0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan4 halaman

Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan CPI

Tugas essay ini membahas dampak pembangunan Center Point of Indonesia (CPI) di Makassar terhadap masyarakat pesisir, khususnya para nelayan. Pembangunan CPI menyebabkan reklamasi pantai yang merugikan nelayan dengan menyempitkan jalur penangkapan ikan dan merusak ekosistem laut. Upaya kompensasi seperti pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian masyarak

Diunggah oleh

Alifiah Fia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan4 halaman

Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan CPI

Tugas essay ini membahas dampak pembangunan Center Point of Indonesia (CPI) di Makassar terhadap masyarakat pesisir, khususnya para nelayan. Pembangunan CPI menyebabkan reklamasi pantai yang merugikan nelayan dengan menyempitkan jalur penangkapan ikan dan merusak ekosistem laut. Upaya kompensasi seperti pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian masyarak

Diunggah oleh

Alifiah Fia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN

TUGAS ESSAY

DOSEN PENGAMPUH :

[Link]. Andi Abidah, S.T., M.T.


Ulfaizah. S.T., [Link]

DISUSUN OLEH :

ALIFIAH RAHMADANI

210211502049

ARSITEKTUR 01/A

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

FAKULTAS TEKNIK

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

2022/2023
Kurang makmurnya masyarakat daerah pesisir pada
pembangunan Center Point of Indonesia yang berdampak
pada aspek kesenjangan sosial ekonomi dan budaya.

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dimana


pembangunan banyak dilaksanakan, pembangunan yang cukup
signifikan terjadi di kota kota besar, salah satunya di kota makassar,
sulawawesi selatan. Pembangunan CPI wilayah kota Makassar kerap kali
banyak menuai pro dan kontra, dikarenakan padatnya lahan yang akan
dijadikan pembangunan yang berklanjutan.
Berbagai penolakan dan aksi demonstrasi pada pemerintah daerah
telah diupayakan masyarakat kota makassar, karena dengan
terbangunnya sebuah sentral kota ini (CPI) dipastikan akan terjadi sebuah
reklamasi lahan pada sekitar pantai losari. Hal tersebut terjadi karena
keterbatasan lahan di kota Makassar yang telah memadati seisi kota.
Reklamasi pantai merupakan salah satu contoh dari upaya manusia untuk
menjawab keterbatasan lahan di perkotaan seiring terus bertambahnya
kebutuhan akan ruang akibat peningkatan jumlah penduduk dan beragam
aktivitas. Selain manfaat yang dihasilkan, proses reklamasi pun sering kali
belum berjalan dengan baik karena menimbulkan berbagai masalah
termasuk masalah sosial.
Mungkin beberapa keuntungan yang akan didapatkan adalah
diwilayah CPI tersebut mempunyai lingkungan yang bisa dibilang asri,
tetapi apakah keuntungan tersebut berdampak pada masyarakat
kalangan bawah yang tidak ikut menghuni daerah tersebut?
Dampak negatif pembangunan Center Point of Indonesia (CPI)
berdasarkan aspek sosial dan perspektif ekonomi secara umum adalah
menurunnya tingkat perekonomian masyarakat di sekitar kawasan
pembangunan (kawasan pesisir) akibat mata pencahariannya terganggu
oleh aktivitas pembangunan. Akibatnya, mereka semakin terperangkap
dalam kelas sosial yang rendah. Selain itu akibat dari reklamasi tersebut
berimbas pada jalur nelayan yang semakin sempit dan terkurung.
Ekosistem pantai maupun biota laut yang sudah lama terbentuk juga
mengalami kerusakan yang berimbas pada ekonomi nelayan. Hal ini pula
yang menjadi permasalahan para nelayan disekitar pantai losari
mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Solusi untuk mengatasi dampak dari pembangunan Center Point of
Indonesia (CPI) pada perekonomian masyarakat pesisir secara umum
adalah pemberian kompensasi untuk menghindari konflik sosial akibat
adanya kerugian yang diterima masyarakat yang tidak disepakati
penyelesaiannya. Bentuk kompensasi yang diperlukan adalah terkait
upaya dalam menjaga bahkan meningkatkan perekonomian masyarakat
terdampak baik saat pelaksanaan pembangunan maupun saat CPI sudah
beroperasi. Dengan meningkatkan daya beli masyarakat yang terdampak
terutama pada (nelayan, petani tumbuk, buruh, dsb). Bentuk kompensasi
yang dimaksud antara lain: pelatihan keterampilan, pemberian bantuan
modal untuk membuka usaha, penyediaan lapangan pekerjaan di area
CPI bagi masyarakat terdampak, pemenuhan hak-hak dasar (sandang,
pangan, papan) dan penyediaan sarana industri kreatif rumah tangga.
Perlu diperhatikan bahwa Kota Makassar bukan hanya milik
masyarakat tertentu, ada juga masyarakat kecil yang hanya hidup dari
penghasilan menangkap ikan, dan kehidupan mereka bergantung disana.
Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini tetap memperhatikan
masyarakat yang terdampak akibat pembangunan yang digarap
khususnya jembatan utama CPI. Seharusnya jarak penyangga jembatan
CPI didesain sedemikian rupa agar tidak merugikan nelayan yang
beraktivitas dibawah jembatan. Untuk itu perlu adanya dukungan dari
pemerintah setempat terhadap penyediaan lapangan pekerjaan dan
pendistribusian alat tangkap nelayan yang cukup memadai serta bahan
bakar transportasi nelayan.
Perlunya sebuah Analisa terhadap lingkungan sekitar perlu
dilakukan, bukan hanya berfokus pada analisis mengenai kenyamanan
pada sasaran objek masyarakat kalangan atas tetapi juga masyarakat
kalangan menengah kebawah. Berkaitan dengan hal ini berbagai
keresahan bahkan isu-isu mengenai dampak dari pembangunan Center
Point of Indonesai kerap kali terdengar dimasyarakat menengah kebawa
yang mungkin sampai saat ini masih belum mendapatkan kemakmuran
dan keuntungan yang dirasakan pada pembangunan Center Point of
Indonesia (CPI), terkhususnya para nelayan, buruh, dan pedagang
sekitar pantai losari. Dengan memenuhi sebagian dari kompensasi yang
telah diberikan mungkin akan sedikit mengurangi kesenjangan sosial
ekonomi dan budaya orang Makassar yang jati dirinya dari zaman dahulu
adalah seorang nelayan.
Sumber referensi :
Ridwan, Yosar Kardiat, 2020, Pembangunan Wilayah di Kota Makassar.
Lucke, [Link], Rahmat, Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan CPI
terhadap Pemuda Pesisir di Kota Makassar.
Alfan, Kurniyati, Tri, Bahrum, 2021, Analisis Masalah Sosial Dampak
Reklamasi Pantai Losari.
Afni, Andi, 2017, Pola Kemitraan Pemerintah dan Swasta dalam
Kebijakan Reklamasi Pantai di Kota Makassar
Syahruddin Mansyur, 2010 Karakteristik Pertumbuhan Kota Makassar
Sebagai Tema Pameran
Syamsu Rijal, 2017, Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Kota Makassar

Anda mungkin juga menyukai