KEPRIBADIAN DALAM PSIKOLOGI OLAHRAGA
DOSEN PENGAMPU : FADLU RACHMAN, [Link]
SATRIA ARMANJAYA, [Link]
Ade Bela Sri Nuraini (220402017)
Rizki Ririe Apryanto (220402014)
Yuda Wicaksana (220402011)
Novita Serly Kurniati (220402023)
PROGRAM STUDY PENDIDIKAN JASMANI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS AISYAH PRINGSEWU
2023
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kepada allah S.W.T yang telah memberikan rahmat
dan karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan
baik. Penulisan Makalah ini bertujuan untuk sedikit mengulas mengenai teori
pembelajaran dan penerapannya. Dalam makalah ini penulis menemukan banyak
kesulitan, terutama keterbatasan mengenai penguasaan Ilmu tentang teori
pembelajaran dan penerapannya dalam ilmu psikologi, tetapi berkat bimbingan yang
diberikan oleh berbagai pihak akhirnya penulis pun dapat menyelesaikan makalah ini
serta adanya media massa yang sangat menunjang penyelesaian makalah ini.
Sebagai mahasiswa, penulis menyadari bahwa pengetahuan yang dimilik
imasih terbatas sehingga dalam makalah ini masih ditemukan banyak kekurangan.
Maka,kritik dan saran dirasakan sangat dibutuhkan untuk kemajuan penulis dimasa
yang akan datang. Penulis berharap, agar dengan adanya makalah ini tidak
hanyameningkatkan pengetahuan baik mahasiswa maupun masyarakat mengenai teori
pembelajaran dan penerapannya sehingga dapat digunakan dalam kehidupan sehari
hari.
Pringsewu, 31 Maret 2023
(Yuda Wicaksana)
ii
DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL .................................................................................................................i
KATA PENGANTAR ........................................................................................ii
DAFTAR ISI .......................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................1
1.1 Latar Belakang.................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah...........................................................................................2
1.3 Tujuan Penulisan.............................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN...................................................................................3
2.1 Pengertian Psikologi Olahraga.....................................................................3
2.2 Pengertian Kepribadian (Personality)..........................................................4
2.3 Struktur Kepribadian....................................................................................5
2.4 Faktor-faktor Yang Memengaruhi Kepribadian...........................................6
2.5 Teori Sikap Dalam Kepribadian..............................................................7
BAB III PENUTUP.........................................................................................10
3.1 Kesimpulan ................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................11
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam
hubungan dengan lingkungannya perilaku manusia ada yang didasari dan tidak
didasari perilaku yang ditampilkan seseorang dapat bersumber dari luar ataupun
dari dalam dirinya sendiri perilaku manusia memiliki perbedaan yang sangat sulit
dipahami antara yang satu dengan yang lainnya sehingga diperlukan kajian lebih
mendalam untuk mempelajari perbedaan perilaku manusia tersebut.
Psikologi olahraga merupakan ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip
psikologi dalam bidang olahraga atau latihan untuk meningkatkan prestasi
psikologi olahraga mengkaji perilaku manusia dalam konteks olahraga dan
interaksi dari atlet pelatih dan lingkungan yang berpengaruh terhadap prestasi.
Kepribadian adalah gambaran cara seseorang bertingkah laku terhadap
lingkungan sekitarnya,yang terlihat dari kebiasaan berfikir,sikap dan minat,serta
pandangan hidupnya yang khas untuk mempunyai [Link]
merupakan sesuatu yang melekat pada diri manusia secara menyeluruh dan
mempunyai ciri khas yang berbeda dari setiap [Link] terus
berkembang dan berubah meskipun ada sistem yang mengikat berbagai komponen
dari kepribadian,dan kepribadian merupakan lingkup kerja tubuh dan jiwa yang
tak terpisahkan dalam satu kesatuan
1
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan psikologi olahraga ?
2. Apa yang dimaksud dengan kepribadian ?
3. Teori teori apa saja yang mempengaruhi kepribadian seseorang ?
4. Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi kepribadian seseorang ?
1.3 Tujuan Penulisan
1) Mengetahui kajian tentang kepribadian
2) Mengetahui dampak dari kepribadian
2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Psikologi Olahraga
Psikologi merupakan bagian dari ilmu fisiologi. Psikologi
merupakan penentu utama performa dalam olahraga. Berikut ini
dipaparkan beberapa definisi psikologi olahraga:
1. Menurut Monty P. Setiadarma (2000: 10-11) yang menyatakan
bahwa psikologi olahraga lebih diarahkan pada kemampuan
prestatif pelakunya yang bersifat kompetitif.
2. Menurut Sudibyo Setyobroto (2002: 8) psikologi olahraga adalah
ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku dan pengalaman
manusia berolahraga dalam interaksinya dengan manusia lainnya
dan dalam situasi sosial yang merangsang.
