0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan126 halaman

Aplikasi Penjualan Web PT Indoberka

Laporan ini membahas rancangan aplikasi penjualan berbasis web untuk PT. Indoberka Investama yang bergerak di bidang konstruksi, pabrikasi, dan distribusi rangka atap. Aplikasi ini dirancang untuk mengolah data penjualan dan retur barang secara terkomputerisasi guna meningkatkan efisiensi proses bisnis perusahaan."

Diunggah oleh

veven
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan126 halaman

Aplikasi Penjualan Web PT Indoberka

Laporan ini membahas rancangan aplikasi penjualan berbasis web untuk PT. Indoberka Investama yang bergerak di bidang konstruksi, pabrikasi, dan distribusi rangka atap. Aplikasi ini dirancang untuk mengolah data penjualan dan retur barang secara terkomputerisasi guna meningkatkan efisiensi proses bisnis perusahaan."

Diunggah oleh

veven
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RANCANG BANGUN APLIKASI PENJUALAN

BERBASIS WEB PADA PT. INDOBERKA


INVESTAMA

KERJA PRAKTIK

Program Studi

S1 Sistem Informasi

Oleh:

ARFIANSYAH AGMA

13410100060

FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA


INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA STIKOM SURABAYA
2017
RANCANG BANGUN APLIKASI PENJUALAN BERBASIS WEB PADA

PT. INDOBERKA INVESTAMA

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan

Program Sarjana

Disusun Oleh:

Nama : ARFIANSYAH AGMA

Nim : 13410100060

Program : S1 (Strata Satu)

Jurusan : Sistem Informasi

FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA

INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA STIKOM SURABAYA

2017
“BERJUANG menggapai KESUKSESAN, dan jangan lupa BERDOA

kepadaNya”
ABSTRAK

PT. Indoberka Investama merupakan perusahaan nasional yang bergerak

pada bidang konstruksi, pabrikasi, dan distributor rangka atap. PT. Indoberka

Investama juga melayani penjualan secara partai maupun eceran. Lokasi

perusahaan ini terletak di Komplek Pergudangan Margomulyo Permai Blok C

No.10 Surabaya. Pendiri sekaligus direktur utama dari PT. Indoberka Investama

adalah Pak Leo.

Dalam melakukan kegiatan penjualan PT. Indoberka Investama masih

mencatat transaksi pada nota penjualan dan buku laporan penjualan yang sebagai

laporan penjualan. Selain itu, proses retur barang di PT. Indoberka Investama juga

masih melakukan proses secara manual. Pelanggan yang ingin melakukan retur

barang harus membawa barang tersebut ke perusahaan. Maka dalam penerapan

teknologi informasi untuk pengolahan data penjualan dan retur barang merupakan

hal penting untuk perkembangan usaha perusahaan, terutama bagi perusahaan

yang bergerak dalam bidang manufaktur seperti PT. Indoberka Investama.

Hasil dari analisis menunjukkan bahwa PT. Indoberka Investama

membutuhkan suatu aplikasi penjualan. Oleh karena itu, maka penulis membuat

suatu aplikasi penjualan yang dapat membantu pengolahan data penjualan, data

retur barang, dan pencatatan data stok barang serta menyusun laporan-laporan

secara terkomputerisasi sehingga mengoptimalkan pengolalaan kegiatan transaksi

penjualan dan retur barang secara efektif dan efisien.

Kata Kunci : Penjualan, Retur Barang, PT. Indoberka Investama, Penjualan

Online.

vi
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha

Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah

melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga laporan

kerja praktik yang berjudul "Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Berbasis Web

Pada PT. Indoberka Investama" dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Adapun tujuan penulisan laporan kerja praktik ini adalah untuk memenuhi

persyaratan dalam menyelesaikan Kerja Praktik Program Studi Sistem Informasi

S1 Sistem Informasi Stikom Surabaya.

Laporan Kerja Praktik ini telah penulis susun dengan maksimal dan

mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar

pembuatan laporan ini. Untuk itu Penulis menyampaikan ucapan terima kasih

yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam

penyelesaian laporan kerja praktik ini, terutama kepada yang terhormat:

1. Orang tua dan keluarga besar Penulis yang selalu memberikan dukungan

dan motivasi kepada penulis..

2. Bapak Prof. Dr. Budi Jatmiko, [Link] selaku Rektor Institut Bisnis dan

Informatika Stikom Surabaya.

3. Ibu Dr. M.J. Dewiyani Sunarto, selaku Kaprodi S1 Sistem Informasi

Fakultas Teknologi dan Informatika Institut Bisnis dan Informatika Stikom

Surabaya.

4. Bapak Dr. Drs. Antok Supriyanto, [Link]., selaku dosen pembimbing

kerja praktik yang telah membimbing dengan sabar dan memberikan

pengarahan dalam menyelesaikan laporan kerja praktik ini.

vii
5. Bapak Wahju Priastoto, S.E., selaku staff bagian PPKP yang sudah

memberikan waktunya dalam memandu, dan memberikan pengarahan

dalam selama kegiatan kerja praktik berlangsung.

6. Bapak Heru, selaku Manager Perusahaan yang telah berkenan memberikan

ijin kerja praktik dan membimbing dengan sepenuh hati dan mengarahkan

penulis selama proses kerja praktik.

7. Seluruh jajaran manajemen dan staff PT. Indoberka Investama yang belum

dapat penulis sebutkan satu persatu namanya, terima kasih telah

menerima,membantu, dan melayani penulis dengan sangat ramah dan

sangat baik selama proses kerja praktik.

8. Terima kasih kepada seluruh pihak yang belum dapat penulis sebutkan

satu persatu yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam

proses kerja praktik.

Terlepas dari semua itu, Penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih ada

kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena

itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca

agar kami dapat memperbaiki laporan kerja praktik ini. Akhir kata kami berharap

semoga laporan kerja praktik ini dapat memberikan manfaat.

Surabaya, Januari 2017

Penulis

viii
DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ............................................................................................................. vi

KATA PENGANTAR .......................................................................................... vii

DAFTAR ISI .......................................................................................................... ix

DAFTAR TABEL ................................................................................................ xiii

DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xiv

DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................... xvii

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ........................................................................... 1

1.2 Perumusan Masalah .................................................................................. 3

1.3 Batasan Masalah ....................................................................................... 3

1.4 Tujuan ....................................................................................................... 4

1.5 Manfaat ..................................................................................................... 4

1.6 Sistematika Penulisan ............................................................................... 4

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ................................................... 7

2.1 Sejarah Perusahaan ................................................................................... 7

2.2 Logo Perusahaan ...................................................................................... 9

2.3 Visi, Misi, dan Motto Perusahaan ............................................................ 9

2.3.1 Visi .................................................................................................... 9

2.3.2 Misi ................................................................................................. 10

2.3.3 Motto ............................................................................................... 10

2.4 Struktur Organisasi ................................................................................. 10

ix
2.4.1 Direktur ........................................................................................... 11

2.4.2 Manager........................................................................................... 11

2.4.3 Bagian Pembelian............................................................................ 12

2.4.4 Bagian Penjualan............................................................................. 12

2.4.5 Bagian Gudang ................................................................................ 12

2.4.6 Bagian Produksi .............................................................................. 13

2.4.7 Bagian Keuangan ............................................................................ 13

2.4.8 Kepala Outlet .................................................................................. 13

2.4.9 Bagian Pembelian Outlet................................................................. 14

2.4.10 Bagian Penjualan Outlet.................................................................. 14

2.4.11 Admin Gudang Outlet ..................................................................... 14

2.5 Profil Bagian Penjualan PT. Indoberka Investama................................. 14

BAB III LANDASAN TEORI .............................................................................. 16

3.1 Penjualan ................................................................................................ 16

3.2 Retur Barang........................................................................................... 17

3.3 Aplikasi Website ..................................................................................... 18

3.4 Siklus Hidup Pengembangan Sistem ...................................................... 19

3.3.1 Analisis dan Perancangan Sistem.................................................... 20

3.3.2 Bagan Alir ....................................................................................... 21

A. Bagan Alir Dokumen (Document Flowchart) ........................................ 23

B. Bagan Alir Sistem (System Flowchart) .................................................. 24

3.3.3 Data Flow Diagram (DFD) ............................................................ 24

3.3.4 Entity Relationship Diagram (ERD) ............................................... 26

3.5 Database ................................................................................................. 27

3.4.1 MySQL............................................................................................. 27

3.6 Hypertext Markup Languange (HTML) ................................................. 28

x
3.7 Hypertext Preprocessor (PHP) ............................................................... 28

3.8 Internet ................................................................................................... 29

3.9 XAMPP .................................................................................................. 29

BAB IV DESKRPSI PEKERJAAN...................................................................... 30

4.1 Identifikasi Masalah ............................................................................... 30

4.1.1 Document Flowchart....................................................................... 31

A. Document Flowchart Penjualan ............................................................. 31

B. Document Flowchart Retur Barang........................................................ 33

4.2 Analisis Masalah .................................................................................... 34

4.3 Perancangan Sistem ................................................................................ 35

4.3.1 System Flowchart ............................................................................ 35

A. System Flowchart Pendaftaran Pelanggan.............................................. 36

B. System Flowchart Konfirmasi Pendaftaran Pelanggan .......................... 37

C. System Flowchart Pemesanan Barang .................................................... 38

D. System Flowchart Konfirmasi dan Cetak Bukti Pemesanan Barang...... 39

E. System Flowchart Cetak Nota Penjualan ............................................... 41

F. System Flowchart Pendaftaran Retur Barang ......................................... 42

G. System Flowchart Konfirmasi dan Cetak Bukti Retur Barang ............... 43

H. System Flowchart Laporan ..................................................................... 44

4.3.2 Diagram Berjenjang ........................................................................ 45

4.3.3 Context Diagram ............................................................................. 47

4.3.4 DFD Level 0 .................................................................................... 47

4.3.5 DFD Level 1 .................................................................................... 49

A. DFD Level 1 Pendaftaran Pelanggan ..................................................... 49

B. DFD Level 1 Penjualan .......................................................................... 49

C. DFD Level 1 Retur Barang..................................................................... 50

xi
D. DFD Level 1 Pembuatan Laporan .......................................................... 52

4.3.6 Conceptual Data Model (CDM) ..................................................... 52

4.3.7 Physical Data Model (PDM) .......................................................... 53

4.3.8 Struktur Tabel.................................................................................. 55

4.4 Kebutuhan Sistem................................................................................... 61

4.4.1 Desain Input dan Output (I/O) ........................................................ 61

4.5 Implementasi Sistem .............................................................................. 85

4.5.1 Teknologi ........................................................................................ 85

4.5.2 Tampilan Program Aplikasi ............................................................ 86

BAB V PENUTUP .............................................................................................. 108

5.1 Kesimpulan ........................................................................................... 108

5.2 Saran ..................................................................................................... 108

DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 109

LAMPIRAN ........................................................................................................ 110

xii
DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1 Simbol-simbol Data Flow Diagram (DFD) ......................................... 25


Tabel 4.1 Tabel Pelanggan .................................................................................... 55
Tabel 4.2 Tabel Barang ......................................................................................... 56
Tabel 4.3 Tabel Bagian Penjualan ........................................................................ 57
Tabel 4.4 Tabel Penjualan ..................................................................................... 57
Tabel 4.5 Tabel Detil Penjualan ............................................................................ 58
Tabel 4.6 Tabel Upload Bukti Pembayaran .......................................................... 59
Tabel 4.7 Tabel Transaksi Diterima ...................................................................... 59
Tabel 4.8 Tabel Retur Barang ............................................................................... 60
Tabel 4.9 Tabel Detil Retur Barang ...................................................................... 60
Tabel 4.10 Tabel Retur Diterima .......................................................................... 61

xiii
DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Logo PT. Indoberka Investama ........................................................... 9


Gambar 2.2 Struktur Organisasi PT. Indoberka Investama .................................. 11
Gambar 3.1. Simbol-simbol Bagan Alir ............................................................... 23
Gambar 4.1. Document Flowchart Penjualan ....................................................... 32
Gambar 4.2. Documen Flowchart Retur Barang .................................................. 33
Gambar 4.3. System Flowchart Pendaftaran Pelanggan ....................................... 36
Gambar 4.4. System Flowchart Konfirmasi Pendaftaran Pelanggan .................... 37
Gambar 4.5. System Flowchart Pemesanan Barang.............................................. 38
Gambar 4.6. System Flowchart Konfirmasi dan Cetak Bukti Pemesanan Barang 40
Gambar 4.7. System Flowchart Cetak Nota Penjualan ......................................... 41
Gambar 4.8. System Flowchart Pendaftaran Retur Barang................................... 42
Gambar 4.9. System Flowchart Konfirmasi dan Cetak Bukti Retur Barang ........ 44
Gambar 4.10. System Flowchart Laporan ............................................................. 45
Gambar 4.11. Diagram Berjenjang ....................................................................... 46
Gambar 4.12. Context Diagram ............................................................................ 47
Gambar 4.13. DFD Level 0 ................................................................................... 48
Gambar 4.14. DFD Level 1 Pendaftaran Pelanggan ............................................. 49
Gambar 4.15. DFD Level 1 Penjualan .................................................................. 50
Gambar 4.16. DFD Level 1 Retur Barang ............................................................ 51
Gambar 4.17. DFD Level 1 Pembuatan Laporan .................................................. 52
Gambar 4.18. Conceptual Data Model (CDM) .................................................... 53
Gambar 4.19. Physical Data Model (PDM).......................................................... 54
Gambar 4.20. Tampilan Desain Input Halaman Login ......................................... 62
Gambar 4.21. Tampilan Desain Input Halaman Pendaftaran Pelanggan .............. 63
Gambar 4.22. Tampilan Desain Input Halaman Master Pelanggan...................... 63
Gambar 4.23. Tampilan Desain Input Form Tambah Data Pelanggan ................. 64
Gambar 4.24. Tampilan Desain Input Halaman Master Barang........................... 65

xiv
Gambar 4.25. Tampilan Desain Input Form Tambah Data Barang ...................... 66
Gambar 4.26. Tampilan Desain Input Halaman Master Karyawan ...................... 66
Gambar 4.27. Tampilan Desain Input Form Tambah Data Karyawan ................. 67
Gambar 4.28. Tampilan Desain Input Halaman Tabel Transaksi ......................... 68
Gambar 4.29. Tampilan Desain Input Halaman Tabel Retur Barang ................... 69
Gambar 4.30. Tampilan Desain Input Halaman Beranda Pelanggan.................... 70
Gambar 4.31. Tampilan Desain Input Lihat Keranjang ........................................ 71
Gambar 4.32. Tampilan Desain Input Checkout Transaksi .................................. 71
Gambar 4.33. Tampilan Desain Input Tabel Upload Pembayaran ....................... 72
Gambar 4.34. Tampilan Desain Input Halaman Retur Barang ............................. 73
Gambar 4.35. Tampilan Desain Output Tabel Histori Order ................................ 74
Gambar 4.36. Tampilan Desain Output Detil Histori Order ................................. 75
Gambar 4.37. Tampilan Desain Output Tabel Histori Retur Barang .................... 75
Gambar 4.38. Tampilan Desain Output Detil Histori Retur Barang ..................... 76
Gambar 4.39. Tampilan Desain Output Laporan Penjualan ................................. 77
Gambar 4.40. Tampilan Desain Output Laporan Retur Barang............................ 78
Gambar 4.41. Tampilan Desain Output Bukti Pemesanan Barang ....................... 79
Gambar 4.42. Tampilan Desain Output Bukti Pendaftaran Retur Barang ............ 79
Gambar 4.43. Tampilan Desain Output Nota Penjualan ....................................... 80
Gambar 4.44. Tampilan Desain Output Bukti Retur Barang ................................ 81
Gambar 4.45. Tampilan Desain Output Laporan Data Pelanggan ........................ 80
Gambar 4.46. Tampilan Desain Output Laporan Data Barang ............................. 82
Gambar 4.47. Tampilan Desain Output Laporan Data Karyawan ........................ 83
Gambar 4.48. Tampilan Desain Output Laporan Penjualan ................................. 84
Gambar 4.49. Tampilan Desain Output Laporan Retur Barang............................ 84
Gambar 4.50. Tampilan Interface Halaman Login ............................................... 86
Gambar 4.51. Tampilan Interface Halaman Pendaftaran...................................... 87
Gambar 4.52. Tampilan Interface Beranda Bagian Penjualan.............................. 87
Gambar 4.53. Tampilan Interface Master Pelanggan ........................................... 88
Gambar 4.54. Tampilan Interface Tambah Data Pelanggan ................................. 89
Gambar 4.55. Tampilan Interface Halaman Master Barang ................................. 90
Gambar 4.56. Tampilan Interface Tambah Data Barang ...................................... 91

