0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
882 tayangan27 halaman

Refleksi dan Identifikasi Masalah Literasi

Dokumen tersebut mengidentifikasi beberapa masalah utama dalam pendidikan di sekolah, termasuk kemampuan literasi dan numerasi siswa yang perlu perbaikan, indeks karakter siswa yang masih rendah, dan iklim sekolah yang kurang kondusif. Dokumen ini juga mengidentifikasi faktor-faktor penyebab masalah tersebut seperti kualitas pembelajaran dan kepemimpinan guru yang perlu ditingkatkan.

Diunggah oleh

Eny Hariyatun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
882 tayangan27 halaman

Refleksi dan Identifikasi Masalah Literasi

Dokumen tersebut mengidentifikasi beberapa masalah utama dalam pendidikan di sekolah, termasuk kemampuan literasi dan numerasi siswa yang perlu perbaikan, indeks karakter siswa yang masih rendah, dan iklim sekolah yang kurang kondusif. Dokumen ini juga mengidentifikasi faktor-faktor penyebab masalah tersebut seperti kualitas pembelajaran dan kepemimpinan guru yang perlu ditingkatkan.

Diunggah oleh

Eny Hariyatun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Identifikasi (Masalah) Refleksi (Akar Masalah)

A.1. Sebagian besar siswa dalam kategori perlu intervensi khusus dan dasar ●
terutama dalam hal membaca teks informasi, membaca teks sastra,
A.1 Kemampuan literasi ●
mengakses dan menemukan isi teks, menginterpretasi dan memahami isi
teks, dan Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks

D.1. Kualitas pembelajaran kurang baik ●

D.2. Kemampuan guru melakukan refleksi masih rendah ●


A.1 Kemampuan literasi


D.3. Kepemimpinan instruksional belum baik


A.2. Sebagian besar siswa dalam kategori perlu intervensi khusus
dan dasar terutama dalam hal Domain bilangan, Aljabar, Geometri,

Data dan ketidakpastian, Kompetensi mengetahui, Kompetensi
menerapkan, dan Kompetensi menalar

A.2. Kemampuan numerasi

D.1. Kualitas pembelajaran kurang baik ●


D.2. Kemampuan guru melakukan refleksi masih rendah

A.2. Kemampuan numerasi ●


D.3. Kepemimpinan instruksional belum baik

A.3.1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia masih
kurang


A.3 Indeks Karakter


A.3.2. Gotong royong masih rendah

A.3.3. Kreativitas masih rendah ●


A.3 Indeks Karakter


A.3 Indeks Karakter


A.3.4. Nalar Kritis masih kurang

A.3.5. Kebhinekaan Global masih rendah ●


A.3 Indeks Karakter


A.3.6. Kemandirian masih rendah

D.1. Kualitas pembelajaran kurang baik ●

D.2. Kemampuan guru melakukan refleksi masih rendah ●


A.3. Indeks Karakter
A.3. Indeks Karakter


D.3. Kepemimpinan instruksional belum baik

D.4.1. Kesejahteraan psikologis siswa masih rendah ●

D.4 Iklim Keamanan Sekolah D.4.2. Kesejahteraan psikologis guru masih rendah ●


D.4.3. Perundungan masih tinggi




D.4.4. Hukuman Fisik masih tinggi

D.4.5. Kekerasan Seksual masih tinggi


D.4 Iklim Keamanan Sekolah

D.4.6. Narkoba masih tinggi


D.8.1. Toleransi beragama dan budaya masih rendah

D.8 Iklim Kebhinekaan

D.8.2. Sikap Inklusif masih rendah

D.8.3. Dukungan atas kesetaraan agama dan budaya masih kurang

D.8 Iklim Kebhinekaan

D.8.4. Komitmen Kebangsaan masih rendah


Benahi (Kegiatan)

Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi literasi
(Benahi 1)
Penguatan pembelajaran literasi dengan menggunakan modul literasi berbasis tema dan sumber lainnya di luar platform
merdeka mengajar (Benahi 2)
Inden
Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah dengan berbagi
pengetahuan dan diskusi terkait literasi (Benahi 4)
Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran literasi dengan
melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)

Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan yang terkait peningkatan literasi sesuai dengan
kebutuhan siswa dan kondisi sekolah, contohnya, dengan penerapan kurikulum merdeka atau kurikulum darurat (Benahi 6)

Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi kualitas
pembelajaran. (Benahi 1)
Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah dengan berbagi
pengetahuan dan diskusi terkait kualitas pembelajaran (Benahi 4)
Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam kualitas pembelajaran dengan
melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terkait materi refleksi pembelajaran. (Benahi 1)

Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala
sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait kemampuan melakukan refleksi (Benahi 4)

Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam kualitas
pembelajaran dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)

Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terkait materi kepemimpinan Instruksional. (Benahi 1)

Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait kepemimpinan instruksional (Benahi 4)

Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
numerasi (Benahi 1)
Penguatan pembelajaran numerasi dengan menggunakan modul numerasi berbasis tema dan sumber lainnya di
luar platform merdeka mengajar (Benahi 2)
Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait numerasi (Benahi 4)
Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran
numerasi dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan yang terkait peningkatan numerasi sesuai
dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah (Benahi 6)
Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
kualitas pembelajaran. (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait kualitas pembelajaran (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam kualitas
pembelajaran dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terkait materi refleksi pembelajaran. (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala
sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait kemampuan melakukan refleksi (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam
kualitas pembelajaran dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)

●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terkait materi kepemimpinan Instruksional. (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait kepemimpinan instruksional (Benahi 4)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia (Benahi 1)

●Penguatan pembelajaran karakter terkait tema Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia
dengan menggunakan sumber lain di luar platform merdeka mengajar (Benahi 2)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait karakter Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak
mulia (Benahi 4)
●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran
karakter Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dengan melibatkan pemangku
kepentingan sekolah (Benahi 5)
●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan yang terkait peningkatan karakter
beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi
sekolah (Benahi 6)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
karakter gotong royong (Benahi 1)
●Penguatan pembelajaran karakter gotong royong dengan menggunakan sumber lain di luar platform merdeka
mengajar (Benahi 2)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait karakter gotong royong (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran
karakter gotong royong dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)

●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan yang terkait peningkatan karakter gotong
royong sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah (Benahi 6)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
kreativitas (Benahi 1)
●Penguatan pembelajaran karakter terkait tema kreativitas dengan menggunakan sumber lain di luar platform
merdeka mengajar (Benahi 2)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait karakter kreativitas (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran
karakter kreativitas dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan yang terkait peningkatan karakter
kreativitas sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah (Benahi 6)

●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
karakter nalar kritis (Benahi 1)
●Penguatan pembelajaran karakter nalar kritis dengan menggunakan sumber lain di luar platform merdeka
mengajar (Benahi 2)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait karakter nalar kritis (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran
karakter nalar kritis dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)

●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan yang terkait peningkatan karakter nalar
kritis sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah (Benahi 6)

●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terkait materi Kebhinekaan Global (Benahi 1)
●Penguatan pembelajaran karakter Kebhinekaan Global dengan menggunakan sumber lain di luar
platform merdeka mengajar (Benahi 2)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala
sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait karakter Kebhinekaan Global (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam
pembelajaran karakter Kebhinekaan Global dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah
(Benahi 5)

●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan yang terkait peningkatan
karakter Kebhinekaan Global sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah (Benahi 6)

●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terkait materi karakter Kemandirian (Benahi 1)
●Penguatan pembelajaran karakter Kemandirian dengan menggunakan sumber lain di luar platform
merdeka mengajar (Benahi 2)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala
sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait karakter Kemandirian (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam
pembelajaran karakter Kemandirian dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)

●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan yang terkait peningkatan
karakter Kemandirian sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah (Benahi 6)

●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
kualitas pembelajaran (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait kualitas pembelajaran (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam kualitas
pembelajaran dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
refleksi pembelajaran. (Benahi 1)
●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait kemampuan melakukan refleksi (Benahi 4)

●Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam kualitas
pembelajaran dengan melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
kepemimpinan Instruksional. (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi kepala sekolah dengan
berbagi pengetahuan dan diskusi terkait kepemimpinan instruksional (Benahi 4)

●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Kesejahteraan psikologis siswa (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Kesejahteraan psikologis siswa (Benahi 4)

●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Kesejahteraan psikologis siswa (Benahi 7)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Kesejahteraan psikologis guru (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Kesejahteraan psikologis guru (Benahi 4)