3. Menurut Weinberg (2003: 4) psikologi olahraga adalah studi
ilmiah tentang orang atau perilakunya dalam aktivitas olahraga
dan penerapan praktis dari pengetahuan tersebut.
4. Menurut Singgih D. Gunarsa (2008: 1) Psikologi olahraga adalah
psikologi yang diterapkan dalam bidang olahraga, meliputi
faktor-faktor yang berpengaruh secara langsung terhadap
olahragawan dan faktor-faktor di luar olahragawan yang dapat
mempengaruhi penampilan (performance)olahragawan tersebut.
3
5. Yusuf Hidayat (2008: 4) psikologi olahraga adalah studi ilmiah
tentang individu dan perilakunya dalam olahraga dan latihan.
Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan
bahwa psikologi olahraga adalah suatu ilmu yang mempelajari
gejala-gejala kejiwaan/tingkah laku yang terjadi pada
olahragawan ketika mereka berolahraga. Psikologi olahraga
juga berkaitan dengan perasaan nyaman dan bugar
(wellness), serta keharmonisan kepribadian seseorang. Artinya,
berolahraga secara teratur memiliki pengaruh tertentu
terhadap kondisi psikis seseorang, yang berpengaruh terhadap
kualitas kepribadian. Kondisi psikis akan berpengaruh secara
positif dengan berolahraga, dan membentuk aspek/ciri
kepribadian yang positif pula.
2.2 Pengertian Kepribadian (Personality)
Setiap individu memiliki ciri, sifat bawaan (heredity), dan karakteristik
yang diperoleh dari pengaruh lingkungan sekitarnya. Individu berbuat dan
bertindak sebagian besar dilakukan secara sadar. Kepribadian dibentuk dan
berkembang selama hidup. Perkembangan kepribadian selalu dinamis, tidak
statis, dan tidak akan pernah berhenti, serta perubahan-perubahannya bisa
terjadi selama hayat. Beberapa sifat, perangai, dan kebiasaan bisa saja
mendominasi kepribadian pada usia muda dan kemudian hilang pada saat
dewasa (Apta Mylsidayu, 2014: 11).
4
Kepribadian dibentuk oleh perpaduan faktor pembawaan dan lingkungan.
Karakteristik bawaan, baik yang bersifat biologis maupun psikologis, dimiliki
sejak lahir. Apa yang dipikirkan, dikerjakan, atau dirasakan seseorang, atau
merupakan hasil perpaduan antara apa yang ada di antara faktor-faktor biologis
yang diwariskan, dan pengaruh sekitarnya. Tetapi kepribadian tidak mudah
tampak dan diketahui karena kepribadian adalah kesatuan kebulatan jiwa yang
kompleks.
Kepribadian dapat dilihat dari cita-cita, watak, sikap, sifat, dan
[Link] merupakan perpaduan antara watak dan karakter. Watak
adalah sifat pembawaan yang dibawa sejak kecil yang kemudian dapat
mempengaruhi perilaku, sementara karakter tumbuh akibat dari sosialisasi atau
hubungan intepersonal.
2.3 Struktur Kepribadian
Masing-masing individu mempunyai kepribadian yang berbeda satu sama
lain. Untuk memahami kepribadian secara umum dapat dilakukan dengan
mencermati struktur kepribadian. Kepribadian dibagi menjadi tiga tingkatan yang
terpisah namun saling berhubungan, yakni sebagai berikut.
1) Int i(psychological core)
Struktur paling dalam yang mempresentasikan personality sebagai sifat
internal yang konsisten, menggambarkan citra diri sebenarnya, termasuk
5
konsep tentang dirinya sendiri (self concept), meliputi sikap-sikap dasar
(basic attitudes), nilai-nilai (yakues), minat (interest), dan motif (motives).
2) Respon yang khas (typical responses)
Struktur lapisan kedua yang menggambarkan aspek personality individu
dalam menanggapi lingkungan.
3) Tingkah laku yang berhubungan dengan peran (role- related behavior).
Struktur kepribadian yang paling luar yang menggambarkan aspek
kepribadian individu yang paling supervisial untuk mengadaptasi persepsi
dengan lingkungan pada saat itu.
2.4 Faktor-faktor Yang Memengaruhi Kepribadian
Kepribadian sebagai sesuatu yang multikompleks dipengaruhi oleh berbagai
faktor antara lain:
1. Faktor Yang Bersifat Genetik/Keturunan (heriditer).
Faktor ini merupakan faktor yang berasal dari dalam diri individu dan
diyakini oleh berbagai kalangan memberikan pengaruh terhadap kepribadian.
Anak-anak yang dilahirkan dari orang tua olahragawan top/berkiprah dalam
olahraga, akan diturunkan kepada anaknya dan akan mengikuti kiprah orang
tuanya sebagai olahragawan.
