Kurikulum Operasional SD Model 4
Kurikulum Operasional SD Model 4
DI SATUAN PENDIDIKAN
SD MODEL 4
LOGO SEKOLAH
NPSN:
BAB I PEN-
DAHULUAN
A. Karakteristik Satuan Pendidikan
Penyusunan kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Model 4 disesuaikan
kekhasan, kondisi dan pontensi daerah dengan menyelaraskan kondisi satuan pendidikan
dan karakteristik peserta didik dalam satuan pendidikan. Dalam pengembangannya, kuriku-
lum operasional sekolah akan mengacu pada capaian pembelajaran yang telah disusun oleh
pusat dan diterjemahkan dalam alur tujuan pembelajaran yang dikonkretkan dalam proses
pembelajaran.
Penyusunan dan pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan SD
Model 4 berfokus kepada pemenuhan kebutuhan peserta didik dengan mengembangkan
kompetensi dalam perubahan kehidupan abad ke-21 yang memuat ciri khas dan potensi
lokal sekolah. SD Model 4 berdomisili pada daerah yang strategis di pusat Pemerintahan
Kabupaten/Kota ..., pengembangan ekonomi dan wilayah pariwisata dengan keter-
jangkauan lokasi yang mudah ditempuh dengan sarana transportasi yang ada. Lingkungan
sekolah pun berada dekat dengan sarana kesehatan, olahraga dan keagamaan sehingga
menjadi salah satu kekuatan pendukung dalam proses pembelajaran.
Latar belakang peserta didik berada pada tingkat ekonomi menengah ke atas den-
gan sarana prasarana yang cukup memadai dalam mendukung proses pembelajaran baik in-
trakurikuler maupun ekstrakurikuler. Latar belakang keagamaan yang mayoritas bahkan
hingga 100% adalah peserta didik beragama Islam. Secara sosial budaya, peserta didik
memiliki latar belakang orang tua yang berbeda budaya yang disebabkan dari sebagian
orang tua merupakan karyawan yang ditempatkan tugas dan berasal dari luar daerah. Selain
itu, minat bakat peserta didik juga yang sangat beragam. Berdasarkan perbedaan latar be-
lakang tersebut maka memperkuat alasan Profil Pelajar Pancasila mampu diim-
plemetasikan secara utuh di SD Model 4 dengan motto ”Keunikan dalam Harmonisasi
(Unieqly in Harmony)”. Maka dalam penyusunan Kurikulum Operasional, karakteristik pe-
serta didik dengan segala latar belakangnya menjadi satu pertimbangan utama agar menjadi
pendidikan yang berkeadilan dalan kebhinekaan.
Tujuan akhir capaian pembelajaran yang terintegrasi dengan Profil Pelajar Pan-
casila secara umum adalah untuk membentuk karakter peserta didik untuk menumbuhkan
iman, takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global,
mandiri, bernalar kritis, bergotong royong dan kreatif dengan mengakomodir keragaman
tersebut.
Peserta didik merupakan pewaris budaya bangsa yang kreatif, mandiri dan inovatif.
Proses pendidikan sebagai suatu proses yang memberi kesempatan kepada peserta didik
untuk mengembangkan potensi dirinya sehingga dapat memiliki kecakapan hidup yang
sesuai minat bakat yang mengembangkan kecerdasan spiritual, intelektual, dan kinestetik.
Berdasarkan landasan tersebut, SD Model 4 dengan kekuatan, kemampuan dan
keinginan untuk selalu ingin berkembang, berharap akan menjawab tantangan pendidikan
dalam memfasilitasi suatu suasana belajar penuh aktivitas, berkarya dan menyenangkan
untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari masa lalu
dengan membentuk peserta didik sebagai agen Profil Pelajar Pancasila yang memiliki ke-
mampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisi-
pasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik (experimental-
ism and social reconstructivism).
2
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN
A. Visi
SD Model 4 mengusung visi:
“Terwujudnya generasi pelajar muda sebagai pembelajar sepanjang hayat yang
berkarakter, inovatif dan berprestasi”
Adapun indikator ketercapaian dari visi sesuai dengan variabelnya antara lain:.
1. Pembelajar sepanjang hayat, membentuk generasi yang memiliki motivasi untuk
selalu belajar dan mengembangkan diri.
