ANALISIS PENGUKURAN TOPOGRAFI UNTUK
MENGHITUNG CUT AND FILL PADA
PERENCANAAN PELEBARAN JALAN
(Studi Kasus: Jalan Ir. Sutami km 10+500 sampai 10+700,
Tanjung Bintang, Lampung Selatan)
TUGAS AKHIR
Diajukan oleh :
KHOLIM ANDRIAN
NIM. 23116008
Kepada :
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA
JURUSAN TEKNOLOGI INFRASTRUKTUR DAN KEWILAYAHAN
INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
LAMPUNG SELATAN
2023
ANALISIS PENGUKURAN TOPOGRAFI UNTUK
MENGHITUNG CUT AND FILL PADA
PERENCANAAN PELEBARAN JALAN
(Studi Kasus: Jalan Ir. Sutami km 10+500 sampai 10+700,
Tanjung Bintang, Lampung Selatan)
TUGAS AKHIR
Diajukan oleh :
KHOLIM ANDRIAN
NIM. 23116008
Kepada :
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA
JURUSAN TEKNOLOGI INFRASTRUKTUR DAN KEWILAYAHAN
INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
LAMPUNG SELATAN
2023
ANALYSIS OF MEASUREMENT OF LAND ACQUISITION
USING THE TERESTRY METHOD
(Case Study: St. Ir. Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Province)
FINAL PROJECT
By:
KHOLIM ANDRIAN
NIM. 23116008
To:
STUDY PROGRAM OF GEOMATICS ENGINEERING
DEPARTMENT OF INFRASTRUCTURE AND REGIONAL
TECHNOLOGY
INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
LAMPUNG SELATAN
2023
ANALISIS PENGUKURAN TOPOGRAFI UNTUK
MENGHITUNG CUT AND FILL PADA
PERENCANAAN PELEBARAN JALAN
(Studi Kasus: Jalan Ir. Sutami km 10+500 sampai 10+700,
Tanjung Bintang, Lampung Selatan)
TUGAS AKHIR
Untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam mencapai derajat Sarjana Teknik
Program Studi Teknik Geomatika
Diajukan oleh :
KHOLIM ANDRIAN
NIM. 23116008
Kepada:
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA
JURUSAN TEKNOLOGI INFRASTRUKTUR DAN KEWILAYAHAN
INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
LAMPUNG SELATAN
2023
ANALYSIS OF MEASUREMENT OF LAND ACQUISITION
USING THE TERESTRY METHOD
(Case Study: St. Ir. Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Province)
FINAL PROJECT
submitted as a partial fulfillment of the requirements for obtaining
the degree of Bachelor of Engineering in the Study Program of Geomatics
Engineering
By:
KHOLIM ANDRIAN
NIM. 23116008
To:
STUDY PROGRAM OF GEOMATICS ENGINEERING
DEPARTMENT OF INFRASTRUCTURE AND REGIONAL
TECHNOLOGY INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
LAMPUNG SELATAN
2023
TUGAS AKHIR
ANALISIS PENGUKURAN TOPOGRAFI UNTUK
MENGHITUNG CUT AND FILL PADA PERENCANAAN
PELEBARAN JALAN
(Studi Kasus: Jalan Ir. Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Selatan)
Yang dipersiapkan dan disusun oleh:
KHOLIM ANDRIAN
NIM. 23116008
telah dipertahankan disidang Tugas Akhir
Pada 00 Maret 2023
Susunan Dosen Pembimbing
Pembimbing I Pembimbing II
Redho Surya Perdana, S.T., M.T. Een Lujainatul Isnaini, S.T., [Link].
Tugas Akhir ini telah diterima sebagai salah satu persyaratan
Untuk memeroleh gelar Sarjana
Tanggal 00 Maret 2023
Koordinator Program Studi Teknik Geomatika
Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan
Institut Teknologi Sumatera
Redho Surya Perdana, S.T., M.T.