2. Faktor lingkungan (environment)
6
Faktor lingkungan adalah faktor yang berasal dari luar individu. Ada 4 faktor
yang termasuk faktor lingkungan yakni sebagai berikut:
a. Budaya
Budaya biasanya terkait erat dengan faktor sosial sehingga disebut
sebagai socio-cultural yang bersumber dari lingkungan sosial budaya
setempat.
b. Kelas Sosial
Faktor ini mempengaruhi bagaimana individu memandang dirinya dan
bagaimana menerima anggota kelompok sosial lainnya sehingga akan
mempengaruhi cara individu mengartikan situasi dan bagaimana
merespin situasi tersebut.
c. Keluarga
Pengaruh keluarga merupakan salah satu faktor lingkungan yang
paling penting yang mempengaruhi profil keperibadian individu.
Orang tua akan mempengaruhi perkembangan kepribadian anaknya
melalui tiga cara yakni: (1) melalui perilaku yang ditampilkan orang
tua, (2) mempengaruhi anaknya sebagai model peran untuk proses
identifikasi, dan (3) orang tua secara selektif memberikan penghargaan
atas perilaku anak.
d. Teman Sebaya
7
Pengalaman bergaul dalam kelompok semasa anak-anak dan remaja
akan mempengaruhi perkembangan kepribadian karena anak
memperoleh pengalaman yang berbeda di luar rumah dan karena
pengalaman yang diperoleh di dalam rumah tidak membuat anak sama.
Oleh sebab itu, kembar identik atau dua anak yang berasal dari
keluarga yang sama akan memiliki kepribadian yang berbeda.
3. Faktor Fisik (organo biologic)
Faktor fisik masih berkaitan dengan keturunan, meliputi struktur anatomis,
fisiologis, fungsi otot, dan perkembangannya membantu pencapaian prestasi
olahraga. Misalnya, postur tubuh yang tinggi dan besar cocok untuk olahraga
bolabasket dan bolavoli, postur tubuh besar (gemuk) cocok untuk olahraga
gulat, dan lain sebagainya.
4. Faktor psiko-edukatif (psycho educative)
Berkaitan dengan kejiwaan manusia dalam perkembangan seseorang, baik
dalam pendidikan formal, informal/non formal. Selama proses pendidikan,
diharapkan kebutuhan psikologis, sosiologis, dan biologis dapat terpenuhi.
Jadi, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka kepribadiannya akan
menuju ke arah yang lebih baik pula.
2.5 Teori Sikap Dalam Kepribadian
8
Individu tidak hanya sekedar berbuat atau bertindak, apa yang diperbuat
sebagian besar dilakukan dengan sadar, dan kesadaran merupakan salah satu
faktor penentu perbuatan. Kesadaran dalam melakukan suatu tindakan dilakukan
berulang-ulang. Sebagian besar perbuatan dilandasi kesediaan psikologis untuk
mereaksi keadaan yang disebut sikap (attitude). Adapun ciri-ciri sikap meliputi:
a) sikap bukan bawaan.
b) dapat berubah melalui pengalaman.
c) merupakan organisasi keyakinan- keyakinan.
d) merupakan kesiapan untuk mereaksi.
e) relatif bersifat tetap.
f) hanya cocok untuk situasi tertentu/dapat berubah.
g) selalu berhubungan dengan obyek/subyek tertentu.
h) merupakan penilaian dan penafsiran terhadap sesuatu.
i) bervariasi dalam kualitas dan intensitas, dan
j) mengandung komponen kognitif, afektif, dan konatif.
Tindakan yang dilakukan seseorang berasal dari sikap yang dipengaruhi
oleh persepsi (faktor internal dan eksternal).
Berdasarkan hal di atas, jelas bahwa sikap dapat berubah jika dipengaruhi,
dan dibina untuk dikembangkan dalam berbagai bidang, termasuk olahraga.
Sikap-sikap yang diperlukan dalam olahraga dapat dijadikan sasaran pembinaan
mental, misalnya melalui team building.
9
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kepribadian merupakan ciri khas seseorang dalam berfikir, bertindak, dan
berperilaku dengan berbagai pengaruh yang dibawanya seperti lingkungan
pendidikan maupun [Link] (attitudes) ialah sesuatu yang kompleks,
yang dapat didefinisikan sebagai pernyatan-pernyataan evaluatif, baik yang
menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, atau penilaian mengenai
objek, manusia, atau peristiwa-peristiwa.
Sepanjang hidupnya, manusia belajar tidak pernah berhenti. Proses akomodasi
dan asimilasi pengetahuan, dan pengalaman, berlangsung sepanjang hidup
manusia. Dalam proses yang panjang inilah nilai-nilai hidup didapatkan oleh
manusia, yang kemungkinan besar akan dapat menumbuhkan sikap mereka
terhadap subyek atau obyek.
10
DAFTAR PUSTAKA
BUKU MENTAL TRAINING ASPEK-ASPEK PSIKOLOGI DALAM
OLAHRAGA Prof. Dr. dr. JAMES TANGKUDUNG, SportMed., [Link]
11