●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Kesejahteraan psikologis guru (Benahi 7)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Perundungan (Benahi 1)
●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Perundungan (Benahi 4)
●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Perundungan (Benahi 7)
●Sekolah mengadopsi program ROOTS untuk pencegahan perundungan (Benahi 8)
●Pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah terkait perundungan (Benahi 9)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Hukuman Fisik (Benahi 1)
●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Hukuman Fisik (Benahi 4)
●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Hukuman Fisik (Benahi 7)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Kekerasan Seksual (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Kekerasan Seksual (Benahi 4)

●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Kekerasan Seksual (Benahi 7)
●Sekolah mengadopsi program ROOTS untuk pencegahan Kekerasan Seksual (Benahi 8)
●Pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah terkait Kekerasan Seksual (Benahi 9)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Penyalahgunaan Narkoba (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Penyalahgunaan Narkoba (Benahi 4)

●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Penyalahgunaan Narkoba (Benahi 7)

●Pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah terkait Penyalahgunaan Narkoba (Benahi 9)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Toleransi beragama dan budaya (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Toleransi beragama dan budaya (Benahi 4)

●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan siswa dan
kondisi sekolah, terutama terkait Toleransi beragama dan budaya (Benahi 6)

●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Toleransi beragama dan budaya (Benahi 7)
●Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi Toleransi beragama dan budaya (Benahi
10)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Sikap Inklusif (Benahi 1)
●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Sikap Inklusif (Benahi 4)
●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan siswa dan
kondisi sekolah, terutama terkait Sikap Inklusif (Benahi 6)
●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Sikap Inklusif (Benahi 7)
●Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi Sikap Inklusif (Benahi 10)

●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Dukungan atas kesetaraan agama dan budaya (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Dukungan atas kesetaraan agama dan budaya (Benahi 4)

●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan siswa dan
kondisi sekolah, terutama terkait Dukungan atas kesetaraan agama dan budaya (Benahi 6)

●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Dukungan atas kesetaraan agama dan budaya
(Benahi 7)
●Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi Dukungan atas kesetaraan agama dan
budaya (Benahi 10)
●Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi
Komitmen Kebangsaan (Benahi 1)

●Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah
dengan berbagi pengetahuan dan diskusi terkait Komitmen Kebangsaan (Benahi 4)

●Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan siswa dan
kondisi sekolah, terutama terkait Komitmen Kebangsaan (Benahi 6)
●Pelatihan guru dan kepala sekolah serta pembelajaran terkait Komitmen Kebangsaan (Benahi 7)

●Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi Komitmen Kebangsaan (Benahi 10)
Benahi 1: Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sek

Deskripsi Kegiatan

Kepala Sekolah mempelajari video


inspirasi seri Memahami Diri:
Mengelola Satuan Pendidikan di
Platform Merdeka Mengajar

Benahi 2: Penguatan pembelajaran literasi dan Numerasi dengan menggunakan modul literasi dan Numerasi berbasis
merdeka mengajarliterasi dan Numerasi berbasis tema dan sumber lainnya d
mengajar

Pelibatan orang tua dalam penguatan


pembelajaran literasi dan numerasi

modul literasi dan Numerasi berbasis tema dan sumber lainnya di


mengajar
Benahi 2: Penguatan pembelajaran literasi dan Numerasi dengan menggunakan modul literasi dan Numerasi berbasis tema dan

Peningkatan kapasitas satuan


pendidikan secara mandiri untuk
mengajar literasi dan numerasi secara
lebih efektif.

Benahi 3: Kegiatan membaca dan mendiskusikan beragam buku dari berbagai sumber dan genre secara rutin oleh gur
Peningkatan interaksi anak dengan
sumber bacaan untuk meningkatkan
kemampuan literasi.

Benahi 4: Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah d

Pembentukan komunitas belajar

Benahi 5: Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran
sekolah

Refleksi kepala sekolah dan guru


terhadap proses pembelajaran

Benahi 6: Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan pendidikan terkait penguatan profil pelajar panc

Dalam Kurikulum Merdeka, projek


penguatan profil pelajar Pancasila
Dalam Kurikulum Merdeka, projek
penguatan profil pelajar Pancasila
dirancang untuk mengembangkan
karakter. Projek penguatan profil
pelajar Pancasila dapat diterapkan juga
untuk sekolah yang menggunakan
Kurikulum 2013, dengan konsekuensi
penambahan jam pelajaran.