NIP. 1994 0320 2019 1 190
PERNYATAAN ORISINALITAS
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Kholim Andrian
NIM : 23116008
Tahun Terdaftar : 2016
Program Studi : Teknik Geomatika
Jurusan : Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan
Menyatakan bahwa dalam dokumen ilmiah tugas akhir ini tidak terdapat bagian
dari karya ilmiah lain yang telah diajukan untuk memperoleh gelar akademik di
suatu Lembaga Pendidikan Tinggi, dan juga tidak terdapat karya atau pendapat
yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang/lembaga lain, kecuali yang secara
tertulis disitasi dalam dokumen ini dan disebutkan sumbernya secara lengkap
dalam daftar pustaka.
Dengan demikian saya menyatakan bahwa dokumen ilmiah ini bebas dari unsur-
unsur plagiasi dan apabila dokumen ilmiah tugas akhir ini di kemudian hari
terbukti merupakan plagiasi dari hasil karya penulis lain dan/atau dengan sengaja
mengajukan karya atau pendapat yang merupakan hasil karya penulis lain, maka
penulis bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku.
Lampung Selatan, 00 Maret 2023
Materai
10.000
Kholim Andrian
NIM. 23116008
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI
TUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS
Sebagai civitas akademik Institut Teknologi Sumatera, saya yang bertanda
tangan di bawah ini:
Nama : KHOLIM ANDRIAN
NIM : 23116008
Program Studi : Teknik Geomatika
Jurusan : Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan
Jenis karya : Tugas Akhir
demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada
Institut Teknologi Sumatera Hak Bebas Royalti Noneksklusif (Non-exclusive
Royalty Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul:
ANALISIS PENGUKURAN TOPOGRAFI UNTUK
MENGHITUNG CUT AND FILL PADA PERENCANAAN
PELEBARAN JALAN
(Studi Kasus: Jalan Ir. Sutami km 10+500 sampai 10+700,
Tanjung Bintang, Lampung Selatan)
beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti
Noneksklusif ini Institut Teknologi Sumatera berhak menyimpan,
mengalihmedia/formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database),
merawat, dan memublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan nama
saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.
Lampung Selatan, 00 Maret 2023
Materai
10.000
Kholim Andrian
NIM. 23116008
INTISARI
Kebutuhan informasi kedalaman laut yang akurat dan tingkat kekinian yang
tinggi diperlukan untuk proses rekayasa daerah pesisir dengan perairan laut
dangkal. Perkembangan teknologi seperti Satellite-Derived Bathymetry (SDB)
pada bidang keilmuan penginderaan jauh dapat membantu penyediaan data
batimetri. SDB memiliki dua metode yaitu metode empiris dan metode analitis.
Metode empiris mudah dibentuk modelnya berdasarkan korelasi nilai piksel citra
dengan kedalaman terukur tetapi efek atmosfer kurang diperhatikan. Metode
analitis memperhatikan kondisi atmosfer tetapi parameter pembentukan model
perlu diukur dan dihitung dengan teliti. Penelitian ini dimaksudkan untuk
optimalisasi parameter analitis ekstraksi.
Penelitian yang dilakukan menggunakan teknik metode semi-analitis.
Pembentukan model ini memerlukan masukan sejumlah parameter analitis dan
kondisi atmosfer. Model dibentuk berdasarkan pola hubungan data kedalaman dan
reflectance. Total 23 data digunakan untuk melakukan pembentukan model
menggunakan model non linear dan 3280 sampel data digunakan untuk pengujian
model. Sampel data dikelompokkan berdasarkan kedalaman dari 0 m hingga 25 m
dengan dibentuk 5 kelas yang masing-masing kelas memiliki rentang 5 m.
Model terbaik diperoleh untuk fungsi S, dan model ketelitian terbaik
diperoleh untuk fungsi exponential. Kedua model memiliki ketelitian yang
optimal dengan masukan data B4 yellow untuk kedalaman 0 m hingga 5 m. Model
terbaik memiliki ketelitian 1,581 m dengan rerata perbedaan adalah 1,290 m.
