KATA PENGANTAR
Segala puji milik Allah SWT Rabb semesta alam, yang maha memberikan nikmat,
nikmat hidayah dan Inayah, nikmat kesehatan dan luang waktu begitu juga dengan nikmat
Iman, dan dengan nikmat Allah lah kami bisa menyusun makalah Retorika Da’wah ini.
Sholawat dan salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai nabi
terakhir, yang membawa kita dari jaman jahiliyah kepada zaman Islamiyah dari zaman
terpuruknya Akhlak hingga Akhlakul Karimah dan mudah-mudahan kita sebagai ummatnya
mendapatkan syafaatnya di Yaumil Hisab nnti.
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dari dosen
pada mata kuliah Retorika Da’wah. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk memberikan
pengajaran kepada diri kami pribadi khususnya dan kepada para pembaca.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Muhammad Firdaus, selaku Dosen
mata kuliah Retorika Da’wah, yang telah mengamanahkan tugas ini kepada kami. sehingga
dapat menambah wawasan kami pada mata kuliah Retorika Da’wah
Dan perlu ditegaskan bahwa, makalah yang kami tulis ini masih jauh dari kata
sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran akan kami nantikan demi kesempurnaan makalah
ini.
Bekasi
22 November 2022
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
a. Rumusan Masalah 1
b. Tujuan penulisan 1
BAB II PEMBAHASAN
a. Pidato Informatif
1. Isi Pesan
2. Organisa Pesan
3. Teknik Pengembangan Bahasan
4. Teknik Pengembangan Bahasan dalam pengantar
BAB III PENUTUP
a. Kesimpulan
b. Saran
BAB I
PENDAHULUAN
a. Rumusan Masalah
Apa itu Pidato Informatif dan pembagiannya ?
b. Tujuan penulisan
Menjelaskan Pidato Informatif dan pembagiannya
BAB II
PEMBAHASAN
Pidato Informatif
Pidato Informatif, bertujuan untuk menyampaikan informasi. Khalayak diharapakan
mengetahui, mengerti, dan menerima informasi itu. Ehninger, Monroe, dan Gronbeck
menyebut tiga macam pidato Informatif,
1. Oral Reports ( Laporan Lisan ) seperti laporan ilmiah, laporan panitia, laporan proyek dst.
2. Oral Intruction ( Pengajaran ) Guru yang menjelaskan pelajaran, atasan yang menerangkan
pekerjaan, atau pemimpin yang membagi tugas kepada bawahan nya,
3. Informative Lectures ( Kuliah ) Ceramah umum, presentasi didepan peserta konferensi,
penyajian makalah, pengajian.
Pidato Informatif merupakan upaya untuk menanamkan pengertian, pidato Informatif harus
jelas, logis dan sistematis, Pidato Informatif dari segi pesan, organisasi pesan, teknik
pengembangan bahasan, dan teknik penyajian.
1. Isi Pesan
Agar pesan mudah dipahami, dan mudah di inget, Ehninger menyarakan hal-hal berikut :
1. Gagasan utama tidak terlalu banyak
Bila orang dibanjiri informasi, ia akan kesulitan untuk mengolah nya, jangan
menyiksa pendegar anda mendengar informasi terlalu banyak, pilihlah beberapa butir yang
sangat penting.
2. Jelaskan istilah-istilah yang aneh dan kabur
Setiap bidang mempunyai jumlah istilah. Sebelum memasuki bahasan yang utama,
bahaslah terlebih dahulu istilah-istilah yang akan dipergunakan.
[Link] kecepatan menyajikan informasi
Butir-butir pembicaraan harus diulas dalam waktu yang tepat, terlalu lama
membicarakan suatu topik menyebabkan anda kedengeran bertele-tele dan membosankan,
terlalu singkat membuat orang kebingungan.
4. Jelaskan perpindahan pokok pembicaraan
Ketika Anda beralih dari satu pokok bahasan ke pokok bahasan yang lain, tunjukkan
perpindahannya dengan jelas,
5. Gunakan data kongkret
Pidato Informatif harus kaya dengan fakta, angka, penjelasan dan contoh.
6. Hubungan yang tidak diketahui dengan yang diketahui
Bagaimana anda menjelaskan tabrakan kereta api dibintaro, kepada penduduk Baliem
di irian jaya,mereka tidak mengenal kereta api, Bintaro, atau Jakarta.
7. Masukan bahan-bahan yang menarik perhatian
Ketika Anda menyebutkan contoh-contoh, anda harus kreatif jangan mengambil
contoh-contoh yang " itu-itu lagi " atau masukan kedalam pembicaraan anekdot-anekdot,
yang segar, kisah-kisah yang menyentuh, pengalaman dan yang lain nya.
