Prosedur P2H untuk Operator Hauler
Prosedur P2H untuk Operator Hauler
Enjoy the
Stay Focus Participate Listen the Training
Training
2
TIGA PERTANYAAN POKOK DALAM TRAINING INI
3
EMPAT TANGGUNG JAWAB DALAM
BERLALU LINTAS
1. T J. TERHADAP MANUSIA
2. T J. TERHADAP UNIT
3. T J. TERHADAP BARANG
4. T J. TERHADAP LINGKUNGAN
4
Tujuan Pelatihan
5
TOPIK
6
Do & Dont
11
P2H
Pelaksanaan
Perawatan
Harian
Pada saat P2H gunakan, penglihatan,
penciuman, pendengaran &
meraba/perasaan 13
GOLDEN RULES
9
GOLDEN RULES
10
Do & Dont
11
Persiapan Melakukan P2h
Memakai Alat
pelindung diri
14
Pemeriksaan 8 Daerah + 1 adalah
1. Daerah mesin unit
2. Daerah depan unit
3. Daerah belakang unit
4. Daerah sisi kanan unit
5. Daerah sisi kiri unit
6. Daerah atas unit
7. Daerah bawah unit
8. Daerah dalam kabin unit
++ 11.. ……………………………
Pengecekan suaraselalu
padadicek terakhirkaki,
mesin,rem
rem tangan, kemudi,4WD serta kedalaman tuas
gas, kopling dan lampu. 21
Yang perlu diperhatikan saat P2H
6K
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
16
Three Body Contact
17
Pinch Point / Titik Jepit
19
System Tanggap Darurat
1. APAR
2. FIRE SUPPRESION
3. LOCK OUT
4. EMERGENCY STOP
25
Pemeriksaan 8 Daerah + 1 adalah
1. Daerah mesin unit
2. Daerah depan unit
3. Daerah belakang unit
4. Daerah sisi kanan unit
5. Daerah sisi kiri unit
6. Daerah atas unit
7. Daerah bawah unit
8. Daerah dalam kabin unit
++ 11.. ……………………………
Pengecekan suaraselalu
padadicek terakhirkaki,
mesin,rem
rem tangan, kemudi,4WD serta kedalaman tuas
gas, kopling dan lampu. 21
1. Area Engine / Daerah Mesin
23
Cek Level
Cek level air radiator Cek level oli transmisi dan Brake
24
System Tanggap Darurat
1. APAR
2. FIRE SUPPRESION
3. LOCK OUT
4. EMERGENCY STOP
25
2. Bagian Depan Unit
1. Lampu
2. Kaca
3. Spion
4. Nomor Lambung
5. Ladder/ foot step
26
3. Bagian Belakang Unit
27
4 & 5. Daerah Sisi Kanan Dan Kiri Unit
1. Tekanan ban
2. Tread ban
3. Tutup pentil
4. Baut roda
5. Wheel hub
6. Kaca spion
7. Kaca pintu
8. Nomor lambung
9. Penutup lumpur
10. Tempat pengisian BBM
11. Lampu payload meter
12. Final drive
28
6. Daerah Bagian Atas
29
7. Daerah Bagian Bawah
30
POSISI DUDUK
Posisi duduk yang benar akan memberikan:
1. Kenyamanan
2. Komunikasi
3. Kontrol
37
+1. Pemeriksaan Setelah Engine Hidup
[Link] warna gas buang
[Link] suara engine
[Link] fungsi steering
[Link] fungsi retarder
[Link] fungsi service brake
[Link] fungsi emergency
brake
[Link] spion
[Link] fungsi steering
[Link] klakson
[Link] alarm mundur
[Link] fungsi dump body
[Link] seat belt
[Link] fungsi fatigue
alarm (jika tersedia)
32
PROSEDUR MEMBUNYIKAN ISYARAT KLAKSON
34
Ada lima langkah ketika akan star
unit secara prosedur dari Pabrik dan K3
1. Pastikan rem tangan aktif
37
SAFETY BELTS (SEAT
BELTS)
Safety belt melindungi penggunanya dari cedera yang lebih parah dalam suatu
kecelakaan.
Safety belt berfungsi menahan tubuh sehingga tidak menumbuk dashboard, terlontar
keluar kaca depan, atau terlempar keluar dari pintu atau kaca samping saat kecelakaan.