Benahi 7: Pelatihan guru dan kepala sekolah serta kegiatan pembelajaran terkait Iklim Keamanan: Narkoba

Tujuan:

Siswa memahami bahaya narkoba dan


bagaimana mencegah agar tidak terjerumus
dan sekolah mengetahui cara pencegahan
dan penanganan narkoba

Keunggulan kegiatan ini antara lain:


●Mudah dilaksanakan

●Membutuhkan waktu yang relatif


singkat (bisa diintegrasikan dengan
kegiatan yang sudah ada)

●Tidak membutuhkan biaya yang


besar

Benahi 8: Sekolah mengadopsi program ROOTS untuk pencegahan perundungan dan kekerasan berbasis sekolah

Roots adalah program pencegahan


perundungan dan kekerasan berbasis
sekolah. Program Roots melibatkan siswa
(seluruh jenjang) sebagai Agen Perubahan
dan guru sebagai Fasilitator Roots.

Tujuan:
Sekolah melibatkan guru sebagai
fasilitator dan siswa (seluruh jenjang)
sebagai agen perubahan

Keunggulan program ini:

[Link] sebagai agen perubahan


sehingga pendekatan lebih relevan
dengan konteks remaja di sekolah

[Link] dan modul untuk kegiatan


siswa di sekolah sudah terstruktur

Benahi 9: Pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah terkait perundungan, kekerasan seksual, intoleransi dan pe
Peraturan dan tata tertib mengatur hal hal
yang harus dilakukan dan tidak boleh
dilakukan untuk menjaga agar tidak
terjadi perundungan, kekerasan seksual,
intoleransi dan penggunaan narkoba di
sekolah. Peraturan yang dapat menjadi
rujukan adalah Permendikbud 82/2015
tentang Pencegahan Penanggulangan
Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan
Pendidikan.

Peraturan yang sudah disepakati perlu


diuji coba dan ditegakkan bersama sama
warga sekolah dan dilakukan evaluasi
secara periodik sebagai masukan untuk
revisi jika diperlukan.

Benahi 10: Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi kebhinekaan global

Tujuan:

Guru memahami apa itu Kebhinekaan


Global, contoh sehari-hari dan
relevansinya bagi siswa

Keunggulan kegiatan ini antara lain:


●Mudah dilaksanakan

●Membutuhkan waktu yang


relatif singkat (bisa
diintegrasikan dengan kegiatan
yang sudah ada)
●Tidak membutuhkan biaya
yang besar

Benahi 10: Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi Toleransi

Tujuan:
Guru mendapatkan pemahaman mengapa
toleransi penting dalam bagaimana
kebhinekaan konteks global, nasional,
personal dan kemudian dapat
menyebarkannya dalam konteks sekolah dan
kelas
Keunggulan kegiatan ini antara lain:

●Menarik dan menyenangkan


karena mengikuti alur Mulai dari
Diri, Aktivitas, Refleksi, Konsep,
dan Aplikasi

●Dapat mengundang narasumber


dari luar

●Topik mencakup konteks global,


nasional, personal dan sekolah

Benahi 10: Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi Toleransi dan Keberagaman untuk Sisw

Tujuan:

Siswa memahami pentingnya toleransi


dan keberagaman, saling mengenal
dengan kelompok yang berbeda dan
bagaimana mempraktikkannya dalam
lingkup kelas dan sekolah

Keunggulan kegiatan ini antara lain:


●Mudah dilaksanakan
●Membutuhkan waktu yang
relatif singkat (bisa
diintegrasikan dengan kegiatan
yang sudah ada)
●Tidak membutuhkan biaya
yang besar

Benahi 10: Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi Toleransi dan Keberagaman untuk Gur

Tujuan:

Guru memahami pentingnya toleransi


dan keberagaman, saling mengenal
dengan kelompok yang berbeda dan
memilih materi-materi yang dapat
menjadi bahan diskusi dengan siswa.