xv
Gambar 4.57. Tampilan Interface Master Karyawan............................................ 91
Gambar 4.58. Tampilan Interface Tambah Data Karyawan ................................. 92
Gambar 4.59. Tampilan Interface Halaman Tabel Transaksi ............................... 93
Gambar 4.60. Tampilan Interface Halaman Tabel Retur ...................................... 94
Gambar 4.61. Tampilan Interface Halaman Laporan Penjualan........................... 95
Gambar 4.62. Tampilan Interface Halaman Laporan Penjualan........................... 96
Gambar 4.63. Tampilan Interface Halaman Beranda Pelanggan .......................... 97
Gambar 4.64. Tampilan Interface Katalog Barang ............................................... 98
Gambar 4.65. Tampilan Interface Halaman Keranjang Belanja ........................... 98
Gambar 4.66. Tampilan Interface Halaman Keranjang Checkout Transaksi ....... 99
Gambar 4.67. Tampilan Interface Halaman Upload Pembayaran ...................... 100
Gambar 4.68. Tampilan Interface Halaman Histori Order ................................. 101
Gambar 4.69. Tampilan Interface Halaman Detail Histori Order ...................... 102
Gambar 4.70. Tampilan Interface Halaman Retur Barang ................................. 102
Gambar 4.71. Tampilan Interface Keranjang Retur Barang ............................... 103
Gambar 4.72. Tampilan Interface Halaman Histori Retur Barang ..................... 104
Gambar 4.73. Tampilan Interface Detail Histori Retur Barang .......................... 104
Gambar 4.74. Tampilan Interface Bukti Pemesanan Barang .............................. 105
Gambar 4.75. Tampilan Interface Bukti Pendaftaran Barang............................. 106
Gambar 4.76. Tampilan Interface Nota Pembelian Barang ................................ 106
Gambar 4.77. Tampilan Interface Bukti Retur Barang ....................................... 107

xvi
DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Surat Balasan Institusi .................................................................... 112

Lampiran 2. Form KP-5 Acuan Kerja ................................................................. 113

Lampiran 3. Form KP-5 Rencana Kerja Mingguan ............................................ 113

Lampiran 4. Form KP-6 Log Harian Dan Catatan Perubahan Acuan Kerja ....... 114

Lampiran 5. Form KP-7 Kehadiran Kerja Praktik .............................................. 115

Lampiran 6. Kartu Bimbingan Kerja Praktik ...................................................... 116

Lampiran 7. Biodata Penulis ............................................................................... 117

xvii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Perkembangan teknologi informasi telah memasuki era baru, di mana

perkembangan teknologi informasi ini sangatlah maju dengan pesat sehingga

memberikan dampak yang besar terhadap masyarakat luas. Dengan adanya

teknologi informasi, data dan informasi yang diperlukan perusahaan dapat

diperoleh dengan mudah dan cepat. Dalam kemajuan teknologi informasi ini

maka perusahaan-perusahaan di Indonesia, baik yang bergerak di bidang

perdagangan maupun jasa, harus mampu meningkatkan performasinya

dibandingkan sebelumnya serta mampu bersaing dalam hal teknologi informasi

dengan perusahaan-perusahaan lain. Oleh karena itu ,perusahaan sangat

membutuhkan suatu sistem informasi yang dapat mendukung manajemen untuk

mengambil keputusan. Sistem informasi yang baik antar fungsi dapat

meningkatkan produktivitas perusahaan..

PT. Indoberka Investama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang

manufaktur yang menghasilkan produk rangka atap baja ringan atau disebut

dengan galvalum. PT. Indoberka investama berdiri pada tahun 2008 dan awalnya

perusahaan ini bernamakan UD. Berkat Jaya, dan kemudian pada tahun 2012 UD

Berkat jaya berubaha menjadi PT. Indoberka Investama. Dalam kegiatan setiap

harinya, PT Indoberka Investama memproduksi rangka atap baja ringan atau

galvalum dengan berbagai macam model rangka atap yang seusai dengan

1
2

kebutuhan para pelanggan. Selain melakukan aktifitas produksi, PT. Indoberka

Investama juga melakukan transaksi penjualan yang secara langsung dari pabrik

ke pelanggan, dan aktifitas penjualan produk ke pelanggan yang melalui dari

outlet-outlet yang dimiliki oleh PT. Indoberka Investama. Meskipun PT.

Indoberka sudah memiliki outlet-outlet yang sudah tersebar di Indonesia, di

pabrik melayani proses penjualan yang langsung ke pelanggan tanpa melalui

outlet-outlet.

Proses penjualan pada PT. Indoberka Investama masih dilakukan secara

manual. Transaksi penjualan masih dicatat pada nota penjualan dua rangkap.

Rangkap satu diberikan pada pelanggan untuk dijadikan bukti penjualan dan nota

penjualan rangkap dua digunakan sebagai arsip oleh bagian penjualan untuk

merekap hasil penjualan. Nota penjualan tersebut juga dijadikan sebagai acuan

merekap stok barang. Proses rekapan dilakukan dengan memindahkan informasi

yang berasal dari nota penjualan ke kartu stok barang. Rekapan hasil penjualan

dilakukan setiap minggu sekali, sedangkan rekapan stok barang dilakukan setiap

hari. Proses penjualan ini yang menyebabkan pengolahan data penjualan menjadi

kurang efektif dan efisien serta memerlukan penyimpanan laporan yang cukup

besar untuk menyimpan semua laporan dalam proses penjualan, sehingga laporan

penjualan yang dihasilkan besar kemungkinan terjadi kesalahan dan

membutuhkan biaya yang cukup besar untuk penyimpanan. Selain itu proses

pengolaan data penjualan barang yang masih berlangsung manual dirasa kurang

maksimal untuk proses penjualan. Pada aktifitas penjualan ini, pembeli harus

diwajibkan untuk membayar secara tunai.


3

Berdasarkan uraian diatas maka perusahaan PT. Indoberka Investama

memerlukan suatu aplikasi penjualan berbasis web yang dapat meningkatkan

kinerja sistem dalam pengolahan data dan mempermudah dalam menyusun

laporan. Dengan aplikasi penjualan berbasis web ini diharapkan dapat

mengoptimalkan proses penjualan dan mempermudah pelanggannya dalam

melakukan pembelian produk-produk yang dihasilkan PT. Indoberka Investama,

sehingga proses penjualan dapat dikelola secara efektif, efisien, dan semakin

bertambah maju pelayanan penjualan dengan menerapkan teknologi informasi

dalam perusahaan.

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka didapatkan rumusan

permasalahan, yaitu: "Bagaimana membuat suatu Aplikasi Penjualan Berbasis

Web pada PT. Indoberka Investama".

1.3 Batasan Masalah

Untuk menyelesaikan persoalan yang ada maka dibuat batasan masalah

aplikasi penjualan berbasis web pada PT. Indoberka Investama sebagai berikut:

1. Aplikasi dibangun berbasis website dengan menggunakan bahasa pemrograman

Hypertext Prepocessor (PHP) dan Database yang digunakan adalah MySQL.

2. Aplikasi penjualan ini hanya mencakup pada proses penjualan yang ada di

PT. Indoberka Investama dan tidak mencakup proses penjualan dan sistem

distribusi pada outlet-outlet.


4

1.4 Tujuan

Dengan mengacu pada perumusan masalah maka tujuan yang hendak

dicapai dalam Kerja Praktik ini adalah terbentuknya Aplikasi Penjualan Berbasis

Web pada PT. Indoberka Investama untuk membantu kegiatan transaksional

perusahaan serta menyimpan data hasil penjualan dan retur barang.

1.5 Manfaat

Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan diatas maka manfaat yang bisa

diambil pada tiap bagian diantaranya :

1. Pada perusahaan akan lebih mudah untuk melakukan penjualan dalam

mengolah data penjualan, dan menyimpan laporan-laporan yang ada dalam

proses penjualan tanpa membutuhkan biaya yang cukup besar dan

menghemat waktu.

2. Pelanggan akan lebih mudah untuk melakukan pembelian produk yang dijual

oleh PT. Indoberka Investama dan tanpa harus datang ke perusahaan.

3. Mempermudah PT. Indoberka Investama dalam melakukan transaksi

penjualan produk-produk sehingga dapat mengemat waktu dan biaya yang

dikeluarkan oleh PT. Indoberka Investama.

4. Mempermudah para pelanggan untuk pembelian produk galvalum yang dijual

oleh PT. Indoberka Investama.

1.6 Sistematika Penulisan

Untuk memberikan gambaran tentang laporan kerja praktik ini maka

akan dijelaskan sistematika penulisan seperti berikut :


5

BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini akan dibahas tentang latar belakang yang melandasi

studi kasus serta perumusan masalah, batasan masalah, tujuan,

manfaat yang mendeskripsikan semuanya menjadi pengantar dan

sistematika penulisan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Pada bab ini akan dibahas tentang profile perusahaaan, ruang

lingkup perusahaan, logo PT. Indoberka Investama, visi, misi dan

motto PT. Indoberka Investama serta struktur organisasi yang

berhubungan langsung dengan PT. Indoberka Investama.

BAB III LANDASAN TEORI

Bab ini menjelaskan tentang teori–teori untuk menyelesaikan

Sistem Informasi Penjualan yang akan dibuat. Teori yang terkait

meliputi teori mengenai Konsep Dasar Sistem Informasi, Analisa

dan Perancangan Sistem, Penjualan, Sistem Informasi Penjualan ,

Database, SQL, Basis Data, ERD, DFD.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

Bab ini terdiri dari 4 bagian yaitu Analisis Sistem, Desain,

Implementasi, dan Evaluasi. Analisis Sistem menguraikan tentang

identifikasi sistem, identifikasi permasalahan yang ada pada

sistem, dan mencari solusi dari permasalahan yang ada. Desain

berisi penjelasan tentang desain input output sistem, desain


6

database, struktur tabel dan perancangan sistem yang meliputi

Document Flow, System Flow, Entity Relationship Diagram dan

Data Flow Diagram. Implementasi sistem berupa capture dari

setiap form aplikasi disertai dengan pembahasan mengenai

jalannya program. Evaluasi berisi hasil dari jalannya aplikasi

setelah implementasi program dilakukan disertai dengan data.

BAB V PENUTUP

Pada bab ini berisikan kesimpulan pembahasan yang terkait dengan

tujuan dan permasalahan yang ada, serta saran untuk

pengembangannya.
BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Perusahaan

PT. Indoberka Investama merupakan perusahaan nasional yang bergerak

di bidang kontruksi, pabrikasi, dan distributor rangka atap. Lokasi pabrik dan

gudang PT. Indoberka Investama saat ini terletak di komplek pergudangan

Margomulyo Permai blok C no.10 Surabaya, sedangkan lokasi kantor yang

berfungsi sebagai tempat pengurusan kegiatan administrasi terletak di Jalan

Darmo Permai Utara No.3. Pendiri sekaligus direktur utama dari PT. Indoberka

Investama adalah Pak Leo. Logo PT. Indoberka Investama dapat dilihat pada

gambar 2.1.

PT. Indoberka Investama sebenarnya telah dijalankan sejak tahun 2008

oleh Pak Leo yang pada awalnya merupakan seorang aplikator rangka atap

galvalum, tetapi statusnya masih sebagai sebuah Usaha Dagang dengan nama UD.

Berkat Jaya. Proses bisnis yang dijalankan oleh UD. Berkat Jaya pada awalnya

hanya masih sebatas sebagai distributor rangka atap galvalum. Pada tahun 2010

perusahaan mulai melakukan ekspansi bisnis dengan mengadakan produksi

sendiri untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya yang semakin meningkat.

Status hukum perusahaan kemudian juga sempat ditingkatkan menjadi CV.

Indoberka Investama

Pada tahun 2012 status hukum perusahaan resmi menjadi sebuah PT

melalui pengesahaan akte pendirian perseroan terbatas oleh departemen

7
8

kehakiman tertanggal 3 April 2012. Hingga saat ini jumlah karyawan yang

terdapat pada PT. Indoberka Investama berjumlah 147 orang. Sebagai sebuah

perusahaan manufaktur, proses bisnis yang dijalankan oleh PT. Indoberka

Investama adalah pabrikasi dan penjualan dengan produk utamanya yaitu rangka

atap galvalum yang terdiri dari berbagai varian dan berbagai ukuran. Varian

rangka atap galvalum yang diproduksi dan dipasarkan oleh PT. Indoberka

Investama terdiri dari jenis Canal, Rang, Spandek, dan Hollow. Dalam

memasarkan produknya, PT. Indoberka Investama menggunakan nama IBI

TRUSS sebagai merk dagangnya.

Proses penjualan pada PT. Indoberka Investama utamanya dilakukan

melalui sebuah jaringan distribusi dengan mendistribusikan produk ke outlet-

outlet perusahaan yang terbesar di beberapa area pemasaran. Area pemasaran PT.

Indoberka Investama saat ini meliputi area Jawa Timur yang terdiri dari wilayah

Surabaya, Sidoarjo, Malang dan Madiun; area Jawa Tengah yang terdiri dari

wialayah Yogyakarta, Solo dan Semarang; area Bali, area Lombok, dan area

Makassar. Selain penjualan melalui unit-unit outlet yang dimiliki, penjualan juga

dilakukan langsung melalui pabrik PT. Indoberka Investama. PT. Indoberka

Investama saat ini memiliki total outlet yang berjumlah 24 unit yang tersebar di

area-area pemasaran tersebut.

Rencana kedepannya perusahaan akan meningkatkan jumlah outlet pada

area-area pemasarannya untuk semakin meningkatkan perolehan omset serta

membuka pabrik baru pada area pemasaran di luar wilayah Jawa Timur untuk

mengantisipasi peningkatan jumlah permintaan pelanggan dan menekan beban


9

biaya yang timbul dari proses distribusi dari pabrik ke outlet yang berada di luar

wilayah Jawa Timur.

2.2 Logo Perusahaan

Gambar 2.1 di bawah merupakan logo dari PT. Indoberka Investama,

logo tersebut merupakan logo terakhir yang saat ini digunakan oleh PT. Indoberka

Investama.

Gambar 2.1. Logo PT. Indoberka Investama

2.3 Visi, Misi, dan Motto Perusahaan

Adapun Visi, Misi, dan Motto dari PT. Indoberka Investama akan

diuraikan dalam penjelasan di bawah ini:

2.3.1 Visi

“Menjadi produsen rangka atap baja ringan yang unggul dan berdaya

saing tinggi”.
10

2.3.2 Misi

1. Menerapkan standar prosedur yang ramah terhadap lingkungan dan peduli

terhadap isu-isu lingkungan.

2. Menggunakan bahan baku produksi yang terstandarisasi dan tersertifikasi.

3. Memproduksi rangka atap galvalum yang tahan lama, memiliki profil

pengaku yang kokoh, dan mudah dalam pemasangan.

4. Menetapkan harga jual yang ekonomis dan bersaing.

2.3.3 Motto

“Right Choice for a Better Tommorow”.

