0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan16 halaman

Proposal Usaha Chick'O: Makanan Sehat

Proposal usaha makanan sehat Chick'O ini menawarkan bisnis baru di bidang kuliner dengan fokus pada makanan cepat saji yang sehat. Usaha ini diharapkan dapat mengurangi pengangguran dan mengajak masyarakat hidup sehat dengan menu makanan berbahan dasar ayam dan jamur yang kaya serat namun harganya terjangkau.

Diunggah oleh

rizky firmanzyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan16 halaman

Proposal Usaha Chick'O: Makanan Sehat

Proposal usaha makanan sehat Chick'O ini menawarkan bisnis baru di bidang kuliner dengan fokus pada makanan cepat saji yang sehat. Usaha ini diharapkan dapat mengurangi pengangguran dan mengajak masyarakat hidup sehat dengan menu makanan berbahan dasar ayam dan jamur yang kaya serat namun harganya terjangkau.

Diunggah oleh

rizky firmanzyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL USAHA MAKANAN SEHAT

CHICK’O

Disusun Oleh:

Alya Aqilla Amorita (01/ XII IPA 5)


Nur Fitriana Wulandari (25/ XII IPA 5)
Rizky Firmansyah (30/ XII IPA 5)
Salsabilla Dean Putri (33/ XII IPA 5)

SMA NEGERI 3 YOGYAKARTA


2023
A. Latar Belakang
Perkembangan bisnis di Indonesia terutama bisnis kuliner merupakan fenomena yang
sangat menarik untuk kita teliti, dalam dunia bisnis kuliner menuntut setiap pengusaha
untuk mampu bersaing dan bertahan melawan pesaing. Kegiatan usaha pada dasarnya
bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal guna mempertahankan
keberadaan perusahaan di tengah persaingan. Banyaknya perusahaan yang berlomba untuk
mendapatkan konsumen menjadikan kondisi kompetisi antar perusahaan berlangsung
semakin ketat. Persaingan yang sangat ketat menuntut para pengusaha untuk dapat
menentukan langkah yang tepat dalam berkompetisi, yaitu dalam melakukan pemenuhan
kebutuhan konsumen yang selalu bervariasi. Pasar yang semakin dinamis, mengharuskan
para pelaku bisnis untuk secara terus-menerus berimprovisasi dan berinovasi untuk
mendapatkan, mempertahankan dan menambah konsumenya. Banyak berbagai macam
bisnis yang bisa menjadi peluang usaha, salah satunya adalah bisnis kuliner.
Bisnis makanan atau kuliner menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan karena memiliki
potensi berkembang yang cukup besar. Sudah banyak pelaku usaha yang meraup untung
dari usaha kuliner ini. Dengan menciptakan peluang usaha dibidang kuliner merupakan
salah satu bentuk usaha yang potensial dalam rangka mendapatankan laba yang besar,
salah satunya kuliner berbentuk makanan cepat saji namun tetap sehat dan terjangkau.
Melihat belakangan ini kuliner yang sifatnya simple dan inovatif serta memiliki rasa yang
berbeda banyak digemari oleh kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum
khususnya kuliner dengan harga yang tejangkau namun memiliki cita rasa tinggi serta
menyehatkan.
Indonesia memiliki banyak macam menu makanan yang dapat disajikan dengan cara
dikukus, digoreng, dibakar ataupun dipanggang. Dapat dilihat dari Sabang sampai
Merauke, Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan menu-menu masakan.
Sampai akhirnya kuliner dari Negara bagian barat – timur pun masuk ke Indonesia. Salah
satunya adalah menu makanan steak ayam mushroom yang dibuat menggunakan
bahan-bahan organik yang menjadi nilai tambahan karena mengandung banyak serat dan
sehat untuk dikonsumsi jangka panjang. Pemasakannya yang tidak menggunakan metode
deep frying tentu bisa dijadikan alternatif bagi para konsumen yang sedang mengikuti
program penurunan berat badan.

