Revisi PermenPANRB 1/2023 tentang JF
Revisi PermenPANRB 1/2023 tentang JF
a. Nomenklatur JF dicantumkan
Pengangkatan Pertama (Rekrutmen dalam SK CPNS dan diberikan
CPNS) kelas dan tunjangan fungsional,
dengan besaran sesuai
• Terdapat jabatan antara dengan ketentuan CPNS (80%)
kelas jabatan pelaksana
b. Pelantikan dalam JF dilaksanakan
• Tidak langsung diangkat dalam JF bersamaan dengan pelantikan
PNS, dan selanjutnya
mendapatkan 100% besaran kelas
jabatan dan tunjangan
fungsional
KENDALA • Perpindahan ahli utama hanya dari JPT,
membuka peluang perpanjangan BUP
• Perpindahan satu rumpun membatasi
mobility karier pejabat fungsional
PermenPANRB 13/2019 • Pengalaman dibatasi 2 tahun
PERMENPANRB 1/2023
PermenPANRB 13/2019
• Tambahan jenis
Pengangkatan penyesuaian
penyesuaian, yaitu
• Dilaksanakan dalam hal: dalam hal kebutuhan
a. penetapan JF baru; strategis nasional
b. perubahan ruang lingkup tugas JF; ataupun terdampak
atau penataan birokrasi,
c. kebutuhan mendesak sesuai penyesuaian dapat
prioritas strategis nasional.
dilakukan pada jenjang
• Penyesuaian berbasis pangkat dan jabatan yang setara
Pendidikan (inpassing) (penyetaraan jabatan)
A. UNSUR UTAMA:
UNSUR Pendidikan, tugas A. TUGAS POKOK JABATAN
bidang JF, TUGAS POKOK B. NILAI TAMBAHAN DARI
TUGAS EKSPEKTASI KINERJA
pengembangan JABATAN PENUNJANG DAN
JABATAN
profesi PENGEMBANGAN PROFESI
B. UNSUR PENUNJANG
TERDAPAT TARGET AK
TARGET AK TERDAPAT TARGET AK PER TIDAK ADA, hanya berdasarkan predikat
TIDAK ADA PER TAHUN SESUAI
PER TAHUN TAHUN SESUAI JENJANGNYA kinerja
JENJANGNYA
PENGUSULAN
DUPAK
PENILAIAN
OLEH TIM
PENILAI
PENETAPAN
AK
CONTOH MEKANISME PENILAIAN ANGKA KREDIT
KONVERSI
PENYUSUNAN
SKP
PENILAIAN
ATASAN/ PEJABAT
PENILAI
KONVERSI
NILAI SKP
PENETAPAN
AK
CONTOH MEKANISME PENILAIAN ANGKA KREDIT
INTEGRASI
PENYUSUNAN
SKP SELARAS BUTIR
KEGIATAN
Bobot Capaian Kinerja
PENILAIAN ATASAN
• Target angka kredit bisa berbeda-beda setiap pejabat fungsional sesuai target SK (tapi minimal harus sesuai target AK minimal jenjang)
SEBAGAI CAPAIAN
• Angka kredit ditetapkan per butir kegiatan yang tercantum dalam SKP
SKP • Bobot kesesuaian ditetapkan sesuai dengan rencana sasaran kinerja, masih dibedakan ke bobor kinerja utama (80) dan kinerja tambahan (20)
• Konversi AK dilakukan oleh Tim Penilai (tidak perlu kelengkapan berkas administrasi)
PENILAIAN OLEH
TIM PENILAI
SEBAGAI
CAPAIAN AK
PENETAPAN
AK
SIMULASI PENILAIAN RENCANA
PENILAIAN
ATASAN/ KONVERSI
PENETAPAN
AK
KINERJA
ANGKA KREDIT BERBASIS PEJABAT NILAI SKP
TAHUNAN TAHUNAN
PENILAI
PREDIKAT KINERJA
52%
Mendukung pada organisasi
Pemenuhan Ekspektasi Kinerja
yang agile dan dinamis
TUGAS JF KEDUDUKAN JF
9%
Penyesuaian
Ps Pr PROMOSI
• Kenaikan • Jenjang jabatan ditetapkan berdasarkan pangkat dan jenjang
Jenjang pendidikan
PENYESUAIAN • Promosi antar • Dalam hal penataan birokrasi, penyesuian dilaksanakan untuk jenjang
JF-JPT-JA setara dengan jenjang struktural sebelumnya, dengan persetujuan
• Penetapan JF Baru Menteri
• Perubahan Ruang
Lingkup Tugas Promosi
• Penataan Birokrasi
Kenaikan jenjang jabatan apabila mencapai angka kredit kumulatif
Promosi antar JF-JPT-JA promosi harus berpredikat kinerja “Sangat Baik”
Melakukan uji kompetensi
RENCANA
PENILAIAN
PENETAPAN
PENGELOLAAN
KINERJA JF berbasis pada
ATASAN/ KONVERSI
KINERJA AK
PEJABAT NILAI SKP
TAHUNAN TAHUNAN
PENILAI
pemenuhan Ekspektasi Kinerja:
a. perencanaan kinerja
b. pelaksanaan, pemantauan, dan
pembinaan kinerja
