Form Inspeksi Peralatan K3 Konstruksi
Form Inspeksi Peralatan K3 Konstruksi
3.2 Menyediakan Sistem a. Sistem proteksi kebakaran dan Kotak P3K terpasang di tempat kerja dan atau Bulanan a. Identifikasi
proteksi kebakaran dan kendaraan Bahaya,
Kotak P3K sesuai IBPPR b. Sistem Proteksi Kebakaran WAJIB mampu memproteksi aset properti dan Penilaian
instalasi (terdapat checklist hasil pemeriksaan) Resiko,
Kotak P3K mengacu kepada ketentuan perundangan yang berlaku (terdapat b. Pengendalian
C. checklist hasil pemeriksaan) c. Resiko
d. (IBRPR)
yang
e. memasukkan 5 KEGIATAN 1 0 0
proteksi
kebakaran
sebagai
upaya
pengendalian
risiko
kebakaran
Dokumentasi
3.3 Melaksanakan simulasi a. Melaksanakan simulasi tanggap darurat. Semesteran a. Daftar hadir
tanggap darurat di lokasi Target minimal satu kali dalam satu semester b. Dokumentasi
proyek b. Melaksanakan simulasi tanggap darurat yang terdiri dari (pilih salah dua) : c. Materi
- Kebakaran d. Simulasi
- Evakuasi Skenario
- P3K Tanggap 5 KEGIATAN 1 0 0
- Huru Hara Darurat
- Teror Bom
- Bencana Alam (Gempa, banjir dll)
4.2 Safety Briefing/Toolbox a. Jumlah pelaksanaan Safety Briefing/Toolbox meeting/Safety Talk setiap hari Bulanan a. Daftar hadir
meeting/Safety Talk sebelum melakukan pekerjaan b. Dokumentasi
setiap hari sebelum Target minimal satu kali setiap hari c. Ringkasan
5 KEGITAN 2 1 3
memulai pekerjaan b. d. Materi Safety
Briefing
Rekapituasi
5 SAFETY COMPAIGN AND COMMUNICATION Safety 10
5.1 Melaksanakan Rapat Rapat K3 dilaksanakan tiap bulan di Proyek wajib dihadiri Site manager Bulanan a. Notulen
Bulanan K3 tiap bulan di b. Rapat
Proyek yang dipimpin c. Daftar Hadir 5 KEGIATAN 1 1 5
oleh Site Manager Dokumentasi
5.2 Pelaksanaan Melakukan housekeeping di tempat kerja minimal dua kali dalam satu bulan Bulanan a. Dokumentasi
Housekeeping pada Area sebelum
Kerja b. housekeepin 5 KEGIATAN 2 0 0
g
c.
6 SECURITY Dokumentasi 10
6.1 Melaksanakan Menunjuk dan memperkerjakan tenaga kerja untuk pengamanan lokasi proyek dan Bulanan a. Dokumentasi 5
Manajemen gudang Buku Catatan
KEGIATAN 1 0 0
Pengamanan b. Harian
c. Keamanan
6.2 Updating Peta Menyusun peta kerawanan sosial yang berupa ancaman gangguan maupun Bulanan a. Dokumen 5
Kerawanan Sosial di kejadian gangguan keamanan berikut pengendaliannya peta
1 0 0
Proyek b. kerawanan
c. sosial (form
7 REPORTING 5
Self assessment kuisioner Hasil Self assessment dibuat dengan integritas, akurat dan sesuai implementasi di Hasil Self 5
maturity dibuat dan dilaporkan lapangan assessment Unit
sesuai dengan kondisi
implementasi di lapangan DOKUMEN 1
INSPEKSI APD
Hasil Pembahasan :
1 Membahas Tentang Surat Ijin Kerja WP, JSA, IBPPR, SOP Kegiatan Final Check
2 Membahas Tentang Rambu Rambu K3 (safety Sign)
