0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan12 halaman

Pengembangan Agroindustri Noni dengan DSS

Jurnal ini membahas pengembangan usaha agroindustri mengkudu milik UD. ZAM untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian menggunakan metode expert system dan analisis menggunakan perangkat lunak DSS. Hasilnya menunjukkan UD. ZAM sudah memiliki izin usaha lengkap dan pemasaran produknya saat ini berfokus pada ekspor. Namun, aspek produksi dan keuangan perlu ditingkatkan.

Diunggah oleh

Erull Geraldy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan12 halaman

Pengembangan Agroindustri Noni dengan DSS

Jurnal ini membahas pengembangan usaha agroindustri mengkudu milik UD. ZAM untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian menggunakan metode expert system dan analisis menggunakan perangkat lunak DSS. Hasilnya menunjukkan UD. ZAM sudah memiliki izin usaha lengkap dan pemasaran produknya saat ini berfokus pada ekspor. Namun, aspek produksi dan keuangan perlu ditingkatkan.

Diunggah oleh

Erull Geraldy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jurnal AGRINIKA. September-2021.

5(2): 199- 210

Pengembangan Usaha Agroindustri Noni (mengkudu) dengan


Pendekatan Decission Support System
Andika Putra Setiawan 1*, Abdoel Djamali1, Danang Kumara Hadi1, Risa Martha1,
Satriya Bayu Aji1
1
Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Jemberi, Jember, Indonesia

*Korespondensi: andikaputra@[Link]
Diterima 19 Agustus 2021/ Direvisi 13 September 2021/ Disetujui 22 September 2021

ABSTRAK
Mengkudu (Morinda citrifolia) adalah tanaman obat yang banyak peminatnya dari
kalangan pengusaha industri obat tradisional dan peneliti diberbagai negara. Penelitian
ini bertujuan untuk merancang pengembangan usaha agroindustri UD. ZAM untuk
meningkatkan daya saing. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif menggunakan
metode expert system. Teknik analisis menggunakan software DSS UMKM version 2.0
dengan model analisis aspek hukum, aspek pemasaran, aspek produksi, aspek
manajemen dan sumber daya manusia, aspek lingkungan, dan aspek keuangan. Hasil
penelitian yang diperoleh adalah UD. ZAM telah memiliki kelengkapan legalisasi usaha
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) [Link].25386, Surat Izin Usaha Perdagangan
(SIUP) 503/0087/411/2015, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) [Link]-626.000,
Izin Usaha Industri (IUI) 503/3212/411/2015, dan P-IRT NO2133509103570-21.
Pemasaran produk noni selama ini berorientasi ekspor yang memiliki kelebihan kepastian
pasar sehingga layak untuk dikembangkan, pada aspek kinerja produksi menunjukkan
tingkat kelayakan rendah, aspek sumber daya manusia sistem upah yang diberikan oleh
UD. ZAM standart Upah Minimum Regional (UMR) dan memberi lapangan pekerjaan
pada masyarakat pedesaan, pada aspek kinerja lingkungan tingkat kelayakan tinggi,
karena selama ini mudah untuk mendapatkan bahan baku, pada aspek keuangan seperti
asumsi tingkat bunga sebesar 15%, break event point (BEP) kuantitas 25.833.87 maupun
(BEP) penjualan 261.397.03,77,benefit coast ratio (BCR) 2,35, payback period 1,23, net
present value (NPV) [Link],78, probability index (PI) 11,28, dan internal rate of
return(IRR) 56,44 maka layak dikembangkan lebih lanjut.
Kata kunci : Agroindustri Mengkudu; Decision Support System (DSS).

ABSTRACT
Noni or pace (Morinda citrifolia) is a medicinal plant with much interest from
entrepreneurs in the traditional medicine industry and researchers in various countries.
This study aimed to design the development of an agro-industry business (UD. ZAM) to
increase competitiveness. The design of this research was descriptive using the expert
system method. The analysis technique employed the MSME DSS software version 2.0
with a legal, marketing, management, human resources, environmental, and financial
analysis model to design a Decision Support System. The results obtained were that UD.
ZAM already had complete business legalization, such as Company Registration
Certificate (TDP) [Link].25386, Trading Business License (SIUP)
503/0087/411/2015, Taxpayer Identification Number (NPWP) [Link]-626.000, and
Permit Industrial Business (IUI) 503/3212/411/2015, and P-IRT NO2133509103570-21.
Therefore, with the license certificate, UD. ZAM was legal. In the marketing of noni
products so far, it is export-oriented, which has advantages so that it can be developed.
Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

