0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
105 tayangan6 halaman

Analisis Gubahan Bentuk Bangunan

Dokumen tersebut membahas tentang sketsa ide bentuk bangunan, analogi dalam perancangan, dan transformasi bentuk Sydney Opera House sebagai preseden. Dokumen juga membahas tentang ide bentuk apartemen berbentuk koloni lebah dan analisis pencahayaan untuk efisiensi energi.

Diunggah oleh

chaziel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
105 tayangan6 halaman

Analisis Gubahan Bentuk Bangunan

Dokumen tersebut membahas tentang sketsa ide bentuk bangunan, analogi dalam perancangan, dan transformasi bentuk Sydney Opera House sebagai preseden. Dokumen juga membahas tentang ide bentuk apartemen berbentuk koloni lebah dan analisis pencahayaan untuk efisiensi energi.

Diunggah oleh

chaziel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Sketsa Ide Bentuk

BUILDING DESIGN ANALOGI :


Analogi adalah sebuah konsep berdasarkan pada suatu kemiripan secara visual dengan sesuatu yang
Analisa Bentuk Bangunan lain, bisa bangunan lain, hal - hal yang terdapat pada alam, maupun benda - benda hasil buatan
tangan maupun pemikiran manusia. Berikut menurut para ahli:
Preseden • Analogi menurut Keith J. Holyoak dan paul Thagard: analogi dapat digunakan dengan
bermacam cara salah satunya adalah sebagai alat komunikasi seseorang di dalam
Sydney Opera House mengekspresikan pemikirannya secara tidak langsung. suatu benda dikatakan analogi dengan
benda lainnya apabila keduanva memiliki beberada kesamaan. Analogi memiki 3 hal dasar
Gedung Opera Sydney merupakan salah satu bangunan abad ke-20 yang paling unik dan terkenal. Gedung
yaitu kesamaan. struktur atau susunan dan kegunaan.
ini terletak di Bennelong Point di Sydney Harbour dekat Sydney Harbour Bridge dan pemandangan kedua bangunan • Analogi menurut James C. Snyder, mengelompokan beberapa macam analogi, salan satunya
ini menjadi ikon tersendiri bagi Australia. Gedung ini memiliki daya tarik dalam bentuknya yang seperti cangkang. adalan analogi linguistk vang menganut pandangan banwa bangunan dimaksuokan unruk
menyampaikan informast kepaão pengamat.
Menurut buku Arsitektur Bentang Lebar “Sydney Opera House” tahun 2011, Karya arsitektur yang dirancang oleh POLA PIKIR :
Dalam perencanaan desainnya Jorn Utzon melakukan beberapa transformasi desain bentuk. Bermula dari gagasannya Merancang apartemen dengan menerapkan efesiensi energi
dari ayahnya yang merupakan seorang pelayar. Utzon terinspirasi dari bentuk layar kapal yang bisa terbentang lebar dan unsur green building serta dapat menjadi daya tarik bagi
dengan tarikan tali sehingga membentuk sebuah ruang. Kemudian dalam transformasi bentuk layarnya Utzon pembeli maupun penyewa dari dalam atau luar daerah.
terinspirasi dari bentuk shell atau cangkang kerang yang tipis namun kuat. Dalam pembentukan ruang bangunannya Memaksimalkan potensi site dan menampilkan bentuk fasad
Utzon membentuk dari bentuk jeruk yang berbentuk silindris. Dari ketiga transformasi tersebut, Utzon yang menarik
mengkombinasikan desainnya hingga menjadi Syney Opera House. Transformasi bermula dari eksperimen tark IDE BENTUK :
menarik antara tali dan cangkang yang di susun pada kulit jeruk. Kulit kerang akan mengerahkan tegangan-tegangan Bangunan apartemen yang akan dibangun merupakan sebuah
lentur perbatasan gedung yang nantinya berisi banyak individu didalamnya dan
diharapkan bangunan ini dapat membentuk koloni didalamya.
Jika dikaitkan dengan teori dari Anthony C. Antoniades dalam bukunya “Poetics of Architecture” tahun 1990 dalam konsep yang akan dipakai adalah bentuk dari tempat tinggal
kategori metafora : lebah yang berbentuk hexagon, bentuk ini memiliki filosofi
a. Intangible Metafora yang bermakna koloni seperti lebah. Nantinya ada tambahan
Bersumber dari konsep, ide, hakikat, dan nilai-nilai (komunkasi, budaya, tradisi, individualisme, naturalisme) massa bentuk yang berguna sebagai pendukung bentuk dari
bangunan Apartemen
b. Tangible Metafora
Bersumber dari karakter materi atau visual yang nyata. (bangunan seperti Istana, Menara seperti Tongkat)
c. Kombinasi Metafora Transformasi Bentuk
Penggabungan antara Intangible Metafora dan Tangble Metafora dengan perbandingan objek visual dmana memiliki
pesamaan nilai konsep.

