0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan13 halaman

Berita Acara Sidang Herni Pidana

1. Sidang lanjutan perkara Terdakwa Herni diadakan untuk pemeriksaan Terdakwa. 2. Terdakwa dipersilahkan memberikan keterangannya dan menjawab pertanyaan dari Jaksa. 3. Terdakwa mengakui pernah meminta beberapa persyaratan kepada kekasihnya, Broto, terkait kehamilannya.

Diunggah oleh

Regina Cecilia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan13 halaman

Berita Acara Sidang Herni Pidana

1. Sidang lanjutan perkara Terdakwa Herni diadakan untuk pemeriksaan Terdakwa. 2. Terdakwa dipersilahkan memberikan keterangannya dan menjawab pertanyaan dari Jaksa. 3. Terdakwa mengakui pernah meminta beberapa persyaratan kepada kekasihnya, Broto, terkait kehamilannya.

Diunggah oleh

Regina Cecilia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BERITA ACARA SIDANG

(Sambungan ke-7)
Nomor Reg. Perkara:155/Pid.B/2021/PN. Ckr

Persidangan umum Pengadilan Negeri Bekasi yang memeriksa


dan mengadili perkara pidana dengan acara pemeriksaan biasa
pada tingkat pertama, yang bersidang di gedung yang telah
ditentukan untuk itu yaitu di Komplek Perkantoran Pemda
Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,
Jawa Barat 17530. Pada hari, Jumat, 5 November 2021 pukul
10.00 WIB dalam perkara Terdakwa:-----------------------------

HERNI binti Abdul Djalal alias HERNI

PENAHANAN
● TERSANGKA ditahan oleh Penyidik Kepolisian Resor Metro
Bekasi pada tanggal 27 Juli 2021 sampai dengan 2 Agustus
2021 berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor:
[Link]/32/III/2020/Reskrim
● Perpanjangan penahanan oleh Penyidik Kepolisian Resor
Metro Bekasi pada tanggal 3 Agustus 2021 sampai tanggal 9
Agustus 2021 berdasarkan Surat Perpanjangan Penahanan
Nomor: [Link]/46/III/2021/Reskrim
● Penahanan oleh Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten
Bekasi sejak tanggal 10 Agustus 2021 sampai tanggal 14
Agustus 2021 berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor:
[Link]/58/III/2021/Reskrim

SUSUNAN PERSIDANGAN
Regina Cecilia, S.H., M.H.-----------------HAKIM KETUA MAJELIS
Rizkya Kinanti Nastiti, S.H., M.H.---------------HAKIM ANGGOTA
Daniel Keynes, S.H.------------------------------HAKIM ANGGOTA
Sarah Satria Jamilla, S.H-------------------PANITERA PENGGANTI
Annisa Salsabila, S.H., M.H.---------------------PENUNTUT UMUM
Annisya Putri Praja, S.H., M.H.------------------PENUNTUT UMUM
Khairunnisa Alkhawarijmi, S.H., M.H--------------PENUNTUT UMUM
Sarah Nurul Azizah, S.H., M.H. ------------------PENUNTUT UMUM
Yasmine Dwihanjani, S.H., M.H. ------------------PENUNTUT UMUM
Zahwa Namora Siregar, S.H., M.H. ----------------PENUNTUT UMUM
Shimaa, S.H., M.H.-----------------------------PENASIHAT HUKUM
Akila Adjani, S.H., M.H.-----------------------PENASIHAT HUKUM
Adinda Zahara Ichsan, S.H., M.H.---------------PENASIHAT HUKUM
Olivia Rachel A.S., S.H.,M.H.------------------PENASIHAT HUKUM

Hakim Ketua Sidang membuka sidang lanjutan dan menyatakan


sidang terbuka untuk umum dengan mengetuk palu sebanyak 1
(satu) kali, lalu kepada Penuntut Umum diperintahkan untuk
menghadapkan Terdakwa; kemudian Penuntut Umum menghadapkan
Terdakwa masuk ke ruangan persidangan dalam keadaan bebas akan
tetapi dengan penjagaan yang baik, lalu Terdakwa duduk di
kursi pemeriksaan.--------------------------------------------

