Putusan PTUN Jakarta Nomor 317/G/TF/2022
Putusan PTUN Jakarta Nomor 317/G/TF/2022
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
PUTUSAN
a
NOMOR : 317/G/TF/2022/PTUN-JKT
si
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
ne
ng
Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, yang memeriksa, memutus, dan
menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara pada tingkat pertama secara
do
elektronik dengan acara biasa telah memutuskan dengan pertimbangan-
gu
pertimbangan seperti tersebut dibawah ini, dalam perkara antara :
In
PT Amanat Sepuh Lestari, suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
A
Republik Indonesia, berkedudukan di Kalimantan Selatan,
Banjarmasin, Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kelurahan Alalak
ah
lik
Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin,
Provinsi Kalimantan Selatan, yang didirikan berdasarkan Akta
am
ub
Pendirian Perseroan Terbatas PT Amanat Sepuh Lestari Nomor:
13 tanggal 31 Oktober 2003 jo. Akta Perubahan Akta Pendirian
ep
Perseroan Terbatas PT Amanat Sepuh Lestari Nomor: 14 tanggal
k
si
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia Nomor: [Link].2004 tanggal 9 Juni
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa
a
Tengah, Dalam hal ini telah memberikan kuasa Khusus kepada
si
1. Dharsyi Akib, S.H., M.H.
2. Yapiter Marpi, S.H, M.H.
ne
ng
3. Sumantri, S.H.
4. Kurnia Adi Trimulyarto, S.H.
do
gu
5.
6.
Rhama Chandra Saburai, S.H.
Ruben Alexander Hutagalung, S.H, M.H.
In
7. Muhammad Andzar Amar, S.H.
A
8. *Ilhamaganta, S.H. (Advokat Magang)*
Kesemuanya Warga Negara Indonesia, pekerjaan: Advokat dan
ah
lik
*Advokat Magang* serta Konsultan Hukum pada Law Office
“DHARSYI AKIB & ASSOCIATES”, beralamat di Jl. Condet Raya
am
ub
No. 27 D, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur 13760 dan
berdomisili elektronik pada alamat email:
ep
dharsyiassociates@[Link] berdasarkan Surat Kuasa Khusus
k
si
MELAWAN
ne
ng
do
gu
lik
ub
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi
a
dan Sumber Daya Meneral ;
si
5. Yosepheni Anastasia, SH Jabatan, Analis Hukum
Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi
ne
ng
dan Sumber Daya Mineral ;
6. Muhammd Aditya Putra, SH, Jabatan Analis Hukum
do
gu Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral ;
In
7. Marti Santosa, SH, SH, M.H.,, Jabatan Perancang
A
Peraturan Perundang-Undangan Ahli Pertama Direktorat
Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi dan
ah
lik
Sumber Daya Mineral ;
8. Bagus Prasetyawan S.H., Jabatan Analis Hukum
am
ub
Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral ;
ep
9. Adithya Dwi Prawira, S.H., Jabatan Analis Hukum
k
si
10. Lidya Rahmawati, S.H., MH., Jabatan Analis Hukum
Direktorat Jenderal Meneral dan Batubara Kementerian Energi
ne
ng
do
gu
lik
ub
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
- Penetapan Plh. Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor:
a
317/TF/PEN-MH/2022/[Link] tanggal 14 September 2022 tentang
si
Penetapan Susunan Majelis Hakim;
ne
ng
- Surat Penunjukan Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor :
317/TF/[Link]/2022/[Link] tanggal 14 September 2022 tentang
Penetapan Penunjukan Panitera Pengganti;
do
-
gu Penetapan Hakim Ketua Majelis Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta
Nomor: 317/TF/PEN-PP/2022/[Link] tanggal 14 September 2022 tentang
In
A
Penetapan Pemeriksaan Persiapan;
lik
Nomor: 317/TF/PEN-HS/2022/[Link] tanggal 5 Oktober 2022 tentang
Penetapan Hari Sidang;
am
ub
- Memeriksa bukti-bukti yang diajukan oleh para pihak yang berkaitan
dengan perkara ini;
ep
k
DUDUK PERKARA
ah
si
gugatan tertanggal 14 September 2022 yang didaftarkan di Kepaniteraan
Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada tanggal 14 September 2022, dengan
ne
ng
do
gu
[Link] GUGATAN
In
A
lik
ub
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
1. Bahwa berdasarkan Pasal 2 ayat 1 dan ayat 2 Peraturan Mahkamah
a
Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pedoman
si
Penyelesaian Sengketa Tindakan Pemerintahan Dan Kewenangan
Mengadili Perbuatan Melanggar Hukum Oleh Badan Dan/Atau Pejabat
ne
ng
Pemerintahan (Onrechtmatige Overheidsdaad) (“Perma No. 2 Tahun
2019”) yang mengatur bahwa:
do
gu Pasal 2 ayat 1:
“perkara perbuatan melawan hukum oleh badan dan/atau pejabat
In
pemerintahan (Onrechmatige Overheidsdaad) merupakan kewenangan
A
peradilan Tata Usaha Negara”;
Pasal 2 Ayat 2:
ah
lik
“Pengadilan Tata Usaha Negara berwenang mengadili sengketa
tindakan pemerintahan setelah menempuh upaya administratif
am
ub
sebagaimana dimaksud UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi
Pemerintahan dan Peraturan Mahkamah Agung No 6 Tahun 2018
ep
tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan
k
si
Administrasi Pemerintahan (“UU Administrasi Pemerintahan”)
berbunyi sebagai berikut:
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
a. Perbuatan Pejabat Pemerintahan atau penyelenggara negara
a
lainnya;
si
Merupakan perbuatan pejabat pemerintahan dalam melaksanakan
fungsi pemerintahan, di mana dalam perkara ini yang menjadi
ne
ng
Objek Gugatan adalah tindakan Direktur Jenderal Mineral dan
Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
do
gu (Tergugat) sebagai Pejabat Pemerintahan yang melaksanakan
fungsi pelayanan perizinan;
In
b. Melakukan dan/atau tidak melakukan perbuatan konkret,
A
perbuatan Tergugat sebagaimana diuraikan dalam Objek Gugatan
merupakan perbuatan yang konkret, yaitu berwujud, tertentu atau
ah
lik
dapat ditentukan (tidak abstrak), berupa tidak memasukkan Izin-
Izin Usaha Pertambangan atas nama Penggugat ke dalam Daftar
am
ub
Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan oleh
Tergugat;
ep
c. Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan
k
si
bersifat eksekutif;
Dengan demikian, dapat disimpulkan Objek Gugatan telah memenuhi
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
negara lainnya;
R
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
c. berdasarkan ketentuan perundang-undangan dan AUPB;
a
d. bersifat final dalam arti lebih luas;
si
e. Keputusan yang berpotensi menimbulkan akibat hukum; dan/atau
f. Keputusan yang berlaku bagi Warga Masyarakat”;
ne
ng
5. Berdasarkan juga pada ketentuan Pasal 47 ayat 1 Undang-Undang
Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (“UU
do
gu PTUN”) yang menyatakan bahwa:
“Pengadilan bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan
In
menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara.”
A
Sebagaimana diatur lebih lanjut di dalam Pasal 50 UU PTUN yang
mengatur sebagai berikut:
ah
lik
“Pengadilan Tata Usaha Negara bertugas dan berwenang memeriksa,
memutus, dan menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara di tingkat
am
ub
pertama.”
Oleh karena kedudukan Tergugat berada di kota Jakarta yang
ep
merupakan wilayah hukum Pengadilan Tata Usaha Jakarta, maka
k
Jakarta;
R
si
III. KEPENTINGAN PENGGUGAT YANG DIRUGIKAN
1. Di dalam Pasal 53 ayat 1 UU PTUN mengatur sebagai berikut:
ne
ng
do
gu
lik
ub
a.
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540/SK-
ka
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, seluas + 2.516 Hektar;
a
R
si
b.
