0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan8 halaman

Capaian UKM Esensial Puskesmas X 2021

Rekapitulasi capaian pelaksanaan UKM Esensial Puskesmas X tahun 2021 menunjukkan bahwa target pengkajian PHBS pada rumah tangga dan institusi pendidikan belum tercapai. Pada rumah tangga, target 20% (1476 rumah tangga) belum tercapai sama sekali. Sedangkan pada institusi pendidikan, target 50% (17 institusi) tercapai 66,7% (22 institusi).

Diunggah oleh

Yulia Agustin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan8 halaman

Capaian UKM Esensial Puskesmas X 2021

Rekapitulasi capaian pelaksanaan UKM Esensial Puskesmas X tahun 2021 menunjukkan bahwa target pengkajian PHBS pada rumah tangga dan institusi pendidikan belum tercapai. Pada rumah tangga, target 20% (1476 rumah tangga) belum tercapai sama sekali. Sedangkan pada institusi pendidikan, target 50% (17 institusi) tercapai 66,7% (22 institusi).

Diunggah oleh

Yulia Agustin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A

n
a
R
li
e
s
n
a
c
a
A
REKAPITULASI CAPAIAN PELAKSANAAN UKM ESENSIAL PUSKESMAS X TAHUN 2021 n
k
a
a
Capaian Kegiatan/Program r
T
P
Pelayanan Kesehatan/ Target Pencapaian Ketercapaia i
Target Tahun 2021 Total % Cakupan D n Target e n
No Program/Variabel/Sub Variabel Satuan sasaran Sasaran (dalam satuan O N
(dalam %) Sasaran Riil Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agust Sept e n
Program sasaran) kt ov Tahun 2021 y d
s a
e
( ( k
b( (
1 (1 2 2
a2
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (21) L
8 9) 0 2
b3
) ) M) a)
n
[Link] ESSENSIAL a
j
[Link] Promosi Kesehatan s
u
[Link] Pengkajian PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)   a
t
1. Rumah Tangga yang dikaji l
20% Rumah Tangga 7379 1476 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 a
2. Institusi Pendidikan yang dikaji h
Institusi
50% 33 17 22 66.7 15 2 3 2 0 0 0 0 133.33
Pendidikan
3. Pondok Pesantren (Ponpes)
70% Ponpes 11 8 6 54.5 0 0 1 1 0 1 1 2 77.92
yang dikaji

[Link].Tatanan Sehat
1. Rumah Tangga Sehat yang
memenuhi 10 indikator PHBS 63% Rumah Tangga 210 132 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00

2. Institusi Pendidikan yang


memenuhi 7-8 indikator PHBS Institusi
72% 33 24 13 39.4 7 2 1 1 0 0 0 2 54.71
(klasifikasi IV) Pendidikan

3. Pondok Pesantren yang


memenuhi 16-18 indikator PHBS
40% Ponpes 11 4 4 36.4 0 0 0 1 0 1 1 1 90.91
Pondok Pesantren (Klasifikasi
IV)

[Link].Intervensi/ Penyuluhan 
1. Kegiatan intervensi pada
Kelompok Rumah Tangga 100% Posyandu 35 35 24 68.6 3 3 4 3 5 6 0 0 68.57

2. Kegiatan intervensi pada Institusi


100% 33 33 24 72.7 15 2 3 2 0 0 0 2 72.73
Institusi Pendidikan Pendidikan
3. Kegiatan intervensi pada Pondok
100% Ponpes 11 11 6 54.5 0 0 1 1 0 1 1 2 54.55
Pesantren

[Link].Pengembangan UKBM
1. Posyandu Balita PURI (Purnama
75% Posyandu 35 26 20 57.1 0 10 0 0 0 0 10 0 76.19
Mandiri)
2. Poskesdes/ Poskeskel Aktif Ponkesdes/
76% 4 3 2 50.0 0 2 0 0 0 0 0 0 65.79
Poskeskel

[Link] Pengembangan Desa/Kelurahan Siaga Aktif 


1. Desa/Kelurahan Siaga Aktif
97.7% Desa 4 4 4 100.0 4 0 0 0 0 0 0 0 102.35
2. Desa/Kelurahan Siaga Aktif
PURI (Purnama Mandiri ) 17% Desa 4 1 2 50.0 0 0 1 0 1 0 0 0 294.12

