100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
182 tayangan9 halaman

Aturan Minum Obat untuk GERD dan Diare

Dokumen tersebut membahas tentang penatalaksanaan beberapa kondisi gastroenterologi seperti GERD, maag, dan diare. Berisi 10 pertanyaan pilihan ganda mengenai diagnosis dan pengobatan berbagai kondisi tersebut.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
182 tayangan9 halaman

Aturan Minum Obat untuk GERD dan Diare

Dokumen tersebut membahas tentang penatalaksanaan beberapa kondisi gastroenterologi seperti GERD, maag, dan diare. Berisi 10 pertanyaan pilihan ganda mengenai diagnosis dan pengobatan berbagai kondisi tersebut.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERTEMUAN 1

1. Seorang bapak sudah lama merasakan panas yang hebat, menjalar ke leher dan
seringkali memburuk akibat posisi terlentang atau terlalu membungkuk, dokter
mendiagnosa bahwa pasien menderita GERD. Obat apa yang sebaiknya diberikan ?
a. Sukralfat
b. Omeprazol
c. Antasida
d. Metoklopramid
e. Ranitidin
f. Tidak menjawab
2. Seorang pasien wanita, usia kehamilan 12 minggu, mengalami gejala GERD ringan.
Sebelumnya pasien sudah menggunakan antasida tetapi gejalanya masih terasa. Obat
apa yang dapat dipilihkan untuk pasien?
A. Ranitidin
B. Antasida
C. Misoprostol
D. Sukralfat
E. Lansoprazole
F. Tidak menjawab.
3. Seorang pasien mengeluhkan nyeri dada yang timbul setelah makan dan semakin parah
ketika berbaring. Terapi apa yang akan disarankan untuk pasien tersebut?
A. ISDN
B. Omeprazole
C. Antasida
D. Sukralfat
E. Ranitidin
F. Tidak menjawab.
4. Seorang wanita mengeluh nyeri perut pada satu titik. Dokter memberikan obat dengan
aturan minum yaitu tidak boleh dikunyah dan diberikan 30 menit sebelum makan. Obat
apakah yang dimaksud?
A. PPI
B. Misoprostol
C. Antasida
D. Antagonis H2
E. Analog prostaglandin
F. Tidak menjawab.
5. Regimen terapi H. pylori terdiri dari PPI dan 2 antibiotik. Manakah antibiotik yang
wajib ada?
A. Tetrasiklin
B. Metronidazol
C. Klaritromisin
D. Tidak menjawab.
E. Amoksilin
F. Levofloksasin
6. Seorang pasien didiagnosa GERD dan diresepkan sukralfat. Bagaimana cara kerja obat
tersebut?
A. Menetralkan asam
B. Antagonis histamin-2
C. Pelindung mukosa
D. Prokinetik
E. Tidak menjawab.
F. Penghambat pompa proton
7. Pasien hamil trimester awal mengeluhkan nyeri dan rasa panas yang menyebar di area
dada. Pasien baru pertama kali mengalami gejala ini. Terapi apa yang akan disarankan?
A. Misoprostol
B. Famotidin
C. Omeprazole
D. Antasida
E. Ranitidin
F. Tidak menjawab.
8. Seorang pasien lansia datang ke dokter dengan keluhan sering merasa nyeri lambung
dan panas yang menjalar dari perut hingga ke leher yang sangat parah. Dokter
mendiagnosa pasien mengalami GERD. Obat apa yang tepat untuk pasien ini?
A. Lansoprazol
B. Sukralfat
C. Antasida
D. Bismuth salisilat
E. Ranitidin
F. Tidak menjawab
9. Seorang pasien osteoartritis didiagnosa mengalami ulcer yang diduga disebabkan oleh
penggunaan piroxicam. Terapi apa yang disarankan untuk pasien tersebut?
A. Lansoprazole
B. Bismuth subsalisilat
C. Ranitidin
D. Sukralfat
E. Antasida
F. Tidak menjawab
10. Seorang dokter meresepkan ranitidine 150 mg, 1 dd 1 untuk terapi pemeliharaan pasien
gastric ulcer. Pada kasus ini, kapan sebaiknya ranitidine digunakan?
A. 30 menit sebelum makan
B. 2 jam setelah makan
C. Siang hari sebelum makan
D. Malam hari sebelum tidur
E. Pagi hari sebelum sarapan
F. Tidak menjawab

PERTEMUAN 3

1. Sebuah alat penilaian dibuat untuk praktisi medis dalam identifikasi dan manajemen pasien
GERD

a. GERDQ
b. Diagnosis berdasarkan gejala
c. Menilai dampak dari gejala
d. Memonitor respon terapi
e. pendekatan terapi berbasis pasien
f. Tidak menjawab.
2. Terapi empirik PPI bisa untuk mendiagnosa

a. Maag
b. Dispepsia
c. Peptik Ulcer
d. Diapragma
e. GERD
f. Tidak menjawab.