Kemudian Hakim Ketua Sidang menanyakan apakah Terdakwa


dalam keadaan sehat dan siap mengikuti persidangan, dan atas
pertanyaan tersebut, Terdakwa menyatakan bahwa ia dalam
keadaan sehat dan siap untuk mengikuti persidangan pada hari
ini.----------------------------------------------------------

Selanjutnya Hakim Ketua Sidang menyampaikan bahwa sesuai


dengan Berita Acara Sidang sebelumnya, acara sidang hari ini
adalah Pemeriksaan Terdakwa.----------------------------------

Kemudian, Hakim Ketua Sidang mempersilahkan untuk


Terdakwa Herni hadir di persidangan, Hakim menanyakan
identitas dan menanyakan apakah dalam keadaan sehat dan
Terdakwa menjawab Iya. Kemudian, Terdakwa bersumpah menurut
agamanya dan akan memberikan keterangan yang benar, tidak lain
daripada yang sebenarnya--------------------------------------
Kemudian, Hakim mempersilahkan Penuntut Umum menanyakan
kepada Terdakwa. Penuntut Umum mengajukan pertanyaan dan
Terdakwa Herni, sebagai berikut:

PERTANYAAN PENUNTUT UMUM: JAWABAN TERDAKWA:

Saudara herni apakah betul saudara berprofesi sebagai dokter?-

Betul, Bu. Saya dokter yang praktek


di Puskesmas Jatawarni.

Apakah saudara memiliki adik?---------------------------------

Saya memiliki adik, Bu. Saya anak


tertua dari tiga bersaudara.

Dimanakah saudara bertemu dengan BROTO selaku kekasih anda


pertama kali?-------------------------------------------------

Saya bertemu dengan Mas Broto pas dia


sedang datang ke puskesmas tempat
saya praktek. Saat itu Mas Broto
datang untuk memeriksa motor
puskesmas yang rusak.

Bagaimana hubungan saudara dan kekasih saudara?---------------

Kami sudah berpacaran selama Satu


Tahun cuman waktu itu Mas Broto
pernah bilang ke saya kalo orang tua
dia nggak ngerestuin hubungan kita.

Bagaimana anda bisa menyimpulkan hal yang anda nyatakan


sebelumnya?---------------------------------------------------

Seinget saya, Mas Broto bilang


kehamilan saya itu menjadi aib
keluarga tp dia janji kl bakalan
nafkahin saya dan anak saya.

Baik. apakah saudara pernah menyampaikan suatu persyaratan


yang harus di penuhi oleh kekasih anda (Broto)?---------------

Karena janjinya itu, Saya


mensyaratkan Mas Broto untuk memberi
saya uang 25 juta per bulan dan
nafkahi keluarga saya.

Apakah ada persyaratan yang saudara sampaikan lagi?

Ada beberapa lagi bu, seingat saya


meminta uang nikah sebesar Rp 150
juta, meminta bengkel agar diambil
alih, meminta agar Maya sekeluarga
meninggalkan rumah & bengkel tersebut
karena saya tidak nyaman dengan
keluarga Mas Broto; dan meminta satu
unit mobil buat kemana2 apalagi
sekarang kan saya lagi hamil dan
bentar lagi punya anak.

Pada saat hari kejadian pukul 7.30 Pagi dimanakah anda berada?

Saya bersama Mas Broto diantar ke


Puskesmas untuk shift saya.

Hanya mengantar atau ada hal lain?----------------------------

Saya waktu itu merasa sedih sama


bimbang, antara bilang ke Mas Broto
tentang kehamilan saya atau engga.
Yaudah, saya jadinya terus terang aja
bilang ke Mas Broto. Tapi, Mas Broto
malah bilang “yah gimana hubungan
kita udah gak direstuin lagi”. Kita
mulai berantem abis itu. Terus Mas
Broto saran untuk nikah diem diem aja
karena kehamilan saya dianggap jadi
aib keluarganya dia. Saya jadi kesal
bu.. Saya sangat kecewa bu sama
jawabannya.

