0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan34 halaman

Uji Hipotesis Chi-Kuadrat di SPSS

Praktikum ini membahas uji hipotesis Chi-Square untuk menguji Goodness of Fit dan Independensi. Mahasiswa diajak untuk mengumpulkan data responden dan mengujinya secara manual maupun menggunakan SPSS. Tujuannya adalah memahami konsep Chi-Square serta mampu menyelesaikan masalah uji statistik nonparametrik. Studi kasus yang digunakan adalah menguji kemampuan aritmatika mahasiswa FTI dan pengaruh jurusan terhadap
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan34 halaman

Uji Hipotesis Chi-Kuadrat di SPSS

Praktikum ini membahas uji hipotesis Chi-Square untuk menguji Goodness of Fit dan Independensi. Mahasiswa diajak untuk mengumpulkan data responden dan mengujinya secara manual maupun menggunakan SPSS. Tujuannya adalah memahami konsep Chi-Square serta mampu menyelesaikan masalah uji statistik nonparametrik. Studi kasus yang digunakan adalah menguji kemampuan aritmatika mahasiswa FTI dan pengaruh jurusan terhadap
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2022/2023

LAPORAN PENUGASAN
STATISTIKA 2
MODUL CHI-SQUARE

Muammar Fakhruddin
Nama : Kelompok : A-15
Alfatah
NIM : 21522258 Kelas :
Nama : Rafa Febrian Arvyandy Tgl. Praktikum : 8 Desember 2022
NIM : 21522102 Hari Praktikum : Kamis
Asisten : DM-92 Dikumpulkan tgl : 14 Desember 2022
Kriteria Penilaian Yogyakarta,.......................................2022
Format : (maks. 10) Asisten
Isi : (maks. 50)
Analisis : (maks. 40)
TOTAL :   (...................................)

LABORATORIUM DATA MINING


PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
2022
2022/2023
MODUL 3
UJI HIPOTESIS CHI-KUADRAT

3.1 Tujuan Praktikum


1. Mahasiswa mampu memahami pengertian Uji Kebaikan Suai (Goodness of
Fit Test) dan Uji Kebebasan (Independensi).
2. Mampu menyelesaikan kasus Uji Kebaikan Suai (Goodness of Fit Test) dan
Uji Kebebasan (Independensi) dengan perhitungan manual.
3. Mampu menyelesaikan kasus Uji Kebaikan Suai (Goodness of Fit Test) dan
Uji Kebebasan (Independensi) dengan menggunakan SPSS.

3.2 Tugas Praktikum


1. Membuat dan mencari data dari responden untuk diolah kemudian
tampilkan dalam bentuk tabel data historis dengan jumlah data minimal
sejumlah 30 data di setiap Uji Kebaikan Suai (goodness of fit test) dan Uji
Kebebasan (Independensi).
2. Melakukan perhitungan Uji Hipotesis dengan Chi-Kuadrat menggunakan
Uji Kebaikan Suai (goodness of fit test) dan Uji Kebebasan (Independensi)
dengan perhitungan manual dan software SPSS.
3. Melakukan perbandingan antara output perhitungan manual dan output
software SPSS yang didapatkan.
4. Melakukan bahasan dari sejumlah hasil olahan yang didapat hingga
menentukan kesimpulan keputusan dengan tepat.

3.3 Latar Belakang


Chi-Square atau Chi-Kuadrat adalah salah satu jenis uji komparatif
nonparametrik. Uji statistic nonparametrik merupakan uji statistik yang tidak
diperlukan adanya parameter populasi dan asumsi-asumsi mengenai sebaran data
populasi. Istilah lain yang sering digunakan untuk statistik nonparametrik adalah
statistik bebas distribusi (distribution free statistics) dan uji bebas asumsi
(assumption-free test) (Herlinda, et al., 2010). Pengujian Chi-Square dilakukan
untuk menganalisis data yang berskala nominal atau ordinal dan berjumlah kecil
(n<30). Chi-Square adalah suatu teknik statistika yang memungkinkan peneliti
2022/2023
menilai perbedaan frekuensi yang nyata di observasi, dengan frekuensi yang
diharapkan dalam kategori-kategori tertentu sebagai akibat dari kesalahan
sampling.
Praktikum dilaksanakan sebagai salah satu upaya pembelajaran dimana
praktikan turut berperan secara aktif dalam mengolah data yang telah di
dapatkan, hingga dapat mencari penyelesaian persoalan uji statistic
nonparametrik baik menggunakan software SPSS maupun secara manual.
Praktikan menggunakan responden untuk mengerjakan uji statistik bebas
distribusi (distribution free statistics) dan uji bebas asumsi (assumption-free
test).
Pada penelitian mengenai Chi-Kuadrat kali ini, studi kasus akan
dilakukan hipotesis menggunakan Uji Kebaikan Suai (Goodness of fit test) dan
Uji Kebebasan (Independensi). Untuk Goodness of fit test menggunakan
responden sebagai sampel yang berasal dari mahasiswa dan mahasiswi FTI UII
akan diberikan soal untuk tes kemampuan Aritmatika dan menguji apakah
mahasiswa jurusan FTI UII memiliki hasil yang sama terhadap tes kemampuan
aritmatika. Sementara untuk Uji Independensi menggunakan responden sebagai
sampel berasal dari mahasiswa dan mahasiswi FTI UII jurusan Teknik Industri,
Teknik kimia dan Teknik elektro akan diberikan soal untuk tes kemampuan
Aritmatika dan akan diuji apakah ada pengaruh antara jurusan di FTI UII
terhadap kemampuan Aritmatika yang dilakukan menggunakan 2 perhitungan
yaitu perhitungan manual dan perhitungan menggunakan SPSS. Nantinya hasil
yang diperoleh akan menjelaskan kesimpulan yang didapatkan dari
membandingkan kedua output pada hasil sistem dan manual.
Output yang diharapkan dari penelitian dan tutorial ini yaitu mahasiswa
dan mahasiswi dapat menyelesaikan persoalan pendugaan dan cara uji
nonparametric baik perhitungan secara manual maupun menggunakan
software.

