0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan55 halaman

Strategi Pemasaran untuk UMKM

Buku panduan ini memberikan pedoman untuk mengembangkan branding produk UMKM agar dapat memperluas pasar secara digital. Beberapa poin pentingnya adalah mendefinisikan branding sebagai aktivitas komunikasi untuk memperkuat merek, menjelaskan tujuan dan manfaat branding seperti membedakan produk dan membangun citra, serta unsur-unsur penting branding seperti nama, logo, warna dan foto produk.

Diunggah oleh

Akunmega
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan55 halaman

Strategi Pemasaran untuk UMKM

Buku panduan ini memberikan pedoman untuk mengembangkan branding produk UMKM agar dapat memperluas pasar secara digital. Beberapa poin pentingnya adalah mendefinisikan branding sebagai aktivitas komunikasi untuk memperkuat merek, menjelaskan tujuan dan manfaat branding seperti membedakan produk dan membangun citra, serta unsur-unsur penting branding seperti nama, logo, warna dan foto produk.

Diunggah oleh

Akunmega
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Bisnis Bangkit

Bersama

Kiat & Strategi Jitu


Mengembangkan Bisnismu
ke Level Selanjutnya
2

Daftar Isi
Pembuka Hal. 3

Bab 1

Rumus Membangun Branding Produk


untuk Perluas Pasar Secara Digital Hal. 5
Bab 2

Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada


Kanal Digital Hal. 16
Bab 3
Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran
pada Kanal Digital Hal. 29
Bab 4

Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan


Penjualan pada Kanal Digital Hal. 38
Bab 5

Kembangkan Bisnis Anda


dengan ShopeePay Hal. 48

Penutup Hal. 54

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


3
Pembukaan

ShopeePay
Sebagai penyedia layanan pembayaran digital yang telah bermitra dengan lebih dari
satu juta merchant termasuk UMKM, ShopeePay mengerti bahwa pelaku UMKM kerap
dihadapi dengan berbagai tantangan dalam mengembangkan bisnisnya. Dukungan
dari berbagai pihak dibutuhkan untuk dapat mendorong pertumbuhan UMKM sebagai
tulang punggung dan penggerak perekonomian negara, terutama di masa pandemi.

ShopeePay bekerja sama dengan [Link], organisasi yang berfokus pada


pemberdayaan UMKM dan beroperasi di bawah naungan Fakultas Bisnis dan Ekonomi
Universitas Indonesia (FEB UI) memfasilitasi buku panduan yang dirancang khusus
sebagai sumber ilmu dan informasi yang berguna bagi pelaku UMKM yang siap
membawa bisnisnya tumbuh ke tingkat selanjutnya.

Melalui buku panduan ini, kami ingin menghadirkan seperangkat pedoman yang dapat
membantu Anda memulai suatu bisnis atau mengembangkan bisnis Anda untuk dapat
bangkit dari situasi pandemi. Kami percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika
dilakukan bersama-sama dan dengan bersungguh-sungguh.

Salam,
ShopeePay

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


4
[Link]
Sebagai tulang punggung perekonomian bangsa, jumlah UMKM di Indonesia terus
menerus meningkat dari tahun ke tahun. Fakta tersebut bisa dinilai sebagai hal yang
positif, namun muncul pertanyaan berikutnya “Apakah peningkatan dari segi jumlah saja
cukup?”. Dengan kondisi pandemi yang belum sepenuhnya pulih dan perkembangan
zaman yang secara terus menerus menghasilkan teknologi baru, jumlah UMKM yang
meningkat tentu perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas kewirausahaan secara
berkelanjutan. Kami, [Link], sebagai pusat informasi, ilmu pengetahuan, dan
kesempatan untuk UMKM, berkomitmen untuk selalu menghasilkan konten yang tidak
hanya mengandung informasi atau ilmu yang bermanfaat bagi UMKM, tapi juga
disuguhkan dengan cara, skema, dan bentuk yang mudah dipahami serta tinggi
pemanfaatan teknologi digital. Kami meyakini ada banyak pihak yang mampu untuk
memberikan ilmu pengetahuan kewirausahaan namun peningkatan kapasitas
kewirausahaan UMKM di Indonesia hanya akan terjadi jika ilmu tersebut bisa dengan
mudah diserap dan diaplikasikan.

Buku ini merupakan salah satu bentuk nyata upaya tim [Link] bekerja sama
dengan ShopeePay untuk membantu peningkatan kapasitas kewirausahaan UMKM di
Indonesia, dalam upaya mengantar UMKM naik kelas. Dengan berfokus pada digitalisasi
UMKM yang tertuang dalam beragam materi mulai dari strategi promosi digital hingga
strategi penentuan harga, buku ini memberikan ilmu pengetahuan yang mendasar,
terstruktur, dan mengikuti perkembangan teknologi.

Selain itu, buku ini dikemas dengan kesan


ringan dan memiliki visual yang
mendominasi sehingga substansinya
diharapkan dapat dengan mudah diserap
dan diaplikasikan langsung oleh pelaku
usaha yang membacanya. Kami berharap
hasil kolaborasi ini dapat menjadi alat
untuk meningkatkan kapasitas
kewirausahaan UMKM di Indonesia dalam
menjawab tantangan berwirausaha di era
digital sehingga UMKM sebagai tulang
punggung perekonomian bangsa menjadi
lebih memiliki daya saing di masa sekarang
dan tidak takut menghadapi tantangan
di masa depan.

Salam,
[Link]

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1

Rumus Membangun
Branding Produk
untuk Perluas Pasar
Secara Digital

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 6

1.1 Apa Itu Branding?

Branding, berasal dari kata ‘brand’ yang dalam Bahasa Inggris artinya adalah merek
sebuah produk. Tapi keduanya mempunyai makna yang berbeda.

Brand/merek sendiri saat ini diartikan sebagai identitas diri yang membedakan antar
sesama baik manusia, produk, maupun tempat.

Sedangkan branding adalah sebuah kegiatan komunikasi untuk memperkuat dan


mempertahankan sebuah merek dalam rangka memberikan perspektif kepada orang
lain yang melihatnya.

Kesimpulannya, yaitu sebuah kegiatan yang berhubungan dengan segala hal untuk
meningkatkan karakter, citra, dan kesan dari sebuah perusahaan atau produk.

1.2 Tujuan Branding

Branding tidak hanya sekedar aktivitas biasa, tetapi juga sarana untuk meningkatkan
image sebuah produk dan perusahaan secara keseluruhan (brand presence). Tujuan
melakukan branding adalah untuk menunjukkan pada masyarakat bahwa suatu bisnis
dapat dipercaya sehingga layak dipilih dibanding kompetitor lainnya.

• Sebagai Pembeda

Branding bisa menjadi pembeda bisnis Anda dengan kompetitor Anda. Apabila
sebuah simbol, warna, dan gambar yang ditampilkan unik dan memiliki karakteristik
yang khas, maka masyarakat akan mudah untuk membedakan satu produk dengan
yang lain, juga meminimalisir kemungkinan terjadinya kemiripan atau pembajakan.

• Promosi & Daya Tarik

Jika Anda memiliki merek yang kuat dan memiliki ciri khas, maka promosi akan lebih
mudah dilakukan. Pelanggan cenderung memilih merek yang kuat dan loyal terhadap
konsep branding yang sama.

• Membentuk Citra

Branding yang sukses dapat membentuk citra, menjamin kualitas, menambah


prestise, dan memberikan keyakinan pada masyarakat terhadap sebuah produk. Hal
tersebut bisa tercapai apabila pengalaman dan informasi mengenai merek dan
produk diberikan secara lengkap melalui branding pada saat pertama kali diluncurkan.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 7

• Pengendali Pasar yang Baik

Semakin terkenal suatu merek yang Anda ciptakan, maka semakin gampang juga
dalam mengendalikan jalannya pasar. Mengapa begitu? karena masyarakat sudah
terlanjur ingat, mengenal, bahkan percaya akan produk Anda. Maka pada akhirnya,
mereka bisa memprioritaskan memilih merek Anda dibanding milik orang lain.

1.3 Manfaat Branding

• Menjadi pembeda atau ciri tertentu yang membedakan produk Anda dengan
produk milik kompetitor.

• Menjadi identitas dari produk dan bisnis Anda, dan memberikan daya tarik dan
keyakinan bagi konsumen.

• Membuka peluang bisnis Anda untuk menetapkan harga jual yang tinggi, sehingga
Anda memperoleh keuntungan yang lebih tinggi.

• Menanamkan loyalitas pelanggan terhadap produk atau jasa Anda.

1.4 Unsur-Unsur Branding

• Nama

Mencari nama baru untuk sebuah merek mungkin terkesan cukup mudah, tetapi
menciptakan nama merek yang ikonik dan mudah diingat merupakan hal yang sulit.

• Logo

Desain yang dibuat khusus yang mewakili suatu


makna, arti khusus, atau filosofi tertentu dari pemilik
logo tersebut. Pada dasarnya, logo merupakan
sebuah tanda visual yang mengidentifikasi sebuah
merek.