Model dengan ketelitian terbaik didapatkan adalah 1,196 m dan rerata perbedaan
adalah 0,947 m. Berdasarkan pengujian IHO, hasil SDB semi-analitis dengan
ketelitian terbaik mendapatkan total 39,59% masuk pada orde spesial, 47,72%
masuk pada orde 1A/1B, dan 54,31% masuk pada orde 2.
Kata Kunci: Reflectance, Satellite-Derived Bathymetry, metode semi-analitis,
model non linear, IHO
ABSTRACT
Technological developments such as Satellite-Derived Bathymetry (SDB)
in the scientific field of remote sensing can provide bathymetry data for coastal
engineering. SDB has two methods, i.e. empirical method and analytical method.
The empirical method based on the correlation of the digital number with the
measured depth but less attention is paid to the atmospheric effect. Analytical
methods concern to atmospheric parameters modeling, and precise measured and
calculated parameters.
This research is intended to optimize the extraction analytical parameters.
The research was conducted using a semi-analytical method. The formation of
this model requires of analytical parameters and atmospheric conditions. The
model is formed based on the relationship of depth and reflectance data. 23 data
were used to construct a model using a non-linear model and 3280 data samples
were used for testing. The data samples were grouped based on the depth from 0 -
25 m with 5 classes.
The best model is obtained for S function and best precision model is
obtained for exponential function. Both models have optimal accuracy with B4
yellow data input for a depth of 0 - 5 m. The best model has an accuracy of 1.581
m with a mean difference of 1.290 m. The model with the best accuracy obtained
was 1.196 m and the mean difference was 0.947 m. Based on the IHO test, the
results of this research with the best accuracy get of 39.59% into the special
order, 47.72% into the 1A / 1B order, and 54.31% into the 2nd order.
Keyword: Reflectance, Satellite-Derived Bathymetry, semi-analytical method,
non-linear model, IHO
KATA PENGANTAR
Perkembangan teknologi ekstraksi informasi menggunakan data
penginderaan jauh menuju kearah perkembangan secara pesat dan mudah dalam
memeroleh data dan informasi penginderaan jauh. Munculnya berbagai metode
pengolahan citra secara digital juga memberikan kemudahan penguna dalam
memanfaatkan perkembangan teknologi penginderaan jauh untuk mendapatkan
data dan informasi spasial yang cepat dengan ketelitian yang cukup sudah tidak
diragukan lagi. Salah satu hal yang menarik untuk dikaji adalah teknik ekstraksi
informasi kedalaman laut dengan memanfaatkan penginderaan jauh.
Alhamdulillah, atas berkat Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan
rahmat serta karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang
berjudul “ANALISIS PENGUKURAN PEMBEBASAN LAHAN DENGAN
METODE TERESTRIS (Studi Kasus: Jalan Ir. Sutami km 10+500 sampai
10+700, Tanjung Bintang, Lampung Selatan)”. Tugas akhir ini ditulis sebagai
salah satu syarat untuk mencapai derajat Sarjana Teknik, Program Studi Teknik
Geomatika, Jurusan Teknologi Instrastruktur dan Kewilayahan, Institut Teknologi
Sumatera.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas akhir tidak dapat
terselesaikan tanpa bantuan, bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak baik
secara materiil maupun non materiil. Oleh karena itu, penulis menyampaikan
terima kasih kepada beberapa pihak. Pertama, kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan kenikmatan, rahmat, dan karunia-Nya sehingga penulis mampu
menyelesaikan tugas akhir ini. Kedua, kepada Bapak Dr. Irdam Adil dan Adam
Irwansyah Fauzi, M.T. selaku dosen pembimbing tugas akhir yang telah
memberikan ide, bimbingan, arahan, dan motivasi dalam penyusunan tugas akhir
ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gathot Winarso dan
Bapak Kuncoro Teguh Kurniawan yang telah memberikan arahan dan wawasan
dalam proses pengukuran, pengolahan data, dan penyusunan naskah tesis ini.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Ilyas, M.T. dan Akbar Wahyu,
M.T. selaku dosen penguji yang memberikan masukan dan wawasan terkait
penelitian. Tak lupa penulis kepada Bapak Dr. Irdam Adil selaku Koordinator
Program Studi Teknik Geomatika dan seluruh jajaran kepengurusan Program
Studi yang telah memberikan pelayanan akademik, sarana-prasarana dan
sebagainya selama masa perkuliahan. Selain itu, kepada Bapak Aulia Atmojo,
M.T. selaku dosen pembimbing akademik yang membimbing dan memotivasi
penulis selama menjalani perkuliahan dan Bapak/Ibu dosen serta staff karyawan
Program Studi Teknik Geomatika Jurusan Teknologi Instrastruktur dan
Kewilayahan, Institut Teknologi Sumatera atas jasa-jasa yang telah diberikan.
