SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
TERAPI BERMAIN MELEMPAR BOLA PADA ANAK
DI RUANG ANAK RSUD MESUJI
Disusun Oleh Kelompok 2 :
1. ANDIKA SAPUTRA (NIM : 2022207209232)
2. A. TAUFIK AKBAR (NIM : 2022207209345)
3. DARIS PUTRA PRATAMA (NIM : 2022207209177)
4. ENDANG NURJAYANTI (NIM : 2022207209119)
5. HARDI WIJAYA (NIM : 2022207209178)
6. INDRA YUDHI SUSANTO (NIM : 2022207209175)
7. LIA SUSANTI (NIM : 2022207209109)
8. NOVITA EFFENDY (NIM : 2022207209228)
9. WAHYU SUHENDRA (NIM : 2022207209237)
10. YETTI INDRIANI M (NIM : 2022207209063)
FAKULTAS KESEHATAN
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PRINGSEWU
TAHUN 2022/2023
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
TERAPI BERMAIN MELEMPAR BOLA PADA ANAK
A. PENDAHULUAN
Hospitalisasi merupakan suatu proses, dimana karena suatu alasan tertentu
baik darurat atau berencana mengharuskan anak tinggal di rumah sakit
menjalani terapi dan perawatan sampai pemulangan kembali ke rumah.
Proses hospitalisasi pada anak usia prasekolah akan berdampak sangat
serius. Perawatan di rumah sakit juga membuat anak kehilangan kontrol
terhadap dirinya. Selama proses hospitalisasi anak dan orang tua dapat
mengalami beberapa pengalaman yang sangat traumatik dan penuh dengan
kecemasan, hal ini akan berdampak negatif bagi anak.
Dampak negatif dari efek hospitalisasi sangat berpengaruh terhadap upaya
perawatan dan pengobatan yang sedang dijalani pada anak. Reaksi yang
dimunculkan pada anak akan berbeda antara satu dengan lainnya. Anak
yang pernah mengalami perawatan di rumah sakit tentu akan menunjukkan
reaksi berbeda bila dibandingkan dengan anak yang baru pernah. Anak
yang pernah dirawat di rumah sakit telah memiliki pengalaman akan
kegiatan yang ada di rumah sakit, kemungkinan hal ini berdampak
terhadap tingkat kecemasan yang dialami. Sedangkan anak yang baru
pernah dirawat mungkin mengalami kecemasan yang lebih tinggi. Pada
keadaan seperti ini diperlukan suatu tindakan yang dapat menurunkan
tingkat kecemasan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk
menurunkan kecemasan adalah melalui kegiatan terapi bermain.
Bermain merupakan salah satu alat komunikasi yang natural bagi anak-
anak. Bermain merupakan dasar pendidikan dan aplikasi terapeutik yang
membutuhkan pengembangan pada pendidikan anak usia dini. Bermain
dapat dilakukan oleh anak yang sehat maupun sakit. Walaupun anak
sedang mengalami sakit, tetapi kebutuhan akan bermain tetap ada. Salah
satu fungsi bermain adalah sebagai terapi dimana dengan melakukan
permainan anak akan terlepas dari ketegangan dan stress yang dialaminya.
Melalui kegiatan bermain, anak dapat mengalihkan rasa sakitnya pada
permainannya (distraksi) dan relaksasi melalui kesenangannya melakukan
permainan.
B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan terapi bermain melempar bola selama 20 menit
pada pasien di bangsal anak, diharapkan perasaan cemas pada anak
akibat dampak dari hospitalisasi selama dirawat di rumah sakit
dapat teralihkan sehingga anak bisa merasa nyaman selama dirawat
di rumah sakit.
2. Tujuan Khusus
a. Anak dapat menyebutkan warna-warna bola yang
ditunjukkan oleh terapist
b. Anak dengan dibantu orang tua dapat mengambil bola dari
tempat yang disediakan
c. Anak dengan dibantu orang tua dapat memasukkan bola ke
keranjang.
C. MANFAAT TERAPI BERMAIN
1. Memfasilitasi situasi yang tidak familiar
2. Membantu untuk mengurangi stress terhadap perpisahan.
3. Memberi tempat distraksi dan relaksasi.
4. Membantu anak untuk merasa aman dalam lingkungan yang asing.
5. Memberi cara mencapai tujuan-tujuan terapeutik.
D. RENCANA KEGIATAN
1. Jenis Bermain Terapi
Bermain bola
2. Karakteristik Permainan
Ambil dan memasukkan bola dalam keranjang
3. Karakteristik Peserta
Anak usia 4-6 tahun
4. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Tanggal 19 Maret 2023 jam 08.00 WIB di Ruang Anak RSUD
Mesuji
5. Metode Kegiatan
Bermain bola bersama anak dibantu orang tua
6. Alat dan Media yang Digunakan
Bola kecil berwarna-warni, keranjang, speaker dan mikrofon.