2.4 Struktur Organisasi

Struktur organisasi saat ini, PT. Indoberka Investama dipimpin oleh

seorang direktur yang bernama Bapak Leo. Dalam menjalankan kegiatan

operasional perusahaan sehari-hari, Bapak Leo dibantu oleh seorang manager,

yaitu Bapak Heru Njotoprawiro. Manager pada PT. Indoberka Investama

membawahi beberapa bagian yang terdiri atas : bagian pembelian, bagian

penjualan, bagian gudang, bagian produksi, dan bagian keuangan, serta juga

membawahi 24 unit outlet yang tersebar di area-area pemasaran perusahaan. Pada

setiap outlet PT. Indoberka Investama juga mempunyai struktur organisasi

tersendiri yang dikepalai oleh seorang kepala outlet. Kepala outlet membawahi

bagian penjualan, bagian pembelian, dan admin gudang pada outlet yang

dipimpin. Struktur organisasi pada PT. Indoberka Investama dapat dilihat pada

gambar 2.2.
11

Direktur
Pak Leo

Manager
Heru Njotoprawiro

Bagian Bagian Bagian Bagian


Bagian Gudang Kepala Outlet
Pembelian Penjualan Produksi Keuangan

Bagian Bagian Admin


Pembelian Penjualan Gudang

Gambar 2.2. Struktur Organisasi PT. Indoberka Investama

Adapun tugas dan wewenang dari masing-masing jabatan adalah sebagai

berikut:

2.4.1 Direktur

Direktur sebagai pemimpin tertinggi pada PT. Indoberka Investama

bertugas untuk menentukan dan memutuskan peraturan, kebijakan, dan rencana-

rencana strategis perusahaan dalam rangka pencapaian visi dan misi perusahaan

serta sebagai pusat koordinasi setiap kegiatan yang dijalankan oleh perusahaan.

Direktur memiliki wewenang untuk memimpin dan menjalankan perusahaan serta

bertanggung jawab terhadap setiap keuntungan dan kerugian perusahaan.

2.4.2 Manager

Manager pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk membantu

direktur dalam mengawasi dan mengkoordinasi setiap kegiatan operasional

perusahaan yang dijalankan sehari-hari. Manager memiliki wewenang untuk

meningkatkan sistem operasional perusahaan dan memaksimalkan sumber-sumber

pendapatan perusahaan serta menekan biaya-biaya operasi.


12

2.4.3 Bagian Pembelian

Bagian pembelian pada PT. Indoberka Investama bertugas langsung

untuk menjalankan kegiatan pembelian barang yang dibutuhkan oleh perusahaan

melalui supplier. Barang yang dibeli dapat berupa bahan baku yang dibutuhkan

dalam proses produksi maupun barang-barang lainnya yang dibutuhkan oleh

perusahaan. Bagian pembelian memiliki wewenang untuk menentukan supplier

yang paling menguntungkan bagi perusahaan dan melakukan pemesanan

pembelian ke supplier yang dipilih.

2.4.4 Bagian Penjualan

Bagian penjualan pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk

mengkoordinir langsung dan menyelenggarakan kegiatan penjualan dengan

menkanisme penjualan langsung melalui pabrik dan mengkoordinir proses

pendistribusian produk ke outlet-outlet yang terdapat pada area-area pemasaran

perusahaan. Bagian penjualan memiliki wewenang untuk memberikan kebijakan-

kebijakan atas rencana penjualan perusahaan.

2.4.5 Bagian Gudang

Bagian gudang pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk melakukan

pengecekan secara rutin jumlah persediaan bahan baku dan barang jadi hasil

produksi yang disimpan di gudang. Selain itu bagian gudang juga bertugas untuk

mencatat keluar masuknya barang jadi hasil produksi yang terdapat di gudang,

menyiapkan pengiriman barang mulai dari proses pengemasann hingga

pengecekan kelengkapan, jumlah, dan kondisi barang yang akan dikirim. Bagian

gudang memiliki wewenang untuk mengatur retur penjualan dan retur pembelian.
13

2.4.6 Bagian Produksi

Bagian produksi pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk

mengadakan, mengkoordinasi, dan mengawasi kegiatan produksi yang dilakukan

oleh perusahaan. Bagian produksi juga bertanggung jawab atas pengendalian

bahan baku, dan efisiensi penggunakan tenaga kerja, mesin, dan peralatan. Bagian

produksi memiliki wewenang untuk membuat rencana produksi.

2.4.7 Bagian Keuangan

Bagian keuangan pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk

membuat, memeriksa, dan mengarsip setiap dokumen transaksi, baik transaksi

penjualan maupun transaksi pembelian yang dilakukan oleh perusahaan. Selain itu

bagian keuangan juga bertugas untuk melakukan stock opname pada setiap akhir

periode untuk mengetahui selisih barang di gudang dan di catatan keuangan,

menyelenggarakan inventarisasi aset perusahaan, dan merekap absensi pegawai

untuk kebutuhan penentuan jumlah uang kerajinan yang akan diterima oleh setiap

pegawai.

2.4.8 Kepala Outlet

Kepala outlet pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk

mengkoordinasi dan mengawasi secara langsung kegiatan penjualan dan

pembelian yang dilakukan oleh outlet. Kepala outlet memiliki wewenang untuk

menyusun dan menetapkan rencana penjualan dan pembelian dari outlet yang

dikepalai.
14

2.4.9 Bagian Pembelian Outlet

Bagian pembelian outlet pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk

melakukan permintaan distribusi produk ke pabrik dan menyelenggarakan

kegiatan pembelian barang-barang lain diluar dari barang yang didistribusi oleh

pabrik.

2.4.10 Bagian Penjualan Outlet

Bagian penjualan outlet pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk

menyelenggarakan kegiatan penjualan dari outlet ke pelanggan dan menangani

setiap retur penjualan yang dilakukan oleh pelanggan.

2.4.11 Admin Gudang Outlet

Admin gudang Outlet pada PT. Indoberka Investama bertugas untuk

mengkoordinasi proses masuknya barang yang didistribusikan dari pabrik ke

outlet dan proses keluarnya barang dari outlet ke pelanggan yang melakukan

pembelian.

2.5 Profil Bagian Penjualan PT. Indoberka Investama

Bagian penjualan pada PT. Indoberka Investama adalah bagian (divisi)

yang berada dibawah koordinasi Bapak Heru sebagai manager yang bertugas

untuk mengawasi dan mengontrol kegiatan opersaional perusahaan. Bagian

penjualan mempunyai tugas untuk melayani penjualan dan memasarkan produk-

produk yang dijual oleh PT. Indoberka Investama. Bagian penjualan juga harus

membuat laporan penjualan agar pihak manager dapat mengontrol pendapatan

perusahaan dengan melihat laporan penjualan yang dibuat oleh bagian penjualan.
15

Selain itu bagian penjualan juga melakukan kegiatan retur penjualan dari

pelanggan karena barang rusak.

Jabatan fungsional pada bagian penjualan terdiri dari kepala marketing

dan kepala bagian penjualan yang dipegang oleh Ibu Novi. Sedangkan dibawah

jabatan Ibu Novi ada 2 bagian yaitu, bagian penjualan yang dijabat oleh Ibu

Puput, dan bagian marketing yang dijabat Ibu Ulfa.


BAB III

LANDASAN TEORI

Landasan teori merupakan penjelasan dari teori-teori yang relevan

dengan Rancang Bangun Aplikasi Penjualan pada PT. Indoberka Investama. Di

bagian ini terdapat teori yang mendukung dalam analisa, perancangan, dan

pembuatan aplikasi.

3.1 Penjualan

Aktivitas penjualan merupakan pendapatan utama yang dihasilkan oleh

perusahaan. Jika aktivitas penjualan produk maupun jasa tidak dikelola dengan

baik maka secara langsung dapat merugikan perusahaan. Hal ini dapat disebabkan

karena sasaran penjualan yang diharapkan tidak tercapai dan pendapatan pun akan

berkurang.

Menurut Mulyadi (2008), penjualan merupakan suatu kegiatan yang

dilakukan oleh penjual dalam menjual barang atau jasa dengan harapan akan

memperoleh laba dari adanya transaksi-transaksi tersebut dan penjualan dapat

diartikan sebagai pengalihan atau pemindahan hak kepemilikan atas barang atau

jasa dari pihak penjual ke pembeli.

Sedangkan menurut Philip Kotler (2006), penjualan merupakan sebuah

proses dimana kebutuhan pembeli dan kebutuhan penjual dipenuhi, melalui antar

pertukaran informasi dan kepentingan. Jadi, konsep penjualan adalah cara untuk

mempengaruhi konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan.

16
17

Dalam kenyataan penjualan mempunyai dua sistem yang biasa diterapkan oleh

suatu perusahaan perdagangan yaitu penjualan yang dilakukan dengan cara tunai

dan penjualan yang dilakukan dengan menggunakan cara kredit atau yang sering

disebut cara angsuran .

Penjualan yang dilakukan secara tunai merupakan penjualan yang terjadi

dimana penjualan pembeli akan membayar harga barang atau jasa yang dibelinya

saat itu juga. Penjualan tunai dilaksanakan oleh perusahaan dengan cara

mewajibkan pembeli melakukan pembayaran harga barang diserahkan oleh

perusahaan kepada pembeli (Mulyadi, 2000).

3.2 Retur Barang

Menurut Stice dan Skousen (2009), retur penjualan merupakan barang

yang dikembalikan oleh pelanggan dan pemberian potongan penjualan yang

diberikan atau penukaran barang tersebut untuk faktor-faktor, seperti kerusakan

barang yang terjadi selama pengiriman, barang yang cacat pada saat setelah di jual

dan setelah diproduksi atau jenis barang yang tidak benar.

Banyak akuntan menyelesaikan masalah retur ini dengan membatalkan

atau menghapus atau merevisi Dokumen penjualan. Hal ini memang merupakan

cara termudah namun ada informasi yang mungkin penting yang dihilangkan

dengan cara tersebut. Pada laporan penjualan juga akan terlihat nomor urut yang

hilang sehingga menimbulkan keraguan bagi penerima laporan, sehingga timbul

tidak percaya sehingga lemah dalam pengawasan.


18

3.3 Aplikasi Website

Menurut Simarmata (2010), Aplikasi Website adalah sebuah sistem

informasi yang mendukung interaksi pengguna melalui antar muka berbasis

website. Fitur-fitur aplikasi website biasanya berupa data persistence, mendukung

transaksi dan komposisi halaman website dinamis yang dapat dipertimbangkan

sebagai hibridisasi antara hipermedia dan sistem informasi.

Aplikasi website termasuk bagian dari client-side yang dapat dijalankan

oleh browser website. Client-side mempunyai tanggung jawab untuk

pengeksekusian proses bisnis. Interaksi website dibagi ke dalam tiga langkah

yaitu:

1. Permintaan

Pengguna mengirimkan permintaan ke server website, via halaman website

yang ditampilkan pada browser website.

2. Pemprosesan

Server website menerima permintaan yang dikirimkan oleh pengguna

kemudian memproses perminaan tersebut.

3. Jawaban

Browser menampilkan hasil dari permintaan pada jendela browser. Halaman

website bisa terdiri dari beberapa jenis informasi grafis (tekstual dari

multimedia). Kebanyakan komponen grafis dihasilkan dengan tool khusus,

menggunakan manipulasi langsung dan editor WYSIWYG.


19

3.4 Siklus Hidup Pengembangan Sistem

Menurut McLeod dan Schell (2008), System Development Life Cycle atau

yang disingkat SDLC adalah metoda tradisional yang digunakan untuk

membangun, memelihara dan mengganti suatu sistem informasi. SDLC terdiri

dari tujuh fase, yaitu:

a. Project Indetification and Selection

Fase dimana kebutuhan sistem informasi secara keseluruhan diidentifikasi dan

analisa.

b. Project Intiation and Planning

Fase dimana suatu proyek sistem informasi yang potensial dilakukan dan

direncanakan terinci dikembangkan untuk pengembangan sistem.

c. Analysis

Fase dimana sistem yang sedang berjalan dipelajari dan alternatif sistem baru

diusulkan.

d. Logical Design

Fase dimana semua kegiatan fungsional dari sistem yang diusulkan untuk

dikembangkan dan digambarkan secara independent.

e. Physical Design

Fase rancangan logis dari sebelumnya diubah dalam bentuk teknis yang terinci

dimana pemrograman dan bentuk sistem dapat dibuat.

f. Implementation

Fase dimana sistem informasi diuji dan digunakan untuk mendukung suatu

organisasi.
20

g. Maintenance

Fase dimana sistem informasi secara sistematis diperbaiki dan dikembangkan.

Siklus hidup pengembangan sistem merupakan suatu bentuk yang

digunakan untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama, dan langkah-langkah

didalam tahapan tersebut dalam proses pengembangnnya. Tiap-tiap

pengembangan sistem itu dibagi menjadi beberapa tahapan kerja. Tiap tahapan ini

mempunyai karakteristik tersendiri. Sebagai awal dari pelaksanaan pengembangan

sistem adalah proses kebijaksanaan dan perencanaan sistem, dimana

kebijaksanaan sistem merupakan landasan dan dukungan dari menajemen puncak

untuk membuat perencanaan sistem. Sedangkan perencanaan sistem merupakan

pedoman untuk melakukan pengembangan dari sistem tersebut.

1.3.1 Analisis dan Perancangan Sistem

Menurut Jogiyanto (2001), analisis sistem adalah penguraian dari suatu

sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud

untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan,

kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-

kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.

Berdasarkan penjelasan diatas, analisa sistem adalah sebuah tahap yang paling

penting dalam suatu pemrograman dimana tahap ini untuk mengevaluasi

permasalahan yang ada dan kendala-kendala yang dihadapi. Tahap analisis sistem

dilakukan setelah tahap perencanaan sistem dan sebelum tahap desain sistem atau

perancangan sistem.

Di dalam tahap anlisis sistem terdapat langkah-langkah yang harus

dilakukan oleh seorang analis sistem, yaitu :


21

1. Identify, merupakan langkah awal yang dilakukan dalam analisis sistem.

Mendefinisikan masalah yang menyebabkan sasaran dari sistem tidak tercapai

yang kemudian untuk dipecahkan.

2. Understand, memahami kerja dari sistem yang ada dengan cara mempelajari

secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi sebelum mencoba untuk

menganalisi permasalahan, kelemahan, dan kebutuhan dari pemakai sistem

untuk dapat memberikan rekomendasi pemecahannya.

3. Analyze, langkah ini dilakukan berdasarkan data yang telah diperoleh dari

hasil penelitian yang telah dilakukan.

4. Report, laporan ini dibuat sebagai dasar untuk pemecahan masalah dan

pencarian solusi dari permasalahan yang ada.

Perancangan sistem dapat didefinisikan sebagai penggambaran,

perencanaan, dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen

terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Tujuan dari rancangan

sistem adalah untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem, dan untuk

memberikan gambaran secara jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada

pemrogram komputer dan ahli-ahli teknik lainnya (Yakub, 2012).

1.3.2 Bagan Alir

Menurut Jogiyanto (2005), Bagan alir (flowchart) adalah bagan (chart)

yang menunjukan hasil (flow) didalam program atau prosedur sistem secara

logika. Bagan alir digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk

dokumentasi.
22

Bagan alir atau disebut dengan Flowchart memiliki bagan-bagan yang

mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelsaian suatu

masalah. Flowcart merupakan cara penyajian dari suatu algoritma. Pedoman

dalam menggambar suatu bagan alir, analis sistem atau pemrograman sebagai

berikut:

a. Bagan alir sebaiknya digambar dari atas ke bawah dan mulai dari bagian kiri

dari suatu halaman.

b. Kegiatan didalam bagan alir harus ditunjukan dengan jelas.

c. Harus ditunjukan darimana kegiatan akan dimulai dan dimana akan berakhir.

d. Masing-masing kegiatan didalam bagan alir sebaiknya digunakan suatu kata

yang mewakili suatu pekerjaan, misalnya;“persiapkan” dokumen “hitung”

gaji.

e. Masing-masing kegiatan didalam bagan alir harus didalm urutan yang

semestinya.

f. Kegiatan yang terpotong dan akan disambung ketempat lain harus ditunjukan

dengan jelas menggunakan symbol penghubung.

g. Gunakanlah symbol-simbol bagan alir yang standar.

Simbol-simbol standar yang digunakan dalam membuat bagan alir

dijelaskan pada gambar 3.1.


23

Gambar 3.1. Simbol-simbol Bagan Alir

A. Bagan Alir Dokumen (Document Flowchart)

Bagan alir dokumen (Document Flowchart) atau disebut bagan alir

formulir (form flowchart) atau paperwork flowchart merupakan bagan alir yang

menunjukan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.


