Laporan Collegium Pastoral STT Abdi Sabda
Laporan Collegium Pastoral STT Abdi Sabda
OLEH :
NIM : 18.01.1677
2020
I. Kata Pengantar
Puji syukur penulis penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas
berkat dan rahmatNya yang begitu besar sehingga penulis dapat menyelesaikan
penulisan laporan CP program studi Teologi STT ABDI SABDA MEDAN di Huria
Kristen Indonesia (HKI) Resort Khusus Sibuntuon periode 03 Juli 2020 – 10 Agustus
2020 ini dapat selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Penulisan laporan ini
merupakan salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan program S1 Teologi di
STT ABDI SABDA MEDAN dan kewajiban bagi setiap mahasiswa/i yang telah
menyelesaikan Collegium Pastoral (CP).
Dalam penulisan laporan ini, penulis dapat mendapatkan bantuan dan bimbingan dari
berbagai pihak dari segi moril dan material. Oleh karena itu, pada kesempatan ini
penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat:
1. Bapak Pdt. Dr. Tony Liston Hutagalung sebagai dosen pembimbing yang telah
membimbing dengan memonitoring, mengevaluasi, dan memberikan nasihat, doa,
dan semangat kepada para mahasiswanya.
2. Bapak Pdt. G. Tampubolon, [Link], [Link] dan keluarga sebagai Pembimbing/Mentor
Lapangan penulis yang banyak memberikan masukan-masukan dan bantuan baik
dalam hal akomodasi, konsumsi dan transportasi selama pelaksanaan CP 1.
3. Bapak/ibu penatua HKI Resort Khusus Sibuntuon yang telah memberikan bantuan
baik dalam hal akomodasi, konsumsi, dan transportasi penulis selama penulis
berada di gereja HKI Resort Khusus Sibuntuon dan asuhannya HKI Peniel.
Terimakasih juga untuk seluruh jemaat HKI Resort Khusus Sibuntuon dan HKI
Peniel, tempat penulis melaksanakan Collegium Pastoral dalam kurun waktu
kurang lebih 1 bulan.
4. Kepada seluruh jemaat HKI Resort Khusus Sibuntuon yang telah memberikan
bantuan, arahan dan semangat selama mahasiswa CP berada di HKI Resort Khusus
Sibuntuon
5. Tak lupa penulis mengucapkan terimkasih kepada puncuk pimpinan gereja HKI
yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i STT Abdi Sabda stambuk
2018 yang berasal dari gereja HKI untuk melaksanakan Collegium Pastoral di
gereja-gereja HKI, kiranya Tuhan selalu menyertai gereja-gereja-Nya sekalian.
6. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada orangtua, seluruh keluarga, dan
teman-teman penulis yang telah memberi semangat, doa, dan nasihat kepada
penulis dalam melaksanakan Collegium Pastoral ini.
Kegiatan pelaksanaan Collegium Pastoral ini kurang optimal, dikarenakan
pandemic Covid-19, namun berkat rengkuhan kasih Allah dan bimbingan dari dosen
pembimbing dan pembimbing lapangan, kegiatan penatalayanan masih dapat dilakukan
meskipun berjalan dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. .
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan
baik isi maupun bahasanya, untuk itu penulis memohon maaf dan sangat mengharapkan
kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun untuk kesempurnaan penulisan
laporan ini di masa mendatang dan penulis tetap berharap semoga penulisan laporan ini
bermanfaat bagi semua kalangan, baik dalam masyarakat, Gereja, pemeritah, STT
ABDI SABDA MEDAN dan terlebih bagi mahasiswa/i teologi yang telah dan akan
melaksanakan Program CP. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih kepada
semua pihak yang telah memberikan dukungan bantuan dalam penulisan laporan ini.
Semoga laporan ini menjadi berkat bagi semua. Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Amin
Majelis Resort
Badan pemeriksa
keuangan resort (BPKR)
Pendeta Resort
c. Pelayanan Kebaktian
1. Kebaktian Minggu Umum
Kebaktian umum merupakan suatu pelayanan untuk memuji dan
memuliakan nama Tuhan. Tingkat kesadaran anggota jemaat HKI Resort
Khusus Sibuntuon dalam mengikuti acara kebaktian umum adalah
dikategorikan normal. Penulis melihat dari situasi tempat kediaman
anggota jemaat walaupun berjarak jauh namun dan bisa dikatakan bahwa
anggota jemaat bisa datang ke gereja untuk beribadah dalam setiap
minggunya, tetapi anggota jemaat HKI Resort Khusus Sibuntuon belum
sepenuhnya datang ke Gereja untuk bersekutu bersama memuji dan
memuliakan nama Tuhan. Acara kebaktian Minggu umum HKI Resort
Khusus Sibuntuon selama masa pandemi covid 19 dilakukan 2
gelombang. Gelombang I masuk Pukul: 09.00 Wib dan gelombang II
masuk pukul 10.30 Wib. Acara kebaktian Minggu sengaja dilakukan
dengan 2 gelombang agar tetap mematuhi protokol kesehatan demi
mengurangi penularan covid-19. Awalnya, ibadah Minggu dilakukan
hanya sekali saja dimulai pukul 10. 00 WIB, tetapi dengan pertimbangan
diatas maka dibagi menjadi 2 gelombang.