Sangat Baik • 150% c. evaluasi kinerja Pejabat Fungsional
d. tindak lanjut hasil evaluasi kinerja
Baik • 100%
Kurang • 50%
Predikat Kinerja JF
Sangat Kurang • 25% dikonversikan menjadi angka kredit
yang dapat ditetapkan secara
ijazah pendidikan formal yang lebih tinggi,
diberikan tambahan Angka Kredit sebesar 25% tahunan maupun periodik
KONVERSI PREDIKAT KINERJA TAHUNAN
MENJADI ANGKA KREDIT TAHUNAN
Sangat Baik Baik Butuh Perbaikan Kurang Sangat Kurang
Simulasi per Koefisien per
tahun tahun
150% 100% 75% 50% 25%
Ahli Pertama
18,75 12,5 9,38 6,25 3,13
12,5
Ahli Muda
37,50 25 18,75 12,50 6,25
Keahlian
25
Ahli Madya
56,25 37,5 28,13 18,75 9,375
37,5
Ahli Utama
75 50 37,50 25 12,50
50
Pemula
5,63 3,75 2,81 1,88 0,94
3,75
Keterampilan
Terampil
7,50 5 3,75 2,50 1,25
5
Mahir
18,75 12,5 9,38 6,25 3,13
12,5
Penyelia
37,50 25 18,75 12,5 6,25
25
DATA JF
Mahkamah Konstitusi RI 1
Kementerian Kesehatan
10 TERBANYAK
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) 1
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 1
Kementerian Perhubungan
Mahkamah Agung RI 1
LKPP 1
BPK 1
Kejaksaan Agung 1
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Giofisika (BMKG) 1 Kementerian Kelautan dan Perikanan
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) 1
1
Kementerian Keuangan
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) 1
Sekretariat Kabinet 1
11
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
2 11 30 Kementerian Pertanian
INSTANSI PEMBINA
Kementerian ATR/BPN
4
4
Kementerian Perdagangan
Sekretariat Jenderal DPR RI 5
Kementerian Ketenagakerjaan 5
Kementerian ESDM
7
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 7
BRIN
BRIN 11
Kementerian Perdagangan 11
Kementerian Pertanian 16
Kementerian Keuangan 20
Kementerian Perhubungan 22
Kementerian Kesehatan 30
0 5 10 15 20 25 30
JUMLAH JF
Instansi pembina
menyusun konten
pembelajaran,
berperan strategi, dan program
sebagai pengembangan
pengelola JF kompetensi
Pemenuhan
yang menjadi Kompetensi
tanggung Manajerial, Sosial
jawabnya Kultural, dan Teknis
untuk
menjamin
terwujudnya
19 TUGAS
standar
kualitas dan Instansi Pembina berperan
profesionalitas sebagai Human Capital Business Partner
Jabatan
Kelas JF ditetapkan
secara terstandar Pejabat Fungsional
PERALIHAN
• Penyelarasan butir kegiatan bagi pejabat fungsional yang
diangkat melalui penyetaraan jabatan yang tidak sesuai
kegiatan JF
• Kinerja sampai dengan 31 Desember 2022 dinilai berdasarkan
penilaian kinerja masing-masing JF, dan dapat dinilai sampai
dengan 30 Juni 2023
• Konversi angka kredit yang telah diperoleh dilaksanakan sampai
dengan 31 Desember 2023
PENUTUP
• Berlaku mulai 1 Juli 2023
• Penyelarasan 293 PermenPANRB tentang JF masing2 dalam
waktu 5 (lima) tahun
• Instansi Pembina melakukan penyesuaian terhadap juknisnya
• BKN Menyusun juklak tata cara penghitungan angka kredit dan
mekanisme teknis lainnya (format dll)
JUKNIS BKN
Pasal 57 (ayat 2)
Tata cara penyesuaian Angka Kredit
Kumulatif system konvensional ke
Angka Kredit sistem konversi baru
ALUR PENETAPAN JF Pasal 99 (1) PP 11/2017
Instansi pembina JF merupakan kementerian,
lembaga pemerintah nonkementerian, atau
Usulan JF kesekretariatan lembaga negara yang sesuai
kekhususan tugas dan fungsinya ditetapkan
Ekspose Usulan menjadi instansi pembina suatu JF
REKOMENDASI
PENETAPAN
PERATURAN MENTERI Pengundangan
Paraf Persetujuan oleh JPT Madya IP,
Kemenkumham
Salinan
Penyerahan Salinan kepada IP
[Link]
33
BUKU PANDUAN
atau
[Link]/FAQJF