24

Bagan alir dokumen ini digambar dengan simbol-simbol pada gambar 3.1

(Jogiyanto, 2005).

B. Bagan Alir Sistem (System Flowchart)

Bagan alir sistem (System Flowchart) merupakan bagan yang

menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruan dari sistem. Bagan menjelaskan

urutan-urutan dari prosedure-prosedure yang ada dalam sistem. Bagan alir sistem

menunjukan apa yang dikerjakan sistem. Bagan alir sistem digambar dengan

simbol-simbol yang ada di gambar 3.1 (Jogiyanto, 2005).

1.3.3 Data Flow Diagram (DFD)

Menurut Jogiyanto (2005), DFD adalah diagram yang menggunakan

notasi simbol untuk menggambarkan arus data sistem. DFD menggambarkan

komponen-komponen yang ada pada suatu sistem serta aliran-aliran data. Fungsi

utama dari DFD yaitu untuk memudahkan analis sistem untuk menggambarkan

suatu sistem sebagai satu fungsi yang saling berhubungan antara satu dengan yang

lain.

DFD digunakan untuk menyajikan sistem dalam beberapa tingkat

perincian dari yang sangat umum ke yang sangat terperinci. DFD banyak

digunakan oleh analis sistem untuk mewakili elemen logis dari sistem. Akan

tetapi, teknik ini tidak mewakili sistem fisik. Dengan kata lain, DFD menunjukkan

tugas logis yang sedang dilakukan, namun tidak menunjukkan cara melakukannya

atau siapa (atau apa) yang melakukannya. Simbol-simbol yang digunakan dalam

membuat DFD dijelaskan pada tabel 3.3.


25

Tabel 3.1 Simbol-simbol Data Flow Diagram (DFD)

Simbol Nama Simbol Fungsi


No.

External entity Untuk menggambarkan asal


1.
atau tujuan data di luar sistem.
Sebagai penggambaran dari
entitas eksternal (orang,
sekelompok orang,organisasi,
departmen organisasi, dsb)
yang sama tetapi di luar
kendali sistem yang akan
dibuat
Process Untuk menggambarkan
2.
bagian dari sistem yang
memproses inputan menjadi
output. Setiap proses diberi
nama dengan menggunakan
kata kerja transitif, seperti ;
menghitung gaji, menghitung
penjualan, dsb.
Data store Untuk menggambarkan media
3.
penyimpanan data, seperti file
atau database. Media
penyimpanan berkaitan
dengan penyimpanan secara
komputerisasi.
Data Flow Untuk menggambarkan arah
4.
keluar masuknya dari suatu
proses. Alur data digunakan
untuk menjelaskan proses
perpindahan data/informasi
26

Simbol Nama Simbol Fungsi


No.

dari satu proses ke proses lain.

1.3.4 Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut Marlinda (2004) Entity Relationship Diagram (ERD) adalah

gambaran pada sistem dimana di dalamnya terdapat hubungan antara entity

beserta relasinya. Entity merupakan sesuatu yang ada dan terdefinisikan di dalam

suatu organisasi, dapat abstrak dan nyata. Untuk setiap entity biasanya

mempunyai atribut yang merupakan ciri entity tersebut. Relasi adalah hubungan

antar entity yang berfungsi sebagai hubungan yang mewujudkan pemetaan antar

entity.

ERD ini diperlukan agar dapat menggambarkan hubungan antar entity

dengan jelas, dapat menggambarkan batasan jumlah entity dan partisipasi antar

entity, mudah dimengerti pemakai dan mudah disajikan oleh perancang database.

Untuk itu ERD dibagi menjadi dua jenis model, yaitu:

a. Conceptual Data Model (CDM)

Conceptual Data Model (CDM) adalah jenis model data yang

menggambarkan hubungan antar tabel secara konseptual.

b. Physical Data Model (PDM)

Physical Data Model (PDM) adalah jenis model data yang menggambarkan

hubungan antar tabel secara fisikal


27

3.5 Database

Menurut Jogiyanto (2008), Basis data (database) adalah kumpulan dari

data yang saling berhubungan satu dengan lainnya, tersimpan di perangkat keras

komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Dari definisi

ini, terdapat tiga hal yang berhubungan dengan basis data, yaitu sebagai berikut

ini.

1. Data itu sendiri yang diorganisasikan dalam bentuk basis data (database).

2. Simpanan permanen (storage) untuk menyimpan basis data tersebut.

Simpanan ini merupakan bagian dari teknologi perangkat keras yang

digunakan di sistem informasi. Simpanan permanen yang umumnya

digunakan berupa hard disk

Perangkat lunak untuk memanipulasi basis datanya. Perangkat lunak ini

dapat dibuat sendiri dengan menggunakan bahasa pemograman komputer atau

dibeli dalam bentuk suatu paket. Banyak paket perangkat lunak yang disediakan

untuk memanipulasi basis data. Paket perangkat lunak ini disebut dengan DBMS

(Data Base Management System). Contoh DBMS yang terkenal misalnya dBASE,

Fox Base, Microsoft Access, Oracle dan lain-lain

3.4.1 MySQL

MySQL adalah multiuser database yang menggunakan bahasa Structured

Query Language (SQL). MySQL dalam operasi client-server melibatkan server

daemon MySQL di sisi server dan berbagai macam program serta library yang

berjalan di sisi client (Kadir, 2009).

MySQL dilepaskan dengan suatu lisensi open source dan tersedia secara

cuma-cuma. MySQL bekerja pada berbagai sistem operasi dan banyak bahasa.
28

MySQL bekerja dengan cepat dan baik dengan data yang besar, PHP menyediakan

banyak fungsi untuk mendukung database MySQL.

3.6 Hypertext Markup Languange (HTML)

Menurut Sya’ban (2010), HTML adalah singkatan dari Hyper Text

Markup Languange. Fungsi HTML di dalam sebuah dokumen web adalah untuk

mengatur struktur tampilan dokumen tersebut dan juga untuk menampilkan link

atau sambungan ke halaman web lain yang ada di internet. Biasanya sebuah

dokumen HTML disimpan dalam ekstensi .html. HTML disebut markup

languange karena berfungsi untuk memperindah file tulisan (text) biasa untuk

dapat dilihat pada sebuah web browser.

3.7 Hypertext Preprocessor (PHP)

Menurut Anhar, ST (2010), PHP atau hypertext preprocessor adalah

bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source. PHP merupakan

script yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada server (server side HTML

embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman

website yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat

halaman tersebut diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi

yang diterima oleh client selalu terbaharui (up to date). Semua script PHP

dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan.


29

3.8 Internet

Menurut Sibero (2011), internet adalah jaringan komputer yang

menghubungkan antar jaringan secara global, internet dapat juga dapat disebut

jaringan alam suatu jaringan yang luas. Seperti halnya jarigan komputer lokal

maupun jaringan komputer area, internet juga menggunakan protokol komunikasi

yang sama yaitu Tranmission Control Protol (TCP) dan Internet Protocol (IP).

3.9 XAMPP

Menurut Madcoms (2010), sekarang ini banyak paket software instalasi

webserver yang disediakan secara gratis diantaranya menggunakan XAMPP.

Dengan menggunakan paket software instalasi ini, maka sudah dapat melakukan

beberapa instalasi software pendukung webserver, yaitu Apache, PHP,

phpMyAdmin, dan database MySQL.


BAB IV

DESKRIPSI PEKERJAAN

Proses kerja praktik pada PT. Indoberka Investama dilaksanakan dalam

periode waktu satu bulan. PT. Indoberka Investama merupakan perusahaan

nasional yang bergerak di bidang kontruksi, pabrikasi, dan distributor rangka atap

baja ringan yang menggunakan material galvalum. Produk rangka atap PT.

Indoberka Investama didistribusikan ke pasar dengan merek dagang IBI TRUSS.

Selama melaksanakan kerja praktik, penyelia menempatkan pada bagian

penjualan. Tugas-tugas yang diberikan penyelia disesuaikan dengan topik kerja

praktik yang diambil yang terkait dengan penjualan produk-produk yang

dihasilkan perusahaan. Selain itu, juga dilakukan analisis untuk memahami proses

bisnis yang dijalankan oleh perusahaan terkait dengan proses penjualan produk.

4.1 Identifikasi Masalah

Sebelum melakukan proses analisis, tahapan pertama ketika melakukan

kerja praktek di PT. Indoberka Investama adalah melakukan pengenalan terhadap

perusahaan dan melakukan identifikasi permasalahan yang terdiri dari kegiatan

obsevasi untuk mengamati secara langsung proses bisnis yang berjalan,

melakukan pengumpulan infromasi dari pihak-pihak yang terlibat secara langsung

dalam proses yang berjalan melalui kegiatan wawancara. Kegiatan

mengidentifikasi masalah ini terkait dengan current system yang saat ini

diterapkan.

30
31

Berdasarkan data yang didapat, identifikasi masalah yang dapat dilakukan adalah

Penulis mendapati suatu permasalahan di dalam perusahaan dari proses penjualan

produk dalam melakukan memasarkan produk, transaksi penjualan terhadap

pelanggan, pembuatan nota, dan pembuatan laporan-laporan penjualan saat ini

masih menggunakan brosur, kertas nota, dan buku laporan penjualan. Hal tersebut

dikarenakan pada proses penjualan masih menggunakan cara manual dan tidak

ada tools untuk mempermudah proses penjualan serta memasarkan produk-produk

yang dihasilkan oleh perusahaan. Dalam proses penjualan yang masih dilakukan

dengan cara menulis di nota maka laporan penjualan yang akan dibuat masih

memakai rekapan copy nota dan mecatat penjualan tersebut ke dalam buku

penjualan. Sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan lamban dalam

proses penjualan dan proses pembuatan laporan penjualan.

4.1.1 Document Flowchart

Berdasarkan hasil identifikasi, maka sistem saat ini (current system) yang

berjalan pada PT. Indoberka Investama terkait dengan proses bisnis kegiatan

penjualan dapat dijelaskan melalui uraian document flowchart berikut :

A. Document Flowchart Penjualan

Berdasarkan document flowchart penjualan pada gambar 4.1 dijelaskan

bahwa proses penjualan yang berlangsung pada PT. Indoberka Investama

melibatkan tiga entitas yaitu, pelanggan, bagian penjualan, dan bagian gudang.

Proses ini dimulai dari pelanggan melakukan pemesanan barang. Bagian

penjualan menerima data pemesanan dari pelanggan dan membuat data

permintaan (purchase order). Data permintaan tersebut dikirim ke bagian gudang

untuk memeriksa stok sesuai dengan data permintaan. Apabila stok barang tidak
32

ada maka bagian gudang memberi infromasi ke bagian penjualan bahwa stok

tersebut tidak ada dan tidak di proses, apabila stok barang ada maka bagian

gudang membuat rincian barang yang diminta dan mengirim barang tersebut ke

bagian penjualan. Setelah bagian penjualan sudah menerima rincian barang yang

diminta beserta barangnya, maka diproses oleh bagian penjualan untuk dibuatkan

nota penjualan tiga rangkap. Nota penjualan satu untukpelanggan, rangkap dua

untuk diarsipkan, dan rangkap tiga akan diberikan ke bagian gudang untuk

merekap stok barang.

Gambar 4.1. Document Flowchart Penjualan


33

B. Document Flowchart Retur Barang

Gambar 4.2. Document Flowchart Retur Barang

Pada document flowchart retur barang yang ada pada gambar 4.2

dijelaskan bahwa pelanggan mengembalikan nota penjualan kepada bagian

penjualan untuk dibuatkan surat pengajuan retur. Surat pengajuan retur tersebut

dikirim ke bagian gudang untuk memeriksa barang tersebut. Apabila barang


34

tesebut tidak ada kerusakan maka surat pengajuan tersebut tidak diproses, jika

barang tersebut rusak maka dilakukan proses verifikasi barang tersebut apakah

kerusakannya sebelum diterima pelanggan atau sesudah diterima pelanggan.

Apabila sebelum diterima pelanggan maka proses retur dilanjutkan ke pembuatan

surat retur yang dilakukan pihak gudang, jika kerusakannya terjadi sesudah

diterima pelanggan maka proses retur tidak dapat diterukan. Surat retur direkap

dua rangkap, rangkap satu diberikan ke bagian penjualan, rangkap dua diarsipkan.

Setelah bagian penjualan menerima surat retur maka bagian penjualan merekap

surat retur dan rekapan surat retur itu di rekap dua rangkap, rangkap satu

diberikan ke pelanggan, dan rekap dua dibuat arsip untuk laporan retur dalam

penjualan.

4.2 Analisis Masalah

Setelah dilakukan identifikasi melalui metode obeservasi dan wawancara

terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses bisnis yang dijalankan

perusahaan, maka selanjutnya dilakukan analisis permasalahan yang terdapat pada

current system yang saat ini dijalankan pada PT. Indoberka Investama. Hasil

analisis permasalahan dijelaskan sebagai berikut :

1. Perusahaan ingin meningkatkan pelayanan penjualnya dengan cara

mengembangkan proses pelayanan penjualannya terhadap pelanggan dari

Surabaya maupun luar Surabaya agar dapat memudahkan pelanggan dalam

melakukan pembelian produk perusahaan. Saat ini proses bisnisnya masih

menggunakan sistem konvensional, yaitu pelanggan ingin membeli produk

dan mencari informasi produk dengan cara datang langsung ke perusahaan

atau melalui telepon.


35

2. Potensi terjadinya kesalahan dalam pencatatan nota tetap masih cukup tinggi.

3. Penyimpanan data-data penjualan dalam bentuk arsip fisik terhadap

kemungkinan kehilangan atau kerusakan arsip.

4. Acuan untuk merekap hasil pendapatan dan stok barag hanya mengcau oada

dota penjualan dan akibatnya pengolahan data penjualan menjadi kurang

efektif dan efisien

Untuk memenuhi kebutuhan PT. Indoberka Investama yang terkait

dengan proses penjualan yang dilakukan oleh perusahaan, maka diperlukan

sebuah aplikasi terkomputerisasi yang dapat membantu bagian penjualan dan

bagian gudang dalam menjalankan proses penjualan.

4.3 Perancangan Sistem

Sesuai dengan masalah yang telah dibahas pada analisis sistem di atas,

maka dibuat document flow untuk menggambarkan proses penjualan yang

dilakukan secara manual saat ini dan system flow untuk menggambarkan aplikasi

penjualan yang sudah terkomputerisasi.

4.3.1 System Flowchart

System flowchart menggambarkan rancangan sistem baru yang diusulkan

setelah menganalisis sistem sebelumnya. Di system flowchart terdapat gambaran

seluruh rancangan prosedur sistem pada aplikasi penjualan pada PT. Indoberka

Investama. System flowchart yang ada pada aplikasi penjualan ini meliputi system

flowchart pendaftaran pelanggan, system flowchart konfirmasi pendaftaran

pelanggan, system flowchart pemesanan barang, system flowchart konfirmasi dan

cetak bukti pemesanan barang, system flowchart cetak nota penjualan, system
36

flowchart pendaftaran retur barang, system flowchart konfirmasi dan cetak bukti

retur barang, dan system flowchart laporan.

A. System Flowchart Pendaftaran Pelanggan

Gambar 4.3. System Flowchart Pendaftaran Pelanggan

System Flowchart ini memberikan gambaran aluran proses sistem

pendaftaran calon pelanggan baru agar mendapatkan hak akses masuk ke Website

Aplikasi Penjualan PT. Indoberka Investama. Pada gambar 4.3 system flowchart

pendaftaran pelanggan, menjelaskan tentang proses pendaftaran pelanggan baru

dengan masuk ke dalam halaman sign up pada aplikasi penjualan berbasis web

pada PT. Indoberka Investama. Dalam halaman pendaftaran ini, pelanggan wajib

mengisi data sesuai dengan identitas yang sebenar-benarnya, dan setelah sudah

terisi semua maka pelanggan harus mengeklik tombol simpan agar data tersebut

tersimpan pada database. Selanjutnya pelanggan diharapkan menunggu


37

konfirmasi dari bagian penjualan agar ingin menjadi pelanggan yang bisa

mengakses website aplikasi penjualan PT. Indoberka Investama.

