0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan11 halaman

Motivasi Menjadi Guru Penggerak

Dokumen tersebut membahas motivasi menjadi guru penggerak dan upaya yang dilakukan untuk merealisasikan motivasi tersebut, termasuk kelebihan yang mendukung peran sebagai guru penggerak dan contoh inisiatif untuk memberikan dampak nyata, serta kesulitan dalam bekerja sama dengan pihak lain guna mencapai tujuan bersama.

Diunggah oleh

Nursyafriyani P.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan11 halaman

Motivasi Menjadi Guru Penggerak

Dokumen tersebut membahas motivasi menjadi guru penggerak dan upaya yang dilakukan untuk merealisasikan motivasi tersebut, termasuk kelebihan yang mendukung peran sebagai guru penggerak dan contoh inisiatif untuk memberikan dampak nyata, serta kesulitan dalam bekerja sama dengan pihak lain guna mencapai tujuan bersama.

Diunggah oleh

Nursyafriyani P.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Apa Yang Memotifasi Anda Menjadi Guru Penggerak


1.1 Apa yang memotivasi Anda menjadi Guru Penggerak? Apa yang Anda
lakukan dalam mewujudkan motivasi tersebut?

Yang memotivasi penulis menjadi guru penggerak adalah pertama memiliki


niat yang iklas bahwa menjadi guru adalah suatu ibadah karna apapun yang kita
lakukan sebagai guru memberikan ilmu yang bermanfaat bagi peserta didik adalah
suatu keberkahan dan menjadi ladang amal bagi kita jika diterapkan dan di amalkan
oleh anak didik dalam menjalankan kehidupannya dan itu yang harus kita syukuri.
Melalui guru penggerak penulis ingin melakukan perubahan walaupun hanya
sederhana terutama terhadap diri sendiri juga orang lain, menggali potensi dan
kemampuan yang dimiliki khususnya bersama rekan-rekan PJOK untuk bergerak
dalam memajukan dunia pendidikan, menjadi guru yang kreatif dan produktif , kreatif
dalam menyikapi berbagai kekurangan pembelajaran didalam kelas, dan produktif
dalam menghasilkan atau menciptakan media pembelajaran yang menyenangkan dan
berpusat pada peseta didik, menambah wawasan dan pengetahuan, belajar hal-hal
baru untuk meningkatkan kualitas diri, membuka diri dalam mengikuti perkembangan
zaman baik dalam ilmu pengetahuan maupun Teknologi hal itu haruslah
dikembangkan jika ingin menjadi guru yang profesional yang memiliki kompetensi
pedagogik,kepribadian,sosial dan profesioanal.

Melalui program guru penggerak Pemerintah memberikan kesempatan kepada


para guru-guru yang ada di indonesia yang dirilis oleh Bapak Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan, . Penulis memperoleh informasi mengenai seleksi guru penggerak
angkatan 8 ini melalui media sosial dan grub komunitas,sebelumnya penulis pernah
mengikuti di angkatan 5 namun kesempatan belum berpihak, sedih pasti karna tidak
bisa bergabung dengan komunitas hebat,namun penulis masi sering mengikuti,
kadang membaca info-info tentang kegiatan yang diikuti oleh teman teman guru saat
mengikuti pendidikan guru penggerak, ingin rasa nya ada disana bergabung dan
mendapatkan ilmu yang luar biasa dari pelatih hebat juga teman-teman yang sangat
luar biasa semangat nya,penulis bersyukur masih ada kesempatan dibuka pemerintah
pada program guru penggerak angkatan 8,9,10. Melalui program guru penggerak
angkatan 8 ini penulis berharap berkesempatan untuk bisa menjadi peserta dan
mengikuti pendidikan, karena akan banyak memperoleh pengalaman serta ilmu-ilmu
baru yang dapat nantinya penulis terapkan disekolah, terutama menggali potensi diri
untuk dapat berbagi praktik baik sederhana dalam lingkungan sekitar, Meningkatkan
Kompetensi Guru menjadi bagian penting yang harus selalu dilakukan secara terus
menerus atau berkelanjutan untuk menjaga profesionalitas guru, Dalam proses
pembelajaran seorang guru harus terus belajar, karena apa, belajar itu tidak akan ada
ruginya, karena allah akan mengangkat derajat orang yang berilmu. mengembangkan
diri dan mengasah kompetensinya dengan berbagai hal, baik secara mandiri,
kelompok atau komunitas pembelajar ataupun memanfaatkan teknologi dan informasi
serta mengikuti program pelatihan dan berbagi praktik baik.
1.2 Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai Guru Penggerak?
Jelaskan alasannya dan berikan contohnya!