In terms of production performance, it shows the required production process and


aspects of human resources provided by UD. ZAM standard regional minimum wage
(UMR) and employment in rural areas, in a high feasibility environment, because it was
easy to obtain materials and in financial aspects such as the assumption of an interest
rate of 15%, break event point (BEP) quantity 25,833.87 and ( BEP) sales [Link],
benefit coast ratio (BCR) 2.35, payback period 1.23, net present value (NPV)
[Link].78, probability index (PI) 11, 28, and internal rate of return (IRR) 56.44.
Keywords: Noni Agroindustry; Decision Support System (DSS).
dengan tahun 2019 sebesar 6.51 juta
PENDAHULUAN
US Dollar (Kementerian Perdagangan
Indonesia adalah negara agraris Republik Indonesia, 2020). Namun
salah satu sektor produksi terbesar dari konsumsi obat tradisional masyarakat
tanaman Biofarmaka antara lain jahe, Indonesia turun setelah adanya program
kunyit, kapulaga, laos / lengkuas, (JKN) Jaminan Kesehatan Nasional,
kencur, temulawak, lidah buaya, dengan terbitnya program tersebut obat
mahkota dewa, mengkudu / pace, temu kimia mudah didapatkan sebagai
ireng, temu kunci, sambiloto, kejibeling, pengganti obat tradisional (Diniarti I dan
dringo. Jumlah produksi tanaman Iljanto S, 2017).
mengkudu pada tahun 2017 sebanyak UD. ZAM adalah salah satu Usaha
4.629.225 kg dan 2018 sebesar Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang
5.741.585 kg hal ini terjadi peningkatan berada di Kecamatan Gumukmas
hasil panen 24,03% (Badan Pusat Kabupaten Jember saat ini telah berhasil
Statistik, 2018). memproduksi cairan buah mengkudu
Morinda citrifolia L sejak dahulu yang bernilai ekonomis tinggi. Bahkan
telah digunakan sebagai makanan dan telah ekspor ke China, Singapura, dan
obat tradisional oleh masyarakat suku Perancis. Peluang usaha obat herbal di
polinesia (Motshakeri M dan Ghazali, Indonesia tentu besar di era pandemi,
2015). Buah mengkudu terdapat karena tren gaya hidup Back To Nature
kandungan antioksidan dan polifenol yang marak di negara maju kini sudah
yang sangat baik sehingga bermanfaat mulai masuk di Indonesia yang turut
untuk penangkal radikal bebas (Sina H, andil dalam penggunaan obat tradisional
Dramane G, Tchekounou P et al, 2020). di semua kalangan masyarakat (Diniarti I
Selain itu senyawa fitokimia seperti dan Iljanto S, 2017). Sebagai produsen
antrakuinon, alkaloid, tanin, flavonoid, minuman herbal harus berwawasan
steroid, triterpenoid, saponin, dan fenolik yang luas tentang manajemen dan
(Sogandi dan Rabima, 2019). Maka teknologi yang tepat supaya mampu
cocok untuk dijadikan minuman bersaing di pasar.
fungsional yang berguna bagi Potensi Indonesia tentang obat
Kesehatan tubuh. tradisional sangat besar, jika tidak di
Hingga kini pemanfaatan buah manfaatkan akan kalah bersaing oleh
mengkudu masih terbatas. Salah satu produk impor. Karena ketertarikan
faktor penyebab Indonesia kalah masyarakat terhadap obat tradisional
bersaing dengan negara tetangga. Di semakin tinggi (WHO, 2013).
era pandemi pada bulan Januari – Juli Pemerintah harus bekerjasama ke
2020 nilai ekspor produk herbal berbagai instansi baik nergi maupun
Indonesia 5.69 juta US Dollar telah swasta untuk pengembangan teknologi
terjadi penurunan 12.60% dibandingkan dan sumber daya manusia. Supaya

