NAME : RAHMAD DAVID
NIM :
KELAS : MANAJEMEN C
Tugas Ujian MID Sistem Informasi Manajemen
Review Jurnal
Judul : Sistem informasi manajemen pengendalian persediaan bahan instalasi
perpipaan pada satuan erja pengembangan kinerja pengelolaan air minum
Nama Pengarang : Takalamingan Aldrin dan Bonny F. Sompie, J. P. Rantung
Tujuan Penelitian :
Merancang Sistem Informasi sebagai metode yang efektif dalam menghasilkan laporanlaporan yang
cepat dan ringkas untuk pendataan, permintaan, pemesanan hingga penerimaan bahan yang dapat
membantu manajer proyek untuk mendapatkan informasi dalam pengambilan keputusan. daya utama
selain manusia, bahan, mesin dan uang. Pengolahan informasi sering dilakukan dengan menggunakan
komputer. Komputer berfungsi untuk mengumpulkan dan menyimpan, mengolah data dengan cepat,
tepat dan akurat. Walaupun demikian tidak jarang pengolahan informasi masih dilakukan secara
manual.
Metode Penelitian :
Metode yang digunakan yaitu Sistim Informasi Manajemen, yang berdasarkan sumber-sumber data
kuantitatif dengan wawancara pada penanggung jawab gudang perpipaan pada Satuan Kerja
Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum. Penelitian ini dimulai dengan studi literatur tentang
teori-teori yang ada hubungannya dengan sistem informasi manajemen, pengadaan dan pengendalian
persediaan bahan, identifikasi kebutuhan data/informasi, dan perancangan sistem informasi
manajemen.
Hasil Penemuan dan Pembahasan :
1. Menentukan Proses
Identifikasi Produk/Layanan dan Sumberdaya Pendukung
Identifikasi Proses Perencanaan Dan Pengendalian
Identifikasi Proses Produk / Layanan Dan Sumberdaya
Pengelompokan / Pemisahan Proses
Penulisan Deskripsi dari Setiap Proses
Kaitkan / Hubungkan Proses –Proses Ke Organisasi
2. Deskripsi dari setiap proses
Manajemen: Aktivitas untuk menyusun, mengatur, mengelola dan melaksanakan aktivitas
ketatausahaan. Perencanaan: Aktivitas merencanakan dan menyusun program kerja. Konstruksi:
Aktivitas pelaksanaan pekerjaan konstruksi Operasi dan Pemeliharaan: Pelaksanaan rencana kerja serta
kegiatan pemeliharaan bagi seluruh hasil pekerjaan yang telah dibuat. Pengadaan Barang dan Jasa:
Melaksanakan kegiatan untuk pengadaan barang dan jasa dengan cara pelelangan Keuangan: Aktivitas
tentang bagaimana pengelolaan dana dalam penyelenggaraan operasional dan pelaksanaan proyek.
Administrasi: aktivitas tentang bagaimana pengelolaan administrasi kegiatan dan penyelenggaraan
operasional dalam pelaksanaan proyek.
3. Menentukan kelas data
Kelas data adalah pengelompokan data secara logis dari data yang dihubungkan pada barang-barang
yang sangat berarti untuk organisasi, dengan tujuan:
-Menentukan penyebaran data yang diperlukan
-Menentukan data mana yang diperlukan, tetapi tidak tersedia/tidak cukup untuk digunakan pada bisnis
-Menetapkan dasar pekerjaan untuk formulasi kebijakan-kebijakan data
4. Bentuk Rancangan Masukan
Rancangan masukan yang akan dibuat dari/berdasarkan rancangan DFD yang ada pada dasarnya
haruslah balance. Rancangan masukan merupakan definisi secara rinci seluruh arus data yang masuk
kedalam sistem yang telah dibuatkan/dirancang pada DFD. Berdasarkan DFD sistem persediaan barang
teknisi maka terlihat 6 arus data yang masuk kedalam sistem, sehingga haruslah dibuatkan 6 rancangan
masukan untuk DFD sistem persediaan barang.
1. Nama masukan : Form Minta Brg
Arus data : Dari Teknisi ke Proses 1.0
Penjelasan : Data Barang yang Diminta oleh Teknisi
Periode : Tidak Tentu Struktur Data : No Ref, Bagian, No, Kode Bar, Nama Barang, Jumlah,
Unit.
2. Nama masukan : Kartu_stok
Arus data : Dari Storekeeper Ke Proses 2.0.
Penjelasan : Data Barang yang Tersedia di Gudang
Periode : Tidak Tentu
Struktur Data : Kode barang, Nama Barang, Type, Merk, Jumlah, Unit, Status
3. Nama masukan : Form_Ambil_brg
Arus data : Dari Teknisi Ke Proses 3.1
Penjelasan : Pengambilan barang yang dilakukan oleh teknisi
Periode : Tidak Tentu
Struktur Data : Sparepart, Tgl, No, Kode Bar, Nama barang, Jumlah, Lokasi, Nama
4. Nama masukan : Work_Order
Arus data : Dari Teknisi Ke Proses 4.0.
Penjelasan : Sebagai laporan teknisi bila pekerjaan telah selesai dilakukan
Periode : Tidak Tentu
Struktur Data : No Work, Order, Supervisor Name, ChiefEngineer Name, Work Place/Floor,
Problem, Sparepart, Work Complete, Work Started, Work Checked
5. Nama masukan : AMM
Arus data : Dari Storekeeper Ke Proses 5.0
Penjelasan : Sebagai laporan aktivitas mingguan teknisi yang telah dikerjakan
Periode : Tidak Tentu
Struktur Data : Periode, No AMM, Tglmsl, Kat, Lok, Peralatan, Masalah, Tindakan, St
6. Nama masukan : CM
Arus data : Dari Storekeeper Ke Proses 6.3
Penjelasan : Sebagai laporan bulanan barang yang telah tersedia di Gudang
Periode : Tidak Tentu
Struktur Data : Periode, Asset I, Kode, Asset Category, Asset Description, Model Number,
Serial Number, Begin, In, Used, End, Tokmi, Unit, Status ID.
Kesimpulan :
Terdapat 7 proses pada perencanaan manajemen proyek, Manajemen: Aktivitas untuk menyusun,
mengatur, mengelola dan melaksanakan aktivitas ketatausahaan. Perencanaan: Aktivitas
merencanakan dan menyusun program kerja. Konstruksi: Aktivitas pelaksanaan pekerjaan konstruksi
Operasi dan Pemeliharaan: Pelaksanaan rencana kerja serta kegiatan pemeliharaan bagi seluruh hasil
pekerjaan yang telah dibuat. Pengadaan Barang dan Jasa: Melaksanakan kegiatan untuk pengadaan
barang dan jasa dengan cara pelelangan Keuangan: Aktivitas tentang bagaimana pengelolaan dana
dalam penyelenggaraan operasional dan pelaksanaan proyek. Administrasi: aktivitas tentang
bagaimana pengelolaan administrasi kegiatan dan penyelenggaraan operasional dalam pelaksanaan
proyek. Dengan menggunakan Program Sistem Informasi Manajemen Pengendalian Persediaan Bahan
Perpipaan pada Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum tersebut dapat
mempermudah pengolahan data pengendalian persediaan bahan, sehingga waktu yang dibutuhkan
didalam pemrosesan data semakin cepat dan biaya yang dikeluarkan semakin kecil.