Kelebihan yang mendukung peran saya sebagai guru penggerak adalah


motivasi yang kuat untuk berbagi dengan sesama guru dalam menciptakan atau
mendesain media pembelajaran dan metode pembelajaran yang kreatif yang
sifatnya menyenangkan dan berpusat kepada siswa pada saat era seperti
sekarang ini yaitu merdeka belajar, seperti menggunakan Canva dalam pembuatan
LKPD, Modul ajar, dan vidio pembelajaran. Mengikuti cara belajar siswa saat ini
adalah hal yang harus dipahami oleh guru bahwa kita tidak lagi berada dizaman
pada saat kita sekolah dulu yang mana ilmu hanya kita peroleh melalui saat
bertatap muka dengan guru, berbeda dengan sekarang siswa tidak lagi
memperoleh informasi hanya melalui guru saja tetapi bisa melalui media informasi
seperti yang berkembang saat ini yaitu ingtsagram, facebook, tiktok, dan Youtube.

Hal ini tidak bisa kita pungkiri bahwa media tersebut bisa menigkatkan
motivasi siswa dalam belajar, jagan melihat negatif nya tapi jika kita melihat
dengan kacamata positif hal itu dapat meningkatkan minat belajar siswa. Menjadi
guru yang terampil pada saat era belajar saat ini adalah yang sangat dibutuhkan
siswa dalam proses pembelajaran dimasa sekarang, terampil membuat media
pembelajaran yang menarik dan mampu memanfaatkan media sosial dalam
konteks pendidikan, sehingga mempu menciptakan suasana belajar dikelas yang
tidak monoton dan membosankan merupakan tujuan utama penulis. selain itu
kelebihan - kelebihan yang penulis miliki untuk mendukung peran sebagai guru
penggerak adalah telah mengikuti Bimtek atau pun pelatihan-pelatihan dibidang
pendidikan.

Pelatihan atau bimbingan yang pernah diikuti diantaranya , 1. Pelatihan


Implementasi Pembelajaran bagi Guru Sekolah Menengah Pertama Tahun 2021 yang
diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah
( LPPKSPS) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada
Tanggal 9-19 Juni 2021 dengan pola 74 JP dan mendapatkan predikat Amat Baik, 2.
Bimbingan Teknis (BIMTEK) Anti Perundungan dalam Ekosistem Pendidikan
Angkatan II Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Pusat Penguatan Karakter
Sekretariat Jendral Kementrian Pendidikan, Kebudayaan ,Riset, dan Teknologi pada
Tanggal 5 sampai dengan 7 September 2022 (32 Jam Pelajaran) dengan metode
Distance Learning Melalui aplikasi Zoom dan Lulus dengan Kualifikasi Sangat Baik,
mengikuti pelatihan tersebut menjadi poin tambahan bagi penulis untuk maju dan
ingin membagikan pengalaman terkait program atau kegiatan yang telah kami lakukan
disekolah tempat kami mengajar. hal inilah yang menjadi motivasi mendasar penulis
untuk mengikuti program guru penggerak dengan harapan dapat menjadi agen
perubahan transformasi demi perubahan paradigma pembelajaran, bangsa indonesia
yang berkemajuan.
1.3 Berikan contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya
yang memberikan dampak nyata berdasarkan inisiatif Anda sendiri. Apa
yang mendorong Anda melakukan hal tersebut? (Jawaban Anda harus
mencakup waktu kejadian, dampak atas inisiatif Anda, upaya yang Anda
lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain yang
terlibat bila ada)

Penulis dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai guru di


sekolah, telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kompetensi
sebagai guru diantaranya dalam upaya mengelolah kelas seperti pengaturan ruang
kelas untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman. Menjadi guru yang
profesional mengelolah kelas agar tercipta suasana belajar yang bersih , aman dan
nyaman merupakan gerakan yang pernah penulis lakukan saat menjadi wali kelas
VII pada tahun 2020 pada saat sebelum pandemi covid 19, saat itu suasana proses
belajar mengajar diikuti oleh siswa dengan penuh semangat.

