0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan81 halaman

Pelatihan Penyuluh KB Kategori Keahlian

Modul ini membahas tentang perangkat pelatihan fungsional penjenjangan penyuluh keluarga berencana kategori keahlian yang mencakup latar belakang, tujuan, materi pokok tentang kebijakan dan strategi KB serta mekanisme pengumpulan dan penginputan data KB."

Diunggah oleh

Plkb Jati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan81 halaman

Pelatihan Penyuluh KB Kategori Keahlian

Modul ini membahas tentang perangkat pelatihan fungsional penjenjangan penyuluh keluarga berencana kategori keahlian yang mencakup latar belakang, tujuan, materi pokok tentang kebijakan dan strategi KB serta mekanisme pengumpulan dan penginputan data KB."

Diunggah oleh

Plkb Jati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

i

Hak Cipta BKKBN @ 2021

PERANGKAT PELATIHAN FUNGSIONAL PENJENJANGAN


PENYULUH KELUARGA BERENCANA KATEGORI KEAHLIAN

Edisi Tahun 2021

Pengarah :
Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN
Prof. Rizal Damanik, Ph.D

Penanggung Jawab:
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Dr. Lalu Makripuddin, [Link].

Penyusun:
Achmad Sopian, [Link]
Moh. Tohirin Hasan, [Link]

Kontributor:
Ira Fitriyani Rachmat, [Link]

Tim Teknis:
Dewi Andayani, [Link], [Link]

Diterbitkan oleh :
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPENDUDUKAN DAN KB
BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL
Jl. Permata No. 1 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur 13650
PO. BOX : 296 JKT 13013 Telp. (021) 8098018; ext.631 Fax.(021) 8008558
[Link]
[Link]

i
KATA SAMBUTAN

DEPUTI BIDANG PELATIHAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN BKKBN

Assalamu’alaikum [Link].
Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang
Maha Esa atas rahmat dan hidayahNya yang diberikan kepada
kita. Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009
tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan
Keluarga, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional (BKKBN) mempunyai tugas melaksanakan pengendalian
penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana. Indikator
Rencana Strategis BKKBN 2020-2024 yaitu, Angka Kelahiran
Total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS usia 15-49 tahun turun
menjadi 2,1 rata-rata anak per wanita; Angka Prevalensi
Kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevelance
Rate/mCPR) naik menjadi 63,41%; Persentase ber-KB yang tidak
terpenuhi/unmet need turun mejadi 7,40%; Angka Kelahiran Remaja Usia 15-19 Tahun/Age
Specific Fertility Rate 15-49 turun menjadi 18 per 1000 kelahiran WUS 15-19; Indeks
Pembangunan Keluarga (iBangga) naik menjadi 61,00 poin; dan Indeks Media Kawin Pertama
Perempuan (MUKP) naik menjadi 22,1 tahun. Untuk mencapai sasaran strategis tersebut,
BKKBN melaksanakan kebijakan dan strategi di bidang Bangga Kencana (Pembangunan
Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana).

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi


Nomor 21 tahun 2018 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Keluarga Berencana, Pasal 15
ayat (1) huruf d, menyatakan bahwa Penyuluh KB Kategori Keterampilan yang memperoleh
ijazah S-1 (Strata-Satu)/D-4 (Diploma-Empat) dapat diangkat dalam Jabatan Fungsional
Penyuluh KB Kategori Keahlian, dengan syarat telah mengikuti dan lulus diklat penjenjangan
fungsional di bidang Program Bangga Kencana untuk Kategori Keahlian. Oleh karena itu
pelatihan ini diselenggarakan untuk memfasilitasi Penyuluh KB Kategori Keterampilan untuk
menjadi Penyuluh KB Kategori Keahlian. Walaupun pelatihan yang diselenggarakan melalui
e-learning/jarak jauh, tidak mengurangi substansi dan semangat kita untuk mencapai tujuan
pelatihan yang telah ditetapkan.

Kami menyambut baik penerbitan Perangkat Pelatihan Penjenjangan Penyuluh Keluarga


Berencana Kategori Keahlian melalui e-Learning berupa kurikulum, modul dan media
pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan tersebut. Perangkat pelatihan ini sangat
berguna bagi peningkatan kapasitas Penyuluh KB yang akan naik pangkat/jabatan menjadi
Penyuluh KB Ahli.

Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh penyusun perangkat
pelatihan ini yang diinisiasi oleh Pusdiklat Kependudukan dan Keluarga Berencana BKKBN

ii
atas dukungan, komitmen dan peran sertanya dalam meningkatkan kualitas SDM Aparatur
dan Pelaksana Program Bangga Kencana
Sekian dan terima kasih.
Wassalammu’alaikum wr. wb.

Jakarta, 24 Maret 2021


Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian
dan Pengembangan

Prof. Rizal Danamik, Ph.D

iii
KATA PENGANTAR

KEPALA PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN


KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA-BKKBN

Assalamu’alaikum [Link].
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan
Yang Maha Esa, atas izin dan ridhonya, telah selesai disusun
Perangkat Pelatihan Penjenjangan Penyuluh Keluarga
Berencana Kategori Keahlian melalui e-Learning berupa
kurikulum, modul dan media pembelajaran.

Kami, atas nama Pusdiklat Kependudukan dan KB menyambut


baik atas diterbitkannya Perangkat Pelatihan Penjenjangan
Penyuluh Keluarga Berencana Kategori Keahlian melalui e-
Learning berupa kurikulum, modul dan media pembelajaran yang
akan digunakan dalam pelatihan tersebut. Perangkat pelatihan ini
sebagai bagian dari fasilitasi bagi Penyuluh KB untuk mengikuti
pelatihan penjenjangan yang akan naik pangkat/jabatan dari Terampil ke Ahli dan juga
sebagai upaya dalam meningkatkan profesionalitas dan standar kompetensi Penyuluh KB
BKKBN.

Kepada para Penyuluh KB, selamat mempelajari perangkat pelatihan ini, gunakan dengan
sebaik-baiknya sebagai bahan pembelajaran dalam pelatihan dan kami harapkan dapat
diterapkan dalam melaksanakan tugas dan fungsi Jabatan Penyuluh KB Ahli dengan semakin
baik lagi dan akan dapat bermanfaat bagi kemajuan program Bangga Kencana.

Akhirnya, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada
para Penyusun, Kontributor dan semua pihak yang terlibat dalam menyelesaikan Perangkat
Pelatihan Penjenjangan Penyuluh Keluarga Berencana Kategori Keahlian melalui e-Learning
berupa kurikulum, modul dan media pembelajaran. Semoga hasil yang diperoleh dari
pelatihan ini sesuai dengan yang kita harapkan, dan semoga apa yang telah disumbangkan,
mendapat balasan pahala yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Esa. Kami menerima kritik
dan saran yang membangun untuk kesempurnaan penyusunan perangkat pelatihan ini pada
edisi-edisi mendatang.

iv
Sekian dan terima kasih.
Wassalammu’alaikum wr. wb.
Jakarta, 24 Maret 2021
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan
Kependudukan dan Keluarga Berencana

Dr. Lalu Makripuddin, [Link]

v
DAFTAR ISI

BAB1 1 PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1


A. Latar Belakang ..................................................................................................... 1
B. Deskripsi Singkat ................................................................................................... 4
C. Manfaat Modul ....................................................................................................... 4
D. Tujuan Pebelajaran ............................................................................................... 5
E. Materi Pokok dan Sub Materi Pokok .................................................................... 5
F. Petunjuk Belajar ................................................................................................... 6

BAB2 2 KEBIJAKAN DAN STRATEGI................................................................................ 7


A. Kebijakan ............................................................................................................... 7
B. Strategi................................................................................................................... 8
C. Lokasi dan Jadwal ................................................................................................. 10
D. Formolir Prioritas ................................................................................................... 11
E. Rangkuman .......................................................................................................... 11
F. Latihan .................................................................................................................. 11
G. Evaluasi Formatif ................................................................................................... 12

BAB 3 MEKANISME PENGUMPULAN DAN PENGINPUTAN DATA .............................. 15


A. Sub Sistem Pelayanan KB (Yan KB) .................................................................... 15
B. Sub Sistem Pengendalian Lapangan .................................................................... 16
C. Rangkuman ............................................................................................................ 18
D. Latihan .................................................................................................................... 18
E. Evaluasi Formatif .................................................................................................... 19

BAB 4 PENGOLAHAN DATA DENGAN APLIKASI........................................................... 20


A. Tahap I : Penyiapan Master Wilayah .................................................................... 20
B. Tahap II : Penyiapan User..................................................................................... 20
C. Tahap III : Penyiapan Data Keluarga .................................................................... 22
D. Rangkuan .............................................................................................................. 22

vi
LATIHAN 22

BAB 5 TATA CARA PENGISIAN FORMULIR PELAYANAN KB...................................... 23


Registrasi Tempat Pelayanan KB dengan K/0/KB/20 ................................................ 23
Register Bulanan dengan R/I/KB/20........................................................................... 26
Mutasi ALOKON dengan R/II/KB/20........................................................................... 29
BAB 6 TATA CARA PENGISIAN FORMULIR PENGENDALIAN LAPANGAN ............... 31
Registrasi Kelompok Kegiatan BKB dengan K/0/BKB/20 .......................................... 31
Register Bulanan Kelompok Kegiatan BKB dengan R/I/BKB/20 ............................... 35
Register Bulanan Kelompok Kegiatan BKB PRO PN dengan R/I/BKB/20 ............... 37
Registrasi Kelompok Kegiatan BKR dengan K/0/BKR/20 ......................................... 38
Register Bulanan Kelompok Kegiatan BKR dengan R/I/BKR/20 .............................. 41
Registrasi Kelompok Kegiatan BKL dengan K/0/BKL/20........................................... 43
Register Bulanan Kelompok Kegiatan BKL dengan R/I/BKL/20................................ 46
Registrasi Kelompok Kegiatan PIK-R dengan K/0/PIK-R/20 ..................................... 48
Register Bulanan Kelompok Kegiatan PIK-R dengan R/I/PIK-R/20 .......................... 51
Registrasi Kelompok Kegiatan UPPKA dengan K/0/ UPPKA /20 ............................. 54
Register Bulanan Kelompok Kegiatan UPPKA dengan R/I/UPPKA/20 .................... 57
Registrasi PPKS dengan K/0/PPKS/20 ...................................................................... 59
Register Bulanan PPKS dengan R/I/PPKS/20 ........................................................... 62
Registrasi Kampung KB dengan K/0/KAMPUNG KB /20 .......................................... 63
Registrasi Rumah Dataku dengan K/0/RUMAHDATAKU/20 .................................... 65
BAB 7 PENUTUP .................................................................................................................. 68
A. Kesimpulan.................................................................................................................. 68
B. Evaluasi Sumatif.......................................................................................................... 68
C. Kunci Jawaban ............................................................................................................ 72

DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 73

vii
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Pengolaan data dan informasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan


Keluarga Berencana (Bangga Kencana) melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA)
merupakan perwujudan amanat Undang- Undang Nomor 52 Tahun 2009, Undang-
Undang Nomor 23 Tahun 2015, Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 dan
Peraturan Kepala BKKBN Nomor 481 Tahun 2016.