2. Berkarakter, mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila dalam aktualisasi ke-
hidupan.
3. Inovatif, kemampuan seluruh warga sekolah memaknai keadaan yang dinamis dan
selalu berubah dengan berbagai tantangan dan hambatan menjadi sebuah celah
dalam mengembangkan diri untuk menemukan solusi yang tepat, bermanfaat dan
sesuai dengan keadaan masa kini dan mempersiapkan masa depan.
4. Berprestasi, sebagai hasil akhir dalam sebuah proses, prestasi merupakan tolak ukur
sebuah proses. Prestasi tak hanya berkisar pada kemampuan kognitif dalam ajang
prestatif saja namun lebih pada keberhasilan menemukan kemampuan diri,
mengembangkan talenta dan kecakapan hidup yang bermanfaat.
B. Misi
Dalam upaya mengimplementasikan visi sekolah, SD Model 4 menjabarkan misi
sekolah sebagai berikut:
1. Merancang pembelajaran yang menarik dan menyenangkan yang mampu memoti-
vasi peserta didik untuk selalu belajar dan menemukan pembelajaran.
2. Membangun lingkungan sekolah yang membentuk peserta didik memiliki akhlak
mulia melalui rutinitas kegiatan keagamaan dan menerapkan ajaran agama melaui
cara berinteraksi di sekolah.
3. Membangun lingkungan sekolah yang bertoleransi dalam kebhinekaan global,
mencintai budaya lokal dan menjunjung nilai gotong royong.
4. Mengembangkan kemandirian, nalar kritis dan kreativitas yang memfasilitasi ker-
agaman minat dan bakat peserta didik.
5. Mengembangkan program sekolah yang membentuk ide dan gagasan cepat tanggap
terhadap perubahan yang terjadi untuk merancang inovasi.
6. Mengembangkan dan memfasilitasi peningkatan prestasi peserta didik sesuai minat
dan bakatnya melalui proses pendampingan dan kerja sama dengan orang tua.
C. Tujuan
Tujuan yang diharapkan oleh SD Model 4 dalam implementasi kurikulum sebagai ben-
tuk dan cara mewujudkan misi sekolah yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut:
1. Tujuan Jangka Pendek (1 Tahun ke depan)
a. Mengoptimalkan sarana prasana sekolah untuk menunjang rancangan
pembelajaran yang memotivasi keinginan selalu belajar.
b. Menyelenggarakan sistem penilaian dengan sistem digitalisasi
c. Membentuk peserta didik yang taat dan tepat waktu melaksanakan ibadah.
d. Meningkatkan simpati dan empati peserta didik dalam kepedulian sosial.
3
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
4
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
Dalam pencapaian visi, misi dan tujuan sekolah, maka disusun kompetensi
lulusan peserta didik SD Model 4 sebagai alat ukur pencapaian kurikulum dan tar-
get pelaksanaan proses pembelajaran pelaksanaan kurikulum operasional SD Model
4.
Adapun kompetensi lulusan SD Model 4 mempertimbangkan dimensi sikap,
pengetahuan dan keterampilan secara berimbang sesuai capaian pembelajaran pada
setiap fase di sekolah dasar, membentuk Profil Pelajar Pancasila, dan inovatif, tang-
guh dan memiliki kecakapan hidup yang dibutuhkan untuk masa depannya.
Berikut adalah kompetensi lulusan yang ingin dicapai SD Model 4.
1. Memiliki perilaku yang menunjukkan akhlak mulia.
2. Memiliki dan menjunjung nilai harmonisasi keragaman dan gotong royong.
3. Memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai dasar mengembangkan ke-
cakapan hidup.
4. Memiliki kemampuan bernalar kritis dan berkomunikasi efektif.
5. Memiliki kreativitas, kemandirian dan inovatif dalam menjawab tantangan
perkembangan zaman.
6. Membentuk individu sebagai pembelajar sepanjang hayat yang berpikir global
dengan tetap menjunjung nilai budaya bangsa.
Adapun kriteria untuk kelulusan peserta didik dari SD... adalah sebagai
berikut:
a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran,
b. memiliki deskripsi sikap minimal baik sesuai dengan kriteria yang telah dite-
tapkan,
c. lulus ujian sekolah,
d. mencapai nilai rata-rata pencapaian minimal sekolah paling rendah 75,
e. ditetapkan rapat pleno dewan guru dan kepala sekolah.