3. Pembinaan Desa/Kelurahan
Siaga Aktif 100% Desa 4 4 2 50.0 0 0 1 0 1 0 0 0 50.00

[Link]. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat


1. Promosi kesehatan untuk
program prioritas di dalam
gedung Puskesmas dan Puskesmas &
100% 5 5 5 100.0 1 1 1 1 0 1 0 0 100.00
jaringannya (sasaran Jaringannya
masyarakat)
2 Pengukuran dan Pembinaan
Tingkat Perkembangan UKBM
100% Jenis UKBM 5 5 5 100.0 0 1 1 0 1 1 1 0 100.00

2.1.2. Upaya Kesehatan Lingkungan


[Link].Penyehatan Air
1. Inspeksi Kesehatan Lingkungan
Sarana Air Bersih (SAB) / Sarana
40% SAB 6479 2592 878 13.6 178 220 210 150 70 30 20 0 33.88
Air Minum (SAM)

2. Sarana Air Bersih (SAB)/Sarana


Air Minum (SAM) yang
88% SAB 2268 1996 637 28.1 167 143 121 111 68 17 10 0 31.92
memenuhi syarat kesehatan

3. Sarana Air Bersih (SAB)/Sarana


Air Minum (SAM) yang diperiksa
kualitas airnya 64% SAB 6 4 0 0.0 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0.00

[Link].Penyehatan Makanan dan Minuman

1. Pembinaan Tempat Pengelolaan


Makanan (TPM) 67% TPM 30 20 14 46.7 0 0 0 4 0 7 3 0 69.65

2. TPM yang memenuhi syarat


kesehatan 50% TPM 30 15 10 33.3 0 0 0 3 0 4 3 0 66.67

[Link].Penyehatan Perumahan dan Sanitasi Dasar

1. Pembinaan sanitasi perumahan


41% Rumah 2038 836 778 38.2 100 178 210 150 80 30 30 0 93.11

2. Rumah yang memenuhi syarat


76% Rumah 815 619 522 64.0 79 140 140 96 30 20 17 0 84.28
kesehatan

[Link].Pembinaan Tempat-Tempat Umum ( TTU )

1. Pembinaan sarana TTU Prioritas


88% TTU 28 25 27 96.4 14 3 3 3 2 2 0 0 109.58

2. TTU Prioritas yang memenuhi


syarat kesehatan 65% TTU 28 18 21 75.0 9 3 3 2 2 2 0 0 115.38
[Link].Yankesling (Klinik Sanitasi)
1. Konseling Sanitasi 10% orang 320 32 129 40.3 0 20 25 17 12 30 25 0 403.13
2. Inspeksi Sanitasi PBL 20% orang 320 64 39 12.2 0 5 5 10 7 7 5 0 60.94
3. Intervensi terhadap pasien PBL orang
40% 320 128 30 9.4 0 5 5 5 5 5 5 0 23.44
yang di IS

[Link]. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) = Pemberdayaan Masyarakat

1. Kepala Keluarga (KK) yang


Akses terhadap jamban sehat 93% KK 9714 9034 8743 90.0 8743 0 0 0 0 0 0 0 96.78

2. Desa/kelurahan yang sudah ODF Desa/kel


82% 4 3 4 100.0 0 4 0 0 0 0 0 0 121.95

3. Pelaksanaan Kegiatan STBM di Jamban


10% 4 1 4 100.0 0 2 1 1 0 0 0 0 400.00
Puskesmas

[Link] Pelayanan Kesehatan Ibu , Anak dan Keluarga Berencana


[Link].Kesehatan Ibu
1. Kunjungan Pertama Ibu Hamil
100% ibu hamil 338 338 300 88.8 47 45 40 41 29 30 22 13 88.76
(K1) 33
2. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil
100% ibu hamil 338 338 278 82.2 22 29 30 35 34 30 37 25 82.25
(K4) - SPM 36
3. Pelayanan Persalinan oleh
tenaga kesehatan ( Pn )di
100% orang 322 322 290 90.1 26 26 32 38 34 32 37 26 90.06
fasilitas kesehatan (Pf) -SPM
39
4. Pelayanan Nifas oleh tenaga
98% orang 322 316 271 84.2 21 19 30 34 39 31 33 27 85.88
kesehatan (KF) 37
5. Penanganan komplikasi
kebidanan (PK) 80% orang 68 54 47 69.1 2 4 9 11 4 3 3 6 86.40
5
6. Ibu hamil yang diperiksa HIV 95% ibu hamil 338 321 257 76.0 44 35 53 31 19 18 21 15 21 80.04