Kebaktian Minggu pertama melakanakan acara kebaktian bahasa
Indonesia dan kebaktian minggu kedua sampai keempat melaksanakan
acara kebaktian berbahasa Batak Toba. Dalam peribadahan, yang paling
sentral adalah khotbah. Para jemaat merindukan khotbah yang mampu
menyentuh pergumulan hidup mereka dan mendapat jawaban untuk
menghadapi pergumulannya dari khotbah yang disampaikan dalam
ibadah Minggu. Jemaat menginginkan khotbah yang relevan
(kontekstual) dengan situasi mereka. Khotbah kharismatik tidak disukai
jemaat, namun yang sangat mereka harapkan adalah khotbah itu dapat
mengobati penatnya pergumulan hidup mereka yang berorientasi di desa
(dusun).
Kehidupan keberimanan jemaat hingga kini masih perlu dibina
sehingga mampu untuk semakin mengembangkan pelayanan dalam
Gereja. Silih bergantinya pendeta yang melayani di HKI Resort Khusus
Sibuntuon ini tentu memiliki pribadi yang berbeda-beda. Warga Jemaat
HKI Resort Khusus Sibuntuon sebagian memberi pujian dan sebagian
mengeluh terhadap pelayanan pendeta. Mereka mengatakan bahwa
beberapa pendeta yang sudah pernah melayani mereka kurang maksimal
dalam melayani. Pribadi pendeta yang mereka sukai adalah Pendeta yang
terus peduli kepada mereka, bersikap selektif, tegas dan memiliki jiwa
membangun demi kemajuan jemaat ini. Mereka mengharapkan Pendeta
yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi. Mulai dari
Pendeta yang cakap dalam berkhotbah, mampu bersosialisasi, mampu
memberi arahan untuk kemjuan rohani dan jasmani jemaat dan harus
rendah hati, adil, jujur serta tidak mementingkan diri sendiri tetapi
memperhatikan keadaan atau kondisi jemaat.
Tabel Laporan Kegiatan Mahasiswa pada CP 1 di HKI Resort Khusus Sibuntuon, Mulai 03
Juli 2020 – 10 Agustus 2020
Hari /
Waktu Kegiatan Tempat Keterangan
Tgl
Minggu
Ibadah Minggu Ibadah berjalan
5 Juli 10.30-12.00 HKI RK Sibuntuon
Umum dengan lancar dan
2020
penuh khidmat
Bersama dengan
08.30-10.30 Maronan Pasar Baru Sibuntuon
tuan rumah
Membuat sopo-
sopo dan
13.00-14.30 Berladang Ladang
membersihkan
ladang
Sabtu
Kompleks HKI RK
11 Juli 15.00-16.30 Sabtu Ceria SM Mewarnai dan
Sibuntuon
2020 game
Topik : Berharap
pada Firman
Nats : Mazmur
19.00-20.00 PA Remaja dan
HKI RK Sibuntuon 119:147
PNB
Melayani sebagai
pembawa firman.
Minggu Melayani sebagai
12 Juli pembawa Firman
2020 10.30-12.00 Ibadah Umum HKI RK Sibuntuon Tema: Cintailah
Pendidikan. Nats:
Lukas 6 : 39 – 42
13.00-14.30 Acara berjalan
Manuruk-nuruk Tanjung Bunga
dengan baik
16.00-17.00 Kebaktian Singkat Rumah Dinas Pendeta Melayani sebagai
Sekolah Minggu Resort pembawa Firman
(Amsal 17:17)
Senin
Pasar Baru Sibuntuon Bersama tuan
13 Juli 09.00-10.30 Maronan
rumah
2020
Malas pergi Ibadah
karena jarak rumah
ke gereja sangatlah
Selasa Konseling Pastoral
jauh dan terkadang
14 Juli 10.00-12.00 terhadap orang Sibuntuon
juga lupa karena
2020 yang malas Ibadah
banyak urusan di
ladang dan
dirumah.
Melayani sebagai
pembawa sermon
bersama dengan
Kamis
Ika Yunasti
16 Juli 16.00-18.00 Sermon Parhalado HKI RK Sibuntuon
Rajagukguk. Ev:
2020
Ulangan 16 : 13 –
17 Ep: Markus 12 :
41 – 44
Kompleks HKI RK
15.00-17.00 Sabtu Ceria SM Game
Sibuntuon
Topik : Mengasihi
Sabtu Sahabat sepperti
18 Juli diri Sendiri
PA Remaja dan
2020 19.00-20.00 HKI RK Sibuntuon Nats : 1 Samuel
PNB
20:12-17
Melayani sebagai
pembawa Firman
Minggu 10.30-12.00 Ibadah Minggu HKI Peniel Melayani sebagai
19 Juli Umum pembawa Firman
2020 Tema:
Penyembahan dan
persembahan
kepada Tuhan.
Nats: Ulangan 16 :
13 – 17
Perkunjungan
Rumah A. Fitri berjalan dengan
13.00-15.30 PRT Aritonang/br baik dan taun
Sihombing rumah sangat
welcome
Melayani sebagai
pembawa lagu
Kebaktian Singkat Rumah anak sekolah
16.00-17.00 pujian dan
Sekolah Minggu minggu
pembawa Firman
(1 Sam 17:48-50)
Bersama dengan
09.00-10.35 Maronan Pasar Baru Sibuntuon
Senin tuan rumah
20 Juli Berduka cita atas
Keluarga A. Joe
2020 20.00-21.00 Acara penghiburan meninggalnya A.
Manullang
Joe Manullang
Melayani sebagai
pembawa Sermon.
Berhubung karena
pendeta Resort
HKI Resort
Selasa Paniaran sedang
Sermon HKI
21 Juli 09.00 HKI Dame sakit maka diminta
Resort Paniaran
2020 untuk
membawakan
sermon tersebut.
Membahas Ev dan
Ep untuk tgl 26 &
2 Agustus 2020
Kamis 16.00-18.00 Sermon Parhalado HKI RK Sibuntuon Melayani sebagai
23 Juli pembawa sermon
2020 bersama Ika
Yunasti Raja
gukguk dan Dodi
Aritonang Ev:
Yohanes 13 : 31 –
35 Ep: Imamat 19 :
9 – 18
Berhubung karena
hari minggu
dilaksanakan acara
Kompleks Gereja HKI
10.00 Gotong royong peletakan batu
RK Sibuntuon
pertama maka
Sabtu diadakan gotong
25 Juli royong
2020 Halaman HKI RK
15.00-17.00 Sabtu Ceria SM Game
Sibuntuon
Tema : Kecewa
PA Remaja dan (Yesaya 5: 2,4,5,6).
19.00-20.00 HKI RK Sibuntuon
PNB Melayani sebagai
pembawa Firman
Yang Dihadiri oleh
Ephorus HKI (Pdt.
Peletakan Batu Manjalo Pahala
Halaman HKI RK
09.00-09.30 Pertama HKI RK Hutabarat, [Link],
Sibuntuon
Sibuntuon M.M) dan anggota
Minggu
DPR RI (Ir.
26 Juli
Lamhot Sinaga)
2020
Pengkotbah
Ephorus HKI (Pdt.
Acara Minggu
10.00-14.00 HKI RK Sibuntuon Manjalo Pahala
Umum
Hutabarat, [Link],
M.M)
Senin
Bersama dengan
27 Juli 10.00-11.00 Maronan Pasar Baru Sibuntuon
tuan rumah
2020
Kamis 16.00-18.00 Sermon Parhalado HKI RK Sibuntuon Melayani sebagai
30 Juli pembawa sermon
2020 bersama Ika
Yunasti
Rajagukguk dan
Dodi Aritonang
Ev : Keluaran 23:1-
9 Ep : Kisah Para
Rasul 5:1-11
Pergi Ke Dolok Tujuan adalah
09.30 Dolok Saribu
Saribu rumah st. L. Purba
Sabtu 1
Jemaat tersebut
Agustu Rumah Bapak Natalia
sangat menyambut
s 2020 14.00-15.00 PRT Nababan/Br
dan menjamu saya
Tampubolon
dengan baik
Melayani sebagai
pembawa Firman.
Ibadah Minggu HKI Dolok Saribu Tema: Melawan
10.00-12.00
Umum Resort Paniaran suap dan korupsi
Minggu Nats : Keluaran
2 23 : 1 – 9
Agustu Inang simamora
s 2020 Op. Joshua Purba/br dalam keadaan
13.00-14.00 PRT
Simamora sakit yaitu stroke
ringan.
Bercerita dan
15.00-16.00 PRT Bapak Simamora
berkenalan
Senin 3
Memetik daun
Agustu 16.00-18.00 Berladang Ladang St. L. Purba
tembakau
s 2020
Selasa Melayani sebagai
4 pembawa sermon
Agustu bersama Praeses
Sermon HKI
s 2020 10.00-13.00 HKI Paniaran Togar Aruan, [Link]
Resort Paniaran
membahas EV tgl
09 & 16 Agustus
2020
15.00 Balek Ke Rumah Dinas Pendeta Rumah Dinas
Pendeta Resort
Sibuntuon Resort
HKI RK Sibuntuon
Tercapainya sasaran-sasaran ini tidak lepas dari hal-hal yang menjadi pendukung
mahasiswa untuk mencapainya, antara lain:
I. Pengantar
Secara khusus thema kita minggu ini adalah : Melawan suap dan Korupsi. Kata suap
adalah kata kiasan, yang menerangkan memberikan sogokan kepada seseorang untuk
menutup mulutnya, sama seperti seseorang yang disuapkan nasi kedalam mulut,
membuat seseorang itu tidak bisa bicara. Sedangkan korupsi berasal dari bahasa Latin
yakni “corruptio” yang artinya : Kebusukan, keburukan, kebejatan, kebohongan, amoral,
penyimpangan. Korupsi adalah prilaku penyelewengan atau penyalahgunaan harta benda
kelompok, untuk kepentingan pribadi. Karena itulah korupsi adalah perilaku yang kotor
dan bejat. Tahukah saudara bahwa suap dan korupsi, dampak dosanya bukan hanya
merugikan kepada pribadi (personal) sipelaku suap atau korupsi, tetapi dampak dosanya
lebih lagi kepada banyak orang (komunal). Karena itulah dosa suap dan korupsi, adalah
dosa yang paling banyak menyeret banyak orang jatuh ke dalam dosa. Andai kata kita
berbuat dosa, dan dosa kita itu hanya merugikan kita sendiri, hal itu adalah yang lazim,
dan dosa itu tidak begitu mematikan dan mengahncurkan peradaban dunia kita ini. Tetapi
masalahnya tidak demikian pada dosa suap dan korupsi, dosa ini tidak hanya merugikan
sipelaku, tetapi merugikan banyak orang.
