSI Indonesia, ISO 14001:2015 - BSI Indonesia, OHSAS 18001:2007 - BSI Indonesia,
PT Bharinto Ekatama hingga Desember 2023 hingga Desember 2023 hingga Desember 2023
(BEK) ISO 9001:2015 - BSI Indonesia, ISO 14001:2015 - BSI Indonesia, OHSAS 18001:2007 - BSI Indonesia,
valid until December 2023 valid until December 2023 valid until December 2023
ISO 9001:2015 - PT BSC Indonesia, ISO 14001:2015 - PT BSC
PT Jorong Barutama hingga Februari 2023 Indonesia, hingga Februari 2023
N/A
Greston (JBG) ISO 9001:2015 - PT BSC Indonesia, ISO 14001:2015 - PT BSC
until February 2023 Indonesia, until February 2023

Keterangan: Notes:
• Sertifikasi TRUST IMM tidak dilanjutkan seiring habisnya • IMM TRUST certification is discontinued after the expiration
masa kontrak dengan IMM. of contract with IMM.
• TRUST Melak belum melakukan sertifikasi ISO 9001, ISO • TRUST Melak has not certified ISO 9001, ISO 14001, and
14001, dan ISO 45001 ISO 45001

Keanggotaan Asosiasi [2-28]


Association Membership

Indonesian Institute Indonesian Chamber of Indonesian Public Listed Indonesian Corporate Indonesian Mining
of Accountant (IAI) Commerce and Industry Companies Association Secretary Association Association
(KADIN)
Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota
Member Member Member Member Member

Kutai National Forum for Rehabilitation Corporate Forum for Indonesian Corporate Indonesian Coal
Park Partner on Mined Land Community Development Counsel Association Mining Association

Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota


Member Member Member Member Member

26
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Penghargaan yang Diterima


Awards

Penghargaan Kinerja Keberlanjutan


Award for Sustainability Performance

Penghargaan Entitas Penerima Penghargaan Pemberi Penghargaan


Award Awardee Awarded by

Kementerian Lingkungan Hidup dan


PROPER Nasional 2021 Peringkat Hijau PT Trubaindo Coal Mining Kehutanan Republik Indonesia
National PROPER 2021 Green Rating PT Jorong Barutama Greston Ministry of Environment and Forestry of the
Republic of Indonesia

Kementerian Lingkungan Hidup dan


PT Indominco Mandiri
PROPER Nasional 2021 Peringkat Biru Kehutanan Republik Indonesia
PT Kitadin – Embalut
National PROPER 2021 Blue Rating Ministry of Environment and Forestry of the
PT Bharinto Ekatama
Republic of Indonesia

PROPER Daerah 2020-2021 Peringkat Biru Gubernur Kalimantan Timur


PT Kitadin – Embalut
Region PROPER 2020-2021 Blue Rating Governor of East Kalimantan

Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT)


2021 Peringkat Emas National Center for Sustainability Reporting
PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) (NCSR)
2021 Gold Rating

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia


Penghargaan Kecelakaan Nihil PT Bharinto Ekatama
Minister of Manpower of the Republic of
Zero Accident Award PT Trubaindo Coal Mining
Indonesia

Penghargaan lain yang diterima ITM, lihat Laporan Tahunan ITM 2021.
Other awards received by ITM, see ITM’s Annual Report 2021

27
Pengelolaan Tambang yang Andal dan Berkelanjutan
Sustainable and Reliable Mine Management

Di tengah kondisi pandemi COVID-19, ITM In the midst of the COVID-19 pandemic, ITM has
konsisten menerapkan operasi tambang unggul consistently implemented superior and sustainable
dan berkelanjutan. Perusahaan juga melanjutkan mining operations. The company also continues the
transformasi bisnis secara bertahap menuju gradual business transformation to become a future
perusahaan solusi energi masa depan. energy solutions company.

ITM WAY FORWARD PLAN

MINING BUSINESS TRADING AND SERVICES RENEWABLES AND OTHER

• Pertumbuhan cadangan batubara secara • Pengadaan batubara dari pihak ketiga • Potensi Kemitraan untuk proyek tenaga
organik Meningkatkan pendapatan melalui surya
Melanjutkan kegiatan explorasi perdagangan dan pencampuran (blending) Mencari mitra potensial dalam pemasangan
pertambangan untuk memaksimalkan dengan batubara dari pihak ketiga PLTS atap untuk menyediakan kebutukan
sumberdaya dan cadangan batubara saat ini energi bagi pelanggan
• Pekerjaan kontraktor pertambangan
• Pembangunan tambang batubara baru in-house di kluster Melak • PLTS Melak
(greenfield) TRUST akan memperluas operasi Finalisasi rencana pembangunan solar
Pembangunan tambang GPK sedang penambangannya di kluster Melak PV di pelabuhan Melak dengan sistem
dilaksanakan, sementara tambang milik TIS dengan mengerahkan alat-alat berat penyimpanan energi untuk memastikan
dan NPR akan dimulai tahun depan dan tenaga kerja tersedianya listrik sepanjang hari secara
terus menerus
• Gasifikasi batubara bawah tanah • Solusi modal alam
Saat ini sedang melakukan studi kelayakan Investasi pada penghijauan kembali • Solusi digital untuk operasi pertambangan
untuk proyek hilirisasi batubara menjadi (reforestasi) dan/atau pencegahan Penggunaan solusi digital untuk operasi
amonia penebangan hutan (deforestasi) yang pertambangan yang meningkatkan
dilakukan untuk carbon offset (pelunasan kemampuan pemantauan dan pengendalian
• Peluang investasi pada mineral dengan karbon) beserta lahan dan perbaikan biaya.
teknologi bersih keanekaragaman hayati
Eksplorasi terhadap potensi investasi pada
trend pertumbuhan energi yang tinggi
seperti usaha pertambangan mineral/logam

• Organic coal reserve growth • Third-party coal sourching • Solar project potential partnership
Continue on mining exploration activities Generating more revenue through trading Prospecting potential partners for solar
to maximize current coal resources and and blending of third-party coal. rooftop installation to supply customers
reserves. energy needs.
• In-house mining contractor work at
• Greenfield coal mines development Melak cluster • Melak solar powerplant
GPK mines development are undergoing, TRUST to expand its mining operation at Finalization of construction plan of solar PV
while TIS and NPR mines will be started Melak cluster by mobilizing heavy equipment in Melak port with energy storage system to
next year. and labor force. ensure continuous power output throughout
the day.
• Underground coal gasification • Natural capital solutions
Currently in the feasibility study of coal to Investment in reforestation and/or • Digital solutions for mining operations
ammonia downstream project. deforestation prevention for carbon Deployment of digital solutions for mining
offsetting along with land and biodiversity operation which improves monitoring and
• Investment opportunities in clean techs improvement. cost control capabilities.
minerals
Explore potential investments in high growth
energy trends such as mineral/metal mining
businesses.

28
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

RANTAI PASOKAN TERPADU [2-6] INTEGRATED SUPPLY CHAIN [2-6]

Untuk memenuhi permintaan dan pengiriman produk To meet the demand and timely delivery of products,
yang sesuai dan tepat waktu, ITM didukung oleh ITM is supported by several subsidiaries that are
beberapa anak usaha yang berperan pada operasi involved in mining operations, contractor services,
pertambangan, jasa kontraktor, dan pembangkit and power generation. TRUST operated in Melak area
listrik. Pada 2021, TRUST telah beroperasi di area in 2021 as it fully completed its mobilization from
Melak setelah menyelesaikan mobilisasinya dari Bontang area, including office relocation. TRUST as
area Bontang, termasuk pemindahan kantor. TRUST ITM’s in-house contractor will be an integrated part
sebagai kontraktor in-house ITM akan menjadi bagian of the integrated supply chain at the Melak cluster
yang terintegrasi dalam rantai pasokan terpadu pada operation. [102-9, 102-10]
operasi klaster Melak. [102-9, 102-10]

Rantai Pasokan Penghasil Energi Terintegrasi


Integrated Energy Supply Chain

Upstream Midstream Downstream

Pengembangan dan Penambangan Manajemen Rantai Pasokan, Jasa Pembangkit Listrik Tenaga Uap
Sumber Daya Batubara Kontraktor, dan Logistik Batubara dan Tenaga Terbarukan
Coal Development and Mining Supply Chain Management, Contractor Coal-Fired Power Plant
Services, and Coal Logistics and Renewable Based Power

Anak Usaha
Subsidiaries

PT Indominco Mandiri PT Tambang Raya Usaha Tama PT ITM Bhinneka Power


PT Trubaindo Coal Mining PT Energi Batubara Perkasa PT ITM Energi Utama
PT Bharinto Ekatama PT ITM Indonesia
PT Kitadin PT GasEmas
PT Jorong Barutama Greston PT ITM Batubara Utama
PT Graha Panca Karsa
PT Nusa Persada Resources
PT Tepian Indah Sukses

Keterangan: Notes:
PT ITM Indonesia (ITMI), PT ITM Batubara Utama (IBU), PT ITM Indonesia (ITMI), PT ITM Batubara Utama (IBU), PT
PT ITM Energi Utama (IEU), PT ITM Bhinneka Power (IBP), ITM Energi Utama (IEU), PT Tepian Indah Sukses (TIS), PT ITM
PT Tepian Indah Sukses (TIS), PT Nusa Persada Resources Bhinneka Power (IBP), PT Nusa Persada Resources (NPR), and
(NPR), dan PT Graha Panca Karsa belum beroperasi dan PT Graha Panca Karsa not yet in operation and production. PT
berproduksi. PT Tambang Raya Usaha Tama (TRUST) dan Tambang Raya Usaha Tama (TRUST) and PT GasEmas (GEM)
PT GasEmas (GEM) beroperasi di dalam WIUP anak operating within WIUP of other subsidiary.
perusahaan lainnya.

PENGELOLAAN RANTAI PASOKAN YANG RESPONSIBLE SUPPLY CHAIN


BERTANGGUNG JAWAB MANAGEMENT

ITM berupaya memastikan standar keberlanjutan tidak ITM strives to ensure that sustainability standards do not
hanya berlaku untuk praktik di internal, namun juga only apply to internal practices, but also apply to suppliers
dapat meluas ke pemasok maupun pihak ketiga yang and third parties who partner with the Company.
bermitra dengan Perusahaan.

ITM juga secara proaktif mendorong pihak-pihak di ITM also proactively encourages parties along the supply
sepanjang rantai pasokan untuk mengikuti praktik chain to follow ethical business practices. ITM has policies
bisnis yang etis. ITM memiliki kebijakan yang mengatur on how the Company manages and monitors vendors.

29
cara Perusahaan mengelola dan memantau vendor. In addition, ITM implements a Contractor Management
Selain itu, ITM menerapkan mekanisme Contractor System (CMS) mechanism to evaluate and assess
Management System (CMS) untuk mengevaluasi dan vendors who carry out the Operation function. Aspects
melakukan penilaian bagi vendor yang dilaksanakan of the CMS assessment include OHS, environmental
fungsi Operation. Aspek penilaian CMS meliputi K3, management, employment, equipment, technical scope,
pengelolaan lingkungan, kepegawaian, peralatan, lingkup scheduling, site conditions, obligations to meet regulatory
teknis, penjadwalan, kondisi site, kewajiban pemenuhan standards (permits) and employee competencies,
standar peraturan (izin) dan kompetensi karyawan, finance, and communication with third party.
keuangan, dan komunikasi dengan pihak ketiga.

Melalui pelibatan mitra kerja lokal dalam rantai Through the involvement of local partners in the
pasokan, ITM mendukung penyerapan pendapatan supply chain, ITM supports the absorption of local
asli daerah dengan memprioritaskan pemasok dan revenue by prioritizing local suppliers and contractors
kontraktor lokal dalam memasok barang maupun in supplying goods and services. This support is in line
jasa. Dukungan tersebut sejalan dengan sejalan with the Regulation of the Ministry of Energy and
dengan Peraturan Kementerian Energi dan Sumber Mineral Resources (EMR) No. 28 of 2009. A total of
Daya Mineral (ESDM) No.28 Tahun 2009. Sebanyak 34% of contractors come from Kalimantan, with the
34% kontraktor berasal dari Kalimantan, dengan nilai work contract value reaching 29% of the total value
kontrak pekerjaan mencapai 29% dari keseluruhan nilai of procurement of goods and services.
pengadaan barang dan jasa.

Nilai Pengadaan Barang dan Jasa


Kategori Jumlah Vendor dan Kontraktor (USD) Persentase nilai Pengadaan
Category Number of Vendors and Contractors Value of Procurement for Goods and Percentage of Procurement Value
Services (USD)
Kalimantan 225 26,415,071 29%
Nasional
425 63,183,311 70%
National
Internasional
19 664,565 1%
International
Jumlah
669 90,262,947 100%
Total

Bersama dengan kontraktor, ITM menyinergikan program ITM together with contractors synergize community
pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasi development programs around mining operation
pertambangan melalui Forum CSR Kontraktor. Melalui areas through the Contractor CSR Forum. Through
forum ini, cakupan pengembangan masyarakat di sekitar this forum, the scope of community development
wilayah operasi menjadi lebih luas serta penyerapan around the operational area becomes wider and
dana menjadi efektif. Sepanjang tahun 2021, program the absorption of funds becomes effective. During
pengembangan masyarakat ITM dan kontraktor 2021, ITM’s community development program and its
menjangkau 34 desa penerima manfaat. contractors covered 34 beneficiary villages.

PENERAPAN MANAJEMEN MUTU APPLICATION OF QUALITY MANAGEMENT

ITM menerapkan manajemen mutu, mulai dari ITM implements quality management, starting from
tahap penambangan, pengangkutan, penyimpanan the mining, transportation, storage and processing
dan pengolahan, hingga tahap pengapalan. Guna stages to the shipping stage. In order to ensure product

30
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

memastikan kualitas produk dan penerimaan informasi quality and information that is responsive to the
yang tanggap bila terjadi perubahan regulasi, ITM regulatory changes, ITM receives visits from customers
menerima kunjungan dari pelanggan dengan with the implementation of strict health protocols.
penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Pe ne rapan man ajeme n mutu yan g un g gul The implementation of quality management excellence
memungkinkan ITM untuk mempertahankan kontrak enables ITM to maintain contracts with existing
dengan pelanggan eksisting, serta berhasil menambah customers, as well as acquire contracts from 5 new
5 produk dan pelanggan baru. Selama tahun 2021, products and customers. new customers. During
tidak ada produk yang ditarik kembali karena adanya 2021, there were no recalled products due to long-
kontrak jangka panjang, serta penerapan standarisasi term contracts, as well as the implementation of
dalam mengevaluasi keamanan dan mutu setiap standardization in evaluating the safety and quality of
produk (100%) yang dimulai dari tingkat operasional. each product (100%) starting from the operational level.

Kerangka Kerja Manajemen Mutu Produksi Batubara


Coal Production Quality Management Framework
Menjaga konsistensi mutu Fleksibel dalam jadwal kirim Menyediakan layanan Menerima saran Memperhatikan dan
produk sesuai kontrak ITM melakukan penjadwalan purna-jual secara total peningkatan mutu dari menanggapi dengan baik
ITM adaptif terhadap ulang pengiriman sesuai ITM memberikan pelanggan keluhan pelanggan sesuai
dinamika pasar yang permintaan pelanggan, pendampingan ITM memiliki fasilitas dan pedoman layanan
menuntut produk sebagai akibat pandemi kepada pelanggan dan teknologi pencampuran ITM merespon cepat setiap
ramah lingkungan, dan COVID -19 di masing-masing memberikan edukasi untuk mendapatkan keluhan yang disampaikan
disesuaikan dengan negara tujuan ekspor. kepada pelanggan. kualitas batubara sesuai pelanggan.
teknologi yang digunakan spesifikasi pelanggan.
pelanggan.

Maintain product quality Flexible in delivery schedule Provide total after-sales Accept quality Paying attention and
consistency according to ITM has rescheduled service improvement suggestions responding to customer
contracts shipments at customer ITM provides assistance from the customers complaints in accordance
ITM is adaptive to market requests, due to the COVID-19 and education to ITM has blending facilities with the service
dynamics that require pandemic in each export customers. and technology to meet guidelines
environmentally friendly destination country. customer specifications of ITM responds promptly
products and adjusted to coal quality. to any complaints filed by
the technology used by customers.
customers.

31
3R Hazardous
Waste Management
for ANFO explosive
mixture

(Run-of-Mine) stockpile
Land clearing process (handled by
truck and shovel): stripping of top
soil; drilling and blasting to remove
overburden, transporting waste and
top soil to disposal or reclamation
area; recovering coal and deliver it to
respective mine stockpile facilities. The use of
Biodiesel B30
for operational
vehicles as an effort
to reduce GHG
emissions

PIT SAMPLE COAL GETTING COAL


QUALITY
INSPECTION
• Pit Sample
• Outcrop Sample
• Channel Sample
• Drill Core Sample

QUALITY INSPECTION PIT AREA


IN PROCESSING UNIT Recovered coal is delivered
to the ROM stockpile.
• Channel Sample
• Drill Core Sample ROM coal is moved to
• ROM Sample coal crusher. The crusher
• Crusher Sample brakes it into smaller size.

QUALITY INSPECTION CRUSHER FACILITY


RQC/CONTRACT
• Channel Sample
• Drill Core Sample
• Crusher Sample
• Stockpile Sample

ALUR PROSES OPERASI


Operational Process Flow

32
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

BIODIVERSITY STUDY DUMPING ACTIVITY


ITM initiates a Biodiversity Project in Reclamation
its certain concession areas, before The overburden materials dumped back
commencing mining activities. This into the finished mine and the fertile soil
project aimed to project local biodiversity is layered on the top. The new vegetation
living in the pre-mined area. is ready to be planted.

Reclamation activities including ex-


mining pit areas and support increased
carbon sequestration.

Revegetation
Revegetation to manage disturbed land
by planted local and economic crops.

MINESTOCK
YARD
After being crushed, the coal is
moved to the washing plant for
cleaning and blending

HAULING Cross Belt Sampler


Blended Coal is stored at the
stock yard to be distributed
Twin Boom
Stacker

PORT STOCK YARD


The coal is unloaded from the
barge onto the land conveyor and
The final coal is transported to port stock yard.
transported by hauling
trucks, to the barge port or
Bontang Coal Terminal

FINAL QUALITY
CBU (COAL BARGE
UNLOADER) INSPECTION
• Reclaim Sample
• Automatic Sampler

Transhipment/Shipment
vs Independent Surveyor

The coal is loaded into


overseas conveyor and
transported directly to the
ship or barge.

Keterangan | Notes

INDEPENDENT
ITM LABORATORY
LABORATORY
SHIP LOADER

33
Japan
South
China Korea

Bangladesh
Taiwan

Thailand

Philippines
India
Cambodia
Vietnam

United Arab
Emirates

Malaysia

Indonesia

Pemasaran Produk Batubara ITM New Zealand


ITM Coal Marketing Network

PASAR TERLAYANI [2-6] MARKET SHARE [2-6]

Aktivitas pemasaran, serta layanan purna-jual ITM ITM’s marketing activities, as well as after-sales
dikoordinasikan oleh Tim Pemasaran yang dipimpin services are coordinated by the Marketing Team led by
oleh Sales & Logistic Head ITM, yang bertanggung ITM’s Sales & Logistics Head, who reports directly to
jawab langsung kepada Direksi. ITM memasarkan the Board of Directors. ITM coal are sold to domestic
batubara di dalam negeri dan mengekspor ke 14 markets and exports to 14 destination countries.
negara tujuan. Sepanjang tahun 2021, total volume During 2021, ITM’s total coal sales volume reached
penjualan batubara ITM mencapai 20,1 juta ton, 20.1 million tons, reaching 91% of the 2021 sales target
mencapai 91% dari volume target penjualan tahun volume of 20.7-22.9 million tons. Meanwhile, ITM’s
2021 sebesar 20,7-22,9 juta ton. Adapun volume ekspor coal export volume is 15.4 million tons or 4% of the
batubara ITM sebesar 15,4 juta ton atau 4% dari total national coal export volume. The Company’s
total volume ekspor batubara nasional. Pendapatan net revenues were recorded at USD2,076.8 million,
bersih Perusahaan tercatat sebesar USD2.076,8 juta, and net profit increased 1,157% from in the previous
serta laba bersih naik 1.157 % dari tahun sebelumnya year USD475.4 million.
menjadi USD475,4 juta.

Spesifikasi batubara produksi ITM adalah batubara ITM’s coal specification is 0.1%-2.0% sulfur coal with
sulfur 0,1%-2,0% dengan nilai kalori 4.300-6.300 a calorific value of 4,300-6,300 cal/g (arb).
cal/g (arb).

34
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

TRANSFORMASI DIGITAL DALAM DIGITAL TRANSFORMATION IN MINING


PERTAMBANGAN

Sejalan dengan rencana digitalisasi jangka panjang In line with the 2018-2023 long-term digitalization plan,
2018-2023, ITM terus melakukan continuous ITM implements continuous improvements in three
improvements pada tiga aspek, yaitu penerapan aspects of the application of new technologies, human
teknologi baru, pengembangan sumber daya manusia, resource development, and organizational adjustments
serta penyesuaian organisasi dalam menyerap cara to absorb new ways of working.
kerja baru.

Dalam jangka panjang, transformasi digital juga akan In the long term, digital transformation will also support
mendukung transformasi ITM menjadi perusahaan ITM’s transformation into an energy solutions company
solusi energi dan menjamin bisnis berkelanjutan di and ensure a sustainable business in the future. In
masa depan. Sesuai strategi ITM, transformasi digital accordance with ITM’s strategy, digital transformation
akan mendukung upaya penerapan teknologi energi will support efforts to implement energy technology
untuk mendukung bisnis batubara berkelanjutan yang to support a productive and efficient sustainable coal
produktif dan efisien. business.

ITM menyadari bahwa mengadopsi teknologi baru ITM is aware of adopting new technology is not enough
saja tidak cukup di saat ini. Isu-isu lain seperti sosial, today. Other issues such as social, governance, and
pemerintahan, dan lingkungan juga perlu diperhatikan. environment also need to be considered. Therefore,
Oleh karenanya, Transformasi Digital akan mendukung Digital Transformation will support ESG aspects to
aspek LST untuk memahami dengan tepat bagaimana understand exactly how the company’s business will
bisnis perusahaan akan berdampak pada dunia dan impact the world and meet the community’s needs.
memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan cara ini, That way, there is a common interest in meeting
ada kepentingan bersama dalam memenuhi harapan public expectations, either through new experiences
publik, baik melalui pengalaman baru atau melalui or through the attention paid to topics that customers
perhatian yang diberikan pada topik yang dianggap deem important.
penting oleh pelanggan.

35
ITM saat ini sedang menangani beberapa bagian dari rantai nilai pertambangan dengan inisiatif digital prioritas.
ITM is currently addressing multiple parts od the mining value chain with priority digital initiatives

Enablers Digital Center of Excellence A Digital Capability Center A Digital Capability Center Melak Smart Infrastructure
(Capability-building, Infrastructure (DCOE) (DCC-JKT) (DCC-JKT) IoT, Cloud, Data and Connectivity
and Ecosystem) Transformation Office Program of Collaboration Program of Learning Infrastructure

Exploration & Mine Operations Crushing & Barging &


Mine Planning Hauling Customer
Geo Modeling (Overburden & Coal) Stockyards Shipping

Mining Value
Chain

A1 ITM HSEC – Energy and Emission Data Visibility

B BEK – Data Integration / Performance Dashboard


MERCY – SMART
MOCA APP.
TRUCK SCALE APP.
C IMM – Data Integration / Performance Dashboard

Year 2 ITM Maintenance Management


D
4IR Digital Solutions Scale Up
Initiatives
E Melak – Road Maintenance

F TCM – Mine Closure Digital Solutions

G BEK – Mine Closure Digital Solutions

H IMM – Mine Closure Digital Solutions

I
TRUST Perf. J ITM – Sales & Logistic
Dashboard

Phase 1-Y3 Initiative Phase 2-Y3 Initiative

Penerapan Teknologi Untuk Mendukung Bisnis Application of Technology to Support Business

Pada tahun 2021, ITM tetap fokus pada upaya efisiensi In 2021, ITM continue to focus on cost efficiency
biaya dan optimisasi bisnis digital di sepanjang rantai and digital business optimization along the coal
pasokan pertambangan batubara dengan melanjutkan mining supply chain by continuing several key
beberapa program utama yaitu Integrasi Data programs, namely Operation Data Integration &
Operasional & Dashboard Kinerja, Otomasi Proses Performance Dashboard, Operations Automation,
Operasional, Integrasi Data Penjualan & Logistik, dan Sales & Logistics Data Integration, and Post-Mining
Solusi Digital Pasca-Tambang. SIGAP (Sustainability Digital Solutions. SIGAP (Sustainability Information
Information Governance Apps) merupakan platform Governance Apps) is a platform used by ITM to
yang digunakan ITM untuk mengintegrasikan integrate energy and GHG emission data as single-
data energi dan emisi GRK sebagai sumber data source data. SIGAP was designed by ITM internals to
terpadu. SIGAP dirancang oleh internal ITM guna streamline data reporting to make it easy to access
mengefisiensikan pelaporan data agar mudah and generate data visualizations that can be used
diakses dan menghasilkan visualisasi data yang dapat for performance analysis
digunakan untuk analisis kinerja.

ITM juga memulai fokus dalam mendukung LST yaitu ITM has also started to focus on supporting ESG
dengan menjalankan program Visibilitas data energi by implementing the energy and emissions data
dan emisi. Visibility program.

36
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

01
INTEGRASI DATA
PENJUALAN DAN LOGISTIK
Sales & Logistics Data Integration

Analisis data memegang peran penting dalam memastikan Data analysis plays an important role in ensuring the
keberhasilan Perusahaan memenangkan persaingan di Company to succeed in winning the competition in various
berbagai industri, termasuk pertambangan. Data yang industries, including mining. Rich and insightful data will
kaya dan penuh wawasan akan membuka banyak peluang open many opportunities for automation of key processes.
untuk otomasi proses-proses kunci.

Pencapaian/dampak tahun 2021 Achievements/impact in 2021


Meningkatkan visibilitas sumber basis data (pra- Improve database source (pre-shipment and post-shipment)
pengiriman dan pasca-pengiriman) agar efektif dan for effective and efficient in providing on time pre-shipment
efisien dalam menyediakan dokumen pra-pengiriman dan document and invoice [Link]:
pengurusan faktur dengan tepat waktu.
• Mengurangi konsumsi waktu kerja yang dibutuhkan • Reduced time consumption ~30.8 working hours,
sebesar ~30,8 jam kerja.
• Mengurangi potensi hambatan dengan penghematan • Reduced potential bottleneck with saving ~177 KUSD.
sebesar ~177 ribu USD.

02
VISIBILITAS DATA
ENERGI DAN EMISI
Visibility of Energy and Emissions Data

Program baru di 2021 ini menyokong salah satu This new program in 2021 supports one of ITM’s
agenda utama di ITM, yakni peningkatan kinerja aspek main agendas, namely improving the performance of
lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) di tengah environmental, social and governance (ESP) aspects
semakin maraknya tren LST di lingkungan bisnis global. amidst the upward trend of fESG issues in the global
business environment.

Ketersediaan data yang lengkap terkait penggunaan The availability of complete data related to energy use
energi dan emisi dari proses-proses operasional setiap and emissions from operational processes of each
unit usaha di ITM dapat membantu menghadirkan business unit at ITM can help present a complete and
gambaran yang utuh dan jelas mengenai kinerja ITM di clear picture of ITM’s performance in the environmental
bidang lingkungan, yang selanjutnya dapat ditindaklanjuti field, which can then be followed up to further improve its
untuk semakin ditingkatkan kualitasnya melalui quality through new programs, such as energy saving and
program-program baru, misalnya terkait penghematan emission reduction.
energi dan penurunan emisi.

Pencapaian/dampak tahun 2021 Achievements/impact in 2021


• Data valid & transparan untuk dilaporkan di Laporan • Valid & Transparent data to be reported in SR &
Keberlanjutan dan laporan ESDM triwulanan. quarterly ESDM.
• Meningkatkan efisiensi dalam waktu pelaporan yang • Improve efficiency in reporting time needed by
dibutuhkan dengan mengurangi 13 hari persiapan reducing 13 days of preparation equal to 1,000 USD
setara dengan 1.000 USD. • Reliable data that eliminate data gap from 9.89% to
• Data yang andal dapat menghapuskan perbedaan 0% reduce fuel data deviation that give the insight to
data dari 9,89% menjadi 0% terkait penyimpangan intervene consumption in the future
data bahan bakar yang memberikan wawasan untuk
intervensi konsumsi di masa depan.

37
03
SOLUSI DIGITAL
PASCATAMBANG
Post-Mining Digital Solutions

Pascatambang merupakan kegiatan kritis untuk Post-Mining is a critical activity to fulfill government
memenuhi kewajiban pemerintah sekaligus memperbaiki obligations as well as improve environmental conditions
kondisi lingkungan setelah proses penambangan selesai. after the mining process is complete. Through this program,
Melalui program ini, ITM dapat memanfaatkan informasi ITM can take advantage of geospatial information using
geospasial yang bertata kelola baik menggunakan drones and ArcGIS (web-based software for geospatial
drone dan ArcGIS (peranti lunak berbasis web untuk mapping). This data is used as input for the application
pemetaan geospasial). Data tersebut menjadi masukan of appropriate tools and solutions to manage the mine
bagi penerapan perangkat dan solusi yang tepat untuk reclamation process and overcome the environmental
mengelola proses reklamasi tambang dan mengatasi impacts it causes.
dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Pencapaian/dampak tahun 2021 Achievements/impact in 2021


• Pencapaian kinerja reklamasi sebesar 40,6% dan • 40.6% performance reclamation and revegetation
kuantitas revegetasi terhadap rencana meningkat. quantity achievement to plan increased.
• Mendukung reputasi LST: citra perusahaan yang lebih • Support the ESG Reputation: Greener company images,
hijau, termasuk mendukung kebijakan pemerintah. including support government’s consideration

OTOMASI OPERASI
Operation Automation

Implementasi Smart Truck Scale, Mine Operation Collaboration


Application (MOCA), dan Coal Quality Monitoring and Tracking
Application (MERCY) menjadi tonggak sejarah bagi ITM dalam
The implementation of Smart Truck Scale, Mine Operation
Collaboration Application (MOCA), and Coal Quality
04
Monitoring and Tracking Application (MERCY) is a milestone
hal konvergensi operational technology (OT) dan information for ITM in convergence of operational technology (OT) and
technology (IT). information technology (IT).

Smart Truck Scale merupakan program otomasi pertama Smart Truck Scale was the first automation program piloted
yang diujicobakan di TCM Melak di tahun 2018, yang at TCM Melak in 2018, which was followed by MOCA in 2019
selanjutnya diikuti oleh MOCA di tahun 2019 dan MERCY di and MERCY in 2020.
tahun 2020.

Pada tahun 2021, ketiganya ditingkatkan skalanya dan In 2021, all three were scaled up and applied at BEK and
diterapkan di BEK dan IMM untuk membantu memperkaya IMM to help enrich existing processes, such as integration
proses-proses yang ada sebelumnya, seperti melalui of mines with markets and increased security, as well
integrasi tambang dengan pasar dan peningkatan as to meet the specific needs of the two mine sites. This
keamanan, serta untuk memenuhi kebutuhan khusus dari initiative has saved money, time and resources, eased the
kedua lokasi tambang tersebut. Inisiatif ini menghemat appropriate work time planning and short-interval control,
uang, waktu, dan sumber daya, memudahkan perencanaan to review performance quickly and the plans that have been
waktu kerja yang tepat dan pengendalian berinterval made can be corrected immediately.
pendek, sehingga kinerja dapat ditinjau dengan cepat dan
rencana yang telah dibuat dapat segera dikoreksi.

Pencapaian/dampak tahun 2021 Achievements/impact in 2021


• Perencanaan yang akurat melalui visibilitas data. • Accurate planning through data visibility.
• Meminimalkan penyimpangan terhadap rencana dengan • Minimize deviation against plan with integrated, faster, and
intervensi yang terintegrasi, lebih cepat, dan kolaboratif. collaborative intervention.
• Mengurangi waktu perencanaan product blending dari • Reduced product blending planning time from 16 hours to
16 jam menjadi kurang dari 5 jam dengan kualitas less than 5 hours with 100% blend quality match to demand.
campuran 100% sesuai dengan permintaan.

38
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

05
INTEGRASI DATA OPERASI &
DASHBOARD KINERJA
Operation Data Integration & Dashboard Performance

Pencapaian penting dalam program berkelanjutan ini An important milestone in this continuous program in
di tahun 2021 adalah perluasan skala Pit-to-Port Coal 2021 was the expansion of the Pit-to-Port Coal Flow Data
Flow Data Integration/Performance Dashboard, yang Integration/Performance Dashboard, previously used in
sebelumnya digunakan di TCM, ke site BEK (Melak) dan TCM, to the BEK (Melak) and IMM (Bontang) sites.
IMM (Bontang).

Pencapaian/dampak tahun 2021 Achievements/impact in 2021


• Meningkatkan pencapaian produksi batubara per tahun • Increase coal production achievement per annum with
dengan deviasi akurasi perencanaan: 2-5%. planning accuracy deviation: 2-5%.
• Mengelola Stripping Ratio dan OB Distance sesuai • Manage Stripping Ratio and OB Distance to plan for
rencana untuk efisiensi biaya operasi. operation cost efficiency.
• Mengurangi biaya penalti dan demurrage terhadap • ~5% reduce penalty and demurrage cost to plan.
rencana sebesar ~5%.
• Menggunakan analisis data untuk mendukung • Deployed data analytics for decision support in all value-
pengambilan keputusan di semua proses rantai pasokan. chain processes.

Meningkatkan Kapabilitas Digital Sumber Daya Enhancing Digital Capability of Human Resources
Manusia

Situasi pandemi COVID-19 yang masih berlanjut tidak The ongoing COVID-19 pandemic situation did not stop
menghentikan langkah ITM untuk terus membangun ITM from continuing to build the readiness of reliable
kesiapan sumber daya manusia yang andal dalam human resources in digitalization. The Digital Center
digitalisasi. Digital Center of Excellence (DCOE) melalui of Excellence (DCOE) through the Digital Competence
Pusat Kemampuan Digital (DCC) dan akademi digital Center (DCC) and online digital academy continue
online terus mengembangkan pembelajaran secara to develop online learning as a form of adjustment
daring sebagai bentuk penyesuaian dengan situasi to the COVID-19 pandemic situation. In 2021, DCOE
pandemi COVID-19. Pada tahun 2021 DCOE telah has provided more than 337 employees with various
membekali lebih dari 337 karyawan dengan berbagai digital capability learning and training programs for
program pembelajaran dan pelatihan kapabilitas employees, as well as skills and knowledge to continue
digital bagi karyawan, serta keterampilan dan to create a safe and healthy work atmosphere.
pengetahuan untuk tetap menciptakan suasana kerja DCOE has realized 18 programs of learning activities
yang aman dan sehat. DCOE telah merealisasikan with a total of 118 learning hours, and 337 active
kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan sebanyak participations.
18 program dengan total 118 jam pembelajaran, dan
337 partisipasi aktif.

Untuk memungkinkan adopsi dan kesiapan digitalisasi To allow the adoption and readiness of digitalization
di seluruh perusahaan melalui fungsi DCOE, ITM in the entire company through the DCOE function,
mendorong aspirasi dan penyesuaian kebijakan tata ITM encourages the aspirations and adjustments
kelola transformasi dan pelaksanaannya. DCOE of its transformation governance policies and their
juga menjadi agen perubahan dan influencer untuk implementation. DCOE is also an agent of change
menyatukan setiap individu dan sumber daya dalam and influencer to unite every individual and resource
perjalanan transformasi digital. in the digital transformation journey.

39
Rekapitulasi peta jalan transformasi digital ITM: tahun 2021 difokuskan untuk mendukung
strategi ITM dan mencapai BANPU must-wins
Recap ITM digital transformation roadmap: year 2021 focus is to support ITM’s strategy and achieve BANPU must-wins

SMART BUSINESS • Melanjutkan upaya scale up pada operasi pertambangan (termasuk • 13 use case dan
DETAIL

OUTCOME
aktivitas penutupan tambang) • USD~17,5 juta per tahun (potensi POC-MVP-
• Memulai penerapan kepada fungsi-fungsi: Finance, Business MMP) dan berulang
Development, HR, HSSEC, Sales & Logistics • (Menunjukkan dampak keuangan -P&L dan
• Mengembangkan use case di atas Big Data Analytics Non P&L)
• Mendukung ESG

• Continue scale up deployment in mining operation • 13 use cases and


(incl. mine closure activity) • USD ~17.5 Mio pa. (potential POC-MVP-
• Roll out to functions: Finance, Buss. Dev., HR, HSEC, Sales & Logistic MMP) and recurring
• Develop use case on the top of Big Data Analytics • (Show Financial impact – P&L and Non P&L)
• Support ESG

SMART TECHNOLOGY • Melanjutkan pelaksanaan teknologi keamanan (security technology) • Informasi yang andal
DETAIL

OUTCOME
• IoT/tech untuk pemeliharaan (otomasi) • Teknologi Komunikasi dan Keamanan
• Lebih banyak integrasi data dan aplikasi • 2-3 Smart Solution diterapkan pada use case,
• Memperluas ekosistem untuk startup/accelerator operasi dan pemeliharaan IOT
• Kemitraan dengan 2-3 start-up/accelerator
strategis

• Continue to implement security technology • Reliable Information, Communication


• IoT/tech for maintenance (automation) Technology and Security
• Operation Automation process • 2-3 Smart Solutions apply in use cases, IoT
• More data & application integration operation & maintenance
• Expand ecosystem to startups / accelerators • Partnership with 2-3 strategic start-ups /
accelerators

SMART PEOPLE • Melanjutkan DCC learning scale up + Digital online academy • Melibatkan 3 mitra pembelajaran
DETAIL

• Melanjutkan peran scrum dalam beberapa use case pada fungsi-


OUTCOME
• 820+ pengguna use case
fungsi lain • 120+ Product Owners dan Scrum Masters
• Melanjutkan program-program pembelajaran yang dirancang untuk • +130 Peserta Design Thinking & Agile Scrum
menyesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan tim saat ini (misalnya • 110+ program Advanced Analytics foundation
program Scrum Coaching, Advance Analytics dan Business Canvas)
• Melanjutkan kerjasama dengan program inovasi untuk
mengembangkan metode baru dalam bekerja (new way of working)

• Continue DCC learning scale up + Digital online academy • Engaged with 3 learning partners
• Continue scrum roles in some use cases at other functions • 820+ use cases users
• Continue learning programs are designed to better suit current • 120+ Product Owners and Scrum Masters
needs and teams’ situation (i.e. Scrum Coaching Program, Advance • +130 Design Thinking & Agile Scrum
Analytics and Business Canvas) Participants
• Continue collaboration with innovation program to expand new way • 110+ Advanced Analytics foundation program
of working

Tantangan terkait transformasi digital: Challenges related to digital transformation:

Dalam memaksimalkan penerapan transformasi In maximizing the application of digital transformation,


digital, terdapat tantangan yang perlu dikelola, di there are challenges that need to be managed,
antaranya: including:
1. Pengembangan energi terbarukan melalui 1. Development of renewable energy through digital
transformasi digital transformation
2. Menciptakan nilai dari transformasi yang dilakukan, 2. Creating values from the transformation carried
sehingga dapat membantu kegiatan bisnis. out so that it can help business activities.
3. Pemilihan teknologi yang tepat 3. Selection of the right technology
4. Mengubah pola pikir dan menyiapkan SDM 4. Changing mindsets and preparing human resources
untuk bisa mengadopsi teknologi baru dan to be able to adopt new technologies and develop
mengembangkan kemampuan jika terjadi capabilities in the event of post-mining in the future.
pascatambang di masa depan.

Lebih lanjut, ITM menjawab tantangan tersebut Furthermore, ITM answers these challenges, one of which
salah satunya dengan melakukan inovasi yang kreatif is by doing creative innovations and providing added
dan memberi nilai tambah dan didukung adopsi value and supported by adequate technology adoption.
teknologi memadai.

40
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Tentang Laporan
About the Report

Laporan Keberlanjutan ITM diterbitkan setiap tahun The ITM Sustainability Report is published annually
dan disusun sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan and prepared in accordance with the Financial Services
(POJK) No.51/POJK.03/2017. ITM melaporkan Authority (POJK) Regulation No.51/POJK.03/2017. ITM
informasi yang tertera dalam Indeks Isi GRI untuk reports the information contained in the GRI Content
periode 1 Januari-31 Desember 2021 dengan merujuk Index for the period January 1 - December 31, 2021 with
ke Standar GRI 2021. reference to the GRI Standards 2021.

Laporan ini merupakan kesinambungan dari Laporan This report is a continuation of the previous Sustainability
Keberlanjutan sebelumnya yang diterbitkan pada 7 Report published on 7 March 2021. The scope of
Maret 2021. Ruang lingkup informasi yang disampaikan information presented in material topics includes
dalam topik-topik material mencakup entitas anak subsidiaries based on operations of control, namely
berdasarkan operation of control, yaitu ITM bertanggung ITM is fully responsible for the performance of each
jawab penuh atas kinerja masing-masing anak subsidiary. This report does not cover the environmental
perusahaan. Laporan ini tidak mencakup kinerja performance of several subsidiaries, including TIS and
lingkungan anak perusahaan yaitu TIS dan NPR karena NPR, because they are still in the pre-construction stage;
masih tahap pra konstruksi, GPK karena masih berada GPK is still in the pre-operation stage; as well as EBP and
pada tahap pra-operasi, serta EBP dan IBP karena IBP because they are new companies. Data on safety
merupakan perusahaan baru. Data terkait safety tidak does not include the performance of TIS subsidiaries,
mencantumkan kinerja anak usaha TIS, NPR karena NPR because they are still in the pre-construction stage,
masih tahap pra konstruksi, EBP dan IBP yang baru EBP and IBP that are just starting to operate, as well
beroperasi, serta IT dan IBO. Tidak ada perubahan as IT and IBO. There were no significant changes son
signifikan atas Laporan yang mengubah sifat bisnis the Report that changed the nature of the Company’s
Perusahaan, serta tidak ada pernyataan kembali business, also there is no restatement of the data in
terhadap penyajian data dalam laporan ini. [2-3] [2-4] this report. [2-3] [2-4]

Laporan keuangan bersumber dari Laporan Laba Financial statements sourced from Audited
Rugi Konsolidasi yang telah diaudit. Kinerja ekonomi Consolidated Income Statements. The economic
meliputi seluruh anak perusahaan; IMM, TCM, BEK, performance figures cover all subsidiaries; IMM, TCM,
KTD, JBG, TIS, ITMI, IBU, IEU, TIS, IBP, TRUST, dan BEK, KTD, JBG, TIS, ITMI, IBU, IEU, TIS, IBP, TRUST, and
GEM. Informasi keuangan tidak dapat disajikan GEM. Financial information can not be presented by
berdasarkan wilayah, daerah pemasaran, atau kriteria region, marketing area, or other criteria. Disclosures
lainnya. Pengungkapan mengenai emisi GRK, energi, regarding GHG emissions, energy, waste, water and
limbah, air, dan kesehatan dan keselamatan kerja occupational health and safety (OHS), water, and
(K3) telah diverifikasi melalui penjaminan (assurance) safety have been verified through assurance by Lloyd’s
oleh Lloyd’s Register Quality Assurance (LRQA) dari Register Quality Assurance (LRQA) dari Bangkok,
Bangkok, Thailand pada Februari 2022. Pemilihan Thailand on February 2022. The independent assurance
badan penjaminan independent melibatkan Direksi, body is selected with the involvement of the Board of
dan dilakukan dengan memperhatikan independensi Directors, and with due regard to independence and
dan tidak ada benturan kepentingan dengan no conflict of interest with the Company. [2-5]
Perusahaan. [2-5]

41
PENENTUAN ISI LAPORAN DAN BATASAN DEFINING THE CONTENTS AND MATERIAL
DAMPAK TOPIK MATERIAL TOPICS BOUNDARY

Prinsip Pelaporan
Reporting Principles

Akurasi
Accuracy

Keandalan
Verifiability
Keseimbangan
Balance

Ketepatan
waktu
Timeliness
Kejelasan
Clarity

Konteks
keberlanjutan
Sustainability Keterbandingan
context Comparability

Kelengkapan
Completeness

Dalam menentukan isi laporan dan penentuan topik In determining the content of the report and
material, ITM melakukan diskusi kelompok terarah dan determining material topics, ITM held focus group
wawancara yang melibatkan pemangku kepentingan. discussions and interviews involving stakeholders.

Alur Penentuan Topik Material


Determining Materiality Topics Workflow

Pelibatan pemangku
kepentingan melalui
Analisis dampak
diskusi kelompok Pemetaan isu yang Pemetaan
pada pemangku
terarah dan wawancara Analisis isu perlu ditindaklanjuti topik material
kepentingan
Stakeholder Issue analysis Mapping issues that Material topic
Impact analysis on
engagement through need to be followed up mapping
stakeholders
focus group discussions
and interviews

42
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Pelibatan Pemangku Kepentingan Melalui FGD Stakeholder Engagement Through FGDs and
dan Wawancara Interviews

ITM melibatkan 82 orang perwakilan kelompok ITM involved 82 representatives of stakeholder groups,
pemangku kepentingan, yang terdiri dari pemerintah, consisting of government, media, investors, customers,
media, investor, pelanggan, karyawan, LSM, employees, NGOs, communities, academics, contractors,
masyarakat, akademisi, kontraktor, vendor dan vendors and suppliers. Stakeholders are selected based
supplier. Pemangku kepentingan dipilih berdasarkan on their proximity to ITM’s business operations.
kedekatan (proximity) dengan operasi bisnis ITM.

Jenis dan Jumlah Pemangku Kepentingan Dalam FGD dan Wawancara


Types and Number of Stakeholders in FGDs and Interviews
Pemangku Kepentingan Pemangku Kepentingan
Jumlah Jumlah
Stakeholders Stakeholders
Pekerja
24 Investor 6
Employee
Pemerintah Pelanggan
21 3
Government Customer
Kontraktor Vendor dan Supplier
7 2
Contractor Vendor and Supplier
LSM Akademisi
2 2
NGOs Academia
Masyarakat
Media 13 8
Communities

Analisis dan Pemetaan Isu yang Perlu Analysis and Mapping of Issues that Need to be
Ditindaklanjuti Ke Dalam Topik GRI [3-1] Followed Up into GRI Topics [3-1]

Berdasarkan pelaksanaan FGD dan wawancara, ITM Based on the results of FGDs and interviews, ITM
menetapkan isu-isu yang perlu ditindaklanjuti dan determined issues that needed to be followed up
dipetakan ke dalam topik berdasarkan GRI. Isu yang and mapped into topics according to GRI. The issues
telah dipetakan tersebut kemudian dipresentasikan that have been mapped are then submitted to the
kepada Direktur S&RM pada Jumat, 29 Oktober 2021. Director of S&RM on Friday, October 29, 2021. From the
Dari diskusi, ditetapkan 10 topik material dengan 5 di discussion, 10 material topics were determined, with
antaranya kategori tinggi. Perubahan topik material 5 of them in the high category. Changes in material
disesuaikan dengan perhatian pemangku kepentingan topics were adjusted to the concerns of stakeholders
dan signifikansinya bagi ITM. Keseluruhan topik and their significance to ITM. All material topics have
material telah disetujui Direktur S&RM dan menjadi been approved by the Director of S&RM and become
topik prioritas yang dikelola dampaknya. priority topics for impact management.

43
Matriks Topik Material K3 Emisi Energi Masyarakat Lokal
Material Topic Matrix Keanekaragaman Hayati Air dan Effluen Limbah Kinerja Ekonomi
Pascatambang Ketenagakerjaan
Berpengaruh pada penilaian & keputusan pemangku kepentingan

4
Influence on stakeholder assessments & decisions

0 1 2 3 4

Berdampak signifikan terhadap ekonomi, lingkungan, dan sosial


Significance of economic, environmental, and social impacts

Perubahan Topik Material [3-2]


Changes in the list
Topik Material 2020 Topik Material 2021
2020 Material Topics 2021 Material Topics
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Occupational Health and Safety (OHS) Occupational Health and Safety (OHS)
Emisi
Kinerja Ekonomi Emission
Economic Performance Energi
Energy
Masyarakat Lokal Masyarakat Lokal
Local Community Local Community
Keanekaragaman Hayati Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Biodiversity
Emisi GRK Limbah
GHG Emission Waste
Dampak Ekonomi Tidak Langsung Air dan Efluen
Indirect Economic Impact Water and Effuent
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Limbah Pascatambang
Waste Post-Mining
Ketenagakerjaan
Employment

Keterangan: Notes:
Hijau : Topik material tinggi Green : High material topic
Kuning : Topik material sedang Yellow : Medium material topic
Biru : Topik material rendah Blue : Low material topic

44
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Dukungan Terhadap Pembangunan Berkelanjutan Support for Sustainable Development Goals


(TPB) (SDGs)

ITM telah memetakan sepuluh topik material pada ITM has mapped ten material topics for 2021 that were
tahun 2021, yang kemudian dihubungkan dengan linked to the eight priority SDGs and most relevant to
delapan prioritas SDGs yang paling relevan dengan the Company’s business. ITM maintains its commitment
bisnis Perusahaan. ITM menjaga komitmen dalam to supporting the SDGs, as reflected through the
mendukung SDGs, yang tercermin melalui integrasi integration of contributions to the relevant SDG
kontribusi terhadap prioritas SDGs yang relevan ke priorities into the company’s strategy. These efforts
dalam strategi perusahaan. Upaya tersebut dilakukan were made to increase the positive impact and reduce
untuk meningkatkan dampak positif dan mengurangi the negative impact of the Company’s operations.
dampak negatif dari operasional Perusahaan.

Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)


Occupational Health and Safety (OHS)

Target 2021 Target 2021


1. Tersedianya peralatan kesehatan untuk mencegah dan 1. Availability of health equipment to prevent and handle the
menangani penyebaran COVID-19 transmission of COVID-19
2. Tercapainya nihil kecelakaan kerja fatal (Zero fatal accident) 2. The achievement of zero fatal accidents

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Menerapkan mekanisme emergency berupa penyediaan 1. Implementing emergency mechanisms by providing health
sarana dan peralatan kesehatan, serta melakukan health and facilities and equipment, as well as conducting regular health
safety briefing secara berkala and safety briefings
2. Adanya Emergency Management Team (EMT) yang bertanggung 2. The formation of an Emergency Management Team (EMT)
jawab terhadap pengelolaan K3 responsible for the OHS management
3. Pemberian vaksinasi dosis kedua bagi 92% karyawan 3. Provision of the second dose of vaccination for 92% of employees
4. Implementasi pilar safety culture di internal Perusahaan 4. Implementation of the safety culture pillar within the Company

45
Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

EMISI
Emissions

Target 2021 Target 2021


Tercapaianya 0,092 ton CO2eq/ton FC Achievement of 0.092 ton CO2eq/ton FC

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Memiliki roadmap climate change strategy 2022-2025 1. Have a roadmap for climate change strategy 2022-2025
2. Efisiensi energi dengan penggunaan Biofuel 30 dan 2. Energy efficiency by using Biofuel 30 and replacing the use of
mengganti penggunaan Freon R22 dengan Freon R410 Freon R22 with Freon R410
3. Menanam pohon untuk penyerapan emisi GRK 3. Planting trees to absorb GHG emissions
4. Melakukan assessment physical climate risk beserta mitigasinya 4. Conducting physical climate risk assessment and its mitigation

Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

ENERGI
Energy

Target 2021 Target 2021


1. Efisiensi biaya dalam proses produksi mencapai 50% 1. Cost efficiency in the production process at 50%
2. Tercapainya intensitas energi: 0,466 GJ/ton FC 2. Energy intensity achievement: 0.466 GJ/ton FC
3. Peningkatan bauran energi dari Pembangkit Listrik Tenaga 3. Increased energy mix from Solar Power Plants (PLTS) by 6%.
Surya (PLTS) sebesar 6%.

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Pemanfaatan energi terbarukan untuk efisiensi energi, di 1. Utilization of renewable energy for energy efficiency, including
antaranya pemanfaatan hidropower untuk pengolahan efluen the use of hydropower for effluent treatment
2. Optimalisasi pemanfaatan Pembangkit Listirk Tenaga Surya 2. Optimizing the use of Solar Power Plants (PLTS)
(PLTS)

Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

MASYARAKAT LOKAL
Local Community

Target 2021 Target 2021


1. Terselenggaranya pendidikan dan pelatihan untuk pegawai 1. Organizing education and training for employees and local
dan masyarakat lokal. communities.
2. Hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 75% 2. Results of Community Satisfaction Index (IKM) 75%
3. Nilai SROI: > 1 (ruang lingkup: 100%) 3. SROI value: > 1 (scope: 100%)
4. Zero Conflicts dengan masyarakat lokal 4. Zero Conflicts with local communities

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Tercapainya IKM 70% 1. Achievement of Community Satisfaction Index 70%
2. Tercapainya SROI >1 2. Achieving SROI >1
3. Menjaga social license to operate (SLTO) 3. Maintain social license to operate (SLTO)
4. Mempersiapkan soft landing closure 4. Prepare soft landing closure

46
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

MASYARAKAT LOKAL
Local Community

5. Peningkatan akses pendidikan dan kualitas tenaga pengajar 5. Improved access to education and quality of teaching staff
6. Kontribusi terhadap peningkatan infrastruktur masyarakat 6. Provision of access to clean water and community health are:
yaitu: penyediaan akses air bersih dan kesehatan masyarakat, contribution to the improvement of community infrastructure,
serta meningkatkan kapasitas produksi lokal dan inovasi produk also Increased capacity of local production and product
innovation

Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

KEANEKARAGAMAN HAYATI
Biodiversity

Target 2021 Target 2021


Penetapan arboretum sebagai kawasan konservasi multifungsi Determination of the arboretum as a multifunctional
pada area reklamasi conservation area in the reclamation area

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Pemilihan dan penetapan arboretum pada area reklamasi 1. Selection and determination of the arboretum in the
reclamation area
2. Inventarisasi flora dan fauna di kawasan konservasi 2. Inventory of flora and fauna in the Galam Forest conservation
Hutan Galam area
3. Penambahan 200 blok transplantasi terumbu karang sejak 3. Additional 200 coral reef transplant blocks since 2020 and
tahun 2020 dan penanaman 10.000 bibit mangrove planted 10,000 mangrove seedlings
4. Melaksanakan studi ekologi di kawasan konsesi, bekerja sama 4. Carry out ecological studies in the concession area, in
dengan Kebun Raya Purwodadi, BRIN, Universitas Lambung collaboration with the Purwodadi Botanical Gardens, BRIN,
Mangkurat dan Universitas Mulawarman Lambung Mangkurat University and Mulawarman University
5. Adanya perbaikan ekosistem di kawasan operasi Perusahaan, 5. Improved ecosystem in the Company’s operational areas,
pemulihan ekosistem terumbu karang, dan pemulihan area restoration of coral reef ecosystems, and restoration of
DAS lebih dari 7.000 ha watershed areas of more than 7,000 ha

47
Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

LIMBAH
Waste

Target 2021 Target 2021


1. Seluruh 100% limbah B3 terkelola sesuai peraturan 1. All 100% of hazardous waste is managed according to regulations
2. Intensitas Limbah B3 0,32 Kg/Ton Produksi (termasuk abu 2. Hazardous Waste Intensity 0.32 Kg/Ton Production (including fly
terbang dan abu dasar) ash and bottom ash)
3. Intensitas produksi sampah domestik 0,12 (Kg/Ton) 3. The intensity of domestic waste production of 0.12 (kg/ton)

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Intensitas limbah B3 sebesar 0,13 Kg/Ton Produksi (abu terbang 1. The intensity of hazardous waste is 0.13 Kg/Ton Production (fly
dan abu dasar dikecualikan dari limbah B3) ash and bottom ash are excluded from hazardous waste)
2. Pemanfaatan oli bekas sebagai bahan campuran peledak (ANFO) 2. Utilization of used oil as explosive mixture (ANFO)
3. Pemanfaatan sampah organik sebagai kompos 3. Utilization of organic waste as compost
4. Peningkatan kesadaran lingkungan untuk mengurangi timbulan 4. Increasing environmental awareness to reduce waste
sampah generation

Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

AIR DAN EFLUEN


Water and Fluent

Target 2021 Target 2021


1. Seluruh (100%) air limbah memenuhi standar baku mutu 1. All (100%) wastewater meets quality standards
2. Adanya pelayanan sambungan rumah untuk air bersih di 2. Availability house connection service for clean water in the
desa binaan. fostered villages.

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Mematuhi peraturan lingkungan terkait pengelolaan air limbah 1. Complying with environmental regulations on wastewater
dan mengelola air limbah agar memenuhi baku mutu management and managing wastewater to meet quality
standards
2. Dukungan air bersih untuk peningkatan kesehatan masyarakat 2. Support for clean water to improve public health
3. Memanfaatkan kembali (reuse) air untuk kegiatan pendukung 3. Reuse water for supporting activities
4. Bekerja sama dengan pemerintah, lembaga non-pemerintah 4. Cooperate with the government, non-government institutions,
dan masyarakat dalam menyediakan akses air bersih melalui and the community in providing access to clean water through
penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) institutional strengthening of Village Owned Enterprises (Bumdes)

48
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

KINERJA EKONOMI
Economic Performance

Target 2021 Target 2021


1. Peningkatan ekonomi masyarakat melalui akses jalan yang 1. Improving the community’s economy through safe road access
aman di sekitar lingkar tambang around the mine ring
2. Peningkatan kompetensi digitalisasi pegawai sebesar 15%. 2. Increasing employee digitalization competence by 15%.
3. Kepatuhan pelaporan keuangan kepada pemerintah 3. Compliance with financial reporting to the government

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Bekerja sama dengan masyarakat dan pemangku kepentingan 1. Cooperate with the community and other stakeholders and
lain dan untuk membangun jalan sepanjang 3,82 km di lingkar build a 3.82 km road around the mining ring
tambang
2. Memperkuat triple transformation sebagai pondasi transformasi 2. Strengthening triple transformation as the foundation of digital
digital. transformation.

Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

PASCATAMBANG
Post-mining

Target 2021 Target 2021


1. Pengelolaan void dan pascatambang sesuai dengan target 1. Management of voids and post-mining in accordance with the
yang terdapat di dokumen Feasibility Study (FS), Amdal, targets in the Feasibility Study (FS), EIA, Reclamation Plan and
Rencana Reklamasi dan dokumen Rencana Pascatambang. Post-Mining Plan documents.
2. Kegiatan rehabilitasi DAS sesuai dengan Rancangan Teknis 2. Watershed rehabilitation activities are in accordance with the
yang telah ditetapkan Pemerintah. Technical Design that has been determined by the Government.

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Kegiatan pengelolaan reklamasi, void, dan pascatambang 1. Reclamation, void, and post-mining management activities
disesuaikan dengan dokumen yang telah disetujui oleh are adjusted to documents that have been approved by the
Pemerintah, seperti dokumen Feasibility Study (FS), Amdal, Government, such as Feasibility Study (FS) documents, EIA,
Rencana Reklamasi dan dokumen Rencana Pascatambang. Reclamation Plans and Post-Mining Plan documents.
2. Kegiatan pengeolaan rehabilitasi DAS disesuaikan dengan 2. Watershed rehabilitation management activities are adjusted
Rancangan Teknis yang telah ditetapkan Pemerintah. to the Technical Design that has been determined by the
Government.
3. Telah disetujuinya perubahan rencana pascatambang PT Kitadin 3. The Ministry of Energy and Mineral Resources has approved
– Embalut oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral changes to the PT Kitadin – Embalut post-mining plan on
(ESDM) pada tanggal 14 Juni 2021. June 14, 2021.

49
Topik Material 2021 | Material Topics 2021 SDGs

KETENAGAKERJAAN
Employment

Target 2021 Target 2021


1. Kesetaraan gender pekerja 1. Gender equality of employees
2. Adanya Individual Development Plan dan Career Management 2. The availability of an Individual Development Plan and
Career Management
3. Dukungan kepada Serikat Pekerja 3. Support for Labor unions
4. Benefit dan remunerasi 4. Benefits and remuneration
5. Sertifikasi khusus tenaga kerja yang bersifat strategis dan 5. Special manpower certification that is strategic and in line
sejalan dengan prinsip keberlanjutan with sustainability principles

Strategi dan Kegiatan/Progress Strategy and Activities/Progress


1. Pelibatan pekerja perempuan di industri tambang sebesar 12% 1. Involvement of female employees in the mining industry was
dari total pekerja ITM pada tahun 2021. 12% of the total ITM employees in 2021.
2. Peningkatan efektivitas penilaian kompetensi sebagai dasar 2. Increased effectiveness of competency assessment as the
perancangan Individual Development Plan. basis for designing the Individual Development Plan.
3. Adanya serikat pekerja di ITM dan 6 anak usaha, serta 3. The presence of labor union at ITM and its 6 subsidiaries, as
pembaruan PKB secara berkala yang melindungi seluruh well as periodic renewal of the CLA that protects all employees.
pekerja.
4. Mematuhi peraturan ketenagakerjaan yang berlaku terkait 4. Compliance with applicable labor regulations related to
benefit dan remunerasi, salah satunya berupa upah pekerja yang benefits and remuneration, one of which is in the form of
lebih tinggi dari upah minimum masing-masing wilayah kerja. employee wages which are higher than the minimum wage for
each work area.
5. Pelibatan 2.242 pekerja dalam berbagai program pengembangan 5. Involvement of 2,242 employees in various competency
kompetensi, seperti Star Power dan pelatihan teknis terkait development programs, such as Star Power and technical
digitalisasi, keberlanjutan, komunikasi, dan bisnis. training related to digitization, sustainability, communication,
and business.

50
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Batasan Dampak Topik Material Terhadap Impact Boundaries of Material Topics on


Pemangku Kepentingan Stakeholders

Semua topik material yang relevan dikelola dampaknya All relevant material topics are managed for their
bagi pemangku kepentingan, baik di dalam maupun impact on stakeholders, both inside and outside the
di luar Perusahaaan. Company.

Pemangku Kepentingan
Topik Isu Stakeholder Ruang Lingkup
Topic Issue Eksternal Boundary
Internal
External
Kesehatan 1. Dukungan terhadap penanganan COVID-19 Pekerja Akademisi Anak Usaha dan
Keselamatan 2. Injury akibat terganggunya habitat fauna Employees Academics Unit Bisnis ITM:
Kerja (K3) ITM’s Subsidiaries
Occupational Health 1. Support for COVID-19 handling and Business Unit:
and Safety (OHS) 2. Injury due to disturbance of fauna habitat IMM, TCM, BEK,
KTD EMB, JBG,
GEM, ITM-STSC

Emisi Zero emission Pekerja Media Anak Usaha ITM:


Emissions Zero emission Employees Media ITM’s Subsidiaries:
IMM, TCM, BEK,
KTD EMB, JBG,
GEM
Energi 1. Efisiensi penggunaan energi Pekerja Pemerintah Anak Usaha ITM:
Energy 2. Energi terbarukan Employees Investor ITM’s Subsidiaries:
3. Mempersiapkan transisi bisnis dari energi LSM IMM, TCM, BEK,
konvensional ke energi baru terbarukan Government KTD EMB, JBG,
Investors GEM
1. Energy efficiency NGOs
2. Renewable energy
3. Preparing for business transition from
conventional energy to new renewable energy

Masyarakat Lokal 1. Pelibatan masyarakat dalam LCA Pekerja • Pemerintah Anak Usaha ITM:
Local Community 2. Proses reklamasi lahan Employees • Media ITM’s Subsidiaries:
3. Pelibatan Masyarakat Lokal dalam Vendor • Vendor IMM, TCM, BEK,
4. Investasi Sosial • Investor KTD EMB, JBG,
5. Perencanaan dan evaluasi program CD • Masyarakat GEM, IBP, EBP
6. Penutupan jalan hauling • LSM
• Akademisi
1. Community involvement in LCA
2. Land reclamation process • Government
3. Community involvement of Local Communities in • Media
Vendors • Vendor
4. Social Investment • Investors
5. CD program planning and evaluation • Community
6. Closure of hauling roads • NGOs
• Academics

Keanekaragaman Pelestarian Keanekaragaman Hayati Pekerja • Pemerintah Anak Usaha ITM:


Hayati Biodiversity Conservation Employees • Investor ITM’s Subsidiaries:
Biodiversity • Masyarakat IMM, TCM, BEK,
• LSM KTD EMB, JBG,
• Akademisi GEM

• Government
• Investors
• Community
• NGOs
• Academics

51
Pemangku Kepentingan
Topik Isu Stakeholder Ruang Lingkup
Topic Issue Eksternal Boundary
Internal
External
Limbah 1. Pengelolaan limbah B3 yang efektif Pekerja • Pemerintah Anak Usaha ITM:
Waste 2. Pencegahan ceceran limbah dalam transportasi Employees • LSM ITM’s Subsidiaries:
IMM, TCM, BEK,
1. Effective hazardous waste management • Government KTD EMB, JBG,
2. Prevention of waste spill in transportation • NGOs GEM

Air dan Limbah Cair Memastikan pengelolaan dan penutupan lubang- Pekerja Media Anak Usaha ITM:
Water and Effluent lubang tambang Employees ITM’s Subsidiaries:
Ensuring mine pit management and closure IMM, TCM, BEK,
KTD EMB, JBG,
GEM
Kinerja Ekonomi 1. Tenggat waktu perizinan Pekerja • Pemerintah ITM dan Anak
Economic 2. Jangka waktu purchase order Employees • Vendor Usaha:
Performance 3. Menjaga kinerja ESG untuk merespon • Investor ITM and its
pemangku kepentingan • Pelanggan Subsidiaries:
4. Pencapaian produksi batubara IMM, TCM, BEK,
• Government KTD, JBG, TIS,
1. Licensing Deadline • Vendor ITMI, IBU, IEU,
2. Purchase order period • Investors TIS, IBP, TRUST,
3. Maintain ESG performance to respond • Customer GEM
to stakeholders
4. Coal production achievement
Pascatambang 1. Pengelolaan void dan pascatambang Pekerja • Pemerintah Anak Usaha ITM:
Post-mining 2. Rehabilitasi DAS Employees • Akademisi ITM’s Subsidiaries:
IMM, TCM, BEK,
1. Void and post-mining management • Government KTD, JBG
2. Watershed Rehabilitation • Academics
Ketenagakerjaan 1. Kesetaraan gender pekerja Pekerja • Investor ITM dan Anak
Employment 2. Individual Development Plan and Career Employees • Pemerintah Usaha:
Management ITM and its
3. Dukungan kepada Serikat Pekerja • Investors Subsidiaries:
4. Benefit dan remunerasi • Government IMM, TCM,
BEK, KTD, JBG,
1. Employee gender equality TRUST, GEM,
2. Individual Development Plan and Career NPR, IBP, TIS,
Management EBP, GPK
3. Support for Labor Union
4. Benefits and remuneration

52
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Pelibatan Pemangku Kepentingan [2-29] Stakeholder Engagement [2-29]

Analisis kebutuhan pemangku kepentingan dilakukan Stakeholder needs analysis is carried out through the
dengan metode FGD dan wawancara pada setiap awal FGD and interviews at the beginning of each year.
tahun. Proses dan metode yang digunakan merujuk The process and methods refer to the AA1000 SES
standar AA1000 SES. FGD tahun 2020 dilaksanakan standard. The latest FGD was held on July 22 – August
pada 22 Juli – 12 Agustus 2020. 12, 2020.

Pelibatan Pemangku Kepentingan


Stakeholder Engagement

Metode Pendekatan
Kelompok Pemangku
Basis Identifikasi dan Respon Frekuensi Keterlibatan Topik Utama
Kepentingan
Identification Basis Method of Approach Engagement Frequency Main Topics
Group of Stakeholders
and Response
Pemegang Saham • Tanggung Jawab • Analyst Meeting • RUPS diadakan paling Keamanan dan tingkat
atau Investor • Pengaruh • Rapat Umum sedikit setahun sekali pengembalian investasi
Shareholder or • Ketergantungan Pemegang Saham • Paparan Publik diadakan
Investor (RUPS) setahun sekali Security and return on
• Responsibility • Paparan Publik • Analyst Meeting diadakan 4 investment
• Influence kali dalam setahun
• Dependency • Analyst Meeting
• General Meeting of • General Meeting of
Shareholders Shareholders is convened at
• Public Expose least once a year
• Public Expose convened
once a year
• Analyst Meeting is convened
4 times a year

53
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement

Metode Pendekatan
Kelompok Pemangku
Basis Identifikasi dan Respon Frekuensi Keterlibatan Topik Utama
Kepentingan
Identification Basis Method of Approach Engagement Frequency Main Topics
Group of Stakeholders
and Response
Pelanggan • Tanggung Jawab Manajemen Keluhan Minimal setahun sekali • Konsistensi kualitas
Customer • Pengaruh Pelanggan At least once a year produk
Ketergantungan Customer Complaint • Pengiriman tepat
Management waktu.
• Responsibility
• Influence • Consistency of
• Dependency product quality
• On time delivery
Pekerja • Tanggung Jawab • Serikat Pekerja Triwulan • Perlakuan adil dan
Employees • Pengaruh • Forum Komunikasi Quarterly setara dalam karir
• Proksimitas Manajemen & Pekerja dan remunerasi
• Perwakilan • Tempat kerja yang
• Labor union aman dan Sehat
• Responsibility • Management
• Influence & Employee • Fair and equal
• Proximity Communication treatment in career
Representation Forum and remuneration
• Safe and healthy
workplace
Pemerintah • Tanggung Jawab • Pengadaan rapat Minimal dua kali setahun • Hubungan yang
Government • Pengaruh • Kunjungan site At least twice a year konstruktif dengan
• Proksimitas • Sosialisasi regulator
• Perwakilan • peraturan baru • Kepatuhan pada
peraturan dan
• Responsibility • Meeting convention perundangan
• Influence • Site visit
• Proximity • Dissemination of new • A constructive
• Representation regulation relationship with the
regulator
• Compliance with laws
and regulations
Mitra Usaha • Pengaruh • Pertemuan Reguler Minimal setahun sekali • Proses pengadaan
(vendor, pemasok, • Proksimitas • Sosialisasi Kebijakan At least once a year yang wajar dan
agen) • Ketergantungan transparan
Business Partners • Regular Meetings • Pembayaran ∙ waktu
(vendors, suppliers, • Influence Proximity • Dissemination of
agents) • Dependence Policy • Reasonable and
transparent
procurement process
• Timely payment
Media Pengaruh • Siaran pers Minimal setahun sekali • Akurasi pelaporan
Media Influence • Pertemuan Media At least once a year • Penyampaian
• Jumpa pers informasi tepat waktu

• Press release • Accuracy of reporting


• Media Gatherings • Timely delivery of
• Press conference information

54
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Pelibatan Pemangku Kepentingan


Stakeholder Engagement

Metode Pendekatan
Kelompok Pemangku
Basis Identifikasi dan Respon Frekuensi Keterlibatan Topik Utama
Kepentingan
Identification Basis Method of Approach Engagement Frequency Main Topics
Group of Stakeholders
and Response
Masyarakat dan • Pengaruh, • Forum Konsultatif Minimal setahun sekali Kontribusi pada aspek
Komunitas • Proksimitas Masyarakat At least once a year ekonomi, sosial dan
Society and • Program lingkungan untuk
Community • Influence pengembangan mempercepat kemandirian
• Proximity dan pemberdayaan Ketersediaan lapangan
masyarakat kerja
Contribute to the
• Community economic, social and
Consultative environmental
Committee aspects to accelerate
• Community independence
development program Availability of employment
NGO • Pengaruh, Pertemuan reguler Minimal setahun sekali Kinerja keberlanjutan
NGO • Proksimitas Regular meetings At least once a year dan kepatuhan pada
aspek tata kelola,
• Influence lingkungan dan sosial.
• Proximity Sustainability
performance and
compliance with
environmental, social
and governance aspects.
lingkungan dan sosial.
Akademisi Pengaruh Pertemuan reguler Minimal setahun sekali Kerja sama pada studi
Academics Influence Regular meetings At least once a year dan pengembangan
terkait keberlanjutan.
Collaboration on study
and development
related to sustainability.

Informasi lain terkait Laporan dapat menghubungi: [2-3]


For more information regarding this report please contact:

Monika Ida Krisnamurti


Corporate Secretary

PT Indo Tambangraya Megah Tbk


email: corsecitm@[Link]

55
TATA KELOLA DAN BISNIS
YANG BERKELANJUTAN
Governance and Sustainable Business

ITM meyakini tata kelola yang beretika dan berintegritas


merupakan landasan yang penting dalam menjalankan
bisnis yang berkelanjutan. Oleh sebab itu, integrasi
strategi ESG dalam setiap tahapan operasi dan bisnis
merupakan faktor kunci keberhasilan pencapaian
keberlanjutan Perusahaan.
ITM believes that ethical governance and integrity are important foundations in running a
sustainable business. Therefore, the integration of the ESG strategy in every stage of operations
and business is a key to the success of the Company’s sustainability achievement.
01
Tata Kelola Berkelanjutan [102-18]
Sustainability Governance

Organ tertinggi dalam struktur tata Kelola ITM adalah The main organ that has the highest authority in
RUPS dengan kewenangan yang tidak diberikan implementing governance at ITM is the General Meeting
kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam batas of Shareholders (GMS). In the corporate governance
yang ditentukan dalam undang-undang ini dan/atau structure, the Board of Commissioners oversees the
anggaran dasar. Pada struktur tata kelola Perusahaan, performance of the Board of Directors who are jointly
Dewan Komisaris mengawasi kinerja Direksi yang secara responsible for operational management to achieve
bersama-sama bertanggung jawab atas pengelolaan the Company’s goals. The Board of Commissioners and
operasional untuk mencapai tujuan Perusahaan. Dewan the Board of Directors are assisted by the committees
Komisaris dan Direksi dibantu oleh komite-komite di to carry out operational activities in accordance with
bawahnya yang menjalankan kegiatan operasional the principles of Good Corporate Governance (GCG)
sesuai dengan prinsip-prinsip Good Corporate as well as applicable laws and regulations. ITM’s GCG
Governance (GCG) dan perundang-undangan yang implementation adheres to guidelines that are in
berlaku. Pelaksanaan GCG di ITM berpedoman pada accordance with national and international standards.
standar nasional maupun internasional.

Dalam hal pelaporan keberlanjutan, Direksi bertindak


sebagai organ tata kelola tertinggi yang berperan In sustainability reporting, the highest governance
untuk melaksanakan peninjauan kembali dan body is the Board of Directors whose role is to
memberikan persetujuan terhadap penyusunan review and give approval to the preparation of the
Laporan Keberlanjutan. Sustainability Report.

Melalui Direktorat Sustainability & Risk Management


(S&RM), ITM mengkaji dan mempertimbangkan Through the Sustainability & Risk Management
kembali relevansi topik material yang disampaikan (S&RM) Directorate, ITM reviews and reconsiders
dalam Laporan Keberlanjutan, serta memastikan the relevance of material topics presented in the
kualitas isi laporan melalui sumber data yang relevan Sustainability Report and ensures the quality of the
dan dapat dipertanggungjawabkan. Manajemen report content through relevant and accountable data
juga mengembangkan kebijakan dalam pemilihan sources. Management also develops policies in selecting
penjaminan eksternal untuk memperkuat integritas external assurance to strengthen the integrity and
dan kredibilitas pelaporan keberlanjutan. credibility of sustainability reporting.

BADAN TATA KELOLA KEBERLANJUTAN SUSTAINABILITY GOVERNANCE BODY

ITM memiliki Direktorat Sustainability & Risk ITM has a Sustainability & Risk Management (S&RM)
Management (S&RM) untuk meminimalisasi dan Directorate to minimize and manage sustainability
mengelola risiko keberlanjutan, serta menanggapi isu risks, as well as respond to environmental, social, and
lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Direktorat governance (ESG) issues. Led by a Director, the S&RM
S&RM menyinergikan strategi antar fungsi dibawah Directorate synergizes strategies between functions.
pimpinan seorang Direktur.

Keanggotaan Dewan Komisaris dan Direksi telah Membership of the Board of Commissioners and
memperhatikan latar belakang keahlian, keterwakilan the Board of Directors has taken into account the
perempuan dan faktor keberagaman lain. Per 31 background of expertise and other diversity factors.
Desember 2021, Dewan Komisaris berjumlah 7 As of December 31, 2021, the Board of Commissioners
orang, terdiri dari 6 orang atau 85,71% laki-laki dan had 7 members, consisting of 6 males or 85.71% and
seorang atau 12,29% perempuan. Sebanyak 3 orang one female or 12.29%. Three of them or 42.86% are
atau 42,86% merupakan Komisaris Independen yang Independent Commissioners who represent the interests
mewakili kepentingan pemegang saham minoritas of minority shareholders and other stakeholders.
dan pemangku kepentingan lain.

58
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Susunan Direksi per 31 Desember 2021 berjumlah The composition of the Board of Directors as of
9 orang. Seluruhnya atau 100% adalah laki-laki. December 31, 2021 was 9 people, and all or 100%
Kebijakan Tata Kelola Perusahaan mengatur bahwa are men. ITM considers the competency background,
Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari orang-orang disciplines, experience in accordance with the duties,
dengan standar etika dan profesional yang tinggi responsibilities and authorities to be carried out
serta beragam dalam gender, dengan kualifikasi, in succession planning and in the process for the
pengalaman, keahlian, dan kompetensi yang relevan appointment of executive and senior officers.
dengan bisnis Perusahaan.

Perusahaan dibantu oleh Komite Keberlanjutan, Tata The Company is assisted by the Sustainability,
Kelola, Nominasi dan Kompensasi (SDGNCC) telah Governance, Nomination and Compensation Committee
melalukan evaluasi menyeluruh atas latar belakang (SDGNCC) which has carried out a thorough evaluation
kompetensi, disiplin ilmu, pengalaman calon Direksi of the competency background, disciplines, experience of
sesuai dengan tugas, tanggung jawab dan kewenangan the Board of Directors’ candidates according to duties,
yang akan dijalani. responsibilities and authorities to be carried out.

Sebagai respon atas isu lingkungan, sosial dan tata In response to environmental, social and governance
kelola (ESG), ITM membentuk Direktorat Sustainability (ESG) issues, ITM established the Sustainability & Risk
& Risk Management (S&RM), yang dipimpin oleh Management (S&RM) Directorate, which is led by a
seorang Direktur. Direktorat S&RM menyinergikan director. The S&RM Directorate synergizes strategies
strategi antar fungsi guna mewujudkan visi dan misi between functions to realize the company’s vision
perusahaan berkaitan dengan isu keberlanjutan serta and mission related to sustainability issues and the
pemenuhan kinerja triple bottom line. fulfillment of triple bottom line performance.

59
Struktur Organisasi Keberlanjutan ITM
ITM Sustainability Organization Structure

Mining Business,
Indonesia

Digital Center
Sales & Logistic Finance
of Excellence

Fuel Business Coal Trading

Struktur Organisasi lengkap dapat dilihat di Laporan Tahunan ITM tahun 2021
The Organization Structure can be seen in the ITM 2021 Annual Report.

60
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Keterangan | Notes:

Fungsi yang mengelola


President Director keberlanjutan Perusahaan.
The Function that manages the
Company’s sustainability.

Deputy of Secretary to
President Director President Director

Office of
Internal Audit
President Director

Corporate Strategic Expansion


Sustainability &
Communications & & Business
Risk Management
Investor Relations Development

External Sustainability Corporate Human Coal Business Corporate


Relations Development Services Resources Development Secretary

Enterprise Risk
& Performance
Management

Compliance

HSEC

61
Direktorat Sustainability & Risk Management
Sustainability & Risk Management Directorate

Direktorat S&RM memiliki empat fungsi besar. Sesuai The S&RM Directorate has four major functions. In
pendelegasian kewenangan, masing-masing fungsi accordance with the delegation of authority, each
bertangggung jawab untuk mengelola dampak terkait function is responsible for managing impacts related
keberlanjutan pada aspek ekonomi, lingkungan, dan to sustainability on economic, environmental, and
sosial, salah satunya melalui konsultasi dengan social aspects, one of which is through consultation
pemangku kepentingan. [2-13] with stakeholders. [2-13]

FUNGSI DALAM DIREKTORAT SUSTAINABILITY & RISK MANAGEMENT


Functions in the Sustainability & Risk Management Directorate

Health, Safety, Risk Management


Sustainable
Environment, & & Performance Compliance
Development
Community Development Management

Tujuan Utama: Tujuan Utama: Tujuan Utama: Tujuan Utama:


1. Menyelaraskan tujuan 1. Mengelola tiga aspek Bekerja sama dengan Komite 1. Mengelola penerapan
strategis keberlanjutan tanggung jawab sosial Manajemen Risiko untuk kepatuhan yang transparan
di setiap unit kerja ITM, perusahaan sesuai ISO mengidentifikasi dan menyusun dan dikelola dengan baik.
dalam setiap proses 26000, yaitu Kesehatan seluruh risiko yang signifikan 2. Memastikan terjalinnya
perencanaan, penerapan, dan Keselamatan Kerja, terkait kinerja ekonomi, hubungan yang harmonis
hingga evaluasi program, Pelestarian Lingkungan dan lingkungan, dan sosial, serta dengan pemangku
untuk mempertimbangkan Pengembangan Masyarakat menentukan langkah tepat kepentingan, tidak adanya
aspek ekonomi, lingkungan (HSEC) agar sesuai sasaran dalam menanggulangi risiko denda atau sanksi terkait
dan sosial, untuk dapat keberlanjutan ITM. keberlanjutan. ketidakpatuhan peraturan dan
berkontribusi terhadap TPB. 2. Mengelola standarisasi, perundangan dalam kinerja
2. Menumbuhkan dan mengelola dampak, ekonomi lingkungan dan
meningkatkan kesadaran mengevaluasi kinerja di hubungan masyarakat.
pekerja mengenai bidang HSEC.
keberlanjutan melalui
sosialisasi yang terencana.

Ringkasan inisiatif tahun 2021: Ringkasan inisiatif tahun 2021 Ringkasan inisiatif tahun 2021: Ringkasan inisiatif tahun 2021:
1. Komunikasi & kesadaran SD 1. Pelaksanaan Quality 1. Melakukan pengkinian Berkolaborasi dalam
2. Menetapkan kerangka SD Assurance Review (QAR) di susunan Komite Manajemen pengembangan aplikasi untuk
3. Mulai menetapkan proses SD semua lokasi tambang. Risiko. memonitor Perijinan dan Lisensi.
2. Mengembangkan sistem 2. Penilaian risiko untuk
pelaporan insiden secara a. Bisnis Baru / Proyek Batu
daring Bara Baru
b. Environment, Social, and
Governance (ESG)

Main objectives: Main objectives: Main objectives: Main objectives:


1. Align the strategic 1. Manage three aspects of Cooperate with the Risk 1. Manage the implementation
sustainability goals in each corporate social responsibility Management Committee of a transparent and properly
ITM work unit, in every process in accordance with ISO 26000, to identify and register all managed compliance.
of planning, implementing, namely Occupational Health significant risks related to 2. Ensure the establishment of
up to program evaluation, in and Safety, Environmental economic, environmental and harmonious relationships
economic, environmental and Preservation and Community social performance, as well as with stakeholders, no fines
social aspects, to be able to Development (HSEC) to meet determine appropriate steps to or sanctions related to non-
contribute to SDGs. ITM’s sustainability goals. address sustainability risks. compliance with laws and
2. To foster and raise 2. Manage standardization and regulations in environmental
employees’ awareness about impact, evaluate performance economic performance and
sustainability through planned in the HSEC field. public relations.
dissemination.

Summary of Initiatives for 2021: Summary of Initiatives for 2021 Summary of Initiatives for 2021: Summary of Initiatives for 2021:
1. SD communication & 1. Implementation of Quality 1. Update Risk Management Join action to develop Permit
awareness Assurance Review (QAR) at all Committee Charter. and License Monitoring
2. Establish SD framework mine sites. 2. Risk Assesment for Application.
3. Start to establish the SD 2. To develop an online incident a. New Business / New Coal
process reporting system Project
b. Environment, Social, and
Governance (ESG)

62
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Direktur S&RM beserta anggota Direksi lain dan The Director of S&RM along with other members of
anggota Dewan Komisaris, diangkat dan ditetapkan the Board of Directors and members of the Board
oleh Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang of Commissioners, are appointed and determined
Saham (RUPS). Kinerja keberlanjutan Perusahaan by the Shareholders at the General Meeting of
dibahas dalam rapat Direksi dan Rapat SDGNCC sejalan Shareholders (GMS). The Company’s sustainability
dengan tugasnya sebagai komite yang bertanggung performance is discussed in the Board of Directors’
jawab kepada Dewan Komisaris. Untuk memastikan meeting every quarter. To ensure good management
pengelolaan kinerja keberlanjutan yang baik di setiap of sustainability performance at each site, the Board
site, Direksi melakukan site visit setiap tahun kepada of Directors conducts site visits every year to business
unit-unit bisnis, terutama bagi Direksi yang baru. [2-26] units, especially for new Directors. [2-26]

Selama tahun 2021, ITM menyertakan Direksi pada During 2021, ITM included the Board of Directors in
beberapa kegiatan untuk meningkatkan pemahaman several activities to increase collective understanding
kolektif tentang keberlanjutan, di antaranya: of sustainability, including:
• Pelatihan Climate Change • Climate Change Training
• Direktur Utama menjadi Pembicara Internasional • President Director became GRI & IDX Asia Pacific
GRI & IDX Asia Pacific International Speaker
• Diskusi dengan Direktur Perubahan Iklim KLHK • Discussion with the Director of Climate Change of
terkait COP26 the Ministry of Environment and Forestry regarding
COP26

Prinsip-prinsip pencegahan diterapkan dengan The principles of prevention are applied by conducting
melakukan pengelolaan risiko. Perusahaan memiliki risk management. The Company has an ITM Risk
Kebijakan dan Manual Manajemen Risiko ITM yang Management Policy and Manual that applies to all
berlaku untuk semua unit bisnis ITM dan fungsi ITM business units and support functions. The Risk
pendukung. Manual Manajemen Risiko disesuaikan Management Manual is adapted to the Banpu Group
dengan Manual Manajemen Risiko Banpu Grup, serta Risk Management Manual, as well as ISO 31000:2018
ISO 31000:2018 Manajemen Risiko, yang memberikan Risk Management, which provides principles,
prinsip, kerangka kerja dan proses pengelolaan risiko. frameworks and processes for risk management.

ITM telah memetakan risiko selain risiko ekonomi dan ITM has mapped risks other than economic and
keuangan, termasuk risiko lingkungan, dan sosial. financial risks, including environmental and social risks.
Sesuai jenis usaha ITM, potensi lingkungan dan sosial According to ITM’s type of business, the environmental
termasuk tinggi. Pengelolaan risiko menjadi tanggung and social potentials are high. Risk management is the
jawab semua lini di perusahaan, mulai dari Dewan responsibility of all lines in the company, starting from
Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Pemantauan the Board of Commissioners, Directors, Audit and Risk
Risiko (AROC), Audit Internal, Audit Eksternal, dan Monitoring Committee (AROC), Internal Audit, External
Komite Manajemen Risiko, hingga pekerja level Audit, and Risk Management Committee, as well as
operasional. Penerapan sistem manajemen risiko operational level employees. The risk management
di ITM pada tahun 2021 telah berjalan dengan baik. system at ITM in 2021 has been implemented properly.

63
Perusahaan mampu mengelola dengan baik setiap The company succeded to properly manage every
risiko yang teridentifikasi. Hal ini ditandai oleh: identified risk. It is indicated by:

• Selaras dengan pemulihan kondisi perekonomian • In line with the global economic recovery, the
global, kinerja produksi dan penjualan batubara performance of coal production and sales has
tetap terjaga, sehingga mampu memberikan imbal been maintained, and managed o provide returns
hasil bagi pemegang saham maupun manfaat for shareholders as well as benefits for other
untuk para pemangku kepentingan lain. stakeholders.
• Perusahaan mampu menjaga kelangsungan • The company managed to maintain operational and
operasional dan bisnis selama pandemi COVID-19, business continuity during the COVID-19 pandemic,
serta memastikan keselamatan pekerja ITM dan as well as ensure the safety of ITM employees and
pengelolaan lingkungan sesuai dengan standar environmental management in accordance with
regulasi yang berlaku. applicable regulatory standards

PENGELOLAAN RISIKO PRIORITAS TERKAIT PRIORITY RISK MANAGEMENT RELATED


KEBERLANJUTAN TO SUSTAINABILITY

Ekonomi Peristiwa Risiko Pengelolaan Risiko


Economy Risk Event Risk Management

Risiko Perubahan Harga Jual dan 1. Pemantauan harga pasar dan mengkaji rencana dan kontrak penjualan.
Harga Komoditas Margin Laba 2. Melakukan strategi lindung nilai sebagai instrumen [Link]
Commodity Price tekanan pelemahan harga sesuai dengan resolusi CRMC.
Changes Risk Selling Price and 3. Memelihara kualitas produk guna menjaga harga jual kepada pelanggan.
Profit Margin 4. Melaksanakan program dan inisiatif penurunan biaya.
5. Meningkatkan pasar penjualan batu bara ke segmen pelanggan baru dan
mendiversifikasi portofolio penjualan.

1. Monitoring market prices and reviewing sales plans and contracts.


2. Considering hedging strategy for financial instruments against price exposure
weakening in accordance with the CRMC resolution.
3. Maintaining product quality, including coal blending to keep stable selling price
to customers.
4. Implementing programs and initiatives to reduce costs and increase margins.
5. Increasing the coal sales market to new customer segments and diversify the
sales portfolio.
Risiko Cadangan Ketidaktersediaan area
Batu Bara tambang untuk rencana 1. Menyesuaikan pilihan strategi investasi dengan menjajaki peluang selain
Coal Reserves Risk produksi tahunan. akuisisi seperti kerjasama operasi dengan konsesi tambang di sekitar wilayah
operasi.
Lack of available mine 2. Menyiapkan dan menganalisis data kegiatan teknis pertambangan dan
areas required to achieve membuat strategi komunikasi yang komperehensif dengan pemangku
the annual yearly kepentingan terkait lahan. [2-16)
production plan 3. Menyiapkan rencana kontingensi melalui area alternatif pengganti rencana
produksi batubara termasuk mengoptimalkan pasokan batu bara dari pihak
ketiga.
4. Mengoptimalkan dan mempercepat proses perizinan dan infrastruktur
tambang-tambang baru untuk dapat beroperasi sesuai dengan linimasa.

1. Adjusting the selected investment strategy by exploring opportunities beyond


acquisitions, such as joint operations with mining concessions around the
existing operational areas.
2. Preparing and analyzing data related to mining technical activities and
setting up a comprehensive communication strategy with stakeholders
related to land use. [2-16]
3. Preparing contingency plans involving alternative areas to substitute the coal
production plan, including optimizing third party coal supplies.
4. Optimizing and accelerating the licensing process and infrastructure for new
mines to be able to commence operation according to the timeline

64
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Ekonomi Peristiwa Risiko Pengelolaan Risiko


Economy Risk Event Risk Management

Risiko Pasokan dan Adanya keluhan dari 1. Mengoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi rencana produksi serta
Pengiriman Batubara pelanggan terkaitdengan penjadwalan kapal secara berkala (mingguan) untuk mengantisipasi adanya
Coal Sourcing and kualitas dan proses risiko gangguan dalam rantai pasokan.
Supply Delivery Risk pengiriman batu bara. 2. Meningkatkan kendali mutu terhadap produk batubara untuk menghindari
Ketidakmampuan kontaminasi yang berdampak pada keluhan pelanggan.
mengamankan 3. Meningkatkan pencampuran batubara internal dengan pihak ketiga untuk
perdagangan dan sumber menstabilkan persyaratan kualitas dan ketersediaan secara tepat waktu.
batu bara pihak ketiga. 4. Evaluasi prospek produksi batubara di setiap lokasi tambang akibat dari
cuaca ekstrem.
Complaints from 5. Memastikan kapal yang digunakan untuk pengiriman memiliki persyaratan
customers related to the sesuai dengan kebutuhan sehingga kualitas dan kuantitas batubara tetap
quality and process of coal terjaga.
delivery. Inability to secure 6. Menjalankan kerja sama yang baik dengan pihak ketiga untuk mengamankan
third party coal sourcing sumber batubara pihak ketiga yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
and trading.
1. Coordinating, monitoring, and evaluating production plan and shipment
scheduling periodically (weekly) to anticipate the risk of supply chain
disruption.
2. Improving quality control and cleanliness to avoid contamination and
complaints.
3. Continuing to blend internal coal and third party coal to control the required
quality and to ensure product availability.
4. Evaluating coal production outlook in all mine sites as the impact of extreme
weather.
5. Managing vessels for coal shipments to possess the proper quality standards
that match with the needs, to ensure certainty in terms of coal quantity and
quality.
6. Forging strong relationships with third party suppliers to secure more
competitive and sustainable third party coal sourcing.
Risiko Perencanaan Pencapaian target 1. Menyiapkan perencanaan tambang terintegrasi dengan evaluasi yang
dan Teknis Tambang produksi tahunan. komprehensif atas semua aspek terkait.
Mine Planning & Adanya gangguan 2. Meningkatkan kualitas perencanaan melalui percepatan kegiatan
Technical Issues Risk operasional. Adanya pengeboran guna meningkatkan akurasi kuantitas dan kualitas cadangan
penambahan biaya. batu bara.
3. Mengelola dan mengevaluasi desain teknis tambang dan model geologi serta
Achievement of annual memantau kondisi aktual struktur tambang secara berkala
production targets.
Operational disruption. 1. Preparing integrated mine planning with a comprehensive evaluation of all
Additional costs. related aspects.
2. Improving the accuracy of planning through the acceleration of drilling
activities to improve the accuracy of quantity and quality of coal reserves.
3. Managing and evaluating mine technical design (slope stability, drainage
system, etc.) and geological model as well as monitoring the actual mine
structure condition on a regular basis.
Risiko Kegagalan investasi dari 1. Meningkatkan proses perencanaan strategis dan manajemen kinerja terkait
Pengembangan pengembangan bisnis dan diversifikasi usaha serta membangun komunikasi dengan pihak terkait. [2-16)
Bisnis pencapaian target kinerja 2. Memenuhi kebutuhan pengembangan bisnis dengan melakukan
Business keuangan. pengembangan sumber daya manusia termasuk melakukan rekrutmen
Development profesional baru.
Risk Failure of investment and 3. Mempertimbangkan kembali pendekatan strategis dalam pengembangan
achievement of financial bisnis baru pada bidang lain dalam rantai pasok energi.
performance target. 4. Meningkatkan kinerja pendapatan dan biaya bisnis jasa kontraktor dan
perdagangan bahan bakar melalui penyempurnaan proses bisnis.

1. Improving strategic processes, especially in the process of planning and


performance management as well as building communication with relevant
parties. [2-16]
2. Developing human resources including recruiting new professionals to meet
business needs.
3. Reconsidering the strategic approach in developing new businesses in energy
value chain.
4. Increasing revenue and cost performance of contractor business and fuel
business through business process improvement.

65
Sosial Masyarakat Peristiwa Risiko Pengelolaan Risiko
Social Community Risk Event Risk Management

Risiko Sosial dan 1. Keluhan dan komplain 1. Merealisasikan program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang
Komunitas dari masyarakat terhadap mengacu pada TPB dan peraturan pemerintah.
Social and kegiatan operasional 2. Merumuskan rencana induk PPM berdasarkan pemetaan sosial dan kebijakan CD
Community Risks pertambangan. yang telah dikonsultasikan kepada masyarakat, pemerintah, dan manajemen ITM.
2. Adanya risiko masyarakat 3. Perusahaan menyiapkan strategi dan penerapan program CSR yang berkelanjutan.
belum mandiri pada 4. Meningkatkan strategi komunikasi dalam membangun reputasi dan hubungan yang
pascatambang baik dengan komunitas masyarakat lokal dan pemangku kepentingan lainnya.
3. Risiko program 5. Melakukan pendidikan dan membangun kedisiplinan masyarakat agar lebih
pengembangan memahami pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran COVID-19
masyarakat yang belum
berkelanjutan 1. Realize the Community Empowerment Development (PPM) program which refers to
4. Masalah sosial sebagai the SDGs and government regulations.
dampak dari penyebaran 2. Formulate a master plan for PPM based on social mapping and CD policy which have
virus COVID-19 di been consulted with the community, government, and ITM management.
komunitas sekitar 3. The company prepares the strategy and implementation of sustainable CSR programs.
wilayah operasional 4. Improve communication strategies to build good reputation and relations with local
tambang. communities and other stakeholders.
5. Conduct education and build the community’s discipline to better understand clean
1. Grievances and and healthy lifestyles to prevent thetransmission of COVID-19
complaints from the
community regarding
mining operations.
2. There is a risk that the
community is not yet
independent at the time
of post-mining
3. Inadequate sustainability
of community
development (CD)
programs including in the
post-mining stage.
4. Social problems as a
result of the spread
of COVID-19 virus in
communities around
mine operating areas.

Lingkungan Peristiwa Risiko Pengelolaan Risiko


Environment Risk Event Risk Management

Risiko Lingkungan Ketidakcukupan manajemen 1. Memastikan Sistem Manajemen Lingkungan telah dijalankan di semua aspek kegiatan
Environmental Risk lingkungan dalam operasional perusahaan.
mengantisipasi dampak 2. Melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan semua pihak terkait dengan
peningkatan kegiatan pembelajaran geohidrologi, untuk memastikan bahwa proses pertambangan tidak
operasional terhadap berdampak buruk pada sumber air bawah tanah dan kondisi air di permukaan.
lingkungan, seperti
pencemaran air, kekeringan, 1. Ensure that the Environmental Management System has been implemented in all
dan lain-lain. aspects of the company’s operations.
2. Coordinate and collaborate with all related parties on geohydrological learning to
The inadequacy of ensure that the mining process does not cause damaging impact on underground
environmental management water sources and surface water conditions.
in anticipating the impact
of increased operational
activities on the environment,
such as water pollution,
drought, etc.