3.4 Studi Literatur

Berikut dicantumkan beberapa kajian literatur mengenai implementasi metode uji


hipotesis chi-kuadrat, diantaranya:
2022/2023
Tabel 3.1 Studi Literatur
No. Judul Metode Hasil Kesimpulan
1. Penerapan Uji Chi Chi- Diwilayah kecamatan 1. Peranan wanita
Square Untuk Kuadrat Plemahan khususnya dilihat dari segi total
Mengetahui di Desa Payaman, pendapatan
Sumbangan Tegowangi dan rumahtangga di tiga
Pendapatan Langenharjo desa sangatlah penting.
Usahawanita pendapatan rumah 2. Tidak menunjukkan
Terhadap Pendapatan tangga bersumber perbedaan  pendapatan
Total Rumah Tangga pada    pendapatan    usaha wanita dengan
Di Tiga Desa istri sebesar 56,3 %, pendapatan total rumah
Kecamatan masing – masing Desa tangga di tiga desa. 3.
Plemahan Kabupaten Payaman: 58,85 %, Tingkat pendapatan,
Kediri(Budiono Tegowangi 54,19% kondisi lingkungan dan
2018) dan    Langenharjo motivasi yang intensif
56,70 %. Hal ini menciptakan kegairahan
menunjukkan wanita untuk
besarnya sumbangan   mengadaan usaha
pendapatan wanita sampingan guna
(istri) terhadap total meningkatkan
pendapatan rumah pendapatan total rumah
tangga di masing – tangga
masing desa.
2. Penerapan Metode Metode klasifikasi ke-1 Berdasarkan metode
Klasifikasi Chi- CHAID mahasiswa program Chi-Square Automatic
Square Automatic CHAID studi Statistika, Interaction Detection
Interaction Detection merupakan Biologi dan Kimia (CHAID), variabel yang
dan Exhaustive Chi- salah satu dengan predikat IPK berpengaruh signifikan
Square Automatic teknik cukup, tidak ada pada masa studi
Interaction Detection iteratif mahasiswa yang mahasiswa FMIPA
(Studi Kasus: Data yang menempuh studi tepat UNMUL angkatan 2014
Masa Studi menguji waktu sedangkan adalah variabel adalah
Mahasiswa Fakultas satu mahasiswa yang variabel program studi
2022/2023
No. Judul Metode Hasil Kesimpulan
Matematika Dan persatu menempuh studi tidak dan predikat IPK
Ilmu Pengetahuan variabel tepat waktu yaitu 5
Alam Universitas independe mahasiswa. Klasifikasi
Mulawarman) n yang ke-2 mahasiswa
(Nurhasanah, digunakan program studi
Goejantoro, and dalam Statistika, Biologi dan
Suyitno 2022) klasifikasi, Kimia dengan predikat
dan IPK memuaskan yang
menyusun menempuh studi tepat
nya waktu yaitu 82
berdasarka mahasiswa sedangkan
n tingkat mahasiswa yang
signifikans menempuh studi tidak
i uji Chi- tepat waktu yaitu 41
Square mahasiswa.
terhadap
variabel
dependen
3. The Application Of Chi- Penelitian ini Berdasarkan hasil
The Generalized Square difokuskan pada penelitian
Lord’s Chi Square penerapan Generalized dilakukan, dapat
Method In Identifying Lord Chi-square disimpulkan bahwa
Biased metode untuk dengan menggunakan
Items(Suparyanto dan mendeteksi item bias metode Generalized
Rosad (2020) di sekolah Lord Chi-square
instrumen tes ujian di menampilkan 20 item
SD soal matematika di
Sekolah Kecamatan ujian sekolah di sekolah
Bontomarannu, Gowa dasar
Kabupaten, pada tahun Kecamatan
pelajaran 2017/2018. Bontomarannu,
Kabupaten Gowa,
2022/2023
No. Judul Metode Hasil Kesimpulan
pada tahun pelajaran
2017/2018, dua
item mengandung bias
yang terdeteksi (DIF),
yaitu
butir 5 dan butir 11.
Sedangkan 18 butir
lainnya
item seperti Item 1, 2, 3,
4, 6, 7, 8, 9, 10,
12, 13, 14, 15, 16, 17,
18, 19, 20 bukan
terdeteksi sebagai item
bias.