Desain transformasi dari Jorn Utzon ini masuk dalam kategori “Tangible Metafora” yang bersumber dari karakter visual
yang nyata, pada kasus kali ini karakter visual yang di ambil adalah karakter makhuk hidup yaitu kerang

sumber : [Link]
MATA KULIAH JUDUL TUGAS KOORDINATOR NAMA & NIM JUDUL GAMBAR SKALA NO. LBR JMLH LBR

YUNITHA, S.T., M.T.


UNIVERSITAS PALANGKA RAYA PERANCANGAN
CHAZIEL CHERINO EDUARD P
FAKULTAS TEKNIK ARSITEKTUR 5 PEMBIMBING TGL CEK 1 CEK 2
JURUSAN ARSITEKTUR DBB 118 040
Dr. INDRABAKTI SANGALANG, ST., MT.
PA 5
Dr. INDRAWAN P. KAMIS, ST., MA.
Gubahan Massa Bangunan

MATA KULIAH JUDUL TUGAS KOORDINATOR NAMA & NIM JUDUL GAMBAR SKALA NO. LBR JMLH LBR

YUNITHA, S.T., M.T.


UNIVERSITAS PALANGKA RAYA PERANCANGAN
CHAZIEL CHERINO EDUARD P
FAKULTAS TEKNIK ARSITEKTUR 5 PEMBIMBING TGL CEK 1 CEK 2
JURUSAN ARSITEKTUR DBB 118 040
Dr. INDRABAKTI SANGALANG, ST., MT.
PA 5
Dr. INDRAWAN P. KAMIS, ST., MA.
Analisa Pencahayaan
BUILDING DESIGN Dari data yang didapat penggunaan kaca saja sebagai jendela atau melapisi bagian jendela dengan kaca
Analisa Efesiensi Energi film adalah cara yang baik sebagai material penahan panas matahari, sehingga sumber panas dapat tersalur ke
dalam bangunan karena panas yang dihasilkan dari matahari. Meminimalkan perpindahan panas melalui kaca
Analisa Penghawaan gelas jendela dapat dilakukan dengan menggunakan kaca gelas berlapis ganda (multiple layer glass). Kaca gelas
berlapis ganda umumnya mempunyai 3 (tiga) lapis kaca gelas yang terpisah oleh udara.
Dalam rangka untuk penghematan energi dalam segi penghawaan, dapat dengan cara dikelola dengan
maksud selubung bangunan yaitu, upaya yang melibatkan semua pihak yang terikat dalam perencanaan,
Pada kali ini kemungkinan akan digunakan kaca gelas yang rendah emisi atau Low-E glass. Efisiensi energi dan
pemngawasan, pelaksanaan dan pengelolaan bangunan gedung. Salah satu cara yang dapat diterapkan yaitu
efek dekorasi aestetika/artistik adalah dua persyaratan kunci dari arsitektur gedung yang menggunakan kaca
menggunakan sun shading atau penghalau matahari yang berguna untuk meminimalisir cahaya dan juga radiasi
gelas. Kaca gelas yang rendah emisi adalah kaca gelas yang dilapisi beberapa lapisan logam (termasuk juga
dari sinar matahari
lapisan logam perak). Dekorasi estetika/artistik, kemudian kekuatan dan keamanan yang tinggi serta daya tahan
termal, dengan unsur pola dan warna yang dapat disesuaikan dengan pesanan. Stabilitas terhadap pengaruh
Dalam penggunaan material fasad harus memiliki sifat yang dapat menahan panas atau dapat
asam dan daya tahan terhadap logam alkali, kaca gelas memiliki kemampuan untuk memantulkan sinar matahari
mengisolasi termal yang baik, sehingga dapat memberikan penyerapan panas yang maksimal dan dapat menjadi
(Reflective glass)
pelindung dari bangunan. Penggunaan batu bata yang modern dan berefisiensi energi tinggi adalah pilihan yang
terbaik. Disarankan untuk menggunakan batu bata jenis ini ketika melakukan pekerjaan perbaikan dan renovasi
Kaca gelas mampu refleksi adalah kaca gelas yang mampu menyerap dan merefleksikan sebagian besar panas
gedung. Namun demikian sebelum melaksanakan pekerjaan tersebut diskusikan tipe dan ketebalan material
radiasi matahari dengan lebih efektif dibandingkan kaca gelas biasa.
konstruksi dengan pihak konsultan arsitek. Penggunaan tanaman pada dinding atap sehingga kemampuan
isolasi termal dinding atap menjadi lebih baik Manfaat tanaman hijau pada atap: Memperpanjang usia pakai atap
gedung Meningkatkan kemampuan kedap suara mengurangi beban pendinginan Mengurangi dan Gambar Rencana
memperlambat aliran air hujan menangkap polusi gas dan partikel debu.
Kemudian diperlukan tindakan untuk mengurangi infiltrasi udara/ mereduksi cahaya dengan cara
memaksimalkan isolasi dinding, jendela dan pintu. Infiltrasi udara adalah penyebab dari pemborosan energi yang
cukup besar. Hal ini mengakibatkan tekanan udara didalam ruangan terjadi peningkata, kemudian memberikan
beban pendinginan pada sistem tata udara.
Pada bangunan sangat diperlukan penghawaan yang mumpuni dan memiliki bukaan yang proporsional agar
penghawaan dalam bangunan dapat secara maksimal dimanfaatkan.

