Hukum Tanah dan Pendaftaran Adat
Hukum Tanah dan Pendaftaran Adat
Click to edit
Pelatihan Peningkatan Kualitas PPAT Tahun 2022
Materi:
Master
HAK title
TANAHstyle
DAN
PENDAFTARAN TANAH
Disampaikan oleh :
Andi Tenri Abeng
Direktur Pengaturan Pendaftaran
Tanah dan Ruang
Desember12022
PEMBERLAKUAN HUKUM AGRARIA
UUPA
24/9/1960
Hukum Agraria Hindia Belanda Hukum Agraria Nasional
Dahulu sekarang
Konversi
UU Agraria 1870 (Agrarische 1. Hak Milik
Wet 1870) oleh: Engelbertus de 2. Hak Guna Usaha
Waal (Menteri Jajahan) 3. Hak Guna Bangunan
4. Hak Pakai
5. Hak Pengelolaan
“domeinverklaring” ps 1
6. Hak Milik Satuan Rumah Susun
‘Agrarisch Besluit”
7. Wakaf
Eigendom, Erfpacht
Opstal, Gebruik dll
Yasan = tanah milik
Tdk didaftar perorangan Negara: Hak Menguasai Ps.2(1)
Agrarische Eigendom Pasini = sistem kewarisan
Overschrijvings-
landerijenbezitrecht, individual (Minahasa)
ordonnantie
altijddurende erfpacht Gogolan/sanggao/pekulen =
(1834-27) 1. PP 10/61
Hak seorang gogol (kuli) atas
2. PP 24/97
komunal desa
Yasan, Pasini, Gogolan, 3. UU No. 4/1996 jo Permenag/ Kepala
Andarbeni = Hak milik dari
Andarbeni, Gran Sultan dll BPN No. 3/1997
Kesultanan Jogja
Jaminan hukum? Hypotik/
Credietverband (1908-542) 2
HUKUM TANAH PADA MASA PEMERINTAH HINDIA BELANDA
❑ Sebelum lahirnya UUPA, diberlakukan Hukum Tanah Administratif Pemerintah Hindia Belanda yang
diadakan dalam rangka melaksanakan politik pertanahan kolonial yang dituangkan dalam
Agrarische Wet yang berdasarkan tujuan dan sendi-sendi dari pemerintah jajahan.
❑ Agrarische Wet adalah UU yang dibuat di Negeri Belanda pada tahun 1870 dan diberlakukan di
Indonesia oleh Engelbertus de Waal (Menteri Jajahan). Berlakunya Agrarische Wet mengakibatkan
terjadinya dualisme hukum tanah di Indonesia, yaitu berdasarkan Hukum Adat dan berdasarkan
Hukum Hindia Belanda. Agrarische Wet sebagai Hukum Tanah Administratif Pemerintah Hindia
Belanda sangat bertentangan dengan sendi-sendi kehidupan dan kepentingan rakyat serta tidak
menjamin kepastian hak-hak kepemilikan tanah pribumi.
❑ Pelaksanaan ketentuan Agrarische Wet diantaranya dengan Koninklijk Besluit yang dikenal dengan
Agrarisch Besluit yang diundangkan dalam Staatsblad 1870-118. Dalam pasal 1 Agrarisch Besluit
dimuat suatu pernyataan asas yang sangat penting bagi perkembangan pelaksanaan Hukum Tanah
Administrasi Hindia Belanda yakni Domein Verklaring, bahwa semua tanah yang pihak lain tidak
dapat membuktikan sebagai hak eigendomnya, adalah domein (milik) Negara.
3
HAK ATAS TANAH MENURUT HUKUM BARAT DAN
YANG BERASAL DARI TANAH BEKAS HAK
INDONESIA
• Hak Eigendom adalah hak untuk membuat suatu barang • Hak Erpacht yang altijddurend adalah hak erfpacht yang
secara leluasa dan berbuat terhadap barang itu secara bebas diberikan sebagai pengganti hak usaha atas bekas tanah
sepenuhnya asalkan tidak bertentangan dengan UU atau partikelir.
peraturan umum dan tidak mengganggu hak-hak orang lain • Hak Agrarische Eigendom adalah hak buatan semasa
(hak yang paling sempurna). pemerintah kolonial Belanda yang memberikan kaum bumi
• Hak Opstal adalah hak kebendaan untuk memiliki bangunan putera suatu hak baru yang kuat atas sebidang tanah.
dan tanaman-tanaman di atas sebidang tanah orang lain • Hak Gogolan adalah hak seorang gogol (kuli) atas komunal
(Pasal 711 KUH Perdata). desa bisa juga disebut hak Sanggan atau Pekulen.
• Hak Erfpacht adalah hak untuk memetik hasil seluas-luasnya • Tanah Yasan biasa disebut dengan tanah bekas Hak Milik Adat
dari tanah milik orang lain dan mengusahakannya untuk biasa dibuktikan dengan Petok, Girik, Ketitir. Merupakan
waktu yang sangat lama (Pasal 820 KUH Perdata). tanah yang dimiliki orang perseorangan karena adanya
• Hak Gebruik adalah hak kebendaan atas benda orang lain penarikan pajak tanah (fiscal kadasteral) oleh kolonial.
bagi seseorang tertentu untuk mengambil benda sendiri dan
memakai apabila ada hasilnya sekedar buat keperluannya
sendiri beserta keluarganya.
