0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
81 tayangan48 halaman

Putusan PTUN Jakarta Nomor 317/G/TF/2022

Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta menolak gugatan PT Amanat Sepuh Lestari terhadap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atas penolakan pendaftaran perubahan direksi perusahaan. Pengadilan menyatakan kementerian berhak menolak pendaftaran apabila dokumen tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Diunggah oleh

SYAWALLUDIN
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
81 tayangan48 halaman

Putusan PTUN Jakarta Nomor 317/G/TF/2022

Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta menolak gugatan PT Amanat Sepuh Lestari terhadap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atas penolakan pendaftaran perubahan direksi perusahaan. Pengadilan menyatakan kementerian berhak menolak pendaftaran apabila dokumen tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Diunggah oleh

SYAWALLUDIN
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
PUTUSAN

a
NOMOR : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT

si
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

ne
ng
Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, yang memeriksa, memutus, dan
menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara pada tingkat pertama secara

do
elektronik dengan acara biasa telah memutuskan dengan pertimbangan-
gu
pertimbangan seperti tersebut dibawah ini, dalam perkara antara :

In
PT Amanat Sepuh Lestari, suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
A
Republik Indonesia, berkedudukan di Kalimantan Selatan,
Banjarmasin, Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kelurahan Alalak
ah

lik
Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin,
Provinsi Kalimantan Selatan, yang didirikan berdasarkan Akta
am

ub
Pendirian Perseroan Terbatas PT Amanat Sepuh Lestari Nomor:
13 tanggal 31 Oktober 2003 jo. Akta Perubahan Akta Pendirian
ep
Perseroan Terbatas PT Amanat Sepuh Lestari Nomor: 14 tanggal
k

26 Mei 2004, kedua Akta tersebut dibuat di hadapan Handoyo,


ah

S.H., Notaris di Jakarta Timur, akta mana telah mendapat


R

si
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia Nomor: [Link].2004 tanggal 9 Juni

ne
ng

2004, terakhir diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan


Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang

do
gu

Saham Luar Biasa Nomor: 4 tanggal 9 September 2021, yang


dibuat di hadapan Nixon R.D. Hasibuan, S.H. Notaris di Bogor dan
In
telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
A

Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-


[Link] 2021 tanggal 30 September 2021
ah

lik

serta terdaftar pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia


Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum
m

ub

Umum Nomor: [Link] 2021 tanggal 30


September 2021, yang dalam hal ini diwakili oleh Anugrah Bregas
ka

ep

Priambodo, Warga Negara Indonesia, Pekerjaan Direktur,


bertempat tinggal di Jalan Gelatik 2 No. 4, RT 005 RW 005,
ah

es

Halaman 1 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa

a
Tengah, Dalam hal ini telah memberikan kuasa Khusus kepada

si
1. Dharsyi Akib, S.H., M.H.
2. Yapiter Marpi, S.H, M.H.

ne
ng
3. Sumantri, S.H.
4. Kurnia Adi Trimulyarto, S.H.

do
gu
5.
6.
Rhama Chandra Saburai, S.H.
Ruben Alexander Hutagalung, S.H, M.H.

In
7. Muhammad Andzar Amar, S.H.
A
8. *Ilhamaganta, S.H. (Advokat Magang)*
Kesemuanya Warga Negara Indonesia, pekerjaan: Advokat dan
ah

lik
*Advokat Magang* serta Konsultan Hukum pada Law Office
“DHARSYI AKIB & ASSOCIATES”, beralamat di Jl. Condet Raya
am

ub
No. 27 D, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur 13760 dan
berdomisili elektronik pada alamat email:
ep
dharsyiassociates@[Link] berdasarkan Surat Kuasa Khusus
k

tanggal 6 September 2022 (asli terlampir);


ah

Untuk selanjutnya disebut sebagai Penggugat;


R

si
MELAWAN

ne
ng

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber


Daya Mineral, berkedudukan di Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H.
No.10 Tebet, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta –

do
gu

12870, dalam hal ini memberikan kuasa kepada :

1. Bambang Sujito, SH, MH., Jabatan Kordinator Hukum


In
A

Ditjen Meneral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber


Daya Meneral ;
ah

lik

2. Oughy Dayyantara, SH, MH, ALLArb, Jabatan,


Subkordionator Pertimbangan Hukum Ditjen Meneral dan
m

ub

Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Meneral ;


3. Buana Sjahboeddin, S.H., MH, ALLArb, Jabatan
ka

Analis Hukum Ahli Muda, Direktorat Jenderal Meneral dan


ep

Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Meneral ;


ah

4. Wawan Supriawan, SH., Analis Hukum Ahli Muda,


R

es

Halaman 2 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi

a
dan Sumber Daya Meneral ;

si
5. Yosepheni Anastasia, SH Jabatan, Analis Hukum
Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi

ne
ng
dan Sumber Daya Mineral ;
6. Muhammd Aditya Putra, SH, Jabatan Analis Hukum

do
gu Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral ;

In
7. Marti Santosa, SH, SH, M.H.,, Jabatan Perancang
A
Peraturan Perundang-Undangan Ahli Pertama Direktorat
Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi dan
ah

lik
Sumber Daya Mineral ;
8. Bagus Prasetyawan S.H., Jabatan Analis Hukum
am

ub
Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral ;
ep
9. Adithya Dwi Prawira, S.H., Jabatan Analis Hukum
k

Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi


ah

dan Sumber Daya Mineral ;


R

si
10. Lidya Rahmawati, S.H., MH., Jabatan Analis Hukum
Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi

ne
ng

dan Sumber Daya Mineral ;


Kesemuanya adalah Warga Negara Indonesia, Pekerjaan Pegawai

do
gu

Negeri Sipil pada Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara


Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang berkedudukan di
In
Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., No. 10 Jakarta 12870, berdasarkan
A

Surat Kuasa Khusus Nomor : [Link]/HK/06/RJB/ 2022 tanggal 5 Oktober


2022 untuk selanjutnya disebut sebagai Tergugat;
ah

lik

Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta tersebut telah membaca dan


memperhatikan:
m

ub

- Penetapan Plh. Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor:


ka

317/TF/PEN-DIS/2022/[Link] tanggal 14 September 2022 tentang


ep

Penetapan Pemeriksaan Perkara ini dengan acara biasa;


ah

es

Halaman 3 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
- Penetapan Plh. Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor:

a
317/TF/PEN-MH/2022/[Link] tanggal 14 September 2022 tentang

si
Penetapan Susunan Majelis Hakim;

ne
ng
- Surat Penunjukan Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor :
317/TF/[Link]/2022/[Link] tanggal 14 September 2022 tentang
Penetapan Penunjukan Panitera Pengganti;

do
-
gu Penetapan Hakim Ketua Majelis Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta
Nomor: 317/TF/PEN-PP/2022/[Link] tanggal 14 September 2022 tentang

In
A
Penetapan Pemeriksaan Persiapan;

- Penetapan Hakim Ketua Majelis Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta


ah

lik
Nomor: 317/TF/PEN-HS/2022/[Link] tanggal 5 Oktober 2022 tentang
Penetapan Hari Sidang;
am

ub
- Memeriksa bukti-bukti yang diajukan oleh para pihak yang berkaitan
dengan perkara ini;
ep
k

DUDUK PERKARA
ah

Menimbang, bahwa Penggugat telah mengajukan gugatan dengan surat


R

si
gugatan tertanggal 14 September 2022 yang didaftarkan di Kepaniteraan
Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada tanggal 14 September 2022, dengan

ne
ng

Register Perkara Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT, dan telah diperbaiki pada


tahap pemeriksaan persiapan tanggal 5 Oktober 2022, dengan mengemukakan

do
gu

hal-hal yang pada pokoknya sebagai berikut :

[Link] GUGATAN
In
A

Bahwa yang menjadi OBYEK GUGATAN dalam perkara ini adalah :


Tindakan Pemerintahan Tergugat berupa tidak memasukkan Izin Usaha
ah

lik

Pertambangan Operasi Produksi atas nama PT Amanat Sepuh Lestari ke


dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan,
m

ub

sebagaimana Surat Permohonan dari PT Amanat Sepuh Lestari tanggal 1


Juli 2022 Nomor: 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022.
ka

II. KEWENANGAN MENGADILI


ep
ah

es

Halaman 4 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
1. Bahwa berdasarkan Pasal 2 ayat 1 dan ayat 2 Peraturan Mahkamah

a
Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pedoman

si
Penyelesaian Sengketa Tindakan Pemerintahan Dan Kewenangan
Mengadili Perbuatan Melanggar Hukum Oleh Badan Dan/Atau Pejabat

ne
ng
Pemerintahan (Onrechtmatige Overheidsdaad) (“Perma No. 2 Tahun
2019”) yang mengatur bahwa:

do
gu Pasal 2 ayat 1:
“perkara perbuatan melawan hukum oleh badan dan/atau pejabat

In
pemerintahan (Onrechmatige Overheidsdaad) merupakan kewenangan
A
peradilan Tata Usaha Negara”;
Pasal 2 Ayat 2:
ah

lik
“Pengadilan Tata Usaha Negara berwenang mengadili sengketa
tindakan pemerintahan setelah menempuh upaya administratif
am

ub
sebagaimana dimaksud UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi
Pemerintahan dan Peraturan Mahkamah Agung No 6 Tahun 2018
ep
tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan
k

Telah Menempuh Upaya Administratif”;


ah

2. Pasal 1 ayat 8 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang


R

si
Administrasi Pemerintahan (“UU Administrasi Pemerintahan”)
berbunyi sebagai berikut:

ne
ng

“Tindakan Administrasi Pemerintahan yang selanjutnya disebut


Tindakan adalah perbuatan Pejabat Pemerintahan atau penyelenggara

do
gu

negara lainnya untuk melakukan dan/atau tidak melakukan perbuatan


konkret dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan”
In
3. Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 1 angka 8 UU Administrasi
A

Pemerintahan tersebut di atas, kriteria Tindakan Administrasi


Pemerintahan adalah:
ah

lik

a. perbuatan pejabat pemerintahan atau penyelenggara negara


lainnya;
m

ub

b. melakukan dan/atau tidak melakukan perbuatan konkret; dan


c. dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan
ka

ep

Objek Gugatan telah memenuhi ketiga kriteria tersebut, dengan alasan-


alasan sebagai berikut:
ah

es

Halaman 5 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
a. Perbuatan Pejabat Pemerintahan atau penyelenggara negara

a
lainnya;

si
Merupakan perbuatan pejabat pemerintahan dalam melaksanakan
fungsi pemerintahan, di mana dalam perkara ini yang menjadi

ne
ng
Objek Gugatan adalah tindakan Direktur Jenderal Mineral dan
Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

do
gu (Tergugat) sebagai Pejabat Pemerintahan yang melaksanakan
fungsi pelayanan perizinan;

In
b. Melakukan dan/atau tidak melakukan perbuatan konkret,
A
perbuatan Tergugat sebagaimana diuraikan dalam Objek Gugatan
merupakan perbuatan yang konkret, yaitu berwujud, tertentu atau
ah

lik
dapat ditentukan (tidak abstrak), berupa tidak memasukkan Izin-
Izin Usaha Pertambangan atas nama Penggugat ke dalam Daftar
am

ub
Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan oleh
Tergugat;
ep
c. Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan
k

Perbuatan Tergugat tersebut merupakan penyelenggaraan


ah

pemerintahan, yaitu dalam rangka pelaksanaan kegiatan yang


R

si
bersifat eksekutif;
Dengan demikian, dapat disimpulkan Objek Gugatan telah memenuhi

ne
ng

kriteria tindakan administrasi pemerintahan sebagaimana dimaksud


Pasal 1 angka 8 UU Administrasi Pemerintahan, sehingga Peradilan

do
gu

Tata Usaha Negara berwenang mengadilinya.