3.5 Pengolahan Data


3.5.1 Deskripsi Kasus
Berikut merupakan penjelasan meliputi populasi, jumlah sampel, tempat
penelitian, dan kasus yang diangkat, yaitu:
1. Uji Kebaikan Suai (goodness of fit test)
Uji Kebaikan Suai (Goodness of fit) menjadi salah satu bentuk uji hipotesis
Chi-Kuadrat yang digunakan pada penelitian kali ini. Pengujian kecocokan
atau kebaikan suai antara hasil pengamatan (frekuensi pengamatan) tertentu
dengan frekuensi yang diperoleh berdasarkan nilai harapannya (frekuensi
teoritis), yang pada prinsipnya bertujuan untuk mengetahui adanya
kesesuaian antara distribusi data dari sampel terobservasi dengan distribusi
teoritis tertentu (Dayati, 2011).
Pada penelitian ini, responden (populasi) yang didapatkan
adalah mahasiswa dan mahasiswi dari FTI UII dengan total sampel yang
didapatkan adalah 45 sampel. Mekanisme yang dilakukan adalah,
responden diberikan soal test berupa tes kemempunan klasifikasi gambar.
Hasil data jawaban benar yang telah didapatkan nantinya akan di
2022/2023
klasifikasikan dengan ketentuan jawaban benar <11 maka termasuk dalam
klafisikasi rendah, untuk jawaban benar 11-16 maka termasuk dalam
klasifikasi sedang, dan untuk jawaban benar >16 maka termasuk dalam
klasifikasi tinggi. Hasil tersebut digunakan untuk menguji apakah
mahasiswa jurusan FTI UII memiliki hasil yang sama terhadap tes
kemempunan klasifikasi gambar.

2. Uji Kebebasan (Independensi)


Pada penelitian ini juga dilakukan uji hipotesis Chi-Kuadrat jenis Uji
Independensi untuk menguji apakah ada pengaruh antara jurusan di FTI UII
terhadap tes kemempunan klasifikasi gambar. Uji Kebebasan
(Independensi) merupakan uji statistik analitik komparatif untuk
membandingkan 2 variabel kategorik (berupa proporsi) yang tidak
berpasangan (independen). Selain itu, Uji Independensi sebagai salah satu
jenis uji Chi-Square digunakan untuk mengetahui hubungan atau kebebasan
antar variabel yang bersifat kategori (Tanty, 2013).
Pada penelitian ini, responden (populasi) yang didapatkan
adalah mahasiswa FTI UII yaitu Teknik Industri, Teknik Informatika, dan
Teknik Kimia yang masing masing dari dari 15 responden dari ketiga
jurusan digunakan sebagai sampel sehingga mendapat total sebanyak 45
responden sebagai sampel. Proses penelitian dilakukan dengan membagikan
soal tes kemempunan klasifikasi gambar kepada responden dari ketiga
jurusan tersebut lalu akan dikumpulkan data jumlah jawaban benar. Hasil
data jawaban benar yang telah didapatkan nantinya akan di klasifikasikan
dengan ketentuan jawaban benar <11 maka termasuk dalam klafisikasi
rendah, untuk jawaban benar 11-16 maka termasuk dalam klasifikasi
sedang, dan untuk jawaban benar >16 maka termasuk dalam klasifikasi
[Link] data yang dihasilkan dapat dilakukan pengujian hingga
dapat menjawab apakah ada pengaruh antara jurusan di FTI UII terhadap tes
kemempunan klasifikasi gambar.
3.5.2 Tabel Data Historis
Berikut merupakan data historis yang telah didapatkan :
2022/2023
Tabel 3. 2 Data Goodness of Fit Test

No Nama Hasil
1 Fatimah Azzahra Tinggi
2 Fadhil Latif Tinggi
3 Dhinar Elma Tinggi
4 Yulia Rahma Sedang
5 Rafa Febrian Rendah
6 Muammar Tinggi
7 Rahadian Iqbal Sedang
8 Cahya Gusti Sedang
9 Alif Basyariah Sedang
10 Mataul Walis Tinggi
11 Imam Taufiq Tinggi
12 Raja Mahen Rendah
13 Nabiel Tinggi
14 Yantie A Rendah
15 Dimas Ikhsan Sedang
16 Ardista Safety Tinggi
17 Monica Intan Sedang
18 Shaula Marwa Rendah
19 Rafika Fitri Sedang
20 Ardisa Rauza Tinggi
21 Fannisa N Sedang
22 Jody Ultan Tinggi
23 Ismu Dwi Rendah
24 Uti Elsya Sedang
25 Maulana Sidiq Sedang
26 Juanita Jinan Sedang
27 Nadila Afitri Sedang
28 Dewi Nur Rendah
29 Hanif Rahmat Sedang
30 Sekar Arifia Sedang
31 Isal Salal Tinggi
32 Deza Alfarend Tinggi
33 Lingga Putra Tinggi
34 Arya Prasetyo Tinggi
35 Maulana Fahmi Rendah
36 Reza Pratama Sedang
37 Dyan Saputra Tinggi
38 Kamal Firdaus Sedang
39 Nur Muhammad Sedang
40 Tri Mulyanto Tinggi
2022/2023
41 M Badan L Rendah
42 M Irfan Tinggi
43 Arya Taruna Sedang
44 Andika Irfan Rendah
45 M Rizky Djati Sedang