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor:
ne
ng
540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 tentang
Persetujuan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi kepada PT
do
gu Amanat Sepuh Lestari;
Surat Keputusan ini memberikan Persetujuan Izin Usaha
In
Pertambangan Eksplorasi kepada Penggugat dengan komoditas
A
Nikel DMP, di lokasi penambangan Desa Larobenu, Kecamatan
Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah,
ah
lik
seluas 2.516 Ha;
c.
am
ub
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor:
540.3/SK.009/DESDM/IV/2011 tanggal 28 April 2011 tentang
ep
Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi
k
si
Surat Keputusan ini memberikan izin usaha pertambangan
operasi produksi kepada PT Amanat Sepuh Lestari dengan
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
mineral dan batubara, Direktur Jenderal menerbitkan daftar IUP
a
dan IUPK yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:
si
a. WIUP atau WIUPK-nya tidak tumpang tindih
sama komoditas;
ne
ng
b.
telah memenuhi kewajiban pembayaran penerimaan negara
do
gu bukan pajak; dan
c.
In
telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan sesuai
A
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2) Dalam hal pemenuhan ketentuan sebagaimana
ah
lik
dimaksud pada ayat (1) sedang dalam proses penyelesaian
sengketa di pengadilan atau lembaga terkait yang berwenang,
am
ub
Direktur Jenderal memasukkan IUP atau IUPK dalam daftar
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setelah adanya putusan
ep
pengadilan atau lembaga terkait yang berwenang menyatakan
k
si
(3) Penerbitan daftar IUP dan IUPK oleh Direktur Jenderal
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai dasar
ne
ng
do
gu
lik
Penggugat;
b. Hilangya pendapatan Penggugat setiap tahunnya;
m
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
- tidak terlaksananya kegiatan pengembangan dan
a
pemberdayaan masyarakat.
si
ne
ng
do
IV.
gu UPAYA ADMINISTRATIF DAN TENGGANG WAKTU
In
1. Upaya Administratif
A
a. Bahwa terhadap Surat Permohonan tanggal 1 Juli 2022 dan telah
diterima oleh Direktur tersebut, Direktur tidak pernah memberikan
ah
lik
tanggapan atau membalas apalagi menetapkan dan/atau
melakukan tindakan terhadap Surat Permohonan yang diajukan
am
ub
oleh Penggugat tersebut, padahal Surat Permohonan tersebut
telah diterima secara lengkap oleh Tergugat, maka sesuai dengan
ep
ketentuan yang diatur di dalam Pasal 53 ayat 1 dan Pasal 53 ayat
k
si
keputusan administratif harusnya dilakukan atau dikeluarkan,
Penggugat telah mengajukan upaya administratif berupa
ne
ng
do
gu
Pemerintahan;
Pasal 75 ayat 1 dan Pasal 75 ayat 2 UU Administrasi
In
Pemerintahan berbunyi sebagai berikut:
A
lik
ub
ep
atas:
a. Keberatan; dan
ah
b. Banding.”
R
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Jadi, setelah lewat 10 (sepuluh) hari kerja setelah diajukannya
a
Surat Permohonan Penggugat kepada Direktur tanggal 1 Juli 2022
si
dan telah diterima Direktur tanggal 1 Juli 2022 tersebut di atas dan
tidak ada tanggapan dari Direktur, Penggugat telah mengirimkan
ne
ng
Surat Keberatan kepada Direktur tanggal 15 Juli 2022, Nomor:
005/ASL-ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Keberatan Belum Adanya
do
gu Jawaban Permohonan IUP OP Atas Nama PT Amanat Sepuh
Lestari Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal
In
Minerba Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang
A
diterima Direktur pada tanggal 15 Juli 2022 jo. Surat Penggugat
kepada atasan Direktur yaitu Tergugat (berdasarkan ketentuan
ah
lik
Pasal 78 ayat 2 UU Administrasi Pemerintahan) tanggal 29 Juli
2022 Nomor: 006/ASL-ESDM/Dir/VII/2022 Perihal: Banding
am
ub
Administratif yang diterima Tergugat tanggal 29 Juli 2022;
b. Bahwa dengan tidak diterbitkannya penetapan keputusan atas
ep
Surat Keberatan tanggal 15 Juli 2022 tersebut oleh Direktur
k
si
mengajukan Banding Administratif kepada Tergugat berdasarkan
surat tanggal 29 Juli 2022 Nomor: 006/ASL-ESDM/Dir/VII/2022
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Pasal 78 ayat 1 berbunyi sebagi berikut:
a
“Keputusan dapat diajukan banding dalam waktu paling lama 10
si
(sepuluh) hari kerja sejak keputusan upaya keberatan diterima”;
ne
ng
Namun Banding Administratif tersebut di atas juga tidak ditanggapi
oleh Tergugat dengan menerbitkan penetapan keputusan.
do
gu c. Bahwa Gugatan yang diawali dengan Upaya Administratif yang
telah dilakukan oleh Penggugat dimaksud telah memenuhi
In
ketentuan Pasal 48 ayat 2 UU PTUN dan Pasal 2 ayat 1 Peraturan
A
Mahkamah Agung Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penyelesaian
Sengketa Administrasi Pemerintahan Setelah Menempuh Upaya
ah
lik
Administratif (“Perma No. 6 Tahun 2018”) yang mengatur sebagai
berikut:
am
ub
Pasal 48 ayat 2 UU PTUN yang berbunyi:
“Pengadilan baru berwenang memeriksa, memutus, dan
ep
menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara sebagaimana
k
si
Pasal 2 ayat 1 Perma No. 6 Tahun 2018 yang berbunyi:
“Pengadilan berwenang menerima, memeriksa, memutus dan
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan gugatan
a
terhadap Tergugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
si
Dengan demikian, Gugatan ini patut untuk diterima dan diperiksa
oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
ne
ng
do
gu 2. Tenggang Waktu
Bahwa ketentuan Pasal 55 UU PTUN yang berbunyi sebagai berikut:
In
“Gugatan dapat diajukan hanya dalam tenggang waktu sembilan puluh
A
hari terhitung sejak saat diterimanya atau diumumkannya Keputusan
Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara”;
ah
lik
Pasal 5 ayat 1 dari Perma No. 6 Tahun 2018, berbunyi sebagai berikut:
“Tenggang waktu pengajuan gugatan di Pengadilan dihitung 90
am
ub
(sembilan puluh) hari kerja sejak keputusan atas upaya administratif
diterima warga wasyarakat atau diumumkan oleh Badan dan/atau
ep
Pejabat Administrasi Pemerintah yang menangani penyelesaian upaya
k
administratif”;
ah
si
diterapkan sebagai dasar tenggang waktu untuk mengajukan gugatan
dalam perkara aquo oleh Penggugat, karena Surat Permohonan
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
15 Juli 2022 jo. Surat Penggugat kepada atasan Direktur yaitu Tergugat
(berdasarkan ketentuan Pasal 78 ayat 2 UU Administrasi
ah
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
ESDM/Dir/VII/2022 Perihal: Banding Administratif yang diterima
a
Tergugat tanggal 29 Juli 2022, tidak mendapat penetapan keputusan
si
dari Tergugat seperti diwajibkan oleh ketentuan Pasal 50 ayat 3 dan
ayat 4 jo. Pasal 77 jo. Pasal 78 Undang-Undang No. 30 Tahun 2014
ne
ng
tentang Administrasi Pemerintahan;
do
gu Pasal 3 ayat 3 UU PTUN berbunyi sebagai berikut:
“Dalam hal peraturan perundang-undangan yang bersangkutan tidak
In
menentukan jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam ayat 2, maka
A
setelah lewat jangka waktu empat bulan sejak diterimanya
permohonan, Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang
ah
lik
bersangkutan dianggap telah mengeluarkan keputusan penolakan”;
Selanjutnya berdasarkan ketentuan Pasal 75 ayat 1 dan Pasal 75 ayat
am
ub
2 UU Administrasi Pemerintahan terkait Upaya Administratif, maka baik
terhitung sejak dikirimkannya:
ep
1. Surat Permohonan Penggugat kepada Direktur tanggal
k
si
Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat Jenderal Minerba
Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang diterima
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
(sepuluh) hari untuk menyelesaikan Upaya Administratif berupa Surat
a
tanggal 15 Juli 2022, Nomor: 005/ASL-ESDM/Dir/VII/2022, Perihal:
si
Keberatan Belum Adanya Jawaban Permohonan IUP OP Atas Nama
PT Amanat Sepuh Lestari Terdaftar Sebagai IUP Tercatat di Direktorat
ne
ng
Jenderal Minerba Kementerian ESDM yang Memenuhi Ketentuan, yang
diterima Direktur pada tanggal 15 Juli 2022 jo. Surat Penggugat kepada
do
gu atasan Direktur yaitu Tergugat (berdasarkan ketentuan Pasal 78 ayat 2
UU Administrasi Pemerintahan) tanggal 29 Juli 2022 Nomor: 006/ASL-
In
ESDM/Dir/VII/2022 Perihal: Banding Administratif yang diterima
A
Tergugat tanggal 29 Juli 2022, dimana terhadap permohonan Banding
Administratif tersebut Tergugat tidak menyelesaikan dalam waktu 10
ah
lik
(sepuluh) hari kerja dan tidak menetapkan keputusan dalam waktu 5
(lima) hari kerja dan selanjutnya dengan mendasarkan pada ketentuan-
am
ub
ketentuan di atas, maka Gugatan ini diajukan dimuka Pengadilan Tata
Usaha Negara Jakarta pada tanggal 14 September 2022 masih
ep
memenuhi tenggang waktu 90 (sembilan puluh) hari kerja.