II. Keterangan
Ada beberapa hal yang dapat kita lihat dalam nats khotbah ini ialah:
1. Jadilah orang benar
Kebenaran tentunya akan bertolak belakang dengan kesalahan. Kesalahan
dihadapan Tuhan tidak dapat dikompromikan. Kebenaran bukan masalah suara
terbanyak. Jangan karna kebanyakan orang berpihak kepada seseorang yang
melakukan kesalahan maka akhirnya orang itu akan dibenarkan. Belakangan ini
dengan alat komunikasi yang canggih, Hoax sering akhirnya menjadi suatu yang
dibenarkan. Apalagi dengan istilah sekarang ini, ketika itu menjadi viral akhirnya
hal tersebut dipahami atau di akui sebagai suatu yang benar. Firman Tuhan
mengatakan tidak. Jangan korbankan kebenaran hanya karena orang banyak tidak
mengakui kesalahan itu sebagai suatu kesalahan. Begitu juga diingatkan bahwa
kebenaran harus menjadi tetap kebenaran dalam kondisi yang bagaimana pun.
Dalam nats ini diberi juga suatu ketetapan bahwa siapa pun yang melakukan
kesalahan itu adalah kesalahan. Jangan karena orang miskin melakukan kesalahan
lalu ahirnya dibenarkan. Memang betul orang miskin perlu mendapat perhatian
atau perlakuan khusus, tetapi mengenai kebenaran, kita tidak boleh membelokkan
kebenaran demi membela orang yang miskin. Sebab dalam Matius 5:7 dikatakan
“ Jika ya, hendaklah kamu katakana ya, jika tidak hendaklah kamu katakan
tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si Jahat”.
2. Kita harus memahami bahwa manusia tidak hidup dan bekerja dengan
kekuatan dirinya saja, tetapi selalu ada factor pendukungnya
Karena bangsa Israel kebanyakan adalah hidup bertani dan beternak maka sudah
lazim bahwa orang Israel melihat ternak baik itu sapi, keledai sebagai sesuatu
yang berharga. Karena itu ketika melihat seekor sapi atau keledai maka kita tidak
hanya melihat mereka sebagai benda atau binatang yang tidak sama dengan
manusia, tetapi lihatlah hewan atau benda itu sebagai sesuatu yang berguna bagi
manusia. Itu sebabnya maka dalam firman ini dikatakan bahwa jangan biarkan
jika ada sapi yang tersesat, jangan biarkan kalau ada keledai yang sangat berbeban
berat. Kita harus menolong saudara kita dalam keadaan apapun, sebab Firman
Tuhan mengaatakan “Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu, Demikian
kamu memenuhi hukum Kristus” Galatia 6:2.
3. Secara spsifik Firman Tuhan mau mengatakan bahwa Tuhan tidak
berkenan kepada Suap
Suap bukanlah suatu ciri khas umat Allah. Suap akan merusak hubungan kita
dengan Allah karena Allah tidak membenarkan kita menerima sesuatu yang
bukan hak kita, dan Allah tidak menginginkan kita akhirnya mengakui kesalahan
itu menjadi sebuah kebenaran hanya karena kita disuap. Harga kita sebagai umat
Allah tidak dapat dibeli dengan suap berapapun jumlahnya. Allah itu sangat anti
dengan suap, sebagaimana yang dikatakan dalam Ulangan 10:17 “Sebab Tuhan,
Allahmulah Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu
ataupun menerima suap”.
4. Sebagai bangsa Allah tentu kita diminta untuk mampu menyatakan kasih,
kebaikan, kebenaran pada siapapun termasuk orang asing.
Inilah yang diinginkan Allah yaitu agar kita menghargai sesama [Link]
janganlah ada dalam benak kita Kalau kepada bangsa Israel Allah mengingatkan
bahwa mereka juga pernah menjadi orang asing saat mereka di tanah Mesir
sehingga mereka harus menghargai orang asing juga. Kita yang hidup di era yang
tanpa batas ini juga tidak selamanya ada di tanah kita sendiri. Kita juga bisa dan
sangat dimungkinkan untuk hidup di tanah orang lain. Karena itu nilai yang saling
menghargai harus kita perlihatkan dalam hidup kita.
III. Refleksi
Dari nats khotbah kita pada saat ini yang dapat kita refleksikan dalam kehidupan kita
ialah sebagai umat Kristen kita harus memilki prinsip dengan memilki Iman yang teguh.
Dan seseorang yang hidup dalam Tuhan tidak akan melakukan suap, karena ia
berkeyakinan sumber berkat dalam hidupnya hanyalah dari Tuhan (Yesaya 45:6-7). Dan
Doakan setiap pekerjaan yang diberikan Tuhan pada kita, biarkan Tuhan yang bertahta
diatas segala pekerjaan kita, tetaplah mengucap syukur, Kita umat manusia tetaplah
percaya kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, dan berlakulah setia dalam setiap
tindakan yang kita lakukan (Mazmur 37:3).
BAHAN SERMON HKI RESORT KHUSUS SIBUNTUON
Minggu V Dung Trinitatis, 12 Juli 2020
Ev: Lukas 6 : 39 – 42 Ep : Poda 4 : 1 – 9
Haholongi Ma Pangajaran
I. Patujolo
Di turpuk on jelas do taida songon dia do hubungan ni Jesus dohot siseanNa i, ima
hubungan antara sahalak guru dohot murid. siseanNa ima na gabe murid dohot Jesus ima na
gabe guru manang rabbi. Dipardalanan pelayanan ni Jesus, diajarhon Jesus do tu angka
siseanNa i asa mangolu dibagasan harajahon ni Debata. Tu sude angka siseanNa i, Jesus do
gabe sahalak pangajar dohot mangajar tu angka siseanNa. Jesus do pangajari manang
sahalak guru na boi ta teladani. Molo mangajar Jesus somal do pangajaran i marhite-hite
umpama, asa mura diantusi lapatan ni poda na ni ajarhon ni Jesus.