B. System Flowchart Konfirmasi Pendaftaran Pelanggan

Gambar 4.4. System Flowchart Konfirmasi Pendaftaran Pelanggan

Pada system flowchart konfirmasi pendaftaran pelanggan ini menjelaskan

alur konfirmasi pendaftaran calon pelanggan yang baru untuk mendapatkan hak

akses melakukan transaksi penjualan dan retur barang dalam aplikasi penjualan

ini. Bagian penjualan yang berhak mengkonfirmasi calon pelanggan baru dan

harus melakukan cek data-data pendaftaran sesuai prosedur yang ada. Setelah

bagian penjualan sudah mengkonfirmasi pendaftaran pelanggan tersebut, maka

sistem secara otomatis mengupdate status pelanggan menjadi pelanggan yang


38

mendapatkan hak akses untuk login dan akan mengirm email pemberitahuan ke

email pelanggan yang sesuai pada inputan form pendaftaran.

C. System Flowchart Pemesanan Barang

Gambar 4.5. System Flowchart Pemesanan Barang

Pada gambar 4.5 system flowchart pemesanan barang dibawah ini

menjelaskan alur proses pemesanan barang yang akan dibeli oleh pelanggan.

Sebelum masuk ke halaman pemesanan barang, pelanggan harus login dulu

supaya bisa melakukan transaksi ini. Dalam system flowchart ini, pelanggan harus

menginputkan data pemesanan barang yang sesuai dengan kebutuhan dan harus

memilih barang yang sudah disajikan dalam halaman pemesanan. Barang yang
39

ditampilkan pada menu tersebut sudah sesuai pada database barang beserta stok

barang. Setelah menginputkan barang yang akan dibeli, pelanggan harus

menyimpan data tersebut agar dapat melanjutkan proses selanjutnya yaitu

mengupload bukti pembayaran yang sesuai dengan total harga barang yang dibeli.

Semua data pemesanan barang tersebut disimpan pada database penjualan, dan

untuk melakukan upload bukti pembayaran maka pelanggan dapat mengupload

sesuai id penjualan yang akan dibayar. Data upload bukti pembayaran tersebut

disimpan dan secara otomatis akan menyimpan ke dalam database upload bukti

pembayaran dengan primary key id penjualan. Setelah semua proses sudah

dilakukan, maka pelanggan diharapkan menunggu konfirmasi pemesanan barang

dari bagian penjualan.

D. System Flowchart Konfirmasi dan Cetak Bukti Pemesanan Barang

System flowchart konfirmasi dan cetak bukti pemesanan barang

menejelaskan proses konfirmasi pemesanan barang pelanggan yang dilakukan

oleh bagian penjualan, dan proses mencetak bukti pemesanan barang yang

dilakukan oleh pelanggan setelah mendapatkan konfirmasi pemesanan barang.

Proses konfirmasi pemesanan barang ini harus dilakukan oleh bagian penjualan

agar dapat mengecek pemesanan barang yang dilakukan oleh pelanggan sesuai

dengan prosedur dan syarat pembelian barang atau tidak. Jika sesuai maka bagian

penjualan mengkonfirmasi pemesanan barang tersebut dan jika kalau tidak sesuai

maka bagian penjualan mengabaikan pemesanan barang tersebut. Setelah

pemesanan barang sudah dikonfirmasi oleh bagian penjualan, maka pemesanan

barang tersebut berubah statusnya menjadi konfirmasi dan secara otomatis stok

barang berkurang. Proses selanjutnya jika pemesanan barang sudah dikonfirmasi,


40

pelanggan wajib untuk mencetak bukti pemesanan barang tersebut sebanyak dua

rangkap. Rangkap pertama untuk diserahkan ke bagian penjualan dalam

pengambilan barang yang dibeli sesuai pemesanan pelanggan dan rangkap dua

dibuat arsip untuk pelanggan.

Gambar 4.6. System Flowchart Konfirmasi dan


Cetak Bukti Pemesanan Barang
41

E. System Flowchart Cetak Nota Penjualan

Gambar 4.7. System Flowchart Cetak Nota Penjualan

System flowchart cetak nota penjualan pada gambar 4.7 menjelaskan

proses pembuatan sampai mencetak nota penjualan yang dijalankan oleh sistem

yang dibuat ini. Bagian penjualan mendapatkan bukti pemesanan barang dan

menginput id penjualan tersebut maka secara otomatis sistem akan mencari id

penjualan tersebut. Sebelum mencetak nota penjualan, bagian penjualan harus


42

mengecek kembali status penjualannya dan jika sesuai maka dicetaknya nota

penjualan sebanyak 3 rangkap. Rangkap pertama diberikan pada gudang, rangkap

dua diberikan pada pelanggan, dan rangkap tiga dibuat arsip bagian penjualan.

F. System Flowchart Pendaftaran Retur Barang

Gambar 4.8. System Flowchart Pendaftaran Retur Barang

Pada system flowchart retur barang ini dijelaskan bahwa pelanggan

melakukan retur atau pengembalian barang yang sudah dibeli rusak atau cacat. Di

halaman pendaftaran retur barang ini, pelanggan diwajibkan menginputkan id

penjualan agar sistem dapat menampilkan barang-barang yang ada pada id

penjualan tersebut. Form-form pada halaman ini didasari dari id penjualan yang di

inputkan. Jika pelanggan sudah menginputkan semua data-data pada form


43

halaman ini, maka pelanggan diwajibkan menyimpan data tersebut dengan

menekan tombol simpan dan secara otomatis data tersebut menyimpan ke dalam

database retur barang. Setelah pelanggan sudah menyimpan, langkah selanjutnya

yaitu mencetak bukti pendaftaran retur barang tersebut sebanyak dua rangkap.

Rangkap pertama retur barang diberikan ke bagian penjualan untuk melanjutkan

proses konfirmasi retur barang, dan rangkap kedua retur barang dibuat untuk

arsip.

G. System Flowchart Konfirmasi dan Cetak Bukti Retur Barang

System flowchart konfirmasi dan cetak bukti retur barang pada gambar

4.9 menjelaskan proses dari konfirmasi retur barang sampai mencetak bukti retur

barang. Awal dalam alur proses ini adalah pelanggan memberikan bukti

pendaftaran retur barang ke bagian penjualan. Selanjutnya bagian penjualan

mencari, mengecek id retur barang, dan mengecek barang yang akan diretur

apakah kerusakannya sesuai dengan deskripsi retur barang. Bila barang yang

diretur tidak sesuai dengan deskripsi maka proses retur barang selesai dan jika

barang tersebut sesuai dengan deskripsi makan bagian penjualan mengecek barang

tersebut dengan detail dan apakah barang tersebut rusak atau cacat pada saat

sudah diterima pelanggan, atau sebelum diterima pelanggan. Jika rusaknya sudah

diterima pelanggan maka barang yang diretur tidak dapat direturkan, dan kalau

barang tersebut rusak sebelum diterima pelanggan maka bagian penjualan

melakukan konfirmasi retur barang. Bagian menekan tombol konfirmasi maka

secara otomatis sistem akan mengupdate stok pada database barang, dan

mengupdate stok retur barang menjadi konfirmasi. Data konfirmasi tersebut

disimpan pada database retur diterima, retur barang, dan barang. Setelah
44

melakukan konfirmasi, selanjutnya bagian penjualan mencetak bukti retur barang

tersebut sebanyak tiga rangkap. Rangkap pertama diberikan kepada pelanggan

sebagai bukti rektur, rangkap kedua dibuat untuk arsip di bagian penjualan, dan

rangkap tiga diberikan ke gudang sebagai bukti retur barang.

Gambar 4.9. System Flowchart Konfirmasi dan Cetak Bukti


Retur Barang

H. System Flowchart Laporan

System flow chart laporan pada gambar 4.10 menunjukkan prosedur

sistem yang dibuat ini dalam menghasilkan output laporan penjualan dan retur

barang. Laporan penjualan dan retur barang ini dihasilkan untuk mempermudah
45

bagian penjualan dalam mengecek dan mengontrol penjualan dan retur barang.

Sistem akan meng-generate laporan dari database berdasarkan paramater periode

laporan yang diinputkan oleh bagian penjualan.

Gambar 4.10. System Flowchart Laporan

4.3.2 Diagram Berjenjang

Diagram berjenjang pada gambar 4.11 menggambarkan proses-proses

utama dan beserta sub-prosesnya yang didekomposisi dari proses utama yang ada

pada sistem yang dibuat ini. Pada aplikasi penjualan berbasis web pada PT.

Indoberka Investama terdapat empat prosesutama, yaitu proses pendaftaran

pelanggan, proses penjualan, proses retur barang, dan proses pembuatan laporan.
46

1
Aplikasi Penjualan Pada PT. Indoberka
Investama

1.2 1.5
1.3 1.4
Pendaftaran Pembuatan laporan
pelanggan Penjualan Retur barang

1.4.2 1.4.3 1.4.4


1.2.3
1.2.2 Pendaftaran retur Konfirmasi retur
Konfirmasi Cetak bukti retur
Pendaftaran barang barang barang
pendaftaran

1.5.2 1.5.3
1.3.4 1.3.5
1.3.2 1.3.3 1.3.6 Laporan penjualan Laporan retur barang
Konfirmasi Cetak bukti
Pemesanan barang Upload bukti Cetak nota
pemesanan barang pemesanan
pembayaran penjualan
barang

Gambar 4.11. Diagram Berjenjang


47

4.3.3 Context Diagram

Context diagram pada gambar 4.12 ini menunjukkan aliran data input

dan output secara luas dari sistem yang dibuat ini. Context diagram pada sistem

ini menjelaskan bahwa terdapat dua entitas, yaitu pelanggan dan bagian penjualan.

Data histori pembelian barang


Data konfirmasi pendaftaran
Data histori retur barang
Data bagian penjualan
Data konfirmasi pendaftaran
Data barang

Data pemesanan barang Laporan retur barang

Data pemesanan barang


Data retur barang

Data pelanggan
Nota penjualan
Bukti pembayaran 1
Data pelanggan
Pelanggan Aplikasi Penjualan Pada PT.
Data barang Data retur barang Bagian penjualan
Indoberka Investama
Nota penjualan Laporan
penjualan

Status retur barang Data periode laporan


Status pemesanan barang
Data konfirmasi pemesanan barang
Data hsitori pembelian barang
Data konfirmasi retur barang
Bukti pemesanan barang
Bukti retur barang

Gambar 4.12. Context Diagram

4.3.4 DFD Level 0

DFD Level 0 adalah hasil dekomposisi dari context diagram yang

menjelaskan proses-proses utama yang berjalan pada sistem yang dibuat ini

beserta aliran data dan penyimpanan data dari masing-masing aktivitas yang

terkait. DFD Level 0 pada gambar 4.13 ini menggambarkan bahwa terdapat empat

proses utama, yaitu proses pendaftaran pelanggan, proses penjualan, proses retur

barang, dan proses pembuatan laporan.


48

1
Data konfirmasi pendaftaran
Pendaftaran
pelanggan

Data barang

Data pelanggan Data pemesanan barang


Pelanggan
Status pemesanan barang Bagian penjualan

Bukti pemesanan barang

1 pelanggan Data pelanggan


Data konfirmasi
Data pelanggan pemesanan barang
Nota penjualan Data bagian penjualan
2
Data pemesanan Penjualan Data konfirmasi
barang pemesanan barang 7 transaksi_diterima
Data pemesanan Data bagian penjualan
3 penjualan
barang

Data histori pembelian barang


Data barang
2 barang
Bukti pembayaran

Bukti pembayaran
5 upload_bukti_pembayaran

Data pelanggan Data retur barang 4 retur_barang

Data histori pembelian Data barang


barang 3
Data bagian penjualan
Data retur barang Retur barang

Data histori retur barang Data bagian penjualan

Data konfirmasi retur barang 6 retur_diterima

4 Data retur barang


Data penjualan
Pembuatan laporan
Laporan penjualan
Laporan retur barang

Gambar 4.13. DFD Level 0


49

4.3.5 DFD Level 1

A. DFD Level 1 Pendaftaran Pelanggan

Data pelanggan

1.1

Data pelanggan Pendaftaran

Data konfirmasi pendaftaran


Pelanggan Bagian penjualan

1 pelanggan
1.2
Konfirmasi
Data pelanggan pendaftaran

Gambar 4.14. DFD Level 1 Pendaftaran Pelanggan

Data Flow Diagram level 1 pendaftaran pelanggan pada gambar 4.14

merupakan hasil dekomposisi dari Data Flow Diagram level 0 pada proses

pendaftaran pelanggan. Pada Data Flow Diagram level 1 ini terdapat dua proses

dan dua external entity. Dua proses tersebut terdiri dari proses pendaftaran dan

proses konfirmasi pendaftaran. Sedangkan dua external entity terdiri dari

pelanggan dan bagian penjualan.

B. DFD Level 1 Penjualan

Data Flow Diagram level 1 penjualan pada gambar 4.15 merupakan hasil

dekomposisi dari Data Flow Diagram level 0 pada proses penjualan. Pada Data

Flow Diagram level 1 ini terdapat lima proses dan dua external entity. Kelima

proses tersebut terdiri dari pemesanan barang, upload bukti pembayaran,

konfirmasi pemesanan barang, cetak bukti pemesanan barang, dan cetak nota
50

penjualan. Sedangkan dua external entity terdiri dari pelanggan dan bagian

penjualan.

Data pelanggan

1 pelanggan

Data pemesanan barang

Data pemesanan barang


2.1 Bagian penjualan
Pemesanan barang
Data barang
Data pemesanan barang
Pelanggan

2 barang

Bukti pembayaran Data pemesanan barang


2.2 3 penjualan
5 upload_bukti_pembayaran
Upload bukti pembayaran

Data barang
Data konfirmasi pemesanan
2.3 barang
Status pemesanan Status pemesanan barang
Konfirmasi pemesanan
barang
barang
Data konfirmasi
7 transaksi_diterima
pemesanan barang
Data pemesanan barang

Bukti pemesanan barang Data pemesanan barang


2.4
Cetak bukti pemesanan
barang

Data penjualan
Nota penjualan
2.5
Cetak nota penjualan
Nota penjualan

Gambar 4.15. DFD Level 1 Penjualan

C. DFD Level 1 Retur Barang

Data Flow Diagram level 1 retur barang pada gambar 4.16 ini merupakan

hasil dekomposisi dari Data Flow Diagram level 0 pada proses retur barang. Pada

Data Flow Diagram level 1 retur barang terdapat tiga proses dan 2 external entity.

Ketiga proses tersebut terdiri dari pendaftaran retur barang, konfirmasi retur

barang, dan cetak bukti retur barang. Sedangkan dua external entity meliputi

bagian penjualan dan pelanggan.


51

1 pel anggan

3 penj ual an

Data hi stori pembel i an


Data pel anggan barang

4 retur_barang
3.1
Data retur
Pel anggan barang Pendaftaran retur barang
Data retur barang

Bagi an penj ual an

Status retur barang


Status retur barang
Data retur barang
3.2
Data bagi an penj ual an
Konfi rmasi retur barang
Data konfi rmasi retur barang Data barang
2 barang

6 retur_di teri ma Data konfi rmasi retur


barang

Bukti retur barang

Bukti retur barang


3.3 Data retur barang
Cetak bukti retur barang

Gambar 4.16. DFD Level 1 Retur Barang


52

D. DFD Level 1 Pembuatan Laporan

Laporan penjualan
Data penjualan
3 penjualan 4.1
Laporan penjualan

Data periode
laporan
Bagian penjualan
Data laporan
periode

4.2
Data retur barang
4 retur_barang Laporan retur barang
Laporan retur barang

Gambar 4.17. DFD Level 1 Pembuatan Laporan

Data Flow Diagram level 1 pembuatan laporan pada gambar 4.17 ini

merupakan hasil dekomposisi dari Data Flow Diagram level 0 pada proses

pembuatan laporan. Pada Data Flow Diagram level 1 ini terdapat dua proses dan

satu external entity. Kedua proses tersebut meliputi laporan penjualan dan laporan

retur barang. Sedangkan external entity hanya bagian penjualan.

