0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan2 halaman

Alur RJP dan Tindakan Darurat

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang tata cara melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk korban yang tidak sadar dan nadi tidak teraba, yaitu dengan melakukan kompresi dada sebanyak 30 kali diikuti dengan pemberian napas buatan sebanyak 2 kali, dengan rasio 30:2. Jika nadi masih tidak teraba setelah RJP, dilanjutkan dengan memberikan napas buatan sebanyak 12-20 kali per menit.

Diunggah oleh

riri sartika dewi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan2 halaman

Alur RJP dan Tindakan Darurat

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang tata cara melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk korban yang tidak sadar dan nadi tidak teraba, yaitu dengan melakukan kompresi dada sebanyak 30 kali diikuti dengan pemberian napas buatan sebanyak 2 kali, dengan rasio 30:2. Jika nadi masih tidak teraba setelah RJP, dilanjutkan dengan memberikan napas buatan sebanyak 12-20 kali per menit.

Diunggah oleh

riri sartika dewi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALUR RJP

Korban Tidak Sadar

Cek Kesadaran – Periksa Nadi

Nadi Teraba Nadi Tidak Teraba

Buka jalan nafas (head tilt RJP


chin lift atau jaw thrust) 30 : 2
Lalu periksa nafas (lihat, (kompresi dada 30 : 2
dengar, rasakan) tiupan nafas)
PUSH HARD & PUSH FAST

Nadi Ada Nadi Tidak Ada

Recovery position
Rescue Breathing
(posisi pemulihan /
(12 – 20 x / menit)
posisi mantap

PENJELASAN :

Saat kita menemukan pasien atau kasus henti nafas Periksa apakah nafas pasien berhenti atau
tersengal ? (misalnya, napas tidak normal) Tidak ada denyut nadi yang teraba dalam 10 detik
(Pemeriksaan napas dan denyut nadi dapat dilakukan secara bersamaan kurang dari 10 detik), lalu
lakukan RJP selama Rasio kompresi -bantuan nafas tanpa airway definitive 1 atau 2 Penolong → 30 : 2

Rasio kompresi -bantuan nafas dengan airway definitive Kompresi berkelanjutan pada kecepatan 100-
120/menit Berikan 1 napas buatan setiap 6 detik (10 napas buatan/menit.

Lakukan SPGDT dan amankan lokasi .

Anda mungkin juga menyukai