II. Hatorangan Ni Turpuk
Guru mansai ringkot do dibidang pangajaran dohot pendidikan. Jala balga do tanggung
jawab ni sahalak pangajari. Pangajaran taringot tu poda/nasihat ingkon do tongtong
disuanhon tu sude roha ni jolma asa mangolu hita dibagasan haporseaon na sintong. Songon
sahalak guru, ahli do Jesus di bidang pangajaran, ido na umbahen na di dok Jesus Kristus
songon sahalak Rabbi. Pangajaran na nilehon ni Jesus mardongan huaso, otoritas, wibawa,
halongangan na mambahen nasa na umbege pangajaran i gabe mandapot parbinotoan na
imbaru. Molo mangajar Jesus, somal do pangajaran i marhite-hite umpama, tujuanna asa
mura diantusi lapatan ni poda na ni ajarhon ni Jesus. Di turpuk on dilehon Jesus do sada
pangajaran tu sude jolma na umbege marhite umpama/perumpamaan. Di mulai Jesus do
umpama i marhite sahalak na mapitung na manogu doganna na mapitung. Na mapitung ima
na so boi marnida dohot simalolongna, umbahaen ndang boi diboto aha do na masa di
humaliangna. Aha do na terjadi molo na mapitung manogu donganna na mapitung? Tung
tartogu na mapitung ma doganna namapitung di dalan? Nda rap targodung ma nasida
duansa? On ma sada umpama na nilehon ni Jesus tu angka siseanNa i dohot tu angka jolma
na torop manggombarhon halak na mapitung secara rohani. Ndang diantusi jala ndang yakin
dope taringot tu sadasada hal, alai nga berani manogihon/mangajarhon halak na asing lao
mangihuthon ibana. Di paingot Jesus do halak Parise dohot siboto surat na somal
mangulahon sisongoni. Halak Parise lomo mangulahon sadasada hal sahera na beribadah
nang sahera mangulahon angka parenta ni Tuhan, alai sasintongna halak Parise umlomo do
rohana mangulahon aha na manguntunghon dirina sandiri. Namapitung manogu namapitung
somal do taida di pargoluanta. Godang do jolma na berusaha mempengaruhi halak na asing
asa mangulahon lomo noi rohanna na so binoboto dope hasitonganna. Berusaha
mempengaruhi halak na mangihuthon Jesus asa manimbil sian dalan ni Tuhan marhite
ujaran kebencian, hoax, dna, asa mangulahon lomo ni rohanna dohot manomu dalan
hasintongan. Alai molo sinungkun, nga pasti nasida malua? Pasti jawabanna ndang diboto
dope, mudah-mudahan manang taida ma annon. Berbeda do dohot pagajaran ni Jesus. Atik
pe rupa ni Debata, ndada songon na nidobu dirajumi rohana tudosna i tu Debata. Dirumari
do dirina jala disolukkon rupa ni hatoban, gabe suman tu jolma do Ibana jala rumang jolma
dapot di Ibana (Flp.2:6-7). Gabe didok Jesus ma tu ibana: Ahu do dalan i dohot hasintongan
dohot hangoluan. Ndang adong nasa tu Ama i, ia so marhite sian Ahu (Joh.14:6). On ma na
lao sirimangrimanganta, ndang adong sada jolma pe di portibi on na berani manghataon
sisongon i. On ma na gabe poda ni Tuhan tu hita, asa gabe pangajari na sintong hita tu
saluhut jolma. Pangajar na sintong ima pribadi ndang na holan manogihon jolma lao
mandohoti lomo ni rohanta, alai tong do ingkon manghangoluhon aha na tahaporsea i.
Ditingki sahalak jolma ndang manghangoluhon na di haporseaonna i, sasintongna ibana
ndang dope manghaporseai haporseaonna sandiri. Adong pigapiga na porlu taparateatehon
asa gabe pangajar na sintong:
1. Ia jolma ingkon mangihuthon aha na niulahonta
Lukas 6:40 Ndang sumurung sisean sian guruna. Naung sun denggan do ganup,
molo doshon guruna. Sering do halak ndang mangida adong do hubungan ayat on
dohot ayat na sebelumnya (ay.39). Di sada sisi dipatorang Jesus do songon dia halak
namapitung manogu dogannna na mapitung, di ayat selanjutnya dipatorang Jesus muse
naung sun denggan do ganup, molo doshon guruna. Alai ditingki ta pamanat, jelas do
taida adong hubungan na erat di sude bagian ni turpuk on. Jesus mandokhon asa sude
halak na porsea mamilit guru na sintong, alana sisean ingkon do songon guruna. Ditingki
jolma na torop mangihuthon ajaranni halak Parise, diholsohon do jolma naeng gabe
sarupa dohot pangajari i. Jesus patoranghon molo nasida mandohoti pangajari na pitung
i, tabayanghon ma aha na naeng tarjadi tujoloan on dohot angka siseanNa. Guru na
marbisuk molo naeng mangajari angka siseanna sai gumodang ma patudu jalan
parsiajaran; ndang pasahat na dirohana manang manggohi pingkiranna.