Pengelolaan data dan informasi Program Bangga Kencana melalui SIGA meliputi :
1) kriteria (data rutin, data non rutin) dan standar data keluarga;
2) pengumpulan (pencatatan, entri, pelaporan);
3) pengolahan (pemrosean, analisis, penyajian);
4) penyebarluasan;
5) penyimpanan;
6) keamanan dan kerahasiaan; serta
7) Sumber Daya Manusia pengelola data.

Hasil penyelenggaran SIGA dijadikan sebagai dasar perencanaan, monitoring kinerja


serta peta kerja intervensi pada setiap tingkatan wilayah; sehingga dibutuhkan data dan
informasi Program Bangga Kencana yang berkualitas : lengkap, akurat, mutakhir dan
tepat waktu.

1
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Gambar 1. Legalitas Penyelenggaraan Sistem Informasi Keluarga

UU NO. 52 TAHUN 2009


Pasal 49 dan 50 → menyelenggarakan
dan mengembangkan Sistem Informasi
Kependudukan dan Keluarga
UU NO. 23 TAHUN 2014
Lampiran : I huruf N, Sub Urusan 2, poin
d : Pengelolaan dan pengendalian Sistem
Informasi Keluarga
SEBAGAI DASAR PERENCANAAN,
PP NO. 87 TAHUN 2014
MONITORING KINERJA DAN PETA
Bab IV → Penyelenggaraan Sistem
KERJA PADA SETIAP TINGKATAN
Informasi Keluarga
WILAYAH PROGRAM BANGGA
PERKA BKKBN No.481 TAHUN 2016
PERKAT BKKBN No.7 TAHUN 2018 KENCANA

Data Rutin Program Bangga Kencana meliputi data Pendataan Keluarga, data hasil
pelayanan keluarga berencana (YAN KB) dan data pengendalian lapangan (DALAP).
Kondisi saat ini, pengelolaan data rutin berada pada masa transisi dari Statistik Rutin
(formulir 2013) menjadi Sistem Informasi Keluarga (formulir 2020) yang direncanakan
akan diberlakukan secara penuh pada tahun 2022. Sebelumnya SIGA diberlakukan
tahun 2017, uji coba (2018-2019) dengan cakupan 2 (dua) kabupaten kota di setiap
provinsi dan full SIGA di Provinsi Jambi. Namun, pada pelaksanaannya hasil pencatatan
dan pelaporan SIGA tidak sesuai harapan sehingga perlu dilakukan pengembangan
“NEW SIGA” yang dilakukan tahun 2020.
Gambar 2 Transisi Pengelolaan Data Rutin

SISTEM
STATISTIK RUTIN 2019-2020 INFORMASI 2020-2021
“NEW’ SIGA”
(SR) 13 TRANSISI KELUARGA PENGEMBANGAN
(SIGA)

2
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Tahun 2020 menjadi tahun krusial dalam pengembangan New SIGA dengan
mengutamakan prinsip sebagai berikut :
- Integrasi sistem sebagai upaya “one and single data”; dengan mengintegrasikan sub
sistem Pelayanan Kontrasepsi, sub sistem Pengendalian lapangan dan sub sistem
Pendataan Keluarga;
- Hasil Pendataan Keluarga atau Basis Data Keluarga Indonesia (BDKI) menjadi basis
data yang menjadi referensi sub sistem lainnya;
- Perubahan pencatatan dari data agregat (data rekap) menjadi pencatatan by name
by address; yang tujuannya utamanya adalah untuk memperbaiki kualitas data dan
membuat data lebih akuntabel.

Proses pengembangan NEW SIGA dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari
need assesment untuk mengidentifikasi kebutuhan data program di masing-masing unit
kerja operasional (Juni 2020), perancangan (Juli 2020), feedback ke komponen (Agustus
2020), Uji publik formulir New SIGA dengan pengelola data provinsi dan kab kota
(September 2020), perbaikan hasil uji publik, penyusunan validasi, tabulasi output dan
pengembangan aplikasi dilakukan secara paralel (Oktober- Desember 2020), penetapan
formulir (Desember 2020), pencetakan formulir dan distribusi ke provinsi (Desember
2020- Januari 2021), Sosialisasi awal NEW SIGA (Januari 2021), uji coba aplikasi
(Januari-Februari 2021), Pre-Implementasi (Februari-Desember 2021)
Gambar 3. Milestone pengembangan NEW SIGA

3
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Gambar 4. Roadmap Penerapan NEW SIGA

Tahun 2021 merupakan tahap Pre-implementasi “New “SIGA, dimana dilakukan uji coba
sebelum diberlakukan secara penuh di tahun 2022. Tujuan Pre-implementasi adalah untuk
menilai sejauhmana sistem pencatatan dan pelaporan yang semula menggunakan formulir
Statistik Rutin (formulir 2013) menjadi New SIGA formulir 2020 dapat dilaksanakan dengan
baik; sekaligus menilai kesiapan dan kehandalan aplikasi dan infrastruktur Teknologi
Informasinya.

B. Deskripsi Singkat
Modul ini membekali pembelajar mengenai pengelolaan data rutin Program bangga
Kencana dengan menggunakan format formulir tahun 2020 dan aplikasi New SIGA.
Metode pembelajaran yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Curah Pendapat dan
Ceramah, Tanya Jawab dan praktik.

C. Manfaat Modul
Modul pengelolaan data rutin Program Bangga Kencana ini memandu pembelajar dalam
memahami dan mempraktikkan pengelolaan data rutin pelayanan KB dan pengendalian
lapangan mulai dari konsep dasar, jenis formulir prioritas, pengumpulan dan
penginputan data, pengolahan jenis dan kegunaan formulir, pengolahan data dengan
aplikasi New SIGA, tata cara pengisian formulir Yan KB dan Dalap.

4
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

D. Tujuan Pembelajaran
1. Hasil Belajar
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta mampu mempraktikkan pengelolaan
data rutin Pelayanan KB dan pengendalian lapangan dengan format fomulir tahun
2020 dan aplikasi New SIGA.
2. Indikator Hasil Belajar
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta dapat:
a. Menjelaskan konsep dasar pencatatan dan pelaporan New SIGA
b. Mempraktekkan pengisian formulir Yan KB
c. Mempraktekkan pengisian formulir Dalap
d. Mempraktekkan entri data menggunakan aplikasi New SIGA

E. Materi Pokok Dan Sub Materi Pokok


1. Konsep Dasar Pencatatan dan Pelaporan Program Bangga Kencana New SIGA
1.1. Kebijakan
1.2. Strategi
1.3. Formulir Prioritas
2. Pengisian Formulir Yan KB
2.1 K/0/KB/20 : Pendaftaran Tempat Pelayanan KB
2.2 R/I/KB/20 : Register Pelayanan KB
2.3 R/II/KB/20 : Mutasi Alokon
3. Pengisian Formulir Dalap
3.1 K/0 : Kelompok Kegiatan (BKB, BKR, BKL, UPPKA, PIK R)
3.2 K/0 : Setara Poktan (Kampung KB, Rumah Dataku, PPKS)
3.3 K/0 : SDM (PKB/PLKB)
3.4 R/I : Register Pelayanan (BKB, BKR, BKL, UPPKA, PIK R dan PPKS)
4. Praktek entri data New SIGA
4.1 Penyiapan Master Wilayah
4.2 Penyiapan User
4.3 Penyiapan Data keluarga

5
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

F. Petunjuk Belajar

Agar pembelajaran modul ini dapat lebih optimal, maka disarankan untuk;
1. Membaca dengan seksama indikator hasil belajar dari pembelajaran ini.
2. Berdiskusi dan curah pendapat baik dengan fasilitator maupun dengan peserta
lainnya.
3. Membuat catatan-catatan kecil dari setiap bab nya dengan mengambil poin-poin
pentingnya.
4. Mengerjakan soal-soal yang diberikan untuk mengukur pemahaman materi.
5. Mencari sumber-sumber lain yang relevan untuk mendukung pemahaman terhadap
isi materi bahan ajar ini.

6
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

KEBIJAKAN DAN STRATEGI


2
A. KEBIJAKAN

Pencatatan dan Pelaporan Data Rutin Program Bangga Kencana Tahun 2021 merujuk pada
Surat Kepala BKKBN No.162/LP.01/G4/2021 tanggal 26 Januari 2021

7
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

B. STRATEGI
Strategi pencatatan dan pelaporan pada tahun 2021 melalui tahapan Pre-
Implementasi. Secara garis besar, ketentuan pre-Implementasi sebagai berikut :

8
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Pelaksanaan Teknis Pre-Implementasi New SIGA Tahun 2021 merujuk pada surat Plt.
Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi Nomor 421/LP.02/G4/2021 tanggal
25 Februari 2021

9
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

C. LOKUS DAN JADWAL


1) Seluruh Provinsi melakukan pelatihan/sosialisasi/orientasi Pencatatan dan
Pelaporan dengan menggunakan formulir dan aplikasi New SIGA
2) Seluruh Provinsi WAJIB melakukan updating seluruh K/0 2021 mulai 1 Februari
2021
3) Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan pada aplikasi New SIGA 2021 pada seluruh
tingkatan Wilayah dilaksanakan pada Semester II Tahun 2021 (Juli – Desember
2021) khusus bagi Formulir R/I Prioritas
4) Rencana semula uji coba formulir Register (R/I dan R/II) dilakukan pada Semester I
(Maret), namun untuk optimalisasi pelaksanaan Pendataan Keluarga maka uji coba
dimundurkan pada bulan Juni 2021 dengan LOKUS :
✓ Seluruh Kabupaten/Kota masing- masing 1 Kampung KB percontohan
✓ Uji coba mencakup pencatatan dan pelaporan seluruh K/0 dan Formulir
register (R/I dan R/II) prioritas
✓ Data Kampung KB Percontohan Lokus Uji Coba New SIGA 2021 yang sudah
ditetapkan disampaikan ke ditlaptik melalui surat resmi
✓ Data yang dikumpulkan merupakan data register harian dan selanjutnya
wajib dilakukan penginputan/entry ke dalam aplikasi
✓ Pastikan seluruh proses penyiapan master wilayah, user dan data keluarga
selesai pada lokus Uji Coba
5) Seluruh kegiatan penginputan data dilakukan melalui aplikasi new siga dengan
alamat [Link]

10
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

D. FORMULIR PRIORITAS
Formulir Prioritas yang digunakan pada masa pre-implementasi:

YAN KB :
1) K/0/KB/20
2) R/I/KB/20
3) R/II/KB/20
DALAP POKTAN :
1) K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
2) K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
3) K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
4) K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
5) K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
DALAP SETARA POKTAN
1) K/0/PPKS/20 dan R/I/PPKS/20
2) K/0/KAMPUNG KB/20
3) K/0/RUMAHDATAKU/20
DALAP SDM
K/0/PKB/PLKB/20 : wajib dilakukan updating karena menjadi referensi/dasar
pongolahan data formulir prioritas dalam penginputan variabel pembina serta sebagai
dasar dalam melakukan tabulasi Pembina wilayah dengan cakupan indikator
prioritas yang menjadi ukuran kinerja PKB/PLKB.
E. Rangkuman
Pencatatan dan Pelaporan Program Bangga Kencana terus mengalami
perkembangan, disesuaikan dengan kebutuhan yang ada dan disesuaikan dengan
perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
F. Latihan
1. Jelaskan kebijakan pencatatan dan pelaporan 2021!
2. Jelaskan Strategi pencatatan dan pelaporan 2021!
3. Jelaskan Lokus dan Jadwal pencatatan dan pelaporan 2021!
4. Jelaskan formulir prioritas pencatatan dan pelaporan 2021!
5. Bagaimana roadmap New Siga 2021?