• Warna

Warna merupakan salah satu elemen utama dalam


sebuah upaya branding. Karena warna dapat
mengekspresikan nilai-nilai dan ciri-ciri kepribadian
sebuah merek.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 8
• Tampilan Grafis (Bentuk, Garis, Pola)

Bentuk adalah bagian lain dari strategi branding


secara keseluruhan. Bukan hanya bentuk yang ada
di logo Anda, tetapi juga bentuk di latar belakang
halaman website Anda, desain tata letak toko Anda,
kemasan produk, dan bahkan kartu nama bisnis
Anda dan alat tulis lainnya.

• Font

Font atau jenis tulisan yang digunakan sebuah


merek harus dipilih dengan cermat, karena dapat
membantu mengomunikasikan kepribadian dan nilai
merek. Tiap komponen dan jenis font dapat
memancarkan emosi dan sifat yang berbeda.

• Tagline, Kosa Kata, Nada & Suara

Penggunaan bahasa pada tagline atau


slogan/jargon berpengaruh secara psikologis.
Pemilihan kata dan bahasa akan menjadi alat bagi
merek untuk menentukan audiens yang diinginkan.
Misalnya, tagline yang ceria akan menarik bagi
audiens dengan usia yang lebih muda. Sebaliknya,
tagline yang serius dan menggunakan jargon
tertentu akan menarik audiens khusus yang dapat
memahaminya.

• Foto / Imagery

Fotografi sendiri memiliki peranan penting, yaitu


sebagai media komunikasi visual yang dapat
menyampaikan suatu pesan kepada orang-orang
yang melihatnya. Maka dari itu, photo styling atau
penataan suatu produk saat difoto sangat penting
untuk diterapkan dalam dunia branding.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 9
2. Langkah Pembuatan Branding Usaha
Branding adalah suatu proses menciptakan merek yang akan menjadi identitas suatu
perusahaan, produk, atau jasa yang diharapkan akan diingat dan lebih disukai daripada
para pesaingnya.

Dalam grafik di bawah ini tercantum langkah-langkah penting dalam proses mencip-
takan dan mengembangkan merek:

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4

Buat Rencana Lakukan Riset Perjelas Strategi Mendesain Identitas

- Informasi produk - Riset kompetitor - Unique Selling Proposition - Logo


- Target audiens - Studi kasus - Kisah brand - Elemen grafis
- Kompetitor - Analisa SWOT - Elemen branding - Desain yang konsisten

Langkah 1 Buat Rencana

Pada tahap ini, kumpulkan keterangan-keterangan penting dari produk/merek yang


akan dikembangkan. Mulai dari jenis produk, target audiens, hingga daftar kompetitor.

S
STRENGTHS
W
WEAKNESSES
(Keunggulan) (Kelemahan)

O
OPPORTUNITIES T
(Kesempatan) THREATaSngan)
/Rint
(Ancaman

Langkah 2 Lakukan Riset

Setelah mengumpulkan keterangan, lakukan riset lebih dalam mengenai kompetitor


Anda, lalu buatlah Analisa SWOT. Tahap ini dapat membantu Anda untuk mengetahui
apa yang sedang terjadi di pasar, sehingga dapat menjadi tolak ukur untuk
mengembangkan produk/merek Anda.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 10

Apa yang
diinginkan
konsumen

USP

Apa yang
Anda
lakukan
dengan baik Apa yang
kompetitor
Anda lakukan
dengan baik

Langkah 3 Perjelas Strategi

Setelah semua hasil riset dan data dikumpulkan, Anda dapat mulai menyusun strategi
(unique selling proposition atau USP) dari produk. Anda harus mencari pesan utama dan
keunggulan produk yang ingin disampaikan kepada konsumen. Kemudian Anda tentukan
konsep dan desain yang cocok untuk menyampaikan pesan tersebut.

Langkah 4 Mendesain Identitas

Pada tahap ini, Anda dapat membuat desain yang mencerminkan nilai-nilai dasar dari
produk Anda. Desain tersebut juga harus dapat menyampaikan pesan utama kepada
konsumen dengan baik.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 11

Konsumen Secara Online

Membuat Suatu Konsep yang Unik dan Orisinil

Carilah diferensiasi/perbedaan antara produk Anda dengan produk


kompetitor, sehingga produk Anda akan menonjol di pasar. Keistimewaan
yang dimiliki akan menjadi salah satu faktor untuk tetap diingat dan dicari
oleh konsumen.

Kunci dari Kesuksesan Sebuah Merek adalah Konsistensi

Konsistensi merek memegang peranan penting dalam menjaga audiens agar


selalu mengingat bisnis Anda. Merek yang konsisten akan menyampaikan
pesan merek dengan nilai dan elemen visual logo yang sama dari waktu ke
waktu. Jika proses ini dilakukan dengan konsisten, otomatis persona merek
Anda akan semakin kuat di dalam ingatan audiens dan bermanfaat untuk
membangun citra.

Manfaatkan Media Sosial

Pilih jaringan media sosial yang tepat dan sesuai dengan produk Anda.
Konten yang ditampilkan juga perlu diperhatikan. Buatlah konten yang
informatif dengan gaya bahasa yang sesuai dengan konsumen yang Anda sasar.

Evaluasi Desain yang Sudah Dibuat

Lakukan evaluasi secara berkala terhadap strategi dan desain yang sudah
ada. Dengan adanya peninjauan secara berkala, Anda dapat membuat
sebuah merek tetap relevan di pasaran.

Terus Berinovasi dan Ikuti Tren

Sebuah merek akan bertahan jika dapat menyesuaikan diri dengan


perkembangan pasar. Bisnis yang dapat bertahan di masa sulit umumnya
adalah bisnis yang tak ragu untuk berinovasi. Jika branding usaha Anda
sudah pantas untuk diubah atau diperbarui, jangan ragu untuk melakukannya.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 12
4. Perbandingan Desain Cetak & Digital
Dalam memasarkan bisnis Anda, ada dua bentuk utama yang dapat Anda pilih: materi
desain digital dan materi desain cetak. Kedua jenis desain tersebut sangat efektif untuk
digunakan, namun Anda tetap harus memperhatikan strategi dan taktik kampanye dari
merek Anda.

Berikut merupakan beberapa daftar jenis-jenis desain digital dan desain cetak:

Materi Desain Cetak Materi Desain Digital

Alat tulis (kop surat, desain struk/bon, Unggahan media sosial


kartu nama) _________________

Brosur

Poster/banner Email Blast

Brosur

Buku menu/katalog produk Laman web

Iklan majalah/koran Iklan video/digital

Iklan baliho Iklan TV

Newsletter cetak Newsletter digital

Merchandise (Buku tulis, kaos, tempat -


minum)

Materi Desain Cetak

Sebelum pemasaran digital ada, pemasaran menggunakan media cetak mendominasi


industri periklanan dan hingga saat ini, penggunaan jenis media cetak tidak kehilangan
keefektifannya.

Pemasaran cetak lebih unggul dalam hal sensorik dan daya ingat. Penelitian
menunjukkan bahwa semakin banyak indera yang digunakan seseorang dalam waktu
tertentu, semakin besar kemungkinan mereka akan mengingatnya di kemudian hari.
Dengan menyentuh dan merasakan (experience) sebuah iklan secara nyata, panca
indera dapat menstimulasi otak untuk lebih mengingat pesan dari iklan tersebut.

Materi Desain Digital

Desain digital merupakan jenis desain yang mengandalkan teknologi digital, untuk
kemudian disebarkan melalui internet, televisi, atau ponsel. Jenis desain digital
memungkinkan sebuah merek untuk dapat dengan cepat dan langsung menjangkau
audiens dan calon pelanggan di mana pun mereka berada.

Keunggulan utama dari jenis desain digital yaitu memiliki biaya yang relatif lebih rendah
untuk memproduksi konten sehingga pengembalian nilai investasi relatif cepat. Konten
desain digital juga mudah untuk diubah menyesuaikan dengan strategi kampanye
suatu merek. Jika sebuah ide tidak sesukses yang diharapkan, sangatlah mudah untuk
mencoba lagi dengan taktik baru atau mengikuti tren baru.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 13

Pada awalnya mungkin orang akan


beranggapan bahwa branding itu tidak
terlalu penting. Namun sekarang ini, perlu
disadari bahwa bisnis apapun memiliki
kompetisi yang sangat ketat dan semakin
mudah ditiru. Itulah mengapa branding itu
penting, karena akan menjadi pembeda
bisnis kita dengan yang lain, dan
membantu menceritakan kepada
konsumen tentang produk/jasa/perusa-
haan yang akan memberikan pengalaman
yang positif bagi mereka.

Maulana Hakim
CEO TEGUK Indonesia

a li Sosiografi, Demog
r
Ken ehaviour Konsumen afi
B
A
rget Konsumen
ten si

la

Ta
Con lua

sa
t

nM
Media & & Eva

Ke ilih Brand Anda?


Revie asi &

em
unik
Ide
nti
Konsisten

w
k

an
Komuni

tas B
rand

5 Brand Model &


Komunikasi
Va B

nd
lu

&
an a?
ra
e
Fu

ra B l B
irk A n d

nd enef
ng en

it o na
Pers
si o

na
B

ef l
it & E r an d
& m i B ha
s
ka g di
Va osion i f i
lu e al Person k yan
Soso

Proses perubahan branding atau re-branding yang dilalui TEGUK didasari dengan riset
dan 5 Brand Model dan Komunikasi. Di luar dugaan, respon yang diberikan oleh
pelanggan kami lebih tinggi dari yang diharapkan, baik dari sisi penjualan maupun respon
positif mereka.

