0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan2 halaman

Hubungan Dukungan Sosial Lansia

Jurnal ini membahas hubungan antara persepsi dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis lansia janda dan duda. Terdapat hubungan positif antara persepsi dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada lansia. Lansia janda memiliki persepsi dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi dibanding lansia duda.

Diunggah oleh

Andini Kartika Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan2 halaman

Hubungan Dukungan Sosial Lansia

Jurnal ini membahas hubungan antara persepsi dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis lansia janda dan duda. Terdapat hubungan positif antara persepsi dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada lansia. Lansia janda memiliki persepsi dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi dibanding lansia duda.

Diunggah oleh

Andini Kartika Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Andini Kartika Sari (190902013)

Mata Kuliah : Pelayanan Sosial Lansia

Dosen : Mia Aulia Lubis, [Link], [Link]

Ujian Tengah Semester

Review Jurnal

Judul Jurnal : Kesejahteraan Psikologis Lansia Janda/Duda Ditinjau Dari Persepsi


Terhadap Dukungan Sosial Dan Gender

Nama Penulis : Dinie Ratri Desiningrum

Nama Jurnal : Jurnal Psikologi Undip Vol.13 No.2 Oktober 2014, 102-106

Tahun Jurnal : 2 Oktober 2014

No. Volume : Vol. 13 No. 102-106

Tujuan Jurnal : Tujuan dari penelitian ini adalah melihat hubungan antara persepsi terhadap
dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis lansia janda dan duda dan
mengkaji perbedaan gender dalam persepsi terhadap dukungan sosial dan
kesejahteraan psikologis diantara janda dan duda. Tujuan dari penelitian ini
adalah melihat hubungan antara persepsi terhadap dukungan sosial dan
kesejahteraan psikologis lansia janda dan duda dan mengkaji perbedaan
gender dalam persepsi terhadap dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis
diantara janda dan duda.

Pembahasan : Meninggalnya pasangan hidup membuat seorang istri/suami mengalami


banyak perubahan hidup yang mempengaruhi kondisi kesejahteraan
psikologisnya. Untuk mempertahankan kesejahteraan psikologis yang baik,
lansia akan mencari sumber-sumber dukungan sosial dalam hidupnya.
Berdasarkan paparan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor
yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis lansia adalah persepsi
lansia terhadap dukungan sosial yang diterima dari lingkungan (Kiefer &
Sailing, 2002). Persepsi terhadap dukungan sosial adalah penilaian secara
kognisi dan afeksi berdasarkan pengalaman bersama keluarga dan teman
mengenai dukungan emosional, informasi, instrumental dan penghargaan.
Untuk mencapai kesejahteraan psikologis yang tinggi, lansia membutuhkan
dukungan sosial, baik dari anak/cucu atau teman- teman paguyuban. Hal ini
diperjelas Winnubust (dalam Sugiharto, 2010) yang mengatakan bahwa
dukungan sosial tidak terlepas dari hubungan yang akrab dengan orang lain,
sehingga dari interaksi tersebut individu menjadi lebih mengetahui bahwa
orang lain telah memperhatikan, mencintai, dan menghargai dirinya.

Dukungan sosial merupakan faktor dominan yang mempengaruhi


kesejahteraan psikologis lansia. Dengan adanya dukungan sosial, lansia
merasa diperhatikan, bernilai, dan dicintai, sehingga mendukung kesejahteraan
lansia tersebut. Dukungan sosial merupakan hubungan interpersonal yang di
dalamnya berisi pemberian bantuan yang melibatkan aspek- aspek informasi,
perhatian emosi, penilaian dan bantuan instrumental yang diperoleh lansia
melalui interaksi dengan keluarga dan teman sebayanya, yang membantu
mereka mengatasi masalahnya. Peneliti juga melakukan analisis terhadap
ada/tidaknya perbedaan persepsi terhadap dukungan sosial dan kesejahteraan
psikologis antara lansia janda dan duda. Kontribusi persepsi dukungan sosial
ter- hadap kesejahteraan psikologis menun- jukkan bahwa lansia di Paguyuban
Lansia Sehat Kota Semarang merasakan keter- sediaan sumber dukungan
sosial yang dapat diandalkan, baik dari keluarga maupun teman se-paguyuban,
sehingga mereka memiliki kesejahteraan psikologis yang baik, seperti
timbulnya perasaan memiliki, meningkatkan harga diri, dan kejelasan identitas
diri serta memiliki perasaan positif mengenai diri sendiri.

Kesimpulan : Terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi terhadap dukungan
sosial dan kesejahteraan psikologis pada lansia. Terdapat perbedaan persepsi
terhadap dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis antara lansia janda dan
duda. Lansia janda memiliki persepsi yang lebih positif terhadap dukungan
sosial dibandingkan lansia duda. Disamping itu, lansia janda juga memiliki
kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi daripada lansia duda.

[Link]
&t=1649578153095&u=%23p%3Dtrolb8D-tEYJ

Anda mungkin juga menyukai