PROPOSAL PROJECT P5
GAYA HIDUP BERKELANJUTAN
“MAINAN DARI BARANG
BEKAS”
1
LEMBAR PENGESAHAN
Proposal Gaya Hidup Berkelanjutan Penguatan Profil Pelajar Pancasila “Mainan Dari
Barang Bekas”Idisusun oleh:
Tim Penyusun : 1. Mirza Ahmad Alvarino
2. Maulana Farel Afriza
3. Rizkie Ardhian Syah
4. Steven Levianto
5. Alfian Raharjo
6. Desaque Maruza Antonio
7. Aryoga Prasetya
8. Arrow Elsad Alfian Lay
Jenjang Sekolah : SMA
Satuan Pendidikan : SMAN 3
TANGERANG Kelas : X.9
Tahun Pelajaran : 2022/2023
Pembuatan modul projek ini telah diketahui dan disahkan oleh
Penanggung Jawab Penanggung Jawab
SRI HARTINI, [Link] RIZQO NURFADILLAH, [Link]
NIP. 196906112007012017 NIP. 199408242022211010
Kepala SMAN 3 TANGERANG Kordinator
RURUH WURYANI, M.M., [Link] ANI HASTUTI, [Link]
NIP. 197109092006042008 NIP. 197106142001122001
2
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya lah
kami dapat menyusun proposal kewirausahaan [Link] serta salam semoga tetap tercurah
kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam yang telah membawa
kita ke dunia yang penuh cahaya pengetahuan dan keimanan sebagai suri tauladan pemimpin
berakhlakul karimah.
Dalam proposal ini kami ingin memperkenalkan mainan dari barang bekas. Kami
bertujuan agar anak muda dapat mencotoh menggunakan kreativitas nya masing-masing untuk
membuat mainan dari barang bekas
Kami juga berterima kasih kepada pembimbing kami dalam projek ini, yaitu Ibu Sri
Hartini, [Link]. dan Bapak Rizqo Nurfadilah, [Link]. yang telah membimbing serta
menemani kami sehingga kami dapat menyelesaikan proporsal ini dengan baik. Serta pihak-
pihak yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan motivasi dan bantuan agar projek ini
dapat terimplementasi dengan baik.
Demikian proposal dari ini kami buat, kami selaku penyusun proposal mohon maaf
apabila dalam proposal ini terdapat banyak kesalahan, kritik dan saran sangat kami
perlukan. Dan kami mohon segala dukungan dan doa kepada semua pihak yang berkaitan
agar semua projek ini dapat berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir tanpa ada
kendala. Akhir kata semoga proposal ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Tangerang, 03 Februari 2023
Ketua
MIRZA AHMAD ALVARINO
3
DAFTAR ISI
Halaman Judul.....................................................................................................................................1
Lembar Pengesahan............................................................................................................................2
Kata Pengantar....................................................................................................................................3
Daftar Isi...............................................................................................................................................4
BAB I PENDAHULUAN.........................................................................................................5
1.1 Latar Belakangan.......................................................................................................................5
1.2 Rumusan Masalah......................................................................................................................6
1.3 Tujuan Kegiatan.........................................................................................................................6
1.4 Manfaat Kegiatan...................................................................................................................... 6
BAB II KAJIAN PUSTAKA.................................................................................................. 7
2.1 Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasia...................................................................................7
2.2 Ide Projek...................................................................................................................................7
BAB III METODE...................................................................................................................7
3.1 Produk.............................................................................................................................7
3.2 Alat dan Bahan................................................................................................................9
3.3 Proses Produksi.............................................................................................................10
BAB IV PELAKSANAAN....................................................................................................10
4.1 Pelaksanaan Kegiatan.....................................................................................................10
4.2 Proses Pelaksanaan.........................................................................................................10
4.3 Anggaran Dana...............................................................................................................13
BAB V PENUTUP..................................................................................................................11
5.1 Kesimpulan..................................................................................................................................11
4
BAB I PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Indonesia merupakan negara berkembang, banyak perusahaan berdiri dan dibarengi dengan
gaya hidup yang menjurus kearah modern tetapi tidak dengan perilaku masyarakatnya yang
kurang menjaga lingkungan. Maka banyak sekali dampak yang dirasakan, salah satunya dampak
negatif yaitu bertambahnya produksi sampah di Indonesia.