4.3.6 Conceptual Data Model (CDM)

Conceptual Data Model (CDM) ini menggambarkan relasi antara tabel

satu dengan tabel yang lain dalam sistem yang dibuat ini. CDM pada aplikasi

penjualan berbasis web pada PT. Indoberka Inestama ini dijelaskan pada gambar

4.18. Pada CDM terdapat enam tabel yang terdiri dari tabel pelanggan, tabel

barang, tabel bagian penjualan, tabel penjualan, tabel upload bukti pembayaran,

dan tabel retur barang.


53

Gambar 4.18. Conceptual Data Model (CDM)

4.3.7 Physical Data Model (PDM)

Physical Data Model (PDM) merupakan hasil dari generate dari

Conceptual Data Model (CDM) yang sudah dibuat tadi. Perancangan PDM

merupakan representasi fisik dari database yang akan dibuat. PDM menggunakan

sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data-data yang

ada di sistem yang dibuat ini. Penggambaran PDM pada sistem yang dibuat ini

ada di gambar 4.19.


54

Gambar 4.19. Physical Data Model (CDM)


55

4.3.8 Struktur Tabel

Dalam hal merancang struktur tabel yang digunakan dalam pembuatan

aplikasi penjualan pada PT. Indoberka Investama, meliputi nama tabel, nama

atribut, tipe data, serta data pelengkap seperti primary key dan foreign key. Data-

data dibawah ini akan menjelaskan satu per satu secara detil dari struktur tabel

sistem.

A. Tabel Pelanggan

Nama Tabel : pelanggan

Primary Key : id_pelanggan

Foreign Key : Tidak ada

Relasi : Tidak ada

Fungsi : Untuk menyimpan data pelanggan

Tabel 4.2 Tabel Pelanggan

Field Type Length Constraint

id_pelanggan Varchar 6 Primary Key

nama_pelanggan Varchar 60

alamat_pelanggan Varchar 100

no_telp_pelanggan Varchar 14

email_pelanggan Varchar 50

password_pelanggan Varchar 25

status Varchar 50
56

B. Tabel Barang

Nama Tabel : barang

Primary Key : id_barang

Foreign Key : Tidak ada

Relasi : Tidak ada

Fungsi : Untuk menyimpan data barang

Tabel 4.2 Tabel Barang

Field Type Length Constraint

id_barang Varchar 10 Primary Key

nama_barang Varchar 60

harga Int

stok Int

deskripsi_barang Varchar 100

gambar_barang Varchar 100

C. Tabel Bagian Penjualan

Nama Tabel : bagian_penjualan

Primary Key : id_bagian_penjualan

Foreign Key : Tidak ada

Relasi : Tidak ada

Fungsi : Untuk menyimpan data bagian penjualan


57

Tabel 4.3 Tabel Bagian Penjualan

Field Type Length Constraint

id_bagian_penjualan Varchar 6 Primary Key

nama_bagian_penjualan Varchar 60

alamat_bagian_penjualan Varchar 100

no_telp_bagian_penjualan Varchar 14

email_bagian_penjualan Varchar 50

username_bagian_penjualan Varchar 25

password_bagian_penjualan Varchar 25

D. Tabel Penjualan

Nama Tabel : penjualan

Primary Key : id_penjualan

Foreign Key : pelanggan

Relasi : Tabel pelanggan

Fungsi : Untuk menyimpan data transaksi penjualan

Tabel 4.4 Tabel Penjualan

Field Type Length Constraint

id_penjualan Varchar 6 Primary Key

id_pelanggan Varchar 6 Foreign Key

tanggal_transaksi Date

total_harga Int
58

status Varchar 50

E. Tabel Detil Penjualan

Nama Tabel : detil_penjualan

Primary Key : id_penjualan, id_barang

Foreign Key : id_penjualan, id_barang

Relasi : Tabel penjualan, Tabel barang

Fungsi :Untuk menyimpan detil data barang yang dijual

Tabel 4.5 Tabel Detil Penjualan

Field Type Length Constraint

id_penjualan Varchar 6 Primary Key, Foreign Key

id_barang Varchar 10 Primary Key, Foreign Key

kuantitas Int

sub_total Int

F. Tabel Upload Bukti Pembayaran

Nama Tabel : upload_bukti_pembayaran

Primary Key : id_penjualan

Foreign Key : id_penjualan

Relasi : Tabel penjualan

Fungsi : Untuk menyimpan gambar bukti pembayaran


59

Tabel 4.6 Tabel Upload Bukti Pembayaran

Field Type Length Constraint

id_penjualan Varchar 6 Primary Key, Foreign Key

upload_pembayaran Varchar 100

G. Tabel Transaksi Diterima

Nama Tabel : transaksi_diterima

Primary Key : id_penjualan, id_bagian_penjualan

Foreign Key : id_penjualan, id_bagian_penjualan

Relasi : Tabel penjualan, Tabel bagian_penjualan

Fungsi : Untuk menyimpan data transaksi yang diterima oleh

bagian penjualan

Tabel 4.7 Tabel Transaksi Diterima

Field Type Length Constraint

id_penjualan Varchar 6 Primary Key, Foreign Key

id_bagian_penjualan Varchar 6 Primary Key, Foreign Key

tanggal_diterima Date

H. Tabel Retur Barang

Nama Tabel : retur_barang

Primary Key : id_retur

Foreign Key : id_pelanggan

Relasi : Tabel pelanggan


60

Fungsi : Untuk menyimpan data transaksi retur barang

Tabel 4.8 Tabel Retur Barang

Field Type Length Constraint

id_retur Varchar 6 Primary Key

id_pelanggan Varchar 6 Foreign Key

tanggal_retur Date

status Varchar 30

I. Tabel Detil Retur Barang

Nama Tabel : detil_retur_barang

Primary Key : id_retur, id_barang, id_penjualan

Foreign Key : id_retur, id_barang, id_penjualan

Relasi : Tabel retur_barang, Tabel barang, Tabel penjualan

Fungsi : Untuk menyimpan data detail retur barang

Tabel 4.9 Tabel Detil Retur Barang

Field Type Length Constraint

id_retur Varchar 6 Primary Key, Foreign Key

id_barang Varchar 10 Primary Key, Foreign Key

id_penjualan Varchar 6 Primary Key, Foreign Key

kuantiti Int

deskripsi Varchar 500


61

J. Tabel Retur Diterima

Nama Tabel : retur_diterima

Primary Key : id_retur, id_penjualan, id_bagian_penjualan

Foreign Key : id_retur, id_penjualan, id_bagian_penjualan

Relasi : Tabel retur, Tabel penjualan, Tabel bagian_penjualan

Fungsi : Untuk menyimpan data retur barang yang diterima oleh

bagian penjualan

Tabel 4.10 Tabel Retur Diterima

Field Type Length Constraint

id_retur Varchar 6 Primary Key, Foreign

Key

id_penjualan Varchar 6 Primary Key, Foreign

Key

id_bagian_penjualan Varchar 6 Primary Key, Foreign

Key

tanggal_retur_diterima Date

4.4 Kebutuhan Sistem

4.4.1 Desain Input dan Output (I/O)

Desain input dan output (I/O) merupakan rancangan I/O berupa form

untuk memasukkan data dan membuat laporan sebagai informasi yang dihasilkan

dari pengelolaan data serta merupakan acuan membuat aplikasi dalam merancang

dan membangun sistem.


62

A. Desain Input

Desain input merupakan desain masukan dari pengguna kepada sistem

yang kemudian disimpan atau diolah kedalam database.

1) Halaman Login

Halaman Login merupakan menu utama pada halaman aplikasi penjualan

PT. Indoberka Investama. Halaman ini berfungsi untuk melakukan login agar

bisamasuk kedalam aplikasi. Terdapat dua input text yang terdiri dari email dan

password serta satu button yaitu button Login.

Gambar 4.20. Tampilan Desain Input Halaman Login

2) Halaman Pendaftaran Pelanggan

Halaman pendaftaran pelanggan merupakan halaman yang berfungsi

sebagai pendaftaran pelanggan agar bisa mengakses masuk ke aplikasi penjualan

PT. Indoberka Investama. Dalam halaman pendaftaran ini terdapat enam input text

dan dua button. Enam input text terdiri dari id pelanggan, nama pelanggan, no.
63

telepon pelanggan, email pelanggan, dan password pelanggan. Sedangkan dua

button terdiri dari button daftar dan button cancel.

Gambar 4.21. Tampilan Desain Input Halaman Pendaftaran Pelanggan

3) Halaman Master Pelanggan

Gambar 4.22. Tampilan Desain Input Halaman Master Pelanggan

Halaman master pelanggan merupakan halaman yang berfungsi untuk

melihat data pelanggan yang ada di dalam database pelanggan dan sebagai
64

halaman untuk memberi aktivasi pelanggan agar mendapatkan hak ases untuk

masuk ke dalam aplikasi penjualan PT. Indoberka Investama. Dalam halaman

master pelanggan terdapat tabel yang berisi sembilan kolom dan lima button.

Sembilan kolom tersebut terdiri dari nomor, id pelanggan, nama pelanggan,

alamat pelanggan, no. telepon pelanggan, passowrd pelanggan, status, dan aksi.

Sedangkan lima button terdiri dari button tambah button data pelanggan, button

cetak, button edit, button hapus, dan button aktivasi.

4) Form Tambah Data Pelanggan

Form tambah data pelanggan ini berfungsi untuk menambahkan

pelanggan baru ke dalam database pelanggan. Form ini sama seperti halaman

pendaftaran pelanggan dan bedanya adalah halaman ini hanya bisa diakses oleh

bagian penjualan. Dalam form tambah data pelanggan ini terdapat enam input text

dan dua button. Enam input text terdiri dari id pelanggan, nama pelanggan, no.

telepon pelanggan, email pelanggan, dan password pelanggan. Sedangkan dua

button terdiri dari button tambah dan button cancel.

Gambar 4.23. Tampilan Desain Input Form Tambah Data Pelanggan


65

5) Halaman Master Barang

Halaman master barang merupakan halaman yang berfungsi untuk

melihat data barang yang ada di dalam database barang. Halaman ini juga

berfungsi sebagai update stok barang. Dalam halaman master barang terdapat

tabel yang berisi delapan kolom dan empat button. Delapan kolom tersebut terdiri

dari nomor, id barang, nama barang, harga, stok, deskripsi barang, gambar, dan

aksi. Sedangkan empat button terdiri dari button tambah data barang, button cetak,

button edit, dan button hapus.

Gambar 4.24. Tampilan Desain Input Halaman Master Barang

6) Form Tambah Data Barang

Form data barang ini berfungsi untuk menambahkan barang baru ke

dalam database barang. Terdapat lima input text yaitu id barang, nama barang,

harga, stok, deskripsi barang, dan terdapat tiga button yang terdiri dari button pilih

file, button tambah, dan button cancel.


66

Gambar 4.25. Tampilan Desain Input Form Tambah Data Barang

7) Halaman Master Karyawan

Gambar 4.26. Tampilan Desain Input Halaman Master Karyawan

Halaman master karyawan merupakan halaman yang berfungsi untuk

melihat data bagian penjualan yang ada di dalam database bagian penjualan.
67

Dalam halaman master karyawan terdapat tabel yang berisi sembilan kolom dan

empat button. Sembilan kolom terdiri dari nomor, id karyawan, nama karyawan,

alamat karyawan, no. telepon karyawan, email karyawan, username karyawan,

password karyawan, dan aksi. Sedangkan empat button terdiri dari button tambah

data karyawan, button cetak, button edit, dan button hapus.

8) Form Tambah Data Karyawan

Form data karyawan ini berfungsi untuk menambahkan bagian penjualan

baru ke dalam database bagian penjualan. Terdapat tujuh input text yang terdiri

dari id karyawan, nama karyawan, alamat karyawan, no. telepon karyawan, email

karyawan, username karyawan, password karyawan, dan terdapat dua button yaitu

button tambah dan button cancel.

Gambar 4.27. Tampilan Desain Input Form Tambah Data Karyawan


68

9) Halaman Tabel Transaksi

Gambar 4.28. Tampilan Desain Input Halaman Tabel Transaksi

Halaman tabel transaksi adalah halaman yang berfungsi unuk melihat

data transaksi yang masuk ke dalam database penjualan. Halaman tabel transaksi

juga berfungsi sebagai mengkonfirmasi transaksi pelanggan dan mencetak nota

penjualan. Dalam halaman ini tedapat tabel yang berisi sembilan kolom, satu

input text, dan empat button. Sembilan kolom tersebut terdiri dari nomor, id

penjualan, id pelanggan, nama pelanggan, tanggal transaksi, total harga, status,

gambar, dan aksi. Keempat button tersebut terdiri dari button cari, button

konfirmasi, button lihat detail, dan button cetak. Sedangkan input text yang ada

dalam halaman tabel transaksi yaitu input text search.


69

10) Halaman Tabel Retur Barang

Gambar 4.29. Tampilan Desain Input Halaman Tabel Retur Barang

Halaman tabel retur barang adalah halaman yang berfungsi unuk melihat

data retur barang yang masuk ke dalam database penjualan. Halaman tabel retur

barang juga berfungsi sebagai mengkonfirmasi retur barang pelanggan dan

mencetak bukti retur barang. Dalam halaman ini tedapat tabel yang berisi dua

belas kolom, satu input text, dan empat button. Sembilan kolom tersebut terdiri

dari nomor, id retur, id penjualan, id barang, nama pelanggan, nama barang,

kuantiti, tanggal transaksi, tanggal retur, deskripsi, status dan aksi. Keempat

button tersebut terdiri dari button cari, button konfirmasi, button lihat detail, dan

button cetak. Sedangkan input text yang ada dalam halaman tabel transaksi yaitu

input text search.


70

11) Halaman Beranda Pelanggan

Halaman beranda pelanggan adalah halaman utama pelanggan setelah

melakukan login dan halaman ini merupakan halaman yang berfungsi sebagai

menampilkan menu-menu barang yang dijual kepada pelanggan. Dalam halaman

ini terdapat tabel yang berisi lima kolom, empat button, tampilan gambar

carousell, dan dua input text. Lima kolom tabel tersebut terdiri id barang, nama

barang, harga, deskripsi barang, dan tampilan barang. Empat button terdiri dari

button lihat keranjang, button checkout, button cari, dan button tambah ke

keranjang. Sedangkan dua input text terdiri dari search, dan kuantiti.

Gambar 4.30. Tampilan Desain Input Halaman Beranda Pelanggan

12) Lihat Keranjang

Lihat keranjang adalah halaman yang berfungsi untuk melihat keranjang

pembelian sebelum melakukan checkout. Dalam halaman ini terdapat tabel yang
71

berisi enam kolom, dua button, dan satu text. Enam kolom tersebut terdiri dari id

barang, nama barang, harga, jumlah, subtotal, dan aksi. Dua button terdiri dari

button lihat keranjang, button checkout, button hapus dan button edit. Sedangkan

textnya yaitu grand total.

Gambar 4.31. Tampilan Desain Input Lihat Keranjang

13) Checkout Transaksi

Gambar 4.32. Tampilan Desain Input Checkout Transaksi


72

Checkout adalah halaman yang berfungsi untuk melakukan transaksi

pembelian barang setelah memilih barang yang akan dibeli. Dalam halaman ini

terdapat lima input text dan tiga button. Lima input text terdiri dari id penjualan, id

pelanggan, nama pelanggan, tanggal pesan, dan grand total. Sedangkan tiga

button terdiri dari button lihat keranjang, button checkout, dan button proses.

14) Halaman Upload Pembayaran

Gambar 4.33. Tampilan Desain Input Tabel Upload Pembayaran

Halaman upload pembayaran adalah halaman yang berfungsi untuk

mengupload butki pembayaran setelak melakukan transaksi pemesanan. Dalam

halaman upload pembayaran ini terdapat suatu tabel yang berisi kolom nomor, id

penjualan, nama pelanggan, tanggal transaksi, total harga, gambar, status, dan

aksi. Dalam kolom aksi terdapat dua button, yaitu button pilih file dan button

upload.
73

15) Halaman Retur Barang

Gambar 4.34. Tampilan Desain Input Halaman Retur Barang

Halaman retur barang adalah halaman yang berfungsi sebagai

pendaftaran penukaran barang yang ingin ditukar dan barang yang ditukar harus

sesuai dengan penjualan sebelumnya. Dalam halaman retur barang ini terdapat

enam input text, empat button, dan tabel yang berisi enam kolom. Enam input text

tersebut terdiri dari id retur, id penjualan, id barang, nama barang, kuantiti, dan

deskripsi kerusakan. Empat button terdiri dari button tambah, button batal, button

hapus, dan button simpan transaksi. Sedangkan tabel berisi enam kolom tersebut

terdiri dari id penjualan, id barang, nama barang, kuaintiti, deskripsi kerusakan,

dan aksi.