Branding bukanlah perlombaan lari cepat (siapa cepat dia dapat) ataupun soal gengsi
(siapa yang memiliki modal/sumber daya tidak terbatas yang akan menguasai pasar).
Branding adalah strategi mengenai siapa yang bisa mempengaruhi konsumen secara
positif dan konsisten, yang nantinya akan memiliki dampak terhadap brand kita.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 14
5 Brand Model & Komunikasi TEGUK yang digunakan dalam Branding di
antaranya:

1. Target Konsumen

Sebagai pemilik produk/jasa/perusahaan kita harus memahami demografi,


sosiografi, dan bahkan perilaku/karakter dari konsumen kita. Hal ini dibutuhkan
untuk melihat relevansi antara brand kita dengan target konsumen kita.

Kita tidak perlu menyenangkan semua orang. Yang terpenting adalah bagaimana
brand kita bisa dinikmati dan memberikan value/nilai untuk target konsumen kita.

2. Identitas Brand

Identitas brand dimulai dengan logo, desain, dan hal-hal lain yang menjadi
identitas. Kemudian identitas brand kita dilanjutkan dengan keunikan-keunikan
yang ada dalam brand tersebut, baik keunikan produk atau jasa, atau keunikan
lain yang menonjol dalam brand ini.

Jika keunikan brand ditampilkan dan dikomunikasikan dengan baik, konsumen


bisa membedakan brand kita dengan pesaing apabila muncul di tengah
kompetisi.

3. Personal Brand

Seperti halnya manusia pada umumnya, brand dapat diibaratkan sebagai


seseorang yang ingin dikenal sebagai suatu hal. Strategi branding yang baik akan
membuat brand kita dikenal sebagai brand yang baik dalam berkomunikasi
maupun bertingkah laku.

4. Value & Benefit

Dalam membentuk branding, harus dicermati bagaimana brand tersebut bisa


menghadirkan keuntungan fungsional (fisik: rasa, keindahan, dll.), bagaimana
brand tersebut mempengaruhi konsumen secara emosional (perasaan: kerinduan,
menemani, dll.) setiap kali konsumen berinteraksi (secara langsung maupun tidak
langsung) dengan brand tersebut, serta bagaimana brand tersebut
menghadirkan value (nilai) untuk konsumennya.

5. Komunikasi dan Review

Di dunia yang semakin dinamis ini, terutama dengan hadirnya teknologi digital
yang sudah menghadirkan berbagai media komunikasi kepada konsumen,
komunikasi secara konsisten merupakan hal yang dibutuhkan untuk mengedukasi
konsumen terkait brand kita. Namun, jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasi
baik dari sisi media komunikasi yang digunakan maupun konten yang dihadirkan.
Jika di antara beberapa/banyak poin sudah tidak relevan, tidak ada salahnya
untuk melakukan re-branding seperti yang pernah kami lakukan

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar Secara Digital 15
Tantangan yang biasanya dihadapi UMKM dalam merumuskan branding:

• Tidak memiliki tim

• Tidak memiliki bakat desain

• Tidak memiliki equipment memadai

Saat ini banyak jasa freelance, baik di dalam maupun luar negeri, yang bisa
dimanfaatkan jasanya untuk melakukan hal-hal tersebut. Dari yang termurah sekalipun
hingga yang professional pun banyak sekali pilihannya. Namun, yang paling penting
adalah seni dalam mencari yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 1 Rumus Membangun Branding Produk untuk Perluas Pasar secara Digital 16

Tantangan 1

1. Pikirkan pesan utama apa yang dapat menjadi unique selling proposition dari
bisnis Anda?

Apa saja yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan untuk membentuk


branding yang tepat untuk bisnis Anda?

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2

Strategi Penentuan
Harga Jual Produk
pada Kanal Digital

A L E
S

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 18
1. Pentingnya Menggunakan Strategi dalam
Menentukan Harga
Dalam berbisnis, mungkin ada kalanya di mana harga sengaja diturunkan namun volume
penjualan tidak bertambah atau bahkan menurun. Sebaliknya, mungkin ada situasi di
mana harga dinaikkan, namun penjualan justru meningkat. Apa yang sebenarnya
menjadi penjelasan mengapa hal-hal tersebut dapat terjadi? Lantas bagaimana caranya
menentukan harga yang tepat?

Dalam menentukan harga produk atau jasa yang tepat baik untuk penjualan secara
offline maupun online, pemilik suatu usaha perlu menetapkan terlebih dahulu tujuan dari
usaha tersebut, atau tujuan dijualnya suatu jasa atau produk.

Berikut ini beberapa contoh tujuan penetapan suatu harga yang dapat
dipertimbangkan:

1. Memaksimalkan Laba 2. Memaksimalkan Volume


Berjalan Penjualan
Tujuan ini paling banyak digunakan Tujuan ini ditetapkan apabila suatu
oleh suatu usaha karena secara usaha berencana memenuhi per-
umum tujuan sebuah usaha adalah mintaan pasar sebanyak mungkin
untuk mendapatkan laba sebanyak dengan harapan pangsa pasar akan
mungkin. meningkat.

3. Membentuk & Mempertahankan 4. Mempertahankan


Citra Usaha Kelangsungan Usaha
Harga memiliki dampak langsung Ketika dihadapi dengan keadaan
terhadap citra suatu usaha. Harga yang sulit, suatu usaha kerap me-
umumnya digunakan untuk mem- mangkas harga atau memberikan
bentuk persepsi konsumen terhadap diskon demi kelangsungan usaha
produk dari suatu usaha. tersebut.

5. Menjaga Kestabilan Harga 6. Tujuan Lainnya

Untuk menghindari perang harga - Mempertahankan loyalitas


yang merugikan, berbagai usaha konsumen
dari suatu bidang mungkin - Mencegah masuknya pesaing baru
menentukan harga yang kurang
lebih sama dengan pemimpin pasar - Dan lain-lain
atau pesaing lainnya.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 19
Harga jual suatu produk atau jasa akan
PRODU
menentukan banyaknya permintaan, dan K
UM
nantinya juga mempengaruhi margin laba

T
EN
atau keuntungan per unit dari suatu

MOM
barang atau jasa.
PERSEPSI
Menyesuaikan harga jual suatu produk KONSUMEN

KEU
adalah kunci untuk menjual lebih banyak

NT
produk dan mendapatkan laba yang

N
U

A
NG H
diinginkan. AN T U
KEBU

Bagi konsumen, harga juga menjadi pengukur nilai kepuasan. Jika suatu produk atau
jasa dinilai dapat memberikan kepuasan tinggi, makan konsumen pun akan rela
membayar harga yang mahal.

Lantas bagaimana pemilik suatu usaha dapat menentukan harga yang sesuai dengan
kepuasan yang diinginkan oleh konsumen? Diperlukan strategi yang tepat dalam
menentukan harga agar usaha tersebut dapat bertahan di tengah persaingan.

Apabila dilakukan dengan benar, terdapat beberapa keuntungan dari menyusun strategi
menentukan harga yang tepat:

• Pemilik usaha merasa percaya diri dalam melakukan aktivitas penjualan

• Tujuan yang ingin diraih dapat dicapai

• Usaha dapat bertahan meskipun dihadapi dengan berbagai perubahan pasar

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 20
2. Strategi dalam Penentuan Harga
a) Penentuan harga berdasarkan biaya dan ekspektasi laba (Cost-plus pricing)

Harga mencakup semua biaya (modal) ditambah laba yang diinginkan.

Strategi ini bisa disebut sebagai yang paling sederhana. Harga yang ditentukan dengan
strategi ini mempertimbangkan biaya produksi suatu produk, yang kemudian
dijumlahkan dengan ekspektasi laba yang ingin diraih.

Rumus: Total Biaya (Modal) + Ekspektasi Laba = Harga Jual

Contoh: Biaya produksi 10 potong celana + Laba yang diinginkan = Harga Jual

(Biaya bahan, gaji pekerja, dll.) + (Biaya produksi x 40%) = Harga Jual

Rp1.200.000 + (40% x Rp1.200.000) = Rp 1.680.000 (harga jual 10 celana)

Harga 1 celana = Rp1.680.000 / 10


= Rp168.000

Kelebihan: Kekurangan:
+ Mudah digunakan - Tidak memperhitungkan persepsi
konsumen
+ Meyakinkan kita bahwa harga
sudah menutup semua biaya - Tidak memperhitungkan harga
pesaing
+ Mudah dipahami

Bagi Distributor atau Pengecer - Total Biaya adalah biaya perolehan produk (harga beli
produk + ongkos transportasi) dari produsen atau supplier di atasnya.

b) Penentuan harga menggunakan harga pesaing sebagai tolak ukur


(Competition-based pricing)

Harga mengikuti harga produk pesaing, atau dengan sedikit penyesuaian.

Katakanlah ada suatu pengecer botol susu bayi yang tidak yakin harus memberikan
harga berapa untuk satu botolnya.

