NAMA : Alvito Julryan kalabanne
NIM: 34421047
KELAS : 2A PERAWATAN ALAT BERAT
Ringkasan kelompok 2
1. Senders
Sender jenis ini digunakan untuk mengukur temperature (atau system lain yang mempunyai
parameter yang sama),sender ini terbagi atsas ukuran 0-240 ohm dan sender dengan ukuran 70-
800 ohm.
Contoh sender :
-Fuel sensor dipasang pada sisi samping fuel tank. Perggerakan float diteruskan oleh arm untuk
menggerakkan variable resistance, Saat display pada monitor panel mencapai low level,
warning lamp berkedip
-Sender ini digunakan untuk mengukur temperature. Nilai tahanan sender jenis ini adalah 70-
800 ohm. Sebagai contoh :pada unit dump truck,pada 110°C (230°F), tahanannya seharusnya
140 - 160 ohm.
2. Sensor
Sensor digunakan untuk mengukur parameter fisik seperti kecepatan, temperature, tekanan, dan
posisi.
3. Pasif dan Aktif sensor
Active sensor (mendapatkan suplai power dari ECM dan harus dalam keadaan diberi
power untuk mengetahui kondisinya) dan Passive sensor (tidak memerlukan power dari
ECM dan dapat ditest tanpa mendapatkan suplai power). Cara mudah membedakan pasif
dan aktif sensor, pasif sensor biasanya hanya memiliki dua kabel sedang kan aktif sensor
memiliki tiga kabel
4. Analog signal
Analog sensor adalah sensor yang menghasilkan sinyal output kontinyu atau berkelanjutan.
5. Troubleshooting Analog Sensors
Pada proses throuble shooting pada analog sensor,sebaiknya mengacu pada diqagnostic
information yang dikeluarkan oleh electronic control. Berdasarkan diagnostic information yang
disampaikan oleh electronic control, bisa diperkirakan kerusakan pada salah satu analog sensor.
Maka dengan mudah kita bisa menentukan lokasi kerusakan apakah di sensor atau di
harness/connector.
6. Digital signal
Digital sensor digunakan untuk untuk mengukur berbagai parameter seperti posisi, kecepatan,
gaya, tekanan, dan lain-lain.
7. Frekuensi sensor
Di gunakan sistem pengukuran kecepatan rendah yang tidak kritis digunakan sensor tipe
magnetic, sedang untuk sistem yang memerlukan pengukuran kecepatan rendah yang presisi
digunakan sensor tipe Hall Effect.
8. Magnetic pick up sensor
Magnetic pick–up mengkonversi pergerakan mekanikal menjadi tegangan AC
9. Pasif speed timing sensor
Timing Sensor melakukan tiga fungsi mendasar dalam sistem yaitu sebagai berikut :
~Mendeteksi kecepatan engine
~Mendeteksi engine timing
~Mengidentifikasi silinder dan TDC