k
si
hukum terkait tidak ditanggapinya Surat Permohonan Penggugat
kepada Direktur tanggal tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
b.
a
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540.2/SK.006/DESDM/
si
XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 tentang Persetujuan Izin
Usaha Pertambangan Eksplorasi kepada PT Amanat Sepuh
ne
ng
Lestari;
do
gu Surat Keputusan ini memberikan
Pertambangan Eksplorasi kepada Penggugat dengan komoditas
Persetujuan Izin Usaha
In
Nikel DMP, di lokasi penambangan Desa Larobenu, Kecamatan
A
Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah,
seluas 2.516 Ha;
ah
lik
c.
Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor:
am
ub
540.3/SK.009/DESDM/IV/2011 tanggal 28 April 2011 tentang
Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi
ep
Menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (“Izin Usaha
k
Lestari;
R
si
Surat Keputusan ini memberikan izin usaha pertambangan
operasi produksi kepada PT Amanat Sepuh Lestari dengan
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
2.
R
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Karena status perizinan Penggugat menjadi tidak pasti karena kondisi-
a
kondisi di atas, Penggugat kemudian mengajukan Surat Permohonan
si
seperti yang telah disebutkan dimuka yang berujung diajukannya
Gugatan ini dengan alasan-alasan sebagaimana yang akan Penggugat
ne
ng
uraikan sebagai berikut:
a.
do
gu Gugatan Perbuatan Melanggar
Pemerintahan in casu Tergugat (Onrechtmatige Overheidsdaad)
Hukum oleh Pejabat
In
ini diajukan karena Tergugat tidak memberi balasan atau jawaban
A
atau penetapan keputusan atas surat permohonan, surat
keberatan dan surat banding administratif dari Penggugat untuk
ah
lik
memasukkan Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi
Pertambangan, Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi, Izin Usaha
am
ub
Pertambangan Operasi Produksi ke dalam Daftar Izin Usaha
Pertambangan yang Memenuhi Ketentuan;
ep
b. Gugatan atas dasar perbuatan melanggar hukum oleh
k
si
berbunyi:
“Perkara perbuatan melanggar hukum oleh Badan dan/atau
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Selain itu terdapat Putusan Mahkamah Agung No. 838 K/Sip/1970
a
dalam perkara antara Pemerintah DKI Jakarta Raya melawan W.
si
Josopandoyo yang menyatakan bahwa perbuatan melanggar
hukum oleh penguasa harus didasarkan dengan Undang-Undang
ne
ng
dan peraturan-peraturan formil yang berlaku;
d. Perbuatan Tergugat sebagai Pejabat Pemerintahan yang tidak
do
gu menanggapi/menjawab surat permohonan Penggugat dan tidak
menerbitkan penetapan keputusan atas surat permohonan, surat
In
keberatan dan permohonan banding administratif yang diajukan
A
oleh Penggugat adalah merupakan perbuatan melanggar hukum
dari Pejabat Pemerintahan (Onrechtmatige Overheidsdaad),
ah
lik
karena perbuatan/Tindakan tersebut bertentangan dengan
Undang-Undang yaitu:
am
ub
d.1. Pasal 87 dan Pasal 88 ayat a Peraturan Menteri Energi dan
Sumber Daya Mineral No. 15 Tahun 2021 tentang Organisasi
ep
dan Tata Kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya
k
Pasal 87:
R
si
“Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara mempunyai tugas
menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan
ne
ng
do
gu
Pasal 88 huruf a:
In
“Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam
A
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Sesuai ketentuan di atas, sudah menjadi tugas dan fungsi
a
serta kewenangan Tergugat untuk menyelenggarakan
si
perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang
pembinaan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan
ne
ng
mineral dan batubara, dimana tugas dan fungsi serta
kewenangan ini seharusnya dipenuhi dan dijalankan dengan
do
gu menjawab dan selanjutnya memberikan keputusan atau
ketetapan atas Surat Permohonan P e n g g u g a t se p e r ti
In
y a n g te l a h d i s e b u tk a n d a l a m p o si ta d i mu k a yang
A
diajukan oleh Pengguggat karena kejelasan status hukum
Izin Usaha Pertambangan perusahaan pertambangan Nikel
ah
lik
DMP termasuk untuk memasukan Izin Usaha Pertambangan
itu ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang
am
ub
Memenuhi Ketentuan jelas ada dalam lingkup tugas dan
fungsi serta kewenangan Tergugat, karena Tergugat tidak
ep
pernah memberikan tanggapan atau membalas apalagi
k
si
kondisi tidak adanya perbuatan konkret dalam rangka
penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan tugas, fungsi
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
menerbitkan daftar IUP dan IUPK yang memenuhi
a
ketentuan sebagai berikut:
si
a. WIUP atau WIUPK-nya tidak tumpang tindih sama
komoditas;
ne
ng
a.
telah memenuhi kewajiban pembayaran
do
gu penerimaan negara bukan pajak; dan
b.
In
telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan
A
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
ah
lik
(2)
Dalam hal pemenuhan ketentuan sebagaimana
am
ub
dimaksud pada ayat (1) sedang dalam proses
penyelesaian sengketa di pengadilan atau lembaga
ep
terkait yang berwenang, Direktur Jenderal memasukkan
k
si
lembaga terkait yang berwenang menyatakan IUP atau
IUPK dimaksud telah memenuhi ketentuan
ne
ng
do
gu
batubara”;
Ketentuan tersebut di atas secara hukum telah menyediakan
ah
lik
ub
ep
Tergugat;
Ketidakpastian hukum yang diberikan oleh Tergugat dalam
ah
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
atau membalas apalagi menetapkan dan/atau melakukan
a
tindakan terhadap Surat-Surat Permohonan Penggugat
si
s e p e rt i ya n g te l a h d i se b u t ka n dalam p o si t a
d i mu k a , jika dikaitkan dengan aturan-aturan hukum di atas
ne
ng
jelas menjadikan tindakan Tergugat sebagai Perbuatan
Melanggar Hukum yang menimbulkan kerugian bagi
do
gu Penggugat yang telah kehilangan jaminan dari undang-
undang untuk dimasukkan dan dicatatnya izin-izin usaha
In
pertambangan yang telah dimiliki oleh Penggugat seperti
A
yang telah diuraikan dalam posita dimuka;
ah
lik
d.3. Pasal 7 ayat 1 UU Administrasi Pemerintahan berbunyi:
“(1) Pejabat Pemerintahan berkewajiban untuk
am
ub
menyelenggarakan Administrasi Pemerintahan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
ep
kebijakan pemerintahan, dan AUPB.”