2. Tasadari na adong koreksi-koreksi na torus diulahon lao mabahen na denggan.
Luk.6:41 Aha ma pola paberengberengonmu silbaksilbak na di mata ni donganmu;
ia na satiang na di matami ndang diantoi ho! Ditingki hita manghubunghon “panogu
namapitung” dohot “balok di bagas mata”, sala sada parbonsiran hapitungon tong adong
dope balok na ndang dope ditinggalhon. gambaran dua halak namapitung na mandadap-
dadap dihagolapon, sarupa doi dohot panogu na so mampu mamereng dao tu jolo songon
dia masa depan ni jolma na dipimpin na. Alana mapitung nasida manang alana adong
balok na balga dimata ni nasida, alai disada sisi berusaha do ibana mambuat silbaksilbak
na di mata ni donganna. Pangajari ndada holan guru di singkola alai dohot do nang
natoras di tonga ni bagas, parhalado di tonga ni huria. Angka pangajari dohot panuturi di
tonga ni punguan naeng parjolo mananda dirina sandiri asa unang mangopo poda
pinasahatna tu angka siseanna. Ingkon parjolo do diriniba tandaon jala paturehon asa diri
ni dongan. Parjolo do diriniba ajaran sian na mangajari dongan asa unang sahat hata na
mandok: “e ho pangansi!” Jadi sebelum hita manguhum manang mangoreksi jolma,
ingkon rade do hita parjolo dikoreksi dohot di nilai manang diuhum. Jolma nanaung
pature dirina do na talup paturehon diri ni donganna. Ai songon dia ma tama parhalado
laho manjamitai ruas ni huria, molo dirina sandiri pe ndang apala talup patolhashon
barita ni Jesus i? Tasungkun ma dirinta be, pangajarion na songon dia do na sai laon
tapasahat tu angka na taajari.
III. Sipahusorhusoron
Turpuk ta sadarion manoranghon tu hita pentingna pangajaran i. Di halak na porsea ingkon
do hita mamilit pangajari na sintong. Jesus do pangajar manang sahalak guru na boi ta
teladani, ido na umbahen na di dok Jesus Kristus songon sahalak Rabbi. Turpuk on
paingothon hita asa ise do na pantas manguhum. Adong do sada hasintongan na mutlak
dohot universal ima hasintongan ni Debata. Debata do bona ni hasintongan i na berhak
menguhumi halak na manulak hasintongonNa. Jelas do na berhak menguhumi ima Debata
bona ni hasintongan i. Alai molo hita angka siseanNa, nangpe naung dipasintong, alai ndada
asal/bona hasintongan i hita. Hita pe ndang dope singkop mangulahon hasintongan i.
Marhite sian i ndang berhak hita manguhumi donganta jolma. Debata do na tumompa sude
jolma i dohot Ibana do bona hasintongan i na berhak manguhumi sude manisia. Amen.
BAHAN SERMON HKI RESORT KHUSUS SIBUNTUON
Ev : 5 Musa 16 : 13 – 17 Ep : Markus 12 : 41 – 44
Ev : Johannes 13 : 31 – 35 Ep : 3 Musa 19 : 9 – 18
I. Patujolo
Tema di minggu papituhon dung trinitatis on “holong songon patik na imbaru”. Marhite
tema on dilehon tu hita pangantusion taringot tu holong, ndang holan manghaholongi na
targoar dongan dohot do manghaholongi na manghasogohon hita. Boha do bahenonta
papatarhon na tahahaholongi donganta? Diturpuk on dipaboa Tuhan Jesus, ndang leleng be
nasida masipaidaan, ala tongkinari borhat ma Ibana tu silang i, ala tongkinari ro ma suruan
ni sintua ni malim manangkup dohot manguhum Ibana. Alani i ma dipodai siseanNa asa
unang marsak jala mandele molo masa i tongkinnari. Andorang so tarboan Jesus tu silang i
diajari siseanNa laho pasangaphon Debata marhite pangoloion dohot marhite na
masihaholongan.
Holong di hita jolma gampang do luntur molo dikecewahon halak na asing hita apalagi
molo dihasiti hita manang dikhianati. Dalam hal on, Tuhan Jesus mangalehon teladan
songon dia do holongNai na so boi pudar, naung pe ditingki i disadari Jesus do nga
jumpang tingkina lao dikhianati si Judas, disangkali si Petrus dohot ditadinghon angka
siseanNa i. Alai dilehon Jesus do sada patik na imbaru ima naeng ma masihaholongan.
“Patik na imbaru ma hulehon tu hamu: Naeng ma masihaholongan hamu; songon
holong ni rohangku di hamu, naeng ma songon i dohot hamu masihaholongan (Ay.
34)”. Na menarik dison ima kata “imbaru” berarti “segar” lapatanna, holongta i ingkon
do selalu segar, ndang luntur/goyah alana sikap donganta na mengecewakan hita.
Holong ni Debata i ma na hot, ndang luntur sehingga ditingki Ibana dikhianati,
disangkali, ditandinghon sahalakNa, holong ni Jesus i ndang hea berubah. “Asiasi ni
Jahowa sambaing do umbahen so haru sun siap hami, ai ndang marpansohotan asi
ni rohana i. Mulak rata do I tahe ganup sogot, godang ma tutu habonaranmu! (And
3:22-23).
