NOTULEN RAPAT ANGGOTA TAHUNAN (RAT) C.U.
DHARMA HATIKU TUTUP TAHUN 2008
1.
Pelaksanaan : Hari dan Tanggal : Minggu, 22 Februari 2009 Pukul : 10.45 s/d 13.45 WIB Tempat : Wisma Rosari Gereja Hati Kudus Yesus Pugeran
2.
3.
Kehadiran Anggota Pengurus Pengawas Undangan
: : : :
72 10 3 1
orang orang orang orang
Laporan-laporan dan pengesahan Pembacaan susunan acara oleh Ibu MY. Sri Mulatjiyah, SH Kata pengantar/sambutan selamat datang oleh Ketua CU (Bp. Wijono Sri Sawarno, SIP) Laporan umum dan Keuangan oleh Ketua CU (Bp. Wijono Sri Sawarno, SIP) Laporan Pengawas oleh Bp. Ir. Henricus Soeripto Penyampaian Rencana Kerja Tahun 2009 oleh Wakil Ketua (Bp. Drs. Petrus Suryanto) Pemandu tanggapan dan saran oleh Bp. Andreas Supriyanto Setelah mendapat tanggapan dan saran-saran, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas CU. Dharma Hatiku disahkan Tanggapan dan Saran : 1) Bp. Y. Sugihartono Anggota yang tidak memenuhi kewajibannya jangan ditunggu sampai 1 tahun, sebaiknya disurati bila sudah tidak aktif selama 3 bulan Ada tunggakan pinjaman lebih dari 12 bulan senilai Rp 3.000.000,- dan bunga Rp 1.026.000,- supaya diberi keringanan bunga atau diminta aset yang dimiliki Rasio Likuiditas sebesar 282,94% terlalu besar karena ada uang menganggur di Kas dan Bank senilai Rp 5.736.888,Jawaban : Saran tentang anggota yang tidak memenuhi kewajibannya (terlambat mengangsur) sudah dijalankan, baik berupa surat maupun didatangi langsung (Bp. And. Supriyanto). Tentang tunggakan pinjaman lebih dari 12 bulan, pengurus sudah mendatangi ke rumah ybs beberapa kali. Mengenai diminta asetnya, pengurus sudah berpikir ke arah itu (Bp. And. Supriyanto).
-
4.
Rasio Likuiditas yang terlalu tinggi (282,94%) terjadi karena jumlah Aktiva Lancar (Kas, Bank, Pinjaman Umum, dan Persediaan) jauh lebih besar dibanding Hutang Lancar (SIBUHAR, dan Hutang Lancar Lain-lain). Untuk masa yang akan datang Pengurus akan meningkatkan pemasukan dari SISUKA, SIPENDIK, dan SIBUHAR sehingga rasio likuiditas tidak terlalu besar. Sementara untuk uang di Kas dan Bank sebesar Rp 5.736.888,- bukanlah uang menganggur karena uang itu diperlukan untuk melayani anggota apabila sewaktuwaktu membutuhkan pinjaman (Bp. And. Supriyanto, Bp. H. Soeripto, Bp. P. Suryanto)
-
2)
-
Bp. Markus Sutatmaji Perlu diberikan pendidikan/pembinaan bagi anggota yang akan mengajukan kredit untuk usaha
Jawaban : Pengurus sudah memprogramkan pelatihan kewirausahaan untuk anggota (Bp. A. Wijono) 3) Bp. AX. Giyatno Koperasi agar lebih transparan dan disertai daftar pembagian SHU masing-masing anggota Untuk legalitas, CU sebaiknya berbadan hukum Untuk meningkatkan jumlah anggota, perlu sosialisasi CU Untuk transparansi sudah diberikan melalui Laporan Pertanggungjawaban Pengurus, dan mengenai daftar SHU masingmasing anggota demi menghemat biaya hanya di cetak satu eksemplar dan ditempel di pintu masuk Wisma Rosari (Bp. And. Supriyanto) CU. Dharma Hatiku menginduk ke Puskopdit Jatra Miguna yang sudah berbadan hukum, jadi kita tidak perlu khawatir soal legalitas. Untuk sosialisasi CU, Pengurus belum memprogramkan, karena masih berbenah diri untuk memantapkan kerja CU (Bp. A. Wijono)
-
Jawaban :
4)
Bp. August Sutoto Ada pengenaan bunga pinjaman yang berbeda untuk produktif dan konsumtif, yaitu 1,5% dan 1,8% per bulan Agar masing-masing anggota saling kenal, perlu dicantumkan nama seluruh anggota CU di buku laporan pertanggungjawaban Perlu diadakan door prize dalam acara RAT
Jawaban : Bunga pinjaman sekarang sudah sama baik untuk produktif maupun konsumtif, yaitu 1,5% per bulan. Tentang daftar nama seluruh anggota CU dan door prize akan dilaksanakan pada RAT tahun berikutnya, sementara untuk RAT tahun ini demi menghemat biaya tidak diadakan (Bp. And. Supriyanto). 5) Ibu Erna
Pengurus wanita mengapa hanya satu orang ? Untuk meningkatkan usaha, anggota agar lebih aktif menabung, meminjam, dan mengangsur Untuk jumlah pinjaman yang lebih dari 3 kali simpanan bagaimana ?
Jawaban : Pengurus wanita hanya 1 orang karena pada waktu itu pengurus ditunjuk oleh Romo Istoto, bukan oleh RAT (Bp. A. Wijono) Untuk meningkatkan usaha memang seharusnya anggota aktif menabung, meminjam, dan mengangsur. Untuk jumlah pinjaman lebih dari 3 kali simpanan harus menambah agunan berupa BPKB, Sertifikat tanah, dll (Bp. And. Supriyanto). 6) Bp. Kamto Belum ada pernyataan dalam laporan pengawas tentang kinerja pengurus Pembagian SHU belum terperinci prosentasenya Bagaimana caranya masuk anggota CU ? Jawaban : Pernyataan pengawas tentang kinerja pengurus sudah ada di dalam Laporan Pengawas halaman 8 poin 4 tentang kesimpulan dan saran. Untuk prosentase pembagian SHU kepada anggota akan dicantumkan di Laporan Pengurus pada saat RAT tahun depan (Bp. Sasana) Tata cara menjadi anggota CU bisa dilihat di buku laporan pertanggungjawaban halaman 13 tentang Pola Kebijakan CU Dharma Hatiku (Bp. And. Supriyanto).
-
7)
Romo Wiyono Mengucapkan selamat kepada CU Dharma Hatiku yang sudah bisa ber RAT Semua anggota supaya berAMAL (Anggota Mengajak Anggota Lain) masuk ke CU Untuk menjadi pengurus dan pengawas harus PKB (Pinter, Kober, Bener/Jujur) CU Dharma Hatiku masih membutuhkan tenaga/pegawai yang bisa diandalkan. Lain-lain :
5. -
Deviden anggota dapat diambil mulai hari Senin tanggal 23 Februari 2009 pukul 17.00 s/d 19.00 di kantor CU. Diingatkan kepada anggota untuk secara rutin (setiap bulan) menyetor Simpanan Wajib, atau bisa dirapel 1 tahun sebelumnya Peserta RAT diberi uang transport Rp 10.000,- per orang 6. RAT ditutup pukul 13.45 dengan doa penutup dan mohon berkat Tuhan melalui Rm. Wiyono.
Notulis :
1.
Ir.
Henricus
Soeripto
: .............................
2.
Donatus Darto A. : .............................