4. Pasal 87 UU Administrasi Pemerintahan yang menjelaskan apa saja
In
yang termasuk kedalam Keputusan Tata Usaha Negara, yaitu:
A

“Dengan berlakunya Undang-Undang ini, Keputusan Tata Usaha


Negara sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 5
ah

lik

Tahun 1986 jo. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 jo. Undang-


Undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang Peradilan Tata Usaha Negara
m

ub

harus dimaknai sebagai:


a. Penetapan tertulis yang juga mencakup tindakan faktual;
ka

ep

b. Keputusan Badan dan/atau Pejabat Tata Usaha Negara di


lingkungan eksekutif, legislatif, yudikatif, dan penyelenggara
ah

negara lainnya;
R

es

Halaman 6 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
c. berdasarkan ketentuan perundang-undangan dan AUPB;

a
d. bersifat final dalam arti lebih luas;

si
e. Keputusan yang berpotensi menimbulkan akibat hukum; dan/atau
f. Keputusan yang berlaku bagi Warga Masyarakat”;

ne
ng
5. Berdasarkan juga pada ketentuan Pasal 47 ayat 1 Undang-Undang
Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (“UU

do
gu PTUN”) yang menyatakan bahwa:
“Pengadilan bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan

In
menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara.”
A
Sebagaimana diatur lebih lanjut di dalam Pasal 50 UU PTUN yang
mengatur sebagai berikut:
ah

lik
“Pengadilan Tata Usaha Negara bertugas dan berwenang memeriksa,
memutus, dan menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara di tingkat
am

ub
pertama.”
Oleh karena kedudukan Tergugat berada di kota Jakarta yang
ep
merupakan wilayah hukum Pengadilan Tata Usaha Jakarta, maka
k

Gugatan ini diajukan Penggugat di Pengadilan Tata Usaha Negara


ah

Jakarta;
R

si
III. KEPENTINGAN PENGGUGAT YANG DIRUGIKAN
1. Di dalam Pasal 53 ayat 1 UU PTUN mengatur sebagai berikut:

ne
ng

“Orang atau badan hukum perdata yang merasa kepentingannya


dirugikan oleh suatu Keputusan Tata Usaha Negara dapat

do
gu

mengajukan gugatan tertulis kepada pengadilan yang berwenang


yang berisi tuntutan agar Keputusan Tata Usaha Negara yang
In
disengketakan itu dinyatakan batal atau tidak sah, dengan atau
A

tanpa disertai tuntutan ganti rugi dan/atau direhabilitasi”;


2. Penggugat adalah perusahaan pertambangan Nikel DMP atas dasar
ah

lik

izin-izin yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, yaitu


berupa:
m

ub

a.
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540/SK-
ka

ep

PW/033/Distamben/XI/2008 tanggal 18 November 2008 tentang


Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi Pertambangan
ah

PT Amanat Sepuh Lestari, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten


R

es

Halaman 7 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, seluas + 2.516 Hektar;

a
R

si
b.
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor:

ne
ng
540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 tentang
Persetujuan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi kepada PT

do
gu Amanat Sepuh Lestari;
Surat Keputusan ini memberikan Persetujuan Izin Usaha

In
Pertambangan Eksplorasi kepada Penggugat dengan komoditas
A
Nikel DMP, di lokasi penambangan Desa Larobenu, Kecamatan
Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah,
ah

lik
seluas 2.516 Ha;
c.
am

ub
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor:
540.3/SK.009/DESDM/IV/2011 tanggal 28 April 2011 tentang
ep
Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi
k

Menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi kepada PT


ah

Amanat Sepuh Lestari;


R

si
Surat Keputusan ini memberikan izin usaha pertambangan
operasi produksi kepada PT Amanat Sepuh Lestari dengan

ne
ng

komoditas Nikel DMP, di lokasi penambangan Desa Larobenu,


Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi

do
gu

Tengah, seluas 2.516 Ha dengan jangka waktu berlakunya IUP (Izin


Usaha Pertambangan) selama 20 Tahun;
In
3. Dari surat-surat izin tersebut, Penggugat telah memiliki:
A

a. Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi Pertambangan;


b. Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi;
ah

lik

c. Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi;


4. Pasal 54 Permen ESDM No. 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah
m

ub

Pertambangan Yang Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan


Batubara berbunyi sebagai berikut:
ka

ep

“(1) Dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap


penyelenggaraan pengelolaan pengusahaan pertambangan
ah

es

Halaman 8 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
mineral dan batubara, Direktur Jenderal menerbitkan daftar IUP

a
dan IUPK yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:

si
a. WIUP atau WIUPK-nya tidak tumpang tindih
sama komoditas;

ne
ng
b.
telah memenuhi kewajiban pembayaran penerimaan negara

do
gu bukan pajak; dan
c.

In
telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan sesuai
A
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2) Dalam hal pemenuhan ketentuan sebagaimana
ah

lik
dimaksud pada ayat (1) sedang dalam proses penyelesaian
sengketa di pengadilan atau lembaga terkait yang berwenang,
am

ub
Direktur Jenderal memasukkan IUP atau IUPK dalam daftar
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setelah adanya putusan
ep
pengadilan atau lembaga terkait yang berwenang menyatakan
k

IUP atau IUPK dimaksud telah memenuhi ketentuan


ah

sebagaimana dimaksud pada ayat (1);


R

si
(3) Penerbitan daftar IUP dan IUPK oleh Direktur Jenderal
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai dasar

ne
ng

pemberian pelayanan perizinan dalam kegiatan usaha


pertambangan mineral dan batubara”;

do
gu

5. Perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh Tergugat sebagai


Pejabat Pemerintahan seperti diuraikan di atas, menimbulkan kerugian
In
bagi Penggugat berupa:
A

a. Penggugat tidak dapat mendapatkan pelayanan perizinan yang


berakibat pada terganggunya kelangsungan usaha pertambangan
ah

lik

Penggugat;
b. Hilangya pendapatan Penggugat setiap tahunnya;
m

ub

c. Terhentinya kegiatan pertambangan milik Penggugat berakibat pada:


- negara tidak mendapatkan penerimaan negara dari hasil
ka

ep

pembayaran/penyetoran biaya-biaya yang dilakukan oleh


Penggugat;
ah

es

Halaman 9 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
- tidak terlaksananya kegiatan pengembangan dan

a
pemberdayaan masyarakat.

si
ne
ng

do
IV.
gu UPAYA ADMINISTRATIF DAN TENGGANG WAKTU

In
1. Upaya Administratif
A
a. Bahwa terhadap Surat Permohonan tanggal 1 Juli 2022 dan telah
diterima oleh Direktur tersebut, Direktur tidak pernah memberikan
ah

lik
tanggapan atau membalas apalagi menetapkan dan/atau
melakukan tindakan terhadap Surat Permohonan yang diajukan
am

ub
oleh Penggugat tersebut, padahal Surat Permohonan tersebut
telah diterima secara lengkap oleh Tergugat, maka sesuai dengan
ep
ketentuan yang diatur di dalam Pasal 53 ayat 1 dan Pasal 53 ayat
k

2 UU Administrasi Pemerintahan bahwa setelah lewat waktu 5


ah

(lima) hari kerja yang menjadi batas sebuah tindakan atau


R

si
keputusan administratif harusnya dilakukan atau dikeluarkan,
Penggugat telah mengajukan upaya administratif berupa

ne
ng

Keberatan dan Banding atas sikap Direktur tersebut sesuai


ketentuan Pasal 75 ayat 1 dan Pasal 75 ayat 2 UU Administrasi

do
gu

Pemerintahan;
Pasal 75 ayat 1 dan Pasal 75 ayat 2 UU Administrasi
In
Pemerintahan berbunyi sebagai berikut:
A

“Warga Masyarakat yang dirugikan terhadap Keputusan dan/atau


Tindakan dapat mengajukan Upaya Administratif kepada Pejabat
ah

lik

Pemerintahan atau Atasan Pejabat yang menetapkan dan/atau


melakukan Keputusan dan/atau Tindakan”;
m

ub

Pasal 75 ayat 2 berbunyi sebagai berikut:


“Upaya Administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri
ka

ep

atas:
a. Keberatan; dan
ah

b. Banding.”
R

es

Halaman 10 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Jadi, setelah lewat 10 (sepuluh) hari kerja setelah diajukannya

a
Surat Permohonan Penggugat kepada Direktur tanggal 1 Juli 2022

si
dan telah diterima Direktur tanggal 1 Juli 2022 tersebut di atas dan
tidak ada tanggapan dari Direktur, Penggugat telah mengirimkan

ne
ng
Surat Keberatan kepada Direktur tanggal 15 Juli 2022, Nomor:
005/ASL-ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Keberatan Belum Adanya

do
gu Jawaban Permohonan IUP OP Atas Nama PT Amanat Sepuh
Lestari Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal

In
Minerba Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang
A
diterima Direktur pada tanggal 15 Juli 2022 jo. Surat Penggugat
kepada atasan Direktur yaitu Tergugat (berdasarkan ketentuan
ah

lik
Pasal 78 ayat 2 UU Administrasi Pemerintahan) tanggal 29 Juli
2022 Nomor: 006/ASL-ESDM/Dir/VII/2022 Perihal: Banding
am

ub
Administratif yang diterima Tergugat tanggal 29 Juli 2022;
b. Bahwa dengan tidak diterbitkannya penetapan keputusan atas
ep
Surat Keberatan tanggal 15 Juli 2022 tersebut oleh Direktur
k

sesuai dengan ketentuan Pasal 76 ayat 1 dan Pasal 76 ayat 2 UU


ah

Administrasi Pemerintahan, maka Penggugat kemudian


R

si
mengajukan Banding Administratif kepada Tergugat berdasarkan
surat tanggal 29 Juli 2022 Nomor: 006/ASL-ESDM/Dir/VII/2022

ne
ng

Perihal: Banding Administratif yang diterima Tergugat tanggal 29


Juli 2022;

do
gu

Pasal 76 ayat 1 dan Pasal 76 ayat 2 UU Administrasi


Pemerintahan berbunyi sebagai berikut:
In
Pasal 76 ayat 1:
A

“Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan berwenang


menyelesaikan keberatan atas Keputusan dan/atau Tindakan
ah

lik

yang ditetapkan dan/atau dilakukan yang diajukan oleh Warga


Masyarakat”;
m

ub

Pasal 76 ayat 2 berbunyi sebagai berikut:


“Dalam hal Warga Masyarakat tidak menerima atas penyelesaian
ka

ep

keberatan oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan


sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Warga Masyarakat dapat
ah

mengajukan banding kepada Atasan Pejabat”;


R

es

Halaman 11 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Pasal 78 ayat 1 berbunyi sebagi berikut:

a
“Keputusan dapat diajukan banding dalam waktu paling lama 10

si
(sepuluh) hari kerja sejak keputusan upaya keberatan diterima”;

ne
ng
Namun Banding Administratif tersebut di atas juga tidak ditanggapi
oleh Tergugat dengan menerbitkan penetapan keputusan.

do
gu c. Bahwa Gugatan yang diawali dengan Upaya Administratif yang
telah dilakukan oleh Penggugat dimaksud telah memenuhi

In
ketentuan Pasal 48 ayat 2 UU PTUN dan Pasal 2 ayat 1 Peraturan
A
Mahkamah Agung Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penyelesaian
Sengketa Administrasi Pemerintahan Setelah Menempuh Upaya
ah

lik
Administratif (“Perma No. 6 Tahun 2018”) yang mengatur sebagai
berikut:
am

ub
Pasal 48 ayat 2 UU PTUN yang berbunyi:
“Pengadilan baru berwenang memeriksa, memutus, dan
ep
menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara sebagaimana
k

dimaksud dalam ayat (1) jika seluruh upaya administratif yang


ah

bersangkutan telah digunakan”;


R

si
Pasal 2 ayat 1 Perma No. 6 Tahun 2018 yang berbunyi:
“Pengadilan berwenang menerima, memeriksa, memutus dan

ne
ng

menyelesaikan sengketa administrasi pemerintahan setelah


menempuh upaya administratif”;

do
gu

Pasal 2 ayat 2 dari Perma No. 2 Tahun 2019 berbunyi sebagai


berikut:
In
“Pengadilan Tata Usaha Negara berwenang mengadili
A

Sengketa Tindakan Pemerintahan setelah menempuh upaya


administratif sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
ah

lik

Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan


Peraturan Mahkamah Agung Nomor 6 Tahun 2018 tentang
m

ub

Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan


Setelah Menempuh Upaya Administratif”
ka

ep

Oleh karena itu berdasarkan ketentuan Pasal 48 ayat 2 UU PTUN


tersebut dan Pasal 2 ayat 1 Perma No. 6 Tahun 2018 jo. Pasal 2
ah

ayat 2 dari Perma No. 2 Tahun 2019, Penggugat memiliki


R

es

Halaman 12 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan gugatan

a
terhadap Tergugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.

si
Dengan demikian, Gugatan ini patut untuk diterima dan diperiksa
oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.

ne
ng

do
gu 2. Tenggang Waktu
Bahwa ketentuan Pasal 55 UU PTUN yang berbunyi sebagai berikut:

In
“Gugatan dapat diajukan hanya dalam tenggang waktu sembilan puluh
A
hari terhitung sejak saat diterimanya atau diumumkannya Keputusan
Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara”;
ah

lik
Pasal 5 ayat 1 dari Perma No. 6 Tahun 2018, berbunyi sebagai berikut:
“Tenggang waktu pengajuan gugatan di Pengadilan dihitung 90
am

ub
(sembilan puluh) hari kerja sejak keputusan atas upaya administratif
diterima warga wasyarakat atau diumumkan oleh Badan dan/atau
ep
Pejabat Administrasi Pemerintah yang menangani penyelesaian upaya
k

administratif”;
ah

Ketentuan Pasal 5 ayat 1 dari Perma tersebut di atas tidak dapat


R

si
diterapkan sebagai dasar tenggang waktu untuk mengajukan gugatan
dalam perkara aquo oleh Penggugat, karena Surat Permohonan

ne
ng

Penggugat kepada Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral


Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM

do
gu

(“Direktur”) tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022,


Perihal: Permohonan IUP OP Atas Nama PT Amanat Sepuh Lestari
In
Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal Minerba
A

Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang diterima Direktur


tanggal 1 Juli 2022 jo. Surat tanggal 15 Juli 2022, Nomor: 005/ASL-
ah

lik

ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Keberatan Belum Adanya Jawaban