3. Holong ta i ingkon do Kasih Agape na gabe identitas halak na porsea (Ay. 31, 34-
35)
Kasih Agape ima kasih na rela berkorban tanpa pamrih. Kasih Agape, bukan kasih
“karena”..... Saya mengasihinya “karena” ia baik....” alai kasih Agape ima kasih yang
“walaupun” .... Saya mengasihinya “walaupun” ia membenci saya! Kasih Agape ima na
gabe identitas tu sude angka sisean ni Kristus. Halak na asing boi mananda hita gabe
sisean ni Tuhan i, ndang alani warna/model pahaeonta na ta pake, ndang holan ibadah
minggu sambing, ndang holan hata-hata na berbau agama na ta lontarhon, ndang alani
sian sadia godang ayat Alkitab na ta hapal, ndang alani jabatan na adong di dirinta. Alai
identitas sisean ni Kristus diukur sian songon dia do relasi/hubunganna dohot Tuhan
nang dongan jolma. Olo do hita mangalean tanganta tu dongan nadiasinghon? olo do
hita tu dongan na marsahit? olo do hita pasesahon hasalaon ni dongan ta? olo do hita
marparange tarbuka jala manjalo donganta? Holong ni Tuhan na mancai timbo, bagas,
dohot bidang lao sihataon. Dang cukup waktu lao mangarimangi. Alani i, denggan ma
hita mangulahon i. Alana holan mangulahon Kasih Agape hita boi gabe saksi ni Tuhan.
Holong ni Tuhan i do na marmulia lao dirimangi, marasiniroha ima mangulahon.
Mengutamahon jolma na asing, holong na ias, holong na membangun parngoluanni
dongan ta. Debata mangido tu hita asa mambagi holong ta tu dongan jolma, ndang
holong sian muruk ni roha, holong ima sian pambahenan, songon hata ni Tuhani na
mandok Yoh.13-34 “Patik na imbaru ma hulehon tu hamu: Naeng ma
masihaholongan hamu; songon holong ni rohangku di hamu, naeng ma songon i
dohot hamu masihaholongan”.
III. Sipahusorhusoron
Ev : Kolosse 3 : 22 – 25 Ep : Poda 6 : 6 – 11
I. Patujolo
Kolose ima sada kota di Asia Kecil manjonokkon kota Laodikia. Apostel
Paulus manurathon buku on di taon 58 M. Secara historis Apostel Paulus manurathon
buku on laho mangurupi huria i asa boi mangula ulaon na marhitehite Tuhan i. Di abad
parjolo diingani bangso Jahudi ma huta on alai na untorop ima halak Yunani. Sanga do
taboto ditingki hita na gabe anak somang manang hamba tu induk somangta gabe
dihalomohon do hita manang gabe ndang lomo roha ni induk somangta i. Ra sude do
molo na tarjou gabe tuan manang induk manghalashon manang manghalomohon anak
somang na molo satia huhut unduk laho mangula ulaon, tarlumobi ma molo tarbuka jala
jujur tu tuan na.
II. Hatorangan Ni Turpuk
Turpuk jamita di ari minggu on, Apostel Paulus ndang paboahon sistem
perbudakan. Alai mangalehon tujuan jala makna, manang poda tu sude anak somang,
parkarejo, songon dia mambangun sikap na ias tugas ima anak somang manang hamba
na unduk manang setia tu tuanna jala penuh tanggung jawab di sude angka ulaonna.
Molo mangoloi saluhutna namarlapatan ima na mangoloi pandok ni tuanna marhitehite
penuh rasa tanggungjawab, setia jala unduk ndang adong disi kepurapuraan. Asa boi
disude ulaonna mangula di bagasan na marsitutu songon pangoloina tu tuanna na
marojahan sian hata ni Tuhan i. Apostel Paulus mangondolhon dison songon dia do
pambahenanta laho mangula ulaon naterbaik natolap ni gogonta. Molo tarjou do hita na
gabe anak somang boe ma natolap ni gogonta laho mangula ulaon nituhan asa
marsangap goar ni Debata marhite anakna Tuhan Jesus. Sasintongna tarigot di anak
somang dohot tuanna hal nawajar doon diulaon ni haKristenon.
Molo di Padan narobi adong do piga ayat namanghatai taringut tu pangalaho
ni anak somang. Na gabe siondolan di turpuk on konsekuensi ni anak somang i lao
pataridahon dirina na gabe pasangaphon Tuhan ndang na gabe pasangaphon roha ni
jolma. Dipaingot muse tuhuria Kolose ima sude na tarjou na gabe halak Kristen molo
mangula ulaon marhite nasian Tuhan i ingkon do gabe dapotan pasupasu. Halak
naporsea marhite Kristus diulaon na, ingkon do Kristus na gabe tiruan jala gabe tuan
dingoluna. Molo ias ni roha mangula ulaon manang aha pe i, parkarejoan, disikkola, di
keluarga tamba on ni Tuhan i do pasupasu dihita. Na diida ni Tuhan sian huria Kolose
ima konsekuensi jala konsisten laho pataridahon mangula siulaon ima sian ias niroha jala
sian sada niroha dihuria i. Ulaoni sahalak Kristen ima ulaonna tu Tuhan i, ndang na gabe
tujolma. Sude angka ulaon adong hubunganna tusude jolma, alai naniondolhon dison
ima ulaontai adong panghorhon nataula tu Tuhan i. Huria Efesus diajari jala dipodai
Apostel Paulus ima ndang holan manjalo pasupasu alai pataridahon ias roha nasida laho
mangula ulaon manang aha pe na diula nasida.
