0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
200 tayangan19 halaman

Wisata Religi Makam Sunan Gunung Jati

Laporan ini membahas study tour siswa MTS Ma'arif Gesi ke Bandung yang meliputi kunjungan ke objek wisata religi Makam Sunan Gunung Jati, Museum Geologi, dan objek wisata alam Tangkuban Prahu. Tujuan study tour adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan siswa tentang tempat-tempat bersejarah di Indonesia.

Diunggah oleh

Meyutia Salsa billa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
200 tayangan19 halaman

Wisata Religi Makam Sunan Gunung Jati

Laporan ini membahas study tour siswa MTS Ma'arif Gesi ke Bandung yang meliputi kunjungan ke objek wisata religi Makam Sunan Gunung Jati, Museum Geologi, dan objek wisata alam Tangkuban Prahu. Tujuan study tour adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan siswa tentang tempat-tempat bersejarah di Indonesia.

Diunggah oleh

Meyutia Salsa billa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

STUDY TOUR JAWA BARAT


MTS MA’ARIF GESI

Disusun Oleh:
1. Meyutia Salsa Billa
2. Marlina Dwi Nurjanah
3. Risma Devi Juniarti

Tahun
2022
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan Study Tour ke Bandung yang
dilaksanakan pada tanggal 10-12 Desember 2022.
Lewat laporan ini juga kami mengucapkan terima kasih khususnya kepada Bapak Kepala
Sekolah yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk melakukan perjalanan wisata
ini, serta kepada orang tua yang telah mengizinkan kami untuk melakukan perjalanan wisata
ini, sehingga kegiatan perjalanan wisata ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan,
maka dari itu kritik dan saran yang membangun, sangat diharapkan dari pembaca demi
menyempurnakan laporan ini.
Harapan kami semoga penyusunan laporan ini dapat diterima dan dimengerti serta
bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi para pembaca.

i
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar ...............................................................................................................................i
Daftar
Isi ....................................................................................................................................ii-iii

Bab I .
Pendahuluan .....................................................................................................................1
1.1 Latar
Belakang ................................................................................................1
1.2 Rumusan
Masalah ...........................................................................................1
1.3 Tujuan ...........................................................................................................1
-2

Bab II . Objek Wisata


Religi .......................................................................................................2
2.1 Makam Sunan Gunung Jati ...........................................................................2
2.2 Sejarah Sunan Gunung Jati ...........................................................................3
2.3 Lokasi Sunan Gunung Jati ............................................................................3
2.4 Harga Tiket
Masuk .........................................................................................3

Bab III . Wisata Bandung


City ....................................................................................................4
3.1 Museum
Geologi ............................................................................................4
3.2 Sejarah Museum Geologi ..............................................................................4
3.3 Koleksi Museum Geologi ...........................................................................4-
6
3.4 Lokasi Museum
Geologi ................................................................................6
3.5 Harga Tiket
Masuk .........................................................................................6
4.1 Gunung Tangkuban Prahu ............................................................................6
4.2 Sejarah Gunung Tangkuban Prahu .........................................................6-8
4.3 Keunikan Gunung Tangkuban Prahu ..........................................................8
4.4 Lokasi Gunung Tangkuban Prahu ...............................................................8
4.5 Harga Tiket Masuk .....................................................................................8-9

ii

Bab IV .
Penutup ........................................................................................................................10
5.1
Kesimpulan ...................................................................................................10
5.2
Saran .............................................................................................................10

Bab V . Lampiran ..................................................................................................................11-


14
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 ) Latar Belakang
Bandung atau lautan api merupakan salah satu daerah dataran tinggi yang udaranya
sangat sejuk dan suhunya pun dingin sekali. Kota Bandung memiliki wisata yang tak kalah
menarik dengan wisata daerah lain salah satunya yaitu Tangkuban Prahu, Museum Geologi,
dan Cibaduyut. Sehingga wisata yang dipilih Mts Ma’arif Gesi antara lain Tangkuban Prahu,
Museum Geologi, Cibaduyut. Selain itu Mts Ma’arif Gesi juga memilih wisata religi ziarah
Dimakam Sunan Gunung Jati, dan kepusat oleh-oleh. Di setiap jalan yang dilewati berliku-
liku sehingga menyebabkan sedikit orang mual-mual, tapi disamping itu kita juga bisa
menikmati pegunungan dengan pemandangan yang sangat indah dan sejuk.
Selain itu Bandung juga memiliki keistimewaan dan identitas yang lain seperti
Gedung Sate di Jalan Diponegoro No. 22, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa
Barat 40115, Indonesia. Gedung Sate dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada
menara sentralnya, telah lama manjadi penanda atau markah tanah Kota Bandung yang tidak
hanya dikenal masyarakat di Jawa Barat, namun juga seluruh Indonesia bahkan model
bangunan itu dijadikan pertanda bagi beberapa bangunan dan tanda-tanda Kota di Jawa Barat.
Setelah melakukan Study Tour ke Bandung kita diharapkan untuk membuat suatu
laporan yang berisi kegiatan yang telah dilaksanakan ketika Study Tour. Laporan ini kami
susun guna memenuhi tugas.