Tabel 3. 3 Data Independensi

No Nama Jurusan Hasil


1 Fatimah Azzahra Teknik Industri Tinggi
2 Fadhil Latif Teknik Industri Tinggi
3 Dhinar Elma Teknik Industri Tinggi
4 Yulia Rahma Teknik Industri Sedang
5 Rafa Febrian Teknik Industri Rendah
6 Muammar Teknik Industri Tinggi
7 Rahadian Iqbal Teknik Industri Sedang
8 Cahya Gusti Teknik Industri Sedang
9 Alif Basyariah Teknik Industri Sedang
10 Mataul Walis Teknik Industri Tinggi
11 Imam Taufiq Teknik Industri Tinggi
12 Raja Mahen Teknik Industri Rendah
13 Nabiel Teknik Industri Tinggi
14 Yantie A Teknik Industri Rendah
15 Dimas Ikhsan Teknik Industri Sedang
16 Ardista Safety Teknik Kimia Tinggi
17 Monica Intan Teknik Kimia Sedang
18 Shaula Marwa Teknik Kimia Rendah
19 Rafika Fitri Teknik Kimia Sedang
20 Ardisa Rauza Teknik Kimia Tinggi
21 Fannisa N Teknik Kimia Sedang
22 Jody Ultan Teknik Kimia Tinggi
23 Ismu Dwi Teknik Kimia Rendah
24 Uti Elsya Teknik Kimia Sedang
25 Maulana Sidiq Teknik Kimia Sedang
26 Juanita Jinan Teknik Kimia Sedang
27 Nadila Afitri Teknik Kimia Sedang
28 Dewi Nur Teknik Kimia Rendah
29 Hanif Rahmat Teknik Kimia Sedang
30 Sekar Arifia Teknik Kimia Sedang
31 Isal Salal Teknik Mesin Tinggi
32 Deza Alfarend Teknik Mesin Tinggi
33 Lingga Putra Teknik Mesin Tinggi
34 Arya Prasetyo Teknik Mesin Tinggi
2022/2023
35 Maulana Fahmi Teknik Mesin Rendah
36 Reza Pratama Teknik Mesin Sedang
37 Dyan Saputra Teknik Mesin Tinggi
38 Kamal Firdaus Teknik Mesin Sedang
39 Nur Muhammad Teknik Mesin Sedang
40 Tri Mulyanto Teknik Mesin Tinggi
41 M Badan L Teknik Mesin Rendah
42 M Irfan Teknik Mesin Tinggi
43 Arya Taruna Teknik Mesin Sedang
44 Andika Irfan Teknik Mesin Rendah
45 M Rizky Djati Teknik Mesin Sedang

3.5.3 Tentukan H0 dan H1, tingkat probabilitas kesalahan, dan kriteria pengujian
1. Uji Kebaikan Suai (goodness of fit test)
H 0 = Tidak terdapat perbedaan antara dugaan peneliti dengan tanggapan
responden terhadap hasil tes kemampuan klasifikasi gambar pada
mahasiswa FTI UII
H 1= Terdapat perbedaan antara dugaan peneliti dengan tanggapan
responden terhadap hasil tes kemampuan klasifikasi gambar pada
mahasiswa FTI UII
Dengan tingkat kesalahan (α) = 0,05 dan signifikasi 95%, maka kriteria
pengujian jika signifikansi < 0,05 atau Nilai Chi-Kuadrat hitung > Chi-
Kuadrat tabel (5,991) berarti H 0 ditolak dan jika signifikansi > 0,05 Chi-
Kuadrat hitung ≤ Chi-Kuadrat tabel (5,991) berarti H 0 diterima.
2. Uji Kebebasan (Independensi)
H 0 = Tidak terdapat pengaruh terhadap tes kemampuan klasifikasi
gambarpada mahasiswa di jurusan FTI UII
H 1= Terdapat pengaruh terhadap tes kemampuan klasifikasi gambarpada
mahasiswa FTI UII
Dengan tingkat kesalahan (α) = 0,05 dan signifikasi 95%, maka kriteria
pengujian jika signifikansi < 0,05 atau Nilai Chi-Kuadrat hitung > Chi-
Kuadrat tabel (9,4877) berarti H 0 ditolak dan jika signifikansi > 0,05 Chi-
Kuadrat hitung ≤ Chi-Kuadrat tabel (9,4877) berarti H 0 diterima.
3.5.4 Cara Kerja Perhitungan Manual
Berikut merupakan urutan cara kerja perhitungan secara manual untuk masing
2022/2023
masing uji :
1. Uji Kebaikan Suai (goodness of fit test)
1) Uji Hipotesis
H 0 = Tidak terdapat perbedaan antara dugaan peneliti dengan
tanggapan responden terhadap hasil tes kemampuan klasifikasi
gambarpada mahasiswa FTI UII
H 1= Terdapat perbedaan antara dugaan peneliti dengan tanggapan
responden terhadap hasil tes kemampuan klasifikasi gambarpada
mahasiswa FTI UII
2) Tingkat Probabilitas Kesalahan (α)
Tingkat kepercayaan 95%, maka nilai probabilitas kesalahan (α) : (1- α)
= 1-95% = 0,05
3) Distribusi Pengujian
Dalam pengujian hipotesis digunakan distribusi probabilitas yaitu
distribusi Chi-Square kebaikan suai
4) Daerah-daerah Penolakan Kritis
2 2
X tabel =X α ,(k−1)