Ketiga, penulis menyampaikan terima kasih kepada Bapak Nurhadi dan Ibu
Asri Wahyuni serta adikku tercinta Syarifatun Ni’mah dan Aris Ahmad Nur yang
selalu memberikan doa, semangat dan dukungan kepada penulis. Kepada sahabat
yang selalu ada Nurkhalis Rahili, Ridho Ilahi, Yoga Adhitama, Jongko Satrio Aji,
dan Nevy Ardianto yang telah menjadi support system untuk penulis walaupun
sudah terpisah jarak diantara kami. Teman-teman mahasiswa Teknik Geomatika
JTIK-ITERA angkatan 2014 yang menjadi motivasi dan semangat penulis untuk
lulus bersama sehingga tesis ini dapat terselesaikan dan terima kasih atas
kebersamaan, persahabatan, dan pengalaman selama penulis menjalani masa
perkuliahan.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengukuran Lapangan
Penelitian Karimunjawa, Ayu, Windy, Yusuf, Nu’man, Angga, dan Raka yang
menemani penulis dalam proses pengambilan data lapangan dan pengolahan data
lapangan. Kepada teman-teman asisten dosen Ibu Een Lujainatul, Teknik
Geomatika JTIK-ITERA yang menjadi penyemangat dan pemberi masukan saat
penulis mengalami penurunan semangat dan kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan tesis ini yang tidak dapat ditulis satu-persatu.
Lampung Selatan, Maret 2023
Penulis,
KHOLIM ANDRIAN
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi yang ada di
Pulau Sumatera. Provinsi Lampung memiliki posisi geografis
yang sangat strategis karena berada di ujung Selatan Pulau
Sumatera sehingga menjadi gerbang utama antara Pulau Jawa
dengan Pulau Sumatera (Anonim, [Link] (Perumahan &
Kawasan Permukiman), 2020). Angka pertumbuhan ekonomi
Provinsi Lampung selama lima tahun terakhir mengalami
peningkatan (Bappeda Provinsi Lampung, 2022). Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung dalam Laporan
Perekonomian Provinsi Lampung Agustus 2022 menyatakan
bahwa pertumbuhan ekonomi provinsi lampung pada triwulan II
2022 meningkat dengan kuat. Perekonomian Lampung pada
triwuwlan II 2022 tumbuh sebesar 5,22% (yoy) dibandingkan
realisasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2022 yang tumbuh
2,85% (yoy) (Anonim, Bank Indonesia (Bank Sentral Republik
Indonesia), 2022). Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung
berada pada urutan kedelapan se-Sumatera. Sektor ekonomi yang
tumbuh positif adalah Pertanian, Pengadaan air, Infokom, Jasa
Keuangan, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan, Administrasi
Pemerintahan, Pertanahan dan Jaminan Sosial Wajib (Bappeda
Provinsi Lampung, 2022).
Provinsi Lampung memiliki 13 Kabupaten dan dua kota. Kota Bandar
Lampung menjadi Ibukota provinsi dan pusat kegiatan pemerintahan,
sosial, politik (Rusmasari & Pratiwi, 2022), pendidikan, kebudayaan dan
kegiatan perekonomian. Perkembangan Kota Bandar Lampung
didukung oleh aksesibilitas yang tinggi, Kota Bandar Lampung dapat
dicapai melalui transportasi darat, transportasi laut dan transportasi
udara. Transportasi dari dan ke Kota Bandar lampung melalui jalur air
dapat melalui Pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan dan
Pelabuhan Panjang serta transportasi udara melalui Bandara Radin Intan
II yang terletak di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan yang
berjarak lebih kurang 18 Km dari Kota Bandar Lampung (Anonim,
[Link] (Perumahan & Kawasan Permukiman), 2020).