5
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
BAB II PENGORGAN-
ISASIAN PEMBELAJARAN
DAN RENCANA PEMBELAJARAN
A. Pengorganisasian Pembelajaran
1. Alur Penyusunan Rancangan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan
Kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Model 4 merupakan sebuah
bentuk kurikulum operasional untuk melaksanakan Kerangka Dasar dan Struktur
Kurikulum yang telah dibuat oleh pusat, baik capaian pembelajaran, prinsip pembe-
lajaran dan asesmen serta Profil Pelajar Pancasila. Kurikulum operasional di satuan
Pendidikan ini merupakan bentuk penyesuaian dari kerangka yang disusun pusat
dengan menyelaraskan potensi daerah, kemampuan sekolah dan latar belakang pe-
serta didik.
6
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
2. Intrakurikuler
a. Mata Pelajaran Umum
Mata pelajaran yang dilaksanakan oleh SD Model 4 tahun pelajaran
2021/2022 adalah Pendidikan Agama Islam sebagai agama mayoritas peserta didik,
PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, Seni dan
Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Untuk Pendidikan Agama yang lain
maka tetap mendapatkan porsi yang sama dengan Pendidikan Agama Islam dengan
melakukan kerjasama dengan pihak terkait untuk penyediaan tenaga pendidik.
Sedangkan untuk mata pelajaran Seni, SD Model 4 mengakomodir Seni Musik, Seni
Rupa dan Seni Tari.
Pembelajaran dibuat tematik terpadu untuk mata pelajaran PPKn, Bahasa In-
donesia dan IPAS dan Seni. Sedangkan untuk Pendidikan Agama Islam. Matematika
dan PJOK dilakukan parsial. Rencana pembelajaran tematik dan mata pelajaran
memuat tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan penilaian yang lengkap.
Tujuan pembelajaran dibuat terukur, sehingga dapat terlihat progress dan umpan ba-
lik yang jelas pencapaiannya. Dalam kegiatan inti harus tersirat implentasi model
pembelajaran (contohnya: problem based learning, project based learning dan in-
quiry based learning dan lainnya) dan strategi pembelajaran yang beragam untuk
mengakomodir perbedaan karakteristik peserta didik. Diharapkan variasi model pem-
belajaran bermanfaat untuk mengingkatkan kemampuan peserta didik dalam mene-
mukan “AHA”, menyampaikan ide dan gagasan, menemukan solusi, menghasilkan
produk dan mengasah kemampuan literasi numerasi.
Rencana pembelajaran bersifat reflektif. Kontinuitas pembelajaran dapat terli-
hat dengan harapan tidak terjadi gap dan miskonsepsi dari pembelajaran sebelumnya.
Dapat disusun mingguan yang tertuang ke dalam jadwal pembelajaran mingguan, na-
mun catatan refleksi menjadi tambahan dalam kegiatan pembelajaran selanjutnya.
7
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
c. Pengembangan Diri
Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat,
dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengemban-
gan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kepen-
didikan yang yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang
berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial belajar, dan pengem-
bangan karir peserta didik.
Penilaian pengembangan diri dilakukan secara kualitatif. Adapun tahapan
kegiatan pengembangan diri dilakukan dengan cara:
1) Identifikasi yang meliputi daya dukung, potensi bakat dan minat peserta didik
dan potensi daerah.
2) Pemetaan untuk :
a) Jenis layanan pengembangan diri
b) Petugas yang melayani
c) Peserta didik yang dilayani
3) Pelaksanaan program
a) Pelaksanaan ( Orentasi, pemantapan, pengembangan )
b) Monitoring Pelaksanan
c) Penilaian ( terjadwal, terstruktur, kualitatif )
4) Analisis hasil penilaian (berbasis data, proporsional, realistis, valid,
transparan dan akuntabel)
5) Pelaporan berupa format deskripsi dalam buku laporan pengembangan diri.
revolusi Industri 4.0 yang dilakukan serba komputerisasi dan serba digital.
Materi pembelajaran komputer diawali dari pengenalan sederhana komputer,
tool-tool yang yang ada di komputer.