B. Tujuan Kegiatan Usaha


Tujuan dari kegiatan usaha “Chick’O” adalah menawarkan sesuatu yang baru di bidang bisnis
makanan. Dengan membuka usaha ini, maka secara tidak langsung mengurangi jumlah
pengangguran. Tujuan lainnya adalah agar makanan ini bisa dijadikan makanan sehat bagi
masyarakat karena kaya akan serat.
C. Manfaat Kegiatan Usaha

Manfaat dari kegiatan usaha “Chick’O” adalah sebagai berikut.


1. Mendapatkan keuntungan.
2. Mengurangi jumlah pengangguran.
3. Mengajak masyarakat untuk hidup sehat.
4. Memenuhi kebutuhan konsumen dengan mengikuti perkembangan zaman.
5. Menciptakan generasi yang inovatif dan kreatif untuk mencapai target penjualan yang
telah ditentukan.

D. Analisis Manajemen Bisnis

1. Gambaran Umum Usaha


Profil Usaha
Nama usaha : Chick’O

Chick'O adalah bisnis brand baru dibidang kuliner yang dikembangkan oleh empat
anak SMA, Chick'O sendiri merupakan makanan yang berbahan pokok ayam yang
dipadukan dengan saos creamy mushroom yang sangat lezat dan bergizi. Chick'O
memiliki kelebihan diantaranya, masakan yang kekinian, dibuat menggunakan bahan
yang berkualitas, mengenyangkan, dan juga sehat. Menggunakan bahan dasar ayam
membuat Chick'O memiliki banyak keunggulan dari segi ekonomi, harganya yang
terjangkau, rasanya yang enak, dan mudah diterima oleh masyarakat. Sasaran pembeli
Chick'O adalah kaum remaja berumur sekitar 15-25 tahun.

Visi dan Misi


Visi :
Menjadikan usaha Chick’O menjadi wadah untuk generasi muda belajar dalam
berbisnis sehingga dapat lebih kreatif, inovatif, serta dapat mengembangkan sikap
kerja sama dalam kelompok untuk mencapai tujuan tertentu.

Misi :
1. Memilih bahan-bahan yang berkualitas.
2. Mengolah produk sesuai prosedur dengan mengutamakan kebersihan.
3. Memberdayakan generasi muda dalam proses produksi dan pemasaran.
4. Memberikan pelayanan terbaik pada konsumen.
2. Manajemen SDM

Manajemen SDM Nama Job Description


Memimpin, memonitor,
dan bertanggung jawab
CEO Rizky Firmansyah terhadap
jalannya kegiatan usaha
secara menyeluruh.
Mengontrol
Salsabilla Dean Putri dan mengelola jumlah
Manajer Produksi
suplai bahan, proses
produksi, dan
pengemasan.
Mengatur anggaran
keuangan seluruh
Alya Aqilla Amorita kebutuhan
Manajer Keuangan
usaha, pemasukan,
pengeluaran,
laba, dan kerugian yang
diperoleh.
Menjalankan program
promosi melalui berbagai
Manajer Pemasaran Nur Fitriana Wulandari media, baik konvensional
maupun digital dalam
rangka memperkenalkan
produk usaha dan menjaga
hubungan
dengan pelanggan.
3. Manajemen Operasi

E. Konsep Produk
1. Alat dan Bahan
Alat
Jumlah
No Jenis Alat Spesifikasi
(Buah)
1 Baskom Terbuat dari bahan plastik 1
2 Saringan Terbuat dari bahan aluminium 2
3 Grill Pan atau teflon Terbuat dari bahan anti lengket 2
4 Pisau Berbentuk terbuat dari aluminium 3

5 Sendok makan Terbuat dari aluminium. 2

6 mangkok Terbuat dari bahan alumunium. 3


7 Talenan Terbuat dari bahan kayu. 2
8 Kompor Merupakan kompor gas 1
dengan dua tungku.
9 Capitan Terbuat dari aluminium. 1