Risiko Perubahan Iklim 1. Cuaca ektrim 1. Perusahaan melakukan efisiensi penggunaan energi.
dan Dekarbonisasi berpengaruh pada 2. Perusahaan melakukan pemantauan dan penghitungan kadar emisi.
Climate Change and kegiatan operasional dan
Decarbonization Risk keselamatan bekerja. 1. The company implements efficient use of energy.
2. The company monitors and calculates emission levels.
1. Extreme weather affects
operating activities and
work safety.

66
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Lingkungan Peristiwa Risiko Pengelolaan Risiko


Environment Risk Event Risk Management
2. Perubahan iklim semakin 3. Perusahaan melakukan upaya serapan karbon dengan kegiatan reklamasi tambang,
cepat mengakibatkan menjalankan kegiatan konservasi keanekaragaman hayati, dan kegiatan rehabilitasi
tekanan terhadap bisnis DAS sesuai dengan Rencana Teknis yang telah ditetapkan Pemerintah.
energi fosil dari semua 4. Perusahaan melihat peluang untuk melakukan transisi bisnis dari energi konvensional
pemangku kepentingan. ke energi terbarukan.

2. Climate change has been 3. The company carries out carbon sequestration efforts through mining reclamation
accelerating causing activities, maintaining biodiversity conservation activities, and watershed rehabilitation
pressure on the fossil activities in accordance with the Technical Plan that has been established by the
energy business from all Government.
stakeholders. 4. The company sees an opportunity to make a business transition from conventional
energy to renewable energy.

K3 dan
Peristiwa Risiko Pengelolaan Risiko
Ketenagakerjaan
Risk Event Risk Management
OHS and Employment
Risiko Kesehatan dan Terganggunya kegiatan 1. Menetapkan kebijakan dan protokol penanganan COVID-19 dan mengevaluasi
Keselamatan Kerja operasional akibat adanya pelaksanaannya secara berkala.
OHS Risk kasus positif COVID-19 2. Standardisasi protokol terkait aktivitas operasional dan mobilitas bagi karyawan dan
di area operasional baik kontraktor selama masa pembatasan sosial.
dari karyawan maupun 3. Memantau ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Peralatan Medis.
kontraktor. 4. Monitor kebijakan dan peraturan dari pemerintah baik pusat maupun daerah dan
menerapkan early warning system untuk aturan yang berdampak signifikan pada
Disruption of operational aktivitas operasional.
activities due to positive 5. Menerapkan Vaksin Gotong Royong untuk seluruh karyawan, keluarga karyawan, dan
COVID-19 cases in kontraktor.
operational area, both
among employees and 1. Establishing policy and protocols related to COVID-19 handling, and evaluating its
contractors. implementation.
2. Standardizing employee’s mobility protocol during transition of local restriction (in/out
to operational areas).
3. Monitoring and ensure availability of Personal Protection Equipment (PPE) and Medical
Equipment.
4. Monitoring local government policy both internal and central and implement early
warning system for regulations that have significant impact for operational activities.
5. Implementing the Vaksin Gotong Royong vaccination program to all employees, their
family members, and contractors.
Risiko Kontraktor dan Ketersediaan karyawan 1. Melakukan investasi dan pengadaan peralatan baru maupun perbaikan peralatan
Peralatan dan peralatan kontraktor lama untuk memenuhi kapasitas produksi.
Contractor and yang kurang optimal untuk 2. Mempercepat proses rekrutmen karyawan untuk mengisi kebutuhan personel
Equipment Risk melaksanakan pekerjaan kontraktor.
operasional tambang. 3. Memastikan ketersediaan fasilitas dan sarana pendukung untuk operasional
kontraktor.
Less than optimal
availability of employees 1. Investing in and procuring new equipment as well as repairing existing equipment to
and equipment in the meet production capacity.
contractors’ side to carry 2. Accelerating the recruitment process to fulfill contractor personnel needs.
out mining operations. 3. Ensuring availability of primary and supporting facilities for contractors’ operational
performance.

Tata Kelola Peristiwa Risiko Pengelolaan Risiko


Governance Risk Event Risk Management
Risiko Perizinan Urutan Pertambangan 1. Melakukan peninjauan dan analisis perubahan aktual penambangan dengan sesuai
Licensing Risk tidak sesuai rencana, yang dokumen perencanaan tambang.
berdampak pada akurasi 2. Menyusun data studi kelayakan terkait proyek baru yang diinisiasi.
dari rencana kualitas dan
kuantitas produksi. 1. Reviewing and analyzing actual mining changes in accordance with mine planning
documents.
Mining sequence is not 2. Submitting data on feasibility studies related to new projects that have been initiated
according to plan, affecting (underground mining, river diversion, etc.).
the accuracy of the planned
quality and quantity of
production.

67
Tata Kelola Peristiwa Risiko Pengelolaan Risiko
Governance Risk Event Risk Management

3. Memastikan pemenuhan persyaratan dalam perpanjangan izin dan pembaharuan


lisensi ke kementerian dan instansi terkait.
4. Memantau waktu jatuh tempo setiap perizinan dan mempersiapkan proses
perpanjangan lebih awal.

3. Ensuring the fulfillment of requirements in the extension of licenses and renewal of


licenses to relevant ministries and agencies.
4. Monitoring the expiry date of each permit and license, to prepare for early extension or
renewal process.

Risiko Perubahan Reputasi Perusahaan, 1. Membangun sistem dan infrastruktur yang efektif dalam mengelola informasi hukum
Regulasi hubungan dengan regulator dan peraturan baru.
Regulatory Changes dan implikasi hukum. 2. Membangun dan memelihara hubungan baik dengan pemerintah dan asosisasi.
Risk 3. Mengeveluasi dan menyiapkan beberapa strategi untuk memenuhi regulasi baru
Company’s reputation, terutama terkait Undang-Undang Pertambangan dan Undang-Undang Cipta Kerja.
relations with regulators 4. Memantau situasi politik dan regulasi teknis serta implementasinya, dengan
and legal implications. berkoordinasi dengan tingkat regional dan lokal.
5. Menganalisis dan memantau pelaksanaan peraturan baru untuk menghindari
keterlambatan proses pengajuan atau perpanjangan izin.

1. Building systems and infrastructure that are effective in managing information on new
laws and regulations that affect the business.
2. Building and maintain good relations with the government and associations to analyze
and understand the objectives of the changes and prepare follow-up in responding to
those changes.
3. Carrying out several strategies to meet new regulations, especially new mining law
and omnibus law (job creation).
4. Monitoring the political situation and technical regulations and its implementation, in
coordination with regional and local levels of government.
5. Performing analyses and monitoring the implementation of new regulations to prevent
delays in new licensing or renewals.

Pengungkapan informasi tentang Pengelolaan Risiko, lihat Disclosure of information on Risk Management, see ITM
Laporan Tahunan ITM 2021 Annual Report 2021

ITM melibatkan pemangku kepentingan dalam ITM involved stakeholders in its good governance
implementasi tata kelola yang baik melalui implementation through two-way communication
komunikasi dua arah antara Direksi dengan pekerja, mechanism between the Board of Directors and
serta mekanisme penyampaian keluh kesah, laporan employees, and a mechanism for complaint handling,
pelanggaran terkait etika, dan pengaduan pemangku reports of ethical violations, and complaints from
kepentingan yang dijalankan melalui mekanisme berikut: stakeholders.
1. Penyampaian langsung yang dilakukan pada 1. Direct submissions were made at periodic meetings,
pelaksanaan kegiatan pertemuan berkala, seperti such as town hall meetings, gatherings, GMS,
town hall meeting, gathering, rapat atau pertemuan Public Exposes, Analyst Meetings, and Quarterly
RUPS, Public Expose, Analyst Meeting, dan Quarterly Communication Day. During 2021, no critical
Communication Day. Selama tahun 2021 tidak ada matters were conveyed to the Board of Directors.
hal kritis yang disampaikan kepada Direksi.
2. Penyampaian tidak langsung melalui fasilitas 2. Indirect submission through the Independent
Independent Whistleblower Center (IWBC) yang Whistleblower Center (IWBC) facility which can
dapat diakses melalui website [Link] be accessed through the website [Link].
serta Voice of Stakeholders (VoiS) diakses melalui com and Voice of Stakeholders (VoiS) accessed
[Link] through [Link]

68
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Bisnis yang Beretika dan Berintegritas


Ethical Business and Integrity

ITM berkomitmen untuk menjalankan bisnis dengan ITM is committed to conducting business with honesty,
jujur, beretika, dan berintegritas untuk memastikan et,hics and integrity to ensure fair competition across
persaingan yang adil di seluruh rantai nilai pada operasi the value chain of the Company’s operations. In
Perusahaan. Dalam penerapan GCG, ITM memiliki implementing GCG, ITM has guidelines for all ITM
pedoman bagi seluruh warga ITM berupa Kebijakan personnel in the form of a GCG Policy and Code of
Tata Kelola (GCG Policy) dan Aturan Perilaku (Code Conduct that must be obeyed by all parties in the
of Conduct) yang harus dipatuhi oleh semua lapisan Company. A more complete explanation of the GCG
karyawan termasuk Direksi dan Dewan Komisaris framework can be seen in the ITM 2021 Annual Report.
Perusahaan. Penjelasan lebih lengkap mengenai
kerangka GCG yang dapat dilihat secara lengkap pada
Laporan Tahunan ITM 2021.

ANTI SUAP DAN ANTI-KORUPSI ANTI-BRIBERY AND ANTI-CORRUPTION

Salah satu pokok-pokok pada Aturan Perilaku ialah anti One of the main points of the Code of Conduct is
suap dan korupsi. Perusahaan tidak menoleransi segala anti-bribery and corruption. The company would not
bentuk korupsi, termasuk penyuapan, pemerasan, tolerate any form of corruption, including bribery,
penipuan dan pencucian uang. ITM telah memiliki extortion, fraud, and money laundering. ITM already
kebijakan dan pedoman mengenai antisuap dan has an anti-bribery and anti-corruption policies and
antikorupsi. Kebijakan ini tercantum pada Aturan guidelines. These policies are listed in the Code of
Perilaku, yang dapat dilihat pada [Link] yang Conduct, which can be viewed at [Link] which
berlaku bagi seluruh pemangku kepentingan. applies to all stakeholders.

ITM juga secara berkesinambungan meningkatkan ITM also continuously improves anti-bribery and
pemahaman dan budaya antisuap dan antikorupsi anti-corruption understanding and culture for all ITM
bagi seluruh warga ITM, di antaranya melalui pelatihan residents, including through training and dissemination.
maupun sosialisasi.

Selama tahun 2021, Perusahaan telah melakukan During 2021, the Company has conducted dissemination
sosialisasi terkait dukungan pada praktik-praktik related to support for anti-corruption practices.
anti-korupsi. Upaya membangun sikap anti-korupsi Efforts to foster an anti-corruption attitude included

69
dilakukan antara lain melalui sosialisasi terkait dissemination of support for anti-corruption practices
dukungan pada praktik-praktik anti-korupsi kepada to site employees and ITM business partners such as
kepada karyawan site maupun mitra usaha ITM contractors, vendors, consultants, customers, and
antara lain kontraktor, vendor, konsultan, pelanggan creditors on March 18, 2021. The dissemination was held
dan kreditur pada tanggal 18 Maret 2021. Sosialisasi in the form of presentation of material, case examples,
tersebut dikemas dalam bentuk pemaparan materi, interactive discussions, and the GCG implementation
contoh-contoh kasus dan diskusi. interakr interhinteraks in the Company.
interaktif dan pelaksanaan GCG di Perusahaan.

Perusahaan menyediakan media pelaporan tindakan The Company provides media to report violations for
pelanggaran bagi pemangku kepentingan, termasuk stakeholders, including those related to bribery and
yang berkaitan dengan tindakan suap dan korupsi corruption as follows: [205-2]
sebagai berikut: [205-2]

ITM memiliki kebijakan whistleblowing system (WBS) yang


berakar kepada nilai-nilai inti perusahaan dan sesuai prinsip
dan praktik-praktik GCG, untuk mendukung pelaporan
pelanggaran hukum dan etika kepada otoritas internal.
Data jumlah pelaporan melalui
ITM menyediakan Independent Whistle Blower Center
IWBC berikut status tindak
(IWBC) yang dapat diakses melalui web [Link]
Independent lanjutnya tersedia pada Laporan
sebagai platform pelaporan secara anonim, untuk kemudian
Whistle Seluruh pekerja ITM Tahunan ITM halaman 203.
ditindaklanjuti dengan prosedur yang berlaku.
Blower Center All ITM employees Data on the number of reports via
ITM has a whistleblowing system (WBS) policy that is based
(IWBC) the IWBC and their follow-up status
on the company’s core values and in accordance with GCG
are available on the ITM Annual
principles and practices, to report legal and ethical violations
Report page 203.
to internal authorities. ITM provides an Independent Whistle
Blower Center (IWBC) which can be accessed via www.
[Link] as an anonymous reporting platform, to be
followed up with the applicable procedures.
Sarana penyampaian ketidakpuasan atas sebuah tindakan
atau ketiadaan suatu tindakan, mengenai standar layanan
Data jumlah pelaporan melalui
/ kurangnya layanan yang diberikan oleh Perusahaan atau
VoiS berikut status tindak lanjutnya
meminta tindakan perbaikan yang bisa dimanfaatkkan oleh
tersedia pada Laporan Tahunan
Voice of seluruh pemangku kepentingan. VoiS dapat diakses melalui Seluruh pemangku
ITM halaman 205.
Stakeholders [Link]. kepentingan
Data on the number of reports via
(VoiS) A facility to express grievances regarding an action or lack All stakeholders
the VoiS and their follow-up status
of action, service standards/ lack of services provided by the
are available on the ITM Annual
Company or requesting corrective actions that can be used by
Report page 205.
all stakeholders. VoiS can be accessed through HYPERLINK
[Link].
Sistem pelaporan untuk kegiatan pemberian atau penerimaan
hadiah, tanda balas jasa, dan jamuan, maupun situasi
Data jumlah pelaporan melalui
benturan kepentingan. TC dipantau oleh Komite Transparansi
Transparency Center berikut status
di setiap unit kerja. Komite Transparansi dipimpin oleh
tindak lanjutnya tersedia pada
Direktur Utama dan bertanggung jawab kepada Direksi.
Transparency Seluruh pekerja ITM Laporan Tahunan ITM halaman 203.
A reporting system for activities of giving or receiving gifts,
Center (TC) All ITM employees Data on the number of reports via
gratuities, and entertainment as well as the occurrence
the Transparency Center and their
of potential conflict of interest. TC is monitored by the
follow-up status are available on
Transparency Committee in each work unit. The Transparency
the ITM Annual Report page 203.
Committee is chaired by the President Director and is
responsible to the Board of Directors.

ITM memastikan tidak adanya praktik suap dan ITM ensures that there are no bribery and corruption
korupsi melalui penerapan seleksi mitra usaha practices through the implementation of prudent
dengan prinsip kehati-hatian, antara lain melalui uji business partner selection, including due diligence on
tuntas atas calon mitra usaha dan penandatangan potential business partners and signing of integrity
komitmen integritas. [205-3] commitments. [205-3]

70
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Selama tahun 2021, ITM tidak terlibat dalam segala During 2021, ITM did not engage in any form of
bentuk kontribusi politik. ITM juga tidak mendapatkan political contribution. ITM also did not receive any fines,
denda, pinalti, atau penyelesaian lain terkait korupsi, penalties, or other settlements related to corruption,
serta tidak ada pekerja yang didisiplinkan atau and no employees were disciplined or dismissed for
diberhentikan karena ketidakpatuhan terhadap non-compliance with anti-corruption policies.
kebijakan antikorupsi.

PERSAINGAN USAHA YANG SEHAT FAIR BUSINESS COMPETITION

Dalam upaya untuk mengurangi perilaku anti persaingan, In an effort to reduce anti-competitive behavior,
Perusahaan berkomitmen untuk memastikan bahwa the Company is committed to ensuring that
pekerja mengetahui, dan mematuhi kebijakan mengenai employeesacknowledge and comply with the anti-
anti persaingan yang tercantum dalam Aturan Perilaku. competitive policies stated in the Code of Conduct.
ITM juga memastikan proses pengadaan berjalan ITM also ensures a transparent and fair procurement
secara transparan dan adil dengan memperbarui process by regularly updating and evaluating qualified
dan mengevaluasi mitra yang memenuhi syarat dan and pre-approved partners. ITM also requires each
telah disetujui sebelumnya secara berkala. ITM juga bidder to submit an integrity declaration stating that
mewajibkan setiap peserta tender pengadaan untuk there is no anti-competitive or corrupt behavior in their
menyerahkan deklarasi integritas yang menyatakan business. During the reporting period, no confirmed
bahwa tidak ada perilaku anti persaingan maupun legal cases regarding anti-competitive, anti-trust and
korupsi dalam bisnis mereka. Selama periode pelaporan, monopoly behavior were filed against the Company
tidak ada kasus hukum yang dikonfirmasi mengenai or its employees.
perilaku anti persaingan, anti-trust, dan monopoli yang
diajukan terhadap Perusahaan maupun karyawannya.

ITM memiliki pokok-pokok etika bisnis yang bernilai, ITM has business ethics that are valuable, open,
terbuka, efisien dan efektif, serta akuntabel, yang efficient and effective, and accountable, which are
diimplementasikan dalam sistem manajemen implemented in a digital goods and service procurement
pengadaan barang dan jasa secara digital management system (e-procurement). Through this
(e-procurement). Melalui sistem tersebut, pelaksanaan system, procurement implementation can be more
pengadaan dapat lebih efisien, efektif, terbuka, akurat efficient, effective, open, accurate and timely.
dan tepat waktu.

Pokok-Pokok Etika Bisnis Dalam E-Procurement


Principles of Business Ethics in the e-Procurement
Bernilai Terbuka Efisien dan efektif Akuntabel
Transaksi pengadaan barang dan Seluruh transaksi pengadaan Transaksi pengadaan barang dan Seluruh transaksi pengadaan
jasa wajib menyediakan barang barang dan jasa harus jasa harus direncanakan terlebih barang dan jasa harus memiliki
dan jasa terbaik sesuai tujuan terbuka dalam setiap tahap, dahulu untuk memastikan informasi sistematis, tentang
manfaat dan penggunaan, dengan memungkinkan persaingan adil keberlanjutan seluruh proses, seluruh proses pelaksanaan
harga masuk akal serta memiliki dan mempunyai bukti yang jelas. serta evaluasi tahunan terhadap sebagai rujukan maupun untuk
perencanaan manajemen barang sistem manajemen pengadaan proses audit. 
dan jasa yang spesifik dan tepat. barang dan jasa.

Worthy Transparent Efficient and Effective Accountable


Transactions for the procurement All transactions for the Procurement of goods and All transactions for the
of goods and services must procurement of goods services transactions must procurement of goods
provide the best goods and and services must be be planned in advance to ensure and services must have
services according to the purpose transparent at every stage, allow the sustainability systematic information about the
and use, at reasonable prices and fair competition and of the entire process, entire implementation process
have a specific and appropriate have clear evidence. and annual evaluation of the as a reference or for the audit
goods and services management goods and services procurement process.
plan. management system.

71
Di sisi lain, ITM menjalankan persaingan usaha yang On the other hand, ITM carries out fair business
sehat dengan menetapkan harga jual yang sesuai competition by setting a selling price according to
dengan acuan yang berlaku di Indonesia, maupun the applicable national and global references. During
secara global. Selama periode pelaporan, ITM tidak the reporting period, ITM was never faced with
pernah dihadapkan pada tuduhan menjual batubara allegation of selling coal below market price to win
di bawah harga pasar untuk memenangkan kompetisi. the competition.

Setiap entitas anak ITM, yang menghasilkan batubara Every ITM subsidiary, which produces coal of various
dengan berbagai kualitas dari banyak lokasi tambang, qualities from many mine sites, strives to meet their
berupaya memenuhi target DMO masing-masing. respective DMO targets. Some of ITM’s subsidiaries
Sebagian entitas anak ITM telah melampaui target have exceeded the DMO target, while the rest have yet
DMO, sementara sisanya belum mencapai target karena to achieve it due to their specific coal specifications.
spesifikasi batubaranya yang khusus. ITM akan terus ITM will work hard to continuously improve and
mengupayakan perbaikan ke depan dan berkomunikasi communicate more actively with the Government.
lebih aktif dengan Pemerintah. Secara konsolidasi, ITM’s consolidated sales reached 4.7 million tons of
batubara yang dijual oleh ITM ke pasar domestik, coal to the domestic market, which is 25.8% of the
sebanyak 4,7 juta ton adalah 25.8% dari target produksi production target of WP&B, as well as exceeding the
yang dihitung berdasarkan RKAB, sehingga telah DMO target threshold of 25%.
melebihi ambang target DMO sebesar 25%.

Penjelasan lebih lengkap mengenai:


A more detailed explanation of:
1 Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi [2-10]
Nomination and election of the highest governance body
2 Ketua badan tata kelola tertinggi [2-11]
Head of the highest governance body
3 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak Perusahaan [2-12]
The role of the highest governance body in overseeing the management of the Company’s impacts
4 Konflik kepentingan [2-15]
Conflict of interest
5 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi [2-18]
Evaluate the performance of the highest governance body
6 Kebijakan remunerasi [2-19]
Remuneration policy
7 Proses penetapan remunerasi [2-20]
Remuneration determination process
8 Rasio kompensasi total tahunan [2-21]
Annual total compensation ratio

Dapat dilihat pada Laporan Tahunan ITM 2021 yang saling berkesinambungan dengan Laporan Keberlanjutan ITM 2021.
It can be viewed in the ITM Annual Report 2021 which is mutually sustainable with the ITM Sustainability Report 2021

72
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Kinerja Ekonomi yang Berkelanjutan


Sustainable Economic Performance

HIGHLIGHT 2021

Production Realization Economic Value Generated

18.2 million tons 1,907 USD million

Sales Realization Distributed Economic Value

20.1 million tons 1,414 USD million

MANAGEMENT APPROACH [3-3]

DAMPAK TOPIK MATERIAL | MATERIAL TOPIC IMPACT


Pengelolaan kinerja ekonomi menjadi penting sebab menjadi
dasar bagi pelaksanaan kegiatan operasional mencakup
pertambangan dan penjualan batubara, transformasi menuju
bisnis energi terbarukan yang terintegrasi, dan secara umum
mendukung keberlanjutan Perusahaan.
Management of economic performance is material because it
is the basis for the operational activities including coal mining
and sales, transformation to an integrated renewable energy
business, and generally supports the Company’s sustainability.

KEBIJAKAN DAN KEPATUHAN HUKUM


POLICY AND LEGAL COMPLIANCE SUMBER DAYA DAN EVALUASI PENDEKATAN MANAJEMEN
RESOURCES AND EVALUATION OF MANAGEMENT APPROACH
Pengelolaan kinerja ekonomi dilakukan berdasarkan Rencana
Kerja Anggaran Belanja (RKAB), dan Peraturan perundangan Pengelolaan kinerja ekonomi berada pada fungsi Operations,
yang berlaku, di antaranya Peraturan Otoritas Jasa Finance, Sales & Logistic. Evaluasi kinerja ekonomi melalui
Keuangan No. 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan mekanisme penilaian atas laporan berkala dan pencapaian
Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan target key performance indicators (KPI) Direksi maupun
Perusahaan Publik. Dewan Komisaris.
The management of economic performance is carried out The management of economic performance is in the
based on the Work Plan& Budget (RKAB), and applicable laws Operations, Finance, Sales & Logistics function. Evaluation
and regulations, including the Financial Services Authority of economic performance through an assessment mechanism
Regulation No. 51 of 2017 concerning the Implementation of for periodic reports and the achievement of key performance
Sustainable Finance for Financial Service Institutions, Issuers indicators (KPI) targets for the Board of Directors and the
and Public Companies. Board of Commissioners.

73
INFORMASI KEUANGAN MATERIAL TOPIC IMPACT

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh ITM One of the advantages possessed by ITM compared
dibandingkan dengan kompetitor/pelaku usaha batu bara to competitors/coal business actors in Indonesia is
di Indonesia adalah kualitas nilai kalorifik yang beragam, the quality of the various calorific values, including
termasuk nilai kalorifik yang tinggi yang tidak banyak high calorific value which not many competitors have.
dimiliki oleh kompetitor. Melalui portofolio tersebut, ITM Through this portfolio, ITM can reach markets that
dapat menjangkau pasar-pasar yang memiliki teknologi have the technology to process high-calorie coal, such
untuk mengolah batu bara dengan kalori tinggi, misalnya as Japan. In addition to access to a wider market.
Jepang. Selain akses ke pasar yang lebih luas, secara Financially, products that can be sold in these premium
finansial produk yang dapat dijual di pasar-pasar markets can also provide higher margins. Not only
premium tersebut juga dapat memberikan marjin yang focusing on high-calorie products, ITM also utilizes
lebih tinggi. Tidak hanya berfokus kepada produk berkalori blending technology to provide an adequate range of
tinggi, ITM juga memanfaatkan teknologi pencampuran coal products to meet demands from various markets.
(blending) sehingga dapat menyediakan rentang produk
batu bara yang memadai dalam memenuhi permintaan
dari berbagai pasar.

ITM memiliki pelayanan yang berorientasi pada ITM has customer-oriented services and prioritizes
pelanggan dan mengutamakan kepuasan pelanggan customer satisfaction to gain and increase customer
untuk memperoleh dan meningkatkan loyalitas loyalty. The quality assurance process is carried out in
pelanggan. Proses penjaminan mutu dilakukan sesuai accordance with applicable standards to ensure that
dengan standar-standar yang berlaku sehingga the coal products are of high quality and in accordance
dapat memastikan produk batu bara yang dikirim with the agreed specifications. With quality products
berkualitas tinggi dan sesuai dengan spesifikasi yang and an excellent sales team, ITM always maintains good
telah disepakati. Dengan produk yang berkualitas dan relationships with customers, including key customers

74
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

tim penjualan yang prima, ITM senantiasa menjaga who have established long-term cooperation with ITM.
hubungan baik dengan pelanggan, termasuk pelanggan In 2021, ITM conducted a customer satisfaction survey
utama yang telah menjalin kerja sama jangka panjang to understand customers’ perception of the products
dengan ITM. Pada tahun 2021, ITM melaksanakan and services quality provided by the Company. In
survei kepuasan pelanggan untuk mengetahui persepsi collaboration with an independent party (academician),
mereka terhadap kualitas produk dan layanan yang the survey was conducted on eight ITM customers with
diberikan Perusahaan. Bekerja sama dengan pihak active contracts. The survey result shows a satisfactory
independen (akademisi), survei dilakukan terhadap performance of ITM, as indicated by the customer
delapan pelanggan ITM yang terikat kontrak kerja satisfaction index of 79.88%.
aktif. Hasil survei menunjukkan bahwa kinerja ITM
sudah memuaskan, dengan hasil nilai indeks kepuasan
pelanggan (customer satisfaction index) sebesar 79,88%.

Sepanjang tahun 2021, ITM mampu memaksimalkan Throughout 2021, ITM was able to maximize profits
keuntungan dari meningkatnya permintaan terhadap from the increasing demand for goods and services
barang dan jasa di bidang energi serta kenaikan harga in the energy sector as well as the increase in coal
batu bara, setelah sebelumnya secara konsistem prices, having consistently implemented a strategy
menjalankan strategi berupa efisiensi biaya operasional of operating cost efficiency during a decline in coal
selama terjadi penurunan harga batubara. Meskipun prices. Even though the pandemic situation has not
situasi pandemi masih belum sepenuhnya membaik, yet fully improved, as well as the impact of climate
serta adanya dampak perubahan iklim berupa curah change in the form of very high rainfall, ITM managed
hujan yang sangat tinggi, ITM dapat mencapai target- to achieve its production and sales targets, as well as
target produksi dan penjualan, serta memaksimalkan maximize the use of technology and strengthen its
penggunaan teknologi serta menguatkan posisi financial position. [3-3]
keuangan. [3-3]

Target dan Realisasi Produksi dan Penjualan Target and Realization of Coal Production and
Batubara (Juta Ton) [3-3] Sales (Million Tons) [3-3]

2021
Uraian
Description Realisasi Persentase (%)
Target
Realization Percentage (%)
Produksi
17.7-19.9 18.2 91.4
Production
Penjualan
20.7-22.9 20.1 87.8
Sales

Realisasi Penjualan Batubara kepada Pembeli Realization of Coal Sales to Buyers

2021 2020 2019


Pelanggan
Customer Juta Ton Juta Ton Juta Ton
% % %
Million Tons Million Tons Million Tons
Domestik
4.7 23.5 3.8 17.9 3.3 13.0
Domestic
Ekspor
15.4 76.5 17.4 82.1 22.0 87.0
Export
Jumlah
20.1 100.0 21.2 100.0 25.3 100.0
Total

75
Seluruh pendapatan usaha ITM berasal dari penjualan All of ITM’s operating revenues come from the sale of
produk batubara dan pendapatan lain, tanpa ada coal products and other revenues, without any financial
bantuan finansial dari Pemerintah. Tidak ada assistance from the Government. There is no other
penerimaan lain yang diperoleh Perusahaan sebagai revenue received by the Company as a benefit or other
keuntungan maupun implikasi finansial lain dari financial implications of managing climate change
pengelolaan isu perubahan iklim. Selain itu, sepanjang issues. In addition, throughout 2021, ITM also did not
tahun 2021, ITM juga tidak menerima bantuan receive financial assistance from the Government in
finansial dari Pemerintah dalam bentuk keringanan the form of tax breaks and other incentives. Part of
pajak serta insentif lain. Sebagian dari pendapatan the operating income is distributed to shareholders
usaha didistribusikan kepada pemegang saham dan and other stakeholders. [201-2, 201-4]
pemangku kepentingan lain. [201-2, 201-4]

Pada tahun 2021, ITM mampu mencetakkan In 2021, ITM is able to record net income and net profit
pendapatan bersih dan laba bersih masing-masing of USD2,076.8 million and USD475.4 million, in other
sebesar USD2.076,8 juta dan USD475,4 juta, dengan words, net income increased by 75%, while net profit
kata lain pendapatan bersih meningkat 75%, increased by 1,157% compared to 2020.
sedangkan laba bersih meningkat 1.157% dibandingkan
dengan tahun 2020.

Data keuangan pada laporan ini telah melalui audit The financial data in this report has been audited by
oleh akuntan publik yang independen. Informasi an independent public accountant. The Company’s
keuangan Perusahaan pada periode pelaporan dapat financial information in the reporting period can be
dilihat secara lengkap pada [Link] seen in full at [Link]
investor-relations/financial-report. financial-report.

Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Ribu USD) [201-1]


Economic Value Generated and Distributed (Thousand USD)

Nilai Ekonomi yang Dihasilkan


2021 2020 2019
Economic Value Generated

Pendapatan Bersih
2,076,813 1,185,336 1,715,592
Net Revenues

Pendapatan Bunga Bank dan Deposito


2,906 2,878 6,214
Income from Bank Interest and Deposits

• Pendapatan/(Pengeluaran) Selisih Kurs


(1,498) (4,042) 4,319
Foreign Exchange Income/(Expenses)

• Pendapatan/(Pengeluaran) Lain-lain
(171,501) (30,194) (5,151)
Other Income/(Expenses)

Nilai Ekonomi yang Dihasilkan


1,906,720 1,153,978 1,720,974
Economic Value Generated

Nilai Ekonomi yang Didistribusikan


Economic Value Distributed

Biaya Operasional
802,461 693,587 1,105,525
Operational Costs

Gaji Pekerja dan Benefit Lainnya


Employees Salaries and Other Benefits

• Pekerja Operasional
53,251 51,187 46,945
Operational Employees

76
Tata Kelola dan Bisnis yang Berkelanjutan Laporan Keberlanjutan
Governance and Sustainable Business Sustainability Report

Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Ribu USD) [201-1]


Economic Value Generated and Distributed (Thousand USD)

• Pekerja Administrasi dan Penjualan


18,877 15,785 16,162
Administrative and Sales Staff

Jumlah Gaji Pekerja dan Manfaat Lain


72,178 66,972 63,107
Total Employee Salaries and Other Benefits

Nilai Ekonomi yang Didistribusikan


2021 2020 2019
Economic Value Distributed
Pembayaran Kepada Penyandang Dana
Payments to Providers of Capital
• Dividen Kepada Pemegang Saham
106,740 64,768 203,420
Divident to Shareholders
• Bunga Pinjaman kepada Bank
892 281 346
Loan Interest to the Bank
Pengeluaran untuk Pemerintah (Pajak, Royalti dan Lainnya)
428,695 199,338 257,409
Payment to Government (Taxes, Royalty and Others)
Pengeluaran untuk Masyarakat
2,996 1,406 1,748
Community Investments
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
1,413,962 1,026,352 1,631,554
Economic Value Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan
492,758 127,626 89,420
Economic Value Retained
Nilai Ekonomi yang Ditahan Sebelum Dividen
599,498 192,394 292,840
Economic Value Retained Excluding Dividend

Keterangan: Notes:
Sumber Laporan Laba Rugi Konsolidasi yang telah diaudit. Source from Audited Consolidated Income Statements. The
Kinerja ekonomi meliputi seluruh anak perusahaan; IMM, economic performance figures cover all subsidiaries; IMM,
TCM, BEK, KTD, JBG, TIS, ITMI, IBU, IEU, TIS, IBP, TRUST, TCM, BEK, KTD, JBG, TIS, ITMI, IBU, IEU, TIS, IBP, TRUST,
GEM. Informasi keuangan tidak dapat disajikan berdasarkan GEM. Financial information cannot be presented in region
negara karena ITM hanya beroperasi di Indonesia. because ITM only operated in Indonesia.

Salah satu bentuk distribusi nilai ekonomi yang One form of distribution of economic value obtained to
diperoleh kepada pemangku kepentingan, dalam hal ini stakeholders, in this case the government, is through
pemerintah, yaitu melalui pembayaran kepada negara. payments to the state. Contributions to state revenues
Kontribusi pada penerimaan negara dilakukan melalui are made through the payment of taxes and Non-Tax
pembayaran pajak dan Penerimaan Negara Bukan State Revenue (PNBP) every year, and use a digital
Pajak (PNBP) setiap tahun, dan menggunakan proses process in their payments. In 2021, ITM realized
digital dalam pembayarannya. Pada tahun 2021, ITM PNBP of USD283.0 million. Overall, the economic
merealisasikan PNBP sebesar USD283,0 juta. Secara value distributed to the Government in the form of
keseluruhan, nilai ekonomi yang didistribusikan kepada tax payments and PNBP in 2021 reached USD428.7
Pemerintah dalam bentuk pembayaran pajak dan million or increase 115% compared to the previous year
PNBP pada tahun 2021 mencapai USD428,7 juta atau of USD199.3 million. [201-3]
meningkat 115% dibanding tahun sebelumnya sebesar
USD199,3 juta. [201-3]

77
MEMBERI NILAI MELALUI
PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Providing Value through Environmental
Management
02
Sistem Manajemen Lingkungan
Environmental Management System

ITM berkomitmen untuk melakukan adaptasi dan ITM is committed to adapting and mitigating the
mitigasi atas dampak perubahan iklim dengan impacts of climate change by transitioning to low-
bertransisi menuju pertambangan rendah karbon carbon mining towards greener and renewable
menuju energi yang lebih hijau dan terbarukan. Transisi energy. This transition is carried out through the use
ini dilakukan melalui penggunaan teknologi dan inovasi of technology and innovation in its business operations
dalam operasional bisnisnya dengan tetap memberikan while still providing value to stakeholders. [2-25]
nilai kepada pemangku kepentingan. [2-25]

Selain perubahan iklim, ITM juga berupaya mengurangi In addition to climate change, ITM also seeks to
dampak negatif dari lingkungan melalui implementasi reduce negative environmental impacts through the
Sistem Manajemen Kesehatan dan Kecelakaan Kerja implementation of the Occupational & Environmental
& Lingkungan (SMK3L), serta ISO14001:2015 Sistem Health and Accident Management System (SMK3L), as
Manajemen Lingkungan. Perusahaan juga memastikan well as the ISO14001:2015 Environmental Management
kepatuhan pada semua peraturan dan standar System. The company also ensures compliance with all
lingkungan yang berlaku. Kebijakan pengelolaan applicable environmental regulations and standards.
lingkungan ITM yang mencakup pengelolaan energi, ITM’s environmental management policies covering
emisi, limbah, air dan efluen, serta keanekaragaman energy, emission, waste, water and effluent management,
hayati telah tercantum dalam visi dan misi Perusahaan, as well as biodiversity have been stated in the Company’s
Kebijakan lingkungan, Kebijakan Manajemen Energi vision and mission, environmental policies, Energy and
dan Karbon, Rencana Kerja Anggaran Belanja (RKAB) Carbon Management Policies, Work Plans and Budgets
dan Key Performance Indicator (KPI). [3-3] (WP&B) and Key Performance Indicators (KPIs).[3-3]

Perusahaan menjalankan SMK3L di bawah tanggung The company carries out SMK3L under the responsibility
jawab Departemen Health, Safety, Environment, of the Department of Health, Safety, Environment, and
and Community Development (HSEC) dan didukung Community Development (HSEC) and is supported
Departemen CSR. Sepanjang tahun 2021, ITM tidak by the CSR Department. During 2021, ITM did not
menerima denda maupun pinalti terkait ketidakpatuhan receive any fines or penalties related to non-compliance
terhadap peraturan dan perundang-undangan terkait with laws and bregulations related to environmental
pengelolaan lingkungan. Hingga akhir tahun 2021, ITM management. Until the end of 2021, ITM carried out
melakukan kegiatan lingkungan dengan total biaya environmental activities with a total environmental
lingkungan mencapai USD10,4 juta. [3-3] cost of USD10.4 million. [3-3]

Sistem Manajemen Lingkungan dalam SMK3L [3-3]


Environmental Management System in SMK3L
Misi Strategi
Target
Mission Strategy
• Mencegah, meminimalkan, • Pemenuhan standar baku mutu kualitas air • Penguatan dan peningkatan kapasitas SDM.
dan mengelola dampak limbah. • Pemantauan kualitas lingkungan secara
terhadap lingkungan. • Pemenuhan standar baku mutu emisi udara. berkesinambungan.
• Mengupayakan pelestarian • 100% limbah B3 terkelola sesuai peraturan. • Peningkatan kualitas dan validitas data
sumber daya alam • Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya secara lingkungan.
melalui pengelolaan yang efisien. • Evaluasi kinerja hasil pemantauan kualitas
berkelanjutan. • Konservasi dan perlindungan lingkungan. lingkungan.
• Prevent, minimize and • Konservasi keanekaragaman hayati. • Pelaksanaan pengelolaan lingkungan melalui
manage impacts on the • Intensitas emisi GRK turun sebesar 5% pada 2025. pendekatan keberlanjutan.
environment • Compliance with quality standards of effluent • HR capacity strengthening and enhancement
• Strive for the preservation of • Compliance with quality standards of air emissions • Continuous monitoring of environmental
natural resources through 100% of hazardous and toxic waste is managed quality
sustainable management according to regulations • Increasing quality and validity of environmental
• Management and efficient use of resources data
• Conservation and preservation of environment • Performance evaluation of environmental
• Conservation on biodiversity quality monitoring results
• GHG emission intensity decrease by 5% in 2025. • Implementation of environmental management
through a sustainability approach.

80
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Efisiensi Energi dan Pengendalian


Emisi Gas Rumah Kaca
Energy Efficiency and Greenhouse Gas Emissions Control

HIGHLIGHT 2021

Energy Consumption Emission Intensity

9,896,772 GJ
0.09
Ton CO2-eq / Ton Production

Energy Intensity GHG Emission Reduction

0.53 GJ/Ton 1.93%


Energy Efficiency

2.37%
MANAGEMENT APPROACH [3-3]

DAMPAK TOPIK MATERIAL | MATERIAL TOPIC IMPACT EVALUASI | EVALUATION


Penggunaan energi yang secara tidak langsung juga Evaluasi efisiensi energi dan pengendalian emisi gas rumah
berpengaruh terhadap timbulan emisi GRK dari kegiatan kaca dilakukan melalui mekanisme penilaian pelaporan
pertambangan dan penunjang. secara berkala kepada pihak-pihak berwenang. Hasil evaluasi
menunjukkan intensitas emisi gas rumah kaca meningkat
The use of energy which indirectly also affects the generation
sebesar 0,09 Ton CO2-eq/tonFC sebagai pengaruh dari
of GHG emissions from mining and supporting activities.
peningkatan gas metana akibat peningkatan produksi di
BEK dan EMB.
Evaluation of energy efficiency and greenhouse gas emissions
control is carried out through an assessment mechanism for
periodic reporting to the authorities. The evaluation result
show that the intensity of greenhouse gas emissions increased
by 0.09 Ton CO2-eq/tonFC as the effect of the increase in
methane gas due to increased production in BEK and EMB.

PENGELOLAAN DAMPAK | IMPACT MANAGEMENT


Penggunaan biofuel sebagai sumber energi, menambah
pasokan listrik dari pembangkit listrik hibrid, program
efisiensi energi di tiap site, identifikasi sumber emisi GRK
dan perhitungan emisi GRK sebagai dasar perencanaan
pengendalian emisi GRK.
The use of biofuels as an energy source, increasing the supply
of electricity from hybrid power plants, energy efficiency
programs at each site, identification of GHG emission sources
and calculation of GHG emissions as a basis for planning
GHG emission control

81
EFISIENSI ENERGI ENERGY EFFICIENCY

ITM memanfaatkan energi yang bersumber dari bahan ITM uses energy sourced from fuel oil, electricity,
bakar minyak, listrik, pembangkit listrik tenaga surya solar power plants (PLTS), and coal in coal-fired
(PLTS) dan batubara pada pembangkit listrik tenaga uap power plants (PLTU). The electricity is supplied by
(PLTU). Penggunaan listrik bersumber dari pasokan PLN PLN as well as a hybrid power plant in Bontang, East
serta pembangkit listrik hibrid di Bontang, Kalimantan Kalimantan. The hybrid power plant has a capacity
Timur. Pembangkit listrik hibrid memiliki kapasitas 2x7 of 2x7 MW for coal-fired power plants and 3 MW for
MW untuk PLTU dan 3 MW untuk pembangkit listrik solar power plants, with the total electricity generated
tenaga surya, dengan jumlah listrik yang dihasilkan pada in 2021 reaching 2,107.10 MWh. The company also
tahun 2021 mencapai 2.107,10 MWh. Perusahaan juga used biofuel as an energy source, in accordance with
menerapkan penggunaan biofuel sebagai sumber energi, the mandatory program stipulated in the Minister
sesuai program mandatory yang ditetapkan dalam of Energy and Mineral Resources Regulation No. 12
Permen ESDM No.12 tahun 2015. Pada tahun 2021, ITM of 2015. In 2021, ITM has used 275,311,965 liters of
telah menggunakan Biosolar B30 sebesar 275.311.965 Biodiesel B30 in mining activities for vehicles, diesel
liter pada kegiatan pertambangan untuk kendaraan, power plants (PLTD), and shipping by barge. The use
pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), dan pengiriman of biofuels according to the Circular Carbon Economy
melalui tongkang. Penggunaan biofuel sesuai Circular (CCE) Platform is one of the important components
Carbon Economy (CCE) Platform adalah salah satu to reduce GHG emissions. [302-1]
komponen penting untuk menurunkan emisi GRK. [302-1]

Sejak tahun 2020, ITM melalui anak perusahaan Since 2020, ITM through its subsidiary JBG has utilized
yaitu JBG memanfaatkan energi kinetik dari air the kinetic energy of the water used in the WWM-16
yang digunakan pada settling pond WWM-16 untuk settling pond for lighting and effluent management
penerangan dan pengelolaan efluen.

Selama 2021, volume pemakaian energi mencapai During 2021, the volume of energy consumption
9.896.871 GJ atau lebih rendah 2,37% dibanding tahun reached 9,896,871 GJ or lower 2.37% compared to
2020 sebesar 10.136.808 GJ. ITM belum melakukan 2020 of 10,136,808 GJ. ITM has not calculated energy
penghitungan penggunaan energi di luar organisasi. use outside the organization. Energy consumption is
Penghitungan konsumsi energi dilakukan dengan calculated by converting the energy used into Gigajoules
konversi energi yang digunakan ke dalam satuan (GJ) with the conversion referring to the Energy
Gigajoule (GJ) dengan referensi konversi merujuk pada Statistics Manual of the International Energy Agency
Energy Statistic Manual (International Energy Agency (IEA), 2015, and GHG Protocol: Stationary Combustion
(IEA), 2015) dan GHG Protocol: Stationary Combustion Guidance. Periodically, the Company conducts energy
Guidance. Secara berkala, Perusahaan melakukan audit audits internally, and the results of energy audits are
energi secara internal, dan hasil audit energi diverifikasi verified by a certified independent party. [302-1] [302-2]
oleh pihak independen bersertifikasi. [302-1] [302-2]

Penggunaan Energi dalam Perusahaan (Scope 1) Berdasarkan Sumber [302-1]


Energy Consumption within the Organization (Scope 1) by Source
Uraian Satuan
2021 2020 2019
Description Unit
Energi Terbarukan
Renewable Energy
Kegiatan Penambangan dan Penunjang
Mining and Supporting Activities
Minyak Kelapa Sawit
GJ 2,765,226 2,843,069 2,203,207
Palm Oil
Pembangkit Listrik Tenaga Surya
GJ 7,586 7,065 N/A
Solar Power Plants

82
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Penggunaan Energi dalam Perusahaan (Scope 1) Berdasarkan Sumber [302-1]


Energy Consumption within the Organization (Scope 1) by Source
Uraian Satuan
2021 2020 2019
Description Unit
Energi Tidak Terbarukan
Non-Renewable Energy
Kegiatan Penambangan dan Penunjang
Mining and Supporting Activities
Kegiatan Penambangan
Mining Activity

Diesel 6,454,858 6,633,832 8,812,828


GJ
Batubara
658,964 641,996 927,396
Coal
Kegiatan Penunjang
Supporting Activity
Listrik dari PLN
8,273 8,317 6,346
Electricity from PLN
GJ
Bensin
1,865 1,811 2,978
Gasoline
Jumlah Penggunaan Energi di dalam Perusahaan
GJ 9,896,772 10,136,808 11,019,013
Total Energy Consumption within the Organization
Intensitas Pemakaian Energi [302-3]
Energy Intensity
Jumlah Produksi Juta Ton
18.6 19.3 23.4
Total Production Million Tonnes
Intensitas Pemakaian Energi
GJ/Ton 0.53 0.52 0.51
Intensity of Energy Consumption

Keterangan: Notes:
• Data penggunaan energi sudah termasuk HO Jakarta dan • Energy usage data includes HO Jakarta and IBO
IBO Balikpapan (Januari-Desember 2021), dan juga PT Balikpapan (January-December 2021), and PT GasEmas
GasEmas (hanya Januari 2021) (January 2021 only)
• Jumlah produksi menggunakan nilai Finished Coal • Production quantity using Finished Coal value

Sepanjang tahun 2021, ITM melaksanakan serangkaian


inisiatif efisiensi energi untuk kegiatan operasional, di
antaranya: [302-4]
• Penggunaan panel surya di IMM untuk mengganti
sumber listrik yang menggunakan diesel dan batu
bara dengan memastikan operasional yang tidak During 2021, ITM implemented a series of energy
terganggu, serta melakukan perawatan rutin dan efficiency initiatives for operational activities,
penanganan risiko terbakar karena efek hot spots. including: [302-4]
• TCM melakukan program efisiensi energi dari • The use of solar panels at IMM to replace the
pengurangan laju kendaraan LV pada monitoring electricity sources that use diesel and coal by
Pit Tambang dan penggunaan teknologi pantau ensuring smooth operations, as well as carrying
digital. Teknologi ini terintegrasi dalam sistem out routine maintenance and handling the risk of
Mining Digital Center (MDC) dan mampu burning due to the effect of hot spots.
memberikan penghematan sebesar Rp97.770.944. • TCM conducted energy efficiency programs from

83
Selain peningkatan efisiensi, penggunaan reducing LV vehicle speed to mining pit monitoring
teknologi pantau digital dapat mengurangi emisi and using digital monitoring technology. This
GRK sebesar 58,63 ton CO2-eq. technology is integrated in the Mining Digital Center
(MDC) system and is able to save IDR97,770,944. In
Secara umum, penghitungan pengurangan energi addition to increasing efficiency, the use of digital
pada batubara terjual dan layanan yang tercapai monitoring technology can reduce GHG emissions
pada tahun 2021 dilakukan berdasarkan perbandingan by 58.63 tons CO2-eq.
volume bahan bakar yang dibutuhkan untuk
pengangkutan setiap ton batubara dan dikonversi
kepada satuan energi (GJ). Pemakaian bahan bakar In general, the calculation of the energy reduction
untuk pengangkutan setiap ton batubara pada tahun in coal sold and service achieved in 2021 was based
2021 sebesar 0,53 GJ/ton FC, lebih tinggi dibanding on a comparison of the volume of fuel required to
tahun 2020 sebesar 0,52 GJ/ton FC. [302-5] transport each ton of coal and converted to energy
unit (GJ). The use of fuel for transportation of each
ton of coal in 2021 was 0.53 GJ/ton FC, higher than
PENGURANGAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) in 2020 of 0.52 GJ/ton FC. [302-5]

ITM memahami bahwa operasi pertambangan


menghasilkan emisi GRK yang menjadi salah satu
faktor terjadinya perubahan iklim. Secara berkala
Perusahaan melakukan pemantauan dan penghitungan GREENHOUSE GASES EMISSION REDUCTION
kadar emisi. Identifikasi meliputi sumber Gas Rumah
Kaca (GRK) dan penghitungan volume emisi GRK yang ITM understands that mining operations produce
meliputi karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitrous GHG emissions which are one of the factors causing
oxide (N2O), dan hidro-fluoro-carbon (HFCs). Metode climate change. The Company periodically monitors
penghitungan disesuaikan dengan sumber emisi dan and calculates emission levels. Identification includes
hasil pengukuran gas dikonversikan menjadi Ton CO2- sources of Greenhouse Gases (GHG) and calculation
eq. Perhitungan emisi dilakukan setiap tahun. [305-1] of GHG emission volumes which include carbon
dioxide (CO2), methane (CH4), nitrous oxide (N2O),
and hydro-fluoro-carbons (HFCs). The calculation
Sistem Perhitungan Berdasarkan Sumber Emisi [305-1]
Calculation System Based on Emission Sources method is adjusted to the emission source and the
gas measurement results are converted into tons of
Sumber Emisi Sistem Perhitungan
CO2-eq. Emissions are calculated every year. [305-1]
Emission Sources Calculation System
Bahan bakar biosolar, solar, dan bensin untuk Sistem perhitungan beban emisi mengacu Permen LH No. 12 Tahun 2012.
kendaraan bergerak. Emission load calculation system refers to Minister
Biodiesel, diesel fuel, and gasoline for operational of Environment Regulation No. 12 of 2012.
vehicles.
Emisi GRK Protokol GRK
GHG Emission GHG Protocols
Pembangkit Listrik Tenaga Uap Sistem Flue Gas Desulfurization (FGD) mengendalikan dan memantau emisi
Coal-fired power plant secara rutin. Sementara pemantauan menyeluruh ditunjang oleh Operation
Monitoring and Controlling System (microSCADA).
The Flue Gas Desulfurization (FGD) system controls and monitors
emissions regularly. While the overall monitoring is supported by
Operation Monitoring and Controlling System (microSCADA).
Generator Sistem pemantauan emisi dari pelabuhan, fasilitas
Generators pengolahan batubara 1-3, dan fasilitas lainnya.
Monitoring system for emissions from ports, coal
Refrigerator dan Peralatan Air Conditioner processing facilities 1-3, and other facilities.
Refrigerant and Air Conditioner equipments
Pembangkit Listrik PLN Sistem perhitungan beban emisi oleh PLN.
PLN Power Plant Emission load calculation system by PLN

84
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Sistem Perhitungan Berdasarkan Sumber Emisi [305-1]


Calculation System Based on Emission Sources

Sumber Emisi Sistem Perhitungan


Emission Sources Calculation System
Bahan Peledak Sistem perhitungan melalui konversi penggunaan jumlah material
Explosive Material ammonium nitrat.
The calculation system through the conversion of the use of ammonium
nitrate material.
Fugitive emission dari coal expose Sistem perhitungan dengan mengonversi tingkat emisi gas metana dari
Fugitive emission from coal expose batu bara yang dihasilkan.
A calculation system by converting the level of methane gas emissions
from the coal produced.