3) Pencak Silat, merupakan salah satu kearifan lokal di kota/kabupaten … yang
dikenalkan di sekolah untuk meningkatkan rasa cinta terhadap budaya lokal
sebagai salah satu seni bela diri tradisional.
d. Program Inklusif
SD Model 4 belum termasuk sekolah inklusif, namun SD Model 4 tetap
mengusung keadilan dalam pendidikan dimana satuan pendidikan menerima peserta
didik dengan berbagai latar belakang kemampuan diri. Untuk alasan tersebut, SD
merancang program inklusif dalam bentuk program individu yang dapat memfasili-
tasi peserta didik berkebutuhan khusus dengan kategori rendah.
Program individu disusun dengan penyesuaian kebutuhan masing-masing
peserta didik, baik akademik maupun non-akademik. Program ini disusun oleh tim
guru dengan melibatkan orang tua dan terapis atau psikolog. Hal utama yang diper-
hatikan dalam proses penyusunan program ini adalah bagaimana peserta didik den-
gan kebutuhan khusus mampu melakukan kecakapan dasar, keterampilan hidup,
dan penumbuhan percaya diri. Kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan
kompetensi baca, tulis hitung, cara bersosialisasi dan kemandirian merupakan ben-
tuk program individu tersebut. Program ini pun akan dilakukan evaluasi secara
berkala setiap tiga bulan sekali atau bisa lebih cepat jika ada kondisi khusus untuk
penyesuaian sehingga dapat terlihat bagaimana perkembangan peserta didik.
Pengondisian dalam lingkungan belajar dan bermain menjadi fokus utama
lainnya sehingga peserta didik mampu belajar hal positif dari lingkungan seki-
tarnya, penerimaan yang baik dari lingkungan sekitar dan terhindar dari kasus bul-
lying.
9
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
10
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
4. Ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan penunjang di SD Model 4
sebagai suplemen dalam pendidikan untuk meningkatkan kecerdasan dan keter-
ampilan peserta didik sesuai dengan bakat dan minat serta kompetensi lainnya.
A Study Club
Kelas 4
1. Science Club Mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi Kelas 5
kompetisi atau kejuaraan untuk menjadi yang ter- Kelas 4
2. Math Club baik dalam bidangnya masing-masing dengan Kelas 5
karakter yang mandiri dan memiliki kreativitas. Kelas 1, 2, 3
3. Hifdzil Quran
B Olahraga
5. Karate Kelas 4
Mempersiapkan peserta didik dalam mengem-
6. Catur bangkan dan meningkatkan kemampuan olah Kelas 5
raga karate, catur, silat dan futsal dengan karak-
7. Silat Kelas 4,5,6
ter yang mandiri dan gotong royong.
8. Futsal Kelas 5
11
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
Kelas 1, 2, 3
pengelolaan
sampah plastik.
Mempersiapkan peserta didik dalam mengem- Kelas 4, 5, 6
bangkan dan meningkatkan kreativitas dan ino- pembuatan
11. Kriya vasi dalam pembuatan kriya dari bahan dasar kriya dari
alam dan pengelolaan sampah. pelepah pisang
dan bambu
D Keorganisasian
12
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
13
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
Pada tabel di atas, pengemasan tematik ada di mata pelajaran PPKn, Bahasa In-
donesia, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, dan Seni. Seni dapat dipilih minimal
satu sub mata pelajaran, yaitu seni music, seni rupa, seni teater atau seni tari. Sedan-
gkan Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Matematika dan Pendidikan Jasmani,
Olahraga dan Kesehatan.
Pengemasan Proyek Profil Pelajar Pancasila berada di luar jam pembelajaran
regular dengan komposisi 20-30% dari alokasi waktu selama satu tahun. Sehingga
proyek ini tidak mengganggu atau mengurangi jumlah jam pembelajaran in-
trakurikuler.
Setelah analisis kebutuhan mapel, maka akan disusun analisis operasional se-
bagai turunan dari capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran yang telah
disediakan pusat. Analisis ini akan diselaraskan dengan muatan lokal dan potensi
daerah juga program sekolah dengan menghitung alokasi waktu yang tidak membe-
bani peserta didik agar kenyamanan dan kebahagiaan dalam belajat tetap terjaga
utuh. Kurikulum operasional di satuan Pendidikan SD MODEL 4 mempertim-
bangkan karakteristik peserta didik yang beragam dan mengedepankan proses di-
namis yang reflektif dalam proses pelaksanaannya sehingga tujuan akhir profil pe-
serta didik sesuai dengan yang diharapkan pada visi, misi dan tujuan sekolah.