[Link]. Kesehatan Bayi


1. Pelayanan Kesehatan Neonatus
100% bayi 307 307 290 94.5 26 27 33 37 33 32 37 26 94.46
pertama (KN1) 39
2. Pelayanan Kesehatan Neonatus
0 - 28 hari (KN lengkap) -SPM
100% bayi 307 307 261 85.0 12 28 33 34 30 28 28 33 85.02

35
3. Penanganan komplikasi
80% bayi 46 37 13 28.3 2 2 1 3 0 2 2 0 35.33
neonatus 1
4. Pelayanan kesehatan bayi 29
hari - 11 bulan 98% bayi 307 301 240 78.2 20 20 26 40 34 31 24 21 79.77
24

[Link]. Kesehatan Anak Balita dan Anak Prasekolah


1 Pelayanan kesehatan balita (0 -
100% balita 1281 1281 1120 87.4 58 134 113 152 129 120 131 156 87.43
59 bulan) 127
2 Pelayanan kesehatan Anak pra
sekolah (60 - 72 bulan) 83% anak 640 531 304 47.5 10 29 28 44 38 35 49 29 57.23
42

[Link]. Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja


1. Sekolah setingkat SD/MI/SDLB
yang melaksanakan
100% sekolah 21 21 6 28.6 2 2 1 1 0 0 0 0 28.57
pemeriksaan penjaringan
kesehatan
2. Sekolah setingkat
SMP/MTs/SMPLB yang
melaksanakan pemeriksaan 100% sekolah 7 7 1 14.3 0 0 1 0 0 0 0 0 14.29
penjaringan kesehatan
3. Sekolah setingkat
SMA/MA/SMK/SMALB yang
melaksanakan pemeriksaan 100% sekolah 5 5 2 40.0 0 1 0 1 0 0 0 0 40.00
penjaringan kesehatan

4. Pelayanan Kesehatan pada Usia


Pendidikan Dasar kelas 1
sampai dengan kelas 9 dan 100% orang 3382 3382 1123 33.2 231 421 241 230 0 0 0 0 33.21
diluar satuan pendidikan dasar

5. Pelayanan kesehatan remaja 100% orang 2774 2774 858 30.9 30 23 35 15 119 0 0 636 30.93

[Link]. Pelayanan Keluarga Berencana (KB)


1. KB aktif (Contraceptive 70% orang
Prevalence Rate/ CPR) 4134 2894 28262 683.6 3613 3616 3607 3548 3519 3480 3442 3437 976.64

2. Peserta KB baru 10% orang 4134 413 313 7.6 30 31 46 48 41 46 44 27 75.71


3. Akseptor KB Drop Out < 10 % orang 4134 413 509 12.3 15 28 55 107 70 85 76 73 123.13
4. Peserta KB mengalami < 3 ,5 % orang
4134 145 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00
komplikasi
5 PUS dengan 4 T ber KB 80% orang
4134 3307 261 6.3 19 23 30 28 29 32 36 64 7.89

6 KB pasca persalinan 60% orang 322 193 222 68.9 21 17 30 24 39 31 33 27 114.91


7 CPW dilayanan kespro catin 62% orang 167 104 86 51.5 7 6.0 16 8 14 17 17 1 83.06

[Link] Pelayanan Gizi


[Link].Pelayanan Gizi Masyarakat
1. Pemberian kapsul vitamin A
dosis tinggi pada balita (6-59 87% balita 1583 1377 1439 90.9 0 1439 0 0 0 0 0 104.49
bulan )
2 Pemberian 90 tablet Besi pada
ibu hamil 81% bumil 374 303 177 47.3 22 27 28 35 20 10 35 58.43