Penulis sebagai wali kelas membangun kerjasama dengan walimurid untuk


membuat kelas yang rapi dan indah, perubahan ini sangat sederhana memang tapi
sangat berpengaruh bagi rekan guru yang lainnya, secara tidak sadar hal yang
penulis lakukan ternyata juga diikuti oleh guru dikelas sebelah, sebelumnya kelas
yang hanya biasa-biasa saja menjadi kelas yang sangat luar biasa hingga saat itu
penulis memperoleh juara 1 untuk kelas terindah dan terbersih, apresiasi yang
diberikan oleh kepala sekolah menjadi motivasi besar buat penulis sebagai wali
kelas untuk dapat memberikan perubahan atau inovasi dalam memanajemen
kelas, salah satu diantaranya membuat formasi barisan tempat duduk yang beda
dari kelas yang lainnya.

Ternyata membuat posisi tempat duduk yang sesuai keinginan siswa


merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan minat belajar siswa, siswa
terlihat antusias dalam mengikuti pembelajaran duduk dengan teman sebelah yang
menurutnya dapat memotivasinya dalam belajar, membuat kesepakatan kelas
seperti menjaga kerapian tempat duduk, tidak ribut dengan kawan yang dekat
dengan tempat duduknya, dan menjaga kebersihan kelas dari sampah, juga
menjaga barang-barang yang ada didalam kelas, selain itu inovasi yang penulis
lakukan dalam mengindahkan kelas adalah membuat tempat duduk yang
sederhana namun berguna bagi siswa, hal itu juga menjadi contoh oleh guru
dikelas sebelah, yang mendorong penulis melakukan hal tersebut karena, penulis
merasa bahwa siswa-siswa yang ada disekolah menjadikan sekolah sebagai
rumah kedua bagi mereka, memberikan kenyamanan dalam mengikuti
pembelajaran disekolah,agar tercipta suasana belajar seperti yang diharapakan
siswa, hal tersebut merupakan hal yang perlu penulis lakukan, agar siswa dapat
belajar dengan nyaman dan mampu mengikuti pembelajaran dengan baik.
2. Berinteraksi dengan orang lain terkadang dapat menjadi sebuah tantangan.
Ceritakan kesulitan yang Anda alami saat bekerja sama dengan pihak lain (misalnya
rekan sejawat, pimpinan di sekolah, orangtua, wali murid, keluarga, komunitas,
perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuka agama, instansi, maupun lainnya) guna
menimbulkan kesadaran dan kesediaan agar mereka berkomitmen membantu Anda
mencapai tujuan bersama.

2.1 Kapan waktu kejadiannya? Situasi apa yang Anda hadapi saat itu? Pihak mana
saja yang Anda minta untuk bekerja sama dan mengapa? Gambarkan secara jelas!

Untuk mencapai tujuan bersama dibutuhkan komitmen atau komunikasi yang baik,
akan tetapi membangun komunikasi yang efektif tidak semudah yang dibayangkan,
dibutuhkan kesepahaman dan kesepakatan bersama untuk mencapai tujuan. kesulitan dalam
membangun komunikasi pasti terjadi seperti yang penulis alami sendiri. sebagai contoh
ketika penulis ditunjuk menjadi wali kelas di kelas VII, penulis kesulitan melakukan
komunikasi bersama orang tua wali murid terkait perkembangan belajar siswa disekolah.

Berawal dari sering nya ketidak hadiran siswa tersebut dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran disekolah, dan dari laporan rekan sejawatnya dikelas yang mengatakan bahwa
temannya tersebut sering tidak hadir sehingga banyak tertinggal pelajaran dikelas, hal
tersebut membawa penulis untuk lebih jauh mengetahui apa sebenarnya yang menjadi
permasalahan siswa tersebut, salah satu penyebabnya nya adalah dialami oleh siswa kami
yang memiliki status orang tua atau keluarga yang brokenhoom yang mana siswa kami ini
hanya diasuh oleh nenek nya saja yang sudah tua. sudah penulis lakukan beberapa cara agar
dapat berkomunikasi dengan orang tua siswa tersebut seperti melalui whatshap, telpon
seluler, tapi masi belum memberikan dampak positif dari tindakan yang penulis lakukan
karna kurang nya respon atau partisipasi waktu dari orang tua dalam meninjau perkembangan
anak nya disekolah.

2.2 Kesulitan apa saja yang Anda hadapi saat bekerja sama? Adakah penolakan
ataupun kegagalan yang Anda hadapi dalam situasi tersebut? Bagaimana respon Anda
dalam situasi tersebut? Upaya apa yang Anda lakukan untuk tetap fokus mencapai
tujuan yang telah direncanakan?

