0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
129 tayangan3 halaman

Tindakan Kepala Ruangan Perawat

1. Dokumen membahas tentang manajemen keperawatan di ruangan rawat inap, termasuk pentingnya komunikasi antar perawat dan pasien, serta pengawasan kepala ruangan untuk meningkatkan mutu pelayanan.

Diunggah oleh

Riki rusanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
129 tayangan3 halaman

Tindakan Kepala Ruangan Perawat

1. Dokumen membahas tentang manajemen keperawatan di ruangan rawat inap, termasuk pentingnya komunikasi antar perawat dan pasien, serta pengawasan kepala ruangan untuk meningkatkan mutu pelayanan.

Diunggah oleh

Riki rusanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MANAJEMEN KEPERAWATAN

1. Seorang kepala ruangan dengan staf perawat terbatas, serta tingkat pendidikan yang berbeda-beda dan
masih di dominasi oleh tenaga perawat yang tingkat pendidikannya Diploma III merasa kesulitan dalam
menerapkan kegiatan keperawatan “pre conference” di ruangan tersebut karena beberapa dari tenaga
perawatan menganggap kegiatan tersebut tidak terlalu penting. Apakah hal pertama yang harus dilakukan
oleh kepala ruangan?
A. Memberikan pemahaman kepada seluruh tenaga perawat
B. Menunggu waktu yang tepat hingga seluruh perawat memahami dengan sendirinya
C. Memberikan tugas kepada ketua Tim untuk menjelaskan kepada perawat yang lainnya.
D. Bertindak tegas mengharuskan perawat di ruang tersebut untuk melaksanakannya
E. Membiarkan karena terlalu sulit untuk dirubah
2. Seorang kepala ruangan disebuah ruang perawatan membawahi 30 staf perawat yang terdiri dari katim dan
perawat pelaksana. Kepala ruangan tersebut membiarkan katim dan staf perawat lain bekerja sendiri karena
menurutnya mereka sudah mampu mengerjakan tanpa pengawasan ketat. Apakah tipe kepemimpinan dari
kepala ruangan tersebut ?
A. Kharismatik
B. Laissez Faire
C. Demokratis
D. Situasional
E. Otoriter

3. Ketika terjadi pergantian shift, antara perawat pelaksana jaga pagi dan jaga sore mendiskusikan rencana
harian dan tindakan yang akan dilakukan .Bentuk kegiatan apakah yang mereka lakukan?
A. Operan
B. Supervisi
C. Pre Conference
D. Post Conference
E. Ronde
4. Seorang kepala ruangan baru bertugas selama 1 bulan di ruang ICU. Sejak ia bertugas, ia menemukan
bahwa para perawat pelaksana sering terlambat datang ke ruangan, menunda pengisian dokumen
keperawatan, dan lamban dalam merespon keluhan pasien. Tindakan yang dilakukan oleh kepala ruangan
tersebut?
A. Pengkajian
B. Pengorganisasian
C. Pendelegasian
D. Pelaksanaan
E. Pengawasan
5. Tim A di ruangan penyakit dalam Rs. Pelita merawat Pasien “B” usia 60 tahun dengan anemia sejak 10
hari yang lalu. Pemeriksaan HB pada awal masuk 2 gr / dl. Pasien sudah diberikan transfusi darah sebanyak
8 kantong masing-masing 200 cc Apakah tindakan yang sebaiknya dilakukan oleh ketua tim A?
A. Melakukan seminar kasus untuk penyelesaian masalah
B. Kolaborasi dengan profesi lain terkait masalah pasien
C. Melakukan pengkajian kembali pada pasien.
D. Melakukan kegiatan ronde keperawatan
E. Melakukan kegiatan supervisi langsung
6. Seorang kepala ruangan di RS Pelita berencana meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan di
ruangannya. Beliau ingin memastikan bahwa semua perawat diruangannya melakukan pekerjaan sesuai
dengan standar yang ditetapkan rumah sakit. Apakah kegiatan yang harus dilakukan oleh kepala ruangan
tersebut?
A. Memotivasi semua perawat agar bekerja maksimal
B. Melakukan inspeksi dadakan pada perawat
C. Memberikan reward perawat berprestasi
D. Meningkatkan kegiatan supervise
E. Memberikan pelatihan pada perawat
7. KARU rawat inap bedah RS Pelita mempunyai tiga tim di ruangannya. Dalam beberapa observasi yang
dilakukan KARU tersebut menemukan salah satu tim nya terlihat sangat santai dalam bekerja, beberapa
kali bermasalah dengan pasien dan keluarga dan juga banyak anggota tim yang sering terlambat.
Pertanyaan soal Apa yang harus kepala ruangan lakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
A. meningkatkan pemberian motivasi kepada perawat agar lebih disiplin
B. Memotong jasa perawat yang idak disiplin sebagai efek jera
C. Memberikan hukuman kepada perawat yang idak disiplin
D. Melakukan Mutasi agar tidak mengganggu perawat lain
E. Memberikan teguran kepada perawat yang tidak disiplin
8. Ns T sebelumnya bekerja di ruang perawatan bedah dipindahkan ke ruang perawatan ICU. Ns merasa tidak
mampu bekerja dengan alasan tidak menguasai askep pasien kritis. Kepala ruangan melihat kondisi Ns T
dan meminta kepada Ns G untuk membimbing Ns T selama melaksanakan tugasnya. Apakah bentuk
strategi konflik yang pada kasus diatas ?
A. Kompromi
B. Kompetisi
C. Kolaborasi
D. Akomodasi
E. Smoothing
9. Di ruangan perawatan interna telah dilakukan operan shif malam ke shif pagi. kepala ruangan kemudian
mengumpulkan perawat untuk menyusun kegiatan yang akan dilaksanakan pada shift pagi [Link]
apakah yang dilakukan oleh perawat tersebut?
A. Timbang terima
B. Pre Conference
C. Post Conference
D. Ronde Keperawatan
E. Pendelegasian tugas
10. Ruang perawatan bedah memiliki perawat dengan kualifikasi Ns sebanyak 3 orang, DIII keperawatan
sebanyak 6 orang dan SPK 2 orang. Kepala ruangan ingin menetapkan metode asuhan keperawatan di
ruangan tersebut Apakah metode yang tepat untuk ruangan tersebut?
A. Tim
B. Kasus
C. Primer
D. Fungsional
E. Tim-primer
11. Ns T telah menerima pasien baru yang datang dari UGD. Saat ini Ns T sedang menjelaskan kepada pasien
yang baru masuk tentang ruangan yang dibutuhkan selama perawatan seperti kamar mandi, dapur, apotik
serta tempat untuk menghubungi perawat jika [Link] tindakan keperawatan yang sedang
dilakukan oleh perawat diatas ?
A. Orientasi
B. Pengkajian
C. Supervisi
D. timbang terima
E. Penerimaan pasien baru

Anda mungkin juga menyukai