3 Pemberian Tablet Tambah


52% orang 884 460 698 79.0 48 120 200 210 120 0 0 151.84
Darah pada Remaja Putri

[Link]. Penanggulangan Gangguan Gizi


1. Pemberian makanan tambahan
bagi balita gizi kurang 85% Balita 33 28 21 63.6 0 15 3 0 0 0 3 0 74.87

2 Pemberian makanan tambahan


pada ibu hamil Kurang Energi 80% Ibu Hamil 40 32 54 135.0 0 30 15 1 4 2 1 1 168.75
Kronik (KEK )
3 Balita gizi buruk mendapat
perawatan sesuai standar 11.8 0 0 2 0 0 0 0 0 11.76
100% Balita 17 17 2
tatalaksana gizi buruk

4 Pemberian Proses Asuhan Gizi di


Puskesmas (sesuai buku
12 dokumen ( 100 Balita
pedoman asuhan gizi tahun 12 12 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00
%) (Dokumen)
2018 warna kuning )

[Link]. Pemantauan Status Gizi


1. Balita yang di timbang berat
badanya ( D/S) 70% balita 1692 1184 2005 118.5 0 1432 0 0 0 0 466 107 169.28

2. Balita ditimbang yang naik


82% balita 1692 1387 3083 182.2 24 65 826 642 595 539 392 88.7 222.21
berat badannya (N/D)
3 Balita stunting ( pendek dan
21.10% Balita 1692 357 55 3.3 0 55 0 0 0 0 0 0 15.41
sangat pendek )
4 Bayi usia 6 (enam) bulan
mendapat ASI Eksklusif 50% Bayi 374 187 83 22.2 4 11 1 10 0 20 21 16 44.39

5 Bayi yang baru lahir mendapat


IMD (Inisiasi Menyusu Dini) 58% Bayi 374 217 212 56.7 5 21 33 37 34 23 31 28 97.73

6 Ibu Hamil Kurang Energi Kronis


14.5% Ibu Hamil 374 54 21 5.6 0 6 6 1 4 2 1 1 38.72
(KEK)
7 Rumah Tangga mengkonsumsi
garam beryodium 84% RT 1050 882 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00

2.1.5 Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit


[Link]. Diare
1. Pelayanan Diare Balita 100% Balita 269 269 110 40.9 26 15 10 0 0 27 13 19 40.89
2. Proporsi penggunaan oralit pada
balita 100% Balita 269 269 110 40.9 26 15 10 0 0 27 13 19 40.89

3. Proporsi penggunaan Zinc


100% Balita 269 269 110 40.9 26 15 10 0 0 27 13 19 40.89

4. Pelaksanaan kegiatan Layanan


Rehidrasi Oral Aktif (LROA) 100% orang 269 269 81 30.1 26 15 10 0 0 27 0 3 30.11

[Link]. ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Atas)


1 Penemuan penderita Pneumonia
65% Balita 76 49 23 30.3 6 6 6 0 0 4 1 0 46.56
balita

[Link].Kusta
1. Pemeriksaan kontak dari kasus
Kusta baru lebih dari 80% orang 5 4 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00

2. RFT penderita Kusta


lebih dari 90% orang 5 5 4 80.0 0 0 1 0 0 0 2 1 88.89

3 Proporsi tenaga kesehatan Kusta


tersosialisasi lebih dari 95% orang 40 38 26 65.0 0 0 2 0 0 4 0 20 68.42

4. Kader Posyandu yang telah


mendapat sosialisasi kusta lebih dari 95% orang 36 34 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00
5. SD/ MI telah dilakukan
screening Kusta 100% SD/MI 21 21 7 33.3 3 2 2 0 0 0 0 0 33.33

[Link].Tuberculosis Bacillus (TB) Paru


1. Kasus TBC yang ditemukan dan
diobati >81% orang 48 39 12 25.0 1 0 3 1 1 2 1 3 30.86

2. Persentase Pelayanan orang


terduga TBC mendapatkan
pelayanan TBC sesuai standar 100% orang 285 285 173 60.7 20 21 22 25 19 26 18 22 60.70
(Standar Pelayanan Minimal ke
11)
3. Angka Keberhasilan pengobatan
kasus TBC >90% orang 35 32 18 51.4 0 0 0 0 0 1 2 15 57.14
(Success Rate/SR)