Keunggulan kegiatan ini antara lain:

● Mudah dilaksanakan

● Membutuhkan waktu yang relatif


singkat (bisa diintegrasikan dengan
kegiatan yang sudah ada)

● Tidak membutuhkan biaya yang besar

Benahi 10: Kegiatan pembelajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi keragaman fisik

Tujuan:

Siswa memahami keberagaman fisik


yang ada di sekitar dan bagaimana
menciptakan ruang aman bagi
perbedaan tersebut.

Keunggulan kegiatan ini antara


lain:
● Mudah dilaksanakan
● Membutuhkan waktu yang relatif
singkat (bisa diintegrasikan dengan
kegiatan yang sudah ada)

● Tidak membutuhkan biaya yang


besar
manfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi kepemimpinan instruksional

Sumber

[Link]

Satuan Pendidikan memerlukan pengelolaan yang tepat dan sesuai, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh murid-muridnya.
Pengelolaan yang berorientasi pada murid akan dapat mendorong perbaikan proses pembelajaran secara terus-menerus kepada m

●Kepemimpinan Pembelajaran di Sekolah


●Jawa Timur - Kepemimpinan Inovatif Kepala SDN Sumbergondo 2 Batu
●Program Sekolah Penggerak Kepala Sekolah Penggerak
●[Kepemimpinan] Batu, Jawa Timur: Strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran
●[Kepemimpinan] Sumba Barat, NTT: Testimoni Program Rintisan Kepemimpinan dan Pembelajaran
●[Kepemimpinan] Sumenep, Jawa Timur: Kepemimpinan inovatif Kepala SDN Pamolokan 3
●PAUD KEPEMIMPINAN SUMBER DAYA PAUD
ajaran literasi dan Numerasi dengan menggunakan modul literasi dan Numerasi berbasis tema dan sumber lainnya di luar platform
dan Numerasi berbasis tema dan sumber lainnya di luar platform merdeka
[Link]

Selama pandemi, banyak proses pembelajaran yang terjadi di rumah sehingga membutuhkan pelibatan orang tua yang signifika
prosesnya. Selain itu, peningkatan kemampuan literasi melibatkan proses berpikir tingkat tinggi yang membutuhkan peran oran
untuk mendampingi anak belajar di rumah. Untuk memberikan penguatan kapasitas, Kemendikbudristek menyediakan modul s
bahan kolaborasi antara guru dan orang tua untuk mendampingi pembelajaran literasi dan numerasi

an Numerasi berbasis tema dan sumber lainnya di luar platform merdeka


ajaran literasi dan Numerasi dengan menggunakan modul literasi dan Numerasi berbasis tema dan sumber lainnya di luar platform merdeka mengajar

[Link]

Literasi adalah kompetensi yang dikembangkan dalam seluruh mata pelajaran, tidak terbatas pada pelajaran Bahasa Indonesia d
Bahasa Inggris saja. Oleh karena itu kemampuan mengajarkan literasi perlu dimiliki seluruh guru di satuan pendidikan.

Modul pendampingan ini dikembangkan oleh INOVASI dan Kemendikbudristek untuk meningkatkan kemampuan guru dalam
mengajarkan literasi dan numerasi lebih baik. Modul ini tidak terbatas untuk guru tetapi juga untuk pimpinan satuan pendidikan
lebih efektif dalam mendukung peningkatan literasi dan numerasi peserta didik.

a dan mendiskusikan beragam buku dari berbagai sumber dan genre secara rutin oleh guru dan siswa
Bagi satuan pendidikan SD yang memberikan akses teknologi kepada peserta didik, berbagai buku bacaan anak yang telah terku
diakses melalui [Link] . Untuk buku dalam bahasa Indonesia, dapat langsung klik tautan ini.

Membaca untuk kesenangan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi. Terutama untuk anak-anak, frek
membaca buku membantu memperkaya kosakata serta menguatkan logika berbahasa. Untuk meningkatkan interaksi anak deng
bacaan, terdapat beberapa contoh kegiatan yang bisa menjadi rujukan:

Contoh bentuk kegiatan:


●Kegiatan membaca nyaring yang dilakukan oleh guru atau salah satu siswa menggunakan buku bacaan dari Literacy C
buku lainnya saat istirahat pelajaran
●Apabila memungkinkan, menyediakan buku-buku bacaan di kelas untuk dibaca oleh siswa yang telah menyelesaikan
waktu senggang lainnya

optimalisasi komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi

Materi terkait komunitas belajar dapat diunduh di:


[Link]

Komunitas belajar adalah sekelompok guru, tenaga kependidikan, dan pendidik lainnya yang memiliki semangat dan kepedulia
sama terhadap transformasi pembelajaran melalui interaksi secara rutin dalam wadah di mana mereka berpartisipasi aktif.