1.2 ) Rumusan Masalah


1. Apa Kota Bandung itu ?
2. Bagaimana Museum Geologi itu ?
3. Bagaimana deskripsi wisata religi Makan Sunan Gunung Jati ?
4. Bagaimana Museum Geologi itu ?
5. Bagaimana deskripsi objek wisata Tangkuban Prahu ?
6. Bagaimana deskripsi pusat perbelanjaan Cibaduyut ?

1.3 ) Tujuan
Tujuan utama diadakannya perjalanan ini yaitu untuk pengetahuan dan

1
wawasan. Study Tour adalah kegiatan diluar kelas yang bertujuan untuk mempelajari proses
yang sebenarnya langsung ke lapangan. Selain itu para peserta didik di harapkan agar dapat
melihat langsung objek wisata tertentu di Bandung.
Tujuan lain diadakan Study Tour ini adalah:
 Sebagai pengalaman,
 Sebagai refleksi otak,
 Menambah dan memperkaya informasi,
 Untuk mengenal lebih jauh tempat sejarah di Indonesia.

Bab II
Objek Wisata Religi
2.1 ) Makam Sunan Gunung Jati
Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah diperkirakan lahir sejak tahun 1448 M
lahir di Mekkah. Ia adalah Raja Pajajaran, Prabu Siliwangi. Ia mengembangkan ajaran agama
Islam di Cirebon, Majalengka, Kuningan, Kawali, Sunda Kelapa, dan Banten sebagai dasar
bagi pengembangan Islam di Banten. Sunan Gunung Jati wafat di Gunung Jati, Cirebon, Jawa
Barat..Setiap hari para penziarah datang silih berganti untuk menziarahi makam Sunan
Gunung Jati yang berada di wilayah [Link] hanya dari wilayah Cirebon saja yang
datang menziarahi Sunan Gunung Jati, melainkan dari seluruh pelosok Nusantara yang
datang untuk [Link] penziarah hanya akan melihat didepan pintu gerbang makam Sunan
Gunung [Link] diketahui bahwa untuk mencapai makam Sunan Gunung Jati secara
langsung harus melewati 9 pintu,
Dari setiap pintu akan ada 7 anak tangga, namun para penziarah tidak diizinkan untuk
membuka pintu tersebut kecuali mendapatkan izin dari pengelola Makam Sunan Gunung Jati
atau dari pihak [Link] beberapa rahasia mengapa Pintu Gerbang makam Sunan
Gunung Jati selalu terkunci. Perlu diketahui terutama bagi anda yang belum pernah ke
Makam Sunan Gunung Jati, bahwa kawasan ini merupakan objek wisata religi. Sehingga
fasilitas yang disajikan pun untuk mendukung kenyamanan wisata religi. Dan inilah beberapa
fasilitas yang ada di objek wisata religi Makam Sunan Gunung Jati :
 Area parkir,
 Toilet,
 Warung-warung penjual makanan, minuman dan souvenir,
 Mushola,
 Juru kunci yang akan memandu wisata religi pengunjung.

2
2.2 ) Sejarah Sunan Gunung Jati
Sunan Gunung Jati dilahirkan pada Tahun 1448 Masehi dari orang tuanya yang
bernama Syarif Abdullah Umadatuddin bin Ali Nurul Alam dan Nyimas Rara Santang. Yang
merupakan Putri Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi dari Kerajaan Padjajaran. Ibunya
adalah seorang mualaf, dan berganti nama islam menjadi Syarifah Mudaim.