Apakah pada saat itu merupakan terakhir kali saudara melihat


Broto pada saat kejadian?-------------------------------------

Tidak, Bu. Saya masih bertemu lagi


dengan Mas Broto setelah itu.

Bisa dijelaskan pernyataan anda sebelumnya?-------------------

Sorenya saya datengin Mas Broto


kayanya jam 4an, abis saya pulang
kerja ke rumahnya karena Mas Broto ga
bales bales wa dan telepon saya.

Apa respon kekasih saudara pada saat saudara datang?

Kaget sih dia kalau yang saya ingat


saya nyoba buat nanya soal kejelasan
dari pertengkaran tadi pagi, terus
saya juga merasa sedih sama kesal
karena Mas Broto ga bales bales wa
dan telepon saya. Tapi respon Mas
Broto ga baik, dia menghiraukan saya
terus dia ngunciin saya di luar.

Apakah ada barang yang dibawa oleh kekasih saudara saat itu?

Kalo yang saya lihat sih kayak botol


kaca gitu.
Apakah benar ini adalah benda yang saudara liat?—-------------

Kemudian, Penuntut Umum memohon izin kepada Majelis Hakim


untuk menghadirkan barang bukti berupa 1 (satu) buah pecahan
botol kaca dengan merk Sprite berwarna hijau ke hadapan
persidangan.--------------------------------------------------

Selanjutnya, Majelis Hakim mengizinkan Penuntut Umum untuk


menghadirkan barang bukti tersebut serta menyuruh Penuntut
Umum, Penasehat Hukum dan Terdakwa untuk memeriksa barang
bukti tersebut. Setelah memeriksa barang bukti tersebut,
Majelis Hakim mempersilahkan Penuntut Umum, Penasehat Hukum
dan Terdakwa untuk kembali ke tempat
duduknya.-----------------------------------------------------

Kemudian, Majelis Hakim kembali mempersilakan Penuntut


Umum untuk melanjutkan pertanyaannya kepada Terdakwa.
--------------------------------------------------------------

Benar, Bu.

Berapa botol yang kekasih saudara bawa pada saat itu?---------

Empat botol, Bu.

Apakah yang saudara lakukan dengan benda itu?-----------------

Karena saya ngerasa dicuekin dan


ditinggal begitu aja tanpa tanggung
jawab apapun saya merasa emosi, dan
kebetulan botol tersebut ada
ditinggal mas broto didepan rumah dan
persis di depan saya maka kemudian
saya mengambil botol dan saya lempar
gitu aja.----------------------------
Baik. Apakah saat itu saudara memikirkan akibat yang dapat
terjadi kalau adik Gina melakukan tindakan saudara?-----------

Tidak terpikirkan bu, saat itu saya


sedang kalut sekali, saya marah dan
kecewa, tapi saya sangat menyayangi
Mas Broto.

Kalau begitu sekarang anda telah sadar ya akibat perbuatan


anda?---------------------------------------------------------

Sadar, Ibu. Saya sangat menyesali


tindakan saya.

Baik, kami rasa cukup yang mulia dan tidak ada pertanyaan lagi
yang mulia.---------------------------------------------------

Kemudian Majelis Hakim mempersilakan Penasihat Hukum


untuk mengajukan pertanyaan kepada Terdakwa dan atas
kesempatan yang diberikan, Penasihat Hukum mengajukan
pertanyaan sebagai berikut:-----------------------------------

PERTANYAAN PENASIHAT HUKUM: JAWABAN TERDAKWA:

Bu Herni, setelah mengikuti rangkaian sidang ini, bagaimana


perasaannya Bu?-----------------------------------------------

Jujur, saya takut. Saya gamau


dipenjara dengan keadaan mengandung
seperti ini. Kasihan anak saya nanti.