4
HAK ATAS TANAH YANG BERASAL DARI TANAH
BEKAS SWAPRAJA
• Hak Hanggaduh adalah hak untuk memakai tanah kepunyaan raja di daerah istimewa Yogyakarta,
semula tanah ini kepunyaan raja sedangkan rakyat hanya menggaduh saja.
• Hak Grant Sultan semacam hak milik adat, diberikan oleh Pemerintah Swapraja, khusus bagi kaula
Swapraja, didaftarkan di kantor Pejabat Swapraja.
• Hak Grant Controleur, diberikan oleh Pemerintah Swapraja bagi bukan kaula Swapraja didaftarkan di
kantor Controleur (Pejabat Pangreh Praja Belanda).
• Hak Konsesi dan sewa untuk perusahaan kebun besar, hak konsesi untuk kebun besar adalah hak-
hak untuk mengusahakan tanah swapraja yang diberikan oleh kepala swapraja. Sedangkan hak sewa
untuk perusahaan kebun besar adalah hak sewa atas tanah Negara termasuk tanah bekas swapraja
untuk perkebunan yang luasnya lebih dari 25 hektar.
5
HUKUM TANAH NASIONAL
Landasan Konstitusional
Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di
dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan
UUD “45 untuk sebesar besar kemakmuran rakyat
UUPA Pasal 33
ayat (3) Hak Menguasai Negara
Bumi dan air dan kekayaan
alam yang terkandung di Hak menguasai negara memberi wewenang untuk:
dalamnya pada tingkatan ▪ Mengatur dan menyelenggarakan peruntukan,
tertinggi dikuasai oleh UUPA penggunaan, persediaan dan pemeliharaan bumi,
Negara, sebagai organisasi Pasal 2 air dan ruang angkasa tersebut;
kekuasaan seluruh rakyat.
▪ Menentukan dan mengatur hubungan-hubungan
Hak hukum antara orang-orang dengan bumi, air dan
Menguasai ruang angkasa;
Negara
▪ Menentukan dan mengatur hubungan-hubungan
hukum antara orang-orang dan perbuatan-
perbuatan hukum yang mengenai bumi, air dan
ruang angkasa
6
HAK ATAS TANAH BERDASARKAN UUPA
Hak utk
HGB ▪ Warga Negara Indonesia
▪ Badan Hukum Indonesia
menggunakan
HAK dan/atau memungut
PAKAI hasil tanah HAK ▪ Warga Negara Indonesia
▪ Badan Hukum Indonesia
PAKAI ▪ Departemen, LPND dan Pemda
HAK ATAS TANAH ▪ Badan keagaman dan sosial
▪ Orang asing yang berkedudukan di Indonesia
Hak untuk ▪ Badan hukum asing yang mempunyai
HAK memperguna- perwakilan di Indonesia
SEWA kan tanah milik orang ▪ Perwakilan Negara asing dan perwakilan badan
lain dg membayar Internasional
Hak lainnya sejumlah uang
yang akan sebagai sewa
ditetapkan HAK
dg UU MEMBUKA
HAK
MEMUNGUT TANAH
HASIL
7
PENDAFTARAN TANAH
Pendaftaran tanah pertama kali merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk objek tanah yang belum
didaftarkan berdasarkan PP 10/1961 atau PP 24/1997, terdiri atas:
Peralihan hak akta PPAT Peralihan Hak Perubahan hak Perubahan data fisik
1. Akta Jual Beli; 1. Peralihan hak karena pewarisan 1. HGB menjadi HM atau HP
2. Akta Tukar Menukar; 1. Pemecahan bidang tanah;
2. Peralihan hak karena penggabungan berdasarkan Keputusan MNA/Ka
3. Akta Hibah; 2. Pemisahan sebagian atau
atau peleburan perseroan atau koperasi BPN No. 6/1998.
4. Akta Pemasukan Ke Dalam beberapa bagian dari bidang
3. Hapusnya hak atas tanah, HPL, HM 2. Perubahan HM menjadi HGB atau
Perusahaan; tanah;
Sarusun dan Hak Tanggungan HP berdasarkan Keputusan
5. Akta Pembagian Hak Bersama; 3. Penggabungan dua atau lebih
4. Putusan Pengadilan atau penetapan MNA/Ka BPN No. 16/1997
6. Akta Pemberian Hak Tanggungan; bidang tanah
Hakim/Ketua Pengadilan 3. Perubahan HGB (diatas HPL
7. Akta Pemberian HGB Atas Tanah 5. Perubahan nama pemegang suatu hak, Perumnas) menjadi HM
Hak Milik. karena yang bersangkutan ganti nama berdasarkan Keputusan MNA/Ka
8. Akta Pemberian HP Atas Tanah 6. Keputusan pemberian perpanjangan BPN No. 15/1979
Hak Milik jangka waktu hak
Termasuk:
1. Lelang: Kutipan risalah lelang
2. Layanan Informasi
3. Blokir, sita, perkara, pencatatan lain
atas persetujuan Menteri
Tata Cara, Persyaratan dan Jangka Waktu Pelayanan mempedomani Peraturan KBPN No 1 Tahun 2010
tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan (Lihat Selengkapnya dalam aturan)
Apabila termasuk kewenangan Pusat, maka berpedoman pada Peraturan Menteri ATR/KBPN No. 4 Tahun 2017
tentang Standar Pelayanan Kementerian ATR/BPN 11
KONDISI PENDAFTARAN TANAH
• Positif
Substansi dalam buku pendaftaran tanah dan surat-surat bukti hak yang
dikeluarkan merupakan alat pembuktian yang mutlak. Pihak ketiga yang
beritikad baik yang bertindak atas dasar bukti-bukti tersebut mendapat
perlindungan mutlak biarpun kemudian ternyata bahwa keterangan-
keterangan yang tercantum di dalamnya tidak benar dan pihak yang
dirugikan mendapat kompensasi dalam bentuk lain
• Negatif
Surat tanda bukti hak berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat, berarti
bahwa keterangan-keterangan yang tercantum di dalamnya mempunyai
kekuatan hukum dan harus diterima oleh hakim sebagai keterangan yang
benar, selama dan sepanjang tidak ada alat pembuktian sebaliknya
13
ASAS PENDAFTARAN TANAH
TERJANGKAU
SEDERHANA
Keterjangkauan bagi pihak yang
Ketentuan maupun prosedurnya mudah memerlukan, khususnya dengan
dipahami oleh pihak yang berkepentingan, memerhatikan kebutuhan dan
terutama para pemegang hak atas tanah. kemampuan golongan ekonomi lemah..