Kota Bandar lampung memiliki jumlah penduduk yang mengalami
peningkatan setiap tahunnya, pada tahun 2021 jumlah penduduk
Kota Bandar Lampung 1.184.949 jiwa lebih tinggi dibandingkan
tahun 2020 dengan jumlah penduduk 1.166.066 jiwa (Rusmasari &
Pratiwi, 2022). Menurut Nirwana Puspita pertumbuhan jumlah
penduduk berdampak pada perkembangan dan pergerakan
perjalanan (Puspasari, 2016). Transportasi merupakan salah satu
aspek penting dalam aktivitas masyarakat. Ofyar Z. Tamin (1997)
menyatakan infrastruktur memiliki dua peran sebagai alat bantu
dalam mengarahkan pembangunan di perkotaan dan sebagai sarana
mobilisasi orang dan atau barang yang disebabkan oleh aktivitas
masyarakat. Chairan Supplay Chain Indonesia (SCI) Setijadi (2019)
menyatakan bahwa industri transportasi di Indonesia khususnya alat
transportasi darat mengalami peningkatan dikarenakan permintaan
dan mobilisasi masyarakat yang tinggi.
Kenaikan volume arus lalu lintas akibat peningkatan mobilisasi
masyarakat banyak terjadi di wilayah-wilayah yang berbatasan dengan
kabupaten atau kecamata lain. Kecamatan Tanjung bintang memiliki
andil dalam pertumbuhan ekonomi di Kota Bandar Lampung dan
Kabupaten Lampung Selatan. Tanjung Bintang merupakan kecamatan
yang berfungsi sebagai Pusat Kegiatan Lokal dimana meliputi pusat
kegiatan industri, pusat perdagangan dan jasa, koleksi pertanian dan
perkebunan (Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 15
Tahun 2012). Terdapat 283 industri mikro dan kecil di Kecamatan
Tanjung Bintang yang didominasi oleh industri barang dari kayu dan
gerabah (BPS Kabupaten Lampung Selatan, 2021). Salah satu ruas jalan
yang menjadi penghubung utama antara Kota Bandar Lampung dan
Kabupaten Lampung Selatan adalah Ruas Jalan Ir Sutami yang berada di
Kecamatan Tanjung Bintang.
Jalan Ir Sutami adalah ruas jalan Provinsi jalur Lintas Timur Pulau
Sumatera bagi kendaraan pengangkut barang yang akan melakukan
pengiriman barang untuk ekspor melalui Pelabuhan Panjang atau
mengirim bahan baku maupun bahan produksi untuk luar daerah
Lampung. Jalan Ir Sutami memiliki fungsi yang penting dalam
pergerakan ekonomi, akan tetapi kondisi ruas jalan cukup sempit
dengan kemiringan jalan 40° sampai 65° mengakibatkan sering terjadi
kemacetan lalu lintas pada ruas ini. Kendaraan yang melewati Ruas
Jalan Ir Sutami bervariasi hingga kendaraan dengan muatan lebih dari
2 Ton (Bina Marga DPUPR Kota Bandar Lampung, 2022). Dengan
kondisi seperti ini maka diperlukan penambahan kapasitas jalan agar
tidak terjadi penumpukan volume lalu lintas dengan melaksanakan
pelebaran jalan.
Pelaksanaan pelebaran Jalan Ir Sutami melalui beberapa tahapan. Survei
rekayasa diterapkan dalam rencana konstruksi untuk pembangunan yang
berhubungan dengan galian dan timbunan seperti pembangunan jalan raya.