3 Membahas Tentang Peralatan Kerja
4 Membahas Tentang Pengadaan APAR dan Kotak P3K
B. DURASI PEKERJAAN
C. KLASIFIKASI PEKERJAAN
[ ] Pekerjaan Lainnya
[ ] Pekerjaan Survey Tanah dan Sondir [√] Pekerjaan di Ketinggian [√] Pekerjaan Komisioning
[ ] Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan [ ] Pekerjaan Penebangan Pohon [ ] Pekerjaan Elektrikal Mekanikal
(ROW)
[√] Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Resiko [√] Prosedur kerja
Keterangan : Form izin kerja tidak dapat disetujui jika salah satu lampiran tidak ada
(FITRA RAHMAT INDYANTO) (MAULANA SATRIODI (ASDAR) (MUH. ANUGRAH. S) (RISWAN RASYID)
KETERANGAN :
1. PADA UNIT INDUK UNTUK KOLOM PERSETUJUAN DITANDATANGANI OLEH DEPUTI MANAJER TERKAIT
2. PADA SUB UNIT PELAKSANANA ATAU RAYON UNTUK KOLOM PERSETUJUAN DITANDATANGANI OLEH MANAJER SUB UNIT PELAKSANAN/ MANAJER RAYO N
UNIT INDUK PEMBANGUNAN SULAWESI
UNIT PELAKSANA PROYEK PEMBANGKIT DAN JARINGAN SULAWESI TENGAH
A. INFORMASI PEKERJAAN
1 Tanggal : 17 Mei 2022
2 Jenis Pekerjaan : Final Check
3 Lokasi : GI Talise (T, 62, 63) GI Sidera (T,01 , 02)
4 Perusahaan Pelaksana pekerjaan : PT MENARA INDRA UTAMA
5 Pengawas Pekerjaan : ASDAR
6 Pelaksanaan Pekerjaan : NAMA PEKERJA
1 AMAD 11
2 CULI 12
3 REZA 13
4 CIWANG 14
5 15
6 16
7 17
8 18
9 19
10 20
B. PERALATAN KESELAMATAN
1 ALAT PELINDUNGAN DIRI : [√] Helem [ ] Earmuff [ ] Pelampung/life vest
[√] Sepatu Keselamatan [√] Sarung Tangan katun [ ] Tabung Pernafasan
[ ] Kacamata [ ] Sarung Tangan karet [√] Full Body Harness
[ ] Earplug [ ] Rompi [ ] Lain-Lain
4. Penilangan Kerugian materi dan waktu 2 D L Melengkapi surat-surat kendaraan dan driver 1 D L OK
1. Terseret sling dan konduktor serta terkena rol Luka, lebam, Cidera 3 C H Pemberian batas akses gerak pekerja, briefing 1 D L OK
A M M H E E E = Extreme Risk A = Hampir pasti akan terjadi/almost certain 1 = Tidak ada cedera, kerugian materi kecil
B L M H E E H = High Risk B = Cenderung untuk terjadi/likely 2 = Cedera ringan/P3K, kerugian cukup materi sedang
C L M H H E M = Moderate Risk C = Mungkin dapat terjadi / moderate 3 = Hilang hari kerja, kerugian cukup besar
DISETUJUI OLEH : DIPERIKSA OLEH : DIPERIKSA OLEH : DIPERIKSA OLEH : DISUSUN OLEH :
PT PLN (Persero) PT PLN (Persero) PT PLN (Persero) PT PLN (Persero) K3 PENGAWAS
UPP SULTENG UPP SULTENG UPP SULTENG PUSMANPRO PT MENARA INDRA UTAMA
MANAGER BAGIAN PENGENDALIAN KONSTRUKSI PEJABAT PELAKSANAN K3L PENGAWAS LAPANGAN UPMK V/PST JARSUL VII
(FITRA RAHMAT INDYANTO) (MAULANA SATRIODI (ASDAR) (MUH. ANUGRAH. S) (M. REZA P)
1. STATUS "OK" PADA KOLOM STATUS PENGENDALIAN DITULIS HANYA JIKA TINGKAT RESIKO SUDAH DALAM KATEGORI LOW / RENDAH
2. PADA UNIT INDUK UNTUK KOLOM PERSETUJUAN DITANDATANGANI OLEH DEPUTI MANAJER DAN PEJABAT PENGENDALI K3L
3 PADA SUB UNIT PELAKSANA UNTUK KOLOM PERSETUJUAN DITANDATANGANI OLEH MANAJER SUB UNIT PELAKSANA
PT. PLN (PERSERO) PUSMANPRO
SISTEM MANAJEMEN K3
FORMULIR CHECK LIST INSPEKSI
LINGKUNGAN KERJA
1. MATERIAL (Gudang/WareHouse)
YA TIDAK
(Yes) (No)
1.1. Tempat penyimpanan ISOLATOR dalam kondisi baik √ -
1.2. Tempat Penyimpanan BESI TOWER di susun dengan rapi √ -
1.3. Tempat penyimpanan MATERIAL STRINGING di susun dengan rapih √ -
1.4. Tempat Penyimpanan BESI ULIR 19, 20, SHIVA SNI FULL √ -
SERTIFIKAT di susun dengan rapi
TERSIMPAN DI
TEMPAT KONDISI
PENYIMPANAN
JENIS-JENIS APD JUMLAH YA TIDAK LAYAK TIDAK
(YES) (NO) (Worth it) LAYAK
(Not worth it)
SAFETY HELM 15 √ - √ -
EAR PLUG/EAR MUFF - - - - -
SAFETY GLASSES - - - - -
DUST MASK/ MASKER DEBU - - - - -
VEST /ROMPI - - - - -
BODY HARNESS 10 √ - √ -
SAFETY SHOES/BOOT 15 √ - √ -
GLOVES/SARUNG TANGAN 15 √ - √ -
5. KENDARAAN OPRASIONAL
YA (YES) TIDAK
(NO)
5.1. Kendaraan bersih dari kotoran √ -
5.2. Tekanan angin pada roda/ban cukup. √ -
5.3. Kendaraan telah disediakan kotak P3K √ -
5.4. Kendaraan telah disediakan segitiga pengaman √ -
5.5. Sabuk Pengaman berfungsi dengan baik √ -
5.6. System pengereman pada kenderaan berfungsi dengan baik √ -
5.7. Lampu-lampu kendaraan dalam kondisi baik/berfungsi dengan √ -
baik
5.8. Kondisi ban mobil masil layak pakai tidak gundul - √
Issued by Reviewed by
1) Pengertian
Pekerjaan stringing merupakan langkah yang dilakukan setelah tower-tower transmisi selesai di
erection dan telah di individual checking. Pekerjaan stringing adalah pekerjaan penarikan dan
penegangan kawat saluran udara untuk jaringan tegangan tinggi baik untuk kawat penghantar
phasa maupun kawat petirnya. Metode stringing yang digunakan dan umum dipakai adalah
metode tegang (tension method), dimana kawat penghantar dipertahankan pada kondisi tegang
selama proses stringing berlangsung. Pada proyek transmisi line, pekerjaan stringing tersebut
bertujuan untuk memasang konduktor pada transmisi tegangan tinggi, dengan tahapan kerja
sebagai berikut:
- Pemasangan Insulator Set,
- Penarikan Konduktor,
- Pelaksanaan Sagging dan Clamping
- Pemasangan Peralatan Bantu (accessories).
Selama stringing dilaksanakan beberapa hal perlu diperhatikan yaitu:
a. Konduktor dijaga dari gesekan langsung dan terus menerus dengan tanah.
b. Konduktor harus bebas dan terlindung dari kemungkinan bersentuhan dengan bagian sistem
instalasi lainnya yang dalam keadaan bertegangan.
c. Rintangan lainnya, seperti rintangan terhadap pandangan, dll.
Persiapan untuk supervisi pengawasan pekerjaan stringing:
- Prosedur dan rencana kerja pemasangan konduktor dan kawat tanah (earth wire) harus
dipahami, dipelajari sesuai dengan metode pelaksanaan dan yang tercantum dalam kontrak
pekerjaan tersebut.
- Rencana kerja pemasangan konduktor disusun agar pekerjaan dapat disesuaikan dengan jadwal
yang telah ditetapkan.
- Koordinasikan dengan pihak-pihak yang terkait supaya membantu kelancaran pekerjaan.
- Alat kerja, alat bantu dan alat keselamatan kerja harus diperiksa untuk memastikan apakah
benar-benar berfungsi dengan baik.
- Perlengkapan utama dan perlengkapan pelengkap sesuai data di dalam dokumen perencanaan
disiapkan sesuai prosedur dan diperiksa sesuai dengan metode pelaksanaan dan yang tercantum
dalam kontrak pekerjaan tersebut.
2) Ruang Lingkup
Petunjuk pelaksanaan ini berlaku sebagai prosedur instruksi kerja stringing tower transmisi saluran
udara tekanan tinggi atau ekstra tinggi (SUTT/SUTET).
3) Peralatan kerja
• Mesin Penarik Konduktor (Engine Winch)
• Mesin Penegang (Tensioner)
• Montage roll untuk Konduktor
• Montage roll untuk GSW (Ground Steel Wire)
• Montage untuk OPGW (Ground Steel Wire)
• Mesin Press (Hydraulic Pressure Machine)
• Come Along (Termasuk lidah come along)
• Hand Wind (BV)
• Trifor 3 Ton
• Kunci, Obeng, Tang
• Tali Tambang
• Keranjang Peralatan Kerja (Tools Bag)
• Lever Hoist (Tackle Rantai)
• Anchor Sackle (Begel)
• Tangga Aspan (Tangga Alluminium)
• Snatch Block Engkel 3 Ton
• Sling bantu, untuk mencantolkan peralatan (Pilot Wire 12 mm, Sling 14 mm & Sling 16 mm)
• Screw Anchor
• Joint Protector
• Gunting Konduktor untuk Memotong dan Menyambung Konduktor
• Drum Jack (Drum Stand) untuk menempatkan Konduktor dalam gulungan (Haspel)
• Kaki Tiga (Tripod) Sebagai pengganti Crane
• Mini Engine Winch
• Radio Communication HT (Handy Talky)
• Radio Communication RIG
• Swifel untuk GSW
• Sigmat (Jangka Sorong)
• Scaffolding
• Compression Press Joint
• HP
• Theodolite untuk Sagging
• Protector Joint Conductor
• Roll Winder
• Thermometer cuaca
• Cofing House (Lever Block) 3 Ton
• Grounding Stick
• Pulling Grip untuk Konduktor
• Pulling Grip untuk GSW
• Snacth Double Engkel 3 Ton
• Chalm Block 5 Ton
• Nylon rope
• Countur Weigth/Running Out Blocks
4) Material / Bahan
4.1. Konduktor
• Alumunium Conductor Steel Reinforce
• Thermis Alumunium
• Conductor Steel Reinforce
4.2. Accessories Konduktor
• Vibration Damper
• Line Spacer
4.3. Kawat Tanah (Earth Wire)
4.4. Accessories kawat tanah
• Vibration Damper
• Suspension Clamp
• Tension Clamp
4.5. Insulator Set
• Suspension Insulator Set
• Tension Insulator Set
• Jumper Pilot Insulator Set
4.6. Fittings
• Shackle
• Extension Link
• Tension Clamp
• Suspension Clamp
• Yoke Plate
• Arching Horn
5) Peralatan K3
1. Safety Helmet
2. Sepatu panjat
3. Safety shoes
4. Full body harness (sabuk pengaman)
5. Sarung tangan
6. Rompi kerja
7. Lanyard / Tanda Pengenal
8. Rambu-rambu K3
6) Pelaksana Pekerjaan
1. Pengawas Ahli (Kontraktor/Owner)
2. Pengawas K3
3. Mandor
4. Pekerja
7) Tata Cara Pelaksanaan
a. Persiapan Pekerjaan Stringing
Persiapan pekerjaan stringing dimulai dengan penyiapan jadwal kerja yang rinci, dalam
jadwal rincian tersebut dijelaskan seluruh bagian pekerjaan stringing sesuai dengan
spesifikasi dan gambar yang telah mendapatkan persetujuan.
1. Pemeriksaan
2. Mempelajari spesifikasi dan gambar yang dipakai, seperti jenis spesifikasi gambar kerja,
gambar profil, gambar rute dan lain-lain yang dipergunakan harus disetujui serta dipakai
oleh PLN dan konsultan.
b. Peninjauan Jalur Bebas dan Jalan ke Lokasi Pekerjaan
1. Situasi tanah rute saluran.
2. Jenis dan keadaan tanaman/tumbuhan disepanjang jalur bebas.
3. Jenis rintangan-rintangan yang harus dipindahkan sepanjang daerah yang nantinya akan
dilewati saluran.
4. Keberadaan jenis-jenis instalasi lain yang berdekatan dengan rencana saluran.
5. Lokasi guna penempatan drum serta jalan yang tersedia untuk pelaksanaan penarikan.
c. Persiapan Penjadwalan
1. Jadwal Perencanaan Dasar
- Pembagian saluran ke dalam bagian kecil yang akan diulur serta yang akan
ditegangkan.
- Lokasi penempatan drum (tensioner) dan engine (puller).
- Penempatan metode sagging
- Penggunaan dan penempatan penguatan tiang atau skur yang bersifat sementara pada
tower maupun travers (cross arm).
- Penempatan pemasangan kerangka pelindung (steger/scaffolding) jika
penarikan/penegangan konduktor harus melintasi jalan umum atau instalasi lainnya.
- Persiapan/penyusunan/inventarisasi peralatan kerja yang akan dipergunakan.
2. Membuat Jadwal Kerja
Suatu bentuk rencana harus dibuat dan direncanakan dengan memperhatikan:
- Standar kualitas kerja
- Tanggal mulai dan selesai
- Perlengkapan alat kerja yang dipergunakan
- Mobilitas dari regu/tim stringing
- metode pelaksana yang mungkin diambil disesuaikan dengan keadaan dilapangan
3. Jadwal Tenaga Kerja
Pemilihan dan penempatan tenaga kerja ahli dipersiapkan agar sesuai dan tepat.
4. Jadwal Penggunaan dan Perlengkapan kerja
Perlengkapan kerja hendaknya disusun dan disesuaikan dengan bentuk pekerjaan jenis
dan ukuran kawat.
5. Jadwal penggunaan alat.
6. Jadwal sarana penginapan
7. Persiapan pelaksanaan pekerjaan
d. Pemeriksaan Tower
1. Pemeriksaan mur baut
2. Posisi plat cross arm
3. Bagian-bagian menara lainnya
Sebelum pekerjaan stringing dilaksanakan, kondisi tower harus diyakinkan sudah benar-
benar lengkap dan seluruh pemasangan bautnya sudah kencang serta disarankan ada
persetujuan atau pernyataan yang pasti bahwa “kondisi tower sudah siap untuk dilakukan
stringing/penarikan konduktor”.
b. Contoh Tahapan Pemasangan Kawat Tanah (Earth Wire) dan Penarikan Konduktor
• Pemasangan Kawat Tanah (Earth Wire)
Pada contoh dibawah ini, pemasangan kawat tanah dari tiang no. 1 s/d no.4, yaitu tiang
no.1, 2, 3 dan 4 diantara tiang tersebut terdapat 2 buah tiang penyanggah dan 2 buah tiang
penegang.
Persiapan dan atau pengarahan lokasi pekerjaan:
- Pemasangan skur di tiang no.1 dan tiang no.4 (diujung travers).
- Pemasangan steger/scaffolding jika bertepatan lokasi jalur kawat melintasi rintangan
(jalan, kereta api, tegangan menengah, rendah maupun tinggi, dll).
Arah
tarikan
sagging
Thermometer cuaca
Trifor
Bivi Winch
Nylon rope
Lift
Spanners