2. Organisasi Pesan
Penyusunan pesan menurut Monroe
Dalam teori Monroe, pidato Informatif hanya mempunyai tiga tahap saja :
Perhatian, Kebutuhan, dan Pemuasan.
1. Pada tahap perhatian, harus menarik perhatian pendengar. harus memusatkan perhatian
yang terbagi kepada pokok bahasan yang di sampaikan. Ada empat hal yang harus
diperhatikan pada tahap perhatian, menarik perhatian, menunjukkan topik, menghubungkan
topik dengan pendengar, membangun kredibilitas, dan menjelaskan susunan acara , seperti
daftar acara" untuk pidato.
2. Pada tahap kebutuhan, menjelaskan mengapa informasi yang anda sampaikan itu penting
bagi khalayak. Mengapa mereka perlu mengetahui nya, bagi khalayak yang baru pertama kali
mendengar topik lakukanlah 4 cara :
a. Pernyataan
b. Ilustrasi
c. Peneguhan
d. Penunjukan
3. Pada tahap pemuasan, anda menyampaikan informasi itu sendiri. Misalnya, menjelaskan
keterampilan pidato, tahap ini sebaiknya dibagi kedalam tiga bagian :
a. Ikhtisar Pendahuluan
Disini menyebutkan pokok-pokok pembicaraan, satu demi satu, tujuan nya membantu
khalayak memperoleh gambaran menyeluruh tentang isi pembicaraan kita
b. Informasi terinci
Pokok-pokok pembicaraan yang sudah disebutkan sebelumnya, dijelaskan satu persatu,
memasukkan berbagai teknik pengembangan bahasan : ilustrasi,statistik, analogi, dll,
semuanya harus disusun secara sistematis dan logis.
c. Ikhtisar Akhir
Menyebutkan kembali hal-hal yang sudah anda bicarakan, anda mengulangi pokok-pokok
penting, konklus, atau kesimpulan yang lahir setelah pembahasan.
3. Teknik Pengembangan Bahasan
Dalam memilih teknik-teknik pengembangan bahasan, ada dua faktor penting : Faktor
informatif dan Faktor penarik perhatian : Kita dapat menyajikan informasi melalui fakta,
yakni pernyataan yang menunjukan bahwa sesuatu itu memang benar.
Agar menarik perhatian, rangkaian fakta, statistik, dan contoh itu harus disajikan dalam
format-format berikut :
a. Ungkapkan pengalaman pribadi
b. Tunjukkan kebenaran fakta dengan demonstrasi,
4. Teknik Pengembangan Bahasan dalam pengantar
1. Menarik Perhatian
-Gunakan hentian panjang untuk memusatkan perhatian
- pancing jawaban pendengar
- kutip statistik yang mengejutkan
- ceritakan kisah atau anekdot
- buat humor
2. Mengumumkan Topik
- Sebutkan topik secara langsung
- Dekati topik secara tidak langsung dari cerita hipotesis
3. Menegaskan Revelansi
-Menjelaskan mengapa anda memilih topik
-tunjukan bagaimana topik mempengaruhi khalayak
-perlihatkan bagaimana khalayak dapat menggunakan informasi
- nyatakan bagaimana khalayak dapat menarik keuntungan
4. Membangun Kredibilitas
-Tegaskan siapa anda
-jelaskan alasan pribadi mengapa anda bicara
-Tunjukkan latar belakang yang relevan dengan topik
-perlihatkan pengetahuan dan pengalaman
- tempatkan semangat dalam suara bicara
5. Menyusun Pesan
- Sebutkan cakupan yang dibahas
- tunjukkan pokok bahasan
- gunakan perpindahan gagasan yang jelas
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pidato Informatif, bertujuan untuk menyampaikan informasi. Khalayak diharapakan
mengetahui, mengerti, dan menerima informasi itu. Pidato Informatif merupakan upaya untuk
menanamkan pengertian, pidato Informatif harus jelas, logis dan sistematis, Pidato Informatif
dari segi pesan, organisasi pesan, teknik pengembangan bahasan, dan teknik penyajian.
Pidato informatif dibagi menjadi 4 bagian :
1. Isi pesan
2. Organisasi Pesan
3. Teknik Pengembangan Bahasan
4. Teknik Pengembangan Bahasan dalam pengantar
B. Saran
Demikianlah makalah kami, kurang dan lebihnya memiliki kelemahan, dan sedikitnya
refrensi yang didapatkan, kritik dan saran sangat kami butuhkan dalam menyempurkan
makalah ini .