TERBUKA
Agar masyarakat dapat mengetahui
atau memperoleh keterangan
mengenai data fisik dan data yuridis
yang benar setiap saat di Kantor
AMAN Pertanahan Kabupaten/Kota.
Pendaftaran tanah perlu
diselenggarakan secara teliti dan
cermat sehingga hasilnya dapat
memberikan jaminan kepastian hukum
sesuai tujuan pendaftaran tanah itu MUTAKHIR
sendiri.
Kelengkapan yang memadai dalam
pelaksanaannya dan
kesinambungan dalam
pemeliharaan datanya.
14
PENGERTIAN HAK ATAS TANAH
Hak Atas Tanah merupakan hak yang diperoleh dari Hubungan Hukum
antara Pemegang Hak dengan Tanah, termasuk ruang di atas tanah
dan/atau ruang di bawah tanah untuk menguasai, memiliki,
menggunakan dan memanfaatkan serta memelihara tanah, ruang di atas,
dan atau/atau ruang di bawah tanah
15
KEBIJAKAN PEMBERIAN HAK ATAS TANAH
KEBIJAKAN PEMBERIAN HAK ATAS TANAH SEBELUM UU NO 11 TAHUN 2020 TENTAN CIPTA KERJA
IZIN LOKASI
1. TANPA KOMITMEN
PENDAFTARAN USAHA (Dapat Langsung Melakukan
MELALUI OSS
Perolehan Tanah) PERMOHONAN HAK
2. DENGAN KOMITMEN ATAS TANAH (HAK
PEROLEHAN TANAH
NOMOR INDUK BERUSAHA (Dapat Melakukan Perolehan GUNA BANGUNAN/
Tanah setelah memenuhi
(NIB) Komitmen seperti Pertek HAK PAKAI)
Pertanahan)
Dasar Hukum :
1. PP No 24 Tahun 2018 tentang Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik
2. Peraturan Menteri ATR/KBPN No 17 Tahun 2019 tentang Izin Lokasi
3. Peraturan Menteri ATR/KBPN No 27 Tahun 2019 tentang Pertimbangan Teknis Pertanahan
16
KEBIJAKAN PEMBERIAN HAK ATAS TANAH
KEBIJAKAN PEMBERIAN HAK ATAS TANAH SETELAH UU NO 11 TAHUN 2020 TENTAN CIPTA KERJA DAN
PP NO 21 TAHUN 2021 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG
BERUSAHA
RDTR PERSETUJUAN KKPR
X
√
RDTR KONFIRMASI KKPR
KKPR
NONBERUSAHA
√ TERMUAT
PERSETUJUAN KKPR
DI RTR
KEBIJAKAN PSN
TERMUAT
REKOMENDASI KKPR
DI RTR
X
17
KEBIJAKAN PEMBERIAN HAK ATAS TANAH
PENERBITAN PENERBITAN
PENDAFTARAN SK SK HGB-HP
SERTIPIKAT HGB-HP
18
MATERI PENDAFTARAN TANAH DALAM PP 18/2021
Pasal 84 s.d. Pasal 99 PP 18/2021
PP 18/2021 merupakan kebijakan baru untuk percepatan pendaftaran tanah, payung hukum penerapan elektronik serta
menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait pendaftaran tanah
20
Tujuan Filosofis:
MATERI BIDANG YURIDIS 1. kebutuhan hukum dalam penyelesaian kendala
permasalahan di lapangan,
Permen ATR/KBPN Nomor 16/2021 tentang 2. percepatan dalam pendaftaran tanah,
3. penerapan layanan elektronik yang menerapkan TIK
Perubahan Ketiga PMNA No. 3/1997 4. kepastian hukum penyelesaian hak barat,
5. menyempurnakan ketentuan yang sudah tidak
relevan terkait administrasi pertanahan
55 Ketentuan Baru
20 Pasal
Perubahan
26 Pasal
Dihapus
9 Pasal
Bidang Fisik
26 Pasal
Bidang Yuridis
29 Pasal
Pasal
Materi/Substansi Bidang Yuridis
Kewajiban Jangka Waktu Kewajiban PPAT Pewarisan Blokir, Penyitaan Kepemilikan
mengikuti PTSL Pengumuman Pasal 97 Pasal 111 Pasal 126, Pasal bersama HMSRS
Pasal 45A Sporadis & 126A dan Pasal 127 orang asing
pelaksanaan melalui Pasal 164A
website Pasal 86
Alat bukti tanah RRR dicantumkan Izin Pemindahan Peralihan hak PPJB oleh Notaris Warkah Elektronik
bekas milik adat dalam sertipikat Hak Pasal 98 dan karena Berbeda, Pasal 186
Pasal 76A dan Pasal 90A Pasal 99 Penggabungan, Pencatatan PPJB &
lampiran III Peleburan atau perjanjian sewa
Pemisahan Pasal 127A,
Pasal 113 Pasal 127B
Panitia A Pemeliharaan Data Peralihan hak yang HT Elektronik Sertipikat Informasi Elektronik
Pasal 83, Pasal Fisik & Yuridis dibebani HT Pasal 114 dan Pasal Pengganti Pasal 187