11
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

G. Evaluasi Formatif
Pilihlah salah satu jawaban a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling tepat
1. Seluruh Provinsi WAJIB melakukan updating seluruh K/0 2021 mulai…
a. 1 Februari 2021
b. 1 Maret 2021
c. 1 April 2021
d. 1 Mei 2021
e. 1 Juni 2021
2. Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan pada aplikasi New SIGA 2021 pada
seluruh tingkatan Wilayah dilaksanakan pada Semester II Tahun 2021 (Juli
– Desember 2021) khusus bagi…
a. R/II
b. R/III
c. K/0
d. K/I
e. R/I perioritas
3. Formulir Prioritas yang digunakan pada masa pre-implementasi Yan KB, terdiri
atas…

a. K/0/KB/15
R/I/KB/15
R/II/KB/15
b. K/0/KB/13
R/I/KB/13
R/II/KB/13
c. K/0/KB/20
R/I/KB/20
R/II/KB/20
d. R/0/KB/20
R/I/KB/20
R/II/KB/20

12
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

e. K/I/KB/20
R/I/KB/20
R/II/KB/20
4. Formulir Prioritas yang digunakan pada masa pre-implementasi DALAP POKTAN,
terdiri atas…
a. K/I/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
b. K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/I/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
c. K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
d. K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
e. K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/I/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20

13
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

5. Formulir Prioritas yang digunakan pada masa pre-implementasi DALAP SDM,


terdiri atas…
a. K/0/PKB/PLKB/15

b. K/0/PKB/PLKB/20

c. K/0/PKB/PLKB/13

d. K/1/PKB/PLKB/20

e. R/0/PKB/PLKB/20

14
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

MEKANISME PENGUMPULAN DAN


3
PENGINPUTAN DATA

A. SUB SISTEM PELAYANAN KB (YAN KB)

K/0/KB/20 : PENDAFTARAN TEMPAT PELAYANAN KB

1) Tempat pelayanan KB terdiri dari Faskes, jaringan, dan jejaring.


2) Tempat pelayanan KB diregister tidak tergantung pada status kerjasama dengan
BPJS Kesehatan

3) Tempat pelayanan KB baru diregister menggunakan Kartu Pendaftaran


Tempat Pelayanan KB (K/0/KB/20).
4) Pemutakhiran data K/0/KB/20 dapat dilakukan setiap saat.
5) Setelah K/0/KB/20 terisi, untuk faskes dikirim kepada PD-KB, sedangkan
untuk jaringan/jejaring dikirim ke faskes induk.

Tempat Pelayanan KB Diregister oleh


FASKES PD-KB
JARINGAN PUSKESMAS
JEJARING FASKES INDUK

R/I/KB/20 : REGISTER BULANAN HASIL PELAYANAN KB


1) Hasil Pelayanan KB dicatat menurut tanggal pelayanan pada Register Hasil
Pelayanan KB (R/I/KB/20)
2) Hasil pelayanan KB yang dicatat meliputi Peserta KB Baru, Peserta KB Ganti
Cara, Peserta KB Ulangan dan Kasus Komplikasi
Berat/Kegagalan/Pencabutan.

15
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

3) Petugas RR mengisi identitas peserta KB pada R/I/KB/20 berdasarkan KTP


istri untuk mendapatkan NIK.
4) Hasil pelayanan KB pada R/I/KB/20 (selain tubektomi dan vasektomi) juga
dicatat pada R/II/KB/20 sebagai transaksi pengeluaran alokon untuk pelayanan KB
sesuai dengan sumber alokonnya (APBN/APBD/Mandiri).
5) Hasil pelayanan KB bergerak wajib dicatat pada R/I/KB/20 faskes pada wilayah
pelayanan, dan pastikan transaksi penerimaan dan pengeluaran alokon
yang digunakan pada pelayanan KB bergerak tersebut dicatat pada
R/II/KB/20 faskes yang sama.
6) Pada akhir masa pelaporan dilakukan rekapitulasi hasil pelayanan KB dan
dicatat ke dalam ringkasan hasil pelayanan KB (lampiran R/I/KB/20),
sedangkan rekapitulasi mutasi alokon dicatat pada R/II/KB/20.
7) R/I/KB/20 dan R/II/KB/20 dibuat 2 rangkap untuk dikirim ke petugas entri
data dan untuk dijadikan arsip.

ENTRY/INPUT DATA
1) Entri data dilakukan melalui aplikasi new siga dengan alamat
[Link]
2) Jika tersedia sarana dan prasarana pengolahan data yang memadai, maka
tempat pelayanan KB dapat melakukan entri data secara mandiri.
3) Jika sarana dan prasarana pengolahan data tidak memadai, maka entri
data dilakukan oleh pengelola data pada tingkat wilayah yang lebih tinggi
(balai penyuluhan KKB/ kantor UPT KB kecamatan/ PKB/PLKB Pembina
kecamatan/ PD KB kab/kota).

B. SUB SISTEM PENGENDALIAN LAPANGAN


PENDAFTARAN PENGENDALIAN LAPANGAN (K/0)

1) Pengendalian Lapangan dalam Pre – implementasi New SIGA mencakup


Poktan, Setara Poktan dan SDM:
▪ Poktan terdiri dari BKB, BKR, BKL, UPPKA, dan PIK Remaja
▪ Setara poktan terdiri dari PPKS, Kampung KB, Rumah Dataku
▪ SDM terdiri dari PKB/PLKB

16
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

2) PKB/PLKB, Poktan, dan setara Poktan baru diregister menggunakan Kartu


Pendaftaran sesuai dengan kategorinya.

OBJEK DALAP DIREGISTER OLEH

PKB/PLKB PD-KB Kab/Kota

POKTAN PKB/PLKB/PPKBD/SUB PPKBD/Lainnya

PPKS PD-KB Kab/Kota atau Perwakilan BKKBN Provinsi


Kampung KB PKB/PLKB/PPKBD/SUB PPKBD/Lainnya

Rumah Dataku PKB/PLKB/Pemerintah desa/kelurahan/lainnya

3) K/0/PKB/20 dan K/0/KAMPUNG KB/20 wajib diregister terlebih dahulu.


4) Pemutakhiran data dapat dilakukan setiap saat.

REGISTER BULANAN PENGENDALIAN LAPANGAN (R/I)


1. Pencatatan hasil pengendalian lapangan (R/I/BKB/20, R/I/BKR/20,
R/I/BKL/20, R/I/UPPKA/20, R/I/PIK-R/20, dan R/I/PPKS/20)
2. Hasil pengendalian lapangan dicatat menurut tanggal pertemuan pada
register bulanan sesuai kategorinya.
3. Petugas RR mengisi identitas keluarga anggota kelompok pada register
poktan dan keluarga yang mendapat konsultasi pada PPKS berdasarkan
KTP untuk mendapatkan NIK.

ENTRI/INPUT DATA
1) Entri data dilakukan melalui aplikasi new siga dengan alamat
[Link]
2) PKB/PLKB dan PPKS (K/0 dan R/I) wajib melakukan entri data secara mandiri .
3) Pengurus poktan/setara poktan dapat melakukan entri data secara mandiri.
4) Jika sarana dan prasarana pengolahan data tidak memadai, maka entri
data dilakukan oleh pengelola data pada tingkat wilayah yang lebih tinggi
(balai penyuluhan KKB/ kantor UPT KB kecamatan/ PKB/PLKB Pembina
kecamatan/ PD KB kab/kota).

17
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

ALUR PENCATATAN DAN PELAPORAN YAN KB dan DALAP

C. Rangkuman

Entry data meliputi data pelayanan KB (YAN KB), pengendalian lapangan poktan
(DALAP POKTAN) dan DALAP SDM.

D. Latihan
1. Praktikkan bersama kawan Anda Inputlah data ke dalam formulir YAN KB!
2. Praktikkan bersama kawan Anda Inputlah data ke dalam formulir DALAP POKTAN!
3. Praktikkan bersama kawan Anda Inputlah data ke dalam formulir DALAM SETARA
POKTAN!
4. Praktikkan bersama kawan Anda Inputlah data ke dalam formulir DALAP SDM!
5. Kemukakan pendapat anda saat menginput data tersebut

18
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

E. Evaluasi Formatif
1. Formulir Pendaftaran Tempat Pelayanan KB adalah…
a. K/1/KB/20
b. K/2/KB/20
c. K/0/KB/20
d. R/0/KB/20
e. R/1/KB/20
2. R/I/KB/20 merupakan formulir…
a. REGISTER MINGGUAN HASIL PELAYANAN KB
b. REGISTER HARIAN HASIL PELAYANAN KB
c. REGISTER TAHUNAN HASIL PELAYANAN KB
d. REGISTER TIGA BULANAN HASIL PELAYANAN KB
e. REGISTER BULANAN HASIL PELAYANAN KB

3. Tempat pelayanan KB terdiri atas…


a. Faskes, jaringan, dan jejaring
b. Klinik, Tempat Umum
c. Puskesmas, kantor desa
d. RS, balai penyuluh
e. Klinik, kantor kelurahan
4. Setara poktan terdiri atas…
a. PPKBD, Kampung KB, Rumah Dataku
b. PPKS, Kampung KB, Rumah Dataku
c. BKL, Kampung KB, Rumah Dataku
d. BKR, Kampung KB, Rumah Dataku
e. BKB, Kampung KB, Rumah Dataku
5. Entri data dilakukan melalui aplikasi new siga dengan alamat…
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]

19
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

PENGOLAHAN DATA DENGAN APLIKASI


4
A. TAHAP I: PENYIAPAN MASTER WILAYAH
Master wilayah yang digunakan pada aplikasi New SIGA sama dengan master wilayah yang
digunakan pada aplikasi Pendataan Keluarga 2021
1) Cek data wilayah pada aplikasi portal PK 21 dengan alamat
[Link]
2) Updating data wilayah dapat dilakukan melalui menu Pengaturan ➔ Master Wilayah
oleh “Manajer Kecamatan”
3) User “Manajer Kecamatan” digenerate oleh admin pusat dan di bagikan ke Pengelola
Data dan Informasi Provinsi
4) Bagi provinsi yang sudah mengirimkan pemetaan wilayah PK21 maka data tersebut
akan otomatis masuk ke dalam aplikasi portal tersebut

B. TAHAP II: PENYIAPAN USER


2) Menyiapkan user sesuai kebutuhan dengan jenis role sebagai berikut :
ROLE JENIS_USER AKSES AKSI
Administrator Administrator SR Aplikasi new SIGA Semua Formulir Lihat,cetak,
Administrator Aplikasi Portal approval
Pengaturan
Operator Wilayah
Operator SR Aplikasi new SIGA Semua Formulir Wilayah
Entry/ dan
Operator BKB K/0/BKB & R/I/BKB user
Tambah
Operator BKR K/0/BKR & R/I/BKR Data, edit,
cetak
Operator BKL K/0/BKL & R/I/BKL
Operator UPPKA K/0/UPPKA & R/I/UPPKA
Operator PIK R K/0/PIK & R/I/PIK
Operator SDM K/0 & R/I SDM
Operator Setara K/0 & R/I (Kampung KB,
Poktan Sarana
Operator Rumahdataku,
K/0 PPKS) & R/I (BP)
(BP, MPC, Mupen)
Operator Yan KB K/0/KB, R/I/KB & R/II/KB
Supervisor Supervisor SR Aplikasi new SIGA Semua Formulir Lihat,cetak

