BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Penelitian
Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk
mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.28 Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan
kualitatif adalah penelitian yang digunakan dengan menekankan pada aspek
pendalaman data guna untuk mendapatkan hasil dari penelitian pendekatan
kualitatif dapat dikatakan juga suatu kegiatan yang dilakukan untuk
memusatkan pada uraian deskriptif kata atau kalimat yang disusun secara
cermat dan sistematis mulai dari penghimpunan data, analisis
menyampaikan hasil dari penelitian.29
B. Sumber Data
Dalam penelitian ini penulis menggunakan dua jenis data, yaitu ;
1. Sumber data primer
Sumber data primer adalah sumber data yang langsung memberikan
data kepada pengumpul data.30 Dalam penelitian ini penulis memperoleh
sumber data primernya melalui observasi dan wawancara pada Koperasi
BMT Al-Bina Kota Tasikmalya.
28
Sugioyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2017),
hlm.2.
29
V. Wiratama Sujarweni, Metodologi Penelitian, (Yogyakarta, PT. Pustaka Baru, 2014), hlm. 9.
30
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif…. hlm. 137.
25
26
2. Sumber Data Sekunder
Sumber data sekunder adalah sumber yang tidak langsung
memberikan data kepada pengumpul data, misalnya lewat orang lain atau
lewat dokumen.31 Dalam penelitian ini penulis memperoleh data
berbentuk dokumen baik tertulis maupun foto.
C. Teknik Pengumpulan Data
Pengumpulan data adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan
oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan data agar kegiatan
tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya. Pembuatan
instrumen harus mengacu pada variabel penelitian, definisi operasional,
dan skala pengukurannya.32
Ada tiga teknik pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu
teknik observasi, dan teknik wawancara.
1. Observasi
Observasi merupakan suatu proses yang kompleks, suatu
proses yang tersusun dari berbagai proses biologis dan psikologis.
Dua diantara yang terpenting adalah proses-proses pengamatan dan
ingatan. Pengumpulan data melalui observasi digunakan bila,
penelitian berkenaan dengan prilaku manusia, proses kerja, gejala-
31
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif…… hlm. 137.
32
V. Wiratna Sjawerni, Metode Penelitian Bisnis Ekonomi, (Yogyakarta, Pustaka Baru Press,
2015), hlm. 97.
27
gejala alam dan bila responden yang diamati tidak terlalu besar.33
Penulis mengobservasi langsung terhadap BMT Al-Bina Kota
Tasikmalaya.
2. Wawancara
Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data
apabila melakukan studi pendahuluan untuk menemukan
permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin
mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah
respondennya sedikit/kecil.34 Responden yang akan diwawancarai
dalam penelitian ini adalah pengurus dari Koperasi BMT Al-Bina
Kota Tasikmalaya.
3. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan pelengkap dari penggunaan
metode observasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif.35
Metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau
variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah,
notulen rapat, agenda dan sebagainya.
Dari uraian diatas, metode dokumentasi pada penelitian ini
dengan cara mengumpulkan data dan meneliti catatan-catatan
penting yang berhubungan dengan objek penelitian yang diteliti.
Yang dimaksud penulis disini adalah data-data yang didapatkan dari
33
V. Wiratna Sujawerni, Metode Penelitian Bisnis Ekonomi……. hlm. 145.
34
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif……. Hlm. 137.
35
Sugiyono, Metode Penelitian….., hlm. 240
28
KSPPS BMT Al-Bina Kota Tasikmalaya tentang laporan keuangan
yang berhuhbungan dengan kinerja keuangan pada KSPPS BMT-
Al-Bina Kota Tasikmalaya.
D. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk
mengukur fenomena alam maupun social yang diamati.36 Dalam penelitian
kualitatif, yang menjadi instrumen atau alat peneliti adalah penulis itu
sendiri. Penulis sebagai Human Instrument, berfungsi menetapkan fokus
penelitian, memilih informasi sebagai sumber data, melakukan
pengumpulan data, menilai kualitas data, analisis data, menafsirkan data dan
membuat kesimpulan atas temuannya.37
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan instrumen penelitiannya
yaitu Hard Instrument dan Soft Instrument. Hard Instrument berupa kamera
dan perekam, sedangkan Soft Instrument berupa pedoman wawancara dan
pedoman obsevasi.
E. Teknik Analisis Data
Menurut Mudjiaraharjo dalam buku V Wiratna, analisis data adalah
sebuah kegiatan untuk mengatur, mengurutkan, mengelompokan,
memberi kode atau tanda, dan mengkategorikannya, sehingga diperoleh
36
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, (Bandung; Alfabeta, 2018), hlm.137
37
Ibrahim, Metodologi Penelitian Kualitatif panduan penelitian beserta Contoh Proposal,
(Bandung, Alfabeta, 2015), hlm. 222
29
suatu temuan berdasarkan focus atau masalah yang ingin dijawab.38 Dalam
penelitian kualitatif, konseptualisasi, kategorisasi dan deskripsi
dikembangkan atas dasar kejadian yang diperoleh ketika kegiatan
lapangan berlangsung. Oleh karena itu, kegiatan pengumpulan data dan
analisis data tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Keduanya berlangsung
secara simultan, prosesnya berbentuk siklus dan interaktif.