Pengukuran yang dilakukan dalan survei rekayasa berupa pengukuran poligon,
pengukuran beda tinggi, pengukuran profil memanjang dan melintang.
Perhitungan galian dan timbunan menggunakan data luas dan volume hasil
pengukuran. Cakupan pekerjaan galian (cut) yaitu penggalian, penanganan,
pembuangan atau penumpukan tanah atau batu atau bahan lain dari jalan atau
sekitarnya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan, sementara cakupan
pekerjaan timbunan (fill) adalah pengadaan, pengangkutan, penghamparan dan
pemadatan tanah atau bahan berbutir (Firmansyah, Yuwono, & Bidisusanto,
2022).
Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan di atas perlu dilakukan
penelitian dengan judul Analisis Pengukuran Topografi untuk Menghitung
Cut and Fill pada Perencanaan Pelebaran Jalan Km 10+500 sampai Km
10+700 (Studi Kasus: Jalan Ir Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Selatan).
Pada penelitian ini perhitungan volume dihitung menggunakan metode potongan
rata-rata Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan dalam acuan
perencanaan pelaksanaan pelebaran jalan Jalan Ir. Sutami, Tanjung Bintang,
Lampung Selatan.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan kondisi tersebut dapat disimpulkan permasalahan yang terjadi
sebagai berikut :
1. Berapakah jumlah luas lahan yang harus diganti rugi untuk pelebaran jalan
Ir Sutami Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
2. Bagaimana situasi Jalan Ir Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
3. Bagaimana hasil perhitungan volume cut and fill pada perencanaan
pelebaran Jalan Ir Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
1.3. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah :
1. Menghitung jumlah luas lahan milik masyarakat yang terkena dampak
pelebaran Jalan Jalan Ir Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
2. Melakukan pengukuran detail situasi dan pengolahan data hasil
pengukuran.
3. Menghitung volume cut and fill pada perencanaan pelebaran Jalan Ir
Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
1.4. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dilakukannya penelitian ini adalah :
1. Dapat mengetahui jumlah luas lahan yang harus diganti rugi oleh
pemerintah dalam pelaksanaan pelebaran Jalan Ir Sutami, Tanjung
Bintang, Lampung Selatan.
2. Mengetahui volum cut and fill pada perencanaan pelebaran Jalan Ir
Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
1.5. Ruang Lingkup Penelitian
Rung lingkup dalam penelitian ini meliputi :
1. Alat pengukuran yang digunakan adalah Total
Station tipe TOPCON ES 105 dilengkapi
tripod dan prisma.
2. Pengolahan data dari pengukuran kontur
menggunakan aplikasi AutoCAD Land
Desktop.
3. Pengolahan data topografi dan perhitungan
volume galian dan timbunan (cut and fill)
dihitung dengan metode potongan melintang
rata-rata.
4. Lokasi penelitian Jalan Ir Sutami km 10+500
sampai km 10+700, Tanjung Bintang,
Lampung Selatan
BAB II LANDASAN TEORI
2.1. Survei Topografi
Topografi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk bumi dan
benda langit lainnya, seperti planet, satelit, dan asteroid. Hal itu juga
termasuk penggambarannya di peta. Ada dua metode yang bisa membantu
studi topografi, yaitu survei secara langsung dan penginderaan jarak jauh.
Kali ini akan dibahas tentang survei secara langsung atau yang lebih
dikenal dengan nama survei topografi.
Survei topografi adalah suatu metode untuk menentukan posisi
tanda-tanda buatan manusia maupun alamiah di lapangan. Survei topografi
juga digunakan untuk menetukan konfigurasi medan. Kegunaan survei
topografi adalah untuk mengumpulkan data yang diperlukan untuk
pembuatan peta topografi. Gambar peta dari gabungan data akan
membentuk suatu peta topografi. Sebuah peta topografi memperlihatkan
karakter vegetasi dengan memakai tanda-tanda yang sama seperti halnya
jarak horizontal diantara beberapa fitur dan elevasinya masing-masing
diatas data tertentu.