¿ X 20,05 ,(3−1)
¿ 5,991

5) Kriteria Pengujian
a. Dengan membandingkan chi-square hitung dengan ch-square tabel :
- Nilai Chi-square hitung ( x 2) ≤ Chi-square tabel, maka H 0
diterima
- Nilai Chi-square hitung ( x 2) > Chi-square tabel, maka H 0
ditolak
b. Dengan membandingan angka probabilitas
2022/2023
- Nilai signifikasi > Probabilitas kesalahan, maka H 0 diterima
- Nilai signifikasi ≤ Probabilitas kesalahan, maka H 0 ditolak
6) Harga Statistik Penguji
a. Frekuensi Kenyataan dan Harapan
- Frekuensi Kenyataan
Rendah: 9 Orang
Sedang: 19 Orang
Tinggi: 17 Orang
- Frekuensi Harapan
45 Orang / 3 = 15 Orang
b. Nilai Chi-Square hitung
( oi−e i )2
k
x =∑
2

i=1 ei
2 2 2
(9−15) (19−15) (17−15)
2
x= + +
15 15 15
2
x =3,73
7) Keputusan

3,73
Karena x hitung yang didapatkan sebesar 3,73 ¿ 5,991 maka H 0
2

diterima, berarti tidak terdapat perbedaan antara dugaan peneliti dengan


tanggapan responden terhadap hasil tes kemampuan klasifikasi gambar
pada mahasiswa FTI UII.
2. Uji Kebebasan (Independensi)
1) Uji Hipotesis
H 0 = Tidak terdapat pengaruh terhadap tes kemampuan klasifikasi
gambarpada mahasiswa di jurusan FTI UII
H 1= Terdapat pengaruh terhadap tes kemampuan klasifikasi
gambarpada mahasiswa di jurusan FTI UII
2022/2023
2) Tingkat Probabilitas Kesalahan (α)
Tingkat kepercayaan 95%, maka nilai probabilitas kesalahan (α) : (1- α)
= 1-95% = 0,05
3) Distribusi Pengujian
Dalam pengujian hipotesis digunakan distribusi probabilitas yaitu
distribusi Chi-Square independensi
4) Daerah-daerah Penolakan Kritis
2 2
X tabel =X α , ( n−1) (m −1 )

2
¿X 0,05 , 4

¿ 9,4877

5) Kriteria Pengujian
a. Dengan membandingkan chi-square hitung dengan ch-square tabel :
- Nilai Chi-square hitung ( x 2) ≤ Chi-square tabel, maka H 0
diterima
- Nilai Chi-square hitung ( x 2) > Chi-square tabel, maka H 0
ditolak
b. Dengan membandingan angka probabilitas
- Nilai signifikasi > Probabilitas kesalahan, maka H 0 diterima
- Nilai signifikasi ≤ Probabilitas kesalahan, maka H 0 ditolak
6) Harga Statistik Penguji
a. Frekuensi Kenyataan dan Harapan
 Frekuensi kenyataan (Oij) : Frekuensi kenyataan sesuai dengan
tabel kontingensi yang telah didapatkan daro observasi. (dan
juga frekuensi harapan)
Tabel 3.4 Frekuensi Kenyataan dan Harapan
2022/2023
Hasil
Jurusan Jumlah
Rendah Sedang Tinggi
T. Industri 3 (3) 5 (6,3) 7 (5,6) 15
T. Kimia 3 (3) 9 (6,3) 3 (5,6) 15
T. Mesin 3 (3) 5 (6,3) 7 (5,6) 15
Jumlah 9 19 17 45

 Frekuensi Harapan ( Eij )


- Teknik Industri
( 9)(15)
E11 = =3
45
(19)(15)
E12 = =6,3
45
(17)(15)
E13 = =5,6
45
- Teknik Elektro
(9)(15)
E21= =3
45
(15)(15)
E22 = =6,3
45
( 21)(15)
E16 = =5,6
45
- Teknik Kimia
(9)(15)
E21= =3
45
(15)(15)
E22 = =6,3
45
( 21)(15)
E16 = =5,6
45
b. Nilai Chi-Square Hitung
k
( oi−e i )2
x 2=∑
i=1 ei
2 2 2 2 2 2 2
2 (3−3) (5−6,3) (7−5,6) (3−3) (9−6,3) (3−5,6) (3−3) (5−
x= + + + + + + +
3 6,3 5,6 3 6,3 5,6 3
2
x =3,600
2022/2023
7) Keputusan

3,600

Karena x hitung yang didapatkan sebesar 3,600 < 9,4877 maka H 0


2

diterima, tidak terdapat pengaruh antara mahasiswa jurusan di FTI


UII terhadap tes kemampuan klasifikasi gambar

3.5.5 Cara Kerja Perhitungan Menggunakan Software SPSS


1. Uji Kebaikan Suai (goodness of fit test)
Berikut merupakan langkah-langkah dari Uji Kebaikan Suai (goodness of
fit test) :
1) Pertama, buka aplikasi SPSS lalu klik variable view pada bagian bawah
kiri. Kemudian pada kolom name isi dengan ‘Responden’ pada baris
pertama dan ‘Hasil’ pada baris kedua. Pada type, bagian ‘Responden’
diganti menjadi string kemudian pada measure pastikan sudah menjadi
‘Nominal’ dan untuk bagian ‘Hasil’ pada type diganti menjadi numeric.