Saat ingin melakukan kerjasama dengan orang lain pastinya ada mengalami kesulitan
diantara nya kesulitan saat menyatukan ide dan pendapat, kenapa demikian karena setiap
manusia memiliki pola pikir yang berbeda-beda, namun kembali lagi pada kodrat manusia
bahwa manusia adalah mahkluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan saling membutuhkan
satu dengan yang lainnya.
Salah satu upaya yang penulis lakukan disaat menjalin kerjasama dengan orang lain
diantaranya melakukan hubungan komunikasi yang baik dengan cara menghargai pendapat
orang lain. Memberikan kesempatan kepada orang lain dalam mengeluarkan ide-ide dan
berusaha menerima masukan yang diberikan. Hal tersebut dilakukan agar yang menjadi
harapan serta tujuan untuk membangun kesepakatan bersama dalam mencapai tujuan sesuai
dengan yang diharapkan . selain itu membangun kerjasama dengan menanamkan rasa saling
menyayangi juga termasuk salah satu cara agar satu sama lain bisa menamkan rasa saling
membutuhkan, juga menanamkan rasa saling membantu satu sama lain untuk mewujudkan
tujuan bersama demi kepentingan bersama.

2.3 Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai
pihak untuk bekerja sama?

Dalam membangun kerjasama dengan berbagai pihak tentunya dibutuhkan Upaya yang
diantaranya Membangun kepercayaan dan saling menghormati satu sama lain tujuannya agar
mampu memandang posisi masing-masing pihak. Selain itu kuatnya rasa percaya dan saling
menghormati maka akan terbagun kerjasama baik dengan rekan sejawat atau pemimpin
dalam melaksanakan tugas-tugas yang dikerjakan.

Selanjutnya Menanamkan sikap saling memiliki dalam kelompok juga merupakan upaya
yang perlu dilakukan, setiap individu dalam membangun komitmen dalam bekerja sama
dengan berbagai pihak, tujuan nya agar setiap individu memiliki rasa saling
membutuhkan,karena setiap individu pasti memilki kelebihan dan kekurangannya masing-
masing hal itu lah yang seharusnya dapat dilakukan agar saling dalam menajlin kominmen
dapat saling menguntungkan.

Setiap kelompok atau Tim dalam bekerja sama hendak nya juga tidak melupakan bagaimana
cara Melakukan komunikasi yang baik dan benar. Maksudnya dengan komunikasi yang baik
akan menimbulkan dorongan dan keyakinan terhadap individu tertentu dalam menjalankan
komitmen untuk membangun kerjasama

Terakhir upaya yang harus dilakukan adalah Amanah. Hal ini sangat penting karna sangat
mempengaruhi hubungan diantara keduanya dalam menjalankan kerjasama, kepercayaan
yang ditanam pada diri seseorang sangat sulit dilakukan apabila tidak didasari oleh niat yang
tulus dan benar. Karena amanah sangat penting dilakukan agar tercipta kerjasama yang baik
sehingga mendapatkan hasil yang baik pula.

Bagaimana hasilnya?

Setiap usaha pasti ada hasil yang didapat, kalau pun ada hambatan itu merupakan tantangan
yang harus diselesaikan, karena tidak ada usaha yang mulus-mulus saja pasti banyak
rintangan yang harus dilalui, hal itu akan menjadi proses pendewasaan bagi setiap individu
dalam membangun kerjasama, dalam membangun kerjasama hendaknya upaya-upaya yang
dilakukan akan memberikan hasil sesuai yang diharapkan setidaknya kita sudah berusaha
untuk melakukan, untuk hasilnya kita serahkan pada sang pembuat keputusan karena manusia
hanya bisa berusaha selebihnya Allah SWT yang menentukan

3. Permasalahan, tantangan, situasi yang kompleks adalah kondisi umum yang


ditemui dalam menjalankan pekerjaan. Berikan contoh pengalaman Anda dalam
menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan
tugas Anda.
3.1 Kapan waktu kejadiannya? Permasalahan, tantangan, atau kompleksitas apa
yang Anda hadapi saat itu? Gambarkan secara jelas!