84 (dihapus) Pasal 94 Pasal 104A 121 Pasal 139
21
GARIS BESAR MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
Pemeliharaan Data
60 Fisik & Yuridis 12 HT Elektronik
19 Informasi Elektronik
Pasal 114 dan Pasal 121 Pasal 187
Pasal 94
22
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
23
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
Pasal 84 (Semula)
Untuk menilai kebenaran pernyataan pemohon dan keterangan saksi-saksi yang diajukan
dalam pembuktian hak, Panitia A dapat :
a. mencari keterangan tambahan dari masyarakat yang berada di sekitar bidang tanah tersebut yang
dapat digunakan untuk memperkuat kesaksian atau keterangan mengenai pembuktian kepemilikan
tanah tersebut;
b. meminta keterangan tambahan dari masyarakat sebagaimana dimaksud pada huruf a yang
diperkirakan dapat mengetahui riwayat kepemilikan bidang tanah tersebut dengan melihat usia dan
lamanya bertempat tinggal di daerah tersebut.
c. melihat keadaan bidang tanah di lokasinya untuk mengetahui apakah yang bersangkutan secara
fisik menguasai tanah tersebut atau digunakan pihak lain dengan seizin yang bersangkutan, dan
selain itu dapat menilai bangunan dan tanaman yang ada di atas bidang tanah yang dapat
digunakan sebagai petunjuk untuk pembuktian kepemilikan seseorang atas bidang tanah tersebut.
24
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
25
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
Pasal 98 Pasal 99
(1) Untuk membuat akta pemindahan Hak Atas Tanah atau Hak Milik Atas (1) Dalam hal pemindahan hak atas tanah untuk tanah pertanian, maka
Satuan Rumah Susun dan mendaftarnya tidak diperlukan izin sebelum dibuat akta mengenai pemindahan Hak Atas Tanah, calon
pemindahan hak, kecuali dalam hal sebagai berikut: penerima hak harus membuat pernyataan yang menyatakan
a. pemindahan Hak Atas Tanah atau Hak Milik Atas Satuan Rumah (penambahan frasa “hak atas tanah untuk pertanian):
Susun yang di dalam Sertipikatnya dicatat bahwa hak tersebut a. bahwa yang bersangkutan dengan pemindahan hak tersebut tidak
hanya boleh dipindahtangankan apabila telah diperoleh izin dari menjadi Pemegang Hak Atas Tanah yang melebihi ketentuan batas
instansi yang berwenang; maksimum penguasaan tanah sesuai dengan ketentuan peraturan
b. pemindahan Hak Pakai atas Tanah Negara. perundang-undangan;
(2) Dalam hal izin pemindahan hak diperlukan sebagaimana dimaksud pada b. bahwa yang bersangkutan dengan pemindahan hak tersebut tidak
ayat (1), maka izin tersebut harus sudah diperoleh sebelum akta menjadi Pemegang Hak Atas Tanah absentee (guntai) sesuai dengan
pemindahan hak yang bersangkutan dibuat. ketentuan peraturan perundang-undangan;
(3) Izin pemindahan hak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak c. bahwa yang bersangkutan menyadari bahwa apabila pernyataan
diperlukan lagi dalam hal pemindahan hak yang dilakukan dalam rangka sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b tersebut tidak
pelaksanaan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang atau benar maka tanah kelebihan atau tanah absentee tersebut menjadi
pemasaran hasil pengembangan bidang tanah Hak Guna Bangunan objek landreform;
atau Hak Pakai induk oleh perusahaan penyelenggara perumahan, d. bahwa yang bersangkutan bersedia menanggung semua akibat
kawasan industri atau pengembangan lain yang sejenis dan peralihan hukumnya, apabila pernyataan sebagaimana dimaksud dalam huruf a
hak karena lelang, dalam rangka pengadaan tanah bagi dan huruf b tidak benar.