14
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
7. Kalender Pendidikan
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran
peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran,
minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.
Pengembangan Kalender Pendidikan SD Model 4. mengacu pada rambu-
rambu sebagai berikut:
a) Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada
awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan, yaitu pada bulan Juli 2021.
b) Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Na-
sional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keaga-
maan dan Kepala Daerah tingkat kabupaten/kota.
c) Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk se-
tiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Waktu pembelajaran efektif
adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembela-
jaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal.
d) Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembe-
lajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat
berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran,
hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan
hari libur khusus.
e) Kalender Pendidikan SD Model 4 disusun dengan berpedoman kepada kalender
pendidikan Provinsi … yang disesuaikan dengan program sekolah.
Berikut alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lain-
nya beserta kalender pendidikan SD Model 4 tahun pelajaran 2021/2022.
15
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31
Agustus 2021
12 Agustus 2021 : Tahun Baru Islam
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
17 Agustus 2021 : HUT ke 76 RI
1 : Kegiatan memperingatii Ke- Hari
21 Agustus 2021
merdekaan ke-76 RI
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31
16
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
September 2021
Senin Selasa Rabu Kamis Perkiraan Kegiatan
13-18 September 2021Jumat: Sabtu Minggu
Tengah Semester 1
1 2
25 September 2021 3: 4 Kelas
Kegiatan Pameran 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30
Oktober 2021
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu : Maulud Nabi Muhammad SAW
12 Oktober 2021
1443 H
1 2 3
: Kegiatan memperingatii Maulud
November 2021 23 Oktober 2021
Nabi Muhammad SAW 1443 H
Senin Selasa Rabu : Libur khusus upacara
Sabtu peringatan
4 5 6 7 8 9 10 25Kamis
November 2021 Jumat Minggu
Hari Guru Nasional
1 2 3 4 5 6 7
: Libur khusus kegiatan
11 12 13 14 15 16 17 27 November 2021 memperingati Hari Guru
8 9 10 11 12Nasional 13 14
18 19 20 21 22 23 24
15 16 17 18 19 20 21
25 26 27 28 29 30 31
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31
17
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
Desember 2021
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Perkiraan Penilaian Akhir
1-10 Desember 2021 :
Semester Ganjil
1 2 3 4 5
Perkiraan bagi raport semester
Januari 2022 18 Desember 2021 :
ganjil
6 7 Senin
8 9 Selasa
10 11 Rabu
12 1 Januari
Kamis 2022 : Tahun
Jumat ProyekBaruPenguatan
Masehi
Sabtu Profil Minggu
18 Desember 2021 :
Perkiraan hari pertama
Pelajar Pancasila 1 masuk
3 Januari 2022 : 1 2
20-31 Deember 2021 : sekolah semester
Libur semester ganjil
ganjil
13 14 15 16 17 18 19 25 Desember 2021 : Hari Raya Natal
3 4 5 6 7 8 9
20 21 22 23 24 25 26
10 11 12 13 14 15 16
27 28 29 30 31 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31
Februari 2022
Senin Selasa Rabu 1 Februari
Kamis 2022 : Hari Raya ImlekSabtu
Jumat Minggu
28 Februari 2022 : Isra Mi’raj
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28
18
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
Maret 2022
Senin Selasa Rabu 3 Maret
Kamis 2022 : Hari Raya NyepiSabtu
Jumat Minggu
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31
April 2022
Senin Selasa Rabu 15Kamis
April 2022 :
JumatWafat Isa Almasih
Sabtu Minggu
: Libur Keagamaan
23-25 April 2022 1 2 3
Perkiraan Libur Awal Ramadhan
: Siraman Rohani dan Indahnya
29 April 2022
4 5 6 7 8Berbagi Saat Ramadhan
9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Mei 2022
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu 1 Mei 2022 : Hari Buruh
