0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
181 tayangan4 halaman

Formulir Inspeksi Gerai Pangan A1/A2

Formulir ini digunakan untuk melakukan inspeksi kesehatan lingkungan gerai pangan jajanan keliling golongan A1 dan A2. Formulir ini mencakup kriteria penilaian untuk personel, alat angkut, peralatan masak, dan pangan yang dijual untuk memastikan keamanan pangan dan lingkungan yang bersih. Formulir ini perlu diisi oleh petugas pemeriksa dan ditandatangani oleh petugas serta pengelola gerai.

Diunggah oleh

Karlina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
181 tayangan4 halaman

Formulir Inspeksi Gerai Pangan A1/A2

Formulir ini digunakan untuk melakukan inspeksi kesehatan lingkungan gerai pangan jajanan keliling golongan A1 dan A2. Formulir ini mencakup kriteria penilaian untuk personel, alat angkut, peralatan masak, dan pangan yang dijual untuk memastikan keamanan pangan dan lingkungan yang bersih. Formulir ini perlu diisi oleh petugas pemeriksa dan ditandatangani oleh petugas serta pengelola gerai.

Diunggah oleh

Karlina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

FORMULIR INSPEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN

GERAI PANGAN JAJANAN KELILING GOLONGAN A1 DAN A2

Nama Pengelola/Pemilik/
Penanggung jawab : ……………………………………………………………
Jenis makanan yang dijual : ……………………………………………………………
Kendaraan yang digunakan : (lingkari salah satu)
a. Pikulan d. Sepeda
b. Gerobak e. Motor
c. Becak/roda tiga f. Mobil
Alamat rumah Pedagang
/dapur : ………………………………………………………………
……………………………………………………………....
Waktu Berjualan : Pukul …………………………..s/d ……………………
Rute Berjualan : ………………………………………………………………
Nomor Induk Berusaha
(NIB) : ............................................................................
Nama Pemeriksa : ……………………….......…………………………………
Tanggal Penilaian : ………………………....……………………………………
Instansi/Wilayah Kerja IKL : ………………………………...……………………………
Tipe Jajanan Keliling : Golongan A1 / Golongan A2*
(coret yang tidak sesuai)
Jumlah porsi yang dijual/hari: …………………………………………………………
Jumlah hari berjualan : …………………………………………………………
Menu pangan berisiko yang dijual: ……………………………………………………

Lingkari pada
nilai jika
No Kriteria Penilaian persyaratan tidak
terpenuhi
A1 A2
A Umum
Jalur penjualan yang dilalui memungkinkan
pedagang untuk mengakses air yang aman dan
1 2 2
jamban/toilet yang bisa digunakan oleh
pedagang
Tersedia air bersih untuk cuci tangan penjual,
2 3 3
lap bersih atau tisu basah sekali pakai
B Personel
Penjual pangan:
a. Sehat dan bebas dari penyakit menular 3 3
Berkuku pendek, bersih dan tidak
b. 3 3
memakai pewarna kuku
Selalu mencuci tangan dengan sabun dan
air mengalir secara berkala sebelum
c. 3 3
menangani pangan atau menggunakan
hand sanitizer secara teratur
Setelah menyentuh uang, tidak menyentuh
d. 3 3
pangan secara langsung
Mengambil pangan matang menggunakan
e. sarung tangan atau alat bantu (contoh 3 3
sendok, penjapit makanan)
Jika terluka maka luka ditutup dengan
f. perban/sejenisnya dan ditutup penutup 3 3
tahan air dan kondisi bersih
1
Perilaku personel:
1. Tidak menggunakan cincin dan
perhiasan lain ketika menangani 2 2
pangan
g. 2. Tidak merokok pada saat menangani 3 3
pangan
3. Tidak bersin atau batuk langsung di
3 3
atas pangan yang terbuka
4. Tidak meludah sembarangan pada saat
2 2
menangani pangan
5. Tidak menangani pangan secara
langsung setelah menggaruk-garuk
anggota badan tanpa mencuci tangan 3 3
atau menggunakan hand sanitizer
terlebih dahulu
Personel menggunakan pakaian yang
h. 2 2
bersih pada saat menangani pangan
Melakukan pemeriksaan kesehatan
i. 2 2
minimal 1 (satu) kali dalam setahun
Sudah mendapatkan penyuluhan
j. 2 2
keamanan pangan siap saji
C Alat Angkut/Gerobak Pangan
Alat angkut/gerobak pangan dapat melindungi
1 2 2
pangan
2 Kondisi baik dan laik jalan 1 1
3 Bersih 2 2
Tempat penyimpanan pangan
a. Disimpan dalam wadah yang tara pangan 2 2
b. Tempat penyimpanan bersih dan rata 3 3
4
c. Wadah penyimpanan tidak rusak 3 3
Pangan matang tidak dicampur
d. 3 3
penyimpanannya dengan pangan mentah
Pangan yang tidak dikemas disajikan
e. 3 3
dalam lemari display yang tertutup
Tidak ada bebas vektor dan binatang
f. 3 3
pembawa penyakit
D Peralatan masak / makan
Alat yang digunakan untuk mengolah pangan
1 2 2
baik (tidak kotor, berkarat atau rusak)
Menggunakan alat makan sekali pakai baik
2 alami (daun) atau buatan yang memiliki logo 3 3
tara pangan (food grade).
Untuk pencucian peralatan makan yang bukan
sekali pakai, pencucian menggunakan sumber
air yang aman, mengalir dan tidak di
3 jamban/toilet (pedagang harus menyediakan 3 3
ember atau galon yang dimodifikasi yang
memungkinan pencucian peralatan
menggunakan air yang mengalir)
Alat pengering peralatan seperti lap/kain majun
4 selalu dalam kondisi bersih dan diganti secara 3 3
rutin untuk menghindari kontaminasi silang
E Pangan Yang Dijual
Jika menggunakan es batu, maka es batu
1 dibuat dari air matang/sudah dimasak atau 3 3
berasal dari sumber yang terpercaya
Bahan pangan dalam kemasan (contoh: saos,
kecap):
2 a. Terdaftar 2 2
b. Berlabel 2 2
c. Tidak kedaluwarsa 3 3
Bahan pangan:
Dibersihkan dan dicuci sebelum dimasak
a. 2 3
atau dimakan
Dimasak secara sempurna sebelum
3 b. 2 NA
disajikan
Pangan segar yang langsung dikonsumsi
c. seperti buah potong dan salad disimpan NA 2
dalam suhu yang aman yaitu di bawah
5oC (lemari pendingin) atau di wadah
bersuhu dingin/(coolbox)
d. Tempat bumbu tertutup rapat 2 2
Pangan siap saji berkuah disimpan dalam
4 kondisi panas dengan suhu di atas 60oC (wadah 3 NA
dengan pemanas)
Pangan matang yang mudah rusak dan
disimpan pada suhu ruang sebaiknya
5 dikonsumsi maksimal 4 (empat) jam setelah 3 3
dimasak, jika masih akan dikonsumsi harus
dilakukan pemanasan ulang
Menyediakan tempat sampah khusus atau
6 1 1
sementara