Page 200 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

mampu bersaing dalam bidang formal atau otodidak) di suatu posisi


pengolahan tanaman herbal. kegiatan teknik tertentu.
Banyak hal yang perlu diterapkan Penulis memilih pakar yang sesuai
untuk pengembangan daya saing UD. dengan bidang pengolahan pangan dan
ZAM dan pentingnya proses manajemen anatara lain Akhmad Muadi
pengambilan keputusan di setiap selaku owner UD. ZAM, Mokhamad
aktivitas bisnis dalam suatu perusahaan. Fatoni selaku dosen Teknologi Pangan,
Karena pada dasarnya pemberdayaan dan Sumadi sebagai akademis
UMKM adalah langkah strategis dalam manajemen agribisnis.
peningkatan perekonomian masyarakat
Tempat dan Waktu Penelitian
(Nurdiyanto H dan Meilia H, 2016).
Penelitian dilaksanakan di UD.
BAHAN DAN METODE ZAM Dusun Bagorejo, Kecamatan
Gumukmas, Kabupaten Jember. Karena
Penelitian ini menggunakan
UMKM tersebut merupakan satu-
metode deskriptif dilakukan pengamatan
satunya pengolah cairn mengkudu yang
kemudian dideskripsikan suatu keadaan
sudah di ekspor. Dalam penelitian ini
secara ilmiah (Masyhud, 2011).
penentuan daerah penelitian digunakan
Bertujuan untuk mencatat, menganaisis,
purposive area yang berarti lokasi yang
dan menginterprestasi suatu kondisi
dipilih peneliti berdasarkan beberapa
yang terjadi pada aspek hukum,
pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2013).
pemasaran, produksi, manajemen
sumber daya manusia, lingkungan, dan Prosedur Pengumpulan Data
keuangan di UD. ZAM.
Metode pengumpulan yang
Metode expert system adalah
digunakan yaitu interview dan
metode analisis untuk sebuah masalah
dokumentasi.
pengambilan keputusan dan alternatif
a. Wawancara
dengan cara interview pada pakar dan
Teknik pengumpulan data dua arah
praktisi sesuai dengan bidangnya
antara subjek dan obyek (Arikunto,
(Marimin, 2005).
2010). wawancara tersebut agar
Dalam pembentukan expert
diketahui fenomena atau keadaan di
system diperlukan beberapa pakar di
lokasi.
bidang yang sama dan rekayasa sistem
b. Dokumentasi
sebagai perancang. Pakar yang
Dalam pelaksanakan dokumentasi,
dilibatkan dapat dibagi dalam empat
diselidiki benda-benda tertulis seperti
kelompok yaitu:
buku, majalah, dokumen, arsip,
a. Pakar yang pendidikan formal S2/S3
peraturan-peraturan, notulen rapat,
pada bidang yang dikaji.
dan catatan harian (Arikunto, 2010).
b. Pakar yang berpengalaman pada
Dengan obyek utama UD. ZAM.
bidang yang dikaji, tetapi pendidikan
formal di bidang lain. Teknik Analisis
c. Pakar yang berpendidikan formal dan Teknik analisis struktur dasar
berpengalaman pada bidang yang Decision Support System (DSS) yang
dikaji. dihubungkan pengambil keputusan.
d. Pakar yang berasal dari praktisi yang Struktur dasar DSS adalah interaksi
lebih didasarkan pada lama kerja dan pengambil keputusan dengan bantuan
kewenangan (dapat terdidik secara

Page 201 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

komputer. Perancangan Decision tersistem dari aspek hukum, pemasaran,


Support System dengan bantuan produksi, manajemen sumber daya
software DSS UMKM version 2.0, model manusia, lingkungan, dan keuangan.
analisis aspek hukum, pemasaran,
produksi manajemen sumber daya HASIL DAN PEMBAHASAN
manusia, lingkungan, dan keuangan. 1. Aspek Hukum
Model Decision Support System
telah berwujud satu paket pada software Software DSS version 2.0
DSS UMKM version 2.0 karya Deputi menunjukkan hasil analisis aspek hukum
Bidang Pengkajian Sumber daya UKMK sebagai berikut:
hak paten tahun 2010, yaitu model

Tabel 1. Hasil analisis aspek hukum


Nama Perusahaan/Koperasi [Link]
No. Badan Hukum 26
Tanggal Berdiri 27 Desember 2014
Alamat Perusahaan/ Koperasi Jl. Tembokrejo 01 bagorejo, Kec.
Gumukmas, Kab. Jember
Nomor Telpon 081358016053
Faksimile
Alamat email
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 726916331626000
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) 130754725386
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) 503/0087/411/2015
Nama pemilik perusahaan Akhmad Muadi
1. Direktur Akhmad Muadi
2. Dewan Komisaris Siti Zulva
Bentuk badan hukum perusahaan 3. Perusahaan perorangan
Lama perusahaan berdiri 6 tahun
Perusahaan memiliki cabang Tidak
Sumber: Output DSS Analisis Aspek Hukum
Output DSS yang terdapat pada 21. Maka UD. ZAM sudah legal dalam
aspek hukum bahwa UD. ZAM sudah hukum.
punya nomor badan usaha dengan Pengembangan usaha pada aspek
nomor 26, yang berdiri sejak 27 hukum belum punya email perusahaan,
Desember 2014, selama ini sudah jadi perlu ditambah dan pembuatan
beroperasi selama kurang lebih 7 tahun, website. Supaya konsumen bisa tahu
alamat di Jl. Tembokrejo 01 bagorejo profil UD. ZAM, karena pada sekarang
Kecamatan Gumukmas Kabupaten ini media sosial cenderung di
Jember. Dari beberapa persyaratan manfaatkan oleh masyarakat. Dalam
pendirian usaha sudah dipenuhi seperti, perizinan produk makanan dan minuman
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) harus terdapat sertifikat halal yang di
[Link].25386, Surat Izin Usaha terbitkan oleh Majelis Ulama Indonesia
Perdagangan (SIUP) 503 / 0087 / 411 / (MUI) regional setempat dan nomor dari
2015, Nomor Pokok Wajib Pajak Badan Pengawas Obat dan Makanan
(NPWP) [Link]-626.000, dan Izin (BPOM). Dengan adanya perizinan yang
Usaha Industri (IUI) 503 / 3212 / 411 / lengkap perusahaan akan dipercaya
2015, dan P-IRT NO : 2133509103570-

Page 202 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

oleh konsumen, sehingga lebih mudah Kinerja marketing UD. ZAM


bersaing di pasar. dianalisis dengan skoring DSS dan
diperoleh hasil output sebagai berikut:
4. Aspek Kinerja Marketing