20
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

3) Ketentuan pembuatan user :


▪ User pada aplikasi SIGA lama sudah dimigrasi ke aplikasi new siga
▪ User hasil migrasi perlu dilakukan updating password dan role/hak akses yang
diberikan
▪ Setiap user yang dibuat tidak boleh terjadi rangkap role antara “Administrator”,
“Operator” dan “Supervisor”
▪ Khusus user operator maka dapat dilakukan 5 tipe pemberian hak akses :
 User yang diberi akses sebagai “Operator SR”, maka user tersebut dapat
melakukan entri pada seluruh form yang ada pada aplikasi new siga
 1 user diberi 1 akses saja, maka user hanya dapat melakukan entri pada
formulir sesuai akses yang diberikan saja, misal : dibuat user khusus
operator BKB saja
 1 user diberikan beberapa akses, maka user dapat melakukan entri sesuai
akses yang diberikan, misal : dibuat 1 user dengan role operator BKB,
BKR,BKL,UPPKA dan PIK R, user tersebut dibuat untuk melakukan entri
semua data poktan saja.
 User tingkat Faskes KB
▪ Merupakan user yang dibuat khusus untuk menjadi operator di suatu
faskes KB, maka user ini hanya dapat melakukan entri pada faskes KB
yang ditentukan saja. Misal : suatu puskesmas ingin melakukan input
mandiri
 User tingkat Poktan
▪ Merupakan user yang dibuat khusus untuk menjadi operator di suatu
Kelompok Kegiatan, maka user ini hanya dapat melakukan entri pada
poktan yang ditentukan saja. Misal : kader genre dibagi tugasnya untuk
melakukan input di masing-masing kelompok PIK R

4) Setelah dilakukan pembuatan user maka user didistribusikan sesuai pembagian tugas

21
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

C. TAHAP III: PENYIAPAN DATA KELUARGA

1) Data keluarga pada aplikasi new siga bersumber dari data PK, untuk kemudian di
convert ke dalam bentuk rekapitulasi data keluarga
2) Lakukan updating pada rekapitulasi data keluarga, untuk memperoleh data new siga
yang akurat, karena penghitungan PUS, PA, PB, pengambilan data keluarga sasaran poktan
diambil dari rekapitulasi data keluarga.
3) Suatu keluarga dapat di daftarkan sebagai anggota kelompok kegiatan jika sudah terdaftar
di rekapitulasi data keluarga.
4) Updating pada rekapitulasi keluarga dapat dilakukan berupa :
▪ Updating data anggota keluarga (edit, tambah, hapus)
▪ Updating Keluarga (edit, tambah, hapus)
▪ Updating data isian terkait keluarga ( kesertaan JKN, status hamil, dsb)

D. Rangkuman
Praktik pengolahan data dengan aplikasi dimulai dari penyiapan master wilayah,
penyiapan user dan penyiapan data keluarga.

E. Latihan

1. Coba Siapkan pengolahan data sesuai data Anda dengan penyiapan master wilayah,
penyaiapan user dan penyiapan data keluarga!

2. Simpulkan dari hasil kerja Anda!

22
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

TATA CARA PENGISIAN


5
FORMULIR PELAYANAN KB
REGISTRASI TEMPAT PELAYANAN KB DENGAN K/0/KB/20
Tata Cara Pengisian Formulir K/0/KB/20
Alamat Tempat Pelayanan KB
• Nama jalan, no/ blok, RT, RW
• Nama dan kode:
Kode Tempat Pelayanan KB terdiri dari : ✓ Desa/kel
• Kode provinsi → 2 digit ✓ Kec
(sesuai dengan kode
• Kode kab/kota → 2 digit ✓ Kab/Kota kemendagri)
• No register Faskes KB →3 digit ✓ Provinsi
• No Jaringan/Jejaring Faskes KB → 2 digit

Nama Tempat
Pelayaan KB

Praktik Mandiri Bidan


• Praktik Mandiri Bidan (SETARA
FASKES)
✓ Tidak menginduk ke FKTP
✓ Tidak bekerjasama dengan
BPJS kesehatan
✓ Distribusi alokon dari
gudang kab/kota
• Praktik Mandiri Bidan (JEJARING)
✓ Menginduk ke FKTP setelah
melakukan perjanjian Jenis Tempat Pelayanan KB diisi centang ()
kerjasama pada salah satu pilihan.
✓ Bekerjasama dengan BPJS • Faskes
kesehatan melalui FKTP • Jaringan/Jejaring
induk
✓ Distribusi alokon melalui
FKTP induk

23
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Kepemilikan diisi
centang () pada salah
satu pilihan.
▪ Jika tempat
Pelayanan KB
merupakan Praktik Pelayanan Rekanalisasi
Dokter, Praktik diisi centang () pada
Mandiri Bidan (setara salah satu pilihan “Ya” atau
faskes), Praktik “Tidak”
Mandiri Bidan
Jejaring ➔
Kepemilikan “9. Kerjasama dengan BPJS Kesehatan diisi centang () pada salah
Perorangan” satu pilihan “Ya” atau “Tidak”

Sarana dan Perlengkapan diisi dengan jumlah


masing-masing jenis sarana dan perlengkapan pada
tempat pelayanan KB dengan ketentuan:
✓ Yang dicatat adalah seluruh sarana dan
perlengkapan dari berbagai sumber (TIDAK HANYA
BKKBN)
✓ Kondisi MASIH BISA DIPAKAI

24
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Tenaga diisi dengan detail tenaga yang ✓ Pelatihan IUD/Implan :


melakukan pelayanan KB dan R/R pada 1) Pelatihan IUD/Implan yang pernah diikuti oleh
tempat pelayanan KB, terdiri dari : tenaga, baik dari BKKBN maupun pelatihan
✓ No, NIK, Alamat, No. HP ditempat lainnya.
✓ Profesi 2) Jika pernah mengikuti salah satu (IUD atau Implan)
✓ Pelatihan/Pembinaan/Orientasi Teknis maka dianggap sudah mengikuti pelatihan
Pelayanan & R/R ✓ Sertifikat kompetensi → IUD/Implan dan Vasektomi

PELATIHAN/PEMBINAAN/
PROFESI
ORIENTASI TEKNIS PELAYANAN & R/R
DOKTER

I U D/ VASEKTO
IMPLAN MI
Kebidanan dan Kanduangan

NIK Tenaga Nama Alamat No. HP


KIP/KONSELING
ADMINISTRASI

Belum terlatih
Tubektomi

Tenaga
Bedah/Urologi

PERAWAT

→16 digit, jika Tenaga Tenaga


BIDAN

SERTIFIKAT KOMPETENSI

SERTIFIKAT KOMPETENSI

R/R
Umum

tidak ada isi 9


PELATIHAN

PELATIHAN

sebanyak 16x

6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
Tata cara pengisian Profesi dan Pelatihan/ Pembinaan/
Orientasi Teknis Pelayanan & R/R
• Isikan sesuai dengan petunjuk warna
• Misalkan untuk profesi Dokter Spesialis Kebidanan dan
Kandungan hanya dapat mengisi kolom Pelatihan/
Pembinaan/ Orientasi Teknis Pelayanan & R/R nomor 16
sampai dengan 19 yaitu Tubektomi, KIP/Konseling, R/R
atau kolom belum terlatih jika memang belum mendatkan
Pelatihan/ Pembinaan/ Orientasi Teknis Pelayanan & R/R

Diisi nama
tempat, tanggal,
bulan dan tahun
pengisian kartu
pendaftaran
tempat
pelayanan KB

Ditandatangani oleh:
✓ Pimpinan Faskes KB dan Kepala PD KB →FASKES KB
✓ Pimpinan Jaringan/Jejaring dan Pimpinan Faskes induk → Jaringan/Jejaring

25
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTER BULANAN DENGAN R/I/KB/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/I/KB/20

Nama
Faskes/Jaringan/Jejaring Lembar ke -…

Kode Faskes terdiri dari : Centang () Tahun


• Kode Provinsi → 2 digit (Kode Kemendagri) sesuai dengan dilakukan
• Kode Kab/Kota → 2 digit (Kode Kemendagri) bulan pelayanan
• Nomor Register Faskes → 3 digit (nomor urut faskes KB dilakukan KB
di kabupaten/kota bersangkutan) pelayanan KB
• Nomor Jaringan/Jejaring Faskes → 2 digit (nomor urut
jaringan/jejaring pada FKTP induknya

Nomor
Urut

Nomor Induk Tanggal Lahir Alamat


Tanggal
Kependudukan disertai bulan dan domisili saat
Pelayanan
sesuai dokumen tahun sesuai pelayanan
tanpa bulan dan
kependudukan dokumen
tahun
kependudukan

Nama Suami Nama Istri No. Handphone


sesuai dokumen sesuai dokumen akseptor KB
kependudukan kependudukan

CATATAN :
- TIDAK PUNYA NIK : 9999999999999999 (9 sebanyak 16x)
- ALAMAT : minimal desa, dusun/RW dan RT jika ada
- No Handphone tidak wajib

26
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

TERDAPAT 2 JENIS PENGISIAN :


1. DIISI DENGAN KODE (ANGKA) :
▪ STATUS PESERTA KB : isi dengan kode status
peserta KB
▪ JENIS TINDAKAN : isi dengan kode jenis alokon
▪ KASUS : isi dengan kode jenis alokon
2. DIISI DENGAN TANDA CENTANG ()
▪ INFORMED CONSENT
▪ PASCA PERSALINAN
▪ PASCA KEGUGURAN
▪ PENGGUNAAN ASURANSI → centang () pada
kolom jenis asuransi yang digunakan (salah satu)
▪ SUMBER ALOKON → centang () pada sumber
alokon yang digunakan (salah satu)
▪ PELAYANAN BERGERAK

“Komplikasi Berat” dan “Kegagalan” tidak


berlaku untuk Pil, Suntik dan Kondom

“Pencabutan dan Pemasangan” serta “Pencabutan”


hanya untuk IUD dan IMPLANT

Pelayanan Kondom dan Pil tidak boleh


mengisi kolom Informed Consent
Status Peserta diisi
dengan angka kode
Status Peserta KB

Jenis Tindakan dan Kasus diisi dengan


angka kode Jenis Alokon

27
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Tata Cara Pengisian Formulir Lampiran R/I/KB/20

Nama
Faskes/Jaringan/Jejaring

Kode Faskes terdiri dari : Tahun


• Kode Provinsi → 2 digit (Kode Kemendagri) Centang () dilakukan
• Kode Kab/Kota → 2 digit (Kode Kemendagri) sesuai dengan pelayanan
• Nomor Register Faskes → 3 digit (nomor urut faskes KB di bulan dilakukan KB
kabupaten/kota bersangkutan) pelayanan KB
• Nomor Jaringan/Jejaring Faskes → 2 digit (nomor urut
jaringan/jejaring pada FKTP induknya)