Permohonan IUP OP Atas Nama PT Amanat Sepuh Lestari Terdaftar
m

ub

Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal Minerba Kementerian


ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang diterima Direktur pada tanggal
ka

ep

15 Juli 2022 jo. Surat Penggugat kepada atasan Direktur yaitu Tergugat
(berdasarkan ketentuan Pasal 78 ayat 2 UU Administrasi
ah

Pemerintahan) tanggal 29 Juli 2022 Nomor: 006/ASL-


R

es

Halaman 13 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
ESDM/Dir/VII/2022 Perihal: Banding Administratif yang diterima

a
Tergugat tanggal 29 Juli 2022, tidak mendapat penetapan keputusan

si
dari Tergugat seperti diwajibkan oleh ketentuan Pasal 50 ayat 3 dan
ayat 4 jo. Pasal 77 jo. Pasal 78 Undang-Undang No. 30 Tahun 2014

ne
ng
tentang Administrasi Pemerintahan;

do
gu Pasal 3 ayat 3 UU PTUN berbunyi sebagai berikut:
“Dalam hal peraturan perundang-undangan yang bersangkutan tidak

In
menentukan jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam ayat 2, maka
A
setelah lewat jangka waktu empat bulan sejak diterimanya
permohonan, Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang
ah

lik
bersangkutan dianggap telah mengeluarkan keputusan penolakan”;
Selanjutnya berdasarkan ketentuan Pasal 75 ayat 1 dan Pasal 75 ayat
am

ub
2 UU Administrasi Pemerintahan terkait Upaya Administratif, maka baik
terhitung sejak dikirimkannya:
ep
1. Surat Permohonan Penggugat kepada Direktur tanggal
k

tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022, Perihal:


ah

Permohonan IUP OP Atas Nama PT Amanat Sepuh Lestari


R

si
Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal Minerba
Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang diterima

ne
ng

Direktur tanggal 1 Juli 2022;


2. Surat tanggal 15 Juli 2022, Nomor: 005/ASL-

do
gu

ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Keberatan Belum Adanya Jawaban


Permohonan IUP OP Atas Nama PT Amanat Sepuh Lestari
In
Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal Minerba
A

Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang diterima


Direktur pada tanggal 15 Juli 2022;
ah

lik

3. Surat Penggugat kepada atasan Direktur yaitu Tergugat


(berdasarkan ketentuan Pasal 78 ayat 2 UU Administrasi
m

ub

Pemerintahan) tanggal 29 Juli 2022 Nomor: 006/ASL-


ESDM/Dir/VII/2022 Perihal: Banding Administratif yang diterima
ka

ep

Tergugat tanggal 29 Juli 2022;


Berdasarkan lewatnya waktu 5 (lima) hari kerja untuk menanggapi
ah

Surat Permohonan tersebut maupun berdasarkan lewatnya waktu 10


R

es

Halaman 14 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
(sepuluh) hari untuk menyelesaikan Upaya Administratif berupa Surat

a
tanggal 15 Juli 2022, Nomor: 005/ASL-ESDM/Dir/VII/2022, Perihal:

si
Keberatan Belum Adanya Jawaban Permohonan IUP OP Atas Nama
PT Amanat Sepuh Lestari Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat

ne
ng
Jenderal Minerba Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang
diterima Direktur pada tanggal 15 Juli 2022 jo. Surat Penggugat kepada

do
gu atasan Direktur yaitu Tergugat (berdasarkan ketentuan Pasal 78 ayat 2
UU Administrasi Pemerintahan) tanggal 29 Juli 2022 Nomor: 006/ASL-

In
ESDM/Dir/VII/2022 Perihal: Banding Administratif yang diterima
A
Tergugat tanggal 29 Juli 2022, dimana terhadap permohonan Banding
Administratif tersebut Tergugat tidak menyelesaikan dalam waktu 10
ah

lik
(sepuluh) hari kerja dan tidak menetapkan keputusan dalam waktu 5
(lima) hari kerja dan selanjutnya dengan mendasarkan pada ketentuan-
am

ub
ketentuan di atas, maka Gugatan ini diajukan dimuka Pengadilan Tata
Usaha Negara Jakarta pada tanggal 14 September 2022 masih
ep
memenuhi tenggang waktu 90 (sembilan puluh) hari kerja.
k

V. DASAR DAN ALASAN GUGATAN


ah

1. Bahwa Penggugat akan menguraikan secara singkat fakta-fakta


R

si
hukum terkait tidak ditanggapinya Surat Permohonan Penggugat
kepada Direktur tanggal tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-

ne
ng

ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Permohonan IUP OP Atas Nama PT


Amanat Sepuh Lestari Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat

do
gu

Jenderal Minerba Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang


diterima Direktur tanggal 1 Juli 2022, sebagai berikut:
In
Penggugat merupakan sebuah perusahaan pertambangan Nikel DMP
A

yang telah memiliki izin-izin yang telah sesuai dengan peraturan


perundang-undangan yang berlaku, adapun riwayat perizinan
ah

lik

Penggugat dapat dijelaskan sebagai berikut:


a.
m

ub

Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540/SK-


PW/033/Distamben/XI/2008 tanggal 18 November 2008 tentang
ka

ep

Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi Pertambangan


PT Amanat Sepuh Lestari, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten
ah

Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, seluas + 2.516 Hektar;


R

es

Halaman 15 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
b.

a
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540.2/SK.006/DESDM/

si
XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 tentang Persetujuan Izin
Usaha Pertambangan Eksplorasi kepada PT Amanat Sepuh

ne
ng
Lestari;

do
gu Surat Keputusan ini memberikan
Pertambangan Eksplorasi kepada Penggugat dengan komoditas
Persetujuan Izin Usaha

In
Nikel DMP, di lokasi penambangan Desa Larobenu, Kecamatan
A
Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah,
seluas 2.516 Ha;
ah

lik
c.
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor:
am

ub
540.3/SK.009/DESDM/IV/2011 tanggal 28 April 2011 tentang
Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi
ep
Menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (“Izin Usaha
k

Pertambangan Operasi Produksi”) kepada PT Amanat Sepuh


ah

Lestari;
R

si
Surat Keputusan ini memberikan izin usaha pertambangan
operasi produksi kepada PT Amanat Sepuh Lestari dengan

ne
ng

komoditas Nikel DMP, di lokasi penambangan Desa Larobenu,


Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi

do
gu

Tengah, seluas 2.516 Ha dengan jangka waktu berlakunya IUP (Izin


Usaha Pertambangan) selama 20 Tahun;
In
d. Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 660.1/45.A/KLH/III/2011
A

tanggal 25 Maret 2011 tentang Kelayakan Lingkungan Kegiatan


Penambangan Bijih Nikel di Kecamatan Bungku Barat Kecamatan
ah

lik

Morowali Provinsi Sulawesi Tengah Oleh PT Amanat Sepuh


Lestari;
m

ub

e. Penggugat telah melakukan pemenuhan kewajiban pembayaran


penerimaan Negara bukan pajak;
ka

ep

f. Penggugat telah melakukan pemenuhan kewajiban teknis dan


lingkungan.
ah

2.
R

es

Halaman 16 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Karena status perizinan Penggugat menjadi tidak pasti karena kondisi-

a
kondisi di atas, Penggugat kemudian mengajukan Surat Permohonan

si
seperti yang telah disebutkan dimuka yang berujung diajukannya
Gugatan ini dengan alasan-alasan sebagaimana yang akan Penggugat

ne
ng
uraikan sebagai berikut:
a.

do
gu Gugatan Perbuatan Melanggar
Pemerintahan in casu Tergugat (Onrechtmatige Overheidsdaad)
Hukum oleh Pejabat

In
ini diajukan karena Tergugat tidak memberi balasan atau jawaban
A
atau penetapan keputusan atas surat permohonan, surat
keberatan dan surat banding administratif dari Penggugat untuk
ah

lik
memasukkan Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi
Pertambangan, Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi, Izin Usaha
am

ub
Pertambangan Operasi Produksi ke dalam Daftar Izin Usaha
Pertambangan yang Memenuhi Ketentuan;
ep
b. Gugatan atas dasar perbuatan melanggar hukum oleh
k

Pejabat Pemerintahan in casu Tergugat adalah sesuai dengan


ah

ketentuan Pasal 2 ayat 1 dari Perma No. 2 Tahun 2019 yang


R

si
berbunyi:
“Perkara perbuatan melanggar hukum oleh Badan dan/atau

ne
ng

Pejabat Pemerintahan (Onrechtmatige Overheidsdaad)


merupakan kewenangan peradilan tata usaha negara”;

do
gu

c. Indroharto, S.H, dalam bukunya “Usaha Memahami Undang-


Undang Tentang Peradilan Tata Usaha Negara Buku I Beberapa
In
Pengertian Dasar Hukum Tata Usaha Negara” dalam Bab XI Ganti
A

Rugi Akibat Perbuatan Pemerintah Yang sah telah menulis bahwa


dengan mendasarkan pada ketentuan Pasal 1365 KUHPerdata jo.
ah

lik

Arrest Hoge Raad Th. 1919 yang dimaksud dengan


Onrechtmatige Overheidsdaad adalah perbuatan penguasa yang
m

ub

bertentangan dengan Undang-Undang, bertentangan dengan hak


orang lain atau bertentangan dengan kewajiban hukumnya si
ka

ep

pelaku sendiri, telah berlaku kurang hati-hati terhadap orang atau


barang orang lain sebagaimana diminta dalam pergaulan
ah

masyarakat yang dapat menimbulkan kerugian;


R

es

Halaman 17 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Selain itu terdapat Putusan Mahkamah Agung No. 838 K/Sip/1970

a
dalam perkara antara Pemerintah DKI Jakarta Raya melawan W.

si
Josopandoyo yang menyatakan bahwa perbuatan melanggar
hukum oleh penguasa harus didasarkan dengan Undang-Undang

ne
ng
dan peraturan-peraturan formil yang berlaku;
d. Perbuatan Tergugat sebagai Pejabat Pemerintahan yang tidak

do
gu menanggapi/menjawab surat permohonan Penggugat dan tidak
menerbitkan penetapan keputusan atas surat permohonan, surat

In
keberatan dan permohonan banding administratif yang diajukan
A
oleh Penggugat adalah merupakan perbuatan melanggar hukum
dari Pejabat Pemerintahan (Onrechtmatige Overheidsdaad),
ah

lik
karena perbuatan/Tindakan tersebut bertentangan dengan
Undang-Undang yaitu:
am

ub
d.1. Pasal 87 dan Pasal 88 ayat a Peraturan Menteri Energi dan
Sumber Daya Mineral No. 15 Tahun 2021 tentang Organisasi
ep
dan Tata Kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya
k

Mineral (“Permen ESDM No. 15 Tahun 2021”);


ah

Pasal 87:
R

si
“Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara mempunyai tugas
menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan

ne
ng

di bidang pembinaan, pengendalian, dan pengawasan


kegiatan mineral dan batubara.”

do
gu

Pasal 88 huruf a:
In
“Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam
A

Pasal 87, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara


menyelenggarakan fungsi:
ah

lik

perumusan kebijakan di bidang pembinaan, pengendalian,


dan pengawasan kegiatan pengusahaan, keteknikan,
m

ub

keselamatan kerja, lingkungan, dan pembangunan sarana


dan prasarana tertentu, serta pengelolaan Penerimaan
ka

ep

Negara Bukan Pajak subsektor mineral dan batubara sesuai


dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”;
ah

es

Halaman 18 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Sesuai ketentuan di atas, sudah menjadi tugas dan fungsi

a
serta kewenangan Tergugat untuk menyelenggarakan

si
perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang
pembinaan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan

ne
ng
mineral dan batubara, dimana tugas dan fungsi serta
kewenangan ini seharusnya dipenuhi dan dijalankan dengan

do
gu menjawab dan selanjutnya memberikan keputusan atau
ketetapan atas Surat Permohonan P e n g g u g a t se p e r ti

In
y a n g te l a h d i s e b u tk a n d a l a m p o si ta d i mu k a yang
A
diajukan oleh Pengguggat karena kejelasan status hukum
Izin Usaha Pertambangan perusahaan pertambangan Nikel
ah

lik
DMP termasuk untuk memasukan Izin Usaha Pertambangan
itu ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang
am

ub
Memenuhi Ketentuan jelas ada dalam lingkup tugas dan
fungsi serta kewenangan Tergugat, karena Tergugat tidak
ep
pernah memberikan tanggapan atau membalas apalagi
k

menetapkan dan/atau melakukan tindakan terhadap Surat


ah

Permohonan yang diajukan oleh Penggugat, maka terjadi


R

si
kondisi tidak adanya perbuatan konkret dalam rangka
penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan tugas, fungsi

ne
ng

dan kewenangan yang dimiliki oleh Tergugat;


Berdasarkan uraian di atas, ini artinya Tergugat telah

do
gu

melakukan Perbuatan Melanggar Hukum karena telah


melanggar ketentuan Pasal 87 dan 88 ayat a Permen ESDM
In
No. 15 Tahun 2021 karena Tergugat ternyata gagal untuk
A

menjalankan tugas, fungsi serta kewenangan yang harus


diemban dan dijalankannya;
ah

lik

d.2. Pasal 54 Permen ESDM No. 26 Tahun 2018 tentang


Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik dan
m

ub

Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara berbunyi


sebagai berikut:
ka

ep

“(1) Dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap


penyelenggaraan pengelolaan pengusahaan
ah

pertambangan mineral dan batubara, Direktur Jenderal


R

es

Halaman 19 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
menerbitkan daftar IUP dan IUPK yang memenuhi

a
ketentuan sebagai berikut:

si
a. WIUP atau WIUPK-nya tidak tumpang tindih sama
komoditas;

ne
ng
a.
telah memenuhi kewajiban pembayaran

do
gu penerimaan negara bukan pajak; dan
b.