E. STRATEGI PELAKSANAAN
Terapis Waktu Subjek Terapi
Persiapan (Pra Interaksi) 10 Menit
1. Persiapan Pasien
a. Memberitahukan tujuan
bermain kepada anak dan a. Anak dan orang tua
orang tua paham terhadap
b. Melakukan kontrak waktu dan penjelasan
tempat pelaksanaan b. Anak dan orang tua
c. Mengecek kesiapan dan menyetujui kontrak
kondisi anak untuk bermain c. Anak dalam keadaan
(anak tidak mengantuk, anak yang sesuai untuk
tidak rewel, kondisi anak dilakukan terapi
memungkinkan untuk diajak bermain
bermain, keadaan umum anak
d. Ruangan siap untuk
membaik).
digunakan terapi
d. Menyiapkan ruangan terapi
bermain
bermain
2. Persiapan Peralatan
a. Menyiapkan alat dan bahan a. Bola yang digunakan
yang diperlukan seperti bola sudah siap untuk
warna-warni dan keranjang digunakan terapi
bola. bermain
b. Peralatan bermain
b. Mengecek kembali
sudah lengkap
kelengkapan peralatan yang
akan dipergunakan.
Pembukaan (Orientasi) 5 Menit
a. Mengucapkan salam. a. Anak dan
b. Memperkenalkan kelompok keluarga
kepada anak dan keluarga. menjawab
c. Memanggil anak dengan salam
nama panggilan yang dia b. Anak dan kelompok
senangi. saling berkenalan
d. Menjelaskan tujuan dan c. Anak dan
langkah- langkah keluarga
pelaksanaan kegiatan terapi memperhatikan
bermain melempar bola. terapis.
e. Memberi kesempatan pada d. Anak dan keluarga
anak dan orang tua untuk paham terhadap
bertanya kalau ada hal yang penjelasan
e. Anak dan keluarga
belum jelas. bertanya atas
f. Menanyakan kesiapan anak penjelasan
sebelum kegiatan dilakukan. f. Anak siap
melaksanakan
kegiatan
Tahap Kerja 20 Menit
1. Mengambil Bola Warna-Warni
a. Memberi petunjuk kepada
a. Anak dan keluarga
anak tentang cara
memperhatikan
melakukan permainan
penjelasan
b. Memotivasi anak untuk
b. Anak mau untuk bermain
mengikuti terapi
permainan selama proses c. Anak dibantu orang
tua mengambil bola
c. Menginstruksikan anak
sesuai dengan
untuk mengambil bola
instruksi
sesuai dengan warna bola
d. Anak senang
yang ditunjukkan
terhadap
d. Memberikan apresiasi
apresiasi yang
kepada anak terhadap
diberikan
feedback yang diberikan
2. Memasukkan Bola ke Keranjang
a. Memberi petunjuk kepada a. Anak paham
anak tentang cara terhadap
memasukkan bola ke penjelasan
dalam keranjang b. Anak mau untuk bermain
b. Memotivasi anak untuk c. Anak dapat memasukkan
mengikuti terapis bermain bola ke dalam
selama proses keranjang
c. Menginstruksikan anak d. Anak senang
untuk memasukkan bola terhadap
ke dalam keranjang apresiasi
d. Memberikan apresiasi e. Anak senang
kepada anak terhadap mendapatkan
feedback yang diberikan hadiah dari
e. Memberikan reward kepada terapis
semua anak yang ikut serta
dalam permainan
Terminasi 5 Menit
a. Menanyakan perasaan anak a. Anak menyatakan
setelah bermain bola. perasaannya
b. Menanyakan perasaan dan b. Orang tua anak
pendapat orang tua tentang menyatakan
bermain bola perasaannya
c. Berpamitan dengan anak dan c. Anak dan
orang tua dan berfoto bersama. orang tua
berpamitan
d. Membereskan peralatan.
dan berfoto
e. Mengembalikan alat ke tempat bersama
semula.
d. Peralatan rapi
f. Mencuci tangan.
e. Peralatan rapi
g. Mencatat respon anak dan
orang tua. f. Mencatat hasil evaluasi
F. EVALUASI
1. Evaluasi Sarana
a. Media yang digunakan berupa macam-macam bola dengan
beberapa warna dan keranjang.
b. Tempat bermain disediakan untuk bermain telah disediakan
c. SAP telah dibuat
d. Melakukan koordinasi dengan CI dan dosen pembimbing
dalam mempersiapkan terapi
2. Evaluasi Proses
Anak d a n o r a n g t u a dapat mengikuti seluruh proses bermain
dari awal sampai akhir selama kurang lebih 20 menit dan
kooperatif selama proses berlangsung.
3. Evaluasi Hasil
a. Anak dapat mengikuti instruktur yang diberikan
b. Anak dapat membedakan bola yang memiliki warna
berbeda
c. Anak dapat mengambil bola sesuai dengan warna yang
diinstrusikan
d. Anak dapat memasukkan bola ke dalam keranjang
G. HASIL EVALUASI
Secara keseluruhan, anak telah mengikuti instruksi kelompok dari awal
hingga akhir dan orang tua serta anak kooperatif selama proses bermain.
Anak dan orang tua merasa senang dan terhibur dengan kegiatan. Kegiatan
berjalan dengan lancar dan baik sesuai dengan yang direncanakan
kelompok.