Tabel 2. Analisis aspek marketing


Uraian Skor Ilustrasi Warna
Produk 14
Harga 9
Distribusi 11
Market Share 7
Segmentasi dan 6
positioning
Promosi 11
Sumber: Output Skoring Kinerja Marketing DSS
Output skoring kinerja marketing di d) Market Share menunjukkan skor 7
tunjukkan bahwa distribusi dan dan tingkat kelayakan sedang.
segmentasi positioning berada pada Karena pemasaran produk luas
tingkat kelayakan tinggi yang berwarna sampai ke luar negri dan posisi
hijau. Sedangkan poduk, harga, market perusahaan dalam pasar Marketing
share, dan promosi berada pada tingkat Challage (menantang pasar).
kelayakan sedang di tunjukkan dengan e) Segmentasi Pasar menunjukkan skor
warna kuning. Berikut penyebab tingkat 6 tingkat kelayakan tinggi. Karena
kelayakan: segmentasi pasar perusahaan
a) Produk menunjukkan skor 14 yang terpusat, dan penempatan pasar
artinya tingkat kelayakan sedang. Hal yang dituju fokus kepada pelanggan
ini disebabkan cairan mengkudu meskipun hanya beberapa negara
adalah produk olahan tanpa bahan yang telah membeli produk cairan
campuran dan aroma khas mengkudu buah mengkudu UD. ZAM yaitu
tidak berkurang. Produk tersebut Tiongkok, Jerman, Perancis, dan
sudah diakui oleh sucufindo sehingga Singapura
mampu bisa ekspor. f) Promosi menunjukkan skor 11 dan
b) Harga menunjukkan skor 9 sehingga tingkat kelayakan sedang. Karena
tingkat kelayakan sedang. Di promosi yang digunakan hanya
sebabkan oleh tingkat harga jual media cetak dan elektronik seperti
produk sedang, karena harga sudah radio dan pamflet. Biaya promosi
ditetapkan oleh buyers / tengkulak di yang dikeluarkan rata-rata pertahun
Tiongkok sebagai pengepul cairan sedang, intensitas promosi yang
mengkudu. dilakukan perusahaan tinggi, dan
c) Distribusi dijual ke buyers / tengkulak dampak promosi bagi perusahaan
di tunjukkan skor 11 sehingga tingkat yang dijalankan perusahaan sedang.
kelayakan tinggi. karena wilayah
Pada aspek kinerja marketing
pemasaran luas sampai ke luar
perlu adanya pengembangan market
negeri dengan pengepul. Maka UD.
share atau pangsa pasar, karena ujung
ZAM berhasil ekspor ke Tiongkok,
tombak dari keberhasilan sebuah
Jerman, Perancis, dan Singapura
perusahaan. Perlu adanya peluasan
melalui pedagang besar tersebut.
pangsa pasar didalam negri, supaya

Page 203 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

tidak ada tekanan dari buyers bahkan buyers tidak bermain harga, sehingga
penurunan harga oleh pengepul di jadi saling menguntungkan.
Tiongkok karena selama ini terjadi
5. Aspek Kinerja Produksi
penurunan yang awalnya di beli dengan
harga Rp. 12.000 per liter kini menjadi Kinerja aspek produksi UD. ZAM
Rp. 10.000 per liter. Jika dibiarkan akan dianalisis dengan Skoring DSS diperoleh
timbul kerugian. Maka dengan adanya hasil sebagai berikut:
pelebaran pangsa pasar di dalam negri

Tabel 3. Hasil analisis aspek produksi


Uraian Skor Ilustrasi Warna
Lokasi Usaha 3
Fasilitas Produksi dan Alat 2
Tenaga Kerja 13
Teknologi Usaha 7
Proses Produksi 4
Kapasitas Produksi 4
Sumber: Output Skoring Kinerja Produksi DSS

Output skoring kinerja Produksi berdirinya UD. ZAM pengangguran


yaitu lokasi usaha dan tenaga kerja bisa berkurang. Gaji tenaga kerja
berada di tingkat kelayakan tinggi sesuai dengan Upah Minimum
Sedangkan fasilitas produksi dan Regional Kabupaten Jember (UMR).
peralatan, teknologi, kapasitas produksi Pada saat ini upah minimum regional
menunjukkan kelayakan sedang. Proses (UMR) Rp. 2.200.000.
produksi tingkat kelayakan rendah. d) Teknologi memiliki skor 7 tingkat
Penyebab tingkat kelayakan sebagai kelayakan sedang. Karena padat
berikut: teknologi seperti proses pencairan
a) Lokasi usaha dekat dengan sumber dan pengepresan tidak membutuhkan
bahan baku di tunjukkan skor 3 banyak karyawan namun pada
tingkat kelayakan tinggi. Karena proses sortasi, pencucian, dan
lokasi perusahaan mudah dijangkau pengeringan tetap membutuhkan
sekitar 45 km dari pusat kota jember. tenaga kerja.
Sehingga akses transportasi ke lokasi e) Kapasitas produksi menunjukkan skor
perusahaan mudah ditempuh. 4 tingkat kelayakan sedang. Karena
b) Fasilitas produksi dan peralatan jumlah produksi yang dihasilkan
terdapat skor 2 tingkat kelayakan perusahaan berkisar pada titik impas.
sedang. Hal ini disebabkan jumlah Dalam proses produksi cairan buah
sarana prasarana seperti gedung, mengkudu butuh biaya yang banyak
kendaraan, dan peralatan produksi dan waktu lama, maka perusahaan
sehari-hari masih tergolong harus bisa mengatur perputaran uang
sederhana. dan sumber daya manusia agar bisa
c) Tenaga kerja berasal dari masyarakat mendapatkan hasil diatas titik impas.
sekitar pabrik, memiliki skor 13, dan f) Proses produksi mendapatkan skor 4
tingkat kelayakan tinggi. Karena tingkat kelayakan rendah. Karena
tenaga kerja sangat mudah produsksi melalui banyak tahapan
didapatkan. Sehingga dengan mulai persiapan tanaman mengkudu,