2.3 ) Lokasi Sunan Gunung Jati


Makam Sunan Gunung Jati terletak di Jalan Alun-alun Ciledug No. 53, Astana.
Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Saat ini, jalan menuju
makam Sunan Gunung Jati sangat mudah di akses dari berbagai kota, karena terdapat jalan
tol yang bisa mengakses waktu tempuh perjalanan. Secara administratif, lokasi Makam Sunan
Gunung Jati masuk ke dalam wilayah Kabupaten Cirebon. Namun, karena jaraknya hanya
3km dari Kito Cirebon, terkadang orang-orang menganggap sebagai bagian dari Kota
Cirebon.
Jarak Makam Sunan Gunung Jati dari alun-alun Kota madya Cirebon sekitar 4km,
dengan waktu tempuh sekitar 15 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi.
Para pengunjung bisa menggunakan opsi menggunakan kendaraan pribadi, maupun
kendaraan umum. Bahkan tidak sedikit juga yang datang dengan menggunakan jasa bus
Travel.

2.4 ) Harga Tiket Masuk


Makam Sunan Gunung Jati buka selama 24jam, Makam Sunan Gunung Jati buka
setiap hari, dari hari Senin-hari Minggu. Tiket masuk Makam Sunan Gunung Jati gratis,
hanya saja para pengunjung di sarankan untuk memberi infaq seikhlasnya untuk juru kunci
yang ada dikawasan makam tersebut. Selain itu, para pengunjung juga disarankan untuk
menyiapkan uang bagi para pengemis yang ada di lokasi sebelum masuk ke kawasan tersebut.
3
Bab III
Wisata Bandung City
3.1 ) Museum Geologi
Museum Geologi Bandung merupakan salah satu tempat wisata edukasi di Bandung
yang sangat bagus dan layak menjadi destinasi liburan keluarga maupun Study Tour siswa
yang banyak pengetahuan tentang peninggalan masa purba.

3.2 ) Sejarah Museum Geologi


Museum Geologi didirikan pada tanggan 16 Mei 1929. Dalam perjalanannya, museum
pernah direnovasi dan dibuka kembali pada tahun [Link] 23 April 1927, dimulailah
pembangunan gedung museum yang diarsiteki oleh Ir Menalda van Schouwenburg. Museum
ini berisi peninggalan zaman penjajahan Belanda yang di dalamnya terdapat penemuan
arkeologi seperti penemuan fosil sejarah manusia purba di Indonesia. Selain difungsikan
sebagai Museum, Museum Geologi juga berfungsi sebagai laboratorium geologi, dan sampai
sekarang pun pemanfaatannya masih tetap sama sesuai dengan fungsinya dan dikelola oleh
Museum Geologi/Departemen energi serta sumber daya mineral, dengan luas gedung kurang
lebihnya sekitar 3617,08m² dan luas kawasan kurang lebih sekitar 8342,52m².
Gedung Geologi mempunyai gaya arsitektur art Deco dengan berbagai kesan horisontal
yang sangat kuat. Terdiri dari dua lantai dengan arah mengahadap ke selatan ( jalan
Surapati ). Museum ini pada mulanya sangatlah sederhana sehingga bisa di katakan hampir
sama dengan runag dokumentasi koleksi.
Kemudian tahun 1993 sudah dilakukan renovasi ulang karena semakin banyaknya
koleksi yang dikumpulkan dari berbagai hasil penelitian geologi Indonesia yang telah di
mulai sejak tahun 1850. Sehingga dibutuhkan tempat khusus untuk menyimpannya dan
memamerkannya kepada masyarakat luas. Serta semakin meningkatnya jumlah pengunjung
yang memerlukan informasi tentang ilmu geologi, khususnya para pelajar dan mahasiswa.