B. R. Priyoadi, and B. I. Setiawan. Pemetaan Topografi Calon Lokasi Embung
di Kampus IPB Dramaga Bogor. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, vol. 5,
no. 1, 2020
2.2. Cut and Fill
Galian dan timbunan atau yang lebih dikenal oleh dengan cut and
fill adalah bagian yang sangat penting baik pada pekerjaan pembuatan
jalan,bendungan, bangunan, dan reklamasi. Cut and fill dapat diperoleh
dari peta situasi yang dilengkapi dengan garis -garis kontur atau diperoleh
langsung dari lapangan melalui pengukuran sipat datar profil melintang
sepanjang jalur proyek atau bangunan.
Perhitungan cut and fill dapat dilakukan dengan menggunakan peta
situasi dengan metode penggambaran profil melintang sepanjang jalur
proyek atau metode grid-grid (griding) yang meninjau galian dan
timbunan dari tampak atas dan menghitung selisih tinggi garis kontur
terhadap ketinggian proyek ditempat perpotongan garis kontur dengan
garis proyek cut and fill berdimensi volume (meter kubik). Volume dapat
diperoleh secara teoritis melalui perkalian luas dengan panjang. Cut and
fill untuk keperluan teknik sipil dan perencanaan diperoleh melalui
perolehan luas rata-rata galian atau timbunan di dua buah profil melintang
yang dikalikan dengan jarak mendatar antara kedua profil melintang
tersebut. [Link]
%20Akhir%20NUR%20GUSTI%20YUNIANTO
%201334290023%[Link]
Perencanaan dari proses pekerjaan cut and fill sebagai berikut:
1. Peninjauan Lokasi Target
Peninjauan lokasi bertujuan untuk mengetahui secara detail mengenai
lokasi pengerjaan, seperti tempat, akses jalan, kondisi lingkungan,
kondisi tanah, prasarana dan informasi pendukung lainnya. Data-data
tersebut akan menjadi pertimbangan dalam perencanaan pembangunan
lahan atau design ground.
2. Pengukuran Lahan
Pengukuran lahan dapat dilakukan secara manual atau menggunakan
alat seperti total station atau GPS. Tujuan pengukuran lahan pada
perencanaan cut and fill adalah untuk mengetahui secara tepat kontur
tanah dan batas lahan di lokasi target, sehingga dapat direncanakan
bagaimana proses cut and fill pada lahan tersebut, penyediaan akses
jalan, instalasi air dan titik-titik yang akan dibangun.
3. Pengolahan Data Survei dan Perencanaan Lahan
Setelah mendapatkan data-data mengenai detail lokasi, langkah
terakhir perencanaan cut and fill adalah mengolah data dan
menyajikan dalam bentuk visual. Hal ini dilakukan agar proses
perencanaan biaya dan perencanaan pembangunan dapat lebihh
mudah. Hasil dari perencanaan ini akan digunakan sebagai patokan
atau dasar dari setiap pembangunan yang akan dilakukan.
Asiacon. 2015. "Cut and Fill: Definisi, Tujuan dan Tahap
Perencanaan". Retrieved from Asiacon.
Metode Perhitungan Volume Galian dan Timbunan
Dalam menentukan volume galian dan timbunan satuan yang biasa
digunakan adalah Feet kubik (ft³), yard kubik (yd³) dan meter kubik (m³ ) dipakai
dalam hitungan pengukuran volume tanah, walaupun yard kubik adalah satuan
yang paling umum dalam pekerjaan tanah 1yd³ = 27 ft³, 1 m³ = 35,315 ft³. Namum
biasanya di Indonesia digunakan meter kubik (m³) sebagai satuan dalam
menentukan jumlah volume (Iskandar, 2008).
Pengukuran volume secara langsung jarang dikerjakan dalam pengukuran
tanah, karena sulit untuk menerapkan dengan sebenar-benarnya sebuah satuan
terhadap material yang terlibat. Sebagai gantinya dilakukan pengukuran tak
langsung. Untuk memperolehnya dilakukan pengukuran garis dan luas yang
mempunyai kaitan dengan volume yang direncanakan.