Page 204 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

perawatan, pemanenan, sortasi, penyusunan Standart Operasional


pencucian, pengeringan, pencairan, Prosedure (SOP) mulai pemilihan bahan
pengepresan, pasteurisasi, dan baku hingga pengemasan dan
pengemasan. Waktu yang dibutuhkan memperbaharui peralatan yang modern.
untuk mendapatkan cairan buah
6. Aspek Kinerja Manajemen dan
mengkudu 3-5 bulan.
Sumber Daya Manusia
Pada aspek kinerja produksi perlu
Kinerja manajemen dan sumber
adanya pengembangan bagian proses
daya manusia UD. ZAM dianalisis
produksi, karena warna ilustrasi proses
dengan Skoring DSS dan diperoleh hasil
produksi merah sehingga tingkat
output sebagai berikut:
kelayakan rendah. Maka yang perlu
diperbaiki oleh UD. ZAM adalah

Tabel 4. Hasil analisis aspek MSDM


Uraian Skor Ilustrasi Warna
Bentuk Organisasi 5
Profil Usaha 5
Konpensasi 2
Sumber: Output Skoring Kinerja MSDM DSS
Output skoring kinerja manajemen hanya keluarga dan karyawan yang
dan sumber daya manusia DSS terdapat berkompeten.
dua poin yang berada pada tingkat c) Kompensasi dapat skor 2 maka
kelayakan tinggi yaitu bentuk organisasi tingkat kelayakan sedang. Karena
dan profil usaha. Adapun penyebab upah/gaji yang diberikan standart
tingkat kelayakan sebagai berikut: Upah Minimum Regionol (UMR)
a) Bentuk organisasi dapat skor 5 maka Kabupaten Jember.
kelayakan tinggi. Karena perusahaan Pengembangan usaha dalam
legalitas perusahaan lengkap seperti, aspek Manajemen Sumber Daya
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Manusia perlu diperbaiki terutama dalam
[Link].25386, Surat Izin Usaha kompensasi. Karena kompensasi adalah
Perdagangan (SIUP) 503 / 0087 / 411 salah satu fungsi yang penting dalam
/ 2015, Nomor Pokok Wajib Pajak manajemen Sumber Daya Manusia
(NPWP) [Link]-626.000, Izin (MSDM) karena paling sensitif dalam
Usaha Industri (IUI) 503 / 3212 / 411 / hubungan kerja. Jika tingkat upah yang
2015, P-IRT NO.: 2133509103570- diberikan perusahaan tinggi dan
21. Adanya surat perizinan yang sah karyawan merasa puas, maka akan
UD. ZAM dianggap legal. timbul rasa semangat dalam bekerja.
b) Profil usaha ditunjukkan skor 5 maka
7. Aspek Kinerja Lingkungan
tingkat kelayakan tinggi. Karena di
skala usaha menengah pendapatan Kinerja lingkungan UD. ZAM
bersih lebih dari Rp. 200 Juta tidak dianalisis dengan Skoring DSS diperoleh
termasuk tanah dan bangunan. hasil output (Tabel 5). Output Skoring
Tempat usaha berdiri sendiri, bukan kinerja lingkungan DSS yaitu pada poin
cabang dari perseroan, dan berbadan bahan baku tingkat kelayakan tinggi yang
memiliki skor 13.
hukum yang sah. Sistem pengelola

Page 205 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

Tabel 5. Hasil Analisis Aspek Lingkungan


Uraian Skor Ilustrasi Warna
Bahan Baku 13
Tingkat Persaingan 11
Sumber: Output Skoring Kinerja Lingkungan DSS
Penyebab tingkat kelayakan rendah hal ini di sebabkan masih
sebagai berikut: jarang yang produksi cairan buah
a) Bahan baku ditunjukkan skor 13 mengkudu di Jawa Timur apalagi di
maka tingkat kelayakan tinggi. Jember tentu belum ada.
Karena ketersediaan bahan baku dari Pada aspek kinerja lingkungan
petani local. Buah mengkudu yang dapat disimpulkan bahwa UD. ZAM telah
semula tidak memiliki nilai jual kini terbukti kinerjanya di aspek kinierja
telah laku sebesar Rp. 2.000 per kg. lingkungan tersebut di tingkat kelayakan
Dengan berdirinya UD. ZAM tinggi dan perlu berkomitmen untuk terus
perekonomian masyarakat dan petani berkembang.
juga semakin sejahtera.
8. Aspek Keuangan
b) Tingkat persaingan di tunjukkan oleh
skor 11 maka tingkat kelayakan Kinerja keuangan UD. ZAM
tinggi. Artinya jumlah pesaing pada dianalisis dengan Analisis Kelayakan
industri sejenis disekitar perusahaan Investasi DSS dan diperoleh hasil
sangat sedikit bahkan tidak ada. sebagai berikut:
Penghalang dalam industri tersebut