3.3 ) Koleksi Museum Geologi


Koleksi Museum Geologi terdiri terdiri dari batuan dan mineral yang jumlahnya kurang
lebih adalah 250.000 buah, koleksi fosil dan lain-lainnya kurang lebih sekitar 60.000 buah.
Museum Geologi sekarang sudah menjadi sebuah tempat wisata budaya ( geologi ) yang
cukup ramai dikunjungi oleh kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat, pada hari-hari
biasa maupun hari libur baik yang berasal dari Bandung maupun luar Bandung.
A. Koleksi Museum Geologi Bandung Lantai 1
4
Memiliki 3 ruangan utma, yaitu ruang orientasi, ruang sayap barat, dan ruang
sayap timur, ke 3 ruang tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-beda dan beikut
adalah perinciannya:
 Ruang orientasi berisi peta geografi Indonesia berupa relief yang
menayangkan kegiatan geologi dalam bentuk animasi.
 Ruang sayap barat terdiri dari beberapa bilik yang menyajikan informasi
tentang hipotesis terjadinya [Link] ini juga disebut sebagai Ruang
Geologi Indonesia, karena menyajikan keadaan geologi di pulau-pulau besar
di [Link] ruangan ini pula terdapat ruang kegunungapian, yang
menyajikan informasi gunung api aktif di Tanah Air.
 Ruang sayap timur menyajikan informasi sejarah perkembangan makhluk
hidup dari masa primitif hingga [Link] ruangan ini terdapat kumpulan
fosil tengkorak manusia purba di Indonesia, serta artefak yang
menggambarkan perkembangan budaya.
B. Koleksi Museum Geologi Lantai 2
Sama seperti lantai I, lantai II ini juga memiliki tiga ruangan utama, yaitu ruang
barat, ruang tengah, dan ruang timur. Dengan fungsi yang berbeda-beda setiap
ruangannya berikut adalah perinciannya:
 Di ruang tengah, pengunjung dapat melihat maket pertambangan emas
terbesar di Indonesia, yaitu di Pegunungan Tengah [Link] contoh
batuan asal Papua juga dipamerkan di lemari kecil yang ada di ruangan
[Link] itu juga ada miniatur menara pengeboran minyak dan gas bumi yang
diperagakan di sini.
 Sedangkan ruang timur memiliki 7 ruangan kecil yang semuanya berisi
informasi tentang aspek positif-negatif tatanan geologi bagi [Link]
umum, koleksi Museum Geologi Bandung terdiri dari 250.000 batuan dan
mineral, serta 60.000 koleksi fosil dan lainnya.
 Ruang 1, informasi manfaat dan kegunaan mineral atau batu bagi
manusia.
 Ruang 2, rekaman kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya
mineral Indonesia.
 Ruang 3, informasi tentang pemakaian mineral dalam kehidupan
sehari-hari baik secara tradisional maupun modern.
 Ruang 4, informasi cara pengolahan dan pengelolaan komoditi mineral
dan energi
 Ruang 5, informasi tentang berbagai jenis bahayageologi ( aspek
negatif ) seperti tanah longsor, letusan gunung berapi dan sebagainya.
 Ruang 6, informasi tentang aspek positif geologi terutama berkaitan
dengan gejala ke gunung apian.
5
 Ruang 7, informasi tentang sumber daya air dan pemanfaatannya, juga
pengaruh lingkungan terhadap kelestarian sumber daya.
 Ruang Barat lantai 2 Museum Geologi Bandung adalah untuk staf Museum
geologi Bandung.
3.4 ) Lokasi Museum Geologi
Museum Geologi Bandung berlokasi di Jalan Diponegoro Nomor 57 Kota Bandung,
sangat dekat dengan objek wisata di Bandung yang lainya yaitu Gedung Sate. Gedung
Museum ini berbatasan dengan, di arah Utara Jalan Surapati, Timur Gedung RRI, Selatan
Jalan Diponegoro, Barat Jalan Sentot Alibasa.

3.5 ) Harga Tiket Masuk


Museum Geologi Bandung dapat dikunjungi setiap hari Minggu, Selasa, Rabu,
Kamis, dan [Link] tiket masuk Museum Geologi Bandung adalah Rp. 2000 untuk
umum, Rp. 3.000 untuk mahasiswa/pelajar, dan Rp. 10.000 untuk wisatawan asing.

4.1 ) Gunung Tangkuban Prahu


Gunung Tangkuban Prahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa
Barat, Indonesia. Sekitar 20km ke arah Utara kota Bandung, Dengan rimbun pohon Pinus dan
hamparan kebun teh disekitarnya. Gunung Tangkuban Prahu mempunyai ketinggian setinggi
2.084m.