Sampah merupakan material sisa kegiatan manusia atau proses alam yang dibuang dan
dianggap sudah tidak bermanfaat lagi. Secara umum, sampah dibagi mnjadi dua yaitu sampah
organik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang mudah diuraikan dengan proses
alami dan berlangsung cepat, sampah ini berasal dari tumbuhan atau hewan misalnya, sampah
sisa dapur, daun-daunan, daging, sayur, buah, dll. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah
yang berasal dari proses industri dan waktu yang lama untuk diuraikan misalnya, plastik, kertas,
kaca, kaleng, karbon, dll. Jenis kedua sampah ini dapat diaur ulang sampai yang tidak bisa diaur
ulang. Dewasa ini, masyarakat kurang memperhatikan akan masalah sampah akibatnya tidak
sedikit bencana banjir terjadi di Indonsia selain itu banyak penyakit bermunculan akibat adanya
sampah.
Tetapi jika sampah tersebut dapat dikelola dengan baik oleh masyarakat maka sedikit
permasalahan dapat teratasi bahkan bisa mengahasilkan pundi-pundi rupiah.
Sampah yang paling melimpah belakangan ini adalah sampah anorganik salah satunya
sampah jenis botol air mineral,stik eskrim,sendal jepit bekas. Karena masyarakat Indonsia
modern sekarang ini sering mengabaikan sampah yang telah mereka pakai. Sampah yang telah
di pakai cukup sulit untuk terurai salah satunya botol air mineral. Maka sampah ini sangat cocok
dibuat suatu kerajinan tangan berupa mainan mobil-mobilan,ular mainan,miniature rumah yang
bernilai seni dan mempunyai daya jual yang tinggi. Oleh karena itu kami mengambil judul
proposal “
Membuat Mainan Dari Barang Bekas” sebagai Upaya Penanggulangan Sampah
Anorganik yang Bernilai Seni Tinggi agar masyarakat terinovasi memanfaatkan sampah bekas
pakai seperti botol air mineral,stik es krim,sandal jepit bekas untuk membuat kerajinan yang
memiliki nilai jual.
5
1.2 RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan Latar belakang yang kami sampaikan dapat disimpulkan kalau kegiatan
ini sangat berguna untuk menjaga lingkungan dengan cara reuse (memakai kembali)
Beberapa rumusan masalah yang didapatkan dari atas yakni :
1. Apa yang dimaksud dengan sampah anorganik ?
2. Bagaimana upaya penanggulan sampah anorganik ?
3. Apa dampak dari sampah anorganik ?
1.3 TUJUAN KEGIATAN
Dengan adanya kegiatan ini kami berharap dapat meningkatkan kemampuan,
keterampilan, dan kemahiran kami dalam bidang mengolah sampah, serta memahami betapa
pentingnyapengolahan sampah barang bekas bagi kehidupan maupun lingkungan,
membangun kesadaran untuk bisa menghargaisampah baik organik ataupun anorganik.
Mengurangi tingkat sampah anorganik yang banyak di masyarakat yang di biarkan
begitu saja, yang dapat bermanfaat mengasah kreativitas seseorang baik dalam berimajinasi
maupun berperan aktif merangkai dan mencipta barang berguna dari bahan bekas sehingga
kita sebagai generasi penerus dapat menjadi manusia pemerhati lingkungan, berguna baik
bagi dirinya maupun orang lain sebagai pencipta lapangan kerja di masa mendatang
1.4 MANFAAT KEGIATAN
Penulisan proposal ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
1. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pencemaran lingkungan;
2. Penulis dan pembaca mampu mengetahui bagaimana cara penanggulangan
sampah anorganik terutama dari sampah jenis kaleng;
3. Memberi inovasi kepada masyarakat bahwa sampah jenis kaleng dapat
dimanfaatkan menjadi kerajinan yang bernilai ekonomi
6
BAB II KAJIAN PUSTAKA
2.1 PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah pembelajaran kurikulum
merdeka diluar pembelajaran umum berbasis projek (project-based learning) yang
memberikan peserta didik kesempatan mengeksplor kemampuan untuk berkembang seiring
dengan projek berjalan selain itu projek ini menghadirkan sistem yang lebih interaktif dan
komunikatif dan lebih bersifat flexibel dan tidak terkesan kaku.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila juga menggunakan sistem non formal
sehingga memberikan projek yang menarik dan lebih menyenangkan, selain menyenangkan
projek ini juga memberikan unsur kontekstual yang bertujuan untuk membangun konsep
pembelajaran sesuai pengalaman peserta didik masing-masing serta membangun koneksi
dengan lingkungan sekitar.