k
Pasal 7 ayat 2:
ah
si
a. membuat Keputusan dan/atau Tindakan sesuai
dengan kewenangannya;
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Izin Usaha Pertambangan Penggugat tidak dimasukkan ke
a
dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi
si
Ketentuan;
d.6. Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik seperti
ne
ng
tercantum dalam Pasal 10 ayat 1 huruf a dan d UU
Administrasi Pemerintahan yang berbunyi sebagai berikut:
do
gu Pasal 10 ayat 1 huruf a:
“Asas-asas Umum Pemerintahan Yang Baik yang dimaksud
In
dalam undang-undang ini meliputi asas kepastian hukum”;
A
Pasal 10 ayat 1 huruf d:
ah
lik
“Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik yang dimaksud
dalam undang-undang ini meliputi asas kecermatan”;
am
ub
Yang dimaksud dengan “asas kepastian hukum” adalah:
asas dalam negara hukum yang mengutamakan landasan
ep
ketentuan peraturan perundang-undangan, kepatutan,
k
penyelenggaraan pemerintahan;
R
si
Dengan tidak ditanggapinya surat permohonan, surat
keberatan dan dan surat banding administratif dari
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Tindakan sehingga Keputusan dan/atau Tindakan yang
a
bersangkutan dipersiapkan dengan cermat sebelum
si
Keputusan dan/atau Tindakan tersebut ditetapkan dan/atau
dilakukan”;
ne
ng
do
gu Surat permohonan, surat keberatan dan surat permohonan
banding administratif yang diajukan adalah atas dasar telah
In
dimiliki oleh Penggugat dokumen-dokumen berupa
A
Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi
Pertambangan, Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi dan
ah
lik
Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi, maka dengan
tidak ditanggapinya surat permohonan, surat keberatan dan
am
ub
surat permohonan banding administratif mempunyai makna
hukum bahwa Tergugat telah melanggar asas kecermatan;
ep
Sesuai ketentuan di atas, sudah menjadi tugas dan fungsi
k
si
pembinaan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan
mineral dan batubara, dimana tugas dan fungsi serta
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
oleh Penggugat;
R
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 23
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
e. Pasal 18 UU Pelayanan Publik, Penggugat sebagai
a
masyarakat juga memiliki hak-hak yang harus dipenuhi oleh
si
Tergugat sebagai bentuk pelayanan publik yang baik. Hal ini
diatur di dalam Pasal 18 yang berbunyi sebagai berikut:
ne
ng
“Masyarakat berhak mendapat pelayanan yang berkualitas
sesuai dengan asas dan tujuan pelayanan”;
do
gu Berdasarkan uraian di atas, Penggugat dalam hal ini tidak
mendapatkan pelayanan yang berkualitas dari Tergugat
In
sesuai dengan asas dan tujuan pelayanan publik. Tergugat
A
dengan demikian telah melanggar hak Penggugat dengan
tidak pernahnya Tergugat memberikan tanggapan atau
ah
lik
membalas apalagi menetapkan dan/atau melakukan
tindakan terhadap Surat Permohonan Penggugat kepada
am
ub
Direktur tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-
ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Permohonan IUP OP Atas
ep
Nama PT Amanat Sepuh Lestari Terdaftar Sebagai IUP
k
si
Juli 2022 jo. Surat tanggal 15 Juli 2022, Nomor: 005/ASL-
ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Keberatan Belum Adanya
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 24
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
sehingga hal tersebut telah memenuhi unsur Perbuatan
a
Melanggar Hukum;
si
f. Perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh Tergugat
sebagai Pejabat Pemerintahan seperti diuraikan di atas,
ne
ng
menimbulkan kerugian bagi Penggugat berupa:
f.1. Penggugat tidak dapat mendapatkan pelayanan
do
gu perizinan yang
kelangsungan usaha pertambangan Penggugat;
berakibat pada terganggunya
In
f.2. Hilangya pendapatan Penggugat setiap tahunnya;
A
f.3. Terhentinya kegiatan pertambangan milik Penggugat
ah
lik
berakibat pada:
- negara tidak mendapatkan penerimaan negara dari
am
ub
hasil pembayaran/penyetoran biaya-biaya yang
dilakukan oleh Penggugat;
ep
- tidak terlaksananya kegiatan pengembangan dan
k
pemberdayaan masyarakat;
ah
si
dilakukan oleh Tergugat telah melanggar ketentuan hukum
yang berlaku dan sangat bertentangan dengan Asas-asas
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 25
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
a. Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat itu bertentangan
a
dengan peraturan perundang-undangan;
si
b. Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat itu bertentangan
dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik”.
ne
ng
VI. PETITUM
do
gu Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Penggugat mohon kepada Ketua atau
Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang memeriksa dan
In
mengadili perkara ini berkenan untuk menjatuhkan putusan sebagai berikut:
A
1. Mengabulkan gugatan
Penggugat untuk seluruhnya;
ah
lik
2. Menyatakan batal atau tidak sah Tindakan Pemerintahan Tergugat
berupa tidak memasukkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi
am
ub
atas nama PT Amanat Sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha
Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan, sebagaimana Surat
ep
Permohonan dari PT Amanat Sepuh Lestari tanggal 1 Juli 2022 Nomor:
k
004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022;
ah
si
berupa memasukkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas
nama PT Amanat Sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha
ne
ng
do
gu
004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022;
4. Menghukum Tergugat untuk
In
membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini.