B. Desain Output

Desain output merupakan desain keluaran dari sistem yang ditampilkan

kepada pengguna berupa informasi dari database yang sudah diolah.


74

1) Halaman Histori Order

Gambar 4.35. Tampilan Desain Output Tabel Histori Order

Halaman histori order adalah halaman yang ada tabel berisi data-data

pembelian barang dari pelanggan tersebut yang berfungsi untuk melihat histori

transaksi pembelian barang. Halaman order histori juga berfungsi untuk mencetak

bukti pemesanan barang. Dalam halaman histori order terdapat tabel yang berisi

kolom sebanyak sepuluh dan dua button. Sepuluh kolom tersebut terdiri dari

nomor, id penjualan, nama pelanggan, tanggal transaksi, tanggal diterima, total

harga, gambar pembayaran, status, dan aksi. Sedangkan dua button terdiri dari

button lihat detail, dan button cetak.

2) Detil Histori Order

Detil histori order adalah halaman yang berfungsi untuk melihat detil

transaksi yang ada pada id penjualan tersebut. Detil histori order terdapat sebuah

tabel yang berisi enam kolom dan satu button. Enam kolom tersebut terdiri dari
75

nomor, id barang, nama barang, harga, kuantiti, dan subtotal. Sedangkan button

hanya ada button close.

Gambar 4.36. Tampilan Desain Output Detil Histori Order

3) Halaman Histori Retur Barang

Gambar 4.37. Tampilan Desain Output Tabel Histori Retur Barang


76

Halaman histori retur barang pada gambar 4.37 adalah halaman yang

menampilkan tabel berisi data-data retur barang dari pelanggan tersebut yang

berfungsi untuk melihat histori transaksi retur barang. Halaman histori retur

barang juga berfungsi untuk mencetak bukti pendaftaran retur barang. Dalam

halaman histori retur barang terdapat tabel yang berisi kolom sebanyak enam dan

dua button. Enam kolom tersebut terdiri dari nomor, id retur, nama pelanggan,

tanggal retur, tanggal diterima, dan aksi. Sedangkan dua button terdiri dari button

lihat detail, dan button cetak.

4) Detil Histori Retur Barang

Gambar 4.38. Tampilan Desain Output Detil Histori Retur Barang

Detil histori histori retur adalah halaman yang berfungsi untuk melihat

detil retur barang yang ada pada id retur tersebut. Detil histori retur barang

terdapat sebuah tabel yang berisi delapan kolom dan satu button. Delapan kolom

tersebut terdiri dari nomor, id penjualan, id barang, nama barang, kuantitas,

tanggal transaksi, status, dan deskripsi.. Sedangkan button hanya ada button close.
77

5) Halaman Laporan Penjualan

Gambar 4.39. Tampilan Desain Output Laporan Penjualan

Laporan penjualan adalah halaman yang berfungsi untuk menampilkan

laporan penjualan yang berdasarkan periode diinputkan. Dalam halaman laporan

penjualan ini terdapat dua input text, dua button, dan tabel yang berisi sembilan

kolom. Dua input text terdiri dari tanggal awal, dan tanggal akhir. Dua button

terdiri dari button proses, dan button reset. Sedangkan sembilan kolom yang ada

di tabel terdiri dari nomor, id penjualan, id pelanggan, tanggal transaksi, tanggal

diterima, id barang, kuantiti, subtotal, dan total harga.

6) Halaman Laporan Retur Barang

Laporan retur barang pada gambar 4.40 adalah halaman yang berfungsi

untuk menampilkan laporan retur barang yang berdasarkan periode diinputkan.

Dalam halaman laporan retur barang ini terdapat dua input text, dua button, dan

tabel yang berisi delapan kolom. Dua input text terdiri dari tanggal awal, dan
78

tanggal akhir. Dua button terdiri dari button proses, dan button reset. Sedangkan

sembilan kolom yang ada di tabel terdiri dari nomor, id retur, id penjualan,

tanggal retur, tanggal diterima, id barang, kuantiti, dan deskripsi.

Gambar 4.40. Tampilan Desain Output Laporan Retur Barang

7) Bukti Pemesanan Barang

Bukti pemesanan barang yang ditunjukkan pada gambar 4.41 adalah

sebuah output yang dikeluarkan oleh sistem secara otomatis setelah menekan

button cetak. Output ini berfungsi sebagai bukti bahwa pelanggan sudah memesan

barang dan bukti tersebut diberikan ke bagian penjualan agar transaksi pembelian

dapat diproses. Dalam bukti pemesanan barang terdapat text yang berisi id

penjualan, nama pelanggan, status, tanggal transaksi, tanggal diterima, dan bagian

penjualan, dan grand total. Selain itu juga terdapat tabel yang berisi kolom id

barang, nama barang, harga, kuantitas, dan sub total.


79

Gambar 4.41. Tampilan Desain Output Bukti Pemesanan Barang

8) Bukti Pendaftaran Retur Barang

Gambar 4.42. Tampilan Desain Output Bukti Pendaftaran


Retur Barang
80

Bukti pendaftaran retur barang pada gambar 4.42 adalah sebuah output

yang dikeluarkan oleh sistem secara otomatis setelah menekan button cetak pada

halaman histori retur barang. Output ini berfungsi sebagai bukti bahwa pelanggan

sudah mendaftarkan barang yang diretur dan bukti tersebut diberikan ke bagian

penjualan agar transaksi retur barang dapat diproses. Dalam bukti pemesanan

barang terdapat text yang berisi id retur, nama pelanggan, id penjualan, tanggal

transaksi retur, dan tanggal transaksi. Selain itu juga terdapat tabel yang berisi

kolom id barang, nama barang kuantitas, status, dan deskripsi.

9) Nota Pembelian Barang

Gambar 4.43. Tampilan Desain Output Nota Penjualan

Nota penjualan adalah sebuah output yang dikeluarkan oleh sistem secara

otomatis setelah menekan button cetak. Output ini dicetak oleh bagian penjualan

dan berfungsi sebagai bukti bahwa pembelian barang pelanggan sudah diproses.

Nota pembelian barang diberikan kepada pelanggan dan bagian gudang. Dalam
81

nota pembelian barang terdapat text yang berisi id penjualan, nama pelanggan,

status, tanggal transaksi, tanggal diterima, bagian penjualan, status nota, dan

grand total. Selain itu juga terdapat tabel yang berisi kolom id barang, nama

barang, harga, kuantitas dan subtotal.

10) Bukti Retur Barang

Gambar 4.44. Tampilan Desain Output Bukti Retur Barang

Bukti retur barang adalah sebuah output yang dikeluarkan oleh sistem

secara otomatis setelah menekan button cetak. Output ini dikeluarkan oleh bagian

penjualan dan berfungsi sebagai bukti bahwa retur barang pelanggan sudah

diproses dan diberikan kepada pelanggan serta bagian gudang. Dalam bukti retur

barang terdapat text yang berisi id retur, nama pelanggan, id penjualan, tanggal

retur, tanggal transaksi, dan bagian penjualan. Selain itu juga terdapat tabel yang

berisi kolom id barang, nama barang, kuantitas, status, dan deskripsi.


82

11) Laporan Pelanggan

Laporan pelanggan adalah sebuah output yang dikeluarkan oleh sistem

secara otomatis setelah menekan button cetak. Output ini berfungsi sebagai

laporan rekapan pelanggan PT. Indoberka Investama agar dapat mengetahui

biodata pelanggan.

Gambar 4.45. Tampilan Desain Output Laporan Data Pelanggan

12) Laporan Barang

Gambar 4.46. Tampilan Desain Output Laporan Data Barang


83

Laporan barang adalah sebuah output yang dikeluarkan oleh sistem

secara otomatis setelah menekan button cetak seperti yang ditunjukkan pada

gambar 4.4.6. Output ini berfungsi sebagai laporan rekapan barang agar dapat

mengetahui data barang dan stok barang.

13) Laporan Karyawan

Gambar 4.47. Tampilan Desain Output Laporan Data Karyawan

Laporan karyawan adalah sebuah output yang dikeluarkan oleh sistem

secara otomatis setelah menekan button cetak. Output ini berfungsi sebagai

laporan rekapan bagian penjualan PT. Indoberka Investama yang sebagai admin

juga dalam aplikasi penjualan PT. Indoberka Investama ini dan laporan ini

digunakan agar dapat mengetahui biodata bagian penjualan.

14) Laporan Penjualan

Laporan penjualan adalah sebuah output yang dikeluarkan oleh sistem

secara otomatis dan berdasarkan periode yang diinputkan setelah menekan button

cetak seperti ditunjukkan pada gambar 4.48. Output ini berfungsi sebagai laporan

rekapan transaksi penjualan agar bagian penjualan bisa melihat dan mengontrol
84

pemasukan dengan mengecek laporan penjualan yang dicetak atau yang ada di

sistem.

Gambar 4.48. Tampilan Desain Output Laporan Penjualan

15) Laporan Retur Barang

Laporan retur barang adalah sebuah output yang dikeluarkan oleh sistem

secara otomatis dan berdasarkan periode yang diinputkan setelah menekan button

cetak. Output ini berfungsi sebagai laporan retur barang agar bagian penjualan

bisa melihat dan mengontrol pembukuan retur barang dengan mengecek laporan

penjualan yang dicetak atau yang ada di sistem.

Gambar 4.49. Tampilan Desain Output Laporan Retur Barang


85

4.5 Implementasi Sistem

Implementasi sistem menjelaskan detail aplikasi penjualan berbasis web

pada PT. Indoberka Investama, penjelasan perangkat keras, perangkat lunak, dan

tampilan atau form yang ada pada aplikasi penjualan.

4.5.1 Teknologi

A. Perangkat Keras

Spesifikasi minimum perangkat keras yang dibutuhkan untuk menjalankan

aplikasi penjualan ini adalah satu unit komputer dengan:

1) Processor Intel(R) Core(TM) 2 Duo @2.80 GHz

2) RAM 2048 MB DDR2

3) VGA On Board

4) Monitor VGA (1024x768)

5) Hardisk 500GB

6) Keyboard dan Mouse

7) Printer

B. Perangkat Lunak

Perangkat lunak minimum yang harus di-install ke dalam sistem komputer

adalah:

1) Sistem operasi: Windows 7 / Windows 8 / Windows 8.1/ Windows 10

2) XAMPP

3) Browser (Google Chrome, Mozilla Firefox)


86

4.5.2 Tampilan Program Aplikasi

A. Halaman Login

Pada interface login user pada gambar 4.50, yang dapat melakukan login

adalah bagian penjualan dan pelanggan. Jika pelanggan yang login maka harus

menginputkan email dan passowrd pada kolom yang tersedia, dan jika bagian

penjualan yang login maka harus menginputkan username pada kolom email dan

passoword pada kolom password.

Gambar 4.50. Tampilan Interface Halaman Login

B. Halaman Pendaftaran

Pada interface halaman pendaftaran pada gambar 4.51, pelanggan dapat

mendaftarkan dirinya agak bisa mengakses aplikasi penjualan PT. Indoberka

Investama. Pelanggan diwajibkan mengisi form-form pendaftaran ini sesuai

dengan data dirinya dan tidak boleh mengarang dalam mengisi form-form

tersebut. Data pendaftaran secara otomatis tersimpan dalam database pelanggan,


87

dan jika data pelanggan yang dinputkan sesuai dengan prosedur maka data

pendaftaran tersebut di konfirmasi oleh bagian penjualan agar dapat mengakses

aplikasi penjualan ini.

Gambar 4.51. Tampilan Interface Halaman Pendaftaran

C. Halaman Beranda Bagian Penjualan

Gambar 4.52. Tampilan Interface Beranda Bagian Penjualan


88

Pada interface halaman beranda bagian penjualan, bagian penjualan

disajikan tampilan yang berisi gambar carousel tentang galvalum. Dalam halaman

ini terdapat menubar yang berisi menu-menu yang khusus diberikan kepada

bagian penjualan untuk melayani pelanggan. Menubar tersebut terdiri dari home,

master pelanggan, master barang, master karyawan, tabel transaksi, tabel retur,

dan ada dropdown laporan yang berisi laporan penjualan dan laporan retur.

D. Halaman Master Pelanggan

Gambar 4.53. Tampilan Interface Master Pelanggan

Pada interface halaman Master Pelanggan berfungsi untuk menampilkan

daftar pelanggan yang ada pada database. Terdapat fitur search box yang berguna

untuk melakukan pencarian pelanggan dan dua tombol Tambah Data Pelanggan

yang berfungsi untuk menambahkan data pelanggan baru kedalam database

pelanggan dan tombol cetak untuk mencetak data-data pelanggan sebagai laporan

data pelanggan. Dalam halaman ini disajikan data pelanggan yang digambarkan
89

dengan menggunakan tabel. Dalam tabel tersebut ada tombol edit untuk mengedit

data pelanggan, tombol hapus untuk menghapus data pelanggan, dan tombol

aktivasi yang berguna untuk memberi akses pelanggan agar dapat menggunakan

layanan aplikasi penjualan ini.

Jika bagian penjualan menekan tombol tambah data pelanggan pada master

pelanggan, maka halaman berpindah ke halaman tambah data pelanggan seperti

gambar 4.54. Halaman tambah data pelanggan berfungsi untuk menginputkan data

pelanggan yang baru. Perbedaan antara halaman pendaftaran dan halaman tambah

data pelanggan adalah statusnya dan yang menginputkan data. Kalau halaman

pendaftaran, status pelanggan yang masuk masih belum mendapatkan hak akses

dan menunggu untuk aktivasi dan yang menginputkan adalah pelanggan itu

sendiri. Sedangkan halaman tambah data pelanggan, status secara otomatis sudah

mendapatkan hak akses dan yang menginputkan adalah bagian penjualan.

Gambar 4.54. Tampilan Interface Tambah Data Pelanggan


90

E. Halaman Master Barang

Gambar 4.55. Tampilan Interface Halaman Master Barang

Pada interface halaman Master Barang berfungsi untuk menampilkan

daftar barang yang ada pada database barang. Terdapat fitur search box yang

berguna untuk melakukan pencarian barang dan dua tombol Tambah Data Barang

yang berfungsi untuk menambahkan data barang yang baru kedalam database

barang dan tombol cetak untuk mencetak data-data barang sebagai laporan data

barang. Dalam halaman ini disajikan data barang yang digambarkan dengan

menggunakan tabel. Dalam tabel tersebut ada tombol edit untuk mengedit data

barang, tombol hapus untuk menghapus data barang, dan ada tampilan untuk

gambar barang.

Jika bagian penjualan menekan tombol tambah data barang pada master

barang, maka halaman berpindah ke halaman tambah data barang seperti pada
91

gambar 4.56. Halaman tambah data barang berfungsi untuk menginputkan data

barang yang baru. Dalam halaman data barang ini bagian penjualan harus

menginputkan sesuai data barang yang dijual dan harus mengupload gambar

barangnya.

Gambar 4.56. Tampilan Interface Tambah Data Barang

F. Halaman Master Karyawan

Gambar 4.57. Tampilan Interface Master Karyawan


92

Pada interface halaman Master Karyawan berfungsi untuk menampilkan

daftar bagian penjualan yang ada pada database bagian penjualan. Terdapat fitur

search box yang berguna untuk melakukan pencarian bagian penjualan dan dua

tombol Tambah Data Karyawan yang berfungsi untuk menambahkan data bagian

penjualan yang baru kedalam database bagian penjualan dan tombol cetak untuk

mencetak data-data bagian penjualan sebagai laporan data bagian penjualan.