Adapun metode perhitungan yang dapat digunakan sebagai berikut:
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB I.
BAB II.
II.1. Persiapan Penelitian
Persiapan dalam melakukan penelitian meliputi lokasi dilakukannya
penelitian, bahan penelitian, dan alat penelitian. Adapun persiapan penelitian
dijelaskan sebagai berikut.
II.1.1. Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di Jalan Ir. Sutami, Kecamatan Tanjung Bintang,
Kabupaten Lampung Selatan.
II.1.2. Bahan Penelitian
II.1.3. Alat Penelitian
II.2. Pelaksanaan Penelitian
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil dan pembahasan terdiri dari satuan-satuan topik atau sub-bab
pembahasan; tiap topik pembahasan menyajikan hasil proyek yang diikuti oleh
pembahasannya. Apabila hasil disajikan dalam lampiran, maka pada alinea
pertama sub-bab sebaiknya didikemukakan bahwa hasil proyek dapat dilihat pada
lampiran yang nomor atau labelnya disebutkan. Selanjutnya pembahasan dapat
berupa evaluasi atau analisis kualitatif maupun kuantitatif terhadap hasil proyek
maupun data yang telah dikumpulkan dan diolah. Untuk laporan kegiatan
penelitian, pembahasan harus terfokus pada pencarian jawaban atas
masalah penelitian (dan pembuktian atas hipotesis) yang telah dirumuskan.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB III.
BAB IV.
BAB V.
V.1. Kesimpulan
V.2. Saran
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. (2020, Juni 11). [Link] (Perumahan & Kawasan Permukiman).
Retrieved Februari 25, 2023, from Profil PKP Provinsi Lampung:
[Link]
kawasan-permukiman-provinsi-lampung/
Anonim. (2022, September 7). Bank Indonesia (Bank Sentral Republik
Indonesia). Retrieved Februari 25, 2023, from Laporan Perekonomian
Provinsi: [Link]
[Link]#:~:text=Secara
%20umum%2C%20perekonomian%20Lampung%20pada,yoy)%20pada
%20triwulan%20II%202021.
Bappeda Provinsi Lampung. (2022). Download Data : Buku Profil Provinsi
Lampung. (PUSDATIN, Ed.) Retrieved Februari 25, 2023, from
[Link]
[Link]
Bina Marga DPUPR Kota Bandar Lampung. (2022). Hasil Survey Kondisi dan
inventarisasi Jalan. Kota Bandar Lampung.
BPS Kabupaten Lampung Selatan. (2021). Kecamatan Tanjung Bintang dalam
Angka 2021. (B. K. Selatan, Ed.) Kabupaten Lampung Selatann: BPS
Kabupaten Lampung Selatan.
Firmansyah, I., Yuwono, & Bidisusanto, Y. (2022). Analisis Perbandingan
Volume pada Tikungan Jalan Menggunakan Metode Perhitungan Volume
yang ada pada Aplikasi Pengolah Data Survei. JURNAL TEKNIK ITS, 11
No. 2, E108-E114. Retrieved 03 07, 2023, from
[Link]
Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 15 Tahun 2012. (n.d.).
Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lampung Selatan
Tahun 2011-2031. Lampung Selatan.
Puspasari, N. (2016, Agustus 2). Media Ilmiah Teknik Lingkungan. Pengaruh
Pelebaran Ruas Jalan terhadap Perubahan Kapasitas Jalan dan
Lingkungan, 1, pp. 25-34.
Rusmasari, A., & Pratiwi, S. C. (2022). KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM
ANGKA 2022. (B. K. Lampung, Ed.) KOTA BANDAR LAMPUNG
DALAM ANGKA 2022. Retrieved Februari 25, 2023, from
[Link]
Setijadi. (2019, Maret 19). Supply Chain Indonesia. Retrieved Februari 25, 2023,
from Sektor Transportasi Diprediksi Tumbuh 11,15% pada 2019:
[Link]
1115-pada-2019/
Tamin, O. (1997). Perencanaan dan Permodelan Transportasi. Bandung:
ITB.