A
lik
ub
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 26
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
2. Bahwa sesuai dengan Pasal 35 ayat (1) huruf l UU 3/2020,
a
Pemerintah Pusat dalam pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara
si
berwenang melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan
kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yang dilakukan oleh
ne
ng
pemegang Perizinan Berusaha;
3. Bahwa dengan berlakunya ketentuan Pasal 35 ayat (1) UU 3/2020,
do
gu maka kewenangan pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara telah
sepenuhnya berada dalam kewenangan Pemerintah Pusat;
In
4. Bahwa sesuai dengan Pasal 36 ayat (1) UU 3/2020, IUP terdiri atas
A
dua tahap kegiatan, yakni:
a. Eksplorasi yang meliputi kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi,
ah
lik
dan studi kelayakan; dan
b. Operasi Produksi yang meliputi kegiatan konstruksi, penambangan,
am
ub
pengolahan dan/atau pemurnian atau pengembangan dan/atau
pemanfaatan, serta pengangkutan dan penjualan;
ep
5. Bahwa dengan berlakunya UU 3/2020 peraturan turunan dari
k
si
6. Bahwa terkait dengan gugatan Penggugat diatur dalam Pasal 54
Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 (“Permen ESDM 26/2018”)
ne
ng
do
gu
lik
pajak; dan
c. Telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan sesuai
m
ub
ep
atau IUPK dalam daftar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setelah
R
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 27
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
adanya putusan pengadilan atau lembaga terkait yang berwenang
a
menyatakan IUP atau IUPK dimaksud telah memenuhi ketentuan
si
sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
(3) Penerbitan daftar IUP dan IUPK oleh Direktur Jenderal sebagaimana
ne
ng
dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai dasar pemberian pelayanan
perizinan dalam kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara;
do
gu 7. Bahwa sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral Nomor 15.K/HK.02/MEM.B/2022 tentang Tata Cara Pemrosesan
In
Penerbitan dan Pendaftaran Izin Usaha Pertambangan (“Kepmen 15/2022”)
A
sebagai ius constitutum disaat perkara a quo berlangsung, dalan Diktum
Ketujuh menjelaskan bahwa dalam hal terdapat putusan Pengadilan Tata
ah
lik
Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap, pemegang IUP mineral
logam atau batubara dapat mengajukan permohonan pendaftaran IUP
am
ub
kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktur Jenderal
Mineral dan Batubara dengan ketentuan:
ep
a. Amar putusan memuat:
k
atau
R
si
ii. Memerintahkan untuk memproses pendaftaran IUP; dan
b. Memenuhi persyaratan administratif serta persyaratan dan kriteria
ne
ng
do
gu
lik
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 28
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Tergugat dengan tujuan untuk penataan perizinan pertambangan mineral
a
dan batubara di Republik Indonesia;
si
10. Bahwa terkait dengan penataan perizinan pertambangan di
Kabupaten Morowali, dilaksanakan rapat koordinasi dan rekonsiliasi yang
ne
ng
dilaksanakan secara bersama-sama oleh Pemerintah Kabupaten Morowali,
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan Tergugat selaku Pemerintah
do
gu Pusat;
11. Bahwa dalam faktanya, IUP Penggugat tidak pernah disampaikan
In
oleh Pemerintah Kabupaten Morowali kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi
A
Tengah dan Tergugat khususnya dalam rapat rekonsiliasi tersebut hingga
kegiatan rekonsiliasi selesai di tahun 2018;
ah
lik
12. Bahwa sesuai dengan Pasal 169C huruf c UU 3/2020, gubernur
wajib menyerahkan dokumen IUP Eksplorasi, IUP Operasi Produksi, IPR,
am
ub
IUP Operasi Produksi khusus untuk pengangkutan dan penjualan, IUP
Operasi Produksi untuk penjualan, dan IUJP yang menjadi kewenangannya
ep
sebelum berlakunya UU 3/2020 kepada Menteri dalam jangka waktu paling
k
si
Gubernur Sulawesi Tengah belum menyerahkan dokumen perizinan
Penggugat sesuai dengan kewenangannya dalam Pasal 169C huruf c UU
ne
ng
3/2020;
14. Bahwa sesuai dengan kronologis di atas, kerugian yang dialami oleh
do
gu
Penggugat terjadi pada saat Bupati Morowali dan Gubernur Sulawesi Tengah
sedang menjalankan wewenangnya dalam pengelolaan pertambangan
In
mineral dan batubara. Oleh karena itu, sepatutnya Bupati Morowali dan
A
lik
ub
ep
GUGATAN
R
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 29
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
a
16. Bahwa dalam gugatannya, Penggugat mendalilkan telah
si
mengajukan permohonan kepada Tergugat agar IUP Penggugat dapat
dimasukkan ke dalam daftar IUP yang memenuhi ketentuan melalui Surat
ne
ng
Nomor 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022 tanggal 1 Juli 2022 yang dilanjutkan
dengan Upaya Administratif yakni Keberatan Administratif melalui Surat
do
gu Nomor 005/ASL-ESDM/Dir/VII/2022 tanggal 15 Juli 2022 dan Banding
Administratif melalui Surat Nomor 016/ASL-ESDM/Dir/VII/2022 tanggal 29
In
Juli 2022;
A
17. Bahwa baik dari Permohonan dan Upaya Administratif yang
diajukan, Penggugat belum melampirkan seluruh persyaratan yang diatur
ah
lik
dalam peraturan perundang-undangan dalam suratnya, sehingga dapat
disimpulkan bahwa Tergugat tidak pernah mengajukan persyaratan yang
am
ub
berlaku sesuai dengan Pasal 54 Permen ESDM 26/2018 beserta peraturan
turunannya;
ep
18. Bahwa dengan adanya fakta di atas, maka Tergugat selaku pejabat
k
si
permohonan dan upaya administratif Penggugat sehingga pada akhirnya
Penggugat tidak dapat memberi korespondensi atas permohonan dan upaya
ne
ng
adminsitratif Penggugat;
19. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Penggugat tidak
do
gu
lengkap (obscuur libel). Dengan demikian mohon kiranya Yang Mulia Majelis
Hakim pada PTUN Jakarta dapat menyatakan Gugatan Penggugat tidak
ah
lik
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 30
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Penerbitan dan Pendaftaran Izin Usaha Pertambangan (“Kepmen 15/2022”)
a
sebagai ius constitutum disaat perkara a quo berlangsung, dalan Diktum
si
Ketujuh menjelaskan bahwa dalam hal terdapat putusan Pengadilan Tata
Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap, pemegang IUP mineral
ne
ng
logam atau batubara dapat mengajukan permohonan pendaftaran IUP
kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktur Jenderal
do
gu Mineral dan Batubara dengan ketentuan:
a. Amar putusan memuat:
In
i. Menyatakan sah atau tidak sahnya keputusan tata usaha negara;
A
atau
ii. Memerintahkan untuk memproses pendaftaran IUP; dan
ah
lik
b. Memenuhi persyaratan administratif serta persyaratan dan kriteria
kewilayahan, persyaratan teknis, lingkungan, dan finansial.
am
ub
21. Bahwa sesuai dengan ketentuan Lampiran III Kepmen 15/2020,
syarat yang perlu dipenuhi oleh Penggugat adalah sebagai berikut:
ep
a. Persyaratan administratif:
k
i. Surat permohonan;
ah
si
iii. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan Usaha;
iv. Susunan pengurus, daftar pemegang saham atau modal, dan
ne
ng
do
gu
negara; dan/atau
2. Memerintahkan untuk memproses pendaftaran IUP;
ah
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 31
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
ii. Peta dan daftar koordinat berupa garis lintang dan garis bujur
a
sesuai sistem informasi geografis yang berlaku secara nasional;
si
iii. WIUP berbentuk poligon tertutup dibatasi oleh garis yang sejajar
dengan garis lintang dan garis bujur, serta menggunakan sistem
ne
ng
koordinat geografis; dan
iv. Koordinat IUP tahap kegiatan operasi produksi berada di dalam
do
gu c.
koordinat IUP tahap kegiatan eksplorasi;
Persyaratan teknis berupa persetujuan studi kelayakan bagi
In
pemegang IUP tahap kegiatan operasi produksi;
A
d. Persyaratan lingkungan berupa dokumen lingkungan dan
persetujuan lingkungan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang
ah
lik
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
e. Persyaratan finansial berupa pelunasan kewajiban penerimaan
am
ub
negara bukan pajak terutang subsektor mineral dan batubara;
22. Bahwa seluruh persyaratan yang Tergugat sebutkan pada angka-
ep
angka sebelumnya merupakan syarat Penggugat sebagai Pemegang IUP
k
memenuhi ketentuan baik kepada Tergugat yang hingga saat ini belum
R
si
pernah disampaikan oleh Penggugat;
23. Bahwa dikarenakan hingga saat ini Penggugat belum
ne
ng
do
gu
lik
ub
perkara a quo;
25. Bahwa Tergugat menerima surat permohonan Penggugat
ka
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 32
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
ketidakberpihakan, dan tidak menyalahgunakan kewenangan yang
a
termasuk dalam AUBP yang dianut di Indonesia;
si
26. Bahwa Tergugat telah menerapkan asas kepastian hukum
dengan belum memproses permohonan Penggugat dikarenakan upaya
ne
ng
yang dilakukan Penggugat belum sesuai dengan peraturan perundang-
undangan sehingga permohonan dan upaya hukum Penggugat belum
do
gu dapat diproses oleh Tergugat;
27. Bahwa belum diprosesnya permohonan dan upaya administratif
In
oleh Penggugat menunjukan bahwa Tergugat telah menjalankan asas
A
ketidakberpihakan kepada Penggugat yang memang dalam permohonan
dan upaya administratifnya belum sesuai peraturan perundang-
ah
lik
undangan. Akan menjadi kesalahan Tergugat apabila memroses dan
menyetujui permohonan Penggugat;
am
ub
28. Bahwa Tergugat dengan tidak mengabulkan permohonan
Penggugat telah menjalankan asas tidak menyalahgunakan wewenang,
ep
dikarenakan wewenang Tergugat dapat digunakan apabila permohonan
k
si
menjalankan peraturan perundang-undangan dan AUPB.
ne
ng
Sebagai penutup, berdasarkan seluruh uraian, dalil, argumen, dan bukti yang
disebutkan, Tergugat dengan ini memohon dengan hormat agar Yang Mulia
do
gu
Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara pemeriksa perkara a quo untuk
berkenan memutus dengan amar/diktum sebagai berikut:
In
DALAM EKSEPSI:
A
lik
ontvankelijke verklaard);
DALAM POKOK PERKARA:
m
ub
ep
ontvankelijke verklaard);
ah
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 33
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
2. Menyatakan sah Tindakan Tergugat berupa tidak
a
memasukkan IUP Penggugat ke dalam daftar Izin Usaha Pertambangan
si
yang memenuhi ketentuan;
3. Menghukum Penggugat untuk membayar seluruh biaya
ne
ng
yang timbul dalam perkara ini.