Menjadi guru pastinya memiliki sejumlah pengalaman, salah satunya saat melakukan
proses pembelajaran didalam kelas, pengalaman itu bisa berupa perasaan bahagia,
semangat juga gembira, saat melihat siswa menerima pembelajaran yang kita berikan,
bisa juga sebaliknya perasaan kacau, sedih juga kecewa kita terima disaat siswa tidak
merespon yang kita berikan hal itu tentunya sangat mengganggu berlangsungnya proses
pembelajaran, seperti yang pernah penulis alami pada saat kegiatan pembelajaran PJOK
dikelas VIII, sebelum melakukan pembelajaran hal yang paling menantang adalah
membangkitkan semangat belajar siswa agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik,
salah satunya menciptakan berbagai macam ice breaking dengan melihat contoh di Youtube
tujuan nya agar siswa bisa menerima keberadaan kita untuk mentransfer ilmu-ilmu yang akan
kita berikan dan siswa bersemangat serta mampu diajak berfikir.

3.2 Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk memahami situasi tersebut secara
komprehensif? Peluang dan kesempatan apa saja yang Anda identifikasi dalam
situasi tersebut untuk membantu Anda menghadapinya?

Manajemen kelas merupakan salah satu langkah kegiatan yang diupayakan oleh seorang guru
dalam menciptakan situasi kelas yang kondusif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang
diharapkan. Kegiatan ini dilakukan sebagai usaha yang diberikan agar dapat terciptanya
proses belajar mengajar yang mampu memberikan dampak atau prilaku yang dibangun oleh
peserta didik dalam mengembangkan keterampilan yang dimiliki sehingga pembelajaran
dapat berjalan efektif . Manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk
mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat
memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Dengan kata lain
manjemen kelas merupakan usaha secara sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar
mengajar secara sistematis seperti menanyakan kabar, kesiapan dan kondisi kesehatannya nya
saat mengikuti pembelajaran,hingga usaha guru dalam menigkatkan motivasi siswa seperti
memberikan icebreking sebelum pembelajaran dimulai, bercerita mengenai pengalaman,
keadaan yang siswa alami dirumah ataupun dilingkungan sekitarnya melalui asasment
diangnostik non kongnitif
3.3 Pertimbangan-pertimbangan atau alternatif apa saja yang Anda hadirkan dalam
membuat keputusan? Informasi apa lagi yang Anda gunakan untuk memperkuat
keputusan Anda?

Di dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, mengambil keputusan adalah suatu pilihan


yang harus dilakukan. Siapapun dan dimanapun setiap orang pasti harus mengambil
keputusan,misalnya saat hendak berpakaian kita harus memilih pakaian yang bagaimana
apakah yang membuat orang nyaman atau membuat diri kita sendiri yang nyaman. itupun
merupakan proses pengambilan sebuah keputusan yang sederhana. Seperti hal nya penulis
bersama siswa membuat kesepakatan yang dianggap perlu dilakukan sebagai pendekatan
untuk mendisiplinkan siswa terhadap tugas dan tanggung jawabnya, Tidak hanya itu, demi
berjalan nya proses belajar mengajar yang diharapkan dipastikan semua pihak harus terlibat
dalam kesepakatan kelas.

Umumnya, kesepakatan kelas diperoleh dari aturan yang dibuat oleh guru kemudian diterima
dan dilaksanakan oleh para siswa merupakan Upaya dalam membangun budaya positif di
Sekolah yang berpihak pada murid diawali dengan membentuk lingkungan kelas yang
mendukung terciptanya budaya positif, yaitu dengan menyusun kesepakatan kelas.
Kesepakatan kelas yang efektif dapat membantu pembentukan karakter dan pembentukan
budaya disiplin positif di kelas. Hal ini juga dapat membantu proses belajar mengajar yang
lebih mudah dan tidak memaksa. hadir tepat waktu, melaksanakan piket sesuai tugasnya
masing-masing, menjaga kebersihan kelas, selain itu membangun kerjasama dengan orang
tua adalah poin penting agar dapat berjalannya kerjasama agar tercapai nya tujuan dalam
mendidik dan membentuk karakter peserta didik baik dirumah disekolah dan dimanapun
mereka berada

