0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
70 tayangan3 halaman

Prosedur Izin Kerja di Lokasi Kerja

Dokumen ini memberikan instruksi tentang rambu-rambu keselamatan dan izin kerja (permit to work/PTW) yang harus dipatuhi di area kerja perusahaan. Dokumen tersebut menjelaskan berbagai jenis rambu keselamatan dan situasi di mana PTW diperlukan, termasuk pekerjaan yang melibatkan api, pengangkatan beban, ruang terbatas, ekskavasi, dan perubahan struktur. Dokumen tersebut juga menjelaskan personel yang

Diunggah oleh

Putra Jofina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
70 tayangan3 halaman

Prosedur Izin Kerja di Lokasi Kerja

Dokumen ini memberikan instruksi tentang rambu-rambu keselamatan dan izin kerja (permit to work/PTW) yang harus dipatuhi di area kerja perusahaan. Dokumen tersebut menjelaskan berbagai jenis rambu keselamatan dan situasi di mana PTW diperlukan, termasuk pekerjaan yang melibatkan api, pengangkatan beban, ruang terbatas, ekskavasi, dan perubahan struktur. Dokumen tersebut juga menjelaskan personel yang

Diunggah oleh

Putra Jofina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INSTRUKSI KERJA 1/3

RAMBU KESELAMATAN

1. PENDAHULUAN
[Link]
Tujuan dari instruksi kerja ini adalah untuk menyoroti berbagai jenis rambu keselamatan yang digunakan
seluruh area kerja perusahaan. Instruksi Kerja ini adalah program "Life-Saving Rules" sebagai bagian dari
kampanye Zero Accident.
Site Management Team, Departemen HSE dan Supervisor dapat meminta PTW dalam situasi lain yang
mereka anggap perlu.
Penggunaan Izin Kerja diperlukan untuk semua pekerjaan oleh personel (tenaga kerja perusahaan atau
pihak ketiga) yang terpapar bahaya keselamatan, baik berupa bahaya instrinsik ataupun adanya gangguan
lainnya, untuk menjamin perlindungan pekerja, lingkungan dan aset dari bahaya yang ada di tempat kerja.

[Link] Penerapan
Instruksi Kerja ini menjelaskan prosedur penerapan Izin Kerja di Site Perusahaan. Proyek yang dikelola oleh
perusahaan namun dilaksanakan di luar Site Perusahaan (misalnya di Site Subkontraktor, dan lain-lain)
harus meninjau penerapan prosedur ini dengan pihak-pihak terkait yang terlibat selama tahap komersial.
Instruksi Kerja ini juga berlaku untuk Personel Klien, Mitra dan Subkontraktor yang melakukan kegiatan
tertentu di lokasi Perusahaan.

[Link] Implementasi
Instruksi Kerja ini dibuat untuk segera diterapkan di seluruh area kerja perusahaan.

[Link] Utama
Orang-orang yang terlibat dalam kegiatan yang diatur oleh Instruksi Kerja ini beroperasi sesuai dengan
peraturan dan sistem organisasi, dan sistem kekuasaan dan perwakilan internal. Mereka juga harus
bertindak sesuai dengan hukum, peraturan yang berlaku dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan.

2. DESKRIPSI KEGIATAN
[Link]-jenis Izin Kerja

Standar ini mempertimbangkan jenis PTW sebagai berikut:


• Hot Work Permit;
• Lifting Permit;
• Confined Space Permit;
• Excavation Permit;
• Grating/Handrail Removal and Open Hole Permit;

2.1.1. Hot Work Permit


Hot Work Permit (No. Dok. FORM-PTSI-HSE-069-E) wajib diterapkan untuk setiap kegiatan yang melibatkan
penggunaan nyala api, sumber pengapian yang mampu menyulut gas yang mudah terbakar, cairan yang
mudah menguap atau bahan mudah terbakar lainnya atau bila sumber mungkin mengalami kebocoran,
termasuk bekerja di ketinggian untuk aktivitas seperti berikut ini:

 Welding, cutting, grinding (atau sumber lain yang menimbulkan nyala api), seperti yang ditunjukkan
oleh Tabel 1 di bawah ini:
INSTRUKSI KERJA 2/3
RAMBU KESELAMATAN

Tabel 1 Matriks Penerapan Hot Work Permit

Lokasi RA JSA PTW


Workshop √
Painting √ √
Pambangkit Listrik √ √
Area Terbuka Lainnya √

 Aktivitas painting di luar (area terbuka)


 Setiap pekerjaan listrik yang melibatkan energisasi yang dilakukan dalam area kerja perusahaan
Setiap kegiatan dimana PTW diperlukan sebagai tindakan pengendalian sesuai dengan Project Risk
Assessment (RA) dan/atau Job Safety Analysis (JSA).