Menimbang, bahwa terhadap Jawaban Tergugat, Penggugat telah
do
gu
mengajukan Replik tanggal 2 November 2022, dan terhadap Replik Penggugat
tersebut, Tergugat telah mengajukan Duplik tanggal 9 November 2022, dan untuk
In
mempersingkat isi putusan maka Replik dan Duplik tidak dicantumkan dalam
A
putusan ini namun terlampir dalam Berita Acara Persidangan;
ah
lik
Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya, Penggugat
telah mengajukan bukti-bukti tertulis berupa fotokopi surat yang telah diberi
materai cukup yaitu P-1 sampai dengan P-24 dan telah dicocokkan dengan
am
ub
asli/fotokopinya sehingga dapat dijadikan bukti yang sah dalam perkara ini yang
perinciannya sebagai berikut:
ep
k
si
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor: [Link].2004 tanggal 9 Juni 2004.
ne
ng
do
Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
gu
lik
ub
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 34
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
4. Bukti P-4 :Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540/SK-PW/033/
a
Distamben/XI/2008 tanggal 18 November 2008 tentang
si
Persetujuan Pencadangan Wilayah Untuk Lokasi Pertambangan
PT Amanat Sepuh Lestari, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten
ne
ng
Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, seluas + 2.516 Hektar
(Fotokopi sesuai dengan aslinya );
do
5. guBukti P-5 :Surat Keputusan Bupati
DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 tentang Persetujuan
Morowali Nomor: 540.2/SK.006/
In
Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi kepada PT Amanat Sepuh
A
Lestari (Fotokopi sesuai fotokopi );
6. Bukti P-6: Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 540.3/SK.009/
ah
lik
DESDM/IV/2011 tanggal 28 April 2011 tentang Persetujuan
Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi Menjadi Izin
am
ub
Usaha Pertambangan Operasi Produksi (“Izin Usaha
Pertambangan Operasi Produksi”) kepada PT Amanat Sepuh
ep
Lestari (Fotokopi sesuai dengan aslinya );
k
si
Kementerian ESDM (“Direktur”) tanggal 1 Juli 2022 Nomor:
004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022, Perihal: Permohonan IUP OP Atas
ne
ng
do
gu
lik
ub
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 35
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Juli 2022 (Fotokopi sesuai dengan aslinya )
a
10. Bukti P-10a : Bukti Pembuatan Tagihan Penerimaan Negara Bukan Pajak
si
(PNBP) kode Billing, 82022031515639 tanggal 15 Maret 2022
(Fotokopi sesuai fotokopi );
ne
ng
11. Bukti P-10b : Bukti Penerimaan Negara dengan kode Billing
820220315156539 tanggal 15 Maret 2022 atas nama PT.
do
gu Amanah Sepuh Lestari (Fotokopi sesuai fotokopi );
12. Bukti P-11 : Bukti Penerimaan Negara Bukan Pajak kode Billing, 82022110
In
2198070 atas nama PT. Amanah Sepuh Lestari (Fotokopi sesuai
A
fotokopi );
13. Bukti P-12 : Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 660.1/45.A/
ah
lik
KLH/III/2011 tanggal 25 Maret 2011 tentang Kelayakan
Lingkungan Kegiatan Penambangan Bijih Nikel di Kecamatan
am
ub
Bungku Barat, Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah
Oleh PT Amanat Sepuh Lestari (Fotokopi sesuai dengan
ep
aslinya);
k
si
Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali,
Provinsi Sulawesi Tengah beserta Lembar Persetujuan Nomor:
ne
ng
do
gu
lik
ub
fotokopi);
16 Bukti P-15: Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) Kegiatan
ka
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 36
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 yang
a
telah disetujui oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten
si
Morowali (Fotokopi sesuai fotokopi);
17 Bukti P-16 : Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) Kegiatan
ne
ng
Penambangan Bijih Nikel Oleh PT Amanat Sepuh Lestari di Desa
Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali,
do
gu Provinsi Sulawesi Tengah beserta Lembar Persetujuan Nomor:
540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 yang
In
telah disetujui oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten
A
Morowali (Fotokopi sesuai fotokopi);
18 Bukti P-17 : Dokumen Rencana Pasca Tambang (RPT) Pertambangan
ah
lik
Bijih Nikel dengan oleh PT Amanat Sepuh Lestari di Desa
Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali,
am
ub
Provinsi Sulawesi Tengah beserta Lembar Persetujuan Nomor:
540.2/SK.006/DESDM/XII/2009 tanggal 9 Desember 2009 yang
ep
telah disetujui oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten
k
si
Pertambangan Operasi Produksi Luas 2.516 Ha Hektar PT
Amanat Sepuh Lestari beserta Lembar Persetujuan Nomor:
ne
ng
do
gu
lik
22. Bukti P-21: Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral No. 26 Tahun
2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik dan
m
ub
ep
23. Bukti P-22: Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 15
Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
ah
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 37
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
24. Bukti P-23 : Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor: 09/G/
a
TF/2022/[Link] tanggal 5 April 2022 (Fotokopi sesuai
si
fotokopi);
25. Bukti P-24 : Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor: 84/G/
ne
ng
TF/2022/[Link] tanggal 16 Juni 2022 (Fotokopi sesuai
fotokopi);
do
gu Menimbang, bahwa untuk mempertahankan dalil-dalil bantahannya, pihak
Tergugat telah mengajukan bukti-bukti tertulis berupa fotokopi surat yang telah
In
diberi materai cukup yaitu T-1 sampai dengan T-8 dan telah dicocokan dengan
A
asli/fotokopinya sehingga dapat dijadikan bukti yang sah dalam perkara ini yang
perinciannya sebagai berikut :
ah
lik
1. Bukti T-1: Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 tentang
Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Pengawasan
am
ub
Pertambangan Mineral dan Batubara (Fotokopi sesuai fotokopi);
2. Bukti T-2 : Keputusan Menteri ESDM Nomor 15.K/HK.02/MEM.B/2022 tentang
ep
Tata Cara Pemrosesan Penerbitan dan Pendaftaran Izin Usaha
k
R
3. Bukti T-3 : Berita Acara Nomor 02/SUL/DJMB/2011 tanggal 5 Mei 2011 tentang
si
Berita Acara Serah Terima Data Izin Usaha Pertambangan di
ne
ng
do
gu
fotokopi);
5. Bukti T-5: Berita Acara Koordinasi IUP CNC dan Non CNC Antara Ditjen
In
A
lik
ub
7. Bukti T-7: Berita Acara Koordinasi IUP CNC dan Non CNC Antara Ditjen Mineral
dan Batubara, Kementerian ESDM, Dinas ESDM Provinsi Sulawesi
ah
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 38
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Tengah dengan Dinas ESDM Kabupaten Morowali tanggal 12
a
Desember 2014 (Fotokopi sesuai fotokopi);
si