Tujuan pembentukan komunitas belajar:


[Link] anggota komunitas dengan mengumpulkan dan berbagi informasi terkait pertanyaan dan masalah terka
[Link] interaksi dan kolaborasi antara anggota komunitas untuk mulai belajar secara berkelanjutan
[Link] anggota meningkatkan kompetensi diri anggota melalui saling berbagi dan diskusi
[Link] pembelajaran yang didapatkan melalui komunitas dalam pekerjaan sehari hari

aran oleh guru dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran dengan melibatkan pemangku kepentingan

Tautan matari untuk refleksi pembelajaran adalah:


[Link]
Guru melakukan refleksi pembelajaran untuk mengidentifikasi tantangan agar mendapatkan masukan bagi perbaikan pembelaja
selanjutnya. Kompetensi utama yang diharapkan dalam proses refleksi pembelajaran adalah guru menunjukkan kebiasaan reflek
pengembangan diri secara mandiri
Kegiatan refleksi pembelajaran dilakukan agar guru dapat:
[Link] refleksi terhadap praktik pembelajaran dan pendidikan
[Link] tujuan dan rencana pengembangan diri
[Link] aspek kekuatan dan kelemahan sebagai guru
[Link] cara dan beradaptasi dalam melakukan pengembangan diri

enerapan kurikulum operasional satuan pendidikan terkait penguatan profil pelajar pancasila sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekol

Langkah kegiatan
[Link] projek penguatan profil pelajar Pancasila melalui Panduan yang diterbitkan oleh Kemendikbudristek (klik un
panduan)
[Link] contoh modul projek dengan tema Bhineka Tunggal Ika dan Bangunlah Jiwa dan Raganya, pelajari contoh-co
modul projek tersebut
[Link] menyepakati topik apa yang akan digunakan berdasarkan tema projek, serta bagaimana modul projek akan dike
berdasarkan contoh yang telah dipelajari
[Link] guru merancang kegiatan projek dengan membuat modul projek (mengembangkan dari awal atau memodifikasi
modul projek)
[Link] siswa dalam melaksanakan projek serta memberikan umpan balik secara berkala
[Link] dapat melibatkan masyarakat (misalnya pakar, akademisi, komunitas) dalam pengembangan dan pelaksanaan p

[Link] penilaian hasil belajar projek penguatan profil pelajar Pancasila dan melaporkannya secara terpisah dari p
intrakurikuler

n kepala sekolah serta kegiatan pembelajaran terkait Iklim Keamanan: Narkoba

Cara:

[Link] meminta siswa untuk menonton (bisa sebelum kelas atau nonton bersama di dalam kelas)

[Link] memfasilitasi refleksi bagi siswa:


[Link] yang menarik dari video tersebut

[Link] yang menjadi pelajaran penting dari video tersebut

[Link] tindak lanjut nyata yang dapat dipraktikan siswa di kelas dan di sekolah. \

[Link] mengadopsi program Sekolah Bersinar


Materi:
Lepas dari Narkoba
Generasi Maju, Bebas Narkoba
Hikayat Ibu Muda Kurir Narkoba
Panduan Sekolah Bersinar

psi program ROOTS untuk pencegahan perundungan dan kekerasan berbasis sekolah

Cara:

[Link] Guru dan Siswa Agen Perubahan mempelajari panduan program Roots melalui L
[Link] sekolah dan guru memetakan prinsip apa yang mungkin untuk diadopsi sekolah

[Link] sekolah dan guru mengadaptasi dan menjalankan program/prinsip program Roots di

Materi:

(Link materi dan penjelasan)

ran dan tata tertib sekolah terkait perundungan, kekerasan seksual, intoleransi dan pencegahan penggunaan narkoba

Beberapa aspek dan langkah yang dapat dilakukan sekolah:


Pencegahan:
[Link] satuan tugas yang terdiri dari beberapa unsur (siswa, guru dan orang tua) yang diberikan surat tugas oleh Kepala Sekolah untuk m
kegiatan pencegahan di sekolah.