Kemudian ia melihat bahwa harga satu botol di beberapa toko lain berkisar antara
Rp25.000 – Rp28.000.

Walaupun ia menginginkan laba yang dapat dicapai di harga Rp30.000, ia sadar bahwa
harus bersaing dengan toko lainnya. Lalu ia memutuskan untuk mengambil laba dengan
harga yang bersaing yaitu Rp26.000.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 21
Kuncinya, perhatikan 2 komponen berikut ini:

Biaya Produk & Harga Jual Produk Sejenis dari Pesaing

Kelebihan: Kekurangan:
+ Mudah digunakan - Fleksibilitas harga terbatas
+ Dinamis mengikuti perkembangan - Tidak memperhitungkan persepsi
harga pasar konsumen

c) Penentuan harga paket yang terdiri dari beberapa macam produk (Bundle pricing)

Pengecer produk kecantikan memiliki daftar harga produk sebagai berikut,


dan ia memutuskan untuk membuat suatu paket yang terdiri dari beberapa produk:

Produk Harga Eceran Satuan

- Bedak Merek Y 15.000


- Krim Wajah Merek YYY 28.000
- Pelembab Merek YY 32.000

Total 75.000

Harga Paket (lebih murah) 70.000

Katakanlah ketiga produk tersebut merupakan produk yang sering dipakai konsumen
secara bersamaan dan simultan, dan konsumen akan tertarik untuk mendapatkan harga
yang lebih murah untuk pembelian ketiganya dalam satu paket (bundle).

Laba yang didapatkan dari setiap penjualan menggunakan strategi ini mungkin lebih
rendah, namun strategi ini cocok untuk memastikan perputaran barang akan lebih cepat
dan berjumlah lebih banyak. Dengan demikian, margin penjualan secara keseluruhan
juga dapat meningkat.

Kelebihan: Kekurangan:
+ Mempermudah konsumen - Konsumen lebih suka membeli
mendapatkan produk yang produk terpisah
diinginkan dengan harga lebih hemat - Konsumen cenderung beranggapan
+ Meningkatkan penjualan produk bahwa paket bundling merupakan cara
yang volume penjualan & margin penjual untuk menjual sebagian produk
labanya rendah yang kurang bagus atau
hampir kadaluwarsa

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 22
d) Penentuan harga yang disarankan oleh pabrik (Manufacturer Suggested Retail
Price/MSRP)

Produsen memberikan harga label kepada pengecer dan penjual dapat


menggunakannya.

Kelebihan: Kekurangan:
+ Sangat mempermudah penjual - Penjual yang lokasinya jauh dari
untuk menentukan harga produsen menanggung biaya
transportasi yang tinggi, sehingga
+ Menghemat waktu konsumen untuk
laba yang didapat lebih kecil
tidak perlu membanding-
dibanding pesaing yang berlokasi
bandingkan harga dengan toko lain
lebih dekat
+ Meyakinkan konsumen toko bahwa
- Produk sulit terjual bila harga label
penjual tidak menjual produk
dianggap terlalu tinggi oleh
tersebut lebih mahal dari toko lain
konsumen

e) Penentuan harga berdasarkan persepsi konsumen mengenai nilai produk


(Value-based pricing)

Harga ditentukan berdasarkan jumlah nilai yang dipersepsikan konsumen terhadap


produk yang ditawarkan penjual.

Strategi ini didasari dengan pemahaman bahwa konsumen akan berani mengeluarkan
uang lebih banyak untuk suatu produk yang dinilai akan memberikan kepuasan tertentu.
Untuk menggunakan strategi ini, biasanya pelaku usaha perlu melakukan survei harga,
atau yang umum juga disebut survei pasar. Strategi ini cocok digunakan untuk produk
yang memiliki kualitas yang tinggi, jumlah terbatas, fitur dan kemasan yang menarik, dan
layanan purna-jual yang menjanjikan.

Kelebihan: Kekurangan:
+ Meningkatkan nilai merek produk - Konsumen terbatas (niche market)
sehingga membatasi ekspansi usaha
+ Meningkatkan laba usaha apabila
harga yang dibayar konsumen - Pesaing dapat mengganggu
memberikan margin tinggi penjualan karena mereka dapat
memproduksi dan menjual produk
+ Masukan dari konsumen dapat
yang mirip dengan harga lebih
mendorong kita untuk menye-
rendah apabila harga yang kita
diakan produk yang
tetapkan terlalu tinggi
lebih berkualitas
+ Meningkatkan loyalitas konsumen

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 23
f) Penentuan harga ekonomis/sangat terjangkau (Economy pricing)

Harga ditetapkan bagi konsumen yang karakternya hanya membeli barang murah.

Cocok untuk diterapkan terhadap produk yang memiliki biaya produksi rendah dan
dapat dijual dengan cepat tanpa membutuhkan promosi khusus.

Kelebihan: Kekurangan:
+ Cepat memperluas jangkauan pasar - Membutuhkan promosi toko (umum)
yang konsisten untuk meraih
+ Membantu usaha di saat ekonomi
pelanggan baru, jika tidak maka
lemah untuk menarik konsumen
pangsa pasar dapat pindah ke
yang sedang berhemat
pesaing
+ Cocok bagi usaha kecil
- Model ini mudah ditiru pesaing lain
- Persepsi konsumen atas kualitas
produk rendah

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 24
Bagaimana Memilih Strategi Penentuan Harga yang Tepat

Berikut adalah hal-hal yang harus dianalisa dan dipertimbangkan dengan baik oleh
pemilik usaha untuk memilih strategi penentuan harga yang tepat:

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA


Biaya Persaingan Lokasi Usaha

Keunikan Produk Permintaan Pasar Tujuan Penetapan Harga

Target & Persepsi Konsumen Kenyamanan & Pelayanan Toko

STRATEGI PENENTUAN
HARGA JUAL

FAKTOR YANG DIPENGARUHI HARGA

Citra Usaha Pangsa Pasar

Posisi Bersaing Laba Penjualan Volume Penjualan

Setelah memahami hal-hal di atas, urutan langkah yang dapat diambil dalam
menentukan strategi penentuan harga jual dapat digambarkan sebagai berikut:

1 Memilih tujuan penentuan harga

2 Menentukan permintaan

3 Menghitung estimasi biaya

4 Menganalisa harga & penawaran pesaing

5 Memilih strategi penentuan harga

6 Menetapkan harga

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 25
3. Perbandingan Cara Penentuan Harga pada Kanal
Online dan Offline

Berikut adalah beberapa karakter usaha kanal online yang memiliki perbedaan dengan
usaha kanal offline.

Aktivitas Offline Online

Biaya awal usaha Membutuhkan biaya besar: Relatif tidak membutuhkan


sewa tempat dibayar di muka, biaya awal selain biaya
perlengkapan toko (meja dan produksi
rak display, dsb)

Tampilan produk Nyata & dapat disentuh Bergantung dengan foto &
yang dijual tidak dapat disentuh

Jenis dan jumlah Lebih sedikit (mengikuti Lebih banyak (tidak terbatasi
produk yang dijual luasan toko fisik) oleh luasan toko fisik)

Jangkauan pelanggan Lingkungan sekitar Lintas wilayah dan provinsi

Jumlah pengunjung Terbatas dengan wilayah Tidak terbatas

Biaya overhead Lebih tinggi Lebih kecil

Biaya berjualan Tidak ada 2-4% dari nilai penjualan

Sistem pembayaran Lebih sedikit Lebih banyak

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 26
Dari perbedaan karakter di atas, berikut ini adalah beberapa perbedaan cara penentuan
harga pada kanal offline dan online:

Aktivitas Offline Online

Penentuan nilai Membutuhkan biaya sewa Tidak ada biaya sewa tempat
Titik Impas Usaha tempat membuat biaya perhitungan biaya produk
produk menjadi lebih tinggi atau menjadi lebih mudah dan
(Break-Even Point) margin laba menjadi rendah margin laba menjadi lebih tinggi

Pelibatan biaya Risiko produk dikembalikan Ekspektasi konsumen dengan


penolakan barang oleh konsumen lebih rendah produk nyata mungkin
karena telah dicoba dan berbeda harus memper-
dari konsumen disentuh tidak perlu hitungkan biaya kurir untuk
memperhitungkan biaya kurir pengembalian/ penukaran
untuk pengembalian barang barang

Biaya admin & Tidak ada biaya admin & fee Marketplace online umumnya
fee penjualan penjualan terhadap pihak lain mengenakan biaya admin &
fee penjualan atas produk
yang terjual

Target penjualan Jumlah pembeli terbatas Jumlah pembeli tidak


karena faktor lokasi. Pengun- terbatas faktor lokasi, dan
jung toko akan terbatas berpotensi lebih banyak.
dengan konsumen dari Penjual dapat menentukan
wilayah toko saja, dan sulit harga yang lebih rendah dan
untuk menurunkan harga dengan leluasa memberikan
demi mencapai target margin diskon. Marketplace online
laba juga kerap menghadirkan
promo menarik secara
berkala yang dapat menarik
konsumen

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 27
4. Masukan dari Pelaku Usaha

Nova Dewi
Founder Suwe Ora Jamu

Menentukan harga pada produk memang sangat penting. Tentunya ada banyak faktor
yang mempengaruhi penentuan harga, namun yang terpenting adalah berpikir “SMART”
& “SENSIBLE” dalam membentuk strategi dan business plan yang matang. Kita tidak
hanya menentukan “PRICE POINT” berdasarkan harga modal + profit = harga jual.
Namun juga melalui pertimbangan value (nilai lebih) dari produk kita, competitive
advantage, unique selling point, product experience, dan tentunya customer experience
(trust & story) dan product sustainability.