pembangunan untuk kepentingan umum, PSN maupun KEK (2) Pejabat Pembuat Akta Tanah wajib menjelaskan kepada calon penerima
(penambahan norma baru) hak maksud dan isi pernyataan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
26
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
Peralihan hak apabila Hak Atas Tanah Menghapus perbedaan etnis dalam pewarisan
atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun
dibebani Hak Tanggungan Pasal 111 (Semula) Menjadi
c. surat tanda bukti sebagai ahli waris yang dapat c. surat tanda bukti sebagai ahli waris dapat
berupa :
Pasal 104A (Pasal Baru) 1) wasiat dari pewaris, atau
berupa:
(1) Dalam hal Hak Atas Tanah atau Hak Milik Atas Satuan 1. wasiat dari pewaris;
2) putusan Pengadilan, atau
Rumah Susun dibebani Hak Tanggungan maka dalam 3) penetapan hakim/Ketua Pengadilan, atau 2. putusan pengadilan;
pendaftaran peralihan haknya wajib melampirkan: 4) - bagi warganegara Indonesia penduduk asli: 3. penetapan hakim/ketua pengadilan;
a. surat persetujuan tertulis dari pemegang Hak surat keterangan ahli waris 4. surat pernyataan ahli waris yang dibuat
Tanggungan dan diketahui oleh penerima peralihan yang dibuat oleh para ahli waris dengan
hak; dan/atau
oleh para ahli waris dengan disaksikan
disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi dan oleh 2 (dua) orang saksi dan diketahui
b. surat perjanjian pengakuan utang. dikuatkan oleh Kepala Desa/Kelurahan dan
(2) Persetujuan tertulis dari pemegang Hak Tanggungan oleh Kepala Desa/Lurah dan Camat
Camat tempat tinggal pewaris pada waktu
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a menjadi meninggal dunia; tempat tinggal pewaris pada waktu
syarat sebelum Pejabat Pembuat Akta Tanah - bagi warganegara Indonesia keturunan meninggal dunia;
melaksanakan pembuatan akta peralihan Hak Atas Tanah Tionghoa: akta keterangan hak mewaris dari 5. akta keterangan hak mewaris dari Notaris
atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun. Notaris,
(3) Hak Tanggungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
yang berkedudukan di tempat tinggal
- bagi warganegara Indonesia keturunan Timur pewaris pada waktu meninggal dunia;
tetap melekat pada Hak Atas Tanah atau Hak Milik Atas Asing lainnya: surat keterangan waris dari Balai
Satuan Rumah Susun yang dibebani Hak Tanggungan. atau
Harta Peninggalan.
6. surat keterangan waris dari Balai Harta
Peninggalan.
27
SEMANGAT PASAL 111 MENGENAI PENGHAPUSAN PENGGOLONGAN
PENDUDUK DALAM PEWARISAN
Pembuatan alat bukti sebagai ahli waris Penghapusan Penggolongan Penduduk: 1. UU No 12 Tahun 2006 tentang
dibuat berdasarkan prinsip penggolongan 1. surat pernyataan ahli waris yang Kewarganegaraan RI, WNI adalah
orang-orang bangsa Indonesia asli dan
penduduk: dibuat oleh para ahli waris dengan
orang-orang bangsa lain yang disahkan
1. WNI Penduduk Asli dengan Surat disaksikan oleh 2 orang saksi dan
dengan UU sebagai warganegara.
Keterangan Ahli Waris dibuat oleh diketahui oleh Kades/ Lurah dan
2. UU No 23 Tahun 2006 tentang
para ahli waris dengan disaksikan 2 Camat tempat tinggal pewaris pada
Administrasi Kependudukan yang
orang saksi dan dikuatkan oleh Kades waktu meninggal dunia
diubah dengan UU No 24 Tahun 2013,
/Lurah dan Camat tempat tinggal 2. Akta keterangan hak mewaris dari menghapus penggolongan penduduk
pewaris pada waktu meninggal dunia Notaris yang berkedudukan di tempat yang didasarkan pada perlakuan
2. WNI Keturunan Tionghoa dengan tinggal pewaris pada waktu diskriminatif, membeda-bedakan suku,
Akta Keterangan Hak Mewaris dari meninggal dunia keturunan, dan agama
Notaris 3. surat keterangan waris dari Balai 3. UUD 1945 Pasal 28 D ayat (1), setiap
3. WNI Keturunan Timur Asing lainnya Harta Peninggalan. orang berhak atas pengakuan,
dengan Surat Keterangan Waris dari jaminan, perlindungan dan kepastian
Balai Harta Peninggalan hukum yang adil serta perlakuan yang
sama di hadapan hukum
28
TANDA BUKTI SEBAGAI AHLI WARIS
PASAL 111 PERMEN ATR/KBPN 16 TAHUN 2021
Pendaftaran peralihan hak karena Akta waris atau surat tanda bukti sebagai ahli waris
Pemohon dapat menggunakan surat
pewarisan terdapat 2 kondisi , yaitu: dapat dibuat dalam bentuk:
tanda bukti sebagai ahli waris berupa
1. Jika ahli waris lebih dari 1 orang dan
wasiat dari pewaris, putusan pengadilan, 1. surat pernyataan ahli waris yang dibuat oleh ahli
belum ada pembagian warisan, maka
penetapan hakim/ketua pengadilan, surat waris dengan disaksikan oleh 2 orang saksi dan
pendaftaran peralihan haknya
pernyataan ahli waris yang dibuat oleh diketahui oleh kepala desa/lurah dan camat tempat
dilakukan kepada para ahli waris
para ahli waris dengan disaksikan oleh 2 tinggal pewaris (format terlampir); atau
sebagai pemilikan bersama, dan
orang saksi dan diketahui oleh kepala 2. surat pernyataan ahli waris yang dibuat oleh ahli
pembagian hak selanjutnya dapat
desa/lurah dan camat tempat tinggal waris dan didaftarkan oleh Notaris dalam Buku
dilakukan melalui pembagian hak
pewaris pada waktu meninggal dunia, Daftar Surat Di Bawah Tangan yang dibukukan
bersama sesuai dengan ketentuan
akta keterangan hak mewaris dari Notaris (waarmerking);
peraturan perundang-undangan
yang berkedudukan di tempat tinggal 3. surat pernyataan ahli waris yang dibuat oleh ahli
pewaris pada waktu meninggal dunia 2. Jika ahli waris lebih dari 1 orang dan waris dan ditandatangani dihadapan Notaris dan
atau surat keterangan waris dari Balai pada waktu pendaftaran peralihan didaftarkan oleh Notaris dalam Buku Daftar Surat Di
Harta Peninggalan haknya disertai dengan akta waris yang Bawah Tangan Yang Disahkan
memuat keterangan bahwa Hak Atas
4. akta keterangan hak mewaris dari Notaris.