Gambar Rencana

Ruang
PELAKU
Pelaku
a. Pelaku Dalam
padaAKTIVITAS
dalam
bangunan
aktivitas & KEBUTUHAN
Apartemen,
utama yaitu : RUANG

[Link]
P
kegiatan
T
apartemen
M
dari
H
S
tanggaan
c.
-R
serta
Supermarket
enghuni/Penyewa
emimpin
enaga
eseptionis
uang
ouse
ekanikal
Pelaku
Pelaku
seluruh
terdapat
Keeping
Lobby
Penunjang
:kepegawaian,
aktivitas
dalam
Karyawan
&
sebagai
:kegiatan
Pengurus
Elektrikal
Karyawan
::pengelola
Sebuah
Biasanya
: aktivitas
Karyawan
penunjang
Kegiatan
tempat
:yang
Merupakan
ME
mini
Administrasi
keuangan
:yang
yang
terdapat
Seseorang
kantor
bertanggung
tinggal
yang
market
: bertugas
Apartemen
Memberikan
melayanin
pengelola
bertanggung
seseorang/keluarga
dan
pengunjung
ataupun
yang
: tata
Sesorang
menerima
jawab
bertanggung
pengunjung
melayani
:usaha
apartemen
pelayanan,
sebagai
atas
jawab
yang
yang
dari
pesan
keamanan
kebutuhan
tempat
hendak
atas
mengurus
apartemen
yang
jawab
:hiburan
&pengaturan
pengaduan
menghuni
singgah
menitipkan
atas
penghuni
harian
dan
dan
pemeliharaan
sementara.
kebutuhan
mengkoordinasikan
dari
kegiatan
informasi
atau
bangunan
barang
penghuni,
menyewa
kerumah
sehari-hari
atau
dan
dariperbaikan
bertanya,
biasanya
penghuni
unit

Skema
Minimarket
terdapat
C
Barista,
F
karyawan,
-K
didalamnya.
itness
afe Alur
linik: Berupa
: Center
Penunjang
kasir,
karyawan
personal
penunjang
dan
: Penunjang
lainnya.
kesehatan
berupa
trainee,
dari
kasir,
kesehatan
dan
segi
didalam
lainnya.
pramuniaga
Food
dalam
apartemen
and Beverages
bagian
dan lainnya.
, terdapat
apartemen
dalamdokter,
cafe
, didalamnya
, didalamnya
perawat dan
terdapat
terdapat
adminstrasi
kasir,

MATA KULIAH JUDUL TUGAS KOORDINATOR NAMA & NIM JUDUL GAMBAR SKALA NO. LBR JMLH LBR

YUNITHA, S.T., M.T.


