RANCANGAN PEMBELAJARAN MODEL GAGNE AND BRIGGS
1. Pengertian Rancangan Pembelajaran Model Gagne and Briggs
Model ini merupakan model yang paling lengkap dalam melukiskan bagaimana proses
pembelajaran yang di rancang secara sistematis dari tahap awal hingga
[Link] ( 1992 ), menyatakan bahwa “ Instruction is a set of event that
effectlearners in such a way that learning is facilitated “ mengajar
atau”teaching“merupakan bagian dari pembelajaran (instruction ) dimana peran
guru lebih ditekannkan kepada bagaimana merancang atau mengaransmen
berbagai sumber dan fasilitias yang tersediauntuk digunakan atau dimamfaatkan
peserta didik dalam mempelajari sesuatu.
2. Pandangan atau Orientasi Rancangan Pembelajaran Model Gagne and
Briggs
Model Gagne and Briggs ini berorientasi pada rancangan system dengan sasaran guru
yang bekerja sebagai perancang atau desainer kegiatan instruksional maupun tim
pengembang instruksional yang anggotanya meliputi guru,administrator, ahli
bidang studi, ahli evaluasi, ahli media, dan [Link]
pembelajaran pada model ini adalah perubahan perilaku peserta didik baik
perubahan perilaku dalam bidang kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
Pengembangan perilaku dalam bidang kognitif secara sederhana adalah
pengembangan kemampuan intelektual peserta didik. Pengembangan perilaku
dalam bidang afektif adalah pengembangan sikap dalam arti sempit maupun
dalam arti luas. Sedangkan Pengembangan keterampilan adalah pengembangan
kemampuan motorik baik motorik kasar maupun halus.
3. Langkah-Langkah Rancangan Pembelajaran Model Gagne and Bringg
Gagne dan Briggs (1974: 212-213) mengemukakan 12 langkah dalam pengembangan
desain intruksional, langkah pengembangan dimaksud dirumuskan sebagai berikut
a. Analisis dan identifikasi kebutuhan
Menganalisis apa saja yang akan di butuhkan selama proses pembelajaran entah dari
penetapan tujuan umum dan khusus.
b. Penetapan tujuan umum dan khusus
Membedakan mana yang menjadi tujuan utama dan khusus, sehingga sehingga
mengetahuai bagain mana yang menjadi proritas utama.
c. Identifikasi alternatif cara memenuhi kebutuhan
d. Merancang komponen dari sistem
e. Analisis, menganalisis hal-hal yang akan di pakai dalam pembelajaran seperti
● sumber-sumber yang diperlukan
● sumber-sumber yang tersedia
● kendala-kendala.
f. Kegiatan untuk mengatasi kendala
Apabila kendala-kendala yang akan di temui dalam proses pembelajaranditemukan
maka langkah selanjutnya adalah mengatasi dan mencari penyelesaian dari
kendala tersebut, sehingga dalam proses pembelajaran tidak menemui kendala
saat menjalaninya.
g. Memilih atau mengembangkan materipelajaran
Memilh materi pelajaran yang menjadi point-point penting dalam materi itu,lalu di
jabarkan menjadi ke hal-hal yang berhubungan atau ada kaitanyadengan
masalah tersebut.
h. Merancang prosedur penelitian murid
i. Ujicoba lapangan : evaluasi formatif dan pendidikan guru.
j. Penyesuaian, revisi dan evaluasi lanjut
k. Evaluasi sumatif
l. Pelaksanaan operasional
4. Kelebihan dan Kekurangan Rancangan Pembeljaran Model Gagne and
Briggs.
Kelebihan
⮚ Model ini mempunyai jangkauan aplikasi yang luas seperti model
pengajaran domain perilaku, domain keterampilan motorik, hingga
domain kognitif (skill intelektual, informasi verbal, dan strategi
kognitif).
⮚ Sistemtis, Model pembelajaran ini di rancang secara sistematis dari
awal sampai akhir
⮚ Dapat di terapkan dalam kurikulum baru, Model ini cocok diterapkan
pada suatu program pendidikan yang relative baru, di Indonesia sendiri
pengembangan kurikulum mulai dilakukan daritingkat sekolah.
⮚ Guru sebagai pengembang kompetensiDasar dalam model ini guru di
beri kesempatan untuk mengembangkan stndar kompetensi menjadi
sebuah kompetensi dasar yang di tuangkan dalam silabusdan rpp.
⮚ Model ini Sangat cocok untuk memperoleh kemampuan yang
membutuhkan praktek dan kebiasaan yang mengandung unsur-unsur
seperti kecepatan spontanitas kelenturan reflek, dan daya tahan Contoh
Percakapan bahasa Asing, menari, mengetik, olah raga, dll.
⮚ Model ini Cocok diterapkan untuk melatih anak-anak yang masih
membutuhkan dominasi peran orang dewasa, suka mengulangi dan
harus dibiasakan, suka meniru dan senang dengan bentuk-bentuk
penghargaan langsung seperti diberi hadiah atau pujian.
Kekurangan
⮚ Kurang valid, Karena pengembangan standar kopetensi dikembangkan
oleh pembimbing,maka kualitas pembelajaran yang di berikan oleh
setiap pembimbing tentu saja berbeda.
⮚ Pembelajaran siswa yang berpusat pada guru (teacher centered
learning), dimana guru bersifat otoriter, komunikasi berlangsung satu
arah, guru melatih dan menentukan apa yang harus dipelajari murid.
⮚ Bersifat meanistik
⮚ Hanya berorientasi pada hasil yang diamati dan diukur
⮚ Peserta didik hanya mendengarkan dengan tertib penjelasan guru dan
menghafalkan apa yang didengar dan dipandang sebagai cara belajar
yang efektif
⮚ Menuntut guru membuat perencanaan pembelajaran yang lebih matang
dengan segala kemungkinan yang akan terjadi dalam pembelajaran.
REFRENSI
Putri Kherunnisa & Syfa Masyhuril Aqwal,Analisis Model-model Pembelajaran,jurnal
Pendidikan Dasar,Volume 4, Nomor 1, Maret 2020.
[Link]
Miyarso, Estu. 2017. Review Buku Desain Pembelajaran: Konsep, Model, danAplikasinya
dalam Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran. Diakses dari
[Link]
[Link]
MODEL_PERENCANAAN_PEMBELAJARAN_GAGNE
[Link]
Model_Pengembangan_Desain_Pembelajaran_Dick_dan_Carey_PPSI_Gangne_and_briggs