[Link].Pencegahan dan Penanggulangan PMS dan HIV/AIDS


1. Sekolah (SMP dan
SMA/sederajat) yang sudah
dijangkau penyuluhan HIV/AIDS 100% anak 12 11 2 16.7 1 0 1 0 0 0 0 0 18.52

2. Orang yang beresiko terinfeksi


HIV mendapatkan pemeriksaan
HIV (Standar Pelayanan 100% orang 422 380 314 74.4 42 38 53 41 32 45 39 24 82.68
Minimal ke 12)

[Link]. Demam Berdarah Dengue (DBD)


1. Angka Bebas Jentik (ABJ) ≥95% rumah 476 452 1101 231.3 160 162 120 130 120 132 135 142 243.48
2. Penderita DBD ditangani 100% orang 5 5 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00
3. PE kasus DBD 100% orang 5 5 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00

[Link]. Malaria
1. Penderita Malaria yang
100% orang 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
dilakukan pemeriksaan SD
2. Penderita positif Malaria yang
diobati sesuai pengobatan 100% orang 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
standar
3. Penderita positif Malaria yang di
100% orang 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
follow up

[Link]. Pencegahan dan Penanggulangan Rabies


1. Cuci luka terhadap kasus gigitan 100% orang
HPR 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!

2. Vaksinasi terhadap kasus gigitan 100% orang


0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
HPR yang berindikasi

[Link]. Pelayanan Imunisasi


1. IDL (Imunisasi Dasar Lengkap)
93% orang 322 299 199 61.8 21 21 25 40 22 32 15 23 66.45

2. UCI desa 100% orang 4 4 2 50.0 0 0 0 0 2 0 0 0 50.00


3. Imunisasi Lanjutan Baduta
95% orang 322 306 191 59.3 33 33 51 22 22 28 0 2 62.44
( usia 18 sd 24 bulan)
4. Imunisasi DT pada anak kelas 1
95% orang 372 353 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00
SD
5. Imunisasi Campak pada anak
95% orang 372 353 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00
kelas 1 SD
6. Imunisasi Td pada anak SD
kelas 2 dan 5 95% orang 783 744 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00

7. Imunisasi TT 5 pada WUS (15-


49 th) 85% orang 374 318 184 49.2 34 35 36 27 6 23 14 9 57.88

8. Imunisasi TT2 plus bumil (15-49


85% orang 5556 4723 1239 22.3 66 128 132 190 6 4 350 363 26.24
th)
9. Pemantauan suhu, VVM, serta
Alarm Dingin pada lemari es 100% 12 12 8 66.7 1 1 1 1 1 1 1 1 66.67
penyimpan vaksin
10 Ketersediaan buku catatan stok
vaksin sesuai dengan jumlah
vaksin program imunisasi serta 100% 12 12 8 66.7 1 1 1 1 1 1 1 1 66.67
pelarutnya
11. Laporan KIPI Zero reporting /
90% laporan 12 11 22 183.3 1 1 1 1 1 1 11 5 203.70
KIPI Non serius

[Link].Pengamatan Penyakit (Surveillance Epidemiology)


1. Laporan STP yang tepat waktu
>80% laporan 12 10 8 66.7 1 1 1 1 1 1 1 1 83.33
2. Kelengkapan laporan STP
> 90% laporan 12 11 8 66.7 1 1 1 1 1 1 1 1 74.07

3. Laporan C1 tepat waktu >80% laporan 12 10 8 66.7 1 1 1 1 1 1 1 1 83.33


4. Kelengkapan laporan C1 > 90% laporan 12 11 8 66.7 1 1 1 1 1 1 1 1 74.07
5. Laporan W2 (mingguan) yang
>80% laporan 52 42 32 61.5 4 4 4 4 4 4 4 4 76.92
tepat waktu
6. Kelengkapan laporan W2
(mingguan) > 90% laporan 52 47 32 61.5 4 4 4 4 4 4 4 4 68.38