2.1.2. Lifting Permit


Lifting Permit wajib diterapkan bagi kegiatan pengangkatan non rutin sederhana dan kompleks seperti yang
didefinisikan dalam Instruksi Kerja “Lifting and Transporting”. PTW ini beserta dokumentasi pendukungnya
seperti Method Statement, RA/JSA, sketsa atau gambar, harus disahkan terlebih dahulu sebelum memulai
pekerjaan.
Tabel 2 Matriks Penerapan Lifting Permit

Kategori Pengangkatan RA PTW Lifting Plan


Rutin √
Non-rutin Kompleks √
Non-rutin Kritikal √ √

2.1.3. Confined Space Permit

Confined Space Permit wajib untuk setiap kegiatan yang melibatkan masuk ke ruang terbatas (confined
space). Formulir PTW ini dibuat dengan cara agar semua informasi keselamatan dan tindakan pencegahan
dapat dikendalikan dan dikelola, sehingga dapat mengendalikan masuknya orang-orang ke ruang terbatas
dan tugas yang harus dilakukan.
Untuk masuk ke ruang terbatas wajib memenuhi persyaratan khusus yang harus dilakukan sebelum
dimulainya pekerjaan (misalnya ventilasi dan pencahayaan yang memadai, peralatan darurat, akses masuk
dan keluar, sistem komunikasi, pengujian gas dll.).
Pengujian gas harus dilakukan oleh Authorized Gas Tester. Daftar orang yang masuk harus dicatat dan
dikelola dan penunjukkan seorang "Stand-by man".

2.1.4. Excavation Permit


Excavation Permit wajib diterbitkan bilamana pekerjaan ekskavasi/penggalian harus dilakukan. Dengan
adanya utilitas bawah tanah, melihat karakteristik tanah sehingga meningkatkan risiko runtuhnya dinding
penggalian, Superintendent terkait harus mengisi semua informasi yang ada. PTW ini beserta dokumentasi
pendukungnya seperti Method Statement, RA/JSA, skteches dan drawings, harus disahkan terlebih dahulu
sebelum memulai pekerjaan.

2.1.5. Grating/Handrail Removal dan Open Hole Permit


Grating/Handrail Removal dan Open Hole Permit akan digunakan untuk aktivitas apapun yang terdiri dari
kegiatan modifikasi atau pelepasan grating dan/atau handrail, atau pembukaan dari setiap jenis hole. PTW
bersama dengan dokumentasi pendukung seperti Method Statement, RA/JSA, sketsa dan gambar, harus
disahkan sebelum memulai pekerjaan.
INSTRUKSI KERJA 3/3
RAMBU KESELAMATAN

[Link] Yang Ditunjuk Untuk Proses Persetujuan PTW

Langkah 1: Permohonan PTW


PERFORMING AUTHORITY (minimum setingkat Mandor) merupakan orang yang melaksanakan pekerjaan.
Posisi ini bertanggung jawab untuk:
• Menyiapkan permohonan PTW, termasuk FORMULIR PTW, lampiran, dll;
• Menyerahkan seluruh berkas PTW ke PTW Controller minimal 1 hari sebelum dimulainya tugas;
• Mempunyai kemampuan dan kompetensi terhadap pekerjaan yang harus dilakukan, memastikan
bahwa tugas tersebut telah didiskusikan dengan personel yang terlibat;
• Menyiapkan Job Safety Analysis khusus untuk dilampirkan ke PTW;
• Menyampaikan TBT sebelum memulai pekerjaan;
• Memastikan area kerja dipantau secara teratur, serta mengamati tindakan pengendalian yang
ditentukan dalam permit;
• Memastikan alat pelindung diri yang benar telah disediakan dan dipakai oleh pekerja;
• Menghentikan pekerjaan jika kondisi pekerjaan memburuk;
• Memastikan semua bahan dan peralatan yang digunakan telah dipindahkan dari area. Area dibersihkan,
temporary earthing dilepaskan, melakukan penggantian seluruh guards atau pelindung, dan
meninggalkan lokasi dalam kondisi aman;
• Memastikan tempat kerja diperiksa saat pekerjaan selesai/ditangguhkan, sebelum dimulai kembali dan
ketika pekerjaan selesai dilakukan untuk memastikannya tetap dalam kondisi aman;
• Memastikan bahwa setelah tugas selesai, PTW ditandatangani dan dikembalikan ke PTWC.

Sebelum bertindak sebagai Performing Authority, seorang pekerja harus mengikuti pelatihan "Permit to
Work" yang relevan/spesifik untuk Performing Authority.

2.3.

Anda mungkin juga menyukai