Keuntungan lain, tetap menjaga posisi mengemudi yang benar saat
menghindar/berhenti mendadak bahkan ditabrak oleh kendaraan lain.
38
Seatbelt harus
benar-benar
digunakan, di
tulang pinggul
dan tulang bahu.
Karena ini adalah
tulang yang
kokoh.
39
TINDAKAN YANG DILAKUKAN SEORANG
PENGEMUDI AGAR TETAP AMAN DAN
NYAMAN (selamat sampai tujuan)
1. BER’ETIKA DALAM BERLALULINTAS
4. SALING MENGALAH
41
2. BR. Gambar atau Simbol
50
2. Bentuk Rambu Gambar atau Simbol :
Seperti
51
Yang wajib diketahui dalam berlalu
lintas :
44
1. Arti Rambu-Rambu adalah
Pengatur lalu lintas dijalan umum pengganti Petugas
45
2. Tiga Standar Warna Rambu
47
1. BR. Tulisan
48
1. Bentuk Rambu Tulisan
Seperti :
49
2. BR. Gambar atau Simbol
50
Patuhi Rambu-Rambu
53
4. BR. Cahaya
54
4. Bentuk Rambu Cahaya:
Seperti
55
Tanda Retting / SEIN
Sein Kanan :
•Belok kanan
•Meminta jalan (terhadap unit dari arah depan)
•Tidak memberi jalan (terhadap unit dari belakang)
Sein Kiri :
• Belok kiri
• Memberi jalan (terhadap unit dari belakang)
• Masuk parkir
56
Lampu Hazard:
Emergency
Pengawalan
Unit tidak stabil
Lampu Hazard
Bukan untuk jalan lurus
58
Patuhi Rambu-Rambu
Yang perlu diperhatikan pada saat menggunakan radio komunikasi pada saat bekerja :
INGAT….!!!
Komunikasi yang tidak baik bisa menimbulkan kecelakaan
62
DILARANG Saat Mengemudi
Mengetik sms/chatting/FB-an/bbm-an/nelpon
Makan, merokok, minum ‘kratingdeng’ berlebihan
Berinteraksi dengan sistem audio
(mengganti CD/kaset, mencolok USB, mengganti freq. radio)
Bercanda berlebihan
Aktifitas lain yang dapat mengganggu fokus/ konsentrasi
X X X
63
BAHAYA FATIGUE
Fatigue ( kelelahan ) adalah suatu kondisi yang muncul dari tubuh yang membuat
hilangnya semangat, energi, ambisi, konsentrasi, dan keinginan untuk menganalisa
suatu bahaya. Cara mengurangi kelelahan:
Gejala kelelahan:
• Dengarkan irama jam kerja tubuh
• Bayar hutang tidur
• Gelisah
• Kenali dan sikapi gejala mengantuk
• Pikiran melayang
• Atur waktu dengan baik
• Sering kucek mata atau muka
• Hindari rasa jenuh/ bosan
• Sering menguap
• Tidur sejenak jika punya kesempatan
• Daya ingat kurang baik
• Makan yang teratur dan bergizi
• Banyak diam
• Berolah raga yang teratur
• Penglihatan tidak focus
• Sukar untuk menjalankan perintah
• Penglihatan berkunang-kunang
• Emosi labil
• Mengantuk Tidur
• Tertidur Minimal 6 jam
64
Bahaya Fatigue
Anda merasa fatigue saat mengoperasikan unit ???
65
Unit yang dipororitaskan dlm
Berlalulintas
Unit yang Emergency
Unit yang tidak ada hambatan dijalurnya khusus didaerah
jalan datar/rata.
Unit yang menanjak
Unit dari arah depan yang memotong jalur Orang lain. (Unit
yang berbelok kekiri selalu memberikan pororitas dari arah lain)
Dipersimpangan unit yang akan berjalan lurus
Dipersimpangan unit yang datang dari arah/posisi kanan
Unit yang dijalan Utama
Unit dibelakang rambu pororitas
66
2 3
1
4
TRAVEL KOSONGAN
68
TRAVEL KOSONGAN
✔Gunakan jalur travel sesuai dengan rambu- rambu yang ada dan beri jarak roda sebelah kiri
dengan tepi tanggul
✔Kendalikan unit dengan terkontrol saat mengoperasikan steering. Hindari memutar steering
dengan gerakan mendadak pada saat travel.