Mendapatkan harga jual yang sesuai juga membutuhkan proses. Untuk Suwe Ora Jamu,
studinya melalui beberapa tahapan pada satu tahun pertama, yaitu:

1. Survei pasar

2. Harga produk pra-peluncuran

4. Evaluasi

5. Harga produk saat peluncuran

6. Evaluasi bulanan selama 3 bulan (market penetration)

7. Membuat struktur harga (untuk penjualan B2B & B2C)

• Harga Distributor

• Harga Grosir

• Harga Reseller

• Harga Konsumen

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 28

Strategi penentuan harga yang baik mem-


butuhkan strategi marketing yang baik
juga. Sebagai pelaku usaha, kita harus
sangat tanggap terhadap data penjualan
dan melakukan analisa strategi penentuan
harga terhadap jumlah penjualan dan
dampak keuntungannya.

Jadi teman-teman jangan lupa


memberikan ruang pada harga jual
produk teman-teman. Suwe Ora Jamu
mengadaptasi 4 pricing category, yaitu
penetration pricing, premium pricing,
discount pricing dan competitive pricing.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 2 Strategi Penentuan Harga Jual Produk pada Kanal Digital 29
5. Tantangan UMKM
Setelah membaca pemaparan mengenai penentuan harga jual produk dalam modul ini,
mari kita coba untuk menyelesaikan tantangan berikut ini:

Tantangan 1

1. Anda memiliki toko online yang memproduksi sekaligus menjual pakaian seragam
sekolah SD, SMP dan SMA. Usaha Anda sudah berjalan selama 1 tahun dan Anda
merasa penjualan toko Anda belum maksimal karena ada toko lain yang menjual
produk sejenis dengan harga yang lebih murah. Anda menginginkan penjualan
agar dapat naik dalam tiga bulan ke depan.

Bagaimana Anda mencapai hal tersebut?

Tantangan 2

2. Saat ini Anda memiliki toko fisik (offline) yang menjual berbagai jenis susu bubuk
kesehatan untuk semua umur. Dalam 6 bulan, sewa toko Anda akan berakhir dan
Anda secepat mungkin ingin membuka toko online di marketplace Shopee.
Seperempat dari persediaan produk Anda akan kadaluarsa dalam 1 tahun ke depan.

Rencana Anda adalah:

• Dalam 6 bulan ke depan, usaha Anda akan berpindah dari berjualan offline ke
online. Tujuan usaha Anda adalah menjadi toko terpercaya yang menjual susu
bubuk kesehatan dengan proses pengiriman yang sangat cepat dengan harga
jual rata-rata sama dengan pasar.

• Anda harus menjual stok lama secepat mungkin dan tetap membeli persediaan
baru, karena konsumen bisa kecewa kepada Anda apabila mendapatkan produk
yang memiliki tanggal kadaluarsa yang sudah dekat.

Apa yang harus Anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut?

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3

Strategi Promosi
Melalui Konten Pemasaran
pada Kanal Digital

BUY NOW

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3 Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital 31
1. Apa itu Pemasaran pada Kanal Digital
(Digital Marketing)
Sebelum masuk lebih dalam, penting untuk kita tahu apa itu pemasaran, khususnya
pemasaran di kanal online atau digital marketing yang biasanya menggunakan media digital.

Tujuan pemasaran di kanal online adalah untuk mendapat


perhatian calon pelanggan secara lebih cepat dan
terukur:

Cepat. Berdasarkan data We Are Social yang dirilis pada 2022,


dari total populasi 277,7 juta penduduk Indonesia, 204,7 juta
penduduknya merupakan pengguna internet. Dapat dibayang-
kan, dengan menggunakan pemasaran di kanal online, kita bisa
memperkenalkan brand serta produk kita ke 204,7 juta
pengguna internet tersebut.

TOTAL POPULATION CELLULAR MOBILE CONNECTIONS

277.7 370.1
MILLION MILLION
URBANISATION vs. POPULATION

57.9% 133.3%

INTERNET USERS ACTIVE SOCIAL MEDIA USERS

204.7 191.4
MILLION MILLION
vs. POPULATION vs. POPULATION

73.7% 68.9%

Sumber: Laporan Digital 2022 Global Overview


Report oleh We Are Social dan Hootsuite

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3 Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital 32

Terukur. Segala aktivitas pemasaran di kanal online dapat


diukur, berbeda dengan pemasaran di kanal offline di mana
biasanya kita tidak tahu berapa banyak orang yang melihat
atau membeli dari iklan yang dipasang (perbandingan
pemasaran di kanal online dan offline akan dibahas
di topik selanjutnya).

TRAFFIC OVERVIEW
TOTAL SESSIONS BOUNCE RATE GOAL COMPLETIONS GOAL CONVERSION RATE

49,940 43,34% 5,025 10,06%

Previous period Previous year Previous period Previous year Previous period Previous year Previous period Previous year
-19% -0% -19% -0% -17% 54% 3% 55%

1/2

TOP CHANNELS OVERTIME

Lorem Impsum dolor sit amet c... Lorem Impsum dolor sit amet c... Lorem Impsum dolor sit amet c... Lorem Impsum dolor sit amet c...
80,000

60,000

40,000

20,000

0
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Keterangan: grafik ini merupakan sebuah ilustrasi

Pemasaran di kanal online dapat diukur secara detil. Mulai dari berapa banyak orang
yang tertarik dengan brand atau produk kita, berapa banyak penjualan yang terjadi
berkat dari pemasaran kita, bahkan sampai ke demografi orang-orang yang sudah
berkunjung ke website kita.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3 Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital 33
2. Kekuatan Pemasaran Konten & Bagaimana Cara
Membangun Brand Awareness
Lalu, jika kita berbicara tentang pemasaran di kanal online, istilahnya adalah content is
king atau konten adalah raja. Konten sangat penting untuk menunjang pemasaran di
kanal online. Mengapa? karena setiap hari para pengguna internet selalu mencari konten
untuk memuaskan rasa keingintahuan mereka. Masyarakat selalu mencari hiburan,
mendapatkan edukasi, atau sakadar mencari jawaban dari setiap permasalahan yang
sedang mereka hadapi.

Dengan banyaknya pengguna internet yang aktif dalam memperhatikan konten, pelaku
usaha harus mampu masuk menyelinap agar mendapatkan sebagian porsi perhatian dari
pengguna internet yang sangat banyak tersebut. Bagaimana caranya? dengan
menyusun konten pemasaran.

Apa itu Konten Pemasaran (Content Marketing)?

Content Marketing adalah bagian dari


TARGET RESEARCH
strategi pemasaran yang berfokus pada
pembuatan dan pendistribusian konten
yang memiliki value (nilai berharga),
CONTENT relevan, dan juga konsisten. Tujuan dari
MARKETING content marketing adalah untuk menarik
ANALYSIS CONTENT
dan mempertahankan audiens yang sesuai
target pasar kita, yang pada akhirnya
mampu membuat audiens melakukan
tindakan yang menguntungkan untuk kita.
FEEDBACK

Bagaimana pemasaran konten dapat membantu kita untuk meningkatkan penjualan?


Yang pasti kita harus bisa membuat konten pemasaran yang sangat alami, yang mampu
masuk ke alam bawah sadar para pengguna internet, yang juga secara tidak langsung
membuat mereka berminat untuk melihat, membaca, menonton atau mendengarkan
konten kita dengan saksama.

Cara yang paling umum adalah dengan bercerita. Dengan demikian, konten kita akan
terasa lebih otentik, menarik, dan sesuai dengan audiens kita.

Kenapa harus seperti itu? Kenapa tidak langsung membuat konten yang hard-selling
(langsung berjualan)?

Karena tujuan kita adalah untuk mendidik, menginformasikan, menghibur, dan


menginspirasi para audiens. Fokus dari pemasaran melalui konten adalah untuk
meningkatkan kesadaran dan membentuk persepsi orang-orang akan brand atau
produk kita.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3 Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital 34
3. Formula Menyusun Konten untuk Promosi
Saat kita ingin melakukan promosi brand/produk melalui kanal digital, penting bagi kita
untuk menyusun strategi konten yang dapat menarik perhatian audiens kita agar konten
promosi kita tidak sia-sia. Dalam menyusun konten kita akan menerapkan formula AIDA:

Awareness

Interest

Desire

Action

Awareness (Kesadaran) Interest (Ketertarikan)


Dalam tahap awareness atau Pada tahap interest kita ingin
kesadaran, fokus kita adalah untuk membuat audiens menjadi tertarik
mendapatkan perhatian dari audiens dengan apa yang akan kita
kita. Hal-hal yang dilakukan pada promosikan. Dalam menciptakan
tahap ini harus menarik perhatian interest atau ketertarikan, kita harus
audiens kita, dan memberitahu menyebutkan hal-hal penting seperti
mereka tentang bisnis kita. informasi produk/bisnis, masalah
yang dihadapi oleh audiens, atau
keuntungan lainnya seperti promo
diskon dan sebagainya.