Tabel 6. Hasil Analisis Aspek Keuangan


Asumsi Tingkat Bunga 15 %
Periode Waktu 10 Tahun
Modal Awal [Link]
BEP Kuantitas 25.833,87
BEP Penjualan 261.397.031,77
BCR 2,35
Payback Period 1,23
NPV [Link],78
PI 11,28
IRR 56,44
Sumber: Output Analisis Kelayakan Investasi DSS
Berdasarkan output analisis b) Periode waktu untuk proyeksi selama
kelayakan investasi DSS diperoleh hasil 10 tahun yang telah dilakukan
analisis yang dijelaskan secara detail dengan software DSS UMKM dimana
sebagai berikut: jumlah periode tepat sebagai
a) Tingkat bunga setiap tahun sebesar proyeksi. Dalam rancangan
15%. Persentase ini adalah landasan pengembangan usaha akan dibatasi
besaran diskonto nilai waktu uang 5 tahun periode untuk mendapatkan
atau landasan inflasi yang telah hasil proyeksi yang realistis.
terjadi. Tingkat bunga tersebut lebih Penelitian Bahari et al. (2021) juga
besar dari tingkat bunga bank pada memproyeksikan 5 tahun karena
umumnya, yaitu di bawah 15% peralatan yang digunakan untuk
(Otoritas Jasa Keuangan, 2021).

Page 206 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

produksi rata-rata memiliki umur yang dikeluarkan akan dihasilkan


ekonomis 5 tahun. keuntungan Rp. 2,35. Karena nilai
c) Modal awal sebesar Rp BCR UD. ZAM > 1, maka tingkat
[Link] adalah biaya investasi kelayakan kinerja keuangan yang
yang dikeluarkan oleh UD. ZAM. dianalisis berada pada tingkat layak.
Biaya investasi dalam analisis adalah Beberapa penelitian seperti Bahari et
hasil dari landasan yang diambil dari al. (2021), Cholilie (2018), Ibrahim
laporan keuangan tahun terakhir dan Bakhtiar (2017) juga
terkait inventaris yang dimiliki. menggunakan kriteria net B/C > 1
Kemudian dijadikan biaya awal untuk menyatakan kelayakan suatu
investasi pada input software DSS usaha.
UMKM sebagai dasar proyeksi kinerja g) Payback Period adalah waktu yang
keuangan pada masa yang akan dibutuhkan atas investasi dihasilkan
datang. Modal awal tersebut tidak cash flow dapat ditutupi biaya
berbeda jauh dengan hasil penelitian investasi yang telah dikeluarkan. Nilai
lainnya seperti Cholilie (2018) yang Payback Period pada UD. ZAM
menyatakan modal awal senilai sebesar 1,23, artinya waktu
milyaran rupiah. dibutuhkan untuk biaya investasi
d) Nilai BEP kuantitas sebesar yang telah dikeluarkan selama 1
25.833,87 yang artinya untuk tahun. Hal ini lebih singkat jika
diperoleh nilai kembali biaya total dibandingkan dengan proyeksi
produksi (tidak untung dan tidak rugi) selama 5 tahun. Maka tingkat
perusahaan harus jual produk kelayakan kinerja keuangan yang
sebanyak 25.833,87 liter dalam satu dianalisis menggunakan Payback
kali produksi selama 5-6 bulan per Period pada tingkat layak. Hasil
produksi. Dengan ini bahwa tingkat tersebut sama dengan hasil Bahari et
kelayakan kinerja keuangan yang al. (2021), Cholilie (2018) yang
dianalisis melalui BEP Kuantitas kriteria kelayakan usaha berdasarkan
berada pada tingkat layak. nilai PP dibandingkan dengan umur
e) Nilai BEP Penjualan yang dimiliki usaha dan harus lebih kecil.
sebesar 261.397.031,77 artinya untuk h) NPV (Net Present Value) pengukuran
diperoleh titik impas Break Event berapa nilai yang dihasilkan saat ini
Point (BEP) penjualan produk yang seandainya penanaman investasi.
harus dijual perusahaan sampai NPV juga perbedaan di antara nilai
pendapatan sebesar Rp pasar investasi dan biaya yang di
261.397.031,77 dalam satu kali keluarkan. Nilai NPV yang terdapat
produksi. Maka dengan ini pada UD. ZAM sebesar
ditunjukkan tingkat kelayakan kinerja [Link],78, yang artinya
keuangan yang dianalisis dengan berdasarkan investasi yang telah
Break Evebt Point (BEP) Penjulan dilakukan, nilai yang dapat dihasilkan
berada pada tingkat layak. saat ini sebesar Rp
f) BCR (Benefit Coast Ratio) adalah [Link],78. Dengan ini NPV
perbandingan antara NPV total dari (Net Present Value) ditunjukkan nilai
benefit bersih terhadap total dari positif. Maka kelayakan kinerja
biaya bersih. Nilai sebesar 2,35, keuangan NPV berada pada tingkat
sehingga bahwa dari setiap rupiah layak, karena > 0. Menurut hasil