10 Spatula kayu Terbuat dari bahan kayu. 1

11 Garpu Terbuat dari bahan aluminium 1

12 Panci Terbuat dari bahan aluminium 1

13 Kompor Kompor portable 1 bgt


Bahan
No Bahan Baku Spesifikasi Jumlah
1 Susu cair Segar tidak rusak. 1 liter
2 Lada Lada bubuk premium. 1 sachet
3 Garam Garam premium. Secukupnya
4 Tepung terigu Tepung terigu berprotein sedang. 5 sendok
makan
5 Ayam bagian dada Daging ayam berkualitas 1,5
6 Mentega Mentega dengan cita rasa 1 sachet
yang gurih
7 Penyedap rasa penyedap rasa merk royco 1 sachet
rasa ayam
8 Bawang bombay - 5 pcs

9 Jamur kancing - 1 kg

10 Kentang Kentang segar dan berkualitas 2 kg


11 Jagung Jagung manis segar 1 kg
12 Kacang polong - ½ kg
13 Wortel Wortel segar 1 kg
14 Minyak Minyak kelapa dengan kualitas 100 ml
baik
15 Paper lunch box [Link] terbuat dari karton yang 20 pcs
sudah dilapisi kertas minyak
16 Sendok garpu Terbuat dari plastik food grade 20 pcs
plastik
17 Cup saus Wadah saus yang terbuat dari 20 pcs
plastic sebesar 10ml
18 Saus Tiram Saus tiram penambah rasa gurih 2 sendok
makan
19 Bubuk Cabai Bubuk cabai dengan kualitas yang 3 sendok teh
0 baik

2. Proses Produksi
Proses pembuatan Chicken Steak Mushroom
Chicken Steak
a. Siap kan dada ayam
b. Bagi 2 dada ayam, supaya bumbu meresap dengan baik
c. Marinasi ayam dengan saus tiram, lada, bubuk cabai, dan bawang putih.
d. Diamkan selama ±1 jam
e. Siapkan wajan dengan mentega 1 sendok makan
f. Lalu setelah panas, masukkan dada ayam yang sudah di marinasi
g. Masak hingga golden brown.

Mushroom Sauce
a. Panaskan mentega menggunakan wajan
b. Lalu masukkan jamur kancing dan bawang Bombay yang sudah dipotong
c. Masak hingga layu
d. Lalu masukkan 1 sendok makan tepung terigu, aduk hingga rata
e. Tuang susu cair
f. Beri lada hitam, gula, garam, kaldu bubuk sesuai selera.
g. Setelah dirasa cukup aduk hingga mengental.
h. Mushroom Sauce siap dihidangkan

Sayur
a. Potong wortel kotak-kotak
b. Kupas biji jagung
c. Rebus wortel, kacang polong, jagung yang susah dipotong hingga matang
d. Tiriskan dan sajikan

Kentang
a. Bersihkan kentang lalu kupas hingga bersih
b. Potong segitiga memanjang
c. Kukus hingga matang
d. Siap disajikan

Cara penyusunan Chicken Steak Mushroom


a. Mushroom sauce dimasukkan ke dalam cup sambal 10ml
b. Masukkan ayam ke dalam paper lunch box
c. Masukkan kentang dan taruh di sebelah ayam
d. Masukkan sayur di sebelah kentang
e. Taruh saus sachet di sebelah sayur
f. Sendok plastik di tempel di atas lunch box supaya tidak kotor.

3. Deskripsi Produk
a. Makanan
Chick’O merupakan bisnis makanan sehat yang dikembangkan oleh empat orang siswa SMA N
3 Yogyakarta dalam rangka memenuhi ujian praktik PKWU. Brand ini memproduksi makanan
berbahan dasar ayam organik bagian dada yang mengandung protein tinggi yang dilengkapi
kentang sebagai karbohidrat serta sayur dan saus creamy mushroom yang lezat, sehat, dan
bergizi. Dada ayam di grilled dan sayur yang direbus sangat cocok dimakan dengan saus creamy
mushroom yang gurih. Porsi yang disajikan cukup mengenyangkan dengan harga yang
terjangkau dan murah untuk pelsajar.
b. Kemasan
Kemasan dengan bahan dasar kardus yang ramah lingkungan dan mudah dibawa kemana mana.
Menggunakan sendok garpu yang menjadi satu, sehingga mudah digunakan dan praktis.