Desire (Keinginan) Action (Aksi)


Pada tahap desire atau keinginan, Pada tahap action atau aksi, kita
kita akan membuat audiens kita akan membuat audiens mengambil
memiliki keinginan yang besar untuk tindakan, yaitu melakukan pembelian.
membeli produk kita. Dalam mencip- Untuk menciptakan action, kita akan
takan desire kita akan memasukkan memasukkan call-to-action atau
hal-hal seperti solusi yang ditawarkan ajakan untuk melakukan tindakan.
bisnis Anda yang lainnya.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3 Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital 35

dan Online
Media sosial Networking
Berbicara
Webinar

Foto/video Pertemuan

Blog/media online Media cetak

Online Tatap muka

Email Surat edaran

Mesin pencari online Melalui telepon

Iklan online Iklan cetak

Konferensi/grup online Asosiasi/pameran

Sebelum masuk ke perbandingan antara pemasaran melalui kanal online dan offline, kita
harus mengetahui apa itu keduanya.

Pemasaran online adalah model pemasaran yang lebih modern karena mengandalkan
perkembangan teknologi informasi.

Sedangkan pemasaran offline, atau yang sering juga disebut pemasaran secara
konvensional atau tradisional, mengandalkan media-media offline seperti koran, TV,
baliho, spanduk, brosur, dan lain-lain.

Berikut ini beberapa perbedaan pemasaran online dan offline yang perlu diketahui:

Keterangan Kanal Online Kanal Offline

Lebih murah,
Biaya Relatif lebih mahal
bahkan bisa gratis

Terbatas pada letak


Jangkauan Luas dan tidak terbatas
geografis materi pemasaran

Fleksibel, Terbatas, khususnya jika


Waktu menggunakan media
bisa dilakukan kapanpun
seperti brosur

Membutuhkan lebih Membutuhkan lebih


Tenaga Kerja
sedikit pekerja banyak pekerja

Hasil dari pemasaran Hasil dari pemasaran sulit


Terukur
dapat diukur secara detail untuk diukur secara detil

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3 Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital 36
Dapat dilihat dalam tabel di atas perbandingan antara kedua kanal pemasaran. Bagi
bisnis UMKM, kanal online lebih baik dimanfaatkan dibandingkan kanal offline mengingat
biaya dan sumber daya yang harus disiapkan terbilang lebih sedikit.

Namun semua ini bukan berarti kita harus meninggalkan kanal offline. Karena dalam
beberapa kasus, kita masih bisa menggunakan kanal offline secara efektif dan ekonomis.
Brosur yang berisikan menu, lokasi bisnis, dan daftar harga bisa berguna bagi pelanggan
untuk mengingat dan mengetahui informasi mengenai bisnis Anda. Iklan melalui spanduk
atau videotron yang diletakkan di jalanan yang ramai dilalui masyarakat juga bisa efektif
menarik pelanggan untuk datang berbelanja di bisnis Anda.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3 Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital 37
4. Masukan dari Pelaku Usaha
Giorrando Grissandy
Co-Founder Garis Temu

Untuk para pelaku UMKM yang ingin


melakukan digital marketing, yang
pertama harus dimiliki adalah
PENGETAHUAN dasar terhadap digital
marketing. Teman-teman bisa ikut
berbagai webinar dan kelas yang ada dan
banyak ditawarkan berbagai pihak.

Setelah punya pengetahuan dasar,


teman-teman harus yakin bahwa produk
teman-teman sudah sesuai dengan
keinginan pasar. Lakukan riset untuk bisa
mendalami keinginan dan kebutuhan pasar.

Jika produk sudah sesuai, waktunya untuk mencari DI MANA pasar tersebut berada.
Apakah di Facebook, Instagram, WhatsApp, TikTok, atau Twitter? Jika sudah
mengetahui di mana, sekarang saatnya untuk membuat konten-konten yang sesuai
dengan minat target market di platform yang sesuai.
Ketika kita sudah mengumpulkan banyak audiens, saatnya kita menawarkan produk kita
ke target pasar kita.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 3 Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital 38
5. Tantangan untuk UMKM

Tantangan 1

1. Pikirkan satu atau dua bisnis yang menjual produk dengan kategori serupa
dengan bisnis Anda, cari materi promosi mereka, lalu pikirkan:

Apakah mereka menerapkan metode AIDA pada upaya pemasaran mereka?

Tantangan 2

1. Carilah satu akun bisnis yang Anda sukai di media sosial yang menurut Anda
sangat bagus dalam menerapkan pemasaran di kanal online.

Apa yang membuat upaya pemasaran yang mereka lakukan bagus?

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4

Strategi Kolaborasi untuk


Tingkatkan Penjualan
pada Kanal Digital

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 40
1. Kolaborasi dalam Berbisnis
Kolaborasi bisnis kerap dilakukan oleh
pemilik bisnis baik itu bisnis dengan skala
kecil, menengah, atau besar. Kolaborasi
antara dua bisnis yang berbeda dapat
saling menguntungkan dan berpotensi
semakin memajukan bisnis tersebut jika
dilakukan dengan strategis. Yang
diperlukan adalah kemauan untuk
membuka diri terhadap ide-ide baru yang
mungkin muncul saat berdiskusi dengan
pihak kolaborator.

Tujuan dan Manfaat Kolaborasi dalam Berbisnis

1. Membangun Jaringan:

Berkolaborasi dengan bisnis lain dapat membantu kita untuk mengenal lebih banyak
rekan bisnis serta memperluas jaringan. Selain itu, terbuka kesempatan untuk
mempelajari lebih banyak hal baru mengenai bisnis dari bidang lain yang nantinya bisa
dijadikan referensi.

2. Melahirkan Inovasi:

Berkolaborasi dengan bisnis lain dapat melahirkan inovasi produk atau layanan yang
dapat sebelumnya tidak terpikirkan dan dapat memajukan kedua bisnis tersebut.

3. Memberikan Perubahan / Saling Memperkuat Citra Positif Bisnis:

Dua usaha berbeda dapat melengkapi kelemahan satu sama lain, sehingga kinerjanya
dapat lebih efektif dan efisien dan keduanya saling mendapatkan keuntungan atau
win-win solution.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 41
2. Kolaborasi Co-Branding dan Co-Marketing
Kolaborasi dengan bisnis lain juga merupakan cara yang efektif untuk menjangkau target
pasar yang baru. Namun, perlu diingat untuk tidak berkolaborasi dengan kompetitor.
Pertimbangkan beberapa pihak berikut untuk diajak berkolaborasi:

• Bisnis lokal

• Bisnis non-kompetitor yang memiliki visi yang sama atau serupa

• Organisasi non-profit

• Persona/influencer

A. Co-Branding

Co-Branding adalah strategi kolaborasi yang memadukan dua identitas bisnis berbeda
(atau lebih) untuk melahirkan produk atau jasa yang baru.

Beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari melakukan co-branding:

• Produk dapat menyasar konsumen baru, selain konsumen loyal

• Dapat meningkatkan brand recognition atau bisnis dapat semakin dikenal

• Dapat memperkuat kredibilitas dan meningkatkan citra bisnis

• Menghemat pengeluaran brand untuk melakukan promosi produk baru

Meski memiliki berbagai keuntungan, jenis kolaborasi ini juga tidak luput dari berbagai
tantangan tersendiri:

• Para bisnis harus saling percaya dan bersedia berbagi sumber daya yang
dibutuhkan

kolaborasinya tidak tepat

Jika dua hal di atas tidak dipertimbangkan dengan baik, produk yang dihasilkan
berpotensi dianggap “gagal”, lalu citra masing-masing bisnis dapat terdampak. Pastikan
ide-ide untuk membuat produk baru dengan skema kolaborasi sudah matang dan mem-
pertimbangkan segala kemungkinan.

B. Co-Branding vs Co-Marketing

Banyak yang mengira, co-branding adalah istilah lain dari co-marketing. Padahal, kedua
istilah ini memiliki makna yang berbeda.

Co-Branding = Kolaborasi antar brand yang menghasilkan produk baru


dengan kombinasi ciri khas masing-masing

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 42
Co-Marketing = Strategi marketing yang telah disepakati beberapa bisnis
berbeda untuk mempromosikan produknya masing-masing secara bersamaan

Ada beberapa kegiatan kolaborasi lain yang umum dilakukan namun berbeda dengan
co-branding maupun co-marketing seperti berikut ini:

Co-Producing = Satu perusahaan memiliki ide kreatif dan satu perusahaan


lain harus memiliki sumber daya produksi

Co-Distributing = Perusahaan baru yang belum memiliki banyak jalur


distribusi dapat berkolaborasi atau bekerjasama dengan perusahaan kecil
dari berbagai daerah untuk mendistribusikan produk

Co-Funding = Kolaborasi yang berfungsi sebagai penggabungan saham


atau penyediaan modal bagi perusahaan yang baru berdiri atau berkembang

Kolaborasi dapat menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mengembangkan bisnis
Anda. Yang manakah yang paling tepat untuk bisnis Anda jika ingin berkolaborasi
dengan bisnis lain?

