0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
152 tayangan7 halaman

Invers Matriks: Metode dan Contoh

Dokumen tersebut membahas tiga metode untuk menentukan invers suatu matriks, yaitu metode determinan, metode kofaktor, dan metode transformasi baris elementer (TBE). Metode determinan dapat digunakan untuk matriks orde-2, sedangkan metode kofaktor dan TBE dapat digunakan untuk matriks orde-3. Langkah-langkah penyelesaiannya meliputi penentuan determinan, matriks kofaktor, dan adjung matriks sebel

Diunggah oleh

zulkarnain baru
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
152 tayangan7 halaman

Invers Matriks: Metode dan Contoh

Dokumen tersebut membahas tiga metode untuk menentukan invers suatu matriks, yaitu metode determinan, metode kofaktor, dan metode transformasi baris elementer (TBE). Metode determinan dapat digunakan untuk matriks orde-2, sedangkan metode kofaktor dan TBE dapat digunakan untuk matriks orde-3. Langkah-langkah penyelesaiannya meliputi penentuan determinan, matriks kofaktor, dan adjung matriks sebel

Diunggah oleh

zulkarnain baru
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERTEMUAN KE 7

INVERS MATRIKS METODE DETERMINAN, METODE KOFAKTOR DAN


METODE TBE

Jika A adalah sebuah matriks bujur sangkar, dan jika matriks B yang berukuran sama bisa

didapatkan sedemikian hingga memenuhi:

AB = BA = I

dimana I adalah matriks identitas, maka A disebut dapat dibalik (invertibel). Untuk

selanjutnya invers dari matriks A dinyatakan dengan symbol A-1

INVERS MATRIKS BERUKURAN 2 X 2 METODE DETERMINAN

(Zaman Sebelum merdeka)

A=[ ac bd ]
Matriks A mempunyai invers jika ab – bc ≠0, dimana inversnya dapat ditentukan dengan

rumus:

[ ]
d −b
A−1=
1
ad−bc −c a[
d −b = d−bc
−c ] d−bc
a
d−bc d−bc

Contoh: Diberikan matriks A= [ 11 23] Tentukan: A −1

Jawab:

Det (A) = ad – bc = 1.3 – 2. 1 = 3 – 2 = 1

−1
A = [
1 3 −2
1 −1 1
= ][
3 −2
−1 1 ]
point 20 Coba buktikan dengan metode TBE

Apakah sama?
INVERS METODE TBE

MATRIKS IDENTITAS ORDE = [ ]


1a 0c
0b 1 d

Tentukan Invers Matriks A = [ 25 13] dengan tranformasi baris elementer


A= (25 13|10 01)
Langkah 1 a11 Wajib bernilai 1 maka:

( | )
1 1
1
2
B1 =
5 30 1( | )
2 11 0 = 1
5
2 2
3 0
0
1

Langkah 2 a21 Wajib bernilai 0 maka:

( | )( | )
1 1
1 1 1 0
1 0 2 2
B2−5 B1= 2 2 =
1 −5
5 3 0 1 0 1
2 2

Langkah 3 a12 Wajib bernilai 0 maka:

( | )( | )
1 1
1 0 1 0 3 −1
2 2
B1−B2 = = 1 −5
1 −5 0 1
0 1 2 2
2 2

Langkah 4 a22 Wajib bernilai 1 maka:

( | )(
1 0 3 −1
2 B 2=
0
1 −5
2 2
1
=
1 0 3 −1
0 1 −5 2 | )
A−1= 3 −1
−5 2 [ ]
INVERS MATRIKS BERUKURAN 3 x 3 METODE KOFAKTOR

Langkah 1: Adjoint matriks

Jika A adalah sebarang matriks n x n dan Aij adalah kofaktor A dari aij maka matriks:

[ ]
A 11 A 12 … A 1 n
A 21 A 22 … A 2 n
⋮ ⋮ ⋮ ⋮
An1 An 2 … A nm

Disebut matriks kofaktor dari A dan transpose dari matriks kofaktor disebut Adjoint A dan
dinotasikan adj (A) dan

[ ]
T
A11 A 12 … A 1 n
adj ( A )= A21 A 22 … A 2 n
⋮ ⋮ ⋮ ⋮
An1 An 2 … Anm

Langkah 2: determinan

Langkah 3: Invers

Jika | A|≠ 0 maka invers dari A didefinisikan:

−1 adj( A )
A =
| A|

Contoh:

Diberikan matriks A sebagai berikut:

[ ]
3 2 −1
A= 1 6 3
2 −4 0

Tentukan invers pada matrik menggunakan metode kofaktor

Penyelesaian:

Minor dari entri a11 adalah


[ ][
3 2 −1
M11 = 1 6 3 =
2 −4 0
6 3 =0−(−12)=12
−4 0 ]
Kofaktor dari a11 adalah

C11 = (-1)1+1 M11 = M11= 12

Dengan cara sama untuk mencari kofaktor lainnya dari matriks tersebut. Sehingga diperoleh:

