UJIAN TENGAH SEMESTER
TEKNOLOGI BARU DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN
Nama Rachmita Mustika Putri Tanggal 10 Maret 2023
NIM 223128915172 Kelas Biologi 001
Jawablah soal berikut secara langsung pada file ini dengan baik. Jawaban disimpan dalam
format PDF dengan format UTS Tekno – Nama.
1. Pandemic covid 19 telah mempercepat penggunaan perangkat teknologi (digital)
dalam proses pendidikan, menurut Anda bagaimana dampak teknologi baru terhadap
sekolah, belajar dan pembelajaran?
2. Teknologi juga telah membawa perubahan mendasar dalam dunia kerja, coba Anda
jelaskan perubahan apa saja yang terjadi dalam dunia kerja dan bagaimana cara Anda
untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan tersebut?
3. Menghadapi tantangan kehidupan di abad 21 diperlukan keterampilan (skills) yang
penting Anda miliki, jelaskan keterampilan apa saja dan bagaimana usaha Anda untuk
menguasai keterampilan (skills) tersebut?
4. Proses adopsi terhadap teknologi diperlukan adanya tahapan, coba Anda jelaskan
tahapan adopsi dan penggunaan TIK, dan menurut Anda apakah tahapan proses
adopsi teknologi di Indonesia sudah tepat?
5. Menurut Anda bagaimana proses pembelajaran yang tepat diselenggarakan di sekolah
pada era Digital saat ini? dan bagaimana pula cara untuk melakukan penilaian
terhadap proses pembelajaran yang berlangsung?
Jawaban
1. Pandemic covid 19 saat itu memang mulai mempercepat dalam penggunaan perangkat
teknologi (digital) dalam pekerjaa, pendidikan dll. Menurut saya dampak teknologi
baru terhadap sekolah, belajar dan pembelajaran mempunyai dampak yang dapat
dibagi menjadi 2 yaitu :
Dampak positif dengan memberikan informasi yang dibutuhkan menjadi mudah di
akses untuk kepentingan pendidikan, misalnya sebagai pendukung sumber belajar,
pada masa pandemic covid 19 juga memberikan dampak positif dengan
memanfaatkan teknologi dapat membantu berjalannya proses pembelajaran PJJ
(Pembelajaran Jarak Jauh), kemudian sebuah inovasi dalam pembelajaran semakin
berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin mempermudah proses
pendidikan, kemajuan teknologi informasi dan juga komunikasi virtual yang semakin
berkembang.
Dampak negative dengan adanya teknologi baru yang mendukung pembelajaran saat
pandemic covid 19 dapat memberikan kelebihan dan kekurangan, dampak negative
dengan memanfaatkan teknologi baru ketika berada di masa pandemic covid 19 tahun
lalu misalnya saat ujian daring melalui googleform dll, mereka cenderung untuk
langsung beralih pada gadgdet/hp untuk mencari jawabannya dan tidak dapat berfikir
secara kritis untuk mengembangkannya sendiri,
2. Teknologi telah membawa perubahan mendasar dalam dunia kerja, perubahan
yang terjadi dalam dunia kerja misalnya pada penggunaan teknologi yang optimal,
pemanfaatan teknologi media social untuk mempromosikan suatu produk atau
pekerjaan yang lain, pemanfaatan teknologi seperti : laptop,computer, printer, ms
word, exel, powerpoint, adobe photoshop yang dapat digunakan sebagai editing dll
dalam dunia kerja saat ini, biasanya dalam dunia kerja digital juga memanfaatkan
seperti : website, apps programmer, data analyst, digital marketer, digital service.
Secara positif, pengaruh teknologi terhadap bisnis dapat membuat bisnis berkembang
pesat karena banyak kemudahan yang didapatkan. Distribusi barang yang lebih lancar,
komunikasi yang lebih mudah hingga transaksi yang bisa dilakukan secara online
seperti m-banking, ovo, dana, bca mobile dll.
Cara untuk mempersiapkan diri terhadap perubahan tersebut yaitu dengan
mengasah kemampuan teknologi saya agar tidak tertinggal dengan majunya
perkembangan teknologi di masa kini, meningkatkan pengalaman dalam teknologi
saya dan juga aktif mengikuti pelatihan-perlatihan dapat offline maupun mencari di
youtube untuk belajar dari sumber yang ada.
3. Pada tantangan abad 21 sangat berkaitan erat dengan penggunaan teknologi
dan innovative teaching, yang mendorong seorang pendidik diharapkan dapat
melibatkan penggunaan teknologi sehingga dapat mewujudkan proses belajar yang
lebih interaktif dan inovatif. Adapun beberapa skills yang dibutuhkan pendidik pada
abad 21 adalah kemampuan berfikir kritis, mengelola startegi belajar, keterampilan
dalam berfikir kreatif, keterampilan dalam memanfaatkan media belajar.
Usaha saya dalam menguasi keterampilan (skills) tersebut yaitu dengan
membangun pengalaman belajar dalam proses pembelajaran, mengasah kemampuan
yang dibutuhkan sebagai 5 ketreampilan skills yang harus dimiliki guru. Sharing
belajar bersama teman sejawat dan juga mencari sumber-sumber di internet yang
relevan untuk menambah wawasan terkait bagaimana untuk menjadi pendidik di
segala tantangan abad 21 dan juga mengikuti pelatihan-pelatihan terkait 5 skilss
tersebut. Karena saya sebagai guru harus memiliki keterampilan kesabaran dan
kegigihan dalam menghadapi aneka ragam sifat dan kepribadian peserta didik.