4.2 ) Sejarah Gunung Tangkuban Prahu


Sangkuriang adalah legenda yang sangat populer dan berasal dari Jawa Barat. Legenda
ini mengisahkan awal mula terciptanya Gunung Tangkuban Perahu, yang saat ini menjadi
salah satu wisata populer di [Link] Sangkuriang bermula dari khayangan, di mana
diceritakan ada sepasang dewa dan dewi yang dihukum menjadi hewan dan menjalani masa
hukumannya di bumi.
Sang Dewa menjelma menjadi seekor anjing jantan bernama Si Tumang, sedangkan
sang Dewi menjadi babi hutan betina bernama Celeng Wayung Hyang. Suatu ketika, seorang
raja bernama Sungging Perbangkara pergi berburu. Di tengah hutan, raja ingin buang air dan
ditampungnya air kencingnya di batok [Link] itu, datang Celeng Wayung Hyang
yang kehausan dan meminumnya. Seketika, babi hutan betina itu hamil dan melahirkan
seorang putri cantik. Raja Sungging Perbangkara yang menemukan bayi itu lantas
membawanya pulang ke keraton. Putri itu kemudian diberi nama Dayang Sumbi atau
[Link] Sumbi tumbuh menjadi gadis yang cantik jelita, sehingga banyak raja yang
menginginkan untuk menjadi suaminya.
Namun, semua lamaran ditolak Dayang Sumbi, hingga membuat para raja berperang
karenanya.

6
Dayang Sumbi kemudian memilih untuk mengasingkan diri dan hidup di hutan
dengan ditemani anjing Si Tumang. Suatu hari, saat sedang asyik menenun, tempat kainnya
jatuh dan ia malas untuk mengambilnya. Dayang Sumbi lalu berujar, siapapun yang
mengambil tempat kainnya itu, jika laki-laki akan dijadikan suami dan jika perempuan akan
dijadikan [Link], Si Tumang yang mengambilkan tempat kain itu. Dayang Sumbi
pun memenuhi sumpahnya dan menjadikan anjing itu sebagai suaminya. Dari pernikahannya
dengan Si Tumang, Dayang Sumbi melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang.
Seiring berjalannya waktu, Sangkuriang yang telah beranjak remaja mendapatkan
tugas dari ibunya untuk berburu [Link] pun pergi ke hutan ditemani Si Tumang.
Setelah lama menunggu, ia melihat seekor babi hutan yang [Link] segera
menyuruh Si Tumang untuk mengejar babi hutan tersebut, yang ternyata adalah Celeng
Wayung Hyang. Karena itu, Si Tumang enggan menjalankan perintah. Hal itu membuat
Sangkuriang kesal dan mengancam dengan anak [Link] tidak sengaja, anak panah
itu lepas dan membunuh Si Tumang. Karena bingung, Sangkuriang kemudian menyembelih
peliharaannya untuk diambil hatinya. Setelah itu, Sangkuriang kembali pulang dan
menyerahkan hati tersebut ke ibunya. Mengira bahwa yang diterimanya adalah hati rusa,
Dayang Sumbi pun memasak dan memakannya.
Namun, setelah mengetahui yang ia makan adalah hati Si Tumang, Dayang Sumbi
pun marah besar kepada Sangkuriang. Dayang Sumbi kemudian memukul kepala putranya itu
dengan centong atau sendok nasi yang terbuat dari kayu hingga kepala Sangkuriang
[Link] takut, Sangkuriang akhirnya meninggalkan rumah dan mengembara
meninggalkan Dayang Sumbi.
Setelah sekian lama pergi dari rumah, Sangkuriang tumbuh menjadi laki-laki dewasa
yang kuat dan [Link] ketika, ia mengembara hingga tidak menyadari berjalan sampai ke
tempat Dayang Sumbi berada. Sangkuriang pun jatuh hati terhadap kecantikan Dayang
Sumbi dan tidak mengetahui bahwa wanita yang dicintainya itu adalah ibunya sendiri. Saat
Sangkuriang berniat menikahinya, Dayang Sumbi menolak karena telah mengetahui bahwa
pria yang hendak meminangnya itu adalah putranya. Dayang Sumbi lantas memberikan
syarat yang mustahil dilakukan kepada Sangkuriang apabila ingin menjadi suaminya.
Dayang Sumbi meminta dibuatkan perahu dan telaga yang harus jadi dalam semalam
dengan membendung aliran Sungai Citarum. Syarat itu ternyata disanggupi oleh
Sangkuriang. Mengetahui hal itu, Dayang Sumbi takut dan memohon kepada Sang Hayang
Tunggal agar mengagalkan usaha Sangkuriang.
Ia juga memukulkan alu ke lesung, seolah-olah sedang menumbuk padi dan menjadi
pertanda bahwa fajar telah tiba. Alhasil, makhluk halus anak buah Sangkuriang pun ketakutan
dan pergi sebelum menyelesaikan tugasnya karena mengira pagi segera tiba.