Tanah atau HM SARUSUN tertentu
jatuh kepada 1 orang penerima
Surat tanda bukti sebagai ahli waris dapat warisan, maka pencatatan peralihan Notaris merupakan Notaris yang daerah kerjanya
dibuat dalam bentuk akta di bawah haknya dilakukan kepada penerima meliputi tempat tinggal pewaris sesuai NIK yang
tangan oleh semua ahli waris dengan warisan yang bersangkutan terdaftar pada dinas DUKCAPIL yang mengeluarkan
disaksikan oleh 2 orang saksi atau dengan berdasarkan akta waris tersebut. NIK dimaksud.
akta Notaris
29
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
30
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
Pencatatan Perkara
31
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
32
SEMANGAT PENCATATAN PPJB DAN PERJANJIAN SEWA
Pasal 50 Point 7:
UU NO 11 TAHUN 2020 Pasal 42, Rumah tunggal, rumah deret, RUSUN yang masih dalam tahap
TENTANG CIPTA KERJA pembangunan dapat dipasarkan melalui sistem perjanjian pendahuluan jual
beli sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
PP 12 TAHUN 2021 Perjanjian Pendahuluan Jual Beli atau PPJB adalah kesepakatan antara pelaku
tentang Perubahan PP 14/2016 pembangunan dan setiap orang untuk melakukan jual beli Rumah, Rusun yang dapat
tentang Penyelenggaraan Perumahan dilakukan oleh pelaku pembangunan sebelum pembangunan untuk Rusun atau dalam
& Kawasan Permukiman proses pembangunan untuk Rumah tunggal dan Rumah deret yang dibuat di hadapan
notaris.
PP 13 TAHUN 2021 Pelaku Pembangunan membuat pemisahan Rumah Susun yang wajib dituangkan dalam
Tentang Penyelenggaraan Rumah Susun bentuk gambar dan uraian menjadi dasar untuk menetapkan NPP, SHM Sarusun atau SKBG
Sarusun, dan perjanjian pengikatan jual beli
PP 18 TAHUN 2021 • Pihak yang berkepentingan dapat mengajukan permohonan pencatatan perjanjian
Tentang HPL, HAT, SARUSUN dan pengikatan jual beli atau perjanjian sewa atas Tanah terdaftar ke Kantor Pertanahan
Pendaftaran Tanah • Pencatatan dilakukan pada daftar umum dan/atau sertipikat Hak Atas Tanah
33
PENCATATAN PPJB DAN PERJANJIAN SEWA
34
HIGHLIGHT MATERI/SUBSTANSI BIDANG YURIDIS
PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
35
PENGATURAN AKSI KORPORASI
PENGGABUNGAN, PELEBURAN DAN PEMISAHAN
Definisi
Jenis Perbuatan Hukum Terkait Perseroan Terbatas
Penggabungan adalah perbuatan hukum yang dilakukan
diganti oleh satu Perseroan atau lebih untuk menggabungkan diri
dengan dengan Perseroan lain yang telah ada yang mengakibatkan
aktiva dan pasiva dari Perseroan yang menggabungkan diri
beralih karena hukum kepada Perseroan yang menerima
penggabungan dan selanjutnya status badan hukum
Perseroan yang menggabungkan diri berakhir karena hukum
36
PEMISAHAN SEBAGAI DASAR PERALIHAN HAK
PERMEN ATR/KBPN NO. 16 TAHUN 2021
Aset berupa tanah beralih Aset berupa tanah Tidak terjadi peralihan hak Aset berupa tanah a. peralihan hak karena jual beli, tukar menukar,
demi hukum dari PT yang beralih demi hukum atas tanah. Hal ini beralih demi hukum
menggabungkan diri dikarenakan dalam akuisisi
hibah, pemasukan dalam perusahaan, dan
dari PT yang (Pemisahan Murni dan perbuatan hukum pemindahan hak lainnya;
kepada PT yang menerima meleburkan diri kepada hanya terjadi Pemisahan Tidak Murni
penggabungan dengan PT baru hasil peleburan pengambilalihan atas (Spin Off) dengan Akta
b. peralihan hak karena pewarisan;
Akta Penggabungan yang dengan Akta saham yang mengakibatkan pemisahan yang dibuat c. peralihan hak karena penggabungan,
dibuat oleh Notaris Penggabungan yang perubahan pengendalian oleh Notaris peleburan atau pemisahan perseroan atau
dibuat oleh Notaris atas PT, tidak ada peralihan koperasi sesuai dengan ketentuan peraturan
kepemilikan atas aset perundang-undangan;
berupa tanah.