In
telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan
A
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
ah

lik
(2)
Dalam hal pemenuhan ketentuan sebagaimana
am

ub
dimaksud pada ayat (1) sedang dalam proses
penyelesaian sengketa di pengadilan atau lembaga
ep
terkait yang berwenang, Direktur Jenderal memasukkan
k

IUP atau IUPK dalam daftar sebagaimana dimaksud


ah

pada ayat (1) setelah adanya putusan pengadilan atau


R

si
lembaga terkait yang berwenang menyatakan IUP atau
IUPK dimaksud telah memenuhi ketentuan

ne
ng

sebagaimana dimaksud pada ayat (1);


(3) Penerbitan daftar IUP dan IUPK oleh Direktur

do
gu

Jenderal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan


ayat (2) sebagai dasar pemberian pelayanan perizinan
In
dalam kegiatan usaha pertambangan mineral dan
A

batubara”;
Ketentuan tersebut di atas secara hukum telah menyediakan
ah

lik

peluang bagi Izin-Izin Usaha Pertambangan Penggugat


untuk bisa/berhak dicatatkan dalam Daftar Izin Usaha
m

ub

Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan namun hal itu


tidak bisa terealisasi karena perbuatan dan tindakan
ka

ep

Tergugat;
Ketidakpastian hukum yang diberikan oleh Tergugat dalam
ah

bentuk tidak pernahnya Tergugat memberikan tanggapan


R

es

Halaman 20 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
atau membalas apalagi menetapkan dan/atau melakukan

a
tindakan terhadap Surat-Surat Permohonan Penggugat

si
s e p e rt i ya n g te l a h d i se b u t ka n dalam p o si t a
d i mu k a , jika dikaitkan dengan aturan-aturan hukum di atas

ne
ng
jelas menjadikan tindakan Tergugat sebagai Perbuatan
Melanggar Hukum yang menimbulkan kerugian bagi

do
gu Penggugat yang telah kehilangan jaminan dari undang-
undang untuk dimasukkan dan dicatatnya izin-izin usaha

In
pertambangan yang telah dimiliki oleh Penggugat seperti
A
yang telah diuraikan dalam posita dimuka;
ah

lik
d.3. Pasal 7 ayat 1 UU Administrasi Pemerintahan berbunyi:
“(1) Pejabat Pemerintahan berkewajiban untuk
am

ub
menyelenggarakan Administrasi Pemerintahan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
ep
kebijakan pemerintahan, dan AUPB.”
k

Pasal 7 ayat 2:
ah

“(2) Pejabat Pemerintahan memiliki kewajiban:


R

si
a. membuat Keputusan dan/atau Tindakan sesuai
dengan kewenangannya;

ne
ng

b. mematuhi AUPB dan sesuai dengan ketentuan


peraturan perundang-undangan”;

do
gu

d.4. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang


Pelayanan Publik (“UU Pelayanan Publik”) yang berbunyi
In
sebagai berikut:
A

“Masyarakat berhak mendapat pelayanan yang berkualitas


sesuai dengan asas dan tujuan pelayanan”;
ah

lik

d.5. Tergugat juga telah melanggar Pasal 46 UU No. 3 Tahun 2020


tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun
m

ub

2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, karena


Tergugat tidak menjamin kepastian hukum atas status Izin
ka

ep

Usaha Pertambangan Penggugat dan mengakibatkan


Penggugat tidak dapat menikmati jaminan yang diberikan
ah

Pasal 54 Permen ESDM No. 26 Tahun 2018, dimana Izin-


R

es

Halaman 21 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Izin Usaha Pertambangan Penggugat tidak dimasukkan ke

a
dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi

si
Ketentuan;
d.6. Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik seperti

ne
ng
tercantum dalam Pasal 10 ayat 1 huruf a dan d UU
Administrasi Pemerintahan yang berbunyi sebagai berikut:

do
gu Pasal 10 ayat 1 huruf a:
“Asas-asas Umum Pemerintahan Yang Baik yang dimaksud

In
dalam undang-undang ini meliputi asas kepastian hukum”;
A
Pasal 10 ayat 1 huruf d:
ah

lik
“Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik yang dimaksud
dalam undang-undang ini meliputi asas kecermatan”;
am

ub
Yang dimaksud dengan “asas kepastian hukum” adalah:
asas dalam negara hukum yang mengutamakan landasan
ep
ketentuan peraturan perundang-undangan, kepatutan,
k

keajegan, dan keadilan dalam setiap kebijakan


ah

penyelenggaraan pemerintahan;
R

si
Dengan tidak ditanggapinya surat permohonan, surat
keberatan dan dan surat banding administratif dari

ne
ng

Penggugat untuk dimasukkannya Persetujuan Pencadangan


Wilayah Untuk Lokasi Pertambanganm Izin Usaha

do
gu

Pertambangan Tahap Eksplorasi dan Izin Usaha


Pertambangan Operasi Produksi ke dalam daftar Izin Usaha
In
Yang Memenuhi Ketentuan telah melanggar ketentuan Pasal
A

50 ayat 3 dan ayat 4, Pasal 77 dan pasal 78 dari UU


Administrasi Pemerintahan yang menimbulkan
ah

lik

ketidakpastian hukum bagi Penggugat untuk melakukan


operasi produksi;
m

ub

Yang dimaksud dengan “asas kecermatan” adalah:


“asas yang mengandung arti bahwa suatu Keputusan
ka

ep

dan/atau Tindakan harus didasarkan pada informasi dan


dokumen yang lengkap untuk mendukung legalitas
ah

penetapan dan/atau pelaksanaan Keputusan dan/atau


R

es

Halaman 22 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Tindakan sehingga Keputusan dan/atau Tindakan yang

a
bersangkutan dipersiapkan dengan cermat sebelum

si
Keputusan dan/atau Tindakan tersebut ditetapkan dan/atau
dilakukan”;

ne
ng

do
gu Surat permohonan, surat keberatan dan surat permohonan
banding administratif yang diajukan adalah atas dasar telah

In
dimiliki oleh Penggugat dokumen-dokumen berupa
A
Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi
Pertambangan, Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi dan
ah

lik
Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi, maka dengan
tidak ditanggapinya surat permohonan, surat keberatan dan
am

ub
surat permohonan banding administratif mempunyai makna
hukum bahwa Tergugat telah melanggar asas kecermatan;
ep
Sesuai ketentuan di atas, sudah menjadi tugas dan fungsi
k

serta kewenangan Tergugat untuk menyelenggarakan


ah

perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang


R

si
pembinaan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan
mineral dan batubara, dimana tugas dan fungsi serta

ne
ng

kewenangan ini seharusnya dipenuhi dan dijalankan dengan


menjawab dan selanjutnya memberikan keputusan atau

do
gu

ketetapan atas Surat Permohonan P e n g g u g a t se p e r ti


y a n g t e l a h d i s e b u tk a n d a l a m p o si ta d i mu ka ;
In
Berdasarkan dasar-dasar hukum di atas, Tindakan
A

Pemerintah dibagi menjadi 2 (dua) yaitu untuk melakukan


dan/atau tidak melakukan perbuatan konkret dalam rangka
ah

lik

penyelenggaraan pemerintahan. Dalam konteks perkara ini,


Tergugat sebagai pemerintah atau penguasa jelas “tidak
m

ub

melakukan” “Tindakan Konkret” sesuai fungsinya yang


berdampak langsung kepada Penggugat sehingga
ka

ep

mengakibatkan terjadinya Sengketa Tindakan Pemerintah


dengan diajukannya Upaya Administratif dan Gugatan ini
ah

oleh Penggugat;
R

es

Halaman 23 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 23
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
e. Pasal 18 UU Pelayanan Publik, Penggugat sebagai

a
masyarakat juga memiliki hak-hak yang harus dipenuhi oleh

si
Tergugat sebagai bentuk pelayanan publik yang baik. Hal ini
diatur di dalam Pasal 18 yang berbunyi sebagai berikut:

ne
ng
“Masyarakat berhak mendapat pelayanan yang berkualitas
sesuai dengan asas dan tujuan pelayanan”;

do
gu Berdasarkan uraian di atas, Penggugat dalam hal ini tidak
mendapatkan pelayanan yang berkualitas dari Tergugat

In
sesuai dengan asas dan tujuan pelayanan publik. Tergugat
A
dengan demikian telah melanggar hak Penggugat dengan
tidak pernahnya Tergugat memberikan tanggapan atau
ah

lik
membalas apalagi menetapkan dan/atau melakukan
tindakan terhadap Surat Permohonan Penggugat kepada
am

ub
Direktur tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-
ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Permohonan IUP OP Atas
ep
Nama PT Amanat Sepuh Lestari Terdaftar Sebagai IUP
k

Tercatat di Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM


ah

yang Memenuhi Ketentuan, yang diterima Direktur tanggal 1


R

si
Juli 2022 jo. Surat tanggal 15 Juli 2022, Nomor: 005/ASL-
ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Keberatan Belum Adanya

ne
ng

Jawaban Permohonan IUP OP Atas Nama PT Amanat Sepuh


Lestari Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal

do
gu

Minerba Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan,


yang diterima Direktur pada tanggal 15 Juli 2022 jo. Surat
In
Penggugat kepada atasan Direktur yaitu Tergugat
A

(berdasarkan ketentuan Pasal 78 ayat 2 UU Administrasi


Pemerintahan) tanggal 29 Juli 2022 Nomor: 006/ASL-
ah

lik

ESDM/Dir/VII/2022 Perihal: Banding Administratif yang


diterima Tergugat tanggal 29 Juli 2022 yang berdasarkan
m

ub

ketentuan di atas sudah menjadi hak bagi Penggugat;


Tidak dipenuhinya hak Penggugat oleh Tergugat merupakan
ka

ep

suatu pelanggaran yang dilakukan oleh Tergugat yang


berakibat pada kerugian yang diderita oleh Penggugat
ah

es

Halaman 24 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 24
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
sehingga hal tersebut telah memenuhi unsur Perbuatan

a
Melanggar Hukum;

si
f. Perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh Tergugat
sebagai Pejabat Pemerintahan seperti diuraikan di atas,

ne
ng
menimbulkan kerugian bagi Penggugat berupa:
f.1. Penggugat tidak dapat mendapatkan pelayanan

do
gu perizinan yang
kelangsungan usaha pertambangan Penggugat;
berakibat pada terganggunya

In
f.2. Hilangya pendapatan Penggugat setiap tahunnya;
A
f.3. Terhentinya kegiatan pertambangan milik Penggugat
ah

lik
berakibat pada:
- negara tidak mendapatkan penerimaan negara dari
am

ub
hasil pembayaran/penyetoran biaya-biaya yang
dilakukan oleh Penggugat;
ep
- tidak terlaksananya kegiatan pengembangan dan
k

pemberdayaan masyarakat;
ah

g. Maka, berdasarkan uraian-uraian di atas, jelas apa yang


R

si
dilakukan oleh Tergugat telah melanggar ketentuan hukum
yang berlaku dan sangat bertentangan dengan Asas-asas

ne
ng

Umum Pemerintahan yang Baik sehingga merupakan


Perbuatan Melanggar Hukum oleh Pejabat Pemerintahan

do
gu

(Onrechtmatige Overheidsdaad) yang secara langsung


menimbulkan kerugian bagi Penggugat karena Penggugat
In
tidak bisa menjalankan usaha dan operasi pertambangan
A

Nikel DMP secara optimal sesuai dengan ketentuan hukum


yang berlaku.
ah

lik

3. Bahwa adapun alasan-alasan tersebut di atas, Penggugat uraikan


berdasarkan ketentuan Pasal 53 ayat 2 Undang-Undang No. 9 Tahun
m

ub

2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 5 Tahun 1986


tentang Peradilan Tata Usaha Negara menyebutkan:
ka

ep

“Alasan-alasan yang dapat digunakan dalam gugatan sebagaimana


dimaksud pada ayat 1 adalah:
ah

es

Halaman 25 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 25
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
a. Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat itu bertentangan

a
dengan peraturan perundang-undangan;

si
b. Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat itu bertentangan
dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik”.

ne
ng
VI. PETITUM

do
gu Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Penggugat mohon kepada Ketua atau
Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang memeriksa dan

In
mengadili perkara ini berkenan untuk menjatuhkan putusan sebagai berikut:
A
1. Mengabulkan gugatan
Penggugat untuk seluruhnya;
ah

lik
2. Menyatakan batal atau tidak sah Tindakan Pemerintahan Tergugat
berupa tidak memasukkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi
am

ub
atas nama PT Amanat Sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha
Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan, sebagaimana Surat
ep
Permohonan dari PT Amanat Sepuh Lestari tanggal 1 Juli 2022 Nomor:
k