Total Ketidaksesuaian
Catatan Lain

Rumus Skor Total Inspeksi:


Golongan A1 = 100 - ((Total ketidaksesuaian / 96) *100)
Golongan A2 = 100 - ((Total ketidaksesuaian / 94) *100)

Skor Inspeksi: ………………..

Kesimpulan:

TTD Petugas Pemeriksa Tanda Tangan Pengelola/Pemilik


TPP

Common questions

Didukung oleh AI

Essential hygiene practices include ensuring that vendors have short, clean nails without polish; frequent handwashing with soap and running water or regular use of hand sanitizer; using tools like gloves or tongs when handling cooked food; covering wounds with waterproof dressings; avoiding direct contact with money before touching food; not wearing jewelry while handling food; and undergoing health checks at least once a year .

Food storage areas must include airtight containers for storing food, which are clean and undamaged. Raw and cooked foods should not be stored together, and food should be presented in enclosed display cabinets if not pre-packaged. Storage areas should also be free from vectors and disease-carrying animals .

The form provides comprehensive guidelines for packaging materials, requiring that disposable utensils be made from food-grade materials. It emphasizes that packaged food items, such as sauces, must be properly registered, labeled, and not expired. It also outlines the proper storage conditions, like maintaining cold temperatures for items requiring refrigeration, ensuring a high standard of safety through structured packaging requirements .

The form suggests using clean tools for food handling, ensuring they are not soiled, rusty, or damaged. Single-use eating utensils made from food-grade materials should be used, and reusable utensils must be washed using safe, flowing water. Equipment used for drying must be kept clean and replaced regularly to prevent cross-contamination .

The scoring system quantifies compliance by assigning points for unmet standards, which are then deducted from a total score based on the extent of non-compliance. The percentage score is calculated by dividing the total non-compliance points by a set standard (96 for A1, 94 for A2), providing a clear measure of how closely vendors meet the required food safety practices .

Preventive measures include using separate utensils or washing them thoroughly after each use, ensuring proper storage of raw and cooked foods to avoid contact, employing single-use towels for drying, and utilizing clean surfaces and equipment for food preparation. Consistent handwashing before and after handling different types of food is also emphasized .

Personnel training is crucial as it ensures that food handlers understand and implement essential food safety protocols, reducing the risk of contamination and foodborne illnesses. Training covers various aspects, including proper hygiene practices and handling food safely, instilling a culture of safety and responsibility. The requirement for regular training underscores its role in maintaining high food safety standards .

Strategies include maintaining cold storage at temperatures below 5°C for fresh consumables, using coolers or refrigerators, and reheating any perishable food if it’s not consumed within four hours. These measures help prevent bacterial growth and ensure food safety for consumption .

Vehicle maintenance and cleanliness are critical to ensuring that the food remains uncontaminated. Vehicles must protect the food from contamination, be easily cleanable, and be in good working condition to facilitate proper sanitary practices. Regular cleaning ensures the avoidance of cross-contamination and pest infestations, maintaining the food's overall integrity .

The inspection form underscores food labeling and expiration checks by requiring that labeled foods are not expired and are registered correctly to ensure safe consumption. This practice helps prevent foodborne illnesses, allows traceability, and ensures compliance with food safety regulations. By emphasizing these checks, it acknowledges the critical role labeling plays in overall food safety management .

Anda mungkin juga menyukai