d. pembebanan Hak Tanggungan;
Perubahan data wajib Perubahan data wajib Tidak ada perubahan data Perubahan data wajib e. peralihan Hak Tanggungan;
didaftarkan untuk didaftarkan untuk didaftarkan untuk
menjamin kepastian menjamin kepastian menjamin kepastian
f. hapusnya Hak Atas Tanah, Hak Pengelolaan,
hukum hukum hukum Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun dan Hak
Tanggungan;
Dikenakan BPHTB PPH Dikenakan BPHTB PPH Tidak dikenakan BPHTB Dikenakan BPHTB PPH g. pembagian hak bersama;
Rancangan Rancangan Peleburan Rancangan pemisahan h. perubahan data pendaftaran tanah
Penggabungan dituangkan kedalam dituangkan ke dalam berdasarkan putusan pengadilan atau
dituangkan ke dalam akta peleburan yang akta pemisahan yang penetapan Ketua Pengadilan;
akta penggabungan dibuat oleh notaris dibuat oleh notaris i. perubahan nama akibat pemegang hak yang
yang dibuat oleh notaris
ganti nama;
j. perpanjangan jangka waktu Hak Atas Tanah
37
PERLUASAN AKSI KORPORASI
UU No 40 Tahun 2007 tentang PT yang menggantikan UU No 1 Tahun 1995 tentang PT, telah mengalami perluasan pengaturan aksi korporasi di samping
1 penggabungan (merger) atau peleburan (konsolidasi) juga diatur mengenai pemisahan perusahaan
Pasal 1 angka 12 UU No 40 Tahun 2007, mendefinisikan Pemisahan adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh Perseroan untuk memisahkan usaha yang
2 mengakibatkan seluruh aktiva dan pasiva Perseroan beralih karena hukum kepada 2 Perseroan atau lebih atau sebagian aktiva dan pasiva Perseroan beralih
karena hukum kepada satu Perseroan atau lebih
38
PERLUASAN AKSI KORPORASI
PERLUASAN AKSI KORPORASI
BERDASARKAN UU 40/2007
PP 24/1997 TENTANG
PENDAFTARAN TANAH
39
ALUR PROSES PEMISAHAN PERSEROAN
PERMOHONAN PENDAFTARAN PERALIHAN KARENA PEMISAHAN
Sebelum dilakukan penandatanganan akta pemisahan perseroan, bidang tanah
yang akan dialihkan harus clear and clean sebagai kepastian atas bidang tanah
yang akan dialihkan
40
CONTOH AKSI KORPORASI MERGER, KONSOLIDASI, AKUISISI
PT BNI SYARIAH
PENGGABUNGAN Ganti PT BANK SYARIAH
PT BANK SYARIAH Merger PT BANK BRISYARIAH
(MERGER) Nama INDONESIA (BSI)
MANDIRI
41
CONTOH AKSI KORPORASI SPIN OFF PADA BUMN
PERUSAHAAN INDUK
PERUSAHAAN SPIN OFF
(PARENT COMPANY)
PT PP PERSERO PT PP PROPERTI
42
PENGATURAN PEMISAHAN
DALAM PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
43
PENGATURAN PEMISAHAN
DALAM PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
44
PENGATURAN PEMISAHAN
DALAM PERMEN ATR/KBPN NO 16 TAHUN 2021
45
PEMBARUAN LAYANAN PENGECEKAN DAN SKPT ELEKTRONIK
PELIMPAHAN KEWENANGAN
PENGESAHAN PRODUK LAYANAN SKPT ELEKTRONIK
PENGECEKAN ELEKTRONIK
a. mengenai bidang tanah yang sudah terdaftar atau hak milik atas satuan rumah susun, kepadanya tidak disampaikan sertipikat asli hak yang
bersangkutan atau sertipikat yang diserahkan tidak sesuai dengan daftar-daftar yang ada di Kantor Pertanahan;
Penjelasan:
PPAT bertanggung jawab untuk memeriksa syarat-syarat untuk sahnya perbuatan hukum yang bersangkutan, dengan antara lain
mencocokkan data yang terdapat dalam sertipikat dengan daftar-daftar yang ada di Kantor Pertanahan;
f. obyek perbuatan hukum yang bersangkutan sedang dalam sengketa mengenai data fisik dan atau data yuridisnya;
47
FLOW LAYANAN
PENGECEKAN SERTIPIKAT
PEJABAT PENANDATANGANAN/
APLIKASI LAYANAN ELEKTRONIK PELAKSANA BPN
KORSUB
48
HASIL PRODUK LAYANAN
PENGECEKAN SERTIPIKAT/SKPT SECARA ELEKTRONIK
PENGECEKAN ELEKTRONIK
SKPT ELEKTRONIK
49
PERALIHAN HAK ATAS TANAH PPAT wajib menyampaikan akta selambat-lambatnya 7 hari kerja
sejak tanggal ditandatangani kepada Kantor Pertanahan
BERDASARKAN PP NOMOR 18 TAHUN 2021
PERSYARATAN JUAL BELI
MENJADI PerkaBPN Nomor 1 Tahun 2010
1. Formulir permohonan
SEMULA Pasal 92 ayat (1) 2. Fotocopy identitas pemohon, para pihak (KTP, KK)
Dalam hal Tanah merupakan objek 3. Surat Kuasa apabila dikuasakan
perkara pengadilan, objek penetapan 4. Fotocopy Akta Pendirian dan Pengesahan Badan
status quo oleh hakim yang memeriksa Hukum, bagi badan hukum
perkara atau objek sita pengadilan, 5. Sertipikat asli
Pasal 45 ayat (1) huruf e kepala Kantor Pertanahan MENOLAK
untuk melakukan pendaftaran peralihan
6.