Gambar 3.1
Pengumpulan Penyajian
Data Data
Reduksi
Data
Simpulan-simpulan
Penarikan/verifikasi
1. Pengumpulan Data (Data Collection)
Pengumpulan data yakni mencari, mencatat dan
mengumpulkan semua data secara objektif dan sebenarnya sesuai
dengan hasil yang didapatkan dari observasi dan wawancara
dilapangan.
2. Reduksi Data (Data Reduction)
38
V. Wiratna Sujarweni, Metodologi Penelitian…, hlm. 33
30
Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang
pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting. Dengan demikian
data yang direduksi akan memberikan gambaran yang jelas. Reduksi
data merupakan proses berfikir kritis yang memerlukan kecerdasan
dan kedalaman wawasan yang tinggi. Dalam mereduksi data peneliti
akan dipandu oleh tujuan yang akan dicapai.
3. Penyajian Data (Data Display)
Setelah data direduksi, langkah selanjutnya adalah
mendisplay data. Dalam penelitian kualitatif, penyajian data bias
dilakukan bisa dilakukan dalam uraian singkat, bagan, berhubungan
antar kategori, flowchart dan sebagainya. Penyajian data pada
penelitian kualitatif pada umumnya sering menggunakan teks yang
bersifat naratif. Dengan mendisplay data maka akan memudahkan
untuk memahami apa yang terjadi, merencanaka kerja selanjutnya
berdasarkan dengan apa yang difahami tersebut.
4. Penarikan Kesimpulan Dan Verifikasi (Conclution
Drawing/Verification)
Langkah selanjutnya dalam Teknik analisis data yaitu
penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang
dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah apabila
tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat serta mendukung pada tahap
berikutnya. Tetapi, apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap
awal didukung oleh bukti yang valid dan konsisten saat peneliti
kembali kelapangan, maka kesimpulan tersebut dianggap kredibel.
31
Pada penarikan kesimpulan penelitian, peneliti terlebh
dahulu menganalisis data dengan direduksi, dilanjutkan dengan
penyajian data dalam bentuk uraian yang berkaitan dengan analisis
kinerja keuangan pada KSPPS BMT Al-Bina Kota Tasikmalaya.
F. Uji Kredibilitas Data
Berdasarkan penelitian ini uji kredibilitas data yang digunakan
penulis yaitu triangulasi. Triangulasi dalam pengujian kredibilitas ini
diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbai
cara, dan berbagai waktu. Dengan demikian terdapat triangulasi sumber,
triangulasi Teknik, pengumpulan data, dan waktu.39 Maka dari itu,
triangulasi terdapat tiga macam yaitu triangulasi sumber, triangulasi
Teknik, dan triangulasi waktu. Berikut berikut dibawah ini penjelasan
tentang triangulasi, yaitu:40
1. Triangulasi Teknik
Triangulasi tekni untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan
cara mengecek data kepada sumber data yang sama dengan Teknik yang
berbeda. Dalam penelitian ini, penulis mengecek data yang diperoleh
observasi, lalu dicek dengan wawancara dan studi literatur. Sehingga
penulis berharap data yang diperoleh valid dan benar, baik dari sudut
pandang yang berbeda-beda maupun sama. Dalam penelitian ini yang
39
Sugiyono, Metode Penelitian….., hlm. 273
40
Ibid…, hlm. 222
32
menjadi narasumber dalam wawancara yaitu manajer dari BMT Al-Bina
Kota tasikmalaya.
2. Triangulasi Sumber
Triangulasi sumber adalah menggali kebenaran informasi tertentu
melalui berbagai metode dan sumber perolehan data. Misalna, selain
melalui wawancara dan observasi, peneliti bisa menggunakan dokumen
tertulis, arsip, dokumen sejarah, catatan resmi, catatan atau Tulisan pribadi
dan gambar atau foto. Masing-masing car aitu akan menghasilkan bukti
atau data yang berbeda, yang selanjutnya akan memberikan pandangan
yang berbeda pula mengenai fenomena yang diteliti. Dalam penelitian ini
yang menjadi sumber data adalah dokumen dokumen yang berkaitan
dengan laporan keuangan BMT Al-Bina Kota Tasikmalaya.
3. Triangulasi waktu
Triangulasi waktu adalah proses uji keabsahan data dengan cara
mengofirmasi data yang sudah diperoleh pada waktu yang berbeda. Yang
dimaksud dengan waktu yang berbeda adalah beda waktu antara pagi,
siang atau malam bahkan bisa beda waktu antara hari ini, minggu depan
atau bulan depan. Triangulasi waktu ini penting dilakukan guna melihat
konsistensi data penelitian apalagi bila data tersebut berupa pendapat atau
33
komentar dari informan yang sangat mungkin berubah karena informan
juga mahluk sosial.
G. Tempat dan Waktu penelitian
1. Tempat penelitian
Tempat penelitian ini dilakukan dilingkungan KSPPS BMT AL-
BINA Kota Tasikmalaya.
2. Waktu Penelitian
Tahun 2021/2022
No Jadwal
. Kegiatan April Mei Agu Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar
1. SK Judul
Studi
2.
Pendahuluan
Penyusunan
3.
Usulan
4.
Pelaksanaan
34
Sidang
proposal
penelitian
Sidang
5.
Skripsi