7. Grafik Trend Mingguan Penyakit


Potensial Wabah 100% 0 12 12 8 66.7 1 1 1 1 1 1 1 1 66.67

8. Desa/ Kelurahan yang


mengalami KLB ditanggulangi
dalam waktu kurang dari 24 100% desa/kelurahan 4 4 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00
(dua puluh empat) jam

[Link].Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular


1 Sekolah yang ada di wilayah
Puskesmas atau Puskesmas 65% sekolah 33 21 8 24.2 8 0 0 0 0 0 0 0 37.30
melaksanakan KTR
2 Persentase merokok penduduk
usia 10- 18 tahun < 9% orang 3342 301 5 0.1 0 0.0 0.0 5 0 0 0 0 1.66

3 Puskesmas dan jejaringnya


/faskes diwilayahnya melayani
Upaya Berhenti Merokok (UBM) 50% orang 5 3 1 20.0 0 1 0 0 0 0 0 0 40.00

4 Pelayanan Kesehatan Usia


Produktif 100% orang 17615 17615 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00

5 Deteksi Dini Faktor Risiko PTM


usia ≥ 15 tahun 80% orang 17615 14092 4240 24.1 976 948 1024 642 650 0 0 0 30.09
6 Deteksi dini kanker payudara
dan kanker serviks pada
perempuan usia 30-50 tahun 80% orang 3453 2762 0 0.0 0 - - 0 0 0 0 0 0.00
atau perempuan yang memiliki
riwayat seksual aktif

Total Nilai Kinerja UKM esensial (I- V)

Interpretasi nilai rata2 kinerja program UKM esensial:


1. Baik bila nilai rata-rata ≥ 91%
2. Cukup bila nilai rata-rata 81 - 90 %
3. Rendah bila nilai rata-rata ≤ 80%

Common questions

Didukung oleh AI

The education programs show impact, as highlighted by efforts to reach 100% of children, but only achieving 40.9% success in controlling diarrhea illustrates the need for increased educational efforts and further community engagement to enhance program effectiveness .

Immunization rates, such as the 93% completion for basic immunization, reflect a successful public health initiative, indicating effective outreach and program implementation. However, any drop in these rates could suggest potential issues with access or public compliance .

Strategic improvements could include integrating more comprehensive lifestyle modification programs, increasing regular screenings, and enhancing public awareness campaigns. Expanding access to healthcare facilities and using technology for remote consultations would also improve engagement and outcomes .

The success of TPM initiatives is moderate, with some areas achieving a sanitation fulfillment rate as high as 67%, while others fall to 50%. These figures indicate a need for more consistent enforcement and education across different regions to ensure that all meet the set hygiene standards .

Puskesmas play a pivotal role in delivering primary health services, including comprehensive care for mothers and children, leading to high service coverage rates. They are crucial in executing programs like immunization and prenatal care, contributing significantly to reducing mortality rates and improving health indicators .

Effective monitoring and reporting, exemplified by the 100% detection and treatment of tuberculosis cases, are critical for timely intervention and management. It allows for tracking disease trends, ensuring appropriate resource allocation, and catalyzing treatment success rates, thus containing the spread .

Community involvement is crucial as it ensures localized ownership and sustainability. The effectiveness is shown in high compliance rates with initiatives like the Community-Based Total Sanitation (STBM), where 93% of households participated, achieving substantial water and sanitation improvements .

The challenges include varying levels of compliance, with some areas having only a 40% success rate in meeting health standards for clean water facilities, while others achieve up to 88%. This inconsistency suggests disparities in resource allocation, infrastructure, and monitoring effectiveness .

High coverage, such as 100% of pregnant women receiving care, implies positive community health outcomes, including reduced maternal mortality and improved child health. However, variations in the extent of services (e.g., only 76% for HIV testing) can indicate gaps that might affect overall health improvements .

The effectiveness is variable, with some inspections demonstrating impactful results, such as 76% of houses meeting sanitation standards, while others show only a 41% compliance rate. This suggests that while inspections are beneficial, consistency and follow-up improvements are necessary for broader effectiveness .

Anda mungkin juga menyukai