Gambar 3. 1 Variable View


2022/2023
2) Untuk ‘Hasil’ pada bagian values klik titik 3 kemudian akan muncul
tampilan dari values. Pada value isi dengan angka 1 dengan label
rendah kemudian klik add, isi angka 2 dengan label sedang dan isi
angka 3 dengan label tinggi kemudian klik add dan ok.

Gambar 3. 2 Value Labels


3) Kemudian klik data view pada bagian bawah kiri, masukkan data sesuai
dengan responden dan hasil yang sudah didapatkan.
2022/2023

Gambar 3. 3 Data View


4) Setelah semua data di input, lalu klik analyze pada bagian atas untuk
memulai uji kebaikan suai. Kemudian pilih nonparametric test, lalu klik
legacy dialogs dan pilih Chi-square.
2022/2023

Gambar 3. 4 Memulai Uji Kebaikan Suai


5) Selanjutnya akan muncul tampilan dari chi-square, untuk hasil di
pindahkan ke test variable test. Kemudian pastikan telah mencentang
get from data pada bagian expected range dan all categories equal pada
bagian expected values lalu klik ok.
2022/2023

Gambar 3. 5 Chi-Square Test


6) Berikut adalah tabel hasil chi-square test untuk frequencies dan test
statistics.

Hasil
Observed N Expected N Residual
Rendah 9 15.0 -6.0
Sedang 19 15.0 4.0
Tinggi 17 15.0 2.0
Total 45
Gambar 3. 6 Frequencies

Test Statistics
Hasil
Chi-Square 3.733a
df 2
Asymp. Sig. .155
2022/2023
a. 0 cells (0.0%) have
expected frequencies less
than 5. The minimum
expected cell frequency is
15.0.
Gambar 3. 7 Test Statistics
2. Uji Kebebasan (Independensi)
Berikut merupakan langkah-langkah dari uji kebebasan (independensi) :
1) Pertama, buka aplikasi SPSS lalu klik variable view pada bagian bawah
kiri. Kemudian pada kolom name isi dengan ‘Jurusan’ pada baris
pertama dan ‘Hasil’ pada baris kedua. Pada type, bagian ‘Jurusan’
diganti menjadi numeric kemudian pada measure pastikan sudah
menjadi nominal dan untuk bagian ‘Hasil’ pada type diganti menjadi
numeric.

Gambar 3. 8 Variable View


2022/2023
2) Untuk ‘Jurusan’ pada bagian values klik titik 3 kemudian akan muncul
tampilan dari values. Pada value isi dengan angka 1 dengan label
Teknik Industri kemudian klik add, isi angka 2 dengan label Teknik
Elektro dan isi angka 3 dengan label Teknik Kimia kemudian klik add
dan ok.

Gambar 3. 9 Value Labels Jurusan


3) Untuk ‘Hasil’ pada bagian values klik titik 3 kemudian akan muncul
tampilan dari values. Pada value isi dengan angka 1 dengan label
rendah kemudian klik add, isi angka 2 dengan label sedang dan isi
angka 3 dengan label tinggi kemudian klik add dan ok.

Gambar 3. 10 Value Labels Hasil


2022/2023
4) Kemudian klik data view pada bagian bawah kiri, masukkan data sesuai
dengan responden dan hasil yang sudah didapatkan.

Gambar 3. 11 Data View


5) Setelah semua data di input, lalu klik analyze pada bagian atas untuk
memulai uji kebebasan. Kemudian pilih descriptive statistics dan pilih
crosstabs.
2022/2023

Gambar 3. 12 Memulai Uji Kebebasan


6) Selanjutnya akan muncul tampilan dari crosstabs, untuk jurusan di
pindahkan ke row dan untuk hasil di pindahkan ke coulomn dengan klik
tanda panah ke kanan.
2022/2023

Gambar 3. 13 Tampilan Crosstabs


7) Pada statistics, pastikan dchi-square telah tercentang lalu klik continue.

Gambar 3. 14 Statistics
8) Pada bagian cells, pastikan untuk observed dan expected sudah
tercentang kemudian klik continue.
2022/2023

Gambar 3. 15 Cell Display


9) Setelah itu, klik ok untuk menampilkan tabel hasil uji kebebasan.

Gambar 3. 16 Ok
10) Berikut merupakan tabel hasil uji kebebasan yang terdiri dari Case
Processing Summary, Jurusan * Hasil Crosstabulation dan Chi-Square
Test

Case Processing Summary


Cases
Valid Missing Total
N Percent N Percent N Percent
Jurusan * Hasil 45 100.0% 0 0.0% 45 100.0%
2022/2023

Gambar 3. 17 Case Processing Summary

Jurusan * Hasil Crosstabulation


Hasil
Rendah Sedang Tinggi Total
Jurusan Teknik Industri Count 3 5 7 15
Expected Count 3.0 6.3 5.7 15.0
Teknik Kimia Count 3 9 3 15
Expected Count 3.0 6.3 5.7 15.0
Teknik Mesin Count 3 5 7 15
Expected Count 3.0 6.3 5.7 15.0
Total Count 9 19 17 45
Expected Count 9.0 19.0 17.0 45.0

Gambar 3. 18 Jurusan * Hasil Crosstabulation

Chi-Square Tests
Asymptotic
Significance (2-
Value df sided)
Pearson Chi-Square 3.567 a
4 .468
Likelihood Ratio 3.698 4 .448
Linear-by-Linear Association .000 1 1.000
N of Valid Cases 45
a. 3 cells (33.3%) have expected count less than 5. The minimum
expected count is 3.00.