UNIVERSITAS PALANGKA RAYA PERANCANGAN
CHAZIEL CHERINO EDUARD P
FAKULTAS TEKNIK ARSITEKTUR 5 PEMBIMBING TGL CEK 1 CEK 2
JURUSAN ARSITEKTUR DBB 118 040
Dr. INDRABAKTI SANGALANG, ST., MT.
PA 5
Dr. INDRAWAN P. KAMIS, ST., MA.
Analisa Material Bangunan Analisa Water & Solar Energy

Dari data yang didapat bangunan yang memiliki konsep Green Building and High Perfomance for earth Energi surya adalah energi yang berupa sinar dan panas dari matahari. Energi ini dapat dimanfaatkan dengan
friendly adalah sebagai berikut : menggunakan serangkaian teknologi seperti pemanas surya, fotovoltaik surya, listrik panas surya, arsitektur
1. Dinding luar bangunan atau fasad dari bangunan terdapat material kaca dibagian vitalnya yang surya, dan fotosintesis buatan. Manfaat dari panel maupun energi surya yang sangat terasa adalah mampu untuk
tujuannya dapat berfungsi sebagai penghematan energi dalam penggunaan listrik dalam segi menghemat pengeluaran.
pengcahayaan pada pagi-siang hari.
2. Memanfaatkan kondisi site yaitu dengan memaksimalkan energi alam seperti penghawaan sebagai Berikut adalah manfaat bagi lingkungan :
penyejuk dan filterisasi dalam bangunan 1. Water heater yang dihasilkan dari tenaga surya tidak terindikasi mencemari lingkungan
3. Bahan material yang digunakan biasanya ramah lingkungan yang mendukung konsep dari green building 2. Water heater dari tenaga surya mengurangi pengeluaran karbondioksida dan polusi udara lainnya serta
and high performance , menggunakan material yang memiliki manfaat yang mumpuni dan juga sebagai limbah lainnya yang terjadi karena aktivitas sehari-hari
solusi dari permasalahan didalam lokasi site 3. Manfaat panel surya yang selanjutnya adalah bersifat moduler. Maksudnya adalah kapasitas listrik yang
4. Terdapat fontain atau kolam air yang berguna dalam memantulkan cahaya matahari dan juga membantu dihasilkan dapat disesuaikan dengan cara merangkai modul secara seri dan paralel.
mengatur kelembaban lokasi site
Manfaat bagi jangka panjang :
Memasang fasad yang menarik seperti pemasangan Double Skin Facade, fasad ini dapat diterapkan dengan 1. Penggunaan solar energy ini memberikan manfaat penghematan pengeluaran karena memaksimalkan
menggunakan material kaca, ACP. kayu, bambu dan lain-lan Diberkan antara pada kedua lapisan dining sekitar tenaga matahari untuk menunjang kehidupan sehari-hari
20cm - 2m untuk mengalirkan udara. Karena sifat udara yang mengalir dan tekanan yang tinggi ke rendah. 2. Water heater dapat dihasilkan dengan baik dan pengurangan penggunaan listrik, kemudian memberikan
sehingga udara panas yang berada dibagian bawah bangunan dialirkan keatas dan keluar melalui rongga yang maanfaat untuk meminimalisir penggunaan bahan bakar dimasa mendatang
berada pada bagian atas. 3. Penggunaan solar energy ini membuat nilai sebuah bangunan menjadi meningkat karena terdapat
rangkaian penghematan yang ditawarkan dari bangunan pengguna solar energy.
Selain itu, syarat penggunaan material pada desain double skin fasade adalah harus memiliki ketahanan terhadap
cahaya matahari dan kelembaban yang baik, mengingat Indonesia terletak di daerah tropis dan memiliki tingkat Penggunaan solar energy termasuk ramah lingkungan karena tidak memancarkan emisi gas rumah kaca yang
penyinaran matahari serta curah hujan yang cukup tinggi. Sedangkan untuk kriteria double skin fasade lainnya berbahaya, seperti karbon dioksida. Panel surya juga tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim.
yaitu terkait dengan jarak pada double skin fasade yang digunakan sebagai pemisah antar masing-masing lapisan
dinding, sehingga akan terbentuk rongga sebagai tempat ventilasi dan penangkal surya serta sebagai tempat
isolasi terhadap suhu ekstrim, angin dan suara. Rongga yang dihasilkan pada jarak tertentu harus mampu
Gambar Rencana
bekerja dengan baik untuk mencegah overheating.