2.2 IDE PROJEK
Dengan tema “Gaya Hidup Keberlanjutan”, proyek kami sekarang yang kami sedang
lakukan adalah membuat sampah dari barang bekas berbahan utama tutup botol dan botol
bekas, kami berharap yang kami lakukan dapat semakin mendorong terwujudnya masyarakat
yang mempunyai kreatiftas dengan memanfaatkan barang bekas di sekitar lingkungan yang
mempunyai nilai jual serta dapat mengurangi sampah anorganik yang ada di lingkungan.
7
BAB III METODE
3.1 PRODUK
Produk mainan yang akan kami buat disini yaitu “Membuat Mainan Dari Barang
Bekas” yang berasal dari sampah anorganik seperti botol dan tutup botol yang sudah tidak
terpakai.
Mainan dari barang bekas ini dapat menjadi solusi untung mengurangi sampah anorganik serta
dapat di manfaatkan maianan yang diamana di buat dengan mudah dan tanpa biaya yang
banyak.
3.2 ALAT DAN BAHAN
3.2.1 BAHAN
A. Ular-ularan
Tutup botol 40 buah
Tali 1m
Tutup makarizo 3 buah
Sendal bekas ½ bagian
Lem fox 1 buah
B. Gangsing
Tutup botol 10 buah
Botol 1 buah
Tusuk sate 5 buah
Lakban hitam 1 buah
Tali wol 1m
Gunting 1 buah
C. BUBUR KETAS
Kertas bekas 100 lembar
Air 2 liter
Lem kertas 1 buah
Papan 1 buah
Cat air 2 warna
3.2.2 ALAT
A. Ular-ularan
Paku 1 buah
Gunting 2 buah
B. Gangsing
Paku 1 buah
Gunting 1 buah
C. Bubur kertas
Gunting 1 buah
Ember 1 buah
Kuas cat air 3 buah
8
3.3 PROSES PRODUKSI ULER ULERAN
3.3.1 Cuci terlebih dahulu tutup botol sampai bersih lalu keringkan.
3.3.2 Lubangi tutup botol dengan paku sehingga terbentuk lubang kecil.
3.3.3 Siap kan tali wol 1 M.
3.3.4 Masukan perlahan tutup botol ke tali wol melalui lubang yang sudah dibuat.
3.3.5 Jika sudah dimasukan semua ikat setiap ujung tali agar tutup botol tidak lepas.
3.3.6 Guting ½ sandal jepit bekas untuk dijadikan buntut.
3.3.7 Lalu gunting origami berbentuk mata dengan ukuran kecil temple kan di kepala
yang sudah ada dari tutup botol.
3.3.8 Gunting ½ sandal jepit bekas untuk membuat buntut dan temple kan.
3.3.9 Mainan dari barang bekas sudah siap di mainkan.
3.4 PROSES PRODUKSI GANGSING
3.3.1 Langkah awal lubangi tutup 2 buah botol terlebih dahulu menggunakan paku.
3.3.2 Setelah di lubangi, ambil tusuk sate lalu masukan ke dalam lubang tutup botol
yang sudah dibuat.
3.3.3 Masukan tutup botol ke dalam tusuk sate hingga menjadi satu .
3.3.4 Setelah itu lakban tutup botol menggunakan lakban hitam dikedua bagian tutup
botol hingga merekat kuat.