Emisi GRK lingkup 1 bersumber dari penggunaan


bahan bakar fosil untuk kegiatan pertambangan,
pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pembangkit
listrik tenaga disel (PLTD), refrigerant dan emisi fugitive
gas metana dari penumpukan batubara. Sementara,
emisi GRK lingkup 2 berasal dari penggunaan listrik Scope 1 GHG emissions come from the use of fossil
PLN. Pada tahun 2021 ITM telah menghitung emisi GRK fuels for mining activities, steam power plants (PLTU),
untuk lingkup 3 dari perhitungan emisi batubara yang diesel power plants (PLTD), refrigerants and fugitive
dipasarkan kepada konsumen. Total volume emisi GRK methane gas emissions from coal accumulation.
tahun 2021 sebesar 1.634.175 Ton CO2-eq, lebih rendah Meanwhile, scope 2 GHG emissions come from the
1,9% dibanding tahun 2020 yang mencapai 1.666.284 use of PLN electricity. In 2021 ITM has calculated
Ton CO2-eq. [305-1, 305-2, 305-3, 305-5] GHG emissions for scope 3 of the calculation of coal
emissions marketed to consumers. The total volume of
GHG emissions in 2021 is 1,634,175 Ton CO2-eq, lower
Emisi GRK Berdasarkan Sumber [MM2]
GHG Emissions by Sources 1.9% compared to 2020 which reached 1,666,284 Ton
CO2-eq. [305-1, 305-2, 305-3, 305-5]
Uraian Satuan
2021 2020 2019
Description Unit
Emisi GRK dari Kegiatan Penambangan dan Penunjang
GHG Emission from Mining and Supporting Activities
Lingkup 1: Solar
Scope 1: Diesel Ton CO2-eq 821,192 842,295 907,428

Emisi GRK dari Kegiatan Penambangan


GHG Emission from Mining
Lingkup 1: Batubara
49,648 49,052 67,709
Scope 1: Coal
Lingkup 1: Bahan Peledak
Ton CO2-eq 3,877 4,694 7,022
Scope 1: Explosives
Lingkup 1: Emisi GRK Fugitif
749,491 759,051 964,228
Scope 1: Fugitive GHG Emissions

Emisi GRK dari Kegiatan Penunjang


GHG Emission from Supporting Activities

Lingkup 1: Bensin
966 938 1,542
Scope 1: Gasoline
Ton CO2-eq
Lingkup 1: Refrigerant
6,201 7,254 4,733
Scope 1: Refrigerant

85
Emisi GRK Berdasarkan Sumber [MM2]
GHG Emissions by Sources

Uraian Satuan
2021 2020 2019
Description Unit
Lingkup 1: Barging
93,522 n/a n/a
Scope 1: Barging
Ton CO2-eq
Jumlah Emisi GRK Lingkup 1
1,631,375 1,663,284 1,952,662
Total GHG Emission Scope 1

Lingkup 2: Listrik PLN


2,801 3,000 2,615
Scope 2: Purchased Electricity from PLN

Jumlah Emisi GRK (lingkup 1 dan 2)


Ton CO2-eq 1,634,176 1,666,284 1,955,277
Total GHG Emission (scope 1 and 2)

Lingkup 3: Batubara terjual*


36,931,656 N/A N/A
Scope 3: Coal Sold

Keterangan: Notes:
* Perhitungan emisi GRK untuk lingkup 3 baru dilakukan pada * Calculation of GHG emissions for scope 3 is carried out
tahun 2021. in 2021.

Intensitas Emisi (Intensitas Karbon) GRK [305-4]


GHG Emission Intensity (Carbon Intensity)
Uraian Satuan
2021 2020 2019
Description Unit
Jumlah Produksi Juta Ton
18.6 19.3 23.4
Total Production Million Ton
Ton CO2-eq /
Intensitas Emisi GRK (lingkup 1 & 2)
Ton Produksi 0.09 0.08 0.08
GHG Emission Intensity (Scope 1 & 2)
Ton Production

Keterangan: Notes:
• Data emisi sudah termasuk HO Jakarta dan IBO • Emission data covers HO Jakarta and IBO Balikpapan
Balikpapan (Januari-Desember 2021), dan juga PT (January-December 2021), and PT GasEmas (January
GasEmas (hanya Januari 2021) 2021 only)
• Jumlah produksi menggunakan nilai Finished Coal • Production quantity using Finished Coal value

Melalui pemantauan dan penghitungan yang dilakukan


selama tahun 2021, ITM juga memastikan pengendalian
emisi lainnya telah memenuhi ambang batas baku
mutu yang ditetapkan Pemerintah. Perhitungan beban
emisi yang meliputi NOx, SOx, CO, dan Partikel (PM)
diambil dari Sistem Informasi Pelaporan Elektronik Through monitoring and calculations during 2021,
Lingkungan Hidup (SIMPEL) masing-masing site. Total ITM made sure that other emissions have met the
beban emisi tahun 2021 mencapai 1.287,72 Ton. [305-7] quality standard threshold set by the Government.
The calculation of the emission load which includes
NOx, SOx, CO, and Particles (PM) is taken from the
Environmental Electronic Reporting Information
System (SIMPEL) of each site. The total emission load
in 2021 reached 1,287.72 Tons. [305-7]

86
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Jumlah Beban Emisi Konvensional


Total Conventional Emission Loads
Jenis Emisi Satuan
2021
Emission Type Unit
SOx 91.46
NOx Ton 962.51
CO Tons 145.03
Partikel (PM) 88.72

ITM dan entitas anak belum melakukan penghitungan ITM and its subsidiaries have not yet calculated
terkait emisi yang mengandung substansi penipis emissions containing ozone-depleting substances
ozon (ODS). Meskipun demikian, Perusahaan telah (ODS). However, the Company has implemented
melaksanakan beberapa upaya untuk mengurangi several efforts to reduce ODS emissions, as well as
emisi yang mengandung substansi ODS, serta efforts to reduce other emissions through the use of
upaya mengurangi timbulan emisi lainnya melalui R410a which is more environmentally friendly to replace
penggunaan R410a yang lebih ramah lingkungan chlorofluorocarbon (CFC) in refrigeration equipment.
untuk menggantikan chloro fluoro carbon (CFC) pada [305-6, 305-7]
peralatan pendingin. [305-6, 305-7]

87
Perlindungan Keanekaragaman Hayati
dan Pengelolaan Pascatambang
Biodiversity Protection and Post-Mining Management

HIGHLIGHT 2021
Accumulation of Planting
Total Carbon Sequestration on Reclaimed Land

58,362.47
ton CO2
32,424 Ha

Handover of Watershed
Rehabilitation DAS Mangrove Planting

14,433 Ha 40,000
MANAGEMENT APPROACH [3-3]

PENGELOLAAN DAMPAK | IMPACT MANAGEMENT


Pelaksanaan program-program edukasi dan konservasi
seperti pemantauan keanekaragaman hayati dan penanaman
lahan terganggu secara berkesinambungan, yang juga
mendukung proses reklamasi pascatambang dan penurunan
emisi GRK.
Implementation of education and conservation programs
such as monitoring of biodiversity and planting disturbed
land continuously, which also supports the post-mining
reclamation process and GHG emission reduction.

EVALUASI | EVALUATION
Evaluasi pengelolaan keanekaragaman hayati dilakukan
melalui mekanisme penilaian pelaporan secara berkala
kepada pihak-pihak berwenang. Hasil evaluasi secara
berkelanjutan tetap dikembangkan dari masing-masing
site sebagai upaya pelestarian keanekaragaman hayati
untuk mendukung kegiatan reklamasi pascatambang dan
mendukung penurunan emisi GRK, serta memitigasi dampak
perubahan iklim.
Evaluation of biodiversity management is carried out through
an assessment of periodic reporting to the authorities. The
evaluation results are continuously developed from each site
as an effort to conserve biodiversity to support post-mining
reclamation activities and support the reduction of GHG
emissions, as well as mitigate the impacts of climate change.

88
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN BIODIVERSITY PROTECTION


HAYATI

Kegiatan pertambangan yang dijalankan ITM ITM’s mining activities are open-pit mining which have
merupakan pertambangan terbuka sehingga the potential to cause impacts, including changes in
berpotensi menimbulkan dampak, di antaranya berupa the natural landscape and the ecosystem above it,
perubahan rona alam dan ekosistem di atasnya, increased dust and particulate emissions, decreased
peningkatan emisi debu dan partikulat, penurunan surface water quality, and erosion. This happens
kualitas air permukaan, serta erosi. Hal ini terjadi because mining activities are carried out through
karena kegiatan pertambangan dijalankan melalui the process of land clearing and stripping the soil
proses pembukaan lahan dan pengupasan lapisan surface, excavation of soil and mining materials, as
permukaan tanah, penggalian material tanah dan well as transportation of soil and mining materials.
material tambang, serta pengangkutan material Therefore, ITM is committed to reducing the impact
tanah dan material tambang. Oleh sebab itu, ITM of land damage by restoring land functions through
berkomitmen untuk mengurangi dampak kerusakan a disturbed land management plan and reclamation
lahan dengan mengembalikan fungsi lahan melalui in accordance with Environmental Impact Analysis
rencana pengelolaan lahan terganggu dan reklamasi (Amdal) guidelines. [3-3] [304-2]
sesuai dengan pedoman Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan (Amdal). [3-3] [304-2]

Beberapa Upaya Pengelolaan Lahan Terganggu


Disturbed Land Management Efforts
Risiko dan Dampak
Aktivitas Tambang Mitigasi
Lingkungan
Mine Activities Mitigation
Environmental Risk and Impact
Pembukaan Lahan Peningkatan laju 1. Menimbun tanah pucuk pada tempat yang aman dari erosi
Land Clearing erosi, peningkatan maupun kegiatan penambangan.
sedimentasi, dan 2. Menanam rerumputan (cover crop) jenis CP, CM, dan Mucuna
penurunan tingkat untuk mengendalikan hanyutnya tanah pucuk terangkut air
kesuburan tanah. larian dan menjaga kesuburan tanah.
Increased erosion rate, 3. Menerapkan sempadan sungai selebar 50 meter kanan-kiri
Increased sedimentation sungai yang merupakan Sub-sub DAS sebagai kawasan
and decreased soil fertility. konservasi.
4. Menerapkan metode penambangan gali timbun ke belakang
(back filling) atau in pit dump.

1. Pile top soil in a safe place from erosion or mining activities.


2. Plant cover crop of CP, CM, and Muccun to control the drift of
top soil by runoff and maintain soil fertility.
3. Implement a 50-meter-wide riparian zones which are the
Sub-Subwatershed as an effort to conserve soil and water.
4. Apply mining method of back filling or in pit dump.
Penggalian Batuan Penutup Perubahan bentang 1. Melakukan reklamasi dengan memperhatikan aspek
Excavation of alam, peningkatan laju keamanan dan kestabilan timbunan dan revegetasi lahan
Overburden erosi, dan peningkatan sesuai dengan rencana reklamasi.
sedimentasi. 2. Melakukan penyiraman jalan pada tapak tambang, jalan
Changes in landscape, angkut, lokasi pengoperasian fasilitas, sarana dan prasarana
increased erosion rates and tambang.
increased sedimentation.
1. Carry out reclamation by considering the security and
stability aspects of embankment and land revegetation in
accordance with the reclamation plan.
2. Watering the road on the mine site, hauling road, location of
operation of facilities, mining facilities and infrastructure.

89
Beberapa Upaya Pengelolaan Lahan Terganggu
Disturbed Land Management Efforts
Risiko dan Dampak
Aktivitas Tambang Mitigasi
Lingkungan
Mine Activities Mitigation
Environmental Risk and Impact
3. Menerapkan kecepatan rendah khususnya untuk kendaraan
angkut batubara (maksimum 40 km/jam).
4. Melakukan reklamasi dan revegetasi lahan sesuai dengan
rencana.
5. Memelihara dan memantau pertumbuhan tanaman
revegetasi.

3. Applying low speed, especially for coal hauling vehicles


(maximum 40 km/hour).
4. Carry out land reclamation and revegetation according to the
plan.
5. Maintain and monitor the growth of revegetation plants.

ITM telah memiliki berbagai Izin Pinjam Pakai Kawasan ITM already has various Borrow-to-Use Forest Area
Hutan (IPPKH) dari Kementerian Lingkungan Hidup Permits (IPPKH) from the Ministry of Environment
dan Kehutanan (KLHK) pada masing-masing wilayah and Forestry (KLHK) in each of its operational areas.
operasional. Perolehan IPPKH memastikan penggunaan Obtaining IPPKH ensures that land use complies with
lahan telah sesuai dengan semua ijin yang diperoleh, all permits obtained, which can be seen in the appendix.
yang dapat dilihat pada lampiran.

Total seluruh konsesi pertambangan adalah 83.391 The total area of mining concessions is 83,391 Ha. ITM’s
Ha. Wilayah operasi pertambangan ITM yang mining operating areas managed by subsidiaries are
dikelola entitas anak umumnya berada di kawasan generally located in production forest areas, industrial
hutan produksi, hutan tanaman industri, dan area plantation forests, and other use areas. However, some
penggunaan lain. Namun, seluas 4.322,11 Ha atau 4.322,11 Ha area or 17,92% of the total area of 24,121
17,92% dari total 24.121 Ha luas konsesi IMM merupakan Ha of IMM’s concession area is in protected forest
kawasan hutan lindung. Jika dibandingkan dengan area. When compared to the total area of ITM’s
​​ mining
keseluruhan total luas konsesi pertambangan ITM, concessions, the protected forest area is only about
luas kawasan hutan lindung hanya sekitar 5,18%. [304-1] 5.18%. [304-1]

Dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati, In conserving biodiversity, ITM has allocated a 37.91-
ITM mengalokasikan area konservasi seluas 37,91 Ha Ha conservation area in the BEK mining area and
di area pertambangan BEK dan 99,44 Ha kawasan another 99.44 Ha in the galam forest area in the JBG
hutan galam di area pertambangan JBG. Pada tahun mining area. In 2021, IMM established an arboretum
2021, IMM menetapkan arboretum seluas 65 Ha di area covering an area of 65 Ha in the reclamation area.
reklamasi. Kegiatan di area arboretum pada periode Activities in the arboretum area during the reporting
pelaporan mencakup penetapan tiga zonasi, antara period included the determination of three zoning,
lain zona edukasi dan wisata, zona pemanfaatan including education and tourism zones, utilization and
dan pengembangan, serta zona penelitian. Selain itu, development zones, and research zones. In addition,
dilakukan pengayaan mangrove pada kawasan pantai mangrove enrichment was carried out in the port
pelabuhan seluas 36 Ha. [304-3] coastal area of 36 hectares. [304-3]

90
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Wilayah Operasi yang Berada di atau Berdekatan dengan


Kawasan Hutan Lindung atau Hutan Konservasi [304-1]
Operating Sites that are Adjacent to Protected Areas or Conservation Areas

ITM KANTOR PUSAT


ITM Head Office

ITM BALIKPAPAN

TCM MELAK
Konsesi: 22.687 ha

NPR IMM BONTANG


Konsesi: 4.291 ha 24,121 ha

KTD EMB, SAMARINDA


TIS 2,065.70 ha
Konsesi: 2.065 ha

Keterangan | Notes

Non Hutan KTD TDM & TRUST,


Non-Forest BONTANG
Hutan Lindung & Hutan Konsesi: 2.338 ha
Produksi Terbatas
Protected Forests & Limited
Production Forests BEK MELAK
Hutan Tanaman Industri & Area 17,311 ha
Penggunaan Lain
Industrial Plantation Forest &
JBG JORONG
Area for Other Purposes Konsesi: 4.883 ha
Area Penggunaan Lain
Area for Other Purposes
Hutan Produksi
Production Forests

Upaya Perlindungan Habitat Pada Kawasan Dilindungi dan Area Konservasi [304-3]
Habitat Protection Efforts in Protected Areas and Conservation Areas

Wilayah Operasi Wilayah Dilindungi dan Luasan Kegiatan Tahun 2021


Operations Area Total of Protected Area 2021 Activities

IMM Bontang Hutan lindung. Luas 4.322,11 Ha Pemetaan, paduserasi data, dan informasi, pembersihan
Protected forest of 4,322.11 Ha rencana jalur transek, pembangunan transek, pembuatan
sarana dan prasaran penunjang, pembagian zonasi kawasan
arboretum, labelling pohon teridentifikasi pada transek
Mapping, integration of data and information, cleaning of
transect route plans, construction of transects, construction
of supporting facilities and infrastructure, zoning of
arboretum areas, labeling of identified trees on transects

BEK Melak Area konservasi pada hutan produksi. Pengoleksian sumber benih (biji dan cabutan anakan alam)
Luas 37,91 Ha. dan pengoleksian tanaman lokal dan anggrek
Conservation area in production forest. Collection of seed sources (seeds and natural saplings) and
Area 37.91 Ha. collection of local plants and orchids

91
Upaya Perlindungan Habitat Pada Kawasan Dilindungi dan Area Konservasi [304-3]
Habitat Protection Efforts in Protected Areas and Conservation Areas

Wilayah Operasi Wilayah Dilindungi dan Luasan Kegiatan Tahun 2021


Operations Area Total of Protected Area 2021 Activities

JBG Jorong Area konservasi ekowisata Pengajuan penetapan area konservasi PT JBG ke BKSDA
Hutan Galam. Luas 99,44 Ha. Provinsi Kalimantan Selatan yang saat ini masih dalam
Galam Forest ecotourism conservation proses pemenuhan administratif. BKSDA juga telah
area. Area 99.44 Ha. melakukan kunjungan lapangan ke PT JBG
The submission of PT JBG conservation area determination
to the BKSDA of South Kalimantan Province which is
currently still in the administrative process. BKSDA has also
made a site visit to PT JBG

KTD Embalut Hutan Pendidikan. Luas 80 Ha Penanaman (enrichment planting) dan pemeliharaan
Education Forest area 80 Ha tanaman lokal. Pemantauan status keanekragaman hayati
dan pengukuran serapan karbon di sebagian area hutan
pendidikan.
Enrichment planting and maintenance of local plants.
Monitoring the status of biodiversity and measuring carbon
sequestration in some areas of education forest.

Tingginya nilai keanekaragaman hayati di Kalimantan, The high value of biodiversity in Kalimantan has driven
mendorong ITM bekerjasama dengan tim Badan Riset ITM to collaborate with the National Research and
dan Inovasi Nasional (BRIN) di bawah Pusat Riset Innovation Agency (BRIN) team under the Center for
Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya Organisasi Plant Conservation Research and Botanical Gardens
Riset Ilmu Pengetahuan Hayati untuk melakukan of the Biological Sciences Research Organization to
studi keanekaragaman hayati di IMM, TCM, BEK dan conduct biodiversity studies at IMM, TCM, BEK, and
NPR, serta melihat aktivitas bisnis operasi perusahaan NPR, as well as observe the company’s operating
yang berhubungan dengan implementasi pelestarian business activities related to the implementation of
keanekaragaman hayati. Sehubungan dengan kondisi biodiversity conservation. Due to pandemic conditions
pandemi yang terjadi disepanjang 2021, pelaksanaan throughout 2021, the biodiversity study was prioritized
keanekaragaman hayati diprioritaskan pada pengayaan on enriching the revegetation area by planting 252,613
area revegetasi dengan melakukan penanaman 252.613 local plant seedlings and there were no visits by the
batang tanaman lokal dan tidak ada kunjungan oleh tim BRIN team. Based on the biodiversity studies conducted,
BRIN. Berdasarkan studi keanekaragaman hayati yang IMM and BEK have mapped endangered animals and
dilakukan, IMM dan BEK telah memetakan satwa langka endemic plants listed on the IUCN Red List.
dan tanaman endemik terdaftar Daftar Merah IUCN.

Daftar Flora, Fauna Dilindungi di Lahan Reklamasi dan Status Perlindungan Berdasarkan Daftar Merah IUCN [304-4]
List of Protected Flora, Fauna at Reclaimed Land and Protection Status Registered with The IUCN Red List.
Daftar Flora Dilindungi Daftar Fauna Dilindungi
List of Protected Flora List of Protected Fauna
Nama Spesies Status Perlindungan Nama Spesies dan Nama Lokal Status Dilindungi
Species Name Protection Status Species Name and Local Name Protection Status
Garangan ekor pendek
Mangifera casturi Extinct in the Wild Least Concern
Herpestes brachyurus
Shorea smithiana Landak butun
Critically endangered Least Concern
Hystrix brachyuran
Shorea lamelatta Monyet ekor panjang
Critically endangered Least Concern
Macaca fascicularis

92
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Daftar Flora, Fauna Dilindungi di Lahan Reklamasi dan Status Perlindungan Berdasarkan Daftar Merah IUCN [304-4]
List of Protected Flora, Fauna at Reclaimed Land and Protection Status Registered with The IUCN Red List.
Daftar Flora Dilindungi Daftar Fauna Dilindungi
List of Protected Flora List of Protected Fauna
Nama Spesies Status Perlindungan Nama Spesies dan Nama Lokal Status Dilindungi
Species Name Protection Status Species Name and Local Name Protection Status
Orangutan
Shorea peltata Critically endangered Critically Endangered
Pongo pygmaeus
Beruang madu
Shorea agami Endangered Vulnerable
Helarctos malayanus
Psydrax dicoccos Musang leher kuning
Vulnerable Least Concern
Martes flavigula
Beruk
Hopea pachycarpa Vulnerable Vulnerable
Macaca nemestrina
Eusideroxylon zwageri Vulnerable
Shorea balangeran Vulnerable
Aglaia crassinervia Near threatened
Croton argyratus Least Concern
Duabanga moluccana Least Concern
Dyera costulata Least Concern
Pterospermum javanicum Least Concern
Peronema canescens Least Concern

Luas lahan yang dibuka untuk operasi pertambangan The area of land cleared for mining operations in
pada tahun 2021 yaitu 548,87 hektar, dengan luasan 2021 was 548.87 hectares, with the cumulative area
kumulatif lahan untuk operasi pertambangan hingga of land for mining operations until the end of 2021
akhir tahun 2021 mencapai 24.235,36 hektar. Adapun reaching 24,235.36 The area of mining land reclaimed
luasan lahan tambang yang direklamasi pada tahun in 2021 was945.33 hectares or 116.6% of the target at
2021 mencapai 945,33 hektar atau 116,6% dari target 810.72 hectares. The cumulative area of post-mining
810,72 hektar. Luasan kumulatif lahan reklamasi yang reclamation land that has been carried out by the
telah dilaksanakan Perusahaan hingga akhir tahun Company until the end of 2021 was 15.083,76 hectares.
2021 mencapai 15.083,76 hektar.

Untuk mengelola lahan terganggu, ITM melaksanakan ITM managed disturbed land through revegetation by
kegiatan revegetasi melalui penanaman 818.618 planting 818,618 trees on the total accumulated land
pohon pada total akumulasi luas lahan. Tanaman area. The plants consisted of local plant species and
yang ditanam terdiri dari spesies tanaman lokal crops with economic value. As an attempt to improve
dan tanaman bernilai ekonomis. Sebagai upaya the biodiversity status, some of the local plants
meningkatkan status keanekragaman hayati, planted include Mangifera casturi, Shorea balangeran,
tanaman lokal yang ditanam beberapa diantaranya Shorea laevis, Parashorea aptera, Eusideroxylon
Mangifera casturi, Shorea balangeran, Shorea laevis, zwageri and Aquilaria malaccensis.
Parashorea aptera, Eusideroxylon zwageri dan
Aquilaria malaccensis.

93
Realisasi Kegiatan Reklamasi Di Lokasi Tambang [304-4]
Realization of Reclamation and Revegetation at Mine Sites
Parameter Satuan Akumulasi
2021 2020 2019
Parameter Unit Accumulation
Lahan Terganggu
Ha 24,235.36 548.87 894 861
Disturbed Area
Lahan Reklamasi
Ha 15,083.76 945.33 915 876
Reclaimed Area
Lahan Revegetasi
Ha 14,750.73 812.30 748 826
Revegetated Area
Jumlah Pohon Batang
10,799,466 818,618 656,105 1,064,050
Number of Trees Trees

Dukungan Serapan Karbon di Area Pascatambang Carbon Sequestration Support in Post Mining Areas

Pada tahun 2021, ITM melanjutkan pelaksanaan In 2021, ITM continued the implementation of TDM’s
pascatambang TDM yang telah menghentikan post-mining which had stopped mining operations
operasi penambangan sejak tahun 2016. Seluruh since 2016. All of ITM operational areas (100%) have
wilayah operasi ITM (100%) telah memiliki a post-mining plan. ITM has also prepared a post-
rencana pascatambang.. Di sisi lain, ITM juga telah mining plan for the EMB which will enter post-mining
mempersiapkan rencana pascatambang untuk EMB in 2022. In 2021, ITM has realized total post-mining
yang akan memasuki pascatambang di tahun 2022. costs of USD352 thousand. [MM10]
Pada tahun 2021, ITM telah merealisasikan biaya
pascatambang sebesar USD352 ribu. [MM10]

Salah satu kegiatan pascatambang yang dilakukan One of the post-mining activities was replanting
ialah penanaman kembali (revegetasi). Selain (revegetation). Besides aiming to restore environmental
bertujuan untuk memulihkan kondisi lingkungan, conditions, revegetation also have a positive impact on
kegiatan revegetasi juga memberikan dampak positif increasing the carrying capacity of carbon sequestration
untuk meningkatkan daya dukung pada serapan karbon in order to minimize the impact of climate change. In
guna meminimalkan dampak perubahan iklim. Pada 2021, ITM has calculated the carbon sequestration in
tahun 2021, ITM telah menghitung sekuestrasi karbon the area of ​​177.17 ha of post-mining reclamation land
pada seluas 177,17 ha lahan reklamasi pascatambang in EMB, amounted to 58,362.47 ton CO2.
di EMB, yaitu sebesar 58.362,47 ton CO2.

Luas area reklamasi TDM sebesar 229,4 ha tidak TDM reclamation area of 229.4 ha has not been
mengalami penambahan sejak tahun 2020. Dari 219,85 expanded since 2020. Of the 219.85 ha of measurable
ha area reklamasi yang dapat diukur, tercatat estimasi reclamation area, an estimated carbon sequestration
sekuestrasi karbon sebesar 43.058,64 ton CO2. Pada of 43,058.64 tons CO2 was recorded. In 2021, TDM
tahun 2021, TDM tengah mempersiapkan kegiatan prepared to evaluate the success of post-mining
evaluasi keberhasilan reklamasi pascatambang, reclamation, and the results of the evaluation would
dan hasil evaluasi akan disampaikan pada Laporan be submitted in the following year’s Sustainability
Keberlanjutan tahun berikutnya. [MM10] Report. [MM10]

Tidak hanya melaksanakan penanaman kembali, kegiatan Aside from replanting, the reclamation activities
reklamasi juga meliputi kegiatan penimbunan material also included stockpiling materials in void areas. This
di area void. Kegiatan tersebut telah mengurangi 30 activity has reduced the total void area by 30 ha or
ha total luasan void atau turun 40% dari luasan void decreased by 40% from the previous void area. The ex-
sebelumnya. Lubang bekas tambang yang telah tertutupi mining pit that has been covered was then continued
kemudian dilanjutkan untuk kegiatan revegetasi. for revegetation activities

94
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN PROTECTION OF BIODIVERSITY OUTSIDE


HAYATI DI LUAR WILAYAH OPERASI MINING OPERATION AREAS
TAMBANG

Secara konsisten, ITM terus meningkatkan upaya ITM consistently improves its efforts to protect
perlindungan keanekaragaman hayati dan jasa biodiversity and environmental services outside the
lingkungan di luar wilayah operasi tambang melalui mining operation area through rehabilitation of
rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) dan pelestarian watersheds (DAS) and conservation of coastal areas.
daerah pesisir.

Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Watershed Rehabilitation (DAS)

ITM sebagai pemilik IPPKH berkewajiban melakukan ITM as the IPPKH holder is obliged to carry out
rehabilitasi DAS seluas izin konsesi yang dipegangnya, watershed rehabilitation in its concession areas, based
berdasarkan Keputusan Menhut No. 2628/Menhut-V/ on the Decree of the Minister of Forestry No. 2628/
RHL/2012 tanggal 14 Mei 2012 dan Keputusan Menhut-V/RHL/2012 dated 14 May 2012 and Minister
MenLHK nomor SK.8671/MenLHK-PDASHL/KTA/ of Environment Decree number SK.8671/MenLHK-
DAS.1/12/218 tanggal 18 Des 2018. Kewajiban daerah PDASHL/KTA/DAS.1/12/218 dated 18 December
yang ditanami harus berada di luar daerah konsesi, 2018. The obligation of the area to be planted must
yang ditetapkan pemerintah sebagai daerah aliran be outside the concession area, designated by the
yang kritis dan perlu dilakukan rehabilitasi. Area-area government as a critical flow area, and need to be
yang menjadi kewajiban untuk dilakukan penanaman rehabilitated. Areas that are mandatory for planting
meliputi empat provinsi, yaitu Kalimantan Timur, located in four provinces, East Kalimantan, South
Kalimantan Selatan, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah. Kalimantan, DI Yogyakarta, and Central Java.

95
Lokasi DAS Anak Perusahaan
No
Watershed Location Subsidiaries
1 Taman Nasional Kutai IMM, TCM, KTD
2 Hutan Lindung Kota Bontang IMM
3 Hutan Lindung Kabupaten Tanah Laut JBG
4 Hutan Lindung Gunung Beratus BEK
5 Hutan Lindung Buring Ayok TCM
6 Hutan Konservasi Tahura Sultan Adam JBG
7 KHDTK Hutan Penelitian dan Pendidikan Bukit Suharto, Universitas Mulawarman TCM, BEK
8 Kawasan Hutan Produksi, DAS Barito, Teweh Tengah NPR
9 KPHP Mook Manoor Nulant, KPHP Damai GPK
19 Kawasan Bukit Menoreh, DAS Progo & DAS Serang BEK

ITM berkewajiban untuk melaksanakan rehabilitasi ITM has the obligation to rehabilitate 48.010,94
pada 48.010,94 hektar area DAS hingga tahun 2026. hectares watershed areas until 2026. The watershed
Program rehabilitasi DAS dilaksanakan selama tiga rehabilitation program is implemented for three years,
tahun, meliputi penanaman (P0), pemeliharaan including planting (P0), first year maintenance (P1),
tahun pertama (P1), dan pemeliharaan tahun kedua and second year maintenance (P2), to be then handed
(P2), untuk kemudian dilakukan penyerahan kepada over to the government if it meets the criteria for
pemerintah jika sudah memenuhi kriteria keberhasilan successful planting. In 2021, ITM has handed over the
penanaman. Pada tahun 2021, ITM telah menyerahkan results of planting area of 6.893 Ha in the watershed
hasil penanaman seluas 6.893 Ha pada area rehabilitas rehabilitation area. to the government.
DAS kepada pemerintah.

Realisasi Kegiatan Rehabilitasi DAS (Ha)


Realization of Watershed Rehabilitation Activities (in hectares)
Kinerja Rehabilitasi DAS Akumulasi
Watershed Rehabilitation Performance Accumulation
Kewajiban Penanaman DAS hingga 2026 48,010.94
Watershed Planting Obligation until 2026
Lokasi DAS yang Telah Ditanam Per 31 Desember 2021
Watersheds that have been Planted per December, 31 2021
Penanaman (P0) 32,424
Planting (P0)
Pemeliharaan Tahun Pertama (P1) 28,274
First year maintenance (P1)
Pemeliharaan Tahun Kedua (P2) 20,343
Second year maintenance (P2)
Lahan DAS yang Telah Diserahterimakan 14,433
Watershed land that has been handed over Watershed land that has been handed
over

Keterangan: Notes:
Jumlah pohon yang ditanam mencapai 14 juta [Link] The number of trees planted reached 14 million trees. The
tersebut memperhatikan pola penanaman yang berbeda, estimation considered different planting patterns, either in
baik secara insentif dengan minimal 1.100 pohon/ha maupun incentives with a minimum of 1,100 trees/ha and enrichment
pengayaan dengan 625 pohon/ha. Serah terima area penanaman with 625 trees/ha. The handover of planting areas for
dalam rangka rehabilitasi DAS pada tahun 2021 dilakukan untuk watershed rehabilitation in 2021 was held for areas planted by
area yang ditanam oleh KTD, TCM, BEK dan JBG. KTD, TCM, BEK, and JBG.

96
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

ITM melibatkan 14 kontraktor lokal pada proses ITM involved 14 local contractors in the watershed
rehabilitasi DAS, sebagai dukungan untuk rehabilitation process, as a support to drive the
menggerakkan roda ekonomi setempat melalui local economy through employment and provision
penyerapan tenaga kerja dan penyediaan bibit of plant seeds. To support the success of watershed
tanaman. Untuk mendukung keberhasilan rehabilitasi rehabilitation, the Company attempted to control
DAS, Perusahaan berupaya mengendalikan spesies invasive species that have the potential to become
invasif yang berpotensi menjadi predasi bagi predator for the growth of native forest plant
tumbuhnya jenis tanaman hutan asli yang ada di DAS. species in the watershed. Invasive species found were
Spesies invasif yang ditemukan adalah tanaman gulma weeds and acacia trees, which were controlled using
dan pohon akasia. Upaya pengendalian dilakukan herbicides, as well as thinning and intervention with
menggunakan herbisida, serta penjarangan dan native plants. [304-2]
intervensi dengan tanaman asli. [304-2]

Pada tahun 2021, ITM menjadi salah satu perusahaan In 2021, ITM will became one of the companies
yang ditunjuk oleh KLHK untuk melaksanakan appointed by the Ministry of Environment and Forestry
program rehabilitasi DAS Menoreh- Borobudur, to carry out the Menoreh-Borobudur watershed
Yogyakarta. Program rehabilitasi DAS Menoreh- rehabilitation program in Yogyakarta. The program
Borobudur menggunakan konsep agroforestri berbasis used the concept of community empowerment-based
pemberdayaan masyarakat, yang melibatkan sejumlah agroforestry, involving a number of 21 Forest Farmer
21 Kelompok Tani Hutan. Lokasi penanaman meliputi 17 Groups. The planting sites cover 17 villages in 8 districts,
desa di 8 Kecamatan, dengan total luasan 250 hektare. with a total area of 250 hectares.

97
Pelestarian Daerah Pesisir Coastal Area Preservation

Upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan Sustainable environmental conservation efforts are
juga dilakukan di wilayah pesisir di sekitar wilayah also carried out in coastal areas around the Company’s
operasional Perusahaan. Pelestarian daerah pesisir operational areas. Coastal area conservation in
dilakukan di Kecamatan Bontang Lestari dan Desa Bontang Lestari District and Santan Ilir Village, Kutai
Santan Ilir, Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Kartanegara Regency is carried out by subsidiary,
anak perusahaan, yaitu IMM. Kegiatan dilakukan IMM. Activities are carried out by involving the
dengan melibatkan masyarakat melalui penanaman community through mangrove planting and coral reef
mangrove dan transplantasi terumbu karang. Hal ini transplantation. This is due to coastal conditions that
dilatarbelakangi oleh kondisi pesisir yang memiliki have a high level of abrasion and the condition of coral
tingkat abrasi tinggi dan kondisi pulau-pulau karang islands that sink during high tide.
yang tenggelam saat air pasang.

Perusahaan bersama masyarakat menginisiasikan The company and the community initiated to plant
penanaman bibit mangrove dengan jumlah an accumulated 130,000 mangrove seedlings in an
akumulasi sebanyak 130.000 bibit pada luasan 72 area of ​​72 hectares. The planting aimed to protect
hektare. Penanaman bertujuan untuk melindungi the coast from abrasion, increase fish production, and
abrasi, meningkatkan produksi ikan, dan ekowisata. ecotourism. Coral Branching coral reef transplantation
Transplantasi terumbu karang Coral Branching juga is also carried out as an effort to cultivate marine
dilakukan sebagai upaya budidaya biota laut untuk life to prevent biodiversity loss. From this program,
mencegah berkurangnya keanekaragaman hayati. Dari IMM has calculated carbon sequestration in the area
program ini, IMM telah menghitung nilai sekuestrasi of 34 Ha with the amount of carbon sequestration
karbon pada area seluas 34 Ha dengan besaran from mangrove stands of 1,402.79 tons of CO2 and soil
sekuestrasi karbon tegakan mangrove 1.402,79 ton carbon sequestration at a depth of 20 cm of 1,295,441
CO2 dan sekuestrasi karbon tanah di kedalaman 20 tons of CO2. This program can also indirectly improve
cm sebesar 1.295.441 ton CO2. Program ini secara tidak the economy for the surrounding community, the
langsung juga dapat meningkatkan ekonomi bagi majority of whom are fishermen.
masyarakat sekitar yang mayoritas merupakan nelayan.

Realisasi Kegiatan Pelestarian Daerah Pesisir


Results of the Coastal Conservation Area
Kinerja Pelestarian Daerah Pesisir Akumulasi
2021 2020 2019
Coastal Areas Conservation Performance Accumulation

Penanaman Bibit Mangrove (Jumlah bibit)


40,000 3,500 5,000 130,000
Mangrove Planting (Number of seedlings)

Luas Area Penanaman Mangrove (Ha)


36 5 5 72
Mangrove Planting Area (ha)

Transplantasi Terumbu Karang (Kubah Beton)


0 200 500 1,100
Transplantation of reef coral branching on dome-shape concrete

Keterangan: Notes:
Akumulasi realisasi kegiatan pelestarian daerah pesisir Accumulated realization of coastal conservation area
dilakukan sejak tahun 2010 activities carried out since 2010

98
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Kinerja Pelestarian Daerah Pesisir


Coastal Areas Conservation Performances
Kegiatan 2021 2020 2019
Tingkat Kerapatan Mangrove (Pohon/Ha) 2,313 2,281 1,100
Mangrove Density Level trees/ha
Indeks Keanekaragaman Hayati Hutan Mangrove 2.5 2.7 Belum Diukur
Mangrove Forest Biodiversity Index Have not been
measured
Tingkat Kerapatan Terumbu Karang 79% 78% 72%
Density of Coral Reefs

Rencana Penanaman Mangrove


Mangrove Planting Plan
Persiapan Tutup Tambang
Pascatambang
2021-2023
2010-2014 2015-2017 2018-2020 2024-2028
Preparation of Post-Mining
Post-Mining 2024-2028
2021-2023
Studi ekologi area
mangrove Studi ekologi area mangrove
Mangrove area ecology Mangrove area ecology study
study
Sosialisasi masyarakat
Community outreach
Penanaman bibit mangrove
Mangrove planting
Monitoring perhitungan karbon dan indeks keanekaragaman hayati
Monitoring: Carbon Calculation and Biodiversity Index
Studi dan evaluasi manfaat mangrove bagi
masyarakat
Study and evaluate the benefits of mangroves for the
community

Nilai Keanekaragaman Plankton dan Benthos Di Daerah Pesisir


Plankton and Benthos Diversity Index (H’) in Coastal Areas
2021 2020 2019
Uraian
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4
Individual Amount per Liter 504 1,260 1,008 945 1,008 N/A 150 375 315 325 350 300
Indeks Keanekaragaman Hayati (H)
1.91 2.13 1.89 1.77 1.96 N/A 1.56 1.99 1.73 1.99 1.87 1.7
Diversity Index

Keterangan: Notes:
N/A: Tak dapat dilakukan pengukuran karena pandemi N/A: The measurement could not be done due to the
COVID-19 sesuai edaran KLHK COVID-19 pandemic according to the circular of the Ministry
of Environment and Forestry

99
Pengelolaan Limbah
Waste Management

HIGHLIGHT 2021

Waste Intensity B3 Waste Management by 3Rs

0.13
Kg/Ton Production
24%
MANAGEMENT APPROACH [3-3]

DAMPAK | IMPACT
Limbah yang dihasilkan dari pertambangan dan kegiatan
pendukung sepanjang rantai pasokan, meliputi padatan
dan cairan, serta limbah mengandung bahan beracun dan
berbahaya (B3) dan limbah non-B3. [306-1]
Waste generated from mining and supporting activities
along the supply chain, includes solids and liquids, as well as
hazardous and non-hazardous waste. [306-1]

EVALUASI
EVALUATION

Evaluasi pengelolaan limbah dilakukan melalui


mekanisme penilaian pelaporan secara berkala
kepada pihak-pihak berwenang. Hasil evaluasi
menunjukkan adanya penurunan jumlah limbah
B3 yang dikelola 3R diakibatkan penurunan
volume limbah total.

The evaluation of waste management is carried out


through an assessment mechanism of periodic reporting
to the authorities. The evaluation results show a
decrease in the amount of B3 waste managed by 3R due
to a decrease in the total volume of waste.

100
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Sesuai dengan Prosedur No. ITM-MS-HSE-12.5.3-001, In accordance with Procedure No. ITM-MS-
Perusahaan mengelola secara transparan seluruh HSE-12.5.3-001, the Company transparently manages
proses pengolahan limbah mulai dari timbulan, the entire waste treatment process from generation,
penyimpanan, pemindahan hingga pembuangan storage, transfer to final disposal, and minimizes waste
akhir, dan meminimalkan pembuangan limbah dengan disposal by saving resources and managing according
menghemat sumber daya dan pengelolaan sesuai to 3R principles. Waste management is carried out
prinsip 3R. Pengelolaan limbah dilakukan sesuai according to the type and characteristics of the
dengan jenis dan karakteristik limbah. Limbah yang waste. The waste generated is legally managed by the
dihasilkan dikelola secara legal sendiri dan sebagian companyand part of it is handed over to third parties.
lagi diserahkan kepada pihak ketiga. [3-3] [306-2] [3-3] [306-2]

Volume Limbah Padatan Non-B3 Tahun 2021 [306-3]


Non Hazardous Solid Waste Management in 2021
Jenis Limbah Padat Non-B3
Volume (Kg)
Type of non-Hazardous Solid Waste
Organik Domestik
573,335
Organic Domestic
Kertas
96,542
Paper
Lainnya
7,263
Other
Non-Organik Kaca
739
Non- organic Glass
Plastik
88,749
Plastic
Ban Bekas
1,603,293
Used Tire
Lainnya
99,074
Other
Metal 59,600
Abu Dasar dan Abu Terbang PLTU*
5,374,858
Fly Ash and Bottom Ash
Jumlah
7,903,453
Total

Keterangan: Notes:
*Limbah Non B3 terdaftar berdasarkan PP No.22 Tahun 2021 *Non-hazardous waste listed based on Government
lampiran XIV Regulation No. 22 of 2021, Appendix XIV

Selain mengelola limbah padatan non-B3 melalui In addition to managing non hazardous solid waste trough
prinsip 3R, ITM juga memanfaatkan limbah B3 the 3R principles, ITM also uses used oil for blasting mixtures
berupa oli bekas untuk bahan campuran kegiatan (ANFO), according to the Ministry of Environment Decree
peledakan (ANFO), sesuai izin SK Kementerian LH No. 07.14.03/2014 & Decree of Minister of Environment
No.07.14.03/2014 & SK KLH No.232/2013. [306-2] and Forestry No.232/2013. [306-2]

Pengelolaan Limbah Padatan Tahun 2021 [306-2]


Solid Waste Management in 2021
Bentuk Pengelolaan
Volume (Kg)
Form of Management
Limbah Organik: Sisa Makanan Diolah menjadi kompos
6,228
Organic Waste: Food Leftovers Processed into compos

101
Pengelolaan Limbah Padatan Tahun 2021 [306-2]
Solid Waste Management in 2021
Bentuk Pengelolaan
Volume (Kg)
Form of Management
Dimanfaatkan sebagai campuran bahan
Limbah B3: Oli Bekas
peledak ANFO. 577,579
Hazardous Waste: Used Oil
Used as a mixture of ANFO explosives.
Limbah B3 Lain Didaur ulang oleh pihak ketiga
1,558,399
Other Hazardous Waste Recycled by third parties
Jumlah Limbah yang Dikelola 3R
2,425,630
Total Waste Managed with 3Rs
Jumlah Limbah B3 dan Non B3 Dihasilkan
10,228,102
Total Hazardous and Non Hazardous Waste Generated
Persentase Pengelolaan 3R oleh Anak Usaha ITM dan Pihak Ketiga
24%
Percentage of 3R Management by ITM Subsidiaries and Third Parties

Pengelolaan limbah padat B3 dilakukan oleh pihak Hazardous solid waste management is carried out by a
ketiga yang memiliki izin pengelolaan limbah B3. third party who has a hazardous waste management
ITM hanya menampung sementara limbah B3 yang permit. ITM only temporarily stores hazardous
dihasilkan dari kegiatan operasi pertambangan dan waste generated from mining operations and other
pendukung lainnya di tempat penampungan sementara supporting activities in licensed temporary shelters
(TPS) yang berizin sebelum diserahkan kepada pihak (TPS) before being handed over to third parties. ITM
ketiga. ITM tidak mendatangkan limbah dari luar does not bring in waste from outside the company
perusahaan maupun impor untuk dikelola. Selain itu, or imports to manage. In addition, during 2021, there
selama tahun 2021, tidak ada peristiwa tumpahan were no significant oil spills or other hazardous and
minyak maupun cairan berbahaya dan beracun lain toxic liquids. [306-4, 306-5]
yang signifikan. [306-4, 306-5]

577,579 1,565,725
Limbah B3 Oli Bekas sebagai Limbah B3 yang diserahkan ke
campuran bahan peledak ANFO Pihak ketiga Berizin
Hazardous waste used oil as a Hazardous waste handed by an
mixture for ANFO explosives authorized third parties

0 2,324,656

Tidak ada limbah Limbah B3 yang


B3 yang diimpor/ dihasilkan oleh
didatangkan dari perusahaan
luar perusahaan Hazardous waste
There is no hazardous generated by the
waste imported/ company
imported from outside
the company

0 0.5 1.0 1.5 2.0 2.5

181,352
Pengelolaan Limbah B3 ITM Tahun 2021 Limbah B3 yang disimpan
ITM Hazardous Waste Management in 2021 Hazardous waste stored

102
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Jumlah Limbah B3 Tahun 2021 (Kg) [306-3, 306-4, 306-5]


Total Hazardous Waste in 2021 (kg)
ITM & Kontraktor
ITM & Contractors
Jenis Limbah B3 Off-site On-site
Type of Hazardous and Toxic Waste Timbulan Dikirim Disimpan di TPS
Waste Generated Dimanfaatkan
Ke Pihak Ketiga Stored at garbage
Used
Sent To Third Party dump
Used Oil 1,999,728 1,291,233 130,915 577,579
Used Grease 3,970 3,230 740 -
Oil Filter 117,569 87,780 299,789 -
Used Battery (Small) 243 243 -
Used Battery (Large) 42,447 35,402 7,045 -
Stationary 297 297 - -
Clinical Waste 3,957 3,955 2 -
Contaminated Matter 104,714 93,449 11,265 -
Laboratory 2,912 2,912 - -
Other 48,820 47,224 1,596 -
Total 2,324,656 1,565,725 181,352 577,579

Keterangan: Notes:
Jumlah termasuk sisa limbah tahun sebelumnya yang dikirim The amount includes previous year’s residual waste sent to
ke pihak ketiga third party

Intensitas Limbah (Kg/Ton Produksi)


Waste Intensity (Kg/Ton Production)
Intensitas Limbah (Kg/Ton Produksi)
2021 2020 2019
Waste Intensity (Kg/Ton Production)
Intensitas Limbah B3
0.13 0.41 0.37
Hazardous Waste Intensity
Intensitas Limbah Non-B3
0.43 0.13 0.10
Non Hazardous Waste Intensity

Keterangan: Notes:
Terdapat perubahan data intensitas limbah dari tahun There is a change in the waste intensity data from the
sebelumnya dikarenakan perubahan status Fly Ash dan previous year due to the change in the status of Fly Ash and
Bottom Ash yang sebelumnya limbah B3 menjadi limbah Bottom Ash, previously B3 waste to registered Non-B3 waste.
Non-B3 terdaftar.