7.
Akta Jual Beli dari PPAT
Izin Pemindahan Hak apabila di dalam
PP Nomor 24 Tahun 1997 atau pembebanan hak sertipikat/keputusannya dicantumkan harus
mendapat izin pejabat berwenang
Kepala Kantor Pertanahan menolak untuk 9. Foto copy SPPT PBB Tahun berjalan
melakukan pendaftaran peralihan atau 10. bukti perpajakan yang telah divalidasi
pembebanan hak, jika tidak dipenuhinya Pasal 92 ayat (2) 11. Surat Pernyataan Objek masih dalam perkara
salah satu syarat diantaranya tanah yang (Permen 16 Tahun 2021)
bersangkutan merupakan obyek sengketa Setelah jangka waktu catatan objek
di Pengadilan perkara/objek penetapan status quo
Surat Pernyataan yang memuat:
hapus dan tidak diikuti penetapan
sita jaminan maka pendaftaran ▪ Identitas pihak yang mengalihkan dan menerima
peralihan atau pembebanan hak peralihan hak
DAPAT DILAKSANAKAN
▪ Para pihak mengetahui bahwa objek tanah yang
akan dialihkan masih dalam perkara
▪ Para pihak akan tunduk kepada putusan
pengadilan yang telah memperoleh kekuatan
Pasal 103 huruf c hukum tetap dengan segala keuntungan/
Ketentuan Pasal 45 ayat (1) huruf e kerugian/beban yang didapat atas putusan
Peraturan Pemerintah Nomor 24 pengadilan dimaksud.
Tahun 1997 tentang Pendaftaran
Tanah dicabut dan dinyatakan tidak
berlaku
50
PERUBAHAN HAK WNI merupakan subjek hak yang dapat mempunyai Hak Milik,
dikecualikan untuk daerah yang mempunyai kebijakan kearifan lokal
PERMEN ATR/KBPN NOMOR 18 TAHUN 2021 seperti Provinsi Daerah Istimewa Yograkarta
51
LAYANAN PERUBAHAN HGB/HP MENJADI HM UNTUK RUMAH TINGGAL, RUKO DAN RUKAN
Pasal 149 s.d. Pasal 153 Permen ATR/KBPN No. 18 Tahun 2021
PENCATATAN PPJB
ATAU PERJANJIAN Persyaratan Penghapusan
SEWA ATAS TANAH
53
LAYANAN PENCATATAN PPJB/PERJANJIAN SEWA
Pasal 127B Permen ATR/KBPN No. 16 Tahun 2021
54
PERPANJANGAN DAN PEMBARUAN HAK
TERHADAP OBJEK YANG DIBEBANI HAK TANGGUNGAN
Pasal 18
Hapusnya Hak Tanggungan
a. hapusnya utang yang dijamin dengan Hak Tanggungan;
Perpanjangan/pembaruan
b. dilepaskannya Hak Tanggungan oleh pemegang Hak Tanggungan;
hak atas tanah dapat
c. pembersihan Hak Tanggungan berdasarkan penetapan peringkat oleh Ketua Pengadilan Negeri;
dimohon oleh Kreditur
d. hapusnya hak atas tanah yang dibebani Hak Tanggungan.
sepanjang dicantumkan
dalam Akta Pemberian
Hak Tanggungannya
Pasal 11 ayat (2) bahwa Kreditur diberikan
kewenangan untuk
Dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan dapat dicantumkan janji-janji, antara lain mengurus perpanjangan
d. janji yang memberikan kewenangan kepada pemegang Hak Tanggungan untuk menyelamatkan obyek hak atas tanah yang
Hak Tanggungan, jika hal itu diperlukan untuk pelaksanaan eksekusi atau untuk mencegah menjadi dibebani Hak Tanggungan
hapusnya atau dibatalkannya hak yang menjadi obyek Hak Tanggungan karena tidak dipenuhi atau tersebut
dilanggarnya ketentuan undang-undang;
Penjelasan:
Dalam janji ini termasuk pemberian kewenangan kepada pemegang Hak Tanggungan untuk atas biaya pemberi Hak
Tanggungan mengurus perpanjangan hak atas tanah yang dijadikan obyek Hak Tanggungan untuk mencegah
hapusnya Hak Tanggungan karena hapusnya hak atas tanah, dan melakukan pekerjaan lain yang diperlukan untuk
menjaga agar obyek Hak Tanggungan tidak berkurang nilainya yang akan mengakibatkan berkurangnya harga penjualan
sehingga tidak cukup untuk melunasi utang yang dijamin.
55
Click to edit Master title style DIREKTORAT JENDERAL
TERIMA PENETAPAN HAK DAN PENDAFTARAN TANAH
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/
KASIH BADAN PERTANAHAN NASIONAL
56