Diisi nama tempat,


tanggal, bulan dan
tahun pengisian
register pelayanan KB

LAMPIRAN R/I/KB/20:
- Berisi ringkasan hasil pelayanan KB selama satu bulan
- Petugas RR Faskes KB mengisi ringkasan ini berdasarkan data transaksi yang berasal dari R/I/KB → jika
R/I/KB telah dientri maka lampiran ini akan tergenerate secara otomatis oleh aplikasi
- Setelah selesai, maka Lampiran inilah yang akan ditandatangani oleh Pimpinan Tempat Pelayanan KB
- Satukan dengan Formulir R/I/KB menjadi 1 bundel
- R/I/KB beserta lampirannya dibuat 2 rangkap :
• 1 untuk Petugas Entri Data
• 1 untuk Arsip

28
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

MUTASI ALOKON DENGAN R/II/KB/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/II/KB/20
Nama
Faskes/Jaringan/Jejaring

Lembar ke -…

Kode Faskes terdiri dari : Centang () Tahun


• Kode Provinsi → 2 digit (Kode Kemendagri) sesuai dengan dilakukan
• Kode Kab/Kota → 2 digit (Kode Kemendagri) bulan dilakukan pelayanan
• Nomor Register Faskes → 3 digit (nomor urut faskes KB mutasi alokon KB
di kabupaten/kota bersangkutan)
• Nomor Jaringan/Jejaring Faskes → 2 digit (nomor urut
jaringan/jejaring pada FKTP induknya)

Tanggal Keterangan Total jenis alokon yang masih


mutasi Kode sumber mutasi Jumlah alokon yang tersisa pada akhir bulan
alokon alokon dan alokon digunakan sesuai mutasi lalu sesuai dengan sumber
transaksi alokon alokonnya

29
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Saldo akhir semua jenis alokon sesuai dengan sumber alokonnya pada bulan bersangkutan
SALDO AKHIR = (SALDO AWAL + TOTAL PENERIMAAN) – TOTAL PENGELUARAN

Total semua pengeluaran alokon sesuai dengan sumber alokonnya pada bulan bersangkutan
TOTAL PENGELUARAN = KODE 2 + KODE 3 + KODE 4 + KODE 5 + KODE 6

Total semua penerimaan alokon (KODE 1) sesuai dengan sumber


alokonnya pada bulan bersangkutan

Diisi nama Tempat, tanggal, bulan dan tahun lalu ditandatangani oleh
Pimpinan Faskes KB/Jaringan/Jejaring beserta nama jelas dan
NIP/NRP-nya, apabila bukan PNS maka NIP/NRP dapat dikosongkan

Latihan
Praktik Latihan dengan menggunakan formulir YAN KB

30
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

6
TATA CARA PENGISIAN FORMULIR
PENGENDALIAN LAPANGAN
REGISTRASI KELOMPOK KEGIATAN BKB DENGAN K/0/BKB/20
Tata Cara Pengisian Formulir K/0/BKB/20

Kode BKB terdiri dari :


Pembina : • Kode provinsi → 2 digit
• Jika PKB/PLKB atau PPKBD atau • Kode kab/kota → 2 digit
Sub PPKBD → akan berpautan ke • Kode kec → 2 digit
K/0/SDM • Kode Poktan BKB → 1
• Jika lainnya → diisi bebas • No register kelompok →3 digit

Nama
poktan BKB Alamat poktan BKB
• Nama jalan, no/
blok, RT, RW
• Nama dan kode:
✓ Desa/kel
✓ Kec
✓ Kab/Kota
✓ Provinsi
(sesuai dengan
kode kemendagri)

Akun media sosial → akun yang aktif digunakan BKB untuk promosi dan penyuluhan; Bisa diisi > 1 akun

31
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Tagging keberadaan BKB pada “Kampung KB”

SK Pengukuhan
diisi centang ()
pada salah satu
pilihan.
• Jika diisi
“ada” → isi
nomor dan
tanggal SK

Keterpaduan kelompok diisi centang () pada kotak pilihan Sumber dana kegiatan kelompok diisi centang ()
• Dapat diisi lebih dari 1 pilihan pada kotak pilihan
• Jika diisi Posyandu dan PAUD → BKB holistik • Dapat diisi lebih dari 1 pilihan

NIK pengurus
kelompok → Nama pengurus No. HP
16 digit, jika pengurus
kelompok
tidak ada isi 9 kelompok
sebanyak 16x

Jabatan diisi kode angka Pelatihan diisi kode angka


• Ketua diisi pertama kali • Bisa diisi > 1 kode pilihan, kecuali kode 7
• Minimal 1 kader terisi • Tidak harus pelatihan yang diadakan oleh
• Bisa diisi > 1 kode pilihan BKKBN

32
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Ketersediaan materi dan sarana diisi centang () pada salah satu kolom “ada/tidak”

Lainnya : jika
ada, diisi
centang,
selanjutnya ditulis
teks isian

KKA adalah kartu yang di gunakan untuk memantau kegiatan asuh orang tua ibu dan tumbuh kembang anak (web kampung
KB)

Manfaat : orang tua dapat memantau tumbuh kembang anak, membimbing dan membina anak sesuai tingkat perkembangan
anak; anak diharapkan dapat tumbuh kembang secara optimal; dan kader dapat dengan mudah melakukan penyuluhan

33
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

NIK anggota kelompok 16


Nomor anggota digit angka [Link] anggota
kelompok : 1, 2, ... • Jika tidak ada diisi 9 16x kelompok diisi angka

Nama anak sesuai


dengan KK/Akte Lahir →
bersumber dari
rekapitulasi data
keluarga (snapshot dari
PK) sehingga
memudahkan penelusuran
pada aplikasi.

Nama anggota kelompok sesuai dengan KTP/KK → Berat badan dan panjang badan lahir anak → untuk
bersumber dari rekapitulasi data keluarga (snapshot identifikasi awal bahwa anak rentan stunting atau
dari PK) sehingga memudahkan penelusuran pada tidak
aplikasi. Jika data keluarga belum ada pada PK, maka • Bisa bersumber dari KMS atau Buku Kesehatan Ibu
bisa entri terlebih dahulu pada rekapitulasi data dan Anak atau Surat Keterangan Lahir
keluarga.

Pembina sesuai dengan Ketua kelompok sesuai


yang ada di bagian dengan yang ada di
identitas kelompok bagian pengurus kelompok

34
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTER BULANAN KELOMPOK KEGIATAN BKB DENGAN R/I/BKB/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/I/BKB/20

Kode BKB terdiri dari :


• Kode provinsi → 2 digit
• Kode kab/kota → 2 digit
• Kode kec → 2 digit - Diisi tanggal
• Kode Poktan BKB → 1 lapor
• No register kelompok →3 digit - Pilih bulan lapor
Nama Poktan BKB - Diisi tahun lapor

Jika dipilih lainnya


selanjutnya ditulis informasi
penyaji/ narasumber dan
materi penyuluhan sesuai
kegiatan yang dilaksanakan

Dipilih metode penyuluhan yang digunakan pada kegiatan


pertemuan/penyuluhan (dapat dipilih salah satu atau keduanya
baik tatap muka langsung atau secara virtual misal dengan
zoom, webex, video conference atau virtual lainnya)

Dipilih materi penyuluhan pada kegiatan


pertemuan/penyuluhan
• Dapat dipilih lebih dari satu

Dipilih penyaji/narasumber yang memberikan materi pada saat kegiatan


/pertemuan BKB : fasilitator/petugas/penyuluh/tenaga kesehatan/kader
• Dapat dipilih lebih dari satu

35
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Nomor Keluarga yang hadir


dalam pertemuan: 1, 2, ...
Informasi peserta Nama anak sesuai dengan Akte
pertemuan (jika Ya) Lahir/KK/KTA → bersumber
Nama keluarga yang hadir dapat dipilih lebih dari rekapitulasi data keluarga
dalam pertemuan, baik satu (snapshot dari PK) sehingga
Anggota kelompok BKB memudahkan penelusuran pada
maupun bukan angota BKB aplikasi.

Isi Tanggal Lahir


anak sesuai Akte
Lahir/KK/KTA
Lahir

Penggunaan KKA,
KMS (bisa salah satu,
atau keduanya)

Perkembangan anak
(dipilih sesuai kode
perkembangan anak) :
1. Sesuai
2. Tidak sesuai

Pembina sesuai Ketua kelompok


dengan yang sesuai dengan
ada di bagian yang ada di
identitas bagian pengurus
kelompok kelompok

36
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTER KEGIATAN BKBK PRO PN DENGAN R/IPROPN/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/I/PROPN/20

Diisi Nama
Kabupaten/Kota - Dipilih bulan lapor
dan Provinsi - Diisi tahun lapor

Diisi Nomor urut kegiatan Diisi Jumlah Peserta dari PD KB, kader
BKB PROPN : 1, 2, .. dst BKB, PKB/ PLKB dan/atau kader kelompok
jika ada yang hadir dalam kegiatan Diisi Jumlah Peserta
KELUARGA BADUTA
pada BKB PROPN di
kabupaten/kota
dan/atau provinsi;
- Anggota BKB;
jumlah Stunting,
tidak stunting
- BUKAN anggota
BKB; jumlah
Stunting, tidak
Jumlah : Total anggota BKB stunting
(stunting+tidak stunting) +
Diisi Diisi Jenis BUKAN Anggota BKB Data jumlah peserta
Tanggal Kegiatan (stunting+tidak stunting) diisi berdasarkan
kegiatan dengan kode : data stunting dari
1. Advokasi Dinas Kesehatan
2. Monev Total Jumlah Peserta : jumlah Kabupaten/kota yang
Diisi Lokasi 3. Peningkatan Keluarga Baduta (anggota BKB + diinput oleh
Kegiatan Kapasitas BUKAN anggota BKB) ditambah jumlah Subkoordinator BKB
dengan kode : 4. Sosialisasi peserta (PD KB+Kader Perwakilan BKKBN
1. Provinsi BKB+PKB/PLKB+Kader kelompok) Provinsi
2. Kab/Kota

Diisi nama tempat,


tanggal, bulan dan
tahun pengisian
kartu pendaftaran

Mengetahui Kepala BKKBN


Perwakilan Provinsi/ Kepala PD KB Koordinator KS ditandatangani dan
Kabupaten/kota ditandatangani dan diisi nama lengkap
diisi nama lengkap

37
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTRASI KELOMPOK KEGIATAN BKR DENGAN K/0/BKR/20


Tata Cara Pengisian Formulir K/0/BKR/20

Kode BKR terdiri dari :


• Kode provinsi →2 digit
Pembina : • Kode kab/kota → 2 digit
• Jika PKB/PLKB atau PPKBD atau Sub • Kode kec → 2 digit
PPKBD atau Lainnya (sebutkan) → • Kode Poktan BKR → 2
akan berpautan ke K/0/SDM • No register kelompok →3 digit
• Jika lainnya → diisi bebas

Alamat poktan
Nama BKR
poktan BKR • Nama jalan, no/
blok, RT, RW
• Nama dan kode:
✓ Desa/kel
✓ Kec
✓ Kab/Kota
✓ Provinsi
(sesuai dengan
kode
kemendagri)

Akun media sosial → aktif digunakan BKR untuk promosi dan penyuluhan; Bisa diisi > 1 akun

Tagging keberadaan BKR pada “Kampung KB”

SK Pengukuhan diisi
centang (v) pada salah
satu pilihan.
• Jika diisi “ada” →
isi nomor dan
tanggal SK

Keterpaduan kelompok
diisi centang () pada
kotak pilihan
• Dapat diisi lebih dari 1
pilihan Sumber dana kegiatan kelompok diisi centang ()
pada kotak pilihan
• Dapat diisi lebih dari 1 pilihan
Proyek Prioritas Nasional (PRO PN) → diisi
centang () pada kotak pilihan

38
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

NIK pengurus kelompok → 16 digit, jika tidak


ada isi 9 sebanyak 16x

Nama pengurus Pelatihan BKR diisi centang


No. HP pengurus () apabila pengurus
kelompok kelompok kelompok sudah
mendapatkan pelatihan

Ketersediaan materi dan sarana BKR diisi centang () pada salah satu kolom “ada/tidak”

Lainnya : jika ada diisi centang ()


pada kotak ya, selanjutnya ditulis
teks isian

39
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Nomor anggota
kelompok : 1, 2, ... NIK anggota kelompok 16 digit angka
• Jika tidak ada diisi 9 16x
[Link]
anggota
kelompok
diisi angka

Nama anggota kelompok sesuai dengan KTP/KK →


bersumber dari rekapitulasi data keluarga
(snapshot dari PK) sehingga memudahkan
penelusuran pada aplikasi. Jika data keluarga belum
ada pada PK, maka bisa entri terlebih dahulu pada
rekapitulasi data keluarga.
Diisi nama tempat, tanggal,
bulan dan tahun pengisian
kartu pendaftaran

Pembina sesuai dengan Ketua kelompok sesuai


yang ada di bagian dengan yang ada di
identitas kelompok bagian pengurus kelompok

40
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTER BULANAN KELOMPOK KEGIATAN BKR DENGAN R/I/BKR/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/I/BKR/20

Penyaji/narasumber, diisi centang Kode BKR terdiri dari :


() pada kotak pilihan • Kode provinsi → 2 digit
• Dapat dipilih lebih dari satu • Kode kab/kota → 2 digit
• Jika Lainnya → Isikan bebas • Kode kec → 2 digit
- Diisi tanggal lapor
• Kode Poktan BKR → 2
- Pilih bulan lapor
• No register kelompok →3 digit
- Diisi tahun lapor
Diisi Nama
Poktan BKR

Lainnya, diisi
Materi
Penyuluhan

Dipilih metode penyuluhan yang digunakan


pada kegiatan pertemuan/penyuluhan (dapat
dipilih salah satu atau keduanya baik tatap
muka langsung atau secara virtual misal
dengan zoom, webex, video conference atau
Materi penyuluhan diisi centang () pada kotak virtual lainnya)
pilihan
• Dapat dipilih lebih dari satu

41
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Status Ber-KB, diisi


Status PUS, diisi centang () apabila centang () apabila
Nama Anggota Keluarga anggota kelompok ber-Status PUS anggota kelompok
yang hadir dalam pertemuan status Ber-KB

Pembina sesuai dengan yang Ketua kelompok sesuai


ada di bagian identitas dengan yang ada di bagian
kelompok pengurus kelompok

42
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTRASI KELOMPOK KEGIATAN BKL DENGAN K/0/BKL/20


Tata Cara Pengisian Formulir K/0/BKL/20

Kode BKL terdiri dari :


Pembina : • Kode provinsi → 2 digit
• Jika PKB/PLKB atau PPKBD atau Sub • Kode kab/kota → 2 digit
PPKBD → akan berpautan ke K/0/SDM • Kode kec → 2 digit
• Jika lainnya → diisi bebas termasuk PPKBD • Kode Poktan BKL → 3
dan Sub PPKBD • No register kelompok →3 digit

Nama
poktan BKL
Alamat poktan
BKL
• Nama jalan,
no/ blok, RT,
RW
• Nama dan
kode:
✓ Desa/kel
✓ Kec
✓ Kab/Kota
✓ Provinsi
(sesuai
dengan kode
kemendagri)

Akun media sosial → aktif digunakan BKB untuk promosi dan penyuluhan; Bisa diisi > 1 akun

SK Pengukuhan
diisi centang ()
pada salah satu
pilihan.
Jika diisi “ada” :
• isi nomor dan
tanggal SK
• Diisi dengan
pejabat yang
mengeluarkan
SK
Pengukuhan
tersebut Sumber dana kegiatan kelompok diisi
centang () pada kotak pilihan
Pro PN diisi centang () • Dapat diisi lebih dari 1 pilihan
pada kotak pilihan
CoE BKL diisi centang ()
pada salah satu pilihan. Keterpaduan kelompok diisi centang ()
Jika diisi “ada” : pada kotak pilihan
isi nomor dan tanggal SK • Dapat diisi lebih dari 1 pilihan

43
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

NIK pengurus
Nomor HP
kelompok → 16 Nama pengurus pengurus
digit, jika tidak ada kelompok kelompok
isi 9 sebanyak 16x

Pelatihan diisi kode angka


Jabatan sudah terisi dengan nama jabatan • Bisa diisi > 1 kode pilihan, kecuali kode 4
dalam pengurus kelompok BKL • Tidak harus pelatihan yang diadakan oleh
BKKBN

Ketersediaan materi dan sarana diisi centang () pada salah satu kolom “ada/tidak”

Lainnya :
jika ada
diisi centang
() pada
kotak Ya,
selanjutnya
ditulis teks
isian

Form ADL/IADL (Activity Daily Living/Instrumental Activity Daily Living) adalah lembar pertanyaan untuk
mengukur tingkat kemandirian lansia.
Manfaatnya : dapat menentukan status kemandirian lansia, apakah lansia tersebut mandiri atau membutuhkan
pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP)

44
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Nomor anggota NIK anggota kelompok 16 digit


kelompok : 1. 2.. angka
• Jika tidak ada diisi 9 16x Nomor HP anggota
kelompok diisi angka

Nama anggota kelompok sesuai Status Lansia diisi dengan


memberikan tanda centang Tingkat Kemandirian
dengan KTP/KK → bersumber dari Lansia
rekapitulasi data keluarga (snapshot () apabila anggota
kelompok atau anggota - Diisi oleh anggota
dari PK) sehingga memudahkan kelompok dengan status
penelusuran pada aplikasi. Jika data keluarga kelompok BKL
telah berusia 60 tahun atau lansia
keluarga belum ada pada PK, maka - Memberikan tanda
bisa entri terlebih dahulu pada lebih
centang () di kolom
rekapitulasi data keluarga.
mandiri apabila lansia
• Jika anggota BKL bukan lansia maka telah melakukan
tuliskan terlebih dahulu nama pengukuran
anggota BKL kemudian setelahnya menggunakan ADL dan
tuliskan nama lansia yang ada di dinyatakan mandiri
keluarga tersebut
- Memberikan tanda
centang () di kolom
Butuh PJP apabila lansia
telah melakukan
pengukuran
menggunakan ADL dan
dinyatakan
membutuhkan
pendampingan PJP

Pembina sesuai dengan


yang ada di bagian Ketua kelompok sesuai
identitas kelompok dengan yang ada di bagian
pengurus kelompok

45
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTER BULANAN KELOMPOK KEGIATAN BKL DENGAN R/I/BKL/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/I/BKL/20

Penyaji/Narasumber :
• Dicentang sesuai dengan
jabatan penyaji/nara sumber Kode BKL terdiri dari :
• Jika lainnya diisi jabatan • Kode provinsi →2 digit
penyaji/narasumber • Kode kab/kota → 2 digit
• Kode kec → 2 digit
• Kode Poktan BKL → 3
Nama • No register kelompok →3 digit
poktan BKL



Tanggal, Bulan, Tahun diisi


dengan tanggal, bulan dan
tahun dibuatnya register
bulanan kelompok kegiatan
BKL

Dipilih metode penyuluhan yang digunakan


pada kegiatan pertemuan/penyuluhan (dapat
dipilih salah satu atau keduanya baik tatap
muka langsung atau secara virtual misal
Materi Penyuluhan diisi centang () pada kotak dengan zoom, webex, video conference atau
pilihan virtual lainnya)
• Dapat diisi lebih dari 1 pilihan

46
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Status Lansia diisi dengan Status Ber-KB diisi dengan


memberikan tanda centang () tanda centang () apabila
apabila anggota kelompok dan anggota kelompok BKL
anggota keluarga kelompok BKL menggunakan alat/obat
telah berusia 60 tahun atau lebih kontrasepsi

Nama anggota kelompok diisi dengan Status PUS diisi dengan


nama anggota kelompok yang hadir, apabila memberikan tanda centang
ada anggota baru maka harus didata terlebih () apabila anggota
dahulu di K/0/BKL/20 bersangkutan kelompok BKL berstatus
Pasangan Usia Subur (PUS)

Pembina sesuai dengan Ketua kelompok sesuai


yang ada di bagian dengan yang ada di bagian
identitas kelompok pengurus kelompok

47
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTRASI KELOMPOK KEGIATAN PIK-R DENGAN K/0/PIK-R/20


Tata Cara Pengisian Formulir K/0/PIK-R/20

Kode PIK-R terdiri dari :


Pengelola : • Kode provinsi → 2 digit
• Jika PKB/PLKB atau PPKBD atau • Kode kab/kota → 2 digit
Sub PPKBD atau Lainnya (sebutkan) • Kode kec → 2 digit
→ akan berpautan ke K/0/SDM • Kode Poktan PIK-R → 5
• Jika lainnya → diisi bebas • No register kelompok →3 digit

Nama
poktan PIK-R Alamat poktan PIK-R
• Nama jalan, no/
blok, RT, RW
• Nama dan kode:
✓ Desa/kel
✓ Kec
✓ Kab/Kota
✓ Provinsi
(sesuai dengan kode
kemendagri)

Basis diisi centang () pada


salah satu pilihan pilihan
▪ Jalur Pendidikan
▪ Jalur Masyarakat

Akun media sosial → aktif digunakan PIK-R untuk promosi dan penyuluhan; Bisa diisi > 1 akun

SK Pengukuhan
diisi centang ()
pada salah satu
pilihan.
• Jika diisi “ada”
→ isi nomor dan
tanggal SK

Sumber dana kegiatan kelompok diisi centang ()


pada kotak pilihan
Keterpaduan kelompok • Dapat diisi lebih dari 1 pilihan
diisi centang () pada
kotak pilihan
• Dapat diisi lebih dari 1 Proyek Prioritas Nasional (PRO PN) →
pilihan diisi centang () pada salah satu pilihan
“Ya” atau “Tidak”

48
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Ketersediaan materi dan sarana PIK-R diisi centang () pada salah satu kolom “ada/tidak”

Lainnya : jika ada diisi centang ()


pada kotak Ya, selanjutnya ditulis
teks isian

Nama Mitra, diisi nama institusi/Lembaga atau


kelompok lainnya yang merupakan Mitra PIK-R

MoU/PKS, diisi centang () Bentuk Kerja Sama, diisi centang


jika terdapat MoU/PKS () pada kotak pilihan
• Dapat diisi lebih dari 1 pilihan

49
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Pelatihan PIK-R diisi centang ()


NIK anggota kelompok 16 digit angka apabila pengurus kelompok
• Jika tidak ada diisi angka 9 16x Nomor HP anggota sudah mendapatkan pelatihan
kelompok diisi angka

Jabatan diisi kode angka


Nama Pengurus, Pendidik Sebaya dan
Konselor Sebaya sesuai dengan KTP/KK →
bersumber dari rekapitulasi data keluarga
(snapshot dari PK) sehingga memudahkan
penelusuran pada aplikasi. Jika data keluarga
belum ada pada PK, maka bisa entri terlebih
dahulu pada rekapitulasi data keluarga.

