UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS HUKUM
Jl. Sosio Yustisia No. 1 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281 Telp. / Fax. (0274) 512781
website : [Link] | email : hukum-hk@[Link] & dekan-hk@[Link]
UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS HUKUM SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)
PROGRAM STUDI SEMESTER GASAL T.A. 2021/2022
MAGISTER KENOTARIATAN
Hari, Tanggal : Selasa, 14 Desember 2021
MATA KULIAH : PPHAT
KELAS : A
DOSEN : Prof. Dr. Maria SW Sumardjono, S.H., MCL, MPA
WAKTU : 100 Menit
KETENTUAN : Open book
PETUNJUK UJIAN:
1. Terdapat 2 butir soal dalam Ujian ini;
2. Kerjakan secara terpisah pada Lembar Jawaban Ujian.
3. Kerjakan secara Mandiri/Tidak Bekerja Sama dengan Orang Lain;
4. Tidak dibolehkan untuk copy and paste materi apapun dari sumber manapun – jawablah
dengan menggunakan kalimat Saudara sendiri. Saudara wajib mencantumkan footnotes
secara jelas dan lengkap untuk semua sumber yang digunakan dalam jawaban Saudara.
WASPADAI PLAGIARISME!
5. Kirimkan SATU KALI saja jawaban Saudara melalui SIMASTER UGM sebelum waktu ujian
berakhir, penamaan file lembar jawab ditentukan sebagai berikut: Nomor Kursi_NIM_Nama
Mahasiswa_Nama Mata Kuliah. Waktu pengiriman akan tercatat di SIMASTER UGM;
Soal Ujian
1. PT Jaya Abadi sedang mencari tanah untuk pembangunan rumah susun/apartemen seluas 5000
m2. Ada 3 (tiga) bidang tanah dalam satu hamparan yang sedang dalam tahap penawaran
kepada PT Jaya Abadi. Tiga bidang tanah tersebut sebagai berikut.
a. Tanah Hak Milik seluas 1500 m2 atas nama Bapak Santosa;
b. Tanah HGB yang akan berakhir pada tahun 2026 seluas 2500 m2 atas nama PT Indah
Permai;
c. Bidang tanah Letter C seluas 500 m2 atas nama Bapak Ali Topan.
Buatlah pendapat hukum untuk PT Jaya Abadi tentang cara memperoleh tiga bidang tanah tersebut
sampai dengan terbitnya sertipikat hak atas tanah atas nama PT Jaya Abadi. Pendapat hukum
disertai dengan konsepsi dan landasan hukumnya.
Jawab:
Merujuk ketentuan Pasal 21 Ayat (1) dan Ayat (2) UUPA, yang dapat memiliki hak milik adalah:
(1) Hanya warga-negara Indonesia dapat mempunyai hak milik.
(2) Oleh Pemerintah ditetapkan badan-badan hukum yang dapat mempunyai hak miliK dan
syarat-syaratnya
Lebih lanjut, maksud badan hukum yang dapat mempunyai hak milik adalah:
Badan-badan hukum yang disebut dibawah ini dapat mempunyai hak milik atas tanah,
masing-masing dengan pembatasan yang disebutkan pada pasal-pasal 2, 3 dan 4 peraturan ini:
a. Bank-bank yang didirikan oleh Negara (selanjutnya disebut Bank Negara);
b. Perkumpulan-perkumpulan Koperasi Pertanian yang didirikan berdasar atas Undang-
undang No. 79 tahun 1958 (Lembaran- Negara tahun 1958 No. 139);
c. Badan-badan keagamaan, yang ditunjuk oleh Menteri Pertanian/Agraria, setelah
mendengar Menteri Agama;
d. d. Badan-badan sosial, yang ditunjuk oleh Menteri Pertanian/ Agraria, setelah
mendengar Menteri Kesejahteraan Sosial.
a. Untuk tanah Hak Milik seluas 1500 m2 atas nama Bapak Santosa;
PT Jaya Abadi merupakan subyek hukum yang berbentuk badan hukum (rechtspersoon),
sedangkan Bapak Santoso merupakan subyek hukum berbentuk perorangan (naturlijkpersoon).
Oleh karenanya harus ada perubahan hak menjadi Hak Guna Bangunan, dengan cara Pak
Santoso melakukan pelepasan hak atas tanah, melalui akta pelepasan khusus ha katas tanah
b. PT Indah Permasi melakukan perpanjangan HGB, mengingat jangka waktu HGB merujuk
Pasal 35 UUPA jo. 37 Ayat (1) PP 18/2021 :
Hak guna bangunan di atas Tanah Negara dan Tanah Hak Pengelolaan diberikan untuk jangka
waktu paling lama 3O (tiga puluh) tahun, diperpanjang untuk jangka
waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan diperbarui untuk jangka waktu paling lama 30
(tiga puluh) tahun.
Setelah proses perpanjangan HGB, maka selanjutnya dilakukan peralihan hak guna bangunan
melalui jual beli antara PT Indah Permai dengan PT Jaya Abadi, dengan memperhatikan syarat
jual beli.
c. Bidang tanah Letter C seluas 500 m2 atas nama Bapak Ali Topan.
Maka Ali Topan harus mengkonversi Letter C, perlu dilakukan pendaftaran tanah sebagaimana
Pasal 19 UUPA untuk menjamin kepastian Hukum. Setelah diterbitkan sertipikat, maka
dilakukan peralihan ha katas melalui jual beli. Tetapi karena subyek hukum pembelinya adalah
badan hukum yang tidak terklasifikasi PP 38/1963.
2. Tuan Jackson (WNA) sedang mencari rumah tempat tinggal untuk dibeli di Jakarta Utara. Ada
2 (dua) pilihan, yakni:
a. Rumah tapak (landed house) berstatus Hak Milik; dan
b. Rumah susun (apartemen) yang tanah-bersamanya berstatus HGB
Berikan pendapat hukum kepada Tn Jackson terkait masing-masing pilihan, bagaimana caranya
agar dapat memiliki rumah tempat tinggal sesuai keinginannya. Pendapat hukum disertai dengan
konsepsi dan landasan hukumnya.
Jawab:
WNA di Indonesia tidak boleh memiliki hak milik di Indonesia.
Berdasarkan UUPA WNA terhadap rumah tapak hanya didasarkan hak pakai.
Sarusun boleh memiliki tanah Bersama (hak pakai), tetapi berdasarkan UU Ciptaker atas sarusun
boleh memiliki HGB atau hak pakai.
*****
LEMBAR JAWABAN
UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)
UNIVERSITAS GADJAH MADA SEMESTER GASAL TA 2021/2022
FAKULTAS HUKUM
NAMA :
PROGRAM STUDI
MAGISTER KENOTARIATAN NIM :
NO. UJIAN :
TANGGA :
L
MATA KULIAH :
KELAS :
DOSEN :
Lembar Jawaban Ujian ini dikirim melalui SIMASTER dengan format word doc.
JAWABAN: