Week-2
Pengenalan Basis Data
• Basis Data adalah kumpulan data yang saling
berhubungan secara logis dan didesain untuk
mendapatkan data yang dibutuhkan oleh suatu organisasi
(Indrajani, 2015).
• BASIS DATA adalah suatu susunan/kumpulan data
operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan
yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi
dengan menggunakan metode tertentu dengan
menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan
informasi yang diperlukan pemakainya
• SISTEM BASIS DATA adalah kumpulan dari program
aplikasi yang berinteraksi dengan basis data bersama
dengan Database Management System (DBMS) dan basis
data itu sendiri (Connolly dan Begg, 2010).
Komponen Sistem Basis Data
1. DATA
2. Perangkat Keras (HARDWARE)
3. Perangkat Lunak (SOFTWARE)
4. Pemakai (USER)
DATA
1. Data disimpan secara terintegrasi (Integrated)
Terintegrated yaitu Database merupakan kumpulan dari
berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang berbeda
yang disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian
yang rangkap (redundant)
2. Data dapat dipakai secara bersama-sama(shared)
Shared yaitu Masing-masing bagian dari database dapat
diakses oleh pemakai dalam waktu yang bersamaan,
untuk aplikasi yang berbeda.
DATA
Jenis Data Pada Sistem Basis Data
1. Data operasional dari suatu organisasi, berupa data yang
disimpan didalam database
2. Data masukan (input data), data dari luar sistem yang
dimasukan melalui peralatan input (keyboard) yang dapat
merubah data operasional
3. Data keluaran (output data), berupa laporan melalui
peralatan output sebagai hasil dari dalam sistem yang
mengakses data operasional
Perangkat Keras (HARDWARE)
• Terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer
yang digunakan untuk pengelolaan sistem database.
• Perangkat keras yang terdapat dalam sebuah sistem basis
data adalah:
1. Komputer (satu untuk sistem stand-alone atau lebih dari satu
untuk sistem jaringan)
2. Memori sekunder on-line (Harddisk)
3. Memori sekunder off-line (Tape atau Removeble Disk) untuk
backup data
4. Media/perangkat komunikasi (untuk sistem jaringan)
Perangkat Lunak (SOFTWARE)
• Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai
dengan data phisik pada database, dapat berupa :
1. Database Management System (DBMS)
2. Program-program aplikasi & prosedur-prosedur
Pemakai (USER)
• Adalah pengguna basis data yang berinteraksi secara tidak
langsung dengan basis data melalui program aplikasi basis
data dan DBMS. Terbagi menjadi 3 klasifikasi :
1. Database Administrator (DBA), yang membuat basis data dan
mengontrol akses ke basis data.
2. Programmer, yang membuat aplikasi basis data yang digunakan
oleh DBA dan pemakai akhir.
3. Pemakai akhir (End user) yang melakukan penambahan,
penghapusan, pengubahan, dan pengaksesan data.
Istilah-istilah Dalam Sistem Basis Data
a. Enterprise yaitu suatu bentuk organisasi
Contoh Enterprise: Sekolah, Rumah Sakit
Sekolah : Database Nilai
Rumah sakit : AdministrasiPasien
b. Entitas yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dengan
objek lainnya
Contoh :
Database Nilai ➔ entitas: Mahasiswa, Matapelajaran Database
AdministrasiPasien ➔ entitas: Pasien, Dokter, Obat
Istilah-istilah Dalam Sistem Basis Data
c. Atribute/field yaitu setiap entitas mempunyai atribut atau
suatu sebutan untuk mewakili suatu entitas.
Contoh :
Entity siswa ➔ field = Nim, nama_siswa,alamat,dll
Entity nasabah ➔ field=Kd_nasabah,nama_nasabah,dll
d. Data value yaitu data aktual atau informasi yang disimpan
pada tiap data elemen atau atribute.
Contoh :
Atribut nama_karyawan ➔ sutrisno, budiman, dll
Istilah-istilah Dalam Sistem Basis Data
e. Record/tuple yaitu kumpulan elemen-elemen yang saling
berkaitan menginformasikan tentang suatu entity secara
lengkap.
f. File yaitu kumpulan record-record sejenis yang
mempunyai panjang elemen sama, atribute yang sama
namun berbeda-beda data valuenya.
g. Kunci elemen data yaitu tanda pengenal yang secara unik
mengindentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas
Istilah-istilah Dalam Sistem Basis Data
Contoh Penggambaran Suatu Entity
Pengertian Model Data
• Sekumpulan konsep-konsep untuk menerangkan data,
hubungan-hubungan antara data dan batasan-batasan
data yang terintegrasi di dalam suatu organisasi.
• Jenis-Jenis Model Data
A. Model Data Berdasarkan Object
B. Model Data Berdasarkan Record
Model Data Berbasis Objek
• Model data berbasis objek menggunakan konsep entitas,
atribut dan hubungan antar entitas. Terdiri dari:
1. Model Keterhubungan Entitas (Entity-Relationship Model)
2. Model Berorientasi Object (Object-Oriented Model)
3. Model Data Semantik (Semantic Data Model)
4. Model Data Fungsional (Functional Data Model)
• Model Keterhubungan Entitas (Entity-Relationship Model)
merupakan model yang paling populer digunakan dalam
perancangan basis data
Entity Relationship Model
• Model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam
basis data berdasarkan suatu persepsi bahwa real word
terdiri dari objek-object dasar yang mempunyai hubungan
atau relasi antara objek-objek tersebut.
• Komponen utama pembentuk Model Entity-Relationship,
yaitu: Entitas (Entity), Relasi (Relation). Kedua komponen
ini dideskripsikan lebih lanjut melalui sejumlah
Atribut/Properti.
Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R)
• Model Entity Relationship yang berisi komponen
himpunan entitas, relasi, yang dilengkapi atribut-atribut,
dapat digambarkan menggunakan Diagram Entity-
Relationship (Diagram E-R).
• Menurut (Prasojo, 2014) Model ERD (entity relationship
diagram) dibuat berdasarkan anggapan bahwa dunia nyata
terdiri dari koleksi objek-objek dasar yang dinamakan
entitas (entity) serta hubungan (relationship) antara
entitas-entitas itu. Entitas adalah “sesuatu” atau “objek”
pada dunia nyata yang dapat dibedakan antara satu
dengan yang lainnya, yang bermanfaat bagi aplikasi yang
akan kembangkan.
Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R)
• Entitas dalam database dideskripsikan berdasarkan
atributnya. Sebagai contoh, nomor rekening membedakan
suatu rekening adalah milik seseorang yang menyimpan
uangnya dengan rekening milik orang lain di suatu bank
tertentu dan nomor-nomor rekening tersebut merupakan
atribut dari entitas rekening yang bersangkutan. Dalam hal
ini, nomor rekening secara unik membedakan sebuah
rekening dengan rekening yang lainnya. Beberapa
rekening mungkin memiliki saldo yang sama, tetapi
mereka pasti memiliki nomor rekening yang berbeda.
Relationship adalah hubungan antara beberapa entitas.
Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R)
Simbol dasar yang digunakan
: Menyatakan Himpunan Enstitas
: Menunjukkan Himpunan Relasi
: Menyatakan Atribut (Atribut Key
Digaris bawah)
: Penghubung/Link
Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R)
• Dalam Diagram E-R aturan terpenting adalah Kardinalitas
relasi/Mapping Cardinalities yang menentukan jumlah
entity yang dapat dikaitkan dengan entity lainnya melalui
relationship-set.
• Jenis Mapping Cardinalities:
• Relasi satu ke satu (one-to-one)
• Relasi satu ke banyak (one-to-Many)
• Relasi banyak ke banyak (many-to-many)
Contoh Relasi one-to-one
Contoh Relasi one-to-many
Contoh Relasi many-to-many
Semantic Model
• Hampir sama dengan Entity Relationship model dimana
relasi antara objek dasar tidak dinyatakan dengan simbol
tetapi menggunakan kata-kata (Semantic). Sebagai
contoh, dengan masih menggunakan relasi pada Bank X
sebagaimana contoh sebelumnya, dalam semantic model
adalah seperti terlihat pada gambar di atas.
• Tanda-tanda yang menggunakan dalam semantic model
adalah sebagai berikut :
Menunjukkan adanya relasi
Menunjukkan atribut
Contoh Kasus Semantic Model
Model Relational
• Model Relational
• Model Hirarki
• Model Jaringan
• Model Jaringan lanjutan
Model Relational
• Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan oleh
sejumlah tabel dan masing-masing tabel terdiri dari beberapa kolom
yang namanya unique. Model ini berdasarkan notasi teori himpunan
(set theory), yaitu relation.
Model Hirarki
• Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan
dengan record dan link (pointer), dimana record-record
tersebut disusun dalam bentuk tree (pohon), dan masing-
masing node pada tree tersebut merupakan record/grup
data elemen dan memiliki hubungan.
Model Jaringan
• Distandarisasi tahun 1971 oleh Database Task Group (DBTG) atau disebut juga
model CODASYL (Conference on Data System Language), mirip dengan hirarkical
model dimana data dan hubungan antar data direpresentasikan dengan record
dan links. Perbedaannya terletak pada susunan record dan linknya yaitu network
model Menyusun record-record dalam bentuk graph
Simbol-Simbol Dalam E-R Diagram
Pembagian Tugas 1 : Kelas Rabu Pagi
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
Pembagian Tugas 1 : Kelas Rabu Pagi
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
Tema Tugas Besar 1 : Case 1
1. Pembuatan Database Mahasiswa Geografi angkatan
2022, 2021, 2020 dalam 10 Kriteria :
1. Lokasi kos2an/rumah (Kelurahan)
2. jarak ke kampus,
3. harga kos-kosan,
4. fasilitas kos-kosan,
5. biaya bulanan,
6. Jenis dan Biaya transportasi
7. ….
8. ….
9. ….
10. ….
11. …..
Tema Tugas Besar 1 : Case 2
2. Pembuatan Database skripsi/tugas akhir mahasiswa
Geografi tamatan tahun 2022 & 2021. dengan 10 kriteria:
1. Nama
2. Nim
3. Dosen Pembimbing 1
4. Dosen pembimbing 2
5. Dosen Penguji 1
6. Dosen Penguji 2
7. Judul
8. Keyword abstrak
9. Jumlah Daftar Pustaka
10. Kategori Keilmuan
Tema Tugas Besar 1 : Case 3
3. Pembuatan Database Dosen, tenaga Pendidik, laboran di
dept. Geografi dengan 10 kriteria:
1. Nama
2. NIP
3. Kategori Keilmuan
4. Matakuliah yang pernah diampu
5. Rumah
6. ….
7. ….
8. ….
9. ….
10. ….
Tema Tugas Besar 1 : Case 4
4. Pembuatan Database bukuruang baca dept. Geografi
dengan 10 kriteria:
1. Pengarang 1
2. Pengarang 2
3. Pengarang 3
4. Penerbit
5. Tahun Terbit
6. Judul
7. Kategori Keilmuan
8. Jumlah Halaman
9. Judul BAB 1
10. Judul BAB 2
THANK YOU
caesariodipo@[Link]
+628197508066