004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022;
ah

3. Mewajibkan Tergugat untuk melakukan Tindakan Pemerintahan


R

si
berupa memasukkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas
nama PT Amanat Sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha

ne
ng

Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan sebagaimana Surat


Permohonan dari PT Amanat Sepuh Lestari tanggal 1 Juli 2022 Nomor:

do
gu

004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022;
4. Menghukum Tergugat untuk
In
membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini.
A

Menimbang, bahwa atas gugatan Penggugat tersebut pihak Tergugat telah


mengajukan Jawaban pada persidangan tanggal 19 Oktober 2022 yang pada
ah

lik

pokoknya sebagai berikut :

A. DASAR HUKUM PERIZINAN PERTAMBANGAN


m

ub

1. Bahwa telah berlaku Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang


ka

Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang


ep

Pertambangan Mineral dan Batubara (“UU 3/2020”) pada 10 Juni 2020;


ah

es

Halaman 26 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 26
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
2. Bahwa sesuai dengan Pasal 35 ayat (1) huruf l UU 3/2020,

a
Pemerintah Pusat dalam pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara

si
berwenang melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan
kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yang dilakukan oleh

ne
ng
pemegang Perizinan Berusaha;
3. Bahwa dengan berlakunya ketentuan Pasal 35 ayat (1) UU 3/2020,

do
gu maka kewenangan pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara telah
sepenuhnya berada dalam kewenangan Pemerintah Pusat;

In
4. Bahwa sesuai dengan Pasal 36 ayat (1) UU 3/2020, IUP terdiri atas
A
dua tahap kegiatan, yakni:
a. Eksplorasi yang meliputi kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi,
ah

lik
dan studi kelayakan; dan
b. Operasi Produksi yang meliputi kegiatan konstruksi, penambangan,
am

ub
pengolahan dan/atau pemurnian atau pengembangan dan/atau
pemanfaatan, serta pengangkutan dan penjualan;
ep
5. Bahwa dengan berlakunya UU 3/2020 peraturan turunan dari
k

undang-undang yang lama sepanjang tidak bertentangan dengan undang-


ah

undang yang baru;


R

si
6. Bahwa terkait dengan gugatan Penggugat diatur dalam Pasal 54
Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 (“Permen ESDM 26/2018”)

ne
ng

dengan isi pasal sebagai berikut:


(1) Dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap penyelenggaraan

do
gu

pengelolaan pengusahaan pertambangan mineral dan batubara, Direktur


Jenderal menerbitkan daftar IUP hasil penataan IUP dan IUPK yang
In
memenuhi ketentuan sebagai berikut:
A

a. WIUP atau WIUPK-nya tidak tumpang tindih sama komoditas;


b. Telah memenuhi kewajiban pembayaran penerimaan bukan
ah

lik

pajak; dan
c. Telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan sesuai
m

ub

dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


(2) Dalam hal pemenuhan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat
ka

ep

(1) sedang dalam proses penyelesaian sengketa di pengadilan atau


lembaga terkait yang berwenang, Direktur Jenderal memasukkan IUP
ah

atau IUPK dalam daftar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setelah
R

es

Halaman 27 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 27
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
adanya putusan pengadilan atau lembaga terkait yang berwenang

a
menyatakan IUP atau IUPK dimaksud telah memenuhi ketentuan

si
sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
(3) Penerbitan daftar IUP dan IUPK oleh Direktur Jenderal sebagaimana

ne
ng
dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai dasar pemberian pelayanan
perizinan dalam kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara;

do
gu 7. Bahwa sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral Nomor 15.K/HK.02/MEM.B/2022 tentang Tata Cara Pemrosesan

In
Penerbitan dan Pendaftaran Izin Usaha Pertambangan (“Kepmen 15/2022”)
A
sebagai ius constitutum disaat perkara a quo berlangsung, dalan Diktum
Ketujuh menjelaskan bahwa dalam hal terdapat putusan Pengadilan Tata
ah

lik
Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap, pemegang IUP mineral
logam atau batubara dapat mengajukan permohonan pendaftaran IUP
am

ub
kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktur Jenderal
Mineral dan Batubara dengan ketentuan:
ep
a. Amar putusan memuat:
k

i. Menyatakan sah atau tidak sahnya keputusan tata usaha negara;


ah

atau
R

si
ii. Memerintahkan untuk memproses pendaftaran IUP; dan
b. Memenuhi persyaratan administratif serta persyaratan dan kriteria

ne
ng

kewilayahan, persyaratan teknis, lingkungan, dan finansial.

do
gu

A. EKSEPSI GUGATAN KURANG PIHAK (PLURIUM LITIS CONSORTIUM

8. Bahwa dalam gugatannya, Penggugat mendalilkan bahwa


In
A

Penggugat menguasai Izin Usaha Pertambangan yang diterbitkan oleh


Bupati Morowali dengan perizinan terkini yakni IUP Operasi Produksi dengan
ah

lik

Nomor SK 540.3/SK.009/DESDM/IV/2011 tanggal 28 April 2011 tentang


Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi Izin
m

Usaha Pertambangan Operasi Produksi kepada PT Amanat Sepuh Lestari;


ub

9. Bahwa sejak tahun 2011 hingga tahun 2018, dilakukan kegiatan


ka

rekonsiliasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota,


ep

pemerintah daerah provinsi, dan Pemerintah Pusat yang dilaksanakan oleh


ah

es

Halaman 28 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 28
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Tergugat dengan tujuan untuk penataan perizinan pertambangan mineral

a
dan batubara di Republik Indonesia;

si
10. Bahwa terkait dengan penataan perizinan pertambangan di
Kabupaten Morowali, dilaksanakan rapat koordinasi dan rekonsiliasi yang

ne
ng
dilaksanakan secara bersama-sama oleh Pemerintah Kabupaten Morowali,
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan Tergugat selaku Pemerintah

do
gu Pusat;
11. Bahwa dalam faktanya, IUP Penggugat tidak pernah disampaikan

In
oleh Pemerintah Kabupaten Morowali kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi
A
Tengah dan Tergugat khususnya dalam rapat rekonsiliasi tersebut hingga
kegiatan rekonsiliasi selesai di tahun 2018;
ah

lik
12. Bahwa sesuai dengan Pasal 169C huruf c UU 3/2020, gubernur
wajib menyerahkan dokumen IUP Eksplorasi, IUP Operasi Produksi, IPR,
am

ub
IUP Operasi Produksi khusus untuk pengangkutan dan penjualan, IUP
Operasi Produksi untuk penjualan, dan IUJP yang menjadi kewenangannya
ep
sebelum berlakunya UU 3/2020 kepada Menteri dalam jangka waktu paling
k

lambat 2 (dua) tahun sejak UU 3/2020 berlaku;


ah

13. Bahwa sejak berlakunya UU 3/2020 berlaku hingga saat ini,


R

si
Gubernur Sulawesi Tengah belum menyerahkan dokumen perizinan
Penggugat sesuai dengan kewenangannya dalam Pasal 169C huruf c UU

ne
ng

3/2020;
14. Bahwa sesuai dengan kronologis di atas, kerugian yang dialami oleh

do
gu

Penggugat terjadi pada saat Bupati Morowali dan Gubernur Sulawesi Tengah
sedang menjalankan wewenangnya dalam pengelolaan pertambangan
In
mineral dan batubara. Oleh karena itu, sepatutnya Bupati Morowali dan
A

Gubernur Sulawesi Tengah termasuk dalam Tergugat perkara a quo;


15. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas, dapat disimpulkan
ah

lik

bahwa gugatan kurang pihak (plurium litis consortium). Sehingga mohon


kiranya Yang Mulia Majelis Hakim pada PTUN Jakarta dapat menyatakan
m

ub

Gugatan Penggugat tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard).


ka

ep

B. EKSEPSI GUGATAN TIDAK JELAS, TIDAK CERMAT, DAN TIDAK LENGKAP


(OBSCUUR LIBEL): PENGGUGAT TIDAK LENGKAP DALAM MENGAJUKAN
ah

GUGATAN
R

es

Halaman 29 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 29
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk

a
16. Bahwa dalam gugatannya, Penggugat mendalilkan telah

si
mengajukan permohonan kepada Tergugat agar IUP Penggugat dapat
dimasukkan ke dalam daftar IUP yang memenuhi ketentuan melalui Surat

ne
ng
Nomor 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022 tanggal 1 Juli 2022 yang dilanjutkan
dengan Upaya Administratif yakni Keberatan Administratif melalui Surat

do
gu Nomor 005/ASL-ESDM/Dir/VII/2022 tanggal 15 Juli 2022 dan Banding
Administratif melalui Surat Nomor 016/ASL-ESDM/Dir/VII/2022 tanggal 29

In
Juli 2022;
A
17. Bahwa baik dari Permohonan dan Upaya Administratif yang
diajukan, Penggugat belum melampirkan seluruh persyaratan yang diatur
ah

lik
dalam peraturan perundang-undangan dalam suratnya, sehingga dapat
disimpulkan bahwa Tergugat tidak pernah mengajukan persyaratan yang
am

ub
berlaku sesuai dengan Pasal 54 Permen ESDM 26/2018 beserta peraturan
turunannya;
ep
18. Bahwa dengan adanya fakta di atas, maka Tergugat selaku pejabat
k

teknis yang melaksanakan tugas dan fungsi evaluasi persyaratan


ah

administratif dan kewailayahan tidak dapat melakukan evaluasi atas


R

si
permohonan dan upaya administratif Penggugat sehingga pada akhirnya
Penggugat tidak dapat memberi korespondensi atas permohonan dan upaya

ne
ng

adminsitratif Penggugat;
19. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Penggugat tidak

do
gu

lengkap dalam mengajukan persyaratan yang diajukan dalam peraturan


perundang-undangan dalam mendaftarkan IUP nya. Sehingga dapat
In
dikatakan bahwa gugatan Penggugat tidak jelas, tidak cermat, dan tidak
A

lengkap (obscuur libel). Dengan demikian mohon kiranya Yang Mulia Majelis
Hakim pada PTUN Jakarta dapat menyatakan Gugatan Penggugat tidak
ah

lik

dapat diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard).


m

D. DALAM POKOK PERKARA: TERGUGAT TELAH MELAKSANAKAN


ub

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN ASAS UMUM PEMERINTAHAN


YANG BAIK (AUPB)
ka

ep

i. Tergugat telah melaksanakan peraturan perundang-undangan


20. Bahwa sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya
ah

Mineral Nomor 15.K/HK.02/MEM.B/2022 tentang Tata Cara Pemrosesan


R

es

Halaman 30 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 30
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Penerbitan dan Pendaftaran Izin Usaha Pertambangan (“Kepmen 15/2022”)

a
sebagai ius constitutum disaat perkara a quo berlangsung, dalan Diktum

si
Ketujuh menjelaskan bahwa dalam hal terdapat putusan Pengadilan Tata
Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap, pemegang IUP mineral

ne
ng
logam atau batubara dapat mengajukan permohonan pendaftaran IUP
kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktur Jenderal

do
gu Mineral dan Batubara dengan ketentuan:
a. Amar putusan memuat:

In
i. Menyatakan sah atau tidak sahnya keputusan tata usaha negara;
A
atau
ii. Memerintahkan untuk memproses pendaftaran IUP; dan
ah

lik
b. Memenuhi persyaratan administratif serta persyaratan dan kriteria
kewilayahan, persyaratan teknis, lingkungan, dan finansial.
am

ub
21. Bahwa sesuai dengan ketentuan Lampiran III Kepmen 15/2020,
syarat yang perlu dipenuhi oleh Penggugat adalah sebagai berikut:
ep
a. Persyaratan administratif:
k

i. Surat permohonan;
ah

ii. Salinan nomor induk berusaha;


R

si
iii. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan Usaha;
iv. Susunan pengurus, daftar pemegang saham atau modal, dan

ne
ng

daftar pemilik manfaat (beneficial ownership) dari Badan Usaha


yang dilengkapi dengan salinan identitas dan NPWP;

do
gu

v. Salinan dokumen hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara


yang amarnya memuat:
In
1. Menyatakan sah atau tidak sahnya keputusan tata usaha
A

negara; dan/atau
2. Memerintahkan untuk memproses pendaftaran IUP;
ah

lik

vi. Salinan akta pendirian Badan Usaha yang bergerak di bidang


pertambangan dan perubahannya yang telah disahkan oleh
m

ub

pejabat yang berwenang; dan


vii. Dokumen perizinan IUP yang masih berlaku;
ka

ep

b. Persyaratan dan kriteria kewilayahan:


i. WIUP tidak tumpang tindih sama komoditas;
ah

es

Halaman 31 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 31
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
ii. Peta dan daftar koordinat berupa garis lintang dan garis bujur

a
sesuai sistem informasi geografis yang berlaku secara nasional;

si
iii. WIUP berbentuk poligon tertutup dibatasi oleh garis yang sejajar
dengan garis lintang dan garis bujur, serta menggunakan sistem

ne
ng
koordinat geografis; dan
iv. Koordinat IUP tahap kegiatan operasi produksi berada di dalam

do
gu c.
koordinat IUP tahap kegiatan eksplorasi;
Persyaratan teknis berupa persetujuan studi kelayakan bagi

In
pemegang IUP tahap kegiatan operasi produksi;
A
d. Persyaratan lingkungan berupa dokumen lingkungan dan
persetujuan lingkungan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang
ah

lik
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
e. Persyaratan finansial berupa pelunasan kewajiban penerimaan
am

ub
negara bukan pajak terutang subsektor mineral dan batubara;
22. Bahwa seluruh persyaratan yang Tergugat sebutkan pada angka-
ep
angka sebelumnya merupakan syarat Penggugat sebagai Pemegang IUP
k

yang memohonkan agar IUP-nya masuk ke dalam daftar IUP yang


ah

memenuhi ketentuan baik kepada Tergugat yang hingga saat ini belum
R

si
pernah disampaikan oleh Penggugat;
23. Bahwa dikarenakan hingga saat ini Penggugat belum

ne
ng

menyampaikan persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang-


undangan, maka jelas bagi Tergugat untuk tidak memasukkan IUP

do
gu

Penggugat ke dalam Daftar IUP yang Memenuhi Ketentuan karena


permohonan Penggugat tidak memenuhi persyaratan yang diatur dalam
In
peraturan perundang-undangan;
A

ii. Tergugat telah Melaksanakan Asas Umum Pemerintahan yang Baik


(AUPB)
ah

lik

24. Bahwa dalam gugatannya, Penggugat mendalilkan Tergugat


tidak menjalankan Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) dalam
m

ub

perkara a quo;
25. Bahwa Tergugat menerima surat permohonan Penggugat
ka

ep

membutuhkan waktu dalam sesuai dengan prinsip kehati-hatian.