Gambar 3. 19 Chi-Square Test

3.6 Analisis Data


3.6.1 Hasil Output SPSS
Berikut merupakan hasil output dari perhitungan menggunakan SPSS:
1. Uji Kebaikan Suai (goodness of fit test)
2022/2023
Hasil
Observed N Expected N Residual
Rendah 9 15.0 -6.0
Sedang 19 15.0 4.0
Tinggi 17 15.0 2.0
Total 45

Gambar 3. 20 Frequencies

Test Statistics
Hasil
Chi-Square 3.733a
df 2
Asymp. Sig. .155
a. 0 cells (0.0%) have
expected frequencies less
than 5. The minimum
expected cell frequency is
15.0.

Gambar 3. 21 Test Statistics


Berdasarkan tabel hasil jawaban benar mahasiswa FTI UII
menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki hasil rendah (<11) adalah 3
orang, mahasiswa yang memiliki hasil sedang (11 – 16) adalah 19 orang
dan mahasiswa yang memiliki hasil tinggi (>16) adalah 17 orang. Kemdian
dari tabel hasil untuk kolom expected, karena distribusi seharusnya merata
maka hasil jawaban untuk setiap 15 reponden sama yang didapatkan dari 45
responden dibagi 3 kategori hasil. Selanjutnya pada kolom residual adalah
selisih antara kolom observed dan kolom expected. Seperti pada kategori
hasil tinggi memiliki nilai residual 2 yang didapatkan dari antara 17 dan 15
begitu juga yang lainnya.
Pada tabel statistics didapatkan nilai Chi-Square yaitu sebesar 3,733
dengan nilai signifikasi sebesar 0,155. Karena nilai signifikasi yang
didapatkan 0,155 ≥ 0,05 maka H 0 diterima, berarti tidsk terdapat perbedaan
antara dugaan peneliti dengan tanggapan responden terhadap hasil tes
kemampuan klasifikasi gambar pada mahasiswa FTI UII.
2022/2023
2. Uji Kebebasan (Independensi)

Case Processing Summary


Cases
Valid Missing Total
N Percent N Percent N Percent
Jurusan * Hasil 45 100.0% 0 0.0% 45 100.0%

Gambar 3. 22 Case Processing Summary

Jurusan * Hasil Crosstabulation


Hasil
Rendah Sedang Tinggi Total
Jurusan Teknik Industri Count 3 5 7 15
Expected Count 3.0 6.3 5.7 15.0
Teknik Kimia Count 3 9 3 15
Expected Count 3.0 6.3 5.7 15.0
Teknik Mesin Count 3 5 7 15
Expected Count 3.0 6.3 5.7 15.0
Total Count 9 19 17 45
Expected Count 9.0 19.0 17.0 45.0

Gambar 3. 23 Jurusan * Hasil Crosstabulation

Chi-Square Tests
Asymptotic
Significance (2-
Value df sided)
Pearson Chi-Square 3.567 a
4 .468
Likelihood Ratio 3.698 4 .448
Linear-by-Linear Association .000 1 1.000
N of Valid Cases 45
a. 3 cells (33.3%) have expected count less than 5. The minimum
expected count is 3.00.

Gambar 3. 24 Chi-Square Test


2022/2023
Tabel Case Processing Summary merupakan tabel informasi jumlah
data pada studi kasus. Sedangkan tabel jurusan * hasil crosstabulation
merupakan tabel kontingensi yang sesuai dengan proses manual
sebelumnya. Untuk tabel Chi-Square test pada pearson chi-square
didapatkan value sebesar 3,567 dengan derajat kebebasan (df) sebesar 4
dan nilai signifikasi sebesar 0,468. Karena nilai signifikasi yang
didapatkan sebesar 0,468 > 0,05 maka H 0 diterima, tidak terdapat
pengaruh terhadap tes kemampuan klasifikasi gambarpada mahasiswa di
jurusan FTI UII.

3.6.2 Analisis Hasil/Output


Berikut merupakan hasil perhitungan secara manual dan hasil perhitungan
menggunakan software SPSS :
Tabel 3. 1 Perbandingan Perhitungan Goodness of Fit Test

Manual SPSS
2
x hitung 3,73 3,733
2
x tabel 5,991 -
Sig. - 0,155
H0 Diterima Diterima

Pada perhitungan uji kebaikan suai untuk hasil perhitungan t hitung secara manual
didapatkan 3,73 dan dengan menggunakan SPSS didapatkan sebesar 3,733.
Sehingga untuk perhitungan x 2hitung dengan manual dan SPSS jika dibanding
kandengan x 2tabel yaitu ¿ 5,991, maka berarti x 2hitung berada di daerah
penerimaan dan Ho diterima. Jadi perbandingan antara perhitungan uji
kebaikan suai secara manual dan dengan SPSS hanya berbeda dari
pembulatannya saja saat berhitung secara manual sehinga terlihat bahwa tidak
ada perbedaan yang signifikan.