: Upacara Hari Pendidikan
1 2 3 4 5 6 7 2 Mei 2022
Nasional
4-5 Mei 2022 : Hari Raya Idul Fitri
8 9 10 11 12 13 14 : Libur Keagamaan Perkiraan Libur
6-19 Mei 2022
Hari Raya Idul Fitri
: Upacara Hari Kebangkitan
20 Mei 2022
15 16 17 18 19 20 21 Nasional
26 Mei 2022 : Kenaikan Isa Almasih
: Proyek Penguatan Profil Pelajar
22 23 24 25 26 27 28 27 Mei 2022
Pancasila 2
29 30 31
19
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu 1 Juni 2022 : Hari Lahir Pancasila
2-11 Juni 2022 : Perkiraan Penilaian Akhir Tahun
1 2 3 4 5
Semester Genap
18 Juni 2022 : Perkiraan Pembagian Raport
6 7 8 9 10 11 12 20-30 Juni 2022 : Perkiraan Libur Akhir Tahun
B. Rencana Pembelajaran Pelajaran 2021/2022
Rencana pembelajaran disusun secara rutin untuk memetakan dan meren-
13 14 15 16 17 18 19
canakan proses pembelajaran secara rimci. Rencana pembelajaran merupakan kom-
pas bagi guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Pembelajaran berpusat pada peserta
20 21didik22yang 23 24 25
tetap mengusung 26
kegiatan pembelajaran yang menarik, menyenangkan
dan memotivasi peserta didik menjadi pembelajar sepanjang hayat.
27 28 29 Tujuan
30 dari penyusunan Rencana pembelajaran adalah sebagai berikut.
1. Pembelajaran menjadi lebih sistematis.
2. Memudahkan analisis keberhasilan belajar peserta didik.
3. Memudahkan guru dalam penyampaian materi ajar.
4. Mengatur pola pembelajaran.
Rencana pembelajaran SD Model 4 terdiri dari silabus dan rencana
pelaksanaan pembelajaran yang disusun rutin secara sederhana, aktual dan mudah
dipahami untuk mencapai tujuan pembelajaran yang akan dicapai sehingga melalui
Rencananya seorang guru bisa memastikan seluruh proses pembelajaran bisa efektif
dan efisien.
Silabus SD Model 4 dibuat dalam bentuk matriks yang memuat alur tu-
juan pembelajaran, materi ajar, kegiatan pembelajaran, penilaian dan sumber bela-
jar.
1. Alur tujuan pembelajaran disusun untuk menerjemahkan capaian pembelajaran
yang berfungsi mengarahkan guru dalam merencanakan, mengimplementasi
dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan sehingga capaian pembela-
jaran diperoleh secara sistematis, konsisten, terarah dan terukur.. Alur pembe-
lajaran mengurutkan tujuan-tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan, meskipun
beberapa tujuan pembelajaran harus menggunakan tahapan tertentu yang
meliputi konten/ materi, keterampilan dan konsep inti untuk mencapai Capaian
Pembelajaran setiap fase dan menjelaskan kedalaman setiap konten.
2. Materi ajar merupakan materi esensial yang telah disusun pada alur tujuan
pembelajaran.
3. Kegiatan pembelajaran dikemas secara umum sebagai acuan untuk menyusun
rencana pelaksaanaan pembelajaran.
4. Penilaian merupakan penilaian otentik yang memadukan dimensi sikap, penge-
tahuan dan keterampilan selama dan setelah proses pembelajaran. Sumber bela-
jar dipilah sesuai kebutuhan peserta didik dan merupakan sumber belajar
20
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
21
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
23
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan SD Model 4
BAB V
PENUTUP
Kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Model 4 disusun sebagai kerangka
acuan atau pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah tahun pelajaran 2021-
2022. Kurikulum operasional di satuan pendidikan juga sebagai panduan ketercapaian
pembelajaran bagi peserta didik dan upaya guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
Kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Model 4 yang telah tersusun ini
akan berjalan lancar bila ada dukungan penuh dari semua pihak, yaitu kepala sekolah,
guru, komite sekolah dan stake holder yang ada. Mudah-mudahan dukungan dan partisi-
pasi aktif semua pihak dapat memajukan SD Model 4. sesuai dengan apa yang telah teru-
muskan dalam visi, misi dan tujuan sekolah.
Terakhir, ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang
telah mendukung diselesaikannya kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Model
4. Teriring do’a, semoga kontribusi pemikiran, kerja keras dan dukungannya menjadi amal
kebaikan.
NIP.
24