7
Karena gagal memenuhi persyaratan Dayang Sumbi, Sangkuriang pun mengamuk
dan menendang perahu yang dibuatnya ke arah utara. Dalam sekejap, perahu yang jatuh
menelungkup itu berubah menjadi Gunung Tangkuban [Link] itu, Sangkuriang
masih mengejar Dayang Sumbi hingga ke Gunung [Link] tetapi, Sang Hyang Tunggal
segera mengubah Dayang Sumbi menjadi setangkai Bunga Jaksi agar lolos dari kejaran
Sangkuriang. Sedangkan Sangkuriang yang tidak berhasil menemukan Dayang Sumbi
akhirnya menghilang ke alam gaib.

4.3 ) Keunikan Gunung Tangkuban Prahu


Keunikan Gunung Tangkuban Perahu adalah karena berbentuknya memanjang dan
mirip dengan sebuah perahu yang terbalik. Gunung ini juga memiliki hamparan perkebunan
teh yang indah dan cocok untuk dijadikan destinasi wisata saat berkunjung ke Bandung.
4.4 ) Lokasi Gunung Tangkuban Prahu
Tangkuban Perahu, merupakan salah satu gunung berapi yang berada di Jawa Barat,
tepatnya di Lembang, kurang lebih 30 km sebelah utara kota Bandung dengan ketinggian
2084 Meter dari atas permukaan laut.

4.5 ) Harga Tiket Masuk


Gunung Tangkuban Parahu buka setiap hari pukul 08.00-17.00 [Link] tiket
masuk pada hari kerja:
 Tiket masuk wisatawan nusantara: Rp 20.000 per orang
 Tiket masuk wisatawan mancanegara: Rp 200.000 per orang
 Tiket masuk rombongan pelajar: Rp 18.000 per orang
 Tiket masuk mobil: Rp 25.000 per unit
 Tiket masuk bus (roda enam): Rp 110.000 per unit
 Tiket masuk motor: Rp 12.000 per unit
Harga tiket masuk pada akhir pekan dan libur nasional:
 Tiket masuk wisatawan nusantara: Rp 30.000 per orang
 Tiket masuk wisatawan mancanegara: Rp 300.000 per orang
 Tiket masuk rombongan pelajar: Rp 20.000 per orang
 Tiket masuk mobil: Rp 30.000 per unit
 Tiket masuk bus (roda enam): Rp 125.000 per unit
 Tiket masuk motor: Rp 14.500 per unit
Sementara harga tiket angkutan ontang-anting atau shuttle PP adalah Rp 7.000 per orang.

8
tarif parkir bus Rp 10.000 per unit, mobil Rp 5.000 per unit, dan motor Rp 2.000 per
[Link] rombongan pelajar, disyaratkan membawa surat dari sekolah atau kampus dengan
kop surat sekolah, tanda tangan, dan stempel kepala sekolah. Jika datang tanpa surat dari
sekolah atau kampus akan dikenakan harga tiket normal.
9
Bab IV
Penutup
5.1 ) Kesimpulan
Kesimpulan dari laporan ini adalah setiap siswa membutuhkan rekreasi agar pikiran
jernih tidak jenuh, dengan diadakan Study Tour siswa menjadi lebih berpengalaman,
mengetahui sejarah peradaban dunia, menambah pengetahuan geologi, pengetahuan sejarah
peninggalan, mengetahui tempat wisata menarik, dan lain-lain. Kita juga bisa mengetahui
para penemu sejarah peradaban di dunia.

5.2 ) Saran
 Ketika kita melihat berbagai Sejarah peradaban dunia jangan pernah kita merusaknya
haruslah kita lestarikan.
 Kita harus mamberdayakan tempat-tempat wisata dan janganlah membuat kerusakan
pada tempat-tempat wisata tersebut.
 Kita harus melestarikan budaya bangsa seperti yang kita lihat di pusat-pusat
perbelanjaan.
 Jika kita ingin menjadi seorang ilmuan seperti para penemu-penemu dan pembuat
sesuatu yang kini sebagian dari penemuanya diletakan di beberapa Museum,haruslah
kita giat belajar, mencari pengalaman dibidang tertentu.

10
Bab V
Lampiran
11

Anda mungkin juga menyukai