8. Bukti T-8 : Berita Acara Koordinasi dan Klarifikasi IUP Provinsi Sulawesi
Tengah dan Sulawesi Selatan tanggal 13 Agustus 2019 (Fotokopi
ne
ng
sesuai fotokopi);
Bahwa pihak Penggugat dan Tergugat menyatakan tidak akan
do
gu
mengajukan saksi maupun ahli walaupun kesempatan tersebut telah diberikan
secara patut oleh Majelis Hakim;
In
A
Bahwa dalam sengketa ini, Penggugat dan Tergugat, masing-masing
telah mengajukan kesimpulannya pada tanggal 7 Desember 2022, sebagaimana
ah
lik
termuat dalam Berita Acara Persidangan yang merupakan satu kesatuan dengan
putusan ini;
am
ub
Bahwa, segala sesuatu yang terjadi dalam persidangan selama
pemeriksaan perkara ini berlangsung sebagaimana telah tercantum pada Berita
Acara Pemeriksaan Persiapan dan Berita Acara Persidangan dianggap telah
ep
k
si
sesuatu hal lagi dalam perkara ini dan selanjutnya mohon Putusan;
ne
PERTIMBANGAN HUKUM
ng
do
gu
lik
ub
DALAM EKSEPSI
ah
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 39
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Menimbang, bahwa eksepsi Tergugat pada pokoknya adalah mengenai:
a
gugatan tidak jelas, tidak cermat, dan tidak lengkap (obscuur libel), dan Eksepsi
si
gugatan Penggugat kurang pihak (Plurium Litis Consortium);
ne
ng
Menimbang, bahwa terhadap hal tersebut, Pengadilan memberikan
pertimbangan hukum mengenai eksepsi-eksepsi tersebut, sebagai berikut:
do
Ad. 1. Eksepsi gugatan Penggugat kurang pihak (Plurium Litis Consortium);
gu Menimbang, bahwa Tergugat mendalilkan sejak tahun 2011 hingga tahun
2018, dilakukan kegiatan rekonsiliasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah
In
A
kabupaten/kota, pemerintah daerah provinsi, dan Pemerintah Pusat yang
dilaksanakan oleh Tergugat dengan tujuan untuk penataan perizinan
ah
lik
pertambangan mineral dan batubara di Republik Indonesia dan terkait dengan
penataan perizinan pertambangan di Kabupaten Morowali, dilaksanakan rapat
am
ub
koordinasi dan rekonsiliasi yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh
Pemerintah Kabupaten Morowali, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan
Tergugat selaku Pemerintah Pusat; Bahwa mengenai kerugian yang dialami oleh
ep
k
Penggugat terjadi pada saat Bupati Morowali dan Gubernur Sulawesi Tengah
ah
si
dan batubara. Oleh karena itu, sepatutnya Bupati Morowali dan Gubernur
Sulawesi Tengah termasuk dalam Tergugat perkara a quo;
ne
ng
do
gu
lik
ub
pajak; dan;
c. telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan sesuai dengan
ka
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 40
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Kewenangan Mengadili Perbuatan Melanggar Hukum Oleh Badan dan/atau
a
Pejabat Pemerintahan yang berbunyi:
si
‘Tergugat adalah Pejabat Pemerintahan atau Penyelenggara Negara lainnya yang
melakukan Tindakan Pemerintahan berdasarkan wewenang yang ada padanya
ne
ng
atau yang dilimpahkan kepadanya yang digugat oleh Warga Masyarakat”;
Menimbang, bahwa Majelis Hakim setelah memperhatikan objek sengketa
do
gu
sebagai akibat tidak dimasukkannya Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi
atas nama PT Amanat sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan
In
Yang Memenuhi Ketentuan sebagaimana permohonannya dalam bukti P-7, maka
A
dengan merujuk pada objek sengketa dan subjek Tergugat dalam perkara ini serta
merujuk pada Ketentuan Pasal 54 Ayat (1) Peraturan Menteri Dan Sumber Daya
ah
lik
Mineral Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 dan dikaitkan dengan Pasal 1
angka 7 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019
am
ub
tersebut di atas, maka Bupati Morowali dan Gubernur Sulawesi Tengah yang tidak
didudukkan sebagai Tergugat dalam perkara ini adalah telah tepat menurut
ep
hukum, sehingga atas dasar tersebut, dalil Tergugat gugatan kurang pihak terbukti
k
R
Ad. 2. Eksepsi mengenai gugatan tidak jelas, tidak cermat, dan tidak lengkap
si
(obscuur libel) Penggugat tidak lengkap dalam mengajukan gugatan;
ne
ng
do
fungsi evaluasi persyaratan administratif dan kewailayahan tidak dapat melakukan
gu
lik
ub
(obscuur libel);
adalah gugatan Penggugat telah jelas dan telah memenuhi ketentuan hukum
ah
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 41
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
Peradilan Tata Usaha Negara, SEMA No 2 Tahun 1991, PERMA No. 6 Tahun
a
2018, PERMA No. 2 Tahun 2019;
si
Menimbang, bahwa terhadap permasalahan hukum dalam eksepsi ini,
ne
ng
maka yang menjadi tolok ukur apakah suatu gugatan kabur atau tidak jelas
bukanlah sebagaimana yang di dalilkan oleh Tergugat maupun Penggugat, namun
ada pada ketentuan Pasal 56 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986;
do
gu Menimbang, bahwa atas dasar ketentuan tersebut, setelah memperhatikan
gugatan Penggugat, di dalamnya telah memuat dengan jelas identitas Penggugat
In
A
dan Kuasanya, identitas Tergugat, dasar gugatan dan hal yang dimintakan untuk
diputuskan oleh Pengadilan, oleh karenanya gugatan Penggugat sudah jelas,
ah
lik
sehingga eksepsi Tergugat mengenai gugatan tidak jelas (obscuur libel) terbukti
tidak beralasan hukum dan harus dinyatakan tidak diterima;
am
ub
Menimbang, bahwa selain dari pada hal-hal yang dipermasalahkan dalam
eksepsi Tergugat di atas, maka terkait dengan kewenangan Pengadilan Tata
Usaha Negara Jakarta untuk mengadili perkara ini, kepentingan Penggugat untuk
ep
k
si
2 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019, Pasal 54
ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986, Pasal 53 Ayat (1) Undang-Undang
ne
ng
do
gu
lik
ub
substansi yakni apakah tindakan Tergugat yang tidak memasukkan Izin Usaha
ep
Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan adalah telah tepat
R
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 42
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
atau tidak, oleh karena itu Pengadilan dalam pengujiannya akan langsung pada
a
aspek substansi yang menjadi pokok sengketanya, sedangkan aspek
si
kewenangan dan prosedur objek sengketa tidak perlu dipertimbangkan lagi;
ne
ng
Menimbang, bahwa terkait dengan aspek substansi tersebut, pada
pokoknya dalam ketentuan Pasal 46 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 3
Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009
do
gu
tentang Pertambangan Mineral dan Batubara telah mengatur bahwa:
In
A
dijamin untuk dapat melakukan kegiatan Operasi Produksi sebagai kelanjutan
kegiatan usaha pertambangannya.
ah
lik
(2) Pemegang IUP sebelum melakukan kegiatan Operasi Produksi
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memenuhi persyaratan
am
ub
administratif, teknis, lingkungan, dan finansial.