Tumpahan Minyak
Oil Spill
Uraian
2021 2020 2019
Description
Kasus Tumpahan Minyak
0 0 0
Oil Spill Cases

Keterangan: Notes:
Berdasarkan standar internal (tidak lebih dari 200 liter) Based on internal standards (no more than 200 liters)

103
Efisiensi Air dan Pengendalian Efluen
Water Efficiency and Effluent Control

HIGHLIGHT

Water Intensity Water Efficiency

0.22 m3/Ton 13%


MANAGEMENT APPROACH [3-3]

DAMPAK | IMPACT EVALUASI | EVALUATION


Perusahaan menggunakan air dalam proses operasi fasilitas, Evaluasi pengelolaan air dan efluen dilakukan melalui
pembangkit listrik, dan kebutuhan domestik di pertambangan. mekanisme penilaian pelaporan secara berkala kepada pihak-
pihak berwenang. Hasil evaluasi menunjukkan kualitas olahan
The company uses water in the operating process of facilities,
efluen yang dilepaskan ke badan air telah memenuhi baku
power generation, and domestic needs in mining.
mutu yang ditetapkan Pemerintah.
Evaluation of water and effluent management is carried out
through an assessment mechanism, of periodic reporting
PENGELOLAAN DAMPAK | IMPACT MANAGEMENT to the authorities. The evaluation result show the quality
of treated effluent released into water bodies has met the
Meskipun Kalimantan sebagai wilayah operasi ITM termasuk quality standards set by the government.
dalam kawasan low risk water stress area (berdasarkan
Aqueduct Risk Atlas), ITM menyadari pentingnya sumber daya
air dan secara aktif terlibat dalam mengurangi konsumsi air
melalui penggunaan kembali dan daur ulang air. [303-1] [303-3]
Although Kalimantan as ITM’s operational area is in the low
risk water stress area (based on the Aqueduct Risk Atlas),
ITM recognizes the importance of water resources and is
actively involved in reducing water consumption through
water reuse and recycling. [303-1] [303-3]

104
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

Kebutuhan air untuk kegiatan domestik dan Water needs for domestic activities and other
operasional lain dipenuhi dari sumber air tanah operations are met from groundwater sources with
dengan debit penarikan 0,01 m3/ton. Pemanfaatan a withdrawal discharge of 0.01 m3/ton. The use of
air untuk penyiraman jalan, kendaraan dan fasilitas water for watering roads, vehicles and mining facilities,
tambang, serta penyemprotan di stockpile bersumber as well as spraying on the stockpile is sourced from
dari kolam penampungan air hujan. Perusahaan juga rainwater collection ponds. The company also utilizes
memanfaatkan air laut untuk proses pendinginan seawater for the cooling process as well as the water
serta siklus uap air pada pembangkit listrik tenaga uap vapor cycle at the coal-fired power plant (PLTU)
(PLTU) yang dioperasikan IMM. Intensitas penggunaan operated by IMM. The intensity of water use in 2021
air pada tahun 2021 mencapai 0,22 m3/ton. [303-5] reached 0.22 m3/ton. [303-5]

Penggunaan Air Berdasarkan Sumber (m3)* [303-3] [303-4] [303-5]


Use of Water by Source (m3)
Uraian
2021 2020 2019
Description
Pengambilan Air
Water Withdrawal
Air Hujan
1,181,735,589 1,364,156,893** N/A
Rainwater
Air Permukaan
1,698,989 2,039,172
Surface water
783,110
Air Tanah
199,765 184,931
Ground water
Air Laut
1,259,646 1,184,223 1,323,657
Sea water
Municipal water
9,588 3,555 N/A
Municipal water
Pembuangan Air
Water Discharge
Air Permukaan
1,179,825,632 N/A N/A
Surface water
Air Laut
1,036,967 N/A N/A
Sea water
Jumlah Penggunaan Air
4,040,977 4,650,833 2,106,767
Total Water Consumption
Keterangan: Notes:
* Penghitungan pemakaian air dilakukan melalui manajemen * The calculation of water consumption is done through
pengelolaan kolam endapan dan pemantauan meteran management of settling ponds and buildings monitored from
air terpasang. Di tahun 2021, terdapat penyesuaian water meter that has been installed. In 2021, there was an
pengelompokan penggunaan air berdasarkan sumber. adjustment to the classification of water use by source.
** Pada SR tahun 2020 angka air hujan tercatat 1,238,952m3. ** The number of rainwater which was recorded in the 2020
Angka yang sesuai adalah yang tercantum pada laporan Sustainable Report at 1,238,952m3 has been adjusted as in
ini. Perbedaan disebabkan adanya perbaikan metode this report following an improvement in calculation method.
penghitungan.

Intensitas Penggunaan Air


Intensitas Penggunaan Air
Uraian Satuan
2021 2020 2019
Description Unit
Jumlah Produksi Juta Ton
18.6 19.3 23.4
Total Production Million Ton
Intensitas Pemakaian Air
m3/Ton 0.22 0.24 0.24
Water consumption intensity

Keterangan: Notes:
Jumlah produksi menggunakan nilai Finished Coal Total production uses the Finished Coal (FC) volume

105
Pada tahun 2021, terjadi fenomena hidrometeorologi In 2021, a wet hydrometeorological phenomenon
basah di area operasi Kalimantan yang dipengaruhi oleh occured in the Kalimantan operation area which was
perubahan iklim. Curah hujan yang lebih tinggi berpotensi affected by climate change. Higher rainfall has the
mengganggu, bahkan menghentikan operasional potential to disrupt or even stop mining operations.
pertambangan. Mengantisipasi cuaca yang mengganggu Anticipating weather that disrupts operations, the
jalannya operasi, Perusahaan menerapkan beberapa Company implemented several plans and initiatives,
rencana dan inisiatif, di antaranya membuat fasilitas including making more optimal inlet and outlet
drainase masuk dan keluar yang lebih optimal, termasuk drainage facilities, including adding water pumps
menambah pompa air untuk memompa air keluar dari to pump water out of the pit more quickly. On the
lubang tambang (pit) lebih cepat. Di sisi lain, ITM juga other hand, ITM also has 73 sediment ponds with a
memiliki 73 kolam endapan dengan kapasitas 13.983.091 capacity of 13,983,091 m3 to control and treat runoff
m3 untuk mengendalikan dan mengolah limpasan air into drainage channels. [303-1] [303-2]
hujan (run off) ke saluran drainase. [303-1] [303-2]

Badan Air Tujuan Pelepasan Efluen


Effluent Discharge Destination Water Bodies
Anak Perusahaan Badan Air Jumlah Kolam Pengelolaan Air
Subsidiaries Water Bodies Total Settling Ponds
Sungai Santan/ Santan River
Sungai Kare/ Kare River
IMM Sungai Palakan/ Palakan River 14
Laut Tanjung Merangas/ Tanjung Merangas Sea
Laut Bontang/ Bontang Sea
Sungai Mahakam/ Mahakam River
KTD-EMB Sungai Separi/ Separi River 4
Sungai Embalut/ Embalut River
Sungai Biangan/ Biangan River
BEK 4
Sungai Tenaik/ Tenaik River
Sungai Lawa/ Lawa River
Sungai Separi/ Separi River
Sungai Mahakam/ Mahakam River
Sungai Bengkiai (Anak Sungai Lawa)/
TCM Bengkiai River (tributary of Lawa River) 38
Sungai Begai/ Begai River
Sungai Jutung/ Jutung River
Sungai Tunau/ Tunau River
Sungai Biangan/ Biangan River
Sungai Katal-katal/ Katal-katal River
Sungai Nahya/ Nahya River
JBG 11
Galam Swamp/ Galam Swamp
Sungai Asam-asam/ Asam-asam River

Pengelolaan Air Kolam Endapan (m3) [303-4]


Sediment pond water management (m3)
Uraian Satuan
2021 2020 2019
Description Unit
Pengelolaan air hujan dalam kolam endapan
m3 2,412,537 2,914,836 3,497,684
Rainwater management in sediment ponds

Tidak hanya melalui kolam endapan, pengolahan In addition of sediment ponds, effluent treatment
efluen dari pengelolaan tambang juga dilaksanakan from mine management is also carried out at the
pada instalasi pengelolaan air limbah (IPAL). Total wastewater treatment plant (WWTP). The total
volume olahan efluen yang dilepaskan ke badan air volume of treated effluent released into water

106
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

mencapai 237.489.031 m 3. ITM memastikan hasil bodies reached 237.489.031 m3. ITM ensures that the
olahan efluen tidak mencemari lingkungan dengan processed effluent does not pollute the environment
melakukan pemantauan di sungai-sungai sekitar WIUP by monitoring the rivers around the subsidiary’s WIUP
anak perusahaan yang merupakan badan air tujuan which is the water body for effluent release. [303-1]
pelepasan efluen. [303-1] [303-2] [303-4] [303-2] [303-4]

Perusahaan menggunakan teknologi digital untuk The company uses digital technology to monitor
memantau kualitas efluen pada kolam endapan dengan effluent quality in sediment ponds with the highest
beban pencemar tertinggi secara real-time. Di sisi lain, pollutant loads in real-time. On the other hand,
pemantauan kolam endapan lainnya dilakukan secara other sediment pond monitoring is done manually
manual oleh laboratorium yang terakreditasi. Kualitas by an accredited laboratory. The quality of treated
olahan efluen yang dilepaskan ke badan air telah effluent released into water bodies has met the quality
memenuhi baku mutu yang ditetapkan pemerintah. standards set by the government. To ensure that the
Untuk memastikan pelepasan olahan efluen tidak release of treated effluent does not affect the habitat
mempengaruhi habitat di dalam badan sungai, ITM in the river body, ITM also carries out monitoring and
juga melaksanakan pemantauan dan penghitungan calculating the value of biodiversity in the river body
nilai keanekaragaman hayati di badan sungai tujuan for which the effluent is released on a regular basis. In
pelepasan olahan efluen secara berkala. Selama tahun 2021, there is no incident regarding water management
2021, tidak ada insiden terkait pengelolaan air dan and effluent treatment. [303-1]
pengolahan efluen. [303-1]

Rerata Hasil Pengukuran Kualitas Olahan Efluen Tahun 2021


Quality of Treated Effluent in 2021
Site/Anak Perusahaan
Baku Mutu*
Satuan Site/Subsidiary
Parameter Quality
Unit
Standard* IMM TCM BEK KTD-EMB JBG
pH 6.0-9.0 8.63 7.98 8.99 8.7 8.19
TSS </= 300 248 111 203 229 86
Fe </= 7.0 2.89 3.28 5.5 6.9 3.81
mg/L
Mn </= 4.0 2.38 2.06 0.9 0.7 3.306
Cd* </=0.05 N/A N/A N/A N/A 0.04

Keterangan: Notes:
* Berdasarkan Peraturan Daerah Kalimantan Timur * Based on East Kalimantan Regional Regulation No.02/2011
No.02/2011 dan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan and Governor of South Kalimantan No.36/2008. TIS does
No. 36/2000 TIS belum beroperasi not yet operated
* N/A: Parameter Cd tidak dipersyaratkan pada Peraturan * N/A: The Cd parameter is not required in the East
Daerah Kalimantan Timur No.02/2011 Kalimantan Regional Regulation No. 02/2011

107
Hasil Pengukuran Plankton ke Badan Air Tujuan Pelepasan Efluen Tahun 2021
Results of Plankton Measurement to the Destination Water Body for Effluent Discharge in 2021
Anak Perusahaan Badan Air Satuan Hasil Pengukuran
Entities Water Bodies Unit Results
Sungai Santan 1,096.50
Sungai Kare 1,260.00
IMM
Sungai Palakan 735.00
Individual/L
Laut Tanjung Merangas 230.92
Sungai Separi 1,389.00
KTD-EMB Sungai Mahakam 1,515.33
Sungai Embalut 1,728.00
Sungai Mahakam 2.92
Sungai Lawa 2.77
Sungai Begai 2.70
TCM mg/L
Sungai Jutung 2.49
Sungai Tunau 2.70
Sungai Biangan 2.83

Keterangan: Notes:
• BEK dan JBG belum dilakukan pengukuran • BEK and JBG have not yet been measured
• Hasil pengukuran merujuk kepada rona awal lingkungan di • The measurement results refer to the baseline environment
dalam Amdal. in the Amdal.

108
Memberi Nilai melalui Pengelolaan Lingkungan Laporan Keberlanjutan
Providing Value through Environmental Management Sustainability Report

ITM menggunakan kembali air yang kurang tercemar ITM reuses less polluted water or waste water that
atau air limbah yang telah diolah dari IPAL (recycled has been treated from WWTP (recycled water) at
water) pada pembangkit listrik di IMM berupa recycle the power plant at IMM in the form of recycle cooling
cooling water sebesar 775.593 m3, serta pencucian unit water of 775,593 m3, as well as washing of LV units
LV sebesar 40.686 m3 di JBG. Untuk meningkatkan of 40,686 m3 at JBG. To increase the efficient use of
efisiensi penggunaan air, ITM menjalankan serangkaian water use, ITM implemented a series of innovations,
inovasi, di antaranya pemanfaatan run off di crushing including the use of run off at the TCM crushing plant
plant TCM sebesar 81.000 m3 untuk meminimalkan of 81,000 m3 to minimize the intensity of coal dust. In
intensitas debu batu bara. Selain itu, ITM telah memiliki addition, ITM already has a Domestic WWTP at the
IPAL Domestik di site EMB yang telah memperoleh izin EMB site which has been licensed and used since 2021.
dan digunakan sejak tahun 2021.

109
MELINDUNGI PEKERJA,
MENJAGA MASYARAKAT
Protecting Employees, Safeguarding Community
03
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Occupational Health and Safety (OHS)

HIGHLIGHT 2021
Tidak ditemukan adanya
kasus penyakit akibat kerja
There were no cases of
occupational disease

MANAGEMENT APPROACH [3-3]

KOMITMEN | COMMITMENT
Pekerja adalah aset utama yang menjalankan kegiatan
perusahaan untuk keberlangsungan bisnis Perusahaan. ITM
berkomitmen untuk memastikan kesehatan dan keselamatan
fisik, mental, dan sosial bagi pekerja.
Employees are the main assets that carry out company
activities for the continuity of the Company’s business. ITM
is committed to ensuring physical, mental and social health
and safety for employees.

KEBIJAKAN | POLICY
Implementasi pengelolaan K3 pada ITM dilakukan berdasarkan
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral
(SMKP Minerba) dan Sistem Manajemen K3 & Lingkungan
(SMK3L) yang berlaku bagi seluruh wilayah operasi dan
mencakup seluruh (100%) karyawan dan pekerja yang bukan
karyawan (perusahaan mitra/kontraktor, pengunjung, dan
pemangku kepentingan lain), serta sertifikasi internasional
ISO45001:2018. [2-8] [403-1] [403-8]
ITM implements OHS management based on the Mineral
Mining Safety Management System (SMKP Minerba) and
OHS & Environmental Management System (SMK3L) which
apply to all operating areas and cover all (100%) employees
and workers who are not employees (partner companies/
contractors, visitors, and other stakeholders), as well as SUMBER DAYA | RESOURCE
ISO45001:2018 international certification. [2-8] [403-1] [403-8]
Pengelolaan K3 berada di bawah tanggung jawab
Departemen HSEC, dipimpin oleh Kepala Bagian HSE. Fungsi
lain yang terlibat yaitu Operation dan HR.
OHS management is under the responsibility of the HSEC
PENGELOLAAN DAMPAK | IMPACT MANAGEMENT
Department, led by the Head of the HSE Section. Other
Perusahaan menempatkan kesehatan dan keselamatan functions involved are Operations and HR.
pekerja sebagai salah satu prioritas untuk dikelola,
khususnya saat menghadapi pandemi COVID-19. Perusahaan
menerapkan manajemen yang kuat dan prosedur kontrol yang
mapan, untuk menyediakan lingkungan kerja yang layak dan
EVALUASI | EVALUATION
aman bagi pekerja dengan mengikuti hierarki kontrol serta
peraturan perundangan dan standar yang berlaku. Evaluasi pengelolaan K3 dilakukan melalui mekanisme audit
keselamatan di seluruh WIUP, audit quality assurance review
The company places the employees’ health and safety as one
pada aspek HSE oleh Kantor Pusat, dan audit eksternal oleh
of the priorities to be managed, especially when dealing with
badan bersertifikasi.
the COVID-19 pandemic. The company implements strong
management and well-established control procedures, to Evaluation of OHS management is carried out through safety
provide a decent and safe work environment for employees audit mechanisms in all WIUPs, audit quality assurance
by following the control hierarchy as well as applicable laws reviews on HSE aspect by the Head Office, and external
and standards. audits by certified bodies.

112
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

MANAJEMEN RISIKO DAN KESELAMATAN RISK MANAGEMENT AND OCCUPATIONAL


DAN KESEHATAN KERJA (K3) HEALTH AND SAFETY (OHS)

Sistem Manajemen K3 dalam SMK3L [3-3] [403-1]


OHS Management in HSEMS
Misi Manajemen K3 Target Manajemen K3 Strategi 3 Pilar
OHS Management Mission OHS Management Target 3 Pillars
Nihil kecelakaan yang berakibat • Tingkat Kekerapan Kecelakaan Pilar Organisasi & Sistem
hilangnya hari kerja. Kerja: 0,06 Menjaga pelaksanaan SMK3L melalui kebijakan OHS,
Zero accident resulting in lost time • Jumlah Kekerapan Kecelakaan HSE Management System, Contractor Management
injury. Kerja Tercatat: 0,28 System, dan Online Incident Report.
Organization & System Pillar
• Lost Time Injury Frequency Rates Ensure the implementation of HSEMS through
(LTIFR): 0.06 OHS policy, HSE Management System, Contractor
• Total Recordable Injury Frequency Management System, and Online Incident Report.
Rate (TRIFR): 0,28
Nihil terulangnya kecelakaan. Tingkat Keparahan Kecelakaan Pilar Manusia & Perilaku
Zero recurring accident. Kerja: 0,19 Mengembangkan SDM yang dengan kompetensi,
Injury Severity Rate (ISR): 0.19 kepedulian, dan kepemimpinan K3 yang dilengkapi
dengan sistem pelaporan GoSafe dan Safety Health
Environmental Accountability Program.
Man & Behavior Pillar
Develop human resources with competency,
awareness, and leadership in OHS, equipped
with Hazard/Near-Miss Report and Safety Health
Environmental Accountability Program.
Nihil pelanggaran persyaratan dan Program Akuntabilitas Keselamatan Pilar Kompetensi Pekerja
pemenuhan standar K3 & KO. Kesehatan dan Lingkungan (SHEAP) Memastikan kompetensi setiap pekerja telah memadai
Zero violation of OHS & safety 70% dan sesuai standar yang ditetapkan perusahaan dan
operation standards & policy. Safety Health Environmental pemerintah.
Accountability Program (SHEAP) People Competency Pillar
70% Ensuring adequate competency for each employee
in accordance with standard set by company and
government.
Mencegah gangguan kesehatan dan Pelaporan Bahaya di Tempat Kerja
nihil penyakit akibat kerja. (GoSafe): 40.000
Prevent health issue and zero Hazards Report (GoSafe): 40.000
occupational disease.
Memenuhi aspek keselamatan CMS-K3L: 80%
operasional pertambangan baik CMS-HSE: 80%
sarana, prasarana, instalasi dan
peralatan.
In compliance to safety standards
for mining’s facilities, infrastructure,
installations, and equipments.

Perusahaan memetakan dan mengidentifikasi The company maps and identifies jobs that fall into
pekerjaan yang termasuk kategori risiko tinggi. the high risk category. This risk mapping is one of the
Pemetaan risiko ini menjadi salah satu prosedur preventive procedures for working conditions that
pencegahan terhadap kondisi bekerja yang endanger safety and health. Risk mitigation efforts
membahayakan keselamatan dan kesehatan. Upaya have been compiled in the OHS management system
mitigasi risiko telah disusun dalam sistem manajemen and regulated in the CLA. Mapping of high-risk jobs
K3 dan diatur dalam PKB. Pemetaan pekerjaan berisiko has helped the Company significantly in prioritizing
tinggi telah membantu Perusahaan secara signifikan and better managing OHS risks. [3-3] [403-2]
dalam menentukan prioritas dan mengelola risiko K3
dengan lebih baik. [3-3] [403-2]

113
ITM juga telah membentuk sistem manajemen yang ITM has also established a strong management
kuat dengan prosedur investigasi dan pelaporan insiden system with OHS incident reporting and investigation
K3. Secara berkala, Perusahaan melakukan evaluasi procedures. Periodically, the Company evaluates OHS
pengelolaan risiko K3 untuk meminimalkan dampak risk management to minimize the impact, along
yang ditimbulkan disertai adanya upaya perbaikan. with improvement efforts. If there is a significant
Apabila terdapat dampak yang signifikan dari peristiwa impact from work accidents, including fatalities, the
kecelakaan kerja termasuk fatalitas, maka Perusahaan Company investigates and reports to the authorities.
melakukan investigasi dan pelaporan kepada pihak- Furthermore, the Company will take proactive safety
pihak berwenang. Selanjutnya, Perusahaan akan measures to prevent the recurrence of similar accidents
mengambil langkah-langkah keselamatan proaktif in the future. [3-3] [403-2]
untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di
masa depan. [3-3] [403-2]

Beberapa Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi dan Pengelolaannya [3-3] [403-2] [403-7]
Types of High-Risk Jobs and Their Management
Jenis Pekerjaan
Risiko Tinggi Uraian Kegiatan dan Risiko Mitigasi dan Pencapaian 2021
Types of High- Description of Activities and Risks Mitigation and Achievement 2021
Risk Jobs
Operator Pekerjaan pemindahmuatan dan Mitigasi:
kendaraan berat. penyimpanan batubara, yang salah • Penetapan HIRADC untuk pekerjaan pemindahanmuatan dan
Heavy equipment satunya dapat memaparkan debu penyimpanan batubara, termasuk aktifitas pendukungnya.
operator bagi pekerja dan kontraktor. • Penetapan prosedur untuk masing-masing aktivitas kendaraan berat.
• Pelaksanaan pengukuran bahaya kesehatan, seperti getaran, panas,
Coal loading and storage work, one dan ergonomi.
of which can expose workers and
contractors to dust. Pencapaian:
Tingkat kecelakaan yang melibatkan alat berat turun 12%.

Mitigation:
• Application of HIRADC for coal loading and storage work, including
supporting activities.
• Determination of procedures for each heavy vehicle activity.
• Implementation of health hazard measurements, such as vibration,
heat, and ergonomics.

Achievement:
The rate of accidents involving heavy equipment decreased by 12%.
Peledakan Risiko berupa: Mitigasi:
Blasting • Keterpaparan terhadap bahan • Kepatuhan pada peraturan dan persyaratan dari pemerintah
kimia termasuk: perizinan gudang bahan peledak; prosedur pengangkutan,
• Insiden pada saat transportasi pemindahan, pengiriman, dan pelaksanaan peledakan; serta
bahan peledak peningkatan kompetensi dan sertifikasi untuk pekerja peledakan.
• Risiko dari flying rock dan air blast • Pelaksanaan kegiatan peledakan dilakukan personel yang memiliki
• Paparan debu dari aktivitas Kartu Pekerja Peledakan (KPP) dan/atau Kartu Izin Meledakkan (KIM)
peledakan
Mitigation:
Risks include: • Compliance with government regulations and requirements
• Exposure to chemicals including: permits for explosives warehouses; procedures for
• Incidents during transport of transportation, transfer, delivery, and execution of blasting; as well as
explosives competency improvement and certification for blasting workers.
• Risks from flying rock and air blast • Blasting activities are carried out by personnel who have a Blasting
• Exposure to dust from blasting Worker Card (KPP) and/or a Blasting Permit Card (KIM).
activities

114
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Beberapa Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi dan Pengelolaannya [3-3] [403-2] [403-7]
Types of High-Risk Jobs and Their Management
Jenis Pekerjaan
Risiko Tinggi Uraian Kegiatan dan Risiko Mitigasi dan Pencapaian 2021
Types of High- Description of Activities and Risks Mitigation and Achievement 2021
Risk Jobs
• Premature blast dari kegiatan Pencapaian:
pembongkaran ammonium nitrat, • Tidak ada insiden atau kecelakaan yang terjadi sepanjang aktivitas
pencampuran dengan penggunaan peledakan
ANFO mixer, pengangkutan bahan • Jumlah Kepemilikan KIM 53 orang
peledak ke tambang, pengisian • Jumlah Kepemilikan KPP Madya 30 orang
bahan peledak, perangkaian • Jumlah Kepemilikan KPP Pratama 182 orang
bahan peledak, dan pelaksanaan
peledakan.
Achievement:
• Premature blast from the activities • No incidents or accidents occurred during the blasting activity
of dismantling ammonium nitrate, • Total KIM holders 53 people
mixing with the use of an ANFO • Total KPP Madya holders 30 people
mixer, transporting explosives to • Total KPP Pratama holders 182 people
the mine, charging explosives,
stringing explosives, and blasting
Pemakaian Risiko paparan dan Mitigasi:
radioaktif dalam kontaminasi radioaktif selama: • Kegiatan penanganan, pengangkutan, pemanfaatan, dan
kegiatan well • Pengangkutan material radioaktif penyimpanan hanya dilakukan oleh petugas khusus (Petugas
loging. dari bunker ke lokasi pengeboran Proteksi Radiasi dan Pekerja Radiasi) dengan memakai alat
• Pemanfaatan dan penggunaan pelindung diri radiasi (APR)
sumber radioaktif untuk well • Pengukuran pemaparan radiasi secara berkala
logging • Melakukan pemeriksaan kesehatan khusus secara berkala sesuai
• Penyimpanan yang berpotensi dengan persyaratan.
menimbulkan dampak radiasi
Pencapaian:
Radioactive exposure risk and • TCM tidak ada isu terkait dan tidak ada penghargaan yang terkait
contamination during: radioaktif
• Transport of radioactive material • BEK tidak ada isu terkait dan tidak ada penghargaan yang terkait
from bunker to drilling site radioaktif
• Utilization and use of radioactive • IMM tidak ada isu terkait dan tidak ada penghargaan yang terkait
sources for well logging radioaktif
• Storage with potential radiation
impact
Mitigation:
• Handling, transportation, utilization, and storage activities are only
carried out by special officers (Radiation Protection Officers and
Radiation Employees) using radiation personal protective equipment
(PPE)
• Periodic measurement of radiation exposure
• Conduct special health checks on a regular basis in accordance with
the requirements.

Achievement:
• TCM has no related issues and no radioactive-related awards
• BEK has no related issues and no radioactive-related awards
• IMM has no related issues and no radioactive-related awards

115
MENGUTAMAKAN KESELAMATAN PEKERJA [403-3]
Prioritizing Employee Safety

Sejak tahun 2020, ITM dapat mengendalikan pandemi Since 2020, ITM has managed to control the COVID-19
COVID-19 di site sehingga tidak mengganggu kegiatan pandemic at the site, thus did not cause disruption to
operasi pertambangan dan produksi batu bara, ITM mining operations and coal production. ITM can mitigate
dapat memitigasi risiko terganggunya kegiatan the risk of operational disruption due to the COVID-19
operasional akibat pandemi COVID-19 dengan pandemic by implementing HSE strategic steps, in
menerapkan langkah strategis HSE, khususnya melalui particular through employee protection, in the form of
perlindungan pekerja, berupa penerapan kebijakan implementing an isolation policy for employees at the site,
isolasi untuk pekerja di lokasi (site), mendukung supporting the acceleration of vaccinations to prepare
percepatan vaksinasi untuk kesiapan kenormalan baru for the new normal for employees, contractors, and
bagi pekerja, kontraktor, dan masyarakat di sekitar communities in the area. around the operational area,
wilayah operasi, promosi tindakan pencegahan dan promotion of preventive measures and the application
penerapan protokol pemantauan kesehatan harian of daily health monitoring protocols (DHM) as well as
(DHM) serta melanjutkan kegiatan CSR kepada continuing CSR activities to communities affected by
komunitas terdampak COVID-19. COVID-19.

Kebijakan isolasi di area operasi tambang diperuntukkan The isolation policy in the mine operation area is
bagi pekerja yang menunjukkan hasil reaktif pada intended for employees who show reactive results on the
pemeriksaan reaksi rantai polimerase (PCR test). polymerase chain reaction (PCR test). ITM has provided
ITM telah menyediakan 182 unit isolasi di seluruh 182 isolation units throughout the site with a capacity of
site dengan daya tampung 425 orang. Selain itu, ITM 425 people. In addition, ITM collaborates with hospitals
bekerja sama dengan rumah sakit di wilayah operasi in the operating areas of its subsidiaries as a referral
anak usaha sebagai tempat rujukan perawatan lanjut point for further care for individual employees infected
untuk individu pekerja terinfeksi COVID-19 dengan with COVID-19 with moderate and severe symptoms.
gejala sedang dan berat

116
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

MENINGKATKAN BUDAYA K3 IMPROVING OHS CULTURE

ITM secara rutin melaksanakan internalisasi budaya K3, ITM regularly carries out internalization of OHS culture,
untuk meningkatkan kedisiplinan dalam pelaksanaan to improve discipline in carrying out safe and secure
kegiatan operasi yang aman dan selamat bagi seluruh operations for all employees. ITM includes the clause
pekerja. ITM mencantumkan pembahasan K3 dalam on OHS in the Collective Bargaining Agreement, which
Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang melindungi protects all (100%) employees. [2-30] [403-4]
seluruh (100%) pekerja. [2-30] [403-4]

Di sisi lain, ITM telah memiliki Komite K3 di tingkat In addition, ITM already has an OHS Committee at the
manajemen. Komite K3 yang dibentuk disebut management level. The OHS Committee formed is called
Panitia Pembina Keselamatan & Kesehatan Kerja the Occupational Safety & Health Committee (P2K3)
(P2K3) dan Komite Keselamatan Pertambangan and the Mining Safety Committee (KKP) led by the Head
(KKP) yang dipimpin Kepala Teknik Tambang dengan of Mine Engineering with the participation of employee
partisipasi keanggotaan pekerja yang mewakili setiap representatives from each department. KKP ensures
departemen. KKP memastikan komunikasi budaya K3 communication of OHS culture and implementation of
dan penerapan K3 sesuai dengan peraturan. [3-3] [403-4] OHS in accordance with regulations. [3-3] [403-4]

Sepanjang tahun 2021, ITM juga melaksanakan Throughout 2021, ITM carried out various activities
berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan aimed at improving the OHS culture and promoting
budaya K3 serta promosi kesehatan bagi pekerja dan health for employees and contractors, namely:
kontraktor, yaitu: [403-4] [403-6] [403-4] [403-6]
∙ ITM kampanye dan penyadartahuan terkait isu- ∙ ITM’s campaigns and awareness-raising on OHS
isu K3 melalui email, banner, leaflet, stiker dan issues through email, banners, leaflets, stickers and
cinderamata, serta papan informasi kinerja souvenirs, as well as work accident performance
kecelakaan kerja. information boards.
∙ Melaksanakan program Bulan K3 pada 12 Januari – ∙ Organized the OHS Month program on January
12 Februari dengan tema “Peningkatan Budaya K3 12 – February 12 with the theme “Improvement
dalam menunjang Kinerja Sumber Daya Manusia of OHS Culture in Supporting Human Resource
di masa Adaptasi.” Performance in the Adaptation Period.”
∙ Pelaksanaan Health Talk untuk menyediakan ∙ Implementation of Health Talks to provide
informasi terkait kesehatan dan keselamatan information related to occupational health and
kerja yang diadakan secara rutin sesuai kebutuhan. safety which is held regularly as needed. During
Selama kondisi pandemi COVID-19, materi yang the COVID-19 pandemic, the material presented
disampaikan juga mencakup informasi protokol also included information on health protocols.
kesehatan. ∙ Morning exercise which was carried out virtually
∙ Senam pagi yang dilakukan secara virtual maupun and offline by following strict health protocols in
offline dengan mengikuti protokol kesehatan yang accordance with the conditions of the COVID-19
ketat menyesuaikan dengan kondisi pandemi pandemic.
COVID-19.
∙ Promosi kesehatan berupa health info melalui email ∙ Health promotion in the form of health info via
dan media informasi lainnya. email and other information media.
∙ Sosialisasi pemberantasan HIV/AIDS melalui email ∙ Dissemination of HIV/AIDS eradication through
dan media informasi lainnya. email and other information media.
∙ Kegiatan vaksinasi/vaksin gotong royong (VGR) ∙ More than 90% of all employees and their families
yang dilakukan kepada seluruh karyawan dan have received more than 90% of the vaccination/
keluarga karyawan telah mencapai lebih dari 90%. vaccine gotong royong (VGR).

117
Pelatihan K3 Tahun 2021 Untuk Karyawan dan OHS Training in 2021 for Employees and Other
Pekerja Lainnya [403-5] Workers [403-5]

Pelatihan Tanggal Pelaksanaan Jumlah Peserta


Training Implementation Date Total Participants

Manajemen Risiko (HSE Awareness) 27-30 April 2021


107
Risk Management (HSE Awareness) 27-30 April 2021

Open Mine Rescue Basarnas 3-10 Juni 2021


11
Open Mine Rescue Basarnas 3-10 June 2021

Pembekalan Uji Kompetensi Pra POP 14-18 Juni 2021


35
Pre-POP Competency Test Debriefing 14-18 June 2021

Pengawas Operational Pertama (POP) 12 Agustus 2021


85
First Operational Supervisor (POP) 12 August 2021

EVALUASI KONTRAKTOR MELALUI CMS-HSE CONTRACTOR EVALUATION THROUGH CMS-HSE

ITM juga mendorong kesadaran dan implementasi ITM raises awareness and optimizes contractors’ OHS
K3 yang optimal pada kontraktor melalui mekanisme implementation through the Contractor Management
Contractor Management System – Health Safety and System – Health Safety and Environment (CMS-HSE)
Environment (CMS-HSE). Evaluasi dan penilaian mechanism. Evaluation and assessment of contractors
kontraktor melalui CMS-HSE dilaksanakan secara through CMS-HSE is carried out in collaboration
kolaborasi antarfungsi, yang laporannya diterima between functions, whose reports are received
secara berkala untuk menyusun evaluasi tahunan bagi periodically for the annual evaluations of contractors
kontraktor dan pemasok. and suppliers.

Pada tahun 2021, Perusahaan melakukan penilaian In 2021, the Company conducted a CMS-HSE
CMS-HSE kepada 51 kontraktor. Sebanyak 10 assessment of 51 contractors. A total of 10 contractors
kontraktor atau 19,60% mendapatkan peringkat or 19.60% received a gold rating which is the highest
emas yang merupakan penilaian tertinggi. Selain rating. In addition, there are 3 contractors in red rating
itu, terdapat 3 kontraktor di peringkat merah dan 1 also 1 contractor in black rating.
kontraktor di peringkat hitam.

Hasil Penilaian CMS-HSE


CMS-HSE assessment

Emas 94,50%

Hijau 84.66%

Biru 72.19%

0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30

118
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

ITM memberlakukan sanksi berupa peringatan keras ITM imposes sanctions in the form of strong warnings
dan evaluasi perpanjangan kontrak bagi kontraktor and evaluation of contract extensions for contractors
yang mendapat peringkat merah, serta konsekuensi who get a red rating, as well as consequences in the
berupa dikeluarkan dari daftar vendor ITM apabila form of being removed from the ITM vendor list if they
mendapatkan peringkat hitam. get a black rating.

KINERJA KESELAMATAN DAN KESEHATAN OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY


KERJA (K3)

Dengan menyesal kami menyampaikan bahwa terjadi We regret to inform that there was 1 fatal incident
1 insiden Fatal di 2021 pada anak usaha IMM yang in 2021 in an IMM subsidiary involving contractor
melibatkan karyawan kontraktor. Insiden fatal tersebut employees. The fatality occurred at PT Indominco
terjadi karena adanya miskomunikasi antara pekerja Mandiri (IMM) due to miscommunication between the
yang melakukan perbaikan conveyor dengan operator partner’s employee who repaired the conveyor and the
pengaman, yang menyebabkan pekerja tersebut tidak safety operator, which caused the employee unaware of
menyadari alat pengaman telah dimatikan dan harus the safety device that had been turned off and required
segera meninggalkan area kerjanya. Tindak lanjut dari him to leave the work area immediately. Follow-up
inisiden tersebut berupa sosialisasi ulang penerapan actions included re-disseminated the implementation
prosedur keselamatan operasi, memperbaiki mekanisme of operating safety procedures, improving work
kerja dan mengambil langkah perbaikan lain untuk mechanisms and taking other corrective steps to avoid
menghindari pengulangan insiden. recurrence of incidents.

Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja Tahun 2021* [403-9]


Rate and Number of Injury in 2021
Anak Usaha ITM
Tingkat Kecelakaan Kerja ITM Subsidiaries’ Jumlah
STSC****
Injury Rate Total
BEK KTD EMB IMM JBG TCM KTD TDM GEM**
Kegiatan Operasi Anak Perusahaan ITM
ITM Subsidiaries’ Operating Activities
Kecelakaan Kerja
0 1 0 0 0 0 0 0 1
Occupational Accident
• Cidera Ringan | Minor Injury 0 0 0 0 0 0 0 0 0
• Cidera Berat | Major Injury 0 1 0 0 0 0 0 0 1
• Mati | Fatality 0 0 0 0 0 0 0 0 0
High-consequence
0 1 0 0 0 0 0 0 1
(exclude fatality)
Process Safety Event 0 0 0 0 1 0 0 0 1
Number of hours worked 171,483 243,020 1,145.666 298,970 1,071.366 64,404 9,848 18,304 3,023,065
High-consequence rate
0.00 4.11 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.33
(exclude fatality)
Lost Time Injury Frequency Rates
0.00 4.11 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.33
(LTIFR)
Injury Severity Rate (ISR)*** 0.00 411.49 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 33.19
Fatality Rate 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

* Penggungkapan Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja * The disclosure of Rate and Number of Injury based on the
Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources of
Mineral Republik Indonesia Nomor 1287 K/30/MEM/2018 the Republic of Indonesia No. 1872 K/30/MEM/2018 and
serta Standar GRI GRI Standards.
** Sejak Maret 2021, operasi PT GasEmas berhenti dan telah ** Since March 2021, PT GasEmas has halted operation and
disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham has been reported to the General Meeting of Shareholders
*** ISR (berdasarkan regulasi) = LTIFR (berdasarkan ISO *** ISR (based on regulation) = LTIFR (based on ISO 45000).
45000). Tingkat kecelakaan kerja dihitung berdasarkan Injury rates have been calculated based on 1,000,000
1.000.000 jam kerja. hours worked.
**** Short Term Supply Chain **** Short Term Supply Chain

119
Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja Tahun 2021* [403-9]
Rate and Number of Injury in 2021
Mitra Kerja ITM
Tingkat Kecelakaan Kerja Business Partners’ ITM Jumlah
Injury Rate Total
BEK KTD EMB IMM JBG TCM KTD TDM GEM** STSC****
Kegiatan Operasi Anak Perusahaan ITM
ITM Subsidiaries’ Operating Activities
Kecelakaan Kerja
1 0 1 0 1 0 0 0 3
Occupational Accident
• Cidera Ringan | Minor Injury 0 0 0 0 0 0 0 0 0
• Cidera Berat | Major Injury 1 0 0 0 1 0 0 0 2
• Mati | Fatality 0 0 1 0 0 0 0 0 1
High-consequence
0 0 0 0 0 0 0 0 0
(exclude fatality)
Process Safety Event 0 0 1 0 0 0 0 0 1
Number of hours worked 8,551,349 3,926,608 13,029,361 2,867,242 12,103,916 0 13,608 1,118,900 41,610,984
High-consequence rate
0.00 0.00 0,00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
(exclude fatality)
Lost Time Injury Frequency Rates
0.12 0.00 0,08 0.00 0.08 0.00 0.00 0.00 0.07
(LTIFR)
Injury Severity Rate (ISR)*** 3.63 0.00 460,50 0.00 0.33 0.00 0.00 0.00 145.08
Fatality Rate 0.00 0.00 0,08 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.02

* Penggungkapan Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja * The disclosure of Rate and Number of Injury based on the
Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources of
Mineral Republik Indonesia Nomor 1287 K/30/MEM/2018 the Republic of Indonesia No. 1872 K/30/MEM/2018 and
serta Standar GRI GRI Standards.
** Sejak Maret 2021, operasi PT GasEmas berhenti dan telah ** Since March 2021, PT GasEmas has halted operation and
disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham has been reported to the General Meeting of Shareholders
*** ISR (berdasarkan regulasi) = LTIFR (berdasarkan ISO *** ISR (based on regulation) = LTIFR (based on ISO 45000).
45000). Tingkat kecelakaan kerja dihitung berdasarkan Injury rates have been calculated based on 1,000,000
1.000.000 jam kerja. hours worked.
**** Short Term Supply Chain **** Short Term Supply Chain

Anak Usaha dan Mitra Kerja ITM


Tingkat Kecelakaan ITM Subsidiaries and Business Partners’ ITM Jumlah
Kerja
Total
Injury Rate BEK KTD EMB IMM JBG TCM KTD TDM GEM** STSC****

Kegiatan Operasi Anak Perusahaan ITM


ITM Subsidiaries’ Operating Activities
Kecelakaan Kerja
1 1 0 1 1 0 0 0 4
Occupational Accident
• Cidera Ringan
0 0 0 0 0 0 0 0 0
Minor Injury
• Cidera Berat
1 1 0 0 1 0 0 0 3
Major Injury
• Mati | Fatality 0 0 1 0 0 0 0 0 1
High-consequence
0 1 0 0 0 0 0 0 1
(exclude fatality)
Process Safety Event 0 0 0 1 1 0 0 0 2
Number of hours worked 8,722,832 4,169,628 14,175,027 3,166,212 13,175,282 64,404 23,456 1,137,204 44,634,049
High-consequence rate
0.00 0.24 0,00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.02
(exclude fatality)

120
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Anak Usaha dan Mitra Kerja ITM


Tingkat Kecelakaan ITM Subsidiaries and Business Partners’ ITM Jumlah
Kerja
Total
Injury Rate BEK KTD EMB IMM JBG TCM KTD TDM GEM** STSC****

Kegiatan Operasi Anak Perusahaan ITM


ITM Subsidiaries’ Operating Activities
Lost Time Injury Frequency
0.11 0.24 0,07 0.08 0.00 0.00 0.00 0.00 0.09
Rates (LTIFR)
Injury Severity Rate (ISR)*** 3.55 23.98 432.28 0.30 0.00 0.00 0.00 0.00 137.45
Fatality Rate 0.00 0.00 0,07 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.02

* Penggungkapan Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja * The disclosure of Rate and Number of Injury based on the
Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources of
Mineral Republik Indonesia Nomor 1287 K/30/MEM/2018 the Republic of Indonesia No. 1872 K/30/MEM/2018 and
serta Standar GRI GRI Standards.
** Sejak Maret 2021, operasi PT GasEmas berhenti dan telah ** Since March 2021, PT GasEmas has halted operation and
disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham has been reported to the General Meeting of Shareholders
*** ISR (berdasarkan regulasi) = LTIFR (berdasarkan ISO *** ISR (based on regulation) = LTIFR (based on ISO 45000).
45000). Tingkat kecelakaan kerja dihitung berdasarkan Injury rates have been calculated based on 1,000,000
1.000.000 jam kerja. hours worked.
**** Short Term Supply Chain **** Short Term Supply Chain

Statistik Kesehatan Kerja Anak Usaha Tahun 2021 [403-9]


Occupational Health Statistics of ITM Subsidiaries in 2021
Tingkat Kesehatan Kerja 1
BEK EMB IMM JBG TCM TDM GEM3
Injury Rate 1
Rasio Kelayakan Kerja2
N/A N/A N/A 0.82 N/A N/A N/A
Employability Ratio2
Angka Kesakitan Kasar
0.43 N/A 0.44 1.82 1.50 0.00 N/A
Crude Morbidity Rate
Tingkat Kekerapan Kesakitan
133.33 N/A 145.33 641.14 416.39 0.00 N/A
Morbidity Frequency Rate
Tingkat Keparahan Penyakit3
2 3 2 3 5 0 N/A
Spell Severity Rate
Tingkat Keparahan Penyakit
Berdasarkan Absensi 233.87 1,203.00 375.87 1,814.16 406.59 0.00 N/A
Absence Severity Rate
Penyakit Akibat Kerja
0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Occupational Illness
Total Recordable Occupational
Ill-health
0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Occupational Ill-health
Fatality Rate
Occupational Ill-health Fatality
0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Rate

Keterangan: Notes:
1
Mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal MINERBA 1
Referring to the Decree of the Director General of MINERBA
185K/37.04/DJB/2019 dan ketentuan GRI 185K/37.04/DJB/2019 and the provisions of GRI
2
Rasio Kelayakan Kerja: ITM menunda pelaksanaan MCU 2
Employability Ratio: ITM postponed the implementation
dikarenakan pandemi COVID-19 mengacu Surat Edaran of the MCU due to the COVID-19 pandemic referring
Menteri Ketenagakerjaan No. M/7/AS.02.02/V/2020 dan to the Circular of the Minister of Manpower No. M/7/
Surat Edaran PERDOKI No. 0322/SE/PERDOKI/VII/2020 AS.02.02/V/2020 and PERDOKI Circular No. 0322/SE/
PERDOKI/VII/2020
3
GEM belum mengelola data CMR, MFR, SSR, dan ASR 3
GEM has not yet managed CMR, MFR, SSR, and ASR

121
Untuk memastikan kesehatan pekerja, ITM dan To ensure the employees’ health, ITM and its contractors
kontraktor secara rutin melakukan pemeriksaan regularly carry out health checks for employees, and
kesehatan pekerja, serta menyediakan fasilitas provide health facilities at each site in the form of
kesehatan di setiap site berupa klinik dan pos clinics and health posts. Throughout 2021, there were
kesehatan. Sepanjang tahun 2021, terdapat 17.489 17,489 clinic visits on site, with dominant complaints
kunjungan klinik on site, dengan keluhan dominan Myalgia. To help reduce and mitigate this condition,
Myalgia. Untuk membantu mengurangi dan memitigasi ITM made several efforts including: [403-3] [403-10]
kondisi tersebut, ITM melakukan beberapa upaya di
antaranya: [403-3] [403-10]
1. Melakukan analisis dan kajian dari kunjungan klinik 1. Conduct analysis and review of clinical visits and
dan hasil dari medical check up. results of medical check-ups.
2. Berdasarkan tren kesehatan tersebut dilakukan 2. Based on these health trends, consultations are
konsultasi secara online ataupun offline carried out online or offline (implementing strict
(menerapkan protokol kesehatan ketat). health protocols).
3. Menyajikan health info dan mengadakan health 3. Provide health information and conduct health talks
talk terkait dengan tren kesehatan yang bertujuan related to the health trends aimed at increasing
meningkatkan awareness karyawan. employee awareness.