F. Cita Rasa Produk


a. Chicken steak memiliki kandungan protein yang tinggi karena terbuat dari dada
ayam, dimarinasi dengan berbagai macam rasa membuat ayam ini memiliki rasa
yang kaya, gurih, dan sedikit pedas dari cabai bubuk.

b. Mushroom Sauce , saus dengan ciri khas creamy nya ini membuat chicken steak
makin gurih. Perpaduan jamur, bawang Bombay, dengan susu dan kaldu membuat
saus ini memiliki rasa yang kaya. Penampilan yang padat membuat pembeli ingin
merasakannya dan tidak bisa berhenti hingga tetes terakhir.
c. Kentang sebagai karbohidrat memiliki peran untuk menambah energi bagi pembeli.
Rasa kentang yang khas dipadukan dengan ayam dan saus yang gurih menjadikan
kentang ini adalah karbohidrat favorit untuk pendamping chicken steak.
d. Sayur yang berisi wortel, kacang polong, dan jagung membuat hidangan ini lebih
sehat. Sayur yang hanya direbus memberikan rasa netral supaya pembeli bisa terus
menikmati hidangan ini tanpa khawatir kurang sayur ataupun vitamin.
G. Analisis Prospek Usaha

Opportunity (Kesempatan) Threat (Ancaman)

Saat ini, Chick'O sedang Melihat Chick'O merupakan


viral di berbagai platform produk yang sedang viral
media sosial sehingga dan mudah dibuat,
banyak orang penasaran dan munculnya kompetitor
ingin mencoba Chick'O. adalah hal yang kami
Oleh karena itu, kami antisipasi.
menilai usaha Chick'O
memiliki potensi atau
kesempatan berhasil yang
tinggi.

Strength (Kekuatan) Strategi S-O Strategi S-T

Chick'O merupakan Menentukan strategi Melakukan inovasi secara


makanan yang kaya akan distribusi yang mudah berkala dengan
protein, mudah dibuat dijangkau karena target mengembangkan variasi
dan digemari oleh banyak pasar dekat. Selain itu, menu pada produk
kalangan. Rasa gurih dari dilakukan promosi melalui "Chick'O" untuk
Chick'O dipadukan media sosial dan promosi memenangkan persaingan
dengan topping kentang , langsung secara gencar dagang dengan produk
saus dan sayur segar serta untuk meningkatkan minat serupa. Misalnya
tampilan yang cantik dan ketertarikan konsumen. mengembangkan produk
menjadi kekuatan utama sehat sebagai upaya
dari sajian Chick'O. kampanye produk makanan
sehat tanpa gula dan garam
berlebih.
Weakness (Kelemahan) Strategi W-O Strategi W-T

Seperti produk makanan Meningkatkan kualitas Usaha perlu memperluas


lainnya, Chick'O produk melalui proses area jangkauan publikasi
memiliki kelemahan produksi yang menggunakan agar produk "Chick'O" dapat
pasti, yaitu, dapat basi. bahan terbaik. Selain itu, dikenal secara luas di
Bahan seperti sayur dan dilakukan langkah-langkah kalangan masyarakat. Selain
ayam mudah basi jika preventif untuk menjaga itu, perlu adanya pemberian
tidak disimpan dengan mutu produk sampai ke edukasi kepada konsumen
baik. tangan konsumen, seperti mengenai aturan
penyimpanan di suhu penyimpanan produk agar
rendah, kemasan yang food kualitasnya terjaga. Edukasi
grade, dan komposisi bahan dapat berupa pemberian
yang mempertimbangkan stiker petunjuk penyimpanan
nilai gizi. pada kemasan dan
rekomendasi tanggal
konsumsi (kedaluwarsa).
H. Analisis Pasar
Rencana Strategi Pemasaran
a. Publikasi
Usaha akan melakukan pemasaran dengan cara melakukan promosi melalui internet
marketing (melalui media sosial) dan penawaran langsung secara offline
menggunakan produk sehingga produk dapat lebih dikenal dan promosi dapat
berjalan.
b. Manajemen Pemasaran
Analisis STP (Segmentation, Target, Position)
o Segmentasi Demografis
Konsumen yang tergolong usia 15 hingga 40 tahun, khususnya penggemar
makanan murah dan kenyang menjadi segmentasi utama dalam penjualan
chicken steak “Chick'O” karena konsumen dengan rentang usia tersebut
memiliki minat tinggi dalam mencoba kuliner-kuliner baru yang sedang hangat
dibicarakan di kalangan masyarakat.
o Segmentasi Geografis