Dalam halaman ini disajikan data bagian penjualan yang digambarkan dengan

menggunakan tabel. Dalam tabel tersebut ada tombol edit untuk mengedit data

bagian penjualan, dan tombol hapus untuk menghapus data bagian penjualan.

Gambar [Link] Interface Tambah Data Karyawan

Jika bagian penjualan lama yang menginputkan data bagian penjualan

baru, dan menekan tombol tambah data karyawan pada master karyawan, maka

halaman berpindah ke halaman tambah data barang seperti pada gambar 4.58.

Halaman tambah data karyawan berfungsi untuk menginputkan data bagian


93

penjualan yang baru dan menyimpan data tersebut ke dalam database agar

bertambahnya bagian penjualan yang melayani pelanggan. Dalam halaman data

barang ini bagian penjualan harus menginputkan sesuai data bagian penjualan

yang berdasarkan biodata diri dan prosedur perusahaan.

G. Halaman Tabel Transaksi

Gambar 4.59. Tampilan Interface Halaman Tabel Transaksi

Pada interface halaman tabel transaksi berfungsi untuk melihat data

transaksi pelanggan yang masuk ke dalam database dan juga berfungsi untuk

mengkonfirmasi transaksi pemesanan barang pelanggan serta mencetak nota

pembelian barang. Dalam halaman ini terdapat fitur search box yang berguna

untuk melakukan pencarian transaksi milik pelanggan, dan sebuah tabel yang

terdapat kolom-kolom seperti id penjualan, id pelanggan, nama pelanggan,


94

tanggal transaksi, total harga, status, gambar upload pembayaran, dan aksi yang

ada tombol konfirmasi untuk mengkonfirmasi transaksi, tombol lihat detail yang

berguna untuk melihat detail dalam id penjualan, dan tombol cetak yang berfungsi

untuk mencetak nota pembelian barang.

H. Halaman Tabel Retur

Pada interface halaman tabel retur berfungsi untuk melihat data retur

barang pelanggan yang masuk ke dalam database dan juga berfungsi untuk

mengkonfirmasi transaksi retur barang pelanggan serta mencetak bukti retur

barang. Dalam halaman ini terdapat fitur search box yang berguna untuk

melakukan pencarian transaksi retur barang milik pelanggan, dan sebuah tabel

yang terdapat kolom-kolom seperti id retur, id barang, nama pelanggan, nama

barang, kuantiti, tanggal transaksi, tanggal retur, deskripsi, status, dan aksi yang

ada tombol konfirmasi untuk mengkonfirmasi retur barang, tombol lihat detail

yang berguna untuk melihat detail dalam id retur, dan tombol cetak yang

berfungsi untuk mencetak bukti retur barang.

Gambar 4.60. Tampilan Interface Halaman Tabel Retur


95

I. Halaman Laporan Penjualan

Pada interface halaman Laporan Penjualan berfungsi untuk menampilkan

seluruh transaksi penjualan beserta detail penjualan dan dijadikan sebagai laporan

transaksi penjualan. Laporan penjualan ini muncul berdasarkan periode yang

dibutuhkan untuk dijadikan laporan. Dalam halaman laporan penjualan terdapat

text box untuk menginputkan tanggal awal dan tanggal akhir serta ada dua tombol

untuk proses dan reset tanggal. Tabel tersebut terdapat kolom id penjualan, id

pelanggan, tanggal transaksi, tanggal diterima, id barang, kuantiti, sub total, dan

total harga serta muncul tombol cetak untuk mencetak laporan tersebut.

Gambar 4.61. Tampilan Interface Halaman Laporan Penjualan


96

J. Halaman Laporan Retur Barang

Pada interface halaman Laporan Retur Barang berfungsi untuk

menampilkan seluruh transaksi retur barang beserta detail retur barang dan

dijadikan sebagai laporan retur barang. Laporan retur barang ini muncul

berdasarkan periode yang dibutuhkan untuk dijadikan laporan. Dalam halaman

laporan retur barang terdapat text box untuk menginputkan tanggal awal dan

tanggal akhir serta ada dua tombol untuk proses dan reset tanggal. Tabel tersebut

terdapat kolom id retur, id penjualan, tanggal retur, tanggal diterima,id barang,

kuantiti, dan deskripsi serta muncul tombol cetak untuk mencetak laporan

tersebut.

Gambar 4.62. Tampilan Interface Halaman Laporan Penjualan


97

K. Halaman Beranda Pelanggan

Pada interface halaman beranda pelanggan, sistem menampilkan

tampilan yang berisi gambar carousel tentang galvalum. Dalam halaman ini

terdapat menubar yang berisi menu-menu yang khusus diberikan kepada

pelanggan untuk menikmati layanan penjualan yang dapat memuahkan pelanggan

dalam membeli barang dan retur barang. Menubar tersebut terdiri dari home,

upload pembayaran, histori order, retur barang, dan histori retur.

Gambar 4.63. Tampilan Interface Halaman Beranda Pelanggan

Pada interface halaman beranda ini, pelanggan juga disajikan katalog

barang berupa tabel ditunjukkan pada gambar 4.64. Halaman ini berfungsi untuk

memberi kemudahan pelanggan dalam memilih barang yang akan dibeli dan jika

kalau mendapatkan pilihan barang yang dibeli maka pelanggan diwajibkan

mengisi kuantiti barang yang dibeli menekan tombol tambah ke keranjang agar

sistem secara otomatis masukkan barang tersebut ke keranjang. Tabel tersebut


98

berisi kolom yang terdiri dari id barang, nama barang, harga, deskripsi barang,

dan tampilan barangnya.

Gambar 4.64. Tampilan Interface Katalog Barang

L. Halaman Keranjang Belanja

Gambar 4.65. Tampilan Interface Halaman Keranjang Belanja


99

Halaman keranjang pada hambar 4.65 ini berfungsi untuk menyimpan data

pilihan barang yang akan dibeli oleh pelanggan dan menampilkan barang-barang

apa saja yang akan dibeli oleh pelanggan. Adanya halaman ini, pelanggan dapat

membeli banyak pilihan barang dan pelanggan diberi fasilitas untuk menghapus

barang pada keranjang dengan menekan tombol hapus pada tabel, dan mengubah

kuantiti barang yang dibeli dengan menekan tombol ubah pada tabel. Jika pilihan

barang pada keranjang sudah pasti maka proses selanjutnya yaitu pelanggan

melakukan checkout untuk melakukan pendaftaran pemesanan barang.

M. Halaman Checkout

Gambar 4.66. Tampilan Interface Halaman Keranjang Checkout Transaksi

Pada Halaman Checkout yang ditunjukkan pada gambar 4.66, berfungsi

untuk memberi layanan pada pelanggan dalam melakukan transaksi pemesanan

barang. Halaman ini sudah menginputkan data dalam form-form yang ada pada

halaman tersebut secara otomatis. Form-form tersebut tidak bisa diubah oleh

pelanggan, sistem sudah menginputkan data tersebut sesuai dengan data


100

pelanggan yang melakukan sesuai transaksi, dan data transaksi yang diinputkan.

Setelah pelanggan sudah mengcek data-data tersebut sesuai dengan data

pelanggannya dan data transaksinya maka pelanggan diwajibkan menekan tombol

proses supaya data tersebut tersimpan dalam database dan masuk kedalam

halaman bagian penjualan supaya bagian penjulan dapat mengkonfirmasi

transaksi pemesanan tersebut.

N. Halaman Upload Pembayaran

Gambar 4.67. Tampilan Interface Halaman Upload Pembayaran

Halaman Upload Pembayaran adalah halaman yang berfungsi untuk

melakukan upload bukti pembayaran setelah melakukan pendaftaran pemesanan

barang selesai. Dalam halaman ini pelanggan harus diwajibkan mengupload bukti

pembayarannya sesuai dengan id penjualan dan grand total yang sudah tertera di

aplikasi ini. Cara menupload pembayaran yaitu, pelanggan harus memfotokan

bukti pembayaran tersebut, setelah itu menekan tombol pilih file untuk mencari

file bukti pembayaran tersebut, dan jika sudah memilih file pembayaran maka
101

pelanggan harus menekan tombol upload agar bukti pembayaran tersebut

tersimpan pada database dan pelanggan diharapkan menunggu sampai status

dalam tabel tersebut berubah menjadi konfirmasi.

O. Halaman Histori Order

Gambar 4.68. Tampilan Interface Halaman Histori Order

Halaman Histori Order pada gambar 4.68 ini adalah halaman yang

menampilan histori pembelian barang dan juga berfungsi untuk memberi

informasi rekapan pembelian barang bagi pelanggan. Halaman ini juga digunakan

untuk mencetak bukti pemesanan barang jika proses pemesanan barang sudak

dikonfirmasi oleh bagian penjualan, dengan menekan tombol cetak maka sistem

secara otomatis membuat file berupa pdf yang digunakan sebagai bukti

pemesanan barang dan diberikan ke bagian penjualan untuk pengambilan barang.

Selain itu dalam tabel histori pembelian ini terdapat tombol lihat detail untuk

menampilkan detail transaksi pemesanan barang seperti pada gambar 4.67.


102

Gambar 4.69. Tampilan Interface Halaman Detail Histori Order

P. Halaman Retur Barang

Gambar 4.70. Tampilan Interface Halaman Retur Barang

Halaman Retur Barang pada gambar 4.70 adalah halaman yang berfungsi

untuk pendaftaran barang yang akan dikembalikan karena cacat atau rusak.

Halaman ini sudah tersistem agar mempermudahkan pelanggan dalam melakukan


103

pendaftaran retur barang. Semua form-form yang ada pada halaman ini sudah

otomatis memanggil data sesuai dengan prosedur retur barang kecuali kuantiti

barang yang ingin ditukar dan deskripsi. Jika pelanggan sudah menentukan barang

yang ingin diretur maka pelanggan harus menekan tombol tambah agar data

barang tersebut pindah kedalam keranjang retur yang ditunjukkan pada gambar

4.71. Keranjang retur berfungsi untuk menyimpan data-data barang yang ingin

diretur pelanggan sebelum melakukan penyimpanan ke dalam database dan juga

berfungsi agar pelanggan dapat meretur banyak jenis barang sesuai dengan id

penjualan. Jika pelanggan sudah selesai memilih barang yang ingin diretur, maka

pelanggan diwajibkan untuk menekan tombol simpan agar data tersebut simpan ke

dalam database.

Gambar 4.71. Tampilan Interface Keranjang Retur Barang

Q. Halaman Histori Retur Barang

Halaman Histori Retur pada gambar 4.72 ini adalah halaman yang

menampilkan histori retur barang dan juga berfungsi untuk memberi informasi

rekapan retur barang bagi pelanggan. Halaman ini juga digunakan untuk mencetak

bukti pendaftaran retur barang, dengan menekan tombol cetak maka sistem secara

otomatis membuat file berupa pdf yang digunakan sebagai bukti pendaftaran retur

barang dan diberikan ke bagian penjualan untuk melakukan penukaran atau

pengembalian barang.
104

Gambar 4.72. Tampilan Interface Halaman Histori Retur Barang

Selain itu dalam tabel histori pembelian ini terdapat tombol lihat detail

untuk menampilkan detail transaksi retur barang barang seperti pada gambar 4.73.

Gambar 4.73. Tampilan Interface Detail Histori Retur Barang


105

R. Bukti Pemesanan Barang

Gambar 4.74. Tampilan Interface Bukti Pemesanan Barang

Bukti pemesanan barang adalah bukti yang berfungsi untuk mengambil

barang yang sudah dibeli dan bukti ini diberikan kepada bagian penjualan agar

bagian penjualan mengambilkan barang pemesanan ke gudang.

S. Bukti Pendaftaran Retur Barang

Bukti pendaftaran retur barang pada 4.75 adalah bukti yang yang berfungsi

untuk menukarkan atau mengembalikan barang yang rusak atau cacat. Bukti ini

diberikan ke bagian penjualan dan bagian penjualan akan memeriksa barang

tersebut berdasarkan deskripsi yang ada di bukti pendaftaran retur dan apakah

layak untuk diretur.


106

Gambar 4.75. Tampilan Interface Bukti Pendaftaran Barang

T. Nota Pembelian Barang

Gambar 4.76. Tampilan Interface Nota Pembelian Barang


107

Nota pembelian barang pada gambar 4.76 adalah bukti yang dicetak oleh

bagian penjualan dari sistem untuk diberikan ke pelanggan sebagai bukti bahwa

transaksi pemesanan barang pelanggan telah selesai dan barang sudah diterima

oleh pelanggan. Nota penjualan dicetak oleh bagian penjualan sebanyak tiga

rangkap. Rangkap pertama diberikan pelanggan, rangkap kedua dibuat arsip, dan

rangkap tiga diberikan ke bagian gudang.

U. Bukti Retur Barang

Gambar 4.77. Tampilan Interface Bukti Retur Barang

Bukti Retur Barang pada gambar 4.77 adalah bukti yang dicetak oleh

bagian penjualan dari sistem untuk diberikan ke pelanggan sebagai bukti bahwa

transaksi retur barang pelanggan telah selesai dan barang sudah diretur dan

diterima oleh pelanggan. Bukti Retur Barang dicetak oleh bagian penjualan

sebanyak tiga rangkap. Rangkap pertama diberikan pelanggan, rangkap kedua

dibuat arsip, dan rangkap tiga diberikan ke bagian gudang.


BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan kesimpulan yang dapat diambil dari pembuatan Aplikasi

Penjualan Berbasis Web Pada PT. Indoberka Investama adalah:

1. Berdasarkan Aplikasi yang dibuat pada saat kerja praktik ini bagian

penjualan dapat melakukan transaksi penjualan dan retur barang yang lebih

efektif dan efisien beserta merekap laporan penjualandan retur barang,

karena dalam bagian penjualan selalu kesulitan dalam memberikan

informasi transaksi penjualan dan retur barang yang secara manual.

2. Aplikasi pada saat kerja praktik ini berfungsi untuk membantu bagian

penjualan dalam mencari informasi secara efektif dan efisen.

5.2 Saran

Berdasarkan Aplikasi Penjualan berbasis web yang telah dibuat ini, dapat

diberikan saran untuk beberapa kekurangan yang diharapkan yang kemudian

dapat diperbaiki oleh pihak lain, kekurangannya adalah sebagai berikut:

1. Aplikasi ini dapat dikembangkan menjadi sistem informasi penjualan yang

sudah terintegrasi dengan seluruh outlet-outlet seluruh Indonesia..

2. Adanya staff admin yang dapat melakukan pengelolaan database dan

maintenance software.

108
DAFTAR PUSTAKA

Anhar, ST. 2010. Panduan Menguasai PHP dan MySQL secara Otodidak.
Jakarta: Mediakita.

Jogiyanto, Hartono. 2005. Analisis & Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi
Offset.

Jogiyanto, HM. 2001. Analisis Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi


Offset.

Jogiyanto, HM. 2008. Manajemen Database Dengan MySQL. Yogyakarta: Andi


Offset.

Kotler, Philip. 2006. Manajemen Pemasaran Edisi 11. Jakarta: PT. Indeks

Kadir, & Abdul. 2009. From Zero To A Pro - Membuat Aplikasi Web Dengan
PHP Dan Database MySQL. Yogyakarta: Andi Offset.

Madcoms. 2010. Kupas Tuntas Adobe Dreamweaver CS5 Dengan Pemrograman


PHP & MySQL. Yogyakarta: Andi.

Marlinda, L. 2004. Sistem Basis Data. Yogyakarta: Andi Offset.

McLeod, R., & Schell, G. 2008. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Salemba
Empat.

Mulyadi. 2000. Akuntansi Biaya, Edisi Lima, Cetakan Kedelapan. Yogyakarta:


Aditya Media.

Mulyadi. 2008. Sistem Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.

Simarmata, Janner. 2010. Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: CV Andi


Offset.

Sibero, F.X Alexander. 2011. Kitab Suci Web Programming. Jakarta: MediaKom.

Stice dan Skousen. 2009. Akuntansi Intermediate, Edisi Keenam Belas, Buku 1,
Salemba Empat, Jakarta.

Sya'ban, W. 2010. Build Your Blogger XML Template. 1st ed. Yogyakarta:
Penerbit ANDI.

Yakub. 2012. Pengantar Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

109

Anda mungkin juga menyukai