Di buktikan saat perkuliahan (point 5) bagi yang mampu membuktikannnya

C11 = 12 C12 = 6 C13 = - 16

C21 = 4 C22 = 2 C23 = 16

C31 = 12 C32 = - 10 C33 = 16

Sehingga matriks kofaktornya adalah:

[ ]
12 6 −16
4 2 16
12 −10 16

dan adjoint (A) adalah:

[ ][ ]
T
12 6 −16 12 4 12
Adj ( A )= 4 2 16 = 6 2 −10
12 −10 16 −16 16 16

det A = a11 C11 + a12 C12 + a13 C13 (ekspansi kofaktor baris pertama)

Minor dari entri a11 adalah

[ ][
3 2 −1
M11 = 1 6 3 =
2 −4 0
6 3
−4 0
=0−(−12)=12 ]
Kofaktor dari a11 adalah

C11 = (-1)1+1 M11 = M11= 12

Minor dari entri a12 adalah


[ ][
3 2 −1
M12 = 1 6 3 =
2 −4 0
1 3 =0−6=−6
2 0 ]
Kofaktor dari a12 adalah

C12 = (-1)1+2 M12 = - M12= - (-6) = 6

Minor dari entri a13 adalah

[ ][
3 2 −1
M13 = 1 6 3 =
2 −4 0
1 6
2 −4 ]
=−4−12=−16

Kofaktor dari a13 adalah

C13 = (-1)1+3 M13 = M13 = -16

det A = 3 .12 + 2. 6 + -1. (-16) = 36 + 12 +16 = 64

jadi nilai det (A) dengan menggunakan ekspansi kofaktor baris pertama adalah 64

Langkah Ketiga: Menentukan invers

[ ]
12 4 12

[ ]
64 64 64
12 4 12
−1 1 1 6 2 −10
A = adj ( A ) = 6 2 −10 =
| A| 64 64 64 64
−16 16 16
−16 16 16
64 64 64
[ ]
1a 0e 0i
MATRIKS IDENTITAS ORDE 3 x 3 = 0b 1 d 0 h
0c 0f 1 g

[ ]
1 1 0
Tentukan Invers Matriks A = 2 3 2 dengan tranformasi baris elementer
2 1 3

( | )
1 1 01 0 0
A= 2 3 20 1 0
2 1 30 0 1

Langkah 1 a11 Wajib bernilai 1, pada soal a11 sudah bernilai 1 maka

( | )
1 1 01 0 0
lanjut ke langkah berikutnya 2 3 2 0 1 0
2 1 30 0 1
Langkah 2 a21 Wajib bernilai 0 maka:

( | )( | )
1 1 01 0 0 1 1 0 1 0 0
B2−2 B 1 = 2 3 2 0 1 0 = 0 1 2 −2 1 0
2 1 30 0 1 2 1 3 0 0 1

Langkah 3 a31 Wajib bernilai 0 maka:

( | )( | )
1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 0 0
B3−2 B 1= 0 1 2 −2 1 0 = 0 1 2 −2 1 0
2 1 3 0 0 1 0 −1 3 −2 0 1

Langkah 4 a22 Wajib bernilai 1 maka pada soal a22 sudah bernilai 1 maka

( | )
1 1 0 1 0 0
lanjut ke langkah berikutnya 0 1 2 −2 1 0
0 −1 3 −2 0 1

Langkah 5 a12 Wajib bernilai 0 maka :


( | )( | )
1 1 0 1 0 0 1 0 −2 3 −1 0
B1−B2= 0 1 2 −2 1 0 = 0 1 2 −2 1 0
0 −1 3 −2 0 1 0 −1 3 −2 0 1

Langkah 6 a32 Wajib bernilai 0 maka :

( | )( | )
1 0 −2 3 −1 0 1 0 −2 3 −1 0
B3 +B 2= 0 1 2 −2 1 0 = 0 1 2 −2 1 0
0 −1 3 −2 0 1 0 0 5 −4 1 1

Langkah 7 a33 Wajib bernilai 1 maka:

| )( | )
3 −1 0

(
1 0 −2 3 −1 0 1 0 −2
1 −2 1 0
B = 0 1 2 −2 1 0 = 0 1 2
5 3 −4 1 1
0 0 5 −4 1 1 0 0 1
5 5 5

Langkah 8 a13 Wajib bernilai 0 maka:

( | )( | )
7 −3 2
3 −1 0
1 0 −2 1 0 0 5 5 5
−2 1 0
B 1 + 2 B 3= 0 1 2 = 0 1 2 −2 1 0
−4 1 1
0 0 1 0 0 1 −4 1 1
5 5 5
5 5 5

Langkah 9 a23 Wajib bernilai 0 maka:

( | )( | )
7 −3 2
7 −3 2
5 5 5
1 0 0 5 5 5 1 0 0
−8 3 2
B2−2 B 3= 0 1 2 −2 1 0 =0 1 0
5 5 5
0 0 1 −4 1 1 0 0 1
−4 1 1
5 5 5
5 5 5

( | )
7 −3 2
5 5 5
1 0 0
−1 −8 3 2
A =0 1 0
5 5 5
0 0 1
−4 1 1
5 5 5

Anda mungkin juga menyukai