Page 207 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

penelitian Bahari et al. (2021), Usaha Perdagangan (SIUP), Nomor


Cholilie (2018), Ibrahim dan Bakhtiar Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Izin
(2017) NPV harus bernilai positif Usaha Industri , P-IRT NO telah
untuk dinyatakan layak. dimiliki UD. ZAM. Dengan adanya
i) PI (Probability Index) adalah perizinan sudah dianggap legal.
perbandingan antara nilai Cash Flow Namun perlu dilengkapi sertifikat
dengan biaya investasi yang halal dan nomor dari Badan
dikeluarkan. Nilai PI sebasar 11,28, Pengawas Obat dan Makanan
sehingga artinya kemampuan Cash (BPOM).
Flow investasi adalah 11,28 kali. b) Pengembangan Aspek Marketing
Maka tingkat kelayakan kinerja dalam pemasaran produk cairan
keuangan dianalisis dengan mengkudu selama ini ekspor ke
Profitability Index berada pada tingkat Tiongkok. Perlu dikembangkang ke
layak, karena jauh dari diatas pasar dalam negri.
standart minimal > 1. Hasil penelitian c) Pengembangan Aspek Produksi pada
Cholilie (2018) juga menghasilkan PI aspek kinerja produksi perlu adanya
> 1 sehingga pabrik layak pengembangan pada bagian proses
direalisasikan. produksi, hal ini ditunjukkan proses
j) IRR (Internal Rate of Return) adalah produksi berwarna ilustrasi merah
tingkat diskonto sebagai penyebab artinya tingkat kelayakan rendah.
NPV investasi sama dengan 0. IRR Maka perlu dikembangkan oleh UD.
dapat dianggap sebagai tingkat ZAM terutama pada bagian proses
keuntungan atas investasi bersih dari produksi adalah Standart Operasional
suatu usaha. Nilai IRR yang dimiliki Prosedure (SOP).
oleh UD. ZAM sebesar 56,44, yang d) Pengembangan Aspek Sumber Daya
artinya nilai bersih sekarang dapat Manusia Pengembangan pada
jadi 0 apabila tingkat diskonto (suku tersebut terdapat kelebihan sistem
bunga) sebesar 56,44 %. Sehingga gaji yang diberikan telah sesuai
analisis kinerja keuanga IRR (Internal dengan upah minimum regional
Rate of Return) yang terdapat pada (UMR) dan angka pengangguran di
UD. ZAM berada pada tingkat layak. pedesaan bisa berkurang. Namun
Menurut hasil penelitian Bahari et al. kekurangan seperti organisasi dan
(2021) dan Sholihin et al. (2016) job description, penjejangan karir
kegiatan usaha layak untuk belum ada karena usaha masih skala
dijalankan apabila nilai IRR nya lebih kecil, dan tingkat pendidikan
besar dari bunga bank yang berlaku. karyawan relatif rendah < SMA
karena semua pekerjaan sebagian
KESIMPULAN besar hanya membutuhkan fisik,
Berdasarkan pembahasan namun juga harus membutuhkan
Pengembangan Usaha Agroindustri tenaga yang terampil dan
Noni dengan Pendekatan Decission berpendidikan.
Support System (DSS), dapat e) Pengembangan Aspek Kinerja
disimpulkan bahwa: Lingkungan dapat disimpulkan bahwa
a) Pengembangan Pada Aspek Hukum UD. ZAM telah terbukti pada tingkat
kelengkapan legalisasi seperti Tanda kelayakan tinggi, karena bahan baku
Daftar Perusahaan (TDP), Surat Izin mudah [Link] untuk

Page 208 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

mendapatkan bahan baku dan Pertanian dan Agribisnis (SEAGRI)