Tergugat setidak-tidaknya telah menjalankan asas kepastian hukum,
ah

es

Halaman 32 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 32
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
ketidakberpihakan, dan tidak menyalahgunakan kewenangan yang

a
termasuk dalam AUBP yang dianut di Indonesia;

si
26. Bahwa Tergugat telah menerapkan asas kepastian hukum
dengan belum memproses permohonan Penggugat dikarenakan upaya

ne
ng
yang dilakukan Penggugat belum sesuai dengan peraturan perundang-
undangan sehingga permohonan dan upaya hukum Penggugat belum

do
gu dapat diproses oleh Tergugat;
27. Bahwa belum diprosesnya permohonan dan upaya administratif

In
oleh Penggugat menunjukan bahwa Tergugat telah menjalankan asas
A
ketidakberpihakan kepada Penggugat yang memang dalam permohonan
dan upaya administratifnya belum sesuai peraturan perundang-
ah

lik
undangan. Akan menjadi kesalahan Tergugat apabila memroses dan
menyetujui permohonan Penggugat;
am

ub
28. Bahwa Tergugat dengan tidak mengabulkan permohonan
Penggugat telah menjalankan asas tidak menyalahgunakan wewenang,
ep
dikarenakan wewenang Tergugat dapat digunakan apabila permohonan
k

Penggugat telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;


ah

29. Bahwa dengan demikian telah jelas Penggugat telah


R

si
menjalankan peraturan perundang-undangan dan AUPB.

ne
ng

Sebagai penutup, berdasarkan seluruh uraian, dalil, argumen, dan bukti yang
disebutkan, Tergugat dengan ini memohon dengan hormat agar Yang Mulia

do
gu

Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara pemeriksa perkara a quo untuk
berkenan memutus dengan amar/diktum sebagai berikut:
In
DALAM EKSEPSI:
A

1. Menerima dan Mengabulkan Eksepsi Tergugat untuk seluruhnya;


2. Menyatakan Gugatan Penggugat tidak dapat diterima (niet
ah

lik

ontvankelijke verklaard);
DALAM POKOK PERKARA:
m

ub

1. Menolak Gugatan Penggugat untuk seluruhnya, atau


setidak-tidaknya menyatakan Gugatan Penggugat tidak dapat diterima (niet
ka

ep

ontvankelijke verklaard);
ah

es

Halaman 33 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 33
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
2. Menyatakan sah Tindakan Tergugat berupa tidak

a
memasukkan IUP Penggugat ke dalam daftar Izin Usaha Pertambangan

si
yang memenuhi ketentuan;
3. Menghukum Penggugat untuk membayar seluruh biaya

ne
ng
yang timbul dalam perkara ini.
Menimbang, bahwa terhadap Jawaban Tergugat, Penggugat telah

do
gu
mengajukan Replik tanggal 2 November 2022, dan terhadap Replik Penggugat
tersebut, Tergugat telah mengajukan Duplik tanggal 9 November 2022, dan untuk

In
mempersingkat isi putusan maka Replik dan Duplik tidak dicantumkan dalam
A
putusan ini namun terlampir dalam Berita Acara Persidangan;
ah

lik
Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya, Penggugat
telah mengajukan bukti-bukti tertulis berupa fotokopi surat yang telah diberi
materai cukup yaitu P-1 sampai dengan P-24 dan telah dicocokkan dengan
am

ub
asli/fotokopinya sehingga dapat dijadikan bukti yang sah dalam perkara ini yang
perinciannya sebagai berikut:
ep
k

1. Bukti P-1: Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Amanat Sepuh Lestari


ah

Nomor: 13 tanggal 31 Oktober 2003 dan pengesahan dari


R

si
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor: [Link].2004 tanggal 9 Juni 2004.

ne
ng

(Fotokopi sesuai dengan aslinya );


2. Bukti P-2 : Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham

do
Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
gu

Nomor: 4 tanggal 9 September 2021, yang dibuat di hadapan


Nixon R.D. Hasibuan, S.H. Notaris di Bogor dan telah mendapat
In
A

persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia


Republik Indonesia Nomor: [Link]
ah

lik

2021 tanggal 30 September 2021 serta terdaftar pada


Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
m

ub

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Nomor: AHU-


[Link] 2021 tanggal 30 September 2021
ka

(Fotokopi sesuai dengan aslinya );


ep

3. Bukti P-3 : Kartu Tanda Penduduk Anugrah Bregas


ah

Priambodo (Fotokopi sesuai fotokopi );


R

es

Halaman 34 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 34
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
4. Bukti P-4 :Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540/SK-PW/033/

a
Distamben/XI/2008 tanggal 18 November 2008 tentang

si
Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi Pertambangan
PT Amanat Sepuh Lestari, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten

ne
ng
Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, seluas + 2.516 Hektar
(Fotokopi sesuai dengan aslinya );

do
5. guBukti P-5 :Surat Keputusan Bupati
DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 tentang Persetujuan
Morowali Nomor: 540.2/SK.006/

In
Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi kepada PT Amanat Sepuh
A
Lestari (Fotokopi sesuai fotokopi );
6. Bukti P-6: Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540.3/SK.009/
ah

lik
DESDM/IV/2011 tanggal 28 April 2011 tentang Persetujuan
Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi Menjadi Izin
am

ub
Usaha Pertambangan Operasi Produksi (“Izin Usaha
Pertambangan Operasi Produksi”) kepada PT Amanat Sepuh
ep
Lestari (Fotokopi sesuai dengan aslinya );
k

[Link] P-7 : Surat Permohonan Penggugat kepada Direktur Pembinaan


ah

Pengusahaan Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara


R

si
Kementerian ESDM (“Direktur”) tanggal 1 Juli 2022 Nomor:
004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Permohonan IUP OP Atas

ne
ng

Nama PT Amanat Sepuh Lestari Terdaftar Sebagai IUP Tercatat


di Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM yang

do
gu

Memenuhi Ketentuan, yang diterima Direktur tanggal 1 Juli 2022


(Fotokopi sesuai dengan aslinya );
In
8. Bukti P-8 : Surat Penggugat kepada Direktur tanggal 15 Juli 2022, Nomor:
A

005/ASL-ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Keberatan Belum Adanya


Jawaban Permohonan IUP OP Atas Nama PT Amanat Sepuh
ah

lik

Lestari Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal


Minerba Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan,
m

ub

(Fotokopi sesuai dengan aslinya )


9. Bukti P-9: Surat Penggugat kepada atasan Direktur yaitu Tergugat (berdasarkan
ka

ep

ketentuan Pasal 78 ayat 2 UU Administrasi Pemerintahan)


tanggal 29 Juli 2022 Nomor: 006/ASL-ESDM/Dir/VII/2022
ah

Perihal: Banding Administratif yang diterima Tergugat tanggal 29


R

es

Halaman 35 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 35
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Juli 2022 (Fotokopi sesuai dengan aslinya )

a
10. Bukti P-10a : Bukti Pembuatan Tagihan Penerimaan Negara Bukan Pajak

si
(PNBP) kode Billing, 82022031515639 tanggal 15 Maret 2022
(Fotokopi sesuai fotokopi );

ne
ng
11. Bukti P-10b : Bukti Penerimaan Negara dengan kode Billing
820220315156539 tanggal 15 Maret 2022 atas nama PT.

do
gu Amanah Sepuh Lestari (Fotokopi sesuai fotokopi );
12. Bukti P-11 : Bukti Penerimaan Negara Bukan Pajak kode Billing, 82022110

In
2198070 atas nama PT. Amanah Sepuh Lestari (Fotokopi sesuai
A
fotokopi );
13. Bukti P-12 : Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 660.1/45.A/
ah

lik
KLH/III/2011 tanggal 25 Maret 2011 tentang Kelayakan
Lingkungan Kegiatan Penambangan Bijih Nikel di Kecamatan
am

ub
Bungku Barat, Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah
Oleh PT Amanat Sepuh Lestari (Fotokopi sesuai dengan
ep
aslinya);
k

14. Bukti P-13 : Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) Rencana


ah

Penambangan Biji Nikel oleh PT Amanat Sepuh Lestari di Desa


R

si
Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali,
Provinsi Sulawesi Tengah beserta Lembar Persetujuan Nomor:

ne
ng

540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 yang


telah disetujui oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten

do
gu

Morowali (Fotokopi sesuai fotokopi);


15 Bukti P-14 : Laporan Studi Kelayakan Pertambangan Nikel Oleh PT Amanat
In
Sepuh Lestari di Desa Larobenu, Kecamatan Bungku Barat,
A

Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah beserta Lembar


Persetujuan Nomor: 540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9
ah

lik

Desember 2009 yang telah disetujui oleh Kepala Kantor


Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali (Fotokopi sesuai
m

ub

fotokopi);
16 Bukti P-15: Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) Kegiatan
ka

ep

Penambangan Bijih Nikel Oleh PT Amanat Sepuh Lestari di


Desa Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali,
ah

Provinsi Sulawesi Tengah beserta Lembar Persetujuan Nomor:


R

es

Halaman 36 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 36
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 yang

a
telah disetujui oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten

si
Morowali (Fotokopi sesuai fotokopi);
17 Bukti P-16 : Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) Kegiatan

ne
ng
Penambangan Bijih Nikel Oleh PT Amanat Sepuh Lestari di Desa
Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali,

do
gu Provinsi Sulawesi Tengah beserta Lembar Persetujuan Nomor:
540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 yang

In
telah disetujui oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten
A
Morowali (Fotokopi sesuai fotokopi);
18 Bukti P-17 : Dokumen Rencana Pasca Tambang (RPT) Pertambangan
ah

lik
Bijih Nikel dengan oleh PT Amanat Sepuh Lestari di Desa
Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali,
am

ub
Provinsi Sulawesi Tengah beserta Lembar Persetujuan Nomor:
540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 yang
ep
telah disetujui oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten
k

Morowali (Fotokopi sesuai fotokopi);


ah

19 Bukti P-18 : Rencana Reklamasi Tahun 2022 - 2026 Izin Usaha


R

si
Pertambangan Operasi Produksi Luas 2.516 Ha Hektar PT
Amanat Sepuh Lestari beserta Lembar Persetujuan Nomor:

ne
ng

540.2/SK.006/DESDM/ XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 yang


telah disetujui oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten

do
gu

Morowali (Fotokopi sesuai fotokopi);


20 Bukti P-19: Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi
In
Pemerintahan (Fotokopi sesuai fotokopi);
A

21 Bukti P-20 : Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan


Publik (Fotokopi sesuai fotokopi);
ah

lik

22. Bukti P-21: Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral No. 26 Tahun
2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik dan
m

ub

Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara (Fotokopi


sesuai fotokopi);
ka

ep

23. Bukti P-22: Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 15
Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
ah

Energi dan Sumber Daya Mineral (Fotokopi sesuai fotokopi);


R

es

Halaman 37 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 37
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
24. Bukti P-23 : Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor: 09/G/

a
TF/2022/[Link] tanggal 5 April 2022 (Fotokopi sesuai

si
fotokopi);
25. Bukti P-24 : Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor: 84/G/

ne
ng
TF/2022/[Link] tanggal 16 Juni 2022 (Fotokopi sesuai
fotokopi);

do
gu Menimbang, bahwa untuk mempertahankan dalil-dalil bantahannya, pihak
Tergugat telah mengajukan bukti-bukti tertulis berupa fotokopi surat yang telah