Gambar Rencana

PELAKU
Pelaku
a.
-b. Pelaku
padaAKTIVITAS
dalam
bangunan
aktivitas & KEBUTUHAN
Apartemen,
utama
kantor pengelola RuangRUANG
yaitu : apartemen
Penghuni/Penyewa
Pemimpin
kegiatan
Reseptionis
apartemen
Tenaga
Mekanikal
dari :Dalam
seluruh
Penunjang
kepegawaian,
&
sebagai
:kegiatan
Pengurus
Elektrikal
Karyawan
Kegiatan
tempat
: Merupakan
ME
Administrasi
keuangan
:yang
Seseorang
tinggal
: bertugas
Memberikan
seseorang/keluarga
dan
ataupun
yang
: tata
Sesorang
menerima
bertanggung
usaha
pelayanan,
sebagai
yang
dari
pesan
tempat
mengurus
apartemen
yang
jawab
hiburan
& pengaduan
menghuni
singgah
atas
dan
dan
pemeliharaan
sementara.
kebutuhan
mengkoordinasikan
informasi
atau menyewa
sehari-hari
dan
dariperbaikan
penghuni
unit

-c. PelakuAlur
Skema
Minimarketaktivitas penunjang Apartemen : House
tanggaan
Security
Ruang
serta
Supermarket
terdapat
Cafe
Barista,
Fitness
karyawan,
Klinik
didalamnya.
:terdapat
Berupa
:Keeping
Lobby
Center
Penunjang
kasir,
:karyawan
Karyawan
personal
::penunjang
dan
pengelola
Sebuah
:Biasanya
:Penunjang
Karyawan
lainnya.
kesehatan
berupa
trainee,
yang
mini
yang
terdapat
dari
bertanggung
kasir,
kesehatan
yang
market
dan
segi
didalam
melayanin
lainnya.
bertanggung
pramuniaga
pengunjung
Food
yang
dalam
apartemen
jawab
and
pengunjung
melayani
Beverages
bagian
atas
dan
jawab
yanglainnya.
,keamanan
kebutuhan
terdapat
hendak
apartemen
atas
dalam
pengaturan
menitipkan
dokter,
penghuni
cafe
harian
, didalamnya
, didalamnya
perawat
dari
kegiatan
bangunan
barang
penghuni,
dan
terdapat
kerumah
atau
terdapat
adminstrasi
bertanya,
biasanya
kasir,

MATA KULIAH JUDUL TUGAS KOORDINATOR NAMA & NIM JUDUL GAMBAR SKALA NO. LBR JMLH LBR

YUNITHA, S.T., M.T.


UNIVERSITAS PALANGKA RAYA PERANCANGAN
CHAZIEL CHERINO EDUARD P
FAKULTAS TEKNIK ARSITEKTUR 5 PEMBIMBING TGL CEK 1 CEK 2
JURUSAN ARSITEKTUR DBB 118 040
Dr. INDRABAKTI SANGALANG, ST., MT.
PA 5
Dr. INDRAWAN P. KAMIS, ST., MA.
HUBUNGAN KELOMPOK RUANG BESARAN RUANG
Basement

PERSYARATAN RUANG Lantai Dasar

MATA KULIAH JUDUL TUGAS KOORDINATOR NAMA & NIM JUDUL GAMBAR SKALA NO. LBR JMLH LBR

YUNITHA, S.T., M.T.


UNIVERSITAS PALANGKA RAYA PERANCANGAN
CHAZIEL CHERINO EDUARD P
FAKULTAS TEKNIK ARSITEKTUR 5 PEMBIMBING TGL CEK 1 CEK 2
JURUSAN ARSITEKTUR DBB 118 040
Dr. INDRABAKTI SANGALANG, ST., MT.
PA 5
Dr. INDRAWAN P. KAMIS, ST., MA.
BESARAN RUANG Lantai 1 Lantai 2
Lantai 1 - 8

Lantai 3 Lantai 4

Lantai 5 Lantai 6

SKETSA PRA DENAH

Lantai Dasar
Lantai 7 Lantai 8

MATA KULIAH JUDUL TUGAS KOORDINATOR NAMA & NIM JUDUL GAMBAR SKALA NO. LBR JMLH LBR

YUNITHA, S.T., M.T.


UNIVERSITAS PALANGKA RAYA PERANCANGAN
CHAZIEL CHERINO EDUARD P
FAKULTAS TEKNIK ARSITEKTUR 5 PEMBIMBING TGL CEK 1 CEK 2
JURUSAN ARSITEKTUR DBB 118 040
Dr. INDRABAKTI SANGALANG, ST., MT.
PA 5
Dr. INDRAWAN P. KAMIS, ST., MA.

Anda mungkin juga menyukai