C. Langkah Menjalankan Co-Branding yang Benar

Saat mempertimbangkan kolaborasi co-branding, pastikan Anda meminimalisir risiko


bagi bisnis Anda. Ikuti beberapa langkah berikut ini untuk mengelola risiko sebelum Anda
menjalankan co-branding dengan bisnis lain:

1 dengan bisnis Anda

Tentukan bagaimana hubungan dengan bisnis tersebut dapat


2 menguntungkan Anda dan calon mitra

Temukan organisasi/bisnis lain yang pernah bermitra dengan merek yang


3 ingin kalian ajak bekerja sama dan mintalah umpan balik mereka

Sebelumnya, pastikan juga bisnis Anda telah melakukan beberapa hal berikut ini
agar kolaborasi Anda menguntungkan:

Teliti misi calon Utamakan transparansi Follow up secara berkala


mitra Anda

Periksa sumber daya internal bisnis Anda

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 43
3. Cara Menentukan dan Menjalankan Kolaborasi yang
Sesuai dengan Brand/Bisnis Kita
Sama seperti strategi bisnis lainnya, strategi kolaborasi belum tentu sesuai untuk semua
bisnis. Pertanyaan pentingnya: apakah strategi kolaborasi tepat digunakan untuk
mengembangkan bisnis Anda?

• Apa tujuan Anda berkolaborasi?

• Apa yang dibutuhkan oleh market/konsumen bisnis Anda?

• Bisakah Anda mencapai tujuan itu tanpa berkolaborasi?

Apa yang akan terjadi bila Anda tetap menjalankan bisnis seperti cara yang sudah berjalan?

• Apakah perubahan/inovasi diperlukan untuk bertahan?

Setelah menjawab semua pertanyaan ini, Anda seharusnya sudah bisa memutuskan
apakah bisnis Anda membutuhkan strategi kolaborasi atau tidak. Setelah mendapatkan
jawaban yang pasti, cermatilah jenis kolaborasi yang perlu dilakukan dengan sumber
daya yang tersedia untuk bisnis Anda.

A. Strategi Co-Branding sebagai Tren Kolaborasi Terbaik di 2022

Bisa dibilang konsumen saat ini sudah terbiasa dengan iklan produk secara tradisional.
Hal ini membuat produk dari hasil kolaborasi menjadi bentuk iklan baru yang dapat
meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bisnis Anda.

Kolaborasi merek adalah cara yang sangat efektif untuk menumbuhkan citra dari suatu
merek, dan sudah sering kita temui di lingkungan bisnis modern.

Apakah Anda pernah membaca tentang suatu kolaborasi dari dua bisnis berbeda
belakangan ini? Apakah mereka datang dari bidang yang sama, atau keduanya sangat
berbeda? Apa produk yang dihasilkan? Secara tidak disadari, mungkin Anda telah
terpapar iklan atau upaya pemasaran jenis baru.

• Menghasilkan Market/Audiens Baru

Dua gabungan audiens lebih baik daripada satu, dan itulah potensi yang
diusahakan terlahir dari suatu kolaborasi.

Di industri fashion dan kecantikan, kolaborasi sering dilakukan karena adanya


ketertarikan masyarakat untuk mencari merek-merek baru yang baru menguasai
sebagian kecil pasar. Seringkali, merek-merek ini berkolaborasi dengan merek lain
untuk menciptakan pasar baru serta daya tarik tersendiri yang mungkin lebih unik
dari merek-merek besar yang sudah lebih dulu ada.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 44
• Meningkatkan Kesadaran/Awareness Merek

Kolaborasi antara dua merek yang berbeda memiliki potensi untuk saling
mendorong dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kedua bisnis
mereka. Produk dari upaya berkolaborasi belum tentu akan terjual dalam jumlah
sangat tinggi, namun diharapkan masyarakat akan lebih mengenal kedua merek
tersebut dan akan tertarik membeli produk-produk yang mereka miliki atau akan
luncurkan di kemudian hari.

• Retensi Pelanggan/Konsumen

Sisi lain dari melakukan kolaborasi adalah untuk mendorong kesetiaan pelanggan
dan menjaga relevansi bisnis terhadap hal-hal yang sedang hangat dibicarakan.

Salah satu contoh hal tersebut adalah merek atau bisnis yang berkolaborasi
dengan seorang mega influencer untuk memperkuat citra bahwa bisnis/merek
mereka relevan dengan hal-hal terkini dan menjadi pilihan bagi sang mega
influencer sehingga menciptakan keinginan bagi masyarakat untuk turut membeli
dan menjadi pengguna produk tersebut.

• Mengikuti Tren Terbaru

Kolaborasi tidak selalu difokuskan untuk dapat memiliki efek periode yang lama,
beberapa di antaranya justru memang memanfaatkan momentum dan berhasil
ketika memanfaatkan tren yang mungkin sedang booming di periode
bulanan/tahunan saja.

Contohnya adalah kolaborasi brand fashion retail ternama dengan serial/film yang
sedang booming untuk memanfaatkan momentum kesuksesan dan mendompleng
tren serial/film tersebut. Strategi ini seringkali berhasil walau dalam periode yang
tidak lama karena hanya memanfaatkan hype dan momen tren.

B. Tips dalam Menjalankan Strategi Kolaborasi Co-Branding


• Memilih Partner Kredibel

Perlu dipikirkan image seperti apa yang ingin ditampilkan kepada masyarakat atas
produk yang ditawarkan. Pilih pula partner yang sesuai dengan identitas produk
UMKM Anda.

Misalnya, jika Anda ingin membuka bisnis kuliner dan ingin menggunakan jasa
influencer, sebaiknya Anda berkolaborasi dengan influencer yang memang kerap
membuat konten di bidang kuliner.

Untuk menginisiasi kolaborasi ini, cara yang perlu dilakukan berbeda-beda sesuai
karakter dan ketentuan dari calon influencer.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 45
Sebagai langkah awal, Anda bisa menghubungi influencer yang ingin diajak
berkolaborasi melalui fitur pesan di Instagram atau kanal media sosial mereka yang
lainnya. Setelah itu, mereka biasanya menentukan apa saja yang harus
disiapkan—beberapa mungkin hanya perlu berdiskusi, sementara beberapa lainnya
mungkin perlu dilengkapi dengan proposal atau dokumen pendukung.

Pada umumnya, kolaborasi dengan influencer membutuhkan dana untuk jasa


promosi yang mereka lakukan.

• Pilih dan Ciptakan Momen yang Tepat

Timing atau waktu merupakan faktor lain yang bisa Anda pertimbangkan agar
promo semakin optimal.

Jika bisnis Anda menjual produk makanan dan ada bisnis lain yang menjual
minuman, Anda bisa melakukan kolaborasi dengan bisnis tersebut untuk membuat
paket hampers di momen Idul Fitri atau Natal. Anda bisa mengombinasikan menu
terbaik dari kedua belah pihak dan menawarkan produk yang menarik bagi
pelanggan.

Contoh lainnya, Anda bisa berkolaborasi dengan perusahaan lain seperti


ShopeePay untuk memberikan promo cashback untuk para pelanggan. Selain itu,
Anda bisa berkolaborasi dengan perusahaan lain untuk memberikan voucher
potongan harga bagi karyawan perusahaan tersebut di periode tertentu. Momen
gajian seperti tanggal 25-5 setiap bulannya adalah waktu yang umum untuk
melakukan promo seperti ini.

Selain hari-hari besar yang lazim, Anda bisa memberi promo untuk segmen
pelanggan tertentu secara bergantian. Misalnya, Anda bisa memberi potongan
harga untuk pelanggan yang datang bersama keluarga pada hari anak, diskon
untuk guru bagi tenaga pendidik di hari guru, dan sebagainya.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 46
4. Masukan dari Pelaku Usaha

dr. Shirley Oslan


Founder Mad for Makeup

Berdasarkan pengalaman kami berkolaborasi dengan brand lain, ada tiga kunci
pertanyaan yang harus kita jawab saat ingin melakukan kolaborasi:

1. Apa yang dapat Anda berikan ke pihak lain yang diajak berkolaborasi?

Bisa dalam bentuk ide seperti strategi branding, strategi marketing, tempat penjualan
(toko, booth, marketplace, dll). Bisa juga dalam bentuk lebih praktikal seperti dana,
produk, dll. Apa pun bentuknya, hal ini penting untuk memastikan pihak lain tersebut
berminat untuk berkolaborasi dengan Anda.
Pro tip: Waktu Anda untuk mengerjakan
proyek ini juga termasuk dalam
pengeluaran yang Anda berikan ya.

2. Apa tujuan yang ingin Anda dapatkan


dengan kolaborasi ini?

Tujuan bisa berupa meningkatkan


sales/penjualan Anda, atau untuk
branding. Hal ini adalah tujuan akhir
yang ingin didapat.

Pro tip: Tentukan tujuan dengan jelas.


Apakah yang Anda berikan sejalan
dengan hasil/tujuan yang Anda dapatkan?