In
diberi materai cukup yaitu T-1 sampai dengan T-8 dan telah dicocokan dengan
A
asli/fotokopinya sehingga dapat dijadikan bukti yang sah dalam perkara ini yang
perinciannya sebagai berikut :
ah

lik
1. Bukti T-1: Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 tentang
Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Pengawasan
am

ub
Pertambangan Mineral dan Batubara (Fotokopi sesuai fotokopi);
2. Bukti T-2 : Keputusan Menteri ESDM Nomor 15.K/HK.02/MEM.B/2022 tentang
ep
Tata Cara Pemrosesan Penerbitan dan Pendaftaran Izin Usaha
k

Pertambangan (Fotokopi sesuai fotokopi);


ah

R
3. Bukti T-3 : Berita Acara Nomor 02/SUL/DJMB/2011 tanggal 5 Mei 2011 tentang

si
Berita Acara Serah Terima Data Izin Usaha Pertambangan di

ne
ng

Provinsi Sulawesi Tengah (Fotokopi sesuai fotokopi);


4. Bukti T-4 : Berita Acara Penyelesaian Penataan Izin Usaha Pertambangan di
Kabupaten Morowali tanggal 3 Oktober 2012 (Fotokopi sesuai

do
gu

fotokopi);
5. Bukti T-5: Berita Acara Koordinasi IUP CNC dan Non CNC Antara Ditjen
In
A

Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, Dinas ESDM Provinsi


Sulawesi Tengah dengan Dinas ESDM Kabupaten Morowali
ah

lik

tanggal 31 Oktober 2014 (Fotokopi sesuai fotokopi);


6. Bukti T-6 : Berita Acara Koordinasi IUP CNC dan Non CNC Antara Ditjen
Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, Dinas ESDM Provinsi
m

ub

Sulawesi Tengah dengan Dinas ESDM Kabupaten Morowali


ka

tanggal 18 November 2014 (Fotokopi sesuai fotokopi);


ep

7. Bukti T-7: Berita Acara Koordinasi IUP CNC dan Non CNC Antara Ditjen Mineral
dan Batubara, Kementerian ESDM, Dinas ESDM Provinsi Sulawesi
ah

es

Halaman 38 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 38
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Tengah dengan Dinas ESDM Kabupaten Morowali tanggal 12

a
Desember 2014 (Fotokopi sesuai fotokopi);

si
8. Bukti T-8 : Berita Acara Koordinasi dan Klarifikasi IUP Provinsi Sulawesi
Tengah dan Sulawesi Selatan tanggal 13 Agustus 2019 (Fotokopi

ne
ng
sesuai fotokopi);
Bahwa pihak Penggugat dan Tergugat menyatakan tidak akan

do
gu
mengajukan saksi maupun ahli walaupun kesempatan tersebut telah diberikan
secara patut oleh Majelis Hakim;

In
A
Bahwa dalam sengketa ini, Penggugat dan Tergugat, masing-masing
telah mengajukan kesimpulannya pada tanggal 7 Desember 2022, sebagaimana
ah

lik
termuat dalam Berita Acara Persidangan yang merupakan satu kesatuan dengan
putusan ini;
am

ub
Bahwa, segala sesuatu yang terjadi dalam persidangan selama
pemeriksaan perkara ini berlangsung sebagaimana telah tercantum pada Berita
Acara Pemeriksaan Persiapan dan Berita Acara Persidangan dianggap telah
ep
k

termuat dan merupakan satu kesatuan dalam Putusan ini;


ah

Bahwa, pada akhirnya para pihak menyatakan tidak akan mengajukan


R

si
sesuatu hal lagi dalam perkara ini dan selanjutnya mohon Putusan;

ne
PERTIMBANGAN HUKUM
ng

Menimbang, bahwa maksud dan tujuan gugatan Penggugat pada


pokoknya adalah untuk menguji objek sengketa dan dimohonkan untuk dinyatakan

do
gu

batal atau tidak sah yaitu:

Tindakan Pemerintahan Tergugat berupa tidak memasukkan Izin Usaha


In
A

Pertambangan Operasi Produksi atas nama PT Amanat Sepuh Lestari ke


dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan,
ah

lik

sebagaimana Surat Permohonan dari PT Amanat Sepuh Lestari tanggal 1


Juli 2022 Nomor: 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022.
m

ub

Menimbang, bahwa Tergugat dalam jawabannya menyampaikan pula


eksepsi-eksepsi sehingga Pengadilan akan mempertimbangkannya terlebih
ka

dahulu eksepsi-eksepsi Tergugat tersebut sebagai berikut:


ep

DALAM EKSEPSI
ah

es

Halaman 39 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 39
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Menimbang, bahwa eksepsi Tergugat pada pokoknya adalah mengenai:

a
gugatan tidak jelas, tidak cermat, dan tidak lengkap (obscuur libel), dan Eksepsi

si
gugatan Penggugat kurang pihak (Plurium Litis Consortium);

ne
ng
Menimbang, bahwa terhadap hal tersebut, Pengadilan memberikan
pertimbangan hukum mengenai eksepsi-eksepsi tersebut, sebagai berikut:

do
Ad. 1. Eksepsi gugatan Penggugat kurang pihak (Plurium Litis Consortium);
gu Menimbang, bahwa Tergugat mendalilkan sejak tahun 2011 hingga tahun
2018, dilakukan kegiatan rekonsiliasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah

In
A
kabupaten/kota, pemerintah daerah provinsi, dan Pemerintah Pusat yang
dilaksanakan oleh Tergugat dengan tujuan untuk penataan perizinan
ah

lik
pertambangan mineral dan batubara di Republik Indonesia dan terkait dengan
penataan perizinan pertambangan di Kabupaten Morowali, dilaksanakan rapat
am

ub
koordinasi dan rekonsiliasi yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh
Pemerintah Kabupaten Morowali, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan
Tergugat selaku Pemerintah Pusat; Bahwa mengenai kerugian yang dialami oleh
ep
k

Penggugat terjadi pada saat Bupati Morowali dan Gubernur Sulawesi Tengah
ah

sedang menjalankan wewenangnya dalam pengelolaan pertambangan mineral


R

si
dan batubara. Oleh karena itu, sepatutnya Bupati Morowali dan Gubernur
Sulawesi Tengah termasuk dalam Tergugat perkara a quo;

ne
ng

Menimbang, bahwa merujuk pada ketentuan Pasal 54 Ayat (1) Peraturan


Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 26 Tahun

do
gu

2018 Tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik Dan Pengawasan


Pertambangan Mineral Dan Batubara, yang berbunyi sebagai berikut:
“Dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap penyelenggaraan pengelolaan
In
A

pengusahaan pertambangan mineral dan batubara, Direktur Jenderal menerbitkan


daftar IUP dan IUPK yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:
ah

lik

a. WIUP atau WIUPK-nya tidak tumpang tindih sama komoditas;


b. telah memenuhi kewajiban pembayaran penerimaan negara bukan
m

ub

pajak; dan;
c. telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan sesuai dengan
ka

ketentuan peraturan perundang-undangan.


ep

Selanjutnya dalam Pasal 1 Angka 7 Peraturan Mahakamah Agung Nomor 2 Tahun


ah

2019 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Tindakan Pemerintahan dan


R

es

Halaman 40 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 40
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Kewenangan Mengadili Perbuatan Melanggar Hukum Oleh Badan dan/atau

a
Pejabat Pemerintahan yang berbunyi:

si
‘Tergugat adalah Pejabat Pemerintahan atau Penyelenggara Negara lainnya yang
melakukan Tindakan Pemerintahan berdasarkan wewenang yang ada padanya

ne
ng
atau yang dilimpahkan kepadanya yang digugat oleh Warga Masyarakat”;
Menimbang, bahwa Majelis Hakim setelah memperhatikan objek sengketa

do
gu
sebagai akibat tidak dimasukkannya Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi
atas nama PT Amanat sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan

In
Yang Memenuhi Ketentuan sebagaimana permohonannya dalam bukti P-7, maka
A
dengan merujuk pada objek sengketa dan subjek Tergugat dalam perkara ini serta
merujuk pada Ketentuan Pasal 54 Ayat (1) Peraturan Menteri Dan Sumber Daya
ah

lik
Mineral Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 dan dikaitkan dengan Pasal 1
angka 7 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019
am

ub
tersebut di atas, maka Bupati Morowali dan Gubernur Sulawesi Tengah yang tidak
didudukkan sebagai Tergugat dalam perkara ini adalah telah tepat menurut
ep
hukum, sehingga atas dasar tersebut, dalil Tergugat gugatan kurang pihak terbukti
k

tidak beralasan hukum dan harus dinyatakan tidak diterima;


ah

R
Ad. 2. Eksepsi mengenai gugatan tidak jelas, tidak cermat, dan tidak lengkap

si
(obscuur libel) Penggugat tidak lengkap dalam mengajukan gugatan;

ne
ng

Menimbang, bahwa hal pokok yang menjadi dalil Tergugat mengenai


eksepsi ini adalah Tergugat selaku pejabat teknis yang melaksanakan tugas dan

do
fungsi evaluasi persyaratan administratif dan kewailayahan tidak dapat melakukan
gu

evaluasi atas permohonan dan upaya administratif Penggugat sehingga pada


akhirnya Penggugat tidak dapat memberi korespondensi atas permohonan dan
In
A

upaya adminsitratif Penggugat, berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka


Penggugat tidak lengkap dalam mengajukan persyaratan yang diajukan dalam
ah

lik

peraturan perundang-undangan dalam mendaftarkan IUP nya. Sehingga dapat


dikatakan bahwa gugatan Penggugat tidak jelas, tidak cermat, dan tidak lengkap
m

ub

(obscuur libel);

Menimbang, bahwa dalam repliknya tertanggal 2 November 2022 atas


ka

eksepsi tersebut, Penggugat menyampaikan bantahannya yang pada pokoknya


ep

adalah gugatan Penggugat telah jelas dan telah memenuhi ketentuan hukum
ah

formil baik yang tercantum dalam Undang-Undang No 14 Tahun 1985 tentang


R

es

Halaman 41 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 41
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
Peradilan Tata Usaha Negara, SEMA No 2 Tahun 1991, PERMA No. 6 Tahun

a
2018, PERMA No. 2 Tahun 2019;

si
Menimbang, bahwa terhadap permasalahan hukum dalam eksepsi ini,

ne
ng
maka yang menjadi tolok ukur apakah suatu gugatan kabur atau tidak jelas
bukanlah sebagaimana yang di dalilkan oleh Tergugat maupun Penggugat, namun
ada pada ketentuan Pasal 56 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986;

do
gu Menimbang, bahwa atas dasar ketentuan tersebut, setelah memperhatikan
gugatan Penggugat, di dalamnya telah memuat dengan jelas identitas Penggugat

In
A
dan Kuasanya, identitas Tergugat, dasar gugatan dan hal yang dimintakan untuk
diputuskan oleh Pengadilan, oleh karenanya gugatan Penggugat sudah jelas,
ah

lik
sehingga eksepsi Tergugat mengenai gugatan tidak jelas (obscuur libel) terbukti
tidak beralasan hukum dan harus dinyatakan tidak diterima;
am

ub
Menimbang, bahwa selain dari pada hal-hal yang dipermasalahkan dalam
eksepsi Tergugat di atas, maka terkait dengan kewenangan Pengadilan Tata
Usaha Negara Jakarta untuk mengadili perkara ini, kepentingan Penggugat untuk
ep
k

mengajukan gugatan, tenggang waktu pengajuan gugatan dan formalitas gugatan,


ah

menurut Pengadilan masing-masing telah memenuhi ketentuan Pasal 47 jo. Pasal


R

si
2 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019, Pasal 54
ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986, Pasal 53 Ayat (1) Undang-Undang

ne
ng

Nomor 9 Tahun 2004, Pasal 55 dan Pasal 56 Undang-Undang Nomor 5 Tahun


1986 serta peraturan perundang-undangan terkait lainnya yang berlaku, sehingga

do
gu

selanjutnya Pengadilan akan mempertimbangkan pokok perkaranya;

DALAM POKOK PERKARA


In
A

Menimbang, bahwa pengujian dalam pokok perkara adalah pengujian


terhadap objek sengketa dari aspek kewenangan, aspek prosedur dan aspek
ah

lik

substansi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asas-


asas umum pemerintahan yang baik;
m

ub

Menimbang, bahwa setelah mencermati dalil-dalil Para Pihak, ternyata


yang menjadi pokok permasalahan hukum dalam perkara ini adalah pada aspek
ka

substansi yakni apakah tindakan Tergugat yang tidak memasukkan Izin Usaha
ep

Pertambangan Operasi Produksi atas nama PT Amanat Sepuh Lestari ke dalam


ah

Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan adalah telah tepat
R

es

Halaman 42 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 42
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
atau tidak, oleh karena itu Pengadilan dalam pengujiannya akan langsung pada

a
aspek substansi yang menjadi pokok sengketanya, sedangkan aspek

si
kewenangan dan prosedur objek sengketa tidak perlu dipertimbangkan lagi;

ne
ng
Menimbang, bahwa terkait dengan aspek substansi tersebut, pada
pokoknya dalam ketentuan Pasal 46 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 3
Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009

do
gu
tentang Pertambangan Mineral dan Batubara telah mengatur bahwa:

(1) Pemegang IUP yang telah menyelesaikan kegiatan Eksplorasi

In
A
dijamin untuk dapat melakukan kegiatan Operasi Produksi sebagai kelanjutan
kegiatan usaha pertambangannya.
ah

lik
(2) Pemegang IUP sebelum melakukan kegiatan Operasi Produksi
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memenuhi persyaratan
am

ub
administratif, teknis, lingkungan, dan finansial.