3.4 Tindakan apa yang kemudian Anda ambil dan bagaimana hasilnya?

Membuat kesepakatan kelas merupakan salah satu cara yang dilakukan guru dalam
memanajemen kelas agar dapat memberikan dampak positif dalam menjalankan aktivitas
pembelajaran , dengan membuat kesepakatan bersama siswa tanpa ada tekanan secara
langsung guru sudah membuat keputusan agar dapat dilaksanakan secara bersama antara guru
dan siswa , berawal dari dalam diri siswa itu sendiri untuk membuat komitmen diantara nya
menciptakan kedisiplinan, mejalin komunikasi antara guru dan siswa, membangun rasa saling
membutuhkan dan menanamkan karakter saling menghargai satu dan yang lainnya
4. Perkembangan menuntut kita untuk terus belajar hal-hal baru. Ceritakan
pengalaman Anda saat mendapatkan masukan atau umpan balik terkait
kemampuan Anda.
4.1 Kapan waktu kejadiannya? Masukan atau umpan balik apa yang secara spesifik
Anda dapatkan? Apa yang Anda rasakan saat menerima masukan atau umpan balik
tersebut?

Sebagai seorang guru untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan diri dengan
terus belajar, mencoba hal-hal baru mengikuti perkembangan zaman merupakan suatu
kewajiban yang harus terus dilakukan baik secara terus menerus dan berkelanjutan dengan
berbagai cara, baik secara mandiri, komunitas pembelajar ataupun memanfaatkan teknologi
dan informasi salah satunya membuat media pembelajaran seperti vidio pembelajaran
menggunakan kinemaster adalah salah satu hal baru yang saya rasakan manfaatnya, hal
tersebut saya rasakan saat saya menerima masukan dan dukungan dari teman sejawat dan
kepala sekolah untuk mencoba mengikuti perlombaan membuat vidio pembelajaran ditingkat
kabupaten, berawal dari hoby dan seni dalam membuat vidio menjadi kebiasaan serta dapat
membagikan praktik baik di yuotube pribadi . dorongan yang diberikan oleh pihak sekolah
yaitu rekan sejawat serta dukungan dari kepala sekolah menjadikan kekuatan bagi penulis
untuk terus maju dan menggali potensi diri dalam menambah wawasan. Hal itu merupakan
modal bagi penulis untuk bisa ikut bergabung menjadi guru penggerak adalah suatu
kebanggaan yang nanti nya penulis terima jika penulis lolos menjadi guru penggerak
angkatan 8 . ikut membangun pendidikan yang maju dan berkarakter

4.2 Bagaimana cara Anda menyikapi masukan dan umpan balik tersebut
untuk pengembangan diri Anda?

motivasi atau masukan yang diberikan oleh orang-orang yang ada dilingkungan sekolah,
seperti kepala sekolah, guru, siswa , dan orang tua menjadi pengaruh yang berdampak
positif . menjadi pribadi yang baik adalah pribadi yang jujur dan terbuka dengan kritik saran
dan masukan dari orang lain. untuk itu saya berusaha mencoba untuk menjadi pribadi yang
baik tersebut , dari berbagai pengalaman atau pun kegiatan yang saya lakukan , saya merasa
perlu dan merasa senang dan bangga mendapatkan masukan dan umpan balik dari orang lain,
saya menyadari bahwa masukan dan umpan balik yang saya terima akan berdampak positif
bagi diri saya pribadi, sebagai contoh ketika dalam kegiatan sosialisasi Implementasi
Kurikulum Merdeka(IKM) di salah satu sekolah imbas yang ada di sungai apit saya bersama
rekan guru dan kepala sekolah diminta menjadi pemateri dengan materi Penguatan projek
profil pelajar pancasila, saya diminta untuk lebih percaya diri dalam menjelaskan materi yang
sudah saya siapkan kepala sekolah mengatakan yakin saja dengan yang sudah kita terapkan
disekolah sampaikan sesuai dengan pengalaman yang terlebih dahulu telah kita terapkan,
maka saya dengan senang hati menerima masukan dan memperbaiki penampilan saya saat
memberikan materi dengan mencari lebih banyak lagi referensi yang bisa saya jadikan
sumber informasi.

4.3 Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik dalam proses


pengembangan diri Anda, Hal berbeda apa yang Anda lakukan untuk
mendukung proses pengembangan diri Anda? Adakah cara-cara di luar
kebiasaan yang Anda lakukan dimana hal tersebut membuat Anda kurang
nyaman namun mendukung proses pembelajaran Anda?

Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik yang diberikan kepada saya untuk
pengembangan diri, saya juga mencoba aktif dalam mengikuti pelatihan-pelatihan yang
berhubungan dengan pengembangan diri dalam meningkatkan kompetensi, seperti mencoba
aktif dalam menguasai teknologi, mengikuti pelatihan mandiri yang ada di platform merdeka
belajar, mencari informasi terkait kurikulum merdeka, khusus nya pada penguatan projek
profil pelajar pancasila, mempelajari modul ajar yang perlu saya dalami maksud dan tujuan
nya, serta mendesain sendiri modul ajar menggunakan media aplikasi canva agar modul ajar
terlihat kreatif dan menarik serta mudah digunakan saat melaksanakan tugas mengajar
didalam kelas, selain itu juga membiasakan menambah pengalaman menjadi tutor sebaya di
sekolah, bersama guru atau rekan sejawat. memperdalam wawasan terkait kurikulum
merdeka yang dilaksanakan disekolah, melalui kegiatan BIMPTEK dan studi banding dengan
sekolah lain, dengan pengalaman mejadi tutor atau fasilitator, penulis merasa diberikan
kepercayaan oleh kepala sekolah untuk dapat mengembangkan karir atau kemampuan sumber
daya yang dimiliki.

4.4 Bagaimana aplikasi hasil proses pembelajaran yang Anda sebutkan di


dalam pekerjaan Anda?

Guru adalah faktor penentu keberhasilan proses pembelajaran yang berkualitas. Sehingga
berhasil tidaknya pendidikan mencapai tujuan selalu dihubungkan dengan kiprah para guru.
Oleh karena itu, usaha-usaha yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan
hendaknya dimulai dari peningkatan kualitas guru. Guru yang berkualitas diantaranya adalah
mengetahui dan mengerti peran dan fungsinya dalam proses pembelajaran. yaitu sebagai
pendidik, pengajar, penasehat, teladan, pendorong terjadinya proses pembelajaran sehingga
terjadinya hubungan timbal balek antara siswa dan lingkungannya , Dari zaman ke zaman
peran guru dalam proses pembelajaran sangat penting. Begitu pula dalam Era Globalisasi,
dimana teknologi komputer yang berkembang dengan pesat menggantikan sebagian
pekerjaan manusia. Namun kedudukan guru tidak dapat digantikan dengan media lain. Hal ini
menunjukkan bahwa peran guru tetap diperlukan dalam keadaan apapun. akan tetapi
memperoleh pengetahuan atau mencari informasi lainnya dapat diperoleh siswa dari media-
media belajar, seperti buku, majalah, museum, internet, guru, dan sumber-sumber lain yang
dapat menambah pengetahuan siswa.

5. Ceritakan pengalaman Anda melakukan pengembangan terhadap orang lain


(contohnya dengan guru, rekan sejawat lainnya, komunitas, tokoh masyarakat,
maupun lainnya), misalnya dalam kegiatan perlombaan, riset ilmiah,
mempersiapkan orang lain pada tugas dan tanggung jawab baru, atau lainnya.

5.1 Kapan waktu kejadiannya? Siapa yang Anda kembangkan? Apa yang memotivasi
Anda melakukan pengembangan tersebut?

Dalam beberapa tahun terakhir ini saya telah melakukan beberapa upaya pengembangan
terhadap orang lain diantara nya :
1. Pembimbing kegiatan lomba PBB variasi dalam rangka memperingati HUT adiyaksa pada
bulan Juli Th. 2022 dan meraih harapan 1 Untuk kategori PBB putra tingkat kabupaten
mewakili kecamatan Bungaraya
2. melakukan pengimbasan sebagai fasilitator dalam kegiatan sosialisasi Implementasi
Kurikulum merdeka bersama guru dan kepala sekolah tingkat SMP se Kecamatan Bungaraya
3. melakukan pengimbasan sebagai Fasilitator dalam kegiatan sosialisasi Implementasi
Kurikulum merdeka bersama guru dan kepala sekolah tingkat SMP se Kecamatan Sungai
Apit
4. melakukan pengimbasan sebagai Fasilitator dalam kegiatan sosialisasi Implementasi
Kurikulum merdeka bersama guru dan kepala sekolah tingkat SMP se Kecamatan Pusako
5. membimbing dan membina ekstrakurikuler voli di SMP Negeri 1 Bungaraya
6. Fasgu angkatan II PROGRAM anti perundungan dengan mempelopori 30 Agen Perubahan
di SMP NEGERI 1 Bungaraya

Motivasi penulis melakukan pengembangan tersebut adalah murni karena ingin berbagi
pengalaman dengan orang lain, disamping ada beberapa bagian kegiatan yang merupakan
tuntutan dari program tersebut.