Selama periode pelaporan, ITM melalui anak usaha During the reporting period, ITM through its subsidiaries
melanjutkan sosialisasi pemberantasan HIV/AIDS continued to disseminate the eradication of HIV/AIDS
di tempat kerja yang telah dilaksanakan sejak 2016, in the workplace, which has been implemented since
berupa penyiapan tenaga medis. 2016, including providing medical team.

Jumlah Kunjungan Klinik/Pos Kesehatan On Site


Total On Site Clinic/Health Post Visits
Unit Kerja
Work Unit Anak Perusahaan ITM dan
Anak Perusahaan ITM Perusahaan Mitra Kerja
Perusahaan Mitra Kerja
ITM Subsidiaries Business Partners
ITM Subsidiaries and Business Partners’
IMM 400 2,290 2,690
TCM 5,478 3,834 9,312
BEK 1,078 2,801 3,879
KTD EMB 824 0 824
JBG 222 562 784
KTD TDM* 0 0 0
GEM** 0 0 0
Jumlah
8,002 9,487 17,489
Total

Keterangan: Notes:
* Pemeriksaan kesehatan pekerja KTD-TDM dilakukan di pos * Health checks for KTD-TDM employees were carried out at
kesehatan TRUST site IMM sampai dengan Juni 2021 yang the IMM TRUST site health post until June 2021 which then
kemudian dialihkan ke klinik IMM. transferred to the IMM clinic.
** GEM sudah tidak beroperasi sejak Maret 2021 ** GEM has halted operation since March 2021

122
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Pengelolaan Sumber Daya Manusia


Human Resources Management

HIGHLIGHT

BANPU HEART Score BANPU HEART Implementation Survey

73 99%

Strategi pengembangan sumber daya manusia di ITM Human resource development strategy at ITM refers to
mengacu pada Strategi HR ITM. Strategi HR terdiri ITM’s HR Strategy, consisting of four elements, namely
dari empat unsur, yaitu ITM HR Vision & Mission, HR ITM HR Vision & Mission, HR Strategic Pyramid, HR
Strategic Pyramid, HR Framework, dan Strategic Framework, and Strategic People Development. HR
People Development. Pengelolaan dan pengembangan management and development also refers to the HR
SDM juga mengacu pada kerangka kerja SDM yang framework that is in line with the company’s vision
sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Tanggung and mission. HR management and development is
jawab pengelolaan dan pengembangan SDM berada di the responsibility of the HR Department, including
bawah Departemen HR, termasuk mengkoordinasikan coordinating the employee management at
pengelolaan pekerja pada anak perusahaan. subsidiaries.

Penerapan Strategi HR ITM juga selaras dengan The implementation of ITM’s HR Strategy is also in line
semangat ‘Banpu Heart’ dan visi Perusahaan menuju with the spirit of ‘Banpu Heart’ and the Company’s
solusi energi masa depan. vision towards future energy solutions.

Pengelolaan dan pengembangan SDM diwujudkan HR management and development is embodied in


dalam konsep ITM Virtual University, yang mencakup the ITM Virtual University concept, which includes
pengembangan kompetensi inti, kompetensi the development of core competencies, leadership
kepemimpinan dan kompetensi fungsional. Masing- competencies and functional competencies. Each
masing kompetensi tersebut terdiri dari tiga tingkat of these competencies consists of three levels of
keahlian yakni dasar (basic), madya (intermediate) expertise, namely basic, intermediate and advanced.
serta lanjutan (advance). Pada tataran yang lebih HR management and development also includes the
tinggi, pengelolaan dan pengembangan SDM meliputi Management Development Program at a higher level.
Program Pengembangan Manajemen.

123
KOMPETENSI KEPEMIMPINAN
Program Kepemimpinan Global

Pemimpin Lini Pertama


Leadership Competency
Global Leadership Program (GLP) Pemimpin Strategis

Pemimpin Bagian
Pemimpin Usaha

First Line Leader


Business Leader
Strategic Leader

Section Leader

Supervisor
Penyelia
KOMPETENSI FUNGSIONAL
Functional Competency
Tingkat Lanjut
Advanced
Operasi Pertambangan Batubara

Human Resources Management


Urusan Perusahaan & Hubungan

Manajemen Layanan TI
Stakeholder Relationship

IT Service Management
Pemangku Kepentingan
Manajemen Keuangan

Facilities Management
Coal Mining Operation

Pengelolaan Fasilitas
Finance Management

Tingkat Menengah

Audit & Compliance


Audit & Kepatuhan
Intermediate
Corporate Affairs &

Business Process
Manajemen SDM
Technical Service

Proses Usaha
Pengapalan

Jasa Teknis

Business
Shipping

Hukum
Bisnis

Legal
Tingkat Dasar
Basic

KOMPETENSI INTI

Perencanaan Kerja & Manajemen


Core Competency

Work Planning & Management


Kesehatan & Keselamatan

Performance Motivation
Motivasi Kinerja
Communication
Health & Safety

Komunikasi

ITM memiliki aplikasi B-Success (Human Resources ITM has a B-Success (Human Resources Information
Information System) yang diluncurkan pada tahun 2019. System) application which was launched in 2019.
Aplikasi ini digunakan untuk mengelola data pekerja, This application is used to manage employee data,
termasuk business process HR secara keseluruhan. including the entire HR business process. Through this
Melalui aplikasi ini, pengelolaan pekerja dimulai application, employee management, from the selection
dari pemilihan kandidat pekerja hingga terminasi of employee candidates to termination (including the
(termasuk di dalamnya pengelolaan data pelatihan, management of training data, succession, and KPIs)
suksesi, dan KPI) terekam dalam satu sistem secara is recorded in one comprehensive system. In 2021,
menyeluruh. Pada tahun 2021, ITM telah meluncurkan ITM has launched the Succession and Development
modul Succession and Development (SnD), dan telah (SnD) Module and has been disseminated by the HR
tersosialisasikan oleh Departemen HR pada bulan Department in February. The target participants are
Februari. Target partisipan yaitu manager and up untuk managers and ups to perform succession assessments
melakukan assessment suksesi kepada subordinatnya. to their subordinates.

Di sisi lain, ITM secara rutin melakukan internalisasi On the other hand, ITM regularly internalizes the ‘Banpu
nilai-nilai ‘Banpu Heart’, meliputi penerapan perilaku Heart’ values, including the implementation of the
nilai-nilai inti ‘Banpu Heart’ di tingkat manajemen ‘Banpu Heart’ core values from management to staff
hingga staf, komunikasi yang berkelanjutan tentang levels, continuous communication about ‘Banpu Heart’,
‘Banpu Heart’, pelaksanaan ‘Banpu Heart’ Change implementation of ‘Banpu Heart’ Change Leader, to
Leader, hingga pelatihan yang berhubungan dengan training related to Banpu Heart such as STAR POWER,
Banpu Heart seperti STAR POWER, Banpu Heart Banpu Heart Digital Course, and preparations for
Digital Course, dan persiapan untuk Workshop Banpu the Banpu Heart XP Part 2 Workshop. ITM regularly
Heart XP Part 2. Untuk mengetahui komitmen kuat conducts employee engagement surveys and the
pekerja pada pekerjaan, tujuan perusahaan, serta ‘Banpu Heart’ survey to find out employees’ strong

124
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

nilai perusahaan, ITM secara rutin mengadakan commitment to work, company goals, and company
survei keterikatan karyawan dan survei ‘Banpu values, which is conducted annually and conducted
Heart’ yang dilakukan setiap tahun dan dilakukan simultaneously in all Banpu countries, including ITM
secara serentak di semua negara Banpu, termasuk and its subsidiaries.
ITM dan anak perusahaannya.

Secara khusus, fungsi HR juga mengadakan survei In particular, the HR function also conducts a Human
Human Resource (HR) Voice of Customer setiap tahun. Resource (HR) Voice of Customer survey annually.
Survei tersebut bertujuan untuk mengukur kepuasan The survey aims to measure employee satisfaction
pegawai terhadap kinerja fungsi HR dalam mengelola with the HR function’s performance in managing
rekrutmen, pelatihan dan pengembangan kompetensi, recruitment, training and competency development,
layanan pegawai, remunerasi, sistem SDM, dan employee services, remuneration, HR systems, and
komunikasi. Pada tahun 2021, hasil survei keterikatan communication. In 2021, the survey results show

“ 99% “ 73%
pegawai menunjukkan skor 73%. employee engagement score was 73%.

Survei penerapan ‘Banpu Heart’ Skor Tertinggi Survei Kepuasan Pegawai


‘Banpu Heart’ implementation survey Employee Engagement Survey

KOMITMEN PADA KESETARAAN, COMMITMENT TO EQUALITY, DIVERSITY


KEBERAGAMAN, DAN KEBEBASAN AND FREEDOM OF ASSOCIATION
BERSERIKAT

ITM berkomitmen untuk memberikan kesempatan ITM is committed to providing equal opportunities for
setara kepada setiap individu untuk bekerja sebagai every individual to work as an employee and providing
pekerja, dan memberikan kesempatan setara untuk equal opportunities to develop a career in the Company,
mengembangkan karir di Perusahaan, termasuk including providing freedom of association to all
memberi kebebasan dalam berserikat. ITM memiliki employees. ITM has its freedom of association policy
kebijakan kebebasan berserikat yang berlaku untuk which applies to all employees. Although in terms of
semua pekerja. Meskipun dalam komposisi gender, gender composition, ITM workers are dominated by men
pekerja ITM didominasi oleh kaum pria karena jenis because of the type of ITM’s business activities that
kegiatan usaha ITM yang membutuhkan banyak tenaga require many experts in mining, but ITM also supports
ahli di pertambangan, namun ITM juga mendukung equality of ethnicity, religion, gender, age, disability, and
kesetaraan suku, agama, gender, umur, disabilitas, nationality, as well as encourages the involvement of
dan nasionality, serta mendorong pelibatan pekerja women workers in various forums to strengthen their
perempuan dalam berbagai forum untuk menguatkan role in the mining sector. This commitment is realized
peran mereka dalam sektor pertambangan. Komitmen by employing 282 female workers, or 12% of ITM’s total
ini diwujudkan dengan dipekerjakannya 282 orang employees by 2021.
pekerja wanita, atau 12% dari total pekerja ITM pada
tahun 2021.

ITM memperhatikan kebutuhan Perusahaan dalam ITM pays attention to the needs in carrying out
melaksanakan rekrutmen, termasuk menggantikan recruitment, including replacing employees who leave

125
pekerja yang meninggalkan ITM maupun anak the Company or its subsidiaries. In 2021, there were
perusahaan. Pada tahun 2021, terdapat 133 pekerja 133 employees who left ITM and its subsidiaries with
yang meninggalkan ITM maupun anak perusahaan various reasons. The number accounted for 5.45%
dengan berbagai latar belakang pertimbangan. of total employees. Meanwhile, 467 people have
Jumlah tersebut mencapai 5,45% dari seluruh pekerja. occupied new positions during 2021 or 197% of the total
Sementara itu, 467 orang telah menempati posisi baru employee needs, 129 employees comes from internal
sepanjang tahun 2021 atau 197% dari total kebutuhan and 338 employees comes from external sources.
karyawan, sebanyak 129 karyawan berasal dari sumber
internal dan 338 karyawan dari eksternal.

Laporan ini hanya memuat informasi pekerja ITM yang This report only contains information on ITM employees
bekerja di kantor pusat Jakarta, kantor Balikpapan, who work at the Jakarta head office, Balikpapan office,
dan site. Pada tahun 2021, terdapat 2.440 pekerja and the site. In 2021, there were 2,440 ITM employees
ITM yang terdiri dari 1.992 pekerja tetap dan 449 consisting of 1,992 permanent employees and 449 non-
pekerja tidak tetap. Terdapat pekerja lain di ITM yaitu permanent employees. There are other workers from
pekerja perusahaan mitra/kontraktor/vendor. ITM partner companies/contractors/vendors at ITM. ITM
memastikan tidak ada tenaga kerja anak dan tenaga ensures that there is no child labor and forced labor
kerja paksa di setiap proses kegiatan operasional. in every process of operational activities.

Jumlah Pekerja ITM Berdasarkan Status Kepegawaian dan Gender [2-7]


Total ITM Employees Based on Employement Status and Gender
2021 2020 2019
Status Kepegawaian
Employement Status Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Pekerja Tetap
1,735 257 1,842 274 2,236 290
Permanent Employees
Pekerja Tidak Tetap
424 24 303 19 356 30
Non Permanent Employees
Jumlah 2,159 281 2,145 293 2,592 320
Total 2,440 2,438 2,912

Selain dukungan terhadap kesetaraan, ITM menghargai In addition to supporting equality, ITM respects every
setiap karyawan dengan keberagaman, dan employee with diversity, and disregards all matters
mengabaikan segala hal yang dapat menimbulkan that can lead to discriminatory treatment, including
perlakuan diskriminatif, termasuk pelibatan pekerja the involvement of local employees and persons with
lokal maupun penyandang disabilitas. Pada tahun 2021, disabilities. In 2021, ITM is already in the process
ITM sudah dalam proses merekrut pekerja disabilitas, of recruiting disabled employees, followed by the
disertai dengan pelaksanaan pelatihan “bekerja implementation of “working with the disabilities”
dengan disabilitas” oleh pihak ahli sebagai bentuk training by the experts as a form of awareness and
penyadartahuan dan persiapan. ITM juga mendukung preparation. ITM also supports the absorption of local
penyerapan tenaga kerja lokal dengan memberdayakan employees by empowering 1,794 local workers (point of
1.794 pekerja lokal (point of hire Kalimantan), atau 73% hire Kalimatan), or 73%% of the total ITM employees.
dari total pekerja ITM.

ITM mendorong terbentuknya keseimbangan dan ITM encourages the establishment of balance and
keharmonisan hubungan industrial di Perusahaan harmony in industrial relations in the Company through the
melalui pembentukan serikat pekerja di lingkungan ITM formation of labor unions within ITM and its subsidiaries.
maupun anak usaha. Relasi ketenagakerjaan dibangun Employment relations are built on mutual respect and are
atas prinsip saling menghargai, dan diwujudkan embodied in a Collective Bargaining Agreement which is

126
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang disusun prepared by the management together with employees’
manajemen bersama perwakilan pekerja dalam serikat representatives in the labor unions. Collective Bargaining
pekerja. PKB melindungi seluruh (100%) pekerja ITM Agreement protects all (100%) ITM employees as well
serta pekerja lain yang bekerja di wilayah izin usaha as other workers working in the mining business permit
pertambangan (WIUP) untuk kepentingan ITM. [2-30] (WIUP) area for ITM’s interest. [2-30]

ITM dan Anak Usaha Serikat Pekerja PP/PKB Masa Berlaku Keterangan
ITM and Subsidiaries Labor Union CR/CLA Validity Period Remark
JBG SP KEP SPSI [Link] CLA July 20, 2021 - July 19, 2023  

IMM CLA July 13, 2021 - July 12, 2023  

KTD SP KEP SPSI [Link] CLA September 1, 2020 - August 31, 2022  
Serikat Pekerja Trubaindo Coal
TCM CLA March 2, 2020 - March 1, 2022  
Mining (SPEKTRO)
Serikat Pekerja Bharinto Ekatama
BEK CLA March 2, 2020 - March 1, 2022  
(SPARTA)
On progress
TRUST SP KEP SPSI [Link] CLA October 1, 2019 - September 30, 2021
for renewal
Serikat Pekerja Serikat Karyawan
ITM CR January 1, 2020 - December 31, 2022  
ITM (Sekawan)
GEM - - - -

Mekanisme dan penanganan pengaduan In general, labor complaints mechanism and handling
ketenagakerjaan, secara umum dapat ditempuh can be through three ways:
melalui tiga hal:
1. Menyampaikan keluhan kepada atasan langsung, 1. Submit a complaint to the immediate superior,
selambat-lambatnya tiga hari setelah keluhan no later than three days after the complaint
timbul. Apabila keluhan belum dapat diselesaikan, arose. If the complaint cannot be resolved, the
maka pekerja dapat mengajukan keluhan ke atasan employee may submit a complaint to the higher
seterusnya. Keluhan juga dapat diteruskan kepada superior. Complaints can also be forwarded to
Departemen HR paling lambat dua minggu. Apabila the HR Department no later than two weeks. If
pekerja yang bersangkutan masih tidak puas dengan the employee concerned is still not satisfied with
penjelasan yang diberikan Departemen HR, pekerja the explanation given by the HR Department, he/
tersebut dapat meneruskan secara bipartit antara she can proceed to bipartite meeting with the
pekerja dan Perusahaan atau pekerja bersama Company or together with the union management
pengurus serikat pekerja dan Perusahaan. and the Company.
2. Pengaduan keluh kesah terkait Keselamatan dan 2. Complaints related to Occupational Safety and
Kesehatan Kerja (K3), maka penyelesaiannya Health (OHS), the resolution can be made based
dapat dilakukan berdasarkan rekomendasi dari on recommendations from the Safety Committee.
Safety Committee.
3. Pengaduan melalui Voice of Stakeholders (VoiS): 3. Complaints via Voice of Stakeholders (VoiS):
www. [Link]. Ada sembilan kategori keluhan www. [Link]. There are nine categories of
yang bisa disampaikan pemangku kepentingan complaints that can be submitted by stakeholders
termasuk pekerja melalui saluran VoiS, yaitu including employees through the VoiS channel,
mengenai tata kelola organisasi, hak asasi manusia, namely organizational governance, human
praktik-praktik ketenagakerjaan, lingkungan, rights, employment practices, the environment,
praktik-praktik operasi yang adil, isu konsumen, fair operating practices, consumer issues,

127
pemberdayaan dan pelibatan komunitas, empowerment and community involvement, and
serta masalah lain. Perusahaan berkewajiban other issues. The company is obliged to resolve the
menyelesaikan keluhan yang disampaikan dalam complaints submitted within three months.
tempo tiga bulan.

PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN IMPROVING THE QUALITY OF THE WORK


KERJA ENVIRONMENT

ITM berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja ITM is committed to providing a safe and decent
yang aman dan layak bagi pekerjanya. Salah satunya work environment for its employees. One of them
dengan mempromosikan lingkup kerja yang lebih sehat is by promoting a healthier work environment that
dan sesuai dengan standar kerja di lokasi. Meskipun comply with work standards at the site. Although
di tahun 2021 kondisi pandemi COVID-19 sudah cukup in 2021 the COVID-19 pandemic conditions had
membaik jika dibandingkan dengan tahun lalu, ITM improved considerably compared to last year, ITM
tetap memperkat protokol kesehatan di seluruh continued to strengthen health protocols in all work
wilayah kerja dan memberlakukan sistem kerja hybrid, areas and implemented a hybrid work system, which
yaitu penerapan Work from Home (WFH) 75% dan is Work from Home (WFH) 75% and Work from
Work from Office (WFO) 25%. [3-3] Office (WFO) 25%. [3-3]

Selain itu, ITM memberikan dukungan berupa bantuan In addition, ITM provides vitamin, healthy and
vitamin, penyediaan makan siang yang sehat dan nutritious lunches, and transportation allowances
bergizi, serta tunjangan transportasi dalam bentuk in the form of taxi vouchers or operational vehicles.
voucher taksi atau mobil operasional. Dukungan penting Another important support is the regular antigen
lainnya diberikan yaitu pekerja mendapatkan test swab swab tests with for employees to give a sense of
antigen secara berkala yang bertujuan untuk senantiasa safety at work, especially when there are activities
memberikan rasa aman dalam bekerja, terutama jika that involve many people.
ada kegiatan yang melibatkan orang banyak.

Pelatihan karyawan pun tetap dilangsungkan dengan Employee training is also carried out using online
menggunakan teknologi komunikasi daring. Bahkan communication technology. In fact, many activities
kegiatan-kegiatan peningkatan semangat kerja dan are carried out to increase the employee morale and
motivasi karyawan banyak dilakukan seperti interaksi motivation, such as interaction with the management,
dengan manjemen, olah raga bersama, career talk, hingga joint sports, career talks, talk show program, and other
program talk show dan program lain yang semuanya programs. All the programs are conducted online in
dilaksanakan secara daring yang dilaksanakan dengan collaboration with related functions.
berkolaborasi dengan fungsi terkait.

PENGEMBANGAN KOMPETENSI COMPETENCY DEVELOPMENT

Pengembangan kompetensi bagi pekerja dilaksanakan Competency development for workers is carried out
baik dari segi teknis maupun non-teknis. Aspek both from a technical and non-technical perspective.
kemampuan teknis dan kepemimpinan dikembangkan Aspects of technical ability and leadership are
berdasarkan penilaian kompetensi (Competency developed based on a competency assessment
Assessment). Melalui penilaian tersebut, akan didapatkan (Competency Assessment). Through this assessment,
kesenjangan kompetensi (Competency Gap) sebagai a competency gap will be obtained as the basis for
dasar perancangan Rencana Pengembangan Pribadi designing an Individual Development Plan (IDP). On the
(Individual Development Plan/ IDP). Di sisi lain, aspek non- other hand, non-technical aspects were developed in
teknis dikembangkan sejalan dengan budaya perusahaan line with the company’s culture, namely Banpu Heart.
yaitu Banpu Heart.

128
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

ITM memperhatikan tujuan strategis dalam


pengembangan SDM, yaitu
ITM pays attention to strategic goals in HR development, namely:

• Model Operasi Human Resources (HR) yang Efektif


Effective Human Resources (HR) Operational Model

• Budaya Perusahaan yang Berkelanjutan


Effective Human Resources (HR) Operational Model

• Analisis Metrik HR yang Efektif dan Dapat Diandalkan


Effective Human Resources (HR) Operational Model

• Kesiapan Pemimpin Posisi Kunci yang Memenuhi Persyaratan Keterampilan


Effective Human Resources (HR) Operational Model

ITM memberikan kesempatan pengembangan ITM provides extensive competency development


kompetensi yang luas kepada pekerja untuk berkembang, opportunities for employees to grow, including training
termasuk pelatihan pada level BANPU Corporate bagi at the Corporate BANPU level for selected employees.
pekerja yang terpilih. ITM mempersiapkan program ITM prepares systematic training programs that are
pelatihan sistematis yang disesuaikan dengan tailored to the roles and functions of workers, so that
peran dan fungsi pekerja, sehingga pekerja dapat workers can maximize their potential and prepare for
memaksimalkan potensi mereka dan mempersiapkan future challenges. In evaluating performance, ITM
diri untuk tantangan masa depan. Dalam melakukan provides a clear distinction between high performers
evaluasi kinerja, ITM memberikan clear distinction antara and low performers. [404-2] [404-3]
high performer dan low performer. [404-2] [404-3]

Program pelatihan bagi pekerja ITM disampaikan melalui The training program for ITM employees is delivered
berbagai platform dan format pembelajaran. Terutama through various platforms and learning formats.
dalam menghadapi kondisi pandemi COVID-19, Especially during the COVID-19 pandemic, the Company
Perusahaan melakukan penyesuaian pelaksanaan made adapted the implementation of competency
kegiatan pengembangan kompetensi dengan development activities by maximizing the virtual
memaksimalkan platform secara virtual, kecuali untuk platform, except for certain activities that require physical
kegiatan tertentu yang membutuhkan kehadiran fisik. presence. Competency development activities are also
Kegiatan pengembangan kompetensi juga didukung supported by information technology and improve ITM’s
penggunaan teknologi informasi serta meningkatkan achievements in developing an independent learning
pencapaian ITM dalam dalam membangun sistem system that is tailored to the local potential and the
pembelajaran mandiri yang sesuai dengan potensi needs of employees in each WIUP.
lokal serta kebutuhan pekerja di masing-masing WIUP.

129
Hingga akhir tahun 2021, ITM telah melibatkan 2.242 Until the end of 2021, ITM has involved 2,242
peserta pada berbagai program pengembangan participants in various competency development
kompetensi, di antaranya program pengembangan programs, including self-development programs
diri seperti Star Power dan beragam pelatihan teknis such as Star Power and various technical training
yang berkaitan dengan digitalisasi seperti ccrum, programs related to digitalization such as ccrum,
kemampuan komunikasi dan bisnis. Realisasi dana communication and business skills. Realization of
pengembangan SDM mencapai USD329 ribu, yang HR development funds reached USD329 thousand,
mendukung terlaksananya 22.802 jam pelatihan bagi which supports the implementation of 22,802 hours
999 pekerja ITM, dengan rata-rata jam pelatihan per of training for 999 ITM workers, with the average
pekerja mencapai 23 jam. Pada tahun 2021, ITM juga hours of training per worker reaching 23 hours. In 2021,
memberikan dukungan beasiswa bagi dua pekerja ITM will also provide scholarships for two employees
melalui program further study. through a further study program.

Jumlah Hari Pelatihan Berdasarkan Jenis Program


Average Training Hour of Employees Based on Programme
Program Jumlah Peserta Jumlah Hari Pelatihan
Programme Total Participants Total Day of Training
Seminar 410 1,078
Lokakarya | Workshop 546 914
Pelatihan | Training 996 1,975
Sertifikasi | Certification 290 964
Jumlah | Total 2,242 4,931

Rerata Jam Pelatihan Pekerja Berdasarkan Gender dan Jabatan Tahun 2021 [404-1]
Average Training Hour of Employees Based on Gender and Position

Rerata
Jumlah Pekerja Peserta Jumlah Pekerja
Jumlah Jam Pelatihan
Uraian Pelatihan ITM
Jam Pelatihan Per Pekerja
Description Total Employees Total ITM
Training Hour Average Training
Receiving Training Employees
Hours Employee
Jumlah | Total 999 22,802 2,440 23
Berdasarkan Gender | Based on Gender
Laki-laki | Male 861 19,936 2,159 23
Perempuan | Female 138 2,866 281 21
Berdasarkan Posisi/Jabatan | Based on Position/Job
Executives 7 217 4 31
Strategy Leader 29 676 39 23
Senior Operation Leader 95 2,289 93 24
Operational Leader 215 4,935 275 23
First Line Leader 341 8,371 602 25
Foreman Below 312 6,314 1,427 20
No Categori 0 0 0 0

130
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

PEMENUHAN MANFAAT KERJA DAN PROVISION FOR EMPLOYEE BENEFIT AND


PERSIAPAN PENSIUN PEKERJA PENSION

ITM membayarkan imbal jasa pekerjaan kepada pekerja ITM pays employee remuneration regardless of gender,
tanpa membedakan antara laki-laki dan perempuan, but according to the job function, years of service, and
namun dengan menyesuaikan kriteria meliputi fungsi performance achievement. There is no difference in
jabatan, masa kerja, serta capaian kinerja. Pemberian provision of employee benefits for operating areas
manfaat bagi pekerja tidak dibedakan untuk wilayah that are considered more significant than others.
operasi yang dinilai lebih signifikan dibanding wilayah lain. The benefits received by both permanent and non-
Manfaat yang diterima pekerja, baik pekerja tetap maupun permanent employees are the same, comprising
tidak tetap adalah sama, meliputi pemeliharaan kesehatan, health care, transportation assistance, uniforms,
bantuan transportasi, seragam, perjalanan dinas, pensiun, business travel, pension plan, life insurance, social
asuransi jiwa, jaminan sosial, keanggotaan klub olahraga, security, sports club membership, sports facilities as
fasilitas olahraga serta bantuan perumahan, makanan, well as housing assistance, food, mobile phone costs,
biaya telepon seluler, tunjangan relokasi, tunjangan tugas relocation allowance, remote location assignment
di lokasi terpencil, dan tunjangan kendaraan. allowance and vehicle allowance.

Penyusunan dan penetapan remunerasi bagi pekerja ITM The preparation and determination of remuneration
mengacu pada Anggaran Perusahaan, serta merujuk for ITM employees refers to the Company’s Budget,
pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, di and the prevailing laws and regulations, including
antaranya Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Law No. 13 of 2003 concerning Manpower. The
Ketenagakerjaan. Perusahaan juga memastikan seluruh company also ensures that all subsidiaries comply
anak perusahaan mematuhi ketentuan upah minimum with the minimum wage regulations set by the local
yang ditetapkan pemerintah daerah. Besaran remunerasi government. The lowest amount of remuneration
terendah yang diterima pekerja pada periode pelaporan, received by employees in the reporting period was
secara umum masih lebih tinggi dari upah minimum yang generally higher than the minimum wage applicable
berlaku pada masing-masing wilayah kerja. Remunerasi in each working area. Employee remuneration consists
pekerja terdiri dari beberapa komponen, yaitu gaji pokok, of several components, namely basic salary, position
tunjangan jabatan dan tunjangan hari raya, bonus allowances and holiday allowances, bonuses including
meliputi bonus kinerja, bonus produksi triwulanan, dan performance bonuses, quarterly production bonuses
penghargaan masa kerja. and years of service rewards.

Di sisi lain, ITM juga menyertakan pekerja dalam Program ITM also provides employees with the Work Accident
Jaminan Kecelakaan Kerja, Program Jaminan Kematian Insurance Program, life insurance, Old Age Security
Kerja, Program Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Program, Pension Plan, and Job Loss Insurance from
Jaminan Kehilangan Pekerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan.

Berdasarkan kebijakan HR, ITM mempersiapkan pekerja Through HR policies, ITM prepares employees who
yang memasuki masa purnabakti di usia 55 tahun melalui enter retirement age of 55 with various programs.
berbagai program, yang terdiri dari kegiatan masa They consist of pre-retirement activities, fulfillment of
persiapan pensiun, pemenuhan jaminan hari tua dan old-age insurance and other pension benefits, as well
imbalan pensiun lainnya, serta pelatihan terkait prakondisi as training about preconditions and entrepreneurship.
dan kewirausahaan. Perusahaan menyertakan pekerja The company includes employees in the PPUKP
dalam program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Financial Institution Pension Fund (DPLK) program.
PPUKP. ITM menerapkan pembayaran kepada pekerja ITM complies with the Regulation of the Minister of
yang pensiun sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Manpower (PMTK) in payment to the retirees. The
(PMTK). Perusahaan membayarkan pension sebesar dua company pays a pension double the amount set by
kali PMTK untuk pekerja yang pensiun normal dan tiga kali PMTK for normal retirement and triple the amount
PMTK untuk pekerja pada tambang yang ditutup. Hingga set in PMTK for employees in closed mines. Until the
akhir tahun 2021, ITM telah menyisihkan imbalan pensiun end of 2021, ITM has earmarked USD45.3 million for
dan jangka panjang lainnya sebesar USD45,3 juta. pension and other long-term benefits

131
Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Community Involvement and Empowerment

ITM menyadari, kegiatan pertambangan membawa ITM recognizes the impact of mining activities on
dampak bagi lingkungan dan masyarakat, baik secara the environment and community, both directly and
langsung maupun tidak langsung. Dampak berupa indirectly. The impact of landscape changes, emissions,
perubahan lanskap, timbulnya emisi, debu, pencemaran dust, water pollution and noise are inevitable. The
air dan kebisingan, tidak dapat terhindarkan. change in land function also affects the lives of the
Perubahan fungsi lahan tersebut kemudian people around the mining area. The results of impact
berdampak pada kehidupan masyarakat yang ada identification in the Environmental Impact Analysis
di sekitar wilayah pertambangan. Berdasarkan hasil (EIA or Amdal), which followed by conducting social
identifikasi dampak pada Amdal, secara umum, isu mapping, in general found issues in economic and social
yang didapatkan berupa isu sektor ekonomi dan sosial sectors such as employment for local communities,
seperti penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat implementation of community empowerment
lokal, implementasi program pemberdayaan programs to improve their quality of life, prevention
masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup of environmental pollution by company operations and
masyarakat, pencegahan pencemaran lingkungan donations for community activities. [3-3]
oleh operasional perusahaan serta bantuan donasi
aktivitas masyarakat. [3-3]

Dinamika, kebutuhan dan harapan masyarakat The dynamics, needs and expectations of local
lokal di sektor pertambangan terus berubah seiring communities in the mining sector continue to change
berjalannya waktu. ITM sebagai bagian dari bisnis yang over time. As a responsible business entity, ITM
bertanggung jawab, merespon dampak pertambangan responds to the mining impact on the community
bagi masyarakat dengan membina hubungan yang by building positive, transparent, and collaborative
positif, transparan, dan kolaboratif dengan komunitas relationships with local communities to maintain the
lokal untuk mempertahankan lisensi sosial untuk kami social license for us to operate and provide socio-
beroperasi dan memberikan manfaat sosio-ekonomi. economic benefits.

ITM menjalankan program Pengembangan ITM carries out its Community Development and
dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) secara Empowerment (PPM) program responsibly to create
bertanggung jawab untuk menciptakan nilai bagi value for the community and contribute to building
masyarakat dan berkontribusi membangun hubungan a better community relations. Through active
komunitas yang lebih baik. Melalui keterlibatan involvement, the Company seeks to understand and
aktif, Perusahaan berusaha untuk memahami dan respond to community needs. Failure to acknowledge
menanggapi kebutuhan masyarakat. Kegagalan untuk and address public concerns and complaints can pose
mengakui serta mengatasi kekhawatiran dan keluhan a real risk to operations and will have a significant
masyarakat dapat menimbulkan risiko nyata bagi impact on the industry. ITM creates value and positive
operasi dan akan berdampak signifikan bagi industri impact on community not only during mining, but also
secara keseluruhan. Penciptaan nilai dan dampak creates a PPM program that can support community
positif masyarakat tidak hanya dilaksanakan ITM saat independence until the mine is closed, taking into
pertambangan berlangsung, namun Perusahaan juga account the principles of sustainability and human
menciptakan program PPM yang dapat mendukung rights. One of the activities that support human rights
kemandirian masyarakat hingga tutup tambang, is the equal opportunity to work and receive education
dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan hak for every individual in our society. [3-3]
asasi manusia. Salah satu kegiatan yang mendukung
hask asasi manusia adalah kesempatan berusaha dan
mendapatkan pendidikan yang setara bagi setiap
individu dalam masyarakat. [3-3]

132
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Model Rencana Terpadu Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat ITM


Integrated Planning Model of ITM Community Development

Construction & Post


Pre-Construction Operation Mine Closure
Development Mine Closure

Community
Community Relations Community
Approach Capacity Building
Philanthropy Empowerment
& Infrastructure

Health, Education Community Institution

Priority
Social & Culture
Sectors Income Generating
& Economic
Self-Reliance
Insfrastructure, Environment

Social License to Operate


and Build Company Reputation
Value Added
CD Strategic
Creation Throgh
Goals
Local Resources
Good CD Practices
Through SDGs Principals

Operation
Project Excellence
ITM Permit Success Criteria Handover to
Completion (Minimum
Goals Approved Achived Government
on Time Community
Disturbance)

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN COMMUNITY DEVELOPMENT AND


PEMBERDAYAAN MASYARAKAT [3-3] EMPOWERMENT POLICY [3-3]

Hingga akhir tahun 2021, Departemen CSR melakukan Until the end of 2021, the CSR Department aligned
penyelarasan program CSR sesuai peta jalan sehingga the CSR programs with the roadmap to be integrated
terintegrasi untuk semua anak perusahaan dan for all subsidiaries and all businesses. Community
semua bisnis. Program-program pemberdayaan empowerment programs are implemented as part
masyarakat dilaksanakan di bawah tanggung jawab of the Community Development Department’s
Departemen Community Development. Komitmen responsibility. ITM’s commitment in implementing the
ITM dalam pelaksanaan program PPM tercantum PPM program is stated in the Community Development
dalam kebijakan Pengembangan Masyarakat No: policy No: ITM-P-CD-001, to empower communities in
ITM-P-CD-001, untuk memberdayakan masyarakat a sustainable manner through various PPM activities
secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan PPM which are expected to improve the standard of living
yang diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan and welfare of the community, especially those around
kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di operating areas.
wilayah operasional.

133
ITM menetapkan target PPM berupa capaian pelaksanaan
PPM 100% di semua WIUP, capaian anggaran 80% dengan
indikator indeks kepuasan masyarakat >70% dan Social
Return on Investment >1
ITM has set PPM target of 100% PPM implementation in all WIUPs, 80% budget achievements
with community satisfaction index indicator >70% and Social Return on Investment >1

ITM secara berkelanjutan melaksanakan PPM yang ITM continuously carries out PPM as part of the
menjadi bagian dari pelaksanaan tanggung jawab implementation of its corporate social responsibility
sosial perusahaan (CSR). Program Pemberdayaan (CSR). The Community Empowerment Program (PPM)
Masyarakat (PPM) dibagi menjadi delapan bidang PPM is divided into eight areas according to the PPM format
sesuai format PPM Kepmen ESDM 1824 K/30/MEM/ stated in the Minister of Energy and Mineral Resources’
2018. ITM juga merujuk pedoman standar nasional dan Decree No. 1824 K/30/MEM/2018. ITM also refers to
internasional, seperti PROPER, ISO26000:2010, dan national and international standard guidelines, such
AA1000 SES dalam menyusun peta jalan kegiatan as PROPER, ISO26000:2010, and AA1000 SES in
pengembangan masyarakat. Program PPM kemudian formulating a roadmap for community development
diwujudkan menjadi Empat Pilar Strategis CSR, yang activities. The PPM program was later translated into
mempertimbangkan keseluruhan bisnis Perusahaan. [3-3] the Four Strategic CSR Pillars, which considered the
entire business of the Company. [3-3]

Pilar Inisiatif Lokasi Kegiatan dan Jumlah Penerima Manfaat


Pillar Initiative Location Activities and Number of Beneficiaries
Lestari Dukungan Kegiatan Seluruh anak 25 Program yang memberikan manfaat kepada 5,296 penerima manfaat:
Bersama ITM Pelestarian dan usaha 1. Pelestarian biodiversitas mangrove dan terumbu karang oleh IMM
ITM for Perlindungan All subsidiaries 2. Pelestarian biodiversitas anggrek hitam oleh BEK
Environment Lingkungan 3. Dukungan kegiatan Taman Nasional Kutai oleh IMM
Support for 4. Penanaman pohon dalam rangka hari lingkungan hidup diseluruh anak
Environmental usaha ITM
Conservation and 5. Penanggungan dan pengelolaan sampah oleh Bank sampah oleh EMB
Protection Activities
25 Programs that provide benefits to 5,296 beneficiaries:
1. Conservation of mangrove and coral reef biodiversity by IMM
2. Conservation of black orchid biodiversity by BEK
3. Support for Kutai National Park activities by IMM
4. Planting trees on environmental day in all ITM subsidiaries
5. Waste management and management by Waste bank by EMB
Belajar Dukungan Akses, Seluruh anak 15 Program yang memberikan manfaat kepada 2,366 penerima manfaat:
Bersama ITM Sarana, dan Prasarana usaha 1. Beasiswa pendidikan bagi siswa SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi yang
ITM for Pendidikan Bagi All subsidiaries diselenggarakan semua anak usaha ITM
Education Masyarakat 2. Pelatihan kompetensi guru untuk peningkatan kualitas belajar mengajar
Support for Access, yang diselenggarakan semua anak usaha ITM
Educational Facilities 3. Pengembangan sekolah adiwiyata untuk peningkatan kesadaran
and Infrastructure for lingkungan oleh IMM, TCM dan BEK
the Community 4. Program Karyawan Mengajar yang dilaksanakan oleh IMM (IMM Mengajar)
menyasar mulai dari sekolah menengah dan perguruan tinggi dengan
materi praktis dari karyawan IMM seperti tata kelola penambangan
yang baik, pengelolaan lingkungan, pengembangan dan pemberdayaan
masyarakat dan lainnya

15 Programs that provide benefits to 2,366 beneficiaries:


1. Educational scholarships for elementary, junior high, senior high school
and university students organized by all ITM subsidiaries
2. Teacher competency training to improve the quality of teaching and learning
organized by all ITM subsidiaries
3. Development of adiwiyata schools to raise environmental awareness by
IMM, TCM and BEK
4. The Employee Teaching Program implemented by IMM (IMM Mengajar)
targets high schools and universities with practical materials from IMM
employees such as good mining governance, environmental management,
community development and empowerment and others

134
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Pilar Inisiatif Lokasi Kegiatan dan Jumlah Penerima Manfaat


Pillar Initiative Location Activities and Number of Beneficiaries
5. Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang diselenggarakan
oleh IMM
6. Peningkatan infrastruktur sekolah dalam bentuk perbaikan gedung
sekolah, penataan lingkungan sekolah dan dukungan fasilitas oleh seluruh
anak usaha ITM
5. Community Learning Activity Center (PKBM) program organized by IMM
6. Improved school infrastructure in the form of repairing school buildings,
structuring the school environment and supporting facilities by all ITM
subsidiaries
Berdaya Pemberdayan Seluruh anak 74 Program yang memberikan manfaat kepada 35,639 penerima manfaat:
Bersama ITM Masyarakat melalui usaha 1. Pengembangan penyediaan air bersih yang dilaksanakan oleh IMM, TCM,
ITM for Penguatan Ekonomi All subsidiaries BEK.
Empowerment dan Peningkatan Akses 2. Dukungan kegiatan posyandu untuk bayi, ibu hamil, balita dan lansia
Pelayanan Kesehatan diseluruh anak usaha ITM
Community 3. Pengobatan dan konsultasi kesehatan gratis yang diselenggarakan
Empowerment diseluruh anak usaha ITM
through Strengthening 4. Dukungan pencegahan dan penanganan COVID-19 seperti penyediaan
the Economy and alat cuci tangan, masker, vitamin, alat pelindung diri dan lainnya yang
Increasing Access to diselenggarakan oleh seluruh anak usaha ITM
Health Services 5. Pembangunan/pengadaaan sarana prasarana kesehatan yang dilaksanakan
oleh seluruh anak usaha ITM

74 Programs that provide benefits to 35,639 beneficiaries:


1. Development of clean water supply facility carried out by IMM, TCM, BEK.
2. Support for posyandu activities for infants, pregnant women, toddlers and
the elderly at all ITM’s subsidiaries
3. Free medical treatment and consultation held at all ITM’s subsidiaries
4. Support for the prevention and handling of COVID-19 such as the provision
of hand washing equipment, masks, vitamins, personal protective
equipment and others organized by all ITM subsidiaries
5. Development/procurement of health infrastructure facilities carried out by
all ITM’s subsidiaries
Patuh Pemberdayaan Provinsi 14 kontraktor lokal dan 21 kelompok tani hutan terlibat dalam kegiatan
Bersama ITM masyarakat sekitar Kalimantan penanaman dalam rangka rehabilitasi DAS dan pendukungnya seperti:
ITM for hutan melalui program Selatan, 1. Penyediaan bibit tanaman
Compliance pemenuhan kewajiban Kalimantan 2. Penanaman tanaman
sebagai pemegang Timur, DI 3. Perawatan tanaman
IPPKH (penanaman Yogyakarta dan
dalam rangka Jawa Tengah. 14 local contractors and 21 forest farmer groups have been involved in planting
Rehabilitasi DAS). Provinces activities for watershed rehabilitation and support such as:
Empowerment of of South 1. Provision of plant seedlings
communities around Kalimantan, East 2. Planting plants
the forest through Kalimantan, DI 3. Plant care
a program to fulfill Yogyakarta and
obligations as IPPKH Central Java.
holders (planting
for Watershed
Rehabilitation).

Jumlah Kegiatan PPM di Seluruh Wilayah Operasi


Number of PPM Activities in All Operational Areas

Bidang Program Persentase


2021
Area of Program Percentage
Pendidikan
25 13%
Education
Kesehatan
29 15%
Health

135
Jumlah Kegiatan PPM di Seluruh Wilayah Operasi
Number of PPM Activities in All Operational Areas

Bidang Program Persentase


2021
Area of Program Percentage
Tingkat Pendapatan Riil atau Pekerjaan
26 13%
Real Income Level or Employment
Kemandirian Ekonomi
19 10%
Economic Independence
Sosial dan Budaya
54 27%
Social and Culture
Pemberian kesempatan kepada masyarakat setempat untuk ikut berpartisipasi dalam
pengelolaan lingkungan kehidupan masyarakat sekitar tambang yang berkelanjutan
15 8%
Providing opportunities for local communities to participate in sustainable management of
the living environment of the community around the mine
Pembentukan kelembagaan komunitas masyarakat dalam menunjang kemandirian PPM
10 5%
Establishment of community institutions in supporting the independence of PPM
Pembangunan infrastruktur yang menunjang PPM
22 11%
Infrastructure development that supports PPM
Jumlah
200 100%
Total

KOMUNIKASI DAN PELIBATAN MASYARAKAT COMMUNICATION AND COMMUNITY


[3-3] [413-1] ENGAGEMENT [3-3] [413-1]

ITM mendorong pelibatan masyarakat di sekitar WIUP ITM encourages the participatory engagement of
yang dikelola masing-masing anak perusahaan secara the community around the WIUP managed by each
partisipatif dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan subsidiary in the planning and evaluation of PPM
PPM. Partisipasi masyarakat dilakukan melalui Forum activities. The community’s participation is through the
Konsultatif Masyarakat (FKM) yang diselenggarakan Community Consultative Committee (also referred as
paling sedikit sekali setiap tahun. Keterwakilan FKM) which is held at least once every year. Community
masyarakat dalam forum ini meliputi berbagai pihak, representation in this forum includes religious leaders,
termasuk tokoh agama, pemuda, kader Pembinaan youth, Family Welfare Development (PKK) cadres, and
Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan aparat desa. village officials.

Tidak hanya kepada masyarakat yang terkena dampak, Not only for the affected communities, ITM is also
ITM juga terlibat aktif dalam kegiatan musyawarah actively involved in regional planning and development
perencanaan dan pembangunan (musrenbang) forum (musrenbang). Stakeholders in the regency/
daerah. Musrenbang mempertemukan pemangku province where the WIUP is located, meet in the forum.
kepentingan di kabupaten/provinsi yang menjadi This engagement has allowed the Company to align
lokasi WIUP. Melalui keterlibatan ini, Perusahaan CSR programs of ITM and its subsidiaries with local
dapat menyelaraskan program-program CSR ITM dan government social programs
entitas anak dengan program sosial kemasyarakatan
pemerintah daerah

PERENCANAAN DAN EVALUASI PPM [3-3] PPM PLANNING AND EVALUATION [3-3]

ITM menyusun perencanaan program PPM berdasarkan ITM prepares the PPM program plan based on the
identifikasi dampak dan batasan wilayah sesuai dokumen identification of impacts and area boundaries according

136
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Amdal dan pemetaan sosial (social mapping). Hasil to the EIA (Amdal) document and social mapping.
pemetaan sosial dan penilaian dampak sosial dilanjutkan The results of the social mapping and social impact
tahapan menyusun rencana induk, yang juga didasari oleh assessment are followed by formulating the master
blueprint PPM dari pemerintah provinsi diikuti penyusunan plan, based on the PPM blueprint from the provincial
rencana kerja. Berdasarkan pemetaan masalah, isu, dan government followed by work plan preparation. ITM
potensi di masyarakat, ITM menindaklanjuti beberapa isu follows up on several issues in the community identified
di masyarakat melalui program pengembangan sosial by the mapping of problems, issues, and potentials
kemasyarakatan, meliputi penyerapan tenaga kerja in the community, through social development
bagi masyarakat lokal, implementasi PPM di bidang programs, including employment for local communities,
kesehatan dan pendidikan, pencegahan pencemaran implementation of PPM in health and education,
lingkungan oleh operasional Perusahaan, serta bantuan prevention of environmental pollution by the Company’s
donasi aktivitas masyarakat operations, as well as donations for community activities.

Hingga akhir tahun 2021, ITM mempersiapkan Until the end of 2021, ITM has formulated 33 community
kemandirian pascatambang bagi masyarakat development agendas to prepare for the community’s
dengan merumuskan 33 agenda pengembangan independence post-mining which are contained in the
masyarakat terkait pascatambang yang tertuang PPM Master Plan Document and Mine Closure Plan
dalam Dokumen Rencana Induk PPM dan Rencana for each site. ITM also measures the impact from
Penutupan Tambang masing-masing site. Untuk the economic, environmental and social aspects to
mengevaluasi dan memastikan dampak program evaluate and ensure that the impact of the program is
telah tepat sasaran bagi masyarakat, ITM melakukan on target for the community, as well as for the maturity
pengukuran dampak dari aspek ekonomi, lingkungan, of 23 flagship programs in accordance with the Banpu
dan sosial bagi maturity 23 program unggulan sesuai Framework, covering a sequence of inputs, activities
dengan Banpu Framework, meliputi runutan input, (processes), output, outcome, and impact. [413-1]
activity (proses), output, outcome, dan impact. [413-1]

Di tahun 2021, ITM dan enam site juga melakukan In 2021, ITM and six sites assessed the maturity level
penilaian tingkat kematangan (maturity level) terhadap of 23 flagship programs. Maturity level is the adoption
23 program unggulan. Maturity level merupakan adopsi of program quality quantification from six dimensions
kuantifikasi kualitas program dengan melihat enam according to the Gold PROPER reference (Minister
dimensi sesuai rujukan PROPER Emas (Permen LH of Environment Regulation No.03/2014), namely:
03/ 2014), yaitu: Dimensi Perubahan, Inklusivitas, Dimensions of Change, Inclusiveness, Governance,
Tata Kelola, Kemitraan Multi-pihak, Rentang Multi-stakeholder Partnership, Span of Influence, and
Pengaruh, dan Keberlanjutan. Sebanyak 1 program Sustainability. One ogram has shown a maturity level
telah menunjukkan level mature dengan rentang nilai above 10 and 22 programs at the develop level with
diatas 10 dan 22 program pada level develop dengan 15 programs of which are above the average total
15 program diantaranya berada diatas rata-rata total maturity value in 2021 indicating the readiness of
nilai maturity tahun 2021 dimana hal ini menunjukkan flagship programs in WIUP. [413-1]
kesiapan program unggulan di WIUP. [413-1]

PENGADUAN MASYARAKAT COMMUNITY GRIEVANCE MECHANISM

Untuk mengukur kinerja program PPM, Perusahaan juga The performance of PPM program is measured by
melakukan survei kepuasan masyarakat (community the Company through a community satisfaction
satisfaction index/CSI). Survei CSI pada tahun 2021 index (CSI) survey. The CSI survey in 2021 showed
menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat mencapai the community satisfaction index reached 76% or
nilai 76% atau dinilai puas oleh penerima manfaat. indicating the beneficiaries were satisfied.

