0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan1 halaman

Tata Tertib Rapat Pleno Terbuka Pemilu

Dokumen tersebut merupakan tata tertib rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemuktahirian tingkat kelurahan/desa/kecamatan. Rapat ini bertujuan untuk merekapitulasi daftar pemilih sesuai peraturan dan pedoman teknis penyusunan daftar pemilih dalam pemilu. Peserta rapat terdiri atas panitia pemilihan, partai politik, panwaslu, dan aparat pemerintah setempat. Rapat diselenggar

Diunggah oleh

handri yanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan1 halaman

Tata Tertib Rapat Pleno Terbuka Pemilu

Dokumen tersebut merupakan tata tertib rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemuktahirian tingkat kelurahan/desa/kecamatan. Rapat ini bertujuan untuk merekapitulasi daftar pemilih sesuai peraturan dan pedoman teknis penyusunan daftar pemilih dalam pemilu. Peserta rapat terdiri atas panitia pemilihan, partai politik, panwaslu, dan aparat pemerintah setempat. Rapat diselenggar

Diunggah oleh

handri yanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TATA TERTIB

RAPAT PLENO TERBUKA


REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH HASIL PEMUKTAHIRAN (DPHP)
TINGKAT KELURAHAN/ DESA/ KECAMATAN*

1. Rapat Pleno Terbuka tingkat PPS dilakukan sesuai dengan PKPU Nomor 7 Tahun 2023 jo. PKPU
Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum
dan Sistem Informasi Data Pemilih Pasal 41 dan Keputusan KPU Nomor 27 Tahun 2023 tentang
Pedoman Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Negeri Pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum.
2. Rapat Pleno Terbuka tingkat PPK dilakukan sesuai dengan PKPU Nomor 7 Tahun 2023 jo. PKPU
Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum
dan Sistem Informasi Data Pemilih Pasal 43 dan Keputusan KPU Nomor 27 Tahun 2023 tentang
Pedoman Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Negeri Pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

3. Peserta Rapat Pleno terbuka ini terdiri atas:


Ketua dan Anggota PPS beserta Sekretariat PPS, Pantarlih, Partai Politik Peserta Pemilu tingkat
Kelurahan/Desa, Panwaslu Kelurahan/Desa, aparat pemerintahan tingkat Kelurahan/Desa dan/atau
undangan lain. (untuk tingkat Kelurahan)

Ketua dan Anggota PPK beserta Sekretariat PPK, PPS, Partai Politik Peserta Pemilu tingkat
Kecamatan, Panwascam, aparat pemerintahan tingkat Kecamatan dan/atau undangan lain. (untuk
tingkat Kecamatan)

4. Peserta rapat pleno hadir sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
5. Peserta mengisi daftar hadir yang sudah disediakan oleh panitia.
6. Undangan perwakilan partai politik yang diperkenankan hadir membawa surat tugas dari partai
politiknya masing-masing.
7. Rapat dapat ditunda selama 2 x 30 menit (atau 2 x 15 menit*) untuk menunggu kehadiran peserta.
8. Rapat dinyatakan sah berlanjut setelah penundaan waktu sebagaimana dimaksud pada poin 4.
9. Rapat dipimpin oleh Ketua dan/atau Anggota PPS/PPK*.
10. Peserta dapat menyampaikan saran dan pendapat setelah mendapatkan ijin dari pimpinan rapat.
11. Peserta dapat memberikan masukan dan tanggapan atas ketidaktepatan atas rekapitulasi diserta dengan
data otentik.
12. Data otentik sebagaimana dimaksud pada poin 11 berupa data kependudukan atau data pemerintahan
lain yang dianggap sah.
13. Penyerahan berita acara hasil rapat dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam ketentuan
PKPU dan Juknis terkait.
14. Selama kegiatan berlangsung, peserta wajib menjaga ketertiban dan keamanan rapat.

*pilih salah satu

Anda mungkin juga menyukai