3.3.5 Ambil botol lalu potong menjadi dua bagian dan ambil bagian atasnya.
3.3.6 Setelah dipotong menjadi dua, beri potongan kotak kecil di kedua sisi atas botol.
3.3.7 Lalu siapkan tali wol, kemudian lilitkan di tusuk sate yang sudah ada tutup botolnya.
3.3.8 Kemudian masukan tali ke bagian lubang atas botol.
3.3.9 Masukan tusuk sate yang sudah diberi tutup botol ke potongan kotak ke dua sisi botol.
3.3.10 Gangsing dan tutup botol siap untuk dimainkan.
3.4 PROSES PRODUKSI BUBUR KERTAS
3.3.1 Siapkan kertas bekas, Robek atau gunting menjadi potongan-potongan kecil (lembut).
3.3.2 Masukkan potongan kertas ke dalam baskom atau ember plastik. Kemudian,
siram dengan air.
3.3.3 Setelah di siram menggunakan air hancurkan kertas hingga menjadi bubur.
3.3.4 Setelah kertas hancur kemudian air pada amber dibuang lalu kertasnya di jemur.
3.3.5 Setelah kering, kertas kembali dimasukkan ke dalam ember/baskom lalu di
campur menggunakan lem yang sudah di sediakan.
3.3.6 Kemudian lukis gambar diatas papan dan tempelkan bubur kertas yang
sudah dicampurkan lem tadi.
3.3.7 Jika sudah kering bisa mulai mewarnai dan tambahkan hiasan.
9
BAB IV PELAKSANAAN
4.1 PELAKSANAAN KEGIATAN
4.1.1 Waktu dan Tempat Kegiatan
Dengan adanya laporan ini, kami melaporkan bahwa telah melakukan kegiatan
praktek P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) bertema “Gaya Hidup Keberlanjutan”
pada tanggal, waktu, dan tempat sebagai berikut:
Tanggal Pelaksanaaan:
Waktu Pelaksanaan: 07.00 WIB – selesai WIB
Tempat Pelaksanaan: SMAN 3
TANGERANG
4.2 ANGGARAN DANA
PENGELUARAN KUANTITAS BIAYA
Tutup botol 40 buah -
Tali wol 10 M Rp5.000
Sendal jepit bekas 1 buah -
Origami 1 pack Rp7.000
Lem fox 1 buah Rp15.000
Paku 2 buah -
Gunting 3 buah -
Tusuk sate 5 buah Rp5.000
Lakban hitam 1 buah Rp5.000
Cat air 2 warna -
Kuas cat air 3 buah -
Papan 1 buah -
Tutup makarizo 3 buah -
Air 2 liter -
Kertas 100 lembar -
10
BAB V PENUTUP
Dengan melaksanakan salah satu program 3R yaitu Recycle (mendaur ulang)
kita dapat mengurangi jumlah volume sampah yang akan kita buat dan memanfaatkan
kembali barang yang tidak layak dipakai menjadi layak dipakai dan bernilai jual.
5.1 KESIMPULAN
Sekian proposal ini kami akhiri sampai disini, Dengan melaksanakan salah satu
program 3R yaitu Recycle (mendaur ulang) kita dapat mengurangi jumlah volume
sampah yang akan kita buat dan memanfaatkan kembali barang yang tidak layak dipakai
menjadi layak dipakai dan bernilai jual. Ditinjau dari semua kelompok P5 “Gaya Hidup
Keberlanjutan” semua tim kelompok pastinya berusaha sebaik mungkin dan semaksimal
mungkin agar projek berjalan [Link] sangat menyarankan para pihak yang terkait
untuk mendukung segala kegiatan kami mulai dari awal hingga akhir ini dan terima
kasih kami yang sebesarnya untuk para kordinir sekaligus guru pembimbing yang telah
membantu kami dalam projek kali ini, kami mohon maaf jika ada salah kata atau ada
yang kurang berkenan kami mohon maaf yang sebesar besarnya. Proposal ini semata
hanya menjadi media prosedur tertulis.
11
DAFTAR PUSAKA
Yayasan Alih Teknologi. 2016. "GANGSING DARI BAMBU”,
[Link] Diakses pada 15
Februari pukul 20.54
12