si
(1) Dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap penyelenggaraan
ne
pengelolaan pengusahaan pertambangan mineral dan batubara, Direktur
ng
do
gu
pajak; dan
c. telah memenuhi kewajiban teknis dan lingkungan sesuai dengan
ah
ub
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 43
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
adalah karena perizinan Penggugat tidak teregistrasi dalam daftar perizinan
a
pertambangan mineral dan batubara karena tidak disampaikan data-datanya oleh
si
pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah provinsi, kedua adalah karena
Penggugat belum menyerahkan seluruh persyaratan sesuai dengan peraturan
ne
ng
perundang-undangan;
do
gu
dari bukti T-3, T-4, T-5, T-6, T-7 dan T-8 memang Izin Usaha Pertambangan
Penggugat tidak tersebutkan, namun dengan mencermati pula bukti P-5 yakni Izin
In
A
Usaha Pertambangan Penggugat untuk kegiatan eksplorasi dan bukti P-6 yakni
Izin Usaha Pertambangan Penggugat untuk kegiatan operasi produksi dengan
ah
lik
masa berlaku IUP selama 20 (dua puluh) tahun, Izin Usaha Pertambangan
Penggugat untuk kegiatan operasi produksi mana belum pernah dibatalkan dan
dicabut oleh badan atau pejabat yang berwenang, oleh karena itu dalil Tergugat
am
ub
yang menyampaikan pada pokoknya bahwa perizinan Penggugat tidak masuk ke
dalam daftar perizinan pertambangan mineral dan batubara karena tidak
ep
disampaikan data-datanya oleh pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah
k
provinsi adalah tidak relevan dan harus dikesampingkan, karena setiap keputusan
ah
R
yang diterbitkan oleh semua Badan/Pejabat Pemerintahan harus dapat dijadikan
si
pegangan oleh masyarakat, sehingga antar Badan/Pejabat Pemerintahan tidak
ne
ng
do
gu
lik
ub
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 44
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
(Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan/RKL), P-17 (Dokumen Rencana
a
Pasca Tambang/RPT), P-18 (Rencana Reklamasi) dan Penggugat juga telah
si
mengajukan permohonan pendaftaran IUP kepada Tergugat (bukti P-7);
ne
ng
Menimbang, bahwa dari bukti-bukti Penggugat di atas, ada beberapa
dokumen yang tidak dapat dibuktikan kelengkapannya, namun hal tersebut,
menurut hukum tidak menegasikan bahwa Penggugat telah kehilangan haknya
do
gu
untuk dapat melakukan kegiatan operasi produksi sebagai kelanjutan kegiatan
usaha pertambangannya yang telah memperoleh Izin Usaha Pertambangan
In
A
Operasi Produksi dari Bupati Morowali (vide bukti P-6);
Menimbang, bahwa selain daripada itu tidak diperoleh alat bukti satupun
ah
lik
yang membuktikan bahwa wilayah IUP Penggugat tidak dapat dibuktikan tumpang
tindih sama komoditas dengan wilayah IUP perusahaan lain yang sudah terdaftar;
am
ub
Menimbang, bahwa atas fakta hukum yang demikian, maka dengan
memperhatikan IUP Penggugat (bukti P-5 dan P-6) dan mempedomani Pasal 46
ayat (1) dan (2) Undang-Undang No. 3 Tahun 2020 di atas, maka Penggugat
ep
k
dijamin untuk dapat melakukan kegiatan operasi produksi sesuai Bukti P-6 (Izin
R
si
Usaha Pertambangan Operasi Produksi) sebagai bentuk kelanjutan kegiatan
usaha pertambangannya karena telah memenuhi persyaratan administratif, teknis,
ne
ng
do
gu
Tergugat melanggar Pasal 46 ayat (1) dan (2) Undang-Undang No. 3 Tahun 2020
jo. Pasal 54 ayat (1) Peraturan Menteri Dan Sumber Daya Mineral Republik
In
A
Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 di atas, sehingga tindakan hukum Tergugat dari
aspek substansi bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang
ah
berlaku, dan oleh karenanya Tergugat juga terbukti melakukan pelanggaran atas
lik
asas-asas umum pemerintahan yang baik khususnya asas kepastian hukum dan
asas kecermatan;
m
ub
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 45
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
tindakan Tergugat tersebut serta mewajibkan kepada Tergugat untuk melakukan
a
tindakan pemerintahan berupa untuk melakukan Tindakan Pemerintahan berupa
si
dimasukkannya Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas nama
Penggugat ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang Memenuhi Ketentuan
ne
ng
terbukti beralasan hukum dan harus dikabulkan untuk seluruhnya;
Menimbang, bahwa terhadap dali-dalil dan alat bukti Para Pihak selain
do
gu
dan selebihnya setelah dipertimbangkan, sesuai ketentuan Pasal 100, Pasal 107
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 jo. Pasal 107 A Undang-Undang Nomor 51
In
A
Tahun 2009 ternyata kurang dan/atau tidak relevan oleh karenanya harus
dikesampingkan, namun demikian terhadap alat bukti tersebut tetap terlampir
ah
lik
dalam berkas perkara dan tercantum menjadi bagian yang tidak terpisahkan
dengan putusan ini;
am
ub
Menimbang, bahwa oleh karena gugatan Penggugat dikabulkan untuk
seluruhnya, maka berdasarkan ketentuan Pasal 110 jo. Pasal 112 Undang-
Undang Nomor 5 Tahun 1986, Tergugat dihukum membayar biaya perkara yang
ep
k
si
Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi
Perkara Dan Persidangan di Peradilan Secara Elektronik dengan diucapkannya
ne
ng
do
gu
Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 serta peraturan lainnya yang
bersangkutan.
m
ub
M E N G A D I L I:
ka
DALAM EKSEPSI
ep
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 46
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
DALAM POKOK PERKARA
a
R
1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
si
2. Menyatakan batal Tindakan Pemerintahan Tergugat berupa tidak
ne
ng
memasukkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas nama PT
Amanat Sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang
do
Memenuhi Ketentuan, sebagaimana Surat Permohonan dari PT Amanat Sepuh
gu
Lestari tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022;
In
A
dimasukkannya Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas nama PT
Amanat Sepuh Lestari ke dalam Daftar Izin Usaha Pertambangan Yang
ah
lik
Memenuhi Ketentuan, sebagaimana Surat Permohonan dari PT Amanat Sepuh
Lestari tanggal 1 Juli 2022 Nomor: 004/ASL-ESDM/Dir/VII/2022;
am
ub
4. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini
sebesar Rp.323.000,- (tiga ratus dua puluh tiga ribu rupiah).
ep
k
Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada Hari Kamis tanggal 8 Desember
R
2022 oleh kami Oktova Primasari, S.H., sebagai Hakim Ketua Majelis, Himawan
si
Krisbiyantoro, S.H., M.H., dan Dr. Nasrifal, S.H., M.H., masing-masing sebagai
ne
ng
Hakim Anggota, putusan mana diucapkan dalam persidangan yang terbuka untuk
umum pada Hari Rabu tanggal 21 Desember 2022 dan telah disampaikan melalui
sistem informasi Pengadilan (aplikasi e-Court Mahkamah Agung Republik
do
gu
Indonesia) kepada Para Pihak, oleh Majelis Hakim tersebut dengan dibantu oleh
Kornelius, S.E.,S.H, sebagai Panitera Pengganti Pengadilan Tata Usaha Negara
In
A
Jakarta dengan dihadiri secara elektronik oleh Kuasa Hukum Penggugat dan
Kuasa Tergugat.;
ah
lik
ttd
m
ub
ttd
ka
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 47
am
u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
ep
[Link]
hk
ttd
a
R
Dr. Nasrifal, S.H., M.H.
si
Panitera Pengganti,
ne
ng
ttd
do
gu Kornelius,S.E.,S.H.
In
A
Rincian Biaya perkara:
Pendaftaran : Rp. 30.000,-
ah
lik
ATK : Rp. 125.000,-
Surat Panggilan : Rp. 47.000,-
am
ub
Lain-lain : Rp. 91.000,-
Sumpah : Rp. -
ep
Meterai Putusan Akhir : Rp. 10.000,-
k
si
Jumlah : Rp. 323.000,-
(tiga ratus dua puluh tiga ribu rupiah).
ne
ng
do
gu
In
A
ah
lik
m
ub
ka
ep
ah
es
ng
on
gu
d
In
A
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@[Link] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 48