137
ITM juga menyediakan sistem pengaduan keluhan ITM also provides a complaint handling system
melalui Voice of Stakeholders (VoiS), yang juga dapat through Voice of Stakeholders (VoiS), which can also
diakses oleh masyarakat. Selama tahun 2021, tidak be accessed by the public. During 2021, there were no
terdapat keluhan maupun pengaduan yang disampaikan complaints or grievances submitted by the community
masyarakat terkait dengan isu community development. over community development issues.

DUKUNGAN DAN REALISASI ANGGARAN BUDGET SUPPORT AND REALIZATION

ITM mengalokasikan biaya PPM tahun 2021 sebesar ITM allocated IDR29.3 billion of PPM funds in 2021 for
Rp29,3 miliar bagi pengembangan program-program the development of empowerment programs at each
pemberdayaan di tiap site. Realisasi biaya sampai site. The realization costs until the end of 2021 was
dengan akhir tahun 2021 sebesar Rp42,8 miliar atau IDR42.8 billion or reached 146% of the budget.
mencapai 146% dari alokasi yang dianggarkan.

Realisasi Anggaran PPM (IDR Juta)


PPM Budget Realization (IDR million)
2021
Bidang Program Realisasi 2020 Realisasi 2019
Sector of Program Anggaran Realisasi 2020 Realization 2019 Realization
Budget Realization
Pendidikan
4,926 4,018 3,132 4,846
Education Development
Kesehatan
5,185 19,987 1,821 3,528
Health Development
Tingkat Pendapatan Riil Atau Pekerjaan
4,891 4,000 4,738 3,917
Economic Development and Employment
Kemandirian Ekonomi
3,215 1,307 1,914 2,476
Income Generating and Small Business Development
Sosial dan Budaya
4,799 5,905 4,404 4,271
Social and Culture Development
Pemberitahuan kesempatan kepada masyarakat setempat
untuk ikut berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan
1,899 703 756 865
kehidupan masyarakat sekitar tambang yang berkelanjutan
Sustainable Environment Management
Pembentukan kelembagaan komunitas masyarakat dalam
menunjang kemandirian PPM. 2,187 1,168 277 437
Community institutions Development
Pembangunan Infrastruktur yang Menunjang PPM.
2,211 5,781 3,439 4,091
Infrastructure Development
Jumlah
29,316 42,873 20,481 25,392
Total

ITM melaksanakan 200 kegiatan PPM di seluruh ITM has carried out 200 PPM activities in all (100%)
(100%) WIUP yang beroperasi dengan melibatkan WIUPs that operate by involving local communities.
masyarakat lokal. Kegiatan yang dilaksanakan These activities spread across 14 districts, covering
tersebar di 14 kecamatan, meliputi 43 desa pada 43 villages in WIUP. This numbers did not include the
WIUP. Jumlah ini belum mencakup wilayah kerja anak working area of subsidiaries: TIS, GPK, and NPR which
perusahaan: TIS, GPK, NPR yang masih berada pada was still in the pre-operation stage.
tahap pra-operasi.

138
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Lokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat


Community Development and Empowerment Locations
Penerima Manfaat
Site (Anak Perusahaan) Lokasi Kegiatan Beneficiaries
Site (Subsidiary) Activity Location Jumlah Desa Jumlah Kecamatan
Total Villages Total Districts

Kalimantan Timur:
Kabupaten Kutai Timur,
Kabupaten Kutai Kartanegara,
dan Kota Bontang
Indominco Mandiri 10 3
East Kalimantan:
East Kutai Regency,
Kutai Kartanegara Regency,
and Bontang City

Kalimantan Timur:
Kabupaten Kutai Timur,
Kabupaten Kutai Kartanegara
Kitadin Tandung Mayang 6 2
East Kalimantan:
East Kutai Regency,
Kutai Kartanegara Regency

Kalimantan Timur:
Kabupaten Kutai Kartanegara
Kitadin Embalut 4 1
East Kalimantan:
Kutai Kartanegara Regency

Kalimantan Timur:
Kabupaten Kutai Barat
Trubaindo Coal Mining 20 4
East Kalimantan:
West Kutai Regency

Kalimantan Selatan:
Kabupaten Tanah Laut
Jorong Barutama Greston 6 1
South Kalimantan:
Tanah Laut Regency

Kalimantan Timur & Kalimantan Tengah:


Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Barito Utara
Bharinto Ekatama 6 3
East Kalimantan & Central Kalimantan:
West Kutai Regency and North Barito Regency

Kabupaten Kutai Barat


Tepian Indah Sukses
West Kutai Regency
Kalimantan Tengah: PPM belum berjalan di anak usaha karena
Kabupaten Barito Utara masih berada dalam tahap
Nusa Persada Resources pra-operasi.
Central Kalimantan:
North Barito Regency PPM has not yet been running in these
Kalimantan Timur: subsidiaries because they are still in the
Kabupaten Kutai Barat pre-operation stage.
Graha Panca Karsa
East Kalimantan:
West Kutai Regency

139
Lokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Community Development and Empowerment Locations

PT Kitadin (Embalut)

Kalimantan Utara
PT Graha Panca Karsa North Kalimantan
PT Kitadin (Tandung Mayang)

Kalimantan Timur PT Indominco Mandiri


PT Trubaindo Coal Mining East Kalimantan
Pascatambang
Mine Closure 3 MW Solar
PV Power Plant
Pembangkit Listrik
tenaga Surya 3 MW
Kalimantan Bontang Coal Terminal
Barat
West Kalimantan
Embalut
Port
Bunyut
Port
SAMARINDA Muara Berau Anchorage
Balikpapan

Kalimantan Tengah
Central Kalimantan

PALANGKARAYA
Kalimantan Selatan
South Kalimantan
BANJARMASIN

PT Nusa Persada Resources Jorong PT Tepian Indah Sukses


Port

PT Bharinto Ekatama

PT Jorong Barutama Greston

140
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

PROGRAM UNGGULAN PELIBATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2021


Flagship Program of Community Involvement and Empowerment 2021

Pengelolaan Sampah Berbasis


Masyarakat melalui Bank Sampah
Community Based Waste Management through Waste Bank

ITM melalui anak usaha, yaitu EMB menginisiasi Bank ITM, through its subsidiary, EMB, has initiated a Waste
Sampah di Desa Bangunrejo, Kabupaten Kutai Kartanegara, Bank in Bangunrejo Village, Kutai Kartanegara Regency,
Kalimantan Timur sejak tahun 2015. Bank sampah tersebut East Kalimantan since 2015. The waste bank has been
telah diadopsi oleh tiga desa, dan mendorong pengelolaan adopted by three villages and encouraged the community
sampah di masyarakat. Kegiatan yang dilakukan berupa to manage waste. The activities include collecting, sorting,
pengumpulan, pemilahan, dan penjualan sampah rumah and selling household waste to the waste bank. Products
tangga ke bank sampah. Produk yang dikembangkan dari developed from waste recycling include handbags, pouches,

01
daur ulang sampah di antaranya berupa tas tangan, pouch, eco-bricks, etc. which have been displayed and sold at various
eco-brick, dll dan telah dipamerkan dan dijual di berbagai exhibitions.
acara pameran.

Dampak dari program ini berupa pendapatan tahunan This program has an impact in the form of an annual group
kelompok sebesar Rp73 juta, serta pendapatan tambahan income of IDR73 million, as well as additional annual income
tahunan lebih dari Rp75,5 juta bagi pelanggan. Saat ini, of more than IDR75.5 million for customers. Currently, 4
4 bank sampah dioperasikan oleh 35 anggota pengurus waste banks are operated by 35 management members
yang kebanyakan perempuan dan pengenalan 40 tempat who are mostly women and the introduction of 40 waste
penyimpanan sampah di 4 desa yaitu Bangunrejo, Separi, storage places in 4 villages namely Bangunrejo, Separi,
Embalut, dan Kertabuana. Kegiatan ini diikuti oleh 1.423 Embalut, and Kertabuana. This activity was attended by
KK dan total 50 ton sampah rumah tangga dapat dikelola 1,423 families and a total of 50 tons of household waste could
melalui program ini. Bank Sampah bermitra dengan be managed through this program. The Waste Bank partners
3 instansi pemerintah, 6 lembaga pendidikan, dan 4 with 3 government agencies, 6 educational institutions, and
perusahaan. 4 companies.

Di tahun 2021, Bank Sampah Bunda di Desa Bangunrejo In 2021, the Bunda Waste Bank in Bangunrejo Village has
telah merilis aplikasi mobile yang bernama “Hantaran” released a mobile application called “Hantaran” which
yang berfungsi sebagai penghubung antara konsumen connects the waste bank consumers and the management
bank sampah dan pengelola, yang dilengkapi berbagai fitur and is equipped with various other supporting features. This
pendukung lainnya. Program ini mencapai rasio SROI 1 : 0,95. program achieved SROI ratio of 1: 0.95.

141
Aktivitas 1. Peningkatan kapasitas Kelompok Bank 1. Waste Bank Group capacity building
Sampah melalui pelatihan, pendampingan through training, expert assistance,
ahli, studi banding, dan lainnya. comparative study, etc.
2. Pengembangan infrastruktur (perluasan 2. Infrastructure development (enlargement
dan renovasi gudang serta ruang & renovate the warehouse & production
produksi) room)
3. Pengumpulan sampah rumah tangga 3. Waste collection from the households
4. Penjualan sampah dan daur ulang 4. Waste selling and recycle
5. Promosi Kelompok Bank Sampah melalui 5. Promote the Waste Bank to join the
pameran (lokal dan regional) untuk Exhibition Events (local & regional level)
membangun kerja sama for networking
6. Replikasi di desa binaan lainnya 6. Replicate to other villages, etc.
7. Pengembangan aplikasi seluler untuk 7. Mobile apps development to support
mendukung proses pengumpulan sampah waste collection process

Ekonomi 1. Total anggaran CD 2015-2020 = Rp78,65 juta 1. Total CD Budget (2015 – 2020) =
Input

IDR 78.65 mio


2. Dukungan pengembangan aplikasi “Antaran” 2. Support in mobile apps development of
sebesar Rp10 juta “antaran” = IDR 10 mio
1. Bank Sampah di Desa Bangunrejo. 1. Waste Bank in Bangunrejo Villages
Output

2. Keterampilan teknis & non teknis bagi komite 2. Technical & non-technical skills for the
Bank Sampah untuk menjalankan program. Waste Bank committees to run the program
3. Aktivasi 1 aplikasi seluler untuk mendukung 3. Active mobile apps to support waste
aktivitas Kelompok Bank Sampah dalam bank activities in waste collection from
pengumpulan sampah dari rumah tangga household
1. Setelah direplikasi ke 3 desa lainnya, ada 1. After replicated to 3 other villages, there’s
Hasil

tambahan penghasilan untuk 35 anggota an additional income for 35 committee


panitia kelompok Bank Sampah dan 1.423 members of Waste Bank groups dan 1,423
masyarakat sebagai nasabah bank di 4 desa. people as the bank customers in 4 villages.
2. Pengguna aplikasi Antaran mencapai 200 2. More than 200 user of Antaran mobile
pengguna, dan menciptakan bisnis baru apps and create new business using
menggunakan aplikasi seluler (berupa mobile apps (food delivery and online
pengantaran makanan atau transportasi transport/ojek).
online).
1. Total pendapatan tambahan (bersih) untuk 4 1. Total additional income (net) for 4 Waste
Dampak

Kelompok Bank Sampah sebesar Rp79 juta Bank Group income as IDR 79 million (from
(dari 2015 - sekarang). Pendapatan bagi 1.423 2015 – present) and 1,423 Waste Bank
nasabah Bank Sampah sebesar Rp206 juta customers as IDR 206 million (from 2015 –
(dari 2015 - sekarang). present)
2. Menciptakan lapangan kerja untuk 10 kurir 2. Create employment opportunity for 10
antaran (2 mobil dan 8 motor) couriers of antaran (2 car and 8 motorcycle)

Lingkungan Sampah rumah tangga sebagai bahan baku. Household waste as the raw material.
Input Output Hasil

Mendirikan 1 kelompok pengelolaan sampah Established 1 Community waste management


masyarakat (Bank Sampah) pada tahun 2015. group (Waste bank) in 2015

1. 40 tempat penyimpanan untuk 1. 40 storage bins for collecting & weighing


mengumpulkan & menimbang sampah household waste.
rumah tangga.
2. 50 ton sampah dikumpulkan (dari 2015 - 2. 50 tons of waste collected (from 2015 -
sekarang). present).
3. Pada tahun 2020, Desa Bangunrejo kembali 3. In 2020, Bangunrejo Village continued
mengoperasikan unit Biogas dengan to operate the Biogas unit by utilizing
memanfaatkan sampah organik masyarakat. community organic waste.

142
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Lingkungan 1. Meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan 1. Improve the quality of neighborhood


Dampak
melalui pengelolaan sampah di tingkat sanitation through household waste
rumah tangga. management.
2. Kebersihan komunitas 2. Community hygiene

Sosial Empat anggota masyarakat sebagai penggagas Four community members as initiators of the
Input Output Hasil

kelompok pengelolaan Bank Sampah Bunda. Bunda Waste Bank management group.

Satu kelompok (awalnya oleh 4 anggota) sebagai One group (initially has 4 members) as the
kelompok pengelola Bank Sampah. Waste Bank management group.

1. Bertambahnya anggota komite kelompok 1. Increased number of group committee


dari 4 menjadi 35 (kebanyakan perempuan) & members from 4 to 35 (mostly women) &
menjadi duta lingkungan. became environment ambassadors.
2. 1.423 rumah tangga menjadi nasabah bank 2. 1,423 households become waste bank
sampah. customers.

1. Kesadaran masyarakat dalam pengelolaan 1. Community awareness in waste


Dampak

sampah. management.
2. Pusat kelompok pengelolaan sampah 2. Center for waste management groups
(berbasis komunitas) di tingkat Kecamatan. (community based) at the district level.
3. Bank Sampah Bangunrejo mendapatkan 3. Bangunrejo Waste Bank received local and
penghargaan lokal dan nasional. national awards.

Di tahun 2021, Bank Sampah Bunda di Desa Bangunrejo


telah merilis aplikasi mobile yang bernama “Hantaran”
yang berfungsi sebagai penghubung antara konsumen
bank sampah dan pengelola
In 2021, the Bunda Waste Bank in Bangunrejo Village has released a mobile
application called “Hantaran” which connects the waste bank consumers and
the management

143
Menyediakan Akses Listrik untuk
Pusat Kesehatan Masyarakat
Providing Access to Electricity for Community Health Centers

Puskesmas Benangin yang terletak di Kecamatan Teweh The Benangin Community Health Center, located in East

02
Timur, Provinsi Kalimantan Tengah menjadi andalan bagi Teweh District, Central Kalimantan Province, is a mainstay
masyarakat Benangin dalam mendapatkan pelayanan for the Benangin community in obtaining health services.
kesehatan. Namun, kegiatan puskesmas seringkali However, the activities of the puskesmas are often
terkendala oleh pasokan listrik yang hanya dilayani pada constrained by the supply of electricity which is only served
malam hari, sedangkan pada siang hari Puskesmas ini at night, while during the day the puskesmas relies heavily
sangat bergantung pada generator diesel yang terbatas on limited diesel generators to operate various medical
untuk mengoperasikan berbagai peralatan medis. equipment.

Pada 1 September 2021, ITM melalui anak usaha, yaitu


BEK menyerahkan panel surya rooftop berkapasitas 6.000 On September 1, 2021, ITM, through its subsidiary, BEK,
WPH untuk mendukung operasional Puskesmas. Melalui delivered roof top solar panels with a capacity of 6,000
bantuan tersebut, Puskesmas mampu beroperasi 24 jam WPH to support the operations of the Puskesmas. Through
untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi 2.855 this assistance, the Puskesmas was able to operate 24 hours
masyarakat. Program ini mampu menghemat pengeluaran to improve health services for 2,855 people. This program
jika dibandingkan dengan penggunaan genset diesel sekitar is able to save costs when compared to the use of diesel
USD4.816 per tahun melalui penghematan 151 liter bahan generator sets of around USD 4,816 per year through saving
bakar, serta mengurangi emisi karbon sekitar 148,59 ton 151 liters of fuel, as well as reducing carbon emissions by
setara CO2 per tahun. Selama masa pandemi COVID-19 around 148.59 tons of CO2 equivalent per year. During the
program ini juga mendukung penyimpanan vaksin yang COVID-19 pandemic, this program also supports the storage
membutuhkan listrik yang berkelanjutan untuk menjamin of vaccines that require continuous electricity to ensure the
kualitas vaksin COVID-19. quality of the COVID-19 vaccine.

144
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Aktivitas 1. Sosialisasi pengoperasian atap panel surya 1. Socialization to operate rooftop solar panel
2. Penyediaan solar panel rooftop 6000 WPH 2. Providing roof top solar panel 6000 WPH
untuk menunjang kegiatan medis in order to support medical activities in
di Puskesmas Puskesmas (community health center)

Ekonomi Total anggaran CD 2021 = USD 11.908 Total CD Budget (2021) = USD 11,908
Input Output Hasil

Panel surya atap 6000 WPH untuk Puskesmas 6000 WPH roof top solar panel for Puskesmas

Menghemat sekitar USD 4.816 per tahun Saving around USD 4,816 per year compared
dibandingkan dengan menggunakan generator than using diesel generator as energy sources.
diesel sebagai sumber energi.
Penghematan biaya jangka panjang dibandingkan Long term cost saving compares than using
Dampak

dengan menggunakan generator diesel sebagai diesel generator as energy sources.


sumber energi.

Lingkungan Menggunakan panel surya atap energi terbarukan Using renewable energy roof top solar panel as
Input Output Hasil

sebagai generator energi. energy generator.

Ramah lingkungan melalui penggunaan sumber Environmentally friendly through using


energi terbarukan. renewable energy sources.

1. Menghemat 55.188 liter konsumsi bahan 1. Saving 55,188 litre per year of fuel
bakar per tahun dibandingkan dengan consumption compared than using diesel
menggunakan generator diesel sebagai generator as energy sources.
sumber energi.
2. Reduksi karbon sekitar 148,59 ton setara 2. Carbon reduce around 148.59 tons of CO2
CO2 per tahun dibandingkan dengan equivalent per year compared than using
menggunakan generator diesel sebagai diesel generator as energy sources.
sumber energi.
1. Meningkatkan kualitas udara dengan 1. Improving the air quality using zero
Dampak

menggunakan sumber energi nol emisi. emission energy sources.


2. Pengurangan karbon jangka panjang 2. Long term carbon reducing compare than
dibandingkan dengan menggunakan using diesel generator as energy sources.
generator diesel sebagai sumber energi.

Sosial Tiga anggota masyarakat desa sebagai Three villages community members as the
Input

penerima manfaat di pusat pelayanan kesehatan beneficiaries in community health service center.
masyarakat.
Penguatan pelayanan kesehatan masyarakat Strengthening public health services through
Output Hasil

melalui pembangki tenaga listrik untuk electricity generation to support medical


mendukung kegiatan medis. activities in the day.

Sebanyak 2.855 orang di Benangin I, II V 2,855 people in Benangin I, II V received


mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal optimum health services from puskesmas.
dari puskesmas.
Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Improving community health status in the
Dampak

dalam jangka panjang. long term.

145
Pemberdayaan Perempuan melalui
Kelompok Usaha Kerajinan Sasirangan
Empowering Women through Sasirangan Handicraft Business Group

Sejak 2018 JBG telah memberdayakan kelompok Since 2018 JBG has empowered women’s groups in
perempuan di Desa Karangrejo dan Jorong yang tidak Karangrejo and Jorong villages who used to be unemployed
bekerja dan berasal dari kelompok kurang mampu, untuk and come from underprivileged groups. They develop
mengembangkan kerajinan dari kain Sasirangan, jenis motif handicrafts from Sasirangan fabric, a type of batik motif
kain batik khas Kalimantan Selatan. Sebanyak 3 kelompok typical of South Kalimantan. A total of 3 women groups
perempuan pengrajin Sasirangan terbentuk dengan anggota of Sasirangan women artisans were formed with active
kelompok yang aktif. Grup Sasirangan ini memproduksi group members. The Sasirangan Groups produce a variety
berbagai produk Sasirangan seperti kain batik Sasirangan, of products such as Sasirangan batik fabric, clothes, masks,
baju, topeng, tas, kemeja, dan yang terbaru adalah produk bags, shirts, and most recently, 3-dimensional motifs

03
motif 3 dimensi (Sasirangan 3D) dan Ringkel Sasirangan (Sasirangan 3D) and Ringkel Sasirangan which were the
yang dikembangkan oleh kelompok sebagai produk inovasi. group’s innovation.

Dalam produksinya, salah satu kelompok (Asri Sasirangan) In its production, one of the groups (Asri Sasirangan) also
juga menggunakan bahan organik untuk membuat uses organic materials to diversify product in the form of eco-
diversifikasi produk berupa eco-print untuk mengurangi prints to reduce environmental pollution due to the use of
pencemaran lingkungan akibat penggunaan pewarna kimia. chemical dyes. Until the end of 2021, the Karjo handicrafts in
Hingga akhir tahun 2021, kinerja produksi kerajinan Karjo Karang Rejo Village managed to produce 4,090 products, the
di Desa Karang Rejo mencapai 4.090 produk, kelompok Sasirangan Asri group in Karangrejo Village 1,360 products,
Sasirangan Asri di Desa Karangrejo mencapai 1.360 produk, and the Calap Baimbai Sasirangan group in Jorong village
dan untuk kelompok Calap Baimbai Sasirangan di desa 313 products with total sales amounted to IDR330,440,000.
Jorong mencapai 313 produk dengan total penjualan
mencapai Rp330.440.000.

Di masa COVID-19, kelompok pengrajin wanita binaan JBG During the COVID-19 period, the women artisan group
berinovasi dengan memproduksi masker. Kelompok juga fostered by JBG innovated by producing masks. The group
berkontribusi dengan memproduksi masker kain sasirangan also contributed by producing 2,347 pcs of sasirangan cloth
sebanyak 2.347 pcs yang dipasok untuk kebutuhan masker masks which were supplied for the needs of masks inside
di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan. Program and outside the company. The results of this program’s
ini mendapatkan hasil nilai survei kepuasan 71,79 (Puas) dari community satisfaction survey reached the score of 71.79
masyarakat pada tahun 2021. (Satisfied) from the community in 2021.

146
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Aktivitas 1. Peningkatan kapasitas Kelompok Sasirangan 1. Sasirangan Group capacity building through
melalui pelatihan, pendampingan ahli. training, expert assistance.
2. Dukungan modal dasar untuk memulai 2. Support in basic capital to initiate business
pengembangan usaha. development.
3. Mempromosikan produk sasirangan untuk 3. Promote sasirangan product to join in local and
mengikuti event pameran lokal dan nasional. national exhibition events.
4. Dukungan dalam pengembangan pemasaran 4. Support in marketing development through
melalui koneksi perusahaan. company connection.
5. Pelatihan dan monitoring pembukuan untuk 5. Book keeping training and monitoring to ensure
memastikan administrasi yang baik dalam good administration in managing business.
mengelola bisnis.
6. Memfasilitasi Asri Sasirangan untuk mengikuti 6. Facilitate Asri Sasirangan to followed Eco-print
Pelatihan Ecoprint di Jogjakarta (teknik Training in Jogjakarta (Coloring technique with
mewarnai dengan bahan ramah lingkungan). environmentally friendly material).
7. Bekerja sama dengan tim reklamasi JBG untuk 7. In collaboration with JBG reclamation team to
mengembangkan tanaman yang digunakan developing plants which used as raw material
sebagai bahan baku pewarnaan eco-print. for eco-print coloring.
8. Instalasi pengolahan air limbah. 8. Installation wastewater treatment.
9. Sosialisasi limbah kimia dan non kimia kepada 9. Socialization about chemical and non-chemical
Calap Baimbai Sasirangan Group. waste to Calap Baimbai Sasirangan Group.
10. Memfasilitasi Pelatihan promosi dan 10. Facilitate Training of promotion and marketing
pemasaran online untuk kelompok sasirangan online for sasirangan group and other small
dan kelompok usaha kecil lainnya. business group.
11. Mendorong program Masker Sasirangan untuk 11. Encourage Sasirangan Mask program to
meningkatkan pemasaran produk Sasirangan increasing marketing of Sasirangan product
selama masa pandemi COVID-19. during in COVID-19 pandemic.

Ekonomi Total anggaran CD Rp144.478.589 Total CD Budget IDR144,478,589


Input Output

1. Tiga kelompok perempuan produksi 1. 3 Sasirangan production women groups


Sasirangan di Desa Karang rejo dan Desa in Karang rejo Village and Jorong Village
Jorong (Karjo Craft, Asri Sasirangan, dan (Karjo Craft, Asri Sasirangan, and Calap
Calap Baimbai Sasirangan). Baimbai Sasirangan).
2. Delapan keterampilan teknis & non-teknis 2. 8 Technical & non-technical skills for the
untuk kelompok perempuan. women groups.
1. Sebanyak 19 anggota kelompok 1. 19 members of sasirangan women
Hasil

pemberdayaan perempuan sasirangan empowerment group received additional


menerima penghasilan tambahan. income.
2. Total pendapatan kotor yang diterima oleh 2. Total gross income received by the group:
grup:
• Kerajinan Karjo: Rp116.740.000 (Desember • Karjo craft: IDR116,740,000 (December
2018 - sekarang) 2018 - present)
• Asri Sasirangan: Rp172.430.000 • Asri Sasirangan: IDR172,430,000
(September 2019 – sekarang) (September 2019 – present)
• Calap Baimbai Sasirangan: Rp41.270.000 • Calap Baimbai Sasirangan: IDR41,270,000
(November 2020 – sekarang) (November 2020 – present)
3. Jumlah produksi: 3. Total production:
• Kerajinan Karjo: 4.090 item • Karjo craft: 4,090 item
• Asri Sasirangan: 1.360 pcs • Asri Sasirangan: 1,360 pcs
• Calap Baimbai Sasirangan: 313 pcs • Calap Baimbai Sasirangan: 313 pcs
1. Membuka lowongan kerja baru untuk ibu 1. Open new job for housewives in the
Dampak

rumah tangga di lingkungan sekitar. neighborhood.


2. Meningkatkan kesejahteraan ekonomi. 2. Increase economic welfare.

Lingkungan 1. Menggunakan pewarna organik (bahan ramah 1. Using organic coloring (environmentally
Input

lingkungan). friendly material).


2. Mengembangkan pengelolaan air limbah. 2. Developing wastewater management.

147
Lingkungan 1. Asri Sasirangan mulai memproduksi eco-print 1. Asri Sasirangan start to produce eco-print
Output

sebagai salah satu diversifikasi produk. as one of diversification product.


2. Asri Sasirangan mulai mengelola air limbah 2. Asri Sasirangan start to manage
dari produksi Sasirangan. wastewater from Sasirangan production.
Asri Sasirangan menghasilkan 70 eco-print. Asri Sasirangan produce 70 eco-print.
Hasil Dampak

1. Peningkatan kualitas sanitasi lingkungan 1. Improving the quality of environment


melalui pengelolaan sampah di tingkat rumah sanitation by waste management at
tangga. household level.
2. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk 2. Increasing awareness of communities to
mengelola sampah. manage waste.

Sosial 1. Tiga anggota komunitas sebagai 1. 3 community members as the Sasirangan


Input

pengembangan bisnis Sasirangan. business development.


2. Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan 2. Improving skill and business knowledged
bisnis ibu rumah tangga. of housewives.
3. Berkontribusi dalam aksi pencegahan 3. Contribute on COVID-19 prevention action.
COVID-19.
1. Meningkatkan moral melalui pemberdayaan 1. Increase morale through women
Output

perempuan. empowerment.
2. Menambah skill dan pengetahuan bisnis ibu 2. Increase skill and business knowledge of
rumah tangga. housewives.
3. Kerajinan Karjo memproduksi topeng 3. Karjo craft produce Sasirangan mask for
Sasirangan untuk kebutuhan perusahaan the need of the company and outside the
dan luar perusahaan dan bahan baku (kain company and the raw material (Sasirangan
Sasirangan) dipasok dari Asri Sasirangan. fabric) supplied from Asri Sasirangan.
1. Sebanyak 19 anggota kelompok 1. 19 members of sasirangan women
Hasil

pemberdayaan perempuan sasirangan. empowerment group.


2. Lima ibu rumah tangga di lingkungan (bukan 2. 5 housewives in the neighborhood (not
anggota kelompok) mendukung produksi group member) support their Sasirangan
Sasirangan mereka. production.
3. Sebanyak 24 keluarga telah meningkatkan 3. 24 Family has improved their income.
pendapatan mereka.
4. Total produksi masker Sasirangan sebesar 4. Total production Sasirangan mask is
2.347 pcs. 2,347 pcs.
Peningkatan kualitas sumber daya masyarakat. Increasing quality of community resources.
Dampak

148
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Membangun Generasi Emas melalui


Beasiswa Pendidikan Tinggi
Building Golden Generation through Higher Education Scholarships

04
Dalam beberapa tahun terakhir, beasiswa bagi siswa In the last few years, scholarships for outstanding students
berprestasi menjadi program unggulan BEK. Program ini have become BEK’s flagship program. This program targets
menyasar masyarakat yang menempuh studi di perguruan people who are studying in college or universities, both at
tinggi, baik pada jenjang S1 (Sarjana) maupun D3 (Sarjana). the S1 (Bachelor degree) and D3 (Associate’s degree). This
Program ini dilatarbelakangi oleh potensi pengembangan program is created following the potential for human
sumber daya manusia yang terlihat di masyarakat sekitar resource development in the community around BEK who
BEK melalui tingkat kesadaran yang tinggi dalam pendidikan appear to have a high level of awareness in formal education.
formal. Hal tersebut juga menjadi salah satu aspirasi Data from social mapping also showed that the education
masyarakat yang didukung oleh data hasil pemetaan sosial. sector is also one of their aspirations.

Sejauh ini, sudah ada 85 penerima program beasiswa dari To date, there have been 85 recipients of BEK’s scholarship
BEK. Sebanyak 21 orang telah lulus dan sudah bekerja program. As many as 21 people have graduated and have
di berbagai bidang pekerjaan, seperti tenaga pengajar, worked in various fields, including as teaching staff, health
tenaga kesehatan, dan karyawan perusahaan. Program workers, and company employees. The scholarship program
beasiswa yang telah dilaksanakan mendapat apresiasi yang has received appreciation from the government and the
cukup baik dari pemerintah maupun masyarakat sekitar, surrounding community; therefore this program will continue
sehingga program ini akan terus dilaksanakan seiring dengan along with the increasing awareness of the community to
meningkatnya kesadaran masyarakat untuk bersaing dalam compete in the world of education
dunia pendidikan.

Aktivitas Memberikan kesempatan kepada siswa Provide an opportunity to outstanding students


berprestasi untuk mengenyam pendidikan, to earn an education , so they have more focus
sehingga mereka lebih fokus dalam belajar. in their studies

149
Ekonomi Total anggaran CD USD166.772,74 Total CD Budget USD166,772.74
Input Output Hasil

Sebanyak 85 orang menerima beasiswa sejak 85 people have received scholarship since 2012.
tahun 2012.

1. Sebanyak 21 mahasiswa lulusan sudah bekerja. 1. 21 graduated students have been worked.
2. Sebanyak 64 siswa melanjutkan studinya. 2. 64 students still continue their studies.

1. Buka lowongan kerja baru untuk masyarakat 1. Open new job for people in the neighborhood
Dampak

di lingkungan sekitar
2. Meningkatkan kesejahteraan ekonomi 2. Increase economic welfare

Sosial Potensi pengembangan SDM melalui hasil Potential for human resource development
Input

pemetaan sosial dan diskusi dengan masyarakat. through the results of social mapping and
discussions with the community.
Enam warga masyarakat desa & 10 siswa dari Six villages community members & 10 students
Output Hasil

Ring II sebagai penerima beasiswa program. from Ring II as the beneficiaries for scholarship
program.

Sebanyak 21 keluarga mendapatkan kesempatan 21 families get the opportunity to improve their
untuk meningkatkan kualitas hidupnya. quality of life.

Peningkatan kualitas sumber daya masyarakat. Increasing quality of community resources.


Dampak

Sudah ada 85 penerima program beasiswa dari BEK.


Sebanyak 21 orang telah lulus dan sudah bekerja di
berbagai bidang pekerjaan, seperti tenaga pengajar,
tenaga kesehatan, dan karyawan perusahaan.
There have been 85 recipients of BEK’s scholarship program. As many as 21
people have graduated and have worked in various fields

150
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

Menyiapkan Tenaga Terampil melalui


Pelatihan Keterampilan
Preparing Skilled Personnel through Skills Training

ITM melalui anak usaha, yaitu EMB, memfasilitasi ITM through its subsidiary, EMB, facilitated training

05
pelatihan bagi 24 pemuda. Pelatihan yang diberikan berupa for 24 youths. The training was on welding skills for 12
keterampilan mengelas bagi 12 orang penerima manfaat beneficiaries and two-wheel mechanic training for 12
dan pelatihan mekanik roda dua bagi 12 penerima manfaat. beneficiaries. This training aims to increase the capacity
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas of youth with certified skills that can help them in getting
pemuda dengan keterampilan bersertifikat yang mendukung job opportunities. EMB partnered with certified service
mereka dalam mendapatkan kesempatan kerja. EMB telah providers has held 10-day training.
mengadakan kerja sama pelatihan dengan penyedia layanan
bersertifikat selama 10 hari pelatihan.

Sebanyak 24 peserta telah menyelesaikan pelatihan dan A total of 24 participants have completed the training
lulus uji kompetensi, dan sebanyak 12 penerima manfaat and passed the competency test, and 12 beneficiaries
telah mendapatkan pekerjaan di bidang industri seperti have been employed in industrial field such as workshops,
bengkel, sektor pemerintahan dan industri pertambangan. the government sector and the mining industry. Another
Satu peserta lainnya berhasil membuka bengkel sendiri participant managed to open his own workshop to produce
untuk menghasilkan produk besi di desa binaan. EMB juga iron products in the fostered village. EMB also supported
memberikan dukungan berupa workshop dan bantuan them with workshops and welding equipment assistance for
peralatan las bagi peserta yang telah berhasil membuka participants who have successfully opened their workshops.
workshopnya. Program ini meningkatkan pendapatan This program increased the alumni’s income with an average
bagi alumni dengan pendapatan rata-rata Rp3,2 juta per of IDR3.2 million per month and improved their economic
bulan dan meningkatkan status ekonomi dan daya saing status and skills competitiveness.
keterampilan mereka.

151
Aktivitas 1. Melakukan screening peserta diklat dari 1. Conducted screening of training
4 desa ring 1 yang terdiri dari 12 peserta participants from 4 ring 1 villages
diklat las dan 12 peserta diklat mekanik consisting of 12 welding training and 12 two
roda dua. wheel mechanic training participants.
2. Menentukan vendor yang akan bekerja sama 2. Determine the vendors that will cooperate,
yaitu SMKN 02 Samarinda untuk pelatihan namely SMKN 02 Samarinda for welding
pengelasan dan SMKIM 04 Samarinda untuk training and SMKIM 04 Samarinda for two
pelatihan mekanik roda dua wheel mechanic training.
3. Durasi pelatihan 10 hari. 3. The duration of the training is 10 days.
4. Peserta diklat mendapatkan sertifikat 4. Training participants receive a competency
kompetensi dari vendor penyedia. certificate from the provider vendor.
5. EMB memberikan bantuan bengkel dan 5. EMB provides workshop and welding
peralatan las bagi peserta yang telah equipment assistance for participant
berhasil membuka usaha bengkel dan las who have successfully opened two wheel
sepeda motor roda dua. motorcycle repair and welding businesses.

Ekonomi Total anggaran CD Rp131 juta. Total CD Budget IDR131 million.


Input Output Hasil

Sebanyak 24 peserta pelatihan menyelesaikan 24 training participant completed the training


pelatihan dan lulus uji kompetensi. and pass the competency test.

1. Sebanyak 12 peserta pelatihan diterima 1. 12 training participants are accepted to


bekerja di industri. work in industry.
2. Satu peserta pelatihan membuka usaha 2. 1 training participant opens the workshop
bengkel. business.
3. Perolehan pendapatan dengan pendapatan 3. Income generation with average income
rata-rata peserta pelatihan Rp3,2 juta for training participant IDR3.2 million
per bulan. per month.
1. Meningkatkan status ekonomi peserta 1. Improve economic status of training
Dampak

pelatihan. participant.
2. Menciptakan lingkaran ekonomi baru di desa 2. Create new economic circle in village
melalui kewirausahaan baru. through new entrepreneurship.
3. Meningkatkan daya saing dalam mencari 3. Increase competitiveness in finding work
pekerjaan dengan keterampilan yang dimiliki. with the skills possessed.

Lingkungan 24 peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan 24 training participant received safety and
Output

tentang keselamatan dan lingkungan. environmental knowledge.

Sosial 1. Pemerataan keterampilan di desa binaan 1. Equal distribution of skills in the fostered
Input

village.
2. Mengurangi pengangguran dan menciptakan 2. Reduce unemployment and create job
lapangan kerja opportunities.
1. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat 1. Improve community quality of life with life
Dampak

dengan peningkatan kecakapan hidup skill improvement


2. Menciptakan wirausaha baru dari peserta 2. Create new entrepreneurship from
yang sudah membuka workshop sendiri participant who has opened own workshop

152
Melindungi Pekerja, Menjaga Masyarakat Laporan Keberlanjutan
Protecting Employees, Safeguarding Community Sustainability Report

DUKUNGAN SOSIAL BUDAYA BAGI SOCIO-CULTURAL SUPPORT FOR DAYAK


MASYARAKAT ADAT DAYAK [MM5] INDIGENOUS PEOPLE [MM5]

Suku Dayak diidentikkan sebagai masyarakat adat The Dayak tribe is identified as an indigenous people
yang memiliki keunikan berupa tradisi dan budaya. who have a unique tradition and culture. One of ITM’s
Salah satu anak usaha, yaitu TCM beroperasi di subsidiaries, TCM, operates in East Kalimantan and
Kalimantan Timur dan berinteraksi dengan masyarakat interacts with the Dayak community. Currently,
Dayak. Saat ini, ada 3.233 orang Suku Dayak yang there are 3,233 Dayak people living in the area.
tinggal di daerah tersebut. Dengan kesadaran akan With an awareness to preserve local culture, ITM
pelestarian budaya lokal, ITM bekerja sama dengan collaborated with Dayak community leaders to
tokoh masyarakat Dayak untuk mengidentifikasi cara identify ways to preserve this precious culture. After
melestarikan budaya yang berharga ini. Setelah melalui a series of consultations, ITM initiated a project to
serangkaian konsultasi, ITM memprakarsai proyek respect indigenous peoples called the “Dayak Cultural
penghormatan masyarakat adat yang disebut “Proyek Conservation Project” as a genuine effort of the
Pelestarian Budaya Dayak” sebagai upaya nyata dari Company’s commitment to preserving the customs
komitmen Perusahaan untuk melestarikan adat dan and culture of the Dayak community.
budaya masyarakat Dayak.

Pada bulan Juni 2021, TCM menyerahkan rumah adat In June 2021, TCM handed over the Dayak traditional
Dayak yaitu Lamin (Lou) Bentian Besar yang telah house, Lamin (Lou) Bentian Besar, which had been
terselesaikan dengan realisasi lebih dari Rp7 miliar. completed with realized cost of more than IDR7
Rumah berukuran 50 x 25 meter ini menjadi kantor billion. The 50x25 meter house accommodates the
pemuka adat Dayak, pameran adat dan budaya, offices of Dayak traditional leaders, traditional and
serta ruang pertemuan. Dengan berdirinya Lamin cultural exhibitions, and meeting room. With the
atau Lou, dapat menjadi tanda bahwa generasi Kutai existence of Lamin or Lou , indicates the West Kutai
Barat khususnya Dayak di kawasan Bentian Besar young generation, especially the Dayak community
tidak tergerus oleh budaya asing. Mereka bangga in Bentian Besar area, remain unaffected by foreign
menjadi bagian dari penerus warisan budaya nenek culture. They are proud to inherit the cultural heritage
moyang mereka. of their ancestors.

Lamin Bentian merupakan program pemberdayaan Bentian lamin is a tourism-based empowerment


berbasis pariwisata yang menggambarkan program that features the cultural characteristics
karakteristik budaya masyarakat Kutai Barat. of the West Kutai community. This program is TCM’s
Program ini merupakan inovasi sosial TCM dalam social innovation in supporting the economic, social
mendukung keberlanjutan ekonomi, sosial dan and environmental sustainability of the surrounding
lingkungan masyarakat sekitar, terutama untuk community, especially to prepare for the mine closure
mempersiapkan fase penutupan tambang. TCM juga stage. TCM also supports an electricity supply system
mendukung sistem suplai listrik dengan tenaga solar powered by rooftop solar panels. This alternative
panel atap. Melalui energi listrik alternatif tersebut, electrical energy has increased in energy efficiency
didapatkan peningkatan efisiensi energi sebesar 3,5 of 3.5 GJ, as well as reduced GHG emissions of 0.25
GJ, serta penurunan emisi GRK sebesar 0,25 ton CO2- tons of CO2-eq per year. Through this program, TCM
eq per tahun. Melalui program ini, TCM berkontribusi contributes in promoting and protecting the world’s
dalam mempromosikan dan melindungi warisan cultural heritage for the achievement of SDGs 11 of
budaya dunia di bawah SDGs 11 Kota dan Komunitas Sustainable Cities and Communities.
Berkelanjutan.