5.2 Hal apa yang menjadi fokus pengembangan? Ceritakan pula cara Anda
membangun kesepakatan guna mencapai hasil pengembangan yang
diharapkan.

Kegiatan Bimtek Yang kami ikuti pada tanggal 5-7 september kemaren bersama Fasnas dan
Fasgu yang ada di berbagai daerah diindonesia melalui program Anti Perundungan bersama
30 Agen Perubahan yaitu siswa yang ditunjuk memiliki kriteria diantara nya mampu
berinteraksi dan memilki prilaku sosial atau mampu bersosialisasi dilingkungan dimanapun
dia berada khususnya dilingkungan sekolah yang bertujuan untuk memfasilitasi siswa atau
peserta didik dalam rangka mengurangi prilaku Bullying atau anti perundugan dengan prilaku
positif secara bertahap dan berkelanjutan. Melalui kegiatan program ROOTS DAY anti
perundugan ini disekolah diharapkan terjadinya peningkatan prilaku positif siswa terhadap
siswa laiinya dalam kehidupan nya sehari hari ataupun dilingkungan dimana mereka berada.
Namun yang menjadi focus utama kegiatan program Roots day adalah pada keberhasilan
peserta didik. harus dimulai dari siswa itu sendiri hingga mencapai perubahan pada dirinya
yang tentunya nanti akan berpengaruh terhadap kualitas hidup siswa itu sendiri.

Pembiayaan selama kegiatan bersumber dari dana sukarelawan atau bantuan dari dana Bos.

5.3 Dukungan apa saja yang Anda berikan bagi orang tersebut? Hambatan
apa yang Anda temui dan bagaimana cara Anda mengatasinya? Upaya-
upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mempertahankan motivasi orang
tersebut?
dukungan yang dapat saya berikan adalah berupa motivasi, Motivasi berasal dari bahasa
Latin Movere yang berarti menggerakkan. Menurut Weiner (1990) motivasi didefenisikan
sebagai kondisi internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita mencapai
tujuan tertentu, dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu, hal itulah yang
menjadi kan dasar saya untuk saling mendukung satu sama lain, dukungan yang diberikan
akan menjadikan kekuatan bagi penerima nya, untuk menopang kelemahan yang dimilki nya
Terkadang kita bisa kehilangan tujuan dan motivasi dalam hidup, sehingga merasa tidak
bersemangat dalam menjalani keseharian. Adakalanya mengalami kegagalan, kekecewaan,
atau rasa jenuh dalam hidup, yang menyebabkan hilangnya motivasi. Padahal motivasi sangat
penting untuk membantu untuk mencapai tujuan, memecahkan masalah, menghadapi
tantangan, dan mengambil peluang. Bukan hanya itu, motivasi juga diperlukan untuk
mengubah kebiasaan buruk.
Bersikap positif merupakan upaya yang dapat dilakukan
Isi hari-harimu dengan percakapan, kegiatan, atau situasi dan orang-orang yang bisa
menginspirasimu untuk meraih tujuan. Misalnya, mengikuti webinar, membaca buku-buku
pengembangan diri dan motivasi, bergabung dengan komunitas -komunitas atau menonton
konten-konten yang positif di televisi dan internet. Penuhi hati dengan rasa syukur, dan
jangan selalu membandingkan dirimu dengan orang lain. Buang segala pikiran negatif serta
yakinlah bahwa dirimu mampu mencapai tujuan yang sudah Anda tetapkan.

Bagaimana hasilnya?

Walaupun kadang tidak mudah, jangan pernah berhenti mencoba meningkatkan motivasi
untuk diri sendiri. Seiring waktu, hal ini akan lebih mudah untuk dilakukan, karena seiring
berjalannya waktu kita akan makin mengenal hal-hal apa saja yang dapat memengaruhi
motivasi diri. Tanpa motivasi, maka seseorang tidak lagi mempunyai semangat dalam
menjalankan banyak hal terutama hal-hal yang berkaitan dengan apa yang dicita-citakan tadi.
Ketika Anda merasa telah gagal, ingatlah bahwa kegagalan adalah bagian dari proses
pembelajaran. Setiap kali gagal dalam suatu hal, ada pelajaran yang dapat kita petik, agar bisa
melakukannya dengan lebih baik dan menghindari kesalahan yang sama.

Anda mungkin juga menyukai