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 47

3. Kenapa audiens harus peduli dengan kolaborasi ini?

Ini sangat penting dan merupakan pertanyaan yang selalu kami tanyakan di Mad For
Makeup dalam menentukan apakah suatu ide/gagasan patut untuk direalisasikan atau
tidak. Di dunia yang sangat kompetitif seperti saat ini, Anda harus tau alasan ini. Jika
Anda tidak tau, mungkin kolaborasi itu perlu dipertimbangkan kembali.

Pro tip: Pastikan Anda sendiri mau membeli produk dari kolaborasinya, ya!
Kesimpulannya, tiga pertanyaan di atas mungkin terdengar simpel, tapi itu bisa
menjadi landasan atau fondasi Anda untuk bisa melakukan kolaborasi yang sukses
dengan brand lain.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 4 Strategi Kolaborasi untuk Tingkatkan Penjualan pada Kanal Digital 48
4. Tantangan UMKM
Kolaborasi dapat menciptakan jalan pintas menuju keunggulan kompetitif namun juga
bisa menjadi bumerang negatif bagi pelaku UMKM. Ketika kolaborasi menjadi bumerang,
pengusaha mikro seperti UMKM akan sulit memperbaiki reputasinya karena akan
membutuhkan biaya rebranding yang terbilang mahal.

Tantangan 1

Pada tantangan UMKM dalam topik kolaborasi ini, mari kita pikirkan beberapa hal
yang bisa menjadi hasil dari kolaborasi yang ideal antara usaha Anda dan usaha
lainnya.

1. Usaha jenis apa, atau siapa yang cocok untuk diajak berkolaborasi
dengan Anda?

2. Produk apa yang bisa dihasilkan?

3. Apa manfaatnya bagi usaha Anda jika melakukan kolaborasi tersebut?

Setelah menentukan ide kolaborasi, mari kita pikirkan kemungkinan positif dan
negatif dari kolaborasi yang dilakukan.

1. Pelanggan baru dari sektor industri mana yang bisa Anda jangkau melalui
kolaborasi? Apakah mereka akan tertarik dengan produk hasil dari
kolaborasi Anda?

2. Tren apa yang cocok untuk dijadikan landasan kolaborasi Anda?

3. Masalah apa yang dapat timbul dan menjadi halangan?


Bagaimana mencegahnya?

4. Jika kolaborasinya berdampak negatif, bagaimana Anda akan


mengembalikan citra kembali ke semula?

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 5

Kembangkan
Bisnis Anda
dengan ShopeePay

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 5 Kembangkan Bisnis Anda Dengan ShopeePay 50
1. Apa itu ShopeePay?
ShopeePay adalah layanan pembayaran digital yang berkomitmen mendorong akses
digitalisasi finansial bagi pelaku bisnis dan konsumen di seluruh Indonesia. ShopeePay,
uang elektronik yang tertanam di dalam platform Shopee bisa digunakan sebagai
metode pembayaran alternatif bagi pengguna Shopee dan juga di lebih dari satu juta
mitra merchant.

Penggunaannya mendapat izin penuh dan diawasi oleh Bank Indonesia.

Tersedia di lebih dari 500 kota Lebih dari satu juta mitra
dan kabupaten di Indonesia merchant

Mengapa Bermitra dengan ShopeePay?

ShopeePay menembus pasar offline dan online dalam membantu merchant untuk
meningkatkan penjualan melalui beberapa fitur berikut:

Terintegrasi dengan Visibilitas tambahan dan


aplikasi Shopee promosi melalui fitur
ShopeePay sekitarmu dan
dukungan cashback hingga
30%

Bayar dengan Top up yang


Scan Kode QR mudah dan aman

Keamanan Transfer saldo ke


pembayaran digital pengguna ShopeePay
atau rekening bank

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 5 Kembangkan Bisnis Anda Dengan ShopeePay 51
TRANSFER KE BANK • Saldo ShopeePay dapat ditransfer ke
akun ShopeePay dan rekening bank apa
pun secara praktis dan hemat

• Tanpa biaya admin

• Berapa pun nominalnya


BEBAS BIAYA ADMIN, TANPA BATAS TRANSAKSI • Tanpa batas transaksi

Membayar dengan QRIS dan metode top up

Apa yang dimaksud dengan QRIS?

• QRIS merupakan kode QR yang dibakukan oleh Bank Indonesia

• QR ShopeePay sudah menggunakan QRIS, artinya kode QR ShopeePay dapat


menerima dan memproses semua transaksi dari dompet digital lainnya*
(Transaksi Off-Us)

*Selama merchant telah diakuisisi dan didaftarkan oleh penyedia layanan pembayaran
digital lainnya

Metode Top Up ShopeePay


Minimarket

Transfer Bank dan Mobile Banking

dan berbagai bank lainnya.

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 5 Kembangkan Bisnis Anda Dengan ShopeePay 52
2. Cara Menggunakan ShopeePay
Alur pembayaran dari sisi pembeli menggunakan ShopeePay

Pengguna menyelesaikan Pengguna menggunakan


pembayaran ShopeePay untuk scan kode QR
suatu bisnis/toko

Rp
Rp

Saldo pengguna akan terpotong Pemilik bisnis menerima aliran


sesuai jumlah yang dibayarkan saldo ShopeePay masuk sesuai
dengan jumlah yang dibayar.
Pemilik bisnis dapat melihat saldo
dan rincian transaksi berhasil
melalui aplikasi Shopee Partner

Cara melakukan pembayaran melalui kode QR

1. 2.

BAYAR SEMUA

Buka Shopee, tap Scan QRIS apa saja


icon “Scan” yang ada di kasir

3. 4. 5.

Merchant
Merchant

Merchant

Isi jumlah yang perlu dibayar Masukkan PIN ShopeePay Anda akan mendapatkan
& klik Bayar Sekarang kamu, klik OK konfirmasi bahwa
pembayaran telah berhasil

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 5 Kembangkan Bisnis Anda Dengan ShopeePay 53
3. Menjadi Merchant ShopeePay
Tahapan Keterangan

Mengisi formulir pendaftaran


merchant ShopeePay di tautan ini.

Siapkan dokumen 1. KTP

2. Nomor HP yang belum terdaftar di


akun Shopee

3. Alamat e-mail

4. Foto buku tabungan

Tim Shopee akan mendata dan Proses pendaftaran hingga


memasukan foto dokumen ke dalam penerimaan akan memakan waktu
aplikasi pendaftaran sekitar 2 minggu

Jika dokumen sudah lengkap, 1. Memberikan stiker promo &


Tim ShopeePay akan mengunjungi stiker QR
toko merchant maksimum dalam 2. Mengaktivasi dan memastikan
15 hari kerja bahwa QR sudah aktif

3. Membantu login dan mengaktivasi


akun Shopee Partner

4. Memberikan pelatihan singkat


mengenai ShopeePay

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Bab 5 Kembangkan Bisnis Anda Dengan ShopeePay 54
Materi promosi untuk toko Anda

CASHBACK BAYAR SEMUA

30 BISA PAKAI
*Syarat & Ketentuan berlaku.
%
Cashback maksimal 6.000 Koin Shopee/transaksi - Maksimum 1x Cashback/bulan/merchant.
*Syarat & Ketentuan Berlaku
Maksimum 1x Cashback/user/bulan selama periode promo
Info promo lebih lanjut, lihat di aplikasi Shopee. Info promo lebih lanjut, lihat di aplikasi Shopee

DOWNLOAD SHOPEE SEKARANG!


DOWNLOAD SHOPEE SEKARANG!

SPayLater oleh PT Commerce Finance telah terdaftar


dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Stiker Promo Stiker QRIS

Untuk ditampilkan di meja Untuk ditampilkan di meja


kasir, etalase, atau di tempat kasir atau booth penjual,
lain yang terlihat oleh dan digunakan untuk
pelanggan melakukan pembayaran

Kembangkan bisnis Anda ke tingkat selanjutnya dengan merambah potensi


ekonomi digital dan nikmati berbagai keuntungan menjadi merchant ShopeePay.

Kunjungi tautan ini dan daftarkan bisnis Anda


menjadi merchant ShopeePay sekarang!

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM


Penutup

Walaupun situasi pandemi masih menyisakan berbagai tantangan bagi banyak pelaku
UMKM, ShopeePay percaya jutaan UMKM di Indonesia dapat bangkit dan terus
berkembang apabila didukung oleh berbagai pihak untuk mendapatkan berbagai
kesempatan untuk belajar dan memaksimalkan potensi mereka.

Salah satu cara yang dapat dilakukan pelaku UMKM untuk terus berkembang di situasi
sulit adalah dengan masuk ke ekosistem digital dan memanfaatkan berbagai program,
promo, dan visibilitas lebih yang ditawarkan oleh penyedia layanan pembayaran digital
seperti ShopeePay.

Kokohkan niat untuk terus bangkit dan berkembang. Kami harap buku panduan ini
dapat menjadi langkah pertama untuk mencapai tujuan Anda.

Kobarkan Semangat UMKM Lokal!


#ShopeeAdaUntukUMKM

Bisnis Bangkit Bersama | #ShopeeAdaUntukUMKM

Anda mungkin juga menyukai