153
MELINDUNGI DAN MENJAGA MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19
Protecting and Safeguarding the Community during the COVID-19 Pandemic

Meski dihadapkan pada pandemi COVID-19, ITM tetap Despite being faced with the COVID-19 pandemic,
melaksanakan program-program pemberdayaan ITM continued to carry out sustainable empowerment
sevara berkelanjutan dengan tidak mengabaikan programs without neglecting strict health protocols. ITM
protokol kesehatan yang ketat. Di sisi lain, ITM juga has also been actively providing support and assistance
turut aktif memberikan dukungan dan bantuan bagi for efforts to overcome the COVID-19 pandemic. During
upaya penanggulangan Pandemi COVID-19. Selama the reporting period, ITM has realized approximately
periode pelaporan, ITM telah merealisasikan sekitar IDR20 billion through ITM Jakarta’s CD and CSR funds.
Rp20 miliar melalui dana CD dan CSR ITM Jakarta. Some of the prevention and handling activities for the
Beberapa kegiatan pencegahan dan penanganan COVID-19 pandemic in 2021 include:
pandemi COVID-19 pada tahun 2021 di antaranya:
1. Bantuan alat pelindung diri bagi tenaga kesehatan 1. Personal protective equipment assistance for
health workers
2. Kampanye 3M berupa baliho dan spanduk di 2. 3M (wearing mask, washing hands, social
lingkungan masyarakat distancing) campaign through billboards and
banners in the community
3. Bantuan bahan pokok untuk masyarakat 3. Asisstance of grocery package for people affected
terdampak COVID-19 by COVID-19
4. Penyediaan dapur umum bekerjasama dengan TNI 4. Provision of emergency kitchens in collaboration
with the Armed Forces
5. Bantuan obat-obatan dan kebutuhan medis 5. Assistance for medicines and medical supplies
melalui CSR dari ITM through CSR from ITM

154
Lampiran Laporan Keberlanjutan
Appendix Sustainability Report

Lampiran
Appendix

JUMLAH KECELAKAAN KERJA [403-2]


Number of Occupational Accident

2021 2020 2019


ITM dan Anak Usaha
ITM and Subsidiaries’ Fatal Berat Ringan Fatal Berat Ringan Fatal Berat Ringan
Fatal Major Minor Fatal Major Minor Fatal Major Minor
PT Bharinto Ekatama 0 1 0 0 0 0 0 3 0
PT Kitadin Embalut 0 1 0 0 0 0 0 1 0
PT Kitadin Tandung Mayang 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PT Indominco Coal Mining 1 0 0 0 2 0 0 2 0
PT Jorong Barutama
0 0 0 0 1 0 0 1 0
Greston
PT Trubaindo Coal Mining 0 1 0 0 1 0 0 4 0
PT GasEmas 0 0 0 0 1 0 0 4 0
PT Indo Tambangraya
0 0 0 0 1 0 0 4 0
Megah - STSC
Total 1 3 0 0 4 0 0 11 0

Keterangan: Notes:
TRUST merupakan kontraktor dari WIUP IMM, WIUP TCM TRUST is a contractor from WIUP IMM, WIUP TCM and
dan WIUP BEK. WIUP BEK

INJURY RATE DAN LOST DAY RATE [403-2]


Injury Rate and Lost Day Rate

2021 2020 2019


ITM dan Anak Usaha
ITM and Subsidiaries’ Injury Rate Lost day Rate Injury Rate Lost day Rate Injury Rate Lost day Rate

PT Bharinto Ekatama 0.11 3.55 0.00 0.00 0.31 11.03


PT Kitadin Embalut 0.24 23.98 0.00 0.00 0.28 1.11
PT Kitadin Tandung
0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Mayang
PT Indominco Coal Mining 0.07 423.28 0.11 0.92 0.09 1.63
PT Jorong Barutama
0.00 0.00 0.33 200.67 0.32 62.49
Greston
PT Trubaindo Coal Mining 0.08 0.30 0.07 0.20 0.21 3.62
PT GasEmas 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
PT Indo Tambangraya
0.00 0.00 N/A N/A N/A N/A
Megah - STSC

Total 0.09 136.46 0.08 12.73 0.19 7.22

Keterangan: Notes:
TRUST merupakan kontraktor dari WIUP IMM, WIUP TCM TRUST is a contractor from WIUP IMM, WIUP TCM and
dan WIUP BEK. WIUP BEK

155
IZIN PINJAM PAKAI KAWASAN HUTAN (IPPKH) YANG DIMILIKI ITM
Lease-to Use Forest Permit (IPPKH) ITM

Wilayah Operasi Jenis dan Nomor Izin


Operation Area Permit Number
• SK. 406/Menhut-II/2010 Jo. SK. 671/Menlhk/Setjen/PLA.0/9/2019
PT Jorong Barutama Greston
• SK. 637/Menhut-II/2011 jo. SK 1080/MENLHK/setjen/PLA.0/11/2021
• SK. 644/Menhut-II/2009
PT Kitadin - Tandung Mayang • [Link]. 387/Menlhk/Setjen/PLA.0/6/2019
• jo. SK. 116/1/KLHK/2020
• SK. 549/Menhut-II/2013
• SK. 420/Menhut-II/2013
PT Indominco Mandiri • SK. 538/Menhut-II/2010 jo. SK. 281/ Menlhk/Setjen/PLA.0/5/2021
• SK. 565/Menhut-II/2010 [Link]. 169/Menlhk/Setjen/PLA.0/4/2021
• SK. 174/Menhut-II/2009 jo. SK.656/Menlhk/Setjen/PLA.0/9/2019
• SK. 621/Menhut-II/2010 [Link]. 384/Menlhk/Setjen/PLA.0/6/2021
PT Bharinto Ekatama • SK. 946/Menhut-II/2013 jo. SK 539/2020 jo. SK.216/2021
• SK.704/Menlhk/Setjen/PLA.0/9/2019
• SK. 300/Menhut-II/2013
PT Trubaindo Coal Mining
• SK. 945/Menhut-II/2013
PT Graha Panca Karsa SK 695/Menhut-II/2014

PT Nusa Persada Resources SK.100/MENLHK/SETJEN/PLA.O/2/2020

JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN KEWARGANEGARAAN DAN GENDER


Number of Employees Based on Citizenship and Gender

2021 2020 2019


WNI WNA WNI WNA WNI WNA
Entitas Indonesian Expatriate Indonesian Expatriate Indonesian Expatriate
Entity Citizen Citizen Citizen
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female
PT Indo
Tambangraya 112 32 19 2 95 29 17 3 109 33 18 3
Megah
PT Indominco
518 72 13 0 558 79 16 0 588 83 17 0
Mandiri
PT Trubaindo
458 77 6 1 541 95 7 1 560 98 7 2
Coal Mining
PT Bharinto
170 38 3 0 117 26 10 0 123 28 10 0
Ekatama
PT Kitadin 130 23 2 0 131 24 1 0 141 24 2 0
PT Jorong
Barutama 119 11 1 0 127 11 1 0 132 12 1 0
Greston
PT Tambang
Raya Usaha 570 18 9 1 487 20 8 1 844 31 9 1
Tama
PT GasEmas* 0 0 0 0 24 3 1 0 25 4 2 0
PT Nusa
Persada 6 1 0 0 2 1 0 0 2 1 0 0
Resources

156
Lampiran Laporan Keberlanjutan
Appendix Sustainability Report

2021 2020 2019


WNI WNA WNI WNA WNI WNA
Entitas Indonesian Expatriate Indonesian Expatriate Indonesian Expatriate
Entity Citizen Citizen Citizen
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female
PT ITM Bhinneka
4 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0
Power
PT Tepian Indah
1 0 0 0 2 0 0 0 2 0 0 0
Sukses
PT Energi
Batubara 1 1 1 0
Perkasa
PT Graha Panca
15 3 0 0
Karsa
2,104 276 55 5 2,084 288 61 5 2,526 314 66 6
Total 2,380 60 2,372 66 2,840 72
2,440 2,438 2,912

Keterangan: Notes:
* GEM per Febuari 2021 : Lokal Pria = 23, Lokal Wanita = 3, * GEM per Febuary 2021 : Male Local = 23, Female Local = 3,
Expat Male : 1, Expat Wanita =0 Expat Male : 1, Expat Female = 0

JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN STATUS KEPEGAWAIAN [2-7]


Number of Employee Based on Employment Status

2021 2020 2019


Entitas
Entity Tetap Kontrak Tetap Kontrak Tetap Kontrak
Permanent Contract Permanent Contract Permanent Contract
PT Indo Tambangraya Megah 130 35 121 23 133 30
PT Indominco Mandiri 589 14 635 18 663 25
PT Trubaindo Coal Mining 525 17 622 22 636 31
PT Bharinto Ekatama 199 12 135 18 130 31
PT Kitadin 147 8 151 5 154 13
PT Jorong Barutama Greston 130 1 138 1 143 2
PT Tambang Raya Usaha Tama 247 351 294 222 646 239
PT GasEmas* 0 0 17 11 19 12
PT Nusa Persada Resources 6 1 1 2 0 3
PT ITM Bhinneka Power 1 5 0 0 0 0
PT Tepian Indah Sukses 1 0 2 0 2 0
PT Energi Batubara Perkasa 2 1
PT Graha Panca Karsa 15 3
1,992 448 2,116 322 2,526 386
Total
2,440 2,438 2,912

Keterangan: Notes:
* GEM per Febuari 2021 : Permanent = 17; Kontrak = 10 * GEM as of February 2021 : Permanent = 17; Contract = 10

157
JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN LOKASI POINT OF HIRE
Number of Employees based on Point of Hire location

Wilayah
2021 2020 2019
Area

Kalimantan Timur
1,668 1,641 2,054
East Kalimantan
Kalimantan Selatan
123 114 112
South Kalimantan
Kalimantan Tengah*
3 N/A N/A
Center Kalimantan
Luar Kalimantan
646 683 112
Outside Kalimantan
Total 2,440 2,438 2,278

Keterangan: Notes:
* Tahun 2021 site yang berada di Kalimantan Tengah masih * In 2021 the site in Central Kalimantan is still in the pre-
tahap pra operasi operation stage

JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN


Number of Employees based on Level of Education

2021 2020 2019


Pendidikan
Education Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
SD
60 14 63 14 68 14
Elementary School
SMP
111 5 121 6 144 6
Junior High School
SMA
1,166 51 1110 54 1,439 56
Senior High School
D3
167 35 172 39 197 46
Diploma
S1
608 160 568 156 615 166
Bachelor Degree
S2
46 16 40 15 43 16
Master Degree
S3
0 0 0 0 2 0
Doctorate
Lain-lain
1 0 71 9 84 16
Others
2,159 281 2,145 293 2,592 320
Total
2,440 2,438 2,912

158
Lampiran Laporan Keberlanjutan
Appendix Sustainability Report

JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN MASA KERJA


Number of Employees Based on Working Period

Entitas
0-5 6 - 11 12 - 17 18 - 23 24 - 29 30 - Up Jumlah
Entity

PT Indo Tambangraya Megah 40 43 51 21 5 5 165

PT Indominco Mandiri 32 74 142 59 196 100 603

PT Trubaindo Coal Mining 75 62 165 235 2 3 542

PT Bharinto Ekatama 81 50 27 47 4 2 211

PT Kitadin 11 20 83 6 11 24 155

PT Jorong Barutama Greston 6 11 18 78 17 1 131

PT Tambang Raya Usaha Tama 397 67 80 24 20 10 598

PT Nusa Persada Resources 5 1 1 7

PT ITM Bhinneka Power 6 6

PT Tepian Indah Sukses 1 1

PT Energi Batubara Perkasa 3 3

PT Graha Panca Karsa 5 1 7 5 18

Total 661 329 574 476 255 145 2,440

JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN USIA DAN GENDER


Number of Employees Based on Age and Gender

2021 2020 2019


Kelompok Umur
Age Group Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
18 - 25 45 8 42 13 51 15

26 - 35 572 133 603 146 759 161

36 - 45 924 108 920 105 1,103 111

46 - 55 599 29 569 27 655 28

56 and Up 19 5 11 2 24 5

Jumlah 2,159 281 2,145 293 2,592 320

Total 2,440 2,438 2,912

159
PERPUTARAN PEKERJA SUKA RELA* [401-1]
Employee Turnover Voluntary

Turn Over Rate (MTD):

0.90%

0.80%

0.70%

0.60%

0.50%

0.40%

0.30%

0.20%

0.10%

0
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Alasan Jumlah
Reason Total

Pensiun Dini
19
Early Pension

Pribadi (Sekolah, Keluarga, Kesehatan)


59
Personal (School, Family, Health)

Pekerjaan & Pengembangan Karier


10
Job Itself & Career Development

Fasilitas & Tunjangan/Kesejahteraan


36
Facility & Benefit/Welfare

Tidak Diketahui
6
Unknown

Kompensasi/Remunerasi
1
Compensation/Remuneration

Lokasi Kerja
2
Work Location

Total 133

Tingkat perputaran: Turn Over Rate YTD:


(Rata-rata jumlah karyawan periode bulanan)/Total (Average monthly number of employees)/Total voluntary
pengunduran diri suka rela = 2,409/133 = 5.52% resignation = 2,409/133 = 5.52%
* pengunduran diri sukarela * voluntary termination

160
Lampiran Laporan Keberlanjutan
Appendix Sustainability Report

JAM PELATIHAN BERDASARKAN GENDER


Training Hours based on Gender

Jumlah pekerja yang Rata-rata jam pelatihan


Jam Pelatihan memperoleh pelatihan per pekerja
Entitas Training Hours Total Employees Receiving Average Training Hours per
Entity Training Employee

Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita


Male Female Male Female Male Female
PT Indo Tambangraya Megah 2,085 517 97 25 21 21

PT Indominco Mandiri 7,514 746 283 44 27 17

PT Trubaindo Coal Mining 2,614 532 144 24 18 22

PT Bharinto Ekatama 1,263 302 65 15 19 20

PT Kitadin 2,433 481 93 17 26 28

PT Jorong Barutama Greston 596 18 34 2 18 9

PT Tambang Raya Usaha Tama 3,047 189 130 7 23 27

PT GasEmas 0 0 0 0 0 0

PT Nusa Persada Resources 74 16 3 1 25 16

PT ITM Bhinneka Power 12 24 2 1 6 24

PT Tepian Indah Sukses 85 0 1 0 85 0

19,723 2,825 852 136


Total
22,548 988

161
Referensi POJK No. 51/POJK.03/2017 dan
Indeks Isi Standar GRI [102-55]
POJK No.51/POJK.03/2017 Reference and GRI Standards Content Index

REFERENSI POJK NO.51/POJK.03/2017


POJK No.51/POJK.03/2017 Reference

Pengungkapan Halaman
No
Disclosure Page Number

1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 10-11


Elaboration on Sustainability Strategy

2 Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan


Summary of Sustainability Aspect Performance

A. Aspek Ekonomi: 4
i. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
ii. Pendapatan atau penjualan;
iii. Laba atau rugi bersih;
iv. Produk ramah lingkungan; dan
v. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan

A. Economic aspects:
i. Quantity of products or services offered;
ii. Revenue or sales;
iii. Net profit or loss;
iv. Environmental-friendly products; and
v. Engagement of local stakeholders concerning the Sustainable Finance business process;

B. Aspek Lingkungan Hidup: 5


i. Pengunaan energi (antara lain listrik dan air);
ii. Pengurangan emisi yang dihasilkan (bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik yang
proses bisnisnya berkaitan langsung dengan Lingkungan Hidup)
iii. Pengurangan limbah dan efluen (limbah yang telah memasuki lingkungan) yang
dihasilkan (bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik yang proses bisnisnya berkaitan
langsung dengan Lingkungan Hidup); atau
iv. Pelestarian keanekargaman hayati (bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik yang proses
bisnisnya berkaitan langsung dengan Lingkungan Hidup)

B. Environmental Aspects:
i. Energy consumption (including electricity and water);
ii. Total emission reductions (in case of FSI, Issuer and Publicly Listed Company whose
business process directly relates to environment);
iii. Reduction of waste and effluents (waste entering the environment) achieved (in case
of FSI, Issuer and Publicly Listed Company whose business process directly relates to
environment); or
iv. Biodiversity conservation (in case of FSI, Issuer and Publicly Listed Company whose
business process directly relates to environment);

C. Aspek Sosial: 6
Uraian mengenai dampak positif dan negatif penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
masyarakat dan lingkungan (termasuk orang, daerah, dan dana)

C. Social Aspects:
A description of the positive and negative impacts out of Sustainable Finance application on
community and environment

3 Profil Singkat Perusahaan:


Brief Company Profile:

A. Visi, misi, dan nilai keberlanjutan 22-23


A. Vision, mission, and values of sustainability

B. Nama, alamat, nomor telepon, nomor faksimili, alamat surat elektronik (e-mail), dan situs/ 21
web, serta kantor cabang dan/atau kantor perwakilan
B. Name, address, telephone number, fax number, e-mail adress, and website/web, as well as
branch and/or representative offices

162
Indeks POJK dan Standar Isi GRI Laporan Keberlanjutan
POJK References & GRI Content Index Sustainability Report

Pengungkapan Halaman
No
Disclosure Page Number

3 Profil Singkat Perusahaan:


Brief Company Profile:
C. Skala usaha: 24
i. Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban (dalam juta rupiah);
ii. Jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan
status ketenagakerjaan;
iii. Persentase kepemilikan saham (publik dan pemerintah); dan
iv. Wilayah operasional

C. Enterprise scale:
i. Total assets or asset capitalization, and total liabilities (in millions of rupiah);
ii. The number of employees by gender, position, age, education, and employment status;
iii. Shareholding percentage (public and government); and
iv. Operational area
D. Penjelasan singkat mengenai produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan; 21, 34
D. Short description on products, services, and business activities;
E. Keanggotan pada asosiasi; 26
E. Membership in association;
F. Perubahan yang bersifat signifikan, antara lain terkait dengan penutupan atau pembukaan 41
cabang, dan struktur kepemilikan
F. Significant changes, such as those relating to branch office closure or opening and
ownership structure.
4 Penjelasan Direksi memuat:
Description on Board of Directors:
A. Kebijakan untuk merespons tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan, paling 14-15
sedikit meliputi:
i. Penjelasan nilai keberlanjutan Perusahaan
ii. Penjelasan respons Perusahaan terhadap isu terkait penerapan Keuangan Berkelanjutan;
iii. Penjelasan komitmen pimpinan Perusahaan dalam pencapaian penerapan Keuangan
Berkelanjutan;
iv. Pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan; dan
v. Tantangan pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan.

A. Policy to respond to challenges in meeting the sustainability strategy, that must cover at least
the following:
i. Elaboration the Company’s sustainability values
ii. Elaboration on the Company’s responses towards issues concerning to the implementation
of Sustainable Finance;
iii. Elaboration on commitment of Company leadership in achieving Sustainable Finance
application;
iv. Achievement of Sustainable Finance application performance ;and
v. Challenges in Sustainable Finance application performance achievement;

B. Penerapan Keuangan Berkelanjutan: 16-19


i. Pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan
hidup) dibandingkan dengan target; dan
ii. Penjelasan prestasi dan tantangan termasuk peristiwa penting selama periode pelaporan
(bagi LJK yang diwajibkan membuat Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan).

B. Application of Sustainable Finance:


i. Achievement of Sustainable Finance application (economic, social, and environmental)
against targets; and
ii. Elaboration on achievements and challenges including notable events during the
reporting period (in case FSI required to make Sustainable Finance Action Plan);

163
Pengungkapan Halaman
No
Disclosure Page Number

4 Penjelasan Direksi memuat:


Description on Board of Directors:
C. Strategi pencapaian target: 14-15
i. Pengelolaan risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan terkait aspek ekonomi,
sosial, dan lingkungan hidup;
ii. Pemanfaatan peluang dan prospek usaha; dan
iii. Penjelasan situasi eksternal ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup yang berpotensi
mempengaruhi keberlanjutan Perusahaan

C. Target achievement strategy:


i. Risk management due to the application of Sustainable Finance related to economic, social
and environmental aspects;
ii. Utilization of business opportunities and prospects; and
iii. Description on economic, social and environmental external situations that have the
potential to affect the Company’s sustainability

5 Tata kelola keberlanjutan memuat:


Sustainability governance includes:

A. Uraian tugas Direksi dan Dewan Komisaris, pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang 58-59
menjadi penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan
A. Description of tasks performed by Board of Directors and Board of Commissioners,
employees, officers and/or work units who are responsible for the implementation of
Sustainable Finance
B. Pengembangan kompetensi Direksi, anggota Dewan Komisaris, pegawai, pejabat dan/ atau 59
unit kerja yang menjadi penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan.
B. Development of Board of Directors’ competencies, Board of Commissioners, employees,
officers and/or work units responsible for implementing Sustainable Finance.
C. Penjelasan mengenai prosedur Perusahaan dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau, 62, 64-68
dan mengendalikan risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan terkait aspek ekonomi,
sosial, dan lingkungan hidup, termasuk peran Direksi dan Dewan Komisaris dalam
mengelola, melakukan telaah berkala, dan meninjau efektivitas proses manajemen risiko
Perusahaan.
C. Elaboration on procedure that Company applies in identifying, measuring, monitoring and
controlling risks for the implementation of Sustainable Finance related to economic, social
and environmental aspects, including the role of the Board of Directors and the Board of
Commissioners in managing, conducting periodic reviews, and analyzing the effectiveness of
the Company’s risk management process.
D. Penjelasan mengenai pemangku kepentingan yang meliputi: 53-55
i. Keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian (assessment)
manajemen;
ii. Pendekatan yang digunakan Perusahaan dalam melibatkan pemangku kepentingan dalam
penerapan Keuangan Berkelanjutan.

D. Description on stakeholders that includes:


i. Stakeholder involvement based on management assessment results.
ii. The approach used by the Company in involving stakeholders in the application of
Sustainable Finance.

E. Permasalahan yang dihadapi, perkembangan, dan pengaruh terhadap penerapan Keuangan 35


Berkelanjutan.
E. Problems faced, progress, and influence to the implementation of Sustainable Finance.

6 Kinerja keberlanjutan:
Sustainable performance:

A. Penjelasan mengenai kegiatan membangun budaya keberlanjutan di Perusahaan 23


A. Elaboration on sustainable culture development activities in the Company

164
Indeks POJK dan Standar Isi GRI Laporan Keberlanjutan
POJK References & GRI Content Index Sustainability Report

Pengungkapan Halaman
No
Disclosure Page Number

6 Kinerja keberlanjutan:
Sustainable performance:

B. Uraian mengenai kinerja ekonomi: 73-77


i. Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi,
pendapatan dan laba rugi
ii. Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi
pada instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan penerapan Keuangan
Berkelanjutan.

B. Description of economic performance:


i. Comparison of targets to performance of production, portfolio, financing targets, or
investments, revenue as well as profit and loss
ii. Comparison of target to performance of portfolio, financing target, or investments in
financial instruments or projects in line with the implementation of Sustainable Finance.
C. Kinerja sosial: 31, 123-154
i. Komitmen Perusahaan untuk memberikan layanan atas produk dan/atau jasa yang setara
kepada konsumen.
ii. Ketenagakerjaan:
• Kesetaraan kesempatan bekerja dan ada atau tidaknya tenaga kerja paksa dan tenaga
kerja anak;
• Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat terendah terhadap upah minimum
regional;
• Lingkungan bekerja yang layak dan aman; dan
• Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai.
iii. Masyarakat:
• informasi kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan dampak positif dan
dampak negatif terhadap masyarakat, sekitar termasuk literasi dan inklusi keuangan;
• mekanisme pengaduan masyarakat serta jumlah pengaduan masyarakat yang diterima
dan ditindaklanjuti; dan
• TJSL yang dapat dikaitkan dengan dukungan pada tujuan pembangunan berkelanjutan
meliputi jenis dan capaian kegiatan program pemberdayaan masyarakat

C. Social performance:
i. The Company’s commitment to provide services for equal products and / or services to
consumers.
ii. Employment:
• Equality of employment opportunities and the presence or absence of forced labor and
child labor;
• Percentage of permanent employee remuneration at the lowest level of the regional
minimum wage;
• Decent and safe work environment; and
• Training and development of employee skills.
iii. Community:
• Information on operational activities or area producing positive and negative impacts on
local community including financial literacy and inclusion;
• Mechanism of community complaints and number of community complaints received
and acted upon; and
• CSER relatable to supports to sustainable development objectives including community
empowerment programme activity achievements.

D. Kinerja Lingkungan Hidup: 80, 87


i. Biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan;
ii. Uraian mengenai penggunaan material yang ramah lingkungan, misalnya penggunaan
jenis material daur ulang; dan

D. Environmental Performance:
i. Environmental costs that incur;
ii. Description on the use of environmentally friendly materials such as material of recyclable
type; and

165
Pengungkapan Halaman
No
Disclosure Page Number

6 Kinerja keberlanjutan:
Sustainable performance:
D. Kinerja Lingkungan Hidup: 82
iii. Uraian mengenai penggunaan energi, paling sedikit memuat:
• Jumlah dan intensitas energi yang digunakan; dan
• Upaya dan pencapaian efisiensi energi yang dilakukan termasuk penggunaan sumber
energi terbarukan;

D. Environmental Performance:
iii. Description on the use of energy, at least include:
• Amount and intensity of energy consumed; and
• Efforts and achievement made for energy efficiency including the use of renewable
energy sources;

E. Kinerja Lingkungan Hidup bagi Perusahaan yang proses bisnisnya berkaitan langsung 84-87, 89-109, 127
dengan lingkungan hidup:
i. Kinerja sebagaimana dimaksud dalam huruf d;
ii. Informasi kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan dampak positif dan
dampak negatif terhadap lingkungan hidup sekitar, terutama upaya peningkatan daya
dukung ekosistem;
iii. Keanekaragaman hayati, paling sedikit memuat:
• Dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah konservasi atau
memiliki keanekaragaman hayati; dan
• Usaha konservasi keanekaragaman hayati yang dilakukan, mencakup perlindungan
spesies flora atau fauna;
iv. Emisi, paling sedikit memuat:
• Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya; dan
• Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan;
v. Limbah dan efluen, paling sedikit memuat:
• Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis;
• Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen; dan
• Tumpahan yang terjadi (jika ada); dan
vi. Jumlah dan materi pengaduan lingkungan hidup yang diterima dan diselesaikan.

E. Environmental Performance for Companies whose business processes are directly related to
the environment:
i. The performance under point d above;
ii. Information on operational activities or areas producing positive and negative impacts
on the surrounding environment, especially efforts to increase the carrying capacity of
ecosystems;
iii. Biodiversity, including at least:
• Impacts from operational areas close to or in conservation areas or that contain
biodiversity; and
• Biodiversity conservation business carried run, including protection of flora or fauna
species;
iv. Emissions, including at least:
• Amount and intensity of emissions produced by type; and
• Efforts and achievement of emission reductions;
v. Waste and effluent, including at least:
• Amount of waste and effluent produced by type;
• Waste and effluent management mechanisms; and
• Spillover that occur (if any); and
vi. Number and content of environmental complaints received and resolved.

166
Indeks POJK dan Standar Isi GRI Laporan Keberlanjutan
POJK References & GRI Content Index Sustainability Report

Pengungkapan Halaman
No
Disclosure Page Number

6 Kinerja keberlanjutan:
Sustainable performance:
F. Tanggung jawab pengembangan produk dan/atau jasa Keuangan Berkelanjutan: 31, 75, 80, 89-90, 94 109
i. Inovasi dan pengembangan produk dan/atau jasa Keuangan Berkelanjutan;
ii. Jumlah dan persentase produk dan jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi
pelanggan;
iii. Dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan dari produk dan/atau jasa Keuangan
Berkelanjutan dan proses distribusi, serta mitigasi yang dilakukan untuk menanggulangi
dampak negatif;
iv. Jumlah produk yang ditarik kembali dan alasannya; atau
v. Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa Keuangan Berkelanjutan.

F. Sustainable Finance product and/or service development responsibility at least include:


i. Sustainable Finance product and/or service innovation and development
ii. Number and percentage of products and services having undergone safety test for
customers;
iii. Positive and negative impacts caused by Sustainable Financial products and/or services
and the distribution process, as well as mitigation undertaken to mitigate negative
impacts;
iv. Number of products recalled and the reasons; or
v. Customer satisfaction survey of Sustainable Financial products and/or services.

7 Verifikasi tertulis dari pihak independen (jika ada) 174-176


Written verification from independent parties (if any)

167
Indeks Isi GRI
GRI Content Index

Referensi
GRI Standard Pengungkapan Halaman Keterangan
GRI STANDARD/ Disclosure Page numbers Remark
OTHER SOURCE
GRI 1: Fondasi 2021
GRI 1: Foundation 2021
Pengungkapan Umum / General Disclosures
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021 2-1 Detail Organisasi 21, 25
GRI 2: General Disclosures 2021 2-1 Organizational details
2-2 Entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan 25
organisasi
2-2 Entities included in the organization’s sustainability
reporting
2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan titik kontak 41, 55
2-3 Reporting period, frequency and contact point
2-4 Pernyataan ulang informasi 41
2-4 Restatements of information
2-5 Assurance oleh pihak eksternal 41
2-5 External assurance
2-6 Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainya 24, 29, 34
2-6 Activities, value chain and other business relationships
2-7 Karyawan 157
2-7 Employees
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 112, 157
2-8 Workers who are not employees
2-9 Struktur tata kelola dan komposisi 58-63
2-9 Governance structure and composition
2-10 Nominasi dan seleksi untuk badan tata kelola tertinggi 72
2-10 Nomination and selection of the highest governance body
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 58, 72
Pengungkapan ini
2-11 Chair of the highest governance body
lengkap
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi 62, 72 This disclosure cannot
pengelolaan dampak be omitted
2-12 Role of the highest governance body in overseeing the
management of impacts
2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola dampak 62
2-13 Delegation of responsibility for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan 63
keberlanjutan
2-14 Role of the highest governance body in sustainability
reporting
2-15 Konflik kepentingan 72
2-15 Conflicts of interest
2-16 Komunikasi keprihatinan kritis 64, 65
2-16 Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 72
2-17 Collective knowledge of the highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 72
2-18 Evaluation of the performance of the highest
governance body
2-19 Kebijakan Remunerasi 72
2-19 Remuneration policies
2-20 Proses penentuan remunerasi 72
2-20 Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 72
2-21 Annual total compensation ratio

168
Indeks POJK dan Standar Isi GRI Laporan Keberlanjutan
POJK References & GRI Content Index Sustainability Report

Referensi
GRI Standard Pengungkapan Halaman Keterangan
GRI STANDARD/ Disclosure Page numbers Remark
OTHER SOURCE
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021 2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan 10-11
GRI 2: General Disclosures 2021 berkelanjutan
2-22 Statement on sustainable development strategy
2-23 Komitmen kebijakan 22-23
2-23 Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 22-23
2-24 Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negative 80
2-25 Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan 63
menyampaikan kekhawatiran Pengungkapan ini
2-26 Mechanisms for seeking advice and raising concerns lengkap
This disclosure cannot
2-28 Keanggotaan asosiasi 26 be omitted
2-28 Membership associations
2-29 Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku 53
kepentingan
2-29 Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 117
2-30 Collective bargaining agreements
GRI 3: Topik Material 2021 3-1 Proses untuk menentukan topik material 43-44
GRI 3: Material Topics 2021 3-1 Process to determine material topics
3-2 Daftar topik material 44
3-2 List of material topics
Kinerja Ekonomi / Economic Performance
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 73-74 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot
be omitted
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan 76 Pengungkapan pada
GRI 201: Economic Performance didistribusikan 201-1 (a)
2016 201-1 Direct economic value generated and distributed Report discloses
on 201-1 (a)
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain 76 Pengungkapan pada
akibat dari perubahan iklim 201-2 (a)
201-2 Financial implications and other risks and Report discloses
opportunities due to climate change on 201-2 (a)
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan 77 Pengungkapan pada
program pensiun lainnya 201-3 (a)
201-3 Defined benefit plan obligations and other Report discloses
retirement plans on 201-3 (a)
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 76 Pengungkapan pada
201-4 Financial assistance received from government 201-4 (a)
Report discloses
on 201-4 (a)
Anti-korupsi / Anti-corruption
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 69 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot
be omitted
GRI 205: Anti-korupsi 2016 205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan 70 Pengungkapan pada 205-
GRI 205: Anti-corruption 2016 prosedur anti-korupsi 2 (a), (b), (c),(d), (e)
205-2 Communication and training about anti-corruption Report discloses on 205-2
policies and procedures (a), (b), (c), (d), (e)
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang 70 Pengungkapan pada 05-2
diambil (a), (b), (c), (d)
205-3 Confirmed incidents of corruption and actions taken Report discloses on 205-2
(a), (b), (c), (d)

169
Referensi
GRI Standard Pengungkapan Halaman Keterangan
GRI STANDARD/ Disclosure Page numbers Remark
OTHER SOURCE
Energi / Energy
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 81 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot
be omitted
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 82-83 Pengungkapan pada
GRI 302: Energy 2016 302-1 Energy consumption within the organization 302-1 (a), (b), (c), (d), (e)
Report discloses on
302-1 (a), (b), (c), (d), (e)
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 82 Pengungkapan pada
302-2 Energy consumption outside of the organization 302-2 (a)
Report discloses on
302-2 (a)
302-3 Intensitas energi 83 Pengungkapan pada
302-3 Energy intensity 302-3 (a), (b), (c), (d), (e)
Report discloses on
302-3 (a), (b), (c), (d), (e)
302-4 Pengurangan konsumsi energi 83 Pengungkapan pada
302-4 Reduction of energy consumption 302-4 (a), (b), (c), (d), (e)
Report discloses on
302-4 (a), (b), (c), (d), (e)
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk 84 Pengungkapan pada
produk dan jasa 302-5 (a), (b), (c), (d), (e)
302-5 Reductions in energy requirements of products and Report discloses on
services 302-5 (a), (b), (c), (d), (e)
Air dan efluen / Water and Effluents
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 104 Pengungkapan ini
Material 2021 3-3 Management of material topics lengkap
GRI 3: Material Topics 2021 This disclosure cannot
be omitted
GRI 303: Air dan Efluen 2018 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama 104-106 Pengungkapan pada
GRI 303: Water and Effluents 2018 303-1 Interactions with water as a shared resource 303-1 (a), (b), (c), (d), (e)
Report discloses on
303-1 (a), (b), (c), (d), (e)
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan 106-107 Pengungkapan pada
pembuangan air 303-2 (a)
303-2 Management of water discharge-related impacts Report discloses on
303-2 (a)
303-3 Pengambilan air 104-105 Pengungkapan pada
303-3 Water withdrawal 303-3 (a), (d)
Report discloses on
303-3 (a), (d)
303-4 Pembuangan air 105-107 Pengungkapan pada
303-4 Water discharge 303-4 (a),(d), (e)
Report discloses on
303-4 (a),(d), (e)
303-5 Konsumsi air 105 Pengungkapan pada
303-5 Water consumption 303-5 (a), (d)
Report discloses on
303-5 (a), (d)
Keanekaragaman hayati / Biodiversity
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 88-89 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot
be omitted
GRI 304: Keanekaragaman Hayati 2016 304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau 90-91 Pengungkapan pada
GRI 304: Biodiversity 2016 berdekatan dengan, kawasan lindung dan kawasan dengan 304-1(a)
nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung Report discloses on
304-1 Operational sites owned, leased, managed in, or 304-1 (a)
adjacent to, protected areas and areas of high biodiversity
value outside protected areas

170
Indeks POJK dan Standar Isi GRI Laporan Keberlanjutan
POJK References & GRI Content Index Sustainability Report

Referensi
GRI Standard Pengungkapan Halaman Keterangan
GRI STANDARD/ Disclosure Page numbers Remark
OTHER SOURCE
GRI 304: Keanekaragaman Hayati 2016 304-2 Dampak signifikan dari kegiatan, produk, dan jasa 89, 97 Pengungkapan pada
GRI 304: Biodiversity 2016 pada keanekaragaman hayati 304-2 (a), (b)
304-2 Significant impacts of activities, products and Report discloses on
services on biodiversity 304-2 (a), (b)
304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi 90-91 Pengungkapan pada
304-3 Habitats protected or restored 304-3 (a), (b), (c), (d)
Report discloses on
304-3 (a), (b), (c), (d)
304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar 93-94 Pengungkapan pada
konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah yang 304-4 (a)
terkena efek operasi Report discloses on
304-4 IUCN Red List species and national conservation list 304-4 (a)
species with habitats in areas affected by operations
GRI G4 Suplemen Sektor MM2 Lokasi yang membutuhkan rencana pengelolaan 85-86
Pertambangan & Logam 2013 keanekaragaman hayati
GRI G4 Mining & Metal Supplement MM2 Sites identified as requiring biodiversity Pengungkapan ini
Sector management plans lengkap
MM10 Jumlah dan persentase operasi dengan rencana 94 This disclosure cannot
penutupan be omitted
MM10 Number and percentage of operations with
closure plans
Emisi / Emissions
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 81 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot
be omitted
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 84-85 Pengungkapan pada 305-
GRI 305: Emissions 2016 305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions 1 (a), (b), (c), (d), (e), (f), (g)
Report discloses on 305-1
(a), (b), (c), (d), (e), (f), (g)
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung 85 Pengungkapan pada 305-
305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG emissions 2 (a), (c), (d), (e), (f), (g)
Report discloses on 305-2
(a), (c), (d), (e), (f), (g)
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya 85 Pengungkapan pada 305-
305-3 Other indirect (Scope 3) GHG emissions 3 (a), (c), (d), (e), (f), (g)
Report discloses on 305-3
(a), (c), (d), (e), (f), (g)
305-4 Intensitas emisi GRK 86 Pengungkapan pada
305-4 GHG emissions intensity 305-4 (a), (b), (c), (d)
Report discloses on
305-4 (a), (b), (c), (d)
305-5 Pengurangan emisi GRK 85 Pengungkapan pada
305-5 Reduction of GHG emissions 305-5
Report discloses on
305-5
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 85 Pengungkapan pada
305-6 Emissions of ozone-depleting substances (ODS) 305-6 (a)
Report discloses on
305-6 (a)
305-7 Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi 86-67 Pengungkapan pada
udara yang signifikan lainnya 305-7 (a), (b), (c)
305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other Report discloses on
significant air emissions 305-7 (a), (b), (c)
Limbah / Waste
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 100-101 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot be
omitted

171
Referensi
GRI Standard Pengungkapan Halaman Keterangan
GRI STANDARD/ Disclosure Page numbers Remark
OTHER SOURCE
GRI 306: Limbah 2020 306-1 Timbulan limbah dan dampak yang signifikan terkait 100 Pengungkapan pada
GRI 306: Waste 2020 limbah 306-1 (a)
306-1 Waste generation and significant waste-related Report discloses on
impacts 306-1 (a)
306-2 Pengelolaan dampak yang signifikan terkait limbah 101-102 Pengungkapan pada
306-2 Management of significant waste-related impacts 306-2 (a), (b), (c)
Report discloses on
306-2 (a), (b), (c)
GRI 306: Limbah 2020 306-3 Timbulan limbah 103 Pengungkapan pada
GRI 306: Waste 2020 306-3 Waste generated 306-3 (a), (b)
Report discloses on
306-3 (a), (b)
306-4 Limbah yang dialihkankan dari pembuangan akhir 102-103 Pengungkapan pada
306-4 Waste diverted from disposal 306-4 (a), (b), (d), (e)
Report discloses on
306-4 (a), (b), (d), (e)
306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir 102-103 Pengungkapan pada
306-5 Waste directed to disposal 306-5 (a), (b), (d), (e)
Report discloses on
306-5 (a), (b), (d), (e)
Keselamatan dan Kesehatan Kerja / Occupational Health and Safety
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 112-113 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot
be omitted
GRI 403: Occupational Health and 403-1 Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja 112-113 Pengungkapan pada
Safety 2018 403-1 Occupational health and safety management system 403-1 (a), (b)
GRI 403: Occupational Health and Report discloses on
Safety 2018 403-1 (a), (b)
403-2 Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi 113-115,155 Pengungkapan pada
insiden 403-2 (a), (b), (c), (d)
403-2 Hazard identification, risk assessment, and incident Report discloses on
investigation 403-2 (a), (b), (c), (d)
403-3 Layanan kesehatan kerja 122 Pengungkapan pada
403-3 Occupational health services 403-3 (a)
Report discloses on
403-3 (a)
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja 117 Pengungkapan pada
tentang keselamatan dan kesehatan kerja 403-4 (a), (b)
403-4 Worker participation, consultation, and Report discloses on
communication on occupational health and safety 403-4 (a), (b)
403-5 Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan 118 Pengungkapan pada
kesehatan kerja 403-5 (a)
403-5 Worker training on occupational health and safety Report discloses on
403-5 (a)
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 117 Pengungkapan pada
403-6 Promotion of worker health 403-6 (a), (b)
Report discloses on
403-6 (a), (b)
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan 115 Pengungkapan pada
dan kesehatan kerja yang secara langsung terkait 403-7 (a)
hubungan bisnis Report discloses on
403-7 Prevention and mitigation of occupational health and 403-7 (a)
safety impacts directly linked by business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen 112 Pengungkapan pada
keselamatan dan kesehatan kerja 403-8 (a), (b), (c)
403-8 Workers covered by an occupational health and Report discloses on
safety management system 403-8 (a), (b), (c)

172
Indeks POJK dan Standar Isi GRI Laporan Keberlanjutan
POJK References & GRI Content Index Sustainability Report

Referensi
GRI Standard Pengungkapan Halaman Keterangan
GRI STANDARD/ Disclosure Page numbers Remark
OTHER SOURCE
GRI 403: Occupational Health and 403-9 Kecelakaan kerja 119-121 Pengungkapan pada 403-
Safety 2018 403-9 Work-related injuries 9 (a), (b), (c), (d), (e), (f), (g)
GRI 403: Occupational Health and Report discloses on 403-9
Safety 2018 (a), (b), (c), (d), (e), (f), (g)
403-10 Penyakit akibat kerja 122 Pengungkapan pada
403-10 Work-related ill health 403-10 (a), (b), (c), (d), (e)
Report discloses on
403-10 (a), (b), (c), (d), (e)
Pelatihan dan Pendidikan / Training and Education
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 128 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot
be omitted
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 130 Pengungkapan pada
2016 404-1 Average hours of training per year per employee 404-1 (a)
GRI 404: Training and Education Report discloses on
2016 404-1 (a)
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan 129 Pengungkapan pada
karyawan dan program bantuan peralihan 404-1 (a), (b)
404-2 Programs for upgrading employee skills and Report discloses on
transition assistance programs 404-1 (a), (b)
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin 129 Pengungkapan pada
terhadap kinerja dan pengembangan karier 404-3 (a)
404-3 Percentage of employees receiving regular Report discloses on
performance and career development reviews 404-3 (a)
Masyarakat lokal / Local Communities
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 136-137 Pengungkapan ini
GRI 3: Material Topics 2021 3-3 Management of material topics lengkap
This disclosure cannot
be omitted
GRI 413:Masyarakat Lokal 2016 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, 136-137 Pengungkapan pada
GRI 413: Local Communities 2016 penilaian dampak, dan program pengembangan 413-1 (a)
413-1 Operations with local community engagement, Report discloses on
impact assessments, and development programs 413-1 (a)
GRI G4 Suplemen Sektor MM5 Perjanjian dengan penduduk asli 153 Pengungkapan ini
Pertambangan & Logam 2013 MM5 Agreement with indigenous people lengkap
GRI G4 Mining & Metal Supplement This disclosure cannot
Sector be omitted

173
LRQA Independent Assurance Statement
Relating to PT Indo Tambangraya Megah Tbk’s Sustainability Report
for the calendar year 2021
This Assurance Statement has been prepared for PT Indo Tambangraya Megah Tbk in accordance with our
contract but is intended for the readers of this Report.

Terms of engagement
LRQA was commissioned by Banpu Public Company Limited (Banpu) to provide independent assurance on PT
Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM)’s Sustainability Report 2021 (“the report”) against the assurance criteria
below to a moderate level of assurance and materiality of the professional judgement of the verifier” using
accountability’s AA1000AS v3 for type 2 assurance.
Note: ITM is a subsidiary company of Banpu.

Our assurance engagement covered ITM’s operations and activities in Indonesia and specifically the following
requirements:
 Confirming that the report is
- adhering to the AccountAbility Principles (AA1000AP (2018))
- referring to the GRI Standard and GRI’s Mining and Metals sector disclosures (MMSS)
 Evaluating the reliability of data and information for only the selected performance indicators listed below: 1
- GRI 302-1 Energy consumption within the organization (2016)(1)
- GRI 302-3 Energy intensity (2016)(1)
- GRI 305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions (2016) a., b., d., e., f., g.(1)
- GRI 305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG emissions (2016)(1)
- GRI 305-3 Other indirect (Scope 3) GHG emissions (2016) a., b., c., d., f., g. (1)
- GRI 305-4 GHG emissions intensity (2016)(1)
- GRI 403-8 Workers covered by an occupational health and safety management system (2018) (2)
- GRI 403-9 Work-related injuries (2018) except [Link]., [Link]., [Link]. and f. (3)
- Lost time injury frequency rate (LTIFR) and injury severity rate (ISR): (Calculated based on 1,000,000
hours) (2)
- Tier-1 Process safety event rate (Considered from ITM’s criteria which includes Process safety event which
causes fatality, or change of environmental condition which cannot be recovery, or property damage
which cost more than 100,000 USD) (3)
Note:
(1)
Reporting scope of performances relevant to energy and GHG emissions data does not include several ITM’s subsidiaries i.e., TIS, NPR, GPK,
EBP and IBP.
(2)
Reporting scope of performances relevant to wastes, and safety does not include several ITM’s subsidiaries and offices i.e., TIS, NPR, GPK,
EBP, IBP, ITM JKT office and IBO office.

LRQA’s responsibility is only to ITM. LRQA disclaims any liability or responsibility to others as explained in the
end footnote. ITM’s responsibility is for collecting, aggregating, analysing and presenting all the data and
information within the report and for maintaining effective internal controls over the systems from which the
report is derived. Ultimately, the report has been approved by, and remains the responsibility of ITM.

LRQA’s Opinion
Based on LRQA’s approach nothing has come to our attention that would cause us to believe that ITM has not, in
all material respects:
 Met the requirements above
 Disclosed reliable performance data and information for the selected performance indicators above
 Covered all the issues that are important to the stakeholders and readers of this report.
The opinion expressed is formed on the basis of a moderate level of assurance and at the materiality of the
professional judgement of the verifier.
Note: The extent of evidence-gathering for a moderate assurance engagement is less than for a high assurance engagement. Moderate
assurance engagements focus on aggregated data rather than physically checking source data at sites. Consequently, the level of assurance
obtained in a moderate assurance engagement is substantially lower than the assurance that would have been obtained had a high
assurance engagement been performed.

LRQA’s approach
LRQA’s assurance engagements are carried out in accordance with our verification procedure. The following
tasks though were undertaken as part of the evidence gathering process for this assurance engagement:
 Assessing ITM’s approach to stakeholder engagement to confirm that issues raised by stakeholders were
captured correctly. We did this through interviews with the head of ITM’s SD team, who is responsible for
identification of stakeholder groups and processes for stakeholders’ engagement.
 Reviewing documents and associated records e.g., ITM’s focus group discussion and Material Survey report
2021.
 Reviewing ITM’s process for identifying and determining material issues to confirm that the right issues were
included in their report. We did this by benchmarking reports written by ITM and its peers to ensure that
sector specific issues were included for comparability. We also tested the filters used in determining
material issues to evaluate whether ITM makes informed business decisions that may create opportunities
that contribute towards sustainable development.
 Auditing ITM’s data management systems to confirm that there were no significant errors, omissions, or
misstatements in the report. We did this by reviewing the effectiveness of data handling procedures,
instructions and systems, including those for internal verification. We also spoke with those key people
responsible for compiling the data and drafting the report.
 Verifying data and information remotely, via video conference, for a selection of ITM’s sites (i.e. IMM) and
verifying aggregated data, via desktop review, for all selected performance indicators at a corporate level.
Note: LRQA did not verify the data back to its original sources, nor did it assess the accuracy and completeness of the data reported by
individual locations.

Observations
Further observations and findings, made during the assurance engagement, are:
 Stakeholder inclusivity:
We are not aware of any key stakeholder groups that have been excluded from ITM’s stakeholder
engagement process. ITM has engaged with all of its stakeholders, applying various methods such as:
- day-to-day engagement by operations across each business unit, and
- specific focus group discussions, that are arranged by third parties.
ITM’s sustainability strategy, and the content of this report, have been informed by the views and
expectation of these stakeholders.
 Materiality:
We are not aware of any material issues concerning ITM’s sustainability performance that have been
excluded from the report. It should be noted that ITM has collaborated with Trisakti Sustainability Center,
which is a third party think tank associated with the university, to independently facilitate focus group
discussions. These discussions explored important issues for stakeholders.
Materiality surveys were also held to map material issues and identify significant issues; done by considering
impact to stakeholders and impact to the organization. The resultant material issues were then prioritised
and influenced ITM’s sustainable strategy, management approaches and performance disclosures.
 Responsiveness:
ITM has established and implemented processes for responding to concerns from various stakeholder
groups. We believe that these communication processes are effective in explaining ITM’s aim in contributing
towards sustainable development. However, the reporting of scope 3 GHG emissions in the current report is
limited only to GHG emissions from Coal Sold but there may be other categories of scope 3 GHG emissions
that are significant. Future reports should extend the reporting of scope 3 to include other significant
categories. This will enhance the responsiveness of ITM’s influence/contribution along its supply chain in
addressing this global material issue.
 Impact:
- Though ITM’s operational sites are not located in high water stress areas (based on their current water
stress assessment tool), the impact of water withdrawal and water consumption on other users /
stakeholders should be explained, as water is a shared natural resource. This would better
demonstrate how ITM intends to manage the sustainability of all its water related impacts. Currently,
ITM has focused mainly on water discharge management.
- For the material issue ‘air emissions’, ITM has explained the impact and management approach only
for GHG emissions. However, for completeness future reports should disclosure the impact and
management approach associated with other significant air emissions i.e., sulphur dioxide, nitrogen
oxides, particulates, etc.
 Reliability:
Data management systems are established and centralised for the collection and calculation of data
associated with the selected performance indicators. However, we believe that more vigorous and
systematic internal verification by each business unit, and at the corporate level, will improve the reliability
of reported data and information.

LRQA’s standards, competence and independence


LRQA ensures the selection of appropriately qualified individuals based on their qualifications, training and
experience. The outcome of all verification and certification assessments is then internally reviewed by senior
management to ensure that the approach applied is rigorous and transparent.
The report verification is the only work undertaken by LRQA for ITM and as such does not compromise our
independence or impartiality.

Paveena Hengsritawat Dated: 26 February 2022


LRQA Lead Verifier
On behalf of Lloyd’s Register Quality Assurance Ltd.
LRQA (Thailand) Limited
22nd Floor, Sirinrat Building, 3388/78 Rama IV Road
Klongton, Klongtoey, Bangkok 10110 Thailand

LRQA reference: BGK406051A

LRQA Group Limited, its affiliates and subsidiaries, and their respective officers, employees or agents are, individually and collectively, referred to in
this clause as 'LRQA'. LRQA assumes no responsibility and shall not be liable to any person for any loss, damage or expense caused by reliance on the
information or advice in this document or howsoever provided, unless that person has signed a contract with the relevant LRQA entity for the
provision of this information or advice and in that case any responsibility or liability is exclusively on the terms and conditions set out in that contract.
The English version of this Assurance Statement is the only valid version. LRQA assumes no responsibility for versions translated into other languages.
This Assurance Statement is only valid when published with the Report to which it refers. It may only be reproduced in its entirety.

Copyright © LRQA, 2022.


Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Lembar Umpan Balik

LAPORAN KEBERLANJUTAN 2021 PT INDO TAMBANGRAYA MEGAH TBK


TELAH MEMBERIKAN GAMBARAN KINERJA KEBERLANJUTAN PERUSAHAAN.
KAMI MENGHARAPKAN MASUKAN DARI BAPAK/IBU/SAUDARA SEKALIAN
ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN MELALUI FORMULIR INI.

DATA PRIBADI
Nama (bila berkenan) :
Institusi/Perusahaan :
Email :

GOLONGAN PEMANGKU KEPENTINGAN

Pemerintah Vendor dan Supplier Karyawan


Investor Masyarakat Lain-lain, mohon sebutkan:
Pelanggan LSM
Kontraktor Akademisi

1. Laporan ini mudah dimengerti: 4. Saran atau informasi lain terkait laporan:

Tidak Setuju Netral Setuju

2. Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek


material yang sesuai dengan kegiatan usaha Perusahaan:

Tidak Setuju Netral Setuju

3. Mohon berikan penilaian topik material yang paling penting


menurut anda (nilai 1 = paling tidak penting s/d 10= paling
penting)

Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( )

Emisi ( )

Energi ( )
Terima kasih atas masukan anda. Mohon lembar umpan balik
Masyarakat Lokal ( ) dapat dikirim melalui surat elektronik kepada kontak yang
tertera di laporan ini, atau langsung ke:
Keanekaragaman Hayati ( )

Limbah ( ) CORPORATE SECRETARY


Air dan Efluen ( ) PT INDO TAMBANGRAYA MEGAH TBK
Kinerja Ekonomi ( ) Pondok Indah Office Tower III, Lt. 3
Jl. Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah Kav. V-TA,
Pascatambang ( ) Jakarta 12310, Indonesia.
[Link]
Ketenagakerjaan ( )
email: corsecitm@[Link]

177
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

Feedback Form

PT INDO TAMBANGRAYA MEGAH TBK SUSTAINABILITY REPORT 2021 PROVIDES


AN OVERVIEW OF OUR SUSTAINABILITY PERFORMANCE. WE LOOK FORWARD
TO RECEIVING ANY INPUT FROM YOU REGARDING THIS SUSTAINABILITY
REPORT BY SENDING AN EMAIL, OR COMPLETING THIS FORM.

YOUR PROFILE
Name (if you wish) :
Institution/Company :
Email :

STAKEHOLDERS GROUP

Government Vendor and Supplier Employee


Investor Community Others, please state:
Customer NGOs
Contractor Academia

1. This report is easy to understand: 4. Kindly provide your inputs/suggestions/comments about


this report:
Disagree Neutral Agree

2. The report has described positive and negative information


of the Company:

Disagree Neutral Agree

3. Material topic(s) which is(are) the most important to you:


(score 1=most important up to 10 = Least important)

Occupational Health and Safety ( )

Emission ( )

Energy ( )

Local Communities ( ) Thank you for your feedback. Please send this feedback form
to the contact listed in this this report or directly to:
Biodiversity ( )

Waste ( ) CORPORATE SECRETARY


Water and Effluent ( ) PT INDO TAMBANGRAYA MEGAH TBK
Economic Performance ( ) Pondok Indah Office Tower III, Lt. 3
Jl. Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah Kav. V-TA,
Post-Mining ( ) Jakarta 12310, Indonesia.
[Link]
Employment ( )
email: corsecitm@[Link]

178
The paper used is sustainably sourced and manufactured, with EU Ecolabel certification and FSC® and PEFC™ chain of custody certification
2021 Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan

Shaping Our Share Future


Mengukir Masa Depan Bersama

Pondok Indah Office Tower III, 3rd Floor


Jl. Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah Kav. V-TA
Jakarta 12310, Indonesia

(T) +62-21 2932 8100


(F) +62-21 2932 7999
(E) corsecitm@[Link]

[Link]

Anda mungkin juga menyukai