Baik kalau begitu, saya minta tolong ke ibu, bisa tolong


jelaskan kembali kronologi yang terjadi saat itu seperti apa,
dari pandangan ibu sendiri?-----------------------------------

Pada saat itu saya datang ke bengkel


mas Broto untuk meminta penjelasan
terkait tanggung jawab dia karena
kehamilan saya, namun mas Broto
bilang dia tidak dapat memenuhi
tuntutan saya dan juga tidak dapat
menikahi saya dengan benar karena
tidak mendapat restu orang tua,
kemudian ia mengunci pintu dan tidak
menghiraukan saya.

Setelah itu apa yang ibu lakukan?-----------------------------

Saya waktu itu sedih dan emosi


sekali, saya melempar barang yang
terletak paling dekat dengan saya,
yang mana merupakan botol sprite yang
saya kira itu isinya minuman sprite.

Baik saya perjelas kembali, maka Terdakwa tidak ada niatan


untuk membakar dikarenakan tidak mengetahui bahwa botol sprite
tersebut berisi bensin?---------------------------------------

Betul. Jujur, saya sangat menyesal


saat mengetahui kebakaran tersebut,
karena saya tidak mengetahui bahwa
botol tersebut berisi bensin.

Apakah ibu ingat, saat itu ibu melempar botol sprite tersebut
tepat kepada puntung rokok?-----------------------------------

Tidak, saya ingat bahwa botol


tersebut tidak jatuh tepat di atas
puntung rokok.

Baik selanjutnya, kapan tepatnya Terdakwa meninggalkan TKP?---

Saya meninggalkan TKP tidak lama


setelah saya melempar botol tersebut,
karena saya menenangkan diri terlebih
dahulu.
Apakah Ibu saat itu menyadari bahwa telah terdapat api
dikarenakan bensin tersebut terkena puntung rokok?------------

Tidak, setelah saya menenangkan diri


saya langsung meninggalkan TKP dengan
keadaan histeris.

Baik, kalau begitu bisa ibu jelaskan mengapa ibu merasa


histeris saat meninggalkan TKP?

Saya histeris dikarenakan memikirkan


nasib saya, yaitu hamil, tidak
dinikahi, tidak memiliki uang, dan
juga memikirkan nasib adik saya
merupakan tulang punggung saya,
sehingga uang saya kurang jika harus
membayar kehidupan dan sekolah adik
saya dan di sisi lain harus membayar
biaya terkait kehamilan ini.

Baik, Terima Kasih Bu Herni atas penjelasannya. Dari kami


cukup, Yang Mulia.

Kemudian Majelis Hakim mengajukan pertanyaan-pertanyaan


kepada Terdakwa yang dijawab sebagai berikut.-----------------

Pertanyaan Majelis Hakim: Jawaban Terdakwa:

Saudara Herni, waktu itu Berapa botol bensin yang anda


lemparkan?----------------------------------------------------

2 botol, Yang Mulia.

Bagaimana dengan 2 botol bensin yang tersisa?-----------------


Saya hanya mengambil 2 botol yang ada
di depan rumah Mas Broto, Yang Mulia.
Jadi sisanya ada di depan rumahnya.

Apakah anda mengetahui isi dari botol-botol tersebut?---------

Saya gak tahu sama sekali yang mulia


kalau itu bensin. Saya mengira botol
tersebut hanya sebatas minuman soda
yang dibeli oleh Mas Broto.

Apakah anda mencium sesuatu aroma menyengat yang bersumber


dari botol tersebut—------------------------------------------

Eehh, mmm, saya ga inget, Yang Mulia.


Yang saya ingat, saya menangis cukup
histeris saat itu sehingga mm… hidung
saya juga tersumbat lendir

Pada saat anda melempar botol tersebut, apakah anda tahu di


depan anda apa?-----------------------------------------------

Seingat saya ada wadah berwarna


putih, Yang Mulia.