Segmentasi ini disesuaikan dengan tujuan penjualan, yakni sebagai penilaian


ujian praktik mata pelajaran PKWU. Dengan demikian, “Chick'O” akan
dipromosikan di wilayah SMAN 3 Yogyakarta. Area jangkauan penjualan akan
diperluas apabila minat dan permintaan konsumen tinggi.
o Segmentasi Psikografi
Penekanan segmentasi psikografi ditujukan kepada para penggemar makanan
murah dan kenyang yang memiliki cita rasa yang kaya dan gurih. Selain itu,
konsumen yang mengikuti tren perkembangan kuliner juga dijadikan sasaran
penjualan produk “Chick'O”.
o Segmentasi Distribusi
Penjualan dilaksanakan dengan membuka stand atau gerai di area yang mudah
dijangkau oleh konsumen. Kami menghindari lokasi yang berdekatan dengan
gerai lain yang menjual produk serupa, dalam hal ini makanan berat. Dengan
demikian, produk “Chick'O” bisa lebih mudah menarik perhatian konsumen
karena tidak terlibat dalam persaingan dagang secara langsung.
o Segmentasi Media

Promosi melalui media sosial dilakukan menjelang pembukaan gerai dagang


untuk menyebarkan informasi produk “Chick'O” kepada khalayak. Selain itu,
dilakukan promosi mulut ke mulut pada saat proses penjualan berlangsung.
Kami menggunakan bantuan berupa poster dan flyer sebagai media promosi
secara offline. Hal ini digunakan untuk menarik perhatian masyarakat untuk
membeli produk usaha “Chick'O”.
o Target Pasar
Demi meningkatkan pendapatan usaha, dilakukan penyesuaian pada pasar agar
penjualan menjadi tepat sasaran. Dalam hal ini usaha telah menentukan
targetnya. Secara garis besar, harga produk-produk yang dijual ini mulai dari
Rp18.000,00. Harga produk ini memang agak lebih mahal dibandingkan dengan
harga produk pesaing karena produk menggunakan bahan yang berkualitas
tinggi, kreativitas, tingkat kesulitan tinggi, porsi yang mengenyangkan, serta
inovasi pada produk “Chick'O”.
o Posisi Pasar
Saluran distribusi terkait dengan berbagai aktivitas usaha yang mengupayakan
agar produk dapat disalurkan ke konsumen. Produk dijual kepada konsumen
ketika ujian praktik berlangsung dengan target penjualan warga sekolah SMAN
3 Yogyakarta. Lokasi penjualan memperhatikan kemudahan akses dan
menghindari lokasi yang berdekatan dengan gerai yang menjual produk serupa
(makanan berat). Selain itu, gerai dibuka di area yang teduh untuk menghindari
kerusakan kualitas produk “Chick'O”. Hal ini dilakukan untuk menjaga ayam
dan saus tidak terkena sinar matahari terlalu banyak.