3. penatalaksanaan Gastritis dengan antasida dosis...

a. Antasida 3 x 500 - 1000 mg/hari (setelah makan)


b. Antasida 3 x 500 - 150 mg/hari (sebelum makan)
c. Antasida 3 x 250 - 1000 mg/hari (setelah makan)
d. Antasida 3 x 500 - 1000 mg/hari (sebelum makan)
e. Antasida 3 x 500 - 1500 mg/hari (setelah makan)
f. Tidak menjawab.

4. Suatu inflamasi pada lapisan mukosa dan submukosa lambung ataupun duodenum akibat
terjadinya ketidakseimbangan antara faktor penyebab iritasi (seperti HCL, pepsin) dan faktor
pertahanan lambung (mukus dan asam bikarbonat)

a. Peptik Ulcer
b. Diapragma
c. Gastitris
d. GERD
e. Maag
f. Tidak menjawab.

5. Tes laboratorium untuk mencari H. pylori (sama dengan Ulcus Pepticum), Pemeriksaan
Darah lengkap Untuk mengecek pendarahan (anemia) untuk pemeriksaan…

a. Diapragma
b. GERD
c. Gastitris
d. Peptik Ulcer
e. Maag
f. Tidak menjawab.

6. Terdapat gejala refluks tanpa adanya kerusakan mukosa esofagus pada pemeriksaan
endoskopi

a. Erosive Esophagitis/ERD
b. Maag
c. Gastitris
d. Peptik Ulcer
e. Non-Erosive Reflux Disease (NERD)
f. Tidak menjawab.

7. Peradangan pada lapisan mukosa dan submukosa lambung yang bersifat secara akut, kronis,
difus atau lokal akibat infeksi dari bakteri, obat-obatan dan bahan iritan lain, sehingga
menyebabkan erosi pada lapisan-lapisan tersebut

a. Maag
b. Gastitris
c. Peptik Ulcer
d. Diapragma
e. GERD
f. Tidak menjawab.

8. Penggunaan NSAID dibatasi supaya tidak terjadi…

a. GERD
b. Maag
c. Gastitris
d. Diapragma
e. Peptik Ulcer
f. Tidak menjawab.

9. jumlah dari asam lambung yang reflux ke esophagus melewati batas normal

a. Gastitris
b. Maag
c. Diapragma
d. GERD
e. Peptik Ulcer
f. Tidak menjawab.

10. dosis dan obat PPI dosis tinggi (drug of choice GERD) selama 7-14 hari adalah :

a. Esomeprazol 2 x 20 mg/hari (sebelum makan)


b. Omeprazole 2 x 20 mg/hari (sebelum makan)
c. Pantoprazol 2 x 20 mg/hari (sebelum makan)
d. Rabeprazole 2 x 20 mg/hari (sebelum makan)
e. Lansoprazole 2 x 20 mg/hari (sebelum makan)
f. Tidak menjawab.

PERTEMUAN 4

1. Seorang pasien mendatangi Puskesmas dengan keluhan lemas akibat diare selama 5 hari.
Berdasarkan waktu terjadinya, diare tersebut termasuk kedalam kategori …
a. Diare inflamatorik
b. Diare akut
c. Diare jangka panjang
d. Diare kronis
e. Diare Sekretorik
f. Tidak menjawab.

2. Pasien X mengalami diare yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen. Dokter


meresepkan antidiare untuk penggunaan selama 3 hari. Setelah 3 hari pasien kembali menemui
dokter karena terjadi penggelapan warna lidah dan feses. Diketahui kondisi tersebut merupakan
efek samping dari obat yang diberikan. Berikut adalah obat yang dimaksud ...

a. Attapulgit
b. Difenoksilat
c. loperamid
d. paregoric
e. lactase
f. Tidak menjawab.

3. Secara klinis penyebab diare dapat dikelompokan menjadi 6 golongan, salah satunya adalah
infeksi virus. Apakah virus yang dimaksud?

a. Influenza
b. Rotavirus
c. Varicella
d. HPV
e. [Link]
f. Tidak menjawab.

4. Konstipasi merupakan suatu kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan defekasi.


Berikut adalah salah satu pemicu kondisi tersebut …

a. Cepatnya aliran feses pada kolon


b. Infeksi bakteri [Link]
c. Peningkatan motilitas usus
d. Terlalu banyak mengkonsumsi serat
e. Kehamilan
f. Tidak menjawab.

5. Pasien diare diberikan terapi golongan antimotilitas. Contoh obat golongan tersebut adalah

a. Lactase
b. Attapulgit
c. Tetrasiklin
d. Ciprofloxacin
e. Loperamid
f. Tidak menjawab.