Tabel 3. 2 Perbandingan Perhitungan Independensi

Manual SPSS
2022/2023
2
x hitung 3,600 3,567
2
x tabel 9,4877 -
Sig. - 0,468
H0 Diterima Diterima

Pada perhitungan uji kebaikan suai untuk hasil perhitungan x 2hitung


secara manual didapatkan 3,600 dan dengan menggunakan SPSS didapatkan
sebesar 3,567. Sehingga untuk perhitungan t hitung dengan manual dan SPSS
jika dibandingkan dengan x 2tabel yaitu ≤ 9,4877, maka berarti x 2hitung berada di
daerah penerimaan dan Ho diterima. Jadi perbandingan antara perhitungan uji
kebaikan suai secara manual dan dengan SPSS hanya berbeda dari
pembulatannya saja saat berhitung secara manual sehinga terlihat bahwa
tidak ada perbedaan yang signifikan.
2022/2023
3.7 Rekomendasi
Dari hasil yang didapatkan terdapat perbedaan antara dua metode yaitu good of
fit test dan metode independensi. Dimana pada metode good of fit test nilai x 2hitung
lebih besar dari x 2tabel yang menyebabkan H 0 ditolak menyatakan bahwa berarti
terdapat perbedaan antara dugaan peneliti dengan tanggapan responden terhadap
hasil tes kemampuan klasifikasi gambarpada mahasiswa FTI UII. Sedangkan pada
2 2
metode uji independensi nilai x hitung lebih kecil dari x tabel yang menyebabkan H 0
diterima menyatakan bahwa berarti tidak terdapat pengaruh terhadap tes kemampuan
klasifikasi gambarpada mahasiswa di jurusan FTI UII. Sehingga rekomendasi yang
paling tepat adalah sebaiknya dilakukan pengujian lagi dengan metode yang berbeda
untuk mendapatkan nilai yang lebih pasti. Karena pada dua metode yang telah
dilakukan terdapat kesimpulan yang berbeda.

3.8 Kesimpulan
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Uji goodness of fit adalah jenis uji untuk mengetahui apakah kenyataan tersebut
masih bisa dianggap selaras (fit) dengan distribusi teoritis yang dimana uji
goodness of fit akan membandingkan dua hal distribusi data, yakni yang teoritis
(frekuensi harapan) dan yang sesuai kenyataan (frekuensi observasi). Sedangkan
Uji independensi merupakan salah satu jenis uji chi-square yang digunakan untuk
mengetahui hubungan atau kebebasan antar variabel yang bersifat kategori. Uji
independensi digunakan untuk menguji ada tidaknya pengaruh suatu variable
(sampel) terhadap variable (sampel) lainnya.
2. Berdasarkan pengujian metode Chi-Square dengan good of fit test menggunakan
perhitungan manual didapatkan nilai x 2hitung sebesar 3,73 dan nilai x 2tabel sebesar
5,991. Terlihat bahwa nilai x 2hitung lebih kecil dari x 2tabel sehingga H 0 diterima yang
artinya menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan antara dugaan peneliti dengan
tanggapan responden terhadap hasil tes kemampuan klasifikasi gambarpada
mahasiswa FTI UII. Sedangkan pengujian dengan independensi menggunakan
perhitungan manual didapatkan x 2hitung sebesar 3,600 dan x 2tabel sebesar 9,4877.
Terlihat bahwa nilai x 2hitung kurang dari x 2tabel sehingga H 0 diterima yang artinya
2022/2023
menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh terhadap tes kemampuan klasifikasi
gambarpada mahasiswa di jurusan FTI UII.
3. Berdasarkan pengujian metode Chi-Square dengan good of fit test menggunakan
2
perhitungan SPSS didapatkan nilai x hitung sebesar 3,733 dan nilai signifikasi
sebesar 0,155. Terlihat bahwa nilai signifikasi yang didapatkan lebih dari 0,05
sehingga H 0 diterima yang artinya menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan
antara dugaan peneliti dengan tanggapan responden terhadap hasil tes kemampuan
klasifikasi gambar pada mahasiswa FTI UII. Sedangkan pengujian metode Chi-
Square dengan independensi menggunakan perhitungan SPSS didapatkan nilai
2
x hitung sebesar 3,567 dan nilai signifikasi sebesar 0,468. Terlihat bahwa nilai
signifikasi yang didapatkan lebih besar dari 0,05 sehingga H 0 diterima yang
artinya menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh terhadap tes kemampuan
klasifikasi gambar pada mahasiswa di jurusan FTI UII.
2022/2023
Daftar Pustaka
Budiono. 2006. “Penerapan Uji Chi Square Untuk Mengetahui Sumbangan
Pendapatan Usahawanita Terhadap Pendapatan Total Rumah Tangga Di Tiga
Desa Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri.” SEMNAS Matematika dan
Pendidikan Matematika 2006.
Nurhasanah, Rito Goejantoro, and Suyitno. 2022. “Penerapan Metode Klasifikasi Chi-
Square Automatic Interaction Detection Dan Exhaustive Chi-Square Automatic
Interaction Detection ( Studi Kasus : Data Masa Studi Mahasiswa Fakultas
Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman ).” Jurnal
Eksponensial 13(1): 29–34.
Suparyanto dan Rosad (2015. 2020. “済無 No Title No Title No Title.” Suparyanto
dan Rosad (2015 5(3): 248–53.
2022/2023
Lampiran

Anda mungkin juga menyukai