I. Perhitungan Biaya
1. Biaya Produksi
a. Investasi Alat
@
Penyusuta
dalam Umur
No Jenis alat Jumlah Jumlah n alat
ribua alat
/bulan
n Rp
1 Grill Pan 1 300.000 300.000 8 tahun 3.125
2 Baskom 2 15.000 30.000 3 tahun 833
3 Kompor 1 200.000 200.000 10 tahun 1.666
4 Saringan 1 10.000 10.000 3 tahun 278
5 Pisau 3 15.000 45.000 5 tahun 750
6 Sendok makan 2 5.000 10.000 6 tahun 139
7 Talenan 2 15.000 30.000 8 tahun 312
8 Capitan 1 10.000 10.000 2 tahun 416
10 Mangkuk 3 10.000 30.000 6 tahun 416
11 garpu 1 8.000 8.000 6 tahun 111
12 Spatula Kayu 1 10.000 10.000 4 tahun 208
Biaya
Jumlah kebutuhan alat (Rp) penyusu 8.254
tan /
bulan

b. Biaya Tidak tetap/ Biaya Variabel


No Bahan baku Jumlah Rp persatuan Jumlah harga
1 Susu cair 1 liter 16.000 16.000
2 Lada 1 sachet 1.000 1.000
3 Garam 3 sdt 200 200
4 Tepung terigu 5 sdm 400 2.000
5 Ayam bagian dada 1,5 kg 30.000 45.000
6 Mentega 2 sachet 2.500 5.000
7 Penyedap rasa 1 sachet 1.000 1.000
8 Bawang bombay 5 biji 2.000 10.000
9 Jamur kancing 5 bungkus 5.000 25.000
10 Kentang 1 kg 15.000 15.000
11 Sayur 500 gr 15.000 15.000
12 Minyak 180 ml 5.000 5.000
13 Paper lunch box 20 pcs 500 10.000
14 Sendok garpu plastik 20 pcs 300 6.000
15 Cup saus 20 pcs 300 6.000
16 Saus Tiram 2 sdm 500 1.000
17 Bubuk Cabai 3 sdt 500 500
Jumlah per satu kali produksi (Rp) 163.700
Jumlah Perbulan ( 24 hari ) (Rp) 3.928.800

c. Biaya Tetap
No Biaya tetap Jumlah Rp
1 Tenaga kerja ( 4 orang X Rp200.000) / 800.000
bulan
2 Penyusutan alat 8.254
Total Biaya perbulan 808.254
Total Biaya perhari 33.677
Total biaya per hari
Total biaya = biaya variabel + biaya tetap
= 163.700 + 33.677
= 197.377
2. Harga Pokok Produksi
HPP = total biaya/ jumlah produk
= 197.377/20

= 9.868

3. Harga Jual
Melihat HPP-nya Rp9.868 dan produk pesaing dengan volume yang relatif sama
maka ditetapkan harga jual Rp 18.000

4. Penerimaan Kotor
Jenis kemasan Jumlah produk Harga Satuan Total
Mika 20 pcs 18.000 360.000

5. Pendapatan Bersih
Pendapatan bersih adalah jumlah penerimaan uang yang didapat oleh perusahaan,
setelah dipotong total biaya produksi.
Pendapatan bersih = penerimaan kotor – total biaya
= 360.000 - 197.554
= 162.623
Jadi, pendapatan untuk sekali produksi sebanyak 40 slice makanan akan
mendapatkan keuntungan sebesar Rp162.623

6. Perhitungan Titik Impas (Break Event Point)


a. Dasar Unit.
Berapa unit jumlah barang/jasa yang harus dihasilkan untuk mendapat titik
impas.
BEP = FC /(P-VC)
BEP = 33.677 / (18.000 – 9.868)
= 4.1

≈5
Untuk mencapai titik impas, titik dimana belum terjadi keuntungan atau sudah
tidak mengalami kerugian apabila telah terjual 5 unit
b. Dasar Penjualan
Berapa rupiah nilai penjualan yang harus diterima untuk mendapat titik impas.
BEP = FC/ (1 – (VC/P))*
BEP = 33.677 / (1 – (9.868/18.000)
= 73.210
Penghitungan (1 – (VC/P)) biasa juga disebut dengan istilah Margin Kontribusi Per
Unit. Untuk mencapai titik impas, titik dimana belum terjadi keuntungan atau sudah
tidak mengalami kerugian apabila telah mencapai Rp73.210

J. Lampiran
1. Logo Usaha

2. Desain Kemasan
3. Gambaran Produk

Anda mungkin juga menyukai