ZULKIPLI

Pengelola Kelompok sesuai Ketua kelompok sesuai


dengan yang ada di bagian dengan yang ada di bagian
identitas kelompok pengurus kelompok

50
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTER BULANAN KELOMPOK KEGIATAN PIK-R DENGAN R/I/PIK-R/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/I/PIK-R/20

Kode PIK-R terdiri dari :


• Kode provinsi → 2 digit
• Kode kab/kota → 2 digit
• Kode kec → 2 digit Bulan, Tahun diisi dengan
• Kode Poktan PIK-R → 5 bulan dan tahun dibuatnya
Diisi Nama • No register kelompok →3 digit register bulanan kelompok
Poktan PIK-R kegiatan PIK-R

Nama Penyaji/ Narasumber,


diisi nama Penyaji/Narasumber

Jumlah Remaja
yang Mengikuti
Kegiatan, diisi
dengan angka

Penyaji/Narasumber diisi
dengan kode Penyaji/
Nama Kegiatan, Narasumber
diisi dengan nama
kegiatan yang
dilaksanakan di
tanggal tersebut

Tanggal, diisi tanggal kegiatan


Materi Penyuluhan diisi
dengan kode Materi
Penyuluhan

51
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Jumlah Remaja yang


Mendapat Konseling, diisi
Tanggal diisi dengan dengan angka jumlah
tanggal pelaksanaan remaja yang mendapat
konseling konseling menurut jenis
kelamin dan kelompok umur

Nama Konselor Sebaya diisi Materi Konseling, diisi


dengan tanggal pelaksanaan dengan materi konseling
konseling yang disampaikan konselor
sebaya
Tanggal diisi dengan Nama Konselor Sebaya diisi
tanggal pelaksanaan dengan tanggal pelaksanaan Jumlah Remaja yang
konseling konseling Mengikuti Kegiatan diisi
dengan angka, jumlah remaja
yang mengikuti kegiatan

Materi Penyuluhan, diisi Jumlah Remaja yang


dengan kode materi Mendapat Konseling, diisi
penyuluhan dengan angka jumlah remaja
yang mendapat konseling
menurut jenis kelamin dan
kelompok umur

52
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Pengelola Kelompok, diisi


sesuai dengan yang ada di Ketua kelompok sesuai
bagian identitas kelompok dengan yang ada di bagian
pengurus kelompok

53
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTRASI KELOMPOK KEGIATAN UPPKA DENGAN K/0/UPPKA/20


Tata Cara Pengisian Formulir K/0/UPPKA/20

Kode UPPKA terdiri dari :


• Kode provinsi → 2 digit
Pembina : • Kode kab/kota → 2 digit
• Jika PKB/PLKB atau PPKBD atau Sub • Kode kec → 2 digit
PPKBD → akan link ke K/0/SDM • Kode Poktan UPPKA → Angka 4
• Jika lainnya → diisi bebas • No register kelompok →3 digit

Nama poktan
UPPKA

Alamat poktan UPPKA


• Nama jalan, nomor/
blok, RT, RW
• Nama dan kode:
✓ Desa/kel
✓ Kec
✓ Kab/Kota
✓ Provinsi
(sesuai dengan
kode kemendagri)

Akun media sosial → Ada, tuliskan nama dan jenis media sosialnya. Tidak, jika tidak memiliki media sosial

Jenis kelompok usaha → diisi dengan memberikan tanda centang () pada pilihan jawaban sesuai dengan
jenis kelompok usaha yang dilakukan oleh kelompok UPPKA

54
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

SK Pengukuhan diisi
centang () pada salah
satu pilihan.
• Jika diisi “ada” →
isi nomor dan
tanggal SK

Kemitraan kelompok diisi centang () Sumber dana kegiatan kelompok diisi centang ()
pada kotak pilihan pada kotak pilihan
• Dapat diisi lebih dari 1 pilihan • Dapat diisi lebih dari 1 pilihan

Administrasi dan Pemasaran Kelompok terdiri dari pengisian Buku Kegiatan dan Cara Pemasaran Kelompok
• Buku Kegiatan, diisi dengan memberikan tanda centang () pada pilihan jawaban yang tersedia sesuai dengan buku
kegiatan yang dimiliki oleh kelompok UPPKA yang bersangkutan. Pilihan jawaban boleh lebih dari satu.
• Cara Pemasaran Kelompok, diisi dengan memberikan tanda centang () pada pilihan jawaban yang tersedia sesuai
dengan cara kelompok UPPKA yang bersangkutan melakukan kegiatan pemasaran. Pilihan jawaban boleh lebih dari
satu.

NIK pengurus No. HP


kelompok → 16 pengurus
digit, jika tidak kelompok
ada isi angka 9
sebanyak 16x
Pelatihan UPPKA, diisi dengan
tanda centang () pada kolom
Jabatan, kolom ini sudah terisi dengan yang tersedia jika yang
nama jabatan kelompok UPPKA bersangkutan pernah
mendapat pelatihan UPPKA

Nama pengurus kelompok, sesuai dengan KTP/KK → bersumber dari


rekapitulasi data keluarga (snapshot dari PK) sehingga memudahkan
penelusuran pada aplikasi. Jika data keluarga belum ada pada PK,
maka bisa entri terlebih dahulu pada rekapitulasi data keluarga

Tabungan, diisi dengan tanda centang () pada kolom


yang tersedia jika yang bersangkutan memiliki tabungan

Status Bekerja, diisi dengan tanda centang () pada kolom yang tersedia sesuai
dengan jabatan pada kelompok UPPKA yang bersangkutan jika memiliki pekerjaan

55
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Ketersediaan materi dan sarana diisi centang () pada salah satu kolom “ada/tidak”

Tabungan, diisi
dengan memberikan
NIK anggota kelompok 16 digit angka tanda centang ()
No. HP anggota kelompok apabila anggota
- Jika tidak ada diisi angka 9 sebanyak 16 x diisi angka kelompok UPPKA
memiliki tabungan

Status Bekerja
diisi dengan
memberikan
tanda centang
() apabila
anggota
kelompok
UPPKA memiliki
pekerjaan

Nama anggota kelompok, sesuai dengan KTP/KK → bersumber dari rekapitulasi data keluarga (snapshot
dari PK) sehingga memudahkan penelusuran pada aplikasi. Jika data keluarga belum ada pada PK, maka
bisa entri terlebih dahulu pada rekapitulasi data keluarga

Diisi nama
tempat, tanggal,
bulan dan tahun
pengisian kartu
pendaftaran

Pembina sesuai dengan


yang ada di bagian Ketua kelompok sesuai
identitas kelompok dengan yang ada di bagian
pengurus kelompok

56
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTER BULANAN KELOMPOK KEGIATAN UPPKA DENGAN R/I/UPPKA/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/I/UPPKA
Tanggal. diisi dengan tanggal saat
Kode UPPKA terdiri dari : R/I/UPPKA/20 tersebut dibuat.
▪ Kode provinsi →2 digit Bulan. diberi tanda centang ()
▪ Kode kab/kota → 2 digit pada kotak yang tersedia sesuai
▪ Kode kec → 2 digit dengan bulan dan Tahun
▪ Kode Poktan UPPKA → Angka 4 R/I/UPPKA/20 tersebut dibuat
Nama Kelompok ▪ No register kelompok →3 digit
Kegiatan, diisi dengan
nama Kelompok UPPKA

Dipilih metode pertemuan yang digunakan pada pertemuan kelompok UPPKA (dapat dipilih
salah satu atau keduanya baik tatap muka langsung atau secara virtual misal dengan zoom,
webex, video conference atau virtual lainnya)

Materi Penyuluhan, diisi dengan tanda centang () pada kotak yang tersedia sesuai dengan materi
yang disampaikan dalam kegiatan pertemuan/penyuluhan kelompok UPPKA

Penyaji/Narasumber, diisi dengan tanda centang () pada kotak yang tersedia sesuai dengan
Narasumber/penyaji yang menyampaikan materi dalam pertemuan penyuluhan kelompok UPPKA yang
bersangkutan

57
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Status PUS, diisi dengan tanda Status Ber-KB, diisi dengan tanda
centang () apabila anggota centang () apabila anggota kelompok
kelompok UPPKA berstatus PUS UPPKA menggunakan alat/obat
kontrasepsi

Nama anggota kelompok yang hadir, Motode Kontrasepsi yang


diisi dengan nama anggota kelompok digunakan, diisi dengan metode
yang hadir saat pertemuan. Apabila kontrasepsi yang saat itu
ada anggota baru, maka harus didata digunakan oleh anggota kelompok
di K/0/UPPKA/2020 UPPKA

Pembina sesuai dengan Ketua kelompok sesuai


yang ada di bagian dengan yang ada di bagian
identitas kelompok pengurus kelompok

58
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTRASI PPKS DENGAN K/0/PPKS/20


Tata Cara Pengisian Formulir K/0/PPKS/20

Kode PPKS terdiri dari :


1) Kode provinsi → digit
2) Kode kab/kota → 2 digit
3) Kode kec → 2 digit
4) Kode PPKS → 8
5) No register kelompok →2 digit

Nama PPKS
Alamat PPKS
▪ Nama jalan, no/
blok, RT, RW
▪ Nama dan kode:
✓ Desa/kel
✓ Kec
✓ Kab/Kota
✓ Provinsi
(sesuai dengan
kode kemendagri)
Sumber dana kegiatan kelompok
diisi centang () pada kotak pilihan
SK Pengukuhan • Dapat diisi lebih dari 1 pilihan
diisi centang ()
pada salah satu
pilihan.
Jika diisi “ada”:
• isi nomor dan
tanggal SK
• dikeluarkan oleh
dengan tanda
centang ()
pada kotak
pilihan
Pelayanan Online diisi
centang () pada
kotak pilihan
• Dapat diisi lebih
Tingkatan PPKS diisi dari 1 pilihan
dengan tanda centang
() pada salah satu Kepemilikan Gedung diisi
pilihan jawaban dengan tanda centang ()
Integrasi PPKS diisi dengan tanda
pada salah satu pilihan
jawaban yang tersedia centang () pada salah satu pilihan
sesuai dengan kepemilikan jawaban yang tersedia
gedung PPKS.