III. Sipahusorhusoron
Marhite turpuk on diajarhon do hita asa taulaon ulaon on marhite sian ias ni
roha ndang alani paksaan jala ndang alani mamereng bohini sasahalak. Jala ise halak na
sungguh sungguh mangula ulaon na marhite ias ni roha, pos rohanta dapotan pasu pasu
do sian Tuhan i. Marhite turpuk on diboto Tuhan i do hita na mangaradoti ulaonta
manang ndang. Alani ni do tapangke ma kesempatan na pinasahat ni Tuhan i di hita asa
boe dapotan las ni roha hita lao mangula ulaonta siganup ari. Paboa halak kristen hita di
portibi on tapataridahon ma pambahenan na denggan manang na songon dia pe status,
kedudukanta di portibi on. Jala dipargogoi Tuhan i do hita laho mangulahon ulaonta
molo marsitutu do hita di sude ulaonta asa marsangap goar ni Tuhan i. Amen!
Topik : Berharap pada Firman
Nats : Mazmur 119:147
PA untuk Remaja dan PNB
I. Pengantar
Hidup bergantung pada Tuhan berarti hidup seturut firman-Nya. Hidup berharap
pada Tuhan berarti hidup yang dituntun oleh firman-Nya. Sebab itu, nggak masuk akal
rasanya kalo kita berkata kita mengandalkan Tuhan tapi hidup kita jauh dari Tuhan.
Hari ini, yuks mari kita periksa diri kita masing-masing. Jangan-jangan kita cuman
membuka Alkitab saat hari Minggu saja di gereja? Semoga nggak ya. Seperti Daud, yuk
jadikan aktivitas membaca dan merenungkan firman Tuhan sebagai agenda wajib yang
harus kita lakuin minimal setiap hari.
II. Diskusi
1. Bagaimana kaum remaja membedakan arti “berharap” pada Tuhan Allah dengan
berharap pada dunia?
2. Bagaimana ciri-ciri orang yang berharap pada Tuhan? Dan bagaimana ciri-ciri orang
yang berharap pada dunia?
3. Apa yang akan dilakukan untuk menumbuhkan pengharapannya kepada Tuhan?
Persahabatan adalah mengasihi seorang sahabat seperti diri sendiri. Sesuatu yag aneh
bila ada yang mengatakan kami dulu sahabat, tetapi sekarang persahabatan kami hancur
karena sesuatu hal. Persahabatan menuntut kesetiaan, orang yang bersahabat akan
memikirkan keselamatan sahabatnya, melakukan yang terbaik untuk sahabatnya. Sahabat
yang baik akan berupaya untuk melakukan yang terbaik untuk sahabatnya.
Seorang sahabat yang baik akan siap untuk mendukung, meneguhkan, menguatkan
dan menyembuhkan sahabatnya yang hampir menyerah. Jalinlah persahabatan dengan
berdasarkan kasih setia Tuhan di antara sesama pemuda gereja, sesama umat yang percaya
pada Tuhan Yesus.
II. Diskusi
1. Apakah kamu mempunyai sahabat? Mengapa kamu mau bersahabat dengannya?
2. Apakah menurutmu persahabatan yang diikat dalam kasih Tuhan akan hancur?
3. Apakah kamu pernah ingkar janji terhadap sahabtmu? Bagaimana menurutmu
perasaan sahabatmu? Apakah sahabatmu pernah mengingkari janjinya padamu?
Bagaimana perasaanmu?
KECEWA
(Yesaya 5: 2,4,5,6) PA untuk remsja dan PNB
I. Pengantar
Hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) berkaitan dengan
kepuasaan publik terhadap kinerja pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono-Boediyono menunjukkan hasil tidak memuaskan yakni sekitar
44,7%. Sebenanrnya, tanpa penelitian pun banyak orang kecewa atas kinerja
pemerintahan kali ini. Masyarakat dan media menilai sudah terlalu banyak fasilitas dan
kemudahan yang diberikan kepada pemerintah, namun kenyataannya korupsi, terorisme,
dan pembiaran tindak kejahatan dan kelalaian meyebabkan banyak nayawa melayang.
Hal ini yang membuat masyarakat sangat keewa.
Demikian juga dengan kita, didalam kehidupan kita sehari-hari kita sering melakukan
hal yang mengecewakan orang lain, bahkan mengecewakan Tuhan. Tuhan telah
memberikan segala sesuatu yang kita butuhkan tetapi kita justru mengecewakan-Nya.
Bagaimana dengan saudara?
II. Diskusi
1. Pada ayat (4 ) dijelaskan tentang kekecewaan yang dialami oleh Pemilik kebun
anggur. Apa makna kecewa ini jika di perhadapkan dengan kekecewaan Allah dalam
Kej 6:7 ?
2. Apa alasan kita untuk tidak mengecewakan Allah berdasarkan ayat (2)?
3. Bagaimana dengan akibat ketika kita tidak mendengarkan perkataan Allah
berdasarkan ayat (5) ?
4. Apa dasar yang dapat diaplikasikan bagi pemuda akan perasaan kecewa?
5. Bagaimana sikap kita sebagai pemuda kristen ketika kita diperhadapkan kepada
suatu kekecewaan?
6. Apa perenungan yang boleh kita dapat melalui PA hari ini?
MEWARNAI
GAMES SM HKI RESORT KHUSUS SIBUNTUON
Temukan akuuuuuu...
1. Ulangan 11 : 15
2. Kejadian 3 : 23
3. Lukas 12 : 27
4. Roma 9 : 27
5. Markus 11 : 8
6. Kejadian 7 : 10
7. Mazmur 40 : 12
8. Amsal 6 : 6
9. Filipi 2 : 8
10. Ratapan 3 : 9
11. Daniel 4 : 21