✔Patuhi rambu-rambu dan pastikan kecepatan unit tidak melebihi batas kecepatan maximum
untuk area pit & hauling.
✔Perhatikan instrumen panel untuk mengetahui kondisi unit saat beroperasi
✔Bila ada ketidaknormalan pada unit, langkah yang harus di lakukan :
• segera menepi dipinggir jalan atau ketempat aman untuk parkir unit.
• Hentikan unit
• Netralkan transmisi
• Aktifkan parking brake,
• Aktifkan lampu bahaya/ hazard lamp dan sebelum melakukan pengecheckan unit pastikan
memberi informasi pengguna jalan dan pengawas setempat.
69
JARAK SAAT BERIRINGAN
70
OPERASIONAL JALAN TURUNAN
71
PENGOPERASIAN PASCA PENYIRAMAN JALAN
72
MENDAHULUI KENDARAAN/ UNIT LAIN
• Dilarang mendahului kendaraan/unit dalam jarak kurang atau sama dengan 100 m dari persimpangan
jalan, tikungan, tanjakan, turunan dan jembatan serta saat jarak pandang terbatas dan atau diatur lain
oleh rambu
• Pastikan tidak ada kendaraan lain dari arah berlawanan.
• Lakukan komunikasi dua arah dengan unit yang akan didahului menggunakan radio komunikasi.
• Hidupkan lampu sein kanan.
73
MENDAHULUI KENDARAAN/ UNIT LAIN
Pastikan unit yang akan didahului sudah memberikan ijin melalui radio komunikasi atau dengan lampu sein
kiri. Dilarang mendahului unit jika belum mendapat ijin dari unit yang akan didahului.
Pastikan kondisi dari arah belakang aman sebelum mendahului.
Jaga jarak aman saat mendahului unit lain
Sebelum kembali kejalur kiri, hidupkan lampu sein kiri.
Jaga jarak aman saat akan kembali kejalur kiri.
Jangan paksakan mendahului jika kondisi tidak aman.
74
ANTRI UNIT
75
DUMPING DI HOPPER DAN ROOM
91
DUMPING DIHOPPER DAN ROOM
92
PARKIR UNIT
5 meter 5 meter
79
[Link] manuver tidak terlalu jauh dengan unit Loader
f. Lakukan gerakan manuver searah dengan putaran jarum jam, pastikan tidak
memutar steering secara agresif
80
PARKIR UNIT
Untuk kendaraan yang akan parkir di sekitar
unit yang beroperasi, harus memenuhi
ketentuan sebagai berikut:
a) Jarak dari samping unit minimal 30
meter.
b) Jarak dari belakang unit minimal 50
meter.
c) Jarak dari depan unit minimal 20 meter.
d) Di luar radius swing area crane atau
excavator.
e) Posisi parkir kendaraan diketahui oleh
operator atau driver unit yang sedang
parkir.
f) Kendaraan diperbolehkan untuk
mendekati unit untuk menurunkan alat
dan bahan kerja dan kemudian parkir
sesuai ketentuan aman jarak parkir.
94
MUNDUR DIAREA FRONT
82
DUMPING MUATAN AREA DISPOSAL
• Lakukan komunikasi 2 arah dengan petugas dumping saat memasuki area disposal.
• Kurangi kecepatan diarea disposal (25 km/jam)
• Lakukan manuver searah jarum jam
• Saat manuver jangan terlalu dekat dengan ujung disposal
• Pastikan area dumping tidak lembek untuk menghindari unit amblas
• Lakukan komunikasi 2 arah dengan unit lain
• Jaga jarak dengan unit lain 1,5X lebar unit.
83
DUMPING MUATAN AREA DISPOSAL
84
BERANI BICARA UNTUK CEGAH BAHAYA
99
Penimbunan area kering
90
DUMPING DI HOPPER DAN ROOM
91
DUMPING DIHOPPER DAN ROOM
92
PARKIR UNIT
5 meter 5 meter
94
UNIT BREAKDOWN DI JALAN
95
REVIEW INSIDEN DI AREA
PT. BERAU COAL
96
97
98
BERANI BICARA UNTUK CEGAH BAHAYA
99
kami pemberi materi
“ mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyampaian “
TERIMA KASIH
Made by D.L Sinan
100