Apakah ini adalah benda yang saudara liat?--------------------

Kemudian, Majelis Hakim memerintahkan kepada Penuntut


Umum untuk menghadirkan barang bukti berupa 1 (satu) buah
pecahan asbak berwarna putih kehitaman serta 1 (satu) puntung
rokok ke hadapan persidangan.---------------------------------

Selanjutnya, Penuntut Umum dan Penasihat Hukum maju ke


meja Majelis untuk memeriksa barang bukti tersebut. Setelah
memeriksa barang bukti tersebut, Majelis Hakim mempersilakan
Penuntut Umum dan Penasihat Hukum untuk kembali ke tempat
duduknya.-----------------------------------------------------

Kemudian, Terdakwa menjawab pertanyaan yang diberikan


oleh Majelis Hakim.-------------------------------------------

Benar, Yang Mulia.

Penuntut Umum, tolong tampilkan alat bukti video dashcam milik


SAKSI Shinta.

=======PENUNTUT UMUM MENAMPILKAN CUPLIKAN VIDEO DASHCAM=======

Kemudian, Majelis Hakim memerintahkan kepada Penuntut


Umum untuk menghadirkan barang bukti berupa 1 (satu) cuplikan
video dashcam yang diperoleh dari mobil milik SAKSI SHINTA ke
hadapan persidangan.------------------------------------------

Selanjutnya, Penuntut Umum dan Penasihat Hukum maju ke


meja Majelis untuk memeriksa barang bukti tersebut. Setelah
memeriksa barang bukti tersebut, Majelis Hakim mempersilakan
Penuntut Umum dan Penasihat Hukum untuk kembali ke tempat
duduknya.-----------------------------------------------------

Kemudian, Majelis Hakim melanjutkan pertanyaannya kepada


Terdakwa—-----------------------------------------------------

Dari alat bukti video tersebut, saat anda menaiki ojek


yang dikemudikan oleh SAKSI ASEP, kenapa anda memilih untuk
pergi ke rumah saksi PUTRI?

Saya waktu itu pengen menenangkan


diri saja, Yang Mulia. Saya tidak
bermaksud untuk lari dari TKP,
sungguh.
Apakah saat itu saudara memikirkan akibat yang dapat terjadi
atas tindakan saudara?----------------------------------------

Tidak terpikirkan bu, saat itu saya


sedang kalut sekali, saya marah dan
kecewa, tapi saya sangat menyayangi
Mas Broto.

Apakah anda menyesali tindakan yang sudah anda lakukan kepada


para korban?--------------------------------------------------

Iya bu, saya sangat menyesali


tindakan saya, saya terlalu dibutakan
amarah hingga menimbulkan akibat yang
fatal bagi mas Broto.

Selanjutnya Majelis hakim menyatakan bahwa tidak ada lagi


pertanyaan yang akan diajukan kepada Anak
Terdakwa.-----------------------------------------------------

Setelah melakukan pemeriksaan Terdakwa, Majelis Hakim


lalu menunda persidangan ini dan selanjutnya menetapkan
persidangan yang akan datang pada Hari Kamis, 4 November 2021
dengan agenda sidang Pembacaan Surat Tuntutan dan
memerintahkan agar Penuntut Umum menghadapkan Terdakwa pada
sidang berikutnya dalam keadaan bebas.------------------------

Setelah Hakim Ketua mengumumkan penundaan persidangan


tersebut, sidang lalu ditutup.--------------------------------

Demikianlah dibuat berita acara ini yang ditandatangani


oleh Hakim Ketua dan Panitera
Pengganti.----------------------------------------------------

Cikarang, 28 Oktober 2021


HAKIM-HAKIM ANGGOTA HAKIM KETUA

Rizkya Kinanti Nastiti, S.H., M.H. Regina Cecilia, S.H., M.H.,


NIP 198105172006042003 NIP 197902072001071001

PANITERA PENGGANTI

Daniel Keynes, S.H., M.H. Sarah Satria Jamilla, S.H.


NIP 198108272008123002 NIP199009142010034002

Anda mungkin juga menyukai