[Link] sosialisasi/poster/mading yang berisi larangan Perundungan, Kekerasan Seksual, Intoleransi, dan Penggunaan Narkoba dan kanal pela

Penanganan
[Link] kanal khusus aduan sesuai kemampuan sekolah seperti nomor SMS khusus, Whatsapp Khusus, Kotak Saran/Aduan khusus, dan/a
aduan [Link]

[Link] dengan perangkat pemerintah daerah setempat yaitu UPTD PPA (Unit) Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan An
pekerja sosial untuk melakukan penanganan kasus-kasus kekerasan yang membutuhkan konseling, bantuan hukum, bantuan sosial dan penangana
lanjut

[Link] sanksi.
Jika pelaku adalah peserta didik, satuan pendidikan dapat memberikan sanksi kepada peserta didik dalam rangka pembinaan berupa: (a) teguran l
teguran tertulis; dan (c) tindakan lain yang bersifat edukatif.

Jika pelaku adalah guru dan tenaga pendidik: (a) teguran lisan; (b) teguran tertulis;(c) pengurangan hak; dan (d) pemberhentian sementara/tetap d
sebagai pendidik/tenaga kependidikan atau pemutusan/pemberhentian hubungan kerja.

ajaran dengan menonton dan diskusi terkait materi kebhinekaan global

Cara:

[Link] menonton daftar video dengan Kebhinekaan Global terlampir

[Link] mendiskusikan video mana yang relevan untuk dapat menjadi pemantik diskusi bersama siswa
[Link] merencanakan bagaimana video tersebut dapat masuk ke materi ajar, bahan diskusi sebelum kelas, atau menjad
pengayaan di kegiatan ekstrakurikuler (misal dikaitkan dengan peringatan hari besar tertentu)

Materi:

(Kebhinekaan Global: Link materi dan penjelasan)

aran dengan menonton dan diskusi terkait materi Toleransi

Cara:

[Link] melakukan diskusi berdasarkan pertanyaan pemantik

[Link] melakukan aktivitas permainan, simulasi, cerita

[Link] merefleksikan makna dari aktivitas dan merefleksikan dalam pengalaman pribadi

[Link] meyarikan pembelajaran baru dan memperkuat dengan teori, data, dan fakta

[Link] mengaplikasikan dalam konteks kelas dan sekolah

Materi:

(note: saat ini belum berdasarkan on demand, tapi masih diinsert melalui PGP, PSP dan PPPPTK)

aran dengan menonton dan diskusi terkait materi Toleransi dan Keberagaman untuk Siswa

Cara:

[Link] memilih daftar video terlampir yang sesuai dengan topik pembelajaran atau momen peringatan hari besar.

[Link] meminta siswa untuk menonton (bisa sebelum kelas atau nonton bersama di dalam kelas)
[Link] memfasilitasi refleksi bagi siswa:
[Link] yang menarik dari video tersebut

[Link] yang menjadi pelajaran penting dari video tersebut

[Link] tindak lanjut nyata yang dapat dipraktikkan siswa di kelas dan di sekolah.

Materi:

(Link materi dan penjelasan)

aran dengan menonton dan diskusi terkait materi Toleransi dan Keberagaman untuk Guru

Cara:

[Link] menonton daftar video terlampir

[Link] mendiskusikan video mana yang relevan untuk dapat menjadi pemantik diskusi bersama siswa

[Link] merencanakan bagaimana video tersebut dapat masuk ke materi ajar, bahan diskusi sebelum kelas, atau menjad
pengayaan di kegiatan ekstrakurikuler (misal dikaitkan dengan peringatan hari besar tertentu)

Materi:

(Link materi dan penjelasan)

aran dengan menonton dan diskusi terkait materi keragaman fisik

Cara:

[Link] memilih daftar video terlampir yang sesuai dengan topik pembelajaran atau momen peringatan hari besar.

[Link] meminta siswa untuk menonton (bisa sebelum kelas atau nonton bersama di dalam kelas)
[Link] memfasilitasi refleksi bagi siswa:
[Link] yang menarik dari video tersebut

[Link] yang menjadi pelajaran penting dari video tersebut


[Link] tindak lanjut nyata yang dapat dipraktikan siswa di kelas dan di sekolah.
Materi:
(Materi)
lah

Anda mungkin juga menyukai