4. tahapan adopsi dan penggunaan TIK :
1) Tahap Emerging dapat dicirikan dengan pemanfaatan TIK oleh sekolah pada
tahap permulaan. Pada tahapan ini, sekolah baru memulai membeli atau
membiayai infrastruktur TIK, baik berupa perangkat keras maupun perangkat
lunak. Di tahapan ini masih menerapkan sistem pembelajaran konvensional,
akan tetapi sudah ada kepedulian tentang bagaimana pentingnya penggunaan
TIK dalam konteks pendidikan. Pada tahap ini masih dasar-dasar dalam
penggunaan TIK.
2) Tahap Applying (Menerapkan) dengan adanya pemahaman tentang kontribusi
dan upaya menerapkan TIK dalam konteks manajemen sekolah dan pembelajaran.
Pada tenaga pendidik dan kependidikan telah menggunakan TIK untuk tugas-
tugas yang berkaitan dengan manajemen sekolah dan tugas-tugas berdasarkan
kurikulum. Sekolah juga sudah mencoba mengadaptasi kurikulum agar dapat
lebih banyak menggunakan TIK dalam berbagai mata pelajaran dengan
perangkat lunak yang tertentu.
3) Tahap Infusing (Menanamkan) diarahkan untuk mengintegrasikan dan
memasukkan TIK ke dalam kurikulum. Pada pendekatan ini, sekolah telah
menerapkan teknologi berbasis komputer di laboratorium, kelas, dan bagian
administrasi.
4) Tahap Transforming (Transformasi) dengan adanya sebuah upaya sekolah untuk
merencanakan dan memperbaharui organisasinya dengan cara yang lebih
kreatif. TIK menjadi bagian integral dengan kegiatan pribadi dan kegiatan
profesional sehari-hari di sekolah. TIK sebagai alat yang digunakan secara
rutin untuk membantu belajar sehingga sepenuhnya terintegrasi di semua
mata pelajaran dan proses pembelajaran di kelas peserta didik.
Menurut saya tahapan dalam adopsi penggunaan TIK sudah lengkap, karena
berdasarkan pengalaman saya semasa masih duduk di bangku sekolah. Karena dulu
saya sudah mengenal dasar-dasar computer ketika saya masih SD-SMP, dan waktu
SMP saya sudah kursus computer dan pengenalan awal juga mempraktikkan dan
memahami dasar-dasar dari computer. Tidak hanya itu, waktu saya SMP di sekolah
juga sudah terdapat matapelajaran TIK, dari situ sudah terlihat bahwa dalam tahapan
proses adopsi teknologi di Indonesia sudah tepat, tetapi saya juga mempunyai
pendapat lain, mungkin tidak semua sekolah mengikuti tahapan adopsi TIK tersebut
misalnya pada sekolah pinggir yang jauh dari teknologi.
5. Menurut saya terkait bagaimana proses pembelajaran yang tepat untuk
dilakukan di era digitalisasi saat ini sangat penting. Dalam proses pembelajaran
peserta didik dapat dibiasakan untuk memanfaatkan teknologi untuk membantu dalam
pendukung sumber belajar, dan bisa memanfaatkan teknologi dalam dunia pendidikan
biasanya disebut dengan e-learning. Manfaat dari pemakaian fasilitas e-
leaning adalah untuk memperlancar proses pembelajaran. Penggunaan e-learning ini
juga akan memberikan dampak yang positif terhadap hasil pembelajaran. Tidak hanya
membiasakan peserta didik untuk memanfaatkan teknologi dalam pendukung sumber
belajar, guru pun harus merancang pembelajaran dengan menggunakan metode
ASSURE dengan mengintegrasi teknologi dalam proses KBM pada era abad 21 yang
menerapkan kemajuan teknologi, dan juga dapat memanfaatkan teknologi seperti
LCD proyektor untuk menampilkan tayangan video atau pemaparan materi berupa
PPT dll.
Penilaian terhadap proses pembelajaran yang berlangsung pada abad 21 yang
berfokus pada teknologi dapat menggunakan penilaian yang autentik pada abad ke-21
mencakup teknik penilaian proyek, portofolio, pengamatan, penilaian diri (refleksi),
dan interview, dengan orientasi pada:
a) kemampuan berpikir, mencakup berpikir kritis, pemecahana masalah, kreatif,
metakognisi
b) menilai tindakan yang mencakup kemampuan komunikasi, kolaborasi, literasi
digital, literasi visual, literasi teknologi
c) menilai kemampuan hidup bersama dalam dunia nyata, mencakup ketrampilan
hidup berwarganegara, pemahaman global, kepemimpinan dan tanggung
jawab, dan keterampilan kerja (Handikus dan Saida, 2017).
Kemudian pada prinsip dan sasaran penilaian yang berorienasi pada
penekanan karakter yang diperlukan diterapkan dalam lingkungan disekolah abad ke-
21 yaitu dengan karakter yang berkaitan pada kemampuan berrelasi diri sendiri,
sesama, Tuhan, lingkungan, kemampuan kerja, dan kemampuan menyesuaikan diri
dengan perkembangan dunia teknologi digital yang semakin maju pada
perkembangan saat ini di generasi Z dan Y.