produsen tunggal dalam usaha cairan : Vol 9 No 1 Hlm 38-51.
buah mengkudu.
f) Pengembangan Aspek Keuangan Cholilie, Irvan Adhin. 2018. Analisis
berdasarkan output DSS UMKM, Kelayakan Finansial Agroindustri
seperti asumsi tingkat bunga, break Bubuk Cincau Hitam (Mesona
event point (BEP) kuantitas maupun Palustris). Jurnal Teknologi dan
penjualan, benefit coast ratio (BCR), Industri Pertanian Indonesia
payback period, net present value (JTIP): Vol 10 No 2 Hlm 33-40.
(NPV), probability index (PI), dan
internal rate of return (IRR) sudah di Harisman, Kundang. 2017. Pola
asumsikan layak untuk di Kemitraan Antara Petani dengan
kembangkan. PT. Indofood Fryto-Lay Makmur
pada Usahatani Kentang Industri
UCAPAN TERIMAKASIH Varietas Atlantik (Studi Kasus di
Desa Cigedug Kecamatan
Terimakasih kepada LPPM
Cigedug Kabupaten Garut). Jurnal
Universitas Muhammadiyah Jember
ISTEK : Vol 10 No 1 Hlm 102-116.
yang telah memberikan dukungan
sehingga penelitian berjalan dengan Haziz Sina, Gado Dramane, Philippe
lancar. Tchekounou, Fidèle Assogba,
KamirouChabi-Sika, Bawa Boya,
DAFTAR PUSTAKA
Akim Soccohou, Adolphe
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Adjanohoun, Lamine
Penelitian Suatu Pendekatan Baba-Moussa. 2020.
praktek. Jakarta: Rieneka Cipta. Phytochemical composition and in
vitro biological activities of Morinda
Ariyanto, Ade Sofa, Deni Handani, citrifolia fruit juice. Saudi Journal of
Sasmito Prasojo. 2017. Analisis Biological Sciences.
Ketersediaan Bahan Baku
Terhadap Stabilitas Operasional Heri Nurdiyanto dan Heryanita Meilia.
Perusahaan (Studi pada PT. Sari 2016. Sistem Pendukung
Aditya Loka II Bungo). Jurnal Keputusan Penentuan Prioritas
Administrasi Sosial dan Humaniora Pengembangan Industri Kecil Dan
(JASIORA) : Vol 2 No 2 Hlm 1-13. Menengah Di Lampung Tengah
Menggunakan Analitical Hierarchy
Badan Pusat Ststistika. 2018. Statistik Process (AHP). Seminar Nasional
Tanaman Biofarmaka. Jakarta Teknologi Informasi dan
Indonesia. Multimedia 2016. Yogyakarta.

Bahari, Bima Fajar; Ahmad Dedy Ibrahim, Jabal Tarik dan Ary Bakhtiar.
Syathori; Sri Hindarti. 2021. 2017. Analisis Kelayakan Usaha
Analisis Kelayakan Investasi Sari Buah Belimbing di Kota Blitar.
Ekspor Umbi Bunga Zephyranthes JSEP: Vol 10 No 3 Hlm 53-57.
sp. (Studi Kasus: CV. Arjuna Flora,
Kota Batu). Jurnal Sosial Ekonomi Isnaeni Diniarti dan Sandi Iljanto. 2017.
Strategi Peningkatan Daya Saing

Page 209 of 210


Andika Putra Setiawan, Pengembangan Usaha Agroindustri…

Industri Obat Tradisional (IOT). Usahatani Tanaman Hias Raphis


Jurnal Kebijakan Kesehatan Excelsa (Studi Kasus Kelompok
Indonesia Vol. 06 Halaman 184 – Tani Labuai, Jalan Husada,
192. Kecamatan Bukit Raya, Kota
Pekanbaru). JOM FAPERTA
Kementerian Perdagangan Republik Universitas Riau: Vol 3 No 1 Hlm
Indonesia. 2020. Ekspor import 1-11.
obat herbal. Jakarta Indonesia.
Sogandi dan Rabima. 2019. Identifikasi
Mahsa Motshakeri, Hasanah Mohd Senyawa Aktif Ekstrak Buah
Ghazali. 2015. Nutritional, Mengkudu (Morinda
phytochemical and commercial citrifolia L.) dan Potensinya
quality of Noni fruit: a multi- sebagai Antioksidan. Jurnal Kimia
beneficial gift from nature. Trends Sains dan Aplikasi 22 (5) (2019):
in Food Science and Technology 206-212.
Volume 45, Issue 1, September
2015, Page 118 - [Link] of Sugiyono. 2010. Memahami Penelitian
Food Science & Technology, Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta.
Universiti Putra Malaysia, 43400
UPM, Serdang, Selangor, Sugiyono. 2013. Statistik Untuk
Malaysia. Penelitian. Bandung:CV
[Link] Health
Marimin, 2005. Teori dan Aplikasi Organization. 2013. Book.
Sistem Pakar dalam Teknologi Traditional Medicine Strategy
Manajerial. Bogor. 2014-2023.

Masyhud, Sulthon. 2011. Metode


Penelitian Pendidikan. Jember:
Lembaga Pengembangan
Manajemen dan Profesi
Kependidikan.

Otoritas Jasa Keuangan. 2021. Suku


Bunga Dasar Kredit.

Rantung, Yulia; Sri Murni; Joubert B.


Maramis. 2019. Pengaruh
Kepemilikan Institusional, Market
Share, Corporate Governance
Terhadap Profitabilitas
Perusahaan Manufaktur yang
Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Periode 2013-2017. Jurnal EMBA:
Vol 7 No 3 Hlm 2681-2690.

Sholihin, Rahmat; Suardi Tarumun; Didi


Muwardi. 2016. Analisis Finansial

Page 210 of 210

Anda mungkin juga menyukai