59
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

NIK tenaga Nama Tenaga No. HP


pengelola PPKS → pengelola pengelola
16 digit, jika tidak PPKS PPKS
ada isi 9 sebanyak
16x

Status tenaga diisi kode angka Pelatihan diisi diisi


Jabatan diisi sesuai dengan sesuai dengan keterangan
jabatan yang ada di PPKS dengan tanda centang
kode status tenaga () apabila sudah
pernah mengikuti
pelatihan pengelolaan
PPKS dan
mendapatkan sertifikat

NIK tenaga Nama diisi Nomor HP diisi


Pelaksana PPKS dengan nama dengan nomor
→ 16 digit, jika tenaga Pelaksana handphone tenaga
tidak ada isi 9 PPKS pelaksana
sebanyak 16x

Profesi/keahlian diisi Pelatihan


kode angka sesuai Konseling
dengan keterangan diisi Ya
kode profesi/keahlian apabila
sudah pernah
mengikuti
Status tenaga diisi pelatihan
kode angka sesuai Konseling dan
dengan keterangan mendapatkan
kode status tenaga sertifikat

60
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Ketersediaan materi dan sarana diisi centang () pada salah satu kolom “ada/tidak” dan apabila
pilihan lainnya silahkan diisi keterangannya

Ketua PPKS sesuai


dengan yang ada di
bagian pengurus
kelompok

61
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTER BULANAN PPKS DENGAN R/I/PPKS/20


Tata Cara Pengisian Formulir R/I/PPKS/20

Kode PPKS terdiri dari :


▪ Kode provinsi → 2 digit
▪ Kode kab/kota → 2 digit Bulan, diisi tanda centang
▪ Kode kec → 2 digit () sesuai dengan bulan
▪ Kode PPKS → 8 yang dilaporkan
▪ No register kelompok →2 digit Tahun diisi tahun yang
dilaporkan

Nama Petugas PPKS → diisi


Tanggal diisi sesuai dengan nama
dengan tanggal pelaksana yang memberikan
kedatangan klien konsultasi/konseling kepada
klien

Nomor HP
Nama diisi diisi
dengan dengan
nama klien nomor
handphone
klien
NIK →
▪ diisi dengan
NIK klien yang Pelayanan Konseling yang
datang untuk diberikan → Tindak Lanjut → diisi sesuai
konseling diisi sesuai dengan kode dengan kode tindak lanjut yang
▪ NIK diisi 16 layanan yang diberikan diberikan kepada klien
digit, jika tidak kepada klien
ada isi 9
sebanyak 16x

Diisi nama
tempat,
tanggal,
bulan dan
Ketua PPKS sesuai dengan tahun
yang ada di bagian pengurus pengisian
kelompok kartu
pendaftaran

62
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTRASI KAMPUNG KB DENGAN K/0/KAMPUNG KB/20


Tata Cara Pengisian Formulir K/0/KAMPUNG KB/20

Kode Kampung KB terdiri dari :


Kode provinsi → 2 digit
Pembina :
Kode kab/kota → 2 digit
- Jika PKB/PLKB atau PPKBD atau
Kode kec →2 digit
Sub PPKBD akan link ke K/0/SDM Kode Kampung KB 6
- Jika lainnya diisi bebas No register Kampung KB →2 digit

Nama
Kampung KB
Alamat Kampung
KB
• Nama jalan,
no/ blok, RT,
RW
• Nama dan
kode:
- Desa/Kel
- Kec
- Kab/Kota
- Provinsi
(sesuai
dengan kode
kemendagri)

Akun media sosial aktif digunakan Kampung KB untuk promosi dan penyuluhan; Bisa
diisi > 1 akun

Tagging keberadaan “Kampung KB”

SK Pengukuhan
diisi centang ()
pada salah satu
pilihan.
Jika diisi “ada”
isi nomor dan
tanggal SK

Sumber dana kegiatan


kelompok diisi centang ()
Regulasi Pengelolaan Kampung KB pada kotak pilihan
diisi centang () pada kotak pilihan Dapat diisi lebih dari 1
- Dapat diisi lebih dari 1 pilihan pilihan
Kampung KB Percontohan diisi
Jika diisi Posyandu dan PAUD
centang () pada kotak pilihan
BKB holistik

63
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

NIK pengurus Nama pengurus


Pokja 16 digit, jika pokja No. HP
tidak ada isi 9 pengurus
sebanyak 16x pojka

Jabatan sudah terisi dengan Pelatihan diisi dengan tanda centang


jabatan pengurus POKJA () pada kolom apabila anggota
yang ada pada Kampung KB POKJA Kampung KB bersangkutan
bersangkutan pernah mengikuti pelatihan.

Ketersediaan sarana prasarana dan pelaksanaan diisi centang () pada salah satu kolom “ada/tidak”

Lainnya : jika ada diisi


centang () pada kotak Ya,
selanjutnya ditulis teks isian

Diisi nama tempat, tanggal, bulan dan


tahun pengisian kartu pendaftaran

Pembina Kampung KB Ketua Kampung KB sesuai


sesuai dengan yang dengan yang ada di bagian
ada di bagian identitas pengurus POKJA

64
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

REGISTRASI RUMAH DATAKU DENGAN K/0/RUMAHDATAKU/20


Tata Cara Pengisian Formulir K/0/RUMAHDATAKU/20

Alamat poktan Kode Rumah Dataku terdiri dari :


Rumah Dataku 1) Kode provinsi → 2 digit
▪ Nama jalan
2) Kode kab/kota → 2 digit
▪ Nama dan kode:
3) Kode kec → 2 digit
✓ Desa/kel
4) Kode Poktan Rumah DataKu → 7
✓ Kec
5) No register kelompok →→3 digit
✓ Kab/Kota
✓ Provinsi
(sesuai dengan kode
kemendagri)

SK Pengukuhan
diisi centang ()
pada salah satu Pembina diisi
pilihan. centang () pada
▪ Jika diisi “ada” salah satu kotak
→ isi nomor dan pilihan
tanggal SK ▪ Pilih lainnya
▪ Kemudian pilih (sebutkan) jika
pejabat yang tidak termasuk
mengeluarkan SK dalam pilihan
tersebut ▪ Tuliskan nama
lengkap pembina

Sumber dana kegiatan kelompok diisi centang () pada


kotak pilihan, dapat diisi lebih dari 1 pilihan. Jika memiliki
sumber dana kegiatan lainnya maka pilih Lainnya dan
tuliskan nama sumber dana

Nama pengurus
kelompok Rumah
DataKu No. HP pengurus
NIK pengurus kelompok Rumah
kelompok → 16
DataKu
digit, jika tidak ada Pelatihan/Orientasi diisi kode angka
isi 9 sebanyak 16x
JABATAN → Jabatan struktur kepengurusan • Bisa diisi > 1 kode pilihan, kecuali kode 4
kelompok Rumah DataKu • Tidak harus pelatihan yang diadakan oleh BKKBN

65
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Ketersediaan sarana prasarana dan kelompok data diisi centang () pada salah satu kolom “ada/tidak”

Lainnya : jika ada


diisi centang ()
pada kotak Ya,
selanjutnya ditulis
teks isian

Kegiatan Pemanfaat diisi centang () pada


Kegiatan Pemanfaatan diisi centang () salah satu kotak pada siapa pemanfaat
pada salah satu kotak pada kegiatan kegiatan Rumah DataKu
pemanfaatan Rumah DataKu

Diisi nama tempat, tanggal, bulan dan


tahun pengisian kartu pendaftaran

Pembina sesuai dengan Ketua kelompok sesuai


yang ada di bagian dengan yang ada di
identitas kelompok bagian pengurus kelompok

66
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

Latihan
Praktik Latihan dengan menggunakan formulir DALAP

67
M O D U L P E N J E N J A N G A N P K B : P E N C A T A T A N D A N P E L A P O R A N

7
PENUTUP
A. Kesimpulan

Modul Pencatatan dan Pelaporan dengan menggunakan formulir dan


aplikasi SIGA format tahun 2020 ini merupakan panduan umum bagi
Penyuluh Keluarga Berencana dalam melakukan pencatatan dan
pelaporan di lapangan baik data pelayanan KB maupun data pengendalian
lapangan. Semoga dengan semangat dan komitmen yang kuat dari
Penyuluh KB untuk dapat mencatat dan melaporkan data hasil pelayanan
di wilayah kerjanya dengan baik maka data program Bangga Kencana yang
akan menghasilkan merupakan data yang berkualitas dan dapat
dimanfaatkan secara luas oleh kementerian/lembaga, pemerintah
provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan segenap lapisan masyarakat.

B. Evaluasi Sumatif

Pilihlah salah satu jawaban a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling


tepat
1. Seluruh Provinsi WAJIB melakukan updating seluruh K/0
2021 mulai…
a. 1 Februari 2021
b. 1 Maret 2021
c. 1 April 2021
d. 1 Mei 2021
e. 1 Juni 2021

68
2. Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan pada aplikasi New SIGA
2021 pada seluruh tingkatan Wilayah dilaksanakan pada
Semester II Tahun 2021 (Juli – Desember 2021) khusus bagi…
a. R/II
b. R/III
c. K/0
d. K/I
e. R/I perioritas
3. Formulir Prioritas yang digunakan pada masa pre-implementasi Yan
KB, terdiri atas…

a. K/0/KB/15
R/I/KB/15
R/II/KB/15
b. K/0/KB/13
R/I/KB/13
R/II/KB/13
c. K/0/KB/20
R/I/KB/20
R/II/KB/20
d. R/0/KB/20
R/I/KB/20
R/II/KB/20
e. K/I/KB/20
R/I/KB/20
R/II/KB/20
4. Formulir Prioritas yang digunakan pada masa pre-implementasi DALAP
POKTAN, terdiri atas…
a. K/I/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
69
K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
b. K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/I/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
c. K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
d. K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/0/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20
e. K/0/BKB/20 dan R/I/BKB/20
K/0/BKR/20 dan R/I/BKR/20
K/0/BKL/20 dan R/I/BKL/20
K/0/UPPKA/20 dan R/I/UPPKA/20
K/I/PIK-R/20 dan R/I/PIK-R/20

5. Formulir Prioritas yang digunakan pada masa pre-implementasi DALAP


SDM, terdiri atas…
a. K/0/PKB/PLKB/15

b. K/0/PKB/PLKB/20

c. K/0/PKB/PLKB/13

d. K/1/PKB/PLKB/20

e. R/0/PKB/PLKB/20

70
6. Formulir Pendaftaran Tempat Pelayanan KB adalah…
a. K/1/KB/20
b. K/2/KB/20
c. K/0/KB/20
d. R/0/KB/20
e. R/1/KB/20
7. R/I/KB/20 merupakan formulir…
a. REGISTER MINGGUAN HASIL PELAYANAN KB
b. REGISTER HARIAN HASIL PELAYANAN KB
c. REGISTER TAHUNAN HASIL PELAYANAN KB
d. REGISTER TIGA BULANAN HASIL PELAYANAN KB
e. REGISTER BULANAN HASIL PELAYANAN KB

8. Tempat pelayanan KB terdiri atas…


a. Faskes, jaringan, dan jejaring
b. Klinik, Tempat Umum
c. Puskesmas, kantor desa
d. RS, balai penyuluh
e. Klinik, kantor kelurahan
9. Setara poktan terdiri atas…
a. PPKBD, Kampung KB, Rumah Dataku
b. PPKS, Kampung KB, Rumah Dataku
c. BKL, Kampung KB, Rumah Dataku
d. BKR, Kampung KB, Rumah Dataku
e. BKB, Kampung KB, Rumah Dataku
10. Entri data dilakukan melalui aplikasi new siga dengan alamat…
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]

71
DAFTAR PUSTAKA

Direktorat Pelaporan dan Statistik, BKKBN. 2021.

73
74

Anda mungkin juga menyukai