6. Sejumlah anak-anak di suatu komplek mengalami diare. Diketahui diare disebabkan oleh
keracunan makanan pasca memakan makanan menghadiri suatu pesta ulang tahun. Dokter
puskesmas setempat meresepkan antidiare yang dapat mengabsorbsi toksin dalam usus.
Berikut contoh obat yang dimaksud ...

a. loperamid
b. lactase
c. Difenoksilat
d. paregoric
e. Attapulgit
f. Tidak menjawab.

7. Pasien diare diberikan terapi golongan antimotilitas. Mekanisme kerja obat golongan
tersebut adalah …

a. Menunda transit isi intraluminal


b. Menghambat pertumbuhan Mikroorganisme patogen
c. Absorbsi toksin dalam usus
d. Mengurangi sekresi di saluran Pencernaan
e. Membunuh bakteri
f. Tidak menjawab.

8. Pasien Y diresepkan methyl selulosa karena keluhan konstipasi. Mekanisme zat aktif yang
dimaksud adalah …

a. Bulking agent
b. Bahan osmotic
c. Meningkatkan serapan air
d. Pelunak feses
e. Mendorong air ke usus
f. Tidak menjawab.

9. Konstipasi dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, salah satunya adalah sedang
mengkonsumsi obat-obatan yang dapat menyebabkan konstipasi. Golongan obat yang
dimaksud adalah …

a. Laksativ
b. Antitusif
c. Pencahar
d. Antasid
e. Insulin
f. Tidak menjawab.

10. Pasien diare mengalami penurunan berat badan, turgor kulit berkurang, dan mata terlihat
cekung. Dari ciri tersebut dapat diketahui pasien mengalami efek samping diare berupa …

a. Hipotermia
b. Malnutrisi
c. Eklamsi
d. Dehidrasi
e. Hipoglikemia
f. Tidak menjawab.

PERTEMUAN 6

1. Prinsip pengelolaan obesitas adalah

a. Keseimbangan energi
b. Konsumsi makanan serat
c. Olahraga ditingkatkan
d. Konsumsi air 1,5 - 2 Liter
e. Asupan Gizi yang baik
f. Tidak menjawab.

2. Mengetahui kondisi usus dan mengidentifikasi adanya kelainan pada usus besar perlu
dilakukan

a. Masa Feses
b. Tes Toleransi Makanan
c. Tes Refleks Peristaltik
d. Kolonoskopi
e. Tes Alergi
f. Tidak menjawab.

3. Proses pencernaan protein lalu diselesaikan di dalam usus halus dimana makromolekul
dihidrolisis menjadi mikromolekul yang mampu diabsorbsi oleh usus. Zat
makromelukul Antara lain...

a. Asam Lemak
b. Monosakarida
c. Asam
d. Lemak
e. glycerol
f. Tidak menjawab.
4. Indeks Masa Tubuh (IMT)Menurut WHO kelebihan berat badan dengan resiko

a. Kurang dari 18
b. 25 - 29,9
c. lebih dari 30
d. 23 - 24,9
e. 18 - 22
f. Tidak menjawab.

5. Lingkar perut ukuran tertentu (Pria > 90 cm, Wanita > 80 cm) akan berdampak pada
peningkatan twrigliserida dan penurunan kolesterol HDL. meningkatkan tekanan Darah,
keadaan ini disebut

a. efek steroid
b. Obesitas
c. Pra Obesitas
d. Sindroma Metabolik
e. Sleep Apnoea
f. Tidak menjawab.

6. Konstipasi adalah jika frekuensi BAB (buang air besar) kurang dari 3
kali dalam 1 minggu dengan konsistensi

a. Timbul demam
b. Masa Feses Kecil
c. Keras dan nyeri
d. Tinja berdarah
e. Buang air besar tidak lancar
f. Tidak menjawab.

7. air dan elektrolit diabsorbsi di dalam ......

a. Usus Halus
b. Usus Besar
c. Esophagus
d. Lambung
e. Mulut
f. Tidak menjawab.

8. Pencegahan supaya tidak obesitas pada Lansia umur diatas 60 Tahun

a. Batasi Gorengan
b. Kurangi Minuman bersoda
c. meningkatkan Olahraga
d. Konsumsi makanan Sumber kalsium
e. Konsumsi air 1,5 - 2 Liter
f. Tidak menjawab.

9. Fungsi Zinc selama kejadian diare adalah.......

a. Memperbaiki peristaltik usus


b. Mencegah iritasi usus
c. Menghambat Morfologi usus
d. epitalisasi dinding usus
e. menage pH Lambung
f. Tidak menjawab.

10. Hal yang baik untuk mencegah konstipasi adalah

a. Hindari rokok
b. Menghindari makanan yang berserat
c. Konsumsi Kafein
d. Memenuhi kebutuhan cairan
e. Konsumsi makanan olahan
f. Tidak menjawab.

Anda mungkin juga menyukai