Menimbang, bahwa terkait ketentuan tersebut, selanjutnya dalam Pasal


54 ayat (1) Peraturan Menteri Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
ep
k

Nomor 26 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik


ah

Dan Pengawasan Pertambangan Mineral Dan Batubara, merumuskan:


R

si
(1) Dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap penyelenggaraan

ne
pengelolaan pengusahaan pertambangan mineral dan batubara, Direktur
ng

Jenderal menerbitkan daftar IUP dan IUPK yang memenuhi ketentuan


sebagai berikut:

do
gu

a. WIUP atau WIUPK-nya tidak tumpang tindih sama komoditas;


b. telah memenuhi kewajiban pembayaran penerimaan negara bukan
In
A

pajak; dan
c. telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan sesuai dengan
ah

ketentuan peraturan perundang-undangan.


lik

Menimbang, bahwa dari kedua ketentuan di atas, maka sebagai dasar


m

ub

penilaian mengenai aspek substansi adalah apakah Izin Usaha Pertambangan


Penggugat telah memenuhi persyaratan tersebut ataukah tidak;
ka

Menimbang, bahwa ada dua alasan pokok yang disampaikan oleh


ep

Tergugat terkait Izin Usaha Pertambangan Penggugat sehingga tidak dimasukkan


ah

ke dalam daftar izin usaha pertambangan yang memenuhi ketentuan, pertama


R

es

Halaman 43 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 43
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
adalah karena perizinan Penggugat tidak teregistrasi dalam daftar perizinan

a
pertambangan mineral dan batubara karena tidak disampaikan data-datanya oleh

si
pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah provinsi, kedua adalah karena
Penggugat belum menyerahkan seluruh persyaratan sesuai dengan peraturan

ne
ng
perundang-undangan;

Menimbang, bahwa terkait alasan pertama dari Tergugat di atas, maka

do
gu
dari bukti T-3, T-4, T-5, T-6, T-7 dan T-8 memang Izin Usaha Pertambangan
Penggugat tidak tersebutkan, namun dengan mencermati pula bukti P-5 yakni Izin

In
A
Usaha Pertambangan Penggugat untuk kegiatan eksplorasi dan bukti P-6 yakni
Izin Usaha Pertambangan Penggugat untuk kegiatan operasi produksi dengan
ah

lik
masa berlaku IUP selama 20 (dua puluh) tahun, Izin Usaha Pertambangan
Penggugat untuk kegiatan operasi produksi mana belum pernah dibatalkan dan
dicabut oleh badan atau pejabat yang berwenang, oleh karena itu dalil Tergugat
am

ub
yang menyampaikan pada pokoknya bahwa perizinan Penggugat tidak masuk ke
dalam daftar perizinan pertambangan mineral dan batubara karena tidak
ep
disampaikan data-datanya oleh pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah
k

provinsi adalah tidak relevan dan harus dikesampingkan, karena setiap keputusan
ah

R
yang diterbitkan oleh semua Badan/Pejabat Pemerintahan harus dapat dijadikan

si
pegangan oleh masyarakat, sehingga antar Badan/Pejabat Pemerintahan tidak

ne
ng

boleh saling menegasikan Keputusan Badan/Pejabat lainnya selama diterbitkan


sesuai dengan kewenangannya, yang dalam hal ini Keputusan Bupati Morowali
adalah keputusan Badan/Pejabat Pemerintahan yang pada saat diterbitkan adalah

do
gu

berdasar kewenangan Bupati Morowali sehingga harus dihormati oleh semua


Badan/Pejabat Pemerintahan lainnya, termasuk Tergugat;
In
A

Menimbang, bahwa terkait alasan kedua Tergugat, fakta hukumnya tidak


pernah dimintakan oleh Tergugat kepada Penggugat, namun dari yang
ah

lik

disampaikan terkait persyaratan tersebut, oleh Penggugat telah dibuktikan


olehnya dalam bukti P-1 (Akta Pendirian Perseroan dan Pengesahan dari
m

ub

Kemenkum HAM), P-4 (Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi


Pertambangan), P-5 (Persetujuan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi), P-6 (Izin
ka

Usaha Pertambangan Operasi Produksi) , P-12 (Izin Kelayakan Lingkungan) , P-


ep

13 (Dokumen Analisis Dampak Lingkungan), P-14 (Laporan Studi Kelayakan


ah

Pertambangan), P-15 (Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan/RPL), P-16


R

es

Halaman 44 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 44
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
(Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan/RKL), P-17 (Dokumen Rencana

a
Pasca Tambang/RPT), P-18 (Rencana Reklamasi) dan Penggugat juga telah

si
mengajukan permohonan pendaftaran IUP kepada Tergugat (bukti P-7);

ne
ng
Menimbang, bahwa dari bukti-bukti Penggugat di atas, ada beberapa
dokumen yang tidak dapat dibuktikan kelengkapannya, namun hal tersebut,
menurut hukum tidak menegasikan bahwa Penggugat telah kehilangan haknya

do
gu
untuk dapat melakukan kegiatan operasi produksi sebagai kelanjutan kegiatan
usaha pertambangannya yang telah memperoleh Izin Usaha Pertambangan

In
A
Operasi Produksi dari Bupati Morowali (vide bukti P-6);

Menimbang, bahwa selain daripada itu tidak diperoleh alat bukti satupun
ah

lik
yang membuktikan bahwa wilayah IUP Penggugat tidak dapat dibuktikan tumpang
tindih sama komoditas dengan wilayah IUP perusahaan lain yang sudah terdaftar;
am

ub
Menimbang, bahwa atas fakta hukum yang demikian, maka dengan
memperhatikan IUP Penggugat (bukti P-5 dan P-6) dan mempedomani Pasal 46
ayat (1) dan (2) Undang-Undang No. 3 Tahun 2020 di atas, maka Penggugat
ep
k

sebagai Pemegang IUP yang telah menyelesaikan kegiatan Eksplorasi dan


ah

dijamin untuk dapat melakukan kegiatan operasi produksi sesuai Bukti P-6 (Izin
R

si
Usaha Pertambangan Operasi Produksi) sebagai bentuk kelanjutan kegiatan
usaha pertambangannya karena telah memenuhi persyaratan administratif, teknis,

ne
ng

lingkungan, dan finansial;

Menimbang, bahwa berdasarkan uraian di atas, maka telah terbukti

do
gu

Tergugat melanggar Pasal 46 ayat (1) dan (2) Undang-Undang No. 3 Tahun 2020
jo. Pasal 54 ayat (1) Peraturan Menteri Dan Sumber Daya Mineral Republik
In
A

Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 di atas, sehingga tindakan hukum Tergugat dari
aspek substansi bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang
ah

berlaku, dan oleh karenanya Tergugat juga terbukti melakukan pelanggaran atas
lik

asas-asas umum pemerintahan yang baik khususnya asas kepastian hukum dan
asas kecermatan;
m

ub

Menimbang, bahwa berdasarkan seluruh pertimbangan di atas, maka


ka

petitum Penggugat yang pada pokoknya mohon agar Pengadilan menyatakan


ep

tindakan Tergugat adalah Perbuatan Melanggar Hukum oleh Badan dan/atau


ah

Pejabat Pemerintahan (Onrechtmatige Overheidsdaad) dan menyatakan batal


R

es

Halaman 45 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 45
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
tindakan Tergugat tersebut serta mewajibkan kepada Tergugat untuk melakukan

a
tindakan pemerintahan berupa untuk melakukan Tindakan Pemerintahan berupa

si
dimasukkannya Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas nama
Penggugat ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan

ne
ng
terbukti beralasan hukum dan harus dikabulkan untuk seluruhnya;

Menimbang, bahwa terhadap dali-dalil dan alat bukti Para Pihak selain

do
gu
dan selebihnya setelah dipertimbangkan, sesuai ketentuan Pasal 100, Pasal 107
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 jo. Pasal 107 A Undang-Undang Nomor 51

In
A
Tahun 2009 ternyata kurang dan/atau tidak relevan oleh karenanya harus
dikesampingkan, namun demikian terhadap alat bukti tersebut tetap terlampir
ah

lik
dalam berkas perkara dan tercantum menjadi bagian yang tidak terpisahkan
dengan putusan ini;
am

ub
Menimbang, bahwa oleh karena gugatan Penggugat dikabulkan untuk
seluruhnya, maka berdasarkan ketentuan Pasal 110 jo. Pasal 112 Undang-
Undang Nomor 5 Tahun 1986, Tergugat dihukum membayar biaya perkara yang
ep
k

jumlahnya tercantum dalam amar putusan ini;


ah

Menimbang, bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 26 Peraturan


R

si
Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi
Perkara Dan Persidangan di Peradilan Secara Elektronik dengan diucapkannya

ne
ng

putusan secara elektronik, maka secara hukum telah dilaksanakan penyampaian


salinan putusan elektronik kepada para pihak melalui sistem informasi Pengadilan

do
gu

(aplikasi e-Court Mahkamah Agung Republik Indonesia) dan secara hukum


dianggap telah dihadiri oleh para pihak dan dilakukan sidang terbuka untuk umum;
In
A

Memperhatikan dan mengingat ketentuan dalam Undang-Undang Nomor


5 Tahun 1986 sebagaimana terakhir telah diubah dengan Undang-Undang Nomor
ah

51 Tahun 2009, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014, Peraturan Mahkamah


lik

Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 serta peraturan lainnya yang
bersangkutan.
m

ub

M E N G A D I L I:
ka

DALAM EKSEPSI
ep

Menyatakan eksepsi Tergugat tidak diterima;


ah

es

Halaman 46 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 46
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
DALAM POKOK PERKARA

a
R
1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;

si
2. Menyatakan batal Tindakan Pemerintahan Tergugat berupa tidak

ne
ng
memasukkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas nama PT
Amanat Sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang

do
Memenuhi Ketentuan, sebagaimana Surat Permohonan dari PT Amanat Sepuh
gu
Lestari tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022;

3. Mewajibkan Tergugat untuk melakukan Tindakan Pemerintahan berupa

In
A
dimasukkannya Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas nama PT
Amanat Sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang
ah

lik
Memenuhi Ketentuan, sebagaimana Surat Permohonan dari PT Amanat Sepuh
Lestari tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022;
am

ub
4. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini
sebesar Rp.323.000,- (tiga ratus dua puluh tiga ribu rupiah).
ep
k

Demikian diputuskan dalam Rapat Permusyawaratan Majelis Hakim


ah

Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada Hari Kamis tanggal 8 Desember
R
2022 oleh kami Oktova Primasari, S.H., sebagai Hakim Ketua Majelis, Himawan

si
Krisbiyantoro, S.H., M.H., dan Dr. Nasrifal, S.H., M.H., masing-masing sebagai

ne
ng

Hakim Anggota, putusan mana diucapkan dalam persidangan yang terbuka untuk
umum pada Hari Rabu tanggal 21 Desember 2022 dan telah disampaikan melalui
sistem informasi Pengadilan (aplikasi e-Court Mahkamah Agung Republik

do
gu

Indonesia) kepada Para Pihak, oleh Majelis Hakim tersebut dengan dibantu oleh
Kornelius, S.E.,S.H, sebagai Panitera Pengganti Pengadilan Tata Usaha Negara
In
A

Jakarta dengan dihadiri secara elektronik oleh Kuasa Hukum Penggugat dan
Kuasa Tergugat.;
ah

lik

Hakim-Hakim Anggota, Hakim Ketua Majelis,

ttd
m

ub

ttd
ka

Himawan Krisbiyantoro, S.H., M.H. Oktova Primasari, S.H.


ep
ah

es

Halaman 47 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 47
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
[Link]
hk
ttd

a
R
Dr. Nasrifal, S.H., M.H.

si
Panitera Pengganti,

ne
ng
ttd

do
gu Kornelius,S.E.,S.H.

In
A
Rincian Biaya perkara:
Pendaftaran : Rp. 30.000,-
ah

lik
ATK : Rp. 125.000,-
Surat Panggilan : Rp. 47.000,-
am

ub
Lain-lain : Rp. 91.000,-
Sumpah : Rp. -
ep
Meterai Putusan Akhir : Rp. 10.000,-
k

Redaksi Putusan Akhir : Rp. 10.000,-


ah

Leges Putusan Akhir : Rp. 10.000,-


R

si
Jumlah : Rp. 323.000,-
(tiga ratus dua puluh tiga ribu rupiah).

ne
ng

do
gu

In
A
ah

lik
m

ub
ka

ep
ah

es

Halaman 48 dari 48 halaman Putusan Nomor : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 48

Anda mungkin juga menyukai